Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ gizi”

  • Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam […]

    Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Kandungan nutrisi dan gizi yang seimbang pada makanan tentunya sangat berpengaruh pada perkembangan fisik dan otak anak, serta untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Jika makanan yang dikonsumsi merupakan makanan sejenis junk food yang bergizi sedikit dan berlemak tinggi, tentunya hal tersebut akan berdampak pada masalah kesehatan pada keluarga, seperti penyakit diabetes, ginjal, kolesterol tinggi, asam urat, hingga jantung.

    Oleh karena itu, penting sekali bagi kita para ibu untuk memperhatikan asupan makanan yang dikonsumsi anggota keluarga di rumah. Memasak serta mengolah sendiri masakan yang akan dikonsumsi, akan lebih menjamin kualitas serta kandungan gizi yang ada di dalamnya. Selain itu ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam menyajikan menu masakan keluarga, yaitu diantaranya:

    Buat daftar menu masakan sehat harian

    Kita menjadi lebih mudah dalam berbelanja dan juga sangat membantu dalam memasak sehari-hari dengan membuat daftar menu makanan sehat. Kita juga jadi mengetahui apa-apa saja yang nantinya harus dibelanjakan. Selain itu, juga setiap harinya, kita tidak perlu membuang-buang waktu lagi untuk memikirkan masak apa hari ini? Hal ini karena sudah ada jadwal menu masakan sehat harian yang akan kita buat.   

    Melihat pada resep-resep masakan sehat

    Resep dan tutorial cara membuat menu masakan sehat sudah banyak tersebar di internet, baik itu lewat instagram ataupun youtube. Anda perlu untuk rajin-rajin melihat pada resep dan juga tutorial masakan sehat ini. Selain mengetahui cara membuatnya, Anda juga mendapatkan ide masakan-masakan sehat terbaru yang beraneka ragam dan tidak monoton.

    Baca Juga: 11 Makanan yang Bisa Mengurangi Resiko Stress

    Perbanyak sayuran

    Pada menu masakan sehat sehari- hari, jangan lupa untuk memperbanyak sayuran di dalamnya. Sayuran ini merupakan hal yang sangat penting dalam pemenuhan gizi seimbang dan sebagian dari isi piring kita, menurut kementrian kesehatan, sebagian besarnya adalah berisi sayuran. Pasalnya sayuran ini memang sangat baik untuk kesehatan, melancarkan pencernaan, mengeluarkan toksin – toksin yang ada dalam tubuh, dan juga menghindari diri dari resiko terkena berbagai macam penyakit tidak menular. Berikut, contoh resep sayuran yang dapat Anda buat di rumah, simple dan menyehatkan.

    • Sup ayam sayuran

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 500 ml air kaldu ayam
    • Daging ayam fillet, potong-potong dadu, rebus.
    • Brokoli, potong kecil
    • 2 buah wortel, iris
    • 4 buah buncis, iris
    • 1 buah tomat, potong empat
    • 1 batang daun seledri, iris tipis
    • 2 siung bawang putih, haluskan
    • Secukupnya garam, pala dan lada

    Cara membuat :

    • Tumis bawang putih yang sudah dihaluskan.
    • Didihkan 500 ml air kaldu ayam. Setelah mendidih, masukkan bumbu yang sudah ditumis, dan wortel yang sudah dikupas, cuci bersih dan diiris. Tunggu hingga wortel empuk.
    • Kemudian jika ortel sudah empuk, masukkan buncis.
    • Selanjutnya, masukkan brokoli. Jika brokoli sudah matang, masukkan tomat, daun seledri, dan daging ayam. Dan terakhir tambahkan garam, lada dan pala. Koreksi rasa.
    • Sup ayam sayuran, siap untuk dinikmati.

    Sediakan buah sebagai cemilan

    Sebagai cemilan sehat atau selingan antara jeda waktu makan, Anda dapat menjadikan buah sebagai cemilan atau selingan tersebut. Anggota  keluarga menjadi terhindar dari mengonsumsi cemilan-cemilan yang tidak sehat seperti keripik kentang, cake, cookies dan yang lainnya. Sehingga dengan itu pula, akan lebih terjaga kesehatan anggota keluarga dan terhindar dari penyakit-penyakit yang disebabkan oleh obesitas dan juga cemilan berpengawet dan mengandung pewarna, seperti, diabetes, kolesterol tinggi, kanker, stroke hingga jantung.

    Jauhi minuman manis dan biasakan minum air putih

    Pada minuman manis tentunya memiliki kandungan glukosa yang tinggi. Jika tubuh terlalu banyak mengonsumsi glukosa, akan berdampak pada timbulnya penyakit tertentu, seperti diabetes dan jantung. Oleh karena itu, alangkah lebih baik jika kita mulai membiasakan pada anggota keluarga kita untuk mengonsumsi air putih sebagai minuman harian. Selain mengurangi resiko dari penyakit-penyakit tersebut, air putih juga mampu mengeluarkan racun-racun dalam tubuh.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat Untuk Jantungmu

    Biasakan sarapan

    Membiasakan sarapan setiap hari bagi anggota keluarga, agar terhindar dari jajan sembarangan nanti saat di luar rumah, dan juga menghindari dari porsi makan siang yang terlalu banyak akibat kelaparan. Anda dapat menyajikan sereal, salad buah atau sayur, nasi merah dan  lauk dan yang lainnya sebagai sarapan sehat untuk angota keluarga Anda.

    Berikut contoh ide resep sarapan sehat yang dapat Anda buat untuk anggota keluarga Anda :

    • Sandwich

    Bahan yang dibutuhkan :

    • Roti gandum
    • 1 lembar selada
    • 1 buah tomat
    • 1 telur ceplok
    • Yogurt

    Cara membuat :

    • Panggan roti yang sudah diolesi margarin.
    • Kemudian, tambahkan 1 lembar selada pada tiap 1 tangkap roti, ½ buah tomat, dan 1 lembar telur ceplok. Dan tambahkan yogurt di atasnya. Sandwich siap untuk dihidangkan sebagai sarapan sehat keluarga.

    Baca Juga: Tips Makanan Sehat Sesuai jam Makan

    • Salad buah

    Bahan yang dibutuhkan :

    • 3 buah stroberi
    • 1 buah alpukat
    • 1 buah pisang
    • 1 buah apel
    • 3 sdm yogurt

    Cara membuat :

    • Cuci dan potong semua buah, kemudian taruh di mangkok buah yang sudah dipotong-potong.
    • Kemudian siram dengan yogurt di atasnya.
    • Salad buah sehat untuk sarapan keluarga, siap untuk dihidangkan.

    Itulah tadi beberapa panduan menu masakan sehari-hari, buat keluarga dengan gizi yang seimbang. Jangan lupa untuk mengurangi takaran garam dan juga gula pada masakan sehat harian Anda, dan sebisa mungkin untuk menghindari vetsin atau MSG.  Selamat mencoba!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Persiapan yang dilakukan oleh ibu, tidak hanya pada saat hamil saja. Apalagi mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tentunya selain baik untuk janin dalam rahim dan juga sangat baik untuk memperlancar proses persalinan nantinya. Makanan yang sehat dan bergizi seimbang ini juga sangat baik dikonsumsi untuk ibu selepas melahirkan untuk memperlancara serta memperbanyak keluarnya ASI. ASI begitu […]

    10 Cara Memperbanyak ASI Lewat Asupan Sehat dan Bergizi

    Persiapan yang dilakukan oleh ibu, tidak hanya pada saat hamil saja. Apalagi mengonsumsi makanan bergizi seimbang, tentunya selain baik untuk janin dalam rahim dan juga sangat baik untuk memperlancar proses persalinan nantinya. Makanan yang sehat dan bergizi seimbang ini juga sangat baik dikonsumsi untuk ibu selepas melahirkan untuk memperlancara serta memperbanyak keluarnya ASI. ASI begitu penting untuk bayi kita nantinya hingga usia 6 bulan. Sehingga, sangat penting untuk melakukan berbagai cara yang telah dianjurkan oleh bidan atau dokter kandungan untuk memperlancar ASI.

    Berbagai cara untuk memperlancar ASI serta mendukung pada pemberian ASI ekslusif pada bayi diantara lain : melakukan pemijatan pada payudara, pastikan teknik menyusui sudah benar, teruslah menyusui, sering-sering memompa ASI, meciptakan suasana yang tenang dan nyaman bagi ibu, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Berikut beberapa daftar makanan yang dapat memperbanyak ASI :

    Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan memiliki kandungan serat, zat besi, vitamin, mineral dan juga protein, yang sangat baik bagi ibu untuk memperlancar jalannya ASI. Berbagai jenis kacang-kacangan yang dapat Anda konsumsi yaitu, kacang almond, walnut, kacang merah dan berbagai jenis kacang lainnya.

    Baca Juga: Tips Memerah dan Menyimpan Asi

    Kurma

    Telah kita ketahui, bahwa kurma merupakan buah dengan kandungan gizi yang sangat baik. Bahkan kandungan kalsiumnya yang cukup tinggi yang terdapat pada kurma, mampu merangsang produksi hormon prolaktin, yaitu hormon yang bertugas untuk memproduksi ASI pada wanita. Selain itu, kandungan kalori yang terdapat pada kurma juga sangat baik bagi ibu yang sedang menyusui untuk memenuhi kebutuhan energy agar tidak lemas dan kehabisan tenaga.

    Gandum

    Gandum atau oat, yang biasa disajikan dalam menu sarapan, merupakan menu sarapan sehat yang sehat dan bergizi tinggi tentunya. Semangkuk oat pada saat sarapan, dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI pada ibu, karena kandungan di dalamnya. Zat besi serta serat yang terkandung dalam gandum atau oat ini, sangat baik dalam menunjang produksi ASI pada ibu. Mulai sekarang, cobalah untuk mengonsumsi oat sebagai menu sarapan kita.

    Ikan salmon

    Siapa yang tidak tahu ikan salmon? Ikan yang satu ini selain memiliki rasa yang nikmat, kandungan gizi dan nutrisi di dalamnya juga sangat tinggi, yang tentunya sangat baik bagi kesehatan. Ikan salmon ini merupakan sumber protein terbaik. Selain itu, salmon mengandung DHA dan juga kalsium yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas ASI serta melancarkan proses pengeluaran ASI. Salmon juga mempunyai kandungan lemak yang sedikit, sehingga dapat dikonsumsi tanpa harus khawatir akan efek sampingnya dan sangat dianjurkan bagi para ibu menyusui.

    Baca Juga: 10 Persiapana Ibu ASI Ketika Naik Pesawat

    Blueberry

    Buah blueberry ini merupakan salah satu buah yang sangat dianjurkan bagi ibu menyusui. Bahkan ibu menyusui disarankan untuk mengonsumsi 2 porsi blueberry setiap harinya. Blueberry memiliki kandungan kalsium, kalium, mineral, vitamin A dan K, sehingga mampu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui dan membantu meningkatkan produksi ASI.

    Aprikot

    Aprikot adalah buah yang memiliki kandungan kasium, kalium, vitamin A dan C yang sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui. Aprikot juga mengandung fitoesterogen yang sangat membantu produksi ASI pada ibu menyusui.   

    Alpukat

    Buah alpukat ini mengandung lemak sehat dan juga serat yang tinggi. Sehingga sangat baik untuk ibu yang sedang menyusui. Kandungan kalorinya juga mampu mengembalikan energi yang hilang saat menyusui. Sementara kandungan asam lemak omega 3, omega 6 dan omega 9 nya sangat membantu untuk para ibu menyusui agar dapat mengeluarkan ASI lebih banyak. Mau produksi ASI Anda banyak? Rutin konsumsi alpukat setiap harinya.

    Bayam

    Pada masa kehamilan, bayam sangat baik bagi ibu hamil agar terhindar dari penyakit anemia, memberikan nutrisi pada bayi, serta memenuhi kadar zat besi pada tubuh. Pada saat menyusui pun, bayam ternyata sangat baik bagi ibu menyusui. Pasalnya, kandungan kalsium, vitamin A dan vitamin C yang terdapat pada bayam, sangat membantu ibu dalam produksi ASI nya. Selain itu, kandungan fitoesterogen dalam bayam juga mampu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui.

    Brokoli

    Brokoli memang sudah tidak diragukan lagi akan kandungan gizinya yang sangat baik bagi ibu dan juga bayi. Kandungan gizi dan nutrisi yang terkandung pada brokoli ini sangat banyak, sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi ibu yang sedang menyusui. Vitamin A, C, zat besi, kalsium dan mangan yang ada di dalamnya, dipercaya dapat memperlancar produksi ASI pada ibu menyusui. Tidak hanya itu, kandungan asam folat yang ada dalam brokoli ini juga berperan penting dalam perkembangan otak dan fisik bayi. Oleh karena itu, mulai sekarang rutinlah mengkonsumsi brokoli sebagai menu sayuran harian Anda.

    Baca Juga: Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara

    Daun katuk

    Kalau yang satu ini tentu sudah tidak asing lagi manfaatnya untuk memperlancar produksi ASI. Hal ini pun dibenarkan oleh penelitian dari Balitbang kementrian kesehatan RI, yang menyatakan bahwa ibu menyusui yang mengonsumsi ekstrak daun katuk memiliki ASI yang lebih banyak dan produksi ASI yang lebih lancar dibandingkan yang tidak.

    Itulah tadi beberapa cara memperbanyak ASI lewat makanan sehat yang ada di sekitar Anda. Semoga bermanfaat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Masakan rumahan dimasak oleh Anda pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Anda sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang […]

    Sudahkah Masakan Rumahan Sahabat Tercukup Komposisi Gizinya?

    Masakan rumahan dimasak oleh Anda pastinya terasa sangat nikmat, dan menyenangkan. Namun, apakah masakan Anda sudah tercukupi komposisi gizinya?Hal ini dapat kita ketahui dengan membaca informasi nilai gizi dari setiap makanan. Jangan sampai makanan yang kita konsumsi terlalu banyak karbohidratnya atau proteinnya. Makanan yang sehat adalah makanan yang komposisi gizinya seimbang diantara bahan makanan yang ada. Berikut ini adalah bahan masakan yang akan membantu Anda mencukupi komposisi gizi yang diperlukan oleh keluarga Anda,

    Biji bunga matahari

    biji bunga matahari

    Biji bunga matahari mungkin berukuran kecil, tapi sangat bermanfaat. Biji bunga matahari mengandung asam lemak tidak jenuh (monounsaturated dan polyunsaturated) yang akan menurunkan risiko kardiovaskular dan menurunkan tekanan darah, memiliki protein dan serat, yang akan membantu mengenyangkan perut Anda.

    Baca Juga: 5 Tips Kreatif Bikin Hiasan Makanan yang Bikin Ngiler

    Biji bunga matahari merupakan sumber nutrisi penting seperti vitamin E, folat, tiamin, niasin, dan zat besi yang disatukan dalam fitokimia, zat kimia tanaman yang akan membantu melawan berbagai penyakit jantung dan beberapa kanker. Cobalah biji bunga matahari yang mentah atau yang telah dipanggang bebas garam pada salad, kentang goreng atau hidangan lainnya. Anda juga dapat meningkatkan profil nutrien dari roti dan muffin dengan menambahkan segenggam biji bunga matahari.

    Buah Nanas

    Nanas merupakan sumber vitamin C dan juga merupakan buah yang super manis serta kaya akan berbagai mineral, serat, vitamin B, dan enzim. Nutrisi ini ditemukan pada nanas, dan berbagai buah dan sayuran, yang akan menurunkan tekanan darah, serta melawan kanker, bahkan dapat membantu menjaga kebiasaan lambung secara rutin. Nikmati nanas yang segar atau dikalengkan dan dipadukan dengan berbagai buah-buahan pada salad atau smoothie. Seringkali bagian atas hidangan ayam atau ikan juga dipadukan dengan nanas, atau biasa digunakan pada kue, pie, atau tart.

    Jamur

    Jamur tidak hanya menambah rasa ke dalam makanan yang digoreng, tapi juga rendah kalori dan merupakan sumber yang baik untuk mineral selenium, mineral yang berfungsi melawan kanker. Tanaman ini merupakan sumber vegetarian terbesar dari vitamin D dan kaya akan mineral tembaga dan kalium, nutrisi yang dibutuhkan untuk ritme jantung normal, fungsi saraf, dan produksi sel darah merah. Jamur seringkali dimasak dan dipadukan bersamaan dengan makanan vegetarian lain, ataupun makanan berdaging. Potongan jamur ke dalam sandwhich atau salad, atau dalam berbagai resep yagn menggunakan tekstur yang menggoda.

    Baca Juga: 8 Tips Mengolah Makanan Agar Sehat Alami

    Selain itu, berikut ini adalah cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi dari makanan yang Anda sajikan:

    1. Makan makanan yang telah ditanam secara lokal setelah dipanen

    Makanan yang ditanam secara lokal dan langsung berasal dari alam akan memaksimalkan vitamin dan mineral yang akan didapatkan. Mencabut makanan tersebut langsung dari tanah berarti memisahkannya dari sumber nutrien mereka. Semakin lama jarak waktu panen dengan konsumsi, maka semakin banyak nutrisi yang akan hilang.

    1. Merendam, memotong, menghancurkan, dan mencampur

    Terdapat beberapa preparasi makanan yang akan membuat vitamin, mineral, dan senyawa lain yang bermanfaat akan tetap tersedia, yaitu:

    • Potong buah dan sayuran akan menyebabkan pelepasan nutrien dengan pemecahan dinding sel tanaman yang kaku
    • Menghancurkan dan memotong bawang putih dan bawang merah akan melepaskan zat alliinase, enzim di dalam makanan yang membantu membentuk nutrien yang dikenal dengan allicin. Allicin, saat dimakan, akan membantu membentuk senyawa lain yang melindungi tubuh dari berbagai penyakit.
    • Merendam biji-bijian akan mengurangi asam fitik, yang akan memblok absorpsi zat besi, zink, kalsium, dan magnesium.
    1. Menyimpan buah dan sayur dengan cara yang tepat

    Saat berpikir tentang penyimpanan, seimbangkan dua hal berikut

    • Mudahkan mengonsumsi tanaman: jaga buah dan sayur yang Anda sering konsumsi
    • Perlambat penghilangan nutrien: panas, cahaya, dan oksigen dapat mendegradasi nutrien.

    Oleh karena itu, Anda harus menyimpan dengan cara berikut.

    • Seluruh sayuran – kecuali dengan variasi akar – pada kulkas hingga Anda membutuhkannya
    • Seluruh buah kecuali beri – termasuk tomat dan alpukat – pada temperatur kamar dan jauhi dari cahaya
    • Seluruh buah dan sayur yang dipotong dengan perasan jus lemon dan pada wadah kedap udara (potongan buah dan sayur akan menyebabkan teroksidasi dan vitamin C, sebagai antioksidan akan membusuk secara perlahan)
    • Seluruh herba – dengan fitonutriennya – dipotong dan dibekukan pada es dengan air.
    1. Mengonsumsi sumber yang larut air dan yang sensitif terhadap panas

    Panas akan memecah vitamin B1, vitamin B5, folat, dan vitamin C, sehingga Anda akan mendapatkan lebih banyak nutrisi saat Anda mengonsumsi makanan mentah. Oleh karena itu, makanan seperti biji bunga matahari, kacang polong, bit, kecambah (sumber vitamin B1), serta brokoli, kale, dan alpukat (sumber vitamin B5) merupakan makanan yang paling baik apabila dikonsumsi secara mentah untuk memaksimalkan absorpsi dari nutrisi larut air ini.

    Sebagai contoh, bayam mentah akan mengandung vitamin C sebanyak 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan bayam yang telah dimasak. Sedangkan, Anda akan kehilangan vitamin B yang larut air dan vitamin C apabila Anda memasaknya. Jadi, apabila Anda memasak berbagai makanan, masaklah dengan panas yang rendah tanpa memaparkannya dengan begitu banyak air.

    Baca Juga: 7 Jenis Olahraga Membakar Kalori Setelah Makan Siang

    1. Mengetahui jenis makanan yang paling baik saat dimasak

    Umumnya, ada berbagai nutrisi yang akan hilang selama dimasak – dari 15 hingga 55 persen. Pada banyak kasus, Anda akan kehilangan banyak nutrisi dari pendidihan air. Namun, beberapa makanan akan memberikan nutrisi yang banyak saat dimasak. Sebagai contoh, memasak akan meningkatkan bioavailabilitas likopen secara signifikan (zat yang ditemukan pada tomat).

    Penelitian menunjukkan bahwa likopen akan meningkat sebanyak 25 persen ketika tomat dididihkan selama 30 menit. Selain itu, bioavailabilitas beta karoten yang ditemukan pada tanaman berwarna merah/jingga/kuning seperti tomat, wortel, kentang manis, dan bayam akan meningkat secara signifikan. Memasak akan membantu pemecahan dinding sel tanaman. Denaturasi protein pada telur dan daging akan membuatnya lebih mudah dicerna.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    • Hellan L. 10 ways to get the most nutriens from your food. [Internet]. Available at: precisionnutrition.com/10-ways-to-get-the-most-nutrients (11.12.18)
    • Fries WC. 10 food nutritionists love. [Internet]. Available at: webmd.com/vitamins-and-supplements/features/healthy-foods#1 (11.12.18)
    Read More
  • Ingin agar anak Anda berprestasi di sekolah? Cobalah makanan berikut. “Makanan yang bernutrisi bagi otak” akan dapat membantu meningkatkan perkembangan otak anak, serta meningkatkan fungsi, memori, dan konsentrasi otak. Faktanya, otak merupakan organ yang sangat lapar – organ tubuh yang pertama kali akan mengabsorbsi nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. “Cobalah mengonsumsi junk food, dan […]

    10 Panduan Asupan Gizi Anak agar Tumbuh Optimal

    Ingin agar anak Anda berprestasi di sekolah? Cobalah makanan berikut. “Makanan yang bernutrisi bagi otak” akan dapat membantu meningkatkan perkembangan otak anak, serta meningkatkan fungsi, memori, dan konsentrasi otak. Faktanya, otak merupakan organ yang sangat lapar – organ tubuh yang pertama kali akan mengabsorbsi nutrisi dari makanan yang kita konsumsi. “Cobalah mengonsumsi junk food, dan otak akan menderita,” kata Bethanny Thayer, MS, RD, ahli nutrisi Detroit dan juru bicara American Dietetic Association (ADA). Anak yang sedang tumbuh dan berkembang akan membutuhkan berbagai jenis nutrisi. Inilah 10 asupan gizi berikut akan membantu anak untuk tubuh optimal,

    Ikan Salmon

    daging ikan salmon segar

    Ikan berlemak seperti salmon merupakan sumber terbaik dari asam lemak omega 3, yaitu DHA dan EPA – keduanya berperan penting pada perkembangan dan fungsi otak. Faktanya, penelitian membuktikan bahwa orang yang mengonsumsi asam lemak DHA dan EPA akan memiliki pemikiran yang lebih tajam dan lebih baik dalam uji kemampuan mental. Sementara itu, tuna juga merupakan sumber omega 3, meskipun tidak sekaya salmon. Tuna juga merupakan sumber yang baik untuk protein. Selain itu, albacore “white” tuna memiliki kandungan merkuri yang lebih tinggi dibandingkan tuna dalam kaleng. Oleh karena itu, EPA menyarankan agar konsumsi albacore tuna tidak lebih dari 6 ons per minggu.

    Telur

    Telur merupakan sumber protein yang baik, bahkan kuning telur seringkali kaya akan kolin, yang akan membantu perkembangan memori anak. Telur sangat baik untuk dikonsumsi dalam makanan sehari-hari anak agar anak lebih cerdas dan pintar.

    Baca Juga: 8 Makanan Untuk Jantung Bengkak

    Mentega kacang

    Kacang dan mentega kacang merupakan sumber vitamin E yang baik, antioksidan poten, yang akan membantu melindungi membran saraf. Selain itu, kacang juga mengandung tiamin yang akan membantu sistem saraf dan otak yang memanfaatkan glukosa sebagai sumber energi. Bahkan, mentega kacang juga kaya akan asam lemak tidak jenuh yang memberikan energi dan protein bagi anak.

    Biji-bijian

    Otak membutuhkan suplai glukosa yang konstan. Serat dalam biji-bijian akan membantu meregulasi pelepasan glukosa di dalam tubuh. Biji-bijian juga mengandung vitamin B yang akan memberikan nutrisi pada sistem saraf orang sehat.

    Daging sapi tanpa lemak (atau daging lain yang serupa)

    Zat besi merupakan mineral penting yang akan membantu anak untuk tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber terbaik dari zat besi. Faktanya, hanya 1 ons per hari akan membantu tubuh mengabsorbsi zat besi dari sumber lainnya. Daging sapi juga mengandung zink, yang akan membantu peningkatan memori.

    Sereal gandum

    Sereal adalah salah satu makanan yang terkenal di kalangan anak-anak dan sangat bernutrisi. Sereal adalah sumber energi terbaik yang berfungsi sebagai bahan bakar otak yang dibutuhkan anak pertama kali di pagi hari. Sereal banyak mengandung serat dan dapat menjaga otak anak pada pagi hari di sekolah. Sereal juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, kalium, dan zink yang baik dan akan membantu fungsi tubuh dan otak hingga optimal.

    Buah Beri

    Contoh buah beri adalah strawberry, cherry, blueberry, blackberry. Semakin intens warnanya, maka semakin banyak nutrisi yang terkandung di dalam beri. Beri meningkatkan kadar antioksidan, khususnya vitamin C, yang akan membantu mencegah terjadinya kanker. Studi menunjukkan bahwa akan terjadi peningkatan memori dengan ekstrak blueberry dan strawberry. Biji buah beri merupakan sumber asam lemak omega 3 yang baik bagi tubuh.

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Kanker Serviks

     

    Susu, yoghurt, dan keju

    Produk susu yang dikemas dengan protein dan vitamin B – berperan penting dalam perkembangan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim. Susu dan yoghurt menyediakan protein dan karbohidrat yang dibutuhkan tubuh – sumber energi pilihan bagi otak. Penelitian membuktikan bahwa anak-anak dan remaja membutuhkan 10 kali lebih banyak dari dosis vitamin D.

    Direkomendasikan vitamin yang akan memberikan manfaat bagi sistem neuromuscular dan siklus hidup sel manusia. Susu merupakan sumber kalsium dan fosfor yang penting bagi perkembangna tulang dan otot. Susu kaya lemak sebaiknya diberikan bagi anak Anda. Meskipun anak Anda mengalami obesitas, dia akan membutuhkan energi ekstra untuk bertumbuh. Selain itu, keju juga mengandung protein, kalsium, fosfor, dan vitamin D yang baik untuk perkembangan tulang.

    Sayuran berwarna

    Tomat, kentang manis, labu, wortel, bayam merupakan sumber sayuran yang kaya nutrisi dan memiliki berbagai variasi warna, serta dapat menjadi sumber pilihan antioksidan terbaik untuk menjaga sel otak tetap kuat dan sehat. Sayuran berwarna yang telah disebutkan mengandung nutrisi beta karoten dan karotenoid yang tinggi yang akan dikonversi menjadi vitamin A aktif di dalam tubuh. Vitamin A berperan untuk kulit dan penglihatan, serta perkembangan dan perbaikan jaringan tubuh.

    Baca Juga: 10 Jenis Buah dan Sayur yang Baik Untuk Nutrisi Otak Anak

    Sayur Brokoli

    Brokoli kaya akan nutrisi yang akan membantu optimisasi perkembangan mata dan membuang sel yang telah rusak dari dalam tubuh. Brokoli juga menyediakan banyak serat yang akan membantu pencernaan dan mencegah konstipasi sang anak.

    Nah, itulah contoh dari asupan gizi anak agar tumbuh optimal yang perlu diberikan bagi sang buah hati Anda. Jangan lupa untuk selalu mengombinasikan berbagai jenis makanan setiap hari agar anak tidak merasa bosan dengan makanannya.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    • Ee J. 10 foods for the growing child. [Internet]. Available at: healthxchange.sg/children/food-nutrition/healthy-food-growing-children (10.12.18)
    • Davis JL. Top 10 brain food for children. [Internet]. Available at: webmd.com/parenting/features/brain-foods-for-children#1(10.12.18)
    Read More
  • Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan. Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut: 1. SELENIUM Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah […]

    Yakin Sudah Sehat? 6 Zat Gizi Ini Mungkin Terlewatkan!

    Sobat, apakah kalian sudah yakin bahwa makanan yang kalian konsumsi selama ini sudah memenuhi standar kesehatan? Yakin sudah sehat? Siapa tahu 6 zat gizi ini terlewatkan. Ayo intip 6 zat gizi yang sering dilupakan berikut:

    1. SELENIUM

    Mungkin Sobat jarang sekali mendengar tentang selenium dan bahkan tidak mengetahui bahwa selenium berfungsi penting bagi tubuh. Tahukah kalian kalau selenium merupakan elemen gizi yang diperlukan oleh tubuh untuk mengurungi risiko berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan juga imun. Banyaknya radikal bebas dalam tubuh dapat berakibat pada kerusakan sel lemak, protein dan DNA. Selenium dapat mencegah terjadinya oksidasi dari lemak jahat sehingga dapat mencegah terjadinya aterosklerosis (penyempitan dan pengerasan pembuluh darah). Selain itu, selenium juga berfungsi untuk menghancurkan patogen, baik virus maupun bakteri. Makanan yang banyak mengandung selenium yaitu makanan laut, sereal, daging olahan.

    Makanan laut sebagai sumber selenium

    2. KALSIUM

    Seperti kita ketahui, kalsium bermanfaat untuk pertumbuhan tulang. Tahukah Sobat bahwa pada wanita yang sudah menopause, risiko terjadinya osteoporosis dan patah tulang meningkat? Gejolak penurunan hormon yang terjadi pada wanita yang menopause mengakibatkan peningkatan risiko terkena osteoporosis dan patah tulang. Oleh karena itu, sumber kalsium dari makanan sangat diperlukan untuk membantu proses pembentukan tulang. Kandungan kalsium tertinggi dapat diperoleh dari susu, keju, yoghurt, sumber lainnya ialah gandum, sereal, telur dan ikan.

    3. MAGNESIUM

    Magnesium berfungsi untuk pembentukan energi, tulang, jantung, dan kontraksi otot. Kekurangan magnesium dapat berdampak pada kecemasan, lemas, agitasi, kaku otot, kram otot, konstipasi, migrain, gangguan irama jantung dan osteoporosis. Bila Sobat ingin menghindari kelainan-kelainan tersebut, ayo mulai sekarang perbanyak konsumsi gandum, alpukat, kacang, dark chocolate, tahu dan biji-bijian.

    Sereal termasuk sumber magnesium

    4. KALIUM

    Tahukah Sobat kalau tidak hanya kalsium tetapi juga ada kalium yang sering terlewatkan padahal memiliki peranan yang penting bagi tubuh khususnya pada pertumbuhan tulang sehingga dapat mencegah terjadinya osteoporosis? Tak hanya untuk pertumbuhan tulang, kalium juga bermanfaat dalam mencegah terjadinya risiko kanker dan penyakit jantung koroner. Banyaknya konsumsi kalium dikaitkan dengan penurunan tekanan darah. Kentang, saos tomat, ubi, jagung, pisang dan tuna merupakan sumber makanan yang kaya kalium.

    5. VITAMIN E

    Sumber vitamin E yakni tepung maizena, kelapa, blackberry, kacang almond, hazelnut, mangga, cranberries, blackcurrant, kiwi dan alpukat. Vitamin E berfungsi untuk mencegah pembentukan radikal bebas yang bisa berdampak pada kerusakan sel, organ ataupun DNA. Vitamin E juga turut dalam mencegah terjadinya penyakit jantung dengan cara mencegah biosintesis kolesterol, selain itu sebagai zat anti kanker sebab dapat mencegah pertumbuhan sel kanker serta meningkatkan imunitas tubuh. Vitamin E juga turut berperan dalam mencegah terjadinya penyakit alzheimer dan bermanfaat dalam menjaga kesehatan kulit.

    6. VITAMIN D

    The Sunshine Vitamin, itulah julukan vitamin D, 50% dari penduduk di seluruh dunia kekurangan vitamin D karena perubahan gaya hidup dimana aktivitas di luar ruangan berkurang dan juga polusi udara. Kekurangan vitamin D berperan dalam berkurangnya penyerapan kalsium. Rendahnya  kadar vitamin D dalam tubuh juga kerap dikaitkan dengan obesitas, depresi, patah tulang dan penyakit autoimun. Yuk, Sobat biasakan konsumsi makanan yang mengandung tinggi vitamin D seperti sayur-sayuran hijau, susu, ikan, jamur dan buah-buahan dari sekarang dan jangan takut memaparkan tubuh Anda dengan sinar matahari pagi.

    Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui 6 zat gizi yang sering terlewatkan. Jika Anda membutuhkan suplemen kesehatan maupun artikel kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Tinggi U. Selenium: Its Role as Antioxidant in Human Health. Environ Health Prev Med. 2008 Mar; 13(2): 102–108.
    2. Shenkin A. Micronutrients in Health and Disease. Postgrad Med J. 2006 Sep; 82(971): 559–567.
    3. Grober U, Schmidt J, Kisters K. Magnesium in Prevention and Therapy. Nutrients. 2015 Sep; 7(9): 8199–8226.
    4. Beto JA. The Role of Calcium in Human Aging. Clin Nutr Res. 2015; 4(1): 1–8.
    5. Weaver CM. Potassium and Health. Advances in Nutrition. 2013; 4(3): 368S–377S.
    6. Nair R, Maseeh A. Vitamin D: The “Sunshine” Vitamin. J Pharmacol Pharmacother. 2012 Apr-Jun; 3(2): 118–126.
    Read More
  • Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, […]

    6 Aneka Makanan yang Tepat untuk Lengkapi Kebutuhan Gizi Anak

    Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, kita juga tidak boleh lupa jika anak juga bisa terserang penyakit yang dapat mengancam keselamatan nyawanya seperti penyakit jantung ataupun kanker.

    Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan anak, alias meminimalisir datangnya berbagai penyakit pada anak? Kabar baiknya, seiring dengan perkembangan zaman untuk menjaga anak tetap sehat bukanlah suatu perkara yang sulit karena saat ini fasilitas kesehatan yang semakin berkembang. Melakukan imunisasi pada anak sejak dini dan dilakukan secara berulang adalah cara yang tepat untuk meningkatkan daya imun anak. Menariknya lagi, kita bisa mendapatkan berbagai imunisasi dengan cuma-cuma alias diberikan gratis oleh pemerintah. Beberapa imunisasi yang bisa kita dapatkan untuk anak antara lain adalah imunisasi cacar, hepatitis, polio, ataupun campak dan virus rubella. Namun, apakah imunisasi saja sudah cukup untuk menjaga kesehatan anak?

    Tentu saja tidak! Sebagai orang terdekat anak, kita harus memperhatikan kesehatan anak tiap waktu dan salah satunya adalah dengan mengamati kebutuhan gizinya. Kebutuhan gizi anak perlu terpenuhi dengan baik supaya terhindar dari berbagai penyakit dan pastinya dampak lainnya yang tidak kita inginkan. Beberapa ciri anak kekurangan gizi adalah berat badan anak yang kurang alias tidak memenuhi standar yang ada, mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, bahkan bisa mengalami diare selama beberapa hari. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi pada anak kan? Kabar baiknya, kita dapat memberikan berbagai jenis makanan tertentu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan mengubah pola makanan anak menjadi lebih sehat lagi. Nah, kira-kira apa saja ya makanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi anak?

    Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Salmon

    Salmon adalah jenis makanan pertama yang aman untuk dikonsumsi anak dan pastinya memberikan banyak manfaat untuk mereka. Salmon adalah salah satu jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 dan kandungan ini lah yang berfungsi untuk meminimalisir anak terserang penyakit jantung di kemudian hari. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan ini bergungsi untuk membuat memori anak semakin bagus alias mencegah anak mudah lupa terhadap suatu hal.

    2. Yogurt

    Susu adalah suatu jenis minuman yang wajar untuk diberikan pada anak, tapi yogurt lebih memiliki manfaat terkait dengan pemenuhan kebutuhan gizi pada anak. Kok bisa? Jawabannya tentu saja karena yogurt kaya akan protein dan terpenuhinya kebutuhan protein anak inilah yang berfungsi untuk memperkuat tulang serta gigi anak. Bukan hanya itu saja, yogurt juga ampuh untuk memerangi bakteri jahat yang ada dalam usus serta memperbaiki sistem pencernaan yang pastinnya mencegah anak mengalami diare. Kita bisa memadukan yogurt dengan beberapa potongan buah supaya anak semakin senang menikmati dessert yang satu ini.

    3. Telur

    Telur adalah jenis makanan berikutnya yang memiliki banyak manfaat untuk anak bahkan membantu anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Kok bisa? Tentu saja karena telur memiiki kandungan vitamin D yang tinggi dan hal ini berarti kebutuhan kalsium anak juga akan terpenuhi dengan baik. Telur biasanya dihidangkan saat sarapan karena makanan ini juga ampuh untuk energi tambahan anak dalam menjalani harinya.

    4. Oatmeal

    Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini? Siapa bilang jika oatmeal hanya cocok untuk orang dewasa? Makanan dengan sejuta manfaat yang satu ini bisa dikonsumsi oleh siapa saja bahkan menariknya lagi juga sangat aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini juga didukung oleh sebuah peneliitan yang menyatakan bahwa balita dan anak yang rutin mengonsumsi oatmeal akan lebih mampu berkonsentrasi terhadap hal-hal di sekelilingnya. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan serat pada oatmeal juga ampuh untuk meminimalisir datangnya berbagai masalah pencernaan pada anak.

    5. Kayu manis

    Siapa sih yang tidak kenal dengan aroma khas rempah yang satu ini? Siapa sangka jika kayu manis memiliki banyak manfaat bahkan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak? Kayu manis merupakan salah satu rempah yang mampu menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh yang berarti membuat anak terhindar dari obesitas bahkan meminimalisir timbulnya diabetes di kemudian hari. Selain itu, kayu manis juga dapat berfungsi sebagai tambahan energi untuk anak yang berarti anak akan tetap bersemangat sepanjang ahri dan pastinya jauh dari kata lemas.

    6. Blueberry

    Jenis makanan terakhir yang cocok untuk memenuhi kebutuhan gizi anak berasal dari buah-buahan, tepatnya berasal dari blueberry. Buah yang satu ini kaya akan kandungan nutrisi dan anti-oksidan di mana kedua hal ini sangatlah efektif untuk meminimalisir datangnya berbagai penyakit berbahaya sejak dini. Memberikan blueberry pada anak secara rutin juga efektif untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas normal serta ampuh untuk memperkuat memori anak. Mengolah blueberry pun bukan suatu hal yang sulit karena kita bisa memberikannya dalam bentuk jus ataupun berbagai dessert, contohnya saja bisa kita olah menjadi pudding, muffin, ataupun brownies.

    Itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang bisa kita berikan secara rutin pada anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya setiap saat. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai makanan sehat apa yang tepat untuk anak? So, tunggu apalagi untuk memulai pola hidup sehat pada anak?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Menyiapkan makanan untuk sang buah hati tentu menjadi tantangan dan tugas yang penting untuk orangtua. Makanan yang diberikan bukan hanya sekedar untuk membuat anak kenyang, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Prinsipnya, anak harus mengonsumsi semua zat gizi secara seimbang yaitu berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, […]

    10 Panduan Menyiapkan Makanan Bergizi untuk Anak

    Menyiapkan makanan untuk sang buah hati tentu menjadi tantangan dan tugas yang penting untuk orangtua. Makanan yang diberikan bukan hanya sekedar untuk membuat anak kenyang, tetapi juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Prinsipnya, anak harus mengonsumsi semua zat gizi secara seimbang yaitu berupa karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serat dan air.

    Makanan yang bergizi didapatkan dari berbagai bahan makanan yang kemudian diolah menjadi menu makanan sehari-hari. Peran orangtua adalah memastikan sang anak mendapatkan gizi tersebut dari menu makanan yang sehat. Membiasakan anak untuk mengonsumsi makanan sehat dapat membantu anak untuk mengetahui makanan apa saja yang harus dimakan, yang harus dibatasi, maupun yang harus dihindari. Kebiasaan makan makanan sehat ini diharapkan menjadi kebiasaan yang baik hingga anak besar nantinya.

    Apa saja faktor yang mempengaruhi gizi anak?

    • Faktor keluarga, terutama orangtua

    Orangtua tentu menjadi role modelbagi anaknya. Anak akan terbiasa untuk makan makanan sehat dan bergizi bila kebiasaan ini dimulai dari rumah. Masakan yang disajikan sehari-hari dalam keluarga hendaknya mengandung nutrisi seimbang dan tentu saja mempunyai rasa yang enak. Sehingga anak akan menghindari jajan makanan luar yang belum tentu sehat. Bila harus makan makanan di luar rumah, orangtua hendaknya tetap memperhatikan pilihan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak.

    • Faktor dari anak sendiri

    Anakkadang sulit untuk menonsumsi makanan bervariasi yang mengandung gizi yang lengkap karena anak cenderung pickyeateratau memilih-milih makanan. Hal ini juga dikarenakan anak yang beranjak besar mulai mempunyai selera atau kesukaan tertentu terhadap makanan. Sehingga seringkali ini menjadi penyebab kurang terpenuhinya gizi yang baik untuk anak.

    • Faktor makanan

    Pengaruh dari makanan itu sendiri kadang menjadi salah satu tantangan dalam pemenuhan gizi, misalnya dari bentuk, bau, warna makanan yang dapat menggugah atau mengganggu nafsu makan anak.

    Apa panduan menyiapkan makanan bergizi untuk anak?

    1. Mengonsumsi makanan seimbang

    Makanan seimbang maksudnya adalah makanan yang mempunyai nutrisi atau zat gizi seimbang yang dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari yaitu terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan air. Kebutuhan akan zat gizi pada anak ini berbeda menurut usia, jenis kelamin, dan aktivitas sehari-hari.4
    Kalori dibutuhkan oleh anak untuk aktivitasnya sehari-hari, yang terutama didapatkan dari karbohidrat, protein, dan lemak. Karbohidrat perlu dikonsumsi 45-65 % dari total kalori yang diperlukan.

    Bahan makanan yang mengandung karbohidrat ini bisa didapat dari nasi, pasta, kentang, atau ubi. Protein juga perlu untuk pertumbuhan yang optimal, sistem kekebalan tubuh, mengatur hormon, dan mengganti sel-sel yang rusak. Protein diperlukan 10-30 % dari total kalori yang dibutuhkan anak terutama usia sekolah. Protein bisa didapat dari ikan, ayam, daging, atau kacang-kacangan.Lemak, diperlukan 23-35 % dari kebutuhan kalori, yang berguna sebagai sumber energi, mengangkut vitamin dan juga sumber asam lemak esensial.Selain kalori, anak juga membutuhkan mineral seperti zinc, zat besi, dan kalsium, yang berperan penting untuk pertumbuhan tulang.

    2. Makanan yang bervariasi dan beragam untuk anak

    Anak cenderung cepat merasa bosan dengan pilihan makanan yang itu-itu saja.Variasikan menu makanan baik dalam pemilihan bahan makanan, resep, maupun bentuknya.Sebisa mungkin setiap hari, anak mengonsumsi menu makanan yang berbeda.Buatlah menu bervariasi untuk sarapan, makan siang, dan makan malam agar menggugah selera makan si kecil.

    3. Sebisa mungkin hindari junk food

    Junk fooddapat diartikan sebagai makanan yang kurang nutrisi sehingga termasuk makanan yang tidak sehat.Sayangnya, jenis makanan ini paling sering ditemukan dan mudah didapatkan. Apalagi anak usia sekolah yang sudah mengenal jajan, makanan sejenis junk food ini sangat menarik untuk mereka makan. Peran orangtua adalah untuk mengontrol makanan ini tersedia di rumah atau seberapa sering dibeli atau tidak.

    Contoh makanan ini misalnya keripik, permen, dan makanan kemasan lain termasuk juga makanan cepat saji seperti kentang goreng. Selain faktor keluarga, adanya pengaruh teman sebaya, iklan di berbagai media, dan tren di masyarakat mempengaruhi pilihan dan selera anak terhadap makanan.

    4. Sediakan cemilan

    Cemilan ini adalah berupa makanan selingan di antara waktu makan, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.Cemilan juga mempunyai peran penting sebagai komponen gizi anak.Cemilan yang diberikan hendaknya mengandung nilai gizi yang diperlukan oleh tubuh dan juga sebagai bagian dari kebutuhan kalori. Contoh cemilan sehat yang dapat diberikan pada anak antara lain; potongan buah segar, biskuit, keju, susu, yoghurt, jus buah, atau puding.

    5. Kurangi makanan atau minuman manis

    Makanan atau minuman manis tentu saja mempunyai kandungan gula yang banyak. Hal ini menyebabkan kalori yang berlebihan yang dapat berujung pada masalah obesitas atau kegemukan badan. Selain itu, makanan atau minuman manis dapat mempengaruhi kesehatan gigi anak. Anak yang terbiasa mengonsumsi makanan manis biasanya akan sulit makan makanan yang rasanya hambar atau kurang manis.

    Begitu pula dengan minuman manis, anak menjadi tidak suka minuman yang rasanya plain seperti susu atau yoghurt. Biasakan anak untuk minum air putih. Bila ingin yangmanis, berikan makanan homemade yang lebih terkontrol kadar gulanya daripada makanan kemasan atau variasikan dengan jus buah yang rasanya manis.

    6. Makanan yang kaya akan serat

    Makanan dengan serat tinggi akan membuat anak merasa kenyang lebih lama dan mengurangi keinginan untuk makan cemilan yang tidak sehat. Selain itu, makanan berserat dapat membantu melancarkan pencernaan. Contoh makanan berserat adalah sereal yang terbuat dari gandum, buah-buahan, sayuran, atau puding yang dibuat dengan kadar gula yang wajar.

    7. Makanan yang segar

    Makanan yang segar atau makanan fresh yang diolah sendiri tentu lebih baik dikonsumsi oleh anak-anak.5 Makanan olahan atau kemasan yang banyak mengandung gula, pemanis buatan, atau penguat rasa dapat menurunkan nafsu makan anak terhadap makanan sehat, anak pun cenderung cepat merasa kenyang.

    8. Makanan yang menarik dan meningkatkan nafsu makan

    Penyajian makanan yang menarik dapat menggugah selera anak dan menghindarinya dari kebosanan terhadap menu makanan tertentu. Misalnya, dengan membentuk makanan seperti tokoh mainan kesukaan si kecil, bisa jadi menjadi salah satu cara meningkatkan nafsu makannya. Sebisa mungkin dalam penyajiannya, selain menarik, kandungan gizi dari makanannya tetap diperhatikan.

    Bila perlu, libatkan anak dalam pemilihan bahan makanan dan pembuatannya, sehingga anak terbiasa dengan bahan makanan seperti buah-buahan dan sayuran, yang seringkali menjadi alasan anak malas makan.Keterlibatan anak dalam memilih makanan sehat akan membuat si kecil terbiasa dengan makanan sehat hingga besar nanti.

    9. Jangan terpengaruh label suatu produk

    Seringkali makanan yang menjadi suatu produk di pasaran mempunyai label atau judul iklan yang menarik perhatian, misalnya adanya label ‘bebas lemak’ atau ‘rendah kalori’ yang menarik konsumen untuk membeli, karena pernyataan tersebut mungkin mempunyai keterangan tambahan yang penting untuk dipahami. Orangtua perlu bijak memperhatikan dengan baik kandungan nutrisi dalam setiap produk makanan, terutama yang akan diberikan untuk anak-anak.

    10. Memastikan keamanan makanan

    Dua hal penting yang harus diperhatikan orangtua dalam memberikan makanan untuk si kecil adalah adanya resiko tersedak dan juga penularan penyakit atau infeksi.5 Pastikan anak yang masih bayi tidak diberikan makanan yang membuat gampang tersedak, posisikan anak dengan baik dan ajarkan tidak berbicara sambil mengunyah makanan.Cuci bersih bahan makanan sebelum diolah, pastikan makanan dimasak dan diolah dengan baik, dan jangan lupa mencuci tangan anak sebelum dan sesudah makan.

    Panduan tersebut di atas diharapkan dapat membantu orangtua dalam perannya menyiapkan makanan yang bergizi demi tumbuh kembang optimal dan kesehatan sang buah hati. Semoga bermanfaat!

    Ditulis Oleh: Nela Fitria Yeral, dr.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    1. Healthy Food for Kids: Easy Tips to Help Your Children and Teens Eat Healthier. [internet] Available at: helpguide.org/articles/healthy-eating/healthy-food-for-kids.htm
    2. Alli, R. A. (2016). Healthy Eating Habits for Your Child. [internet] WebMD. Available at: webmd.com/children/kids-healthy-eating-habits#1
    3. Encourage Kids to Eat Healthy Food. [internet] Available at: pbs.org/parents/food-and-fitness/eat-smart/encourage-kids-to-eat-healthy-food/
    4. Hatter, K. (2017). The Benefits of Eating Healthy Foods as a Child. [internet] LIVESTRONG.COM. Available at: livestrong.com/article/246591-the-benefits-of-eating-healthy-foods-as-a-child/
    5. Childhood Nutrition [internet] HealthyChildren.org. Available at: healthychildren.org/English/healthy-living/nutrition/Pages/Childhood-Nutrition.aspx

    Read More
  • Moms, sebagai orang tua kita pasti akan mengusahakan agar anak kita tumbuh sehat dan cerdas. Apa pun akan kita lakukan, mulai dari memberi stimulasi yang tepat hingga menyiapkan makanan terbaik yang bergizi optimal. Semua itu diberikan pada anak kita bahkan sejak ia masih di dalam kandungan. Pemenuhan gizi pada anak harus dianggap sebagai kewajiban, terutama […]

    Siapkan 7 Jenis Makanan Ini untuk Tingkatkan Gizi Balita

    Moms, sebagai orang tua kita pasti akan mengusahakan agar anak kita tumbuh sehat dan cerdas. Apa pun akan kita lakukan, mulai dari memberi stimulasi yang tepat hingga menyiapkan makanan terbaik yang bergizi optimal. Semua itu diberikan pada anak kita bahkan sejak ia masih di dalam kandungan.

    Pemenuhan gizi pada anak harus dianggap sebagai kewajiban, terutama pada 5 tahun pertama. Moms, apa yang terjadi selama 5 tahun pertama itu adalah merupakan landasan yang sangat krusial untuk menentukan tahun demi tahun pertumbuhan dan perkembangan anak kita.

    Tentunya Moms tahu jika pertumbuhan otak tercepat terjadi saat anak masih dalam kandungan, yaitu pada trimester ketiga hingga 5-6 bulan pertama setelah lahir. Pada tahap itu, pembelahan sel pada otak terjadi dengan sangat pesat. Kemudian seiring dengan bertambahnya usia, pembelahan sel akan melambat, dan seterusnya hanya akan terjadi pembesaran sel-sel otak saja.

    Pada saat bayi lahir, berat otaknya memang baru mencapai ¼ berat otak dewasa, tapi jumlah selnya sudah mencapai 2/3 jumlah sel otak orang dewasa. Itu sebabnya, makanan untuk otak anak sudah mulai diperlukan jauh sebelum anak hadir di dunia ini.

    Perkembangan otak yang baik akan membantu anak memiliki memori dan keterampilan yang baik pula. Namun, jika perkembangan otak anak yang kurang baik, maka seorang anak akan memiliki daya pikir yang lemah sehingga misalnya ia akan kesulitan dalam menghafal sesuatu.

    Nutrisi dan gizi yang cukup pada anak dapat mengoptimalkan tumbuh kembang dan kemampuan otak anak. Walaupun kandungan nutrisi idealnya terkandung di dalam setiap makanan, tapi tahukah Moms jika terdapat beberapa makanan tertentu memiliki fungsi khusus yang anak kita butuhkan untuk pertumbuhan, kesehatan, dan perkembangan otak?

    Memenuhi kebutuhan gizi anak tentunya tidak bisa dilihat dari seberapa sering mereka makan dalam satu hari dan seberapa banyak porsi nasi dan lauk-pauknya untuk satu kali makan. Moms harus benar-benar memperhatikan makanan apa yang disajikan untuk si kecil.

    7 jenis makanan di bawah ini tergolong sebagai superfood dan brainfood yang bergizi tinggi yang dapat Moms olah ke dalam menu makan harian buah hati kita tercinta.

    1. Alpukat

    Alpukat adalah buah yang memiliki protein tinggi dan juga kaya akan lemak baik untuk menurunkan kolesterol jahat, si pemicu penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya.

    Lemak yang baik juga merupakan komponen utama yang membentuk sel-sel di dalam otak. Tapi, bukan berarti anak kita hanya membutuhkan lemak saja, tapi juga zat gizi mikro lainnya yang dibutuhkan untuk membuatnya tumbuh cerdas.

    Buah Alpukat juga diperkaya oleh serat, yang dapat mencegah sembelit pada anak. Rajin makan alpukat juga dapat mengurangi risiko terkena kanker, karena buah ini juga diperkaya dengan vitamin E.

    Cara menyajikan alpukat pada si kecil, Moms bisa mencoba dengan menumbuk alpukat hingga halus dan lumatkan bersama sedikit jus jeruk nipis dan yogurt untuk rasa yang lebih menyegarkan. Jika usia anak masih di bawah satu tahun, jangan dulu tambahkan gula atau madu untuk memaniskannya.

    2. Berry-Berryan

    Buah Berri merupakan makanan untuk kecerdasan otak. Buah ini dapat membantu meningkatkan daya ingat dan kaya dengan vitamin C dan antioksidan lainnya. Buah Berri juga mengandung lemak omega-3 yang membantu meningkatkan fungsi otak. Carilah stroberi, ceri, blueberry, dan blackberry, dimana semakin gelap warna berry, semakin banyak nutrisi yang dimilikinya.

    Selain itu, Buah Berri diperkaya dengan nutrisi dan antioksidan penting untuk menangkal radikal bebas biang segudang penyakit kronis, dari penyakit jantung hingga kanker.

    Jadikan buah Berri sebagai cemilan sore untuk anak yang dapat bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan memperkuat memori. Selain dimakan bulat-bulat dalam versi segarnya, Moms juga bisa mengolah buah-buah berry ini menjadi pudding dingin atau sebagai isian muffin, brownies, atau kukis lunak.

    3. Oatmeal

    Oatmeal merupakan sumber energi yang sangat baik bagi otak. Oatmeal mengandung serat yang tinggi yang dapat membantu menjaga agar anak merasa kenyang. Oatmeal yang terbuat dari gandum ini juga merupakan sumber Vitamin E, B kompleks, dan zinc yang sangat baik untuk membantu otak anak bekerja dengan sebaik-baiknya.

    Hidangkan oatmeal sebagai sarapan. Namun, pilihlah produk yang menawarkan biji-bijian oats kering yang utuh, dan bukan oatmeal yang siap saji karena gandum utuh memiliki serat yang lebih dan energi yang tahan lama. Masaklah oat kering dengan susu, ketimbang air untuk meningkatkan gizi pada anak, dan taburkan dengan blueberry segar untuk menu sarapan yang lebih sehat.

    4. Salmon

    Ikan Salmon kaya akan kandungan asam lemak omega-3, yang merupakan salah satu lemak baik yang dikenal dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan omega 3 juga mampu memperbaiki mood dan mencegah hilang ingatan.

    Selain itu, mendapatkan nutrisi yang cukup dari asam lemak ini dapat membantu anak-anak memperbaiki keterampilan mental mereka.

    Moms dapat menyiapkan ½ kg fillet daging salmon dan potong memanjang. Lalu, celupkan dalam putih telur yang sudah dikocok dan masukan ke dalam campuran tepung roti dan jagung yang telah dibumbui oleh garam, lada, paprika, bubuk bawang, dan parmesan. Masak campuran tersebut di dalam wajan yang telah diminyaki menggunakan api sedang. Sajikan untuk bekal atau makan siang anak.

    5. Bayam

    Sayuran yang kaya warna adalah sumber antioksidan yang sangat baik untuk menjaga agar sel otak tetap sehat. Salah satu sayuran yang bergizi tinggi adalah bayam. Bayam merupakan salah satu sumber makanan yang bergizi tinggi dan memiliki kandungan zat besi, kalsium, asam folat, dan vitamin A dan C yang sangat baik bagi pertumbuhan tulang dan otak.

    Sayuran yang satu ini sangat mudah diadaptasikan ke berbagai menu karena rasanya yang ringan dan mudah untuk dimasak. Moms dapat merebus bayam dalam kaldu sayur bening, tambahkan pipilan jagung manis dan hidangkan hangat saat cuaca dingin. Moms juga dapat menumis bayam dengan sedikit minyak sebagai lauk makan bubur bayi.

    6. Ubi

    Ubi adalah salah satu makanan yang dapat meningkatkan gizi anak karena dilengkapi dengan vitamin B, C, dan E, kalsium, kalium, dan zat besi. Ubi juga diperkaya karbohidrat kompleks dan serat yang mampu meningkatkan sistem pencernaan.

    Ubi sangat baik untuk mencegah naiknya kadar gula karena kadar karbohidrat kompleks yang dikandungnya. Ubi juga memiliki rasa manis yang tidak mencolok. Cocok untuk resep sehat dan bekerja baik untuk menurunkan kadar asam dari tomat dalam saus pasta, sehingga anak kita pasti akan menyukainya.

    7. Susu dan Yogurt

    Seperti yang sudah banyak diketahui orang, susu dan yogurt merupakan salah satu makanan yang mengandung Vitamin B. Vitamin B diperlukan untuk pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim.

    Susu rendah lemak atau yogurt merupakan minuman susu yang difermentasi yang kaya akan protein. Susu dan Yogurt juga mengandung zat yang dapat membangun tulang dan gigi yang kuat, juga dapat memperbaiki pencernaan dan melawan bakteri jahat dalam usus.

    Konsumsi yogurt plain (tanpa rasa) rendah lemak dan masukkan buah segar atau beku sebagai topping yang tentunya disukai oleh anak kita.

    Nah Moms, Itulah 7 makanan terbaik yang dapat disediakan untuk sehari-hari bagi anak kita yang sedang dalam masa pertumbuhan. Pilihlah makanan yang memiliki gizi baik untuk kecerdasan otak anak supaya si kecil makin pintar seiring dengan perkembangan fisik dan mentalnya.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Penyakit kekurangan gizi merupakan salah satu penyakit yang menyerang anak-anak, terutama dalam masa pertumbuhan. Di Indonesia sendiri, permasalahan ini menjadi kasus yang cukup banyak menyita perhatian karena banyaknya anak-anak yang menjadi korban dari penyakit kekurangan gizi tersebut. Kekurangan gizi mencakup kekurangan akan asupan vitamin A, yodium, zat besi, protein, energi, yang membuat pertumbuhan anak menjadi […]

    Jangan Sampai Anak Kurang Gizi! Yuk, Masak 6 Jenis Olahan Makanan Ini

    Penyakit kekurangan gizi merupakan salah satu penyakit yang menyerang anak-anak, terutama dalam masa pertumbuhan. Di Indonesia sendiri, permasalahan ini menjadi kasus yang cukup banyak menyita perhatian karena banyaknya anak-anak yang menjadi korban dari penyakit kekurangan gizi tersebut. Kekurangan gizi mencakup kekurangan akan asupan vitamin A, yodium, zat besi, protein, energi, yang membuat pertumbuhan anak menjadi terganggu.

    Sehingga membuat anak-anak yang mengalami kekurangan gizi menjadi pendek dan kurus. Lalu, penyakit kekurangan gizi juga menyebabkan tubuh menjadi lemah, kulit yang bermasalah, serta mata cekung. Bahkan jika kondisinya sudah lumayan parah, dapat menyulitkan anak untuk bertahan hidup.

    Mari cegah anak Sahabat jangan sampai kekurangan gizi dengan mengonsumsi olahan makanan-makanan sehat di bawah ini.

    1. Semua Jenis Produk Susu

    Bagi anak-anak yang menderita kekurangan gizi, akan sangat baik jika Sahabat memberikan asupan berbagai jenis produk susu. Dan tak hanya anak-anak yang menderita kekurangan gizi saja, jika anak Sahabat memiliki gizi yang normal sekalipun perlu mendapatkan asupan susu agar dapat mencegah terjadinya kekurangan gizi. Produk-produk susu memiliki kandungan protein, lemak, dan kalsium dapat memenuhi nutrisi anak.

    Produk susu ini dapat membantu anak agar mendapatkan rangsangan yang baik agar dapat menghasilkan insulin, sehingga kadar gula pada tubuh sempurna. Ada berbagai produk susu yang dapat Sahabat berikan kepada anak secara langsung, seperti susu sapi, yoghurt, dan keju. Sahabat bisa memberikan jenis makanan ini setiap harinya. Namun, jika anak Sahabat memiliki alergi terhadap susu sapi, maka solusi alternatifnya Sahabat dapat memberikan susu nabati seperti susu air beras dan susu kedelai.

    2. Olahan Telur

    Telur memiliki kandungan protein dan vitamin yang cukup tinggi. Selain itu, telur juga mengandung kolin yang menjadi nutrisi cukup penting bagi anak. Kolin dapat membuat proses pertumbuhan pada anak berjalan dengan baik, rangsangan terhadap pertumbuhan sistem syaraf dan otot, serta membantu meningkatkan kerja otak. Ketika memberikan telur pada anak, pastikan jika Sahabat mengolah nya dengan baik, misalnya saja dengan dimasak dalam bentuk telur rebus, omelet telur, telur goreng (menggunakan minyak zaitun), atau memasukkannya ke dalam nasi, bubur, maupun sup.

    3. Olahan Daging

    source: healthfreedoms

    Daging memiliki manfaat yang sangat penting bagi pertumbuhan anak. Kandungan zat besinya membantu produksi sel darah merah, sehingga mencegah anak mengalami anemia. Daging juga memiliki kandungan magnesium dan zat besi yang dapat meningkatkan kerja dan fungsi otak serta sistem kekebalan tubuh. Agar anak-anak Sahabat bisa mengonsumsi daging dengan baik, cobalah untuk mengolahnya menjadi makanan yang lembut. Sahabat dapat pula mencampurkannya dengan jenis makanan lainnya seperti telur, tempe, tahu, dan lainnya.

    4. Olahan Ikan

    Semua jenis-jenis olahan ikan memiliki manfaat yang baik bagi anak, terutama jika anak mengalami kekurangan gizi. Kandungan protein di dalamnya berperan penting untuk meningkatkan fungsi tulang dan otot. Selain itu, ikan juga memiliki jenis lemak sehat seperti omega-3 yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan pada anak.

    Bahkan mengonsumsinya secara teratur dapat membantu sistem penglihatan dan syaraf pada anak lebih sehat. Berbagai jenis ikan yang disarankan untuk dikonsumsi antara lain seperti ikan nila, ikan salmon, ikan sarden, ikan tuna, dan lainnya. Masak ikan-ikan tersebut hingga matang, Sahabat bisa menjadikannya sebagai ikan kukus atau bubur.

    5. Menu Sup Sayuran Hijau

    Sayuran juga menjadi makanan yang harus masuk ke dalam menu makanan sehari-hari anak. Sahabat bisa memberikan sayuran-sayuran hijau seperti sawi, kol, brokoli, dan lainnya. Sayuran hijau lainnya. Kandungan kalsium, zat besi, mineral, dan vitamin C akan sangat penting bagi pertumbuhan anak. Selain itu, kalium di dalam sayuran hijau juga memiliki manfaat untuk menyehatkan organ jantung.

    6. Buah-Buahan Berwarna Cerah

    Jangan lupa untuk memasukkan buah sebagai makanan yang akan dikonsumsi anak sehari-harinya, terutama buah-buahan yang berwarna cerah. Hal ini karena kandungan vitamin A yang sangat tinggi. Vitamin A tak hanya bermanfaat bagi kesehatan mata, namun juga membantu agar sistem imunitas tubuh anak lebih meningkat sehingga tidak mudah sakit.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja