Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Benarkah Perokok Berisiko Menderita Pneumonia?

Pneumonia atau disebut juga paru-paru basah, adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Infeksi tersebut menyebabkan peradangan pada kantong-kantong udara (alveoli) disalah satu atau kedua paru. Pada pasien yang mengalami pneumonia, alveoli dipenuhi oleh cairan, lendir atau nanah akibat infeksi sehingga menyebabkan pasien tersebut sulit untuk bernapas.

Benarkah Perokok Berisiko Menderita Pneumonia

Benarkah Perokok Berisiko Menderita Pneumonia

Faktor Risiko dan Penyebab Pneumonia

Pneumonia bisa menimpa siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Meskipun begitu, penyakit paru-paru basah ini sangat rentan menyerang anak-anak dan juga lansia, terutama yang sedang mengidap penyakit paru-paru kronis. Berikut adalah kelompok orang yang termasuk dalam kategori beresiko menderita pneumonia:

  • Perokok aktif
  • Memiliki riwayat stroke
  • Bayi berusia 0-2 tahun dan lansia diatas 65 tahun
  • Penggunaan obat-obatan tertentu yang menyebabkan masalah pada sistem imun, seperti penggunaan steroid, mengkonsumsi antibiotik dalam jangka panjang
  • Memiliki riwayat asma, gagal jantung, diabetes, HIV/AIDS, cystic fibrosis dan penyakit kronis lainnya
  • Sedang menjalani pengobatan anti kanker kemoterapi. Pengobatan kemoterapi dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga mudah terinfeksi virus, bakteri dan jamur.
  • Pneumonia juga bisa disebabkan oleh infeksi virus SARS-COV-2 atau yang dikenal dengan corona virus, penyebab infeksi Covid-19.

medical check up hemat, medical check up murah, medical check up ke rumah

Apakah Perokok Beresiko Menderita Pneumonia?

Merokok dapat menyebabkan Community Acquired Pneumonia (CAP) dan Invasive Pneumococcal Disease. Dilansir dari Centers for Disease Control and Prevention, perokok pasif lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kombinasi asap rokok dari asap yang keluar dari perokok aktif dan juga asap yang dihembuskan dari perokok aktif. Asap yang terpapar pada perokok pasif mengandung lebih dari 7000 kandungan bahan kimia.

Berikut ini perubahan pada tubuh yang dapat terjadi akibat merokok:

  • Perubahan Struktur Organ Pernafasan
    Sifat kimia asap rokok menyebabkan stress oksidatif pada manusia dan perubahan sel paru-paru sebagai respon peradangan yang disebabkan oleh bahan kimia pada rokok. Terjadi perubahan struktural pada saluran pernapasan seperti peradangan dan penurunan fungsi saluran nafas.
  • Penurunan Respon Imun Non Spesifik
    Rokok merupakan salah satu polutan berupa gas yang mengandung bahan kimia antara lain nikotin, karbon monoksida, tar dan lainnya. Asap rokok dapat mempengaruhi respon imun non spesifik, salah satunya adalah makrofag alveolar yang berperan penting dalam respon peradangan pada saluran pernapasan dan paru.
  • Perubahan Fungsi Sistem Kekebalan Seluler dan Humoral
    Merokok berkaitan dengan perubahan sistem kekebalan seluler dan humoral. Perubahan ini meliputi penurunan kadar immunoglobulin, penurunan respon antibodi terhadap antigen tertentu seperti penurunan jumlah limfosit CD4+, peningkatan jumlah limfosit CD8+, penurunan aktivitas fagosit dan pelepasan sitokin proinflamasi.

Baca Juga: Yuk, Kenali Bahaya Pneumonia dan Pencegahannya Lebih Lanjut

Mencegah Pneumonia Dengan Imunisasi Pneumonia

Pneumonia dapat dicegah dengan pemberian imunisasi pneumonia. Berikut ini beberapa jenis vaksin pneumonia:

1. Pneumococcal Conjugate Vaccine 13 (PCV 13)
Melindungi tubuh dari 13 jenis bakteri penyebab pneumonia. Vaksin ini diberikan untuk bayi, anak-anak dan juga dewasa yang memiliki resiko terkena infeksi pneumonia.

2. Pneumococcal Polysaccharide Vaccine 23 (PPSV 23)
Vaksin tipe ini melindungi tubuh dari 23 jenis bakteri penyebab pneumonia. Vaksin PPSV 23 diberikan untuk lansia, dewasa dan anak berusia lebih dari 2 tahun. Selain itu, vaksin ini dapat diberikan untuk Sahabat Sehat yang memiliki kebiasaan merokok.

Baca Juga: Kenali Berbagai Jenis Imunisasi Pneumonia

Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia D
Ditinjau oleh
: dr. Monica C

 

Referensi

  1. UNICEF. Kenali 6 Fakta tentang Pneumonia pada Anak.
  2. Adiputra D. Rumah Sakit dengan Pelayanan Berkualitas.
  3. Arcavi L, Benowitz N. Cigarette Smoking and Infection. Archives of Internal Medicine, 164(20), p.2206.
  4. Lung. Preventing Pneumonia.
  5. Tobacco In Australia. 3.9 Increased susceptibility to infection in smokers – Tobacco in Australia.

Chat Asisten Maya
di Prosehat.com