5 Olahraga yang Tidak Disarankan Mengenakan Hijab

Akhir-akhir ini perhelatan Asian Para Games 2018 menjadi perbincangan semua orang. Hal ini karena salah satu atlet blind judo Indonesia, Miftahul Jannah harus didiskualifikasi karena pelarangan penggunaan hijab saat pertandingan. Atlet berusia 21 tahun ini enggan melepaskan hijabnya karena khawatir auratnya dapat terlihat lawan jenis.

Akan tetapi apa yang sebenarnya terjadi? Menurut peraturan Federasi Judo Dunia (IJF) yang dilansir dari liputan6.com mengatakan, bila atlet memiliki rambut panjang maka rambut tersebut harus diikat dengan karet agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan pada diri sendiri dan orang lain. Selain itu kepala tidak boleh ditutupi kecuali untuk pembalutan bersifat medis dan harus mematuhi aturan kerapihan kepala.

Terlebih lagi pertandingan yang dijalankan Miftahul banyak menggunakan teknik bawah yang dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pertandingan. Seperti menutup pandangan hingga dapat mencekik leher apabila hijab yang digunakan ditarik lawan. Peraturan tersebut telah disampaikan 3 bulan sebelum pertandingan.

Kejadian yang dialami Miftahul Jannah bukanlah kali pertama terjadi. Beberapa atlet dari berbagai negara pernah mengalami hal yang sama. Lalu cabang olahraga apa yang melarang penggunaan hijab? Berikut 5 Olahraga yang Tidak Disarankan Mengenakan Hijab.

Basket

Raisa Aribatul Hamidah menjadi salah satu atlet basket Indonesia sempat 2 kali dicoret dari tim pelatnas karena hijab yang Ia kenakan tidak sesuai dengan seragam timnya. Akan tetapi kini Raisa beruntung mendapatkan technical foul (wujud toleransi bagi atlet berhijab) saat pertandingan.

Lain hal yang dirasakan tujuh atlet Qatar yang terpaksa mundur pada perlombaan Asian Games 2014 di Korea Selatan walaupun saat itu para atlet rencana bertanding melawan Mongolia. Melihat dari hal tersebut, pebasket Indira Kaljo membuat petisi kepada Federation Internationale de Basketball (FIBA) mengenai banyaknya pemain berbakat di dunia yang tidak bisa bertanding hanya karena penutup kepala.

Indira Kaljo mendapatkan 70.000 orang yang menandatangani petisi tersebut. Pada akhirnya di tahun 2017, FIBA mencabut larangan penggunaan hijab di pertandingan basket.

Sepakbola

Sama halnya dengan basket, sepakbola wanita juga melarang para atlet berhijab untuk bertanding di tahun 2007. Pelarangan tersebut karena hijab tidak aman dan dapat memperbesar risiko cedera di bagian leher. Hal inilah yang dialami tim sepakbola wanita dari Iran pada babak kualifikasi Olimpiade 2012 di London, Inggris. FIBA tidak pernah menjelaskan secara lanjut cedera yang mungkin terjadi. Selain itu kurangnya pengetahuan tentang hijab menjadi salah satu faktornya.

Tinju

Di 2016, salah satu petinju harus merasakan nasib yang sama seperti Miftahul Jannah. Amaiya Zafar harus menerima kenyataan jika Ia didiskualifikasi dari kejuaraan tinju Sugar Bert Tournament di Florida. Diskualifikasi ini diberikan lantaran Amaiya mengenakan hijab, lagi-lagi alasan yang diberikan karena keamanan dan dianggap memiliki potensi bahaya. Selain itu Amaiya menggunakan pakaian yang menutupi semua lengan dan kaki. Apabila terjadi cedera maka wasit akan kesulitan mendeteksinya.

Renang

Pelarangan berhijab juga terjadi di cabang olahraga renang. Peraturan dalam olahraga ini harus menggunakan pakaian yang ketat. Aturan tersebut diberlakukan karena keterkaitan dengan laju renang. Karena olahraga renang mempertandingkan kecepatan, sehingga benda yang menempel pada atlet harus diperhatikan. Mulai dari yang terkecil seperti tape cedera otot hingga pakaian yang dikenakan atlet.

Hal ini juga tertulis pada Federation Internationale de Natation Association (FINA) yang dilansir dari Fix Indonesia. “Women’s swimsuits shall not cover the neck or extend past the shoulders, or below the knee (Baju renang wanita tidak boleh menutupi leher, melebihi bahu atau di bawah lutut).”

“World Records and World Junior Records can be established only by swimmers wearing FINA approved swimsuits (Rekor dunia dan rekor dunia junior hanya bisa dibuat oleh perenang yang menggunakan baju renang yang telah disetujui oleh FINA).”

Senam

Senam menjadi cabang olahraga selanjutnya yang tidak menyarankan penggunaan hijab saat bertanding. Hampir sama dengan renang, pakaian senam harus menggunakan pakaian yang ketat. Peraturan ini dibuat karena mempertimbangkan dari tipe olahraga yang mengutamakan keindahan serta efektivitas gerakan dalam penilaiannya.

Dilansir Fix Indonesia, Federation Internationale Gymnastics (FIG) mengatakan jika pakaian para pesenam wanita harus menggunakan one piece atau satu potong pakaian. Sebenarnya para pesenam wanita telah diperbolehkan menggunakan pakaian senam one piece panjang. Akan tetapi baju bagian atas tidak boleh melebihi setengah tulang sternum (tulang dada) dan serta tidak melebihi garis bawah tulang belikat (pundak).

Itulah 5 olahraga yang tidak disarankan mengenakan hijab. Bagaimanapun keputusannya hal ini pasti baik untuk kedua belah pihak. Penyampaian alasan harus mendetail agar tidak terjadi salah paham. Akan tetapi untuk kesehatan Anda jangan sampai salah. Pesan berbagai macam kebutuhan kesehatan melalui Website atau aplikasi ProSehat dapat membantu Anda dan keluarga. Informasi mengenai produk kesehatan dan vaksinasi hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800.

Referensi:

Kumparan.com. “Tak Hanya Judo, Ini 3 Cabang Olahraga yang Melarang Pemakaian Hijab”. kumparan.com/berita-heboh/tak-hanya-judo-ternyata-3-cabang-olahraga-ini-juga-melarang-pemakaian-hijab-1539013453144541336. Diakses pada 12 Oktober 2018
Prayugi, Wiwig. “Berikut Ini Peraturan Penutup dan Aksesori Kepala dalam Olahraga Blind Judo”. liputan6.com/asian-para-games/read/3663580/berikut-ini-peraturan-penutup-dan-aksesori-kepala-dalam-olahraga-blind-judo. Diakses pada 12 Oktober 2018

Read More