Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Cara Mengatasi Gejala Impotensi pada Penderita Diabetes

Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

Panduan Mengatasi Gejala Impotensi pada Penderita Diabetes

Untuk mengatasi impotensi pada penderita diabetes tidak bisa instan. Penderita harus mengontrol gula darah hingga meperbaiki gaya hidup. Itupun harus tetap dilakukan meski telah sembuh dari gejala impotensi maupun diabetes.

Diabetes Melitus (DM) pada dasarnya adalah penyakit menahun yang ditandai dengan naiknya kadar gula darah melebihi ambang normal, yaitu kadar gula darah puasa mencapai diatas 126 mg/dl. Sementara kadar gula darah sewaktu pemeriksaan setelah 2 jam makan mencapai diatas 200 mg/dl.

Sahabat Sehat, diabetes ternyata diketahui menjadi penyebab utama berbagai komplikasi seperti kematian, kebutaan, penyakit jantung dan gagal ginjal di dunia.

Organisasi International Diabetes Federation (IDF) memperkirakan sekitar 463 juta orang pada usia 20-79 tahun di dunia menderita diabetes pada tahun 2019 atau setara dengan prevalensi sebesar 9,3% dari total penduduk dunia. Angka kenaikan penderita diabetes diprediksi akan terus meningkat mencapai 578 juta pada tahun 2030 dan 700 juta pada tahun 2045.

Salah satu efek samping dari diabetes melitus adalah disfungsi ereksi atau disebut juga impotensi. Lantas, bagaimana cara mengatasi impotensi bagi penderita diabetes ? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

Memahami Hubungan Impotensi dan Diabetes

Impotensi atau disebut juga disfungsi ereksi, diartikan sebagai hilangnya hasrat seseorang untuk berhubungan seksual atau ketidakmampuan seseorang untuk merasakan rangsangan seksual.

Pada pria secara umum impotensi ditandai dengan ketidakmampuan alat vital untuk ereksi. Hal ini tentunya menjadi salah satu penyebab rasa malu pada pria, hingga renggangnya kehidupan rumah tangga.

Lihat Juga: Pengaruh Covid 19 Terhadap Disfungsi Ereksi

Disfungsi ereksi pada penderita diabetes melitus disebabkan karena kerusakan saraf dan pembuluh darah penderita diabetes. Tingginya kadar gula darah turut berdampak pada fungsi pembuluh darah sehingga seseorang tidak dapat ereksi secara maksimal. Sementara itu, seseorang yang menggunakan obat diabetes insulin biasanya akan menghabiskan banyak waktu untuk fokus pada pengobatan dan kondisi kesehatannya sehingga turut berdampak pada kondisi emosi yang dapat menurunkan gairah seksual.

Mengatasi Impotensi Pada Penderita Diabetes

Impotensi bukanlah suatu bentuk kecacatan yang permanen. Pada kebanyakan orang, impotensi bisa disembuhkan. Bagi para penderita impotensi yang diakibatkan oleh masalah diabetes maka akan sangat dianjurkan melakukan beberapa tips berikut ini:

Berkonsultasi Dengan Dokter

Konsultasikan Masalah Diabetes dan Impotensi kepada Dokter

Jika mengalami impotensi sekaligus menderita diabetes maka sangat dianjurkan untuk menceritakan permasalah yang dialami ke Dokter spesialis. Dokter akan menganalisis kondisi anda dan memberikan saran, solusi, ataupun tindakan terbaik.

Hindari mengkonsumsi obat tanpa resep dari dokter. Meskipun banyak beredar obat yang konon dapat membantu mengatasi masalah impotensi anda, namun sembarangan mengkonsumsi obat bisa sangat berbahaya. Apalagi dalam kondisi sedang mengalami diabetes. Efek samping dari obat mungkin saja terjadi pada penderita diabetes.

Kendalikan Kadar Gula Darah

Pengecekan Gula Darah secara Berkala

Mengendalikan kadar gula darah dapat mencegah kerusakan lebih lanjut pada saraf dan pembuluh darah di tubuh. Terutama saraf dan pembuluh darah yang berhubungan langsung dengan ereksi alat vital. Jika gula darah tetap tidak terkontrol maka gejala impotensi ini akan sulit sembuh, bahkan mustahil. Pada titik yang lebih serius, bisa saja kondisi impotensi menjadi permanen.

Untuk mengendalikan kadar gula darah sangat disarankan mengkonsumsi air putih, hindari makanan dan minuman manis dan mengandung gula, serta mulailah rutin berolahraga.

Lihat Juga: Makanan untuk Diet Diabetes

Istirahat yang cukup dan berkualitas juga diperlukan agar selama beristirahat tubuh dapat mengelola makanan dengan sebaik-baiknya.

Memperbaiki Gaya Hidup

Mulai Kebiasaan Baik Konsumsi Buah

Semakin cepat anda memperbaiki gaya hidup, semakin besar kemungkinan sembuh dari impotensi yang diakibatkan adanya diabetes di tubuh. Beberapa perbaikan pada gaya hidup yang perlu Sahabat Sehat lakukan antara lain adalah:

  • Hilangkan kebiasaan merokok
  • Hindari minuman beralkohol
  • Beristirahat yang cukup dan jangan tidur larut malam
  • Konsumsi makanan serta minuman bernutrisi dan bervitamin tinggi
  • Kurangi “Rebahan” dan mulai beraktivitas, terutama berolahraga
  • Jauhi hal-hal yang dapat membuat suasana hati kurang baik dan stress

Mengendalikan Berat Badan

Mulai Jogging untuk Mengurangi Berat Badan Sekaligus Menjadi Solusi Mengatasi Impotensi

Gejala impotensi banyak diderita oleh pasien diabetes yang memiliki berat badan berlebih (obesitas).  Tanpa adanya diabetes sekalipun, resiko impotensi akan lebih besar terjadi pada penderita obesitas. Oleh sebab itu, cobalah kurangi berat badan dengan cara melakukan olahraga minimal 30 menit sehari atau total minimal 150 menit dalam seminggu. Olahraga secara tidak langsung dapat mencegah terjadinya impotensi dan mengurangi stress.

Beberapa olahraga menurunkan berat badan yang sangat disarankan untuk penderita diabetes antara lain jalan cepat, senam diabetes, yoga, bersepeda, dan berenang.

Lihat Juga: Olahraga untuk Penderita Diabetes

Pastikan untuk selalu meminta seseorang menemani ketika berolahraga. Selain dapat memberikan semangat lebih untuk berolahraga, adanya teman juga dapat membantu jika terjadi hal-hal tidak diinginkan saat berolahraga seperti keram dan kecelakaan saat berolahraga.

Istirahat yang Cukup

Tidur yang Cukup dan Kualitas Tidur yang Baik

Kelelahan dapat menyebabkan impotensi, terutama pada penderita diabetes. Oleh sebab itu, cara terbaik mengatasi impotensi pada penderita diabetes adalah berisitirahat selama beberapa waktu. Istirahat yang berkualitas dapat mempercepat dan mengoptimalkan proses penyembuhan. Bagi penderita diabetes, beristirahat yang cukup setiap malam dapat mengurangi risiko terjadinya impotensi.

Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa tips dan cara mengatasi impoten pada diabetes. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Tetap Produktif, Cegah dan Atasi Diabetes Melitus [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020; [cited 29 July 2021].
  2. Cleveland Clinic. The Link Between Diabetes and Sexual Dysfunction [Internet]. USA : Cleveland Clinic. 2020 [updated 2020 July 29; cited 29 July 2021].
  3. Mayo Clinic Erectile dysfunction and diabetes: Take control today [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 March 24; cited 29 July 2021].
  4. Biggers A. Diabetes and erectile dysfunction: What is the connection? [Internet]. USA : Medical News Today. 2017 [updated 2017 April 19; cited 29 July 2021].
  5. Pletcher P. The Connection Between Type 2 Diabetes and ED [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 2019 July 02; cited 29 July 2021].

Chat Asisten ProSehat aja