Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Perilaku Merusak Gigi yang Sering Dilakukan dan Dianggap Sepele

Banyak perilaku merusak gigi yang tanpa disadari dilakukan oleh banyak orang sehingga berdampak buruk pada kesehatan gigi yang berakibat gigi berlubang dan rusak.1 Gigi berlubang perlu ditambal, padahal, menambal gigi membutuhkan biaya yang cukup mahal. Gigi berlubang yang dibiarkan dapat menyebabkan gigi terbelah, kerusakan syaraf gigi, kematian gigi yang bisa mengakibatkan proses pembusukan, serta infeksi yang menyebabkan pembengkakan pada rahang dan kelenjar disertai demam.2

perilaku merusak gigi, kebiasaan merusak gigi

Baca Juga: Penyakit Gigi dan Gusi yang Sering Terjadi dan Penanganannya

Kerusakan gigi bisa dihindari dengan cara mencegah perilaku yang dapat merusak gigi, seperti menyikat gigi dengan benar atau memeriksakan diri ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.1 Lalu perilaku apa sajakah yang sebenarnya dapat merusak gigi? Yuk, Sobat Sehat, mari kita simak penjelasannya di bawah ini!

Tidak pernah flossing

Flossing adalah salah satu cara membersihkan gigi dengan benang untuk mengangkat bakteri yang berada di antara gigi akibat sisa makanan yang terselip. Selain menyikat gigi selama dua kali sehari, flossing juga merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan gigi. Flossing setidaknya membantu membersihkan gigi ketika menyikat gigi tidak maksimal. Tidak pernah flossing dapat membuat bakteri berkembang biak sehingga gigi menjadi berlubang.1

Jarang mengganti sikat gigi

Ketika Sobat mempunyai sikat gigi, sikat gigi tentu haruslah diganti setiap 3 bulan. Sikat gigi yang tidak diganti lama-kelamaan akan berbulu dan tidak lagi efektif digunakan untuk menyikat gigi. Apabila sudah terlalu lama digunakan, sikat gigi dapat membahayakan dan bisa menyebabkan infeksi.1 Selain itu, sikat gigi yang bulunya sudah menjadi keras rentan mengikis enamel gigi dan dapat melukai gusi.3

Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat dan Menyimpan Sikat Gigi yang Benar

Menyikat gigi terlalu keras

Banyak yang mengatakan jika menyikat gigi keras-keras dapat mengangkat bakteri dan noda yang menempel di gigi. Namun, ternyata hal itu tidaklah benar. Menyikat gigi terlalu keras justru akan melukai gusi dan enamel, sehingga membuat gusi menipis dan gigi menjadi sensitif.1

Produk Terkait: Jual Sikat Gigi Formula

Menyikat gigi setelah memakan makanan asam

Sangat dianjurkan untuk menyikat gigi setelah sarapan supaya bau mulut hilang. Namun, yang perlu diperhatikan adalah apakah menu sarapan yang disantap mengandung asam atau tidak. Apabila Sobat sebelumnya menyantap makanan yang mengandung asam, seperti jeruk atau buah-buahan lain, sebaiknya tunggulah satu jam terlebih dahulu sebelum menyikat gigi. Sebab, jika langsung menyikat gigi, kandungan asam dalam makanan tersebut dapat membuat enamel gigi lunak akan terkikis.3

Mengunyah es batu

Perilaku merusak gigi lainnya lainnya yang paling sering dilakukan dan kerap dianggap sepele adalah mengunyah es batu. Memang mengunyah es batu memberikan sensasi ketika meminum minuman dingin. Namun, tanpa disadari, hal ini malah berisiko merusak lapisan email gigi akibat temperatur yang dingin serta tekstur yang keras. Es batu yang dikunyah dalam mulut akan memunculkan perbedaan suhu yang begitu ekstrem. Selain itu, gigi mengalami tumbukan yang keras sehingga menyebabkan retak kecil pada lapisan terluarnya.4

Menambahkan terlalu banyak cuka

Apakah Sobat Sehat ada yang gemar memakan bakso? Apakah Sobat Sehat sering menyantapnya dengan cuka sampai melewati batas supaya mendapatkan sensasi makan yang lebih enak? Kalau iya, mulai sekarang, sebaiknya dihentikan saja kebiasaan ini karena rupanya asam akibat cuka dapat menyebabkan pengikisan lapisan email pada gigi. Kondisi yang demikian juga bisa mengakibatkan gigi sensitif karena lapisan di bawahnya mengalami kontak lansung dengan makanan atau minuman. Untuk menghindarinya, jangan terlalu banyak menuangkan cuka dan selingi dengan meminum air mineral untuk membantu membersihkan gigi dari kuah makanan yang asam.4

Menyantap makanan panas dilanjutkan minum es

Ketika Sobat merasakan kepanasan saat menyantap makanan, tentu Sobat akan segera mencari minuman dingin dengan es batu supaya rasa panas tersebut dapat diredakan. Namun, kebiasaan tersebut kenyataannya malah akan menyebabkan keretakan kecil pada email gigi akibat perubahan suhu yang ekstrem. Selain itu, sebaiknya juga jangan lansung melahap makanan yang masih panas karena akan menyebabkan hal yang sama. Selain pada gigi, menyantap makanan panas juga berisiko pada lambung. Karena itu, biarkan suhu makanan turun terlebih dahulu sebelum mulai disantap.4

Makan terlalu banyak gula

Memang mengasyikkan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula karena rasanya yang manis dan membuat ketagihan. Akan tetapi, hal tersebut malah akan menyebabkan gigi dan gusi rusak. Gula yang tinggi dapat memicu bakteri yang memproduksi asam, yang jika terlalu lama berada dalam mulut akan membuat masalah pada enamel gigi yang berdampak serius pada kesehatan gigi dan mulut.1

Baca Juga: Apa Itu Impacted Wisdom Teeth? Berikut Penjelasannya

Merokok

Kebiasaan merokok adalah salah satu perilaku merusak gigi yang sering dilakukan, namun dianggap sepele. Padahal, seperti yang sudah diketahui sebelumnya, selain membuat gigi terlihat kuning dan kecoklatan, rokok dapat menyebabkan kanker mulut.1

Mengonsumsi minuman berwarna

Minuman berwarna, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda, memang sungguh menggoda dari tampilan dan rasa, sehingga tidak salah jika Sobat Sehat menggemarinya. Namun, sebaiknya jika Sobat menginginkan gigi selalu terlihat putih dan sehat, Sobat perlu menghindari minuman-minuman tersebut. Terus-terusan mengonsumsi minuman bersoda dapat membuat gigi menguning yang akhirnya bisa menghilangkan rasa percaya diri.3

Membuka bungkus makanan atau minuman dengan gigi

Hal terakhir yang kerap dilakukan sehingga dapat merusak gigi secara tidak langsung adalah kebiasaan membuka bungkus makanan atau minuman dengan gigi. Banyak orang melakukannya agar praktis. Namun ternyata, beberapa hasil studi menunjukkan bahwa membuka bungkus makanan atau minuman dengan gigi dapat menyebabkan tekanan kuat pada gigi, terutama gigi bagian depan. Hal ini pun bisa mengakibatkan keretakan halus pada permukaan gigi. Karena itu, hindarilah membuka bungkus dengan gigi dan gunakanlah gunting atau jari saat membuka kemasan makanan atau minuman.4

Baca Juga: Obat Sakit Gigi

Itulah beberapa perilaku merusak gigi yang paling sering dilakukan dan kerap dianggap sepele oleh banyak orang. Sobat Sehat sudah seharusnya menghindari hal-hal tersebut jika ingin gigi Sobat Sehat tetap sehat. Jangan lupa untuk menyikat gigi secara teratur dan rajin memeriksakan gigi tiap 6 bulan sekali. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kebiasaan yang merusak gigi dan produk-produk kesehatan untuk mencegahnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

Referensi

  1. Susita S. Delapan Hal yang Bisa Merusak Gigi [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170608111430-255-220274/delapan-hal-yang-bisa-merusak-gigi
  2. Media K. Bahaya Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Ditambal Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/03/18/133800820/bahaya-membiarkan-gigi-berlubang-tanpa-ditambal?page=all
  3. Septiani A. 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Gigi Kamu [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4521963/5-kebiasaan-buruk-yang-bisa-merusak-gigi-kamu
  4. Gigi 4. 4 Kebiasaan Makan yang Bisa Merusak Gigi | Listerine® Indonesia [Internet]. Produk-Produk LISTERINE® Antiseptic Mouthwash, Rinse & Oral Care. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://www.listerine.co.id/artikel/4-kebiasaan-makan-yang-bisa-merusak-gigi

Chat Asisten ProSehat aja