Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ insulin”

  • Pada penderita Diabetes, hal yang perlu diwaspadai selain kondisi tingginya kadar gula dalam darah adalah kondisi ketika kadar gula darah rendah dibawah batas normal (disebut Hipoglikemia). Seseorang dikatakan mengalami hipoglikemia apabila kadar gula darah mencapai di bawah 70 mg/dL. Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganan Hipoglikemia dapat disebabkan karena pola makan tidak […]

    9 Makanan Penambah Gula Darah untuk Penderita Hipoglikemia

    Pada penderita Diabetes, hal yang perlu diwaspadai selain kondisi tingginya kadar gula dalam darah adalah kondisi ketika kadar gula darah rendah dibawah batas normal (disebut Hipoglikemia). Seseorang dikatakan mengalami hipoglikemia apabila kadar gula darah mencapai di bawah 70 mg/dL.

    makanan penambah gula darah

    Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganan

    Hipoglikemia dapat disebabkan karena pola makan tidak teratur, dosis obat insulin yang berlebih pada penderita diabetes, efek samping obat, dan kondisi medis lain (misalnya menderita gangguan hati dan gangguan fungsi ginjal).

    Kondisi ini harus segera ditangani karena gula merupakan sumber utama energi bagi tubuh. Rendahnya gula darah dapat menyebabkan lemas, kejang dan hilang kesadaran. Untuk menaikkan gula darah dalam tubuh, Sahabat disarankan mengkonsumsi makanan-makanan berikut. Apa saja itu? Yuk, mari simak!

    1. Madu

    Madu merupakan salah satu makanan alami yang dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, madu mudah dicerna dan diserap ke dalam darah. Sahabat dapat mengonsumsi 1 sendok makan madu apabila merasakan gejala hipoglikemia, seperti lemas dan kulit tampak pucat.

    Produk Terkait: Jual Madu

    2. Nasi Putih

    Pada penderita diabetes dengan kadar gula darah tinggi sebaiknya membatasi nasi putih, namun pada orang dengan kadar gula rendah justru dianjurkan untuk mengkonsumsi nasi putih. Hal ini dikarenakan nasi putih dapat diubah dengan cepat menjadi gula darah, dan diserap ke dalam tubuh.

    3. Roti Putih

    Sahabat juga dapat mengonsumsi roti putih yang turut berperan dalam menaikkan kadar gula darah.

    4. Tomat

    Makanan penambah gula darah selanjutnya adalah tomat, jenis sayuran yang sering digunakan dalam berbagai menu makanan. Sahabat dapat mengkonsumsi 4-5 buah tomat setiap hari untuk menjaga kadar gula darah tetap seimbang.

    5. Makanan Sumber Magnesium

    Untuk mencegah hipoglikemia, Sahabat dianjurkan untuk mengonsumsi menu makanan yang kaya akan magnesium misalnya alpukat, bayam, kacang-kacangan, dan ikan.

    Produk Terkait: Jual Wellness Calcium Magnesium Zinc

    6. Susu Bebas Lemak

    Susu bebas lemak diketahui mengandung vitamin D dan karbohidrat yang dapat membantu menaikkan kadar gula darah.

    Baca Juga: 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis

    7. Jus Buah

    Minumlah setengah cangkir (4 ons) jus buah favorit Sahabat seperti jus apel, jeruk, dan nanas untuk meningkatkan kadar gula darah Sahabat.

    8. Buah Segar dan Kering

    Buah dapat dikonsumsi secara langsung tanpa harus diolah menjadi jus. Buah-buahan diketahui mengandung karbohidrat yang cukup untuk menaikkan kadar gula darah yang rendah.

    Buah-buahan yang dapat menjadi pilihan Sahabat, misalnya setengah potong buah pisang, 15 buah anggur, 2 sendok makan kismis atau 1 buah apel kecil dan jeruk.

    9. Permen

    Permen diketahui dapat meningkatkan gula darah dalam waktu 5-15 menit. Sahabat dapat mengkonsumsi permen sebagai penanganan awal bila mengalami hipoglikemia.

