Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ bakteri”

  • Virus dan bakteri adalah kata-kata yang sering terdengar di telinga kita terutama jika berhubungan dengan dunia kesehatan. Namun, apakah Sobat Sehat sudah mengetahui bahwa keduanya ternyata serupa tapi tak sama. Sebagian orang menganggap keduanya sama karena keduanya adalah mikroba yang kerap menimbulkan berbagai penyakit. Tak hanya penyakit, baik virus maupun bakteri juga bisa menyebabkan infeksi […]

    Virus dan Bakteri, Perbedaan dan Cara Mencegah Infeksinya

    Virus dan bakteri adalah kata-kata yang sering terdengar di telinga kita terutama jika berhubungan dengan dunia kesehatan. Namun, apakah Sobat Sehat sudah mengetahui bahwa keduanya ternyata serupa tapi tak sama. Sebagian orang menganggap keduanya sama karena keduanya adalah mikroba yang kerap menimbulkan berbagai penyakit. Tak hanya penyakit, baik virus maupun bakteri juga bisa menyebabkan infeksi yang berujung pada komplikasi serius di dalam tubuh manusia dan bersifat menular. Mereka juga bisa hidup di dalam atau di permukaan tubuh manusia, serta memiliki berbagai bentuk dan struktur.

    virus dan bakteri

    Baca Juga: 5 Cara Tingkatkan Imun untuk Lawan Corona

    Contoh terkini yang familiar dibicarakan sekarang ini adalah Covid-19 salah satu jenis virus Corona, yaitu virus SARS CoV-2. Masyarakat pun mengetahui namun tetap saja kerap menyamakan dengan bakteri. Karena itulah, supaya tidak tercampur aduk dan salah kaprah mengenai keduanya, yuk Sobat Sehat, marik simak perbedaan mengenai virus dan bakteri.

    Perbedaan virus dan bakteri

    Ukuran dan bentuk

    Ukuran adalah perbedaan dasar pertama bagi keduanya. Jika dilihat dari ukurannya, virus merupakan mikroorganisme yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan bakteri. Selain ukuran, keduanya juga memiliki wujud yang berbeda. Bakteri berbentuk batang sel tunggal yang memiliki DNA. Struktur pembentuknya pun sangat sederhana karena tidak memiliki inti dan kerangka sel, dan dapat dilihat melalui mikroskop cahaya.  Bakteri biasanya bereproduksi dengan cara membelah diri di berbagai macam lingkungan serta tidak harus menginvasi sel hidup yang sehat. Untuk virus, ia tidak ada membran sel, dan biasanya mengandung asam nukleat yang genetiknya bisa RNA, bisa juga DNA. Karena tidak memiliki membran sel inilah virus membutuhkan sel untuk bertahan hidup dan mereplikasi dirinya sendiri sehingga ia akan menyerang sel hidup yang sehat untuk dijadikan sebagai rumah atau inang yang selanjutnya digunakan untuk bertahan hidup dengan memperbanyak diri. Virus sendiri hanya bisa dilihat melalui mikroskop elektron.

    Penyakit yang Ditimbulkan

    Karena tugasnya adalah merusak sel-sel hidup yang sehat, virus dapat menyebabkan penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan mematikan, dan hanya bisa dicegah melalui vaksinasi. Contoh dari penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh virus adalah HIV, Ebola, HPV, Influenza, kanker, dan terakhir Corona. Sebagian dari penyakit-penyakit tersebut sudah ada vaksinnya namun untuk Corona atau Covid-19 belum ada dan masih dalam pengembangan. Hal ini tentu saja berbeda pada bakteri yang memang tidak mempunyai kemampuan mutasi sebagus virus. Bakteri pun dikelompokkan ke dalam dua jenis, yaitu bakteri pembawa penyakit dan bakteri pemberi manfaat. Dalam beberapa kasus, ada penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri berakibat fatal, namun melalui penanganan medis yang tepat penyakit yang disebabkan oleh bakteri bisa disembuhkan. Contoh penyakit-penyakit ini adalah: Tuberkulosis, Meningitis, Sepsis dan Leptospirosis.

    Baca Juga: 10 Penyakit Karena Banjir yang Perlu Diwaspadai

    Status

    Apakah virus dan bakteri merupakan makhluk hidup? Hingga saat ini peneliti masih terus mencari jawaban mengenai virus; apakah makhluk hidup atau bukan? Sifat virus yang seperti zombie dan menyerang sel sehat untuk dijadikan sebagai inang membuat para peneliti masih meragukan status hidup virus, dan akhirnya disimpulkan bahwa virus bukan merupakan makhluk hidup. Hal ini tentu saja berbeda halnya dengan bakteri yang sudah bisa dimasukkan sebagai makhluk hidup yang tidak perlu membutukan inang untuk berkembang biak.

    Manfaat Keduanya

    Untuk urusan manfaat, baik virus maupun bakteri jelas mempunyain perbedaan. Virus sendiri karena sifatnya yang lihai dalam bermutasi serta susah ditaklukkan akhirnya dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai antivirus. Antivirus ini berupa virus yang sudah dilemahkan untuk digunakan melawan virus itu sendiri. Dapat disimpulkan bahwa antivirus hanya untuk mencegah penyebaran virus supaya semakin tidak massif. Perbedaan yang cukup jauh terlihat pada bakteri yang malah oleh manusia bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari seperti pada pengolahan makanan. Perlu diketahui makanan seperti keju, acar, dan tempe memanfaatkan bakteri. Selain di sektor pangan, bakteri juga dimanfatkan pada sektor pengolahan limbah hingga medis dan sains.

    Pengobatan

    Pengobatan pada keduanya juga berbeda. Virus bisa diobati dengan memanfaatkan virus yang sudah dilemahkan untuk melawan virus jahat, dan tentu saja melalui antivirus berbentuk vaksinasi. Antivirus ini dirancang untuk melawan dengan mengganggu kemampuan regenerasi virus dan melemahkan serangan virus terhadap sel-sel sehat. Sementara itu, bakteri bisa diobati dengan antibiotik yang bekerja dengan mengganggu salah satu fungsi vital sel bakteri. Meskipun demikian berhati-hatilah dalam menggunakan antibiotik sebab bakteri bisa resisten terhadap obat tersebut. Untuk infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri bisa dicegah dengan menggunakan vaksin.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi ke Rumah

    Bagaimana Cara Mencegahnya?

    Pepatah mengatakan: pencegahan lebih baik daripada mengobati. Karena itulah, virus dan bakteri pun sebenarnya bisa dicegah tanpa harus dilakukan tindakan pengobatan yang belum tentu memberikan hasil yang maksimal.

    Rutin Mencuci Tangan

    Cara pertama untuk mencegah keduanya adalah rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan yang setidaknya mengandung 60% alkohol. Berdasarkan sebuah penelitian pada 2018 mencuci tangan yang benar mengurangi jumlah bakteri dan virus dengan cara membunuh dan menghilangkannya dari kulit. Lalu bagaimana jika tidak ada alkohol? Sobat Sehat tentunya bisa menggunakan beberapa bahan berikut sebagai alternatif, yaitu:

    Produk Terkait: Jual Hand Sanitizer

    Cuka

    Cuka bisa menjadi alternatif pembersih mikroba alami, dan terbuat dari asam asetat yang memiliki daya pembersih. Asam asetat juga dapat membunuh mikroba. Keasaman yang tinggi membuat cuka bisa membunuh bakteri di permukaan benda.

    Lemon

    Lemon mengandung asam sitrat yang dapat bekerja sama seperti sabun. Buah ini dapat digunakan untuk membersihkan permukaan yang tidak berpori dan memurnikan logam yang teroksidsi seperti panci dan wajah tembaga. Studi juga menunjukkan bahwa lemon dapat mengurangi bakteri pada permukaan yang keras meskipun kurang efektif jika dibandingkan dengan cuka.

    Minyak esensial

    Selain berkhasiat sebagai obat penyembuh, minyak esensial ternyata dapat juga melawan bakteri dengan membunuhnya pada benda mati. Kemungkinan minyak esensial berpotensi dijadikan sebagai antibiotik di masa yang akan datang.

    Produk Terkait: Jual Owellness Calming Diffuser Oil 10 ml

    Uap Air

    Uap air yang tercipta dari air dan panas dapat menjadi desinfektan alami. Saat air dipanaskan secara alami lebih dari 90 derajat Celcius, maka dapat membunuh bakteri dan virus pada permukaan yang keras dan lunak. Butuh waktu hingga 20 detik untuk membuat virus dan bakteri mati saat terpapar uap air.

    Hindari Menyentuh wajah dan Tutuplah Mulut Saat Batuk dan Bersin

    Selain mencuci tangan, hindarilah menyentuh wajah karena virus dan bakteri bisa memasuki tubuh melalui selaput lendir di wajah. Selain itu, tutuplah mulut saat batuk dan bersin karena tetesan cairan yang keluar saat saat batuk dan bersin bisa menyebarkan bakteri dan virus. Jika kita sedang sakit, sebaiknya tetap berada di rumah dan menjauh dari orang lain untuk menghindari penyebaran virus dan bakteri.

    Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Nah, itulah Sobat Sehat perbedaan virus dan bakteri dan cara mencegahnya. Pengobatan yang bisa dilakukan tentu saja melalui vaksinasi, dan Sobat bisa memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Ketahui 6. 6 Perbedaan Virus dengan Bakteri yang Wajib Kamu Ketahui [Internet]. Blog Hotel Bobobox Indonesia. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://www.bobobox.co.id/blog/perbedaan-virus-bakteri/
    2. Mengenal Perbedaan Antara Virus dan Bakteri – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://tirto.id/mengenal-perbedaan-antara-virus-dan-bakteri-eH4m
    3. Penting! Ini 7 Perbedaan Virus dan Bakteri Sesuai Penjelasan Peneliti [Internet]. 99 Berita Properti. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://www.99.co/blog/indonesia/perbedaan-virus-dan-bakteri/
    4. Media K. Terlihat Sama, Apa Beda Virus dan Bakteri? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/03/15/103500868/terlihat-sama-apa-beda-virus-dan-bakteri-?page=all
    5. 5 Antibakteri Alami yang Dapat Membunuh Kuman dan Virus [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200302190718-255-479895/5-antibakteri-alami-yang-dapat-membunuh-kuman-dan-virus
    Read More
  • Saat liburan si kecil cenderung makan apa saja, tanpa melihat apakah makanan tersebut higienis atau tidak hingga mengalami muntaber. Liburan Anda malah akan menjadi berantakan. Tapi tidak perlu panik. Anda dan keluarga masih dapat menikmati kegiatan liburan Anda dengan tenang walaupun tiba-tiba si kecil mengalami muntaber di perjalanan. Simak beberapa tips atasi muntaber anak saat […]

    8 Tips Atasi Anak Muntaber Saat Liburan

    Saat liburan si kecil cenderung makan apa saja, tanpa melihat apakah makanan tersebut higienis atau tidak hingga mengalami muntaber. Liburan Anda malah akan menjadi berantakan. Tapi tidak perlu panik. Anda dan keluarga masih dapat menikmati kegiatan liburan Anda dengan tenang walaupun tiba-tiba si kecil mengalami muntaber di perjalanan. Simak beberapa tips atasi muntaber anak saat dalam perjalanan liburan.

    Baca Juga: 8 Asupan yang Tepat untuk Mengatasi Diare Si Kecil

    beli di sini obat muntaber anak di prosehat

    Sebelumnya sedikit pengetahuan terkait muntaber dan penyebabnya dapat membantu Anda mengatasi muntaber dengan lebih baik lagi. Jadi muntaber bisa terjadi pada siapa saja, tidak pandang usia dan jenis kelamin. Tapi hati-hati ya! Golongan anak-anak dan lansia yang mengalami muntaber dan tidak segera diatasi akan berakibat fatal, apalagi jika Anda sedang dalam liburan dan persiapannya kurang baik. Infeksi virus, bakteri dan parasit yang menyebabkan muntaber dapat membahayakan jiwa si kecil dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi terjadi dengan sangat cepat sehingga Anda harus siaga atasi muntaber.

    Ketika Anda melihat gejala muntaber seperti wajah si kecil yang pucat, berat badan turun drastis, jarang buang air kecil atau mata yang terlihat cekung, Anda harus meningkatkan kewaspadaan Anda.

    1. Jika si kecil masih menyusui, berikan ia ASI yang cairan serta kandungan elektrolit di dalamnya dapat mencegah bayi mengalami dehidrasi.

    2. Jika ia masih minum susu formula, bisa beralih ke susu yang bebas laktosa. Kandungan ini bisa jadi memperparah diare yang dideritanya.

    Baca juga: Hati-hati Diare Menyerang Anak Saat Liburan

    3. Jangan lupa untuk siap sedia selalu kotak p3k anak yang di dalamnya sudah dilengkapi dengan oralit. Pemakaian oralit bisa langsung diberikan jika mereka mengalami muntah dan diare untuk menggantikan cairan yang hilang. Pemberian oralit yang dilarutkan dengan air akan menggantikan cairan/ion pada tubuh yang hilang.

    klik di sini paket prosehat p3k anak

    Beli di sini: Beli di sini: Paket P3K Liburan Anak

    4. Jika penyebab muntaber anak adalah karena mabuk laut atau kendaraan, segera hentikan perjalanan Anda dan kunjungi rest area terjangkau untuk benar-benar membuat si kecil merasa baikan dan buang airnya berhenti.

    5. Teh panas pahit akan membantu memberhentikan diare yang dialami anak Anda bersamaan dengan muntahnya.

    6. Beri minyak kayu putih atau chest rub untuk membuat tubuhnya hangat. Semua jenis penghangat ini sudah tersedia di dalam kotak p3k anak khusus liburan ini, sehingga tidak perlu lari ke supermarket untuk membelinya. Persiapan yang baik akan mengurangi risiko kemungkinan lain yang dapat terjadi, apalagi saat musim liburan seperti sekarang ini.

    Produk Terkait:

    7. Biasanya muntaber pada anak juga menyebabkan pusing yang membuat si kecil semakin menderita. Ketika hal tersebut terjadi, pastikan Anda juga mengoleskan chest rub hangat di kepalanya.

    8. Ketika si kecil mengalami muntaber hingga menyebabkan berat badannya turun drastis dan matanya terlihat cekung, segera bawa anak ke rumah sakit terdekat. Jangan sampai terlambat dan tetap perhatikan perkembangan kondisinya.

    Dengan 8 tips di atas tadi, diharapkan Anda bisa lebih membaca kemungkinan yang terjadi ketika Anda hanya membuat persiapan liburan yang seadanya. Kotak p3k anak sangat penting dan merupakan barang bawaan wajib setiap Anda liburan, lho. Untuk itu, jangan sampai lupa untuk beli kotak p3k liburan yang dilengkapi dengan obat oralit, parasetamol, probiotik, obat penurun panas, dan masih banyak lagi. Selain itu, kebanyakan muntaber disebabkan oleh makanan dan minuman yang kurang bersih atau tidak steril. Jadi pastikan saat liburan ini si kecil tetap mendapatkan makanan yang bersih dan bergizi, serta biasakan mencuci tangan setiap sebelum dan sesudah melakukan aktivitas.

    Baca Juga: Cegah Diare Anak Akibat Rotavirus dengan Vaksinasi

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut soal diare dan penanganannya, Sobat bisa melakukan vaksinasi rotavirus di Prosehat yang menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Selamat liburan!

     

    klik di sini prosehat ebook p3k anak

    Free Download E-book P3K Anak: Tips dan Checklist Jaga Anak Tetap Sehat Saat Liburan

    Referensi:

    Read More
Chat Dokter 24 Jam