Takut Keropos Tulang? Ini 10 Kiat Cegah Osteoporosis

Apakah Sobat ingin mencegah osteoporosis? Setengah dari seluruh wanita berisiko mengalami osteoporosis pada usia 60 tahun. Lalu, 1 dari 5 wanita yang mengalami osteoporosis akan mengalami patah tulang pinggul, dan 50% dari mereka tidak dapat berjalan lagi. Namun, bukan berarti pihak pria terhindar dari masalah ini karena sekitar 30% kemungkinan osteoporosis juga dapat terjadi pada pria.

Banyak hal yang dapat meningkatkan peluang Sobat untuk menderita osteoporosis. Beberapa faktor tidak dapat dicegah, seperti gen, usia, dan jenis kelamin. Namun, bukan berarti Sobat tidak dapat mencegah penyakit ini. Perubahan yang terjadi dalam pola hidup dan pola makan merupakan penyebab yang dapat kita cegah sejak dini.

Berikut 10 hal yang dapat Sobat lakukan untuk mencegah osteoporosis:

  1. BERHENTI KONSUMSI MINUMAN BERSODA

Minuman kaleng berkarbohidrat seperti minuman soda menyerap kalsium dari tulang Anda. Konsumsi soda berlebihan terbukti menimbulkan keropos tulang dini. Minuman bersoda juga memiliki kandungan fosfat yang menyebabkan lebih banyak kehilangan kalsium di dalam tubuh.

  1. KURANGI KONSUMSI PROTEIN BERLEBIH

Asupan protein yang berlebihan dapat menyebabkan kadar asam tinggi di dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan kalsium terbuang melalui urin. Kebanyakan orang hanya memerlukan 2-4 ons protein tanpa lemak, 3 kali sehari. 

  1. TETAP MENJAGA KADAR LAMBUNG

Banyak orang mengonsumsi obat yang menyebabkan asam lambung tidak terproduksi seperti seharusnya. Padahal asam lambung diperlukan untuk menyerap mineral seperti kalsium, magnesium dan seng. Jika Sobat memiliki keluhan lambung, jangan sembarangan minum obat. Konsultasikan terlebih dahulu ke dokter, apa obat yang tepat untuk dikonsumsi.

  1. HINDARI KONSUMSI KAFEIN BERLEBIH

Secangkir kopi yang Sobat minum dapat membuat Anda kehilangan 150 mg kalsium lewat urin. Kopi tanpa kafein juga bukan merupakan pilihan, karena mengandung bahan kimia berbahaya yang mengganggu proses dalam tubuh. Teh tanpa kafein merupakan pilihan yang lebih baik. Namun, jika Sobat harus mengonsumsi kopi, maka tingkatkan asupan kalsium.

  1. KONSUMSI SUMBER KALSIUM YANG BAIK

Kalsium merupakan komponen yang penting untuk mempertahankan tulang yang kuat. Ketika tubuh kekurangan kalsium, kebutuhan kalsium tersebut akan diambil dari tulang, sehingga kepadatan tulang akan menurun. Sehingga penting sekali agar Sobat mendapatkan nutrisi kalsium tiap harinya. Orang dewasa membutuhkan 700 mg kalsium per harinya. Makanan yang mengandung kalsium yang tinggi seperti produk susu rendah lemak, susu kedelai, ikan sarden, salmon, sayuran hijau, buah kering, tahu dan yoghurt.

  1. PAPARAN SINAR MATAHARI YANG CUKUP

Kekurangan vitamin D juga menjadi masalah dalam masyarakat kita. Vitamin D berguna dalam penyerapan kalsium bagi tulang. Vitamin D juga penting untuk sistem kekebalan tubuh, depresi, dan gangguan autoimun. Vitamin D dibentuk di bawah kulit Sobat ketika kulit terpapar sinar matahari. Maka dari itu, semakin sedikit paparan sinar matahari pada kulit, maka semakin sedikit juga vitamin D yang diproduksi oleh tubuh.

Namun, zaman sekarang, kanker kulit juga menjadi salah satu masalah yang diperhatikan. Sehingga banyak orang yang menggunakan tabir surya ketika mereka keluar di bawah sinar matahari. Tabir surya menghalangi lebih dari 90% produksi vitamin D Anda. Sobat tidak perlu takut, Sobat bisa tetap mendapatkan vitamin D melalui suplemen dan makanan. Makanan yang mengandung vitamin D seperti salmon, tuna, makarel, keju, jus jeruk dan susu.