    Apa yang Perlu Dihindari Saat Menaikkan Gula Darah

    Ketika Sahabat ingin menaikkan kadar gula darah, sebaiknya hindari makanan berikut:

    • Makanan berpemanis buatan, karena kurang memberikan kontribusi yang baik untuk peningkatan gula darah.
    • Makanan berserat seperti roti gandum, karena dapat memperlambat kenaikan gula darah.
    • Hindari makanan yang digoreng
    • Hindari minuman beralkohol, yang berpotensi mengganggu fungsi hati. Hati diketahui turut berperan saat proses melepaskan gula dalam tubuh.

    Selain itu, Sahabat hendaknya menjalani pola makan yang teratur agar terhindar dari penurunan gula darah secara mendadak.

    Baca Juga: Menu Diet Diabetes, Perhatikan 3J

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai makanan penambah gula darah, pemeriksaan gula darah, maupun produk-produk kesehatan yang berkaitan lainnya, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Cara Menaikkan Gula Darah yang Aman dan Cepat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/08/16/060500868/cara-menaikkan-gula-darah-yang-aman-dan-cepat?page=all
    2. 6 Tips mengatasi kadar gula darah rendah | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/6-tips-mengatasi-kadar-gula-darah-rendah.html
    3. 5 Makanan yang Meningkatkan Gula Darah Selain Makanan yang Manis ——— Artikel ini sudah Terbit di AyoSurabaya.com, dengan Judul 5 Makanan yang Meningkatkan Gula Darah Selain Makanan yang Manis, pada URL https://www.ayosurabaya.com/read/2021/02/07/7222/5-makanan-yang-meningkatkan-gula-darah-selain-makanan-yang-manis Penulis: Andres Fatubun Editor : Andres Fatubun [Internet]. Ayosurabaya.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.ayosurabaya.com/read/2021/02/07/7222/5-makanan-yang-meningkatkan-gula-darah-selain-makanan-yang-manis
    4. Mengidap Hipoglikemia? Konsumsi 5 Makanan untuk Atasi Gula Darah Rendah Ini [Internet]. Orami.co.id. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.orami.co.id/magazine/makanan-untuk-gula-darah-rendah/
    Read More
  • Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik. Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan […]

    Yuk, Sahabat, Belajar Cara Injeksi Insulin yang Benar!

    Bagi penderita diabetes, penting untuk mengetahui apa saja faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah serta cara mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil.¹ Diabetes dapat ditangani dengan melakukan pengaturan pola makan yang sehat, melakukan aktivitas fisik.

    cara injeksi insulin, cara suntik insulin

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Apabila kadar gula darah belum terkontrol dapat dipertimbangkan untuk memulai penanganan dengan menggunakan obat-obatan (seperti insulin dan obat diabetes oral) yang bertujuan untuk menurunkan dan menstabilkan kadar gula darah.²

    Memahami Insulin

    Insulin adalah suatu hormon alami yang diproduksi oleh pankreas, yang berfungsi untuk mengatur kadar gula darah Anda.³,4 Pada penderita diabetes, terjadi gangguan pada tubuh yang menyebabkan tubuh tidak sensitif terhadap insulin atau bahkan tidak dapat memproduksi insulin.5

    Baik penderita diabetes tipe 1 ataupun 2 dapat memerlukan insulin.6 Efikasi injeksi insulin pada penderita diabetes bergantung pada teknik injeksi yang baik dan benar. Jika teknik injeksi tersebut salah, ada kemungkinan dosis obat yang diinjeksikan tidak tepat dan akhirnya mempengaruhi kadar gula darah Anda. 79

    Teknik Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan insulin :

    Lokasi Injeksi

    Lokasi untuk injeksi insulin direkomendasikan pada area lengan atas, paha atas, perut, dan bokong. Penyerapan tercepat berlangsung apabila injeksi dilakukan pada area perut, diikuti pada lengan, paha, dan bokong.1011

    Rotasi pada Lokasi Injeksi

    Perlu dilakukan rotasi pada lokasi injeksi untuk mencegah terjadinya penumpukan lemak di suatu area injeksi. Penumpukan lemak ini disebut lipohipertrofi, dan hal ini dapat mengurangi penyerapan injeksi insulin sebesar 25%.

    Lakukan rotasi injeksi dengan cara membagi lokasi injeksi dalam bentuk kuadran (atau paruhan pada paha atau bokong). Gunakan satu kuadran per minggu dan lakukan injeksi dengan bergerak ke arah yang sama,baik searah maupun melawan arah jarum jam.11

    Gambar 1. Pola Rotasi Perut Berdasarkan Kuadran11

    Gambar 2. Pola Rotasi Paha dan Bokong Berdasarkan Paruhan11

    Perawatan Lokasi Injeksi

    Sebelum melakukan injeksi, lokasi harus diperiksa terlebih dahulu. Hindari menggunakan lokasi yang terdapat benjolan di bawah kulit, kemerahan di sekitar kulit, sedang bengkak atau sedang mengalami infeksi, hingga masalah tersebut teratasi. Injeksi harus dilakukan pada lokasi yang bersih menggunakan tangan yang bersih.10

    Baca Juga: Bagaimana Cara Memakai SoloStar? Simak Penjelasan Berikut!

    Proses Injeksi

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan selama melakukan proses injeksi insulin agar tidak terasa menyakitkan10:

    1. Pastikan obat injeksi yang digunakan disimpan dalam suhu ruangan.
    2. Gunakan jarum yang pendek dan berdiameter kecil.
    3. Selalu gunakan jarum yang baru setiap kali melakukan injeksi.
    4. Jika membersihkan lokasi injeksi dengan menggunakan alkohol,sebaiknya di tunggu hingga kering sebelum melakukan injeksi.
    5. Suntikkan perlahan dan pastikan ibu jari menekan tombol pena sepenuhnya.

    Jenis Pena Insulin

    Terdapat 2 jenis pena insulin, yaitu:

    1. Pena sekali pakai

    Pena ini diisi dengan cartridge insulin dan dibuang setelah cartridge kosong, atau  bila pena telah digunakan selama 28 atau 32 hari (tergantung jenis insulin).12

    2. Pena isi ulang

    Pena ini menggunakan cartridge insulin yang dapat diisi dan dilepaskan setelah disuntikkan. Setelah cartridge digunakan, pena siap untuk dimasukkan cartridge berikutnya.10

    Cara Menggunakan Pena Insulin

    Berikut beberapa langkah untuk menggunakan pena insulin:

    1. Cuci tangan hingga bersih.13
    2. Periksa label dan kondisi insulin, ikuti petunjuk produsen pena untuk memasukan cartridge insulin ke pena isi ulang.
      1. Pada label cartridge atau pena, pastikan Anda menyuntikkan jenis insulin yang benar. Perhatikan tanggal kadaluarsa insulin untuk memastikan tanggal belum berlalu. Lihat penampilan insulin untuk memastikan apakah masih dapat digunakan.13
      2. Insulin harus terlihat bening, tidak berwarna, dan bebas dari partikel. Gunakan cartridge insulin baru atau pena sekali pakai jika insulin tidak terlihat baik.13
    1. Untuk mencampur cloudy insulin, miringkan pena di telapak tangan hingga 10 kali  dengan sudut 1800 bolak-balik untuk mencampurkan cloudy insulin, atau bila terlihat seperti ada manik-manik di dalam insulin. Apabila insulin masih belum tercampur merata, maka ulangi hal tersebut. Jangan menggunakan insulin jika terdapat gumpalan setelah dicampurkan.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena:
    1. Sebelumnya, lepaskan tutup pena dan bersihkan karet seal pada cartridge dengan menggunakan alkohol steril.13
    2. Pasang jarum sekali pakai pada pena, lepaskan tutup bagian luar jarum dan simpan untuk digunakan kemudian ketika Anda selesai melakukan injeksi. Lepaskan tutup bagian dalam jarum dan buang, gunakan jarum baru setiap kali Anda menyuntikkan insulin.13
    3. Dengan jarum menunjuk ke arah atas, tekan cartridge untuk mengeluarkan gelembung udara ke atas.13
    1. Balik pena setiap sebelum injeksi untuk menghilangkan gelembung yang mungkin berada di dalam pena. Gelembung udara dapat mempengaruhi aliran insulin dari pena sehingga menyebabkan dosis insulin yang diinjeksikan tidak sesuai.13 Pasang 2 unit pada selector dosis, arahkan jarum ke atas dan tekan plunger hingga terlihat setetes insulin, dan ulangi jika tetesan tidak terlihat. Apabila tetap tidak bisa,maka ganti jarum atau pena dengan yang baru.

    Pastikan ada insulin yang cukup di dalam pena untuk dosis Sahabat. Apabila tidak cukup, masukkan cartridge baru atau gunakan pena sekali pakai lain. Atur dosis insulin Sahabat pada selector dan pastikan bahwa dosis tersebut sudah benar.13

    1. Atur dosis dengan benar:
    2.  Pastikan insulin didalam pena cukup untuk dosis yang dibutuhkan Anda.13
    3. Masukan cartridge lain ke dalam pena isi ulang atau gunakan pena sekali pakai lain apabila dosis insulin tidak cukup.13
    4.   Pastikan dosis selector pada angka “0” di area tampilan dosis. Atur dosis insulin Anda, dan periksa pada area tampilan insulin sebelum melakukan penyuntikan insulin untuk memastikan Anda sudah mengatur dosis yang tepat.13
    5. Setelah menekan tombol sepenuhnya, hitung perlahan selama 10 detik sebelum menarik jarum untuk memberikan dosis penuh dan mencegah kebocoran obat. Hitung lebih dari 10 detik apabila menggunakan dosis insulin yang lebih tinggi.13
    6. Penyuntikan insulin dilakukan dengan cara berikut :
    7.   Sebelum memilih lokasi injeksi, tanyakan kepada dokter atau pengasuh Anda mengenai lokasi dan bagaimana untuk memutar rotasi lokasi tersebut.13
    8. Bersihkan lokasi injeksi dengan kapas alkohol steril atau air dan sabun, lalu tunggu hingga kering.13
    9.   Cubit ringan lipatan kulit pada lokasi injeksi. Pegang pena insulin pada sudut 900 (450 pada anak-anak atau pasien berpostur kurus) dan masukkan jarum penuh ke dalam kulit.13
    10. Pasang tutup luar pada jarum dan lepaskan jarum sekali pakai dari pena. Jarum harus segera dibuang setelah digunakan dan tidak ditinggalkan melekat pada pena. Buang jarum di wadah yang keras.13

    Pembuangan Bahan Penyuntikan

    Benda tajam tidak dapat dibuang ke tempat sampah umum atau sampah rumah tangga. Perangkat pena yang kosong dapat dibuang ke tempat sampah umum rumah tangga jika jarum sudah dilepaskan.

    • Insulin harus dih.10

    Penyimpanan Insulin

    Perhatikan hal berikut untuk menyimpan insulin, jika penyimpanan tidak benar insulin berisiko tidak bekerja efekindarkan dari paparan suhu panas dan sinar matahari langsung. Untuk insulin dan pena yang sedang digunakan, dapat disimpan pada lemari pendingin dengan suhu 15-25°C.

    Baca Juga: Mengapa Suntik Insulin Penting Bagi Diabetasi Tipe 2

    Apabila tidak digunakan, simpan insulin dalam lemari es dengan suhu 2-8°C . Jika disimpan dengan benar, insulin dapat tetap dalam kondisi baik hingga tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada kemasan.14

    • Pastikan insulin tidak membeku.14

    Membawa Insulin saat Bepergian

    Lakukan beberapa hal berikut apabila Sahabat membawa insulin selama perjalanan:

    1. Insulin dapat dibawa dan disimpan dengan suhu 2-25°C.14
    2. Pastikan untuk membawa insulin dan obat-obatan lainnya dalam tas penyimpanan khusus, di dalam kantong terpisah.14
    3. Untuk melewati pemeriksaan bandara, simpan insulin dalam kemasan aslinya dengan label resep dan catatan dari dokter atau apoteker yang menyatakan bahwa Anda membawa obat dan perlengkapan untuk pasien diabetes.14

    Baca: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai insulin dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100362-V1.0 (03/2021)

    REFERENSI

    1. Diseases and Conditions. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/in-depth/diabetes-management/art-20047963?pg=1. [Terakhir diakses Februari 2014]
    2. Diabetes: Treatments and drugs. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diabetes/basics/treatment/con-20033091.[Terakhir diakses Februari 2014]
    3. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulen/. [Terakhir diakses Januari 2014]
    4. Insulin. Tersedia online di: http://www.diabetes.co.uk/body/insulin.html. [Terakhir diakses Januari 2014]
    5. Type 2 diabetes. Tersedia online di: http://www.mayoclinic.com/health/type-2-diabetes/DS00585. [Terakhir diakses Januari 2014]
    6. Insulin Routines. Tersedia online di: http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/treatment-and-care/medication/insulin/insulin-routines.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    7. Kalra S, Balhara YPS, Baruah MP, Chadha M, ChAndalia HB, ChowdhuryS, et al. Forum for Injection Techniques, India: The First Indian Recommendations for Best Practice in Insulin Injection Technique. Indian J Endocrinol Metab. Nov-Dec 2012; 16(6):876-85
    8. Improving your insulin injection technique. Tersedia online di: http://www.bd.com/us/diabetes/page.aspx?cat=7001&id=7264. [Terakhir diakses Januari 2014]
    9. Down S, Kirkland. Injection technique in insulin therapy. Nursing Times. 20120; 108: 10, 18-21
    10. Diabetes Care in the UK. The First UK Injection Technique Recommendations 2nd Edition. Tersedia online di: http://www.trend.uk.org/documents/FIT%20Recommendations%Page%20view.pdf. [Terakhir diakses Januari 2014]
    11. Simineria L, Kulkarni K, Meece J, Williams A, Cypress M, Haas, L, et al. Strategies for Insulin Injection Therapy in Diabetes Self-Management. Tersedia online di: http://www.diabeteseducator.org/export/sites/aade/_resources/pdf/research/AADE_MedEd.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    12. Insulin Pens 2014 Tersedia online di: http://www.diabetesforcast.org/2014/Jan/insulin-pens-2014.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    13. Pen Devices for Insulin Administration Tersedia online di: http://www.wadepage.org/files/file/TAKING%20MEDICATIONS/Unsing%20an%20Insulin%20Pen.pdf.[Terakhir diakses Februari 2014]
    14. How to Store Insulin. Tersedia online di: http://www.ghc.org/healthAndWellness/?item=/common/healthAndWellness/conditions/diabetes/insulinStorage.html. [Terakhir diakses Februari 2014]
    Read More
  • SoloStar adalah suntikan pena insulin yang di telah didesain khusus agar mudah digunakan.  Sebelum Sahabat menggunakan SoloStar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan: Cuci tangan hingga bersih Periksa kondisi insulin, pastikan insulin tampak jernih Selalu lakukan tes pengamanan Gunakan jarum baru yang steril setiap kali melakukan penyuntikan Buang jarum yang telah dipakai, dengan baik Simpan insulin […]

    Bagaimana Cara Memakai SoloSTAR®? Simak Penjelasan Berikut!

    SoloStar adalah suntikan pena insulin yang di telah didesain khusus agar mudah digunakan.  Sebelum Sahabat menggunakan SoloStar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

    1. Cuci tangan hingga bersih
    2. Periksa kondisi insulin, pastikan insulin tampak jernih
    3. Selalu lakukan tes pengamanan
    4. Gunakan jarum baru yang steril setiap kali melakukan penyuntikan
    5. Buang jarum yang telah dipakai, dengan baik
    6. Simpan insulin SoloStar yang baru di lemari es
    7. Pastikan insulin SoloStar tidak membeku
    8. Setelah digunakan, insulin SoloStar dapat disimpan di suhu ruangan

    Cara Menggunakan SoloStar Secara Efektif

    cara memakai SoloStar, cara menggunakan SoloStar

    Sebelum menggunakan insulin SoloStar, pastikan Sahabat telah menggunakan insulin yang benar. Lantus SoloStar berwarna abu-abu dengan tombol suntik berwarna ungu polos pada bagian atasnya. Sementara Apidra SoloStar berwarna biru dengan tombol suntik berwarna biru tua dan terdapat penonjolan berbentuk lingkaran pada bagian atasnya.

    Sebelum melakukan penyuntikan, bukalah tutup pena. Periksa insulin apakah tampak jernih atau tidak. Jangan gunakan SoloStar jika insulin terlihat keruh, berubah warna, atau terdapat  butiran-butiran.

    Langkah Penyuntikan

    Berikut adalah langkah-langkah penyuntikan insulin :

    1. Memasang Jarum Baru

    Berikut beberapa langkah untuk memasang jarum baru:

    • Ambil jarum baru dan lepaskan label pelindung jarum.
    • Selalu gunakan jarum baru setiap kali penyuntikan untuk mencegah kontaminasi dan sumbatan pada jarum.
    • Gunakan jarum yang sesuai dengan SoloStar. Sejajarkan jarum dengan pena, pasang jarum baru ke SoloStar secara tegak lurus.
    1.   Tes Pengamanan

    Tes pengamanan dilakukan untuk mendapatkan dosis yang akurat dan memastikan pena dan jarum dapat bekerja dengan baik, serta membuang gelembung udara. Tes pengamanan dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

    • Putarlah penunjuk dosis sampai menunjukkan angka 2.
    • Buka penutup luar jarum dan simpan.
    • Buka penutup jarum dalam dan buang
    • Pegang pena dengan posisi jarum di sebelah atas dan ketukan catridge agar gelembung udara naik ke arah jarum.
    • Dengan posisi jarum mengarah keatas, tekan tombol suntik sedalam mungkin dan periksa apakah insulin keluar dari jarum.
    • Jika insulin tidak tampak pada ujung jarum, lakukan tes pengamanan ini hingga insulin keluar
    • Pasang kembali penutup pena dan simpan di suhu ruangan hingga penyuntikan berikutnya. 

     Pertanyaan yang Sering Ditanyakan:

    1. Bagaimana saya mengetahui bahwa saya sudah mendapatkan insulin yang saya butuhkan?
    • Jika Sahabat sudah mencapai ujung akhir dari catridge, mungkin tidak akan cukup insulin untuk memenuhi kebutuhan dosis Sahabat.
    • Jika Sahabat tidak dapat memutar dosis yang Sahabat kehendaki, jangan dipaksa. Pengaturan dosis tidak dapat diputar melebihi unit yang tersisa di dalam catridge SoloStar.
    • Jika menggunakan SoloStar yang baru atau terdapat gelembung udara di dalam catridge, lakukanlah tes pengamanan beberapa kali.
    • Jika insulin tidak keluar setelah 3 kali tes, ganti jarum dengan yang baru dan lakukan kembali tes pengamanan. 

          2. Pengaturan Dosis

    Pengaturan dosis dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut :

    • Atur dosis yang diinginkan, dosis bisa diatur dalam kelipatan 1 unit sampai dengan maksimal 80 unit. 
    • Jika diputar melebihi dosis yang diinginkan, Sahabat bisa mengoreksi dengan memutar ke arah sebaliknya. 

         3. Penyuntikan Insulin

    Sahabat harus mengikuti petunjuk dokter mengenai area penyuntikan yang tepat. Suntikan dilakukan pada area yang berbeda setiap kali menyuntik, ikuti cara penyuntikan sesuai instruksi dokter. Berikut beberapa langkah dalam penyuntikan insulin:

    • Cubit kulit Sahabat dan suntikkan jarum langsung ke area yang dicubit tersebut.
    • Masukkan insulin dengan menekan tombol suntik insulin sedalam mungkin. Angka dosis akan kembali ke 0 setelah selesai penyuntikan.
    • Tetap tekan tombol suntik, hitung perlahan sampai hitungan ke 10. Insulin masih akan mengalir keluar hingga 10 detik setelah menekan tombol suntik sedalam mungkin. Hal ini penting untuk memastikan Sahabat mendapatkan dosis sempurna.
    • Cabut jarum suntik dari kulit Sahabat.

           4. Lepaskan Jarum

    Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika melepaskan jarum:

    • Selalu lepaskan jarum dan simpan SoloStar tanpa jarum didalamnya, setiap selesai melakukan penyuntikan. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kontaminasi maupun infeksi, masuknya gelembung udara ke dalam catridge, serta kebocoran insulin.
    • Pasang kembali penutup jarum luar untuk mengurangi resiko terjadinya luka, jangan pernah memasang kembali penutup jarum dalam.
    • Gunakan penutup jarum luar untuk melepaskan jarum.
    • Buang jarum yang telah dipakai sesuai petunjuk dokter.
    • menyuntikkan insulin yang tersisa dalam catridge dan kekurangannya dapat ditambahkan dari SoloStar yang baru, atau Sahabat dapat menggunakan SoloStar yang baru untuk memenuhi seluruh kebutuhan dosis Sahabat.
    • Jika Sahabat menghadapi masalah lainnya dengan SoloStar, ganti jarum dengan yang baru dan lakukan kembali tes pengamanan. Jarum yang tersumbat atau bengkok dapat menyebabkan masalah pada pena namun mudah untuk diselesaikan.

    5. Bagaimana Cara Menyimpan SoloStar?

    • Simpan SoloStar yang belum terpakai di dalam lemari es pendingin dengan suhu 2-8oC sampai Sahabat memerlukannya. Simpan di dalam kardusnya, jangan sampai SoloStar membeku karena dapat merusak insulin di dalamnya.
    • Jangan pernah menyimpan SoloStar di dalam freezer (lemari es beku). Ketika Sahabat akan menggunakan SoloStar yang baru, keluarkan dari lemari es 1-2 jam sebelum melakukan penyuntikan dan simpan di suhu ruangan. Begitu Sahabat telah menggunakan SoloStar yang sudah di keluarkan dari lemari es, insulin dalam SoloStar dapat bertahan hingga 4 minggu. Setelah itu, Sahabat harus membuang Solostar.
    • Selama 4 minggu, Sahabat harus menjaga SoloStar pada suhu ruangan dibawah 30oC. Jangan menyimpan kembali pada lemari es dan jangan meletakan pada tempat yang terlalu panas, misalnya pada tepi jendela atau di dalam mobil di bawah terik matahari.
    • Jangan menggunakan SoloStar jika rusak atau bila Sahabat tidak yakin bahwa alat tersebut dapat bekerja dengan baik.
    • Selalu sediakan cadangan SoloStar sebagai antisipasi bila hilang atau rusak.
    • Sahabat dapat membaca petunjuk lengkap dalam brosur kemasan Solostar

    Bila Sahabat memiliki pertanyaan lain mengenai SoloStar, insulin, maupun diabetes hubungi dokter atau PT Aventis Pharma (021) 4892208-4895608. 

    MAT-ID-2100364-V1.0 (03/2021)

    Referensi

    1. Sanofi. Lantus® Dosage and Administration [Internet]. Diakses 5 November 2020. Tersedia di: https://www.lantus.com/hcp/dosing-injection/injection-guide
    2. Sanofi. Apidra®: How to Use [Internet]. Diakses 5 November 2020. Tersedia di: https://www.apidra.com/about/how-to-use
    3. Trend-UK Limited. Best Practice Guideline to Support Correct Injection Technique in Diabetes Care [Internet]. 2018 (Diakses 5 November 2020). Tersedia di: https://trend-uk.org/wp-content/uploads/2018/11/ITM-Guideline_v9-FINAL-251018.pdf 
    Read More
  • Merencanakan liburan terlihat mudah, namun sebenarnya banyak hal yang harus dipertimbangkan, termasuk ketika berlibur dengan diabetesi atau lansia yang memerlukan obat-obatan rutin yang harus diminum. Lalu bagaimana dengan syarat dan ketentuan ketika membawa obat-obatan ke dalam bagasi pesawat? Mulai dari paracetamol sampai insulin, mengemas obat-obatan untuk pesawat udara memerlukan perawatan khusus. Singkatnya, Anda diperbolehkan untuk […]

    Peraturan Membawa Obat-obatan ke Dalam Bagasi Pesawat

    Merencanakan liburan terlihat mudah, namun sebenarnya banyak hal yang harus dipertimbangkan, termasuk ketika berlibur dengan diabetesi atau lansia yang memerlukan obat-obatan rutin yang harus diminum. Lalu bagaimana dengan syarat dan ketentuan ketika membawa obat-obatan ke dalam bagasi pesawat?

    Mulai dari paracetamol sampai insulin, mengemas obat-obatan untuk pesawat udara memerlukan perawatan khusus. Singkatnya, Anda diperbolehkan untuk membawa obat-obatan apa pun yang akan Anda butuhkan selama di dalam pesawat terbang. Walaupun begitu, obat-obatan tertentu memerlukan jenis pemeriksaan keamanan tertentu, dan ketika liburan ke luar negeri Anda akan menemukan beberapa kesulitan untuk membawa obat-obatan ke pesawat. Rencanakan dengan baik untuk perjalanan liburan yang mulus tanpa menderita karena tidak dapat membawa obat-obatan rutin Anda dan keluarga.

    Baca Juga: 8 Persiapan Ibu Menyusui Naik Pesawat

    klik di sini ebook p3k dewasa prosehat

    beli di sini paket p3k dewasa prosehat

    Beli di sini: Paket P3K Liburan Dewasa

    Pengemasan

    Harap diingat bahwa maskapai penerbangan di Indonesia menerapkan peraturan yang melarang penumpang untuk membawa zat cair lebih dari 100 ml per kemasan ke dalam bagasi kabin untuk obat-obatan non-resep. Jadi untuk jenis obat gel, cair dan aerosol hanya diperbolehkan dibawa tidak lebih dari 100 ml. Hal ini juga berlaku bagi penumpang yang membawa obat-obatan resep dan yang memang harus rutin dikonsumsi selama penerbangan seperti obat rutin untuk pasien penyakit kronis seperti diabetesi. Semua obat-obatan ini hanya diperbolehkan dibawa di dalam 1 tas/zip lock bening berukuran sedang dan setiap penumpang hanya boleh membawa 1 tas saja.

    Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Terbang

    Yang Diizinkan Terbang

    Anda diperbolehkan membawa obat-obatan jenis pil, cair, dan gel ke dalam bagasi pesawat dengan ketentuan dan peraturan pengemasan yang berlaku. Obat resep dan obat bebas (over the counter) diperbolehkan untuk dibawa ke dalam bagasi pesawat dengan ketentuan berikut ini:

    • Jika obatnya dikemas di dalam 1 kontainer plastic bening, kertas resep obatnya harus tetap dalam keadaan utuh dengan nama orang yang diresepkan sama dengan nama penumpang yang akan membawa obat tersebut ke dalam pesawat.
    • Jangan campur obat-obatan ke dalam satu botol yang sama. Pisahkan satu obat ke dalam botol yang berbeda. Jangan lupa diberi label agar tidak tertukar.
    • Insulin untuk diabetesi diperbolehkan dibawa ke dalam bagasi kabin pesawat jika Anda memiliki resep yang jelas dan volumenya tidak lebih dari 10 ml. Jika tidak, obat tersebut harus dipisahkan dari kabin pesawat.
    • Simpan semua botol berisi obat-obatan ke dalam plastic bag yang bening untuk memudahkan pemeriksaan keamanan.

    Baca juga: Tips Membawa Liburan Lansia dengan Pesawat

    Pada saat screening melalui mesin x-ray, obat-obatan Anda yang berbentuk pil dapat disimpan di dalam tas jinjing Anda ketika harus melewati mesin x-ray untuk pemeriksaan. Hal ini akan berbeda ketika obat-obatan jenis cair, gel dan aerosol. Ketiga jenis obat ini harus dikemas di dalam one-quart bag atau zip lock bening dan dikeluarkan di dalam 1 kontainer untuk melewati pemeriksaan x-ray dengan selamat. Hubungi maskapai penerbangan Anda untuk ketentuan membawa obat-obatan jenis cair, gel dan aerosol untuk memudahkan perjalanan penerbangan Anda.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai obat-obatan yang aman untuk liburan dan produk yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Have a nice vacation and stay healthy!

     

    Referensi:

    • The Rules for Medication on an Airplane
    • Flying with the Greatest of Ease
    • Frequently Asked Questions—Travelling with Medicines
    • Dangerous and Restricted Items: What You Cannot Take On Board a Flight
    • TSA Travel Tips Tuesday – Traveling With Medication
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja