Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ covid 19”

Showing 111–120 of 136 results

  • Vaksin Covid-19 dari Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020, dan akan memulai tahapan izin edar dan distribusi dari BPOM untuk selanjutnya. Keberadaan vaksin yang mampu meminimalkan penyebaran Covid-19 di Indonesia menjadi harapan baru kita. Meski begitu, masyarakat harus tetap menjalankan 3M berupa mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Selain […]

    Vaksin Lain Selain Sinovac dan Beberapa Efek Sampingnya

    Vaksin Covid-19 dari Sinovac telah tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020, dan akan memulai tahapan izin edar dan distribusi dari BPOM untuk selanjutnya. Keberadaan vaksin yang mampu meminimalkan penyebaran Covid-19 di Indonesia menjadi harapan baru kita. Meski begitu, masyarakat harus tetap menjalankan 3M berupa mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Selain Sinovac, Indonesia ternyata juga sudah menetapkan vaksin-vaksin Covid-19 lain.

    vaksin lain selain Sinovac

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya

    Vaksin Lain Selain Sinovac

    Berikut ini adalah vaksin-vaksin lain selain Sinovac yang sudah direkomendasikan oleh pemerintah Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19. Vaksin-vaksin itu adalah:

    Bio Farma

    Di urutan pertama adalah vaksin buatan Bio Farma, BUMN yang bergerak di bidang farmasi dan obat-obatan. Vaksin yang sedang diproduksi dan dikembangkan ini adalah Vaksin Merah Putih yang pembuatannya bekerja sama dengan Lembaga Biomolekuler Eijkman. Selain akan memproduksi Vaksin Merah Putih, Bio Farma juga menjalin kerja sama dengan Sinovac dalam pembuatan dan distibusi vaksin Sinovac curah.

    AstraZeneca

    Vaksin yang dibuat oleh AstraZeneca dari Inggris ini bekerja sama dengan salah satu universitas ternama di dunia, Universitas Oxford. Berdasarkan sebuah laporan vaksin AstraZeneca ini 90% efektif mencegah Covid-19. Harga vaksin ini diklaim jauh lebih murah dan lebih sedikit menimbulkan masalah dalam hal distribusi dan administrasi.

    Moderna

    Di tempat selanjutnya adalah vaksin buatan Moderna yang merupakan vaksin lain selain Sinovac. Vaksin ini diklaim oleh Moderna sendiri memiliki efektivitas hampir 95%. Moderna mengklaim bahwa vaksin Covid-19 miliknya dapat disimpan dalam keadaan beku di suhu minus 20 derajat Celcius, dan dalam lemari es, vaksin ini mampu bertahan selama sebulan. Pemberiannya membutuhkan dua dosis. Dosis pertama dan kedua diberikan dengan jarak 4 minggu. Apabila disetujui, ia akan menjadi vaksin pertama yang menggunakan teknologi RNA.

    Baca Juga: Mengapa Vaksin Itu Baik dan Perlu, Serta Bagaimana Cara Vaksinasi ke Rumah?

    Sinopharm

    Selain Sinovac, Indonesia juga sudah menetapkan vaksin lainnya dari Cina, yaitu Sinopharm, dan dilaporkan sudah masuk tahap uji klinis pada manusia. Vaksin buatan Sinopharm bekerja dengan melemahkan virus Corona atau sering disebut dengan inactivated vaccine. Kandidat vaksin ini diklaim yang pertama menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang sangat bagus di dunia.

    Pfizer

    Terakhir adalah vaksin buatan Pfizer asal Amerika Serikat yang bekerja sama dengan BioNTech. Vaksin ini merupakan vaksin yang sangat dinantikan, dan efektivitasnya lebih dari 90%. Vaskin Pfizer inilah yang direkomendasikan mampu mengakhiri pandemi. Seperti halnya Moderna, vaksin ini menggunakan teknologi RNA. Dalam pemberiannya Pfizer membutuhkan dua dosis. Satu dosis untuk menjaga tubuh dan dosis lainnya untuk meningkatkan respons. Jarak pemberian dosis yakni tiga minggu.

    Itulah vaksin-vaksin lain selain Sinovac, yang bagi pemerintah Indonesia terbuka kemungkinan untuk dijajaki kerja sama. Adapun syarat-syarat vaksin yang dijajaki untuk bekerja sama sebagai berikut:

    • Kandidat vaksin dikaji mendalam berdasarkan kaidah keilmuan
    • Lolos uji klinis tahap ketiga
    • Memperoleh emergency use authorization(EUA) dari BPOM
    • Sesuai karakter masyarakat Indonesia
    • Sesuai dengan sarana pendukung lainnya

    Lalu bagaimanakah dengan efek samping?

    Mengenai efek samping sudah pasti dalam semua vaksin yang diproduksi manusia. Efek samping yang dihasilkan ini merupakan hal yang wajar, dan karena tubuh sedang belajar cara merespons imun yang sedang diberikan. Efek samping yang dilaporkan dari sejumlah vaksinasi yang telah diuji coba seperti Pfizer, Moderna, dan Sinovac adalah nyeri karena suntikan, kelelahan, nyeri sendi, sakit kepala, dan nyeri otot yang berlangsung 1-2 hari. Namun hal ini lebih baik daripada terkena Covid-19 yang belum tentu diketahui waktu penyembuhannya.

    Baca Juga: Mengembangkan Vaksin dalam Pandemic Speed, Bagaimana dengan Indonesia?

    Nah, Sahabat jangan ragu untuk melakukan vaksinasi saat vaksinasi Covid-19 sudah dimulai oleh pemerintah sebab vaksinasi itu baik untuk pencegahan. Apabila Sahabat ingin mengetahui lebih banyak soal vaksinasi Covid-19, Sahabat bisa berkonsultasi di Prosehat, dan apabila Sahabat ingin melindungi diri selain melakukan 3M dengan rapid test dan PCR swab, sahabat juga bisa melakukannya di Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Karnesyia A. 1 dari 6 Jenis Vaksin COVID-19 Tiba di Indonesia, Simak Cara Dapatnya [Internet]. trending. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://www.haibunda.com/trending/20201207094609-93-178213/1-dari-6-jenis-vaksin-covid-19-tiba-di-indonesia-simak-cara-dapatnya
    2. MEDIA P. Perbedaan 3 Vaksin [Internet]. akurat.co. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://akurat.co/news/id-1238057-read-perbedaan-3-vaksin
    3. Efek Samping Vaksin Jauh Lebih Ringan daripada Kena Covid-19 |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qkquj9414/efek-samping-vaksin-jauh-lebih-ringan-daripada-kena-covid19
    Read More
  • Sebanyak 1,2 juta vaksin Covid-19 akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020 di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Vaksin-vaksin buatan Sinovac itu dibawa melalui pesawat charter dari Garuda Indonesia. Seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Vaksin Sinovac merupakan vaksin yang sebelumnya sudah diuji secara klinis di Bandung. Baca Juga: […]

    Vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia dan Cara Mendapatkannya

    Sebanyak 1,2 juta vaksin Covid-19 akhirnya tiba di Indonesia pada Minggu malam, 6 Desember 2020 di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Vaksin-vaksin buatan Sinovac itu dibawa melalui pesawat charter dari Garuda Indonesia. Seperti dilansir dari situs Sekretariat Kabinet Republik Indonesia, Vaksin Sinovac merupakan vaksin yang sebelumnya sudah diuji secara klinis di Bandung.

    vaksin Covid-19 Tiba di Indonesia

    Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tersedia, Pandemi Berakhir?

    Penerimaan 1,2 juta vaksin ke depannya akan meningkat seiring dengan kebutuhan penanganan pandemi di Indonesia. Indonesia selanjutnya akan mengupayakan kedatangan 1,8 juta dosis vaksin yang menurut rencana akan tiba pada awal Januari 2021. Selain vaksin dalam bentuk jadi, juga akan ada vaksin dalam bentuk bahan baku curah yang selanjutnya akan diproses oleh Bio Farma. Jumlah vaksin curah yang tiba itu 15 juta dosis pada Desember dan 30 juta dosis pada Januari.

    Kedatangan vaksin merupakan upaya untuk mencegah meluasnya wabah Covid-19. Meski begitu, vaksin Sinovac yang sudah resmi datang ini tidak langsung digunakan karena harus menunggu persetujuan izin edar dari BPOM sebagai lembaga resmi yang mempunyai wewenang dalam masalah perizinan obat-obatan dan vaksin di Indonesia. Mengenai pelaksanaan vaksinasi ke depannya, ada 4 hal yang harus diperhatikan, yaitu:

    • Memastikan seluruh prosedur harus dilalui dengan baik dalam rangka menjamin kesehatan dan keselamatan masyarakat serta efektivitas vaksin
    • Persiapan sistem distribusi vaksin ke daerah yang mencakup peralatan pendukung, sumber daya manusia, dan tata kelola vaksinasi
    • Memantau dan mengikuti pengumuman dan petunjuk-petunjuk terkait pelaksanaan vaksinasi
    • Tetap menjalankan protokol 3M yang sudah dianjurkan seperti mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak meskipun vaksin sudah ada. Pelaksanaan 3M ini tetap penting karena juga membantu meminimalkan penyebaran Covid-19 dan efektivitas vaksin yang ada

    Cara Mendapat Vaksin Covid-19?

    Pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur hingga roadmap pembagian vaksin. Terdapat dua jalur yang sudah disiapkan, yaitu jalur pemerintah dan mandiri. Jalur pemerintah ini ialah program vaksinasi yang akan diberikan secara cuma-cuma atau gratis kepada yang penerima prioritas seperti tenaga medis, aparat hukum, tokoh agama, tenaga pendidik, aparatur pemerintah pusat  sampai daerah hingga BPJS penerima bantuan subsidi sedangkan jalur mandiri menyasar pada masyarakat yang berusia 19-59 tahun, dengan jumlah sekitar 57 orang. Kebutuhan vaksinnya mencapau 115 juta dosis. Yang membedakan dari jalur pertama dan jalur kedua adalah jalur kedua berbayar. Sekadar info, harga vaksin Sinovac ini berkisar mulai dari Rp 200.000 per dosis.

    Baca Juga: Meski Vaksin Beredar, Tetap Konsumsi Asupan Bernutrisi untuk Kekebalan Tubuh

    Proses vaksinasi jalur mandiri akan dilakukan secara digital melalui sebuah aplikasi khusus yang menurut rencana selesai pada Desember 2020 ini. Masyarakat yang akan memilih jalur mandiri harus mengikuti beberapa langkah sebelum dan sesudah vaksinasi, yaitu:

    • Mengisi data diri berupa KTP, nomor telepon, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, jenis kelamin, status pernikahan, pekerjaan, kartu keluarga jika ingin mendaftar bersama keluarga
    • Setelah mendaftar peserta yang ingin melakukan vaksinasi mandiri otomatis dianggap sudah melakukan pre-order, dan harus melakukan pembayaran
    • Saat mendekati hari vaksinasi, peserta akan mendapatkan pemberitahuan untuk datang di waktu yang ditentukan di klinik, fasilitas kesehatan rumah yang sakit yang dipilih. Peserta perlu untuk mengisi consent/assentform untuk mendapatkan kode khusus berupa QR code. Kode ini akan digunkan untuk validasi saat imunisasi, dan setelah diimunisasi peserta akan mendapatkan sertifikasi vaksinasi yang dapat dijadikan sebagai bukti telah melakukan vaksinasi.

    Baca Juga: Mengapa Vaksinasi Itu Baik dan Perlu, serta Bagaimana Cara Vaksinasi ke Rumah?

    Demikianlah Sahabat Sehat mengenai informasi tibanya vaksin Sinovac di Indonesia yang diharapkan dapat mengurangi jumlah penyebaran Covid-19 di Tanah Air, dan cara mendapatkannya, baik melalui pemerintah atau secara mandiri. Meski begitu, Sahabat harus tetap ingat pesan ibu untuk selalu melakukan 3M sebagai cara yang dapat membantu mengendalikan virus dan efektivitas vaksin. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai vaksin Covid-19 dan produk-produk penanganan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Vaksin COVID-19 Tiba di Tanah Air- Sekretariat Kabinet Republik Indonesia [Internet]. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://setkab.go.id/vaksin-covid-19-tiba-di-tanah-air/
    2. Media K. 1,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac Tiba di Indonesia [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/06/22485551/12-juta-dosis-vaksin-covid-19-buatan-sinovac-tiba-di-indonesia
    3. detikcom T. Vaksin Sinovac yang Baru Tiba Akan Digunakan untuk Tenaga Kesehatan [Internet]. detiknews. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5284550/vaksin-sinovac-yang-baru-tiba-akan-digunakan-untuk-tenaga-kesehatan
    4. Begini Cara Dapat dan Beli Vaksin Covid-19 Jalur Mandiri, Berikut Inilah Syarat yang Harus Disiapkan – Tribun Sumsel [Internet]. Tribun Sumsel. 2020 [cited 7 December 2020]. Available from: https://sumsel.tribunnews.com/2020/12/07/begini-cara-dapat-dan-beli-vaksin-covid-19-jalur-mandiri-berikut-inilah-syarat-yang-harus-disiapkan?page=all
    5. Azizah K. Vaksin COVID-19 Sinovac Tiba di Indonesia, Intip Lagi Harganya [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 11 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5284517/vaksin-covid-19-sinovac-tiba-di-indonesia-intip-lagi-harganya
    Read More
  • Mencari tempat rapid swab antigen di Jabodetabek sebenarnya tidak terlalu sulit bagi Sahabat Sehat yang memang menginginkan melakukan salah satu tes Corona selain rapid test dan PCR swab. Rapid swab test ini merupakan salah satu  metode tes Corona yang mampu mendeteksi keberadaan virus Covid-19 dalam waktu dari 30 menit hingga 60 menit seperti halnya rapid […]

    List dan Biaya Tempat Rapid Swab Antigen di Jabodetabek

    Mencari tempat rapid swab antigen di Jabodetabek sebenarnya tidak terlalu sulit bagi Sahabat Sehat yang memang menginginkan melakukan salah satu tes Corona selain rapid test dan PCR swab. Rapid swab test ini merupakan salah satu  metode tes Corona yang mampu mendeteksi keberadaan virus Covid-19 dalam waktu dari 30 menit hingga 60 menit seperti halnya rapid test. Metode rapid antigen ini sama halnya dengan PCR swab, yaitu dengan mengusapkan alat pada hidung dan tenggorokan. Tingkat akurasinya sendiri di bawah tes swab. Karena itulah, rapid antigen lebih akurat dari rapid test, dan dapat menjadi pilihan alternatif bagi Sahabat Sehat yang menginginkan tes yang lebih akurat namun terkendala biaya. Sebab, selama ini yang paling akurat dari semua tes Corona yang ada hanyalah PCR swab. Namun, biaya yang harus dikeluarkan cukup mahal bisa mencapai hingga Rp 5 juta meskipun pemerintah sendiri sudah memutuskan batas maksimal untuk tes Swab adalah Rp 900.000.

    tempat rapid swab antigen di Jabodetabek, list tempat rapid swab antigen di Jabodetabek, biaya tempat rapid swab antigen di Jabodetabek

    Baca Juga: Infografik Perbedaan Tes Corona dari Rapid Test hingga PCR Swab

    Diketahui bahwa untuk rapid swab test ini biaya yang dikeluarkan dimulai dari angka Rp 350.000 hingga Rp 750.000. Berikut ini adalah fasilitas-fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium, dan klinik di Jabodetabek yang menyediakan layanan tersebut, serta dilengkapi juga dengan biayanya untuk Sahabat jadikan sebagai rujukan terutama bagi Sahabat yang berencana berlibur di akhir tahun.

    Untuk layanan rapid antigen lebih lanjut, Sahabat silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Rumah Sakit

    Jakarta

    Rumah Sakit Omni Pulomas

    Rumah sakit pertama di Jabodetabek yang menyediakan layanan rapid antigen ini adalah Rumah Sakit Omni yang merupakan salah satu jaringan Omni Hospital. Di Jakarta rumah sakit ini berada di Pulomas, Jakarta Timur, tepatnya di Jalan Pulomas Barat VI Nomor 20 RT 1 RW 1 Kayu Putih, Pulogadung. Biaya untuk layanan di rumah sakit ini berkisar dari harga Rp 575.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 02129779999.

    Rumah Sakit Atmajaya

    Rumah sakit kedua di Jabodetabek yang menyediakan layanan rapid antigen adalah Rumah Sakit Atmajaya. Rumah sakit ini terletak di Jalan Pluit Raya Nomor 2, Penjaringan, Jakarta Utara. Layanan rapid swab di rumah sakit ini berkisar dari angka Rp 600.000. Untuk info lebih lanjut silakan klik tautan berikut ini.

    Rumah Sakit Siloam

    Rumah sakit ketiga di Jabodetabek yang bisa Sahabat jadikan sebagai rujukan untuk tes antigen adalah Rumah Sakit Siloam Grup, yang jaringannya tersebar di hampir seluruh Indonesia. Untuk rapid antigent pada rumah sakit yang punya 3 alamat di Jakarta ini, yaitu di Kebon Jeruk, Semanggi, dan T.B. Simatupang ini harga yang dipatok mulai dari Rp 499.000 hingga Rp 699.000. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi 1500181.

    Rumah Sakit Cendana

    Rumah sakit lainnya di Jabodetabek untuk rujukan swab antigen adalah Rumah Sakit Cendana. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Kedoya Raya Nomor 2 RT 7 RW 3 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Biaya layanan rapid antigen di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 277.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 02129863838.

    Bogor

    Rumah Sakit Siloam Bogor

    Untuk wilayah Bogor yang masuk Jabodetabek rumah sakit yang mempunyai layanan rapid antigen adalah Rumah Sakit Siloam Bogor. Rumah sakit ini terletak di Jalan Raya Pajajaran Nomor 27, Tegallega, Bogor Tengah, Bogor, Jawa Barat. Untuk informasi lebih lengkap silakan hubungi 02518303911.

    Bekasi

    Rumah Sakit Siloam Bekasi

    Rumah Sakit Siloam tidak hanya ada di Jakarta dan Bogor saja, tetapi juga ada di Bekasi, yaitu Rumah Sakit Siloam Bekasi yang juga mempunyai layanan rapid antigen. Di kota ini Rumah Sakit Siloam berada di Rawalumbu dan Bekasi Timur. Layanan swab antigen di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 499.000 hingga Rp 690.000. Informasi lebih lengkap silakan hubungi 1500181.

    Rumah Sakit Omni Bekasi

    Terletak di Jalan Pulo Ribung Nomor 1 RT 001/RW 021 Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Rumah Sakit Omni Bekasi menyediakan layanan rapid antigen yang dimulai dari harga Rp 575.000. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 02129779999.

    Tangerang

    Rumah Sakit Siloam Tangerang

    Tangerang sendiri juga mempunyai rumah sakit yang melayani rapid antigen. Tepatnya di rumah sakit Siloam Tangerang. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Siloam Nomor 6 Lippo Karawaci 1600 Tangerang. Harga layanan swab antigen di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 499.000 hingga Rp 699.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 1500181.

    Rumah Sakit Omni Alam Sutera

    Selain Rumah Sakit Siloam Tangerang, juga terdapat Rumah Sakit Omni Alam Sutera yang mempunyai layanan rapid antigen. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Alam Sutera Boulevard Kavling 25, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan. Harga layanan rapid antigen di rumah sakit ini dimulai dari Rp 575.000 hingga Rp 700.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 02129779999.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Laboratorium dan Klinik

    Selain rumah sakit, tempat rapid swab antigen di Jabodetabek lainnya adalah laboratorium dan klinik yang bisa Sahabat Sehat jadikan rujukan. Berikut adalah laboratorium dan klinik tersebut.

    Laboratorium Helix Lab

    Helix Lab merupakan salah satu laboratorium di Jabodetabek yang menyediakan layanan rapid antigen. Laboratorium ini beralamat di Jalan Profesor Lafran Pane Nomor 13, Tugu, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Tarif yang dikenakan dimulai dari Rp 350.000. Untuk info lebih lengkap silakan klik di sini.

    Poliklinik Cellscience

    Cellscience adalah salah satu poliklinik di Jabodetabek yang beralamat di banyak di mal di Jakarta seperti Lippo Mal Kemang dan Puri, serta Mal Kota Kasablanka. Poliklinik ini menyediakan layanan swab antigen yang  dimulai dari harga Rp 420.000. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi 081511112023.

    Klinik Tridatama

    Klinik Tridatama adalah salah satu klinik di Jabodetabek yang juga menyediakan layanan swab antigen adalah klinik Tridatama yang beralamat di CIBIS Park Nomor 2 Jalan T.B. Simatupang Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Layanan swab antigen di klinik ini dikenakan dari angka Rp 349.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 021331069999.

    Klinik Gloskin Aesthetic

    Beralamat di Ruko Grand Soepomo Jalan Profesor Dr. Soepomo Nomor 73A, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, Gloskin Aesthetic adalah salah satu klinik yang menyediakan layanan rapid antigen. Tarifnya sendiri dimulai dari harga Rp 665.000, dan hasilnya dikirimkan lewat email. Info lebih lengkap silakan hubungi 02128543511.

    Klinik NK Health

    Terkenal sebagai salah satu klinik fisioterapi di Jabodetabek, NK Health ternyata juga mempunyai layanan rapid antigen. Beralamat di Jalan Tatalogam Tower Lantai 3 Jalan Arjuna Utara Nomor 89 RT 9/RW1, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ini mempunyai tarif yang dimulai dari harga Rp 387.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 087877620119.

    Klinik Mayapada

    Berlokasi di Kavling 27, Jalan Jenderal Sudirman, Kuningan, Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan, Mayapada merupakan salah satu klinik yang juga menyediakan layanan swab antigen. Tarif yang dikenakan dimulai dari Rp 550.000, dan hasilnya dapat dikirimkan via email. Info lebih lengkap silakan hubungi 087881906546.

    Klinik Miracle

    Klinik lainnya di Jabodetabek yang juga mempunyai layanan swab antigen adalah Klinik Miracle. Klinik ini beralamat di Sudirman Plaza-Indofood Tower Lantai 8 Jalan Jenderal Sudirman Kav 76-78 Setiabudi, Jakarta Selatan. Tarif untuk rapid antigen di klinik ini dimulai dari Rp 550.000, dan hasilnya bisa dikirimkan via email. Info lebih lengkap silakan hubungi 081283391220.

    Klinik Medizen

    Klinik Medizen adalah klinik yang beralamat di Menara Standard Chartered Lantai Lower Ground Podium Blok 004B Jalan Profesor Dr. Satrio Nomor 64, Karet Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan. Tarif yang dikenakan dimulai dari Rp 500.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 082210383388.

    Klinik Merial Health

    Beralamat di Jalan Dewi Sartika Nomor 132, Cawang, Jakarta Timur, Merial Health adalah salah satu klinik di Jabodetabek yang menyediakan rapid antigen. Tarif layanan ini dimulai dari harga Rp 450.000. Info lebih lengkap silakan klik tautan berikut.

    Klinik An Nafi

    Klinik An-Nafi adalah klinik yang beralamat di Jalan Puma Raya, Sertajaya, Cikarang Pusat, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Klinik ini mempunyai layanan swab antigen yang dimulai dari harga Rp 750.000. Info lebih lengkap silakan klik tautan berikut.

    Klinik Mitra Pandawa

    Beralamat di Jalan A Karang Anyar Nomor 61 RT 15/RW 4, Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Klinik Mitra Pandawa adalah salah satu klinik yang juga mempunyai layanan swab antigen yang dimulai dari harga Rp 200.000. Info lebih lengkap silakan klik tautan berikut.

    Klinik Kasih

    Klinik Kasih adalah salah satu klinik yang juga menyediakan layanan swab antigen. Terletak di Jalan Palmerah Barat Nomor 45, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, ini mematok harga dimulai dari Rp 150.000 untuk rapid antigen. Untuk info lebih lengkap dan pemesanan silakan klik tautan berikut.

    Baca Juga: Inilah 7 Perbedaan PCR Swab dan Rapid Test Corona

    Prosehat

    Selain di rumah sakit, laboratorium, dan klinik, tempat rapid swab antigen di Jabodetabek yang bisa Sahabat jadikan rujukan adalah Prosehat yang menyediakan rapid antigen ke rumah. Layanan ini tentu saja mempermudah Sahabat yang bisa saja tidak mempunyai waktu sama sekali atau merasa kemahalan jika melakukan tes antigen di rumah sakit. Untuk layanan dari Prosehat ini Sahabat akan mendapat banyak keuntungan, yaitu bisa konsultasi secara online dengan dokter melalui WA, konfirmasi jadwal, dan dokter datang tepat waktu. Cara mengakses layanan ini cukup mudah, cukup buka website atau aplikasi, dan pilih ke Rapid Test Covid-19. Apabila Sahabat memerlukan layanan rapid swab antigen lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Daftar Lokasi Swab Test di Jakarta, Tarif Mulai dari Rp875 Ribu! [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 10 December 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/daftar-lokasi-swab-test-di-jakarta/
    2. Indonesia C. Mengenal Swab Antigen Covid-19, Lebih Cepat dari Tes PCR [Internet]. teknologi. 2020 [cited 10 December 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20200809142754-199-533785/mengenal-swab-antigen-covid-19-lebih-cepat-dari-tes-pcr
    3. detikHealth T. 5 Fakta Swab Antigen yang Dipakai Anies Baswedan Sebelum Positif COVID-19 [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 10 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5277794/5-fakta-swab-antigen-yang-dipakai-anies-baswedan-sebelum-positif-covid-19
    4. Cari dokter dan buat janji dengan dokter pilihan Anda – Siloam Hospitals [Internet]. Appointment.siloamhospitals.com. 2020 [cited 10 December 2020]. Available from: https://appointment.siloamhospitals.com/paket-tes-covid-19-siloam-hospitals
    Read More
  • Pandemi Covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini rupanya membuat banyak orang di seluruh dunia lupa mengenai HIV/AIDS. Ini adalah salah satu penyakit mematikan di dunia yang secara global jumlah penderitanya mencapai angka 38 juta orang berdasarkan data UNAIDS pada tahun 2019, dan 1,8 juta di antaranya adalah anak-anak di bawah usia 15 tahun. Sebanyak […]

    Bagaimana Cara Penderita HIV/AIDS Menghadapi Covid-19?

    Pandemi Covid-19 yang masih mewabah hingga saat ini rupanya membuat banyak orang di seluruh dunia lupa mengenai HIV/AIDS. Ini adalah salah satu penyakit mematikan di dunia yang secara global jumlah penderitanya mencapai angka 38 juta orang berdasarkan data UNAIDS pada tahun 2019, dan 1,8 juta di antaranya adalah anak-anak di bawah usia 15 tahun. Sebanyak 81% mengetahui statusnya dan 67% telah menerima pengobatan. Setiap tahunnya juga sekitar 1,7 juta orang terinfeksi virus ini, dan 690.000 orang dilaporkan meninggal dunia. Di Indonesia sendiri jumlah penderita menurut data Kementerian Kesehatan pada triwulan II 2020 seperti yang dilansir dari Tempo.co diperkirakan mencapai 543.100 orang. Dari jumlah itu baru 398.784 orang yang sudah ditemukan, dan baru 205.945 orang yang mengonsumsi obat antiretroviral atau ARV sebagai obat untuk menurunkan komplikasi HIV/AIDS.

    penderita hiv/aids menghadapi covid-19

    Baca Juga: HIV dan AIDS: Penyebab, Gejala, Pengobatan, Fakta dan Mitos

    Data di atas menunjukkan bahwa HIV/AIDS merupakan penyakit yang sama berbahayanya dengan Covid-19. Namun, wabah ini justru  membuat HIV/AIDS tidak terlihat sama sekali, dan terkesan diabaikan. Jika dikaitkan dengan Covid-19, para penderita HIV/AIDS atau ODHA disebut 3 kali lebih besar berpeluang untuk meninggal jika terkena virus asal Wuhan tersebut apabila dikaitkan dengan imun tubuh yang dimiliki dan saluran pernapasan. Hal itu berdasarkan temuan penderita HIV/AIDS di Afrika Selatan oleh departemen kesehatan negara tersebut yang juga menderita Covid-19. Karena itulah, WHO meminta ODHA yang belum pernah menjalani terapi ARV agar segera melakukannya supaya terhindar dari virus.

    Baca Juga: 10 Pertanyaan Penting Seputar HIV AIDS

    Seperti dilansir dari Avert.org, penderita HIV/AIDS yang berpotensi terinfeksi Covid-19 adalah mereka yang mempunyai tingkat CD4 atau sel darah putih limfosit yang rendah (dengan jumlah kurang dari 200 per sel), memiliki viral load yang tinggi, dan memiliki infeksi oportunistik akibat virus, jamur, dan bakteri yang menyerang pada tubuh dengan imun yang lemah.

    Cara Penderita HIV/AIDS Menghadapi Covid-19

    Lalu bagaimana cara penderita HIV/AIDS menghadapi Covid-19? Masih dikutip dari situs yang sama, berikut ini adalah cara-caranya, dan tidak jauh berbeda dari cara-cara yang sudah ada, yaitu:

    • Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 40 detik.
    • Gunakan pembersih tangan berbahan dasar alkohol seperti hand sanitizer dalam situasi tidak ada akses mencuci dengan sabun pada air yang mengalir
    • Hindari menyentuh wajah karena ini salah satu cara virus masuk ke tubuh
    • Hindari orang yang merasa tidak enak badan
    • Tutupi hidung dan mulut dengan tisu bersih saat Sahabat bersin atau batuk kemudian cucilah tangan. Jika tidak ada tisu, gunakan bagian dalam siku untuk menutupi mulut dan hidung
    • Batasi kontak fisik jika merasa berisiko terkena Covid-19 dengan di rumah saja
    • Apabila sudah merasakan gejala-gejala seperti batuk kering yang terus-menerus serta tidak bisa mencium sesuatu, segera hubungi petugas kesehatan terdekat
    • Pastikan memiliki stok obat ARV untuk maksimal 30 hari
    • Pastikan Sahabat juga sudah divaksinasi terakhir sebelum di rumah saja, baik itu flu maupun pneumokokus
    • Menjalankan pola makan yang baik
    • Istirahat teratur
    • Berolahraga terutama olahraga ringan
    • Tetap terhubung dengan orang-orang sekitar melalui pemanfaatan teknologi online agar tidak mengalami gangguan kesehatan mental dan stres

    Baca Juga: Benarkah Gay Lebih Rentan Terkena HIV?

    Sekian mengenai tips yang perlu dilakukan penderita HIV/AIDS atau ODHA dalam menghadapi Covid-19. Intinya, Sahabat Sehat harus bersikap waspada namun juga tenang serta mau dan disiplin menjalankan protokol-protokol kesehatan yang ditetapkan. Ini dilakukan agar Sahabat jangan sampai terpapar Covid-19 yang tentunya akan menambah penderitaan. Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai HIV/AIDS dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Jember P. Sejarah Hari AIDS Sedunia yang Diperingati 1 Desember dan Tema dari Tahun ke Tahun – Portal Jember [Internet]. Portal Jember. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://portaljember.pikiran-rakyat.com/internasional/pr-161039326/sejarah-hari-aids-sedunia-yang-diperingati-1-desember-dan-tema-dari-tahun-ke-tahun
    2. Kemenkes Bilang HIV/AIDS Tak Boleh Luput dari Perhatian Semasa Pandemi Covid-19 [Internet]. Tempo. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://nasional.tempo.co/read/1410430/kemenkes-bilang-hivaids-tak-boleh-luput-dari-perhatian-semasa-pandemi-covid-19/full&view=ok
    3. Kena Covid-19, Pengidap HIV/AIDS Berpeluang 3 Kali Lebih Besar untuk Mati | Lifestyle – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://lifestyle.bisnis.com/read/20200611/106/1251218/kena-covid-19-pengidap-hivaids-berpeluang-3-kali-lebih-besar-untuk-mati
    4. Orang yang Hidup dengan HIV-AIDS (ODHA) Rentan Terinfeksi COVID-19? – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://tirto.id/orang-yang-hidup-dengan-hiv-aids-odha-rentan-terinfeksi-covid-19-f7eD
    5. Coronavirus (COVID-19) and HIV [Internet]. Avert. 2020 [cited 1 December 2020]. Available from: https://www.avert.org/coronavirus/covid19-HIV
    Read More
  • Pelaksanaan Pilkada 2020 di masa Covid-19 sebenarnya cukup riskan karena tingkat penyebaran virus tersebut di Tanah Air setiap hari masih terus meningkat. Pilkada berpotensi menimbulkan banyak kerumunan yang tentu saja akan menjadi wadah penyebaran virus dengan cepat. Mengenai hal ini, pemerintah dan KPU sudah diminta agar menunda hajatan politik ini supaya penyebaran Covid-19 tidak kembali […]

    Tips Sehat dan Aman di TPS Saat Pilkada 2020 di Masa Covid-19

    Pelaksanaan Pilkada 2020 di masa Covid-19 sebenarnya cukup riskan karena tingkat penyebaran virus tersebut di Tanah Air setiap hari masih terus meningkat. Pilkada berpotensi menimbulkan banyak kerumunan yang tentu saja akan menjadi wadah penyebaran virus dengan cepat. Mengenai hal ini, pemerintah dan KPU sudah diminta agar menunda hajatan politik ini supaya penyebaran Covid-19 tidak kembali meningkat seperti halnya pada saat liburan-liburan long weekend sebelumnya. Namun, agenda ini tetap dilaksanakan pemerintah dengan tetap memberlakukan protokol-protokol kesehatan yang sudah disusun oleh KPU sebagai penyelenggara.1

    Pilkada 2020 di masa Covid-19, Pilkada 2020 di Tengah Pandemi, Pilkada 2020 di era Covid-19, Pilkada 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

    Baca Juga: Liburan Panjang Long Weekend Bulan Oktober? Yuk, di Rumah Aja!

    Protokol-protokol kesehatan itu sudah ada dalam Peraturan KPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pemilihan Pilkada 2020. Dalam Pilkada 2020 yang akan digelar serentak pada 9 Desember 2020 ini, KPU sudah mengatur segala macam hal yang bersifat teknis supaya pemilihan dapat berjalan dengan aman. Semua unsur yang terlibat, seperti penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih, dan seluruh pihak yang terlibat akan dijamin. Bahkan para petugas akan dilengkapi dengan APD mulai dari masker, face shield, thermo gun untuk mendeteksi suhu pemilih, hingga sarung tangan agar meminimalkan risiko penularan virus, serta melakukan penyemprotan desinfektan di TPS.1

    Produk Terkait: Jual Sarung Tangan Sterile

    Tips Sehat dan Aman di TPS Saat Pilkada 2020

    Pilkada 2020 ini sendiri berlangsung serentak di 270 daerah di Indonesia.2 Menurut Sonny Harry B. Harmadi, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penananganan Covid-19, sebanyak 11 kabupaten/kota lokasi pilkada masuk kategori risiko tinggi dan sebanyak 180 kabupaten/kota berisiko sedang.3 Bagi Sahabat Sehat yang punya hak suara dan ingin datang untuk menyalurkan hak tersebut bisa datang, tetapi sebaiknya Sahabat memperhatikan tips agar sehat dan aman saat di TPS. Tips-tipsnya adalah sebagai berikut:

    Wajib Memakai Masker dan Mencuci Tangan

    Perilaku 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak) tetap harus dilakukan ketika Sahabat ingin memberikan hak suara pada pilkada 2020 dengan wajib memakai masker saat datang ke TPS. Jangan lupa untuk membawa alat tulis dan KTP. Petugas pemungutan suara akan memberikan sarung tangan sekali pakai kepada pemilih dan masker bagi yang belum mengenakan masker saat ke TPS. Selain itu, Sahabat juga wajib mencuci tangan saat sebelum berangkat dan saat di TPS. Untuk hal ini, KPU sebagai penyelenggara akan menyediakan sarana penunjangnya, seperti tempat mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun pada saat masuk dan keluar TPS, hand sanitizer hingga bilik khusus bagi pemilih yang bersuhu di atas 37,3 derajat Celcius.1, 3

    Tetap Menjaga Jarak dan Segera Pulang Setelah Memilih

    Protokol kesehatan wajib berupa menjaga jarak tetap diberlakukan supaya tidak ada kerumunan di TPS. Setelah Sahabat selesai mencoblos, usahakan segera pulang dan tidak berkerumun di lingkungan TPS. Kerumunan berpotensi menjadi media penyebaran virus atau menciptakan kluster baru pada Pilkada 2020 di masa Covid-19. Namun, sebelum pulang Sahabat harus langsung membuang sarung tangan sekali pakai pada tempat pembuangan yang telah disediakan di TPS.1 Untuk bukti bahwa Sahabat sudah memilih, petugas pemungutan suara akan memberikan tinta menggunakan alat tetes dan tidak lagi mencelupkan jari ke dalam tinta seperti Pilkada sebelum-sebelumnya.4

    Baca Juga: Survei AC Nielsen-Unicef: Hanya 47% Orang Indonesia yang Mau Jaga Jarak

    Dilarang Membawa Anak-anak

    Anak-anak diharapkan tidak dibawa saat ke TPS karena mereka merupakan kelompok yang sangat rentan terkena virus.3

    Lalu, Apakah Penderita Covid-19 Dapat Memilih?

    Dalam hal ini, iya. Namun, penderita Covid-19 akan didatangi petugas pemungutan suara, petugas dari Satgas Covid-19, dan beserta saksi dengan APD lengkap ke lokasi isolasi. Hal ini supaya mereka tetap dapat menyalurkan suaranya dan tidak menimbulkan kekhawatiran jika para penderita ini diperbolehkan datang ke TPS.4

    Baca Juga: Perhatikan Cara Gunakan APD yang Benar

    Seperti itulah tips sehat dan aman di TPS pada pelaksanaan Pilkada 2020 di masa Covid-19. Semoga Sahabat Sehat dapat memberikan hak suara dengan aman, sehat, dan lancar, dan segera pulang bila sudah selesai. Apabila Sahabat membutuhkan rapid test dan PCR Swab, Sahabat bisa melakukan pemeriksaan di Prosehat atau mitra-mitra Prosehat di tempat Sahabat berada. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Ayo ke TPS! Begini Protokol Kesehatan di Pilkada 9 Desember [Internet]. kumparan.com. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/ayo-ke-tps-begini-protokol-kesehatan-di-pilkada-9-desember-1uhdiJmmJ0Q/full
    2. Ini 270 Daerah yang Gelar Pilkada Serentak 2020 [Internet]. detiknews. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-4596501/ini-270-daerah-yang-gelar-pilkada-serentak-2020
    3. Protokol Cegah Covid-19 di TPS Pilkada 2020 Bagi Pemilih dan KPPS [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://tirto.id/protokol-cegah-covid-19-di-tps-pilkada-2020-bagi-pemilih-dan-kpps-f7rp
    4. Penderita Covid Tetap Bisa Nyoblos, Petugas Datangi Lokasi Isolasi [Internet]. Radarsolo.jawapos.com. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://radarsolo.jawapos.com/read/2020/10/19/219903/penderita-covid-tetap-bisa-nyoblos-petugas-datangi-lokasi-isolasi
    Read More
  • World Health Organization (WHO) kembali memperbarui pedoman penggunaan masker dalam ruangan pada 2 Desember 2020. Pembaruan itu adalah masker tetap wajib digunakan dalam ruangan tertutup meskipun ventilasi dalam ruangan tersebut berjalan baik dan dapat meminimalkan penyebaran Covid-19. Pemberlakuan ini ditujukkan untuk daerah, kluster, atau komunitas yang diduga sebagai tempat baru penularan virus.  Jenis masker yang dipakai […]

    Meski Ventilasi Baik, Masker dalam Ruangan Wajib Digunakan

    World Health Organization (WHO) kembali memperbarui pedoman penggunaan masker dalam ruangan pada 2 Desember 2020. Pembaruan itu adalah masker tetap wajib digunakan dalam ruangan tertutup meskipun ventilasi dalam ruangan tersebut berjalan baik dan dapat meminimalkan penyebaran Covid-19. Pemberlakuan ini ditujukkan untuk daerah, kluster, atau komunitas yang diduga sebagai tempat baru penularan virus.  Jenis masker yang dipakai dalam pembaruan itu adalah masker non-medis. Pemberlakuan ini tetap diiringi dengan jaga jarak selama setidaknya 1 meter.1

    masker dalam ruangan. pemakaian masker dalam ruangan

    Baca Juga: Aturan Penggunaan Masker Pada Anak dan Tips Memakainya

    Pemberlakuan penggunaan masker ini ditujukkan untuk siapa saja, termasuk anak usia 12 tahun ke atas. Pemberlakuan ini sendiri merupakan perluasan dari kewajiban memakai masker dalam ruangan, terutama saat di sekolah, toko, kafe, kantor, atau ruangan-ruangan berventilasi buruk. Meski begitu, dalam aturan tersebut, WHO menyarankan tidak memakai masker saat melakukan aktivitas fisik berat, seperti saat berolahraga di gym. Sebab, penggunaan masker saat olahraga derpotensi mengganggu pernapasan. Pemakaian masker di dalam ruangan sendiri sudah digalakkan sejak Juni 2020 oleh Badan Kesehatan Dunia tersebut karena ruangan tertutup terutama yang berventilasi buruk berpotensi meningkatkan penyebaran virus melalui udara.2

    Produk Terkait: Jual Masker Kain Karet Telinga

    Waktu yang Tepat Memakai Masker dalam Ruangan

    Tentu saja pembaruan kebijakan pemakaian masker ini sudah seharusnya dipatuhi semua pihak agar tidak ada lagi yang tertular virus Covid-19, apalagi jika dalam ruangan tertutup yang begitu ramai, termasuk rumah. Meski begitu, walaupun di rumah sendiri, ada beberapa situasi yang mengharuskan Sahabat untuk tetap memakai masker dalam ruangan, yaitu:

    Saat ada kunjungan dari orang yang tidak serumah

    Masker wajib digunakan jika Sahabat menerima kunjungan bukan dari orang yang serumah,  meskipun itu keluarga, kerabat, atau teknisi. Sebab, bisa saja saja mereka tampak sehat dan tidak bergejala walaupun terkena Covid-19. Hal ini untuk menepis perasaan “aman” saat seseorang menerima tamu yang dikenal yang ternyata dapat menyebabkan risiko penularan. Supaya aman dan nyaman saat memakai masker karena ada tamu, pilihlah masker yang sesuai dengan bentuk wajah, namun harus menutupi area hidung, mulut, hingga bawah dagu tanpa menyisakan celah di berbagai sisi masker. Namun, untuk jenisnya jangan memilih masker scuba atau buff. Masker tetap digunakan selama 30 menit setelah tamu yang datang berkunjung pulang agar risiko tertular virus benar-benar rendah.3

    Baca Juga: Masker Habis? Ini Caranya untuk Membuat Masker Sendiri

    Ketika ada anggota keluarga yang menderita sakit di rumah

    Memakai masker di rumah juga harus Sahabat lakukan ketika ada keluarga atau orang yang serumah sakit dan menunjukkan gejala Covid-19. Orang yang sakit tersebut sebaiknya menjalani isolasi mandiri sebaik mungkin dan bila memungkinkan dapat menggunakan kamar mandi yang berbeda, serta lakukan tes Covid-19 segera mungkin. Gunakan masker saat Sahabat hendak mendatangi area isolasi tersebut dan lepaskan 30 menit setelah meninggalkan area. Apabila isolasi mandiri dalam rumah tidak memungkinkan, anggota keluarga yang sakit bisa menggunakan fasilitas isolasi gratis milik pemerintah.3

    Lalu siapa sajakah yang wajib memakai masker dalam ruangan?

    Ketika Sahabat berada di ruangan publik yang tertutup, seperti gedung-gedung perkantoran, pemakaian masker memang sangat wajib. Akan tetapi, ketika berada di rumah yang juga merupakan ruangan tertutup ternyata tidak semua orang di dalamnya wajib memakai masker. Disebut bahwa orang yang kerap bepergian dan beraktivitas di luar rumah adalah yang wajib memakainya. Alasannya adalah karena mereka berinteraksi dengan anggota keluarga yang rentan seperti orang tua, anak-anak, dan orang-orang yang memiliki penyakit komorbid atau penyerta. Masker boleh dilepas asalkan yang memakainya sudah yakin tidak terpapar virus dan menerapkan protokol-protokol kesehatan sewaktu di luar rumah.4

    Baca Juga: Masker, Ampuhkah Lawan Corona? Kapan Harus Gunakan Masker?

    Demikianlah mengenai pemakaian masker dalam ruangan dalam rekomendasi terbaru dari WHO serta penerapannya jika berada di dalam rumah. Bagaimanapun, pemakaian masker jangan disepelekan, ya, Sahabat, karena hal ini merupakan cara  paling aktif dalam mencegah penyebaran virus. Jangan lupa juga untuk melakukan tes Covid-19 seperti rapid test dan PCR swab di rumah. Informasi selanjutnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Indonesia C. WHO Perbarui Pedoman Penggunaan Masker Dalam Ruangan [Internet]. internasional. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20201202195448-134-577260/who-perbarui-pedoman-penggunaan-masker-dalam-ruangan
    2. Prawira A. WHO Perketat Pedoman Pemakaian Masker Guna Cegah COVID-19, Termasuk di Ruangan Ventilasi Baik [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4424081/who-perketat-pedoman-pemakaian-masker-guna-cegah-covid-19-termasuk-di-ruangan-ventilasi-baik
    3. Kapan Kita Perlu Gunakan Masker di Dalam Rumah? |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qh9c6q463/kapan-kita-perlu-gunakan-masker-di-dalam-rumah
    4. Tipe Orang yang Harus Tetap Pakai Masker saat Ada di Rumah [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 3 December 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200918160143-255-548140/tipe-orang-yang-harus-tetap-pakai-masker-saat-ada-di-rumah
    Read More
  • Pemerintah akhirnya resmi mengurangi libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 pada Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Bersama Tahun 2021 yang diadakan secara virtual, 1 Desember 2020. Keputusan pengurangan ini diambil setelah melihat kembali naiknya jumlah kasus penderita Covid-19 di Indonesia pada sejumlah liburan long weekend sebelumnya, mulai dari Idul Fitri di […]

    Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2020 Resmi Dikurangi Pemerintah

    Pemerintah akhirnya resmi mengurangi libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 pada Rapat Tingkat Menteri Penetapan dan Penandatanganan SKB Hari Libur Bersama Tahun 2021 yang diadakan secara virtual, 1 Desember 2020. Keputusan pengurangan ini diambil setelah melihat kembali naiknya jumlah kasus penderita Covid-19 di Indonesia pada sejumlah liburan long weekend sebelumnya, mulai dari Idul Fitri di bulan Mei hingga Maulid Nabi SAW di bulan Oktober. Karena kenaikan kembali jumlah penderita itulah, Satgas Covid-19 menyarankan kepada pemerintah untuk mengurangi atau meniadakan liburan akhir tahun.

    libur dan cuti bersama akhir tahun 2020

    Baca Juga: Perubahan Liburan Akhir Tahun 2020 Akibat Covid-19

    Berdasarkan SKB Tiga Menteri yang sudah ditetapkan dan ditandangani sebelumnya, liburan akhir tahun 2020 yang digabung dengan cuti bersama menetapkan bahwa liburan dimulai dari tanggal 24 Desember hingga 1 Januari 2020. Total keseluruhan adalah 11 hari. Setelah dipangkas 3 hari, jumlah liburan hanya berjumlah 8 hari. Perinciannya adalah sebagai berikut:

    • Kamis, 24 Desember 2020: Cuti Bersama Hari Raya Natal
    • Jumat, 25 Desember 2020: Libur Nasional Hari Raya Natal
    • Kamis, 31 Desember 2020: Pengganti Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah
    • Jumat, 1 Januari 2021: Libur Nasional Tahun Baru 2021 Masehi

    Apabila merujuk pada jadwal terbaru, tanggal 28-30 Desember yang awalnya juga termasuk sebagai libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 kini dihapus, dan dijadikan sebagai hari kerja. Jadwal terbaru ini juga mengartikan bahwa ada 2 hari libur nasional dan 2 hari cuti bersama. Di sela hari kerja terdapat 2 kali long weekend. Yaitu, pada tanggal 24-25 Desember dan 31 Desember 2020-1 Januari 2021. Keduanya disambung langsung dengan Sabtu dan Minggu.

    Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Saat Traveling

    Keputusan mengenai pengurangan jadwal liburan ini selanjutnya akan ditetapkan dengan SKB 3 Menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), dan Menteri Ketenagakerjaan. Demikian, kata Menko PMK, Muhadjir, sesuai rapat penetapan pengurangan jadwal liburan tersebut. Presiden Joko Widodo sebelumnya sudah mengisyaratkan akan mengurangi jadwal liburan sesuai menerima laporan dan masukan dari Satgas Covid-19 mengenai kenaikan kembali jumlah penderita Covid-19. Pengurangan ini diharapkan mampu mengerem laju jumlah penderita Covid-19 sampai akhir tahun.

    Baca Juga: Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Buat Sahabat Sehat yang sudah mengetahui perubahan jadwal libur dan cuti bersama akhir tahun 2020 ini diharapkan jangan kecewa. Sebab, pemerintah menerapkan peraturan tersebut demi pencegahan penularan Covid-19. Untuk jadwal terbaru ini Sahabat bisa mengisinya dengan melakukan staycation, yaitu berlibur di rumah, dekat rumah, atau dalam kota  tanpa perlu menginap berhari-hari. Jangan lupa juga lakukan vaksinasi untuk penguatan imun tubuh dan pencegahan beberapa penyakit terutama flu sebab liburan akhir tahun tepat berada di musim hujan.

    Untuk vaksinasi flu Sahabat bisa melakukannya di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sahabat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. detikcom T. Dipangkas 3 Hari, Ini Jadwal Baru Libur Akhir Tahun [Internet]. detiknews. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5277295/dipangkas-3-hari-ini-jadwal-baru-libur-akhir-tahun
    2. Persada S. Pemerintah Potong Libur Akhir Tahun Sebanyak 3 Hari, Ini Detailnya [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://nasional.tempo.co/read/1410607/pemerintah-potong-libur-akhir-tahun-sebanyak-3-hari-ini-detailnya
    3. Media K. Pemerintah Pangkas Libur Akhir Tahun 3 Hari, 28-30 Desember Tetap Masuk [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/12/01/18105831/pemerintah-pangkas-libur-akhir-tahun-3-hari-28-30-desember-tetap-masuk
    Read More
  • Setelah 8 bulan melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kembali sekolah tatap muka mulai Januari 2021 di seluruh zona. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Paduan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Pelaksanaan sekolah ini akan diberikan […]

    Tepatkah Sekolah Tatap Muka Dibuka Kembali di Tengah Pandemi?

    Setelah 8 bulan melaksanakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kembali sekolah tatap muka mulai Januari 2021 di seluruh zona. Hal tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Paduan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. Pelaksanaan sekolah ini akan diberikan kepada tiga pihak, yakni pemerintah daerah, kantor wilayah, dan orang tua melalui komite sekolah. Kebijakan ini bahkan sudah didukung oleh Komisi X DPR yang beralasan mencegah anak putus sekolah.

    sekolah tatap muka

    Baca Juga: 10 Tips Persiapan Hari Pertama Sekolah

    Namun, dalam pelaksanaannya nanti karena masih dalam situasi pandemi, Menteri Kementerian dan Kebudayaan, Nadiem Makariem, memberikan kebebasan kepada orang tua siswa untuk menentukan diperbolehkan ikut masuk sekolah atau tidak sekalipun sekolah dan daerah tertentu telah memutuskan kembali belajar tatap muka. Selain itu, Nadiem meminta sekolah harus memenuhi enam syarat supaya bisa benar-benar dibuka, yaitu memperhatikan sanitasi dan kebersihan seperti toilet, sarana cuci tangan, penyemprotan desinfektan, akses kepada pelayanan kesehatan, dan kesiapan menerapkan wajib masker.  Tentunya, kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan kelelahan seperti ekstrakurikuler, olahraga, dan kantin ditiadakan.

    Produk Terkait: Jual Masker Medis

    Kebijakan membuka sekolah tatap muka di tengah pandemi Covid-19 ini tentu saja banyak menimbulkan pertanyaan jika dikaitkan dengan kondisi Covid-19 di Indonesia yang sampai sejauh ini jumlah penderitanya terus meningkat dari hari ke hari. Kekhawatiran datang dari para orang tua yang tidak mau anak-anaknya terpapar Covid-19 ketika belajar tatap muka yang akan dilaksanakan kembali meskipun dengan menjalankan protokol-protokol kesehatan.

    Kekhawatiran itu sangat wajar karena tercatat banyak anak-anak di Indonesia terpapar Covid-19, dengan jumlah 50.790 kasus, terlebih virus ini banyak menyerang anak usia 0-17 tahun. Jumlah ini lebih besar daripada kelompok usia 60 tahun ke atas, yaitu 47.666 kasus. Anak usia 6-17 tahun (39.874 kasus) lebih mudah terpapar daripada anak usia 0-5 tahun (11.916 kasus). Dari jumlah kasus itu tercatat sebanyak 238 anak Indonesia meninggal dunia, dan tingkat kematian mereka sama dengan tingkat kematian kelompok usia 18-30 tahun, yaitu 0,46%.

    Baca Juga: 7 Tips Orang Tua Dampingi Anak yang Bosan dan Stres Belajar di Rumah

    Kebijakan membuka kembali sekolah tatap muka di masa pandemi diduga tidak realistis karena positivity rate Covid-19 di Indonesia masih terbilang tinggi, yaitu 10% alias masih melebihi standar 5% yang sudah ditetapkan WHO. Apabila sekolah kembali dibuka dikhawatirkan akan terjadi penularan dan pembentukan kluster baru. Pembukaan sekolah ini berdekatan dengan acara-acara lain seperti Pilkada 2020 dan Libur Akhir Tahun 2020 yang berpotensi besar menjadi medium penyebaran virus.

    Tidak hanya dari sudut pandang epidemiolog mengenai sekolah tatap muka ini. KPAI atau Komite Perlindungan Anak Indonesia memberikan pandangan yang serupa. Komisioner KPAI, menyatakan bahwa banyak sekolah yang belum siap menerapkan protokol kesehatan jika belajar tatap muka kembali digelar serentak berdasarkan survei terhadap 48 sekolah di 8 provinsi dan 20 kabupaten dan kota sejak 15 Juni hingga 19 November. Oleh karena itu, disarankan supaya sekolah tatap muka sebaiknya ditunda, dan jika dibuka harus diiringi dengan tes swab massif kepada para peserta dan tenaga pendidik.

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Jika melihat gambaran di atas, tentunya kebijakan membuka kembali sekolah di masa pandemi dirasa kurang tepat karena kasus Covid-19 di Indonesia cenderung masih menaik. Cara terbaik adalah tetap belajar di rumah sembari menunggu wabah benar-benar mereda. Hal ini supaya  anak-anak Indonesia sebagai masa depan bangsa tidak terpapar virus. Selain dengan belajar di rumah anak-anak juga harus berperilaku hidup bersih dan sehat, menjalankan 3M, dan melakukan tes rapid-PCR di rumah dari Prosehat. Info lebih lengkap, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Kekhawatiran Sekolah Tatap Muka Januari 2021 [Internet]. nasional. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20201122073814-20-572867/kekhawatiran-sekolah-tatap-muka-januari-2021
    2. Media K. Sekolah Tatap Muka Dibolehkan Mulai Januari 2021, Ini Teknis Pelaksanaan dan Imbauan Pemerintah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/11/21/07101241/sekolah-tatap-muka-dibolehkan-mulai-januari-2021-ini-teknis-pelaksanaan-dan?page=all
    3. [Internet]. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://www.instagram.com/p/CH5HaThgGHd/
    4. Sekolah tatap muka dibuka Januari 2021 ‘tidak realistis’ karena tingkat penularan Covid-19 di atas 10% – BBC News Indonesia [Internet]. BBC News Indonesia. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from:https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-55034667
    5. Komisi X DPR RI dukung kebijakan kembali sekolah [Internet]. Antara News. 2020 [cited 25 November 2020]. Available from: https://www.antaranews.com/berita/1857800/komisi-x-dpr-ri-dukung-kebijakan-kembali-sekolah
    Read More
  • Secara mengejutkan, Provinsi Jawa Tengah menduduki posisi pertama untuk penambahan baru kasus Covid-19 di Indonesia. Posisi ini mengalahkan DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sebelumnya berada di posisi kedua dan ketiga. Hingga Minggu, 29 November 2020, seperti dilansir dari Kompas.com, jumlah penambahan penderita di provinsi yang beribu kota di Semarang itu mencapai 2.036 kasus. Adapun […]

    Jawa Tengah Posisi Pertama Penambahan Kasus Baru Covid-19

    Secara mengejutkan, Provinsi Jawa Tengah menduduki posisi pertama untuk penambahan baru kasus Covid-19 di Indonesia. Posisi ini mengalahkan DKI Jakarta dan Jawa Timur yang sebelumnya berada di posisi kedua dan ketiga. Hingga Minggu, 29 November 2020, seperti dilansir dari Kompas.com, jumlah penambahan penderita di provinsi yang beribu kota di Semarang itu mencapai 2.036 kasus. Adapun DKI Jakarta dan Jawa Timur sebanyak 1.431 kasus dan 412 kasus. Untuk kasus aktif, seperti dilansir dari @pandemictalks adalah sebanyak 14.376.

    penambahan kasus baru Covid-19

     

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat PCR Swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta

    Ditengarai penambahan kasus yang terjadi di provinsi tersebut salah satunya adalah kluster sekolah yang berada di Jepara. Sejumlah siswa SMP di kota Raden Ajeng Kartini tersebut terindikasi positif Covid-19 setelah melakukan tes PCR Swab. Penyebab positifnya para siswa itu adalah setelah melaksanakan simulasi pembelajaran tatap muka. Selain para siswa, jumlah orang yang positif Covid-19 di Jepara adalah 413 orang hingga Minggu, 29 November 2020.

    Produk Terkait: Layanan Rapid Test-PCR Swab ke Rumah

    Penambahan kasus baru yang terus meroket di provinsi ini membuat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta kepada masyarakat Jateng untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang ada secara disiplin. Tak hanya itu, Pemprov Jateng disebutnya juga sudah gencar melakukan tes Covid-19 hingga melebihi  target yang ditetapkan WHO. Bahkan, ia juga meminta untuk meningkatkan edukasi mengenai virus yang bisa dilakukan oleh pemerintah daerah dan tokoh agama. Tidak lupa, Ganjar juga meminta kepala daerah tidak panik kemudian membuat alternatif pelaksanaan Pilkada 2020, dan meminta tidak ada kerumunan sama sekali.

    Lalu mengapa Provinsi Jawa Tengah kini menjadi provinsi dengan penambahan kasus Covid-19 paling banyak secara nasional setelah sebelumnya terlihat adem-ayem?

    Dilansir dari Detik.com, penyebab Jawa Tengah menjadi provinsi paling banyak dengan penambahan kasus baru secara nasional adalah semakin banyaknya OTG sejumlah 90% akibat dari massifnya tes Covid-19 di provinsi tersebut. Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, yang juga bagian dari Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Tengah. Seperti halnya Ganjar, Yulianto juga meminta kepada masyarakat Jateng untuk tetap menerapkan pola 3 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak.

    Baca Juga: 8 Istilah Baru Penderita Covid-19, Mulai dari Suspek hingga Kematian

    Nah, bagi Sahabat Sehat yang kebetulan atau tinggal di Jawa Tengah agar selalu dengan disiplin menerapkan protokol-protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Jangan sampai bertambah kasus lagi sehingga Covid-19 di Indonesia tidak akan bisa diketahui waktu berakhirnya. Yuk, jangan lupa Sahabat untuk terus juga rapid test dan PCR Swab di Prosehat terutama bagi Sahabat yang ingin ke Jawa Tengah untuk berlibur, pulang kampung, atau berbisnis. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Sebaran 6.267 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/11/29/16535041/sebaran-6267-kasus-baru-covid-19-tertinggi-di-jawa-tengah?page=all
    2. Media K. Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar… Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2020/11/29/23391601/jumlah-kasus-harian-covid-19-jateng-tertinggi-di-indonesia-begini-respons?page=all
    3. [Internet]. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://www.instagram.com/p/CILIFeVAcUM/
    4. Aji D. Kasus Corona di Jateng Makin Tinggi, Ada Klaster Sekolah di Jepara [Internet]. detiknews. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5274970/kasus-corona-di-jateng-makin-tinggi-ada-klaster-sekolah-di-jepara
    5. Purbaya A. Kasus Baru Corona di Jateng Tembus 2.036 Ungguli DKI, Apa Sebabnya? [Internet]. detiknews. 2020 [cited 30 November 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-5274655/kasus-baru-corona-di-jateng-tembus-2036-ungguli-dki-apa-sebabnya
    Read More
  • Berlibur bersama anak di tengah pandemi merupakan sebuah aktivitas yang sebenarnya cukup berisiko mengingat Covid-19  masih ada. Namun, hal ini Sahabat Sehat lakukan karena melihat anak-anak yang sudah mulai jenuh dengan segala kegiatan di rumah saja termasuk belajar sehingga mereka membutuhkan hal-hal yang dapat menyegarkan otak, yaitu berlibur. Untuk liburan bersama anak saat pandemi Covid-19 […]

    Tips Aman Berlibur Bersama Anak di Tengah Pandemi Covid-19

    Berlibur bersama anak di tengah pandemi merupakan sebuah aktivitas yang sebenarnya cukup berisiko mengingat Covid-19  masih ada. Namun, hal ini Sahabat Sehat lakukan karena melihat anak-anak yang sudah mulai jenuh dengan segala kegiatan di rumah saja termasuk belajar sehingga mereka membutuhkan hal-hal yang dapat menyegarkan otak, yaitu berlibur. Untuk liburan bersama anak saat pandemi Covid-19 ini tentunya bukanlah liburan seperti yang sering dilakukan sebelumnya. Liburan kali ini sungguh berbeda, dan harus melihat pada beberapa hal demi keselamatan anak-anak yang rentan terpapar virus.

    berlibur bersama anak

     

    Berikut ini adalah beberapa tips aman berlibur bersama anak saat pandemi masih ada. Apa saja tips-tipsnya? Yuk, Sahabat, mari kita simak supaya Sahabat tidak perlu khawatir.

    Baca Juga: Tips Mencari Wisata Pilihan Selama Covid-19

    Riset Tempat Wisata yang Akan Dituju

    Liburan di saat Covid-19 masih ada tentunya membuat Sahabat harus melakukan persiapan terlebih dahulu. Jika di masa sebelum Covid, persiapan yang dilakukan adalah mengepak barang dan segala keperluan untuk liburan, kali ini Sahabat pun harus melakukan persiapan untuk menyesuaikan kondisi saat Covid-19, yaitu riset tempat wisata. Hal ini mengingat tidak semua tempat wisata akan membiarkan pengunjung datang berduyun-duyun dalam jumlah yang banyak, dan dikhawatirkan menimbulkan kluster penyebaran baru.

    Beberapa tempat liburan pun memberlakukan protokol kesehatan yang cukup ketat seperti mewajibkan penggunaan masker atau membatasi jumlah pengunjung. Bahkan juga Sahabat harus mengetahui daerah tempat wisata itu berada apakah berada di zona hijau atau tidak, dan juga menerapkan peraturan-peraturan seperti membawa surat keterangan sehat tanda sudah menjalani rapid test dan PCR swab serta mewajibkan penggunaan masker dan face shield. Riset ini perlu supaya liburan bersama anak mempunyai kesan yang bagus, dan aman.

    Produk Terkait: Layanan Rapid Test-PCR Swab ke Rumah

    Supaya Aman, Bawa Kendaraan Pribadi

    Menggunakan kendaraan pribadi saat berlibur bersama anak di masa Covid-19 merupakan pilihan yang tepat daripada menggunakan moda transportasi umum seperti kereta, bis, kapal laut, dan pesawat. Hal ini karena di moda-moda transportasi tersebut mudah menjadi medium penyebaran virus. Meskipun anak sudah dipakaikan masker dan face shield, kondisinya tentu akan sangat berbeda dari orang dewasa. Anak-anak mudah tidak cepat betah apalagi mereka tentu sangat penasaran terhadap hal-hal di sekitarnya sehingga ingin mengetahui dan menyentuh apa pun yang dianggap menarik. Belum tentu semua yang disentuh itu bebas dari virus. Hal semacam ini tentu saja akan sangat sulit dikontrol. Menggunakan kendaraan pribadi dinilai dapat menimalkan hal terpapar virus saat anak-anak menjadi kepo. Apabila Sahabat tidak punya mobil, langkah yang bisa dilakukan adalah menyewa, dan jangan lupa juga usahakan membuka jendela mobil supaya ada aliran udara masuk dan keluar sehingga virus tidak menyerang.

    Menyewa Penginapan

    Berlibur selalu identik dengan menginap di hotel, baik hotel berbintang 5 maupun hotel dengan bujet rendah. Hotel bahkan tidak terlalu dianggap penting terutama bagi mereka yang hanya menjadikan hotel sebagai tempat untuk istirahat sementara. Namun, dalam kondisi di tengah pandemi sangat berbeda ceritanya. Hotel dianggap sebagai tempat banyak berkerumun orang terutama di lobi sehingga memudahkan penyebaran virus. Karena itu, cara paling terbaik adalah menyewa penginapan, baik berupa vila atau wisma tamu (guesthouse). Jika menyewa penginapan, Sahabat mempunyai banyak kelebihan, yaitu bisa memasak makanan yang higienis untuk anak daripada harus makan di restoran yang berpotensi juga menyebarkan virus, dan makanan yang disajikan belum tentu higienis. Memang sedikit merepotkan tetapi ini akan menjauhkan mereka dari virus. Penginapan juga menyediakan halaman bermain yang luas yang tentu saja akan disukai anak-anak sehingga mereka tidak jenuh. Namun sebelum memilih penginapan yang tepat, pastikan dulu apakah penginapan itu menerapkan protokol kesehatan, dan semprot dengan desinfektan benda-benda di penginapan atau cuci peralatan-peralatan yang tersedia seperti tempat cuci piring, gelas, cangkir, dan peralatan makan setibanya di penginapan.

    Baca Juga: Sebelum Cuti Bersama Akhir Tahun 2020, Perkuat Imunitas Tubuh

    Usahakan Memilih Tempat Wisata Terbuka

    Memilih tempat wisata terbuka atau outdoor di masa pandemi sangat disarankan daripada harus berada di tempat wisata dalam ruangan atau indoor yang memungkinkan penyebaran virus melalui udara dalam partikel yang kecil. Tempat wisata terbuka yang bisa dijadikan sebagai rekomendasi atau perkemahan atau taman nasional. Dengan mengajak anak ke tempat wisata seperti ini mereka akan tahu cara mengenal alam, menghargainya, dan juga bisa tetap aman dan nyaman. Namun yang patut diingat adalah tempat wisata terbuka ini juga bisa menjadi tempat penyebaran virus jika sudah ramai. Karena itu, Sahabat sebaiknya menghindari apalagi jika tempat tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan sama sekali.

    Membawa Camilan dan Tetap Berinteraksi dengan Anak

    Perilaku anak-anak tentu sangat berbeda dari perilaku orang dewasa apalagi ketika lapar. Mereka sangat mudah lapar dan tidak mau hal itu ditahan-tahan, dan akan menunjukkannya dengan berbagai tingkah seperti merengek-rengek, mengambek, dan menangis. Supaya hal yang demikian  tidak terjadi disarankan bagi Sahabat untuk membawa camilan bagi mereka terutama camilan favorit. Akan lebih bagus jika camilan itu menyehatkan. Letakkan di tempat yang mudah dijangkau saat dalam perjalanan. Jangan lupa juga untuk membawa mainan karena anak-anak adalah pribadi-pribadi yang mudah bosan selama perjalanan, dan ajaklah mereka berinteraksi. Dengan demikian mereka akan menganggap perjalanan yang dilakukan menjadi menyenangkan.

    Produk Terkait: Jual Makanan dan Minuman Sehat

    Diskusi dan Membuat Kesepakatan dengan Anak

    Berlibur bareng anak di tengah pandemi tentu saja sangat berbeda, dan ketika akan melakukan liburan membawa mereka, Sahabat sebaiknya berdiskusi dulu mengenai kondisi yang sedang dihadapi, dan buat kesepakatan setelahnya. Hal ini perlu dilakukan supaya mereka tidak kecewa mengapa tidak jadi ke tempat yang diinginkan. Selain itu, persiapkan rencana-rencana alternatif jika liburan tidak jadi.

    Apabila Berlibur Bersama Anak di Tengah Pandemi Tidak Jadi Apa yang Bisa Sahabat Lakukan?

    Sahabat bisa melakukan staycation atau berlibur namun tetap di dalam rumah dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang menyenangkan seperti halnya liburan. Selain di dalam rumah, Sahabat juga bisa mengajak anak-anak untuk berlibur ke tempat-tempat dekat rumah seperti danau atau sungai, dan juga mengajak mereka ke tempat-tempat wisata dalam waktu sehari saja tanpa perlu menginap berhari-hari. Staycation akan membuat anak-anak terhindar dari virus. Selain itu, akan membuat liburan menjadi hemat tanpa perlu mengerluarkan ongkos-ongkos tambahan.

    Baca Juga: Perubahan Liburan Akhir Tahun 2020 Akibat Covid-19

    Itulah tips-tips berlibur bareng anak di tengah pandemi yang bisa Sahabat lakukan supaya liburan menjadi aman dan nyaman. Supaya tidak khawatir selama berlibur, Sahabat bisa melakukan rapid  test dan PCR swab di Prosehat. Info selengkapnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Yanuar M, Yanuar M, Yanuar M, Yanuar M, Astuti W, Astuti W et al. Wajib Dibaca! Tips Liburan Bareng Si Kecil Saat Pandemi [Internet]. TripZilla Indonesia. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://www.tripzilla.id/tips-liburan-bersama-anak-saat-pandemi/26708
    2. Amida Y. Ingin Wisata Bareng Anak Saat Pandemi, Perhatikan 5 Hal Ini [Internet]. parenting. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://www.haibunda.com/parenting/20200623141100-61-147821/ingin-wisata-bareng-anak-saat-pandemi-perhatikan-5-hal-ini
    3. Mustika S. 7 Tips Jalan-jalan Bareng Anak di Saat Pandemi [Internet]. detikTravel. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://travel.detik.com/travel-tips/d-5239282/7-tips-jalan-jalan-bareng-anak-di-saat-pandemi?single
    4. Tips Liburan saat Pandemi yang Ramah Anak, Jangan Sepelekan Ini Semua Halaman | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/sumut/tips-liburan-saat-pandemi-yang-ramah-anak-jangan-sepelekan-ini.html?page=all
    5. Media K. Apa Itu Staycation? Liburan yang Diprediksi Jadi Tren Selama Pandemi Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 24 November 2020]. Available from: https://travel.kompas.com/read/2020/07/29/094500127/apa-itu-staycation-liburan-yang-diprediksi-jadi-tren-selama-pandemi?page=all
    Read More
Chat Dokter 24 Jam