  1. PERIKSA HORMON BERKALA

Hormon yang berkurang saat menopause merupakan salah satu alasan paling umum yang terjadi pada wanita dengan osteoporosis, begitu pula dengan andropause yang terjadi pada pria. Tingkat hormon estrogen, progesteron, dan testoteron yang cukup diperlukan untuk pemeliharaan tulang.

Kadar kortisol, insulin, dan paratiroid yang berlebihan juga dapat menyebabkan osteoporosis. Kadar kalsium yang tinggi dalam darah merupakan salah satu petunjuk bahwa hormon paratiroid mungkin berlebihan. Kelebihan stres dapat meningkatkan hormon kortisol. Banyak mengonsumsi gula sederhana juga dapat meningkatkan insulin.

  1. UBAH POLA DIET & POLA HIDUP SEHAT

Diet ideal yang dapat Sobat lakukan ialah diet “indeks glikemik rendah”. Indeks glikemik adalah ukuran seberapa cepat makanan berubah menjadi gula di dalam darah. Makanan dengan indeks glikemik rendah tidak menaikkan kadar gula dalam darah sehingga hormon insulin pun tidak naik dengan cepat. Makanan yang dimaksud yaitu makanan yang mengandung protein tanpa lemak, kacang–kacangan, sayuran, dan lemak baik (minyak zaitun, ikan, minyak ikan, alpukat). Meningkatkan konsumsi serat juga dapat menurunkan kadar gula dan insulin. Serat yang dikonsumsi sebelum makan dapat membantu memperlambat penyerapan gula dan lemak, dan dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Selain itu, kurangi pula konsumsi alkohol, karena konsumsi dua gelas alkohol terbukti meningkatkan risiko osteoporosis. Berhentilah merokok, karena rokok mengganggu kadar estrogen di dalam tubuh dan menyebabkan kemungkinan osteoporosis meningkat.

Hindari “triad atlet wanita” yaitu wanita yang berolahraga dan berlatih terus-menerus tapi melakukan diet ketat. Hal ini menyebabkan kadar estrogen lebih rendah dan menyebabkan tiga masalah, yaitu tulang tipis, kurang siklus menstruasi, dan gangguan makan.

  1. KURANGI STRES

Stres dapat meningkatkan hormon kortisol. Jika kadar kortisol tinggi di dalam darah dalam jangka waktu yang lama maka dapat menyebabkan osteoporosis. Kortisol merupakan antagonis insulin dan nantinya menyebabkan resistensi dari insulin, meningkatkan gula darah dan menyebabkan hilangnya kalsium melalui urin.

Sobat dapat menghilangkan stress dengan melakukan kegiatan – kegitan khusus yang bertujuan untuk relaksasi seperti yoga, tai chi, meditasi, pijat dan berdoa. Sobat juga dapat menambah waktu tidur dan berlibur.

  1. BEROLAHRAGA

Saat berolahraga, otot menarik tulang selama olahraga yang akan merangsang tulang. Setiap latihan yang menahan beban seperti berjalan, mendaki, menaiki tangga dan angkat berat dapat meningkatkan kepadatan tulang. Berolahraga sekitar 15-30 menit sehari direkomendasikan. Angkat beban tidak perlu dengan beban yang berat, Sobat bahkan dapat menggunakan berat badan tubuh sendiri untuk itu. Olahraga seperti berenang dan bersepeda bagus untuk menambah kekuatan otot dan kebugaran, tapi karena tidak menahan beban, kurang bermanfaat untuk menambah kepadatan tulang.

Jadi, apakah Sobat sudah melakukan hal–hal di atas untuk mencegah osteoporosis? Diterapkan lebih dini, itu lebih baik loh! Nah, bila Sobat masih membutuhkan informasi kesehatan lainnya yang bermanfaat, yuk segera akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

instal aplikasi prosehat

DAFTAR PUSTAKA

  1. Osteoporosis Prevention : What You Need to Know – webmd.com/osteoporosis/guide/osteoporosis-prevention#1, diakses pada tanggal 21-9-2018.
  2. 10 Ways to Prevent or Reserve Osteoporosis – wallerwellness.com/health-aging/10-ways-to-prevent-or-reverse-osteoporosis, diakses pada tanggal 21-9-2018.
  3. Prevention Osteoporosis – nhs.uk/conditions/osteoporosis/prevention/, diakses pada tanggal 21-9-2018.
  4. Preventing Osteoporosis – iofbonehealth.org/preventing-osteoporosis, diakses pada tanggal 21-9-2018.
  5. 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/10-hal-yang-perlu-dilakukan-untuk-cegah-osteoporosis , diakses pada tanggal 21-9-2018

 

 

Read More