Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Yuk, Sahabat Sehat, Ketahui Dampak Kecanduan Game Online di Tengah Pandemi Bagi Kesehatan Mental

Bermain game online di waktu luang atau saat merasa jenuh memang sangat menyenangkan. Apalagi di masa pandemi Covid-19, banyak waktu luang yang dimiliki banyak orang karena berdiam diri di rumah. Game online bisa berdampak positif apabila memang dimanfaatkan sebagai hiburan. Namun, game online juga mempunyai dampak yang buruk bagi kesehatan.

dampak kecanduan game online di tengah pandemi

Baca Juga: Cara Mencegah Kecanduan Game Online di Tengah Pandemi

Saat ini, game online banyak dimainkan secara berlebihan dah digunakan untuk melarikan diri dari realita kehidupan yang sebenarnya. Akibatnya adalah kecanduan game online yang berdampak bagi kesehatan mental.

Berdasarkan survei, remaja dianggap lebih sering dan rentan terhadap kecanduan game online dibandingkan orang dewasa. Pada masa remaja, individu dianggap berada di periode yang tidak stabil dan cenderung lebih mudah terjerumus terhadap percobaan hal-hal baru.

World Health Organization (2018) telah mengklasifikasikan dampak kecanduan game online sebagai gangguan mental ke dalam International Classification of Diseases (IDC-11). Hal tersebut ditandai dengan adanya gangguan kontrol atas game dengan meningkatnya prioritas yang diberikan pada dibandingkan dengan kegiatan yang lain.

Sebuah studi menunjukkan bahwa salah satu dampak kecanduan game online yang dialami remaja adalah mereka akan lebih banyak menghabiskan waktunya hanya untuk bermain. Berdasarkan studi, remaja menghabiskan waktu bermain game online pada umumnya lebih dari dua jam per hari atau setara dengan lebih dari 14 jam per minggu.

Penelitian yang dilakukan Jap, Tiatri, Jaya, & Suteja (2013) mengungkapkan bahwa 10,15% remaja di Indonesia terindikasi mengalami kecanduan game online. Artinya, satu dari 1 sepuluh  remaja di Indonesia terindikasi mengalami kecanduan game online. Fenomena kecanduan game online ini semakin meluas dan memprihatinkan.

Bahaya utama yang ditimbulkan akibat kecanduan game online adalah investasi waktu ekstrem dalam bermain. Waktu yang digunakan berlebihan untuk bermain game online, membuat kehidupan sehari-hari terganggu. Dan jelas, gangguan tersebut secara nyata mengubah prioritas hidup, serta menghasilkan minat yang sangat rendah terhadap sesuatu yang tidak terkait dengan game online.

Baca Juga: Sering Tonton Video Kekerasan, Tingkatkan Risiko Trauma dan Depresi

Dampak kecanduan game online

  • Kurang peduli terhadap kegiatan sosial
  • Kehilangan kontrol atas waktu
  • Menurunnya prestasi akademik
  • Menurunnya relasi sosial
  • Menurunnya finansial
  • Menurunnya kesehatan, dan fungsi kehidupan lain yang penting
  • Tidak bisa mengendalikan keinginan bermain game
  • Lebih memprioritaskan bermain game daripada kegiatan lain
  • Merasa gelisah saat tidak dapat bermain game online

Dampak negatif yang muncul akibat kecanduan game online

Aspek kesehatan

Kecanduan game online mengakibatkan gangguan kesehatan pada remaja bisa menurun, di antaranya daya tahan tubuh yang lemah. Hal tersebut diakibatkan karena kurangnya aktivitas fisik, kurangnya waktu tidur, dan sering terlambat makan.

Aspek Psikologis

Saat bermain game online, biasanya banyak adegan yang memperlihatkan tindakan kriminal atau kekerasan seperti perkelahian, perusakan, dan pembunuhan. Hal tersebut secara tidak langsung telah mempengaruhi alam bawah sadar pemain, bahwa sebenarnya kehidupan nyata disamakan dengan kehidupan di game online.

Dari sinilah, dampak kecanduan game online terhadap kesehatan mental terjadi. Biasanya pemain akan lebih mudah marah dan sulit mengatur emosinya.

Aspek akademik

Bagi para remaja yang tentunya ada di usia sekolah, kecanduan game online bisa membuat perfoma akademik menurun. Waktu luang yang seharusnya bisa digunakan untuk mempelajari pelajaran sekolah, justru lebih dimanfaatkan untuk menyelesaikan misi dalam game online.

Baca Juga: Dampak Buruk Bullying pada Kesehatan Mental Remaja

Kemudian, biasnaya daya konsentrasi pemain atau remaja pada umumnya sangat terganggu, sehingga kemampuan dalam menyerap pelajaran yang disampaikan oleh guru tidak diterima dengan maksimal.

Aspek sosial

Biasanya para pemain menemukan jati dirinya saat bermain game online, karena dirasa ada keterikatan emosional. Hal tersebut menyebabkan para pemain game online tenggelam dalam dunia fantasi yang diciptakannya sendiri.

Hal inilah yang dapat membuat para pecandu game online kehilangan kontak dengan dunia nyata, dan mengurangi interaksi dengan sekelilingnya. Dan saat sudah terbiasa hidup di dunia maya, biasanya para pecandu game online akan sulit bersosialisasi di dunia nyata. Sikap antisosialnya mucul dan tidak memiliki keinginan untuk berbaur dengan masyarakat, keluarga, dan teman.

Aspek keuangan

Biasanya bermain game online membutuhkan biaya, entah untuk membeli voucher agar tetap bisa memainkan jenis game online atau untuk membeli pulsa kuota. Yang jelas, biaya yang dibutuhkan tidaklah sedikit.

Apabila ada remaja yang kecanduan game online dan belum memiliki penghasilan sendiri, biasanya mereka dapat melakukan kebohongan kepada orangtuanya. Bahkan tidak sedikit yang melakukan berbagai cara lainnya, seperti mencuri.

Sesuai dengan hasil penelitian Chen et al. (2005) yang menemukan bahwa mayoritas kejahatan game online ialah pencurian (73,7%) dan penipuan (20,2%). Penelitian ini juga menemukan bahwa usia pelaku kejahatan akibat game online adalah remaja usia sekolah.

Sahabat Sehat, sekarang sudah tahu kan betapa bahayanya dampak dari kecanduan game online? Kalau bisa, mulai sekarang coba hindari waktu bermain game online dengan terlalu sering ya! Bermain game online bisa dilakukan secukupnya dan seperlunya saja, karena segala sesuatu yang berlebihan tidak baik, dan bisa menimbulkan dampak bagi kesehatan mental dan fisik manusia.

Baca Juga: Yuk, Kenali Kesehatan Mental di Indonesia

Apalagi di masa pandemi Covid-19, masih banyak kegiatan lain yang bisa Sahabat Sehat lakukan di rumah. Antara lain, berkebun, membaca, olahraga, dan masih banyak lainnya. Jika Sahabat Sehat sudah merasa kecanduan game online dan dampak dari kecanduan game online sudah mulai terasa, Sahabat Sehat bisa langsung konsultasi kepada psikolog atau psikiater. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

The Conversation. 2021. WHO tetapkan kecanduan game sebagai gangguan mental, bagaimana “gamer” Indonesia bisa sembuh?. [online] Available at: <https://theconversation.com/who-tetapkan-kecanduan-game-sebagai-gangguan-mental-bagaimana-gamer-indonesia-bisa-sembuh-99029> [Accessed 5 March 2021].

Jurnal.ugm.ac.id. 2021. [online] Available at: <https://jurnal.ugm.ac.id/buletinpsikologi/article/download/47402/pdf> [Accessed 5 March 2021].

Media, K., 2021. 4 Bahaya Game Online untuk Kesehatan, dari Kecanduan hingga Obesitas Halaman all – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: <https://health.kompas.com/read/2020/01/25/073300368/4-bahaya-game-online-untuk-kesehatan-dari-kecanduan-hingga-obesitas?page=all> [Accessed 5 March 2021].

Chat Asisten ProSehat aja