Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Posts tagged “ anak”

Showing 21–30 of 68 results

  • Panduan Menu Makanan Sehat untuk Suami dan Si Kecil

    Sarapan adalah salah satu jam makan yang sama pentingnya dengan jam makan lainnya dan kita harus memenuhi kebutuhan gizi anggota keluarga tiap kali mereka makan. Mengonsumsi berbagai jenis makanan yang sehat adalah pilihan yang tepat untuk menjaga tubuh tetap fit dan pastinya menjauhkan kita dari berbagai penyakit. Mengonsumsi makanan sehat di setiap kesempatan pastinya juga membuat kita mampu beraktivitas dengan optimal dalam keseharian kita.

    Namun, sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan mengonsumsi makanan sehat? Pertanyaan yang satu ini pastilah bukan suatu hal yang asing lagi terutama bagi kita, seorang ibu yang bertugas untuk memastikan semua anggota keluarga memiliki pola makan yang sehat. Sayangnya tidak jarang juga keluarga yang menerapkan pola makan “kurang sehat”, di mana makanan yang dikonsumsi cenderung makanan fast food alias makanan yang justru mengandung banyak zat tidak sehat dan membuat kita rentan terhadap penyakit. Pastinya kita tidak mau kan ada anggota keluarga yang sakit? Lalu, bagimana caranya menyiapkan makanan sehat setiap waktu?

    Mari disimak panduan makanan sehat untuk suami dan si kecil

    1. Mengonsumsi makanan berprotein tinggi

    Memangnya apa saja sih makanan yang termasuk dalam makanan berprotein tinggi? Tentu saja banyak! Salah satu contoh makanan berprotein tinggi adalah daging, dan sebaiknya kita mengolah daging dengan cara dipanggang ataupun dibakar – yang tentu saja dengan menghindari menggoreng daging. Kenapa begitu? Tentu saja sebaiknya kita menghindari pemakaian minyak pada makanan yang kita konsumsi, karena seperti yang kita tahu minyak goreng justru akan membuat kolesterol kita menjadi tinggi. Bukan hanya daging, kita juga bisa mengonsumsi makanan berprotein tinggi lainnya seperti telur, berbagai produk olahan kedelai, berbagai kacang-kacangan, buncis, serta berbagai produk olahan susu.

    2. Mengonsumsi buah

    Meskipun kelihatannya sepele, buah adalah salah satu jenis makanan yang sebaiknya ada setiap saat di rumah. Buah mampu untuk memenuhi kebutuhan vitamin kita setiap saat dan pastinya membuat tubuh kita segar dan fit sepanjang waktu – sehingga anak ataupun suami tidak mengeluhkan jika tubuh mereka terasa tidak enak setelah beraktivitas seharian. Kita juga bisa mengolah buah menjadi berbagai hidangan, seperti mengolahnya menjadi hidangan penutup mulut sehingga anggota keluarga lainnya semakin bersemangat untuk mengonsumsi buah yang ada.

    3. Mengurangi makanan kemasan

    Tidak dapat dipungkiri jika sebagian besar dari kita memilih untuk mengonsumsi makanan kemasan karena jenis makanan yang satu ini cukup praktis untuk dikonsumsi dan kita tidak perlu memerlukan waktu lama untuk mengolahnya. Namun, tahukah jika ada bahaya yang mengancam di balik makanan kemasan? Pastinya bukan rahasia lagi jika makanan kemasan tinggi akan kandungan gula, garam bahkan berbagai pengawet ataupun pewarna buatan yang apabila dikonsumsi secara terus menerus dapat mengganggu kesehatan kita. Parahnya lagi, berbagai kandungan ini dapat mengganggu kinerja organ kita – contohnya saja menyebabkan gagal ginjal. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan? Oleh sebab itulah sebaiknya kita mengonsumsi berbagai makanan yang jauh menyehatkan, seperti lebih banyak mengonsumsi sayuran ataupun buah.

    4. Mengonsumsi makanan berserat tinggi

    Shot Code C

    Mengonsumsi berbagai makanan yang tinggi akan serat juga disarankan dalam memulai pola hidup yang sehat karena jenis makanan yang satu ini akan membuat kita kenyang dalam rentang waktu yang lama. Bukan hanya menjaga berat badan kita tetap stabil, mengonsumsi makanan berserat tinggi akan membuat kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal sepanjang hari. Beberapa contoh makanan berserat tinggi antara lain adalah nasi merah, nasi putih, roti gandum, dan lain-lain.

    5. Makan secara teratur

    Tidak dapat dipungkiri jika setiap harinya kita memiliki jadwal tertentu untuk makan, seperti kita memiliki jadwal sendiri untuk sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Namun, tahukah kalian jika kita dianjurkan untuk makan sebanyak 6 kali dalam sehari? Wah yang benar nih? Bukankah makan dalam jumlah yang banyak justru akan memicu obesitas?

    Makan akan memicu obesitas ketika mengonsumsi makanan dalam jumlah besar tiap kalinya. Namun ketika kita tidak mengonsumsi apapun dalam rentang waktu 3 jam, kadar hormon kortisol akan meningkat dan hal ini justru memicu terjadinya timbunan lemak pada tubuh kita. Hal ini didukung oleh penelitian yang dipublikasikan pada New England Journal of Medicine yang menyatakan jika partisipan yang makan dalam porsi kecil sebanyak 6 kali dalam sehari akan mengalami penurunan kortisol sebanyak 17 persen daripada mereka yang makan hanya sebanyak 3 kali dalam sehari.

    6. Minum air putih

    Apakah kalian sudah memenuhi kebutuhan air putih dalam sehari? Pertanyaan yang satu ini juga sering kali muncul mengingat peran air putih yang sangat penting untuk tubuh kita. Setidaknya kita membutuhkan 2 liter air dalam sehari agar kita mampu untuk beraktivitas dengan optimal dalam sehari. Konsumsi teh setelah makan tidak disarankan karena teh akan menyerap gizi yang terkandung pada makanan.

    7. Makan malam

    Layaknya waktu makan yang lain, makan malam adalah waktu makan terakhir yang tidak boleh kita lupakan bahkan dilewatkan. Kenapa makan malam kita sebut sebagai waktu makan terakhir? Sebaiknya kita tidak mengonsumsi makanan apapun setelah kita makan malam sehingga perut kita bisa beristirahat dengan baik seperti layaknya anggota tubuh lainnya yang memerlukan istirahat ketika kita tidur. Waktu makan malam pun disarankan untuk 4 jam sebelum tidur dan perut yang kosong setelah makan malam akan merangsang kita untuk sarapan keesokan paginya.

    Nah, itu tadi adalah beberapa panduan makan sehat yang bisa kita terapkan untuk keluarga setiap hari bahkan setiap waktu. Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk membuat keluarga sehat tiap waktu? So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, […]

    6 Aneka Makanan yang Tepat untuk Lengkapi Kebutuhan Gizi Anak

    Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, kita juga tidak boleh lupa jika anak juga bisa terserang penyakit yang dapat mengancam keselamatan nyawanya seperti penyakit jantung ataupun kanker.

    Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan anak, alias meminimalisir datangnya berbagai penyakit pada anak? Kabar baiknya, seiring dengan perkembangan zaman untuk menjaga anak tetap sehat bukanlah suatu perkara yang sulit karena saat ini fasilitas kesehatan yang semakin berkembang. Melakukan imunisasi pada anak sejak dini dan dilakukan secara berulang adalah cara yang tepat untuk meningkatkan daya imun anak. Menariknya lagi, kita bisa mendapatkan berbagai imunisasi dengan cuma-cuma alias diberikan gratis oleh pemerintah. Beberapa imunisasi yang bisa kita dapatkan untuk anak antara lain adalah imunisasi cacar, hepatitis, polio, ataupun campak dan virus rubella. Namun, apakah imunisasi saja sudah cukup untuk menjaga kesehatan anak?

    Tentu saja tidak! Sebagai orang terdekat anak, kita harus memperhatikan kesehatan anak tiap waktu dan salah satunya adalah dengan mengamati kebutuhan gizinya. Kebutuhan gizi anak perlu terpenuhi dengan baik supaya terhindar dari berbagai penyakit dan pastinya dampak lainnya yang tidak kita inginkan. Beberapa ciri anak kekurangan gizi adalah berat badan anak yang kurang alias tidak memenuhi standar yang ada, mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, bahkan bisa mengalami diare selama beberapa hari. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi pada anak kan? Kabar baiknya, kita dapat memberikan berbagai jenis makanan tertentu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan mengubah pola makanan anak menjadi lebih sehat lagi. Nah, kira-kira apa saja ya makanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi anak?

    Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Salmon

    Salmon adalah jenis makanan pertama yang aman untuk dikonsumsi anak dan pastinya memberikan banyak manfaat untuk mereka. Salmon adalah salah satu jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 dan kandungan ini lah yang berfungsi untuk meminimalisir anak terserang penyakit jantung di kemudian hari. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan ini bergungsi untuk membuat memori anak semakin bagus alias mencegah anak mudah lupa terhadap suatu hal.

    2. Yogurt

    Susu adalah suatu jenis minuman yang wajar untuk diberikan pada anak, tapi yogurt lebih memiliki manfaat terkait dengan pemenuhan kebutuhan gizi pada anak. Kok bisa? Jawabannya tentu saja karena yogurt kaya akan protein dan terpenuhinya kebutuhan protein anak inilah yang berfungsi untuk memperkuat tulang serta gigi anak. Bukan hanya itu saja, yogurt juga ampuh untuk memerangi bakteri jahat yang ada dalam usus serta memperbaiki sistem pencernaan yang pastinnya mencegah anak mengalami diare. Kita bisa memadukan yogurt dengan beberapa potongan buah supaya anak semakin senang menikmati dessert yang satu ini.

    3. Telur

    Telur adalah jenis makanan berikutnya yang memiliki banyak manfaat untuk anak bahkan membantu anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Kok bisa? Tentu saja karena telur memiiki kandungan vitamin D yang tinggi dan hal ini berarti kebutuhan kalsium anak juga akan terpenuhi dengan baik. Telur biasanya dihidangkan saat sarapan karena makanan ini juga ampuh untuk energi tambahan anak dalam menjalani harinya.

    4. Oatmeal

    Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini? Siapa bilang jika oatmeal hanya cocok untuk orang dewasa? Makanan dengan sejuta manfaat yang satu ini bisa dikonsumsi oleh siapa saja bahkan menariknya lagi juga sangat aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini juga didukung oleh sebuah peneliitan yang menyatakan bahwa balita dan anak yang rutin mengonsumsi oatmeal akan lebih mampu berkonsentrasi terhadap hal-hal di sekelilingnya. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan serat pada oatmeal juga ampuh untuk meminimalisir datangnya berbagai masalah pencernaan pada anak.

    5. Kayu manis

    Siapa sih yang tidak kenal dengan aroma khas rempah yang satu ini? Siapa sangka jika kayu manis memiliki banyak manfaat bahkan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak? Kayu manis merupakan salah satu rempah yang mampu menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh yang berarti membuat anak terhindar dari obesitas bahkan meminimalisir timbulnya diabetes di kemudian hari. Selain itu, kayu manis juga dapat berfungsi sebagai tambahan energi untuk anak yang berarti anak akan tetap bersemangat sepanjang ahri dan pastinya jauh dari kata lemas.

    6. Blueberry

    Jenis makanan terakhir yang cocok untuk memenuhi kebutuhan gizi anak berasal dari buah-buahan, tepatnya berasal dari blueberry. Buah yang satu ini kaya akan kandungan nutrisi dan anti-oksidan di mana kedua hal ini sangatlah efektif untuk meminimalisir datangnya berbagai penyakit berbahaya sejak dini. Memberikan blueberry pada anak secara rutin juga efektif untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas normal serta ampuh untuk memperkuat memori anak. Mengolah blueberry pun bukan suatu hal yang sulit karena kita bisa memberikannya dalam bentuk jus ataupun berbagai dessert, contohnya saja bisa kita olah menjadi pudding, muffin, ataupun brownies.

    Itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang bisa kita berikan secara rutin pada anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya setiap saat. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai makanan sehat apa yang tepat untuk anak? So, tunggu apalagi untuk memulai pola hidup sehat pada anak?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sarapan adalah salah satu hal yang tidak boleh kita lupakan atau lewatkan mengingat pentingnya hal ini sama dengan makan berat di siang ataupun malam hari. Banyak penelitian juga menyatakan jika sarapan memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti meningkatkan daya konsentrasi, menghindari makan tak terkontrol alias mencegah kita mengemil sepanjang hari, menurunkan berat badan tubuh, bahkan […]

    Trik Kreatif Membuat Menu Sarapan Pagi Anak yang Sehat dan Bergizi

    Sarapan adalah salah satu hal yang tidak boleh kita lupakan atau lewatkan mengingat pentingnya hal ini sama dengan makan berat di siang ataupun malam hari. Banyak penelitian juga menyatakan jika sarapan memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti meningkatkan daya konsentrasi, menghindari makan tak terkontrol alias mencegah kita mengemil sepanjang hari, menurunkan berat badan tubuh, bahkan bisa memberi kita energi tambahan yang pastinya mencegah kita menjadi lemas.

    Sarapan merupakan suatu kebiasaan yang bisa dimulai sejak kecil bahkan sejak anak berusia dini. Seperti memulai kebiasaan baik lainnya, kita perlu membuat semenarik mungkin sehingga anak tertarik untuk memulai pola hidup yang sehat dan pastinya membuat sarapan mereka terasa menyenangkan. Nah, kira-kira apa ya trik membuat sarapan untuk anak yang bisa kita lakukan?

    Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak trik kreatif menu sarapan pagi

    1. Membuat menu kesukaannya

    Yup, cara yang satu ini bisa kita lakukan supaya si kecil tidak bermalas-malasan untuk menghabiskan sarapannya di saat pagi. Kita pun bisa mendiskusikan makanan apa yang diinginkan oleh si kecil saat sarapan dan pastinya tidak lupa untuk memberikannya asupan gizi yang seimbang, seperti terdiri dari 4 sehat 5 sempurna.

    2. Membuat menu bervariasi

    Hal ini juga penting untuk diingat sehingga anak tidak bosan untuk mengonsumsi menu yang sama tiap kali sarapan. Membuat menu bervariasi tanpa memberi tahu mereka dahulu apa yang mereka santap juga bisa membuat mereka penasaran dan bersemangat untuk berangkat ke meja makan dan segera menghabiskan sarapannya.

    3. Menyajikan smoothies

    Smoothies adalah salah satu jenis minuman yang menyegarkan dan pastinya disukai oleh anak karena rasanya yang lezat bahkan juga aman untuk dikonsumsi sebagai sarapan. Beberapa buah yang bisa kita olah menjadi smoothies saat sarapan adalah pisang ataupun stroberi. Pisang sangat cocok untuk kita konsumsi sebagai sarapan karena buah yang satu ini tinggi akan nutrisi dan pastinya membuat anak bersemangat sepanjang hari. Kita juga bisa menambakan madu ataupun susu kedelai pada smoothies stroberi kita untuk mengimbangi rasa asam yang dihasilkan oleh stroberi. Tentu saja kita bisa mengolah berbagai buah lainnya sebagai smoothies yang pastinya tidak kalah dengan pisang ataupun stroberi.

    4. Mengolah kentang

    Siapa bilang jika sarapan harus melulu makan nasi? Ketika kita membuat sarapan untuk anak, sebaiknya kita tidak memaksakan kehendak kita agar anak mau mengonsumsi makanan tertentu karena hal ini akan menyebabkan anak menjadi malas makan bahkan bisa membuat mereka membenci sarapan. Sebagai ganti nasi, kita bisa mengolah kentang yang juga kaya akan kandungan karbohidrat. Contohnya saja kita bisa mengolah kentang menjadi pom-pom kentang, yaitu kentang yang direbus kemudian dihaluskan lalu kita sematkan keju di dalamnya lalu digoreng sebelum kita sajikan di meja makan. Hidangan yang satu ini bahkan praktis untuk dibawa anak ke sekolah dan bisa dinikmati bersama teman-temannya.

    5. Menyajikan omelet

    Omelet adalah jenis makanan berikutnya yang sering dihidangkan oleh ibu sebagai sarapan karena penyajiannya yang begitu praktis dan dipastikan anak mau melahapnya hingga habis. Telur adalah salah satu bahan makanna yang disarankan untuk rutin dikonsumsi oleh anak karena berbagai manfaat yang bisa didapatkan. Kita bisa memadukan keju ataupun wortel pada omelet sehingga nilai gizi yang didapatkan anak akan semakin banyak. Menariknya lagi, kita hanya membutuhkan waktu 5 hingga 7 menit untuk menghidangkan omelet bergizi untuk sarapan anak.

    6. Menyajikan pancake

    Pancake adalah jenis makanan berikutnya yang bisa kita berikan pada anak sebagai sarapan ketika mereka bosan dengan nasi ataupun roti. Kita bisa membuat adonan pancake sendiri atau menggunakan adonan pancake instan yang sudah tersedia di supermarket terdekat yang pastinya semakin praktis untuk diolah. Kita bisa memadukan sirup maple ataupun berbagai buah potong sebagai pendamping pancake dan pastinya sarapan berfungsi sebagai sumber energi anak sepanjang hari.

    7. Mengolah roti

    Roti adalah salah satu jenis makanan yang bisa kita sajikan sebagai sarapan ketika anak mulai mengeluh mereka bosan mengonsumsi nasi. Kita bisa mengolah roti menjadi roti bakar dan dipadukan dengan berbagai selai buah-buahan sehingga anak mendapatkan nutrisi dan vitamin dari selai buah tersebut. Akan lebih baik lagi jika kita menyempatkan untuk membuat selai buah sendiri karena pastinya selai buatan kita bebas dari bahan pengawet.

    Selain itu, kita juga bisa mengolah roti dan dipadukan dengan telur ataupun daging serta potongan sayuran yang pastinya akan menjadi sarapan favorit anak. Mengolah roti juga bisa dibilang cukup praktis karena kita hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit hingga roti siap disantap anak.

    8. Membuat tumis sayuran

    Tumis sayuran adalah salah satu jenis hidangan yang sering menjadi favorit anak karena rasanya yang tidak terlalu berat dan kita bisa menumis berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi anak. Contoh sayuran yang cocok untuk ditumis adalah brokoli, di mana brokoli sendiri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita seperti memperlancar sistem pencernaan, mencegah terjadinya peradangan, bahkan mampu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Kita juga bisa mengolah berbagai sayuran lainnya yang pastinya cocok untuk diolah menjadi tumis seperti jamur, sawi, kangkung, dan lain-lain.

    Itu tadi adalah beberapa trik membuat sarapan untuk anak yang bisa kita terapkan sewaktu-waktu. Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk membuat anak selalu bersemangat mengonsumsi sarapannya? Yuk buat sarapan anak menyenangkan setiap saat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Bunda pasti khawatir terhadap tumbuh kembang anak. Apalagi jika menyangkut berat badan si kecil. Anda pasti khawatir jika buah hati mengalami penurunan berat badan. Sebelum ke langkah selanjutnya anda harus perlu ke dokter untuk menanyakan apa buah hati baik- baik saja atau kurang asupan gizi. Hal yang wajar jika orang tua khawatir tentang penurunan berat […]

    5 Asupan Makanan yang Membantu Mengemukan Badan Anak

    Bunda pasti khawatir terhadap tumbuh kembang anak. Apalagi jika menyangkut berat badan si kecil. Anda pasti khawatir jika buah hati mengalami penurunan berat badan. Sebelum ke langkah selanjutnya anda harus perlu ke dokter untuk menanyakan apa buah hati baik- baik saja atau kurang asupan gizi. Hal yang wajar jika orang tua khawatir tentang penurunan berat badan si kecil, anda harus selalu memenuhi asupan gizi dan makanan penunjang lainnya yang diperlukan tubuh si kecil.

    Tidak semua makanan bisa menunjang berat badan si kecil karena pencernaannya tidak sama dengan orang dewasa. Anda perlu memperhatikan asupan tersebut. Anda juga pasti akan mencari tau, apa saja makanan yang bisa membuat si kecil gemuk seperti anak seusianya.

    Jenis Makanan membantu Menggemukan Badan Anak

    Menambah berat badan pada anak adalah hal yang sulit bagi anak yang memang kurang asupan gizi atau kurang mengonsumsi makanan yang sehat. Tapi, semua itu terkadang tidak lepas dari faktor keturunan orang tuanya yang memiliki tubuh kecil. Makanan yang menambah berat badan si kecil adalah:

    1. Pentingnya Asupan Lemak

    Asupan lemak dalam campuran menu makanan yang akan disajikan untuk si kecil merupakan cara yang mudah dan cepat untuk meningkatkan kalori yang dibutuhkan karena dalam satu gram lemak lebih banyak mengandung kalori dari pada beberapa gizi yang lainnya. Lemak yang paling baik untuk meningkatkan berat badan ada dalam mayonaise, mentega, olive oil, dan kanola karena dalam bahan tersebut mengandung 45- 120 kkal di setiap 1 sendok makannya. Anda bisa menggunakan bahan tersebut dicampur pada kue, memasak sayuran. Mulai dari sekarang gantilah makanan yang mengandung lemak tinggi untu menggemukan badan anak.

    2. Beri Makanan yang Mempunyai Kalori Tinggi

    Terkadang kita akan menghindari makanan yang berkalori tinggi untuk anak, tapi anda juga perlu tau bahwa anak mempunyai batasan kalori dan berapa kalori yang pas untuk anak di usianya. Jika anak anda berusia 2-3 tahun, si kecil membutuhkan kurang lebih 1000 kkal per hari, jika anak sudah menginjak umur 4-8 tahun mereka membutuhkan kurang lebih 1200-1400 kkal / hari. Rata-rata setiap orang membutuhkan 3500 kkal yang berguna untuk meningkatkan 5 ons dari berat badannya. Jadi, anda perlu menambahkan kalori dalam jumlah 500 kkal itu adalah total kalori untuk si kecil. Asupan kalori akan menambah berat badan si kecil setidknya 5 ons/ hari.

    3. Makan Secara Teratur dan pada Jam yang Sama

    Berilah anak anda makan pada jam yang sudah anda atur untuk anak anda. Bukan hanya itu saja, pastikan anak anda makan 3 kali sehari. Dan jangan lupa, berikan makanan selingan setiap 2 jam sekali. Jangan sampai anda lupa, berikan makanan yang mengandung karbohidrat serta vitamin untuk si kecil

    4. Cukupi Asupan Karbohidrat

    Karbohidrat sangat penting bagi tubuh kita, karbohidrat juga berguna untuk menstabilkan imun tubuh/ berguna untuk kekebalan tubuh. Karbohidrat merupakan sumber gizi yang mempunyai banyak kalori. Kalori yang di miliki oleh karbohidrat sebanyak 4kkal/gram. Karbohidrat juga bisa membantu anak dalam proses menggemukkan badan. Berikan camilan untuk anak anda yang mengandung karbohidrat yang tinggi. Makanan tersebut bisa anda temukan pada granola, buah-uahan kering, kismis atau yang mengandung kurang lebih 240 kkal. Anda bisa juga menambahkannya pada agar-agar, puding, jelly dan sejenisnya.

    5. Minuman yang Mengandung Kalori

    Berilah anak anda minuman yang mengandung kalori, itu bisa membuat berat badannya bertambah dengan adanya beberapa kalori yang terkandung dalam minuman yang dijual maupun buat sendiri. minuman yang mengandung kalori contohnya susu segar, jus buah segar, yogurt, dan beberapa smoothies lainnya. Yogurt memiiki kandungan kalori lebih dari 100 kal / porsi setara dengan 8 ons per 250 ml. selain mengandung banyak kalori, minumn ini juga memiliki kandungan vitamin dan mineral yang baik untuk tubuh karena pada dasarnya semua produk minuman yang memiliki kandungan susu didalamnya mengandung protein sampai 8 gram / porsi. Anda bisa membelinya di apotek, supermarket atau minimarket

    Makanan Untuk Menambah Berat Badan Anak

    Semua makanan bisa menambah berat badan anak, tapi tidak semua kandungan yang ada di makanan bisa menambah berat badan anak anda. Lalu, makanan apa saja yang bisa menembah berat badan anak anda?

    • Alpukat

    Alpukat mempunyai peran penting untuk menambah berat badan anak anda. Alpukat juga sangat direkomendasikan karena alpukat memliki kandungan asam folat, magnesium dan asam lemak tak jenuh yang sangat berguna bagi tubuh dan sistem metabolisme tubuh. Alpukat adalah makanan pendamping asi yang biasanya di campur dengan ASI/ untuk MPASI

    • Daging dan Telur

    Telur dan daging sangat direkomendasikan untuk menambah berat badan pada anak. Telur dan daging dapat dikonsumsi oleh anak yang berumur mulai 6 bulan. Telur juga mengandung kalori yang tinggi untuk tubuh. Selain itu, telur memiliki kandungan omega 3 dan protein yang berguna untuk tumbuh kembang anak serta otak anak. Daging juga mengandung kalori dan protein, serta Vitamin B12 dan zat besi guna mencegah kurang darah atau anemia

    • Pisang

    Pisang juga sangat berguna untuk tumbuh kembang anak dan untuk menggemukan anak. anda bisa memberikan pisang untuk anak anda.

    Berikan yang terbaik untuk anak, makanan sehat dan makanan pendamping lainnya yang sangat berguna untuk tumbuh kembangnya. Semoga artikel ini bermanfaat.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan dan dipantau oleh sang ibu. Pertumbuhan dan nutrisi yang pas juga sangat perlu diperhatikan. Semua itu tidak jauh dengan pola makan yang diberikan orang tua pada anak. Setiap orang tua pasti akan memberikan nutrisi untuk tumbuh kembangnya serta untuk nutrisi otak. Banyak orangtua yang belum memperhatikan nutrisi manakah yang […]

    Jenis Buah dan Sayur yang Baik Untuk Nutrisi Otak Anak

    Tumbuh kembang anak sangat perlu diperhatikan dan dipantau oleh sang ibu. Pertumbuhan dan nutrisi yang pas juga sangat perlu diperhatikan. Semua itu tidak jauh dengan pola makan yang diberikan orang tua pada anak. Setiap orang tua pasti akan memberikan nutrisi untuk tumbuh kembangnya serta untuk nutrisi otak. Banyak orangtua yang belum memperhatikan nutrisi manakah yang baik, asal anak senang dituruti semuanya tanpa mempertimbangkan nutrisi dan gizi yang di peroleh untuk buah hati.

    Setiap anak memang mempunyai konsentrasi dan kemampuan kognitif sendiri-sendiri. tapi, apakah anda tau? Semua itu tidak lepas dari nutrisi yang diberikan ibu kepada anak. dengan mengonsumsi nutrisi yang baik untuk otak akan berdampak di kemampuan anak dan berguna untuk masa depannya nanti. Juga bisa dikatakan untuk membangun pondasi yang kuat. Salah seorang Ilmuwan mengatakan “ Nutrisi otak yang baik untuk anak mempunyai peran penting dalam membangun saraf otak dan menyempurnakan setiap struktur selnya”.

    Semua orang tua ingin anaknya memiliki potensi yang baik dalam hidupnya, dan itu ditanamkan mulai sejak dini. Makanan yang baik untuk nutrisi anak adalah makanan yang mengandung nutrisi yang baik untuk otak mereka.

    Jenis Nutrisi Yang Baik Untuk Otak Anak:

    1. Karbohidrat

    Shot Code C

    Semua orang tau bahwa karbohidrat sangat penting bagi tumbuh kembang anak. bukan hanya itu, karbohidrat juga bisa menjaga kesehatan syaraf anak dan memiliki peran yang sangat penting menjalankan otak anak. Namun, karbohidrat dengan jumlah yang banyak harus dihindari untuk menurunkan risiko kegemukan pada anak.

    2. Vitamin C

    Vitamin C juga mempunyai peran penting bagi otak anak. Kenapa Vitamin C sangat penting bagi otak anak? karena dengan vitamin C juga bisa melindungi anak dari segala penyakit yang bisa melumpuhkan otak anak dan vitamin C mempunyai peran penting dalam kemampuan mengingat dan daya pikirnya.

    3. Vitamin E

    Vitamin E dipercaya untuk meningkatkan kemampuan anak dalam hal pengembangan bahasa, pendengaran, daya lihat, daya dengar dan kemampuan otak yang bisa cepat tanggap dalam hal pembelajaran secara komplek

    4. Kolin

    Menurut para pakar neurotransmiliter nutrisi kolin mempunyai peran sangat penting bagi kognitif anak serta menajamkan daya ingat dan menurunkan risiko terkena alzheimer hingga penyakit syaraf lainnya yang dapat menyerang otak anak.

    5. Lemak (Lemak yang bisa diuraikan)

    Lemak juga memiliki peran penting dalam nutrisi dan perkembangan otak anak. jika akan mengonsumsi suplemen dangan kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 secara baik, otak anak semakin mampu dalam hal membaca. Lemak tak jenuh juga sangat percaya untuk remaja dalam meningkatkan kemampuan otaknya. Nutrisi lemak tersebut biasanya terdapat pada alpokat, kacang, biji-bijian dan minyak zaitun.

    6. Antosianin

    Mungkin anda baru saja mendengar kata tersebut. Antosianin merupakan pigmen buah yang berwarna ungu yang sangat berguna pada perkembangan otak anak. anda juga harus tau buah yang mengandung antosianin adalah blueberry dan anggur. Paling sering kita temui adalah buah anggur.

    7. Zeaxanthin

    Apa itu Zeaxanthin? Zeaxanthin adalah karetoneid atau pigmen pada tumbuhan yang mempunyai antiosidan. Zeaxanthin berguna untuk meningkatkan kecepatan dan mendukung memori untuk kinerja otak di bidang akademisnya.

    Anda pasti senang jika anak anda mempunyai kemampuan otak yang sehat serta berkembang dengan baik. banyak hal yang perlu anda lakukan dan yang terpenting adalah pola makan pada anak tersebut. Berilah anak anda makanan yang sehat serta nutrisi untuk menunjang otak anak. makanan apa saja yang harus dimakan oleh anak.

    Jenis Makanan Untuk Nutrisi Otak Anak

    • Telur

    Telur memiliki nutrisi protein yang tinggi dan bisa memicu perkembangan otak anak. Telur merupakan salah satu makanan favorit anak yang perlu anda coba pada anak anda. Bervariasilah dalam mengolah telur.

    • Tomat

    Tomat mempunyai beberapa kandungan vitamin yang berguna untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat pada anak. kandungan yangterdapat pada tomat adalah: vitamin A, vitamin C, serta lycopene. Anda bisa mengolah tomat dengan bahan lainnya yang menunjang nutrisi yang baik untuk otak anak. anda bisa membuat jus tomat untuk si kecil.

    • Sayuran Hijau (Bayam)

    Rata- rata seorang ibu selalu memberikan bayam untuk anaknya, kebiasaan itu adalah hal yang baik untuk memberi nutrisi pada anak. Bayam memiliki kandungan Vitamin E, Vitamin K dan asam folat untuk perkembangan otak . Sebuah penelitian mengatakan bahwa bayam dapat mencegah 40% penurunan psikologis pada anak. Mulailah memberi anak anda setengah mangkuk bayam karena di dalamnya terdapat 5 kali kadar vit K dan asam folat yang sangat dibutuhkan tubuh anak.

    • Ikan

    Ikan memiliki sumber protein tertinggi yang sangat dibutuhan untuk nutrisi otak anak. Ikan mengandung Omega 3 dan Omega 6 yang berguna untuk menajamkan daya ingat anak dan berguna untuk mental anak. Berikan si kecil olahan ikan yang paling dia sukai karena dengan cara itu anak anda mau memakan makanan tersebut.

    • Stroberi dan jeruk

    Stroberi dan jeruk juga mengandung Vitamin C yang sangat berguna untuk otaknya. Vitamin C bisa melindungi anak dari berbagai penyakit yang dapat menyerang otak. Berilah anak anda stroberi atau jeruk dan makanan pendukung lainnya yang angat berguna bagi otaknya.

    Makan makanan yang bisa menutrisi otak pada anak mampu membuat anak percaya diri di masa mendatang, karena otak yang sehat pada anak sangat berpengaruh dan dimulai dari sejak dini.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Anak-anak yang susah makan memang menjadi masalah bagi orang tuanya. Terkadang anak susah makan menjadi sebuah kebingungan bagi orangtuanya. Penting untuk mencari cara untuk membuat anak memiliki nafsu makan lagi. Berikut ini adalah 9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan: 1. Jangan dipaksa makan Tindakan orangtua yang binggung dan khawatir terhadap anaknya selalu menjadikan sebuah keputusan […]

    9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan

    Anak-anak yang susah makan memang menjadi masalah bagi orang tuanya. Terkadang anak susah makan menjadi sebuah kebingungan bagi orangtuanya. Penting untuk mencari cara untuk membuat anak memiliki nafsu makan lagi.

    Berikut ini adalah 9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan:

    1. Jangan dipaksa makan

    Tindakan orangtua yang binggung dan khawatir terhadap anaknya selalu menjadikan sebuah keputusan yang keliru, salah satunya adalah saat memaksa anak untuk makan. Hal ini tidak boleh dilakukan karena memaksa makan akan membuat anak mendapatkan suatu tekanan.

    2. Buat Makanan dengan tampilan menarik

    Sebuah makanan yang didesain khusus untuk menarik perhatian anak tentu sangatlah baik dibuat contohnya dengan menambahkan buah stroberi pada bagian atas makanan akan membuat daya tarik tersendiri bagi anak-anak.

    3. Goda dengan aroma makanan

    Aroma makanan yang menggoda tentu akan membuat anak tertarik untuk makan dan makanan yang memiliki aroma sedap salah satunya adalah sate karena tanpa melihatpun kita bisa tau bahwa aroma sedapnya berasal dari sate. Aroma juga dapat menarik rasa lapar seorang anak.

    4. Kasih alas sendiri

    Pada umumnya seorang anak akan merasa senang bila diberikan makanan yang dipisah sesuai dengan porsinya, ukuran piring yang lebih mini akan membuat anak senang dan dapat merangsang anak untuk menghabisakan makanan yang ada di piring. Dengan menyediakan makan di piring yang terpisah akan membuat anak merasa punya sesuatu seperti halnya orang dewasa dan anakpun akan mulai belajar untuk bertanggung jawab menghabiskan makanan yang ada di piring.

    5. Batasi minuman

    Saat nafsu untuk minum bertambah tentu akan membuat rasa lapar berkurang dan akan menyebabkan anak enggan untuk makan. Saat anak kurang nafsu makan batasilah minuman yang ia minum, ini bisa membantu anak mendapatkan rasa lapar. Ketika anak terlalu banyak minum tentu akan menyebabkan kembung dan perut terasa penuh padahal yang ada dalam tubuh hanyalah air bukan sebuah asupan nutrisi.

    6. Ajak anak saat siapkan makanan

    Anak-anak yang diajak belanja makanan yang akan dimasak tentu akan sangat senang jika diajak lagi untuk memasak makanan. Saat ia ikut memasak maka nafsu makan anak terangsang dan anak akan lahap makan. Selain itu dengan mengikuti proses memasak, fisik anakpun akan merasa lelah dan pasti membutuhkan sebuah energi yang berasal dari asupan makanan.

    7. Bermain dengan aktivitas melelahkan

    Ajaklah anak bermain dengan aktivitas yang lumayan tinggi seperti lati-lari dengan temannya ataupun bermain sepeda. Hal ini akan membuat anak menjadi cape dan akan membuat anak jadi lapar. Anak cenderung akan mengalami rasa lapar bila menjalani aktivitas yang padat dan melelahkan.

    8. Ajak anak membeli makanan

    Mengajak anak ke warung untuk jajan dan mencari makanan favoritnya adalah salah satu cara untuk membuat anak memiliki nafsu untuk makan. Ajarkan pada anak bahwa makan lebih penting dari pada jajan. Jadi mulai sekarang harus banyak makan dirumah dan jangan terlalu sering jajan.

    9. Konsultasikan dengan dokter

    Ini adalah solusi terakhir saat anak tidak kunjung untuk makan, bawalah anak ke dokter dan konsultasikan hal-hal apa saja yang menyebabkan anak tidak mau makan. Seorang dokter pasti akan memberikan sebuah solusi terbaik dan akan memberikan pelayanan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Lakukanlah apa yang dokter anjurkan dan hindarilah apa yang dilarang oleh dokter.

    Itulah 9 Panduan Mengatasi Anak Susah Makan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para orang tua yang mencari tau bagaimana cara merangsang anak untuk mau makan.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Cemilan adalah salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi ketika waktu senggang ataupun ketika kita bersantai bersama orang tersayang. Cemilan sendiri lebih dikenal dengan makanan ringan dan tentu saja karena berbagai kandungan yang ada di dalam cemilan tidak sebanyak yang terkandung pada makanan utama. Selain dikonsumsi ketika bersantai, cemilan sering kali dikonsumsi ketika kita lapar […]

    Tips Membuat Cemilan Sehat untuk Anak

    Cemilan adalah salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi ketika waktu senggang ataupun ketika kita bersantai bersama orang tersayang. Cemilan sendiri lebih dikenal dengan makanan ringan dan tentu saja karena berbagai kandungan yang ada di dalam cemilan tidak sebanyak yang terkandung pada makanan utama. Selain dikonsumsi ketika bersantai, cemilan sering kali dikonsumsi ketika kita lapar tapi tidak ingin mengonsumsi makanan berat – dengan kata lain cemilan juga bisa memenuhi kebutuhan makan kita.

    Satu hal yang perlu kita ingat ketika mengonsumsi cemilan adalah untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Kenapa begitu? Tentu saja karena cemilan dapat menyebabkan obesitas seperti layaknya kita terlalu sering mengonsumsi makanan utama dalam sehari. Meskipun kandungan yang ada di dalam cemilan tidak sebanyak apa yang tergantung pada makanan utama, apabila kita mengemil dengan intensitas yang sering maka kalori yang kita dapatkan pada makanan pun sama. Jadi, mengonsumsi cemilan bukan solusi yang tepat untuk menguruskan badan terlebih bagi kita yang sedang menjalani program diet.

    Meskipun kita melakukan program diet, kita tidak boleh lupa untuk memenuhi kebutuhan dalam tubuh. Kenapa begitu? Tentu saja karena ketika berbagai kebutuhan zat tidak terpenuhi maka akan menimbulkan dampak tertentu pada tubuh kita, seperti tubuh yang lemas ataupun kelelahan meskipun banyaknya aktivitas sama seperti dengan orang lain. Lalu siapa saja yang bisa mengonsumsi cemilan? Tentu saja semua orang bisa mengonsumsi cemilan mulai dari anak kita yang masih berada pada tahap kanak-kanak hingga orang tua yang sudah memasuki usia lanjut.

    Lalu, bagaimana cara menyiapkan cemilan yang tepat untuk anak? Yup, pertanyaan yang satu ini merupakan pertanyaan yang sering diajukan mengingat kita juga perlu memberikan cemilan untuk anak. Sebaiknya kita juga memberikan cemilan buatan rumah alias buatan sendiri pada anak agar kebersihan makanan yang dikonsumsi anak lebih terjamin. Selain itu, kita juga harus menghitung alias memberikan cemilan dalam jumlah sewajarnya untuk menghindarkan anak dari obesitas. Namun, adakah hal lain yang perlu kita perhatikan ketika memberi cemilan pada anak?

    Nah, berikut adalah beberapa tips yang bisa lakukan untuk membuat cemilan atau cemilan sehat untuk anak:

    1. Padukan sayuran dengan kacang-kacangan

    Siapa bilang yang membutuhkan makanan sehat hanyalah orang dewasa? Memulai hidup sehat sudah harus dimulai sejak dini, dan kita bisa menerapkannya melalui cemilan anak. Pastilah untuk awalnya anak tidak akan menyukai ide kita untuk memakan sayuran sebagai cara untuk memenuhi rasa laparnya, tapi lama kelamaan anak juga akan paham jika sayuran dan kacang-kacangan jauh lebih sehat daripada mereka mengonsumsi permen ataupun cokelat sebagai cemilannya. Jika mengalami kesusahan untuk membuat anak paham mengenai pentingnya sayuran, kita bisa memotong sayuran dalam bentuk kecil-kecil ataupun bentuk tertentu sehingga anak tertarik untuk mencobanya.

    2. Melibatkan anak dalam pembuatan cemilan

    Pastilah bukan suatu hal baru jika anak banyak protes terhadap berbagai cemilan yang kita buat. Lalu cara apa yang tepat untuk mengatasi permasalahan yang satu ini? Yup, jawabannya adalah dengan melibatkan mereka dalam proses pembuatan cemilan itu sendiri; seperti menanyakan ide mereka hingga memutuskan bahan apa saja yang akan kita gunakan untuk membuat cemilan. Ketika kita melibatkan anak dalam hal ini, kita bisa menjelaskan pada anak lebih lanjut mengenai pentingnya untuk mengonsumsi buah dan sayuran setiap hari sehingga anak bisa memilih buah dan sayuran mana yang menjadi kesukaannya.

    3. Membuat berbagai warna

    Anak bukan saja hanya tertarik pada berbagai bentuk cemilannya, tapi warna yang cerah dan berbagai macam warna makanan juga akan menarik perhatiannya untuk mengonsumsi cemilannya. Bila kita ingin membuat makananan anak lebih bewarna, kita bisa memadukan beberapa buah dan sayuran seperti alpukat, nanas, berries, paprika merah ataupun kuning, mangga, dan lain-lain. Anak juga sebaiknya diperbolehkan untuk memilih jenis makanan apa yang ingin mereka makan hari itu supaya mereka lebih bersemangat ketika menghabiskan cemilannya.

    4. Menambahkan pemanis

    Pemanis? Bukankah pemanis merupakan salah satu makanan yang harusnya dihindari untuk dikonsumsi anak karena dapat menyebabkan obesitas sewaktu-waktu? Tentu saja pemanis yang dimaksud di sini adalah pemanis yang kita buat sendiri, contohnya saja kita bisa membuat pudding ataupun berbagai jenis jus. Selain itu, kita juga bisa memberikan yogurt ataupun rendah lemak pada anak sesuai dengan rasa kesukaan mereka ataupun menyajikan buah-buahan utuh – ketika anak sudah terbiasa mengonsumsi buah ataupun sayuran. Bahkan kita juga bisa memberikan anak popcorn, cokelat, ataupun es krim sebagai reward mereka setelah menghabiskan cemilannya dan pastinya akan lebih baik lagi jika kita berbagai reward ini kita buat sendiri alias home made.

    5. Melibatkan sumber karbohidrat yang menyehatkan

    Hal yang satu ini tentu saja tidak boleh terlupakan, mengingat tujuan dari mengonsumsi cemilan adalah untuk memenuhi rasa lapar dan karbohidrat merupakan zat yang harus dipenuhi supaya kita tidak merasa lapar lagi. Daripada mengonsumsi keripik kentang ataupun jenis makanan lainnya yang tidak terjamin kebersihanya, kita bisa mengajak anak untuk memilih sumber karbohidrat sehat manakah yang ingin mereka makan pada hari itu. Memangnya apa saja yang termasuk sumber karbohidrat menyehatkan? Tentu saja banyak! Contohnya saja antara lain adalah serelal, crackers, spageti, bahkan menariknya lagi kita bisa membuat pizza sehat kreatif kita sendiri.

    Nah, itu tadi adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan ketika membuat cemilan sehat untuk anak. Hal yang tidak sulit untuk dilakukan bukan? Menerapkan pola hidup sehat pad aanak sangatlah penting agar kesehatan anak terjaga setiap waktu dan pastinya mencegah datangnya berbagai penyakit pada anak. So, kapan kalian akan membuat cemilan sehat bersama anak?

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    huffingtonpost.com/maria-benardis/5-tips-to-preparing-healthy-snack-choices-for-kids_b_8961302.html
    mayoclinic.org/healthy-lifestyle/childrens-health/in-depth/childrens-health/art-20044350
    superhealthykids.com/5-healthy-snacking-tips-for-kids/

    Read More
  • Siapa sih yang pernah mengalami kesulitan BAB? Jika pernah, apakah kalian sering mengalami kesulitan BAB? Kesulitan BAB biasa dikenal dengan istilah sembelit dan hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari. Pastinya terbayang kan bagaimana sakitnya mengalami sembelit selama beberapa hari? Yup benar sekali, perasaan tidak nyaman dan harus bolak balik ke kamar mandi bukan suatu […]

    Tips Jitu Melancarkan BAB Anak

    Siapa sih yang pernah mengalami kesulitan BAB? Jika pernah, apakah kalian sering mengalami kesulitan BAB? Kesulitan BAB biasa dikenal dengan istilah sembelit dan hal ini bisa berlangsung selama beberapa hari. Pastinya terbayang kan bagaimana sakitnya mengalami sembelit selama beberapa hari? Yup benar sekali, perasaan tidak nyaman dan harus bolak balik ke kamar mandi bukan suatu keluhan yang baru bagi penderita sembelit. Sebenarnya bagaimana seseorang bisa dikategorikan dirinya mengalami sembelit?

    Seseorang dikatakan mengalami sembelit ketika intesitas BAB kurang dari tiga kali seminggu. Ketika sembelit tidak segera ditangani, maka sembelit bisa berkembang menjadi sembelit kronis dan pastinya membutuhkan pertolongan lebih lanjut untuk penanganannya.

    Siapakah yang berisiko mengalami sembelit? Pertanyaan yang satu ini sering kali diajukan mengingat tidak ada seorang pun yang mau mengalami sembelit. Sembelit sendiri merupakan suatu penyakit yang biasa terjadi pada seseorang ketika pola hidupnya kurang sehat dan biasanya dapat sembuh denga sendirinya.

    Penyebab timbulnya sembelit antara satu orang dengan orang lainnya bisa berbeda satu sama lain, tapi sebagian besar penyebab sembelit adalah karena asupan makanan yang kurang sehat atau bergizi, lingkungan yang kurang bersih atau sehat, bahkan juga bisa karena faktor stres. Sembelit sendiri lebih rentan menyerang mereka yang sudah memasuki usia lanjut usia, mengalami obesitas, wanita hamil, atau bagi mereka yang cenderung duduk lama alias berdiam diri pada suatu tempat selama berjam-jam.

    Lalu, apa saja yang menandakan jika kita mengalami sembelit? Sebelum kita membahas lebih jauh, apakah kalian tahu jika penyakit sembelit ini juga bisa dialami oleh anak? Yup sayangnya, anak juga rentan mengalami permasalahan pencernaan yang satu ini dan tentu saja hal ini akan mengganggu aktivitas anak seperti halnya orang dewasa yang mengalami sembelit. Namun, apakah gejala sembelit yang dialami oleh anak sama dengan yang dialami oleh mereka yang sudah dewasa? Nah daripada semakin penasaran, yuk mending kita simak penjelasannya berikut ini!

    Gejala Sembelit Pada Anak

    Mengetahui berbagai gejala dari suatu penyakit adalah hal penting mengingat kita perlu segera melakukan penanganan terhadap penyakit yang kita derita. Apa akibatnya jika penanganan sembelit pada anak terlambat? Tentu saja anak akan membutuhkan penanganan lanjutan bahkan bisa jadi memerlukan terapi khusus dan bisa jadi penyakit ini akan menyerang ke bagian tubuh lainnya.

    Oleh sebab itu lah, kita perlu mengenali beberapa gejala awal sembelit pada anak berikut ini:

    • Intesitas BAB anak yang sangat sedikit, lebih tepatnya kurang dari tiga kali dalam seminggu;
    • Feses anak yang berukuran besar, keras, bahkan susah untuk dikeluarkan. Ketika selesai BAB anak cenderung merasa jika BAB-nya belum tuntas sehingga mereka akan bolak balik ke kamar mandi;
    • Anak mengeluhkan rasa nyeri yang luar biasa pada bagian perut dan biasanya disertai juga rasa kembung;
    • Anak mengalami urinary incontinence. Urinary incontinence merupakan suatu kondisi di mana anak akan buang air kecil lebih sering daripada biasanya dan cenderung terjadi pada siang atau malam hari;
    • Anak cenderung menyilangkan tangan menutupi perutnya sebagai tanda dia menahan sakit atau bahkan sering kali duduk jongkok sebagai bentuk dia menahan agar feses tidak keluar di celana.

    Penanganan Sembelit Pada Anak

    Setelah mengetahui apa saja gejala sembelit pada anak, pastinya kita harus tahu juga bagaimana cara penanganan sembelit yang tepat. Kenapa begitu? Tentu saja untuk meminimalisir kemungkinan sembelit akan memasuki tahap kronis atau bahkan menyebar ke bagian lainnya dan bisa mengancam keselamatan jiwa anak sewaktu-waktu. Nah berikut adalah beberapa penanganan jitu alias tips yang bisa kita lakukan segera setelah anak didiagnosa mengalami sembelit:

    1. Berolahraga

    A group of diverse children playing outside.

    Apakah kalian sering mengajak anak berolahraga? Apakah kalian tahu jika anak yang rutin berolahraga juga merupakan solusi yang tepat untuk melancarkan BAB anak? Kok bisa? Tentu saja karena ketika anak banyak bergerak maka usus akan bergerak secara alami dan juga akan memperlancar proses pencernaan anak.

    2. Akupuntur

    Akupuntur adalah cara lainnya yang bisa kita lakukan sebagai anak untuk mengobati masalah sembelitnya. Apabila akupuntur membuat anak tidak nyaman atau justru membuat anak takut, kita bisa melakukannya dengan alternatif lain yaitu dengan memijat bagian perut anak. Tentu saja pijatan yang kita berikan anak harus lembut supaya anak tidak merasa kesakitan dan lama kelamaan perut anak akan menjadi lemas dan tentunya pencernaan anak akan kembali lancar.

    3. Mandi air hangat

    Siapa sangka jika mandi air hangat bisa menjadi solusi yang tepat untuk masalah sembelit pada anak? Yup, mandi air hangat akan melemaskan otot-otot pada sekitar bagian perut sehingga saluran pencernaan kita akan menjadi lebih lancar. Kita bisa melakukan mandi air hangat dengan rutin hingga anak tidak mengeluhkan tentang rasa sakit dan kembung pada perutnya.

    4. Mengurangi mengonsumsi makanan instan

    Tidak bisa dipungkiri jika kita sering memberi anak makanan instan karena penyajiannya yang mudah dan cita rasanya yang lezat sehingga anak tidak akan rewel ketika menerimanya. Namun, apakah kalian tahu jika berbagai kandungan pada makanan instan justru bisa memicu timbulnya sembelit? Kok bisa? Tentu saja karena usus dan lambung tidak bisa mencerna kandungan pada makanan instan dengan baik dan justru usus membutuhkan energi ekstra untuk mengolah kandungan pada makanan tersebut. Kinerja usus yang ekstra ini lah akan berpengaruh terhadap feses anak, lebih tepatnya feses akan menjadi keras dan tentu saja menyebabkan rasa sakit pada anak.

    5. Mengonsumsi lebih banyak buah

    Tips terakhir yang bisa kita lakukan untuk melancarkan BAB anak adalah dengan membiasakan akan lebih mengonsumsi lebih banyak buah. Tidak dapat dipungkiri jika anak cenderung tidak menyukai buah dan memililih mengonsumsi cemilan lainnya, seperti permen atau coklat. Namun, sayangnya justru hal ini membuat anak akan kekurangan serat dan membuat anak mengalami sembelit. Untuk mengatasi hal ini, kita bisa memberi anak berbagai macam buah seperti pepaya, nanas, buah delima, apel, dan lain-lain.

    Nah, itu tadi adalah beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk melancarkan BAB anak. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai solusi apa yang tepat untuk permasalahan ini? Kita juga sebaiknya menerapkan pola hidup sehat anak mulai dari sekarang supaya anak terhindar dari berbagai penyakit. So, tunggu apalagi untuk memulai hidup sehat?

    instal aplikasi prosehatReferensi:
    merdeka.com/sehat/anak-susah-bab-atasi-dengan-7-cara-ini.html
    idntimes.com/food/dining-guide/safiramaharani/8-buah-ini-bantu-lancarkan-bab-1/full

    Read More
  • Usia satu tahun, merupakan usia penting dalam fase tumbuh kembang anak. Makanan merupakan salah satu yang berperan penting dalam pertumbuhan tersebut. Sejak bayi hingga tahun pertama kehidupannya, anak mempunyai kecepatan pertumbuhan yang mengagumkan, dan untuk mengimbanginya, orangtua perlu memberi makanan sehat yang tepat. Seperti disebutkan oleh ahlinya, pemberian makan merupakan kewajiban untuk kelangsungan hidup, tumbuh […]

    Menu Makan Anak 1 Tahun agar Tumbuh Sehat dan Kuat

    Usia satu tahun, merupakan usia penting dalam fase tumbuh kembang anak. Makanan merupakan salah satu yang berperan penting dalam pertumbuhan tersebut. Sejak bayi hingga tahun pertama kehidupannya, anak mempunyai kecepatan pertumbuhan yang mengagumkan, dan untuk mengimbanginya, orangtua perlu memberi makanan sehat yang tepat. Seperti disebutkan oleh ahlinya, pemberian makan merupakan kewajiban untuk kelangsungan hidup, tumbuh kembang optimal, serta kualitas hidup seorang anak, khususnya anak di bawah usia 3 tahun.

    Apa saja yang perlu diperhatikan?

    • Mulai usia 1 tahun, si kecil sudah boleh diperkenalkan dengan menu masakan keluarga. Menu ini berbeda dengan makanan orang dewasa berdasarkan jenis makanan, porsi makan, serta jadwal pemberian makannya. Tentu saja dalam menu makanan hariannya, semua bahan makanan harus tersedia, mulai dari makanan pokok, sumber protein hewani maupun nabati, sayuran dan buah-buahan.

    • Walaupun sudah bisa diberikan menu makanan keluarga, sebaiknya anak usia 1 tahun ini diberikan makanan padat namun teksturnya masih agak lunak atau tidak terlalu keras. Makanan padat yang diberikan hendaknya dalam bentuk yang mudah dikunyah, ditelan, dan dicerna oleh sistem pencernaan si kecil. Anak biasanya baru bisa menerima makanan keluarga dengan baik pada usia 2-3 tahun.

    • Anak usia 1-2 tahun membutuhkan sekitar 1000-1400 kalori per hari. Mulai usia 1 tahun, anak sudah bisa diberikan makanan 3 kali sehari, dan diselingi dengan memberi cemilan di antara waktu makan tersebut. Contoh makanan selingan yang bisa diberikan antara lain buah-buahan, bubur kacang hijau, puding, atau kue.

    • Berikan makanan yang bervariasi. Semakin banyak variasinya, semakin baik untuk memenuhi kebutuhan gizi si kecil. Jenis makanan yang bervariasi juga mengurangi kemungkinan si kecil untuk menyukai makanan tertentu saja, atau memilih-milih makanan yang disukainya.

    • Apabila terdapat riwayat alergi pada orangtua atau dalam keluarga, hendaknya diperhatikan pula makanan yang diberikan pada anak dan kemungkinan munculnya alergi makanan.

    Apa saja tantangannya?

    • Mulai usia 1 tahun, biasanya anak mulai memilih-milih makanan (picky eater). Hal ini bergantung pada variasi makanan yang diberikan, semakin beragam jenis makanan yang diberikan, anak cenderung tidak pilih-pilih makanan.

    • Si kecil juga kadang menolak untuk melanjutkan makan setelah beberapa suapan, atau mengemut makanan terlalu lama dalam mulut. Hal ini biasanya disebabkan karena perubahan menu makanan atau peralihan tekstur makanan dari lunak menjadi padat. Cara mengatasinya, hendaknya peralihan tekstur maupun rasa dalam makanan si kecil diberikan secara bertahap.

    • Saat usia 1 tahun, atau saat ia mulai berjalan dan aktif bergerak, laju pertumbuhan anak biasanya akan berkurang. Antara usia 1-3 tahun, kemampuan fisik, kecerdasan, dan sosial anak akan berkembang dengan sangat cepat. Dalam proses perkembangan anak menjadi mandiri ini, ia mungkin akan mengalami penurunan selera makan.

    Penyebabnya adalah karena mereka menganggap makan mengganggu kegiatan bermain mereka. Namun hal ini dapat dimanfaatkan orangtua untuk tetap memberi perhatian pada makan anak sambil bermain dan bersosialisasi dengannya.

    • Si kecil yang mulai mengenal berbagai rasa makanan umumnya menyukai makanan yang rasanya manis sehingga enggan untuk makan makanan yang rasanya hambar. Untuk itu, hendaknya orangtua membatasi pemberian makanan manis untuk anak.

    • Anak biasanya akan mencontoh pola makan dan kebiasaan orangtuanya. Untuk itu, hendaknya orangtua memberi contoh yang baik untuk anaknya dengan makan secara teratur dan makan makanan yang sehat.

    Apa menu makanan yang direkomendasikan untuk anak 1 tahun?

    Hendaknya orangtua memperhatikan kandungan nutrisi dalam setiap makanan si kecil, meski tidak ada ketentuan yang mutlak mengenai makanan anak 1 tahun. Beberapa makanan yang mudah didapatkan berikut ini bisa dijadikan pilihan:

    1. Beras merah

    Beras merah mengandung lebih banyak vitamin B, protein, dan mineral bila dibandingkan dengan beras putih. Beras ini juga mempunyai karbohidrat kompleks yang lebih lama diserap oleh tubuh sehingga kadar glukosa darah lebih stabil untuk digunakan sebagai sumber energi yang siap pakai.

    2. Ubi

    Ubi mengandung vitamin A dan vitamin C yang banyak, serta mempunyai senyawa fitokimia yang baik untuk pertahanan tubuh terhadap penyakit.

    3. Daging ayam

    Daging ayam mempunyai jumlah lemak yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan daging merah. Tapi bagian kulitnya, mempunyai lebih banyak lemak dibandingkan dengan jenis daging lainnya.

    4. Daging merah

    Daging-dagingan yang berasal dari sapi misalnya, mempunyai kandungan zat besi yang penting untuk pertumbuhan anak, terutama anak usia 1 tahun. Zat besi yang terdapat dalam daging ini juga dapat langsung diserap oleh tubuh. Daging merah cukup diberikan 2-3 kali dalam seminggu.

    5. Ikan

    Ikan mempunyai kandungan protein, rendah lemak, dan juga mengandung nutrisi berupa kalsium, magnesium, dan selenium. Kandungan gizi dalam ikan baik untuk mencegah radikal bebas dalam tubuh dan dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Ikan salmon dan ikan tongkol, mengandung banyak lemak esensial yang baik untuk mendukung pertumbuhan otak si kecil.

    6. Jeruk

    Jeruk sangat dianjurkan untuk diberikan setiap selesai makan karena kaya akan vitamin C yang sangat berperan dalam penyerapan zat besi dalam tubuh.

    7. Sayuran berwarna terang

    Sayuran berwarna hijau maupun kuning mengandung senyawa fitokimia yang penting untuk mencegah berbagai penyakit antara lain penyakit kanker dan penyakit jantung koroner.

    8. Tomat

    Tomat mengandung salah satu pigmen antioksidan yaitu senyawa likopen yang penting untuk mencegah penyakit kanker dan penyakit jantung.

    9. Wortel

    prosehat wortel lancarkan ASI

    Wortel mengandung beta karoten yang akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh yang penting untuk menunjang kesehatan mata.

    10. Susu

    Susu dan juga produk dari susu bermanfaat untuk menunjang pertumbuhan tulang dan gigi pada anak karena kaya akan kalsium dan vitamin D. Usia 1 tahun biasanya anak masih mendapatkan ASI. Susu tambahan dapat diberikan sebagai pengganti ASI atau biasanya bila anak sudah berusia 2 tahun.

    Berbagai jenis makanan ini dapat divariasikan dalam menu makanan si kecil sehari-hari. Bahan makanan dapat diganti setiap harinya dan dibuat resep berbeda agar anak tidak bosan dan semakin memperkaya rasanya terhadap makanan. Selamat mencoba!

    Nela Fitria Yeral, dr.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    1. Nasar, Sri S., Artikel Pentingnya Mengatur Jadwal Makan Anak (2015). Available at: idai.or.id/artikel/klinik/asi/pentingnya-mengatur-jadwal-makan-anak
    2. Gavin, Mary L. (2018). Feeding Your 1- to 2-Year-Old. [online] Available at: kidshealth.org/en/parents/feed12yr.html
    3. Robbins, C. (2017). What Should a One Year Old Eat?. [online] LIVESTRONG.COM. Available at: livestrong.com/article/509331-what-should-a-one-year-old-eat
    4. Baby Centre UK. (2015). Solids by age: 12 to 18 months. [online] BabyCentre UK. Available at: babycentre.co.uk/a9147/solids-by-age-12-to-18-months
    5. Brennan, D. WebMD (2017). What to Feed Your Baby Now.

    Read More
  • Para orangtua tentu mempunyai perhatian khusus pada pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya. Salah satu yang menjadi perhatian orangtua adalah berat badan anak. Tak jarang orangtua merasa khawatir bila melihat anaknya tampak lebih kurus dibanding teman sebayanya. Pada dasarnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berat badan anak hingga terlihat kurus atau gemuk, yaitu faktor genetik atau […]

    10 Cara Menggemukkan Badan Anak agar Tumbuh Sehat Optimal

    Para orangtua tentu mempunyai perhatian khusus pada pertumbuhan dan perkembangan buah hatinya. Salah satu yang menjadi perhatian orangtua adalah berat badan anak. Tak jarang orangtua merasa khawatir bila melihat anaknya tampak lebih kurus dibanding teman sebayanya. Pada dasarnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berat badan anak hingga terlihat kurus atau gemuk, yaitu faktor genetik atau keturunan, dan nafsu makan anak itu sendiri. Menurut ahlinya, berat badan anak itu sangat dinamis, dan dapat berubah seiring tumbuh kembangnya.

    Apa saja yang perlu diketahui para orangtua?

    • Orangtua perlu memberi perhatian lebih bila pertumbuhan tinggi badan anak tidak disertai dengan pertambahan berat badan anak. Adanya penyimpangan dari pertumbuhan rata-rata tinggi badan dan berat badan menunjukkan adanya masalah kesehatan. Ini bisa juga disebabkan karena nafsu makan anak yang kurang baik. Menurut ahlinya, anak yang sehat akan mempunyai nafsu makan yang baik. Untuk anak usia bawah 2 tahun yang masih menyusui, atau yang masih mendapat ASI biasanya akan mempunyai nafsu makan yang baik karena tubuhnya lebih sehat.

    • Orangtua biasanya akan memberikan suplemen tambahan dengan tujuan menambah nutrisi pada anak. Namun perlu diperhatikan kapan nutrisi tambahan ini perlu diberikan. Konsultasikan ke dokter agar dapat dipastikan anak berada dalam grafik tumbuh kembang yang sesuai dengan usianya. Dokter juga akan menghitung indeks massa tubuh si kecil yang akan menentukan berat badannya seimbang atau terlalu kurus. Tapi ingat, penilaian kurus atau tidaknya anak ini harus diukur dengan timbangan, jangan hanya membandingkan dengan anak lain yang tampak lebih besar, karena ini tentu saja tidak akurat.

    Apa saja tips untuk menggemukkan badan?

    Jika memang terdapat masalah pertambahan berat badan anak dimana berat badannya menurut usia berada di bawah garis normal pada kurvanya, tentu orangtua perlu berupaya menaikkan berat badan anak tersebut. Berat badan yang bertambah diharapkan juga dapat mempengaruhi anak yang terlihat kurus akan kelihatan lebih gemuk.

    Adapun tips-tipsnya agar berat badan anak naik dan tumbuh sehat optimal:

    1. Menyesuaikan porsi makan anak

    Bila si kecil mampu menghabiskan porsi makanannya lebih dari satu porsi, berikan makanan tambahan yang lebih dari porsi biasanya, contohnya dengan memberikan potongan buah yang lebih besar, sayuran yang lebih banyak, atau susu dalam gelas yang lebih besar. Namun, bila anak tidak suka makan dalam jumlah banyak, berikan makanan dalam porsi kecil-kecil tapi sering. Ini merupakan salah satu kunci menaikkan berat badan karena meskipun anak makan sedikit-sedikit tapi kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi dalam beberapa kali makan.

    2. Makan secara teratur

    Jadwal makan yang konsisten membuat anak menghargai waktu makannya dengan baik dan terbiasa untuk tidak melewatkan waktu makan sehingga kebutuhan akan nutrisi anak dapat terpenuhi. Makan dengan teratur dapat mempengaruhi pertambahan berat badan si kecil dan memenuhi kebutuhan kalori untuk beraktivitas seharian.

    3. Makan makanan kalori tinggi

    Orangtua dapat memilih makanan yang mempunyai kalori tinggi untuk diberikan kepada anak. Makanan yang mempunyai kalori tinggi mempercepat kenaikan berat badan. Anak usia 2-3 tahun pada dasarnya membutuhkan lebih kurang 1.000 kkal setiap harinya. Sementara anak usia 4-8 tahun membutuhkan 1.200-1.400 kkal setiap hari.2 Kalori merupakan bagian dasar energi yang dapat ditemukan pada setiap makanan maupun minuman.

    4. Menambah asupan lemak

    source: healthfreedoms

    Lemak merupakan sumber gizi yang paling cepat untuk meningkatkan kalori karena 1 gram lemak mengandung lebih banyak kalori dibandingkan dengan bahan makanan lainnya. Bahan makanan yang banyak mengandung lemak seperi minyak zaitun, minyak kanola, mentega, dapat dijadikan bahan memasak makanan si kecil sehari-hari. Selain itu, alternatif lainnya untuk menambah kalori dari lemak adalah dengan menambah keju yang dilelehkan, krim saus, ataupun mayonnaise pada makanan anak.

    5. Menambah asupan karbohidrat

    Karbohidrat merupakan salah satu sumber gizi bagi tubuh yang kaya akan kalori, yaitu 4 kkal/gram, walaupun tidak sebanyak kalori pada lemak. Tambahkan makanan sumber karbohidrat sebagai cemilan untuk si kecil seperti granola, buah-buahan kering, ataupun kismis. Selain itu bisa juga menambahkan madu atau sari buah pada sereal.

    6. Minum jus buah dan susu

    Apabila si kecil tidak suka makan, kalori bisa didapatkan dari minuman seperti jus buah segar, susu segar, yoghurt, maupun smoothies yang mengandung yoghurt. Minuman ini juga kaya akan vitamin, mineral, dan protein yang didapat dari susu dan produk olahannya.

    7. Menambah kacang-kacangan, alpukat, dan minyak zaitun

    Bahan makanan tersebut mempunyai lemak sehat yang tinggi dan dapat membantu pemulihan pada cedera atau peradangan. Makanan yang kaya akan lemak sehat ini juga mempunyai kalori yang tinggi. Penambahan kacang-kacangan seperti almond atau selai kacang, alpukat, ataupun menambah minyak zaitun pada makanan dapat menambah berat badan si kecil.

    8. Membuat waktu makan menyenangkan

    Bagi sebagian anak, waktu makan kadang menjadi tidak menarik karena anak biasanya tidak mau kehilangan waktu untuk bermain. Sehingga peran orangtua adalah untuk membuat waktu makan menjadi menyenangkan, yaitu dengan memberikan hidangan yang bervariasi. Orangtua juga dapat membuat kreasi pada makanan anak misalnya dengan membuat bentuk-bentuk makanan yang menarik dan menambah semangat anak untuk makan dengan bercerita dan bermain. Ajak anak makan bersama dengan keluarga, berikan kesempatan anak untuk memilih makanan dan makan sendiri. Jangan memaksa anak untuk makan karena dapat mempengaruhi mood dan selera makannya.

    9. Memberikan cemilan sehat

    Anak cenderung mempunyai lambung yang kecil sehingga menolak makan makanan dalam porsi besar. Bila ini terjadi, orangtua bisa mengakalinya dengan memberikan cemilan di antara waktu makan anak. Cemilan yang diberikan sebaiknya adalah cemilan sehat seperti buah-buahan, udding, yoghurt, roti gandum, atau cemilan sehat lain yang mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk anak.

    10. Anak cukup tidur

    Agar mengimbangi makan makanan sehat dan teratur, anak juga harus cukup istirahat dan tidur secara teratur. Hal ini juga berperan dalam meningkatkan berat badan anak.

    Perlu diingat bahwa sulitnya kenaikan berat badan pada anak dapat berdampak pula pada tinggi badannya. Sehingga, orangtua sangat berperan menunjang kesehatan anaknya, yaitu dengan memberikan nutrisi yang baik sejak bayi mulai dari pemberian ASI hingga MPASI (makanan pendamping ASI) yang benar. Tugas orangtua pula untuk memantau tumbuh kembang anaknya dan konsultasikan ke dokter jika ada masalah pada tumbuh kembang anak.

    Nela Fitria Yeral, dr.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    1. Braverman, J. What Kinds of Food Make Children Gain Weight (2018). Available at: healthyeating.sfgate.com/kinds-food-make-children-gain-weight-7365.html
    2. Corleone, J. Healthy Diet Plan for Kids to Gain Weight. (20170. Available at: livestrong.com/article/254681-healthy-diet-plan-for-kids-to-gain-weight/
    3. Clark, N. 5 Tips to Help Your Skinny Child Bulk Up. Availble at: momsteam.com/nutrition/five-tips-help-your-skinny-child-bulk-up

    Read More

Showing 21–30 of 68 results

WhatsApp Asisten Maya saja