Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ asam lambung”

  • Sakit lambung atau yang dikenal sebagai penyakit asam lambung merupakan kondisi asam lambung meningkat dan menyebabkan perut terasa nyeri. Banyak orang yang berpendapat jika penderita asam lambung tidak dapat menjalani program diet karena khawatir dapat membuat kondisi asam lambung makin parah. Namun tenang saja, penderita asam lambung tetap dapat menjalani program diet yang aman bagi […]

    Adakah Diet Untuk Penderita Asam Lambung?

    Sakit lambung atau yang dikenal sebagai penyakit asam lambung merupakan kondisi asam lambung meningkat dan menyebabkan perut terasa nyeri. Banyak orang yang berpendapat jika penderita asam lambung tidak dapat menjalani program diet karena khawatir dapat membuat kondisi asam lambung makin parah. Namun tenang saja, penderita asam lambung tetap dapat menjalani program diet yang aman bagi kondisi mereka. Lalu apakah ada diet yang dapat dijalani penderita asam lambung?

    Bagi penderita asam lambung, tentunya dibutuhkan pengaturan pola diet yang harus dirancang dengan hati-hati sehingga tidak menyebabkan gangguan pada lambung yang lebih lanjut. Berikut adalah tips diet untuk penderita asam lambung yang meningkat di bawah ini yang dapat anda coba lakukan.

    cewek usia 20an, makan sehat

    Atur Pola Makan

    Mulailah dengan mengatur pola makan anda dengan mengurangi porsi makan anda, tapi jangan sampai melewatkan waktu makan. Hal ini karena kondisi perut kosong yang terlalu lama dapat menyebabkan meningkatkan produksi asam lambung dan malah akan menyebabkan munculnya permasalahan pada lambung. Meskipun anda makan dengan porsi yang lebih sedikit, tingkatkan frekuensi makan anda setiap harinya, setidaknya 5-6 kali dengan porsi yang kecil-kecil.

    Baca Juga: 6 Jenis Makanan Meredakan Asam Lambung

    Cara Pengolahan Makanan dengan Rebus, Kukus, Panggang, dan Tumis

    Makanan yang ingin diolah sebaiknya direbus, kukus, panggang atau ditumis. Hindari penggunaan santan dan gulai untuk makanan bagi penderita maag. Kemudian, carilah jenis makanan yang lunak dan mudah dicerna agar lambung tidak kesulitan dalam mengolah makanannya.

    Penuhi Konsumsi Air Putih

    Jangan lupakan untuk memenuhi kebutuhan air putih setiap harinya. Hal ini penting untuk menjaga agar tubuh tidak terdehidrasi. Setidaknya dalam sehari, konsumsi air putih minimal 2L setiap harinya. Air putih dapat memperlancar metabolism tubuh, sehingga baik dikonsumsi setiap harinya.

    Ketahui Makanan Apa Saja Yang Dilarang

    Sebagai penderita asam lambung, wajib bagi anda mengetahui apa saja yang dilarang agar tidak memperburuk kondisi asam lambung anda. HIndari konsumsi makanan-makanan pedas, asam, berlemak, atau yang dapat menimbulkan gas seperti sawi, brokoli, kol, selada, kentang, kembang kol, dan minuman bersoda. Hindari pula konsumsi makanan instan atau cepat saji dan makanan yang mengandung lemak tinggi atau gorengan.  Jangan lupa juga untuk membatasi konsumsi biskuit, coklat, kue, sirup, serta makanan/minuman manis lainnya.

    Waktu Pemberian Snack

    Hal yang harus Anda perhatikan adalah ketika menjalani diet ini adalah pemberian snack atau camilan ringan. Konsumsi snack dapat dilakukan antara jam-jam makanan besar. Camilan dapat dikonsumsi hingga 5 kali per hari agar dapat mencegah meningkatnya asam lambung.

    Olahraga Secara Teratur

    Jangan lupa untuk olahraga 3-5 kali dalam 1 minggu. Lakukan selama 30 menit dan 1 jam untuk setiap sesinya. Anda dapat memilih jenis-jenis olahraga yang dapat membantu mengecilkan perut seperti berenang, kardio, jogging, senam aerobik, ataupun bersepeda. Selain itu, cobalah untuk bergerak secara aktif di aktivitas sehari-hari misalnya naik turun tangga, berjalan kaki, hingga mengerjakan berbagai pekerjaan rumah.

    Baca Juga: Makanan Jenis Apa yang Bisa Dikonsumsi Setelah Muntah

    Istirahat Yang Cukup

    Beristirahat yang cukup serta kelola stres akan sangat membantu mengontrol kadar hormon yang ada di dalam tubuh.

    Nah, itu tadi tips diet yang dapat dilakukan bagi penderita asam lambung. Namun, jika sampai anda mengalami kesulitan dalam menjalani program diet yang sesuai, tidak ada salahnya bagi anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis sehingga anda dapat mendapatkan susunan pola diet serta olahraga yang tepat sesuai dengan kondisi anda. Semoga informasi diatas dapat membantu anda.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Kementerian Kesehatan RI. Brosur diet lambung.2011. [Internet]. Available at: gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2013/08/Brosur-Diet-Lambung.pdf (1.12.18)
    2. Harsono FH. Diet aman untuk orang yang sakit asam lambung. 2018.[Internet]. Available at: liputan6.com/health/read/3603592/diet-aman-untuk-orang-yang-sakit-asam-lambung (1.12.18)
    Read More
  • Sobat pernah merasakan masalah asam lambung? Duh, pasti cukup menyiksa ya! Keluhan akibat dari kelebihan asam lambung atau yang disebut sebagai dyspepsia ini dapat berupa rasa nyeri panas dan pedih di ulu hati, mual dan terkadang sampai muntah, perut terasa kembung, cepat merasa kenyang dan sering bersendawa. Hal ini tentu mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Kelebihan […]

    7 Cara Mengatasi Asam Lambung

    Sobat pernah merasakan masalah asam lambung? Duh, pasti cukup menyiksa ya! Keluhan akibat dari kelebihan asam lambung atau yang disebut sebagai dyspepsia ini dapat berupa rasa nyeri panas dan pedih di ulu hati, mual dan terkadang sampai muntah, perut terasa kembung, cepat merasa kenyang dan sering bersendawa. Hal ini tentu mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Kelebihan asam lambung dapat menyebabkan peradangan pada permukaan lambung sehingga disebut sebagai penyakit gastritis atau yang lebih dikenal sebagai penyakit asam lambung (maag).

    Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dijumpai pada masyarakat. Gastritis umumnya menyerang wanita pada usia sekitar 20-30 tahun. Gastritis juga sering menyerang lanjut usia, dikarenakan lapisan pelindung lambung pada lansia menipis seiring dengan bertambahnya usia serta penggunaan obat nyeri yang berlebihan.

    Penyakit asam lambung sering dianggap penyakit yang biasa saja dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. Padahal, penyakit asam lambung yang dibiarkan secara terus-menerus dapat menyebabkan penyakit tersebut menjadi kronik serta berujung pada terjadinya luka (tukak) dan perdarahan pada lambung, serta komplikasi lain seperti pecahnya lapisan lambung (perforasi lambung). Berikut ini kami uraikan7 cara mengatasi asam lambung:

    1. Memperbaiki pola makan dengan cara makan porsi kecil

    Sobat pasti sering mendengar ungkapan “Aduh, maag saya kambuh karena tadi telat makan.” Ya, pada penderita penyakit asam lambung, disarankan untuk memiliki pola makan yang teratur dan disarankan makan lebih sering (misalnya lima kali sehari) dengan porsinya sedikit-sedikit. Hal ini bertujuan agar lambung selalu terisi makanan sehingga menetralisir asam lambung yang ada.Porsi makan yang kecil setiap kali makan akan mengurangi rasa begah (penuh) sesudah makan. Jadi, jangan sampai menunggu terlalu lapar dan juga jangan makan dalam porsi yang berlebihan saat satu kali makan.

    1. Berhati-hati dengan obat pengurang rasa nyeri yang digunakan.

    Seperti yang kita ketahui Sobat, semakin bertambahnya usia, sering terjadi kelainan pada sendi (nyeri sendi/pegal linu/rematik). Biasanya, untuk mengatasi pegal linu, pasien akan mengonsumsi obat-obat rematik/penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Pada obat-obat tersebut, umumnya mengandung obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS). OAINS yang dikonsumsi dalam jangka waktu lama dan sering,dapat mengakibatkan terjadinya luka bahkan sampai perdarahan lambung. Banyak pasien yang datang ke rumah sakit dalam keadaan sudah buang air besar berdarah berwarna hitam. Berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obat pegal linu yang dijual bebas di pasaran. Disarankan agar menghindari penggunaan obat anti nyeri secara berlebihan atau sebaiknya menemui dokter untuk anjuran pilihan dan penggunaan obat anti nyeri.

    1. Menghindari atau mengurangi konsumsi makanan dan minuman seperti teh, kopi, alkohol, makanan pedas dan asam, gorengan serta makanan berlemak.

    Teh dan kopi mengandung senyawa kafein yang dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung, hal ini dapat mencetuskan nyeri ulu hati pada pasien yang sensitif dengan kafein. Makanan pedas, asam, dan alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mengiritasi permukaan lambung sehingga menyebabkan luka. Kandungan lemak yang tinggi pada gorengan sering menimbulkan rasa penuh dan tidak nyaman pada lambung.

    1. Berhenti merokok.

    Rokok dapat menghalangi proses penyembuhan luka yang sudah terjadi pada lambung. Hal ini tidak berarti apabila luka di lambung sudah sembuh, dapat merokok kembali. Seperti yang diketahui bahwa rokok merupakan hal yang harus dihindari karena banyak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, tidak hanya lambung, tetapi dapat juga paru-paru, tenggorokan, mulut dan bagian-bagian tubuh lainnya.

    1. Tidak langsung tidur/berbaring setelah makan kenyang.

    Saat perut penuh terisi makanan, sebaiknya Sobat jangan langsung berbaring atau tiduran. Hal ini mengakibatkan isi makanan dan juga asam lambung dapat naik ke kerongkongan, sehingga dapat menyebabkan rasa mual dan rasa terbakar pada dada. Sobat sebaiknya tetap duduk atau berjalan santai setelah makan, selama kurang lebih 1-2 jam.

    1. Mengurangi stres yang berlebih.

    Stres dapat memicu produksi asam lambung. Tentu setiap orang pasti mengalami stres. Satu hal yang harus selalu diingat adalah hanya diri kita sendirilah yang paling memahami tubuh kita. Setiap orang memiliki mekanisme pertahanan terhadap stres yang berbeda-beda, ada yang mengatasi stres dengan cara banyak makan, berolahraga, berekreasi, memancing dan sebagainya. Saat Anda merasakan stres dalam hidup anda, cobalah berbagi hal tersebut dengan orang-orang terdekat. Akan terasa lebih ringan apabila Sobat berbagi cerita dan bisa mendapatkan solusi dari orang-orang terdekat yang mungkin saja dapat membantu masalah Anda. Cobalah membuat daftar mengenai hal-hal yang disukai dan lakukanlah hal tersebut setiap kali merasakan jenuh atau stres terhadap kerjaan atau aktivitas Sobat sehari-hari.

    1. Memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab dan terapi lebih lanjut.

    Penyakit asam lambung yang dirasakan terus-menerus (lebih dari seminggu), sudah diberikan obat antasida tapi tidak kunjung sembuh menjadi indikasi bahwa Sobat harus segera memeriksakan diri ke dokter. Apalagi jika ada tanda bahaya (alarm symptom) seperti nyeri ulu hati yang muncul pada saat usia lebih dari 50 tahun, penurunan berat badan, anemia (kurang sel darah merah), buang air besar berdarah (melena), atau muntah darah. Gejala-gejala tersebut sering kali menunjukkan adanya hal serius yang ada di dalam lambung sebagai penyebab sakit mag, seperti tukak lambung atau kanker lambung. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan lanjutan seperti endoskopi untuk memastikan penyebab. Dokter juga dapat meresepkan obat-obatan yang bekerja untuk menekan produksi dan menetralisir asam lambung maupun antibiotik untuk membunuh kuman penyebab produksi asam lambung berlebihan.

    Itulah 7 cara mengatasi asam lambung.Sobat sekalian dapat mengikuti 7 hal ini untuk mengatasi penyakit asam lambung yang terus-menerus mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Jika Anda memerlukan suplemen, produk makanan sehat atau artikel terkait masalah kesehatan lainnya, yuk akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Hirlan. Gastritis. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF, editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1768-71.
    2. Nishizawa T, Masaoka T, Suzuki H. Functional Dyspepsia: Pathogenesis, Diagnosis and Treatment. Journal of General and Family Medicine. 2016;17(3):204-10.
    3. Rani AA, Fauzi A. Infeksi Helicobacter pylori dan Penyakit Gastroduodenal. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF, editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1772-3.
    4. Tarigan P. Tukak Gaster. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1781-91.
    5. Simadibrata M, Makmun D, Abdullah M, Syam AF, Fauzi, A, Renaldi K,et al. Konsensus Nasional Penatalaksanaan Dispepsia dan Infeksi Helicobacter pylori. Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia. 2014.
    6. Sipponen P, Maaroos HI. Chronic Gastritis. Scand J Gastroenterol. 2015; 50(6): 657–67.
    Read More
  • Hidup sehat adalah hal yang diinginkan siapa saja, mulai dari yang muda hingga tua baik oleh kaum hawa maupun adam. Hidup sehat sendiri berarti kita jauh dari berbagai penyakit dan seperti yang kita tahu ketika terserang penyakit akan mengakibatkan kita tidak mampu beraktivitas dengan optimal. Bukan hanya itu saja, penyakit tertentu juga membutuhkan biaya yang […]

    Kurangi 8 Jenis Makanan Ini Jika Tak Ingin Asam Lambung Tinggi

    Hidup sehat adalah hal yang diinginkan siapa saja, mulai dari yang muda hingga tua baik oleh kaum hawa maupun adam. Hidup sehat sendiri berarti kita jauh dari berbagai penyakit dan seperti yang kita tahu ketika terserang penyakit akan mengakibatkan kita tidak mampu beraktivitas dengan optimal. Bukan hanya itu saja, penyakit tertentu juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam penyembuhannya. Pastinya tidak ada yang mau terserang penyakit bukan?

    Penyakit yang dimaksud di sini pun jenisnya bermacam-macam, mulai dari penyakit ringan seperti flu hingga penyakit membahayakan yang dapat mengancam keselamatan kita seperti penyakit jantung ataupun penyakit stroke. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satu jenis penyakit yang menyerang saluran pencernaan – lebih tepatnya penyakit asam lambung.

    Penyakit asam lambung sendiri lebih dikenal dengan istilah gaestroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit yang satu ini biasanya ditandai dengan mengalami kesulitan dalam menelan makanan dan juga timbul sensasi terbakar pada bagian dada. Sebenarnya apa sih penyebab dari timbulnya penyakit asam lambung ini?

    Meskipun penyakit asam lambung tidak berbahaya, ada baiknya kita mengetahui pemicu dari penyakit ini sehingga penyakit ini tidak mudah kambuh di kemudian hari. Beberapa penyebab penyakit asam lambung antara lain adalah obesitas, kebiasaan merokok, ataupun karena penggunaaan obat-obatan tertentu. Bukan hanya itu saja, penyakit asam lambung tinggi ini juga bisa disebabkan oleh pola makan kita alias terdapat beberapa jenis makanan yang sebaiknya kita hindari agar penyakit ini tidak sering kumat. Kira-kira apa saja ya makanan yang sebaiknya kita kurangi atau hindari untuk kita penderita asam lambung tinggi?

    Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut ini!

    1. Cokelat

    Siapa di antara kita yang pecinta cokelat? Namun, tahukah kalian jika cokelat dapat memicu asam lambung kita menjadi tinggi? Tingginya kandungan kafein, lemak, serta cocoa sayangnya dapat menyebabkan asam lambung kita menjadi tinggi dan hal yang satu ini pastinya tidak diharapkan untuk terjadi.

    2. Alkohol

    Seperti yang kita ketahui, alkohol adalah salah satu jenis minuman yang tidak disarankan untuk dikonsumsi terlalu sering karena dampaknya yang dapat membahayakan kinerja organ kita. Mengonsumsi alkohol bukanlah suatu hal yang disarankan untuk penderita asam lambung karena alkohol memiliki kandungan asam yang tinggi.

    3. Kafein

    Siapa yang suka mengonsumsi kopi? Sayangnya, kita penderita asam lambung tidaklah disarankan untuk mengonsumsi kopi atau minuman yang mengandung kafein karena kandungan yang satu ini dapat memicu kambuhnya asam lambung sewaktu-waktu. Kabar baiknya, kita masih bisa mengonsumsi setidaknya satu cangkir kopi dalam sehari karena hal ini masih dalam batas aman. Kafein bukan saja hanya dtemukan pada kopi tapi juga pada teh, sehingga ada baiknya kita mengonsumsi teh herbal agar lebih aman untuk kesehatan lambung kita.

    4. Makanan yang mengandung banyak gas

    Jenis makanan yang satu ini sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung karena gas yang terkandung dalam makanan akan memicu perut kembung dan pastinya menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderitanya. Beberapa makanan yang mengandung banyak gas antara lain adalah kacang-kacangan, kecambah, kubis, brokoli, serta berbagai produk olahan susu.

    5. Makanan berlemak

    Makanan berlemak bukanlah jenis makanan yang disarankan untuk terlalu sering dikonsumsi secara umum karena dapat membahayakan organ kita, terlebih lagi pada penderita asam lambung tinggi. Tingginya kandungan lemak pada suatu makanan akan memperlambat proses pencernaan yang kemudian akan membuat perut terasa mulas juga. Terdapat beberapa jenis makanan yang mengandung lemak tinggi, contohnya saja adalah keripik kentang, berbagai cookies ataupun kue yang menggunakan banyak mentega, alpukat, keju, ataupun daging beriga.

    6. Buah dengan kadar asam yang tinggi

    Buah adalah salah satu jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi dengan rutin bahkan leboh baik lagi jika kita bisa mengonsumsinya tiap hari karena buah mengandung banyak vitamin yang dapat membuat tubuh kita tetap fit sepanjang hari. Namun, tahukah kalian jika terdapat beberapa buah yang tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita asam lambung? Beberapa buah-buahan yang tinggi akan kandungan asam sebaiknya tidak dikonsumsi penderita asam lambung karena dapat menyebabkan asam lambung kambuh sewaktu-waktu. Beberapa pantangan buah bagi penderita asam lambung antara lain adalah belimbing, kedondong, nanas, ataupun mangga.

    7. Makanan pedas

    Siapa di antara kita yang suka mengonsumsi makanan bercita rasa pedas? Sayangnya, penderita asam lambung dianjurkan untuk tidak mengonsumsi banyak makanan pedas karena hal ini dapat membuat iritasi pada lambung. Bila perlu tambahkan saos tomat, saos sambal, ataupun bubuk cabe pada makanan yang kita konsumsi.

    8. Minuman bersoda

    Siapa di antara kita yang masih sering mengonsumsi minuman bersoda? Apakah kalian tahu bahaya yang akan timbul karena kita mengonsumsi minuman bersoda dalam jumlah banyak? Layaknya alkohol kita tidaklah disarankan untuk mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering karena dapat mengganggu kinerja organ kita. Bukan hanya itu saja, gelombang soda juga akan menyebar ke seluruh perut dan tentu saja membuat kondisi asam lambung semakin memburuk. Minuman bersoda biasanya akan menimbulkan efek panas, mual, serta mulas yang tidak kunjung sembuh.

    Itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya kita hindari agar penyakit asam lambung tinggi tidak mudah kumat. Sebaiknya kita juga memulai pola hidup yang lebih sehat seperti dengan memperbanyak mengonsumsi sayuran serta buah-buahan agar kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi dengan baik. So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sahabat sehat, walupun kita sudah melakukan diet seimbang dan menerapkan pola hidup sehat, tentunya anda pernah mengalami masalah pada sistem pencernaan anda, terutama pada lambung. Masalah yang ditimbulkan lambung bermacam-macam seperti perut kembung, rasa nyeri dan panas, kemudian dapat menjadi mual hingga muntah. Jika sahabat sering merasakan gejala seperti bersendawa setelah makan atau merasakan makanan […]

    Punya Penyakit Asam Lambung, Hindari 8 Makanan Ini

    Sahabat sehat, walupun kita sudah melakukan diet seimbang dan menerapkan pola hidup sehat, tentunya anda pernah mengalami masalah pada sistem pencernaan anda, terutama pada lambung. Masalah yang ditimbulkan lambung bermacam-macam seperti perut kembung, rasa nyeri dan panas, kemudian dapat menjadi mual hingga muntah.

    Jika sahabat sering merasakan gejala seperti bersendawa setelah makan atau merasakan makanan yang dimakan rasanya naik ke atas lagi seperti mau muntah, mungkin sahabat punya masalah dengan lambung. Orang-orang biasanya menyebutnya dengan sakit maag. Tapi mungkin saja bisa lebih serius dari itu.

    Masalah pada lambung janganlah dianggap sepele. Walaupun pada tingkat rendah tidak membahayakan, tapi apabila dibiarkan bisa menjadi berbahaya. Salah satu penyakit lambung yang cukup membahayakan dan tidak boleh dibiarkan adalah penyakit asam lambung atau yang biasa disebut GERD dalam dunia kedokteran.

    GERD adalah kependekan dari Gastro-oesophageal reflux disease atau refluks asam lambung. Refluks asam lambung merupakan kondisi dimana asam lambung yang berguna untuk mencerna makanan, memiliki kadar lebih tinggi sekaligus memiliki tekanan tinggi sehingga naik ke saluran esophageal sphincter, yaitu saluran yang memisahkan kerongkongan dengan lambung.

    Sensasi yang ditimbulkan ketika anda mengalami GERD adalah rasa nyeri pada ulu hati dan rasa panas sepanjang tenggorokkan seperti terbakar. Hal ini tentu tidak dapat dibiarkan karena asam yang naik dapat merusak sel dan rongga kerongkongan serta pencernaan sahabat.

    Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan GERD seperti obesitas, merokok, diabetes, dan lain sebagainya. Pada tingkatan parah anda mungkin harus diopname di rumah sakit sampai tingkat asam lambung kembali normal. Prosedur untuk mengembalikan asam lambung ke tingkat normal tidaklah menyenangkan, seperti makanan yang terbatas, minum obat-obatan dan vitamin, sampai melakukan endoskopi.

    Tentunya kita tidak ingin itu terjadi pada kita bukan sahabat sehat. Nah, cara mengatasi dan menghindari gejala asam lambung yang muncul adalah dengan menjaga pola makan dan gaya hidup kita. Kenapa? Asam lambung erat kaitannya dengan makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

    Nah, jika sahabat ingin menghindari terkena penyakit asam lambung dan jika lambung para sahabat termasuk sensitif dan mungkin mudah sekali terserang penyakit asam lambung, ada baiknya sahabat mengindari 8 makanan ini:

    1. Kafein

    Bagi para pekerja dan pebisnis, kopi sudah menjadi bagian hidup kita sehari-hari. Rasanya kurang lengkap kalau sehari tidak mengonsumsi kopi. Kandungan kafein pada kopi pun membuat kita terjaga selama bekerja, sehingga menghindari kopi memang cukup mustahil. Padahal kopi dan produk berkafein lainnya terbukti dapat meningkatkan asam lambung. Jika kita sangat membutuhkan kafein, batasilah konsumsinya seminimal mungkin, atau dapat menggantinya dengan teh hijau.

    2. Sambal

    Kita sebagai orang indonesia rasanya suka merasa ada yang kurang jika tidak makan sambal. Padahal sahabat pasti semua tahu kalau rasa pedas dari sambal dapat membuat lambung kita panas dan bahkan dapat mengiritasi saluran esofagus. Hindarilah makanan pedas sebisa mungkin, jika susah cobalah untuk mengurangi rasa pedasnya.

    3. Coklat

    Buat sahabat pecinta coklat, mungkin ini adalah kabar buruk. Alasannya adalah coklat memiliki asam alami, dan coklat dengan tingkat cocoa dan lemak yang tinggi juga mengandung kafein dan zat theobromine yang dapat memicu refluks asam lambung. Zat dalam coklat juga bertanggung jawab dalam pelemasan otot sfingter dimana otot tersebut tidak dapat menahan asam lambung yang naik ke kerongkongan.

    4. Alkohol

    Alkohol disini bukan hanya minuman saja, tapi juga makanan yang mengandung alkohol seperti durian, tape, dan manisan buah karena memiliki kadar gas tinggi. Bukan saja minum alkohol terkadang merilekskan pikiran dan juga otot-otot badan, termasuk otot esophageal sphincter sehingga mudah sekali menaikkan asam lambung. Makanya banyak orang muntah ketika mabuk, ya inilah salah satu penyebabnya.

    5. Buah-buahan Citrus

    Nah, buat para sahabat yang sedang menjalani diet sehat tapi memiliki masalah pada lambung, hindarilah mengonsumsi buah-buahan yang rasanya asam seperti jeruk, lemon, dan lain sebagainya. Jika tetap ingin mengonsumsinya, usahan perut harus terisi dulu, jangan makan buah-buahan asam ini ketika perut sedang kosong.

    6. Makanan dengan Kadar Gas Tinggi

    Banyak makanan sehat seperti sayur dan buah yang mengandung kadar gas yang tinggi. Kadar gas tinggi tentunya memicu asam lambung naik. Makanan seperti brokoli, kol, kubis sebaiknya dibatasi konsumsinya.

    7. Protein Tinggi Lemak

    Makanan ini perlu dihindari karena dapat membuat perut buncit. Konsumsi lemak yang berlebihan juga dapat memperlambat proses pencernaan sehingga akan mudah terjadi tekanan dalam lambung yang dapat membuat asam lambung naik. Hindari juga makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan karena juga mengandung lemak yang tinggi.

    8. Produk Susu

    Bukan hanya susu, tapi produk turunan lainnya seperti keju dan mentega harus dihindari karena mengandung lemak yang tinggi. Seperti yang kita tahu, lemak yang tinggi tidak bagus untuk pencernaan. Tenang saja, sahabat tetap dapat mengonsumsi makanan ini, tetapi tidak sebagai makanan utama melainkan dijadikan bahan campuran makanan lain.

    Banyak ya pantangannya? Tenang saja, sahabat tidak perlu kecil hati atau pun secara total menghindari daftar makanan di atas.

    Ingat saja, lebih baik mencegah dibanding mengobati kan. Ketika keadaan pencernaan sudah memburuk, sahabat tidak akan bisa sama sekali mengonsumsi makanan di atas. Kuncinya adalah dengan mengonsumsi secara tidak berlebihan dan ingat untuk selalu makan teratur.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja