Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ cegah kanker serviks”

  • Makanan Pencegah Kanker Serviks – Kanker Serviks tentu kata yang tidak asing di dengar. Penyakit satu ini paling banyak menyerang kaum wanita di dunia. Penyakit yang disebabkan virus HPV ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Kanker serviks menjadi kanker kedua terbanyak di Indonesia yang menyerang wanita setelah kanker payudara. Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat juga […]

    10 Makanan Si Pencegah Kanker Serviks

    Makanan Pencegah Kanker Serviks – Kanker Serviks tentu kata yang tidak asing di dengar. Penyakit satu ini paling banyak menyerang kaum wanita di dunia. Penyakit yang disebabkan virus HPV ini biasanya ditularkan melalui hubungan seksual. Kanker serviks menjadi kanker kedua terbanyak di Indonesia yang menyerang wanita setelah kanker payudara.

    Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat juga dapat memperburuk Sahabat dan meningkatkan risiko terjadinya kanker. Berdasarkan American Cancer Society yang dikutip dari CNN Indonesia, konsumsi sayuran setiap hari dapat menurunkan risiko wanita terserang kanker serviks.

    Makanan sehat apa saja untuk mencegah kanker serviks? Berikut 10 Makanan si pencegah kanker serviks

    1.   Sayuran Hijau

    Sayuran hijau adalah salah satu makanan sehat yang cocok Sahabat konsumsi.  Sayuran hijau kaya akan vitamin, mineral, antioksidan, enzim dan serat. Konsumsilah sayuran setiap harinya minimal 3 porsi, ya Sahabat. Anda dapat memilih bayam, kangkung, bokcoy atau sayuran hijau lain untuk dikonsumsi.

    Baca Juga: 5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui

    1. Brokoli

    sumber: jambonewspot

    Siapa yang tidak suka sayuran satu ini? Brokoli kaya akan glutathione yang dikenal sebagai “Master antioksidan” yang mampu menangkal radikal bebas. Selain itu, Brokoli menjadi salah satu makanan yang berkhasiat membersihkan dan menghabiskan estrogen atau mencegah penyebab kanker dalam tubuh. Jadi, sangat cocok bagi wanita agar terhindar dari kanker payudara dan kanker rahim.

    1. Keluarga Berry
    keluarga berry

    source: isanook

    Siapa sangka keluarga berry yang kecil dan lucu ini ternyata memiliki banyak manfaat. Buah berry dapat membantu pembentukan dan pemeliharaan jaringan kolagen, menurunkan risiko penyakit jantung dan menangkal radikal bebas salah satu pemicu kanker.

    1. Buah dan sayuran berwarna jingga

    Makanan si pencegah kanker selanjutnya yaitu buah dan sayuran berwarna jingga. Buah dan sayur berwarna jingga ini sering kita temui seperti wortel, buah labu, dan sebagainya.  Namun, masih banyak yang belum mengetahui manfaat dari buah dan sayuran yang berwarna jingga. Beberapa khasiatnya adalah meningkatkan fungsi mata, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu masalah kulit serta mencegah terjadinya kanker.

    1. Herbal dan rempah-rempah

    Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya dengan rempah-rempahnya. Rempah-rempah tidak hanya menambahkan rasa pada makanan, tetapi rempah-rempah memiliki dampak positif untuk kesehatan. Sebagai contohnya, kunyit dan jahe, dua rempah ini memiliki manfaat dalam mengurangi risiko terkena kanker.

    1. Daging Organik

    source: healthfreedoms

    Daging organik menjadi salah satu makanan yang direkomendasikan untuk melawan kanker. Daging dianggap sebagai makanan yang memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti vitamin A, B, D dan Zinc yang baik untuk Sahabat. Pastikan untuk mengolah daging dengan baik dan benar agar terhindar dari parasit-parasit dalam daging.

    Baca Juga: 6 Fakta dan Mitos Seputar Imunisasi

    1. Kacang

    Kabar gembira bagi penggemar kacang. Kacang tidak hanya mengurangi risiko penyakit jantung, tetapi juga bermanfaat mencegah kanker. Kandungan asam p-coumaric dan vitamin E di dalamnya dapat menurunkan risiko kanker perut, paru-paru, hati dan kanker lainnya. Cobalah cara lain untuk menikmati kacang dengan menggunakan roti gandum dan selai kacang.

    1. Teh

            Teh menjadi salah satu minuman favorit keluarga saat bersantai. Tahukah Sahabat, teh mengndung senyawa katekin yang bermanfaat untuk kesehatan. Katekin mampu menghambat pertumbuhan kanker. Peminum teh hijau memiliki risiko lebih rendah pada pengembangan kanker dibandingkan mereka yang tidak mengkonsumsi, berdasarkan studi di China.

    1. Whole wheat bread

    Source: King Arthur Flour

    Makanan selanjutnya yaitu roti gandum. Namun saat membeli, pastikan memilih roti gandum yang berlabel whole wheat, ya. Whole wheat bread merupakan roti gandum utuh yang tinggi nutrisi seperti vitamin B, serat, fitonutrien, lemak baik dan mineral. Nutrisi-nutrisi itu sangat bermanfaat membantu melawan kanker.

    Baca Juga: 10 Test Kesehatan Pranikah Untuk Anda dan Pasangan

    1. Jamur

    Sayuran satu ini memberikan banyak manfaat, seperti meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sumber antioksidan, mengontrol berat badan dan melawan kanker juga loh. Jamur kaya akan antioksidan yang dapat membersihkan tubuh dari radikal bebas. Kandungan beta-glukan dan asam linoleat dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

    Jadi, itulah 10 makanan si pencegah kanker serviks dan kanker lainnya yang dapat membantu Sahabat. Selain menjaga pola hidup, perlindungan tambahan juga diperlukan untuk mencegah kanker serviks dengan vaksinasi HPV. Vaksinasi HPV bisa Sahabat dapatkan di ProSehat Aplikasi Panggil Dokter ke Rumah.

    Sahabat dapat berkonsultasi seputar vaksinasi HPV bersama Maya (Asisten Kesehatan ProSehat) melalui Telp/ SMS/ WhatsApp: 0811-18-16-800 atau klik www.prosehat.com. Jangan lupa  install Aplikasi ProSehat di Google Play atau Apps Store.

    Sumber:

    1. Dr.Axe. “Top 12 Cancer-Fighting Foods” Diakses pada 4 April 2018
    2. Haurissa, Andreas Erick. “10 Makanan yang harus Dikonsumsi oleh Wanita”. Diakses pada 4 April 2018
    3. Suara. Utami, Esti. “5 Rempah untuk Melawan Kanker”. Diakses pada 4 April 2018
    4. Merdeka. Ananda, Kun Sila. “Daging Organik Mengandung Lebih Banyak Parasit?”. Diakses pada 4 April 2018
    5. Kompas.com. “8 Manfaat Kacang Tanah Bagi Kesehatan”. Diakses pada 4 April 2018
    6. Kompas.com. “12 Makanan Super Pelawan Kanker”. Diakses pada 4 April 2018
    7. I. R. D, Anjarsari. (2016). Katekin Teh Indonesia: Prospek dan Manfaatnya. Jurnal Kultivasi, Vol. 15(2), 99
    8. Mother & Baby Indonesia. “5 Makanan ini dapat Cegah Kanker Serviks”. Diakses pada 4 April 2018
    9. K. Febrianti Diah. “5 Manfaat Penting Jamur Untuk Kesehatan Tubuh”. Diakses pada 4 April 2018
    10. S. Eddy Tri. “Manfaat Jamur Bagi Kesehatan”. Diakses pada 4 April 2018

     

    Read More
  • Gejala Kanker Serviks – Salah satu artis Indonesia yaitu Julia Perez meninggal di usia 36 tahun akibat dari ganasnya kanker leher rahim atau biasa disebut dengan kanker serviks. Tahun 2014 menjadi tahun yang berat bagi Julia Perez dan keluarga, karena ia baru mengetahui jika ia mengidap kanker serviks, sehingga ia memutuskan untuk melakukan perawatan di […]

    5 Gejala Kanker Serviks yang Perlu Kamu Ketahui

    Gejala Kanker Serviks – Salah satu artis Indonesia yaitu Julia Perez meninggal di usia 36 tahun akibat dari ganasnya kanker leher rahim atau biasa disebut dengan kanker serviks. Tahun 2014 menjadi tahun yang berat bagi Julia Perez dan keluarga, karena ia baru mengetahui jika ia mengidap kanker serviks, sehingga ia memutuskan untuk melakukan perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura. Namun, di tahun 2016, kondisinya kembali memburuk dan pada akhirnya Julia Perez harus menyerah melawan kanker serviks.

    Kisah lainnya dari pejuang kanker serviks yaitu Ibu Elly Mawati yang merupakan salah satu anggota CISC (Cancer Information & Support Center) yang aktif menyebarkan kepedulian tentang Kanker serviks dan HPV. Ibu Elly harus merasakan mimpi-mimpinya terenggut di tahun 2015.  Ibu Elly mengeluh keputihan yang tidak wajar yang ia alami. Keputihan yang parah tersebut membuat Ibu Elly memilih menggunakan pembalut setiap harinya dan 2 jam sekali harus buang air kecil.

    Ibu Elly memutuskan untuk melakukan pap smear dengan hasil ia positif mengidap kanker serviks. Hatinya hancur berkeping-keping menerima kenyataan bahwa ia menderita kanker serviks. Saat mengetahui kanker serviks tersebut masih stadium awal, Ia melakukan operasi pengangkatan rahim. Dorongan orang-orang sekitar dan para rekan di komunitasmembuat Ibu Elly yakin dapat melewatinya.  

    Kemudian cerita lain juga dialami oleh Ibu Evie Trefina yang menderita kanker serviks stadium 3B dan telah menjalani delapan kali kemoterapi, 25 kali radioterapi eksternal serta tiga kali radioterapi internal enam tahun yang lalu. Biaya yang dikeluarkan Ibu Evie tidaklah sedikit, pasalnya untuk satu kali kemoterapi, Ibu Evie harus mengeluarkan biaya sebanyak Rp 20 juta. Gejala yang dialami Ibu Evie hampir sama dengan Ibu Elly yaitu keputihan yang berlebihan, hanya saja Ibu Evie harus mengalami pendarahan. Tidak lama setelah itu Ibu Evie menemukan flek darah yang lama-lama semakin banyak.

    Kisah dari Julia Perez, Ibu Elly dan Ibu Evie menjadi pelajaran agar kita perlu waspada terhadap gejala-gejala kanker serviks stadium awal. Biasanya gejala pada stadium awal tidak menunjukkan apapun, gejala baru akan terlihat saat stadium lanjut. Oleh karena itu, mari kita kenali lebih lanjut gejala-gejala kanker serviks:

    1. Pendarahan yang Tidak Biasa

    Pendarahan yang tidak biasa menjadi salah satu gejala kanker serviks di stadium awal yang harus ditangani lebih cepat dan serius. Pendarahan biasa disertai dengan keluarnya cairan-cairan atau flek berwarna dan bau  yang tidak biasa. Pendarahan hebat juga bisa terjadi setelah berhubungan seksual.

    2. Rasa Nyeri Bagian Panggul

    Apabila anda merasakan nyeri dibagian panggul, segera periksakan ke dokter karena nyeri panggul dapat menjadi salah satu gejala dari kanker serviks yang efek nyerinya menyebar ke bagian panggul. Hal ini disebabkan karena reaksi peradangan  yang ditimbulkan dari kanker serviks menjalar ke saraf di daerah panggul.

    3. Tubuh Mudah Lemas

    Apabila badan terasa lemah, lesu dan letih dalam jangka waktu yang lama, berhati-hatilah. Apalagi bila disertai dengan penurunan nafsu makan yang menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan. Meskipun banyak faktor yang dapat menurunkan kondisi badan, ada baiknya memeriksakan diri untuk menyingkirkan gejala dari kanker serviks.

    4. Perubahan Pola Buang Air Besar atau Kecil

    Apabila Kanker serviks sudah memasuki stadium lanjut, gejala yang dirasakan juga menjadi bervariasi tergantung pada penyebaran kankernya. Letak serviks di ruang panggul berdekatan dengan usus besar dan kandung kemih. Invasi sel kanker ke kandung kemih dan usus dapat menyebabkan perubahan pada pola buang air besar/kecil. Sembelit, kencing ada darah, hingga sering mengompol karena hilangnya kontrol terhadap kandung kemih dapat terjadi.

    Baca Juga:

    10 Jenis Vaksinasi Ibu Hamil

    5 Persiapan Sebelum Menikah

    5 Gejala Kanker Serviks

    5. Keluarnya Cairan Berbau

    Kanker serviks sering ditandai dengan keputihan tidak normal berupa cairan berwarna putih atau hijau kekuningan dalam jumlah yang banyak sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman pada organ intim Anda. Segera periksa diri Anda bila memiliki keluhan keputihan seperti ini.

    Kanker serviks merupakan penyakit yang mematikan yang dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi dini gejala-gejalanya. Perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat seperti berolahraga, konsumsi makanan bergizi, dan istirahat dapat mencegah terjadinya kanker serviks. Selain itu, vaksinasi HPV merupakan hal yang sangat penting yang harus dilakukan untuk terhindar dari kanker serviks.

    Vaksinasi kanker serviks bisa Anda dapatkan di ProSehat layanan kesehatan vaksinasi ke rumah. Vaksin terjamin asli dan Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter-dokter profesional dengan jadwal penyuntikan yang fleksibel. Info lebih lanjut mengenai vaksinasi kanker serviks, Anda bisa bertanya langsung dengan Maya (Asisten Kesehatan ProSehat) melaluiTelp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik di www.prosehat.com

    Sumber:

    BBC. “Julia Perez Tutup Usia Setelah Tiga  Tahun Melawan Kanker Serviks”. Diakses pada 9 Maret 2018

    CegahKankerServiks. Kicks. “Komunitas dan Keluarga adalah Payung Saya Dalam Melawan Badai”. Diakses pada 9 Maret 2018

    CnnIndonesia. Taylor, Gloria Safira. “Cerita Perjuangan Evie Trefina, PenyintasKankerServiks”. Diaksespada 9 Maret 2018

    TanyaDok. “Gejala Kanker Serviks”. Diakses pada 9 Maret 2018

    Tanyadok. Khusen, Daniel Denny. “Kanker Serviks Pembunuh Banyak Wanita”. Diakses pada 9 Maret 2018

    TanyaDok. “Info Tentang Kanker Serviks”. Diakses pada 9 Maret 2018

    TanyaDok. “Haid Tidak Teratur”. Diakses pada 9 Maret 2018

    Tanyadok. Suwito, Anton. “Ayo! Cegah Kanker Leher Rahim Dengan Vaksinasi”. Diakses pada 9 Maret 2018

    Read More
  • Hai girls, masa kuliah memang masa-masa yang indah. Kalian merasakan diantara dua dunia, eitss.. bukan alam nyata dan alam gaib ya. Melainkan kalian akan merasakan dunia sekolah dan dunia kerja secara bersamaan. Sudah punya planning masa depan yang sempurna? Hati-hati kanker serviks bisa merubah masa depanmu. Kanker Serviks menjadi salah satu penyebab kanker tertinggi pada […]

    Jangan Sampai Masa Depanmu Terhenti Karena Ini

    Hai girls, masa kuliah memang masa-masa yang indah. Kalian merasakan diantara dua dunia, eitss.. bukan alam nyata dan alam gaib ya. Melainkan kalian akan merasakan dunia sekolah dan dunia kerja secara bersamaan. Sudah punya planning masa depan yang sempurna? Hati-hati kanker serviks bisa merubah masa depanmu.

    Kanker Serviks menjadi salah satu penyebab kanker tertinggi pada wanita, sudah banyak contoh orang-orang yang berusaha melawan ganasnya kanker ini. Seperti Julia Perez dan bintang reality show Big Brother Jade Goody yang harus menutup usia disaat kejayaannya. Namun apa sebenarnya kanker serviks itu?

    Kanker serviks adalah akibat dari adanya perkembangan sel yang tidak normal di daerah serviks (leher rahim) dan HPV (Human Papiloma Virus) menjadi faktor pencetusnya dari kanker serviks tersebut. Hampir 99,7% infeksi HPV ditemukan pada kanker serviks, sehingga infeksi HPV menjadi hal yang sangat penting karena tidak hanya berada pada serviks (mulut rahim) namun terdapat juga pada kanker vulva, vagina, penis, anus, orofaring, laring serta kanker mulut.

    Baca Juga: Tips Jaga Kesehatan untuk Anak Kos

    Lalu dari manakah kanker serviks bisa terjadi? Terdapat beberapa faktor yang dapat terjadi akibat dari seringnya merokok, terdapat infeksi kelamin akibat hubungan seksual, selalu berganti-ganti pasangan seksual hingga melakukan hubungan seksual sebelum usia 18 tahun.  Terlebih lagi kanker serviks tidak memiliki gejala awal sehingga beberapa orang mengetahuinya setelah stadium lanjut, diantara lain:

    1.       Menstruasi tidak teratur
    2.       Terjadi pendarahan saat melakukan hubungan seksual
    3.       Terasa nyeri pada bagian panggul
    4.       Tubuh terasa cepat lemas
    5.       Terasa tidak nyaman pada vagina
    6.       Keluar cairan yang berbau pada vagina

    Maka dari itu lakukan pencegahan dengan vaksinasi HPV, perlu diketahui sebelumnya HPV memiliki banyak tipe namun terdapat empat tipe yang diidentifikasi pencetus kanker serviks dengan tingkatan risiko masing-masing.  Untuk tipe 6 dan 11 merupakan HPV risiko rendah yang menyebabkan terjadinya penyakit kutil kelamin, sedangkan HPV 16 dan 18 lah merupakan HPV risiko tinggi penyebab kanker serviks.

    Tapi kan saya tidak pernah macam-macam kenapa saya perlu untuk vaksinasi HPV? Hei girls, pasti ingat dengan kata-kata “Lebih baik mencegah sebelum mengobati”, nah hal itu penting loh

    Baca Juga: 3 Tipe Investasi Untuk Mahasiswa

    diingat. Walaupun kalian nggak pernah melakukan hal tersebut, tapi alangkah baiknya untuk lindungi diri Kamu dari Kanker Serviks. Nggak mau kan mimpi berubah karena kanker serviks, ajak orang-orang tercinta untuk vaksinasi HPV sekarang juga di ProSehat.

    Karena di ProSehat, kalian bisa konsultasi langsung seputar vaksinasi, bebas pilih tempat vaksinasi, bebas pilih jadwal dan dilayani oleh dokter bersertifikat. Jadi bakal aman dan nyaman loh. Hubungi Maya sekarang juga melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800.

    Sumber:

    Tanyadok. Winardo, Donny Sutrisno. “Kanker Serviks dan Imunisasi HPV”. Diakses pada 15 Februari 2018
    TanyaDok. “Info Tentang Kanker Serviks”. Diakses pada 15 Februari 2018.

    Read More
  • Berita meninggalnya Julia Perez membuat masyarakat terkejut, Julia Perez meninggal setelah berjuang menghadapi Kanker Serviks stadium 4. Kanker serviks menjadi kanker yang menempati peringkat pertama di Indonesia. Pada tahun 2013, hampir 100.000 wanita di Indonesia terdiagnosa kanker serviks dan kasus kanker serviks berkembang setiap tahunnya. Banyak Masyarakat yang belum begitu paham dengan pentingnya vaksinasi HPV, […]

    Lindungi Diri Anda Dari Kanker Serviks

    848x337

    Berita meninggalnya Julia Perez membuat masyarakat terkejut, Julia Perez meninggal setelah berjuang menghadapi Kanker Serviks stadium 4. Kanker serviks menjadi kanker yang menempati peringkat pertama di Indonesia. Pada tahun 2013, hampir 100.000 wanita di Indonesia terdiagnosa kanker serviks dan kasus kanker serviks berkembang setiap tahunnya.

    Banyak Masyarakat yang belum begitu paham dengan pentingnya vaksinasi HPV, pada kenyataannya vaksin dapat menyelamatkan ribuan bahkan jutaan wanita di dunia dari kanker serviks. Gaya hidup yang tidak sehat sepeti merokok, melakukan aktivitas seksual pada usia muda (dibawah 18 tahun) serta kehidupan seksual yang tidak sehat sehingga terpapar Human Papilloma Virus (HPV) tipe 16 dan 18 yang bersifat onkogenik (penyebab kanker).

    Baca JugaKanker dan Tumor Itu Sama?

    Pemberian vaksin HPV mencegah transmisi virus dan virus akan terhalang masuk ke dalam tubuh. Vaksin dibuat dengan teknologi rekombinan yang berpotensi mengurangi angka morbiditas dan mortalitas yang berhubungan dengna infeksi HPV genitalia. Vaksin sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu Vaksin Bivalen (tipe 16 dan 18) dan vaksin Quadrivalen (tipe 6, 11, 16 dan 18).

    Tapi apakah vaksin ini aman untuk saya? Sahabat tidak perlu takut, karena vaksin HPV telah disahkan oleh Food and Drug Administration (FDA) dan Advisory Committee on Immunization Practices (ACIP) dan di Indonesia vaksin ini sudah diizinkan oleh badan POM RI.

    Vaksinasi HPV dapat diberikan sejak usia 9 tahun hingga 55 tahun diperbolehkan melakukan vaksinasi ini. Namun untuk anda yang sudah melakukan hubungan seksual diperlukan test pap smear terlebih dahulu untuk mengetahui apakah terinfeksi kanker serviks. Salah satu bentuk pencegahan yang benar untuk terhindar dari kanker serviks yaitu:

    1. Menjalani gaya hidup yang baik dengan menghindari merokok dan minuman keras.
    2. Melakukan 3 kali vaksinasi HPV untuk mencegah transmisi HPV.
    3. Rutin melakukan test Pap Smear untuk Sahabat yang sudah berkeluarga.

    Baca Juga : Apakah HPV dan Kanker Serviks Saling Berkaitan?

    Bingung mendapatkan layanan vaksin HPV? Di prosehat saja, dengan kemudahan pemesanan, dilayani dengan dokter yang berpengalaman serta kenyamanan dalam vaksinasi karena bisa Anda lakukan dirumah. Selain itu untuk Sahabat yang ingin mengetahui lebih lanjut bisa menghubungi Maya untuk membantu Sahabat. Yuk ajak besties dan keluarga sahabat untuk mencegah kanker serviks secara dini. Jika berminat bisa langsung kunjungi link berikut : https://www.prosehat.com/vaksinasihpv

    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja