Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Penyakit

Showing 71–80 of 109 results

  • Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total […]

    7 Kiat Sederhana Mengatasi Obesitas

    Kegemukan menjadi masalah kesehatan yang belakangan ini menjadi perhatian banyak orang. Obesitas menyerang siapa saja, tak lagi mengenal usia. Saat ini jumlah penderita obesitas semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini berdasarkan data yang dikemukakan World Health Organisation (WHO) bahwa jumlah penderita obesitas pada tahun 2008 sekitar 10% dari total populasi pria dan 14% dari total populasi wanita, persentase ini meningkat 2 kali lipat dibanding tahun 1998, sekitar 5% dari total populasi pria dan 8% dari total populasi wanita.

    Obesitas merupakan keadaan yang terjadi ketika energi yang dimasukkan lebih banyak dibanding energi yang dikeluarkan, hal ini membuat energi yang tersisa akan diubah menjadi cadangan lemak, yang jika dibiarkan terus-menerus akan mengakibatkan obesitas.

    Modifikasi gaya hidup sangatlah penting karena penyebab utama obesitas adalah sedentary life styleatau gaya hidup dengan aktivitas fisik yang rendah, orang-orang cenderung menginginkan sesuatu yang praktis dan tidak mau lelah. Menghabiskan waktu didepan TV, memesan makanan secara online dibanding pergi kepasar dan keengganan berolahraga adalah sebagian kecil dari contoh aktivitas fisik yang kurang.

    Banyak orang yang merasa frustasi dengan keadaan ini, tapi sebenarnya banyak cara sederhana terutama dengan memodifikasi gaya hidup untuk mengatasi keadaan tersebut dan akan berhasil jika dilakukan secara sungguh-sungguh serta komitmen yang kuat.

    Ada7 cara sederhana untuk mengatasi obesitas, yaitu:

    1. MINUM AIR PUTIH

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa hanya dengan meminum air putih sebanyak lebih dari 1 liter perhari mampu menurunkan berat badan sebanyak sekitar 2 kg selama 12 bulan. Hal ini disebabkan dengan meminum air, kita lebih cepat merasa kenyang serta mempercepat transit makanan pada usus sehingga jumlah kalori yang terserap akan berkurang. Selain itu, air putih juga membantu pengeluaran lemak serta membantu membersihkan saluran cerna dari sisa makanan.

    1. MAKAN BUAH & SAYUR

    Memakan buah dan sayur sangat membantu dalam upaya penurunan berat badan karena mengandung jumlah kalori yang rendah, tapikaya akan serat yang mampu membuat kita cepat merasa kenyang dan rasa lapar datang lebih lama. Buah-buahan yang dikonsumsi sebaiknya merupakan buah-buahan dengan indeks gula yang rendah, misalnya: ceri, plum, peach, grapejuice, apel, aprikot, pir. Sedangkan jenis sayur yang baik ialah sayuran yang dimakan mentah atau setengah matang dengan cara direbus. Memasak makanan dengan cara ditumis atau dengan santan sangat buruk bagi kesehatan karena kandungan lemak yang tinggi.

    1. OLAHRAGA

    American College of Sport Medicine (ASCM) merekomendasikan bahwa aktivitas fisik yang baik untuk mengurangi obesitas dan menjaga tubuh untuk tetap sehat pada usia 18 – 65 tahun adalah aktivitas aerob sedang dengan durasi 1 jam per hari, 5 hari dalam seminggu atau intensitas berat dengan durasi 20 menit per hari, 3 hari dalam seminggu. Namun, pada orang dengan obesitas sangat penting memikirkan jenis aktivitas fisik yang akan dilakukan. Sebaiknya berupa aktivitas fisik yang tidak memberikan beban terlalu berat pada lutut, misalnya: berenang atau bersepeda.

    1. TIDUR YANG CUKUP

    Pada dasarnya kondisi kurang tidur atau durasi tidur terlalu lama dapat meningkatkan risiko seseorang menderita obesitas. Sebuah penelitian di Polandia menunjukkan bahwa wanita yang durasi tidurnya lebih dari 9 jam dan pria dengan durasi tidur kurang dari 6 jam memiliki risiko yang tinggi untuk menderita obesitas.

    1. HINDARI MAKANAN & MINUMAN CEPAT SAJI

    Makanan cepat saji diketahui memiliki kontribusi yang cukup besar dalam peningkatan jumlah kejadian obesitas terutama di negara berkembang dan maju, karena makanan cepat saji umumnya memiliki porsi yang besar, proses yang cepat, tinggi kalori, tinggi lemak dan juga gula yang menyebabkan penimbunan kalori yang kemudian diubahmenjadi lemak pada tubuh kita.

    1. BATASI KONSUMSI GARAM

    Selama ini, kita meyakini bahwa konsumsi garam yang berlebihan akan meningkatkan tekanan darah dan berdampak buruk pada kesehatan jantung. Namun, ternyata konsumsi garam yang berlebihan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan obesitas, terutama garam yang terkandung pada penyedap rasa. Hal ini disebabkan garam juga membuat seseorang ingin makan lebih banyak.

    1. KONSUMSI MAKANAN TINGGI PROTEIN

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tinggi protein dapat membantu pengurangan lemak, karena protein menghasilkan lebih banyak panas dibandingkan lemak dan karbohidrat. Selain itu, mengonsumsi makanan tinggi protein akan membuat kita lebih cepat merasa kenyang.

    Cara-cara instan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal seperti konsumsi obat pelangsing maupun tindakan operatif sangat tidak dianjurkan, karena efek samping yang mungkin terjadi bahkan risiko kematian di meja operasi yang mungkin terjadi, serta biaya yang dikeluarkan juga amatlah besar. Memodifikasi gaya hidup adalah cara alami paling tepat dalam mengurangi obesitas, karena hampir tidak memiliki efek samping jika dilakukan dengan tepat, bahkan biaya yang dikeluarkan relatif murah. Yakinlah Sobat, bentuk tubuh dan berat badan yang ideal hanya dapat diperoleh dengan komitmen dan konsistensi.

    Nah, jika Sobat membutuhkan aneka produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Astrup A, Raben A, Geiker N. The role of higher protein diets in weight control and obesity-related comorbidities. International Journal of Obesity. 2014;39(5):721-726.
    2. WHO | Obesity [Internet]. Who.int. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: http://www.who.int/gho/ncd/risk_factors/obesity_text/en/
    3. Tetens I, Alinia S. The role of fruit consumption in the prevention of obesity. The Journal of Horticultural Science and Biotechnology. 2009;84(6):47-51.
    4. Suliga E, Koziel D, Cieśla E, Rębak D, Głuszek S. Sleep duration and the risk of obesity – a cross-sectional study. Medical Studies. 2017;3:176-183.
    5. Garcia G, Sunil T, Hinojosa P. The Fast Food and Obesity Link: Consumption Patterns and Severity of Obesity. Obesity Surgery. 2012;22(5):810-818.
    Read More
  • Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang […]

    Bumil Perlu Waspada Hipertensi Saat Hamil

    Apakah Moms saat ini sedang berbadan dua? Takut mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam kehamilan? Seberapa sering Anda memeriksakan kesehatan kehamilan?Pengukuran tekanan darah dilakukan untuk mengetahui seberapa besar tekanan darah yang berada di dalam pembuluh darah besar (arteri) setiap jantung memompakan darah. Tekanan darah yang tinggi disebut dengan hipertensi. Hipertensi dapat menjadi suatu keadaan yang berbahaya karenamengakibatkan jantung bekerja lebih kuat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

    Hipertensi dalam kehamilan atau hipertensi gestasional adalah tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 mmHg yang baru muncul setelah usia kehamilan lebih dari 20 minggu tanpa ada riwayat hipertensi sebelumnya. Tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan gangguan yang disebut dengan pre-eklampsia atau yang lebih dikenal pada bahasa awam sebagai keracunan kehamilan. Pre-eklampsia sendiri ditandai dengan peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam air seni (urin) sebagai akibat dari kerusakan ginjal.

    Pre-eklampsia yang tidak diobati dapat menjadi eklampsia yang ditandai dengan terjadinya kejang, serta dapat berakibat fatal baik bagi ibu maupun janin. Hipertensi dalam kehamilan dapat menimbulkan komplikasi pada ibu dan janin, beberapa dampaknya seperti pertumbuhan janin yang terhambat, bayi lahir prematur, terpisahnya plasenta atau ari-ari sebelum persalinan (abrupsio plasenta), hingga bayi meninggal dalam kandungan. Hal tersebut dapat terjadi akibat tingginyatekanan darah pada ibu yang sedang mengandung dan akhirnya mengakibatkan kurangnya aliran darah, oksigen serta nutrisi ke janin lalu akan berakibat pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan dari janin di dalam perut. sedangkan bagi ibu sendiri akan berakibat pada peningkatan risiko terkenanya penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung.

    Ingat sering kali tekanan darah tinggi tidak menimbulkan gejala yang signifikan, sehingga sering terlambat untuk disadari.Jadi, jangan sampai menunggu adanya keluhan dahulu, baru memeriksakan tekanan darah ya, Moms.

    Beberapa hal yang dapat menjadi penyebab dari tekanan darah tinggi adalah merokok, berat badan berlebih atau obesitas, kurangnya aktivitas fisik, stres, usia lanjut, genetik, riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi, penyakit ginjal kronis, kelainan hormon tiroid dan adrenal serta karena pola makan yang kurang baik.

    Berikut ini adalah daftar makanan yang perlu dihindari untuk mencegah terjadinya hipertensi dalam kehamilan:

    1. Garam

    Tingginya kadar sodium yang dimakan dapat berdampak pada tekanan darah. Sebaiknya dibatasi penggunaan garam untuk mencegah terjadinya hipertensi. Penggunaan garam yang dianjurkan setiap harinya  hanya sebanyak 2.300 miligram atau sekitar 1 sendok teh. Tetapi hal ini tentunya perlu tetap dikonsultasikan dengan dokter kandungan, apakah Anda perlu menjaga sampai 1.500 miligram, mengingat ada tidaknya riwayat hipertensi dalam diri Anda dan keluarga. Jangan lupa menghindari makanan olahan/kaleng dan fast foods (makanan siap saji), karena secara umum mengandung kadar garam yang tinggi.

    1. Alkohol

    Alkohol diduga dapat membuat ketidak seimbangan pada sistem saraf pusat yang berujung pada meningkatnya tekanan darah. Mengurangi konsumsi alkohol dapat membantu mencegah peningkatan tekanan darah.

    1. Gula, makanan dan minuman manis lainnya

    Selama ini garam diketahui selalu dibatasi bagi orang yang hipertensi. Tetapi konsumsi gula dan makanan serta minuman yang manis berlebihan dapat menyebabkan peningkatan berat badan hingga obesitas. Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko terjadinya hipertensi.

    1. Lemak jenuh

    Hindarilah  makanan yang banyak mengandung lemak jenuh seperti gorengan, kulit ayam, dan daging merah. Makan makanan yang banyak mengandung lemak dapat menyebabkan gangguan maupun sumbatan pada pembuluh darah sehingga berdampak pada tingginya tekanan darah.

    Banyak orang yang tidak terlalu memerhatikan seberapa banyak yang mereka makan dan minum dalam seharinya. Moms dianjurkan membuat buku harian mengenai apa yang dimakan atau diminum serta berapa banyak, dengan melakukan hal ini setiap harinya tentunya Anda dapat mengontrol pola makan agar tidak terlalu berlebih kalori yang dimakan per harinya.

    Perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran segar serta makanan dan minuman yang banyak mengandung kalsium dan vitamin D. Kandungan vitamin dan antioksidan pada buah-buahan dan sayuran dapat mengurangi risiko terjadinya hipertensi dalam kehamilan, begitu pula kalsium seperti susu dan vitamin D. Sayur-sayuran dapat terdiri dari brokoli, wortel, ubi, tomat dan sayuran berdaun hijau. Buah yang dianjurkan dapat berupa kelapa yang kaya akan kalium. Perbanyak juga konsumsi produk turunan susu seperti yoghurt dan skim milk.

    Ayo Moms, khususnya yang sedang hamil, mulai sekarang menjaga pola makan agar selalu sehat dan bergizi sehingga tidak akan terjadi gangguan selama kehamilan khususnya hipertensi  yang tentunya dapat membahayakan tidak hanya diri Anda, namun juga buah hati tercinta. Bagi yang sudah memiliki riwayat hipertensi dalam keluarga, jangan berkecil hati, tetaplah menjaga pola makan dengan baik. Tekanan darah harus terkontrol selama kehamilan untuk memperkecil risiko dan komplikasi, sehingga dianjurkan untuk rutin kontrol dan rutin memeriksakan kandungan ke dokter. Pastikan Moms selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati.

    Nah, jika Anda membutuhkan aneka makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Schoenaker DAJM, Soedamah-Muthu SS, Mishra GD. The Association between Dietary Factors and Gestational Hypertension and Pre-eclampsia: A Systematic Review and Meta Analysis of Observational Studies. BMC Medicine. 2014;12:157.
    2. Oken E,Ning Y, Gillman MW. Diet During Pregnancy and Risk of Preeclampsia or Gestational Hypertension. Ann of Epidemiol. 2017;17(9):
    3. Butler N. Eating with High Blood Pressure: Food and Drinks to Avoid. Healthline. [cited 19 September 2018]. Available from: healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/foods-to-avoid.
    4. WebMD. Cause of High Blood Pressure. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/blood-pressure-causes#1.
    5. WebMD. High Blood Pressure Diet. [cited 19 September 2018]. Available from: webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/high-blood-pressure-diet#1.
    6. Husain K, Ansari RA, Ferder L. Alcohol-induced Hypertension: Mechanism and Prevention. World J. Cardiol. 2014;6(5):245-252.
    Read More
  • Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu Anda mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal. Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan prediabetes?Prediabetes ditandai dengan tingginya kadar gula […]

    7 Jenis Makanan Bantu Cegah Diabetes

    Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu Anda mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal.

    Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan prediabetes?Prediabetes ditandai dengan tingginya kadar gula yang paling sering disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu kondisi dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Kondisi ini sering menjadi pendahulu dari diabetes tipe 2. Namun, diagnosis prediabetes tidak berarti Sobat akan terkena diabetes tipe 2. Hal yang perlu Sobat lakukan adalah mencegahnya sejak dini, sehingga kadar gula darah Anda tidak lebih dari nilai prediabetes.

    Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko Sobat untuk prediabetes. Genetik merupakan salah satu faktor. Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, maka Sobat perlu waspada. Namun, faktor gaya hidup lebih berperan penting dalam perkembangan penyakit.

    Pilihan makanan menjadi sangat berarti ketika Sobat ingin mencegah diabetes. Sebenarnya tidak ada makanan yang benar-benar dilarang untuk dikonsumsi penderita diabetes, bahkan makanan yang dianggap tidak baik sekalipun bisa Sobat konsumsi, asalkan sesekali dan hanya dalam jumlah sedikit. Namun, lebih mudah tentunya untuk mengelola diabetes jika Sobat tetap berpegang pada opsi yang terbaik.

    Berikut adalah 7 jenis asupan yang dapat membantu Sobat untuk mencegah diabetes:

    1. ZAT TEPUNG (KARBOHIDRAT)

    Makan karbohidrat tidak langsung menyebabkan seseorang menderita prediabetes. Tubuh kita membutuhkan karbohidrat, tapi Sobat harus memilih jenis karbohidrat dengan bijak tentunya.Jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi dalam makanan adalah yang memengaruhi gula darah. Berikut beberapa panduan makanan yang direkomendasikan seperti:

    • Biji – bijian utuh, seperti beras merah, oatmeal.
    • Kentang manis panggang.
    • Biji- bijian utuh lainnya tanpa tambahan gula.

    Sobat perlu waspada dengan indeks glikemik. Makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi akan meningkatkan gula darah lebih cepat, sehingga jenis- jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi, contohnya pada biji- bijian olahan seperti nasi putih atau tepung putih, sereal dengan sedikit biji – bijian dan mengandung banyak gula, roti putih, dan kentang goreng perlu dihindari.

    1. SAYUR–SAYURAN

    Konsumsi sayuran sangat direkomendasikan, Sobat akan mendapatkan banyak serat dan sedikit lemak atau garam. Jenis sayuran yang direkomendasikan:

    • Sayuran segar, dimakan mentah, dikukus ringan, atau dipanggang.
    • Sayuran beku polos, sedikit dikukus.
    • Sayuran hijau seperti kangkung, bayam.
    • Sayuran kaleng yang rendah atau tanpa garam.

    Sobat dapat mengombinasikan warna sayuran agar tidak cepat bosan, seperti warna orange, merah dari wortel atau paprika merah, putih dari bawang, bahkan ungu dari terong. Pedoman dari Amerika merekomendasikan Sobat mengonsumsi sayur sebanyak 2,5 cangkir per hari.

    Namun Anda perlu berhati–hati pada sayuran kaleng yang mengandung banyak garam, sayuran yang dimasak dengan menggunakan keju, mentega yang banyak.

    1. BUAH–BUAHAN

    Dari buah – buahan, Sobat mendapat kandungan karbohidrat, vitamin, mineral dan serat dari sumber yang segar, rendah lemak dan garam. Namun cenderung memiliki lebih banyak karbohidrat dibandingkan dengan sayuran. Pilihan buah yang dapat Sobat konsumsi:

    • Buah – buahan segar.
    • Buah kaleng tanpa tambahan gula.
    • Selai rendah gula atau bebas gula.

    Hindari konsumsi buah kaleng yang mengandung sirup gula, saus apel manis, jus buah dengan kandungan gula yang tinggi.

    1. PROTEIN

    Banyak sekali pilihan yang dapat Sobat konsumsi sebagai sumber protein, seperti daging sapi, ayam, ikan, makanan laut, kacang, keju, telur, kacang dan tempe tahu. Konsumsi makanan tersebut sebaiknya tetap yang mengandung rendah lemak dan utamakan sumber protein nabati. Hindari sumber protein seperti daging goreng, daging babi asap, keju biasa(bukan yang rendah lemak), unggas dengan kulit, ikan goreng, tahu goreng.

    1. PRODUK SUSU

    Jika ingin mengonsumsi produk susu, carilah yang mengandung lemak rendah. Pilihan yang direkomendasikan seperti susu rendah lemak atau 1% susu krim, yoghurt rendah lemak, keju rendah lemak.

    1. LEMAK, MINYAK & MANISAN

    Pilihan makanan yang satu ini biasanya sulit untuk ditolak, dan jika dikonsumsi terlalu banyak makan dapat menambah berat badan serta membuat Sobat sulit untuk mengelola diabetes. Inilahjenis makanan yang dianjurkan:

    • Sumber nabati alami seperti kacang, biji–bijian, atau alpukat (tinggi kalori, tentunya dengan porsi kecil).
    • Makanan dengan lemak omega 3 seperti salmon, tuna, atau mackerel.
    • Minyak nabati seperti minyak canola atau minyak zaitun.

    Sobat perlu menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak trans, karens kurang baik untuk kesehatan hati. Hindari juga konsumsi lemak jenuh terutama dari produk hewani, minyak kelapa dan minyak sawit. Sobat dapat menanyakan pada dokter keluarga, batas konsumsi yang diperlukan, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes.

    1. MINUMAN

    Saat mengonsumsi minuman favorit, mungkin saja terdapat lebih banyak kandungan kalori, gula, garam atau bahkan lemak yang Sobat tidak tahu. Berikut adalah minuman yang direkomendasikan:

    • Air putih.
    • Teh tanpa pemanis (jika mau, tambahkan seiris lemon).
    • Kopi hitam, atau dengan tambahan susu rendah lemak dan pengganti gula.

    Sobat perlu menghindari minuman seperti soda, bir, teh manis, kopi dengan gula dan krim, minuman penambah energi.

    Itulah 7 jenis asupan yang dapat Sobat konsumsi untuk mencegah diabetes. Mengontrol makanan merupakan salah satu pola hidup sehat yang dianjurkan. Sobat juga dapat berolahraga secara rutin yang direkomendasikan sebanyak 5 hari seminggu dengan durasi setidaknya 30 menit. Tidak perlu olahraga yang berat dan rumit, cukup dengan berjalan, bersepeda, menari, mengikuti kelas olahraga dan aktivitas lain.

    Nah, bila Sobat ingin mencari aneka produk makanan sehat, suplemen, maupun informasi kesehatan lain, bisa diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Jenis Makanan untuk Diet Diabetes – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/jenis-makanan-untuk-diet-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    2. 9 Makanan Pencegah Diabetes – lifestyle.sindonews.com/read/1279059/155/9-makanan-pencegah-diabetes-1517629308, diakses pada tanggal 1-10-2018
    3. 10 Foods that can help prevent diabetes – foxnews.com/lifestyle/10-foods-that-can-help-prevent-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    4. Best and Worst Foods for Diabetes – webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1, diakses pada tanggal 1-10-2018
    5. The Right Diet for Prediabetites – healthline.com/health/diabetes/prediabetes-diet#exercise, diakses pada tanggal 1-10-2018
    Read More
  • Sobat pernah merasakan masalah asam lambung? Duh, pasti cukup menyiksa ya! Keluhan akibat dari kelebihan asam lambung atau yang disebut sebagai dyspepsia ini dapat berupa rasa nyeri panas dan pedih di ulu hati, mual dan terkadang sampai muntah, perut terasa kembung, cepat merasa kenyang dan sering bersendawa. Hal ini tentu mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Kelebihan […]

    7 Cara Mengatasi Asam Lambung

    Sobat pernah merasakan masalah asam lambung? Duh, pasti cukup menyiksa ya! Keluhan akibat dari kelebihan asam lambung atau yang disebut sebagai dyspepsia ini dapat berupa rasa nyeri panas dan pedih di ulu hati, mual dan terkadang sampai muntah, perut terasa kembung, cepat merasa kenyang dan sering bersendawa. Hal ini tentu mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Kelebihan asam lambung dapat menyebabkan peradangan pada permukaan lambung sehingga disebut sebagai penyakit gastritis atau yang lebih dikenal sebagai penyakit asam lambung (maag).

    Gastritis merupakan salah satu gangguan pencernaan yang paling sering dijumpai pada masyarakat. Gastritis umumnya menyerang wanita pada usia sekitar 20-30 tahun. Gastritis juga sering menyerang lanjut usia, dikarenakan lapisan pelindung lambung pada lansia menipis seiring dengan bertambahnya usia serta penggunaan obat nyeri yang berlebihan.

    Penyakit asam lambung sering dianggap penyakit yang biasa saja dan tidak memerlukan penanganan lebih lanjut. Padahal, penyakit asam lambung yang dibiarkan secara terus-menerus dapat menyebabkan penyakit tersebut menjadi kronik serta berujung pada terjadinya luka (tukak) dan perdarahan pada lambung, serta komplikasi lain seperti pecahnya lapisan lambung (perforasi lambung). Berikut ini kami uraikan7 cara mengatasi asam lambung:

    1. Memperbaiki pola makan dengan cara makan porsi kecil

    Sobat pasti sering mendengar ungkapan “Aduh, maag saya kambuh karena tadi telat makan.” Ya, pada penderita penyakit asam lambung, disarankan untuk memiliki pola makan yang teratur dan disarankan makan lebih sering (misalnya lima kali sehari) dengan porsinya sedikit-sedikit. Hal ini bertujuan agar lambung selalu terisi makanan sehingga menetralisir asam lambung yang ada.Porsi makan yang kecil setiap kali makan akan mengurangi rasa begah (penuh) sesudah makan. Jadi, jangan sampai menunggu terlalu lapar dan juga jangan makan dalam porsi yang berlebihan saat satu kali makan.

    1. Berhati-hati dengan obat pengurang rasa nyeri yang digunakan.

    Seperti yang kita ketahui Sobat, semakin bertambahnya usia, sering terjadi kelainan pada sendi (nyeri sendi/pegal linu/rematik). Biasanya, untuk mengatasi pegal linu, pasien akan mengonsumsi obat-obat rematik/penghilang rasa sakit yang dijual bebas. Pada obat-obat tersebut, umumnya mengandung obat golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS). OAINS yang dikonsumsi dalam jangka waktu lama dan sering,dapat mengakibatkan terjadinya luka bahkan sampai perdarahan lambung. Banyak pasien yang datang ke rumah sakit dalam keadaan sudah buang air besar berdarah berwarna hitam. Berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat-obat pegal linu yang dijual bebas di pasaran. Disarankan agar menghindari penggunaan obat anti nyeri secara berlebihan atau sebaiknya menemui dokter untuk anjuran pilihan dan penggunaan obat anti nyeri.

    1. Menghindari atau mengurangi konsumsi makanan dan minuman seperti teh, kopi, alkohol, makanan pedas dan asam, gorengan serta makanan berlemak.

    Teh dan kopi mengandung senyawa kafein yang dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung, hal ini dapat mencetuskan nyeri ulu hati pada pasien yang sensitif dengan kafein. Makanan pedas, asam, dan alkohol berlebihan juga dapat meningkatkan produksi asam lambung dan mengiritasi permukaan lambung sehingga menyebabkan luka. Kandungan lemak yang tinggi pada gorengan sering menimbulkan rasa penuh dan tidak nyaman pada lambung.

    1. Berhenti merokok.

    Rokok dapat menghalangi proses penyembuhan luka yang sudah terjadi pada lambung. Hal ini tidak berarti apabila luka di lambung sudah sembuh, dapat merokok kembali. Seperti yang diketahui bahwa rokok merupakan hal yang harus dihindari karena banyak menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, tidak hanya lambung, tetapi dapat juga paru-paru, tenggorokan, mulut dan bagian-bagian tubuh lainnya.

    1. Tidak langsung tidur/berbaring setelah makan kenyang.

    Saat perut penuh terisi makanan, sebaiknya Sobat jangan langsung berbaring atau tiduran. Hal ini mengakibatkan isi makanan dan juga asam lambung dapat naik ke kerongkongan, sehingga dapat menyebabkan rasa mual dan rasa terbakar pada dada. Sobat sebaiknya tetap duduk atau berjalan santai setelah makan, selama kurang lebih 1-2 jam.

    1. Mengurangi stres yang berlebih.

    Stres dapat memicu produksi asam lambung. Tentu setiap orang pasti mengalami stres. Satu hal yang harus selalu diingat adalah hanya diri kita sendirilah yang paling memahami tubuh kita. Setiap orang memiliki mekanisme pertahanan terhadap stres yang berbeda-beda, ada yang mengatasi stres dengan cara banyak makan, berolahraga, berekreasi, memancing dan sebagainya. Saat Anda merasakan stres dalam hidup anda, cobalah berbagi hal tersebut dengan orang-orang terdekat. Akan terasa lebih ringan apabila Sobat berbagi cerita dan bisa mendapatkan solusi dari orang-orang terdekat yang mungkin saja dapat membantu masalah Anda. Cobalah membuat daftar mengenai hal-hal yang disukai dan lakukanlah hal tersebut setiap kali merasakan jenuh atau stres terhadap kerjaan atau aktivitas Sobat sehari-hari.

    1. Memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab dan terapi lebih lanjut.

    Penyakit asam lambung yang dirasakan terus-menerus (lebih dari seminggu), sudah diberikan obat antasida tapi tidak kunjung sembuh menjadi indikasi bahwa Sobat harus segera memeriksakan diri ke dokter. Apalagi jika ada tanda bahaya (alarm symptom) seperti nyeri ulu hati yang muncul pada saat usia lebih dari 50 tahun, penurunan berat badan, anemia (kurang sel darah merah), buang air besar berdarah (melena), atau muntah darah. Gejala-gejala tersebut sering kali menunjukkan adanya hal serius yang ada di dalam lambung sebagai penyebab sakit mag, seperti tukak lambung atau kanker lambung. Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan lanjutan seperti endoskopi untuk memastikan penyebab. Dokter juga dapat meresepkan obat-obatan yang bekerja untuk menekan produksi dan menetralisir asam lambung maupun antibiotik untuk membunuh kuman penyebab produksi asam lambung berlebihan.

    Itulah 7 cara mengatasi asam lambung.Sobat sekalian dapat mengikuti 7 hal ini untuk mengatasi penyakit asam lambung yang terus-menerus mengganggu aktivitas Sobat sehari-hari. Jika Anda memerlukan suplemen, produk makanan sehat atau artikel terkait masalah kesehatan lainnya, yuk akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Hirlan. Gastritis. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF, editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1768-71.
    2. Nishizawa T, Masaoka T, Suzuki H. Functional Dyspepsia: Pathogenesis, Diagnosis and Treatment. Journal of General and Family Medicine. 2016;17(3):204-10.
    3. Rani AA, Fauzi A. Infeksi Helicobacter pylori dan Penyakit Gastroduodenal. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF, editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1772-3.
    4. Tarigan P. Tukak Gaster. In: Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Setiyohadi B, Syam AF editor. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1781-91.
    5. Simadibrata M, Makmun D, Abdullah M, Syam AF, Fauzi, A, Renaldi K,et al. Konsensus Nasional Penatalaksanaan Dispepsia dan Infeksi Helicobacter pylori. Perkumpulan Gastroenterologi Indonesia. 2014.
    6. Sipponen P, Maaroos HI. Chronic Gastritis. Scand J Gastroenterol. 2015; 50(6): 657–67.
    Read More
  • Sahabat pasti pernah merasakan mual, bukan? Mual adalah suatu kondisi yang tidak nyaman dan terasa menekan di area perut, biasanya disertai dorongan ingin muntah. Namun, mual tidak melulu disertai dengan muntah. Banyak hal yang bisa memicu mual antara lain virus penyakit, kondisi pencernaan yang tidak sehat, kehamilan, efek kemoterapi, mabuk perjalanan, atau bahkan bau yang […]

    7 Asupan untuk Mengusir Mual

    Sahabat pasti pernah merasakan mual, bukan? Mual adalah suatu kondisi yang tidak nyaman dan terasa menekan di area perut, biasanya disertai dorongan ingin muntah. Namun, mual tidak melulu disertai dengan muntah.

    Banyak hal yang bisa memicu mual antara lain virus penyakit, kondisi pencernaan yang tidak sehat, kehamilan, efek kemoterapi, mabuk perjalanan, atau bahkan bau yang tidak menyenangkan pun bisa memicu perasaan mual. Sering kali, tidak jelas mengapa mual menyerang. Apa pun alasannya, biasanya kita akan mencoba segala cara agar mual hilang. Nah, Sahabat, atasi sering mual dengan asupan ini, yuk!

    1. Jahe

    Jahe punya sejarah panjang dalam mengobati mual, sakit perut, dan diare. Selama lebih dari 2000 tahun, tanaman rempah ini telah digunakan di Cina untuk mengobati berbagai masalah pencernaan dan nyeri perut. Komponen aktif dalam jahe yakni senyawa gingerol bekerja langsung memengaruhi sistem saraf pusat dan pencernaan.
    Menurut Lauren Richter, Asisten Profesor  Pengobatan Keluarga dan Masyarakat dari Pusat Pengobatan Integratif Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Baltimore – Amerika Serikat, jahe sangat baik digunakan sebagai pengobatan alami untuk mual, terutama dalam kehamilan. “Jahe aman untuk dikonsumsi ibu hamil dan bisa meredakan gejala mual selama kehamilan,” katanya.

    Tak hanya itu, jahe juga efektif digunakan sebagai pengobatan untuk mengatasi mual pasca-operasi dan kemoterapi. Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Februari 2012 di Integrative Cancer Therapies menemukan bahwa dari  100 wanita dengan kanker payudara stadium lanjut yang mengonsumsi jahe setelah kemoterapi, mengalami rasa mual yang lebih rendah kekuatannya dibandingkan pasien lain yang tidak mengonsumsinya.

    Nah, kalau kamu sedang mual, coba deh konsumsi jahe.  Makan sepotong kecil jahe segar atau permen jahe. Kamu juga bisa mengolah jahe menjadi minuman, misalnya air rebusan jahe, wedang jahe, teh jahe, dan sebagainya.

    2. Peppermint

    Selain jahe, obat tradisional lain yang manjur mengobati mual adalah peppermint. Baik daun maupun minyaknya sangat membantu dalam menangani gangguan pencernaan dan sindrom iritasi usus. Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan pada Februari 2014 di Journal of PeriAnesthesia Nursing menunjukkan bahwa aroma minyak peppermint dapat meredakan mual.  Aromaterapi menggunakan minyak peppermint memicu efek lega dan menenangkan sehingga bisa mengurangi perasaan mual yang kamu alami. Selain itu, kamu bisa minum teh peppermint. Jangan khawatir, peppermint merupakan obat herbal yang aman.

    Penderita kanker yang mengalami efek mual pasca-operasi pun bisa mengonsumsinya dan terbukti mampu mengurangi rasa mual, demikian disinyalir oleh American Cancer Society.

    Walau teh peppermint relatif aman untuk pencernaan, tapi bagi Sobat yang menderita penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) sebaiknya tidak mengonsumsi teh dari daun peppermint. Sebab, bagi beberapa orang yang pencernaannya sensitif atau bermasalah, justru teh peppermint bisa memicu naiknya asam lambung.

    3. Apel

    Makanan yang mengandung serat tinggi bisa membantu membersihkan bahan kimia dalam tubuh yang menyebabkan mual, demikian disebutkan oleh Erin Palinski-Wade, RD, CDE, penulis buku Belly Fat for Dummies. Namun, jangan berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi makanan kaya serat, terkadang justru malah memicu mual. Jadi, makan secukupnya, sekitar 1-2 buah apel saja. “Apel gala utuh atau sayuran mentah yang renyah, adalah pilihan yang paling baik,” katanya.

    4. Air Putih

    Jika mual disertai muntah yang banyak maka mungkin saja terjadi dehidrasi. Mual juga merupakan gejala dehidrasi, tapi minum terlalu banyak dapat memperburuk mual karena membuat membuat perut semakin merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, jika Sobat merasa mual, teguk cairan sedikit demi sedikit. Jangan langsung dalam jumlah banyak. Sobat bisa minum air putih hangat atau air dengan irisan buah segar.

    5. Pisang

    Buah satu ini sangat bagus dikonsumsi jika Sobat sering mual yang disertai muntah dan dehidrasi. Makanlah pisang sebagai camilan. Buah kuning ini kaya kalium sehingga bisa mengembalikan kalium yang sering tergerus habis akibat diare dan muntah.

    6. Kacang-kacangan

    Kurangnya protein dalam tubuh bisa memperburuk mual yang kamu rasakan. Oleh karena itu, cobalah untuk mengonsumsi makanan kaya protein seperti kacang-kacangan, termasuk selai kacang (jika Sobat tidak alergi). Kacang-kacangan bermanfaat mengembalikan energi tubuh yang terkuras karena mual dan muntah. Beberapa kacang yang bisa dipilih, antara lain: kacang merah, kacang polong, hazelnut, walnut, kacang tanah atau kacang mede.

    7. Crackers

    Makanan tinggi pati dan hambar seperti seperti crackers dan roti panggang membantu menyerap asam lambung dan menenangkan perut yang mual. Makanlah crackers perlahan-lahan tiap kali Sobat merasa mual. Bagi Anda yang sedang hamil, crackers juga baik dikonsumsi, terutama untuk mengurangi gejala morning sickness. Sebelum bumil bangun pagi, gigitlah beberapa potong crackers untuk membantu meredakan mual yang dirasakan di pagi hari.

    Nah, itulah beberapa asupan yang dapat Sobat coba bila sering dilanda mual. Memang, nggak enak banget rasanya kalau mual. Rasanya ingin segera diusir jauh-jauh, deh!

    Selain asupan di atas, kamu mungkin juga akan memerlukan obat jika mual yang dirasa sangat parah. Ada banyak obat-obatan antimual yang dijual bebas untuk mengatasi mual dan muntah, misalnya: Emetrol, Nauzene, Dramamine, Pepto-Bismol atau Gravol.

    Namun, jika berencana hamil, jangan mengonsumsi obat-obatan bebas tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

    Nah, Sobat, semoga mual yang sering kamu rasakan, bisa teratasi, ya! Jangan lupa mengonsumsi makanan yang dapat meredakan mual. Lalu, sobat dapat mencari informasi mengatasi mual atau masalah kesehatan lainnya dengan cara mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga.

    Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. How to Get Rid of Nausea: 16 Ways [Internet]. Healthline. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: healthline.com/health/how-to-get-rid-of-nausea#cbd-oil
    2. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. How to Treat Nausea and Vomiting [Internet]. WebMD. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: webmd.com/digestive-disorders/understanding-nausea-vomiting-treatment
    3. Madeline R. Vann M. 4 Natural Remedies for Nausea [Internet]. EverydayHealth.com. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: everydayhealth.com/digestive-health/natural-remedies-for-nausea/
    4. 9 Foods That Help Relieve Nausea [Internet]. EverydayHealth.com. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: everydayhealth.com/digestive-health/diet/foods-that-help-relieve-nausea/#02
    Read More
  • Sobat sangat menyukai makanan pedas, tapi memiliki sakit maag? Apakah benar-benar tidak boleh bagi seorang penderita maag untuk mengonsumsi makanan pedas? Bagaimana caranya supaya bisa makan pedas tanpa sakit maag? Simak ulasan berikut: Rasa pedas termasuk salah satu rasa yang dapat meningkatkan nafsu makan. Saat ini banyak sekali rumah makan yang berlomba-lomba menyajikan makanan pedas […]

    5 Trik Tetap Makan Pedas, Tanpa Sakit Maag

    Sobat sangat menyukai makanan pedas, tapi memiliki sakit maag? Apakah benar-benar tidak boleh bagi seorang penderita maag untuk mengonsumsi makanan pedas? Bagaimana caranya supaya bisa makan pedas tanpa sakit maag? Simak ulasan berikut:

    Rasa pedas termasuk salah satu rasa yang dapat meningkatkan nafsu makan. Saat ini banyak sekali rumah makan yang berlomba-lomba menyajikan makanan pedas dengan berbagai tingkat kepedasannya. Tetapi tahukah Sobat bahwa mengonsumsi makanan pedas dapat membahayakan kesehatan terutama lambung Sobat?

    Gastritis atau yang lebih dikenal dengan penyakit maag merupakan suatu keadaan dimana terjadinya peradangan pada lapisan dalam lambung. Selanjutnya peradangan ini dapat berpotensi terbentuknya luka pada lambung. Sakit maag merupakan penyakit yang sering ditemukan pada kalangan masyarakat. Sakit maag dapat dipicuolehbeberapa hal, yaitu stres, merokok, konsumsi kopi, makanan asam dan pedas, pola makan yang salah yaitu tidak makan dengan teratur, penggunaan obat-obat penahan sakit serta dapat pula disebabkan infeksi bakteriHelicobacter pylori.

    Ada beberapa tips yang dapat Sobat lakukan untuk tetap dapat makan pedas tanpa sakit maag:

    1. Ketahui Dahulu Apa Sebab Sakit Maag Sobat

    Penyebab sakit maagterdiri dari beberapa faktor dan saling berhubungan satu sama lain. Makanan pedas hanyalah salah satu dari sekian faktor yang dapat menyebabkan atau bahkan pencetus timbulnya sakit maag. Penyebab utama sakit maagSobat harus diketahui, seperti pada sakit maag akibat infeksi Helicobacter pylori, maka diperlukan antibiotik untuk membunuh kuman tersebut. Namun untuk hal ini, sebaiknya Sobat berkonsultasi dengan Dokter, kemudian usahakan radang lambung Sobat mereda terlebih dahulu.

    1. Kenali Seberapa Parah Sakit MaagSobat

    Pada beberapa pasien maag, radang lambung dapat terjadi dengan hebat hingga menimbulkan luka pada permukaan lambung atau dikenal dengan ulkus lambung. Pada kondisi tersebut, seseorang dapat mengeluhkan muntah darah maupun buang air besar berdarah. Pada kondisi ini, dianjurkan tidak mengonsumsi makanan pedas agar tidak memperparah luka lambung.

    1. Tidak Makan Pedas Secara Berlebihan

    Capsaicin(zat yang terkandung dalam cabai) mungkin tidak secara langsung meningkatkan produksi asam lambung, tapi dapat merangsang saraf-saraf sensorik secara langsung pada lambung, sehingga dapat merangsang terjadinya nyeri. Perlu diingat bahwa toleransi  atau sensitivitas seseorang terhadap capsaicin sering kali berbeda, sebagai contoh ada orang yang hanya makan sedikit pedas sudah merasakan nyeri pada lambung, sebaliknya ada yang sangat kuat terhadap pedas. Oleh karena itu, kenalilah kondisi tubuh Sobat secara pribadi dan janganlah konsumsi makanan pedas secara berlebihan.

    1. Jangan Biarkan Perut Kosong

    Pola makan yang dianjurkan untuk para penderita sakit maag yakni makan teratur dan sering tetapi dalam porsi kecil. Makan teratur seperti hingga lima kali sehari, dapat mencegah lambung menjadi kosong sehingga makanan yang ada dapat menetralisir dari asam lambung yang ada. Bagi para penderita maag, tidak disarankan makan secara berlebihan dalam satu kali porsi makan, hal ini dapat menyebabkan rasa begah dan mual yang tentu sangat mengganggu.

    1. Kurangi Makanan Pedas yang Berlemak

    Makanan berlemak dapat membuat pengosongan isi lambung jadi melambat. Hal ini tentu bisa menyebabkan rasa begah pada penderita sakit maag. Konsumsi makanan pedas berlemak secara berlebihan tentu tidak dianjurkan.

    Nah, sekarang Sobat sudah tahu tipsuntuk tetap makan pedas tanpa menimbulkan sakit maag.Jangan lupaya, penyakitmaagtidak melulu hanya disebabkan oleh makanan pedas saja.Anjuran makan yang rutin pada penderita maag tetap harus dijalankan, seperti makan sering dengan porsi kecil dan kurangi makanan berlemak.

    Oleh karena itu, apabila kalian merasakan gejala maag, konsultasikan dengan dokter. Jika membutuhkan produk kesehatan terkait maag maupun informasi kesehatan lain, dapat diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat!instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Gastritis. Dalam: Setiati S, et al, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1768-71.
    2. Imatake K, Matsui T, Moriyama M. The effect and mechanism of action of capsaicin on gastric acid output. J Gastroenterol. 2009;44(5):396-404.
    3. Santyanarayana MN. Capsaicin and Gastric Ulcers. Crit Rev Food Sci Nutr. 2006;46(4):275-328.
    4. Sipponen P, Maaroos HI. Chronic Gastritis. Scand J Gasroenterol. 2015;50(6):657-667.
    5. Tarigan P. Tukak Gaster. In: Setiati S, et al, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1781-1791.
    Read More
  • Diabetes Melitus (DM), atau biasa dikenal dengan kencing manis, merupakan kelompok penyakit metabolik kronikyang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Paling sedikit 285 juta orang di dunia menderita DM dan 60%-nya terdapat di Asia. Dalam keadaan normal, makanan yang dicerna akan berubah menjadi glukosa yang kemudian digunakan untuk menghasilkan energi. Glukosa dalam darah lalu […]

    5 Makanan yang Harus Diwaspadai Penderita Diabetes

    Diabetes Melitus (DM), atau biasa dikenal dengan kencing manis, merupakan kelompok penyakit metabolik kronikyang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah. Paling sedikit 285 juta orang di dunia menderita DM dan 60%-nya terdapat di Asia. Dalam keadaan normal, makanan yang dicerna akan berubah menjadi glukosa yang kemudian digunakan untuk menghasilkan energi. Glukosa dalam darah lalu dipindahkan ke dalam sel dengan bantuan hormon insulin, baik untuk langsung diubah menjadi energi atau disimpan sebagai cadangan energi. Produksi maupun aktivitas dari hormon insulin ini terganggu pada penderita diabetes sehingga terjadi penumpukan kadar glukosa dalam darah yang disebut hiperglikemia.

    Sobat mungkin berpikir apa saja tanda dari DM. Penderita DM seringkali cepat haus dan lapar, frekuensi berkemihmeningkat, dan penurunan berat badan. Seseorang dapat dikatakan menderita diabetes apabila mengalami gejala di atas ditambah dengan nilai gula darah sewaktu yang³ 200 mg/dl. Bagi Andayang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, berat badan berlebih, aktivitas fisik yang kurang, dan sering mengonsumsi makanan dengan kualitas buruk lebih berisiko untuk terkena DM. IngatyaSobat, Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, tapi dapat dikontrollho. Apabila tidak dikontrol, diabetes dapat berlanjut menjadi kerusakan ginjal, mata, saraf, serta penyakit jantung. Salah satu upaya untuk mengontrolnya adalah dengan mengatur makanan yang dikonsumsi agar berat badan, gula darah, tekanan darah, dan kadar lemak dalam tubuh tetap dalam batas normal. Tentunya terdapat beberapa makanan yang harus diwaspadai penderita diabetes agar gula darah tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi. Yuk, kita simak di bawah ini!

    1. NASI PUTIH SEBAGAI SUMBER KARBOHIDRAT

    Orang Asia lebih cenderung terkena diabetes pada usia yang lebih muda dan pada indeks massa tubuh yang lebih kecil dibandingkan orang Barat. Hal ini disebabkan beberapa faktor,salah satunya adalah tingginya konsumsi karbohidrat sederhana yang terdapat pada nasi putih. Karbohidrat merupakan sumber utama yang dapat meningkatkan kadar gula darah. Karbohidrat dibagi dua jenis, karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks.

    Pada penderita diabetes, makanan yang mengandung karbohidrat sederhana, seperti nasi putih, harus dibatasi karena karbohidrat jenis ini dicerna dalam waktu singkat sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa darah dalam waktu yang cepat. Selain nasi putih, makanan pokok yang mengandung karbohidrat simpleks adalah pasta, roti tawar, dan sereal. Asupan karbohidrat yang dianjurkan untuk penderita diabetes adalah 45–65% total asupan energi danSobat dengan diabetes disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks sebagai makanan pokok. Karbohidrat kompleks, seperti pada nasi merah atau roti gandum, memiliki kadar serat dan vitamin yang tinggi sehingga dapat memperlambat penyerapan glukosa.

    1. MAKANAN & MINUMAN MANIS

    Makanan dan minuman manis seperti gula, kue kukis, pastry, permen, manisan, sirup dengan kadar fruktosa yang tinggi, minuman ringan, jus buah, dan bahan pemanis buatan mengandung karbohidrat sederhanaharus dibatasi pada penderita diabetes karena dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Konsumsi minuman dengan kadar fruktosa yang tinggi secara berlebihan selain akan memengaruhi kadar gula darah, juga akan akan memengaruhi sensitivitas hormon insulin, tekanan darah, metabolisme lemak, serta meningkatkan deposit lemak dalam tubuh. Gula dan produknya (minuman ringan dan manis) serta madu, hanya diperbolehkan untuk dikonsumsi pada kondisi kadar gula darah yang sangat rendah (hipoglikemia).

    1. PRODUK HEWANI & MAKANAN YANG DIGORENG

    Produk hewani seperti daging berlemak, mentega, margarin, susu full cream, kuning telur,mayones, es krim dan makanan lain yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans merupakanmakanan yang harus diwaspadai penderita diabetes. Makanan yang memiliki kadar lemak yang tinggi  (terutama lemak jenuh dan lemak trans) akan mempersulit kerja hormon insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel sehingga berperan dalam peningkatan kadar glukosa darah. Selain itu, lemak yang tinggi juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan berbagai kanker. Asupan lemak yang dianjurkan pada penderita diabetes adalah 20–25% dari kebutuhan kalori atau tidak lebih dari 2-3 gram lemak per porsi makanan.

    Pengolahan makanan juga harus diperhatikan untuk membatasi kadarlemak yang dikonsumsi. Anda harus membatasikonsumsi makanan yang diproses dengan cara digoreng,serta yang diolah dengan mentega atau margarin.Sebab dalam pembuatan margarin, terjadi proses hidrogenasi yang mengubah lemak baik untuk tubuh menjadi lemak jenuh dan lemak trans yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Mengurangi konsumsi lemak dan mengurangi lemak dalam tubuh dapat membantu hormon insulin agar dapat bekerja secara optimal, menurunkan berat badan, menjaga kadar gula dan lemak dalam darah agar tetap terkontrol.

    1. MAKANAN KEMASAN & MAKANAN CEPAT SAJI

    Makanan kemasan dan makanan cepat saji harus dikurangi. Makanan kemasan seperti makanan ringan (keripik kentang), sayuran dan buah kalengan,jus buah dalam kemasan cenderung mengandung karbohidrat kompleks, bahan pengawet, pemanis buatan, dan mengandung kadar garam tinggi. Sedangkan makanan cepat saji cenderung memiliki kadar lemak trans yang tinggi. Bahan–bahan yang terdapat pada kedua kelompok makanan tersebut dapat memengaruhi kadar gula dalam darah melalui proses yang telah dijelaskan sebelumnya.

    Anjuran asupan garam untuk penderita diabetes sebenarnya sama dengan orang sehat yaitu < 2300 mg/hari. Namun,umumnya penyakit diabetes terjadi bersamaan dengan tekanan darah tinggi atau bahkan sudah menimbulkan komplikasi ke ginjal. Sehingga disarankan untuk membatasi konsumsi garam, untuk menjaga tekanan darah dan meringakan kerja ginjal, dengan mengurangi jumlah garam yang ditambahkan pada saat memasak dan membatasi konsumsi makanan berpengawet.

    1. ALKOHOL

    Salah satu makanan yang harus diwaspadai penderita diabetes adalah makanan dan minuman yang tinggi alkohol. Alkohol pada penderita diabetes rentan untuk menyebabkan keadaan hipoglikemia apabila dikonsumsi berlebihan dan dalam perut kosong, terlebih pada yang menerima terapi hormon insulin. Alkohol juga dapat menyebabkan berbagai efek metabolik lain, seperti konsumsi kalori yang berlebihan, peningkatan kadar lemak, radang pankreas, gangguan pada metabolisme karbohidrat dan glukosa, gangguan pada fungsi hati. Sehingga dianjurkan bagi penderita diabetes untuk membatasi konsumsi alkohol untuk menghindari komplikasi dari diabetes, seperti hipoglikemia dan penyakit jantung.

    Nah, Sobat itulah jenis makanan dan minuman yang perlu diwaspadai penderita diabetes. Jika Anda membutuhkan alat cek gula darah, gula rendah kalori, atau produk kesehatan lain, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Type 2 Diabetes diet guidelines: foods to eat, foods to avoid [Internet]. [dikutip 13 September 2018]. Tersedia pada: medicinenet.com/diabetic_diet_for_type_2_diabetes/article.htm#type_2_diabetes_diet_definition_and_facts
    2. Diabetic Food List: Best and worst choices [Internet]. [dikutip 13 September 2018]. Tersedia pada: webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1
    3. PERKENI. Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia. Jakarta: PERKENI; 2015.
    4. NIDKK. What I Need to Know About Eating and Diabetes. Bethesda: NIH; 2007.
    5. Jeevani. Diet for diabetics and their limitations. J Diabetes Metab. 2011;02(09).
    6. Jain R, Handa A, Tiwari D, Priyanka J, Gupta AK. Nutrition in diabetes. JIACM. 2014;15(2) :125­–31.
    7. Asif M. The prevention and control the type-2 diabetes by changing lifestyle and dietary pattern. J Educ Health Promot [Internet]. 21 Februari 2014 [dikutip 13 September 2018];3. Tersedia pada: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3977406/
    8. Hamdy O, Barakatun-Nisak M-Y. Nutrition in diabetes. Endocrinol Metab Clin North Am. 2016;45(4):799–817.
    9. Evert AB, Boucher JL, Cypress M, Dunbar SA, Franz MJ, Mayer-Davis EJ, dkk. Nutrition therapy recommendations for the management of adults With diabetes. Diabetes Care. 2014;37(Supplement_1):S120–43.
    10. Hu FB. Globalization of Diabetes: The role of diet, lifestyle, and genes. Diabetes Care. 2011;34(6):1249–57.
    Read More
  • Ketika membicarakan topik mengenai tekanan darah, umumnya kita lebih sering  mendengar kiat-kiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, mulai dari gaya hidup dan makanan yang dapat dikonsumsi. Padahal tidak hanya tekanan darah tinggi, banyak juga yang mengalami kondisi sebaliknya atau tekanan darah rendah. Sama seperti tekanan darah tinggi, penderita tekanan darah rendah pun juga merasakan berbagai […]

    Alami Tekanan Darah Rendah? Siapkan 6 Jenis Makanan Ini di Rumah

    Ketika membicarakan topik mengenai tekanan darah, umumnya kita lebih sering  mendengar kiat-kiat untuk mengatasi tekanan darah tinggi, mulai dari gaya hidup dan makanan yang dapat dikonsumsi. Padahal tidak hanya tekanan darah tinggi, banyak juga yang mengalami kondisi sebaliknya atau tekanan darah rendah. Sama seperti tekanan darah tinggi, penderita tekanan darah rendah pun juga merasakan berbagai keluhan.

    Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi dimana angka tekanan darah Anda di bawah nilai rata-rata normal. Tekanan darah normal biasanya sekitar 120/80 mmHg, dan angka sedikit di atas atau di bawah nilai ini, masih dikatakan normal tergantung dengan kondisi, usia, riwayat penyakit yang ada, kondisi secara umum. Anda akan didiagnosis tekanan darah rendah bila tekanan darah di bawah 90/60 mmHg, disertai keluhan seperti lemas, pandangan kabur, pusing, oleng, sulit berkonsentrasi, hingga pingsan. Jika keluhan disertai dengan tanda-tanda syok seperti kulit yang dingin dan pucat, nadi cepat, serta nafas cepat dan pendek, maka harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan karena kondisi tersebut merupakan kegawatan/emergensi.

    Penyebab tekanan darah rendah sangat banyak dan bervariasi, tidak selalu sama pada masing-masing individu. Berikut beberapa contoh kondisi yang dapat menyebabkan tekanan darah rendah, yaitu:

    1. Perubahan posisi tiba-tiba (hipotensi ortostatik)
    2. Anemia
    3. Gangguan sistem saraf otonom
    4. Dehidrasi
    5. Diet yang kurang tepat
    6. Stres
    7. Kadar gula darah yang rendah
    8. Berbagai kondisi penyakit lainnya seperti penyakit jantung, infeksi berat, reaksi alergi hebat, dan lain-lain.

    Jika diperhatikan dengan saksama, ternyata banyak sekali penyebab tekanan darah rendah. Melihat penyebabnya yang cukup beragam, maka penanganan yang dapat dilakukan sebenarnya bervariasi tergantung dari apa yang menyebabkan tekanan darah Anda rendah. Jika tidak disebabkan oleh penyakit yang spesifik dan memerlukan berbagai obat-obatan maupun penanganan emergensi, maka Anda dapat mencoba beberapa tips dan makanan yang telah terbukti dapat membantu meningkatkan tekanan darah berikut:

    1. MINUMLAH AIR YANG BANYAK

    Kekurangan cairan di dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah rendah, seperti yang terjadi pada kondisi dehidrasi. Penelitian menunjukkan bahwa minum air 2 liter lebih banyak dari biasanya dapat secara signifikan meningkatkan tekanan darah Anda menjadi normal dan mengurangi gejala pusing yang biasanya muncul. Yuk Sobat, biasakan untuk minum air yang cukup.

    1. KONSUMSI MAKANAN KAYA VITAMIN B-12

    Setiap individu dengan tekanan darah rendah perlu memperbanyak konsumsi vitamin B-12 setiap harinya. Hal ini karena kekurangan vitamin B-12 dapat menyebabkan anemia yang berujung menyebabkan tekanan darah yang rendah. Bahkan penelitian juga menemukan bahwa kekurangan vitamin B-12 dapat menyebabkan hipotensi ortostatik, yaitu tekanan darah yang turun karena perubahan posisi tiba-tiba. Anda dapat menemukan makanan kaya vitamin B-12 seperti telur, susu, sereal, kacang-kacangan, daging sapi, dan lain-lain. Hindari konsumsi alkohol karena dapat menyebabkan gangguan penyerapan vitamin B-12.

    1. ASAM FOLAT

    Mirip dengan vitamin B-12, kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia yang juga berujung menyebabkan tekanan darah Anda rendah loh. Makanan yang mengandung asam folat tinggi adalah asparagus, hati sapi, miju-miju atau lentil, kacang-kacangan seperti buncis atau kacang panjang, telur, bayam, pisang, dan brokoli.

    Contoh jenis makanan mengandung asam folat tinggi

    1. KONSUMSI MAKANAN TINGGI GARAM

    Berbeda dengan individu yang mengalami tekanan darah tinggi, yang diharuskan untuk mengurangi konsumsi garam, mereka dengan tekanan darah rendah justru harus meningkatkan konsumsi garam. Garam atau natrium dapat meningkatkan tekanan darah di dalam tubuh melalui berbagai mekanisme dan pengaturan fungsi hormon. Anda dapat menambah garam lebih banyak dalam masakan Anda sehari-hari atau mengonsumsi makanan kaya natrium tinggi seperti ikan asin, keju, berbagai macam daging, buttermilk, roti, biskuit, dan olive. Tapi ingat ya Sobat, konsumsi garam juga tidak boleh berlebihan.

    Berbagai makanan kaya akan sodium

    1. TEH AKAR MANIS (LICORICE TEA)

    Licorice atau dalam bahasa Indonesia lebih dikenal sebagai akar manis yang berasal dari tumbuhan Glycyrrhizia glabra, biasanya digunakan sebagai zat perasa pada berbagai makanan dan minuman untuk memberikan cita rasa manis. Penelitian telah menemukan bahwa mengonsumsi teh akar manis licorice ini terbukti dapat meningkatkan tekanan darah, sehingga sangat baik bagi mereka dengan tekanan darah rendah. Hal ini disebabkan karena akar tanaman tersebut mengandung zat glycyrrhizin yang berinteraksi dengan ginjal dan berujung pada peningkatan tekanan darah.

    Akar manis atau licorice

    1. KAFEIN

    Kafein tentu sudah sangat terkenal dapat meningkatkan tekanan darah yang bersifat sementara. Jika Anda merasa tekanan darah Anda sedang turun tiba-tiba dan mengalami sedikit pusing, kafein dapat membantu meningkatkan tekanan darah Anda dengan cepat melalui efeknya yang meningkatkan kemampuan pompa jantung dan frekuensi nadi. Tentunya Anda dapat menemukan kafein pada kopi maupun teh.

    Selain mencoba beberapa makanan yang telah dijelaskan di atas, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk menghindari terjadinya tekanan darah rendah, yaitu:

    1. Hindari berolahraga terlalu berat pada kondisi cuaca yang terlalu panas untuk menghindari terjadinya dehidrasi.
    2. Jangan terlalu cepat dalam berubah posisi (seperti dari duduk lalu berdiri), tapi biasakan untuk lebih perlahan dan bertahap.
    3. Hindari tidur terlalu lama.
    4. Bila perlu coba gunakan stocking yang cukup ketat untuk membantu melancarkan peredaran darah.

    Jadi, bagi Anda yang memiliki tekanan darah rendah, cobalah serangkaian tips yang diuraikan di atas. Bila keluhan tidak membaik atau bahkan tetap memburuk, sebaiknya segera periksakan diri Sobat ke dokter. Lalu, untuk mencari produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lainnya, Anda bisa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Olsen N. Raise low blood pressure naturally through diet. Updated 19 September 2017. Diakses 19 September 2018. Available at: healthline.com/health/low-blood-pressure-diet#what-to-eat
    2. Jormeus A, Karlsson S, Dahlgren C, Lindstrm T, Nystrom FH. Doubling of water intake increases daytime blood pressure and reduces vertigo in healthy subjects. Clinical and Experimental Hypertension. 2010;32(7): 439–43.
    3. Ganjehei L, Massumi A, Razavi M, Wilson JM. Orthostatic hypotension as a manifestation of vitamin B12 deficiency. Tex Heart Inst J. 2012;39(5):722–3.
    4. Zhang Q, Lv XY, Yang YM. Megaloblastic anemia with hypotension and transient delirium as the primary symptoms: Report of a case. International Journal of Clinical and Experimental Medicine. 2015;8(10):18879–83.
    5. Olsen N. Why is folate good to you? Updated 26 Juni 2018. Diakses 19 September 2018. Available at: medicalnewstoday.com/articles/287677.php
    6. NDTV food desk. 6 foods to have for those who have low blood pressure. Updated 25 April 2018. Diakses 19 September 2018. Available at: food.ndtv.com/food-drinks/6-foods-to-have-for-those-who-have-low-blood-pressure-1842647
    7. Allcock E, Cowdery J. Hypertension induced by liquorice tea. BMJ Case Reports. 2015;2015:10–12.
    Read More
  • Ladies, dalam kegiatan sehari-hari tentunya kita tidak luput dengan beban kerja, stres, lelah, dan mood yang tiba-tiba menurun, entah itu karena masalah pekerjaan, pertemanan maupun keuangan. Namun, bagaimana mekanisme terbentuknya stres? Sebelum membahas mengenai bagaimana cara menanggulangi stres, menu makanan apa saja yang dapat menurunkan stres dan kegiatan apa saja yang dapat meningkatkan mood, ada […]

    11 Makanan Sehat ini Dapat Menghilangkan Stres

    Ladies, dalam kegiatan sehari-hari tentunya kita tidak luput dengan beban kerja, stres, lelah, dan mood yang tiba-tiba menurun, entah itu karena masalah pekerjaan, pertemanan maupun keuangan. Namun, bagaimana mekanisme terbentuknya stres? Sebelum membahas mengenai bagaimana cara menanggulangi stres, menu makanan apa saja yang dapat menurunkan stres dan kegiatan apa saja yang dapat meningkatkan mood, ada baiknya kita mengerti apa yang dimaksud dengan stres dan bagaimana mekanisme terjadinya stres di dalam tubuh.

    Stres merupakan suatu keadaan atau kondisi respons seseorang ketika menghadapi suatu masalah yang cukup serius dalam hidupnya, masalah dapat berkaitan dengan berbagai penyebab, baik dari segi lingkungan atau kehilangan anggota keluarga misalnya. Stres merupakan respons tubuh yang wajar.

    sakit kepala, stress

    Mekanisme Terjadinya Stres

    Terjadinya stres terjadi dalam 3 tahapan, tahapan pertama merupakan keadaan awal atau disebut keadaan alarm (The Initial Alarm), dimana hormon adrenalin lepas ke dalam tubuh. Pada tahap ini, seseorang akan merespons menghadapi atau melarikan diri dari masalah tersebut. Kemudian masuk ke tahap dua yaitu tahap jangka pendek yaitu mekanisme perlawanan (The Resistance Stage) yang disiapkan tubuh untuk berusaha mengatasi masalah dan tahap selanjutnya yang merupakan tahap terakhir adalah tahap kelelahan (The Exhaustion Stage), dimana tubuh akan merasa lelah, pada tahap ini seseorang mulai merasakan dampak dari stres dan bisa menjadi dampak jangka panjang. Apabila seseorang tidak dapat menjaga daya tahan tubuhnya, maka akan rentan mengalami penyakit.

    Seseorang yang sedang mengalami stres, dapat dilihat dari perubahan tubuhnya, misalnya:

    • Otot terasa tegang atau kelelahan terus-menerus.
    • Kehilangan fokus dan konsentrasi.
    • Nyeri kepala berulang dan terus-menerus.
    • Tekanan darah meningkat.
    • Mudah marah.
    • Mudah tersinggung atau perasaannya lebih sensitif.
    • Nafsu makan yang berkurang atau malah meningkat.

    Stres ternyata sangat berkaitan dengan status nutrisi seseorang, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa saat seseorang stres, akan ada kecenderungan tidak makan makanan yang bergizi, penurunan nafsu makan atau lebih memilih makanan siap saji. Berikut ini kebiasaan makanan ketika seseorang mengalami stres yang dapat memengaruhi status gizi seseorang:

    • Nafsu makan berkurang, sehingga status gizi seseorang berkurang, secara tidak langsung daya tahan tubuh juga menurun.
    • Seseorang yang stres, ada kemungkinan lebih memilih makanan yang cepat saji, makanan dalam kemasan, serta makanan yang mengandung gula tinggi.
    • Selain itu, karena terlalu sibuk atau sedang mengalami stres, seseorang cenderung melupakan jadwal makan utamanya. Hal ini menjadi pemicu konsumsi makanan ringan secara berlebihan.
    • Konsumsi kopi berlebihan. Saat stres, ada kecenderungan seseorang mencari stimulan untuk memulihkan tenaga dari kelelahan. Apabila hal ini berlangsung lama, maka akan menyebabkan ketergantungan kafein yang tentunya tidak baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, bahan campuran kopi seperti susu, gula, krimer dan perasa tambahan, tidak baik bagi tubuh karena menambah jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

    Adanya kaitan antara keadaan stres dengan asupan nutrisi yang mungkin kita konsumsi serta mempunyai dampak yang tidak baik bagi tubuh, maka kita harus mengantisipasi setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini anjuran makanan yang dapat dikonsumsi untuk meredakan stres dan tentunya baik untuk kesehatan tubuh:

    1. SAYURAN HIJAU

    Pada tahun 2012, sejumlah penelitian menyatakan konsumsi sayuran hijau pada saat stres seperti bayam yang kaya akan asam folat dapat membantu tubuh untuk membantu menyeimbangkan hormon serotonine dan dopamine, dimana hormon ini membantu mencegah terjadinya stres.

    Sebuah penelitian di Universitas Otago membuktikan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayur dan buah secara teratur, dapat membantu seseorang lebih tenang dan mempunyai mood yang lebih stabil.

    2. KACANG-KACANGAN

    Kacang-kacangan dipercaya mengandung tryptophan, dan asam amino yang berfungsi meningkatkan serotonin. Sehingga, seseorang yang mengonsumsi makanan yang mengandung tryptophan mempunyai mood yang lebih stabil.

    3. MAKANAN ATAU MINUMAN YANG DIFERMENTASI

    Suatu penelitian menyatakan bahwa kesehatan usus dimulai dari bakteri baik yang ada di dalamnya. Ketika jumlah bakteri baik jumlahnya lebih rendah dibandingkan bakteri jahat, maka akan memengaruhi neurotransmitter system otak untuk melepas hormon kortisol dan mencetuskan perasaan cemas, dan depresi. Makanan yang difermentasi contohnya minuman probiotik, yoghurt, sayuran yang difermentasi (kimchi, tape)

    4. SALMON

    Salmon mempunyai banyak sekali kandungan asam lemak bebas omega 3, EPA dan DHA. Omega 3 dipercaya merupakan senyawa antidepresan dan menurunkan efek cemas.

    5. BLUEBERRIES

    Anthocyanins merupakan pigmen yang terdapat pada buah berries (blueberries atau blackberries), merupakan senyawa antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan dipercaya meningkatkan produksi dopamine yang berfungsi meningkatkan pusar keseimbangan, fungsi memori serta menyeimbangkan mood.

    6. DARK CHOCOLATE

    Selain rasanya yang enak, dark chocolate ternyata mempunyai segudang manfaat untuk mengatasi stres, karena di dalam kandungan dark chocolate mengandung senyawa anandamine yang dapat menghambat sinyal rasa nyeri dan depresi di otak.

    7. BIJI-BIJIAN

    Biji-bijian seperti biji labu, biji bunga matahari dan biji sesame mengandung magnesium, magnesium ini berfungsi mengaktifkan neurotransmitter serotonin. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, serotonin berfungsi mengatur emosi, perasaan cemas, marah, rasa nyeri dan depresi.

    8. ALPUKAT

    Selain rasanya yang enak, ternyata alpukat mengandung vitamin E, vitamin B dan asam folat. Sebuah penelitian menyatakan apabila seseorang mengonsumsi alpukat setelah makan siang, akan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Hal ini akan menstabilkan gula darah yang akan membantu mood dalam keadaan stabil walaupun seseorang dalam keadaan stres.

    9. VITAMIN C

    Sumber vitamin C dapat kita jumpai pada sayur dan buah-buahan seperti jeruk dan lemon. Vitamin C dapat menurunkan stres dan meningkatkan daya tahan tubuh. Mengonsumsi vitamin C dengan jumlah yang cukup dapat membantu menurunkan hormon stres (kortisol), serta membantu menurunkan tekanan darah saat dalam keadaan panik.

    10. OATMEAL

    Oatmeal seperti sereal gandum, roti gandum dapat menurunkan kadar hormon stres dan meningkatkan serotonin yang akan menstimulasi efek tenang dan peningkatan mood.

    11. PRODUK HERBAL

    Produk herbal seperti teh chamomile, mint, teh barley serta passion blower dapat memberikan efek tenang, mencegah insomnia, gangguan perut selama stres, serta meningkatkan mood.

    Selain memerhatikan asupan makanan, berikut ini beberapa saran untuk mengurangi stres dan memperbaiki mood:

    1. Ketika mempunyai masalah, cobalah untuk tenang terlebih dahulu dengan pikiran jernih, buang semua pikiran negatif, kemudian coba untuk menemukan solusinya.
    2. Cobalah untuk latihan meditasi, meditasi dapat membantu mengurangi pikiran negatif dan menenangkan tubuh.
    3. Istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh tidak terganggu.
    4. Olahraga setiap pagi, selain meningkatkan daya tahan tubuh, dengan berolahraga dapat menurunkan hormon stres.
    5. Lakukan kegiatan atau hobi yang Anda sukai.
    6. Habiskan waktu bersama teman, bertukar pikiran serta rekreasi.

    Nah, Ladies itulah 11 makanan sehat yang dapat menghilangkan stres. Untuk informasi kesehatan lainnya, jangan lupa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Ritchie J. Combating Stres with a Balanced Nutritional Diet [Internet]. 1st ed. UK: Stres Management Society; 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: mhit.org/assets/combat-nutritional-stres.pdf
    2. co is available at DomainMarket.com [Internet]. Health.co is available at DomainMarket.com. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: domainmarket.com/buynow/health.co
    3. Medicine U. Eat Right, Drink Well, Stres Less: Stres-Reducing Foods, Herbal Supplements, and Teas – Explore Integrative Medicine [Internet]. Explore Integrative Medicine. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: exploreim.ucla.edu/nutrition/eat-right-drink-well-stres-less-stres-reducing-foods-herbal-supplements-and-teas/
    4. C. Yau, Y. and N. Potenza, M. (2018). Stres and Eating Behaviors. NCBI, [online] (2013 Sep; 38(3): 255–267.). Available at: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4214609/ [Accessed 22 Sep. 2018].
    5. Mental Health Foundation. (2018). How to manage and reduce stres. [online] Available at: mentalhealth.org.uk/publications/how-manage-and-reduce-stres [Accessed 22 Sep. 2018].
    Read More
  • Angka kejadian alergi makanan pada anak di dunia sekitar 6-8%, dan sering terjadi pada tahun pertama kehidupan seorang anak. Alergi terjadi karena adanya perubahan pada reaksi tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap suatu bahan yang ada di lingkungan hidup kita, salah satunya adalah makanan. Sehingga, bila si kecil mengalami alergi terhadap makanan, maka makanan […]

    9 Makanan yang Harus Dihindari Ketika Gatal Alergi

    Angka kejadian alergi makanan pada anak di dunia sekitar 6-8%, dan sering terjadi pada tahun pertama kehidupan seorang anak. Alergi terjadi karena adanya perubahan pada reaksi tubuh sehingga tubuh menjadi lebih rentan terhadap suatu bahan yang ada di lingkungan hidup kita, salah satunya adalah makanan. Sehingga, bila si kecil mengalami alergi terhadap makanan, maka makanan tersebut wajib dihindari terutama bila gatal akibat alerginya sudah muncul.

    Alergi makanan merupakan suatu kondisi yang disebabkan oleh reaksi alergi yang melibatkan IgE (suatu imunoglobulin) terhadap bahan yang terkandung dalam makanan. Alergi makanan merupakan suatu jenis alergi yang cukup mengkhawatirkan dan merupakan ancaman bagi masyarakat, mengingat makanan merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi setiap individu. Kejadian alergi makanan dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain genetik, umur, jenis kelamin, pola makan, jenis makanan, dan faktor lingkungan.

    Pada setiap individu, alergi makanan yang dimiliki tak selalu sama. Ada anak yang alergi terhadap makanan laut tapi anak lainnya justru alergi terhadap cokelat dan tidak memiliki alergi terhadap makanan laut. Alergi memang merupakan hal yang unik, karena respons pada masing-masing individu selalu tak sama, dan keunikan dari alergi inilah yang menjadi tantangan bagi setiap orang tua. Orang tua yang memiliki anak alergi terhadap makanan, harus menjaga anaknya agar terhindar dari makanan yang dapat menimbulkan gatal alergi .

    Berdasarkan waktu yang muncul, respons alergi dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok 1 adalah kelompok yang muncul respons alerginya paling cepat yaitu beberapa menit setelah menyantap makanan yang jumlahnya sedikit, gejala pada kelompok 1 biasanya berupa ruam kulit yang gatal, bibir bengkak, hingga sesak nafas. Kelompok 2 adalah kelompok yang respons timbulnya alergi beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang jumlahnya cukup banyak, gejala pada kelompok ini berupa diare dan muntah. Dan kelompok yang terakhir atau kelompok 3 adalah kelompok yang respons muncul alerginya paling lama jika dibandingkan dua kelompok lain, pada kelompok 3 respons alergi dapat muncul sampai 1 hari setelah memakan makanan yang menyebabkan alergi dalam jumah yang sangat banyak, gejalanya bisa berupa muntah, diare, hingga sesak napas. Dari ketiga kelompok di atas, kelompok 1 atau kelompok yang merespons alergi dengan bentuk ruam kulit dan gatal ialah yang paling sering terjadi dan penyebabnya mudah diketahui.

    Tak banyak memang bahan makanan yang dapat menimbulkan alergi. Biasanya bahan makanan yang sering menimbulkan alergi memiliki berat molekul yang cukup tinggi yaitu 10.000 sampai 60.000 dalton. Beberapa makanan di bawah ini adalah makanan-makanan yang mungkin menimbulkan alergi dan harus dihindari ketika gatal alergi sedang timbul.

    1. KACANG TANAH

    Berdasarkan beberapa penelitian, 7,4% anak mengalami alergi terhadap kacang tanah. Penyebabnya karena kacang tanah merupakan salah satu jenis glikoprotein yang memiliki berat molekul cukup besar.

    1. TELUR

    Alergi telur merupakan penyebab alergi makanan terbesar pada anak-anak di Jepang, yaitu sekitar 52,3%. Di indonesia alergi terhadap telur juga lumayan tinggi presentasenya tapi belum didapatkan data secara pasti. Telur termasuk protein hewani yang banyak dikonsumsi, terdiri dari putih telur dan kuning telur, kuning telur banyak mengandung kolesterol, sedangkan putih telur banyak mengandung protein. Kandungan protein inilah yang biasanya menyebabkan anak mengalami alergi terhadap telur.

    1. DAGING AYAM

    Banyak orang yang menyukai daging ayam, selain karena mudah dicari, harganya pun tidak terlalu mahal seperti daging merah, tapi sebagian kecil orang tidak dapat menikmati kenikmatan pada daging ayam karena memiliki alergi. Daging ayam memiliki protein yang cukup tinggi, hal inilah yang menyebabkan beberapa orang alergi terhadap daging ayam. Berdasarkan data penelitian bagian Alergi Imunologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, ada sekitar 7,4% anak memiliki alergi terhadap daging ayam.

    1. UDANG

    Salah satu makanan laut yang dapat menyebabkan alergi adalah udang. Udang merupakan jenis makanan yang paling banyak menyebabkan alergi makanan dibandingkan makanan lain. Sekitar 8,8% anak memiliki alergi terhadap udang.

    1. KERANG

    Banyak orang yang suka makan kerang, tapi banyak pula yang belum mengetahui jika kerang dapat menyebabkan alergi. Angka kejadian alergi terhadap kerang sama tingginya dengan angka kejadian alergi pada udang.

    1. KEPITING

    Sama halnya dengan udang dan kerang, kepiting merupakan salah satu jenis makanan laut yang banyak digemari masyarakat. Namun, sayangnya angka kejadian alergi pada kepiting juga masih tinggi walau belum ada data nyatanya.

    1. TUNA

    Ikan memang sangat diperlukan untuk meningkatkan kecerdasan anak karena di dalam ikan terkandung banyak omega-3 yang sangat bagus untuk perkembangan otak. Namun, pada beberapa anak, dapat memiliki alergi terhadap ikan terutama ikan tuna. Berdasarkan data, 4,4% anak memiliki alergi terhadap ikan tuna.

    1. COKELAT

    Masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa protein yang terdapat di dalam cokelat dapat menyebabkan reaksi alergi. Sebanyak 2,9% anak memiliki alergi terhadap cokelat.

    1. STROBERI

    Banyak orang berpikir bahwa buah-buahan banyak mengandung vitamin dan mineral sehingga baik untuk kesehatan. Namun bagi sebagian orang, anggapan ini tak sesuai, karena ada sebagian kecil orang di dunia ini yang memiliki alergi terhadap stroberi.

    Nah, Moms itulah 9 makanan yang harus dihindari ketika Anda atau si kecil mengalami gatal alergi. Untuk informasi kesehatan lainnya, jangan lupa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat, ya. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Chapman JA et al. Food Allergy: A Practice Parameter. Annals Of Allergy’ Asthma Immunol.
    2. Haahtela et al. Finnish Allergy Programme 2008–2017 –Time to Act and Change The Course. 2017.
    3. Lovik M. et al. The Norwegian National Reporting System and Register of Severe Allergic Reactions to Food. Norsk Epidemiol.
    4. Irawati N, Abdilah F. Patofisiologi dan diagnosis alergi makanan. Otorhinolaryngologica Indonesiana 2015.
    5. AA, Denburg J, Fokkens WJ, Togias A et al. Allergic rhinitis and its impact on asthma (ARIA) 2013 update ( in collaboration with the WHO, GA2LEN and AllerGen). J allergy 2013.
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja