Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Posts tagged “ alami”

  • Apakah kalian pernah menjalani diet? Jika iya, diet apa sih yang biasa kalian lakukan? Diet pastinya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat karena banyak wanita yang melakukan kegiatan ini untuk mendapatkan badan ideal. Diet adalah salah satu cara yang sering dilakukan oleh wanita untuk menurunkan berat badannya dan pastinya memulai diet sama dengan memulai […]

    8 Kiat Mengolah Masakan Sehat untuk Diet Alami

    Apakah kalian pernah menjalani diet? Jika iya, diet apa sih yang biasa kalian lakukan? Diet pastinya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat karena banyak wanita yang melakukan kegiatan ini untuk mendapatkan badan ideal. Diet adalah salah satu cara yang sering dilakukan oleh wanita untuk menurunkan berat badannya dan pastinya memulai diet sama dengan memulai pola hidup yang lebih sehat daripada sebelumnya. Melakukan diet sama saja kita lebih memperhatikan asupan makan dan pastinya kita akan memilih makan yang lebih menyehatkan agar diet yang kita bisa mendapatkan hasil yang kita inginkan dalam waktu singkat.

    Lalu sebenarnya makanan apa sih yang cocok untuk dikonsumsi ketika diet? Bagaimana pula cara mengolah masakan untuk diet alami? Ketika kita menjalani diet, kita juga harus memperhatikan cara pengolahannya sehingga kita bisa mendapatkan manfaat dari diet tersebut secara optimal. Apakah ada perbedaan pada pengolahan makanan antara orang yang sedang menjalani diet dan tidak?

    Nah daripada semakin penasaran, yuk kita simak kiat mengolah masakan untuk diet alami!

    1. Memasak dengan suhu 70 derajat celcius

    Memasak sayuran dalam suhu yang tepat adalah hal yang perlu kita perhatikan sehingga kita bisa mendapatkan nutrisi dari makanan tersebut dengan optimal. Kita sebaiknya memanaskan sayuran menggunakan microwave karena suhunya yang bisa diatur dan tidak terlalu mendidih. Sebaliknya ketika kita memasak sayuran dengan air mendidih karena hal ini cenderung mengurangi kandungan nutrisi sayuran.

    2. Memasak dengan durasi yang tepat

    Selain memperhatikan suhu saat kita memasak, kita juga perlu memperhatikan durasi kita memasak untuk menjalani diet sehat. Memasak dengan durasi yang tepat akan mengoptimalkan nilai gizi dan vitamin yang kita dapatkan dari sayuran tersebut dan sebaliknya jika kita memasaknya terlalu lama kita akan kehilangan hal tersebut. Contoh sayuran yang perlu kita masak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi adalah jamur, asparagus, bayam, wortel, brokoli, kentang, dan lain-lain.

    3. Menggunakan bumbu alami

    Ketika kita memasak, tidak dapat dipungkiri kita sering menambahkan bumbu tambahan supaya makanan terasa lezat. Kabar baiknya, berbagai bumbu dapur alami tidak kalah lezatnya dengan kita menggunakan MSG yang pastinya membuat asupan makanan kita menjadi semakin sehat. Beberapa bumbu alami yang dimaksud di sini contohnya seperti bawang putih, oregano, merica, kunyit, terasi, dan lain-lain.

    4. Menggunakan minyak pilihan

    Minyak sayur adalah jenis minyak yang sering kita gunakan untuk mengolah bahan makanan kita, baik untuk menggoreng makanan ataupun dicampurkan dalam makanan tertentu. Namun, tahukah jika minyak sayur tidak terlalu sehat untuk kita? Minyak sayur mengandung banyak lemak jenuh yang pastinya dapat memicu kolesterol kita menjadi tinggi bahkan kita juga berisiko mengalami obesitas di kemudian hari. Sehingga, kita perlu mengganti minyak kelapa ini dengan jenis minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun, wijen, kacang, kanola, dan lain-lain. Kita juga harus menghindari menggunakan minyak yang digunakan berkali-kali karena efeknya yang buruk untuk kesehatan kita.

    5. Mengukus sayuran

    Seperti yang kita bahas sebelumnya, sebaiknya kita mengurangi makanan yang digoreng karena efek dari lemak jenuh yang tidak bagus untuk tubuh kita. Tentu saja kita bisa mengolah makanan dengan cara lainnya, salah satunya adalah dengan mengukus makanan tersebut. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu kita perhatikan sebelum mengukus makanan, seperti jumlah air yang cukup alias tidak terlalu berlebihan atau kurang air dan kita bisa menggunakan air kaldu ataupun daun teh untuk menambahkan aroma makanan secara alami.

    6. Pilih daging rendah lemak

    Siapa bilang kita tidak bisa mengonsumsi daging selama menjalani proses diet? Kita tetap bisa mengonsumsi daging dengan catatan dengan memilih bagian daging yang rendah lemak. Kandungan lemak pada jenis daging rendah lemak ini hanya berkisar 2 hingga 3 gram setiap satu potong di mana pada satu porsi daging biasa bisa mengandung 40 gram atau lemak. Meskipun kita mengonsumsi daging rendah lemak, kita disarankan hanya untuk mengonsumsi 2 hingga 3 potong dalam sehari. Mengenali daging rendah lemak sendiri sangatlah mudah, di mana kandungan lemak ini terlihat pada banyaknya garis putih yang terdapat pada daging dan dengan kata lain kita sebaiknya memilih daging yang jarang memiliki garis putih lemak.

    7. Mengurangi penggunaan gula

    Gula adalah salah satu bumbu dapur yang tidak boleh ketinggalan ketika kita memasak karena bumbu yang satu ini juga membuat makanan kita menjadi terasa lebih lezat. Namun, ada satu hal yang perlu kita perhatikan yaitu untuk mengurangi penggunaan bumbu yang satu ini karena berisiko memicu timbulnya obesitas di kemudian hari. Sebaiknya, kita bisa menggunakan berbagai sayuran ataupun buah yang mengandung pemanis alami seperti dari madu, buah kurma, gula kelapa, sirup mapel, bahkan kita juga bisa menggunakan bawang bombai.

    8. Mengurangi makanan bersantan

    Makanan bersantan adalah salah satu jenis hidangan yang digemari oleh masyarakat karena cita rasanya yang lezat dan pastinya membuat makanan menjadi lebih gurih. Namun, tahukah kalian jika terlalu banyak mengonsumsi makanan bersantan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kita? Hal ini karena makanan bersantan dapat meningkatkan kadar kolesterol kita bahkan bisa mengganggu saluran pencernaan yang pastinya menimbulan rasa tidak nyaman. Sebaiknya kita juga selalu menggunakan santan alami alias mendapatkan santan dari kelapa sehingga kualitas makanan lebih baik daripada kita menggunakan santan instan yang dijual di toko terdekat. Selain itu, makanan bersantan juga tidak boleh dikonsumsi kembali apabila berada pada suhu ruangan selama 4 jam atau lebih karena berbagai kandungannya yang sudah rusak. Oleh sebab itu, kita sebaiknya mengonsumsi makanan bersantan dalam kulkas.

    Nah itu tadi adalah beberapa kiat yang bisa kita jalankan selama menjalani diet. Pastinya mudah untuk dilakukan dan diingat bukan? So, kapan kalian akan menjalani diet dan pastinya pola hidup yang lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Para Moms yang baru punya bayi tentunya ingin memberikan asupan terbaik untuk buah hatinya. Tentunya Moms semua tahu pentingnya ASI pada bayi. Ya, pemberian ASI merupakan hal paling krusial untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak nantinya. ASI merupakan makanan pertama dan paling ideal bagi bayi. Banyak manfaat dari pemberian ASI; selain karena ASI mengandung banyak […]

    Ingin ASI Booster Alami, Yuk Santap Makanan Ini

    Para Moms yang baru punya bayi tentunya ingin memberikan asupan terbaik untuk buah hatinya. Tentunya Moms semua tahu pentingnya ASI pada bayi. Ya, pemberian ASI merupakan hal paling krusial untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak nantinya.

    ASI merupakan makanan pertama dan paling ideal bagi bayi. Banyak manfaat dari pemberian ASI; selain karena ASI mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan bayi untuk kesehatan dan perkembangan tubuhnya, pemberian ASI ekslusif juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada bayi.

    Hal utama yang ingin dilakukan seluruh ibu di dunia adalah dapat memberikan ASI ekslusif kepada bayinya. ASI ekslusif adalah pemberian ASI kepada bayi di enam bulan pertama, tanpa tambahan makanan atau minuman lainnya. Kemudian pemberian ASI masih dapat dilanjutkan hingga anak berumur dua tahun, tentunya diselingi dengan makanan pendamping lainnya.

    Walaupun Moms tahu pentingnya ASI buat sang buah hati dan pastinya memiliki harapan untuk dapat memberikan ASI eksklusif, tetapi terkadang banyak Moms yang memiliki kendala untuk melakukannya.

    Masalah yang umum dihadapi para Moms dalam memberikan ASI biasanya adalah kurangnya produksi ASI. Walaupun secara alami wanita dapat memproduksi ASI, tapi terkadang tidak dapat memproduksi ASI yang banyak, sehingga timbul kekhawatiran jika bayi kita kurang makan.

    Kekhawatiran yang muncul akhirnya membuat pemberian ASI akhirnya tidak maksimal, sehingga yang biasa dilakukan adalah dengan memberikan makanan pendamping ASI sebelum 6 bulan. Walaupun memberikan MPASI dini tidak masalah, tapi sebenarnya masih ada solusi lain loh untuk meningkatkan produksi ASI kita.

    Salah satu cara paling alami yang bisa Moms lakukan adalah dengan tetap menyusui. Kegiatan ini membantu menstimulasi produksi ASI sehingga diharapkan ASI akan dapat terus produksi setidaknya selama 6 bulan.

    Nah, jika Moms masih belum puas dengan hasil produksi ASInya, bisa dibantu dengan mengonsumsi makanan yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI atau istilahnya ASI booster.

    Ini dia makanan alami yang dapat Moms konsumsi dan meningkatkan produksi ASI, dan juga mengandung banyak gizi yang baik untuk si bayi.

    1. Sayuran Hijau

    Sayuran hijau banyak mengandung vitamin dan zat-zat baik yang berguna untuk memperlancar produksi ASI dan bagus untuk dikonsumsi bayi lewat ASI. Nutrisi yang dikandung seperti asam folat, kalsium, dan zat besi dapat memberikan kesehatan dan kekuatan untuk Moms dan bayi. Perlu di ingat, walaupun sayuran hijau sangat baik, tapi tidak disarankan untuk dikonsumsi secara berlebihan karena dapat menyebabkan diare pada bayi.

    2. Oats

    Oats atau gandum utuh mengandung serat yang baik untuk penceranaan. Selain itu oats memiliki kandungan kalori yang cukup, juga banyak mengandung nutrisi yang baik juga seperti halnya sayuran hijau. Cara penyajiannya pun juga sangat mudah dan bisa ditambahkan dengan buah-buahan favorit Moms. Selain membantu produksi ASI, Moms yang tentunya repot dengan segala hal mengenai si kecil, tidak akan kesulitan menyiapkan makanan ini untuk dikonsumsi.

    3. Daun Katuk

    Sejak jaman dahulu daun katuk ini sangat dipercaya sebagai ASI booster alami dan paling efektif. Daun katuk sendiri memiliki banyak sekali kandungan vitamin yang berkhasiat dalam melancarkan dan menambah produksi ASI. Vitamin yang terkandung pada daun katuk meliputi vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, protein, dan banyak lagi.

    4. Chia Seeds

    Chia seeds atau biji chia merupakan biji-bijian yang mengandung asam amino esensial yang baik dikonsumsi untuk ibu menyusui. Selain itu chia seeds juga mengandung serat, protein dan omega 3 yang dapat meningkatkan produksi ASI, menjaga metabolisme tubuh, dan bagus untuk pencernaan. Penyajian chia seeds juga cukup mudah; karena tidak memiliki rasa, maka dapat dijadikan campuran makanan seperti oatmeal atau smoothies buah.

    5. Yoghurt

    Ini dia salah satu makanan probiotik terbaik untuk ibu menyusui karena memiliki kandungan vitamin D, pottasium, dan kalsium yang baik untuk menjaga pertumbuhan tulang pada bayi. Selain itu yoghurt juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga pencernaan tetap sehat. Bila Anda mengonsumsi yoghurt setiap hari, maka Moms dan si kecil akan mendapatkan manfaat yang dibutuhkan tulang setiap harinya.

    6. Asparagus

    Asparagus juga merupakan salah satu makanan wajib untuk Moms yang masih menyusui. Kandungan serat, vitamin A, dan vitamin K dalam asparagus dipercaya dapat menstimulasi syaraf dan hormon penting yang dapat meningkatkan produksi ASI.

    7. Kacang-kacangan

    Pilihlah kacang yang mengandung omega-3 dan vitamin E seperti kacang almond, kacang mede, dan kacang macademia. Mengonsumsi kacang dipercaya sebagai antioksidan dan meningkatkan syaraf dan hormon untuk memproduksi ASI. Selain dapat dikonsumsi secara langsung, kacang juga dapat dijadikan susu.

    8. Salmon

    Ikan lezat ini terkenal banyak mengandung omega-3 dan Essential Fatty Acid atau biasa dikenal dengan asam lemak essensial yang baik bagi Ibu menyusui. Nutrisi yang terkandung dalam salmon dipercaya mampu meningkatkan produksi ASI dan juga menjadikan ASI kental dan tentunya berkualitas untuk dikonsumsi oleh si kecil.

    9. Beras Coklat

    Moms, selama menyusi alangkah baiknya jika dapat mengganti konsumsi beras putih menjadi beras coklat. Menurut penelitian beras coklat mengandung stimuli yang baik untuk memproduksi ASI. Karena beras coklat mengandung gizi yang lebih baik dibanding beras putih, maka jika dikonsumsi secara teratur, maka dapat mengurangi resiko diabetes pasca melahirkan. Selain sehat, energi kita pun akan lebih tinggi.

    Moms, itulah 9 makanan yang dapat disantap sebagai ASI booster alami. Sekarang tidak perlu khawatir lagi jika produksi ASI kita kurang. Dengan mengkonsumsi makanan yang disarankan, bukan saja produksi ASI bertambah, Moms dan sang buah hati pun akan sehat dan happy.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    unicef.org/indonesia/id/reallives_19398.html

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja