Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Penyakit

Showing 31–40 of 109 results

  • Kulit yang kering, bersisik, dan keriput adalah tAnda-tAnda umum dari penuaan yang sering terjadi pada siapapun seiring dengan bertambahnya usia. Apalagi dengan kondisi Indonesia yang beriklim tropis, dimana tak sepenuhnya dapat menjamin jika seseorang bisa memiliki kulit yang lembab dan halus. Kebanyakan orang mungkin akan menggunakan pelembab untuk memnimalisir kulit yang kering dan kasar. Namun, […]

    8 Cara Mengatasi Kulit Kering dengan Olahan Makanan Ini

    Kulit yang kering, bersisik, dan keriput adalah tAnda-tAnda umum dari penuaan yang sering terjadi pada siapapun seiring dengan bertambahnya usia. Apalagi dengan kondisi Indonesia yang beriklim tropis, dimana tak sepenuhnya dapat menjamin jika seseorang bisa memiliki kulit yang lembab dan halus. Kebanyakan orang mungkin akan menggunakan pelembab untuk memnimalisir kulit yang kering dan kasar.

    Namun, selain menggunakan produk pelembab, ada cara lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kulit kering dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Makanan-makanan ini bisa membantu kulit tampak lembut, lembab dan bercahaya.

    Nah di bawah ini 8 cara mengatasi kulit kering dengan olahan makanandi bawah ini.

    Air putih

    Kunci utama untuk mengatasi kulit kering adalah dengan menjaga agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Sebaiknya, rajinlah mengonsumsi air putih yang mana sangat penting untuk mendorong proses regenerasi sel-sel kulit yang baru serta mengunci kelembaban di dalam tubuh. Setidaknya minum air putih sebanyak 8 gelas sehari-harinya agar mencukup kebutuhan cairan tubuh harian. Selain air putih, sebenarnya Anda juga bisa mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung kadar air yang cukup tinggi seperti apel, melon, semangka dan mentimun untuk dapat membantu asupan air yang masuk ke dalam tubuh.

    Baca Juga: 10 Cara Menurunkan Berat Badan yang Praktis

    Jeruk

    Buah-buahan yang berasal dari keluarga sitrus seperti lemon, jeruk dan grapefruit memiliki kandungan yang kaya akan vitamin C serta antioksidan yang dipercaya menjadi resep awet muda. Vitamin C ini dapat mendorong produksi kolagen dalam tubuh serta membuat kulit tampak glowing. Selain itu, vitamin C juga mengurangi bintik-bintik kecoklatan yang disebabkan karena paparan sinar matahari. Menakjubkan bukan.

    Ikan

    Ikan-ikanan seperti ikan tuna dan ikan salmon mengandungan lemak-omega 3 yang cukup tinggi yang mana dapat membantu untuk menjaga kelembaban kulit serta memperkuat fungsi dari skin barrier. Perlu Anda ketahui jika kulit yang kering merupakan tanda jika tubuh kekurangan asupan omega-3. Sehingga jangan malas makan ikan, Anda bisa memasukkan jenis-jenis ikan diatas sebagai menu makanan sehari hari.

    Buah Alpukat

    Buah alpukat menjadi menu makanan wajib yang Anda masukkan ke dalam daftar menu makanan sehari hari jika Anda memiliki kondisi kulit yang kering. Kandungan asam oleat di dalamnya membantu menjaga kelembaban yang ada di lapisan epidermis kulit. Selain itu, kandungan asam oleat juga dapat membantu proses regenerasi sel kulit yang rusak dan menggantinya dengan yang baru serta membuat kulit terhidrasi dengan baik.

    Jika dikonsumsi secara rutin, alpukat dapat membantu memperbaiki kulit yang kering karena mengandung berbagai nutrisi penting seperti antioksidan, folat, beta karoten, vitamin C, vitamin E, asam lemak omega-3 dan lainnya. untuk itu lah tambahkan buah lezat ini ke dalam menu makanan sehari hari dan Anda bisa melihat sendiri perubahan pada kulit yang bertambah kenyal dan lembab.

    Baca Juga: 5 Resep Penuhi Kebutuhan Proteion Anda

    Biji Rami

    Mungkin masih banyak orang yang asing mendengar jenis biji-bijian ini di Indonesia. Biji rami merupakan jenis biji-bijian yang berasal dari Inggris dan dapat Anda manfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kulit termasuk kulit yang kering dan kasar. Hal ini karena kandungan asam lemak essensial yang ada di dalamnya yang membantu menjaga kelembaban kulit. Anda tak hanya bisa mengonsumsi biji rami secara langsung saja. Saat ini sudah banyak biji rami yang diolah menjadi minyak biji rami yang lebih mudah dan praktis untuk digunakan.

    Kacang-Kacangan

    Sudah menjadi rahasia umum jika kacang-kacangan memilki manfaat yang baik bagi kesehatan kulit. Kandungan vitamin E yang cukup tinggi di dalamnya dapat melindungi kulit dari bahaya akibat paparan sinar UV yang menyebabkan kulit menjadi kering. Salah satu kacang-kacangan yang direkomendasikan adalah kacang brazil. Hal ini dikarenakan kandungan selenium di dalamnya yang sangat baik dalam menjaga kesehatan kulit. Selain itu, kacang almond juga direkomendasikan karena banyak mengandung vitamin E yang membantu mencegah permasalahan kulit kering.

    Telur

    Makanan lainnya yang direkomendasikan untuk mengatasi kulit kering adalah telur. Satu butir telur mengandung banyak nutrisi yang penting bagi tubuh seperti Vitamin A, E, serta B5 (pantothenic acid). Pantothenate ini yang membantu untuk memproduksi keratinocytes, yang merupakan sel-sel pendukung fungsi kesehatan dan pelindung kulit. Di dalam telur juga mengandung sulfur dan vitamin D yang dapat mendukung proses pembentukan kolagen.pilihlah telur omega-3 yang sangat bernutrisi dan membantu membuat kulit tampak glowing.

    Baca Juga: 8 Asupan Bergizi Untuk Wanita Hamil Muda

    Mentimun

    Mentimun merupakan salah satu satu sayuran yang dapat mengatasi kulit yang kering dan kusam. Bahkan mentimun juga sangat mudah didapat, sehingga Anda tak perlu kesulitan mencarinya. Bukan hanya karena kandungan airnya yang melimpah, tapi mentimun juga memiliki kandungan asam kafeat serta vitamin C yang sangat baik untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dan lembab. Manfaat mentimun sebagai kecantikan kulit memang sudah tidak diragukan lagi. Ditambah lagi dengan kandungan mineral silica di dalamnya yang memperkuat jaringan ikat pada kulit. Sehingga masukkan mentimun ke dalam salah satu menu makanan sehari hari

    Nah, itu tadi 8 cara mengatasi kulit kering dengan menggunakan olahan makanan-makanan diatas. Seiring pertambahan usia, tanda-tanda penuaan seperti kulit kering memang sering terlihat. Sehingga, rajin-rajinlah mengonsumsi makanan sehat yang mana dapat membantu Anda menjaga kesehatan kulit sehingga kulit tetap lembab, lembut, halus, dan bercahaya meskipun usia terus bertambah. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk Anda.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Siapa yang tidak menginginkan memiliki berat badan yang seimbang? Tubuh juga akan terlihat lebih segar dan sehat dengan berat badan yang pas. Namun, menurunkan berat badan tak selalu dapat berjalan mulus. Ada saja kondisi yang menyebabkan seseorang gagal melakukan diet, salah satunya yaitu dikarenakan penyakit maag atau asam lambung. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri perut. […]

    Diet Lambung Bagi Penderita Maag

    Siapa yang tidak menginginkan memiliki berat badan yang seimbang? Tubuh juga akan terlihat lebih segar dan sehat dengan berat badan yang pas. Namun, menurunkan berat badan tak selalu dapat berjalan mulus. Ada saja kondisi yang menyebabkan seseorang gagal melakukan diet, salah satunya yaitu dikarenakan penyakit maag atau asam lambung. Penyakit ini dapat menyebabkan nyeri perut. Namun meskipun begitu, penderita maag tetap dapat melakukan diet. Hanya saja perlu diperhatikan pemberian camilan ringan di jam yang tepat. Nah, bagi Anda yang menderita maag, Anda dapat mencoba diet di bawah ini yang aman bagi lambung tapi efektif menurunkan berat badan.

    Mengatur Jadwal Makan Yang teratur

    Diet yang sangat disarankan bagi Anda yang menderita maag adalah dengan mengatur jadwal makan yang teratur, mulai dari sarapan, makan siang, hingga makan malam. Makan dengan jangka waktu yang teratur ini menjadi prinsip utama bagi bagi yang menderita maag. Cobalah makan dengan porsi yang kecil tapi lebih sering setiap 3 jam sekali. Jangan pernah membiarkan kondisi perut kosong dalam waktu yang terlalu lama. Ini akan menyebabkan gejala maag dapat kambuh. Selain itu, hindari untuk berbaring 2-3 jam setelah makan, ini akan memicu asam lambung naik.

    Baca Juga: Tips Makan Sehat Sesuai Jam Makanmu

    Lakukan Penurunan Berat Badan Secara Bertahap

    Penurunan berat badan tak perlu dilakukan secara drastis. Anda dapat mencapai berat badan yang ideal dalam beberapa tahapan. Misalnya saja, tahapan pertama dapat Anda lakukan dengan menargetkan penurunan berat badan hingga 5-10% atau sekitar 4-9kg dari BB Anda saat ini. Setelah target pertama tersebut tercapai, maka Anda dapat mulai menentukan target kedua dan seterusnya. Paling penting adalah jangan terlalu memaksakan diri untuk menurunkan berat badan dengan ekstrim karena malah akan memperburuk kondisi penyakit maag yang Anda alami.

    Hindari Makanan-Makanan Yang Memicu Maag

    Hindari untuk mengonsumsi makanan-makanan yang dapat memicu gejala maag seperti makanan yang terlalu pedas, makanan asam, makanan berlemak, mengandung susu tinggi, kafein, dan alkohol.

    Perbanyak Camilan Sehat

    Ganti camilan Anda sehari-hari dengan buah-buahan segar yang rasanya tidak asam. Ini akan membantu agar perut tidak kosong di waktu yang lama. Selain itu Anda juga dapat meminum susu non fat (tanpa gula) ataupun teh hangat (tanpa gula). Anda dapat memilih cracker yang sehat. Paling penting adalah hindari mengonsumsi makanan olahan dengan minyak maupun santan kental. Konsumsi  snack dapat dilakukan di antara jam-jam makan besar. Dalam seharinya, dapat dilakukan 4 kali pemberian snack. Ini akan sangat mencegah agar maag tidak kambuh meskipun sedang menjalani program diet.

    Jangan Lupakan Olahraga

    Hal yang terpenting dalam proses pembakaran lemak adalah dengan memperbesar pengeluaran kalori dibandingkan dengan pemasukan kalori. Anda dapat makan seperti biasanya, tapi intensitas olahraga perlu dinaikkan. Anda dapat melakukan olahraga dengan rutin, terutama olahraga yang dapat membantu membakar kalori seperti aerobik, lari, zumba, angkat beban, kardio, lompat tali, dan lainnya. Lakukan olahraga-olahraga tersebut secara rutin setiap harinya sehingga membantu program diet yang Anda lakukan.

    Baca Juga: 10 Makanan Penambah Stamina Pria

    Selain itu, Anda juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter mengenai program diet yang Anda lakukan sehingga nantinya tidak akan berpengaruh pada kondisi penyakit maag Anda. semoga informasi diatas dapat membantu Anda.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    lifestyle.kompas(dot)com/read/2011/02/22/07104251/diet.sehat.bagi.penderita.maag
    merdeka(dot)com/sehat/sakit-lambung-tapi-ingin-diet-ikuti-cara-aman-ini.html

    Read More
  • Terkadang menumpuknya pekerjaan di kantor membuat seseorang menjadi sering begadang hingga tengah malam. Sebenarnya hal ini wajar dan banyak orang yang juga mengalaminya, akan tetapi jika hal ini sering terjadi maka tentunya tidak baik bagi kesehatan tubuh. Kekurangan waktu untuk tidur merupakan kondisi yang tidak akan menguntungkan bagi tubuh karena otak membutuhkan waktu untuk beristirahat. […]

    7 Makanan Ini Dapat Cegah Akibat Buruk Begadang

    Terkadang menumpuknya pekerjaan di kantor membuat seseorang menjadi sering begadang hingga tengah malam. Sebenarnya hal ini wajar dan banyak orang yang juga mengalaminya, akan tetapi jika hal ini sering terjadi maka tentunya tidak baik bagi kesehatan tubuh. Kekurangan waktu untuk tidur merupakan kondisi yang tidak akan menguntungkan bagi tubuh karena otak membutuhkan waktu untuk beristirahat. Sehingga berdampak pada tubuh yang cepat merasa lelah saat kekurangan waktu tidur. Selain itu, penurunan peforma aktivitas di siang hari juga sering kali terjadi.  Jika dilanjutkan terus menerus, akan banyak penyakit yang bermunculan menyerang tubuh anda.

    Begadang merupakan hal buruk yang seharusnya dihindari. Akan tetapi, tak semuanya dapat menghindari kegiatan begadang, apalagi bila sibuk dikejar deadline.  Jika memang tak dapat meninggalkan begadang hingga tengah malam untuk mengurangi dampak buruknya bagi kesehatan tubuh maka cobalah mengonsumsi makanan-makanan sehat. Perlu anda ketahui jika makanan dapat meningkatkan energi, tergantung dari jumlah serta frekuensi konsumsi. Saat kekurangan tidur, akan lebih baik untuk mengonsumsi makanan-makanan di bawah ini yang dapat mencukup kebutuhan energi sekaligus mencegah akibat buruk dari begadang

    Makanan Dari Sumber Gandum Utuh

    Makanan yang berasal dari whole grain atau gandum utuh seperti roti gandum dan oatmeal menjadi rekomendasi terbaik saat yang dapat anda konsumsi ketika kekurangan waktu tidur. Jenis makanan tersebut dapat membantu menahan tubuh mengonsumsi makanan yang lebih banyak lagi ketika merasa lelah. Tak hanya mengandung serat yang tinggi, tapi didalamnya juga terdapat karbohidrat kompleks yang menghasilkan energi dalam jumlah banyak serta bertahan lebih lama dalam tubuh. Selain itu, jenis makanan ini juga mencegah meningkatnya kadar glukosa berlebihan yang ada di dalam tubuh.

    Telur

    Salah satu dampak buruk dari tubuh yang kekurangan waktu tidur adalah terjadinya tekanan pada sel-sel otot. Hal ini dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan dengan asupan asam lemak semisal DHA dan EPA yang ada di dalam putih telur. Senyawa asam lemak ini turut membantu mencegah tekanan darah tinggi serta menyehatkan pembuluh darah. Sehingga tak ada salahnya untuk mempersiapkan kegiatan begadang anda dengan sebutir telur.

    Baca Juga: 8 Makanan Membantu Menurunkan Berat Badang Pasca Melahirkan

    Ikan Yang Mengandung Minyak Tinggi

    Ada beberapa jenis ikan laut yang mengandung minyak yang cukup tinggi, seperti ikan tuna, salmon, dan sarden. Lemak tak jenuh serta protein yang berasal dari jenis-jenis ikan ini dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan tubuh menjadi lebih bertenaga. Ini akan meminimalisir rasa lapar dan mencegah keinginan untuk mengemil. Lemak tak jenuh di dalam ikan juga baik bagi kerja otak sehingga tetap dapat berkonsetrasi penuh serta menjaga kestabilan mood meskipun tubuh sedang sangat lelah.

    Kacang-kacangan

    Sama halnya seperti ikan, kacang-kacangan memiliki kandungan lemak tak jenuh yang sangat baik bagi tubuh. Dapat menjaga agar rasa lapar tidak berlebihan dan menjaga kadar hormone stress tidak meningkat. Untuk pemilihan kacang yang tinggi lemak, anda dapat mencoba kacang mede yang mana lebih baik dibandingkan anda mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan gula dan pemanis yang dapat memicu kadar gula darah meningkat.

    Buah Blueberry

    Salah satu kandungan terbaik yang dimiliki oleh buah blueberry yaitu senyawa antioksidan di dalamnya membantu untuk menguatkan imun dalam tubuh. Sehingga dengan mengonsumsi buah blueberry, anda dapat meminimalisir terjadinya infeksi penyakit yang dapat disebabkan sistem imunitas yang menurun ketika tubuh kekurangan waktu istirahat. Buah blueberry juga memiliki khasiat yang dapat menyeimbangkan kadar gula darah sehingga tubuh tidak mudah lapar. Anda dapat menjadikannya sebagai camilan sehat untuk menemani aktivitas begadang anda.

    Buah mangga

    Salah satu efek dari mengantuk biasanya muncul keinginan untuk mengonsumsi makanan-makanan yang manis. mengatasi kondisi tersebut, anda dapat mencoba mengonsumsi buah mangga yang banyak mengandung gula alami. Ini jauh lebih baik bagi tubuh serta dapat mengatur kadar energi di dalam tubuh dibandingkan mengonsumsi gula tambahan yang ada pada makanan.

    Air Putih

    Jangan lupa untuk menyertai konsumsi makanan-makanan diatas dengan air putih yang cukup. Tubuh yang mengalami dehidrasi akan membuat rasa lelah menjadi tambah parah apalagi ketika saat anda begadang. Hal ini akan membantu  menjaga cadangan energi di dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan otak dalam berkonsentrasi. Air juga dibutuhkan agar tubuh dapat tetap aktif bergerak meskipun sedang kelelahan. Sehingga jangan lupakan air minum anda saat memulai aktivitas begadang.

    Selain mengonsumsi makanan-makanan diatas, ada cara-cara lainnya yang dapat membantu tubuh tetap sehat meskipun aktif begadang, antara lain adalah:

    • Tak ada salahnya untuk menabung tidur sebelum begadang. Apalagi jika anda sudah tahu jadwal anda memang akan aktif hingga tengah malam. Ini akan membantu untuk memersiapkan tubuh anda. Anda dapat menyicil dengan memenuhi waktu tidur anda jauh-jauh hari sebelum akan begadang. Sehingga tubuh dapat lebih pceta menyesuaikan sistem untuk dapat menemani anda terjaga hingga semalaman
    • Konsumsi camilan tinggi protein selama begadang, ini akan membantu agar tubuh dapat tetap terjaga sepanjang malam. Anda dapat memilih camilan yang memiliki kandungan protein murni seperti greek yoghurt (tambahan topping buah), selai kacang dan irisan apel, maupun protein shakes
    • Selama begadang, usahakan untuk tetap aktif bergerak jangan hanya duduk diam saja. Setidaknya, anda dapat berjalan-jalan selama 10 menit agar dapat meningkatkan energi yang dipergunakan untuk 2 jam selanjutnya. Selain jalan-jalan, anda dapat mencoba melakukan olahraga ringan ataupun sekedar melakukan peregangan

    Baca Juga: 9 Makanan Ini Bisa Bantu Kamu Kuat Begadang

    Begadang sesekali memang tidak masalah, asalkan jangan menjadikan hal ini sebagai rutinitas setiap harinya. Dapatkan tidur di malam hari yang cukup sehingga produktivitas di siang hari dapat lebih optimal dan anda tak perlu melakukan begadang hingga semalam suntuk.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sakit lambung atau yang dikenal sebagai penyakit asam lambung merupakan kondisi asam lambung meningkat dan menyebabkan perut terasa nyeri. Banyak orang yang berpendapat jika penderita asam lambung tidak dapat menjalani program diet karena khawatir dapat membuat kondisi asam lambung makin parah. Namun tenang saja, penderita asam lambung tetap dapat menjalani program diet yang aman bagi […]

    Adakah Diet Untuk Penderita Asam Lambung?

    Sakit lambung atau yang dikenal sebagai penyakit asam lambung merupakan kondisi asam lambung meningkat dan menyebabkan perut terasa nyeri. Banyak orang yang berpendapat jika penderita asam lambung tidak dapat menjalani program diet karena khawatir dapat membuat kondisi asam lambung makin parah. Namun tenang saja, penderita asam lambung tetap dapat menjalani program diet yang aman bagi kondisi mereka. Lalu apakah ada diet yang dapat dijalani penderita asam lambung?

    Bagi penderita asam lambung, tentunya dibutuhkan pengaturan pola diet yang harus dirancang dengan hati-hati sehingga tidak menyebabkan gangguan pada lambung yang lebih lanjut. Berikut adalah tips diet untuk penderita asam lambung yang meningkat di bawah ini yang dapat anda coba lakukan.

    cewek usia 20an, makan sehat

    Atur Pola Makan

    Mulailah dengan mengatur pola makan anda dengan mengurangi porsi makan anda, tapi jangan sampai melewatkan waktu makan. Hal ini karena kondisi perut kosong yang terlalu lama dapat menyebabkan meningkatkan produksi asam lambung dan malah akan menyebabkan munculnya permasalahan pada lambung. Meskipun anda makan dengan porsi yang lebih sedikit, tingkatkan frekuensi makan anda setiap harinya, setidaknya 5-6 kali dengan porsi yang kecil-kecil.

    Baca Juga: 6 Jenis Makanan Meredakan Asam Lambung

    Cara Pengolahan Makanan dengan Rebus, Kukus, Panggang, dan Tumis

    Makanan yang ingin diolah sebaiknya direbus, kukus, panggang atau ditumis. Hindari penggunaan santan dan gulai untuk makanan bagi penderita maag. Kemudian, carilah jenis makanan yang lunak dan mudah dicerna agar lambung tidak kesulitan dalam mengolah makanannya.

    Penuhi Konsumsi Air Putih

    Jangan lupakan untuk memenuhi kebutuhan air putih setiap harinya. Hal ini penting untuk menjaga agar tubuh tidak terdehidrasi. Setidaknya dalam sehari, konsumsi air putih minimal 2L setiap harinya. Air putih dapat memperlancar metabolism tubuh, sehingga baik dikonsumsi setiap harinya.

    Ketahui Makanan Apa Saja Yang Dilarang

    Sebagai penderita asam lambung, wajib bagi anda mengetahui apa saja yang dilarang agar tidak memperburuk kondisi asam lambung anda. HIndari konsumsi makanan-makanan pedas, asam, berlemak, atau yang dapat menimbulkan gas seperti sawi, brokoli, kol, selada, kentang, kembang kol, dan minuman bersoda. Hindari pula konsumsi makanan instan atau cepat saji dan makanan yang mengandung lemak tinggi atau gorengan.  Jangan lupa juga untuk membatasi konsumsi biskuit, coklat, kue, sirup, serta makanan/minuman manis lainnya.

    Waktu Pemberian Snack

    Hal yang harus Anda perhatikan adalah ketika menjalani diet ini adalah pemberian snack atau camilan ringan. Konsumsi snack dapat dilakukan antara jam-jam makanan besar. Camilan dapat dikonsumsi hingga 5 kali per hari agar dapat mencegah meningkatnya asam lambung.

    Olahraga Secara Teratur

    Jangan lupa untuk olahraga 3-5 kali dalam 1 minggu. Lakukan selama 30 menit dan 1 jam untuk setiap sesinya. Anda dapat memilih jenis-jenis olahraga yang dapat membantu mengecilkan perut seperti berenang, kardio, jogging, senam aerobik, ataupun bersepeda. Selain itu, cobalah untuk bergerak secara aktif di aktivitas sehari-hari misalnya naik turun tangga, berjalan kaki, hingga mengerjakan berbagai pekerjaan rumah.

    Baca Juga: Makanan Jenis Apa yang Bisa Dikonsumsi Setelah Muntah

    Istirahat Yang Cukup

    Beristirahat yang cukup serta kelola stres akan sangat membantu mengontrol kadar hormon yang ada di dalam tubuh.

    Nah, itu tadi tips diet yang dapat dilakukan bagi penderita asam lambung. Namun, jika sampai anda mengalami kesulitan dalam menjalani program diet yang sesuai, tidak ada salahnya bagi anda untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis sehingga anda dapat mendapatkan susunan pola diet serta olahraga yang tepat sesuai dengan kondisi anda. Semoga informasi diatas dapat membantu anda.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Kementerian Kesehatan RI. Brosur diet lambung.2011. [Internet]. Available at: gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2013/08/Brosur-Diet-Lambung.pdf (1.12.18)
    2. Harsono FH. Diet aman untuk orang yang sakit asam lambung. 2018.[Internet]. Available at: liputan6.com/health/read/3603592/diet-aman-untuk-orang-yang-sakit-asam-lambung (1.12.18)
    Read More
  • Kebiasaan yang baik tentu dapat mencegah banyak penyakit, termasuk dalam kesehatan gigi seperti penyakit gigi dan gusi berlubang, radang gusi dan banyak lainnya. Menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan gigi setiap hari, makan dengan benar dan pemeriksaan gigi rutin adalah langkah – langkah penting dalam mecegah masalah gigi. Mendidik diri sendiri tentang masalah gigi dan […]

    Penyakit Gigi & Gusi yang Sering Terjadi dan Penanganannya

    Kebiasaan yang baik tentu dapat mencegah banyak penyakit, termasuk dalam kesehatan gigi seperti penyakit gigi dan gusi berlubang, radang gusi dan banyak lainnya. Menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan gigi setiap hari, makan dengan benar dan pemeriksaan gigi rutin adalah langkah – langkah penting dalam mecegah masalah gigi. Mendidik diri sendiri tentang masalah gigi dan gusi yang sering terjadi juga dapat membantu dalam mencegah.

    Berikut adalah beberapa daftar masalah gigi dan gusi yang sering terjadi :

    Bau mulut, atau disebut juga halitosis bisa menjadi hal yang memalukan untuk Anda. Menurut penelitian, sekitar 85% orang dengan bau mulut memiliki kondisi gigi yang perlu disalahkan. Penyakit gusi, gigi berlubang, kanker mulut, mulut kering dan bakteri pada lidah adalah beberapa masalah gigi dapat menyebabkan bau mulut. Menggunakan obat kumur untuk menutupi bau mulut ketika Anda memiliki masalah mulut hanya akan menutupi bau dan tidak menyembuhkannya. Jika Anda memiliki bau mulut, kunjungi dokter gigi Anda untuk menyingkirkan semua masalah tersebut.

    Baca Juga: 8 Penyakit yang Sering Menyerang Anak

    Kerusakan gigi, atau dikenal dengan gigi berlubang merupakan penyakit gigi yang paling sering terjadi. Kondisi ini terjadi ketika lapisan plak, yang merupakan zat lengket yang terbentuk pada gigi, bergabung dengan gula atau pati dari makanan yang Anda makan, sehingga menghasilkan kondisi asam yang menyerang email gigi. Anda dapat mengalami kondisi ini pada usia berapapun, tidak hanya untuk anak – anak. Seiring bertambahnya usia, Anda dapat mengembangkan gigi berlubang saat email gigi mulai terkikis. Mulut kering karena usia atau obat – obatan juga dapat menyebabkan gigi berlubang. Cara terbaik untuk mencegah kerusakan gigi adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari, membersihkan gigi tiap hari dan melakukan pemeriksaan gigi rutin. Makan makanan sehat dan menghindari minuman bersoda juga merupakan cara untuk mencegah terbentuknya gigi berlubang. Dokter gigi Anda akan merekomendasikan perawatan lebih lanjut untuk membantu mengurangi risiko.

    Penyakit gusi atau disebut juga penyakit periodontal adalah infeksi pada gusi yang mengelilingi gigi. Ini juga merupakan salah satu penyebab utama kehilangan gigi pada orang dewasa. Setiap orang berisiko terkena penyakit gusi, tapi biasanya hal ini terjadi pada usia 30 tahun. Merokok adalah salah satu faktor risiko yang paling signifikan. Diabetes dan mulut kering juga meningkatkan risiko ini. Gejala yang terjadi meliputi bau mulut, gusi merah, bengkak, lunak atau berdarah, gigi sensitif dan rasa sakit pada saat mengunyah. Dua tahap yang dapat terjadi pada penyakit ini adalah ginggivitis dan periodontitis. Pemeriksaan gigi secara teratur bersama dengan menyikat setidaknya dua kali sehari dan mengkumur mulut setiap hari memegang peran penting dalam mencegah penyakit gusi ini. Anda disarankan untuk mengunjungi dokter gigi Anda jika memiliki gejala – gejala diatas, sehingga dapat mencegah komplikasi lebih lanjut seperti kehilangan gigi.

    Gigi sensitif adalah masalah umum yang mempengaruhi jutaan orang. Pada dasarnya, gigi sensitif melibatkan rasa sakit atau tidak nyaman pada gigi Anda dari permen, udara dingin, minuman panas maupun dingin, atau es krim. Beberapa orang dengan gigi sensitif bahkan mengalami rasa tidak nyaman dari menyikat gigi dan berkumur. Berita baiknya adalah gigi sensitif dapat dirawat. Gigi sensitif juga dapat menjadi tanda gigi retak atau abses gigi, yang perlu dirawat oleh dokter gigi Anda untuk mencegah kehilangan gigi atau infeksi pada tulang rahang Anda. Jika Anda tiba – tiba memiliki gigi sensitif, buatlah janji untuk bertemu dengan dokter gigi untuk melihat apakah ada sumber yang perlu dirawat.

    Baca Juga: 10 Pertanyaan Seputar Leukemia

    Kanker mulut merupakan penyakit serius dan mematikan yang telah diderita oleh jutaan orang. Penelitian menyebutkan bahwa penyakit ini menyebabkan setidaknya seseorang meninggal dalam tiap jam akibat kanker mulut, tapi seringkali penyakit ini dapat sembuhkan jika didiagnosis dan diobati pada tahap awal. Hal ini paling sering terjadi pada orang diatas usia 40 tahun. Faktor risiko terbesar adalah merokok dan minum alkohol. Virus HPV yang ditularkan melalu hubungan seksual juga menjadi salah satu faktor risiko. Gejala kanker mulut juga atau tenggorokan termasuk luka, benjolan atau daerah kasar di sekitar mulut Anda. Anda juga mungkin dapat merasakan perubahan pada saat mengunyah atau menggerakkan lidah atau rahang Anda. Kunjungan ke dokter gigi secara teratur dapat membantu mendiagnosis kanker mulut sejak dini.

    Itulah beberapa penyakit gigi dan gusi yang umum terjadi. Mengetahui gejala tentu dapat mencegah penyakit berkembang menjadi lebih buruk. Lalu, untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    Penulis: dr. Andre C Cundawan

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. What Are the Most Common Dental Problems – verywellhealth.com/top-common-dental-problems-1059461 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    2. What 10 Common Mouth Issues Really Look Like – mouthhealthy.org/en/what-dental-issues-look-like ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    3. Types of Gum Disease – perio.org/consumer/types-gum-disease.html ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    4. Gum disease – nhs.uk/conditions/gum-disease/ ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    5. Gum Disease : Symptoms and Treatment – webmd.com/oral-health/features/gums-problems-gingivitis#1 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    Read More
  • Pada keadaan Gagal Ginjal Kronis stadium lanjutan (stadium 4 – 5), yaitu dengan kerusakan ginjal sebesar 85-90%, maka ginjal tidak lagi dapat melakukan fungsi seutuhnya. Fungsi yang paling penting adalah menyaring “sampah” didalam tubuh dan mengeluarkannya dalam bentuk urin. Fungsi ginjal yang menurun menyebablam “sampah” akan tetap menumpuk didalam tubuh yang ditandai dengan meningkatnya kadar […]

    Hemodialisa vs CAPD

    Pada keadaan Gagal Ginjal Kronis stadium lanjutan (stadium 4 – 5), yaitu dengan kerusakan ginjal sebesar 85-90%, maka ginjal tidak lagi dapat melakukan fungsi seutuhnya. Fungsi yang paling penting adalah menyaring “sampah” didalam tubuh dan mengeluarkannya dalam bentuk urin. Fungsi ginjal yang menurun menyebablam “sampah” akan tetap menumpuk didalam tubuh yang ditandai dengan meningkatnya kadar ureum dan kreatinin dalam darah. Akibatnya sangat fatal dan dapat menyebabkan penurunan kesadaran. Pencegahan yang dapat dilakukan agar tidak terjadi komplikasi yang lebih lanjut adalah tindakan khusus yaitu hemodialisa (cuci darah dengan menggunakan alat diluar tubuh) dan CAPD (Continous Ambulantory Peritoneal Dialysis).

    Hemodialisa

    Hemodialisa adalah cara mencuci darah dengan menggunakan mesin khusus yang berfungsi untuk menyaring darah dan mengeluarkan “sampah” dari tubuh. Mesin hemodialisa ini menggantikan fungsi ginjal dalam menyaring darah. Setelah bersih, maka darah akan dikembalikan kembali kedalam tubuh pasien. Hemodialisa dilakukan untuk pasien Gagal Ginjal Akut (sebagai tindakan sementara, karena pada gagal ginjal akut fungsi ginjal masih dapat kembali normal seperti sedia kala) dan Gagal Ginjal Kronik.

    Baca Juga: 8 Makanan Ini Bisa Picu Resiko Darah Tinggi

    Tujuan dilakukannya hemodialisa:

    • Membuang produk mrtabolisme tubuh atau “sampah” tubuh di dalam darah seperti ureum, kreatinin dan asam urat
    • Membuang kelebihan air didalam tubuh akibat kerusakan ginjal, maka air akan menumpuk didalam tubuh yang ditandai dengan pembengkakan pada tubuh pasien.
    • Memperbaiki kesehatan pasien (mengurangi gejala sesak napas dan bengkak akibat penumpukan cairan, mengurangi efek ureum dan kreatinin tinggi didalam darah seperti mual, muntah, pusing serta bahkan penurunan kesadaran).
    • Membantu menyeimbangkan kadar elektrolit didalam darah (terutama natrium, kalium).

    Lalu, siapa sajakah pasien gagal ginjal yang membutuhkan hemodialisa? Berikut ini pasien yang membutuhkan terapi hemodialisa:

    1. Pasien gagal ginjal akut ataupun kronis dengan gangguan keseimbangan elekrolit (kalium darah meningkat, asidosis atau asam di dalam darah meningkat, pasien dengan peningkatan kadar ureum darah yaitu >200mg, kadar kreatinin darah meningkat >6 mEq/L)
    2. Pasien dengan gejala mual, muntah berlebih, serta penumpukan cairan berlebih di dalam tubuh sehingga menimbulkan gejala sesak napas serta nyeri dada akibat penumpukkan cairan di dalam jantung dan paru-paru, pembengkakan pada tungkai dan perut.
    3. Pasien gagal ginjal akut akibat keracunan obat (intoksikasi obat).
    4. Urin yang keluar sedikit atau tidak ada sama sekali dalam sehari.
    5. Pasien dengan penurunan kesadaran akibat keracunan ureum dalam darah (perlu dilakukan hemodialisis emergensi).

    Baca Juga: 8 Makanan Penurun Darah Tinggi

    Prosedur Tindakan Hemodialisa

    1. Dokter akan membuat sambungan antara pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena dengan menggunakan metode Fistula, Graft atau Kateter.

    Fistula (cimino), merupakan saluran yang menghubungkan arteri dan vena. Cimino lebih sering dipakai karena lebih aman dan penyembuhan luka akibat pembuatan cimino lebih cepat membaik.

    Graft atau cangkok, dengan cara menyambungkan arteri dan vena dengan alat atau selang khusus yang lentur. Cangkok ini digunakan bagi pasien dengan pembuluh darah yang kecil.

    Kateter, dengan menyambungkan kateter plastik steril ke dalam vena yang lebih besar (vena leher atau lipat paha), biasanya tehnik ini dilakukan bagi pasien yang membutuhkan cuci darah segera atau dalam keadaan darurat.

    1. Dua Jarum dihubungkan antara mesin dengan sambungan di lengan pasien.
    2. Dengan perlahan, darah pasien keluar menuju mesin hemodialisa dan kemudian dibersihkan dari “sampah” layaknya seperti fungsi ginjal.
    3. Darah yang sudah bersih kembali dimasukkan dari mesin hemodialisa menuju sambungan yang berada di lengan pasien.
    4. Selama proses hemodialisa berlangsung, pasien dapat dalam posisi tidur atau duduk.

    Cuci darah atau hemodialisa ini menghabiskan waktu kurang lebih 4 jam per sesi. Pasien dapat mengulangi cuci darah kembali sebanyak 2-3 sesi dalam 1 minggu. Efek samping yang mungkin timbul setelah hemodialisa seperti gatal, keram pada otot, tekanan darah menurun, dan nyeri pada tempat suntikan.

    CAPD (Continous Ambulantory Peritoneal Dialysis) atau cuci darah di rumah.

    CAPD merupakan tehnik cuci darah tanpa menggunakan mesin sehingga dapat dilakukan di rumah. Cuci darah melalui rongga perut dilakukan dengan menggunakan selaput rongga perut, karena selaput rongga perut dianggap kaya akan pembuluh darah kecil yang dapat berfungsi menyaring darah selayaknya fungsi ginjal. Metode ini dianggap lebih mudah karena pasien tidak perlu bolak balik ke rumah sakit untuk melakukan cuci darah. Selain itu, keuntungan lainnya yaitu, tidak menganggu aktifitas sehari-hari pasien. namun, masih harus diperlukan kontrol rutin untuk penggantian kateter. Kateter bagian luar dapat diganti setiap 6 bulan sekali, sedangkan kateter bagian dalam diganti setiap 6-8 tahun.

    Metode CAPD:

    1. Pasien akan menjalankan operasi kecil dengan membuat sayatan di pusar sebagai jalan masuk selang. Selang di bagian dalam perut akan ditinggl secara permanen didalam rongga perut yang berfungsi untuk memasukkan cairan dialisat (yang mengandung gula tinggi yang berfungsi menarik zat limbah dan kelebihan cairan di dalam darah sehingga ditarik ke dalam rongga perut), dan selang bagian luar sebagai sarana untuk memasukan cairan ke dalam selang di dalam rongga perut.

    Selang CAPD bagian luar

    1. Setelah cairan dimasukkan dan telah menarik “sampah” didalam perut, maka cairan akan kembali dikeluarkan dengan menggunakan kantong khusus untuk dibuang.
    2. Kemudian ganti cairan dialisat (cairan pencuci) dengan menggunakan air steril.

    Metode cuci darah ini dapat dilakukan di rumah, biasanya pasien melakukannya setiap sebelum tidur atau sedang tidur. Pasien dapat melakukan cuci darah sendiri di rumah dalam waktu 30-45 menit selama 3-4 kali dalam sehari.

    Baca Juga: Hepatitis B, Risiko, Gejala dan Pengobatan

    Efek samping berupa penurunan asupan nutrisi pada pasien mungkin akan timbul pada pasien dengan usia lanjut karena efek kembung atau penuh saat tindakan memasukkan cairan dialisat ke dalam perut sehingga pasien tidak napsu makan. Namun, bagi sebagian besar pasien mengatakan lebih nyaman cuci darah dengan menggunakan metode CAPD.

    Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    Ditulis Oleh: dr. Jesica Chintia Dewi

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Khatri, M. (2018). When Do I Need Dialysis?. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/kidney-dialysis [Accessed 22 Feb. 2019].
    2. National Kidney Foundation. (2017). Hemodialysis. [online] Available at: https://www.kidney.org/atoz/content/hemodialysis [Accessed 22 Feb. 2019].
    3. Sudoyo, A., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simandibrata, M. and setiati, S. (n.d.). Buku Ajar Ilmu Penyakit dalam. 5th ed. Jakarta: PAPDI, pp.1050-1058.
    4. Williams, R. (2017). Kidney Dialysis Overview. [online] WebMD. Available at: https://www.webmd.com/a-to-z-guides/living-day-day-kidney-dialysis#1 [Accessed 22 Feb. 2019].
    5. Yulianti, M., Suhardjono, S., Kresnawan, T. and Harimurti, K. (2017). Faktor-faktor yang Berkorelasi dengan Status Nutrisi pada Pasien Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD). Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, [online] 2(1), p.2. Available at: http://jurnalpenyakitdalam.ui.ac.id/index.php/jpdi/article/viewFile/59/56 [Accessed 22 Feb. 2019].
    Read More
  • Apakah Anda pernah mendengar tentang Impacted Wisdom Teeth? Wisdom Teeth atau yang biasa kita kenal dengan gigi bungsu merupakan gigi molar ketiga yang berada di bagian paling belakang mulut Anda. Gigi – gigi ini biasanya tumbuh selama akhir masa remaja atau saat beranjak dewasa. Jika gigi bungsu ini tersangkut di bawah gusi atau tidak memiliki […]

    Apa Itu Impacted Wisdom Teeth?

    Apakah Anda pernah mendengar tentang Impacted Wisdom Teeth? Wisdom Teeth atau yang biasa kita kenal dengan gigi bungsu merupakan gigi molar ketiga yang berada di bagian paling belakang mulut Anda. Gigi – gigi ini biasanya tumbuh selama akhir masa remaja atau saat beranjak dewasa. Jika gigi bungsu ini tersangkut di bawah gusi atau tidak memiliki ruang cukup untuk menembus gusi, akan dianggap “berdampak” dan dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kerusakan gigi dan masalah gigi lainnya.

    Tidak semua orang sadar memiliki Impacted Wisdom Teeth karena terkadang gejalanya tidak jelas, tapi pada sebagian lainnya, gejala bahkan dapat mengganggu aktivitas. Gigi bungsu yang terimpaksi dapat menembus gusi, dan dapat terlihat di bawah gusi, sehingga biasa disebut gigi bungsu impaksi sebagian. Gigi bungsu yang terimpaksi sebagian ini dapat menyebabkan makanan terperangkap dan membuat Anda susah untuk membersihkan gigi. Jika gigi yang terimpaksi tidak menembus gusi, hal ini dikenal sebagai gigi bungsu yang terkena impaksi penuh. Bagi sebagian orang, gigi yang terimpaksi dapat menyebabkan rasa nyeri dan infeksi, sehingga menimbulkan gejala – gejala berikut :

    • Rasa sakit atau bengkak di sekitar rahang
    • Gusi merah, bengkak atau berdarah
    • Bau mulut
    • Rasa tidak nyaman di mulut
    • Kesulitan dalam membuka mulut

    Baca Juga: Penyakit Mulut Akibat Diabetes

    Apa yang menyebabkan gigi bungsu Anda terimpaksi? Penyebab umumnya adalah karena rahang Anda tidak memiliki cukup ruang untuk gigi tumbuh. Terkadang, gigi dapat tumbuh dengan sudut yang salah, sehingga menyebabkan impaksi. Anda juga memiliki faktor risiko terkena impaksi  jika berusia antara 17 hingga 25 tahun serta memiliki struktur rahang yang kecil. Tidak ada cara untuk mencegah impaksi gigi, tapi menjaga kebersihan gigi dapat menghindari Anda dari masalah tambahan lainnya seperti infeksi.1,2

    Jika Anda merasakan gejala diatas, maka kemungkinan besar Anda terkena dampak dari Impacted Wisdom Teeth. Segera konsultasikan dengan dokter gigi terdekat. Dokter gigi akan memeriksakan gigi Anda melalui foto X-ray sederhana dari mulut. Foto X-Ray ini dapat menunjukkan apakah gigi bungsu Anda terimpaksi atau mungkin tulang lainnya yang mengalami gangguan. Jika gigi Anda memang terimpaksi, konsultasikan lebih lanjut mengenai manfaat dan risiko dari pembedahan.

    Jika gigi bungsu terimpaksi Anda menyebabkan gejala atau masalah gigi lainnya, maka dokter gigi Anda akan menyarankan untuk mengeluarkannya. Pembedahan untuk mengangkat gigi bungsu biasanya merupakan prosedur yang biasa dilakukan. Dalam prosedur pencabutan gigi palsu ini, dokter gigi Anda akan menggunakan obat bius untuk dengan fungsi mematikan rasa nyeri di mulut, menenangkan dan menghambat rasa sakit atau bahkan dapat menidurkan sehingga Anda tidak merasakan apa – apa selama operasi.

    Selama prosedur, dokter gigi Anda akan memotong gusi dan mengambil tulang yang bermasalah sebelum mencabut gigi, kemudian ditutup kembali dengan jahitan dan dibungkus dengan menggunakan kain kasa. Seluruh operasi ini biasanya berlangsung selama 30 hingga 60 menit. Jika gigi bungsu Anda terimpaksi penuh dan terkubur jauh di dalam tulang rahang Anda maka mungkin hal ini dapat mempersulit dokter gigi untuk mengangkat gigi.

    Setelah operasi, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa dalam beberapa hari dan mungkin diperlukan waktu selama 6 minggu agar mulut dapat benar – benar sembuh. Anda mungkin tidak dapat membuka mulut secara normal dalam waktu 1 minggu pertama, sehingga disarankan mengonsumsi makanan lunak terlebih dahulu. Setelah operasi, Anda mungkin akan merasakan nyeri, perdarahan, dan bengkak pada bekas operasi. Dokter gigi Anda akan memberikan terapi sesuai dengan gejala seperti memberikan obat anti nyeri dan mengompres dingin gusi yang bengkak.

    Baca Juga: Pertanyaan Seputar HIV dan Aids

    Apakah Impacted Wisdom Teeth memang harus diangkat? Masih terjadi perdebatan apakah gigi bungsu terimpaksi yang tidak bergejala perlu dicabut atau tidak. Sebagian dokter gigi beranggapan sebaiknya gigi bungsu yang terimpaksi tetap dicabut meskipun tidak bergejala untuk menghindari masalah dikemudian hari. Jika Anda dan dokter gigi memutuskan untuk tidak mengangkat gigi bungsu yang terimpaksi, maka gigi Anda harus dimonitor secara berkala untuk memastikan tidak ada masalah gigi lainnya. Tetap kunjungi dokter gigi Anda meskipun sudah menggosok gigi Anda setiap hari.

    Untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    Penulis: dr. Andre C Cundawan

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. What You Should Know About an Impacted Wisdom Tooth – https://www.healthline.com/health/impacted-wisdom-tooth#other-options ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    2. Wisdom Teeth Removal: What Adults Should Expect – https://www.webmd.com/oral-health/wisdom-teeth-adult#1 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    3. Impacted Wisdom Teeth : Oral Surgery and Extraction – https://www.livescience.com/34755-impacted-wisdom-teeth-removal-oral-surgery.html ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    4. Removal of Impacted Wisdom Teeth – https://www.baoms.org.uk/patients/procedures/23/removal_of_impacted_wisdom_teeth ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    5. Impacted Wisdom Teeth – https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wisdom-teeth/symptoms-causes/syc-20373808 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    Read More
  • Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh kita yang berada pada rongga perut, bentuknya seperti sepasang kacang merah, letaknya dipunggung bawah dibawah tulang rusuk. Ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh, antara lain : Ginjal menyaring darah dan membuang “sampah” tubuh (makanan, obat-obatan dan bahan kimia lainnya). Menghasilkan hormon serta enzim yang dapat mengendalikan tekanan […]

    Apa Bedanya Gagal Ginjal Akut dan Kronis?

    Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh kita yang berada pada rongga perut, bentuknya seperti sepasang kacang merah, letaknya dipunggung bawah dibawah tulang rusuk. Ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh, antara lain :

    • Ginjal menyaring darah dan membuang “sampah” tubuh (makanan, obat-obatan dan bahan kimia lainnya).
    • Menghasilkan hormon serta enzim yang dapat mengendalikan tekanan darah (renin)
    • Penyeimbang elektrolit dalam tubuh (Natrium, Kalium, Potasium)
    • Penyeimbang kadar air didalam tubuh, bila berlebih ginjal akan membuang cairan dalam bentuk urin.
    • Memproduksi hormon eritropoetin yang menghasilkan sel darah merah.
    • Menjaga tulang tetap kuat (menghasilkan senyawa aktif Vitamin D).

    Setiap hari ginjal menyaring 120-150  liter darah dan menghasilkan 1-2 liter urin. Ginjal mempunyai penyaring yang disebut nefron. Nefron terdiri dari glomerolus dan tubulus. Glomerolus menyaring cairan dan limbah untuk dikeluarkan serta mencegah keluarnya sel darah dan molekul besar keluar dari ginjal misalnya protein. Selanjutnya melewati tubulus, didalam tubulus mineral yang masih dianggap penting akan diserap kembali kedalam tubuh.

    Baca Juga: Asam Urat? Coba Diet Rendah Purin

    Mengingat fungsi ginjal yang sangat penting, bila terjadi kerusakan atau masalah pada ginjal akan berefek pada seluruh tubuh dan tidak menutup kemungkinan akan mempengaruhi organ kerja lainnya. Gagal ginjal dibagi menjadi dua yaitu Akut dan Kronis, yang membedakan adalah waktu terjadinya, kemungkinan ginjal untuk normal kembali serta pengobatannya.

    Perbedaan Gagal Ginjal Akut dan Kronis

    Gagal Ginjal Akut

    Merupakan kondisi fungsi ginjal mengalami perubahan dalam waktu singkat yaitu beberapa jam sampai beberapa minggu, gangguan ini bersifat reversible atau dapat kembali normal apabila ditanggani dengan cepat dan baik. Gagal ginjal akut biasanya disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke ginjal misalnya pada kondisi kekurangan cairan (dehidrasi) pada diare atau pada pasien luka bakar, kekurangan volume darah misalnya pada pasien perdarahan, pasien dalam keadaan penyakit infeksi pada ginjal, obat-obatan misalnya penggunaan obat antinyeri yang berlebihan, dan penumpukan zat kimia yang berlebih di dalam tubuh (misalnya, logam berbahaya atau alkohol). Selain itu, gagal ginjal akut juga dapat disebabkan karena tersumbatnya urin yang akan keluar misalnya karena batu ginjal, batu di kandung kemih, dan pembesaran prostat pada pria.

    Faktor Risiko terjadinya gagal ginjal akut:

    • Pasien dengan penyakit diabetes, darah tinggi, penyakit hati dan obesitas sehingga menyebabkan komplikasi ke ginjal.
    • Berusia 65 tahun atau lebih.
    • Menjalani perawatan di ruang ICU (pemberian elektrolit yang tidak sesuai, efek samping obat atau antibiotik yang sedang digunakan atau efek samping dari infeksi yang sedang diderita).

    Gejala gagal ginjal akut:

    1. Produksi urin berkurang. Pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil (bila penyebabnya batu saluran kemih).
    2. Mual dan muntah
    3. Bau nafas tidak sedap (bau amonia)
    4. Tekanan darah meningkat.
    5. Penumpukan cairan dalam tubuh (kaki bengkak, perut buncit karena terisi air)
    6. Pasien akan mengeluh nyeri pada pinggang belakang.
    7. Tremor dan kejang (karena terjadi ketidakseimbangan elektrolit)
    8. Penurunan kesadaran

    Pemeriksaan:

    • Test darah (kandungan kreatinin dan ureum dalam darah)
    • Tes urin dan pengukuran jumlah volume urin yang keluar.
    • USG abdomen atau CT Scan untuk melihat penyebab terjadinya gagal ginjal akut (apabila dicurigai adanya batu saluran kemih)

    Baca Juga: Perlu Makan Apa supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Pengobatan:

    1. Menghentikan obat-obatan yang menyebabkan gagal ginjal akut.
    2. Obati infeksi yang menjadi penyebab utama gagal ginjal.
    3. Beri asupan cairan secukupnya untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperparah gagal ginjal akut.

    Gagal Ginjal Kronis

    Adalah gangguan fungsi ginjal yang menetap selama lebih dari 3 bulan atau menahun. Berdasarkan data dari Renal Registry KEMENKES RI tahun 2013, jumlah penyakit gagal ginjal kronis di indonesia sebanyak 0,2% dari total penduduk indonesia. 8000 penderita disebabkan karena komplikasi diabetes dan 4000 pasien dari komplikasi hipertensi (darah tinggi).

    Faktor Risiko gagal ginjal kronis:

    • Diabetes
    • Hipertensi
    • Obesitas
    • Sumbatan pada saluran kencing (batu ginjal, batu kandung kemih)
    • Infeksi pada ginjal (Glomerulonefritis)
    • Penyakit ginjal lain (nefritis lupus, ginjal polikistik, nefropati urat akibat penyakit asam urat)

    Gejala gagal ginjal kronis:

    1. Mual dan muntah sampai kehilangan napsu makan
    2. Kulit gatal akibat peningkatan urea dan kreatinin
    3. Rasa ingin buang air kecil lebih sering namun volume urin yang dikeluarkan semakin sedikit
    4. Terdapat darah didalam urin.
    5. Nyeri dada dan sesak napas (akibat penumpukan air di dalam paru-paru)
    6. Penumpukan air di dalam tubuh (tungkai kaki dan perut)
    7. Penurunan berat badan.
    8. Tekanan darah meningkat dan sulit untuk dikendalikan

    Pemeriksaan:

    • Test darah (mengetahui kadar “sampah” dalam darah dari jumlah peningkatan ureum dan kreatinin darah)
    • Test urine (test volume urin yang dapat keluar, serta jumlah protein dan darah yang keluar dari urin)
    • USG abdomen ginjal, CT Scan serta MRI untuk melihat struktur, ukuran ginjal serta penyebab lain yang menyebabkan gagal ginjal misalnya batu atau pembesaran prostat.
    • Biopsi Ginjal (dengan mengambil sedikit jaringan ginjal, untuk mengetahui penyebab kerusakan ginjal).

    Penentuan stadium dari gagal ginjal kronis diukur dari Laju Filtrasi Glomerolus (dari hasil laboratorium darah). Stadium ini yang menentukan pengobatan yang dapat diambil, komplikasi serta angka harapan hidup pasien.

    Stadium Gagal Ginjal Kronis

    Pengobatan:

    Pada dasarnya pengobatan gagal ginjal kronis sesuai dengan stadium yang didertita oleh pasien. Pada dasarnya, penyakit gagal ginjal kronis tidak dapat diobati. Namun, perawatan ditujukan untuk mengurangi gejala serta menghambat pasien menuju komplikasi yang lebih serius. Terapi yang diberikan pada pasien :

    1. Pemberian obat sesuai dengan penyebab gagal ginjal. Misalnya, gagal ginjal akibat hipertensi maka dokter akan memberikan obat-obat anti hipertensi (mislanya, ACE inhibitor dan ARB). Bila gagal ginjal disebabkan karena nefropati diabetikum atau karena diabetes maka akan diberikan obat-obatan penurun gula darah.
    2. Suplement penambah darah dan zat besi untuk mengatasi anemia pada pasien.
    3. Obat-obatan Diuretik, yang bertujuan untuk mengurangi gejala bengkak pada tungkai, penumpukan cairan di perut atau paru-paru.
    4. Obat kortikosteroid, berfungsi untuk meredakan peradangan pada pasien gagal ginjal yang disebabkan oleh infeksi pada ginjal (glomerulonefritis).

    Baca Juga: Hipertensi? Stop 7 Makanan Berikut

    Pada pasien dengan tingkat Gagal Ginjal Kronis stadium akhir, kemungkinan diperlukan terapi tambahan seperti :

    1. Dialisis atau cuci darah

    Bertujuan untuk mengurangi “sampah” didalam tubuh yang berlebih, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah ureum dan kreatinin dalam darah. Dialisis biasanya dilakukan dengna mesin cuci darah, sedangkan CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis) adalah cuci darah yang dilakukan didalam rongga perut pasien dengan menggunakan cairan dialisis yang berfungsi menyerap “sampah” didalam tubuh penderita.

    1. Transplantasi Ginjal

    Apabila pasien merasa lelah dengan tindakan cuci darah yang perlu dilakukan seumur hidup, maka pasien dapat melakukan cangkok ginjal dengan ginjal pendonor yang lebih sehat. Namun, diperlukan pemeriksaan kecocokan ginjal pendonor dengna penerima serta pasien penerima donor ginjal harus mengkonsumsi obat imunosupresan untuk menghoindari risiko alergi atau penolakan organ.

    Pada intinya, kita harus menyayangi ginjal kita dengan melakukan beberapa hal yang dapat menjaga kesehatan ginjal, antara lain:

    1. tidak menular yaitu obesitas, diabetes dan hipertensi yang menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal. Kita dapat menjaga berat badan dengan cara olahraga teratur, mengurangi makanan berlemak.
    2. Minum air putih minimal 8 gelas per hari atau 2 liter.
    3. Jangan merokok.
    4. Hindari penggunaan obat anti nyeri secara berlebihan dan tanpa resep dokter.
    5. Menjaga berat badan tubuh, dengan menjaga berat badan maka akan mencegah kita dari penyakirt Periksa tekanan darah, gula darah dan berat badan secara teratur.

    Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800. Salam sehat!

    Ditulis Oleh: dr. Jesica Chintia Dewi

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. org. (n.d.). Acute kidney injury. [online] Available at: http://www.kidneyfund.org/kidney-disease/kidney-problems/acute-kidney-injury.html [Accessed 22 Feb. 2019].
    2. Lidya, A. and Nugroho, P. (n.d.). [online] Available at: https://www.persi.or.id/images/2018/data/aida_lydia.pdf [Accessed 22 Feb. 2019].
    3. Luyckx, V., Tonelli, M. and Stanifer, J. (2017). The global burden of kidney disease and the sustainable development goals. [online] Bulletin of the World Health Organization. Available at: https://www.who.int/bulletin/volumes/96/6/17-206441/en/ [Accessed 22 Feb. 2019].
    4. Situasi Penyakit Ginjal Kronis. (2017). INFODATIN Pusat data dan Informasi kementrian Kesehatan RI.
    5. Sudoyo, A., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simandibrata, M. and Setiati, S. (n.d.). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. 5th ed. Jakarta: PAPDI, pp.1035-1049.

     

    Read More
  • Appendisitis adalah peradangan pada usus buntu yang dapat terjadi cepat (akut) maupun lambat (kronis). Appendisitis adalah penyebab umum dari nyeri perut yang membutuhkan pembedahan dan dapat terjadi kapan saja. Penyakit ini paling sering terjadi antara usia 10 hingga 30 tahun dan  lebih sering terjadi pada pria dari pada wanita. Jika penyakit ini tidak diobati, appendisitis […]

    Radang Usus Buntu, Kenali Tandanya!

    Appendisitis adalah peradangan pada usus buntu yang dapat terjadi cepat (akut) maupun lambat (kronis). Appendisitis adalah penyebab umum dari nyeri perut yang membutuhkan pembedahan dan dapat terjadi kapan saja. Penyakit ini paling sering terjadi antara usia 10 hingga 30 tahun dan  lebih sering terjadi pada pria dari pada wanita. Jika penyakit ini tidak diobati, appendisitis dapat menyebabkan usus buntu Sobat pecah dan menyebabkan infeksi menyebar ke dalam rongga perut. Akibatnya, terjadi peradangan serius pada jaringan peritoneum (lapisan yang melapisi perut) yang disebut peritonitis yang dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.

    Appendisitis terjadi ketika usus buntu Sobat tersumbat oleh tinja, benda asing maupun kanker. Penyumbatan ini juga dapat terjadi karena infeksi, sehingga usus buntu membengkak sebagai respons terhadap infeksi tersebut.

    Baca Juga: 8 Penyakit Anak yang Sering Menyerang

    Gejala – gejala yang dapat dilihat pada usus buntu adalah:

    • Nyeri seperti ditekan di dekat pusar atau perut bagian atas yang menjadi tajam saat bergerak ke perut kanan bawah. Ini biasanya merupakan tanda yang pertama kali muncul.
    • Kehilangan selera makan
    • Mual dan atau muntah segera setelah nyeri perut dimulai
    • Pembengkakan pada bagian perut
    • Demam hingga 99-102 derajat Fahrenheit
    • Tidak mampu membuang gas perut

    Jika gejala ini dibiarkan tidak diobati, gejala usus buntu lainnya dapat muncul, seperti:

    • Nyeri tumpul atau tajam di perut bagian atas atau bawah, punggung, ataupun dubur
    • Nyeri saat buang air kecil atau kesulitan buang air kecil
    • Muntah yang didahului oleh sakit perut
    • Kram parah
    • Sembelit atau diare dengan gas

    Baca Juga: Bagaimana Cara Mencegah Radang Paru

    Jika Sobat memiliki salah satu gejala yang disebutkan di atas, segera cari bantuan medis karena diagnosis dan perawatan yang tepat waktu merupakan hal yang penting. Sobat dapat menghindari penggunaan obat penghilang rasa sakit, antasida, pencahar, atau bantalan pemanas yang dapat menyebabkan usus buntu lebih cepat pecah.

    Diagnosis appendisitis terkadang sulit dilakukan karena gejalanya sering mirip dengan penyakit lain, terutama penyakit masalah kantung empedu, infeksi kandung kemih atau saluran kemih, penyakit Chron, gastritis, infeksi usus, dan masalah ovarium.

    Pemeriksaan berikut dapat dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis:

    • Pemeriksaan perut untuk mendeteksi peradangan
    • Tes urin untuk menyingkirkan infeki saluran kemih
    • Uji rektal
    • Tes darah untuk melihat adanya infeksi
    • CT scan dan / atau USG

    Appendisitis diobati dengan menggunakan pembedahan untuk mengangkat usus buntu, yang merupakan standar dari pengobatan penyakit. Jika dokter mencurigai appendisitis,maka dokter akan memberikan rekomendasi dengan membuang usus buntu untuk mencegah pecahnya usus buntu. Jika usus buntu telah membentuk abses, ada 2 cara yang dapat dilakukan, yaitu mengeringkan abses nanah dan cairan, dan membuang usus buntu yang radang. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa pengobatan appendisitis akut dengan antibiotik dapat menghilangkan kebutuhan untuk operasi pada kasus – kasus tertentu.

    Prosedur operasi usus buntu disebut appendiktomi. Sebelum prosedur ini dilakukan, antibiotika diberikan untuk melawan kemungkinan peritonitis. Biasanya digunakan anestesi umum, dan usus buntu diangkat melalui sayatan 4 inci atau dengan menggunakan laparaskopi. Jika perut Sobat sudah menderita peritonitis, maka bagian dalam perut akan diirigasi untuk menghilangkan nanah dan cairan infeksi.

    Setelah 12 jam setelah operasi, Sobat sudah bisa bangun dan bergerak. Sobat dapat melakukan aktivitas normal dalam 2 hingga 3 minggu. Jika operasi dilakukan dengan menggunakan laparaskopi (alat seperti teloskop tipis untuk melihat bagian dalam perut), sayatan yang digunakan lebih kecil dan pemulihan tentunya lebih cepat.

    Baca Juga: 9 Gejala Flu dan Pencegahannya

    Bila setelah operasi, sobat mengalami muntah tidak terkontrol, peningkatan rasa nyeri di perut, pusing / perasaan pingsan, adanya darah dalam muntah atau urin, rasa sakit dan kemerahan yang meningkat pada sayatan operasi, demam, dan nanah di luka, segera hubungi dokter Sobat.

    Appendisitis tidak dapat dicegah. Namun, appendisitis lebih jarang terjadi pada orang yang makan makanan dengan kadar serat yang tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran. Nah, untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Appendicitis – https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-appendicitis#1, diakses pada tanggal 16-1-2019
    2. Everything You Need to Know About Appendicitis – https://www.healthline.com/health/appendicitis , diakses pada tanggal 16-1-2019
    3. Appendicitis – https://www.nhs.uk/conditions/appendicitis/ ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    4. Acute (Early) Appendicitis – https://www.eapsa.org/parents/conditions/a-e/acute-(early)-appendicitis/ , diakses pada tanggal 16-1-2019
    5. Appendicitis – https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/appendicitis/symptoms-causes/syc-20369543 ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    Read More
  • Hemoroid atau biasa disebut wasir adalah pembengkakan pembuluh darah dari di anus dan rektum bagian bawah Sobat. Wasir memiliki sejumlah penyebab meskipun seringkali tidak diketahui. Salah satu penyebabnya seperti terlalu kuat mengejan saat buang air besar atau peningkatan tekanan pada pembuluh darah selama kehamilan. Wasir dapat terletak di dalam rektum (wasir internal) atau dapat juga […]

    A-Z Tentang Wasir (Hemoroid)

    Hemoroid atau biasa disebut wasir adalah pembengkakan pembuluh darah dari di anus dan rektum bagian bawah Sobat. Wasir memiliki sejumlah penyebab meskipun seringkali tidak diketahui. Salah satu penyebabnya seperti terlalu kuat mengejan saat buang air besar atau peningkatan tekanan pada pembuluh darah selama kehamilan. Wasir dapat terletak di dalam rektum (wasir internal) atau dapat juga berkembang di bawah kulit sekitar lubang anus (wasir eksternal).

    Wasir sangat umum terjadi. Hampir 3 dari 4 orang dewasa dapat menderita wasir dari waktu ke waktu. Terkadang penyakit ini tidak menyebabkan gejala tapi di lain waktu dapat menyebabkan gatal, rasa tidak nyaman dan berdarah. Terkadang dapat terbentuk gumpalan pada wasir (wasit thrombosed). Hal ini tidak berbahaya tapi menimbulkan rasa nyeri hebat dan kadang-kadang perlu ditusuk dan dikeringkan.

    Gejala – gejala yang dapat terjadi pada hemoroid seperti:

    • Pendarahan tanpa rasa sakit selama buang air besar. Sobat mungkin melihat sejumlah kecil darah berwarna merah cerah saat buang air besar
    • Gatal atau iritasi di sekitar daerah anus
    • Rasa sakit atau tidak nyaman
    • Bengkak di sekitar anus
    • Benjolan di dekat anus, yang mungkin dapat sensitif dan menyakitkan.

    Baca Juga: 9 Tips Mengusir Perut Kembung

    Gejala dari hemoroid juga biasanya tergantung pada lokasi. Pada wasir internal, pembengkakan terjadi di dalam dubur. Sobat biasanya tidak dapat melihat atau merasakan wasir ini, dan jarang menyebabkan rasa tidak nyaman. Tetapi saat mengejan atau iritasi saat buang air besar dapat merusak permukaan wasir dan menyebabkan perdarahan. Terkadang mengejan dapat mendorong wasir internal melalui lubang anus. Hal ini disebut sebagai wasir yang menonjol atau prolapse dan dapat menyebabkan rasa sakit dan iritasi.

    Pada wasir eksternal, pembengkakan terjadi di bagian bawah kulit di sekiter anus. Ketika teriritasi, wasir dapat menyebabkan rasa gatal yang luar biasa dan berdarah.

    Wasir thrombosis menyebabkan darah terkumpul dalam wasir eksternal dan membentuk gumpalan yang dapat menyebabkan rasa sakit yang parah, pembengkakan, peradangan dan benjolan keras di dekat anus.

    Baca Juga: Hindari 7 Makanan Jika Sering Terjadi Kembung Pada Anak

    Penyebab dari wasir adalah pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus yang cenderung meregang di bawah tekanan. Penyebab peningkatan tekanan sebagai berikut:

    • Mengejan saat buang air besar
    • Duduk dalam waktu yang lama di toilet
    • Diare yang terjadi dalam waktu lama atau sembelit
    • Kegemukan
    • Kehamilan
    • Hubungan seks melalui anus
    • Diet rendah serat

    Wasir sering terjadi karena penuaan yang menyebabkan jaringan yang mendukung pembuluh darah di dubur dan anus Sobat melemah dan meregang.

    Jika wasir tidak diobati, dapat menyebabkan anemia karena perdarahan melalui wasir, sehingga darah di dalam tidak mencukupi untuk membawa oksigen di dalam tubuh.

    Cara terbaik untuk mencegah wasir adalah dengan menjaga tinja tetap lunak sehingga mudah dikeluarkan. Pencegahan wasir dapat dilakukan dengan:

    • Makan makanan tinggi serat. Makan makanan jenis buah, sayur dan biji – bijian lebih banyak. Hal ini dapat membantu melunakkan tinja dan menambah beratnya, sehingga mempermudah saat buang air besar. Tambahkan menu serat di dalam makanan Sobat secara perlahan untuk menghindari masalah terbentuknya gas di dalam perut.
    • Minum banyak cairan. Minumlah 6 hingga 8 gelas air dan cairan lainnya (bukan alkohol) setiap hari untuk membantu menjaga tinja tetap lembut.
    • Pertimbangkan suplemen serat. Kebanyakan orang tidak mendapatkan asupan serat yang cukup yaitu 25 gram sehari untuk wanita dan 38 gram sehari untuk pria dalam makanan mereka. Jika Sobat mengonsumsi asupan serat, pastikan Sobat meminum setidaknya 8 gelas air atau cairan lain setiap harinya. Jika tidak, suplemen tersebut dapat menyebabkan konstipasi atau malah memperburuk konstipasi.
    • Hindari mengejan. Mengejan atau saat Sobat mengeluarkan tinja dapat menciptakan tekanan yang lebih besar pada pembuluh darah di rektum bawah.
    • Buang air besar saat Sobat merasakan dorongan. Jika Sobat menunggu terlalu lama saat buang air besar, tinja dapat berubah menjadi kering dan lebih sulit untuk dilewati.
    • Tetap aktif dapat membantu mencegah sembelit dan mengurangi tekanan pada vena yang dapat terjadi ketika berdiri ataupun duduk dalam waktu lama. Olahraga juga dapat membantu Sobat menurunkan berat badan berlebih yang mungkin dapat berkontribusi terhadap wasir.
    • Hindari duduk dalam waktu lama. Duduk dalam waktu yang lama, terutama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus.1,3

    Jika Sobat memiliki gejala-gejala hemoroid, carilah tenaga medis untuk membantu. Namun mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Hemorrhoids – mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268 , diakses pada 16-1-2019
    2. Hemorroids 101: Causes, Symptomps, Treatment, and Prevention – everydayhealth.com/hemorrhoids/guide/ ,diakses pada 16-1-2019
    3. What Are Hemorroids? – webmd.com/digestive-disorders/understanding-hemorrhoids-basics#1 , diakses pada tanggal 16-1-2019
    4. Hemorroids and what to do about them – health.harvard.edu/diseases-and-conditions/hemorrhoids_and_what_to_do_about_them ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    5. What IS Constipation? – webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-constipation#1 ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja