Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ imunisasi”

Showing 41–42 of 42 results

  • Kesehatan menjadi aset yang paling berharga untuk sebagian orang di dalam kehidupan ini. Aktivitas dan kehidupan akan berjalan baik jika kita memiliki kesehatan yang prima. Sahabat bisa menjalani segala kegiatan secara menyenangkan bila sehat. Namun saat sahabat sakit dan tubuh tidak dalam kondisi yang fit, maka waktu dihabiskan hanya untuk beristirahat dan kegiatan sehari-hari jadi […]

    4 Cara Sehat Di Masa Depan Mulai Dari Sekarang

    Kesehatan menjadi aset yang paling berharga untuk sebagian orang di dalam kehidupan ini. Aktivitas dan kehidupan akan berjalan baik jika kita memiliki kesehatan yang prima. Sahabat bisa menjalani segala kegiatan secara menyenangkan bila sehat. Namun saat sahabat sakit dan tubuh tidak dalam kondisi yang fit, maka waktu dihabiskan hanya untuk beristirahat dan kegiatan sehari-hari jadi terbatas. Bila lebih parah, Sahabat akan sibuk untuk berobat kerumah sakit. Sehingga banyak waktu yang dikeluarkan yang sebenarnya hanya hal kecil yaitu tidak menjaga kesehatan dengan baik.

    Seringnya mengkonsumsi makanan siap saji, begadang, malas berolahraga hingga merokok bisa menjadi pemicunya. Jadi apa pendapat sehat menurut Sahabat? Gaya hidup menurut WHO, yaitu cara hidup sehat yang bertujuan menurunkan risiko terjadinya sakit parah atau sekarat lebih awal. Walaupun tidak semua penyakit dapat disembuhkan namun pada dasarnya dapat dicegah. Kesehatan tidak hanya menghindari penyakit namun berhubungan dengan kesehatan fisik, mental serta sosial. Hal itu harus diukur berdasarkan dari keseluruhan faktor tersebut.

    Lalu bagaimana untuk memulai hidup sehat demi masa depan Sahabat? Berikut beberapa cara yang mudah yang bisa Sahabat lakukan untuk menjaga kesehatan dengan melakukan kebiasaan hidup sehat secara rutin berikut ini.

    4 cara sehat di masa depan mulai dari sekarang:

    1.       Konsumsi Makanan Sehat dan Teratur

    Untuk hidup sehat, mulailah konsumsi makanan sehat dan teratur. Tubuh sangat membutuhkan asupan makanan sehat serta seimbang. Cobalah untuk menghindari makanan-makanan yang berlemak serta makanan yang dibakar. Bisa bahaya loh karena dapat memicu kolesterol dan hingga kanker. Maka dari itu terapkan pola makan yang teratur dan konsumsi makanan yang sehat yang sesuai kebutuhan tubuh Anda.

    1.       Perbanyak Olahraga dan Istirahat yang Seimbang

    Cara hidup sehat berikutnya yaitu dengan berolahraga. Olahraga menjadi hal yang wajib Sahabat lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat yang akan kalian dapatkan di antaranya membakar kalori dan menurunkan berat badan, menurunkan depresi atau tingkat stres, menurunkan resiko Diabetes Melitus tipe 2, Meningkatkan massa atau kesehatan tulang yang dapat menurunkan osteoporosis dan lebih bugar.

    Olahraga tak perlu berat kok Sahabat, pilihlah olahraga yang ringan atau yang sahabat minati. Dengan memilih olahraga yang sesuai dengan hati pasti akan lebih bersemangat bila dijalankan secara teratur. Selain olahraga, istirahat juga harus Sahabat lakukan secara teratur dan seimbang. Hindari begadang karena kurangnya waktu beristirahat dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang pada akhirnya tubuh mudah terserang penyakit. Istirahat yang cukup akan mengembalikan tenaga dan juga pikiran Sahabat setelah bekerja seharian.

    1.       Hindari Mengonsumsi Alkohol dan Merokok

    Pada sebuah penelitian menemukan konsumsi alkohol berhubungan dengan penuaan serta meningkatkan risiko kanker yang terjadi pada tingkat seluler melalui pemendekan telomere. Telomere sendiri bagian dari tali DNA yang berada pada bagian akhir DNA yang berperan dalam menjaga kestabilan sel. Konsumsi alkohol yang berlebih yang berhubungan dengan stress oksidatif dan peradangan sehingga dua mekanisme tersebut membuat telomere semakin memendek.

    Baca Juga : 7 Cara Siasati Gaji Tidak Habis Sia-sia

    Seperti yang kita tahu merokok dapat memicu penyakit kanker paru-paru serta penyakit jantung dan pembuluh darah. Selain itu memiliki efek buruk terhadap kesehatan kulit Sahabat. Karena rokok memiliki 4000 macam racun yang diserap langsung ke dalam peredaran darah sampai struktur kulit. Kalau mau sehat, ya hindari mulai dari sekarang mengonsumsi alkohol dan merokok ya Sahabat.

    1.     Beri Perlindungan Lebih Untuk Kesehatan

    Ingin masa depan lebih sehat? Beri perlindungan lebih untuk kesehatan Sahabat dengan vaksinasi. Vaksinasi berguna untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu, hal ini sangat penting dalam memberikan perlindungan secara menyeluruh dalam jangka panjang terhadap Sahabat dan orang-orang yang dicintai.

    Terlebih lagi untuk para Sahabat wanita perlu perlindungan vaksinasi untuk menghindari diri dari kanker serviks. Kanker serviks menjadi salah satu kanker yang ditakuti semua wanita di dunia, pasalnya kanker satu ini mematikan dan gejalanya susah dideteksi sehingga baru diketahui pada stadium lanjut. Kanker serviks terjadi akibat dari virus HPV (Human Papiloma Virus) yang merupakan faktor pencetus yang merupakan faktor risiko paling umum akibat dari hubungan seksual.

    Pencegahan kanker serviks sebenarnya dapat dicegah loh dengan vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV dapat mencegah 4 tipe HPV, yaitu tipe 6 dan 11 untuk mencegah kutil kelamin dan tipe 16 dan 18 sebagai pemicu kanker serviks. Apa saja manfaat yang didapat setelah vaksinasi HPV? Selain Sahabat terhindar dari kanker serviks, hemat biaya pengobatan serta lebih banyak waktu bersama keluarga. Gaya hidup sehat tidak hanya membantu Sahabat saja melainkan membantu seluruh anggota keluarga atau orang-orang yang Sahabat cintai.

    Cegah kanker serviks sekarang dengan vaksinasi HPV di ProSehat dengan vaksinasi ke rumah, dapatkan informasi seputar HPV melalui Maya Asisten Kesehatan di ProSehat melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik www.prosehat.com. Ikuti #Kamisehat Goes To Office untuk mendapatkan sharing kesehatan seputar wanita secara gratis di kantormu. Follow instagram ProSehat (@prosehat) untuk info selanjutnya.

    Sumber:

    WHO.  “Healthy Living – What is a healthy Lifestyle”. Diakses pada 1 Maret 2018
    TanyaDok. “Ayo Hidup Sehat dengan Aktivitas Fisik”. Diakses Pada 1 Maret 2018
    Tanyadok. Kaha, Maria. “Efek Begadang Bagi Kesehatan”. Diakses Pada 1 Maret 2018
    Tanyadok. Suci, Hygiena Kumala. “Konsumsi Alkohol Berlebih Meningkatkan Resiko Terkena Kanker!”. Diakses Pada 1 Maret 2018
    Tanyadok. Graciella, Regina. “Merokok dan efeknya pada kesehatan kulit”. Diakses Pada 1 Maret 2018
    Tanyadok. Suci, Hygiena Kumala. “Ayo Vaksinasi!!!”. Diakses pada 1 Maret 2018

    Read More
  • Hidup di negara dengan angka penyakit infeksi yang tinggi tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi penduduk Indonesia, khususnya wanita yang sedang hamil. Untuk itu pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan mutlak dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Banyak yang melupakan hal ini. Padahal banyak sekali manfaat dari melakukan pemeriksaan sebelum pernikahan dan melakukan vaksinasi ibu hamil atau […]

    10 Jenis Vaksinasi Wajib Bagi Calon Ibu Hamil

    Hidup di negara dengan angka penyakit infeksi yang tinggi tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi penduduk Indonesia, khususnya wanita yang sedang hamil. Untuk itu pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan mutlak dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Banyak yang melupakan hal ini. Padahal banyak sekali manfaat dari melakukan pemeriksaan sebelum pernikahan dan melakukan vaksinasi ibu hamil atau pra kehamilan.

    am_140820_pregnant_influenza_vaccine_800x600

    Salah satu manfaatnya adalah penyakit dan kelainan yang dimiliki oleh pasangan yang akan menikah dapat terdeteksi sehingga penyakit menular yang diidap oleh salah satunya dapat dengan segera ditangani. Sebab dalam pernikahan, seks tak bisa dilepaskan dari risiko tertularnya penyakit menular. Agar hasil lebih optimal, pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan satu tahun sebelum pernikahan. Pemeriksaan kesehatan yang mendekati hari pernikahan hanya bisa dipilih oleh pasangan yang rajin melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tahun.

    Dengan adanya penyakit HIV/AIDS, pernikahan tidak hanya berisiko batal, namun juga bisa mengancam kondisi jiwa pasangan dan anak yang akan dilahirkan. Untuk itu ibu yang pintar perlu melakukan beberapa tes kesehatan pranikah dan kehamilan yang meliputi:

    1. Tes kesehatan umum seperti USG, X-ray, tes laboratorium, dan sebagainya.
    2. Tes penyakit hubungan seksual (PHS).
    3. Tes persiapan kehamilan (TORCH dan lain-lain)
    4. Tes kesuburan
    5. Tes genetika

    Jika tes pra nikah dan kehamilan berhasil dilalui, jangan sampai melewatkan vaksinasi. Dengan melakukan vaksinasi ibu hamil, tubuh Anda akan kebal terhadap serangan penyakit. Tujuan dari imunisasi atau  memasukkan virus yang dilemahkan itu sendiri adalah agar terbentuk antibodi terhadap virus tersebut.

    Kemudian vaksin apa saja yang aman diberikan pada saat sebelum hamil dan saat hamil? Faktanya, tidak semua vaksin rutin dan aman diberikan pada ibu hamil. Hanya vaksin-vaksin yang tidak mengandung kuman hidup saja yang aman diberikan untuk ibu hamil. Vaksin hidup hanya boleh diberikan bila keuntungan yang diperoleh melebihi kerugian yang terjadi akibat pemberian vaksin.

    Berikut adalah pilihan vaksin yang menjadi pertimbangan para calon ibu hamil:

    1. Vaksin Hepatitis A

    • Sebelum Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Saat Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Setelah Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    2. Vaksin Hepatitis B

    • Sebelum Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Saat Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Setelah Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    3. Vaksin HPV

    • Sebelum Hamil: Ya, usia 9-26 tahun
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, usia 9-26 tahun
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    4. Vaksin Influenza (Inaktif)

    • Sebelum Hamil: Ya
    • Saat Hamil: Ya
    • Setelah Hamil: Ya
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    5. Vaksin Influenza (Aktif)

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Tipe Vaksin: Hidup

    6. Vaksin MMR

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, berikan segera setelah kelahiran jika rentan
    • Tipe Vaksin: Hidup

    7. Vaksin Meningitis / Meningococcus

    • Sebelum Hamil: Jika ada indikasi
    • Saat Hamil: Jika ada indikasi
    • Setelah Hamil: Jika ada indikasi
    • Tipe Vaksin: Inaktif

     

    8. Vaksin Pneumonia / Pneumococcus / IPD

    • Sebelum Hamil: Jika ada indikasi
    • Saat Hamil: Jika ada indikasi
    • Setelah Hamil: Jika ada indikasi
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    9. Vaksin DT

    • Sebelum Hamil: Ya, DPT lebih dipilih
    • Saat Hamil: Ya, DPT lebih dipilih jika usia kehamilan lebih dari 20 minggu
    • Setelah Hamil: Ya, DPT lebih dipilih
    • Tipe Vaksin: Toksoid

    10. Vaksin DPT

    • Sebelum Hamil: Ya
    • Saat Hamil: Ya
    • Setelah Hamil: Ya
    • Tipe Vaksin: Toksoid

    11. Vaksin Varicella

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, berikan segera setelah kelahiran jika rentan
    • Tipe Vaksin: Hidup

    Keterangan:

    • HPV: human papilloma virus,
    • MMR: mumps, measles, rubella,
    • DT: difteri, tetanus,
    • DPT: difteri, tetanus, pertusis

    Risiko terinfeksinya janin oleh vaksin hidup membuat vaksin hidup tidak direkomendasikan pada saat kehamilan. Dengan demikian hendaknya vaksin hidup diberikan sebelum hamil atau setelah melahirkan. MMR dan varicella merupakan vaksin-vaksin hidup yang direkomendasikan karena penyakit-penyakit yang dicegah dengan vaksin ini (rubella dan varicella) dapat menyebabkan gangguan kehamilan dan kelainan pada janin. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pemberian vaksin merupakan hal penting dipertimbangkan sehubungan dengan kehamilan. Oleh karena pemberian vaksin yang cukup rumit pada saat kehamilan, maka setiap wanita yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan konsultasi pada dokter kebidanan dan kandungan untuk pemberian vaksin ini.

    Sudah  banyak ibu hamil yang mempersiapkan kehamilan dan melakukan vaksinasi saat hamilnya melalui layanan vaksinasi ProSehat. Dapatkan dengan mudah informasinya melalui aplikasi ProSehat (link) ini. Saat ini sudah dilengkapi dengan fitur tanya jawab dokter!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Vaksin Sebelum, Saat dan Setelah Kehamilan, Bolehkah?
    • TanyaDok.com: Perlukah Imunisasi Sebelum Menikah dan Saat Hamil
    • Merck. (2007). Merck Vaccine Patient Assistance Program. Retrieved December 19, 2007
    • Department of Vaccine and Biology. Report of a meeting on preventing CRS: Immunization strategies, surveillance needs. WHO. Geneva, 2000 (12-14 Jan)
    • Clark AL, Gall SA. Clinical uses of intravenous immunoglobulin in pregnancy. AmJ Obstet Gynecol 1997
    Read More

Showing 41–42 of 42 results

WhatsApp Asisten Maya saja