Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ hipoglikemia”

  • Pada penderita Diabetes, hal yang perlu diwaspadai selain kondisi tingginya kadar gula dalam darah adalah kondisi ketika kadar gula darah rendah dibawah batas normal (disebut Hipoglikemia). Seseorang dikatakan mengalami hipoglikemia apabila kadar gula darah mencapai di bawah 70 mg/dL. Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganan Hipoglikemia dapat disebabkan karena pola makan tidak […]

    9 Makanan Penambah Gula Darah untuk Penderita Hipoglikemia

    Pada penderita Diabetes, hal yang perlu diwaspadai selain kondisi tingginya kadar gula dalam darah adalah kondisi ketika kadar gula darah rendah dibawah batas normal (disebut Hipoglikemia). Seseorang dikatakan mengalami hipoglikemia apabila kadar gula darah mencapai di bawah 70 mg/dL.

    makanan penambah gula darah

    Baca Juga: Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganan

    Hipoglikemia dapat disebabkan karena pola makan tidak teratur, dosis obat insulin yang berlebih pada penderita diabetes, efek samping obat, dan kondisi medis lain (misalnya menderita gangguan hati dan gangguan fungsi ginjal).

    Kondisi ini harus segera ditangani karena gula merupakan sumber utama energi bagi tubuh. Rendahnya gula darah dapat menyebabkan lemas, kejang dan hilang kesadaran. Untuk menaikkan gula darah dalam tubuh, Sahabat disarankan mengkonsumsi makanan-makanan berikut. Apa saja itu? Yuk, mari simak!

    1. Madu

    Madu merupakan salah satu makanan alami yang dapat meningkatkan gula darah dengan cepat, madu mudah dicerna dan diserap ke dalam darah. Sahabat dapat mengonsumsi 1 sendok makan madu apabila merasakan gejala hipoglikemia, seperti lemas dan kulit tampak pucat.

    Produk Terkait: Jual Madu

    2. Nasi Putih

    Pada penderita diabetes dengan kadar gula darah tinggi sebaiknya membatasi nasi putih, namun pada orang dengan kadar gula rendah justru dianjurkan untuk mengkonsumsi nasi putih. Hal ini dikarenakan nasi putih dapat diubah dengan cepat menjadi gula darah, dan diserap ke dalam tubuh.

    3. Roti Putih

    Sahabat juga dapat mengonsumsi roti putih yang turut berperan dalam menaikkan kadar gula darah.

    4. Tomat

    Makanan penambah gula darah selanjutnya adalah tomat, jenis sayuran yang sering digunakan dalam berbagai menu makanan. Sahabat dapat mengkonsumsi 4-5 buah tomat setiap hari untuk menjaga kadar gula darah tetap seimbang.

    5. Makanan Sumber Magnesium

    Untuk mencegah hipoglikemia, Sahabat dianjurkan untuk mengonsumsi menu makanan yang kaya akan magnesium misalnya alpukat, bayam, kacang-kacangan, dan ikan.

    Produk Terkait: Jual Wellness Calcium Magnesium Zinc

    6. Susu Bebas Lemak

    Susu bebas lemak diketahui mengandung vitamin D dan karbohidrat yang dapat membantu menaikkan kadar gula darah.

    Baca Juga: 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis

    7. Jus Buah

    Minumlah setengah cangkir (4 ons) jus buah favorit Sahabat seperti jus apel, jeruk, dan nanas untuk meningkatkan kadar gula darah Sahabat.

    8. Buah Segar dan Kering

    Buah dapat dikonsumsi secara langsung tanpa harus diolah menjadi jus. Buah-buahan diketahui mengandung karbohidrat yang cukup untuk menaikkan kadar gula darah yang rendah.

    Buah-buahan yang dapat menjadi pilihan Sahabat, misalnya setengah potong buah pisang, 15 buah anggur, 2 sendok makan kismis atau 1 buah apel kecil dan jeruk.

    9. Permen

    Permen diketahui dapat meningkatkan gula darah dalam waktu 5-15 menit. Sahabat dapat mengkonsumsi permen sebagai penanganan awal bila mengalami hipoglikemia.

    Apa yang Perlu Dihindari Saat Menaikkan Gula Darah

    Ketika Sahabat ingin menaikkan kadar gula darah, sebaiknya hindari makanan berikut:

    • Makanan berpemanis buatan, karena kurang memberikan kontribusi yang baik untuk peningkatan gula darah.
    • Makanan berserat seperti roti gandum, karena dapat memperlambat kenaikan gula darah.
    • Hindari makanan yang digoreng
    • Hindari minuman beralkohol, yang berpotensi mengganggu fungsi hati. Hati diketahui turut berperan saat proses melepaskan gula dalam tubuh.

    Selain itu, Sahabat hendaknya menjalani pola makan yang teratur agar terhindar dari penurunan gula darah secara mendadak.

    Baca Juga: Menu Diet Diabetes, Perhatikan 3J

    Apabila Sahabat perlu informasi lebih lanjut mengenai makanan penambah gula darah, pemeriksaan gula darah, maupun produk-produk kesehatan yang berkaitan lainnya, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Cara Menaikkan Gula Darah yang Aman dan Cepat Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/08/16/060500868/cara-menaikkan-gula-darah-yang-aman-dan-cepat?page=all
    2. 6 Tips mengatasi kadar gula darah rendah | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/6-tips-mengatasi-kadar-gula-darah-rendah.html
    3. 5 Makanan yang Meningkatkan Gula Darah Selain Makanan yang Manis ——— Artikel ini sudah Terbit di AyoSurabaya.com, dengan Judul 5 Makanan yang Meningkatkan Gula Darah Selain Makanan yang Manis, pada URL https://www.ayosurabaya.com/read/2021/02/07/7222/5-makanan-yang-meningkatkan-gula-darah-selain-makanan-yang-manis Penulis: Andres Fatubun Editor : Andres Fatubun [Internet]. Ayosurabaya.com. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.ayosurabaya.com/read/2021/02/07/7222/5-makanan-yang-meningkatkan-gula-darah-selain-makanan-yang-manis
    4. Mengidap Hipoglikemia? Konsumsi 5 Makanan untuk Atasi Gula Darah Rendah Ini [Internet]. Orami.co.id. 2021 [cited 26 March 2021]. Available from: https://www.orami.co.id/magazine/makanan-untuk-gula-darah-rendah/
    Read More
  • Apa itu hipoglikemia? Hipoglikemia atau gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar glukosa (gula) darah berada di bawah nilai normal. Umumnya seseorang dianggap mengalami hipoglikemia jika kadar glukosa darah kurang dari 70 mg/dl. Baca Juga: Diabetes Tidak Terkontrol? Pahami Komplikasinya Hipoglikemia merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada pasien diabetes dan berpotensi menyebabkan penurunan […]

    Mengenal Hipoglikemia: Penyebab, Gejala, Pencegahan, dan Penanganannya

    Apa itu hipoglikemia?

    Hipoglikemia atau gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar glukosa (gula) darah berada di bawah nilai normal. Umumnya seseorang dianggap mengalami hipoglikemia jika kadar glukosa darah kurang dari 70 mg/dl.

    mengenal hipoglikemia

    Baca Juga: Diabetes Tidak Terkontrol? Pahami Komplikasinya

    Hipoglikemia merupakan salah satu komplikasi yang dapat terjadi pada pasien diabetes dan berpotensi menyebabkan penurunan kesadaran hingga kematian.¹ Oleh sebab itu,  penting untuk kita, terutama penderita diabetes untuk memahami gejala, pencegahan, hingga penanganannya.

    Apa saja tanda dan gejala hipoglikemia?

    Deteksi dini tanda dan gejala hipoglikemia agar dapat melakukan penanganan dengan cepat dan menghindari komplikasi yang berat.²

    1. Gemetar, gugup dan gelisah ¹
    2. Keringat dingin, menggigil, dan sangat kelelahan ¹
    3. Mudah marah, tidak sabar, emosi tidak stabil¹
    4. Tampak kebingungan ¹
    5. Berdebar-debar atau denyut jantung meningkat ¹
    6. Pening atau pusing ¹
    7. Sakit kepala ¹
    8. Kelaparan dan mual ¹
    9. Mengantuk, berkurangnya koordinasi dan konsentrasi¹
    10. Penglihatan kabur ¹
    11. Kesemutan atau baal pada bibir dan lidah¹
    12. Mimpi buruk atau menangis selama tidur ¹
    13. Kejang ¹
    14. Tidak sadar atau koma ¹

    Gula darah dapat turun dengan sangat cepat tanpa mengalami gejala ringan terlebih dahulu. Segera periksa gula darah Sahabat jika memungkinkan.³

    Apa penyebab hipoglikemia?

    Hipoglikemia dapat terjadi pada penderita diabetes maupun pada orang tanpa diabetes. 

    Beberapa hal yang dapat menyebabkan hipoglikemia pada penderita diabetes adalah: ³,4,5

    1. Aktivitas fisik berlebihan tanpa makan yang cukup. 
    2. Menyuntikkan insulin dengan dosis terlalu besar dan tidak diimbangi dengan makan yang cukup.
    3. Hipoglikemia dapat terjadi saat melewatkan, menunda, atau makan terlalu sedikit.

    Baca Juga: Tips Mengatur Makanan untuk Penderita Diabetes

    Hal lain yang dapat menyebabkan hipoglikemia adalah:

    1. Obat-obatan tertentu, seperti kina.
    2. Mengonsumsi alkohol terlalu banyak.
    3. Kondisi medis tertentu, seperti hepatitis atau gangguan ginjal.
    4. Produksi insulin yang berlebihan, seperti pada tumor pankreas.

    Bagaimana mencegah hipoglikemia?³,4,5

    1. Menyuntikkan insulin sesuai dosis anjuran dokter.
    2. Makan dengan jam yang teratur, tidak menunda maupun melewatkan makan.
    3. Menyeimbangkan aktivitas fisik dengan konsumsi makanan.
    4. Hindari konsumsi alkohol berlebih.
    5. Selalu membawa camilan ke mana saja.
    6. Periksa glukosa darah secara teratur.

    Apa yang harus dilakukan jika terjadi hipoglikemia? ¹,²,³

    1. Segera konsumsi 15-20 gram glukosa atau atau setara dengan:
    •       setengah cangkir jus atau soda biasa
    •       satu sendok makan madu
    •       lima sampai enam buah permen keras, atau 
    •       satu sendok makan gula.

          2.Periksa kembali glukosa darah Sahabat setelah mengonsumsi makanan tersebut di atas.

          3. Jika gula darah masih dibawah normal, ulangi seluruh langkah di atas sampai kadar glukosa darah normal, yaitu di atas 70 mmHg.

         4. Setelah glukosa darah kembali normal, jaga kadar glukosa darah dengan makan makanan ringan yang sehat.

         5. Jika gejala tidak membaik atau Anda mengalami gejala hipoglikemia yang berat, seperti penurunan kesadaran, kejang, maupun koma, segera ke IGD terdekat. Hipoglikemia berat membutuhkan pemberian glukosa secara intravena (melalui infus) segera.

    Bawalah selalu ID medis!

    ID medis adalah tanda pengenal berisi informasi medis. ID medis biasanya dipakai sebagai gelang, kalung ataupun sekarang sudah tersedia di berbagai aplikasi. Bagi kelompok orang yang rentan mengalami hipoglikemia, salah satunya pengguna insulin, ID medis wajib dibawa setiap saat.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Saat terjadi hipoglikemia berat, kecelakaan lalu lintas, ataupun keadaan gawat darurat lainnya, ID medis memudahkan penolong pertama untuk mengetahui informasi medis yang penting, seperti fakta bahwa Sahabat menderita diabetes, apakah Sahabat menggunakan insulin, riwayat alergi, dll. ¹

    Produk Terkait: Cek Lab

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai hipoglikemia dengan cara cek gula darah, Sahabat bisa melakukannya di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    MAT-ID-2100216-V1.0 (02/2021)

    Referensi:

    1. American diabetes association. Hipoglikemia (gula darah rendah). Tersedia di: <http://www.diabetes.org/living-with-diabetes/ treatment-and care/blood-glucose-control/hypoglycemia-low-blood.html> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    2. Diabetes dan Hipoglikemia. Diabetes.co.uk. Tersedia di: <http://www.diabetes.co.uk/Diabetes-and-Hypoglycaemia.html> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    3. Healthline. Gula Darah Rendah (Hipoglikemia). Tersedia di: <http://www.healthline.com/health/hypoglycemia#Signs> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    4. Mayoclinic. Hipoglikemia. Tersedia di: <http://www.mayoclinic.com/health /hypoglycemia/DS00198/ DSECTION=causes> (Terakhir diakses Februari 2014) 
    5. Hipoglikemia. Tersedia di: <http://www.diabetescare.net/ content_detail. asp?id=796>. (Terakhir diakses Februari 2014).
    Read More
  • Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Sobat perhatikan Diet 3J: jenis, jumlah, dan jam makan. Baca Juga: Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes Diet Tepat untuk Diabetes Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda […]

    Menu Diet Diabetes: Perhatikan 3J (Jenis, Jumlah, dan Jam)!

    Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Sobat perhatikan Diet 3J: jenis, jumlah, dan jam makan.

    Baca Juga: Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Diet Tepat untuk Diabetes

    Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. Bukan salah Anda bila mengalami kesulitan atur diet tepat sebagai diabetesi, memang seringkali hal sederhana https://www.prosehat.com/produk/susu/tropicana-slim-susu-non-fat-fitosterol-original/berikut ini dibuat rumit. Sebelumnya telah dibahas menu harian untuk diabetesi dan untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus kelaparan, di sini. Secara umum diet tepat untuk diabetesi adalah:

    • Rendah kalori
    • Tinggi karbohidrat kompleks yang banyak terkandung dalam sayuran, buah, dan sereal dari gandum
    • Rendah lemak jenuh yang biasanya ada dalam keju, mentega, dan daging berlemak.
    • Tinggi akan lemak tak jenuh seperti minyak zaitun.

    Produk Terkait: Jual Alat Cek Gula Darah Freestyle Isi 25 Strip

    3J: Jenis, Jumlah, dan Jam

    Sobat sebagai diabetesi tidak memiliki pantangan apapun dan diperbolehkan makan makanan seperti layaknya orang normal lho. Jadi keluarga tidak diwajibkan memasak makanan khusus untuk diabetesi. Kita bisa siasati setiap kali makan dengan memperhatikan jenis, jumlah dan jam konsumsinya.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Jenis

    Untuk jenis makanan di menu diet diabetes, kita perlu selalu pertimbangkan:

    • makanan dengan kandungan gizi yang seimbang
    • makanan dengan kandungan banyak serat, rendah gula untuk makanan pokok

    Sebagai contoh menu karbohidrat yang disarankan untuk Anda adalah konsumsi nasi merah atau roti gandum, kedua pilihan ini lebih baik dibandingkan dengan nasi putih dan roti tawar biasa.

    Sedangkan untuk makanan manis, tidak ada yang merekomendasikan jika kita sebagai diabetesi tidak boleh mengkonsumsi makanan yang manis sama sekali. Anda tetap boleh mengkonsumsi makanan manis dengan jumlah yang dikurangi dan beralih dari penggunaan gula biasa ke pemanis buatan rendah kalori berbahan dasar alami, seperti Stevia yang dibahas di artikel ini.

    Produk Terkait: Cek Diabetes Mellitus

    Jumlah

    Jumlah menu diet diabetes yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan jenis makanannya. Untuk lebih mudahnya lagi, coba Anda imajinasikan piring kosong kesayangan yang sering digunakan, kemudian lakukan hal ini:

    • Anda bagi piring menjadi dua bagian besar (½ & ½)
    • ½ bagian piring tersebut isi dengan berbagai macam sayuran seperti bayam, wortel atau kacang-kacangan.
    • Lalu sisa ½ bagian piring lain dibagi lagi menjadi dua, jadi tinggal ¼ bagian.
    • Kemudian Anda isi salah satu dari ¼ bagian piring dengan tepung gandum, kentang, jagung atau nasi.
    • Lanjutkan ¼ piring sisanya diisi dengan daging atau pengganti daging lainnya.
    • Lakukanlah ini pada tiap porsi makanan Anda tiap harinya.

    Ikuti tips plating diet diabetes dengan gambar berikut ini:

    https://www.prosehat.com/produk/makanan-minuman/tropicana-slim-high-fiber-high-calcium-milk-chocolate/

    https://www.prosehat.com/produk/alat-kesehatan/accu-check-active-strip/

    Jam

    Sedangkan untuk jam makan bagi diet diabatisi yang dianjurkan, setiap harinya Anda sebaiknya makan sampai 5x sehari! Banyak? Tentu saja kita atur porsinya

    1. Sarapan,
    2. Cemilan pagi,
    3. Makan siang,
    4. Cemilan sore, dan
    5. Makan malam.

    Menu diet diabetes tidak harus membuat penyandang diabetes semakin menderita! It’s all about porsi dan pengaturan jam makan yang membantu Anda mempertahankan kadar gula darah yang terkontrol. Hal ini untuk menghindari terjadinya komplikasi, sedangkan bagi yang belum menyandang diabetes sangat baik untuk mencegah supaya jangan sampai terkena diabetes.

    Banyak dari kita memiliki anggapan salah terkait penyandang diabetes yang harus melaksanakan diet ketat sampai melewatkan sarapan dan makan malam. Hal ini menyesatkan dan bisa berujung hipoglikemia (kenali lebih lanjut bahayanya hipoglikemia di sini), yakni kondisi yang berbahaya saat badan dan otak kekurangan gula darah. Kunci untuk tubuh ideal dan kadar gula darah terkontrol dapat dengan mudah dilakukan, yaitu dengan memperhatikan menu harian Anda dari jenis, jumlah dan jam makan. Sehingga metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik. Anda bisa memilih pengganti makanan seperti susu untuk diabetes yang bisa menjadi pendamping dari menu diet diabetes.

    Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Referensi:

    • TanyaDok.com
    • How a ‘Diabetes Diet’ Protects Your Health by Kathleen Doheny (2009)
    Read More
Chat Dokter 24 Jam