Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ lebaran 2021”

  • Sebentar lagi Lebaran tiba, dan tentunya Sahabat Sehat akan melaksanakan salat Idul Fitri. Seperti tahun sebelumnya, Lebaran tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Persyaratan Salat Tarawih 2021 di Luar Rumah Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, pada Selasa 4 Mei 2021 meminta kepada umat Islam untuk  melaksanakan ibadah salat Idul […]

    Wajib Tahu! Protokol Kesehatan Salat Idul Fitri 2021 di Luar Rumah

    Sebentar lagi Lebaran tiba, dan tentunya Sahabat Sehat akan melaksanakan salat Idul Fitri. Seperti tahun sebelumnya, Lebaran tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19.

    salat idul fitri 2021

    Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Persyaratan Salat Tarawih 2021 di Luar Rumah

    Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, pada Selasa 4 Mei 2021 meminta kepada umat Islam untuk  melaksanakan ibadah salat Idul Fitri di rumah saja.

    Menurutnya salat Idul Fitri bersifat tidak wajib sedangkan menjaga kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat adalah hal yang wajib.

    Meski demikian, Menteri Agama meminta kepada masyarakat yang tetap ingin melaksanakan salat Idul Fitri di luar rumah untuk memperhatikan status wilayahnya.

    Apabila termasuk dalam wilayah zona kuning dan merah, masyarakat diminta untuk sama sekali tidak melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah.

    Sedangkan apabila wilayah termasuk zona hijau dan oranye,  diperbolehkan melaksanakan salat Idul Fitri dengan ketentuan pembatasan kapasitas tempat beribadah hingga 50% serta menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

    Ketentuan ini sebenarnya sudah tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 3 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021 yang kemudian diubah ke dalam SE Nomor 4 Tahun 2021.

    Selain salat Idul Fitri, pelaksanaan kegiatan pada malam Takbiran atau malam sehari sebelum Lebaran juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan.

    Baca Juga: Protokol Kesehatan Silaturahmi Lebaran

    Menteri Agama juga meminta masyarakat merayakan malam Takbiran di rumah masing-masing untuk menghindari penyebaran Covid-19.

    Bagaimana Protokol Kesehatan Saat Salat Idul Fitri?

    Berikut protokol kesehatan yang perlu Sahabat Sehat lakukan saat melaksanakan salat Idul Fitri di luar rumah:

    • Memakai masker saat keluar rumah, baik berupa masker medis maupun masker kain
    • Mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir maupun hand sanitizer
    • Membawa perlengkapan salat sendiri dari rumah
    • Menjaga jarak minimal 1 meter
    • Setelah salat dan mendengarkan ceramah, sebaiknya langsung pulang ke rumah
    • Hindari bersalaman secara langsung dengan orang lain
    • Jika Sahabat Sehat merasa kurang sehat, misalnya sedang batuk, demam, sesak napas, dan pilek, sebaiknya melaksanakan salat di rumah saja.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai protokol kesehatan yang dapat Sahabat Sehat lakukan saat melaksanakan salat Idul Fitri di luar rumah.

    Baca Juga: Cara Melindungi Diri dari Kerumunan di Tengah Pandemi

    Ingin konsultasi seputar protokol kesehatan maupun pemeriksaan Covid-19? Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. id. 2021. Kemenag: Shalat Idul Fitri 2021 Boleh di Masjid dengan Prokes Ketat – Tirto.ID. [online] Available at: <https://tirto.id/kemenag-shalat-idul-fitri-2021-boleh-di-masjid-dengan-prokes-ketat-geHm> [Accessed 5 May 2021].
    2. 2021. Panduan Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H dari Kemenag. [online] Available at: <https://news.detik.com/berita/d-5536345/panduan-pelaksanaan-sholat-idul-fitri-1-syawal-1442-h-dari-kemenag> [Accessed 5 May 2021].
    3. co.id. 2021. Menag Imbau Masyarakat Gelar Sholat Idul Fitri di Rumah | IHRAM. [online] Available at: <https://ihram.co.id/berita/qsl5wd313/menag-imbau-masyarakat-gelar-sholat-idul-fitri-di-rumah> [Accessed 5 May 2021].
    4. id. 2021. Protokol Ibadah di Masjid Saat New Normal Menurut Maklumat DMI – Tirto.ID. [online] Available at: <https://tirto.id/protokol-ibadah-di-masjid-saat-new-normal-menurut-maklumat-dmi-fEzv> [Accessed 5 May 2021].
    Read More
  • Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran bagi semua masyarakat. Akan ada ketentuan dan sanksi yang disiapkan bila larangan ini dilanggar. Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang Larangan mudik dicetuskan untuk mencegah penularan dengan memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah menjadi pandemi. Larangan terkait mudik tentunya membuat beberapa warga merasa rindu akan kampung […]

    Tips Mengelola Stres Karena Dilarang Mudik Lebaran, dan Cara Silaturahmi Langsung yang Aman Saat Lebaran

    Pemerintah telah resmi melarang mudik Lebaran bagi semua masyarakat. Akan ada ketentuan dan sanksi yang disiapkan bila larangan ini dilanggar.

    Baca Juga: Mudik Lebaran 2021 Resmi Dilarang

    Larangan mudik dicetuskan untuk mencegah penularan dengan memutus mata rantai penularan virus Corona yang sudah menjadi pandemi.

    Larangan terkait mudik tentunya membuat beberapa warga merasa rindu akan kampung halamannya, ditambah lagi kebosanan akibat imbauan untuk di rumah saja, akan mudah memicu kecemasan, stress, bahkan depresi.

    Munculnya rasa sedih, bingung, takut, ataupun stres kala pandemi adalah hal yang mungkin dirasakan oleh beberapa orang.

    Stres yang dirasakan dapat memengaruhi pola tidur maupun makan seseorang, menimbulkan kondisi sulit tidur maupun sulit berkonsentrasi, bila dibiarkan terus-menerus maka stres sendiri akan memperburuk kondisi kesehatan maupun mental seseorang dan akan meningkatkan konsumsi alkohol maupun rokok, bahkan menimbulkan perilaku yang impulsif dan agresif.

    Baca Juga: Mudik Lokal Dilarang

    Sehingga penting untuk Sahabat, orang sekitar, maupun komunitas untuk mengetahui cara untuk mengelola rasa stres dengan tepat. Berikut adalah tips untuk mengelola stres:

    • Pastikan Sobat tetap melakukan pola hidup yang sehat, termasuk mengonsumsi makanan bergizi, pastikan untuk memenuhi kebutuhan makronutrien Sobat, yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Jangan lupa juga untuk memenuhi kebutuhan mikronutrien seperti vitamin dan mineral juga yang banyak didapatkan dari buah dan sayuran. Selain dari pola makan, ingatlah untuk tidur yang cukup setiap harinya setidaknya 8 jam sehari. Biasakan juga untuk melakukan aktivitas fisik atau olahraga secara rutin. Lakukanlah olahraga minimal 150 menit selama satu minggu. Aktif bergerak dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti membatasi duduk yang terlalu lama, memilih untuk naik tangga dibandingkan dengan eskalator, jalan kaki bila tujuan dekat, dan lain-lain. Aktivitas fisik sudah terbukti dapat menurunkan stres, perasaan terisolasi, dan membantu meringankan perasaan cemas maupun depresi, karena dapat meningkatkan hormon-hormon yang dapat memperbaiki mood Sobat, seperti dopamine, adrenaline, dan serotonin.
    • Hindari konsumsi alkohol, rokok, atau obat-obatan terlarang untuk mengendalikan perasaan Sobat. Bila Anda sedang terbeban, lebih baik mencari bantuan dari kerabat terdekat atau tenaga profesional untuk membantu menjaga kesehatan mental Sobat.
    • Pintar menyaring informasi yang didengar maupun dibaca, pastikan informasi yang didapatkan tepat dan akurat. Hal ini akan membantu Sobat untuk mengetahui mengenai penyakit dan cara pencegahan penularan dengan tepat. Sehingga Sobat memiliki pengetahuan yang tepat dan dapat berperan aktif untuk mencegah penularan penyakit Corona.
    • Batasi waktu untuk membaca berita-berita dari media yang mungkin dapat membuat Sobat dan kerabat merasa semakin terbeban.
    • Lakukan aktivitas yang membuat Sobat senang dan rileks, seperti hobi atau keterampilan yang mungkin sudah jarang dilakukan akibat aktivitas yang padat selama ini.
    • Meluangkan waktu untuk bersosialisasi dengan keluarga atau kerabat yang tinggal serumah dan kerabat lainnya dengan telepon genggam.
    • Pastikan untuk tetap rajin beribadah dengan berdoa, saling berbagi, dan mempedulikan orang sekitar. Buah pikir kita adalah hal yang sangat penting untuk dijaga karena pikiran kita memiliki begitu banyak kapasitas untuk melakukan kebaikan, belajar, mengerjakan sesuatu, dan berkembang, sehingga akan menjadi suatu hal yang sangat disayangkan bila pikiran kita tidak digunakan dengan tepat dan maksimal. Ingatlah bahwa pikiran diri sendiri adalah hal yang dapat kita kendalikan, sehingga bila muncul pikiran yang negatif, setiap orang memegang kendali untuk selalu memilih pikiran yang positif dan membangun. Sebagai kontribusi untuk sesama, Sobat bisa juga menawarkan untuk membantu mendoakan orang lain yang sedang sakit, menyampaikan pesan yang akan meningkatkan semangat, harapan, dan kenyamanan untuk orang lain.
    • Manfaatkan teknologi dengan menelepon atau video call bersama keluarga, kerabat, teman, sahabat saat menjelang atau hari raya Idul Fitri. Setidaknya ini bisa mengobati kerinduan walaupun tidak bertemu secara langsung.

    Cara Silaturahmi yang Aman Saat Lebaran

    Meski mudik dilarang, dan membuat Sahabat harus bersilaturahmi secara virtual dengan saudara di kampung halaman, Sahabat masih bisa bersilaturahmi dengan tetangga atau kerabat yang masih berada di satu wilayah atau provinsi secara langsung.

    Namun untuk bisa bersilaturahmi secara langsung ini Sahabat tetap harus menjalankan protokol-protokol kesehatan supaya tetap dapat terhindar dari Covid-19. Berikut protokol kesehatan yang perlu Sahabat lakukan.

    • Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak saat hendak ke luar rumah
    • Hindari menyentuh benda-benda atau permukaan yang kemungkinan terinfeksi virus
    • Tidak bersalaman dan ganti dengan senyuman
    • Tidak berlama-lama saat melakukan kunjungan langsung
    • Menggunakan kendaraan pribadi
    • Bersihkan diri setibanya di rumah

    Baca Juga: Lindungi Diri dan Keluarga, Lakukan 9 Langkah Ini Setibanya di Rumah Saat Silaturahmi Lebaran

    Itulah tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi stres karena mudik dilarang, dan cara tetap silaturahmi langsung dengan tetangga atau kerabat di satu wilayah menggunakan protokol kesehatan. Meski begitu, supaya aman dan terhindar dari Covid-19, Sahabat sebaiknya silaturahmi Lebaran di rumah saja secara virtual.

    Selain itu, bagi Sahabat yang ingin konsultasi online dengan dokter mengenai protokol kesehatan ini, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Detikcom T. Larangan Mudik demi Corona Tak Makin Pandemik [Internet]. detiknews. Available from: https://news.detik.com/berita/d-4985978/larangan-mudik-demi-corona-tak-makin-pandemik
    2. CDC. Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. 2020. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/lab/index.html
    3. The best exercises to combat stress during lockdown [Internet]. The Independent. 2020. Available from: https://www.independent.co.uk/life-style/health-and-families/lockdown-exercise-stress-anxiety-depression-relief-running-a9492706.html
    4. Coping with stress during the 2019-nCoV outbreak [Internet]. World Health Organization; 2020. Available from: https://www.who.int/docs/default-source/coronaviruse/coping-with-stress.pdf?sfvrsn=9845bc3a_2
    5. Physical Activity Guidelines for American. 2nd ed. U.S. Department of Health and Human Services; 2018.
    6. World Health Organizaton. Safe Ramadan practices in the context of the COVID-19.
    Read More
  • Amankah sebenarnya memakai transportasi umum selama pandemi terutama saat Lebaran yang sebentar lagi datang? Pertanyaan ini akan selalu ada dari Sahabat Sehat yang mungkin sampai hari ini masih belum mau lagi atau ragu menggunakan transportasi umum sejak Covid-19 melanda Indonesia. Hal ini disebabkan sifat virus tersebut yang mampu menular dengan mudah terutama di kerumunan, dan […]

    Tips Aman Menggunakan Transportasi Umum Selama Pandemi Saat Lebaran

    Amankah sebenarnya memakai transportasi umum selama pandemi terutama saat Lebaran yang sebentar lagi datang? Pertanyaan ini akan selalu ada dari Sahabat Sehat yang mungkin sampai hari ini masih belum mau lagi atau ragu menggunakan transportasi umum sejak Covid-19 melanda Indonesia.

    Hal ini disebabkan sifat virus tersebut yang mampu menular dengan mudah terutama di kerumunan, dan transportasi umum termasuk di antaranya.

    Di transportasi inilah terkadang kita tidak mengetahui orang yang menaikinya terkena virus atau tidak sama sekali. Pada akhirnya, ada Sahabat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi.1

    transportasi umum selama pandemi

    Baca Juga: Mengapa Terjadi Covid-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi?

    Namun, bagaimana untuk mereka yang tidak mempunyai kendaraan pribadi? Tentu saja harus menggunakan transportasi umum sebagai satu-satunya jalan.

    Dalam hal ini pun pemerintah sudah mengupayakan beberapa hal, seperti menerapkan protokol kesehatan untuk ketersediaan layanan, mulai dari tempat pemberangkatan, baik selama perjalanan maupun di tempat kedatangan, dan melakukan integrasi antarmoda yang cepat sehingga membuat penumpang tidak perlu berlama-lama menunggu dan berpindah dari satu moda ke moda lainnya.1

    Untuk Sahabat Sehat yang harus menggunakan transportasi umum, Sahabat bisa melakukan beberapa tips di bawah ini supaya aman dan nyaman menggunakan transportasi umum yang ada.

    Tips Aman Menggunakan Transportasi Umum

    Pastikan Tubuh dalam Keadaan Sehat

    Tips pertama adalah tubuh harus selalu dalam keadaan sehat. Tubuh sehat yang didukung imun tubuh yang kuat merupakan kunci untuk bisa menangkal penyakit, termasuk Covid-19.

    Apabila Sobat mengalami gejala seperti demam, batuk, pusing, dan mual sebaiknya jangan menggunakan transportasi umum dan tetap di rumah.2

    Menggunakan Masker

    Penggunaan masker menjadi hal paling penting dalam menggunakan transportasi umum di masa pandemi. Hingga saat ini, masker bisa dibilang merupakan cara paling efektif untuk menangkal virus yang berasal dari droplet.

    Namun, gunakanlah masker medis atau kain, bukan masker buff atau scuba yang terbukti tidak efektif. Selain dengan masker, Sahabat juga bisa menggunakan face shield, namun penggunaannya harus dengan masker karena face shield saja kenyataannya juga tidak terbukti efektif.2

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Mencuci Tangan atau Menggunakan Hand Sanitizer

    Mencuci tangan juga merupakan hal yang perlu dalam berkendara umum. Sobat bisa melakukannya sejak berangkat dari rumah atau di tempat-tempat transportasi umum, seperti di stasiun, bandara, dan terminal.

    Cucilah tangan dengan air yang mengalir selama 20 detik dengan sabun. Apabila di tempat-tempat tersebut tidak ada tempat cuci tangan, Sobat bisa menggunakan hand sanitizer yang praktis dibawa ke mana-mana.2

    Jangan Menyentuh Area Wajah

    Menyentuh area wajah yang terdapat mata, mulut, dan hidung akan mempermudah penyebaran virus, terutama setelah Sobat menyentuh permukaan benda-benda yang ada di transportasi umum tersebut.2

    Jangan Berbicara

    Hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan transportasi umum selama pandemi adalah jangan berbicara secara langsung atau tidak lansung melalui telepon genggam.

    Hal ini karena dapat menyebabkan droplet-droplet kecil keluar dan bertahan di udara selama 15 menit atau virus dapat menempel pada permukaan telepon genggam selama 5 hari.

    Hal ini perlu, mengingat tentu Sobat tidak akan mengetahui kondisi orang yang sedang mengajak atau diajak bicara; apakah OTG atau bukan.3

     Jaga Jarak

    Hal ini penting dan perlu dilakukan sebab Covid-19 berpotensi menular pada jarak yang berdekatan. Karena itu, jaga jarak selama 1-2 meter itu perlu. Apabila tidak ada jaga jarak sama sekali, Sobat hendaknya tidak perlu khawatir. Usahakan tetap memakai masker dan face shield, menjaga kebersihan, serta kekebalan tubuh yang kuat.2

    Baca Juga: Social Distancing, Pentingnya Jaga Jarak 5 Langkah

     Gunakan Transportasi dengan Penumpang Terbatas

    Menggunakan transportasi dengan penumpang terbatas juga perlu dilakukan bagi Sobat yang ingin aman dalam menggunakan transportasi umum. Karena itu, pilihlah transportasi yang sepi dan tidak ramai. Jangan lupa catat jadwal kedatangan transportasi yang diinginkan tersebut.

    Produk Terkait: Layanan Rapid Test-PCR Swab

    Itulah tips menggunakan transportasi umum selama pandemi saat Lebaran untuk silaturahmi atau bepergian ke tempat-tempat wisata lokal supaya Sahabat aman dan nyaman jika harus menggunakan transportasi umum karena tidak mempunyai kendaraan pribadi dan Sahabat ingin Lebaran tidak di rumah saja. Namun ada baiknya Sahabat Lebaran di rumah saja supaya dapat terhindar dari Covid-19.

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai cara aman menggunakan transportasi umum saat Covid-19 dan produk-produk kesehatan yang berkaitan seperti PCR swab dan rapid test silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Anwar M. Corona Bikin Orang Takut Naik Angkutan Umum, Apa Solusinya? [Internet]. news. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200805124230-4-177559/corona-bikin-orang-takut-naik-angkutan-umum-apa-solusinya
    2. Mediatama G. Kenapa kita dilarang ngobrol saat naik transportasi umum selama pandemi corona? [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/kenapa-kita-dilarang-ngobrol-saat-naik-transportasi-umum-selama-pandemi-corona
    3. 7 Tips Naik Transportasi Umum di Tengah Pandemi Corona [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 23 November 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/citizen6/read/4295922/7-tips-naik-transportasi-umum-di-tengah-pandemi-corona
    Read More
  • Lebaran sebentar lagi datang. Ini untuk kedua kalinya Lebaran di masa pandemi Covid-19 sehingga untuk mengurangi penyebaran virus corona, pemerintah telah menganjurkan masyarakat untuk melakukan social distancing dan lebaran di rumah saja secara virtual. Meskipun demikian, ada sebagian masyarakat yang tetap ingin silaturahmi secara langsung dengan bepergian ke rumah saudara. Tanpa disadari, hal tersebut membuat kita […]

    Lindungi Diri dan Keluarga, Lakukan 9 Langkah Ini Setibanya di Rumah Setelah Silaturahmi Lebaran

    Lebaran sebentar lagi datang. Ini untuk kedua kalinya Lebaran di masa pandemi Covid-19 sehingga untuk mengurangi penyebaran virus corona, pemerintah telah menganjurkan masyarakat untuk melakukan social distancing dan lebaran di rumah saja secara virtual.

    Meskipun demikian, ada sebagian masyarakat yang tetap ingin silaturahmi secara langsung dengan bepergian ke rumah saudara. Tanpa disadari, hal tersebut membuat kita telah melakukan kontak dengan orang maupun benda yang telah terpapar virus corona.

    Baca Juga: Cara Dapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Tanpa ke Bioskop

    Oleh karena itu, berikut adalah beberapa langkah penting yang harus dilakukan Sahabat setibanya di rumah setelah bepergian:

    1. Buka sepatu di pintu sebelum memasuki rumah

    Saat Sahabat tiba di depan pintu rumah, lepaskan sepatu dan letakkan di luar rumah. Virus corona dapat bertahan selama tujuh jam hingga beberapa hari di permukaan benda, termasuk permukaan sepatu.

    2. Semprotkan desinfektan pada barang yang dibawa

    Virus corona dapat diinaktivasi dengan menggunakan desinfektan yang mengandung 80% ethanol4. Oleh karena itu, Sobat perlu menyemprotkan desinfektan pada barang bawaan seperti tas hingga barang-barang yang sering disentuh seperti kunci kendaraan, dompet, dan handphone.

    3. Buang semua benda yang tak dibutuhkan

    Sebelum masuk ke dalam rumah, Sobat dianjurkan untuk membuang barang-barang yang tak dibutuhkan, termasuk barang-barang habis pakai seperti masker dan tisu.

    Baca Juga: Masker, Ampuhkah Lawan Corona? Kapan Harus Gunakan Masker?

    4. Masuk rumah langsung cuci tangan dan kaki dengan sabun

    Setelah melakukan tiga tahap di atas, Sobat dapat masuk ke dalam rumah dan langsung mencuci tangan dan kaki dengan sabun. WHO menganjurkan untuk mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh dengan sabun atau desinfektan berbasis alkohol untuk membunuh virus yang mungkin Sobat dapatkan selama beraktivitas di luar.

    5. Buka pakaian dan langsung tempatkan pakaian kotor ke dalam mesin cuci

    Virus corona dapat menyebar dan menempel pada permukaan apapun, termasuk pakaian. Alangkah baiknya untuk segera berganti pakaian dan memasukkannya ke dalam mesin cuci sehingga pakaian kotor dari luar rumah tidak bercampur dengan pakaian bersih.

    6. Jangan menyentuh apapun

    Saat Sahabat masuk ke dalam rumah, Sobat harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh barang-barang di dalam rumah untuk mencegah penyebaran virus yang mungkin Sobat bawa dari luar.

    7. Jangan langsung beristirahat

    Sampai di rumah bukan berarti Sobat dapat langsung bersantai ria di sofa, rebahan di tempat tidur, dan makan snack di meja makan. Prioritaskan kebersihan diri sebelum beristirahat selepas beraktivitas dirumah. Usahakan menjaga tempat istirahat dan makan seperti sofa, kamar tidur, dan meja makan tetap higienis.

    8. Langsung mandi pakai sabun

    Selepas beraktivitas di luar, Sobat dianjurkan untuk mandi dan membersihkan diri menggunakan sabun. Sobat juga dapat menambahkan desinfektan ke dalam bak mandi untuk membunuh virus yang mungkin menempel di tangan, kaki, dan wajah.

    9. Baru menyapa keluarga

    Setelah melakukan semua tahap di atas, Sobat dapat menyapa keluarga. Perlu diingat, bahwa orangtua dan anak-anak lebih rentan terkena virus corona6. Oleh karena itu, Sobat perlu memastikan kebersihan diri sebelum berkumpul dengan keluarga.

    Baca Juga: Waspada Terinfeksi Corona Tanpa Gejala

    Demikian langkah-langkah yang perlu dilakukan setelah beraktivitas di luar rumah. Jika memungkinkan, utamakan social distancing dan lebaran di rumah saja untuk menghindari keramaian.

    Sering mencuci tangan dengan sabun atau desinfektan berbasis alkohol akan membantu Sahabat melindungi diri dan orang sekitar dari penyebaran virus corona. Terlebih lagi, utamakan kesehatan keluarga dengan membersihkan diri terlebih dahulu sehabis beraktivitas di luar rumah.

    Nah, itulah protokol kesehatan sehabis bepergian saat Lebaran untuk  silaturahmi supaya Sahabat tetap terlindungi dari Covid-19. Apabila Sahat memerlukan informasi lanjut mengenai corona dan tes-tesnya, serta juga ingin konsultasi dokter 24 jam silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Cascella, M., Rajnik, M., Cuomo, A., Dulebohn, S., & Di Napoli, R. (2020). Features, Evaluation and Treatment Coronavirus (COVID-19). Florida: StatPearls Publishing.
    2. (2020). Study suggests new coronavirus may remain on surfaces for days. National Institute Of Health. Retrieved from https://www.nih.gov/news-events/nih-research-matters/study-suggests-new-coronavirus-may-remain-surfaces-days
    3. (2020). New Coronavirus Stable for Hours on Surfaces. National Institutes Of Health. Retrieved from https://www.nih.gov/news-events/news-releases/new-coronavirus-stable-hours-surfaces
    4. Rabenau, H., Kampf, G., Cinatl, J., & Doerr, H. (2005). Efficacy of various disinfectants against SARS coronavirus. Journal Of Hospital Infection61(2), 107-111. doi: 10.1016/j.jhin.2004.12.023
    5. Advice for public. (2020). Retrieved 27 March 2020, from https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public
    6. Zhang, S., Tuo, J., Huang, X., Zhu, X., Zhang, D., & Zhou, K. et al. (2018). Epidemiology characteristics of human coronaviruses in patients with respiratory infection symptoms and phylogenetic analysis of HCoV-OC43 during 2010-2015 in Guangzhou. PLOS ONE13(1), e0191789. doi: 10.1371/journal.pone.0191789
    Read More
Chat Asisten Maya
di Prosehat.com