Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ cerdas”

  • Saat ini trend untuk hidup sehat dengan olahraga dan makan-makanan yang sehat luar biasa sudah berkembang dan dilakukan oleh berbagai kalangan. Hal ini sangat baik sekali dalam menjaga kesehatan terutama untuk mencegah penyakit degeneratif. Namun ternyata untuk mencegah penyakit akibat infeksi belum mempunyai dampak yang signifikan. Mengapa?Hal ini karena penyakit infeksi terutama yang diakibatkan oleh […]

    Tips Sehat Cerdas dan Produktif

    Saat ini trend untuk hidup sehat dengan olahraga dan makan-makanan yang sehat luar biasa sudah berkembang dan dilakukan oleh berbagai kalangan. Hal ini sangat baik sekali dalam menjaga kesehatan terutama untuk mencegah penyakit degeneratif. Namun ternyata untuk mencegah penyakit akibat infeksi belum mempunyai dampak yang signifikan. Mengapa?Hal ini karena penyakit infeksi terutama yang diakibatkan oleh virus dari tahun ke tahun selalu berubah karena virus itu terkenal pintar mengelabui daya tahan tubuh kita.

    Salah satu upaya untuk membuat tubuh kita untuk bisa lebih mudah dan dapat melawan virus maka daya tahan tubuh kita perlu di update untuk mengenalinya. Salah satu caranya adalah dengan vaksinasi. Vaksinasi adalah tindakan yang dengan sengaja memberikan paparan suatu antigen yang berasal dari suatu mikroorganisme yang sudah dilemahkan/dimatikan, sehingga tubuh secara aktif membentuk antibodi terhadap penyakit. Setelah tubuh memproduksi antibodi untuk penyakit itu, maka jika tubuh terpapar oleh virus tersebut tubuh akan segera melawannya sehingga tidak sampai mengalami gejala penyakit yang berat.

    dokter wanita suntik pria untuk vaksin

    Mengapa vaksinasi penting?Karena setiap hari kita bekerja, berada di luar ruangan, kantor, sarana publik penuh dengan manusia dan juga penyakit yg bisa saja membuat kita terinfeksi.

    Baca Juga: Mengenal Lebih Jauh Jenis-Jenis Vaksin

    Peran vaksinasi dalam dunia kerja sangat penting antara lain dari sudut pekerja, vaksin akan menurunkan tingkat keparahan suatu penyakit dibandingkan yg tidak mendapat vaksinasi. Kemudian dari sudut pandang perusahaan, akan menurunkan angka kehilangan jam kerja sehingga akan lebih meningkatkan produktivitas perusahaan.

    Tujuan vaksinasi pada pekerja adalah melindungi pekerja, menjaga produktivitas, efisiensi perusahaan, peningkatan status kekebalan tubuh, dan perlindungan terhadap penularan penyakit.

    Siapa saja pekerja yang memerlukan vaksinasi?

    1. Petugas layanan (medis/non medis): Vaksin Influenza, Hepatitis B, Tetanus, Difteri, Pertusis,  MMR, varisela
    1.  Petugas layanan publik (perkantoran, bank, guru, pedagang): vaksin Influenza,Cacar    air, Difteri
    2. Food handler (koki, pramusaji): vaksin tifoid dan hepatitis A
    3. Veterinarian: vaksin influenza, rabies, tetanus
    4. Pekerja yang banyak melakukan perjalanan: vaksin Influenza, hepatitis A/B, typhoid fever, meningokok, Japanese encephalitis, rabies, yellow fever
    5. Pekerja terpajan debu/bahan kimia: vaksin Influenza, pneumokok, tetanus, difteri, pertusis.

    Indikator peningkatan produktivitas & efisiensi karena vaksinasi:

    1. Turunnya absensi karena sakit
    2. Meningkatnya moral dan motivasi pekerja
    3. Meningkatnya citra perusahaan
    4. Menurunnya biaya berobat

    Apakah setiap perusahaan wajib menyuruh karyawannya di vaksin?

    UU NO 1 TAHUN 1970 pasal 2 VAKSINASI PEKERJA PERATURAN MENTERI KESEHATAN RI NOMOR 12 TAHUN 2017

    Baca Juga: Apa Beda Vaksin yang Menyebabkan Demam dan Tidak

    Tentang penyelenggaraan imunisasi:  pemberi kerja mempunyai kewajiban menyediakan layanan kesehatan kerja untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan pekerja.

    UU no. 1 tahun 1970 ayat 2: Pemberi kerja mempunyai kewajiban menyediakan layanan kesehatan kerja untuk melindungi dan meningkatkan kesehatan pekerja

    PERMENAKERTRANS  No.3 tahun 1983

    Tujuan pelayanan kesehatan kerja: melindungi tenaga kerja terhadap setiap gangguan kesehatan yang timbul dari pekerjaan atau lingkungan kerja.

    Berdasarkan undang undang tersebut tentu perusahaan atau pemberi kerja mempunyai kewajiban untuk melindungi kesehatan tenaga kerjanya, salah satunya dengan pemberian vaksinasi.

    Vaksin apa yang dapat diberikan pada pekerja tambang?

    Vaksinasi bagi pekerja pertambangan yang paling umum adalah vaksin influenza, vaksin typhoid.

    Bagaimana kita mengetahui vaksinasi dapat meningkatkan efektivitas kerja karyawannya ya?

    Cara untuk mengetahui efektifitasnya bisa dilihat dari jumlah tenaga kerja yang ijin karena sakit, dari banyaknya hari sakit tiap-tiap tenaga kerja, dari biaya pengobatan, dan dari tingkat produktivitas pekerja. Pada umumnya pekerja yang mendapat vaksinasi jumlah angka kejadian sakit dan hari sakitnya akan berkurang. Tentu saja ini akan membuat produktivitas meningkat dan mengurangi jumlah biaya pengobatan. Memang tidak bisa dilihat dalam waktu singkat, tetapi akan terlihat dalam waktu ke waktu.

    Baca Juga: 10 Jenis Vaksin Ibu Hamil

    Pada vaksin typhoid untuk Food Handler, bila sudah pernah terkena typhoid apakah dapat divaksinasi?

    Kita harus mengetahui apakah pengobatan typhoidnya menyebabkan penderita sembuh sempurna atau karier (pembawa). Biasanya yg sembuh sempurna tidak ada masalah dan kekhawatiran untuk dapat menulari yg lain tidak ada. Vaksinasi dapat diberikan untuk membantu agar kedepannya orang tersebut tidak terkena typhoid. Bagi yang karier dia tidak mengalami gangguan apa-apa. Hanya saja jika daya tubuhnya sedang lemah dia bisa mengalami gejala demam thypoid. Namun,  yang berbahaya adalah dia dapat menulari orang disekitarnya, apalagi jika pekerjaannya berkaitan dengan penanganan makanan atau minuman.

    Vaksin flu seperti apa yang baiknya diberikan pada pekerja kantor?

    Vaksin influenza ada 2 tipe yaitu trivalen (mengandung 3 jenis virus flu) dan quadrivalen (mengandung 4 jenis virus flu). Vaksin flu diberikan satu tahun sekali dengan proteksi terhadap virus flu selama setahun.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Para orang tua yang memiliki balita pastilah sangat peduli terhadap tumbuh kembang anaknya, namun tak banyak orang tua tahu bahwa ada yang kurang dari yang selama ini mereka lakukan. Kebanyakan orang tua menganggap bahwa asupan gizi adalah yang paling penting bahkan satu-satunya cara agar balita mereka mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Padahal akibatnya balita-balita […]

    Jadikan Balita Banyak Akal, Adaptif & Mandiri

    Para orang tua yang memiliki balita pastilah sangat peduli terhadap tumbuh kembang anaknya, namun tak banyak orang tua tahu bahwa ada yang kurang dari yang selama ini mereka lakukan. Kebanyakan orang tua menganggap bahwa asupan gizi adalah yang paling penting bahkan satu-satunya cara agar balita mereka mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Padahal akibatnya balita-balita tersebut mengalami peningkatan pesat dalam ukuran tetapi kemampuan kognitif dan motoriknya terlambat. Orang tua umumnya puas dengan mengejar pertumbuhan panjang dan berat badan anak, tapi nyatanya untuk menjadikan si Kecil unggul hal tersebut tidaklah cukup.

    Penelitian terbaru menunjukkan bahwa lingkungan sangat memengaruhi perkembangan dan seberapa sehat otak si Kecil. Pertumbuhan dan perkembangan otak akan dimulai sejak tahun pertama hingga usia 3 tahun atau yang disebut dengan golden period (periode emas). Pada masa ini, otak akan aktif membangun jaringan antar sel saraf yang akan memengaruhi kecerdasan anak  dimana tingkat keberhasilan proses ini bergantung pada stimulasi yang diberikan.

    Karena hal ini hanya terjadi sekali seumur hidup, maka kita sebagai orang tua harus mencuri kesempatan ini untuk membantu membangun jaringan otak anak. Sebagai hasilnya, dari stimulasi yang tepat pada masa ini maka si Kecil akan menjadi balita yang unggul yaitu balita yang banyak akal, adaptif (mudah beradaptasi) dan mandiri. Hal ini akan membantunya menjadi anak yang tangguh yang siap hadapi masa depan dan siap hadapi tantangan.

    Baca Juga: 14 Makanan yang Aman Bagi Penderita Diabetes

    Pentingnya Stimulasi

    Latihan-latihan dalam menstimulasi otak si Kecil dapat dilakukan dengan berbagai cara, dimana hal ini kita sebut dengan baby gym, baik dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor), tentunya dengan memerhatikan kebersihan dan menghindarkan hal-hal yang berisiko mencederai anak Anda. Hal-hal sederhana yang dapat dilakukan, antara lain:

    • Berlatih mendorong atau menarik benda seperti bola atau mainan lain untuk melatih motorik dan keseimbangannya.
    • Bawa si Kecil berjalan-jalan dan mengunjungi tempat-tempat baru seperti pantai, kolam renang dan kebun binatang.
    • Ajak dia bermain mengumpulkan benda-benda yang sama, misalnya mengumpulkan benda-benda berbentuk bulat atau mengumpulkan benda-benda berwarna merah.
    • Bermain berpura-pura menirukan binatang atau ajak dia bernyanyi bersama.
    • Tak lupa interaksi sosial, mulailah sedini mungkin untuk berinteraksi dengan orang lain, hal ini akan melatih kemandirian dan kepercayaan diri.

    Baca Juga: 8 Cara Program Hamil yang Tepat

    Serta masih banyak cara lain yang mengajaknya ikut berinteraksi dan kita bisa melihat reaksinya berupa tawa, senyum atau ekspresi lainnya.

    Jika Anda tidak punya cukup waktu atau bingung untuk melakukannya sendiri di rumah, Anda dapat mendatangi fasilitas-fasilitas yang menyediakan baby gym dengan pelatih yang terlatih tentunya. Cara lain juga dengan menyediakan media bermain atau mainan yang dapat menstimulasi otak, misalnya:

    • Mainan yang berhubungan dengan aktivitas sehari-hari yang biasa dia lihat, contohnya mainan masak-memasak untuk anak perempuan dan mainan perkakas bengkel untuk anak laki-laki, dll.
    • Mainan yang berhubungan dengan profesi yang ia gemari, misalnya mainan dokter-dokteran atau mobil-mobilan pemadam kebakaran, dll.
    • Mainan alat musik.
    • Blok dan
    • Buku mewarnai, buku menggambar dengan menyambung titik-titik atau buku dengan cerita bergambar.4,5

    Mainan-mainan tersebut tentunya disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak Anda. Namun, untuk menjadi anak yang unggul, sebaiknya orang tua turun langsung dan ikut serta dalam melatih proses perkembangan anak, karena cinta dan kasih sayang orang tua akan mengoptimalkan setiap latihan yang dilakukan.

    Ditulis oleh: dr. Samuel Bungaran Partahi Saud Manalu

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Lucich M. Building Baby’s Intelligence: Why Infant Stimulation Is So Important. Barkeley, California: California Childcare Health Program; 2011. p. 1-2.
    2. Infant/Toddler Programs — BSMART [Internet]. BSMART. 2018 [cited 25 December 2018]. Available from: bsmartfoundation.org/infanttoddler-programs/
    3. Physical activity for babies, toddlers and pre-schoolers: SA Health [Internet]. Sahealth.sa.gov.au. 2018 [cited 25 December 2018]. Available from: sahealth.sa.gov.au/wps/wcm/connect/public+content/sa+health+internet/healthy+living/be+active/being+active+at+different+ages+and+stages/physical+activity+for+babies%2C+toddlers+and+pre-schoolers
    4. G. Guyton. Using Toys to Support Infant-Toddler Learning and Development. Young Children, 66(5):50–56, 2011.
    5. Good Toys for Young Children by Age and Stage | NAEYC [Internet]. Naeyc.org. 2018 [cited 25 December 2018]. Available from: naeyc.org/resources/topics/play/toys
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja