Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Kesehatan Wanita

Showing 61–70 of 120 results

  • Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat. Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! […]

    Pilih Mana, Diet Mayo atau Mayo Clinic?

    Sobat pernah mendengar tentang diet mayo? Atau jangan-jangan Anda pernah mencoba melakukan diet mayo? Perlu Anda ketahui, dinamakan Diet Mayo Clinic karena diet tersebut dikembangkan oleh Mayo Clinic,suatu organisasi non-profit kesehatan yang berpusat di Amerika Serikat.

    Diet Mayo Clinic terdiri dari dua fase, yaitu fase awal yang disebut lose it! dan dilanjutkan fase live it! Fase awal terdiri dari menu 14 hari yang akan membantu Sobat kehilangan berat badan sekitar 2,5 hingga 4,5 kg, sedangkan fase lanjutan akan menjaga penurunan berat badan secara perlahan (±0,5-1 kg) terus berlanjut hingga tercapai berat badan ideal. Setelah berat badan ideal tercapai, Mayo Clinic mengharapkan Anda dapat mempertahankannya seumur hidup. Keseluruhan program tersebut dikemas dalam buku “The Mayo Clinic Diet”.

    Sebenarnya, apakah sama antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic?” Jika ditelusuri, Diet Mayo yang popular ini merupakan serangkaian menu tanpa garam selama 14 hari yang ditawarkan oleh berbagai perusahaan katering dengan jaminan turun BB hingga 10 kg dalam waktu dua minggu. Diet Mayo popular ini menyerupai sebagian dari Diet Mayo Clinic, yaitu fase awal Lose it! Analisis gizi dari menu tersebut menunjukkan total kalori harian yang diasup adalah kurang dari 800 kkal per hari. Bandingkan kandungan kalori tersebut dengan rata-rata kebutuhan kalori orang Asia dewasa produktif yaitu 1500 kkal/hari untuk perempuan, atau 1800-2000 kkal/hari untuk laki-laki.

    Asupan kurang dari 800 kkal/hari dikenal juga sebagai very low calorie diet (VLCD) dalam dunia kesehatan. Diet VLCD biasanya diterapkan bagi penderita obesitas dengan indeks massa tubuh (IMT) >30 kg/m2 yang memerlukan penurunan berat badan secara cepat. Penerapan VLCD pada pasien harus dipantau oleh tenaga kesehatan yang kompeten dan menu yang diberikan harus mencakup kebutuhan mikronutrien harian. Penelitian menunjukkan VLCD aman bila diterapkan dalam jangka waktu singkat, yaitu tidak lebih dari dua belas minggu. Penerapan VLCD jangka panjang bisa memberikan dampak, seperti pembentukan batu empedu disamping defisiensi vitamin dan mikronutrien lain yang penting bagi kesehatan, sehingga dapat menimbulkan beberapa gejala berupa mulut kering, rambut rontok, sakit kepala, konstipasi, maupun diare.

    Pemantauan jangka panjang juga menunjukkan penerapan VLCD tidak dapat memberikan hasil weight maintenance yang lebih baik dibandingkan jenis diet konvensional lain dengan pemberian kalori lebih tinggi, seperti low calorie diet (LCD).

    Dalam Diet Mayo Clinic, dengan jelas dikatakan bahwa setelah dua minggu menjalani diet ketat, Anda perlu mengatur kebiasaan diet menjadi suatu pola makan yang lebih sehat serta dapat diterapkan seumur hidup.Hal tersebut merupakan perbedaan mendasar antara Diet Mayo dengan Diet Mayo Clinic. Setelah dua minggu mengikuti menu Diet Mayo, akan timbul pertanyaan “Apa yang harus saya lakukan untuk mempertahankan berat badan yang telah tercapai?” dan pertanyaan selanjutnya yakni: “Bagaimana bila berat badan yang ditargetkan belum tercapai, apakah harus melanjutkan Diet Mayo?” Ketika Sobat bingung dan akhirnya kembali ke pola makan sebelumnya, maka jarum timbangan Anda akan kembali bergeser ke arah kanan.

    Pemilihan makanan yang dianjurkan oleh Mayo Clinic juga bergantung pada sumber bahan makanan lokal Anda. Oleh karena Diet Mayo Clinic adalah produk negara Amerika, tentu saja menu-menu yang ditawarkan sesuai bahan makanan yang mudah diperoleh di Amerika. Bagaimana dengan penerapan Diet Mayo Clinic di Indonesia? Pola diet yang bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan berat badan ideal untuk jangka panjang, sebenarnya telah lama digunakan sebagai terapi manajemen berat badan oleh para pakar kesehatan yang dikenal sebagai dokter spesialis gizi klinik.

    Sahabat ProSehat dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter langganannya apabila ingin menerapkan cara diet sebagai gaya hidup yang lebih sehat. Lalu, jika Anda membutuhkan produk makanan atau camilan sehat lainnya, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Weight loss Weight-loss basics [Internet]. Mayo Clinic. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/basics/weightloss-basics/hlv-20049483
    2. How the Diet Plan Works | The Mayo Clinic Diet [Internet]. Mayo Clinic Diet. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: http://diet.mayoclinic.org/diet/how-it-works
    3. Weight Loss and Very Low-Calorie Diets [Internet]. WebMD. 2018 [cited 30 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/low-calorie-diets#1
    4. Farapti F. ANALISIS KOMPOSISI MAKRONUTRIEN DIET MAYO PADA PROGRAM PENURUNAN BERAT BADAN. Simposium Nasional Kesehatan Masyarakat. surabaya; 2015. Available from: researchgate.net/publication/315712190_ANALISIS_KOMPOSISI_MAKRONUTRIEN_DIET_MAYO_PADA_PROGRAM_PENURUNAN_BERAT_BADAN
    5. Saris W. Very-Low-Calorie Diets and Sustained Weight Loss. Obesity Research. 2001;9(S11):295S-301S.
    Read More
  • Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total […]

    7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total populasi wanita, persentase ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 1998, sekitar 5% dari total populasi pria dan 8% dari total populasi wanita.

    Obesitas merupakan keadaan yang terjadi ketika energi yang dimasukkan lebih banyak dibanding energi yang dikeluarkan, hal ini membuat energi yang tersisa akan diubah menjadi cadangan lemak, yang jika dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan obesitas.

    Modifikasi gaya hidup sangatlah penting karena penyebab utama obesitas adalah sedentary life styleatau gaya hidup dengan aktivitas fisik yang rendah, orang-orang cenderung menginginkan sesuatu yang praktis dan tidak mau lelah. Menghabiskan waktu didepan TV, memesan makanan secara online dibanding pergi kepasar dan keengganan berolahraga adalah sebagian kecil dari contoh aktivitas fisik yang kurang.

    Banyak orang yang merasa frustasi dengan keadaan ini, tapi sebenarnya banyak cara sederhana terutama dengan memodifikasi gaya hidup untuk mengatasi keadaan tersebut dan akan berhasil jika dilakukan secara sungguh-sungguh serta komitmen yang kuat.

    Ada7 cara sederhana untuk mengatasi obesitas, yaitu:

    1. MINUM AIR PUTIH

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan meminum air putih sebanyak lebih dari 1 liter perhari mampu menurunkan berat badan sebanyak sekitar 2 kg selama 12 bulan. Hal ini disebabkan dengan meminum air, kita lebih cepat merasa kenyang serta mempercepat transit makanan pada usus sehingga jumlah kalori yang terserap akan berkurang. Selain itu, air putih juga membantu pengeluaran lemak serta membantu membersihkan saluran cerna dari sisa makanan.

    1. MAKAN BUAH & SAYUR

    Memakan buah dan sayur sangat membantu dalam upaya penurunan berat badan karena mengandung jumlah kalori yang rendah, tapikaya akan serat yang mampu membuat kita cepat merasa kenyang dan rasa lapar datang lebih lama. Buah-buahan yang dikonsumsi sebaiknya merupakan buah-buahan dengan indeks gula yang rendah, misalnya: ceri, plum, peach, grapejuice, apel, aprikot, pir. Sedangkan jenis sayur yang baik ialah sayuran yang dimakan mentah atau setengah matang dengan cara direbus. Memasak makanan dengan cara ditumis atau dengan santan sangat buruk bagi kesehatan karena kandungan lemak yang tinggi.

    1. OLAHRAGA

    American College of Sport Medicine (ASCM) merekomendasikan bahwa aktivitas fisik yang baik untuk mengurangi obesitas dan menjaga tubuh untuk tetap sehat pada usia 18 – 65 tahun adalah aktivitas aerob sedang dengan durasi 1 jam per hari, 5 hari dalam seminggu atau intensitas berat dengan durasi 20 menit per hari, 3 hari dalam seminggu. Namun, pada orang dengan obesitas sangat penting memikirkan jenis aktivitas fisik yang akan dilakukan. Sebaiknya berupa aktivitas fisik yang tidak memberikan beban terlalu berat pada lutut, misalnya: berenang atau bersepeda.

    1. TIDUR YANG CUKUP

    Pada dasarnya kondisi kurang tidur atau durasi tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko seseorang menderita obesitas. Sebuah penelitian di Polandia menunjukkan bahwa wanita yang durasi tidurnya lebih dari 9 jam dan pria dengan durasi tidur kurang dari 6 jam memiliki risiko yang tinggi untuk menderita obesitas.

    1. HINDARI MAKANAN & MINUMAN CEPAT SAJI

    Makanan cepat saji diketahui memiliki kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan jumlah kejadian obesitas terutama di negara berkembang dan maju, karena makanan cepat saji umumnya memiliki porsi yang besar, proses yang cepat, tinggi kalori, tinggi lemak dan juga gula yang menyebabkan penimbunan kalori yang kemudian diubahmenjadi lemak pada tubuh kita.

    1. BATASI KONSUMSI GARAM

    Selama ini, kita meyakini bahwa konsumsi garam yang berlebihan akan meningkatkan tekanan darah dan berdampak buruk pada kesehatan jantung. Namun, ternyata konsumsi garam yang berlebihan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan obesitas, terutama garam yang terkandung pada penyedap rasa. Hal ini disebabkan garam juga membuat seseorang ingin makan lebih banyak.

    1. KONSUMSI MAKANAN TINGGI PROTEIN

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi protein dapat membantu pengurangan lemak, karena protein menghasilkan lebih banyak panas dibandingkan lemak dan karbohidrat. Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi protein akan membuat kita lebih cepat merasa kenyang.

    Cara-cara instan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal seperti konsumsi obat pelangsing maupun tindakan operatif sangat tidak dianjurkan, karena efek samping yang mungkin terjadi bahkan risiko kematian di meja operasi yang mungkin terjadi, serta biaya yang dikeluarkan juga amatlah besar. Memodifikasi gaya hidup adalah cara alami paling tepat dalam mengurangi obesitas, karena hampir tidak memiliki efek samping jika dilakukan dengan tepat, bahkan biaya yang dikeluarkan relatif murah. Yakinlah Sobat, bentuk tubuh dan berat badan yang ideal hanya dapat diperoleh dengan komitmen dan konsistensi.

    Nah, jika Sobat membutuhkan aneka produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Astrup A, Raben A, Geiker N. The role of higher protein diets in weight control and obesity-related comorbidities. International Journal of Obesity. 2014;39(5):721-726.
    2. WHO | Obesity [Internet]. Who.int. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: http://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/obesity_text/en/
    3. Tetens I, Alinia S. The role of fruit consumption in the prevention of obesity. The Journal of Horticultural Science and Biotechnology. 2009;84(6):47-51.
    4. Suliga E, Koziel D, Cieśla E, Rębak D, Głuszek S. Sleep duration and the risk of obesity – a cross-sectional study. Medical Studies. 2017;3:176-183.
    5. Garcia G, Sunil T, Hinojosa P. The Fast Food and Obesity Link: Consumption Patterns and Severity of Obesity. Obesity Surgery. 2012;22(5):810-818.
    Read More
  • Ladies, memiliki kulit yang putih dan cerah merupakan dambaan seorang wanita dan tentunya untuk mendapatkan hal tersebut tidak melulu identik dengan produk-produk kecantikan yang membutuhkan modal besar untuk mendapatkannya. Perlu diperhatikan bahwa kandungan pengawet dan zat kimia lainnya yang terdapat pada produk kecantikan tersebut justru akan berbalik memberikan efek buruk dalam jangka waktu panjang. Lantas […]

    5 Cara Mencerahkan Wajah Secara Alami

    Ladies, memiliki kulit yang putih dan cerah merupakan dambaan seorang wanita dan tentunya untuk mendapatkan hal tersebut tidak melulu identik dengan produk-produk kecantikan yang membutuhkan modal besar untuk mendapatkannya. Perlu diperhatikan bahwa kandungan pengawet dan zat kimia lainnya yang terdapat pada produk kecantikan tersebut justru akan berbalik memberikan efek buruk dalam jangka waktu panjang. Lantas bagaimana cara mencerahkan wajah secara alami?

    Sebelumnya, Ladies perlu mengetahui terlebih dahulu penyebab dari kulit wajah yang menghitam. Pigmen melanin adalah pigmen yang memberikan warna pada kulit setiap orang. Apabila didapati kadar melanin yang semakin tinggi, maka warna kulit akan semakin gelap. Asam amino tirosin didapatkan pada jaringan kulit yang bekerja untuk membentuk pigmen melanin yang baru. Saat kulit terpapar oleh sinar UV, maka enzim tirosin akan teroksidasi, kemudian akan menginisiasi pembentukan pigmen melanin baru. Selain dari pembentukan pigmen melanin ini sendiri, paparan sinar (UV A, UV B, dan UV C)juga dapat membentuk suatu reaksi radikal bebas, yang dianggap sebagai racun pada tubuh. Reaksi radikal bebas ini memiliki dampak merusak pada jaringan kulit, juga menyebabkan perubahan warna kulit menjadi lebih gelap.

    Pastinya Ladies penasaran bagaimana cara mencerahkan wajah yang alami agar wajah selalu tampak bersinar? Berikut 5 cara mencerahkan wajah yang bisa didapatkan dari bahan-bahan alami sekitar kita, yuk kita simak!

    1. VITAMIN C

    Ladies, vitamin C bisa didapatkan dari  buah-buahan, seperti jeruk, lemon, kiwi, brokoli dll. Selain dari buah-buahan, vitamin C juga dapatdiperoleh dari asupan suplemen vitamin C itu sendiri. Vitamin C sangatbermanfaatuntuk jaringan kulit. Kandungan antioksidan yang dimiliki vitamin C dapat menekan produksi radikal bebas pada kulit. Radikal bebas yang terdapat pada kulit biasanya terbentuk apabila kulit terpapar sinar UV. Dampak dari radikal bebas yang terbentuk pada kulit yaitu merusak jaringan sel kulit tersebut, salah satunya mengakibatkan terjadinya hiperpigmentasi pada kulit (warna kulit yang menghitam). Kandungan antioksidan dari vitamin C dapat menetralisasi produksi dari radikal bebas, sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan sel kulit tersebut. Selain itu, vitamin C juga dapat mencegah terjadinya pembentukan sunburn cell, serta memiliki efek pembentukan jaringan kolagen baru. Banyaknya manfaat dari vitamin C pada jaringan kulit, semakin membuktikan bahwa vitamin C dapat menjadi pilihan cara mencerahkan wajah secara alami.

    1. VITAMIN E

    Mirip dengan vitamin C, vitamin E juga memiliki efek antioksidan yang bermanfaat bagi kulit. Efek yang ditimbulkan dari vitamin E juga berperan langsung dalam pencegahan pembentukan sunburn cell, serta memberikan efek proteksi terhadap pembentukan radikal bebas pada jaringan. Namun, apabila vitamin C didapatkan dari konsumsi buah-buahan, vitamin E terdapat pada kacang-kacangan, bayam, gandum, dan olive oil. Vitamin E juga dimiliki buah alpukat. Selain dikonsumsi, manfaat vitamin E dapat diperoleh secara topikal (krim vitamin E), namun penggunaan topikal hanya memberikan perubahan minimal.

    Ladies, yang perlu diperhatikan adalah penggunaan vitamin C dan vitamin E secara bersamaan dapat memberikan dampak maksimal dari kandungan antioksidan yang ada terhadap efek proteksi pada jaringan kulit. Hal ini disebabkan kandungan antioksidan dari kedua vitamin tersebut bekerja dengan cara yang berbeda pada jaringan kulit, tapi apabila disatukan, maka efek yang diberikan saling melengkapi satu sama lain, sehingga efek proteksi pada jaringan kulit dapat terjadi secara maksimal.Penggunaan vitamin C dan vitamin E dapat menjadi pilihan utama sebagai caramencerahkan wajah.

    1. VITAMIN A

    Vitamin A juga diyakini berperan sebagai cara mencerahkan wajah. Berbeda dengan kedua vitamin yang telah dibahas sebelumnya, vitamin A memiliki kandungan β-carotene dan lycopene yang memberi manfaat baik pada jaringan kulit. β-carotene banyak terkandung dalam wortel, labu, ubi, mangga, pepaya. Kerja dari β-carotene ini sendiri adalah untuk membatasi penyerapan sinar UV. Namun, kandungan lycopene pada vitamin A sebenarnya lebih berperan dalam mencerahkan wajah. Hal ini disebabkan karena kandungan lycopene lebih banyak pada jaringan kulit, dan ketika kulit terpapar sinar UV, kandungan lycopene pada kulit lebih banyak yang hancur dibandingkan dari β-carotene. Banyaknya lycopene yang hancur ini menyebabkan adanya reaksi radikal bebas yang semakin banyak dihasilkan, mengakibatkan rusaknya pigmen kulit serta hiperpigmentasi pada kulit. Lycopene paling banyak didapati pada buah tomat.

    1. BUAH BERI & UBI MERAH

    Ladies, buah beri dan ubi merah kaya akan zat pigmen antosianin yang memberi warna merah keunguan pada jenis makanan tersebut. Buah beri yang dikenal dan bisa dijumpai di Indonesia, yaitu strawberry, blueberry, blackberry, dan raspberry. Zat pigmen antosianin ini juga telah diteliti dapat dijadikan sebagai pilihan mencerahkan wajah melalui efeknya yang dapat menyerap paparan sinar UV yang masuk ke kulit.  Pigmen antosianin ini juga dapat mencegah terjadinya perubahan dari asam amino tirosin menjadi zat radikal bebas, sehingga dapat melindungi jaringan kulit dari zat oksidan yang berbahaya.Menariknya, antioksidan yang terkandung pada makanan yang mengandung pigmen antosianin ini juga terbukti 4 kali lebih kuat dari vitamin E. Wow, hebat ya! Yuk, rajin mengonsumsi buah beri dan ubi merah!

    1. LIDAH BUAYA

    Selama ini, lidah buaya memang memberikan banyak manfaat pada kulit. Manfaat yang paling dikenal ialah sintesis kolagen baru yang dipicu oleh lidah buaya, sehingga dapat memperbaiki jaringan kulit yang rusak, serta efek hidrasi yang ditimbulkan dapat menjaga kelembapan kulit. Namun, setelah diteliti lebih lanjut, ternyata lidah buaya juga memiliki manfaat pada paparan sinar UV. Lidah buaya mengandung zat flavonoid, khususnya zat aloesin. Zat aloesin ini dapat menghambat oksidasi dari asam amino tirosin yang berperan pada reaksi hiperpigmentasi kulit. Berkurangnya tirosin yang terbentuk, maka pigmen melanin yang terbentuk pun semakin sedikit. Selain itu, lidah buaya dipercaya dapat mengurangi paparan sinar UV A yang terserap di jaringan kulit. Sinar UV A sendiri dapat menyebabkan kerusakan lisosome pada sel kulit (berperan dalam terjadinya melanogenesis) hingga kematian sel. Dan hal tersebut yang menjadi penyebab timbulnya reaksi oksidasi pada kulit. Seperti telah dibahas sebelumnya, reaksi oksidasi yang menghasilkan zat radikal bebas juga menyebabkan kulit menjadi lebih hitam.

    Bagaimana Ladies, masih mau pakai bahan-bahan kecantikan yang mengandung banyak pengawet? Penggunaan produk kecantikan yang alami bisa memberikan banyak manfaat, sedikit kerugian, dan tentunya lebih ekonomis! Jangan ragu-ragu gunakan 5 bahan alami sebagai pilihan cara mencerahkan wajah kalian, ya!

    Nah, informasi untuk perawatan diri maupun produk kesehatan lain, bisa kamu lihat dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Telang PS. Vitamin C in dermatology. Indian Dermatology Online Journal. 2013 Jun; 4(2):143-6.
    2. Keen MA, Hassan I. Vitamin E in dermatology. Indian Dermatology Online Journal. 2016 Aug; 7 (4) : 311-5.
    3. Schagen SK, Zampeli VA, Makrantonaki E, Zouboulis C. Discovering the link between nutrition and skin aging. Dermatoendocrinol. 2012 Jul; 4(3):298-307.
    4. Korac RR, Khambholja KM. Potential of herbs in skin protection from ultraviolet radiation. Pharmacogn Rev. 2011 Dec; 5(10):164-73.
    5. Giusti M. Anthocyanins in health and disease. 1st ed. Taylor and Francis Limited; 2013:307-16.
    6. Rodrigues D, Viotto AC, Checchia R, Gomide A, Severino D, Itri R, et al. Mechanism of Aloe Vera extract protection against UVA: shelter of lysosomal membrane avoids photodamage. Photochemical & Photobiological Sciences. 2016.
    7. Tanaka M, Yamamoto Y, Misawa E, Nabeshima K, Saito M, Yamauchi K, et al. Effects of Aloe Sterol Supplementation on Skin Elasticity, Hydration, and Collagen Score: A 12-Week Double-Blind, Randomized, Controlled Trial. Skin Pharmacol Physiol. 2016;29:309-17.
    8. Ebanks JP, Wickett RR, Boissy RE. Mechanisms Regulating Skin Pigmentation: The Rise and Fall of Complexion Coloration. Int J Mol Sci. 2009; 10(9):4066-87.
    Read More
  • Apakah kalian pernah menjalani diet? Jika iya, diet apa sih yang biasa kalian lakukan? Diet pastinya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat karena banyak wanita yang melakukan kegiatan ini untuk mendapatkan badan ideal. Diet adalah salah satu cara yang sering dilakukan oleh wanita untuk menurunkan berat badannya dan pastinya memulai diet sama dengan memulai […]

    8 Kiat Mengolah Masakan Sehat untuk Diet Alami

    Apakah kalian pernah menjalani diet? Jika iya, diet apa sih yang biasa kalian lakukan? Diet pastinya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat karena banyak wanita yang melakukan kegiatan ini untuk mendapatkan badan ideal. Diet adalah salah satu cara yang sering dilakukan oleh wanita untuk menurunkan berat badannya dan pastinya memulai diet sama dengan memulai pola hidup yang lebih sehat daripada sebelumnya. Melakukan diet sama saja kita lebih memperhatikan asupan makan dan pastinya kita akan memilih makan yang lebih menyehatkan agar diet yang kita bisa mendapatkan hasil yang kita inginkan dalam waktu singkat.

    Lalu sebenarnya makanan apa sih yang cocok untuk dikonsumsi ketika diet? Bagaimana pula cara mengolah masakan untuk diet alami? Ketika kita menjalani diet, kita juga harus memperhatikan cara pengolahannya sehingga kita bisa mendapatkan manfaat dari diet tersebut secara optimal. Apakah ada perbedaan pada pengolahan makanan antara orang yang sedang menjalani diet dan tidak?

    Nah daripada semakin penasaran, yuk kita simak kiat mengolah masakan untuk diet alami!

    1. Memasak dengan suhu 70 derajat celcius

    Memasak sayuran dalam suhu yang tepat adalah hal yang perlu kita perhatikan sehingga kita bisa mendapatkan nutrisi dari makanan tersebut dengan optimal. Kita sebaiknya memanaskan sayuran menggunakan microwave karena suhunya yang bisa diatur dan tidak terlalu mendidih. Sebaliknya ketika kita memasak sayuran dengan air mendidih karena hal ini cenderung mengurangi kandungan nutrisi sayuran.

    2. Memasak dengan durasi yang tepat

    Selain memperhatikan suhu saat kita memasak, kita juga perlu memperhatikan durasi kita memasak untuk menjalani diet sehat. Memasak dengan durasi yang tepat akan mengoptimalkan nilai gizi dan vitamin yang kita dapatkan dari sayuran tersebut dan sebaliknya jika kita memasaknya terlalu lama kita akan kehilangan hal tersebut. Contoh sayuran yang perlu kita masak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi adalah jamur, asparagus, bayam, wortel, brokoli, kentang, dan lain-lain.

    3. Menggunakan bumbu alami

    Ketika kita memasak, tidak dapat dipungkiri kita sering menambahkan bumbu tambahan supaya makanan terasa lezat. Kabar baiknya, berbagai bumbu dapur alami tidak kalah lezatnya dengan kita menggunakan MSG yang pastinya membuat asupan makanan kita menjadi semakin sehat. Beberapa bumbu alami yang dimaksud di sini contohnya seperti bawang putih, oregano, merica, kunyit, terasi, dan lain-lain.

    4. Menggunakan minyak pilihan

    Minyak sayur adalah jenis minyak yang sering kita gunakan untuk mengolah bahan makanan kita, baik untuk menggoreng makanan ataupun dicampurkan dalam makanan tertentu. Namun, tahukah jika minyak sayur tidak terlalu sehat untuk kita? Minyak sayur mengandung banyak lemak jenuh yang pastinya dapat memicu kolesterol kita menjadi tinggi bahkan kita juga berisiko mengalami obesitas di kemudian hari. Sehingga, kita perlu mengganti minyak kelapa ini dengan jenis minyak yang lebih sehat seperti minyak zaitun, wijen, kacang, kanola, dan lain-lain. Kita juga harus menghindari menggunakan minyak yang digunakan berkali-kali karena efeknya yang buruk untuk kesehatan kita.

    5. Mengukus sayuran

    Seperti yang kita bahas sebelumnya, sebaiknya kita mengurangi makanan yang digoreng karena efek dari lemak jenuh yang tidak bagus untuk tubuh kita. Tentu saja kita bisa mengolah makanan dengan cara lainnya, salah satunya adalah dengan mengukus makanan tersebut. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu kita perhatikan sebelum mengukus makanan, seperti jumlah air yang cukup alias tidak terlalu berlebihan atau kurang air dan kita bisa menggunakan air kaldu ataupun daun teh untuk menambahkan aroma makanan secara alami.

    6. Pilih daging rendah lemak

    Siapa bilang kita tidak bisa mengonsumsi daging selama menjalani proses diet? Kita tetap bisa mengonsumsi daging dengan catatan dengan memilih bagian daging yang rendah lemak. Kandungan lemak pada jenis daging rendah lemak ini hanya berkisar 2 hingga 3 gram setiap satu potong di mana pada satu porsi daging biasa bisa mengandung 40 gram atau lemak. Meskipun kita mengonsumsi daging rendah lemak, kita disarankan hanya untuk mengonsumsi 2 hingga 3 potong dalam sehari. Mengenali daging rendah lemak sendiri sangatlah mudah, di mana kandungan lemak ini terlihat pada banyaknya garis putih yang terdapat pada daging dan dengan kata lain kita sebaiknya memilih daging yang jarang memiliki garis putih lemak.

    7. Mengurangi penggunaan gula

    Gula adalah salah satu bumbu dapur yang tidak boleh ketinggalan ketika kita memasak karena bumbu yang satu ini juga membuat makanan kita menjadi terasa lebih lezat. Namun, ada satu hal yang perlu kita perhatikan yaitu untuk mengurangi penggunaan bumbu yang satu ini karena berisiko memicu timbulnya obesitas di kemudian hari. Sebaiknya, kita bisa menggunakan berbagai sayuran ataupun buah yang mengandung pemanis alami seperti dari madu, buah kurma, gula kelapa, sirup mapel, bahkan kita juga bisa menggunakan bawang bombai.

    8. Mengurangi makanan bersantan

    Makanan bersantan adalah salah satu jenis hidangan yang digemari oleh masyarakat karena cita rasanya yang lezat dan pastinya membuat makanan menjadi lebih gurih. Namun, tahukah kalian jika terlalu banyak mengonsumsi makanan bersantan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan kita? Hal ini karena makanan bersantan dapat meningkatkan kadar kolesterol kita bahkan bisa mengganggu saluran pencernaan yang pastinya menimbulan rasa tidak nyaman. Sebaiknya kita juga selalu menggunakan santan alami alias mendapatkan santan dari kelapa sehingga kualitas makanan lebih baik daripada kita menggunakan santan instan yang dijual di toko terdekat. Selain itu, makanan bersantan juga tidak boleh dikonsumsi kembali apabila berada pada suhu ruangan selama 4 jam atau lebih karena berbagai kandungannya yang sudah rusak. Oleh sebab itu, kita sebaiknya mengonsumsi makanan bersantan dalam kulkas.

    Nah itu tadi adalah beberapa kiat yang bisa kita jalankan selama menjalani diet. Pastinya mudah untuk dilakukan dan diingat bukan? So, kapan kalian akan menjalani diet dan pastinya pola hidup yang lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Apakah kalian sering sakit? Jika iya, penyakit apakah yang sering kalian alami? Terserang suatu penyakit adalah suatu hal yang tidak kita inginkan mengingat hal yang satu ini akan mengganggu keseharian kita. Bukan hanya itu saja, penyakit yang tidak kunjung sembuh dapat mengganggu kinerja organ kita yang pastinya kita membutuhkan biaya untuk hal ini karena kita […]

    Ingin Jadi Wanita Sukses? Hidup Sehat dengan Makanan Sehat

    Apakah kalian sering sakit? Jika iya, penyakit apakah yang sering kalian alami? Terserang suatu penyakit adalah suatu hal yang tidak kita inginkan mengingat hal yang satu ini akan mengganggu keseharian kita. Bukan hanya itu saja, penyakit yang tidak kunjung sembuh dapat mengganggu kinerja organ kita yang pastinya kita membutuhkan biaya untuk hal ini karena kita perlu ke dokter. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?Sebenarnya apa sih yang menyebabkan kita sering terserang suatu penyakit? Berbagai faktor bisa memicu timbulnya suatu penyakit, seperti kurang istirahat, kebiasaan merokok ataupun mengonsumsi minuman beralkohol, serta pola makan kita yang kurang teratur.

    Asupan makanan adalah suatu hal yang perlu kita perhatikan karena makanan berfungsi sebagai sumber energi dalam keseharian kita dan apabila kita kurang makan maka akan mempengaruhi performa kita. Selain itu, dari makanan kita juga bisa memenuhi beberapa kebutuhan seperti kebutuhan nutrisi ataupun vitamin yang pastinya berfungsi untuk menjaga badan kita tetap sehat. Sebagai wanita yang sudah memasuki usia dewasa awal alias 20-an, kita harus mengonsumsi berbagai makanan sehat mengingat padatnya kegiatan kita dalam sehari. Lalu makanan sehat apa sih yang tepat untuk wanita pada rentang usia 20 hingga 30 tahun?

    Nah, daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut in!

    1. Makanan tinggi magnesium

    Jenis makanan yang satu ini memiliki peran penting dalam keseharian kita mengingat magnesium sangatlah efektif untuk menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan datang bulan alias menstruasi. Contoh makanan yang kaya akan magnesium adalah sayuran hijau, kacang kedelai, ikan mackerel, pisang, beras merah, alpukat, dan lain-lain.

    2. Makanan tinggi kalsium

    Kebutuhan akan kalsium adalah kebutuhan yang tidak boleh dilupakan mengingat kalsium berperan penting terhadap kesehatan kita. Yup, kalsium adalah salah satu zat yang berfungsi untuk pertumbuhan tulang. Osteoporosis ataupun permasalahan pada persendian adalah salah satu contoh permasalahan yang mungkin terjadi di masa mendatang ketika kebutuhan kalsium kita tidak terpenuhi dengan baik. Oleh sebab itulah kita harus mengonsumsi berbagai jenis makananan yang tinggi akan kalsium, seperti berbagai sayuran hijau, kacang-kcangan, seafood, dan biji-bijian.

    3. Makanan mengandung vitamin C

    Vitamin C adalah salah satu vitamin yang berperan penting dalam kehidupan kita dan tentu saja kita perlu memenuhi kebutuhan vitamin C dalam keseharian kita. Terpenuhinya kebutuhan vitamin C dengan baik pada usia 20-an berfungsi untuk membangun kolagen dalam tubuh yang berarti meminimalisir timbulnya berbagai tanda penuaan sejak dini. Beberapa contoh makanan yang kaya akan kandungan vitamin C antara lain jeruk, pepaya, stroberi, kiwi, kubis, ubi jalar, dan lain-lain.

    4. Makanan berprotein

    Protein juga kebutuhan tubuh yang tidak boleh kita lupakan kapan pun karena perannya yang penting untuk tubuh kita. Terpenuhinya kebutuhan protein kita dalam sehari akan menimbulkan rasa kenyang sehingga kita tidak makan berlebihan dan pastinya mencegah risiko obesitas pada seseorang. Bukan hanya itu saja, protein juga mampu berfungsi sebagai sumber energi serta menjaga kadar gula darah kita dalam batas normal. Contoh beberapa makanan yang berprotein tinggi adalah telur, aam, kacang almond, daging sapi, berbagai produk olahan susu, dan lain-lain.

    5. Mengurangi konsumsi makanan manis

    Setelah kita memenuhi berbagai kebutuhan tubuh dengan baik, tentunya kita perlu mengingat beberapa jenis makanan yang perlu kita hindari agar tubuh kita juga tidak rentan terhadap serangan berbagai penyakit. Mengonsumsi makanan manis terlalu sering atau berlebihan bukanlah suatu hal yang disarankan karena hal ini dapat memicu timbulnya penyakit yang dapat mengancam keselamatan kita seperti diabetes, gangguan jantung, ataupun hipertensi. Cake, cookies, ataupun cokelat adalah beberapa contoh makanan manis yang perlu kita kurangi untuk mencegah timbulnya berbagai penyakit di kemudian hari.

    Nah itu tadi adalah beberapa panduan makanan sehat yang bisa diterapkan oleh wanita rentang usia 20 hingga 30 tahun. Hidup sehat adalah hal yang mudah untuk dilakukan bukan? So, tunggu apalagi untuk menjalani pola hidup yang lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Moms, sedang berencana menambah momongan? Jika Anda tengah bersiap memiliki anak kedua, tentunya diperlukan beragam persiapan, salah satunya ialah asupan makanan untuk menopang pertumbuhan janin dalam kandungan. Pada saat kehamilan, tubuh memerlukan ekstra kalori, vitamin serta mineral. Pada saat hamil, Moms memerlukan ekstra kalori sebanyak 180-300 tambahan kalori per harinya. Kurangnya asupan kalori pada saat […]

    9 Panduan Makanan Sehat untuk Program Hamil Anak Kedua

    Moms, sedang berencana menambah momongan? Jika Anda tengah bersiap memiliki anak kedua, tentunya diperlukan beragam persiapan, salah satunya ialah asupan makanan untuk menopang pertumbuhan janin dalam kandungan. Pada saat kehamilan, tubuh memerlukan ekstra kalori, vitamin serta mineral. Pada saat hamil, Moms memerlukan ekstra kalori sebanyak 180-300 tambahan kalori per harinya.

    Kurangnya asupan kalori pada saat kehamilan dapat berdampak buruk bagi pertumbuhan bayi dalam kandungan seperti kekurangan berat badan pada bayi (BBLR atau Berat Badan Lahir Rendah), tapi bila kelebihan asupan kalori saat kehamilan pun dapat berdampak negatif seperti meningkatkan risiko Diabetes Gestasional (meningkatnya gula darah saat kehamilan) yang dapat mempersulit proses persalinan karena berat badan bayi lahir berlebih.

    Berikut ini anjuran asupan makanan sehat yang diperlukan saat program kehamilan :

    1. Asam Folat

    Asam folat merupakan salah satu suplemen yang sangat dibutuhkan bagi ibu saat program kehamilan, sebab asam folat dapat membantu meningkatkan kesuburan, membantu tumbuh kembang janin selama dalam kandungan serta mencegah terjadinya cacat janin. Namun, asam folat tidak hanya berbentuk suplemen obat saja tetapi dapat ditemui dalam berbagai makanan seperti sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian seperti gandum dan sereal, hati sapi, salmon dan susu rendah lemak. Kebutuhan asam folat untuk wanita yang sedang menjalani program hamil yaitu 400 mikrogram (mcg) atau 0,4 mg per hari.

    Selain untuk meningkatkan kesuburan bagi pasutri yang sedang menjalankan program kehamilan, asam folat berfungsi meningkatkan produksi sel darah merah tubuh, membantu mencegah terjadinya keguguran, cacat lahir pada bayi, cacat organ tubuh lain seperti cacat jantung, bibir sumbing. Cacat tabung saraf dapat terjadi saat embrio, oleh karena itu disarankan mengonsumsi suplemen asam folat sejak program kehamilan.

    Selain bagi wanita, asam folat ternyata dapat membantu kesuburan pria, karena asam folat mengandung antioksidan. Antioksidan seperti asam folat dan zink dipercaya dapat meningkatkan volume serta meningkatkan kualitas sperma. Oleh karena itu, asam folat sangat dibutuhkan untuk pasangan suami istri yang sedang menjalani program kehamilan.

    1. Vitamin dan Mineral Lain

    Selain asam folat, beberapa vitamin dan mineral lain yang baik dikonsumsi dalam meningkatkan kesuburan yaitu makanan yang mengandung vitamin A, B, C, D dan E, kalsium serta asam lemak.

    Piramida makanan yang dapat meningkatkan fertilitas

    1. Makanan yang Mengandung Protein

    Selain sebagai sumber energi yang diperlukan tubuh, asupan protein serta kalsium sangat diperlukan untuk pertumbuhan awal janin. Makanan yang terbuat dari bahan dasar susu, selain mengandung protein juga mengandung probiotik (seperti yoghurt) yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dengan meningkatkan bakteri baik di usus. Selain itu, mengonsumsi probiotik selama kehamilan awal maupun program kehamilan dapat mencegah risiko terjadinya komplikasi saat kehamilan seperti preeklampsia, diabetes gestasional, risiko infeksi dan alergi.

    1. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti  kacang tanah, kacang kedelai, kacang merah merupakan sumber asam folat, serat, protein, zat besi, sumber vitamin B serta kalsium. Karena kacang-kacangan mengandung asam folat, sebuah penelitian menyatakan bahwa kandungan asam folat yang terkandung di dalam kacang-kacangan dapat mencegah 65-90% risiko cacat sekat jantung.

    1. Ubi Jalar

    Ubi jalar mengandung beta carotene dan vitamin A yang dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan sel serta jaringan tubuh, hal ini sangat diperlukan saat perkembangan awal janin. Wanita yang sedang program hamil atau masa awal kehamilan memerlukan asupan vitamin A 10-40% lebih banyak, atau 100-150 gram ubi jalar per hari. Selain itu, ubi jalar mengandung serat yang dapat menimbulkan efek kenyang lebih lama, sehingga dapat mengontrol gula darah saat kehamilan dan menurunkan risiko terkena Diabetes gestasional dan mencegah kelebihan berat badan pada janin yang mempersulit proses persalinan.

    1. Salmon

    Salmon mengandung omega 3, asam lemak EPA dan DHA, yang berfungsi membentuk perkembangan otak dan mata janin. Selain dari salmon, omega 3 didapatkan dari makanan laut. Selain mengandung asam lemak omega 3, salmon merupakan makanan dengan kandungan vitamin D alami yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, meningkatkan kesuburan serta berfungsi dalam pembentukan tulang janin. Anjuran asupan omega 3 adalah 1000-2000 mg per hari atau 2-3 ons ikan salmon.

    1. Telur

    Telur merupakan sumber makanan dengan kandungan protein tinggi yang dapat meningkatkan kesuburan, serta merupakan sumber energi tubuh. Selain itu, telur merupakan salah satu makanan yang mengandung vitamin, mineral serta kholin. Kholin dibutuhkan tubuh saat kehamilan awal karena dapat membantu  meningkatkan pembentukan otak janin

    1. Daging Merah

    Selain mengandung protein, daging merah merupakan sumber zat besi yang diperlukan tubuh untuk membantu pembentukan sel darah merah.

    1. Sayur dan Buah

    Konsumsi makanan yang mengandung serat dapat membantu agar mudah kenyang, sehingga dapat mengurangi asupan karbohidrat. Menjaga asupan kalori yang masuk membantu untuk mencegah kelebihan berat badan saat mempersiapkan kehamilan, secara tidak langsung membantu untuk menghindari risiko berat badan berlebih saat kehamilan yang berdampak meningkatnya risiko diabetes saat kehamilan. Selain itu, berat badan berlebih terbukti dapat mengurangi kesuburan seseorang.

    Makanan yang dapat menurunkan tingkat kesuburan

    Berikut ini beberapa anjuran makanan yang harus dihindari selama program hamil, karena dapat mengganggu kesuburan pria dan wanita, antara lain:

    1. Jaga kondisi tubuh agar tetap sehat dengan berolahraga minimal 5 kali dalam seminggu, berat badan ideal dapat membantu meningkatkan kesuburan seseorang, serta mencegah berat badan berlebih saat kehamilan yang dapat meningkatkan berbagai risiko penyakit saat kehamilan seperti hipertensi gestasional dan diabetes gestasional.
    2. Istirahat yang cukup serta menjauhi stres.
    3. Menghindari rokok dan alkohol, serta minuman yang mengandung kafein.
    4. Hindari makanan cepat saji, mengandung pengawet serta makanan yang mengandung banyak lemak.

    Nah, Moms yang sudah siap berbadan dua, jangan lupa perhatikan panduan makanan sehat untuk kehamilan seperti yang sudah diulas di atas ya. Anda juga bisa mendapatkan informasi kesehatan penting lainnya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga! Salam sehat!

    Daftar Pustaka

    1. Diet During Pregnancy: Healthy Eating While Pregnant [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 14 September 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/diet-during-pregnancy/
    2. Collins G, Rossi B. The impact of lifestyle modifications, diet, and vitamin supplementation on natural fertility. Fertility Research and Practice [Internet]. 2015 [cited 13 September 2018];1(1). Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4345758/
    3. Penelitian mengungkap peran selenium untuk kesuburan wanita [Internet]. https://www.nestlenutrition-institute.org. 2018 [cited 14 September 2018]. Available from: nestlenutrition-institute.org/country/id/berita/article/2015/01/07/penelitian-mengungkap-peran-selenium-untuk-kesuburan-wanita
    4. How can I increase my chances of getting pregnant? [Internet]. nhs.uk. 2018 [cited 14 September 2018]. Available from: nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/how-can-i-increase-my-chances-of-getting-pregnant/
    Read More
  • Kolesterol. Kolesterol adalah suatu penyakit yang membahayakan dan pastinya tidak ada seorang pun yang ingin mengalami hal ini. Memangnya bagaimana sih seseorang dikatakan mengalami penyakit kolesterol? Jawabannya tentu saja ketika kadar kolesterol mereka mencapai batas tinggi alias ketika melebihi batas normal, yaitu berada di atas angka 200 mg/dL. Lalu, apakah ada gejala lain yang menandakan […]

    Simak 9 Trik Memilih Makanan Rendah Kolesterol

    Kolesterol. Kolesterol adalah suatu penyakit yang membahayakan dan pastinya tidak ada seorang pun yang ingin mengalami hal ini. Memangnya bagaimana sih seseorang dikatakan mengalami penyakit kolesterol? Jawabannya tentu saja ketika kadar kolesterol mereka mencapai batas tinggi alias ketika melebihi batas normal, yaitu berada di atas angka 200 mg/dL. Lalu, apakah ada gejala lain yang menandakan jika kita terserang penyakit kolesterol?
    Gejala dari kolesterol darah yang meningkat tidak dapat terlihat atau dirasakan.

    Namun, gejala peningkatan kolesterol karena keturunan dapat dirasakan, seperti nyeri dada, serangan jantung, nyeri pada bagian betis saat berjalan, luka di kaki yang seringkali sulit untuk sembuh serta gejala dari stroke seperti kelemahan pada kaki, sulit bicara, sebagian wajah yang terjatuh,dsb. Lalu apa yang menyebabkan kadar kolesterol seseorang menjadi tinggi?

    Faktor pola makan adalah faktor utama yang menyebabkan kadar kolesterol kita menjadi tinggi. Asupan makan yang kurang sehat atau bisa dibilang sembarangan sangat berisiko untuk memicu penyakit kolesterol kita kambuh dan pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi. Selain pola makan, terdapat beberapa faktor lain yang memicu kolesterol tinggi seperti berat badan alias mengalami obesitas, kurangnya olahraga, kebiasaan meorkok, ataupun ada penyakit lainnya yang memicu kolesterol kita menjadi tinggi.

    Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah kolesterol tinggi? Jawabannya tentu saja dengan mengubah pola hidup kita menjadi lebih sehat, salah satunya adalah dengan mengubah pola makan kita. Sebagai penderita kolesterol tinggi kita sebaiknya cerdas dalam memilih makanan supaya kadar kolesterol kita bisa berada dalam batas normal. Kira-kira apa saja ya makanan yang sebaiknya dikonsumsi alias aman untuk penderita kolesterol tinggi?

    Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Mengonsumsi buah pir

    Seperti yang kita ketahui, memperbanyak konsumsi buah dan sayuran adalah salah satu hal penting yang tidak boleh kita lupakan untuk menjalani pola hidup yang sehat. Beberapa buah-buahan tertentu juga efektif untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas normal, salah satunya adalah dengan mengonsumsi buah pir. Buah pir adalah salah satu jenis buah yang memiliki kandungan serat yang tinggi bahkan setidaknya bisa mencukupi 16% kebutuhan serat kita dalam sehari. Selai itu, buah pir juga kaya akan kandungan pektin dan kandungan inilah yang berfungsi untuk mengikat kolesterol serta menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.

    2. Mengonsumsi jeruk

    Siapa sih di antara kita yang suka mengonsumsi jeruk? Tahu kah kalian jika jeruk merupakan salah satu buah yang efektif untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh kita? Jeruk adalah buah yang kaya akan kandungan d-limonene yaitu senyawa kimia yang berfungsi untuk melarutka kolesterol dan menariknya lagi dapat menghambat pertumbuhan kanker payudara dan kanker usus. Bukan hanya itu saja, jeruk juga kaya akan kandungan vitamin C dan vitamin ini berfungsi untuk meminimalisir terjadinya penumpukan kadar kolesterol jahat dalam tubuh yang tentu saja efektif untuk menurunkan risiko timbulnya penyakit kardiovaskuler pada seseorang.

    3. Hindari konsumsi jeroan

    Tidak bisa dipungkiri jika jeroan adalah salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi oleh kita karena cita rasanya yang lezat. Namun, tahukah jika banyak bahaya yang mengancam ketika kita mengonsumsi jeroan dalam intensitas yang rutin alias sering? Jeroan adalah salah satu jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh penderita kolesterol tinggi karena jeroan merupakan makanan yang tinggi akan kandungan lemak dan hal inilah yang menyebabkan timbulnya gangguan kardiovaskular. Sebaiknya kita menghentikan mengonsumsi jeroan dan menggantinya dengan jenis makanan yang lebih sehat seperti susu yang rendah lemak, susu kedelai, yogurt, putih telur, ataupun berbagai jenis ikan.

    4. Menghindari MSG

    Tips berikutnya yang baik untuk makanan penderita kolesterol adalah untuk mengurangi bahkan menghindari makanan yang banyak mengandung MSG. Seperti yang kita ketahui, MSG bukanlah bahan makanan yang menyehatkan karena tingginya kandungan monosodium glutamata. Sebagai ganti MSG, kita bisa memanfaatkan berbagai bahan alami yang pastinya lebih aman dan menyehatkan.

    5. Menghindari makanan berpengawet

    Apakah kalian termasuk orang yang suka mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet? Apakah kalian tahu jika bahan pengawet yang terkandung dalam bahan makanan dapat mengancam kesehatan kita? Meskipun pengawet bermanfaat untuk membuat makanan tidak cepat basi, tapi efeknya pada tubuh tidak terlalu bagus alias berbahaya. Meskipun beberapa penelitian menyatakan jika masih aman untuk mengonsumsi makanan berpengawet dalam batas normal, sebaiknya kita menghindari atau menghentikan konsumsi jenis makanan ini karena pengawet makanan meningkatkan risiko timbulnya kanker.

    6. Mengonsumsi roti gandum

    Shot Code C

    Roti gandum adalah salah satu jenis makanan yang sering dikonsumsi sebagai sarapan ataupun bisa dikonsumsi sebagai cemilan. Roti gandum juga salah satu jenis makanan yang disarankan untuk dikonsumsi penderita kolesteorl tinggi karena tingginya kandungan serat dan protein pada roti gandum sangatlah efektif untuk menjaga kolesterol dalam kadar normal. Untuk mendapatkan manfaat ini, kita hanya perlu mengonsumsi satu roti gandum tiap harinya dan hal ini juga baik untuk pencernaan.

    7. Konsumsi Kacang-kacangan

    Jenis makanan yang satu ini juga makanan yang cocok untuk penderita kolesterol tinggi karena berbagai kacang-kacangan tinggi akan kandungan HDL alias kolesterol baik. Beberapa jenis kacang yang cocok untuk penderita kolesterol tinggi adalah kacang almond, kenari, ataupun kacang pecan. Agar menjaga kadar kolesterol kita tetap normal, setidaknya kita perlu mengonsumsi 30 gram kacang dna hal ini setara dengan 24 biji kacang almond atau 14 biji kacang kenari.

    Itu tadi adalah beberapa trik memilih makanan rendah kolesterol yang bisa kita terapkan dalam keseharian kita. Setelah mengetahui trik ini, pastinya kita sudah tahu kan makanan apa yang aman untuk dikonsumsi bagi penderita kolesterol tinggi? So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Bayi Moms sudah berumur 6 bulan? Wah, waktunya ia untuk memulai makanan padat pertamanya, nih. Bagi sebagian Moms, hal ini adalah fase menggairahkan dan menyenangkan. Namun, beberapa juga merasa cemas, karena khawatir si kecil tidak bisa menerima makanan lain selain ASI. Yups, menurut American Academy of Pediatrics (AAP), bayi usia 6 bulan harus menerima kombinasi […]

    Panduan Menyiapkan Makanan Bayi 6 Bulan

    Bayi Moms sudah berumur 6 bulan? Wah, waktunya ia untuk memulai makanan padat pertamanya, nih. Bagi sebagian Moms, hal ini adalah fase menggairahkan dan menyenangkan. Namun, beberapa juga merasa cemas, karena khawatir si kecil tidak bisa menerima makanan lain selain ASI.

    Yups, menurut American Academy of Pediatrics (AAP), bayi usia 6 bulan harus menerima kombinasi ASI dan makanan padat alias MPASI (Makanan Pendamping ASI). Makanan pendamping seperti apakah yang sebaiknya diberikan? Kali ini, kami akan membahas panduan menyiapkan makanan bayi 6 bulan. Cari tahu, yuk, Moms!

    Tetap Berikan ASI

    Perlu diingat, ASI atau susu formula masih menjadi sumber utama nutrisi untuk bayi Moms. Makanan padat hanya merupakan pendamping, dan Moms harus tetap menyusui bayi setiap dua hingga tiga jam atau sesuai permintaan. Atau, berikan sekitar 700 – 1000 ml susu formula setiap hari.

    Berikan Makanan Pokok yang Dilumatkan

    Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang pertama kali diberikan adalah makanan pokok yang dilumatkan (Jagung, beras,kentang, ubi). Moms bisa memberikan bubur beras terlebih dulu. Moms juga harus cermat dalam memilih sereal bayi yang telah ditambahkan kandungan vitamin dan mineralnya. Pada umumnya bubur sereal mudah dicerna, tidak memicu alergi dan biasanya diterima dengan baik oleh tubuh. Sehingga menjadi peralihan yang tepat bagi bayi dari mengasup makanan yang murni cair (ASI) hingga makanan semi padat.

    Moms bisa memberikan sereal berbutir seperti beras, campurkan dengan air atau susu formula.

    Bila Moms menyusui, jangan campurkan ASI dengan sereal untuk tahap-tahap awal. Tunggu sampai bayi Moms benar-benar mau memakan atau menerima sereal sebagai makanan pertamanya. Biasanya, sih, percobaan ke-1, 2 atau 3, bubur sereal akan berakhir di baki, atau lantai.

    ASI Moms terlalu berharga untuk dibuang. Jadi, campurkan sereal dengan sedikit air pada awalnya. Ketika bayi Anda akhirnya bisa memakan sereal dengan baik, Moms bisa mencampurnya dengan ASI.

    Buatlah sereal sedikit encer pada awalnya dan berikan ia beberapa sendok. Setelah bayi Moms cukup piawai dan mau menerima sereal dengan baik, cobalah menyusui dua kali sehari. Setelah ia makan sereal selama 1-2 minggu, Moms bisa mencoba menu makanan lain yang dihaluskan (pure).

    Pure Sayur dan Buah

    Moms bisa membuat pure buah atau pure sayur. Buah-buahan seperti pisang, alpukat, apel, labu, mangga, cocok diberikan untuk makanan pertama bayi. Bayi juga dapat mencerna sayuran rebus yang dihaluskan seperti kacang hijau, wortel, ubi jalar, atau kentang.

    Namun, saat memberikan satu jenis makanan yang belum pernah dicoba bayi, berikan setidaknya 3 hari berturut-turut sebelum bayi mencoba makanan baru lainnya. Hal ini dilakukan untuk membantu mengidentifikasi makanan yang mungkin alergi atau tidak toleran pada bayi Anda.

    Daging

    Daging adalah sumber protein yang baik. Kebanyakan bayi mendapatkan protein dari ASI atau susu formula. Namun, simpanan zat besi dalam tubuh bayi mulai berkurang antara usia 6 – 9 bulan. Itulah mengapa, memasukkan daging ke dalam makanan bayi bermanfaat sebagai tambahan zat besi untuk tubuhnya.

    Moms bisa memberikan bubur dengan campuran daging ayam, atau unggas, maupun ikan (rendah merkuri) yang direbus dan sudah dihaluskan. Pastikan Moms sudah menyingkirkan semua tulang atau duri ikan ketika menyajikan menu bubur daging ini.

    Perlu diperhatikan, hindari daging olahan seperti ham atau hot-dog. Daging olahan biasanya asin alias ditambahkan bumbu-bumbu penyedap dan tidak memiliki nilai gizi yang dibutuhkan bayi Moms.

    Hindari Memberikan Hal Ini!

    Ada beberapa makanan yang tidak boleh diberikan pada tahap ini, antara lain:

    1. Madu

    Jangan berikan madu pada bayi di bawah usia 12 bulan. Sebab, bakteri Clostridium yang menyebabkan botulisme pada bayi biasanya tumbuh subur di tanah dan debu, dan dapat mencemari makanan tertentu, khususnya madu.
    Botulisme pada bayi dapat menyebabkan kelemahan otot, yang ditandai dengan kemampuan mengisap bayi yang lemah, tangisan yang lemah, konstipasi, dan penurunan tonus otot (floppiness).

    Cegah botulisme pada bayi dengan tidak memberikan madu atau makanan olahan yang mengandung madu. Jika ingin memberikan madu, tunggulah setidaknya hingga si kecil berusia 1 atau 2 tahun.

    2. Susu sapi

    Produk susu sapi seperti keju atau yoghurt, boleh diberikan kepada bayi Moms. Namun khusus untuk susu sapi, tunda dulu pemberiannya hingga bayi berusia satu tahun ke atas.

    Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), susu sapi tidak menyediakan cukup vitamin E, zat besi dan asam lemak esensial yang dibutuhkan bayi usia 6 bulan. Selain itu, bayi juga belum mampu mencerna dengan baik kandungan protein dan lemak dalam susu sapi. Sehingga jika dipaksakan untuk minum, bisa menimbulkan perdarahan mikroskopis pada feses bayi.

    Susu sapi, juga termasuk ke dalam kelompok makanan/minuman yang bisa memicu alergi.

    3. Makanan yang Berisiko Tersedak

    Pada usia 6 bulan, jangan dulu berikan makanan yang keras, berpotongan besar dan bisa menimbulkan risiko tersedak pada bayi. Moms boleh memberikan wortel lunak/dihaluskan yang dicampurkan dalam bubur, misalnya, namun bukan wortel dengan potongan besar, atau bulat, yang bisa membuat bayi tersedak.

    4. Makanan Pemicu Alergi

    Tunda pemberian makanan yang bisa memicu alergi pada bayi, seperti telur, susu sapi, kacang (kacang tanah, kacang mede), ikan tertentu (tuna, cod, salmon), kerang-kerangan (termasuk lobster, udang, kepiting).
    Penelitian terbaru menunjukkan bahwa pengenalan awal makanan ini sebenarnya dapat membantu mencegah alergi. Namun, untuk lebih aman, tunggulah setidaknya hingga bayi berusia setahun.

    Jika Moms khawatir dengan potensi alergi pada bayi karena riwayat keluarga, atau bayi mungkin mengalami reaksi alergi, bicarakan pada dokter anak Anda mengenai rekomendasi makanan yang boleh atau tidak boleh diberikan kepada bayi Anda.

    Demikianlah panduan menyiapkan makanan bayi 6 bulan yang bisa Moms coba. Untuk informasi atau panduan mengenai makanan sehat untuk bayi, kini tak perlu repot. Anda bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga! Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Can I Feed My Baby Honey? [Internet]. Kidshealth.org. 2018 [cited 19 September 2018]. Available from: kidshealth.org/en/parents/honey-botulism.html
    2. infants C. Cow’s milk – infants: MedlinePlus Medical Encyclopedia [Internet]. Medlineplus.gov. 2018 [cited 19 September 2018]. Available from: medlineplus.gov/ency/article/002448.htm
    3. 6-Month-Old Feeding Schedule: A Doctor-Recommended Plan [Internet]. Healthline. 2018 [cited 19 September 2018]. Available from: healthline.com/health/parenting/6-month-old-feeding-schedule#1
    4. [Internet]. 2018 [cited 19 September 2018]. Available from: quora.com/What-solid-food-can-we-give-to-6-month-old-baby
    5. Maheswari S. 6 Months Baby Food Chart And Recipes [Internet]. MomJunction. 2018 [cited 19 September 2018]. Available from: momjunction.com/articles/top-10-food-ideas-6-months-baby_006689/

    Read More
  • Pola hidup sehat adalah suatu hal yang sebagian orang ingin melakukannya tapi masih banyak dari mereka yang mengeluhkan jika hal ini susah dilakukan. Banyak orang beranggapan jika hidup sehat adalah kita benar-benar menghentikan berbagai kebiasaan buruk seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, ataupun bergadang. Namun, tahukah Sobat jika pola hidup sehat bisa dimulai dari hal sederhana […]

    Diet Sehat Usia 20-an yang Bisa Kamu Lakukan

    Pola hidup sehat adalah suatu hal yang sebagian orang ingin melakukannya tapi masih banyak dari mereka yang mengeluhkan jika hal ini susah dilakukan. Banyak orang beranggapan jika hidup sehat adalah kita benar-benar menghentikan berbagai kebiasaan buruk seperti kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, ataupun bergadang. Namun, tahukah Sobat jika pola hidup sehat bisa dimulai dari hal sederhana yang ada di dekat kita?

    Memang apa sih hal sederhana yang dimaksud di sini? Contohnya adalah berbagai sayuran dan buah sebagai jawaban yang tepat untuk memulai pola hidup yang lebih sehat daripada sebelumnya. Mengonsumsi sayuran dan buah dalam jumlah yang cukup adalah suatu hal yang disarankan mengingat banyaknya manfaat yang bisa kita dapatkan dari kedua hal ini. Selain itu, ada beberapa hal sederhana lainnya yang mudah untuk dilakukan dan pastinya membuat kita semakin sehat lho! Wah yang benar nih? Bukan hanya membuat kita semakin sehat, beberapa hal yang akan kita bahas juga efektif untuk menurunkan berat badan alias kita akan menjalani diet sehat pada usia 20-an.

    Nah, daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Mengurangi konsumsi makanan manis

    Hal satu ini adalah hal yang perlu kita ingat karena makanan manis sangat cepat untuk membuat kita menjadi gendut dan pastinya hal ini tidak diinginkan oleh sebagian besar kaum hawa di luar sana. Mengonsumsi makanan manis juga bisa memicu timbulnya berbagai penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes, dan lain-lain.

    2. Berolahraga

    Hal berikutnya yang tidak boleh kita lupakan adalah pentingnya berolahraga untuk menjaga badan kita tetap fit. Berbagai olahraga pastinya bisa kita lakukan untuk mendapatkan manfaat yang satu ini, contohnya saja seperti meluangkan waktu 20-30 menit untuk bersepeda, jogging, ataupun berenang. Kita juga bisa berolahraga di rumah seperti naik turun tangga, sit-up, push-up, ataupun membeli alat gym tertentu dan kita gunakan di rumah.

    3. Perbanyak Makanan berprotein rendah lemak

    Seperti yang kita tahu, protein adalah salah satu kebutuhan yang memiliki peran penting untuk tubuh dan harus kita penuhi sehari-hari agar kita dapat beraktivitas dengan optimal dalam sehari. Beberapa contoh makanan yang tinggi akan protein tapi rendah akan lemak adalah berbagai jenis kacang-kacanga, biji-bijian, berbagai olahan kedelai, telur, ataupun sea food. Sebaliknya kita mengurangi atau berhenti mengonsumsi berbagai junk food karena jenis makanan ini justru mengganggu kinerja organ dalam tubuh.

    4. Terpenuhinya jam tidur

    Meskipun kelihatannya sepele, memiliki waktu tidur yang cukup adalah suatu hal yang tidak boleh kita lupakan bahkan bisa menjadi salah satu cara diet yang tepat. Faktanya, kekurangan jam tidur akan membuat kita rentan terhadap penyakit bahkan memicu timbulnya obesitas. Begadang justru akan memicu nafsu makan dan timbulnya berbagai penyakit seperti gangguan pernafasan, hipertensi, bahkan depresi. Oleh sebab itu setidaknya kita perlu tidur selama 7 hingga 9 jam pada malam hari.

    5. Makanan tinggi kalsium

    Satu hal lagi yang tidak boleh kita lupakan ketika kita menjalani diet sehat pada umur 20-an adalah mengonsumsi jenis makanan yang kaya akan kalsium, seperti mengonsumsi berbagai produk olahan susu. Kalsium memiliki peran penting khususnya bagi kita yang memasuki usia 20-an, yaitu menjaga tulang tetap kuat dan pastinya mencegah timbulnya berbagai permasalahan sendi dan tulang di masa mendatang atau ketika kita sudah berusia 60 tahun ke atas.

    Nah, itu tadi adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk diet sehat dan pas untuk kita yang sudah berusia 20-an. Suatu hal yang mudah untuk diingat dan dilakukan bukan? So, tunggu apalagi untuk memulai diet sehat untuk mendapatkan tubuh ideal sejak dini?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Apa yang terpikir di benak kalian mengenai tampil cantik? Tampil cantik adalah impian hampir semua wanita dan pastinya bukan rahasia lagi jika wanita rela melakukan apa saja untuk bisa tampil cantik. Melakukan perawatan di klinik kecantikan adalah salah satu cara yang biasa wanita lakukan untuk membuat mereka selalu bisa tampil cantik dan pastinya mencegah timbulnya […]

    Ingin Awet Muda Secara Alami? Batasi 7 Asupan Berikut

    Apa yang terpikir di benak kalian mengenai tampil cantik? Tampil cantik adalah impian hampir semua wanita dan pastinya bukan rahasia lagi jika wanita rela melakukan apa saja untuk bisa tampil cantik. Melakukan perawatan di klinik kecantikan adalah salah satu cara yang biasa wanita lakukan untuk membuat mereka selalu bisa tampil cantik dan pastinya mencegah timbulnya berbagai tanda penuaan sejak dini. Menariknya kita juga bisa melakukan perawatan wajah ataupun tubuh secara mandiri alias dilakukan di rumah dengan memanfaatkan berbagai bahan alami yang berarti kita juga menghemat biaya.

    Sebenarnya apa sih tanda-tanda penuaan dini itu? Penuaan pada wanita biasanya ditandai dengan mereka mengalami menopause, tapi tidak menutup kemungkinan jika berbagai tanda penuaan bisa muncul sebelum menopause. Wah yang benar nih? Berbagai tanda penuaan ini biasanya tampak jelas pada wajah, seperti timbulnya kerutan, kulit kusam, garis-garis halus, bahkan kulit yang mengering. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?

    Menariknya, kita bisa tetap awet muda bukan saja hanya dengan melakukan perawatan. Kita bisa memulainya dengan memperhatikan pola makan kita – yang pastinya dengan mengonsumsi makanan sehat dan menghindari berbagai makanan yang dapat memicu penuaan dini. Wah memangnya makanan apa saja yang harus dibatasi pengonsumsiannya sehingga kita bisa tampil awet muda?

    Nah dari pada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut!

    1. Gorengan

    gorengan

    Siapa sih di antara kita yang masih suka mengonsumsi gorengan? Tahukah kalian jika gorengan dapat memicu timbulnya gejala penuaan dini? Minyak dan lemak yang terkandung pada gorengan akan teroksidasi dan mausk ke dalam tubuh kita. Minyak merupakan salah satu jenis zat yang sulit untuk didetoks untuk tubuh dan menghambat produksi kolagen serta elastin. Terhambatnya produksi kedua zat ini akan menyebabkan kulit kita mengendur dan menjadi lebih kusam.

    2. Kafein

    Mengonsumsi kopi adalah salah menu wajib untuk sebagian besar orang di luar sana. Namun tahukah kalian jika kafein dapat mempercepat proses penuaan pada tubuh kita? Sebuah penelitian menunjukkan jika mengonsumsi 2 hingga 3 cangkir minuman berkafein setiap hari dapat memicu respons adrenocortical pituitary. Kondisi ini akan meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh, di mana hormon ini lebih dikenal sebagai hormon penyebab stres. Bukan hanya menyebabkan stres, hormon kortisol juga dapat merusak kulit.

    3. Garam

    Garam adalah salah satu bumbu dapur yang tidak boleh dilupakan ketika memasak karena hal inilah yang membuat makanan kita menjadi lebih lezat. Sayangnya, terlalu banyak mengonsumsi garam tidaklah disarankan karena bisa mempercepat timbulnya berbagai gejala penuaan dini pada tubuh kita. Kok bisa? Tingginya kandungan sodium pada garam akan meningkatkan tekanan darah kita dan membuat berbagai organ dalam tubuh kita bekerja lebih keras daripada biasanya.

    4. Manis

    Mengonsumsi berbagai makanan manis adalah suatu hal yang disukai oleh sebagian besar wanita, bahkan tidak jarang wanita mengonsumsi berbagai makanan manis sebagai hidangan pencuci mulut. Sayangnya, mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung gula adalah suatu hal yang tidak disarankan karena dapat mempercepat proses penuaan dalam tubuh kita. Bukan hanya itu saja, mengonsumsi terlalu banyak gula juga dapat memicu kandungan kalori dalam tubuh yang berarti meningkatkan risiko kita mengalami obesitas.

    5. Makanan yang diawetkan

    Mengonsumsi berbagai makanan yang diawetkan bukanlah suatu hal yang disarankan apabila kita ingin tampil awet muda. Selain itu, tingginya bahan pengawet yang ada pada suatu makanan bukanlah hal yang baik dan apabila kita mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak tentu saja dapat mempengaruhi kesehatan kita. Bahan pengawet akan memicu timbulnya garis halus dan keriput pada wajah kita serta membuat ginjal bekerja lebih keras daripada seharusnya.

    6. Alkohol

    Alkohol adalah salah satu jenis minuman yang sebaiknya dihindari apabila kita ingin tampil awet muda, mengingat alkohol juga mampu mengganggu kinerja organ kita. Konsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak dapat memicu dehidrasi bahkan mengurangi jumlah asam lemak esensial dalam tubuh. Hilangnya asam lemak ini akan memunculkan berbagai tanda penuaan seperti timbulnya garis halus, keriput, pembengkakan pada daerah tubuh tertentu, bahkan tubuh bisa kehilangan kolagen.

    7. Lemak jenuh

    Menurut penelitian, berbagai jenis makanan yang mengandung lemak jenuh dapat mempercepat timbulnya berbagai gejala penuaan sejak dini. Selain itu, tingginya kandungan lemak pada suatu makanan dapat memicu seseorang mengalami obesitas. Beberapa contoh makanan yang tinggi akan lemak jenuh adalah daging merah, susu, ataupun keju.

    Nah itu tadi adalah beberapa makanan yang sebaiknya kita batasi atau justru kita hindari dan hentikan pengonsumsiannya. Suatu hal yang mudah untuk dilakukan bukan? So, tunggu apalagi untuk tampil lebih muda dengan berbagai jenis makanan yang menyehatkan?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja