Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Intip Berbagai Jenis Vitamin dan Mineral Penting Bagi Ibu Hamil

Ditulis oleh: dr. Monica Cynthia Dewi

Bagi Sahabat Sehat yang tengah mengandung, asupan nutrisi merupakan salah satu hal yang penting sebab berpengaruh pada kondisi janin. Asupan nutrisi dapat diperoleh dari makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, susu, lauk pauk, serta suplemen atau multivitamin. Nah Sahabat Sehat, apa saja jenis vitamin dan mineral yang penting dikonsumsi oleh ibu hamil? Mari simak penjelasan berikut.

Mengapa Asupan Nutrisi Penting Dijaga Selama Hamil ?

Mencukupi asupan nutrisi agar tetap sembang selama masa kehamilan dapat membantu dalam menjaga perkembangan dan pertumbuhan janin, serta menjaga agar berat badan Sahabat Sehat tetap stabil.

Berapa Banyak Makanan yang Harus Dikonsumsi Selama Hamil ?

Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat yang mendengar bahwa ibu hamil harus banyak makan karena perlu mencukupi asupan gizi untuk dua orang. Namun secara medis, jumlah asupan ibu hamil dapat disesuaikan dengan kondisi janin. 

Jika Sahabat Sehat mengandung satu janin, maka membutuhkan tambahan 340 kalori per hari yang dimulai pada trimester kedua (atau bahkan lebih banyak kalori yang dibutuhkan jika sudah memasuki trimester ketiga). Jika Sahabat Sehat mengandung janin kembar dua, maka membutuhkan tambahan 600 kalori per hari. Jika Sahabat Sehat mengandung janin kembar tiga, maka membutuhkan tambahan 900 kalori per hari.

Baca Juga : 8 Asupan Bergizi dan Sehat untuk Wanita Hamil Muda

Apa Saja Vitamin & Mineral yang Dibutuhkan Ibu Hamil ?

Berikut adalah berbagai jenis vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh ibu hamil selama masa kehamilan :

  • Kalsium

Ibu hamil yang berusia 19-50 tahun membutuhkan kalsium sebanyak 1.000 mg per hari untuk membentuk tulang dan gigi janin yang kuat. Kalsium bersumber dari susu dan produk olahannya, ikan sarden, serta sayuran hijau.

  • Zat besi

Jumlah kebutuhan zat besi per hari ibu hamil mencapai 27 mg, yang bermanfaat dalam menghantarkan sel darah merah dari ibu ke janin. Sahabat Sehat dapat memenuhi asupan zat besi dari daging, unggas, ikan, kacang-kacangan, sereal yang terfortifikasi, serta buah plum.

  • Yodium

Ibu hamil membutuhkan yodium sebesar 220 mcg per hari, yang berperan dalam perkembangan otak janin. Yodium dapat diperoleh dari garam dapur, produk olahan susu, makanan laut, daging, roti, serta telur.

  • Kolin

Kolin berperan penting dalam perkembangan saraf otak serta tulang belakang janin. Ibu hamil membutuhkan sekitar 450 mg kolin per hari, yang bersumber dari susu, hati sapi, telur, kacang-kacangan, serta produk kedelai.

  • Vitamin A

Bagi ibu hamil yang berusia 19-50 tahun membutuhkan vitamin A sebesar 770 mcg, yang berperan dalam pertumbuhan tulang serta menjaga kesehatan kulit dan penglihatan ibu. Vitamin A dapat Sahabat Sehat peroleh dari wortel, sayuran hijau, dan kentang.

  • Vitamin C

Peranan vitamin C pada janin yaitu turut menjaga kesehatan gusi, gigi, serta tulang. Ibu hamil berusia 19-50 tahun membutuhkan vitamin C sebesar 85 mg per hari, yang dapat diperoleh dari buah jeruk, brokoli, tomat, serta stroberi.

Produk Terkait : Vitamin Ibu Hamil

  • Vitamin D

Ibu hamil membutuhkan sekitar 600 IU vitamin D per hari, yang dapat diperoleh dari paparan sinar matahari, susu yang terfortifikasi, ikan salmon dan ikan sarden. Vitamin D berperan dalam menjaga perkembangan tulang dan gigi janin, serta kesehatan kulit dan penglihatan ibu.

  • Vitamin B6

Selama hamil, ibu membutuhkan 1,9 mg vitamin B6 yang berperan dalam membentuk sel darah merah. Vitamin B6 dapat Sahabat Sehat peroleh dari daging dan hati sapi, daging babi, daging asap, sereal gandum utuh, dan pisang.

  • Vitamin B12

Peranan vitamin B12 bagi tubuh yaitu dalam proses pembentukan sel darah merah, serta menjaga kesehatan sistem saraf. Ibu hamil membutuhkan vitamin B12 sebanyak 2,6 mcg per hari, yang dapat diperoleh dari daging sapi, ikan, unggas, dan susu.

  • Asam Folat

Untuk mencegah kelainan bawaan otak dan tulang belakang janin serta mendukung perkembangan janin, Ibu hamil memerlukan asam folat sebesar 600 mcg per hari. Sahabat Sehat dapat memperoleh asam folat dari sereal yang terfortifikasi, roti, pasta, kacang-kacangan, sayuran hijau, dan jus jeruk. Jika Sahabat Sehat baru merencanakan kehamilan, dianjurkan mengkonsumsi 400 mcg asam folat per hari sebagai persiapan sebelum hamil.

Baca Juga : 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai jenis vitamin dan mineral yang penting bagi ibu hamil. Jika Sahabat Sehat membutuhkan multivitamin selama dirumah, segera manfaatkan layanan Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

Referensi :

  1. The American College of Obstetricians and Gynaecologists. Nutrition During Pregnancy [Internet]. USA : The American College of Obstetricians and Gynaecologists. 2021 [updated 2021 March; cited 2021 July 21]. Available from : https://www.acog.org/womens-health/faqs/nutrition-during-pregnancy

National Health Service. Vitamins, supplements and nutrition in pregnancy [Internet]. USA : National Health Service. 2020 [updated 2020 Feb 14; cited 2021 July 21]. Available from : https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/vitamins-supplements-and-nutrition/

Chat Asisten ProSehat aja