Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ daya tahan tubuh”

  • Dr. Lucky Aninditha – Penyakit tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi pada jaringan paru yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis dan dapat menyerang anak maupun dewasa. Namun, anak lebih berisiko untuk menderita TB berat seperti TB milier dan meningitis TB sehingga menyebabkan tingginya kesakitan dan kematian pada anak. Baca Juga: 7 Gejala TB Paru pada Si Kecil Menurut laporan […]

    Cegah Tuberkulosis pada Anak dengan Daya Tahan Tubuh Anak yang Kuat

    Dr. Lucky Aninditha – Penyakit tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi pada jaringan paru yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis dan dapat menyerang anak maupun dewasa. Namun, anak lebih berisiko untuk menderita TB berat seperti TB milier dan meningitis TB sehingga menyebabkan tingginya kesakitan dan kematian pada anak.

    Baca Juga: 7 Gejala TB Paru pada Si Kecil

    Menurut laporan WHO tahun 2013, Kasus TB anak yang terjadi di diperkirakan 6%, yaitu sebanyak 530.000 pasien TB Anak / Tahun, sedangkan kasus anak TB dengan HIV sebanyak 74.000 kematian anak  / tahun (8% dari seluruh kematian akibat TB).

    Kasus TB pada anak di Indonesia belum ada laporan pastinya namun diperkirakan jumlah kasus TB anak adalah 7,9% – 12% dari total kasus TB di Indonesia.

    Baca Juga: Penyebab Infeksi Hepatitis B pada Bayi

    Kenali dan waspada terhadap bahaya TB Anak

    Adapun gejala dari penyakit tuberkulosis yang diderita oleh anak seiring dengan perkembangan penyakit ini seperti:

    1. Demam
    2. Lemah dan rewel
    3. Batuk yang berkepanjangan
    4. Nafas yang berat dan cepat
    5. Berkeringat malam, pembesaran kelenjar
    6. Berat badan yang berkurang dan pertumbuhan yang terhambat

    Pada anak yang menderita TB, penyebaran infeksi melewati pembuluh darah bisa berefek pada semua organ di tubuh. Komplikasi parah yang dapat disebabkan oleh penyakit ini adalah meningitis tuberculosis, yang bisa mengganggu otak dan sistem saraf.

    Baca Juga: Pijat Payudara Pada Ibu Menyusui, Apakah Efektif?

    Bagaimanakah cara mencegah anak tertular penyakit TB?

    Pencegahan pada anak agar tidak tertular penyakit TB adalah:

    1. Anak rentan tertular TB bila terdapat kontak terhadap pasien TB aktif baik anak maupun dewasa, jadi sebaiknya hindari anak mendapatkan kontak dengan anggota keluarga atau orang yang positif pengidap penyakit TB ini.
    2. Obati anggota keluarga yang positif TB (ditemukan kuman TB aktif) agar menurunkan risiko anak tertular penyakit TB.
    3. Sistem imunitas anak berperan dalam terjadinya infeksi atau sakit TB pada anak. Tingkatkan sistem imunitas anak dengan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS):
      1. Makan makanan yang bergizi, variasikan makanan anak supaya gizi anak optimal,
      2. Perhatikan ventilasi ruangan tempat anak berada. Untuk ventilasi di rumah, bisa dengan cara membuka jendela rumah agar ruangan rumah cukup udara dan sinar matahari,
      3. Rutin menjemur alas tidur anak supaya tidak lembab,
      4. Ajak anak untuk aktif berolahraga,
      5. Jauhi anak dari paparan asap rokok atau larang anak untuk merokok,
      6. Pastikan anak sudah diimunisasi BCG. Imunisasi BCG, sekalipun tidak mencegah infeksi TB tapi dapat menghindari anak dari penyakit TB berat.

    Produk Terkait: Layanan Imunisasi BCG ke Rumah

    Bagaimana manfaat daya tahan tubuh anak terhadap penyakit TB Paru?

    Mekanisme pertahanan daya tahan tubuh terhadap infeksi Mycobacterium tuberculosis bergantung pada interaksi dan kerjasama antara sel monosit-makrofag dan limfosit T serta sitokin. Oleh karena itu sangat penting menjaga nutrisi pada anak, agar pertahanan tubuh terhadap penyakit tuberculosis ini semakin baik.

    Malnutrisi menurut penelitian dapat menyebabkan pertahanan tubuh yang rendah atau disebut juga dengan immunodefisiensi, karena fungsi dari sel makrofag, limfosit T serta sitokin yang tidak berjalan.

    Oleh sebab itu, sangat penting bagi kita untuk tetap menjaga daya tahan tubuh anak agar tetap kuat. Adapun langkah-langkah kita sebagai orang tua, bagaimana menjaga anak untuk mempunyai daya tahan yang kuat terhadap serangan bakteri khususnya mycobacterium tuberculosis adalah:

    1. Menjaga asupan gizi anak, perbanyak makanan yang sehat mengandung Omega 3, seperti yang terdapat di minyak salmon, mackerel, herring dan ikan tuna dan sayuran. Cobalah untuk selalu memasukkan ikan pada menu anak anda dua kali seminggu.
    2. Makanan yang kaya akan Vitamin C dan karotenoid juga dapat meningkatkan sel darah putih yang dapat melawan infeksi terhadap serangan penyakit.
    3. Jaga waktu tidur sang Anak. Telah diketahui bahwa tidur yang kurang bisa membuat anak menjadi lebih rentan terhadap penyakit dengan turunnya sel natural killer yang menolong sistem daya tahan tubuh untuk melawan infeksi. Jumlah tidur anak yang cukup untuk balita lebih dari 13 jam dan untuk umur 3-12 tahun hingga 12 jam perhari.
    4. Tetaplah memberikan ASI, karena dalam air susu ibu mengandung komponen yang mampu meningkatkan antibodi dan sel darah putih. Kolostrum, cairan encer berwarna kekuningan yang keluar ketika menyusui beberapa hari pertama setelah persalinan, mengandung zat pelawan penyakit yang sangat kuat.

    Untuk vaksinasi BCG ini Sobat bisa melakukannya di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Referensi :

    1. Tuberculosis in Children. Healthy Children. November 2016. [cited from November 2016]. Available from: healthychildren.org/English/health-issues/conditions/chest-lungs/Pages/Tuberculosis.aspx
    2. Penanggulangan Tuberkulosis Terpadu. Kementrian Kesehatan Indonesia. 2017. Available from: tbindonesia.or.id/tb-anak/
    3. TB in Children – Getting, diagnosing and preventing TB . Global Health Education. 2016. Available from: tbfacts.org/tb-children/
    4. How to boost your child’s immune system. BBC Good Food. 15 Oktober 2016. Available from: bbcgoodfood.com/howto/guide/how-boost-your-childs-immune-system
    5. TB Indonesia – TB anak. 2017. Available from: tbindonesia.or.id/tb-anak/
    Read More
  • Indonesia kaya akan berbagai jenis tanaman obat atau herbal, salah satunya adalah daun kelor yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari sebab telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun. Tanaman yang berasal dari India dan memiliki nama latin Moringa oleifera, diketahui mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan bersifat sebagai antioksidan. Bubuknya sering disebut sebagai sumber […]

    Manfaat, Efek Samping, dan Cara Mengolah Daun Kelor

    Indonesia kaya akan berbagai jenis tanaman obat atau herbal, salah satunya adalah daun kelor yang cukup populer dalam kehidupan sehari-hari sebab telah digunakan sebagai pengobatan tradisional selama ribuan tahun.

    Tanaman yang berasal dari India dan memiliki nama latin Moringa oleifera, diketahui mengandung asam amino, vitamin, mineral, dan bersifat sebagai antioksidan. Bubuknya sering disebut sebagai sumber protein karena mengandung 9 asam amino esensial.

    manfaat dan efek samping daun kelor

    Baca Juga: Simplisia Nabati: Pengertian, Jenis, dan Pengolahan, Tumbuhan, dan Lain-lain

    Manfaat Daun Kelor

    Daun kelor memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan, yaitu :

    Melawan Diabetes

    Daun kelor dipercaya dapat memberi perlindungan alami dan kontrol gula darah, karena mengandung asam klorogenat dan senyawa isothiocyanate.

    Produk Terkait: Obat Diabetes

    Mendukung Kesehatan Otak

    Daun kelor diketahui mengandung  vitamin E dan vitamin C yang mampu melawan oksidasi, secara tidak langsung dapat meningkatkan fungsi otak. Daun kelor juga dapat mempengaruhi zat kimia dalam otak yang berkaitan dengan daya ingat, suasana hati, fungsi organ, respons terhadap rangsangan seperti stres dan rasa bahagia serta kesehatan mental.

    Melindungi Hati

    Daun kelor diketahui dapat melindungi hati berkat kandungan polifenol dan melindungi dari pengerasan hati (fibrosis).

    Mencegah Peradangan

    Apabila Sahabat mengalami kendala untuk mengatasi peradangan dengan obat-obatan non tradisional, daun kelor dapat menjadi salah satu solusinya. Daun kelor mempunyai kandungan campuran asam amino esensial, fitonutrien karotenoid, dan antioksidan yang dapat menurunkan peradangan.

    Membantu Melancarkan Pencernaan

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang mengalami masalah pencernaan seperti gangguan lambung, sembelit, radang saluran cerna, daun kelor dipercaya dapat membantu menghambat pertumbuhan berbagai virus. Kandungan vitamin B, di dalam daun kelor juga dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan.

    Memperkuat Tulang

    Daun kelor diketahui mengandung kalsium dan fosfor yang membantu menjaga kesehatan tulang, membantu mengatasi radang sendi.

    Baca Juga: 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis

    Meningkatkan Kesehatan Mata

    Manfaat terakhir daun kelor, mampu meningkatkan kesehatan mata karena tingkat antioksidannya yang tinggi.

    Efek Samping

    Selain memberikan manfaat, berikut beberapa efek samping yang dapat dialami setelah konsumsi daun kelor:

    Reaksi Alergi

    Reaksi alergi dapat dialami Sahabat Sehat, bila memiliki riwayat alergi daun kelor. Seringkali hal ini dialami bila menggunakan daun kelor sebagai masker alami untuk kecantikan wajah.

    Diare

    Daun kelor diketahui memiliki efek sebagai pencahar, sehingga dapat menyebabkan dan bahkan memperburuk diare. Daun kelor sebaiknya dikonsumsi apabila Sahabat mengalami kesulitan buang air besar.

    Menurunkan Tekanan Darah

    Daun kelor tidak disarankan dikonsumsi pasien yang memiliki riwayat tekanan darah rendah, karena dikhawatirkan dapat memperburuk kondisi yang dialami. Sehingga daun kelor sebaiknya dikonsumsi bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

    Produk Terkait: Cek Lab

    Memperlambat Detak Jantung

    Efek samping daun kelor selanjutnya adalah dapat memperlambat detak jantung karena kandungan alkaloid dalam daun kelor. Tidak disarankan konsumsi daun kelor berlebihan bagi pasien yang memiliki riwayat gangguan jantung.

    Membahayakan Kandungan

    Efek samping ini sebenarnya berasal dari bagian tanaman kelor lainnya seperti bunga, kulit pohon, beserta akar tanaman yang kemungkinan tercampur saat proses pengolahan. Bagian tersebut dipercaya memiliki kandungan zat yang berpotensi menyebabkan keguguran, sehingga tidak disarankan bagi ibu hamil.

    Baca Juga: 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

    Hipoglikemia

    Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula darah terlalu rendah. Kondisi ini dapat dialami setelah konsumsi daun kelor, ditandai dengan irama jantung tidak teratur, kelelahan, pucat, gelisah, berkeringat, kelaparan, mudah marah, serta kesemutan di sekitar mulut. Hal ini disebabkan karena daun kelor memiliki efek menurunkan kadar gula darah.

    Sahabat sebaiknya bijak saat mengkonsumsi daun kelor, terutama bagi pasien dengan riwayat penyakit kencing manis (diabetes melitus).

    Merusak Hati dan Ginjal

    Hati dan ginjal merupakan organ-organ tubuh sangat penting. Untuk menghindari kerusakan hati dan ginjal, sebaiknya hindari konsumsi daun kelor dalam jangka panjang dan rutin melakukan pemeriksaan medical check-up (MCU).

    Bagaimana Cara Mengolah Daun Kelor?

    Daun kelor dapat diolah dengan cara dimasak, diekstrak, atau dikonsumsi secara langsung misalnya diolah menjadi sayur bening, tumis, teh, dan jus.

    Daun kelor juga bisa diolah menjadi cokelat, kue, mi instan, dan bahkan kapsul suplemen sehingga praktis dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh terutama di masa pandemi.

    Baca Juga: Penggunaan Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh

    Itulah mengenai manfaat, efek samping, dan cara mengolah daun kelor yang perlu Sahabat ketahui. Apabila Sahabat ingin memperoleh manfaat daun kelor, dengan cara yang praktis, Sahabat bisa membeli produk herbal jadi dalam bentuk kapsul dan suplemen di Prosehat.

    Produk Terkait: Jual Borobudur Kelorin 60 Kapsul

    Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Penyembuhan [Internet]. CNN Indonesia. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190826163137-255-424772/manfaat-daun-kelor-untuk-kesehatan-dan-penyembuhan
    2. Ardyanto F. 8 Efek Samping Daun Kelor Bagi Tubuh, Perhatikan Konsumsinya [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4367838/8-efek-samping-daun-kelor-bagi-tubuh-perhatikan-konsumsinya
    3. Sendari A. 6 Cara Mengolah Daun Kelor untuk Dapatkan Khasiatnya [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4318063/6-cara-mengolah-daun-kelor-untuk-dapatkan-khasiatnya
    4. Afrilian D. Manfaat Daun Kelor Sebagai Superfood Kaya Khasiat Sehat [Internet]. detikfood. 2021 [cited 15 March 2021]. Available from: https://food.detik.com/info-sehat/d-5489778/manfaat-daun-kelor-sebagai-superfood-kaya-khasiat-sehat

     

     

    Read More
  • Apakah obat tradisional bisa dimanfaatkan untuk daya tahan tubuh? Jawabannya tentu saja bisa karena obat tradisional juga mempunyai khasiat yang baik untuk memelihara daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit, termasuk Covid-19. Akan tetapi, khasiat yang didapatkan kebanyakan dari data empiris, yaitu penggunaan turun-temurun di masyarakat. Ketika obat tradisional dinyatakan berkhasiat untuk daya tahan […]

    Penggunaan Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh

    Apakah obat tradisional bisa dimanfaatkan untuk daya tahan tubuh? Jawabannya tentu saja bisa karena obat tradisional juga mempunyai khasiat yang baik untuk memelihara daya tahan tubuh dari serangan berbagai macam penyakit, termasuk Covid-19. Akan tetapi, khasiat yang didapatkan kebanyakan dari data empiris, yaitu penggunaan turun-temurun di masyarakat. Ketika obat tradisional dinyatakan berkhasiat untuk daya tahan tubuh, sebenarnya obat harus melalui penelitian ilmiah.

    obat tradisional untuk daya tahan tubuh

    Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Terdapat beberapa jenis penelitian ilmiah, yaitu:

    • Uji in-vitro atau penelitian pada laboratorium
    • Uji in-vivo atau uji ke hewan percobaan
    • Uji klinis pada manusia

    Akan tetapi, dalam praktiknya, obat tradisional masih mungkin dimanfaatkan untuk membantu memelihara daya tahan tubuh. Beberapa obat yang secara turun-temurun terbukti berkhasiat di masyarakat dapat dimanfaatkan asalkan mempunyai dasar data ilmiah yang mendukung pembuktian untuk daya tahan tubuh.

    Produk Terkait: Jamu-Herbal

    Lalu, Apakah Sistem Daya Tahan Tubuh Itu?

    Sebelum berlanjut ke pemanfaatan obat tradisional, kita terlebih dahulu membahas mengenai daya tahan tubuh. Sistem daya tahan tubuh adalah sistem kompleks yang terintegrasi dari sel, jaringan, organ, dan mediator terlarut yang terlibat dalam mempertahankan tubuh terhadap serangan asing yang mengancam integritasnya.

    Bagaimana Sistem Ini Bekerja?

    Cara kerja sistem ini adalah mengaktivasi dua sistem kekebalan dalam tubuh yang terdiri dari kekebalan alami (innate immune) dan kekebalan adaptif (adaptive immune). Sistem kekebalan alami melibatkan sel-sel pembunuh alami atau natural killer cell, yaitu neutrofil (leukosit) yang dikenal sebagai makrofag. Sementara sistem kekebalan adaptif melibatkan limfosit (sel T dan B) dengan menghasilkan antibodi sebagai respons imun. Apabila kondisi tubuh terlihat baik, kedua sistem kekebalan ini akan bekerja bersama-sama untuk mempertahankan daya tahan tubuh.

    Baca Juga: Sambiloto Sebagai Terapi Mengurangi Infeksi Covid-19

    Cara Memanfaatkan Obat Tradisional

    Ada dua cara untuk memanfaatkan obat tradisional, yaitu:

    • Menggunakan produk jadi
    • Meracik dan mengolah sendiri

    Menggunakan produk jadi

    Sahabat dapat mendapatkan obat tradisional dalam bentuk produk jadi dengan cara offline atau online. Toko offline meliputi apotek, toko obat, swalayan, atau minimarket resmi, sedangkan toko online seperti toko resmi (official store) atau website resmi. Ketika membeli produk, Sahabat perlu melakukan cek label dan cek “klik” yang merupakan kependekan dari cek kemasan, label, izin edar, dan kadaluwarsa.

    Cek label meliputi:

    • Indikasi, yaitu klaim khasiat yang disetujui pada umumnya, seperti membantu memperbaiki atau memelihara daya tahan tubuh
    • Aturan pakai, gunakan sesuai aturan pakai yang tercantum di label. Artinya, obat tidak boleh digunakan secara berlebihan
    • Peringatan/perhatian, yaitu merujuk pada jika terdapat peringatan atau perhatian terhadap produk tertentu
    • Kontraindikasi, berarti produk yang bersangkutan tidak boleh digunakan oleh penderita kondisi tertentu

    Untuk cek klik meliputi

    • Cek kemasan, untuk memastikan obat dalam kondisi yang dikemas dengan baik
    • Cek label, yaitu membaca keseluruhan informasi produk, seperti zat aktif dalam obat dan cara menyimpan
    • Cek izin edar, yaitu untuk memastikan apakah obat tersebut telah memiliki izin edar dari BPOM
    • Cek kedaluwarsa, yaitu untuk memastikan obat yang dibeli tidak melewati tanggal kedaluwarsa sehingga layak dikonsumsi

    Baca Juga: Bijak Berbelanja Obat Melalui Aplikasi Online

    Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi penyimpanan dan efek yang tidak diinginkan. Kondisi penyimpanan merujuk pada bagaimana cara menyimpan obat yang sesuai sedangkan efek yang tidak diinginkan adalah apabila obat yang dikonsumsi menimbulkan efek samping yang cukup parah. Apabila timbul efek yang tidak diinginkan, Sahabat harus segera menghentikan konsumsi obat dan segera hubungi dokter

    Meracik dan Mengolah Sendiri

    Cara kedua adalah meracik dan mengolah sendiri obat-obatan dari sumbernya langsung berupa simplisia nabati. Dengan cara ini, Sahabat mencari dan mengumpulkan sendiri bahan-bahan untuk obat-obatan yang ada, yang bisa didapatkan di sekitar rumah. Sahabat harus memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan kebersihan bahan. Setelah itu, Sahabat bisa mulai mengolah bahan-bahan, dari mencuci hingga merebus untuk kemudian mengonsumsinya.

    Baca Juga: Simplisia Nabati: Pengertian, Jenis, Pengolahan, Tumbuhan, dan Lain-lain

    Apa yang Harus Diperhatikan Ketika Memanfaatkan Obat Tradisional?

    Yang perlu Sahabat perhatikan adalah sebagai berikut:

    • Reaksi alergi: ada beberapa orang atau individu yang mempunyai reaksi alergi yang cukup parah terhadap obat tradisional tertentu
    • Kelompok yang berisiko: obat-obatan tidak dianjurkan untuk kelompok berisiko, yaitu bayi, anak-anak, wanita hamil, orang lanjut usia serta yang mempunyai kondisi penyakit tertentu sehingga membutuhkan konsultasi dokter
    • Takaran dan kombinasi: hindarilah takaran dan kombinasi yang berlebihan
    • Konsultasi dengan dokter: konsultasilah dengan dokter terlebih dahulu jika Sahabat hendak mengonsumsi obat bersamaan dengan obat nontradisional
    • Penggunaan jangka panjang: peringatan/perhatian terhadap efek yang tidak diinginkan

    Baca Juga: Arti Lingkaran Berwarna Kemasan Obat

    Itulah beberapa hal seputar obat tradisional yang bisa digunakan untuk membantu memelihara daya tahan tubuh. Sahabat Sehat juga harus tetap memperhatikan aspek-aspek yang ada pada obat tradisional yang hendak dikonsumsi supaya tidak terjadi dampak yang tidak diinginkan. Untuk obat yang resmi dan terpercaya, Sahabat bisa membelinya di Prosehat. Informasi selengkapnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Sugiarti, Herawaty, Riani. Buku Saku Obat Tradisional untuk Daya Tahan Tubuh. 1st ed. Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan; 2020.
    2. BPOM Ingatkan Pentingnya Cek KLIK [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 2 February 2021]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2018/02/25/10193531/bpom-ingatkan-pentingnya-cek-klik
    Read More
  • Sudah punya rencana liburan ke Bali? Pasti menyenangkan sekali berjemur di banyak pantai bersih nan biru di sekitar Ubud, Bali. Keindahan alamnya yang sudah terkenal hingga di ujung dunia akan menjadi destinasi wajib bagi turis internasional dan domestik. Alasan wajib pulau Bali tidak boleh dilewatkan dari bucket list Anda dan keluarga adalah karena objek wisata […]

    Jaga Daya Tahan Tubuh Keluarga Saat Liburan ke Bali

    Sudah punya rencana liburan ke Bali? Pasti menyenangkan sekali berjemur di banyak pantai bersih nan biru di sekitar Ubud, Bali. Keindahan alamnya yang sudah terkenal hingga di ujung dunia akan menjadi destinasi wajib bagi turis internasional dan domestik. Alasan wajib pulau Bali tidak boleh dilewatkan dari bucket list Anda dan keluarga adalah karena objek wisata pilihan ini:

    prosehat liburan ke bali

    • Pantai dan Pura Tanah Lot
    • Pantai Kuta
    • Pantai Jimbaran
    • Garuda Wisnu Kencana
    • Bali Wake Park
    • Tanjung Benoa Bali
    • Tari Kecak di Pura Uluwatu
    • Pantai Seminyak
    • Dreamland beach
    • Pantai Suluban (Blue point beach)
    • Trick Art Museum Gallery
    • Pantai Karma
    • Pantai Kerobokan
    • Wisata malam di Legian Kuta
    • Museum Pasifika
    • Pantai Nusa Dua
    • Pantai Legian Kuta
    • New Kuta Green Park
    • Bali Shell Museum
    • Plasa Bali, Discovery Kartika, Lippo Mall dan Beachwalk Shopping Centre
    • Pantai Balanga

    Baca juga: 8 Tips Liburan Aman ke Disneyland dengan Anak

    Jaga Daya Tahan Tubuh
    Sistem kekebalan tubuh Anda adalah pertahanan tubuh terhadap infeksi dan penyakit. Sistem imunitas mengenali sel-sel yang membentuk tubuh Anda, dan akan mencoba untuk menyingkirkan benda apapun yang asing. Sistem ini juga menghancurkan kuman (bakteri dan virus) serta parasit. Jika sistem kekebalan tubuh Anda lemah hal ini memungkinkan kuman dan parasit untuk mengambil alih tubuh Anda dan membuat Anda sakit. Bagaimana Anda dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami?

    Sebuah sistem kekebalan tubuh yang kuat tidak bisa dibangun dalam semalam. Anda harus mencoba untuk menjaga sistem pencernaan yang sehat dan menjaga tingkat stres pada sebagian besar waktu. Memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda harus menjadi prioritas dua minggu sebelum waktu perjalanan liburan. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan adalah:

    klik di sini beli paket prosehat p3k keluarga

    Beli di sini: Paket P3K Liburan Keluarga

    Menjaga Diet Sehat
    Makan makanan tinggi protein, berserat tinggi, rendah karbohidrat, yang mudah dicerna, dan banyak sayuran segar. Seperti barisan tempur pada militer, sistem kekebalan tubuh menyiapkan pasukan tempur di dalam tubuh Anda. Selain itu Anda juga perlu untuk makan makanan ini:

    • Berfermentasi (sauerkraut, acar, yoghurt) yang mengandung probiotik.
    • Mendapatkan ekstra Vitamin C dan B secara alami untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.
    • Minum setidaknya 8 gelas air per hari. Rehydrate dengan air, bukan soda atau minuman dengan perasa lainnya terutama saat liburan ke Bali.

    Olahraga
    Hidup aktif dengan olahraga teratur dengan intensitas bervariasi, mulai dari ringan, sedang, hingga tinggi. Olahraga teratur membantu menjaga sirkulasi darah, mengontrol berat badan agar terhindar dari risiko penyakit kronis dan pastinya daya tahan tubuh tetap dalam kondisi prima. Sama seperti diet sehat, olahraga teratur memberikan kontribusi untuk kesehatan yang baik dan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Dengan mempertahankan aliran dan sirkulasi darah yang baik, Anda mengizinkan sel dan zat dari sistem kekebalan tubuh untuk bergerak melalui tubuh secara bebas dan melakukan pekerjaan mereka secara efisien.

    Kualitas Tidur yang Baik
    Selain diet sehat dan olahraga teratur, tips lainnya yang bisa Anda lakukan untuk menjaga daya tahan tubuh sebelum berlibur ke Bali adalah dengan mendapatkan kualitas tidur yang baik. Tidur yang baik adalah minimal 8 jam sehari. Kurang tidur dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda dan malah membuatnya lebih rentan untuk mengembangkan penyakit.

    Ketiga tips menjaga daya tahan tubuh sebelum liburan ke Bali atau ke daerah tropis manapun mudah untuk dilakukan. Yang terpenting adalah Anda dan keluarga dapat menjaga kesehatan dan membuat perencanaan yang matang saat memutuskan untuk berlibur ke daerah yang memiliki cuaca cukup ekstrim, seperti Bali dan daerah tropis lainnya.

    klik di sini ebook p3k keluarga

    Free Download E-book P3K Keluarga: Tips dan Checklist Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Liburan

    Referensi:

    • How to Stay Healthy
    • Holiday to Bali
    • Bali Trip with Kids
    • Bali Trip with Children
    • CDC: Yellow Book
    • Prepare Immune System for Travel: Avoid Getting Sick Overseas
    • Travel Vaccinations Leaflet
    • Travel Doctor – Vaccines
    Read More
Chat Dokter 24 Jam