Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ jadwal imunisasi anak”

  • Jadwal terbaru imunisasi anak 2020 untuk anak umur 0-18 tahun resmi dirilis oleh IDAI atau Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal terbaru ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan perkembangan imunisasi anak di Indonesia terutama di masa pandemi Covid-19 serta rekomendasi yang diberikan oleh WHO selaku organisasi kesehatan dunia. Terakhir kali, IDAI mengeluarkan jadwal untuk panduan imunisasi anak ini […]

    Poin-poin Penting dalam Jadwal Terbaru Imunisasi Anak 2020, sehat di rumah, di rumah aja

    Jadwal terbaru imunisasi anak 2020 untuk anak umur 0-18 tahun resmi dirilis oleh IDAI atau Ikatan Dokter Anak Indonesia. Jadwal terbaru ini dikeluarkan dengan mempertimbangkan perkembangan imunisasi anak di Indonesia terutama di masa pandemi Covid-19 serta rekomendasi yang diberikan oleh WHO selaku organisasi kesehatan dunia.

    Terakhir kali, IDAI mengeluarkan jadwal untuk panduan imunisasi anak ini pada 2017 lalu. Tentu saja terdapat banyak beberapa perbedaan yang merupakan poin penting jika dibandingkan dengan jadwal 2017 lalu. Apa saja perbedaannya? Yuk, Sahabat Sehat, mari simak di bawah ini supaya Sahabat siap ketika akan mengimunisasi anak.

    jadwal terbaru imunisasi anak 2020, jadwal imunisasi anak 2020, jadwal imunisasi bayi 2020, jadwal imunisasi anak dan bayi terbaru 2020

    Baca Juga: Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi Covid-19?

    Poin-poin penting dalam Jadwal Imunisasi Anak 2020

    Ada 15 Jenis Imunisasi Wajib

    Pada jadwal imunisasi 2017, IDAI merekomendasikan sebanyak 16 imunisasi wajib untuk anak. Namun pada jadwal terbaru 2020 ini IDAI hanya merekomendasikan 15 imunisasi wajib. Hal itu karena ada pemberian vaksin yang digabung menjadi satu, yaitu MR dan MMR.

    Pemberiannya mulai umur 9 bulan adalah diberikan vaksin MR terlebih dahulu. Bila sampai umur 12 bulan belum mendapat vaksin MR, dapat diberikan MMR. Umur 18 bulan diberikan MR atau MMR. Umur 5-7 tahun diberikan MR (dalam program BIAS kelas 1) atau MMR.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi MMR ke Rumah

    Perubahan pada Pemberian Vaksin Hepatitis B

    Vaksin Hepatitis B terutama yang monovalen sangat penting diberikan pada bayi segera setelah lahir supaya tidak terkena virus Hepatitis B.

    Pada jadwal 2017, pemberiannya dilakukan 12 jam setelah lahir, pada jadwal imunisasi 2020 ini pemberiannya harus segera sebelum 24 jam, dan didahului dengan penyuntikan vitamin K1 minimal 30 menit sebelumnya.

    Bayi dengan berat lahir kurang dari 2.000 gram untuk pemberiannya sebaiknya ditunda sampai berumur 1 bulan atau lebih, kecuali ibu HBsAg positif, dan bayi bugar diberikan imunisasi HB segera lahir tetapi tidak dihitung sebagai dosis primer.

    Bayi yang lahir dari ibu HBsAg positif segera diberikan vaksin HB dan immunoglobulin hepatitis B (HBIg) pada ekstrimitas yang berbeda, yaitu maksimal 7 hari setelah lahir.

    Imunisasi HB selanjutnya diberikan bersama DTwP atau DTaP. Untuk rekomendasi pemberian pada jadwal imunisasi 2020 adalah sampai 5 kali yaitu hingga anak berusia 18 bulan dari yang hanya pada 4 kali pada jadwal 2017.

    Pemberian Vaksin BCG Sampai Anak Berusia 2 Bulan

    Pada jadwal terbaru Imunisasi Anak 2020 ini untuk vaksin BCG orang tua diberikan keleluasaan melakukan vaksinasi maksimal sampai anak berusia 2 bulan.

    Keleluasaan ini melengkapi rekomendasi terbaik pemberian vaksin BCG segera setelah bayi lahir atau segera mungkin sebelum bayi berumur 1 bulan. Bila berumur 2 bulan atau lebih, BCG diberikan bila uji tuberkulin negatif.

    Apabila uji tuberkulin tidak tersedia, BCG dapat diberikan. Bila timbul reaksi lokal cepat pada minggu pertama, perlu dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk diagnosis tuberkulosis.

    Produk Terkait: Layanan Imunisasi BCG ke Rumah

    Pemberian Vaksin DTP Sampai Umur 18 Tahun

    Pada jadwal imunisasi 2017, pemberian vaksin DTP untuk mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus diberikan sebanyak 3 kali, masing-masing satu suntikan saat anak berusia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.

    Pada jadwal imunisasi 2020 suntikan keempat diberikan saat anak berusia 18 bulan untuk perlindungan jangka panjang.

    Selanjutnya suntikan kelima diberikan saat anak berusia dari 5 hingga 7 tahun. Kemudian pada umur 7 tahun atau lebih diberikan vaksin Td atau Tdap yang berlanjut pada umur 10 hingga 18 tahun.

    Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Tentang Jenis-jenis Vaksin

    Pemberian Vaksin PCV pada Usia 12-15 Bulan untuk Imunisasi Keempat

    Vaksin PCV atau Pnemukokus yang pada jadwal 2017 hanya direkomendasikan pada saat anak berusia 15 hingga 18 bulan, pada jadwal terbaru diberikan pada usia 12 hingga 15 tahun untuk imunisasi keempat.

    Rekomendasi ini menambahkan rekomendasi sebelumnya untuk mengimunisasi anak dengan PCV sebanyak 3 kali masing-masing saat anak berusia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan.

    Jika belum diberikan pada umur 7-12 bulan, berikanlah PCV 2 kali dengan jarak 1 bulan dan booster setelah 12 bulan jaraknya adalah 2 bulan dari dosis sebelumnya.

    Jika belum diberikan pada umur 1-2 tahun, berikanlah PCV 2 kali dengan jarak minimal 2 bulan. Jika belum diberikan pada umur 2-5 tahun, PCV10 diberikan 2 kali dengan jarak 2 bulan, PCV13 cukup 1 kali.

    Vaksin Influenza Wajib Diberikan pada Saat Anak Mulai 6 Bulan

    Vaksin influenza wajib diberikan pada saat anak berusia mulai 6 bulan, dan diulang setiap tahun. Pada umur 6 bulan sampai 8 tahun imunisasi pertama diberikan 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.

    Pada anak umur lebih dari 9 tahun, imunisasi pertama diberikan 1 dosis hingga 18 tahun agar memberikan perlindungan maksimal setiap tahunnya.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu

    Vaksin Varisela Diberikan 1 Kali pada Saat Anak Berusia 12-18 Bulan

    Pada jadwal terbaru imunisasi anak 2020 vaksin varisela untuk mencegah penyakit cacar air diberikan 1 kali saat anak berusia dari 12 bulan hingga 18 bulan.

    Hal ini tentu berbeda pada jadwal sebelumnya yang mengharuskan pemberian  sebanyak 2 kali dengan jarak 6 minggu hingga 3 bulan. Kemudian pada umur 1-12 tahun diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 6 minggu hingga 3 bulan. Umur 13 tahun atau lebih dengan jarak 4 sampai 6 minggu.

    Vaksin Hepatitis A Mulai Diberikan Pada Anak Usia 12-24 bulan

    Di jadwal imunisasi anak terbaru 2020 vaksin Hepatitis A mulai diberikan pada saat anak berusia 12 bulan hingga 24 bulan. Hal ini tentu berbeda dari jadwal 2017 yang merekomendasikan pemberian imunisasi Hepatitis A menunggu sampai anak berusia 24 bulan. Pemberiannya sebanyak 1 dosis saja. Untuk 2 dosis dimulai saat umur 1 tahun.

    Pemberian Vaksin Tifoid Wajib Saat Anak Berusia 24 Bulan

    Vaksin Tifoid yang diberikan pada anak untuk mencegah penyakit tifus pada jadwal terbaru wajib diberikan pada saat anak berusia 24 bulan.

    Hal ini berbeda dari jadwal 2017 yang merekomendasikan pemberian dari saat anak berusia 24 bulan hingga 18 tahun. Setelah pemberian di usia 24 bulan, imunisasi diberikan setiap 3 tahun sekali saat anak berusia 5 tahun.

    Pemberian Vaksin HPV Sebanyak 2 Kali

    Pada jadwal terbaru vaksin HPV yang diberikan kepada anak perempuan untuk mencegah kanker serviks diberikan sebanyak 2 kali dari usia 9 hingga 14 tahun, dengan jarak 6-15 bulan. Umur 15 tahun atau lebih diberikan 3 kali dengan jadwal 0,1, 6 bulan (vaksin bivalen) atau 0,2,6 bulan (vaksin quadrivalen).

    Vaksin Dengue untuk Anak Umur 9-16 Tahun

    Vaksin dengue untuk mencegah terkena penyakit demam berdarah diberikan pada anak umur 9-16 tahun dengan seropositif dengue yang dibuktikan pernah mempunyai dirawat dengan diagnosis dengue (pemeriksaan antigen NS-1 dan atau uji serologis IgM/IgG antidengue positif) atau dibuktikan dengan pemeriksaan serologi IgG anti-positif.

    Vaksin Japanese Encephalitis untuk Anak Usia 9 Bulan di Daerah Endemis

    Vaksin Japanese Encephalitis atau JE wajib diberikan saat anak berusia 9 bulan bagi anak di daerah endemis atau yang akan bepergian ke daerah endemis.

    Untuk memberikan perlindungan maksimal, vaksin dapat diberikan booster saat anak berusia 1 tahun hingga 2 tahun setelah suntikan pertama.

    Vaksin JE diberikan sebagai bentuk perlindungan terhadap penyakit radang otak yang disebabkan oleh virus Japanese Encephalitis yang ditemukan pada babi dan burung. Penularannya terjadi lewat nyamuk yang menggigit hewan-hewan terinfeksi tersebut terutama di Asia Tenggara dan negara-negara Kepulauan Pasifik Barat.

    Catch-Up Immunization Pada Jadwal Baru

    Selain perubahan dalam jadwal imunisasi anak 2020 itu juga terdapat istilah baru, yaitu catch-up immunization. Istilah untuk merujuk pada mengejar imunisasi anak yang belum dilakukan sama sekali atau terpenuhi, yang seharusnya sudah dilakukan sebelum anak berusia 2 tahun atau paling maksimal saat masuk sekolah. Imunisasi yang biasanya belum dilakukan sesuai dengan jadwal yang ada adalah DPT, Influenza, dan Pneumonia.

    Baca Juga: Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap untuk Bayi

    Cara Sukses Berikan Vaksin Lengkap pada Anak

    Memberikan vaksinasi dan imunisasi lengkap pada anak tentu merupakan dambaan dan keharusan bagi orang tua supaya anak tidak gampang terkena sakit serta terhindar dari penyakit menular yang berbahaya. Berikut ini adalah cara suksesnya:

    Gunakan Satu Buku Kesehatan atau KMS

    Fungsi KMS atau kartu menuju sehat yang diberikan oleh pihak rumah sakit atau puskesmas adalah untuk sebagai pencatat dan pengingat bagi Sahabat Sehat kala akan mengimunisasi anak untuk mengetahui imunisasi apa saja dan yang belum diberikan.

    KMS biasanya diberikan segera setelah bayi lahir dan diberikan vaksin Hepatitis B. Gunakanlah KMS yang sama karena hal itu juga berguna untuk mengontrol kesehatan bayi, obat-obatan yang pernah diberikan, hingga perawatan yang pernah dilakukan. Hal ini juga akan memudahkan dokter yang memeriksa walaupun dokternya berganti-ganti.

    Gunakan Trik Hemat Biaya

    Beberapa imunisasi dasar yang wajib memang diberikan secara gratis karena masuk ke dalam subsidi pemerintah, tetapi imunisasi lainnya  tidak ditanggung pemerintah.

    Sehingga Sahabat hendaknya mempersiapkan biaya imunisasi tambahan ini. Alangkah baiknya jika biaya tersebut disimpan sebagai dana untuk imunisasi yang tidak ditanggung seperti Flu, Rotavirus, dan Pneumokokus.

    Memprediksi Efek Samping

    Efek samping dapat terjadi pasca penyuntikan. Beberapa vaksinasi dapat menyebabkan demam atau bengkak di daerah bekas suntikan. Sahabat dapat menanyakan kapan anak harus diberi obat penurun panas serta apa yang bisa dilakukan saat efek yang terjadi.

    Anak dalam Kondisi Sehat

    Pastikan kondisi anak dalam keadaan sehat karena hal itu akan membantu sistem kekebalan tubuh bekerja melawan penyakit secara maksimal. Apabila keadaan sebaliknya akan membuat kerja tidak maksimal dan imunisasi malah memperparah kondisi tersebut.

    Gali Informasi dari Sumber Terpercaya

    Selalu untuk mencari informasi seputar imunusasi anak selain dari dokter atau situs resmi IDAI terutama jika berkaitan dengan isu-isu vaksin dapat menyebabkan autisme, kematian, mengandung babi dan isu-isu yang belum terbukti kebenarannya.

    Cara Imunisasi Anak dengan Aman di Tengah Pandemi Covid-19

    Pandemi Covid-19 memang membuat jadwal imunisasi anak menjadi berantakan karena ketakutan para orang tua akan tertular virus yang juga dapat menulari anak mereka.

    Hal tersebut berdampak pada sedikitnya kunjungan vaksinasi ke fasilitas-fasilitas layanan kesehatan tertentu seperti puskesmas dan rumah sakit.

    Namun hal tersebut sebenarnya bisa diatasi mengingat imunisasi anak itu wajib sekali terutama untuk tumbuh-kembang mereka. Cara-caranya adalah sebagai berikut:

    • Dilaksanakan di fasilitas kesehatan dengan melakukan protokol-protokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak
    • Lakukan di ruangan terpisah yang sudah disemprotkan desinfektan secara rutin saat di fasyankes
    • Mencatat waktu kunjungan ke fasyankes
    • Dilakukan di rumah pribadi dokter
    • Dilakukan di rumah

    Produk Terkait: Imunisasi Anak

    Itulah mengenai jadwal terbaru imunisasi anak 2020 yang sudah bisa Sahabat Sehat jadikan rujukan imunisasi terutama di masa pandemi Covid-19.

    Apabila Sahabat menginginkan layanan imunisasi anak yang aman, nyaman, dan berkualitas dengan di rumah saja supaya terhindar dari Covid-19, Sahabat bisa memanfaatkan layanan imunisasi di rumah dari Prosehat.

    Sahabat cukup mengakses via website atau aplikasi lalu pilih kategori Imunisasi Anak. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Jadwal Imunisasi IDAI 2020 [Internet]. IDAI. 2020 [cited 22 December 2020]. Available from: https://www.idai.or.id/about-idai/idai-statement/jadwal-imunisasi-idai-2020
    2. Jadwal Imunisasi IDAI 2020, Lengkap dengan Penjelasan 15 Vaksin Anak 0-18 Tahun [Internet]. kumparan. 2020 [cited 18 December 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparanmom/jadwal-imunisasi-idai-2020-lengkap-dengan-penjelasan-15-vaksin-anak-0-18-tahun-1unPj8bpc08/full
    3. [Internet]. 2020 [cited 22 December 2020]. Available from: https://www.researchgate.net/publication/312175517_Jadwal_Imunisasi_Rekomenda
    4. Jadwal Imunisasi Anak di 2020 [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 18 December 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191224121128-255-459589/jadwal-imunisasi-anak-di-2020
    5. Anwar F. 8 Protokol Imunisasi Anak di Tengah Pandemi Corona [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 18 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5074488/8-protokol-imunisasi-anak-di-tengah-pandemi-corona
    6. Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi COVID-19? • ProSehat [Internet]. ProSehat. 2020 [cited 18 December 2020]. Available from: https://www.prosehat.com/artikel/imunisasi/imunisasi-anak-di-masa-pandemi
    7. [Internet]. Covid19.idionline.org. 2020 [cited 22 December 2020]. Available from: https://covid19.idionline.org/wp-content/uploads/2020/04/15.IDAI-Imunisasipdf.pdf
    Read More
  • Kita bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anak dengan melindunginya dari ancaman penyebaran penyakit yang berpotensi berat akan mengancam jiwanya. Apa yang bisa Sobat lakukan? Tentu saja dengan tidak terlambat memberikan vaksinasi atau imunisasi anak. Dengan rajin mengecek jadwal imunisasi anak, tumbuh kembang si kecil akan lebih aman tanpa adanya ancaman penyakit infeksi ganas seiring pertumbuhannya. […]

    Jadwal Imunisasi atau Vaksinasi Anak dan Bayi Terkini, Jangan Terlewatkan!

    Kita bisa memberikan yang terbaik bagi anak-anak dengan melindunginya dari ancaman penyebaran penyakit yang berpotensi berat akan mengancam jiwanya. Apa yang bisa Sobat lakukan? Tentu saja dengan tidak terlambat memberikan vaksinasi atau imunisasi anak. Dengan rajin mengecek jadwal imunisasi anak, tumbuh kembang si kecil akan lebih aman tanpa adanya ancaman penyakit infeksi ganas seiring pertumbuhannya.

    Baca Juga: Cara Imunisasi Tetap Aman Selama Covid-19

    prosehat bantu vaksinasi anak di sini

    Mengapa imunisasi penting? Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), seorang anak yang mendapat imunisasi, akan terhindar dari penyakit ganas dengan persentase 80 hingga 95%. Dengan banyaknya anak yang dilengkapi dan diberikan imunisasi, penyebaran penyakit pun akan berkurang dan mata rantai penularannya dapat terputus dari anak ke anak lain atau ke orang dewasa yang berada di dalam satu atap. Yup, keuntungan sosial dengan lengkapnya imunisasi anak dapat dirasakan karena 5-20% anak yang bahkan tidak diimunisasi juga akan terlindungi (yang biasa disebut sebagai herd immunity atau kekebalan komunitas). Jadi, bentuk perlindungan sejak si kecil dilahirkan ke dunia selain ASI eksklusif adalah dengan melakukan imunisasi yang akan menurunkan tingkat penyakit berat. Nah, sekarang kita bisa cek jadwal imunisasi anak tahun ini.

    Baca Juga: 6 Fakta dan Mitos Seputar Imunisasi

    Jadwal Imunisasi Anak (Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia)

    Jadwal Vaksin 2016

    Keterangan Tabel:

    1. BCG: Diberikan sejak lahir. Apabila umur > 3 bulan harus dilakukan uji tuberkulin terlebih dulu, BCG diberikan apabila uji tuberkulin negatif.
    2. Hepatitis B: Diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir, dilanjutkan pada umur 1 dan 3 – 6 bulan. Interval dosis minimal 4 minggu.
    3. Polio: Polio-0 diberikan pada saat kunjungan pertama. Untuk bayi yang lahir di RB/RS OPV diberikan pada saat bayi dipulangkan (untuk menghindari transmisi virus vaksin kepada bayi lain).
    4. DTP: Diberikan pada umur >6 minggu, DTwP atau secara kombinasi dengan Hep B atau Hib. Ulangan DTP umur 18 bulan dan 5 tahun. Umur 12 tahun mendapat TT pada program BIAS SD kelas VI.Baca Juga: 8 Penyakit Anak yang Sering Menyerang

       

    5. Campak: Campak-1 umur 9 bulan, campak-2 diberikan pada program BIAS pada SD kelas 1, umur 6 tahun.
    6. Hib: Diberikan mulai umur 2 bulan dengan interval 2 bulan. Diberikan terpisah atau kombinasi.
    7. Pneumokokus (PVC): Pada anak yang belum mendapatkan PCV pada umur ³ 1 tahun PCV diberikan dua kali dengan interval 2 bulan. Pada umur 2 -5 tahun diberikan satu kali.
    8. Influenza: Umur < 8 tahun yang mendapat vaksin influenza trivalen (TIV) pertama kalinya harus mendapat 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.
    9. Varisela: Vaksin ini dapat diberikan setelah umur 12 bulan, terbaik pada umur sebelum masuk sekolah dasar. Apabila diberikan pada umur lebih dari 12 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.
    10. MMR: Diberikan pada umur 12 bulan, apabila belum mendapatkan vaksin campak umur 9 bulan. Selanjutnya MMR ulangan diberikan pada umur 5-7 tahun.
    11. Tifoid: Tifoid polisakarida injeksi diberikan pada umur > 2 tahun, diulang setiap 3 tahun.
    12. Hepatitis A: Hepatitis A diberikan pada umur > 2 tahun, dua kali dengan interval 6 – 12 bulan.
    13. HPV: Jadwal vaksin HPV bivalen 0, 1, 6 bulan. Vaksin HPV tetravalem 0, 2, 6 bulan. Dapat diberikan mulai umur 10 tahun.

    prosehat bantu vaksinasi anak di sini

    Nah, dengan jadwal imunisasi / vaksinasi anak di atas, jangan sampai terlambat memberikan perlindungan demi tabungan kesehatannya di masa depan ya. Tapi ketahui pula bahwa tujuan imunisasi / vaksinasi adalah untuk menimbulkan kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit. Kekebalan tubuh ternyata paling baik diperoleh dari infeksi alami (sakit), dan imunisasi memungkinkan membentuk kekebalan yang mirip dengan infeksi sesungguhnya tanpa harus melewati penderitaan dan bahaya komplikasi akibat sakit tersebut.

    Baca Juga: Gejala Diabetes Pada Anak

    Sepakat ya imunisasi /vaksinasi itu penting, terutama bagi bayi dan anak kecil. Mengapa? Karena sistem imun mereka belum sepenuhnya matang. Akibatnya, bayi dan anak kecil sangat rentan terkena penyakit. Jadi, jangan lupa imunisasi anak Sobat segera. Untuk imunisasi anak Sobat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan imunisasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Jadwal Imunisasi Anak
    • TanyaDok.com: Mengapa Imunisasi Harus Sesuai Jadwal
    • TanyaDok.com: Jadwal Imunisasi Anak Rekomendasi Dokter Anak Indonesia IDAI 
    • IDAI.or.id: Jadwal Imunisasi 2014
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja