Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Penyakit

Showing 21–30 of 93 results

  • Apakah Anda pernah mendengar tentang Impacted Wisdom Teeth? Wisdom Teeth atau yang biasa kita kenal dengan gigi bungsu merupakan gigi molar ketiga yang berada di bagian paling belakang mulut Anda. Gigi – gigi ini biasanya tumbuh selama akhir masa remaja atau saat beranjak dewasa. Jika gigi bungsu ini tersangkut di bawah gusi atau tidak memiliki […]

    Apa Itu Impacted Wisdom Teeth?

    Apakah Anda pernah mendengar tentang Impacted Wisdom Teeth? Wisdom Teeth atau yang biasa kita kenal dengan gigi bungsu merupakan gigi molar ketiga yang berada di bagian paling belakang mulut Anda. Gigi – gigi ini biasanya tumbuh selama akhir masa remaja atau saat beranjak dewasa. Jika gigi bungsu ini tersangkut di bawah gusi atau tidak memiliki ruang cukup untuk menembus gusi, akan dianggap “berdampak” dan dapat menyebabkan berbagai permasalahan seperti kerusakan gigi dan masalah gigi lainnya.

    Tidak semua orang sadar memiliki Impacted Wisdom Teeth karena terkadang gejalanya tidak jelas, tapi pada sebagian lainnya, gejala bahkan dapat mengganggu aktivitas. Gigi bungsu yang terimpaksi dapat menembus gusi, dan dapat terlihat di bawah gusi, sehingga biasa disebut gigi bungsu impaksi sebagian. Gigi bungsu yang terimpaksi sebagian ini dapat menyebabkan makanan terperangkap dan membuat Anda susah untuk membersihkan gigi. Jika gigi yang terimpaksi tidak menembus gusi, hal ini dikenal sebagai gigi bungsu yang terkena impaksi penuh. Bagi sebagian orang, gigi yang terimpaksi dapat menyebabkan rasa nyeri dan infeksi, sehingga menimbulkan gejala – gejala berikut :

    • Rasa sakit atau bengkak di sekitar rahang
    • Gusi merah, bengkak atau berdarah
    • Bau mulut
    • Rasa tidak nyaman di mulut
    • Kesulitan dalam membuka mulut

    Baca Juga: Penyakit Mulut Akibat Diabetes

    Apa yang menyebabkan gigi bungsu Anda terimpaksi? Penyebab umumnya adalah karena rahang Anda tidak memiliki cukup ruang untuk gigi tumbuh. Terkadang, gigi dapat tumbuh dengan sudut yang salah, sehingga menyebabkan impaksi. Anda juga memiliki faktor risiko terkena impaksi  jika berusia antara 17 hingga 25 tahun serta memiliki struktur rahang yang kecil. Tidak ada cara untuk mencegah impaksi gigi, tapi menjaga kebersihan gigi dapat menghindari Anda dari masalah tambahan lainnya seperti infeksi.1,2

    Jika Anda merasakan gejala diatas, maka kemungkinan besar Anda terkena dampak dari Impacted Wisdom Teeth. Segera konsultasikan dengan dokter gigi terdekat. Dokter gigi akan memeriksakan gigi Anda melalui foto X-ray sederhana dari mulut. Foto X-Ray ini dapat menunjukkan apakah gigi bungsu Anda terimpaksi atau mungkin tulang lainnya yang mengalami gangguan. Jika gigi Anda memang terimpaksi, konsultasikan lebih lanjut mengenai manfaat dan risiko dari pembedahan.

    Jika gigi bungsu terimpaksi Anda menyebabkan gejala atau masalah gigi lainnya, maka dokter gigi Anda akan menyarankan untuk mengeluarkannya. Pembedahan untuk mengangkat gigi bungsu biasanya merupakan prosedur yang biasa dilakukan. Dalam prosedur pencabutan gigi palsu ini, dokter gigi Anda akan menggunakan obat bius untuk dengan fungsi mematikan rasa nyeri di mulut, menenangkan dan menghambat rasa sakit atau bahkan dapat menidurkan sehingga Anda tidak merasakan apa – apa selama operasi.

    Selama prosedur, dokter gigi Anda akan memotong gusi dan mengambil tulang yang bermasalah sebelum mencabut gigi, kemudian ditutup kembali dengan jahitan dan dibungkus dengan menggunakan kain kasa. Seluruh operasi ini biasanya berlangsung selama 30 hingga 60 menit. Jika gigi bungsu Anda terimpaksi penuh dan terkubur jauh di dalam tulang rahang Anda maka mungkin hal ini dapat mempersulit dokter gigi untuk mengangkat gigi.

    Setelah operasi, Anda dapat kembali beraktivitas seperti biasa dalam beberapa hari dan mungkin diperlukan waktu selama 6 minggu agar mulut dapat benar – benar sembuh. Anda mungkin tidak dapat membuka mulut secara normal dalam waktu 1 minggu pertama, sehingga disarankan mengonsumsi makanan lunak terlebih dahulu. Setelah operasi, Anda mungkin akan merasakan nyeri, perdarahan, dan bengkak pada bekas operasi. Dokter gigi Anda akan memberikan terapi sesuai dengan gejala seperti memberikan obat anti nyeri dan mengompres dingin gusi yang bengkak.

    Baca Juga: Pertanyaan Seputar HIV dan Aids

    Apakah Impacted Wisdom Teeth memang harus diangkat? Masih terjadi perdebatan apakah gigi bungsu terimpaksi yang tidak bergejala perlu dicabut atau tidak. Sebagian dokter gigi beranggapan sebaiknya gigi bungsu yang terimpaksi tetap dicabut meskipun tidak bergejala untuk menghindari masalah dikemudian hari. Jika Anda dan dokter gigi memutuskan untuk tidak mengangkat gigi bungsu yang terimpaksi, maka gigi Anda harus dimonitor secara berkala untuk memastikan tidak ada masalah gigi lainnya. Tetap kunjungi dokter gigi Anda meskipun sudah menggosok gigi Anda setiap hari.

    Untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    Penulis: dr. Andre C Cundawan

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. What You Should Know About an Impacted Wisdom Tooth – https://www.healthline.com/health/impacted-wisdom-tooth#other-options ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    2. Wisdom Teeth Removal: What Adults Should Expect – https://www.webmd.com/oral-health/wisdom-teeth-adult#1 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    3. Impacted Wisdom Teeth : Oral Surgery and Extraction – https://www.livescience.com/34755-impacted-wisdom-teeth-removal-oral-surgery.html ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    4. Removal of Impacted Wisdom Teeth – https://www.baoms.org.uk/patients/procedures/23/removal_of_impacted_wisdom_teeth ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    5. Impacted Wisdom Teeth – https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/wisdom-teeth/symptoms-causes/syc-20373808 ,diakses pada tanggal 18-2-2019
    Read More
  • Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh kita yang berada pada rongga perut, bentuknya seperti sepasang kacang merah, letaknya dipunggung bawah dibawah tulang rusuk. Ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh, antara lain : Ginjal menyaring darah dan membuang “sampah” tubuh (makanan, obat-obatan dan bahan kimia lainnya). Menghasilkan hormon serta enzim yang dapat mengendalikan tekanan […]

    Apa Bedanya Gagal Ginjal Akut dan Kronis?

    Ginjal merupakan organ penting bagi tubuh kita yang berada pada rongga perut, bentuknya seperti sepasang kacang merah, letaknya dipunggung bawah dibawah tulang rusuk. Ginjal mempunyai fungsi yang sangat penting bagi tubuh, antara lain :

    • Ginjal menyaring darah dan membuang “sampah” tubuh (makanan, obat-obatan dan bahan kimia lainnya).
    • Menghasilkan hormon serta enzim yang dapat mengendalikan tekanan darah (renin)
    • Penyeimbang elektrolit dalam tubuh (Natrium, Kalium, Potasium)
    • Penyeimbang kadar air didalam tubuh, bila berlebih ginjal akan membuang cairan dalam bentuk urin.
    • Memproduksi hormon eritropoetin yang menghasilkan sel darah merah.
    • Menjaga tulang tetap kuat (menghasilkan senyawa aktif Vitamin D).

    Setiap hari ginjal menyaring 120-150  liter darah dan menghasilkan 1-2 liter urin. Ginjal mempunyai penyaring yang disebut nefron. Nefron terdiri dari glomerolus dan tubulus. Glomerolus menyaring cairan dan limbah untuk dikeluarkan serta mencegah keluarnya sel darah dan molekul besar keluar dari ginjal misalnya protein. Selanjutnya melewati tubulus, didalam tubulus mineral yang masih dianggap penting akan diserap kembali kedalam tubuh.

    Baca Juga: Asam Urat? Coba Diet Rendah Purin

    Mengingat fungsi ginjal yang sangat penting, bila terjadi kerusakan atau masalah pada ginjal akan berefek pada seluruh tubuh dan tidak menutup kemungkinan akan mempengaruhi organ kerja lainnya. Gagal ginjal dibagi menjadi dua yaitu Akut dan Kronis, yang membedakan adalah waktu terjadinya, kemungkinan ginjal untuk normal kembali serta pengobatannya.

    Perbedaan Gagal Ginjal Akut dan Kronis

    Gagal Ginjal Akut

    Merupakan kondisi fungsi ginjal mengalami perubahan dalam waktu singkat yaitu beberapa jam sampai beberapa minggu, gangguan ini bersifat reversible atau dapat kembali normal apabila ditanggani dengan cepat dan baik. Gagal ginjal akut biasanya disebabkan oleh berkurangnya aliran darah ke ginjal misalnya pada kondisi kekurangan cairan (dehidrasi) pada diare atau pada pasien luka bakar, kekurangan volume darah misalnya pada pasien perdarahan, pasien dalam keadaan penyakit infeksi pada ginjal, obat-obatan misalnya penggunaan obat antinyeri yang berlebihan, dan penumpukan zat kimia yang berlebih di dalam tubuh (misalnya, logam berbahaya atau alkohol). Selain itu, gagal ginjal akut juga dapat disebabkan karena tersumbatnya urin yang akan keluar misalnya karena batu ginjal, batu di kandung kemih, dan pembesaran prostat pada pria.

    Faktor Risiko terjadinya gagal ginjal akut:

    • Pasien dengan penyakit diabetes, darah tinggi, penyakit hati dan obesitas sehingga menyebabkan komplikasi ke ginjal.
    • Berusia 65 tahun atau lebih.
    • Menjalani perawatan di ruang ICU (pemberian elektrolit yang tidak sesuai, efek samping obat atau antibiotik yang sedang digunakan atau efek samping dari infeksi yang sedang diderita).

    Gejala gagal ginjal akut:

    1. Produksi urin berkurang. Pasien mengeluh nyeri saat buang air kecil (bila penyebabnya batu saluran kemih).
    2. Mual dan muntah
    3. Bau nafas tidak sedap (bau amonia)
    4. Tekanan darah meningkat.
    5. Penumpukan cairan dalam tubuh (kaki bengkak, perut buncit karena terisi air)
    6. Pasien akan mengeluh nyeri pada pinggang belakang.
    7. Tremor dan kejang (karena terjadi ketidakseimbangan elektrolit)
    8. Penurunan kesadaran

    Pemeriksaan:

    • Test darah (kandungan kreatinin dan ureum dalam darah)
    • Tes urin dan pengukuran jumlah volume urin yang keluar.
    • USG abdomen atau CT Scan untuk melihat penyebab terjadinya gagal ginjal akut (apabila dicurigai adanya batu saluran kemih)

    Baca Juga: Perlu Makan Apa supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Pengobatan:

    1. Menghentikan obat-obatan yang menyebabkan gagal ginjal akut.
    2. Obati infeksi yang menjadi penyebab utama gagal ginjal.
    3. Beri asupan cairan secukupnya untuk mencegah dehidrasi yang dapat memperparah gagal ginjal akut.

    Gagal Ginjal Kronis

    Adalah gangguan fungsi ginjal yang menetap selama lebih dari 3 bulan atau menahun. Berdasarkan data dari Renal Registry KEMENKES RI tahun 2013, jumlah penyakit gagal ginjal kronis di indonesia sebanyak 0,2% dari total penduduk indonesia. 8000 penderita disebabkan karena komplikasi diabetes dan 4000 pasien dari komplikasi hipertensi (darah tinggi).

    Faktor Risiko gagal ginjal kronis:

    • Diabetes
    • Hipertensi
    • Obesitas
    • Sumbatan pada saluran kencing (batu ginjal, batu kandung kemih)
    • Infeksi pada ginjal (Glomerulonefritis)
    • Penyakit ginjal lain (nefritis lupus, ginjal polikistik, nefropati urat akibat penyakit asam urat)

    Gejala gagal ginjal kronis:

    1. Mual dan muntah sampai kehilangan napsu makan
    2. Kulit gatal akibat peningkatan urea dan kreatinin
    3. Rasa ingin buang air kecil lebih sering namun volume urin yang dikeluarkan semakin sedikit
    4. Terdapat darah didalam urin.
    5. Nyeri dada dan sesak napas (akibat penumpukan air di dalam paru-paru)
    6. Penumpukan air di dalam tubuh (tungkai kaki dan perut)
    7. Penurunan berat badan.
    8. Tekanan darah meningkat dan sulit untuk dikendalikan

    Pemeriksaan:

    • Test darah (mengetahui kadar “sampah” dalam darah dari jumlah peningkatan ureum dan kreatinin darah)
    • Test urine (test volume urin yang dapat keluar, serta jumlah protein dan darah yang keluar dari urin)
    • USG abdomen ginjal, CT Scan serta MRI untuk melihat struktur, ukuran ginjal serta penyebab lain yang menyebabkan gagal ginjal misalnya batu atau pembesaran prostat.
    • Biopsi Ginjal (dengan mengambil sedikit jaringan ginjal, untuk mengetahui penyebab kerusakan ginjal).

    Penentuan stadium dari gagal ginjal kronis diukur dari Laju Filtrasi Glomerolus (dari hasil laboratorium darah). Stadium ini yang menentukan pengobatan yang dapat diambil, komplikasi serta angka harapan hidup pasien.

    Stadium Gagal Ginjal Kronis

    Pengobatan:

    Pada dasarnya pengobatan gagal ginjal kronis sesuai dengan stadium yang didertita oleh pasien. Pada dasarnya, penyakit gagal ginjal kronis tidak dapat diobati. Namun, perawatan ditujukan untuk mengurangi gejala serta menghambat pasien menuju komplikasi yang lebih serius. Terapi yang diberikan pada pasien :

    1. Pemberian obat sesuai dengan penyebab gagal ginjal. Misalnya, gagal ginjal akibat hipertensi maka dokter akan memberikan obat-obat anti hipertensi (mislanya, ACE inhibitor dan ARB). Bila gagal ginjal disebabkan karena nefropati diabetikum atau karena diabetes maka akan diberikan obat-obatan penurun gula darah.
    2. Suplement penambah darah dan zat besi untuk mengatasi anemia pada pasien.
    3. Obat-obatan Diuretik, yang bertujuan untuk mengurangi gejala bengkak pada tungkai, penumpukan cairan di perut atau paru-paru.
    4. Obat kortikosteroid, berfungsi untuk meredakan peradangan pada pasien gagal ginjal yang disebabkan oleh infeksi pada ginjal (glomerulonefritis).

    Baca Juga: Hipertensi? Stop 7 Makanan Berikut

    Pada pasien dengan tingkat Gagal Ginjal Kronis stadium akhir, kemungkinan diperlukan terapi tambahan seperti :

    1. Dialisis atau cuci darah

    Bertujuan untuk mengurangi “sampah” didalam tubuh yang berlebih, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah ureum dan kreatinin dalam darah. Dialisis biasanya dilakukan dengna mesin cuci darah, sedangkan CAPD (Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis) adalah cuci darah yang dilakukan didalam rongga perut pasien dengan menggunakan cairan dialisis yang berfungsi menyerap “sampah” didalam tubuh penderita.

    1. Transplantasi Ginjal

    Apabila pasien merasa lelah dengan tindakan cuci darah yang perlu dilakukan seumur hidup, maka pasien dapat melakukan cangkok ginjal dengan ginjal pendonor yang lebih sehat. Namun, diperlukan pemeriksaan kecocokan ginjal pendonor dengna penerima serta pasien penerima donor ginjal harus mengkonsumsi obat imunosupresan untuk menghoindari risiko alergi atau penolakan organ.

    Pada intinya, kita harus menyayangi ginjal kita dengan melakukan beberapa hal yang dapat menjaga kesehatan ginjal, antara lain:

    1. tidak menular yaitu obesitas, diabetes dan hipertensi yang menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal. Kita dapat menjaga berat badan dengan cara olahraga teratur, mengurangi makanan berlemak.
    2. Minum air putih minimal 8 gelas per hari atau 2 liter.
    3. Jangan merokok.
    4. Hindari penggunaan obat anti nyeri secara berlebihan dan tanpa resep dokter.
    5. Menjaga berat badan tubuh, dengan menjaga berat badan maka akan mencegah kita dari penyakirt Periksa tekanan darah, gula darah dan berat badan secara teratur.

    Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800. Salam sehat!

    Ditulis Oleh: dr. Jesica Chintia Dewi

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. org. (n.d.). Acute kidney injury. [online] Available at: http://www.kidneyfund.org/kidney-disease/kidney-problems/acute-kidney-injury.html [Accessed 22 Feb. 2019].
    2. Lidya, A. and Nugroho, P. (n.d.). [online] Available at: https://www.persi.or.id/images/2018/data/aida_lydia.pdf [Accessed 22 Feb. 2019].
    3. Luyckx, V., Tonelli, M. and Stanifer, J. (2017). The global burden of kidney disease and the sustainable development goals. [online] Bulletin of the World Health Organization. Available at: https://www.who.int/bulletin/volumes/96/6/17-206441/en/ [Accessed 22 Feb. 2019].
    4. Situasi Penyakit Ginjal Kronis. (2017). INFODATIN Pusat data dan Informasi kementrian Kesehatan RI.
    5. Sudoyo, A., Setiyohadi, B., Alwi, I., Simandibrata, M. and Setiati, S. (n.d.). Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. 5th ed. Jakarta: PAPDI, pp.1035-1049.

     

    Read More
  • Appendisitis adalah peradangan pada usus buntu yang dapat terjadi cepat (akut) maupun lambat (kronis). Appendisitis adalah penyebab umum dari nyeri perut yang membutuhkan pembedahan dan dapat terjadi kapan saja. Penyakit ini paling sering terjadi antara usia 10 hingga 30 tahun dan  lebih sering terjadi pada pria dari pada wanita. Jika penyakit ini tidak diobati, appendisitis […]

    Radang Usus Buntu, Kenali Tandanya!

    Appendisitis adalah peradangan pada usus buntu yang dapat terjadi cepat (akut) maupun lambat (kronis). Appendisitis adalah penyebab umum dari nyeri perut yang membutuhkan pembedahan dan dapat terjadi kapan saja. Penyakit ini paling sering terjadi antara usia 10 hingga 30 tahun dan  lebih sering terjadi pada pria dari pada wanita. Jika penyakit ini tidak diobati, appendisitis dapat menyebabkan usus buntu Sobat pecah dan menyebabkan infeksi menyebar ke dalam rongga perut. Akibatnya, terjadi peradangan serius pada jaringan peritoneum (lapisan yang melapisi perut) yang disebut peritonitis yang dapat berakibat fatal jika tidak segera diobati.

    Appendisitis terjadi ketika usus buntu Sobat tersumbat oleh tinja, benda asing maupun kanker. Penyumbatan ini juga dapat terjadi karena infeksi, sehingga usus buntu membengkak sebagai respons terhadap infeksi tersebut.

    Baca Juga: 8 Penyakit Anak yang Sering Menyerang

    Gejala – gejala yang dapat dilihat pada usus buntu adalah:

    • Nyeri seperti ditekan di dekat pusar atau perut bagian atas yang menjadi tajam saat bergerak ke perut kanan bawah. Ini biasanya merupakan tanda yang pertama kali muncul.
    • Kehilangan selera makan
    • Mual dan atau muntah segera setelah nyeri perut dimulai
    • Pembengkakan pada bagian perut
    • Demam hingga 99-102 derajat Fahrenheit
    • Tidak mampu membuang gas perut

    Jika gejala ini dibiarkan tidak diobati, gejala usus buntu lainnya dapat muncul, seperti:

    • Nyeri tumpul atau tajam di perut bagian atas atau bawah, punggung, ataupun dubur
    • Nyeri saat buang air kecil atau kesulitan buang air kecil
    • Muntah yang didahului oleh sakit perut
    • Kram parah
    • Sembelit atau diare dengan gas

    Baca Juga: Bagaimana Cara Mencegah Radang Paru

    Jika Sobat memiliki salah satu gejala yang disebutkan di atas, segera cari bantuan medis karena diagnosis dan perawatan yang tepat waktu merupakan hal yang penting. Sobat dapat menghindari penggunaan obat penghilang rasa sakit, antasida, pencahar, atau bantalan pemanas yang dapat menyebabkan usus buntu lebih cepat pecah.

    Diagnosis appendisitis terkadang sulit dilakukan karena gejalanya sering mirip dengan penyakit lain, terutama penyakit masalah kantung empedu, infeksi kandung kemih atau saluran kemih, penyakit Chron, gastritis, infeksi usus, dan masalah ovarium.

    Pemeriksaan berikut dapat dilakukan untuk membantu menegakkan diagnosis:

    • Pemeriksaan perut untuk mendeteksi peradangan
    • Tes urin untuk menyingkirkan infeki saluran kemih
    • Uji rektal
    • Tes darah untuk melihat adanya infeksi
    • CT scan dan / atau USG

    Appendisitis diobati dengan menggunakan pembedahan untuk mengangkat usus buntu, yang merupakan standar dari pengobatan penyakit. Jika dokter mencurigai appendisitis,maka dokter akan memberikan rekomendasi dengan membuang usus buntu untuk mencegah pecahnya usus buntu. Jika usus buntu telah membentuk abses, ada 2 cara yang dapat dilakukan, yaitu mengeringkan abses nanah dan cairan, dan membuang usus buntu yang radang. Namun, ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa pengobatan appendisitis akut dengan antibiotik dapat menghilangkan kebutuhan untuk operasi pada kasus – kasus tertentu.

    Prosedur operasi usus buntu disebut appendiktomi. Sebelum prosedur ini dilakukan, antibiotika diberikan untuk melawan kemungkinan peritonitis. Biasanya digunakan anestesi umum, dan usus buntu diangkat melalui sayatan 4 inci atau dengan menggunakan laparaskopi. Jika perut Sobat sudah menderita peritonitis, maka bagian dalam perut akan diirigasi untuk menghilangkan nanah dan cairan infeksi.

    Setelah 12 jam setelah operasi, Sobat sudah bisa bangun dan bergerak. Sobat dapat melakukan aktivitas normal dalam 2 hingga 3 minggu. Jika operasi dilakukan dengan menggunakan laparaskopi (alat seperti teloskop tipis untuk melihat bagian dalam perut), sayatan yang digunakan lebih kecil dan pemulihan tentunya lebih cepat.

    Baca Juga: 9 Gejala Flu dan Pencegahannya

    Bila setelah operasi, sobat mengalami muntah tidak terkontrol, peningkatan rasa nyeri di perut, pusing / perasaan pingsan, adanya darah dalam muntah atau urin, rasa sakit dan kemerahan yang meningkat pada sayatan operasi, demam, dan nanah di luka, segera hubungi dokter Sobat.

    Appendisitis tidak dapat dicegah. Namun, appendisitis lebih jarang terjadi pada orang yang makan makanan dengan kadar serat yang tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran. Nah, untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Appendicitis – https://www.webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-appendicitis#1, diakses pada tanggal 16-1-2019
    2. Everything You Need to Know About Appendicitis – https://www.healthline.com/health/appendicitis , diakses pada tanggal 16-1-2019
    3. Appendicitis – https://www.nhs.uk/conditions/appendicitis/ ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    4. Acute (Early) Appendicitis – https://www.eapsa.org/parents/conditions/a-e/acute-(early)-appendicitis/ , diakses pada tanggal 16-1-2019
    5. Appendicitis – https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/appendicitis/symptoms-causes/syc-20369543 ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    Read More
  • Hemoroid atau biasa disebut wasir adalah pembengkakan pembuluh darah dari di anus dan rektum bagian bawah Sobat. Wasir memiliki sejumlah penyebab meskipun seringkali tidak diketahui. Salah satu penyebabnya seperti terlalu kuat mengejan saat buang air besar atau peningkatan tekanan pada pembuluh darah selama kehamilan. Wasir dapat terletak di dalam rektum (wasir internal) atau dapat juga […]

    A-Z Tentang Wasir (Hemoroid)

    Hemoroid atau biasa disebut wasir adalah pembengkakan pembuluh darah dari di anus dan rektum bagian bawah Sobat. Wasir memiliki sejumlah penyebab meskipun seringkali tidak diketahui. Salah satu penyebabnya seperti terlalu kuat mengejan saat buang air besar atau peningkatan tekanan pada pembuluh darah selama kehamilan. Wasir dapat terletak di dalam rektum (wasir internal) atau dapat juga berkembang di bawah kulit sekitar lubang anus (wasir eksternal).

    Wasir sangat umum terjadi. Hampir 3 dari 4 orang dewasa dapat menderita wasir dari waktu ke waktu. Terkadang penyakit ini tidak menyebabkan gejala tapi di lain waktu dapat menyebabkan gatal, rasa tidak nyaman dan berdarah. Terkadang dapat terbentuk gumpalan pada wasir (wasit thrombosed). Hal ini tidak berbahaya tapi menimbulkan rasa nyeri hebat dan kadang-kadang perlu ditusuk dan dikeringkan.

    Gejala – gejala yang dapat terjadi pada hemoroid seperti:

    • Pendarahan tanpa rasa sakit selama buang air besar. Sobat mungkin melihat sejumlah kecil darah berwarna merah cerah saat buang air besar
    • Gatal atau iritasi di sekitar daerah anus
    • Rasa sakit atau tidak nyaman
    • Bengkak di sekitar anus
    • Benjolan di dekat anus, yang mungkin dapat sensitif dan menyakitkan.

    Baca Juga: 9 Tips Mengusir Perut Kembung

    Gejala dari hemoroid juga biasanya tergantung pada lokasi. Pada wasir internal, pembengkakan terjadi di dalam dubur. Sobat biasanya tidak dapat melihat atau merasakan wasir ini, dan jarang menyebabkan rasa tidak nyaman. Tetapi saat mengejan atau iritasi saat buang air besar dapat merusak permukaan wasir dan menyebabkan perdarahan. Terkadang mengejan dapat mendorong wasir internal melalui lubang anus. Hal ini disebut sebagai wasir yang menonjol atau prolapse dan dapat menyebabkan rasa sakit dan iritasi.

    Pada wasir eksternal, pembengkakan terjadi di bagian bawah kulit di sekiter anus. Ketika teriritasi, wasir dapat menyebabkan rasa gatal yang luar biasa dan berdarah.

    Wasir thrombosis menyebabkan darah terkumpul dalam wasir eksternal dan membentuk gumpalan yang dapat menyebabkan rasa sakit yang parah, pembengkakan, peradangan dan benjolan keras di dekat anus.

    Baca Juga: Hindari 7 Makanan Jika Sering Terjadi Kembung Pada Anak

    Penyebab dari wasir adalah pembengkakan pada pembuluh darah di sekitar anus yang cenderung meregang di bawah tekanan. Penyebab peningkatan tekanan sebagai berikut:

    • Mengejan saat buang air besar
    • Duduk dalam waktu yang lama di toilet
    • Diare yang terjadi dalam waktu lama atau sembelit
    • Kegemukan
    • Kehamilan
    • Hubungan seks melalui anus
    • Diet rendah serat

    Wasir sering terjadi karena penuaan yang menyebabkan jaringan yang mendukung pembuluh darah di dubur dan anus Sobat melemah dan meregang.

    Jika wasir tidak diobati, dapat menyebabkan anemia karena perdarahan melalui wasir, sehingga darah di dalam tidak mencukupi untuk membawa oksigen di dalam tubuh.

    Cara terbaik untuk mencegah wasir adalah dengan menjaga tinja tetap lunak sehingga mudah dikeluarkan. Pencegahan wasir dapat dilakukan dengan:

    • Makan makanan tinggi serat. Makan makanan jenis buah, sayur dan biji – bijian lebih banyak. Hal ini dapat membantu melunakkan tinja dan menambah beratnya, sehingga mempermudah saat buang air besar. Tambahkan menu serat di dalam makanan Sobat secara perlahan untuk menghindari masalah terbentuknya gas di dalam perut.
    • Minum banyak cairan. Minumlah 6 hingga 8 gelas air dan cairan lainnya (bukan alkohol) setiap hari untuk membantu menjaga tinja tetap lembut.
    • Pertimbangkan suplemen serat. Kebanyakan orang tidak mendapatkan asupan serat yang cukup yaitu 25 gram sehari untuk wanita dan 38 gram sehari untuk pria dalam makanan mereka. Jika Sobat mengonsumsi asupan serat, pastikan Sobat meminum setidaknya 8 gelas air atau cairan lain setiap harinya. Jika tidak, suplemen tersebut dapat menyebabkan konstipasi atau malah memperburuk konstipasi.
    • Hindari mengejan. Mengejan atau saat Sobat mengeluarkan tinja dapat menciptakan tekanan yang lebih besar pada pembuluh darah di rektum bawah.
    • Buang air besar saat Sobat merasakan dorongan. Jika Sobat menunggu terlalu lama saat buang air besar, tinja dapat berubah menjadi kering dan lebih sulit untuk dilewati.
    • Tetap aktif dapat membantu mencegah sembelit dan mengurangi tekanan pada vena yang dapat terjadi ketika berdiri ataupun duduk dalam waktu lama. Olahraga juga dapat membantu Sobat menurunkan berat badan berlebih yang mungkin dapat berkontribusi terhadap wasir.
    • Hindari duduk dalam waktu lama. Duduk dalam waktu yang lama, terutama di toilet dapat meningkatkan tekanan pada pembuluh darah di anus.1,3

    Jika Sobat memiliki gejala-gejala hemoroid, carilah tenaga medis untuk membantu. Namun mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Untuk informasi kesehatan lainnya, bisa diperoleh melalui www.prosehat.com atau install aplikasi di google play atau app store. Atau jika Anda membutuhkan produk kesehatan, dapat menghubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Hemorrhoids – mayoclinic.org/diseases-conditions/hemorrhoids/symptoms-causes/syc-20360268 , diakses pada 16-1-2019
    2. Hemorroids 101: Causes, Symptomps, Treatment, and Prevention – everydayhealth.com/hemorrhoids/guide/ ,diakses pada 16-1-2019
    3. What Are Hemorroids? – webmd.com/digestive-disorders/understanding-hemorrhoids-basics#1 , diakses pada tanggal 16-1-2019
    4. Hemorroids and what to do about them – health.harvard.edu/diseases-and-conditions/hemorrhoids_and_what_to_do_about_them ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    5. What IS Constipation? – webmd.com/digestive-disorders/digestive-diseases-constipation#1 ,diakses pada tanggal 16-1-2019
    Read More
  • Mungkin sebagian besar dari Anda pernah mengalami kondisi sakit perut yang menganggu. Tak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa, tapi anak-anak juga dapat mengalami sakit perut. Kondisi ini semakin parah jika rasa sakit muncul bersamaan dengan mual, gejala kram, hingga diare yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari terutama anak yang sedang aktif-aktifnya. Pada anak, diare seringkali […]

    Sakit Perut Pada Anak 4 Tahun? Redakan dengan 7 Makanan Sehat Berikut

    Mungkin sebagian besar dari Anda pernah mengalami kondisi sakit perut yang menganggu. Tak hanya dapat dirasakan oleh orang dewasa, tapi anak-anak juga dapat mengalami sakit perut. Kondisi ini semakin parah jika rasa sakit muncul bersamaan dengan mual, gejala kram, hingga diare yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari terutama anak yang sedang aktif-aktifnya.

    Pada anak, diare seringkali disebabkan karena virus yaitu Rotavirus. Penyakit diare dapat disembuhkan dengan memberikan obat-obat diare khusus untuk anak ataupun berkonsultasi dengan dokter. Selain itu, ada juga makanan-makanan yang dapat  membantu untuk meredakan sakit perut pada anak. Sebaiknya, hal ini wajib diketahui bagi para orang tua.

    Pepaya

    Buah papaya menjadi salah satu makanan yang dapat membantu serta memudahkan pencernaan. Kandungan chymopapain dan papain yang ada di dalam papaya dalam membantu memecah protein. Kandungan zat inilah yang memberikan lingkungan asam sehat di dalam perut.

    Baca Juga: Hindari Makanan Ini Jika Terjadi Sakit Perut Pada Anak

    Pisang

    Pisang sangat mudah dicerna oleh anak serta meredakan sakit perut. Buah ini memiliki kandungan pektin yang mana dapat membantu gerakan usus di dalam tubuh secara alami.  Selain itu, tingkat elektrolit dan kalium di dalam pisang sangat tinggi yang dapat mengurangi dehidrasi pada tubuh.

    Yogurt

    Makanan yang satu ini mungkin banyak disukai anak-anak, ditambah lagi dengan manfaatnya yang dapat meredakan sakit perut membuat orang tua tak perlu khawatir untuk dapat memberikannya pada anak ketika mengalami diare. Kandungan aktif di dalam yogurt dapat meningkatkan bakteri baik di dalam usus, mengurangi kembung, membantu pencernaan.

    Jus Wortel

    Cara terbaik lainnya untuk mengatasi masalah sakit perut pada anak adalah dengan memberikan jus wortel. Anda dapat menambahkan beberapa helai daun mint di dalam  jus wortel tersebut. Obat ini akan sangat efektif untuk menenangkan perut yang sedang sakit.

    Oat

    Jika anak menderita sakit perut yang hingga melilit, maka cobalah untuk memberikannya semangkuk gandum hangat yang dicampurkan dengan susu. Makanan yang kaya serat ini sangat baik dalam penyembuhan sakit perut.

    Beras Putih

    Siapa sangka jika beras putih menjadi salah satu makanan sehat lainnya yang dapat membantu menyembuhkan perut sakit. Anda dapat memberikan anak makanan seperti nasi, kentang, atau roti. Jenis makanan ini sangat efektif membantu mengatasi diare dengan cara menyerap cairan serta mengeluarkannya bersama tinja

    Baca Juga: Penyebab Mual Setelah Makan dan Pencegahannya

    Air Kelapa

    Gula alami yang ada di dalam air kelapa dapat membantu memberikan kalori dan elektrolit. Kandungan kalium di dalam air kelapa dapat membantu mendetoks perut.

    Setelah anak sembuh dari diare, jangan lupa untuk memperhatikan makanan apa saja yang dikonsumsi anak. Pastikan anak untuk makan makanan yang sehat dan bersih sehingga tidak lagi mengalami sakit perut. Cuci buah dan sayuran sebelum di masak sehingga tidak ada lagi kuman atau bakteri di dalamnya. Perhatikan pula kondisi kebersihan lingkungan di sekitar anak-anak sehingga kesehatan anak tetap terjaga. Namun jika cara-cara di atas belum berhasil membuat sakit perut pada anak mereda, maka segera bawa anak ke dokter untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Semoga informasi diatas dapat membantu anda.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. 10 makanan ini bisa meringankan sakit perut. 2013. [Internet]. Available at: merdeka(dot)com/sehat/10-makanan-ini-dapat-meringankan-sakit-perut.html (1.12.18)
    2. com. Orang tau harus tau pilihan makanan yang tepat saat anak diare. 2018.[Internet]. Available at: lifestyle(dot)kompas(dot)com/read/2018/01/11/140000220/orangtua-harus-tahu-pilihan-makanan-tepat-saat-anak-diare (1.12.18)
    3. Yusepi TT. 6 makanan terbaik untuk meringankan sakit perut. 2017. [Internet]. Available at: liputan6(dot)com/health/read/3101298/6-makanan-terbaik-untuk-meringankan-sakit-perut (1.12.18)
    Read More
  • Rambut yang rontok mungkin merupakan hal yang biasa terjadi pada setiap orang. Namun, jika rambut yang rontok tersebut terlalu banyak dan menyebabkan rambut menjadi tipis hingga menuju pada kebotakan,tentunya akan sangat mengganggu penampilan Anda, bukan ? Banyak sekali yang menjadi penyebab rambut rontok hingga kebotakan, dari mulai faktor genetik, stres atau banyak pikiran, kurang nya […]

    7 Makanan Mencegah Kebotakan Pada Pria

    Rambut yang rontok mungkin merupakan hal yang biasa terjadi pada setiap orang. Namun, jika rambut yang rontok tersebut terlalu banyak dan menyebabkan rambut menjadi tipis hingga menuju pada kebotakan,tentunya akan sangat mengganggu penampilan Anda, bukan ?

    Banyak sekali yang menjadi penyebab rambut rontok hingga kebotakan, dari mulai faktor genetik, stres atau banyak pikiran, kurang nya nutrisi, minum – minuman beralkohol dan juga merokok. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita untuk melakukan pencegahan sebelum hal tersebut terjadi, yaitu dengan mulai merawat rambut, baik itu melakukan perawatan dari dalam maupun dari luar. Perawatan dari luar dapat menggunakan bahan – bahan alami, seperti lidah buaya. Adapun perawatan dari dalam yang tak kalah pentingnya, Anda dapat melakukannya dengan mengonsumsi makanan sehat yang dapat mencegah kerontokan hingga kebotakan pada rambut, diantara makanan tersebut diantaranya yaitu :

    Bayam

    sayur bayam

    Bayam memiliki kandungan yang kaya akan nutrisi di dalamnya. Selain itu, kandungan vitamin A dan C nya juga sangat baik untuk pertumbuhan rambut dan juga menjaga kekuatan rambut sehingga tidak mudah dan rontok. Yuk, mulai sekarang konsumsi bayam secara rutin!

    Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur yang Baik Untuk Otak Anak

    Brokoli

    Kandungan zat besi dan nutrisi lainnya pada brokoli juga sangat baik untuk merawat dan menjaga kekuatan rambut agar tidak mudah patah dan rontok.  Brokoli bisa Anda jadikan pilihan pada menu sarapan, cemilan serta makan malam Anda. Selain mampu mencegah kebotakan, juga sangat baik untuk melengkapi gizi dan nutrisi pada tubuh.

    Ikan Tuna

    Ikan tuna selain nikmat juga kaya akan kandungan gizi nya. Salah satunya yaitu omega 3 yang terkandung di dalamnya yang sangat baik untuk rambut. Omega 3 pada tuna ini mampu menutrisi batang rambut dan juga akar rambut, sehingga mencegah  dari kerusakan, kerapuhan serta kerontokan pada rambut.

    Gandum

    Siapa yang suka sarapan dengan gandum? Gandum itu ternyata memiliki kandungan omega 6, serat dan juga beta glucan yang sangat baik untuk membantu pertumbuhan rambut serta memperkuat folikel rambut, sehingga dapat mencegah rambut dari kebotakan.

    Kacang – kacangan

    Kacang – kacangan seperti kacang almond memiliki kandungan magnesium dan juga biotin yang sangat baik untuk pertumbuhan rambut. Dengan baik nya pertumbuhan rambut, membuat rambut Anda terhindar dari resiko kebotakan.

    Baca Juga: Cara Mudah Bakar 500 Kalori Agar Terbebas dari Diabetes

    Stroberi

    Stroberi yang memiliki bentuk dan warna yang cantik, ternyata tidak hanya tampilan nya saja yang cantik, tapi kandungan di dalamnya juga sangat baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan mineral silica yang ada di dalamnya sangat berperan penting dalam merangsang pertumbuhan rambut.

    Daging merah

    Ferritin yang terdapat pada daging merah, perannya sangat untuk mencegah kerontokan pada rambut serta merangsang pertumbuhan rambut. Oleh karena itu, jika ingin mengurangi resiko dari kebotakan, konsumsilah daging merah paling tidak seminggu sekali.

    Baik, itulah tadi beberapa makanan ampuh cegah kebotakan. Semoga bermanfaat!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi :

    1. Ratnasari ED. 5 Makanan pencegah kebotakan. 2018. [Internet]. Available at: cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180417193843-255-291520/5-makanan-pencegah-kebotakan (1.12.18)
    2. Surya F. Yuk kepoin 5 makanan pencegah kebotakan. 2018. [Internet]. Available at: grid.id/read/04203974/yuk-kepoin-5-makanan-pencegah-kebotakan?page=2 (1.12.18)

     

    Read More
  • Pernahkah Anda melihat orang yang terlihat pucat, lemah, letih dan lesu  ? atau Anda sendiri pernah mengalaminya? Hal tersebut adalah tanda – tanda dari anemia dan biasanya tanda – tanda lainnya adalah Anda akan merasakan pusing, mudah lelah dan mual. Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan hemoglobin yang terdapat di dalam  sel darah merah […]

    Tips Menu Sehat Cegah Anemia

    Pernahkah Anda melihat orang yang terlihat pucat, lemah, letih dan lesu  ? atau Anda sendiri pernah mengalaminya? Hal tersebut adalah tanda – tanda dari anemia dan biasanya tanda – tanda lainnya adalah Anda akan merasakan pusing, mudah lelah dan mual. Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh kekurangan hemoglobin yang terdapat di dalam  sel darah merah dan terjadi karena tubuh kita kekurangan zat besi, sehingga dengan kurang nya zat besi, tubuh menjadi berkurang dalam memproduksi hemoglobin. Hemoglobin memiliki fungsi untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga hal tersebut menyebabkan seseorang yang mengalami anemia akan merasakan pusing, mudah lelah, lesu dan mual karena kekurangan pasokan oksigen.

    Agar tubuh  kita ini tidak mengalami anemi,  maka harus mencukupi kebutuhan zat besi dalam tubuh dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung kaya akan zat besi.

    Berikut adalah  beberapa daftar menu makanan yang kaya akan zat besi :

    Daging merah

    source: healthfreedoms

    Daging merah seperti yang terdapat pada daging sapi, kambing, kerbau dan sejenisnya merupakan sumber zat besi yang sangat mudah kita dapatkan . Sekitar 100 gram daging merah saja sudah mencukupi 15% dari kebutuhan zat besi yang disarankan. Anda dapat mengonsumsi daging merah  seminggu 1 kali atau 2 kali. Anda dapat membuat menu sehat dari daging merah ini dengan berbagai macam olahan, seperti daging teriyaki, daging panggang atau yang lainnya,. Jangan lupa untuk menambahkan aneka macam sayuran sebagai pendampingnya.

    Baca Juga: 10 Hal yang Bisa Dilakukan Untuk Mencegah Osteoporosis

    Bayam

    Siapa yang tidak tahu sayuran yang satu ini? Bayam merupakan sayuran yang sudah dikenal kaya akan kandungan vitamin, kalsium dan zat besi nya, yang tentunya sangat baik dalam mencegah anemia. Bila Anda mengonsumsi bayam secara rutin, maka kebutuhan zat besi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga produksi sel darah merah pun akan maksimal. Anda dapat membuat menu sehat dengan bayam, dengan mengolah nya menjadi sayur bayam atau bisa juga dengan menambahkannya pada omelet Anda.

    Buah bit

    Buah yang berwarna merah ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik, diantaranya yaitu, asam folat, vitamin C, kalsium dan zat besi. Perpaduan antara asam folat serta zat besi di dalam nya mampu mencukupi produksi sel darah merah dalam tubuh tentunya, sehingga mencegah tubuh dari resiko terkena anemia. Buah ini dapat Anda olah dengan membuatnya menjadi jus sebagai tambahan pada menu sehat Anda.

    Kurma

    Mudah sekali untuk menemukan makanan yang mengandung kaya akan kandungan zat besi, seperti buah satu ini contohnya. Buah kurma ini mudah sekali didapat sehingga kita tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen sebagai penambah darah,, kita dapat mendapatkannya secara alami pada buah dan jug sayuran serta lauk pauk di sekitar kita. Tidak hanya sebagai makanan pencegah anemia, buah kurma memiliki banyak lagi kandungan gizi dan nutrisi di dalam nya yang sangat baik untuk kesehatan kita.

    Baca Juga: Ternyata 5 Menu Korea Ini Sangat Menyehatkan

    Telur

    Selain mengandung protein yang cukup tinggi serta omega 3, telur juga mengandung kaya akan zat besi di dalamnya. Sehingga sangat disarankan untuk mengonsumsinya agar tubuh sehat dan tentunya terhindar dari anemia. Telur dapat kita olah dengan berbagai macam menu sehat, contohnya saja seperti omelet, macaroni schotel, tambahan pada sayur capcay dan yang lainnya.

    Sangat mudah bukan menemukan sumber zat besi pada menu sehat yang ingin kita konsumsi? Jangan lupa pula untuk berolahraga secara rutin serta menjauhi rokok dan juga minum – minuman beralkohol, karena hal tersebut dapat menghambat produksi zat besi dalam tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Seringkali banyak diantara kita yang mengalami sakit kepala dan menganggap sepele, biasa terjadi karena kelelahan dan dengan beristirahat akan hilang dengan sendirinya. Memang betul, ada sakit kepala yang tergolong ringan dan tidak berbahaya sehingga dapat hilang sendiri nya tanpa obat atau penanganan khusus. Namun, perlu Anda ketahui, bahwa sakit kepala itu banyak sekali faktor penyebabnya, […]

    Pusing Kepala Berkurang Jika Anda Sering Mengonsumsi Sayur Buah Berikut

    Seringkali banyak diantara kita yang mengalami sakit kepala dan menganggap sepele, biasa terjadi karena kelelahan dan dengan beristirahat akan hilang dengan sendirinya. Memang betul, ada sakit kepala yang tergolong ringan dan tidak berbahaya sehingga dapat hilang sendiri nya tanpa obat atau penanganan khusus. Namun, perlu Anda ketahui, bahwa sakit kepala itu banyak sekali faktor penyebabnya, ada yang tidak berbahaya dan tidak membutuhkan penanganan khusus.Namun, ada juga yang termasuk sakit kepala yang berbahaya yang membutuhkan penanganan khusus.

    Oleh sebab itulah mulai sekarang alangkah baiknya, kita untuk tidak meremehkan pusing kepala yang dialami. Konsumsilah makanan sehat seperti sayuran serta buah – buahan yang dapat mencegah dan mengobati sakit kepala.

    Berdasarkan penyebabnya, sakit kepala dibagi menjadi dua, yaitu sakit kepala primer dan sekunder.

    • Sakit kepala primer : sakit kepala primer ini adalah jenis sakit kepala yang biasa timbul akibat dari salah mengonsumsi makanan, aktifitas fisik yang terlalu berat, posisi duduk yang salah, posisi berdiri dan tidur yang salah, merokok, minum – minuman beralkohol.

    Baca Juga: 7 Makanan Mengatasi Migren

    Contoh sakit kepala primer ini yaitu : migrain, sakit kepala tegang, sakit kepala kluster. Biasanya sakit kepala primer dapat diobati sendiri di rumah, dengan mengonsumsi banyak sayur dan juga buah serta istirahat cukup dan rutin berolahraga serta melakukan pijatan pada bagian kepala yang sakit.

    • Sakit kepala sekunder : sakit kepala sekunder ini biasanya terjadi karena adanya suatu penyakit tertentu. Contoh sakit kepala sekunder : sakit kepala yang disebabkan oleh kondisi penyakit tertentu seperti, flu, sinusitis, meningitis, infeksi pada telinga, kanker otak, perdarahan, dll. Sakit kepala sekunder ini butuh penanganan khusus dari dokter.

    Demikian beberapa penyebab dari timbulnya sakit kepala. Oleh karena itu, mulai sekarang sebaiknya dibiasakan untuk memperbanyak konsumsi sayur dan juga buah guna mencegah serta mengobati sakit kepala. Berikut beberapa macam sayur dan juga buah yang dapat mengurangi sakit kepala Anda :

    Semangka

    Semangka kaya akan kandungan air dan juga magnesiumnya yang sangat baik dalam membantu mengurangi sakit kepala. Diketahui, bahwa penyebab sakit kepala salah satunya adalah karena dehidrasi atau kekurangan cairan, sehingga buah semangka ini yang kaya akan kandungan air nya sangat membantu untuk mengurangi gejala sakit kepala tersebut.

    Kismis

     Kandungan dari kismis yang kaya akan serat dan juga kalium, mampu memberikan efek relaksasi pada otot – otot di kepala dan juga otot jantung yang menjadi penyebab timbulnya sakit kepala.

    Pisang

    Kalium yang terkandung dalam buah pisang cukup tinggi, sehingga sangat baik dalam mengurangi sakit kepala yang dialami. Kalium tersebut memiliki fungsi untuk merelaksasikan otot – otot yang tegang pada kepala penyebab sakit kepala. Selain kalium, kandungan magnesium nya juga ampuh dalam mengurangi sakit kepala.

    Anggur

    Buah anggur kaya akan kandungan vitamin C dan A serta mineral yang efektif mengurangi berbagai penyebab timbulnya sakit kepala. Selain nikmat, anggur memang terkenal akan khasiat nya dalam menjaga kesehatan tubuh.

    Baca Juga: 7 Makanan Peningkat Stamina Berhubungan

    Brokoli

    Kandungan CoQ10 dan juga zat besi serta nutrisi lainnya yang terdapat pada brokoli, terbukti sangat efektif dalam mengurangi sakit kepala yang menyerang.

    Selain itu, jangan lupa untuk selalu rutin berolahraga, aktifitas fisik, istirahat teratur, kelola stres serta menjauhi rokok dan juga minuman beralkohol, sakit kepala hilang, pikiran pun senang!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Berlibur tentunya menjadi momen yang sangat ditunggu oleh sobat-sobat sekalian dan keluarga bukan. Pada momen yang sangat spesial ini tentunya akan sangat menyenangkan apabila semua yang berlibur dalam keadaan sehat dan ceria. Salah satu yang perlu kita perhatikan pada saat berlibur, terutama teman teman yang hobi berwisata kuliner adalah terjadinya overeating. Lalu apakah yang dimaksud […]

    Mencegah Overeating “Kelebihan Makan” Saat Berlibur

    Berlibur tentunya menjadi momen yang sangat ditunggu oleh sobat-sobat sekalian dan keluarga bukan. Pada momen yang sangat spesial ini tentunya akan sangat menyenangkan apabila semua yang berlibur dalam keadaan sehat dan ceria. Salah satu yang perlu kita perhatikan pada saat berlibur, terutama teman teman yang hobi berwisata kuliner adalah terjadinya overeating. Lalu apakah yang dimaksud dengan overeating itu?Bagaimana cara mencegah dan mengatasinya? Mari kita baca artikel berikut.

    Overeating adalah suatu kondisi dimana seseorang makan terlalu banyak, asupan yang masuk ke tubuh melebihi energi yang dikeluarkan oleh orang tersebut. Overeating sering terjadi pada saat berlibur, terutama untuk orang-orang yang hobi berwisata kuliner. Kondisi overeating berbeda dengan binge eating disorder, yang merupakan kelainan dimana orang tersebut akan makan terus menerus karena ada permasalahan psikologis ataupun masalah sosial. Saat berlibur akan mempengaruhi kondisi emosional kita, dan dapat meningkatkan kemungkinan kita makan lebih banyak daripada biasanya.

    Baca Juga: 9 Makanan Untuk Mencegah Flu

    Makan yang terlalu banyak meskipun hanya pada saat liburan juga tidak baik, terutama apabila makanan yang dikonsumsi adalah makanan yang tinggi kalori dan tinggi lemak. Hal Ini dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan menyebabkan obesitas atau kegemukan. Keadaan obesitas dan kolesterol yang tinggi ini dapat meningkatkan risiko berbagai macam penyakit seperti serangan jantung, hipertensi, stroke, batu empedu, diabetes, dan masih banyak lainnya.

    Tentu anda tidak ingin terkena kondisi seperti di atas bukan? Solusinya adalah menjaga pola hidup sehat dan jangan makan berlebih. Kunci agar kita tidak makan terlalu banyak adalah, makanlah ketika kamu lapar dan berhentilah ketika kamu sudah kenyang sedang, jangan makan hingga kekenyangan. Umumnya dalam waktu 4 jam sisa makanan di lambung tinggal 10%, maka umumnya kita dapat makan setelah 4 jam dari makan sebelumnya.

    Berikut adalah cara-cara untuk mencegah overeating pada saat kita berlibur:

    • Makan perlahan, Ini berupakan merupakan konsep baru dalam menjaga makan. Tubuh kita memerlukan waktu 12 menit atau lebih untuk berproses hingga otak kita menangkap kita sudah kenyang, dan pada orang gemuk membutuhkan waktu 20 menit atau lebih. Sehingga, apabila kita makan dengan perlahan akan memastikan bahwa sinyal-sinyal kenyang ini sudah mencapai ke otak sebelum kita makan terlalu banyak.
    • Jangan makan ketika sedang melakukan pekerjaan lain, Apabila kita makan ketika sedang berkendara ataupun sedang bekerja di depan komputer otak kita akan terdistraksi, sehingga sinyal kenyang itu tidak tersampaikan optimal di otak dan kita akan makan lebih banyak dari biasanya. Usahakan pikiran fokus untuk menikmati makanan anda, karena hal itu akan mempercepat sinyal kenyang sampai ke otak.
    • Nikmati suapan pertama anda, sensor rasa pada lidah kita akan sangat sensitif ketika pada saat pertama kali kita makan. Apabila pada suapan pertama anda makan dengan perlahan dan benar-benar menikmatinya, saat suapan-suapan selanjutnya sudah tidak akan senikmat yang pertama, ini akan membantu anda saat akan berhenti makan.
    • Tampilan makanan, saat menggunakan piring sajian lebih kecil, dan mengatur agar kondisi piring tetap tertata, secara psikologis akan membuat kita menjadi lebih cepat kenyang
    • Pemilihan jenis makanan, Hindari makanan bervolume kecil dengan kalori yang besar seperti coklat, milkshake, mentega. Hal ini karena seringkali makanan ringan seperti coklat yang kita konsumsi berulang kali kalorinya dapat lebih besar dari makan berat kita.

    Baca Juga: 7 Jenis Olahraga Membakar Kalori Makan Siang

    Demikian informasi mengenai bagaimana cara mencegah overeating saat berlibur, semoga dapat bermanfaat untuk Sobat. Nah, jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Magee E. How to Stop Overeating [Internet]. WebMD. 2007 [cited 19 February 2019]. Available from: webmd.com/diet/obesity/features/overcoming-overeating#1
    2. Zelman K. Getting Over Overeating [Internet]. WebMD. 2005 [cited 19 February 2019]. Available from: webmd.com/diet/obesity/features/getting-over-overeating#2
    3. Sudoyo A, Djauzi S, Djoerban Z. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (Jilid 3). 4th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2006.
    4. Hamdy O. Obesity: Practice Essentials, Background, Pathophysiology [Internet]. Emedicine.medscape.com. 1990 [cited 19 February 2019]. Available from: emedicine.medscape.com/article/123702-overview
    5. Meule A. The Psychology of Overeating: Food and the Culture of Consumerism. Food, Culture & Society. 2016;19(4):735-736.
    Read More
  • Libur panjang merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang. Momen yang paling pas untuk melepaskan penat dan stres setelah sekian lama bekerja. Sehingga, saat kita berlibur harus dalam keadaan yang sehat dan prima bukan? Berikut kita akan membahas penyakit yang sering timbul saat ataupun setelah berlibur. Apa saja penyakitnya dan bagaimana cara kita mengantisipasinya? […]

    Libur Panjang, Hati-hati Penyakit Mengintai

    Libur panjang merupakan momen yang paling ditunggu-tunggu oleh semua orang. Momen yang paling pas untuk melepaskan penat dan stres setelah sekian lama bekerja. Sehingga, saat kita berlibur harus dalam keadaan yang sehat dan prima bukan? Berikut kita akan membahas penyakit yang sering timbul saat ataupun setelah berlibur. Apa saja penyakitnya dan bagaimana cara kita mengantisipasinya?

    Penyakit yang sering timbul pada saat berlibur biasanya adalah penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan, karena saat berlibur berburu kuliner merupakan kegiatan yang paling sering dilakukan. Tiga penyakit tersering yang biasa muncul saat berlibur adalah keracunan makanan, gastroenteritis akut, dan tifoid.

    KERACUNAN MAKANAN

    Keracunan makanan didefinisikan sebagai penyakit yang disebabkan oleh konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi dengan bakteri, parasit, virus, maupun zat kimia. Gejala dari keracunan makanan dapat sangat bervariasi, tergantung dari derajat penyakit dan tingkat keparahannya.

    • Nyeri perut, gejala ini merupakan efek dari peradangan saluran pencernaan.
    • Muntah, termasuk gejala yang sering ditemukan terutama dari penyebab infeksi bakteri dan virus.
    • Diare, biasanya gejala ini kurang dari 2 minggu.
    • Nyeri kepala.
    • Demam, tergantung dari tingkat keparahan penyakit, apabila berat, kondisi keracunan makanan dapat menimbulkan demam.
    • Perubahan pada BAB, apabila terjadi kerusakan yang invasif pada saluran pencernaan, BAB bisa berdarah.

    Baca Juga: 7 Lokasi Snorkeling di Jakarta

    Keracunan makanan depat dicegah dengan  menjaga kebersihan diri dengan selalu mencuci tangan saat akan makan, makanlah masakan yang benar-benar matang, dan jagalah bekal Anda pada suhu yang sesuai agar tidak basi.

    Penanganan yang dapat segera dilakukan adalah memberikan cairan agar tidak mengalami kondisi dehidrasi, dan hindari produk-produk yang mengandung susu terutama apabila terdapat gejala diare karena dapat memperparah diarenya, dan segera bawa ke dokter.

     GASTROENTERITIS AKUT

    Gastroenteritis adalah peradangan pada saluran pencernaan, penyebab yang paling sering pada penyakit ini adalah virus dan terkadang juga bakteri. Pada gastroenteris viral akut sering ditandai dengan demam ringan, muntah, diikuti diare cair dan bukan diare berdarah. Gastroenteritis viral akut umumnya dapat sembuh dengan sendirinya, tapi kita tetap harus memerhatikan kadar cairan di tubuh, jangan sampai mengalami dehidrasi.

    Maka dari itu penanganan yang utama adalah cairan, pastikan minum harus cukup, usahakan konsumsi cairan yang isotonik untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang terbuang saat muntah dan diare. Pencegahan paling penting adalah melakukan vaksinasi rotavirus sebelum berlibur, karena virus yang umumnya menyebabkan penyakit ini adalah rotavirus.

    Baca Juga: 5 Persiapan Sebelum HoneyMoon

    DEMAM TIFOID

    Demam tifoid masih merupakan penyakit endemis di Indonesia. Penyebab dari penyakit ini adalah kuman Salmonella typhi dan Salmonella paratyphi yang masuk ke dalam tubuh manusia, terjadi melalui makanan yang terkontaminasi kuman. Gejala yang timbul dapat sangat bervariasi dari ringan sampai berat. Biasanya jarak antara kuman masuk ke tubuh sampai timbul gejala cukup panjang sekitar 10-14 hari.  Pada minggu pertama gejala yang sering muncul demam, nyeri kepala, pusing, nyeri otot, anoreksia, mual, muntah, sulit BAB, ataupun diare.

    Pada minggu ke dua gejala menjadi semakin jelas, umumnya gejala yang sangat dominan adalah demam, lidah yang kotor di tengah umumnya lidah berwarna putih. Apabila sobat melihat gejala seperti ini pada keluarga atau kerabat saat atau sesudah berlibur segeralah bawa ke dokter, karena butuh penanganan yang adekuat. Umumnya pasien demam tifoid akan membutuhkan istirahat yang cukup dan terapi pengobatan.

    Baca Juga: 5 Penyebab Tifus dan Pencegahannya

    Nah, Sobat itulah sekilas informasi mengenai penyakit yang sering muncul saat dan sesudah berlibur. Jika Anda membutuhkan produk kesehatan maupun informasi kesehatan penting lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasinya di google play atau app store. Atau hubungi (Maya) Asisten Kesehatan ProSehat, Telp/SMS/WhatsApp : 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Sudoyo A, Djauzi S, Djoerban Z. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam (Jilid 3). 4th ed. Jakarta: Balai Penerbit FKUI; 2006.
    2. Gamarra R. Food Poisoning: Practice Essentials, Background, Pathophysiology [Internet]. Emedicine.medscape.com. 2018 [cited 10 January 2019]. Available from: emedicine.medscape.com/article/175569-overview
    3. Lin B. Viral Gastroenteritis: Background, Pathophysiology, Etiology [Internet]. Emedicine.medscape.com. 2018 [cited 10 January 2019]. Available from: emedicine.medscape.com/article/176515-overview
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja