Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ anak”

Showing 71–72 of 72 results

  • Karena anak adalah buah cinta yang paling dinantikan, perkembangannya menjadi hal yang paling indah dan ditunggu oleh setiap orang tua. Tanggung jawab orang tua mendidik dan mengasuh anak juga menjadi faktor penentu hasil akhir tumbuh kembang anak. Seiring dengan berjalannya proses perkembangan, pembentukan watak dan kepribadian si kecil, terdapat 1 istilah, yaitu temper tantrum. Dan […]

    8 Cara Menghadapi Kemarahan Anak (Temper Tantrum)

    Karena anak adalah buah cinta yang paling dinantikan, perkembangannya menjadi hal yang paling indah dan ditunggu oleh setiap orang tua. Tanggung jawab orang tua mendidik dan mengasuh anak juga menjadi faktor penentu hasil akhir tumbuh kembang anak. Seiring dengan berjalannya proses perkembangan, pembentukan watak dan kepribadian si kecil, terdapat 1 istilah, yaitu temper tantrum. Dan hal ini harus diketahui oleh Anda sebagai orang tua agar anak Anda tidak memiliki kemarahan yang sulit dikontrol tersebut.

    prosehat bantu atasi kemarahan anak

    Temper tantrum sendiri merupakan istilah yang biasa digunakan dalam dunia psikologi, yaitu perilaku yang tidak menyenangkan dan mengganggu, atau dikatakan pula sebagai luapan emosi atau kemarahan yang meledak-ledak dan tidak terkontrol. Tantrum yang alami biasanya berawal pada usia sekitar 12 – 18 bulan. Akan bertambah nyata pada usia antara 2 – 3 tahun, ketika anak – anak membentuk kesadaran diri namun mereka belum punya cukup perbendaharaan kata yang dapat digunakan untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Pada usia 4 tahun, kejadian temper tantrum menurun, dan setelah usia 4 tahun, temper tantrum biasanya jarang terjadi.

    Tantrum bisa dengan parah terjadi ketika si kecil dalam keadaan letih, lapar, ataupun sakit. Namun, jangan takut! 8 cara ini adalah list yang harus dilakukan Anda sebagai orang tua terutama saat menghadapi kemarahan anak:

    1. Tetap Tenang
    Jika Anda panik saat menghadapi kemarahan si kecil, hal tersebut justru akan menyulut amarahnya. Energy is contagious. Jadi jika Anda membuat energi yang sedang panas tersebut semakin panas karena kepanikan Anda, maka energi buruk tersebut akan dengan mudah menular ke anak Anda.

    2. Abaikan Amarahnya
    Abaikan si kecil sampai Anda yakin kondisi emosinya sudah lebih stabil. Tunjukkan kepadanya bahwa ada aturan yang sudah disepakati bersama, jadi dengan Anda mengabaikan amarahnya, dengan kata lain Anda mendesak aturan tersebut untuk dituruti oleh si kecil. Namun tetap pastikan si kecil tidak mengalihkan kemarahan ke hal lain seperti benda atau bahkan orang yang ada di sekitarnya saat itu.

    3. Jangan Bertindak Agresif
    Jangan memukul, adu mulut, atau bertindak agresif. Lebih baik mendekapnya dalam pelukan sampai ia merasa tenang. Jika Anda mengajak si kecil berdebat selama kemarahannya meledak, tidak ada gunanya. Kemarahan si kecil membuatnya sulit berpikir secara rasional. Tunggulah hingga ia sudah dapat menggunakan logika berpikirnya kembali, kemudian ajak ia berdiskusi.

    prosehat bantu atasi kemarahan anak

    4. Temukan Alasan Kemarahan Anak
    Jika anak Anda memang memiliki temper tantrum yang terkadang muncul, tuliskan di dalam agenda hal-hal yang menjadi penyulut kemarahan si kecil. Ketika Anda mencari jalan keluar dari hal tersebut, kemarahannya dapat dengan mudah diatasi.

    5. Jangan Menyerah Pada Kemarahan Anak
    Ketika orang tua menyerah, anak-anak akan menggunakan perilaku yang sama ketika mereka menginginkan sesuatu.

    prosehat bantu atasi kemarahan anak

    6. Jangan Membujuk Anak
    Jangan membujuk anak dengan imbalan yang lain untuk menghentikan kemarahannya. Hal ini harus diingat dengan baik karena banyak orang tua mengeluhkan anaknya yang menjadi demanding. Karena ketika ada iming – iming imbalan, si kecil akan belajar untuk melakukan sesuatu jika mendapatkan imbalan.

    7. Alihkan Perhatiannya
    Arahkan perhatian anak dengan mengajaknya melakukan permainan yang telah lama tidak dilakukannya, atau perdengarkan lagu-lagu gembira favoritnya. Seorang ibu kenal betul sifat anaknya. Gunakan trik berupa benda, humor atau mainan yang dapat langsung memancing ketawanya.

    8. Peluk Anak
    Saat amarahnya sedang memuncak, tunjukkan rasa kasih sayang Anda dengan pelukan yang hangat. Kondisi tubuhnya saat ia meluapkan kemarahannya sedang berjuang keras, dan pelukan hangat dari ibu yang paling disayanginya dapat meluluhkan emosi tersebut.

    prosehat bantu atasi kemarahan anak

    Nah, penanganan dini untuk menghadapi kemarahan anak akan merubah sifatnya saat mereka dewasa kelak. Selamat mencoba!

    Referensi:

    Read More
  • Merencanakan liburan ke pantai dengan anak tentunya menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. Pasir yang putih, langit yang cerah dan laut yang biru menjadi pemandangan yang tidak boleh dilewatkan, terutama saat cuaca mendukung penuh rencana liburan Anda ke pantai tahun ini. Sebagai orang tua tentunya kita tidak bisa menganggap sepele rencana liburan ke pantai kali […]

    7 Risiko Yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Liburan ke Pantai dengan Anak

    Merencanakan liburan ke pantai dengan anak tentunya menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan. Pasir yang putih, langit yang cerah dan laut yang biru menjadi pemandangan yang tidak boleh dilewatkan, terutama saat cuaca mendukung penuh rencana liburan Anda ke pantai tahun ini. Sebagai orang tua tentunya kita tidak bisa menganggap sepele rencana liburan ke pantai kali ini. Mari persiapkan anak Anda supaya terhindar dari resiko yang bisa terjadi saat berlibur ke pantai: 

    prosehat liburan ke pantai 1

    1. Mimisan: mimisan yang terjadi akibat terlalu keringnya membran dalam pada hidung tidak dapat dihindari, terutama ketika Anda sedang berada di daerah yang kering dan panas. Untuk mencegah terjadinya mimisan, buat tubuh anak Anda beradaptasi dengan cuaca saat itu dan hindari mengorek hidung. Siapkan kipas angin portable yang saat ini banyak dijual di pasaran untuk membuat lembab hidung anak Anda. Atau biasakan berteduh sesaat setelah sampai di pantai. Benda-benda yang harus dibawa meliputi: 

    1. kipas angin portable
    2. topi pantai yang lebar untuk menghindari paparan langsung sinar matahari
    3. meja dan kursi pantai yang dapat dilipat untuk mereka berteduh
    4. tissue atau handuk kecil yang basah (damp)

    Baca Juga: 8 Tips Liburan ke Disney Bareng Anak

    Jika anak Anda mengalami mimisan, lakukan hal ini untuk menghentikan pendarahannya:

    • buat anak Anda duduk dengan tegak dengan posisi kepala yang maju ke depan
    • pencet bagian lunak hidung anak Anda selama 3-5 menit
    • ulangi hingga pendarahan berhenti

    2. Iritasi mata: jangan lupa untuk memperhatikan risiko iritasi mata akibat air laut yang masuk ke mata anak Anda. Siapkan obat mata yang sudah tersedia di dalam kotak p3k anak Anda. Sementara untuk pencegahan, gunakan kacamata renang untuk melindungi matanya dari kemasukan air laut. Apabila setelah berenang dan mata terlihat merah, cuci mata mereka dengan air dingin dan setelahnya gunakan obat mata yang memang aman untuk anak Anda.

    3. Luka berdarah karena batu karang di pantai: Anak Anda yang terlalu excited untuk bermain di pantai dapat saja terjatuh dan menghantam batuan karang di sekitarnya. Jangan lupa untuk melengkapi perban dan obat merah di dalam kotak p3k anak Anda.

    prosehat banner paket p3k anak

    Beli di sini: Paket P3K Liburan Anak

    4. Konstipasi: untuk menghindari konstipasi, pastikan anak Anda rutin mengkonsumsi buah-buahan selama perjalanan liburan ke pantai. Dengan asupan serat yang mencukupi, anak Anda terhindar dari konstipasi. Jangan lupa untuk cek destinasi seperti hotel atau rumah pantai yang anak dikunjungi. Pastikan terdapat fasilitas sanitasi yang bersih dan memadai.

    Produk Terkait: Produk Konstipasi

    5. Sunburn: kulit anak Anda yang masih lembut, dan mulus justru memiliki risiko terkena sunburn lebih mudah. Untuk itu sediakan sunscreen atau sunblock dengan spf 30 yang dapat melindungi kulit anak Anda dari paparan sinar matahari langsung. Sunburn juga dapat mengakibatkan dehidrasi. Pastikan asupan cairan si kecil tercukupi saat ia bermain di pantai.

    prosehat liburan ke pantai 2

    6. Luka terkena ubur-ubur: pastikan Anda mengunjungi pantai dengan penjaga pantai yang standby di area pantai. Jika terdapat kasus anak Anda tersengat ubur-ubur, penjaga pantai dapat melakukan pertolongan pertama dengan mudah. Penjaga pantai juga biasanya mengetahui kondisi laut saat itu, apabila ubur-ubur banyak berenang di permukaan, mereka dapat memperingati keluarga saat itu juga untuk tidak berenang saat itu.

    7. Mabuk darat: pastikan obat-obatan untuk menekan kemungkinan terjadinya mabuk darat ada di dalam list liburan ke pantai Anda bersama anak kali ini. Jaga juga makanan anak Anda selama perjalanan karena mabuk yang disertai muntah terkadang disebabkan oleh keracunan makanan.

    Baca juga: Hati-hati Diare Menyerang Anak Saat Liburan

    7 tips di atas mudah untuk dilakukan dan dipersiapkan sebelum berangkat ke pantai. Dengan mengetahui kemungkinan yang dapat terjadi pada kesehatan anak, Anda bisa mempersiapkan liburan yang aman dan nyaman bagi seluruh keluarga.

    Selamat berlibur!

    prosehat ebook p3k anak

    Free Download E-book P3K Anak: Tips dan Checklist Jaga Anak Tetap Sehat Saat Liburan

    Referensi:

    • Sunlight Exposure and Nasal Bleeding
    • Nosebleeds Treatment
    • Sunburn
    • Treating Sunburn in Children
    • First Aid: Sunburn
    • Watch Out: Jellyfish
    • Jellyfish Stings Treatment
    • How Do You Stop the Nosebleed
    • Red Eyes
    Read More

Showing 71–72 of 72 results

Chat Asisten ProSehat aja