Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ cegah obesitas”

  • Sebuah studi baru-baru ini menyatakan bahwa penderita obesitas cukup rentan terinfeksi Covid-19, seperti yang dimuat dalam Journal of American Heart Association (AHA) yang berjudul Coronavirus Disease 2019 Hospitalizations Attributable to Cardiometabolic Conditions in The United States: A Comparative Risk Assessment Analysis. Baca Juga: Obesitas dan Penyakit Jantung Studi yang dilakukan di Amerika Serikat ini menyimpulkan bahwa […]

    Obesitas Rentan Covid-19, Begini Caranya Terhindar di Masa Pandemi

    Sebuah studi baru-baru ini menyatakan bahwa penderita obesitas cukup rentan terinfeksi Covid-19, seperti yang dimuat dalam Journal of American Heart Association (AHA) yang berjudul Coronavirus Disease 2019 Hospitalizations Attributable to Cardiometabolic Conditions in The United States: A Comparative Risk Assessment Analysis.

    obesitas rentan covid-19

    Baca Juga: Obesitas dan Penyakit Jantung

    Studi yang dilakukan di Amerika Serikat ini menyimpulkan bahwa penderita obesitas ternyata berpeluang cukup besar untuk terinfeksi Covid-19 dengan angka mencapai 30,2%. Selain obesitas, kondisi hipertensi (26,2%), diabetes (20,5%), dan gagal jantung juga berpeluang terinfeksi Covid 19.

    Studi yang sama juga dilampirkan oleh para peneliti dari John Hopkins University dan World Health Organization (WHO), yang menyatakan bahwa tingkat kematian Covid-19 disebut dapat mencapai 10 kali lebih tinggi pada negara yang sekitar 50% populasinya mengalami obesitas.

    Lebih lanjut studi ini juga menyatakan bahwa sekitar 90% atau 2,2 juta dari 2,5 juta kematian Covid-19 di dunia, terjadi di negara dengan tingkat angka obesitas yang tinggi. Dalam laporan ini, Amerika Serikat dan Inggris merupakan negara yang paling banyak melaporkan kematian akibat Covid-19 pada penderita obesitas.

    Di Inggris tercatat 184 kematian akibat Covid-19 per 100.000 penduduk dan 63,7% populasinya mengalami obesitas sementara di Amerika Serikat tercatat 152,49 kematian akibat Covid-19 per 100.000 penduduk dengan 67,9% populasinya mengalami obesitas. Hal ini cukup kontras dengan negara asia seperti Jepang dan Korea Selatan, yang tingkat persentase penderita Covid-19 tinggi namun angka persentase obesitasnya rendah.

    Bagaimana di Indonesia?

    Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, tercatat 21,8% penduduk di Indonesia mengalami obesitas. Kebanyakan terjadi pada masyarakat perkotaan dengan persentase sebesar 25,1% jika dibandingkan dengan masyarakat pedesaan, hanya 17,8% yang mengalami obesitas. Hal ini dikarenakan masih banyak masyarakat pedesaan yang melakukan aktivitas fisik.

    Baca Juga: Hati-hati Obesitas pada Anak!

    Selain kurangnya aktivitas fisik, juga terdapat faktor budaya seperti kepercayaan masyarakat apabila seseorang berpostur gemuk maka menandakan makmur dan apabila balita terlihat gemuk maka dianggap lucu. Hal ini tentu saja menganggap bahwa obesitas merupakan hal yang biasa.

    Obesitas dan Pandemi Covid-19

    Obesitas atau kelebihan berat badan di masa pandemi Covid-19 rupanya cukup dipengaruhi oleh beberapa hal, salah satunya akibat kebijakan pemerintah untuk meminta warga berdiam di rumah dan melakukan aktivitas dari dalam rumah yang berakibat masyarakat menjadi semakin konsumtif dalam mengkonsumsi makanan secara daring.

    Produk Terkait: Jual Makanan Sehat

    Akibatnya, tanpa disadari hal tersebut mengarah pada kondisi obesitas yang juga dapat menyebabkan timbulnya risiko penyakit diabetes. Kebijakan beraktivitas dari rumah juga menyebabkan berkurangnya pergerakan fisik.

    Mengapa Obesitas Bisa Rentan Terpapar Covid-19?

    Hal ini dikarenakan obesitas menyebabkan banyak perubahan pada fungsi kekebalan tubuh. Penyakit diabetes yang salah satu faktor resikonya akibat obesitas, dapat membuat kadar gula darah tinggi merusak fungsi sel darah putih dan kondisi tersebut dapat memperlambat proses penyembuhan.

    Lalu Bagaimana Cara Menghindari Obesitas Selama Masa Pandemi?

    Berikut ini adalah beberapa langkah penderita obesitas dalam menghadapi pandemi dan cara menghindarinya selain melakukan protokol kesehatan:

    Tetap Penuhi Kebutuhan Gizi yang Seimbang

    Direktur Gizi Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr. RR Dhian Proboyekti seperti dilansir dari Liputan6.com, meminta masyarakat untuk tetap dapat memenuhi gizi yang seimbang. Mulai dari membiasakan konsumsi makanan pokok, membatasi asupan makanan camilan yang manis, asin, dan berlemak. Biasakan diri untuk membaca label pada kemasan makanan untuk memastikan komposisi dan asupan makanan yang dikonsumsi.

    Baca Juga: Berikut 7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Batasi Konsumsi Gula, Garam, dan Lemak

    Berikut kadar gula, garam dan lemak yang dianjurkan dalam makanan sehari hari:

    • Gula: 50 gram per hari
    • Garam: 5 gram per hari
    • Lemak: 67 gram per hari

    Yang terpenting mengatur jumlah gula, garam, dan lemak tanpa menghindari asupan tersebut dalam makanan.

    Lakukan Aktivitas Fisik

    Aktivitas fisik seperti olahraga bagaimanapun tetap harus dilakukan untuk menghindari obesitas dan menurunkan risiko obesitas selama masa pandemi. Lakukanlah olahraga minimal 30 menit sesuai anjuran World Health Organization (WHO). Jenis olahraga dapat disesuaikan dengan kondisi dan preferensi setiap orang.

    Baca Juga: 10 Obat Herbal Obesitas yang Layak Dicoba

    Itulah mengenai kondisi obesitas, yang cukup rentan terinfeksi Covid 19. Yuk, Sahabat Sehat tetap jaga kesehatan selama masa pandemi dan apabila Sahabat ingin informasi kesehatan lebih lanjut mengenai obesitas dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. O’Hearn M, Liu J, Cudhea F, Micha R, Mozaffarian D. Coronavirus Disease 2019 Hospitalizations Attributable to Cardiometabolic Conditions in the United States: A Comparative Risk Assessment Analysis. Journal of the American Heart Association [Internet]. 2021 [cited 5 March 2021];10(5). Available from: https://www.ahajournals.org/doi/10.1161/JAHA.120.019259
    2. Anwar F. Obesitas Jadi Faktor Pendorong Terbesar Kematian COVID-19 di Dunia [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 5 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5481734/obesitas-jadi-faktor-pendorong-terbesar-kematian-covid-19-di-dunia
    3. Hari Obesitas Dunia, Perbanyak Aktivitas Fisik dan Jaga Pola Makan [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 5 March 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4498419/hari-obesitas-dunia-perbanyak-aktivitas-fisik-dan-jaga-pola-makan
    4. Hari Obesitas Sedunia, Kenali dan Cegah Bahayanya [Internet]. detikHealth. 2021 [cited 5 March 2021]. Available from: https://health.detik.com/fotohealth/d-5480387/hari-obesitas-sedunia-kenali-dan-cegah-bahayanya/10/#photos
    5. Media K. Kenapa Orang dengan Obesitas Rentan Saat Terinfeksi Covid-19? Berikut Alasannya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 5 March 2021]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/04/17/122500665/kenapa-orang-dengan-obesitas-rentan-saat-terinfeksi-covid-19-berikut?page=all
    Read More
  • Supaya tidak mengalami obesitas yang berujung pada komplikasi penyakit-penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan diabetes, sudah pasti Sobat Sehat akan melakukan diet, dan diet yang bisa sobat lakukan adalah diet beras hitam. Beras hitam adalah salah satu varietas beras berwarna hitam, yang warna tersebut berasal dari pigmen yang disebut sebagai antiosianin yang memiliki anti-oksidan, anti-inflamasi, […]

    Ingin Diet Berhasil? Mulailah Diet Beras Hitam

    Supaya tidak mengalami obesitas yang berujung pada komplikasi penyakit-penyakit kronis seperti jantung, stroke, dan diabetes, sudah pasti Sobat Sehat akan melakukan diet, dan diet yang bisa sobat lakukan adalah diet beras hitam. Beras hitam adalah salah satu varietas beras berwarna hitam, yang warna tersebut berasal dari pigmen yang disebut sebagai antiosianin yang memiliki anti-oksidan, anti-inflamasi, dan antikanker yang kuat.

    Baca Juga: 8 Makanan Rendah Lemak untuk Diet yang Enak dan Mengenyangkan

    Diet dengan mengonsumsi beras hitam merupakan alternatif yang tepat bagi Sobat yang menginginkan diet yang berhasil akibat jumlah kalori yang masuk ke  dalam tubuh masih terlalu banyak. Meski begitu sedikit kalori malah juga dapat berakibat buruk bagi tubuh sehingga tepatlah jika Sobat memasukkan beras hitam dalam menu diet harian.

    Manfaat Beras Hitam

    Beberapa orang sepertinya masih jarang menggunakan beras jenis ini. Padahal, beras hitam ternyata mempunyai manfaat yang cukup banyak seperti menurunkan berat badan. Kalori dalam beras ini juga lebih rendah jika dibandingkan dengan beras putih serta memiliki kadar nutrisi yang cukup bagus ketika Sobat menjalani diet.

    Seperti dilansir dari Herstory, kandungan serat yang ada dalam beras hitam sangat tinggi sehingga bagi orang yang mengonsumsinya akan merasa kenyang lebih lama. Selain itu, beras ini juga dapat mengontrol kadar gula dalam tubuh dan menyerap kolestrol serta lemak-lemak yang terkandung dalam makanan. Tidak salah jika beras hitm adalah salah satu rekomendasi yang tepat untuk diet.

    Baca Juga: 5 Aplikasi Jaman Now yang Bisa Bantu Dietmu

    Perbedaan dengan Beras Ketan Hitam

    Sebelum Sobat menjalani diet beras hitam, sebaiknya juga Sobat mengetahui perbedaan antara beras hitam dan beras ketan hitam. Perbedaan tersebut bisa terlihat pada teksturnya. Tesktur beras hitam saat dimasak tidak lengket sedangkan beras ketan hitam memiliki tekstur yang lebih lengket saat dimasak. Warna beras hitam tidak memiliki campuran warna seperti beras ketan hitam yang memiliki campuran merah, cokelat, dan hitam.

    Baca Juga: 6 Cara Sehat Menurunkan Berat Badan dalam Waktu Sebulan

    Nah, itulah mengenai diet beras hitam yang bisa Sobat jadikan alternatif dalam menjalani diet. Namun, perlu diingat selain mengonsumsi makanan yang rendah kalori, Sobat hendaknya juga tetap berolahraga supaya diet benar-benar berhasil. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai diet yang tepat dan tidak menyiksa beserta produk-produk kesehatan yang berkaitan seperti makanan dan minuman sehat, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Mau Diet? Yuk, Coba Konsumsi Beras Hitam Mulai Sekarang! [Internet]. HerStory. 2020 [cited 16 September 2020]. Available from: https://herstory.co.id/read7356/mau-diet-yuk-coba-konsumsi-beras-hitam-mulai-sekarang
    Read More
  • Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata ini? Obesitas merupakan suatu hal yang tidak diinginkan oleh siapapun, baik kaum hawa maupun kaum adam. Kenapa begitu? Tentu saja karena obesitas adalah suatu kondisi di mana seseorang kelebihan berat badan dan hal ini mempengaruhi penampilannya. Yup, obesitas membuat seseorang lebih terlihat “berisi” daripada orang lain […]

    Jamu Ampuh untuk Atasi Obesitas yang Harus Dicoba

    Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata ini? Obesitas merupakan suatu hal yang tidak diinginkan oleh siapapun, baik kaum hawa maupun kaum adam. Kenapa begitu? Tentu saja karena obesitas adalah suatu kondisi di mana seseorang kelebihan berat badan dan hal ini mempengaruhi penampilannya. Yup, obesitas membuat seseorang lebih terlihat “berisi” daripada orang lain dan tentu saja hal ini akan mempengaruhi penampilan – bahkan kepercayaan diri mereka.

    Baca Juga: 7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Apakah hanya itu saja efek dari mengalami obesitas? Sayangnya, obesitas bukan saja hanya membuat penampilan seseorang menjadi tidak menarik tapi juga mampu memicu timbulnya penyakit berbahaya. Wah yang benar nih? Yup, obesitas yang tidak segera ditangani bisa menyerang kinerja organ tubuh lainnya; contohnya saja bisa timbul penyakit jantung ataupun kolesterol. Pastinya tidak ada yang menginginkan hal ini terjadi bukan?

    Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menangani permasalahan yang satu ini? Cara sehat menangani obesitas adalah dengan rutin berolahraga, tapi sayangnya banyak orang mengaku jika mereka tidak memiliki cukup waktu untuk berolahraga. Yup, saat ini banyak orang yang terlalu sibuk sehingga tidak memiliki waktu untuk berolahraga bahkan bersantai sejenak dan hal ini justru menyebabkan timbulnya berbagai penyakit pada tubuh kita. Apakah ada cara lain yang bisa kita lakukan selain berolahraga?

    Kabar baiknya, terdapat cara alternatif yang bisa kita lakukan untuk mengatasi obesitas atau mencegah terjadinya obesitas pada seseorang. Wah yang benar nih? Apakah kita sebaiknya mengonsumsi obat diet? Eits tentu saja tidak! Obat diet sangatlah tidak disarankan untuk dikonsumsi karena efek sampingnya yang dapat membahayakan kesehatan kita, bahkan dapat menyebabkan gagal ginjal. Pada kesempatan kali ini, kita akan mengatasi obesitas dengan memanfaatkan berbagai bahan alami yang ada di sekitar kita dan mengolahnya menjadi jamu. Wah kira-kira jamu apa saja yang ampuh untuk mengatasi obesitas?

    Daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Kunir asem

    Siapa sih yang masih asing dengan jenis jamu yang satu ini? Kunir asem adalah salah satu jenis jamu yang sering menjadi favorit masyarakat karena cita rasanya yang tidak terlalu pahit tapi memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita. Seperti yang kita tahu, kunyit adalah salah satu bahan alami untuk membakar lemak pada perut dan adanya tambahan asam di sini berfungsi untuk mengoptimalkan hasil yang akan kita dapat. Pencegahan obesitas dapat dilakukan dengan mengonsumsi jamu kunir asem setidaknya satu kali setiap hari dan bisa kita lakukan secara rutin hingga kita mendapatkan hasil yang kita inginkan.

    2. Temu kunci dan sirih

    Temu kunci adalah salah satu bahan alami yang masih asing di telinga masyarakat dan pastinya khasiat untuk mengatasi obesitas tidak perlu diragukan lagi. Temu kunci sendiri juga memiliki berbagai manfaat untuk tubuh kita seperti sebagai obat diare, obat keputihan, dan tentu saja ampuh untuk melngatasi obesitas. Lalu, kenapa kita perlu menambahkan sirih? Seperti yang kita tahu, daun sirih sangatlah efektif untuk detoksifikasi yang berarti mampu mengeluarkan racun dalam tubuh kita dan tentu saja mengatasi obesitas. Mengolah kedua bahan ini pun sangat mudah karena kita hanya perlu menumbuknya hingga halus dan meminum air perasannya. Kita bisa mengonsumsi jamu ini sebanyak setengah gelas dan aman untuk dikonsumsi sebanyak dua kali dalam sehari. Kita bisa mengonsumsinya secara rutin hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.

    3. Galian singset

    Bagi penggemar jamu, pasti lah jenis jamu yang satu ini sudah tidak asing lagi. Yup, jamu galian singset adalah ramuan dari daun jati belanda yang dicampur dengan temulawak ataupun kunir putih dan biasa dikonsumsi oleh mereka yang merasa badannya gemuk. Mengonsumsi jenis jamu yang satu ini sangatlah efektif untuk menurunkan berat badan serta menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh. Jamu ini juga aman dikonsumsi secara rutin hingga kita mendapatkan hasil yang diinginkan.

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat!

    4. Jahe

    Jahe adalah salah satu bahan alami yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh dan salah satunya efektif untuk menurunkan berat badan. Kabar baiknya lagi, untuk mendapatkan jahe bukanlah suatu hal yang sulit karena kita bisa mendapatkannya di pasar tradisional ataupun supermarket terdekat. Untuk mengolah jahe menjadi jamu, yang perlu kita lakukan adalah dua buah jahe yang telah dipotong dan bisa kita seduh bersama dengan madu. Kita bisa mengonsumsi ramuan jahe ini secara rutin sebanyak tiga kali setiap harinya.

    5. Kayu manis

    Kayu manis adalah bahan alami berikutnya yang bisa kita olah menjadi jamu dan pastinya efektif untuk menurunkan berat badan. Kok bisa? Tentu saja karena berbagai kandungan dalam kayu manis yang membuat kita merasa kenyang lebih lama dan tentu saja akan mengurangi intensitas waktu menyemil kita. Bukan hanya efektif menurunkan berta badan, kayu manis juga mengembalikan kadar kolesterol menjadi normal alias menurunkan kadar kolesterol jahat pada tubuh kita.

    6. Jamu jati cina

    Bahan alami berikutnya yang bisa kita olah menjadi jamu adalah daun jati cina, di mana seperti yang kita tahu daun yang satu ini berfungsi untuk mendetoksifikasi tubuh alias mengeluarkan racun dari dalam tubuh – termasuk membuang lemak. Kita bisa mengonsumsi jenis jamu yang satu ini dengan rutin hingga badan kita menjadi singset.

    7. Jeruk nipis

    Jeruk nipis adalah bahan alami yang sudah tidak asing lagi untuk digunakan dalam jamu dan tentu saja karena jeruk nipis sangatlah efektif untuk menurunkan berat badan. Kita juga bisa menambahkan bangle dan temu ireng supaya hasil yang didapat lebih maksimal. Lalu, bagaimana cara membuat jamu ini? Cara membuatnya pun sangat mudah yaitu kita hanya perlu menghaluskan 1 buah jeruk nipis, ½ jare bangle, ½ jare temu ireng serta 2 sendok makan madu yang akan kita campur dan kita ambil air perasannya. Kita bisa mengonsumsi jamu ini secara rutin, yaitu sebanyak setengah gelas dan dikonsumsi dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Kita biasanya akan mendapat hasil yang kita inginkan dalam jangka waktu 30 hari.

    8. Buah delima

    Siapa bilang jamu selalu pahit? Yup, hal ini dibuktikan salah karena buah delima bisa diolah menjadi jamu dan kita hanya perlu mencampurkannya dengan garam. Jamu buah delima ini sangatlah efektif untuk menurunkan berat badan karena memiliki kandungan serat dan lemak jeuh yang tinggi. Mengolah buah delima ini pun sangat mudah, yaitu memotong kecil-kecil dua buah delima putih lalu mencampurkannya dengan garam dan 2 gelas air. Waktu masak buah delima ini sekitar 30 menit lalu kita ambil saringnya dan kita tambahkan garam lagi sebelum dikonsumsi. Jamu buah delima ini bisa kita konsumsi sebanyak ½ gelas dan maksimal dua kali sehari yang pastinya bisa kita konsumsi secara rutin.

    Baca Juga: 10 Obat Herbal Obesitas yang Layak Dicoba

    Nah itu tadi adalah beberapa jamu penurun badan yang bisa kita konsumsi dengan rutin hingga mendapatkan hasil yang seperti kita inginkan. Kita juga perlu rutin berolahraga agar badan kita tetap fit dan tentu saja jauh dari kata obesitas. So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    Apabila Sobat memerlukan informasi mengenai jamu untuk obesitas, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:
    idntimes.com/food/recipe/maira/5-jamu-yang-ampuh-bikin-kamu-kurus/full
    liputan6.com/citizen6/read/2292677/6-bahan-alami-penurun-berat-badan-yang-ada-di-sekitar-kita

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja