Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Ini Alasan Mengapa Vaksin TT untuk Ibu Hamil Itu Penting

Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
Ditinjau oleh : dr. Monica C

Seorang Calon Ibu yang Telah Menerima Vaksin TT untuk Ibu Hamil di Lengan Kirinya

Seorang Calon Ibu yang Telah Menerima Vaksin TT untuk Ibu Hamil di Lengan Kirinya

Pemberian vaksin TT untuk ibu hamil wajib diberikan pada usia kehamilan 27-36 minggu. Tujuannya tentu untuk menghindari risiko tetanus. Ya, ibu hamil sangat rentan terkena tetanus. Terutama saat proses melahirkan.

Tetanus adalah salah satu jenis penyakit menular, yang disebabkan oleh infeksi bakteri Clostridium Tetani. Bakteri ini akan masuk ke dalam tubuh melalui luka yang terbuka atau bahkan melalui goresan kecil. Bakteri Clostridium Tetani menghasilkan racun yang disebut tetanospasmin, sesaat setelah masuk ke darah melalui kulit yang dapat menyerang sistem saraf. Jika tidak ditangani dengan baik, dapat mengakibatkan kematian. 

Ini Alasan Pentingnya Vaksin TT untuk Ibu Hamil

Indonesia merupakan negara terakhir di kawasan Asia yang berhasil eliminasi tetanus pada ibu dan bayi baru lahir (maternal neonatal tetanus = MNT). Padahal kasus tetanus pada maternal dan neonatal adalah penyebab kematian yang paling banyak ditemukan.

Risiko jika ibu hamil terinfeksi tetanus antara lain:

  • Bayi berisiko lahir prematur
  • Proses persalinan menjadi jauh lebih berat.
  • Kematian ibu maupun janin

Hal inilah yang menjadi alasan pentingnya ibu hamil untuk mendapatkan Vaksin TT.

Biasanya tetanus pada ibu hamil terjadi akibat persalinan dan penanganan tali pusat yang tidak steril. Ya, pada ibu hamil, infeksi tetanus dapat terjadi akibat luka selama proses persalinan maupun alat yang digunakan selama proses persalinan yang tidak steril.

Selain dari luka akibat proses persalinan, risiko tetanus juga terjadi akibat goresan dan luka yang terbuka yang diakibatkan benda-benda mengandung bakteri Clostridium Tetani yang menghasilkan racun tetanospasmin. Karena risiko terkena tetanus cukup besar, maka sudah sepantasnya ibu hamil mempersiapkan diri setidaknya pada usia kehamilan 7 bulan untuk mendapatkan vaksin TT.

Gejala pada Ibu Hamil Jika Terinfeksi Tetanus

Tetanus biasanya ditandai dengan kaku otot dan terasa nyeri. Namun gejala tetanus bukan hanya nyeri dan kaku otot. Beberapa gejala yang dirasakan oleh ibu hamil yang terinfeksi tetanus antara lain adalah:

  • Otot rahang terasa tegang dan kaku atau biasa disebut trismus
  • Otot leher atau otot perut terasa kaku.
  • Mengalami kesulitan dalam menelan.
  • Merasa sulit bernapas.

Ada 2 jenis tetanus yaitu Tetanus Neonatorum (TN) dan Tetanus Maternal (TM). Tetanus Neonatorum (TN) adalah tetanus yang terjadi pada bayi pada usia hari ke 3 dan 28 setelah kelahirannya. Sedangkan Tetanus Maternal (TM) adalah tetanus yang menyerang ibu hamil dan 6 pekan setelah melahirkan.

Mengenal Vaksin Toksoid Tetanus (TT)

Toksoid Tetanus (TT) adalah vaksin yang dapat mencegah terinfeksi tetanus. Vaksin TT dapat mencegah ibu hamil dan bayinya terinfeksi tetanus. Dengan mendapatkan vaksin TT, tubuh ibu hamil akan membentuk antibodi dalam melawan bakteri tetanus.

Antibodi alami nantinya akan diteruskan ke tubuh janin dalam kandungan sehingga janin turut terlindungi dari tetanus selama beberapa bulan pertama hidupnya. Selanjutnya bayi akan menerima vaksin tetanus pada usia enam hingga delapan minggu, sebagai bagian dari vaksin DPT (Difteri-Pertusis-Tetanus).  

Kapan Waktu Tepat Ibu Hamil Untuk Mendapatkan Vaksin TT?

Pemberian vaksin TT untuk ibu hamil diberikan pada usia kehamilan sekitar 7 bulan atau 27 hingga 36 minggu. Jika ini adalah kehamilan pertama dan Sahabat Sehat telah memiliki jadwal vaksin yang teratur sebelumnya, maka Sahabat Sehat membutuhkan dua vaksin TT dengan rentang waktu minimal empat minggu antara setiap dosis. 

Namun bila Sahabat Sehat tidak memiliki riwayat vaksinasi yang lengkap sebelumnya, maka dianjurkan untuk menerima vaksin TT dosis pertama sedini mungkin dan diikuti dengan dosis kedua pada empat minggu berikutnya. Dosis ketiga dapat Sahabat Sehat terima setelah enam bulan dosis yang kedua. Dalam kondisi ini sebaiknya Sahabat Sehat mendapatkan vaksin tetanus ini sebanyak 3 dosis sebelum persalinan. 

Jika Sahabat Sehat kembali hamil lagi dalam waktu dua tahun setelah persalinan anak pertama, pemberian vaksin TT akan bergantung pada riwayat vaksinasi sebelumnya. Jika pada kehamilan sebelumnya Anda telah mendapatkan 2 dosis vaksin tetanus, maka dokter hanya akan menyarankan pemberian vaksin booster. 

Efek Samping Vaksin Tetanus

Berikut adalah berbagai efek samping yang dapat Sahabat Sehat alami setelah divaksin tetanus:

  • Kemerahan dan bengkak di lokasi suntikan
  • Nyeri
  • Demam
  • Sakit kepala. 

Sahabat Sehat tak perlu khawatir sebab efek samping ini dapat hilang dengan sendirinya. Untuk meredakan keluhan, dianjurkan istirahat yang cukup dan memberi kompres air hangat pada bekas lokasi suntikan.

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai vaksin TT yang penting bagi ibu hamil untuk mencegah infeksi tetanus pada ibu dan janin. Jika Sahabat Sehat memerlukan vaksin tetanus, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

Referensi:

  1. Nabar A. Why do I need the TT injection (TT vaccine) in pregnancy and when will I get it? [Internet]. USA : Baby Center; [cited 2021 Oct 01].
  2. Anjum S. Tetanus Toxoid (TT) Injection during Pregnancy [Internet]. USA : First Cry Parenting. 2018 [updated 2018 Aug 20; cited 2021 Oct 06].
  3. Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI. Pusat Data dan Informasi – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia [Internet]. 2012 [updated 2012 Sep 01; cited 2021 Oct 01].
  4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. PBB Deklarasikan Indonesia Eliminasi Tetanus pada Ibu dan Bayi [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016 [updated 2016 May 19; cited 2021 Oct 01].
  5. World Health Organization. Maternal Immunization Against Tetanus [Internet]. USA : World Health Organization. https://www.who.int/reproductivehealth/publications/maternal_perinatal_health/immunization_tetanus.pdf
  6. Mayo Clinic. Vaccines during pregnancy: Are they safe? [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 Feb 20; cited 2021 Oct 01].

Chat Asisten ProSehat aja