Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Penyakit

Showing 91–100 of 106 results

  • Obesitas merupakan kondisi penumpukan lemak berlebih pada jaringan tubuh yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Masalah ini sedang menjadi sorotan dunia dimana obesitas terjadi pada 10% populasi dunia. Cara mengetahui obesitas adalah dengan menggunakan Body Mass Index (BMI), yang memperkirakan kadar lemak dalam tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan. Berdasarkan kriteria WHO dan Asia Pasifik, seseorang […]

    8 Trik Mencegah Obesitas Zaman Now!

    Obesitas merupakan kondisi penumpukan lemak berlebih pada jaringan tubuh yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Masalah ini sedang menjadi sorotan dunia dimana obesitas terjadi pada 10% populasi dunia. Cara mengetahui obesitas adalah dengan menggunakan Body Mass Index (BMI), yang memperkirakan kadar lemak dalam tubuh berdasarkan berat dan tinggi badan. Berdasarkan kriteria WHO dan Asia Pasifik, seseorang tergolong obesitas apabila memiliki BMI 30.0 kg/m2. Berat badan akan bertambah apabila jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh lebih besar dari jumlah kalori yang dibakar. Hal ini ternyata dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk di dalamnya adalah genetik, hormon, lingkungan, dan sosial. Sobat perlu hati– hati karena obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit lainnya seperti penyakit jantung, kencing manis, stroke, kanker, bahkan kematian.  Untuk menghindari hal tersebut, simak cara mencegah obesitas terkini di bawah ini, yuk Sobat!

     

    • KONSUMSI JENIS KARBOHIDRAT YANG TEPAT

     

    Mengonsumsi jenis karbohidrat yang tepat dapat membuat Sobat tidak cepat lapar. Jenis karbohidrat kompleks, seperti makanan yang berasal dari gandum dan beras merah, dicerna lebih lama sehingga energi yang dihasilkan bertahan lebih lama. Karbohidrat kompleks lebih dianjurkan agar Sobat tidak cepat lapar. Sedangkan, minuman yang memiliki kadar gula tinggi, seperti minuman bersoda dan minuman berperisa, mengandung karbohidrat simpleks. Jenis karbohidrat simpleks lebih cepat dicerna dan energi yang dihasilkan tidak bertahan lama, sehingga Sobat akan cenderung cepat lapar. Selain itu, minuman dengan gula tambahan sebanyak 2 gram/kg berat badan juga berhubungan dengan peningkatan masukan kalori, peningkatan berat badan, dan peningkatan massa lemak yang signifikan.

    • KUALITAS LEMAK LEBIH PENTING DIBANDINGKAN JUMLAH LEMAK YANG DIKONSUMSI

    Untuk kesehatan yang baik, tipe lemak yang dikonsumsi lebih penting daripada jumlah lemak yang dikonsumsi. Makanan yang tinggi lemak umumnya mengandung kalori yang tinggi pula. Makanan yang harus dibatasi adalah makanan yang kaya akan lemak jenuh, lemak trans, dan kolesterol. Lemak jenuh dan lemak trans berhubungan dengan peningkatan berat badan, sedangkan lemak tidak jenuh baik untuk kesehatan. Lemak jenuh terdapat pada daging yang segar dan daging yang telah diproses, produk olahan susu tinggi lemak (keju, krim, es krim), minyak kelapa, dan minyak palma. Lemak trans terdapat pada margarin dan makanan yang digoreng. Kolesterol terdapat pada sumber lemak hewani, seperti kuning telur, keju, daging sapi, udang. Lemak yang dianjurkan untuk lebih banyak Sobat konsumsi adalah lemak tidak jenuh yang terdapat pada minyak zaitun, minyak kanola, minyak ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

    • MENGONSUMSI MAKANAN TINGGI PROTEIN; ASUPAN KALORI SEDIKIT, NAMUN CEPAT KENYANG

    Mengonsumsi makanan tinggi protein dapat membantu menjaga berat badan. Dengan jumlah kalori yang lebih rendah, makanan tinggi protein akan membuat Sobat merasa lebih kenyang dibandingkan dengan makanan tinggi karbohidrat dan lemak. Selain itu, jumlah kalori yang dibutuhkan untuk memecah dan menyimpan protein lebih besar daripada makronutrien lainnya sehingga akan membantu meningkatkan jumlah kalori yang dibakar per harinya. Beberapa contoh makanan tinggi protein yang dianjurkan adalah kacang, biji–bijian, ikan, dan daging unggas. Berdasarkan penelitian, mengonsumsi kacang dapat membantu menjaga berat badan karena kacang memiliki kadar protein dan serat yang tinggi sehingga dapat membuat Sobat merasa lebih kenyang. Sedangkan, daging merah maupun daging yang telah diproses sebaiknya dibatasi karena konsumsi yang berlebihan dapat meningkatkan berat badan.

    • BUAH DAN SAYUR TIDAK BOLEH DILEWATKAN

    Buah dan sayuran merupakan contoh makanan dengan kalori yang rendah serta mengandung air dan serat yang tinggi. Kadar air yang tinggi pada buah dan sayur juga akan membuat Sobat merasa lebih kenyang. Disarankan untuk mengonsumsi sayur dan buah sebanyak 5 porsi per hari.

    • CINTAILAH MAKANAN RUMAH & KURANGI MEMBELI MAKANAN DARI LUAR

    Membatasi membeli makanan di restoran merupakan salah satu cara mencegah obesitas terkini. Makanan yang berasal dari restoran umumnya memiliki jumlah kalori, lemak total, lemak jenuh, kolesterol, dan sodium yang lebih besar dibandingkan makanan yang dimasak sendiri. Selain itu, makanan yang dibeli di restoran juga mengandung kadar serat dan kalsium yang rendah serta memiliki kualitas nutrisi yang lebih buruk. Makanan yang berasal dari restoran menyumbang 32% dari total kalori per orang per hari. Jumlah kalori yang masuk setiap kali Sobat makan di restoran lebih besar dibandingkan jumlah kalori dari makanan yang dimasak sendiri di rumah. Apabila harus makan di luar rumah, pilihlah makanan yang diproses dengan cara dipanggang, dibakar, dikukus, direbus, atau pilihlah salad dengan saus rendah lemak. Apabila ingin mengonsumsi makanan cepat saji disarankan untuk memilih ayam bakar atau panggang, serta batasi makanan yang diproses dengan cara digoreng.

    • ATUR PORSI MAKAN SECUKUPNYA

    Ketika makan, Sobat harus mengatur porsi makan secukupnya, jangan berlebihan. Porsi makan yang berlebihan berkaitan dengan peningkatan jumlah pemasukan kalori sehingga berperan dalam obesitas. Sobat akan cenderung mengonsumsi makanan dalam porsi besar apabila berkunjung ke restoran. Semakin besar porsi yang disediakan, maka semakin banyak pula makanan yang dikonsumsi. Ketika porsi makan meningkat 50% dan 100% dari normal, maka jumlah kalori yang masuk ke tubuh juga akan meningkat rata–rata  120% dan 130% di atas jumlah kalori yang dibutuhkan.

    • TINGGALKAN POLA HIDUP SEDENTARI

    Pola hidup sedentari merupakan pola hidup dengan aktivitas fisik yang minimal sehingga dapat berperan dalam terjadinya obesitas. Pola hidup seperti ini harus ditinggalkan dengan perbanyak aktivitas fisik. Aktivitas fisik diartikan sebagai gerakan tubuh yang dapat membakar kalori atau energi, termasuk di dalamnya adalah olahraga. Manfaat dari olahraga adalah meningkatkan total kalori yang dibakar sehingga akan membantu menjaga keseimbangan energi serta mengurangi jumlah lemak total, dan pada akhirnya menghambat terjadinya obesitas. Jenis olahraga yang dianjurkan tergantung dari umur, ada atau tidaknya keterbatasan fisik, serta ketersediaan fasilitas. Bila Sobat yang cenderung kurang aktif, dianjurkan untuk melakukan olahraga yang bersifat aerobik (berenang, jalan cepat, jogging, bersepeda) dengan durasi 30 – 60 menit dan frekuensi minimal 5 kali per minggu.  

    Selain meningkatkan aktivitas fisik, kegiatan seperti menonton televisi dan bermain video game juga harus dibatasi. Menurut penelitian, semakin banyak waktu yang Sobat habiskan untuk menonton televisi, maka berat badan akan cenderung meningkat. Menonton televisi atau bermain video game dapat mengurangi waktu untuk melakukan aktivitas fisik. Selain itu, iklan di televisi banyak yang memberikan contoh pola makan yang tidak sehat. Dengan menonton televisi, Sobat juga dapat menghabiskan lebih banyak camilan yang tidak sehat secara tidak sadar sehingga menambah total kalori yang masuk ke tubuh.

    • USAHAKAN CUKUP TIDUR SETIAP HARI

    Nah, cara mencegah obesitas terkini yang terakhir adalah dengan cukup tidur.  Kurang tidur akan meningkatkan rasa lapar dengan memengaruhi jumlah hormon yang berfungsi menekan rasa lapar, yaitu hormon gherlin dan leptin. Suhu tubuh juga akan mengalami penurunan sehingga pembakaran kalori berkurang.  Selain itu, akibat dari kurang tidur adalah Sobat bisa merasa letih keesokan harinya sehingga mengurangi semangat untuk melakukan aktivitas fisik. Oleh karena itu, mulai sekarang usahakan tidur minimal 7 jam pada malam hari ya, Sobat. Jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat guna mendapatkan infomasi kesehatan penting lainnya. Atau hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp : 0811-18-16-800 untuk keterangan lebih lanjut. Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Chan RS., Woo J. Prevention of overweight and obesity: How effective is the current Public health approach. Int J Environ Res Public Health. Maret 2010;7(3):765–83.
    2. Recommended Community Strategy and Measurements to Prevent Obesity in the United States – CDC [Internet]. [dikutip 4 September 2018]. Tersedia pada: cdc.gov/mmwr/pdf/rr/rr5807.pdf
    3. Orringer K, Harrison R, Nichani S, Riley M, Rothberg A, Trudeau L, dkk. Obesity prevention and management. [Internet]. Juli 2013 [dikutip 4 September 2018]. Tersedia pada: med.umich.edu/1info/FHP/practiceguides/obesity/obesity.pdf
    4. Greenwood JLJ, Stanford JB. Preventing or improving obesity by addressing specific eating patterns. J Am Board Fam Med. 1 Maret 2008;21(2):135–40.
    5. Obesity Prevention Source [Internet]. Obesity Prevention Source. 2012 [dikutip 4 September 2018]. Tersedia pada: hsph.harvard.edu/obesity-prevention-source/obesity-causes/diet-and-weight/
    6. Lin TK, Teymourian Y, Tursini MS. The effect of sugar and processed food imports on the prevalence of overweight and obesity in 172 countries. Glob Health. Desember 2018 [dikutip 5 September 2018];14(1). Tersedia pada: globalizationandhealth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12992-018-0344-y
    7. Ba S, I C, Jc S, Wpt J. Diet, nutrition and the prevention of excess weight gain and obesity. Public Health Nutr;7(1a):123–46.
    Read More
  • Mual adalah salah satu hal yang pastinya tidak diinginkan oleh siapapun karena hal ini membuat kita tidak nyaman dan rasa mual ini biasanya disertai dengan rasa pusing ataupun penyakit lainnya. Mual juga dapat menjadi salah satu tanda ada yang tidak beres dengan tubuh kita dan bukan suatu hal yang mengherankan jika hal ini dapat mengganggu […]

    Redakan Perut Mual dengan 7 Makanan Ini

    Mual adalah salah satu hal yang pastinya tidak diinginkan oleh siapapun karena hal ini membuat kita tidak nyaman dan rasa mual ini biasanya disertai dengan rasa pusing ataupun penyakit lainnya. Mual juga dapat menjadi salah satu tanda ada yang tidak beres dengan tubuh kita dan bukan suatu hal yang mengherankan jika hal ini dapat mengganggu keseharian kita sehingga membuat kita tidak beraktivitas dengan optimal dalam sehari. Pastinya tidak ada yang menginginkan hal ini terjadi bukan?

    Namun, sebenarnya apa sih yang memicu timbulnya rasa mual pada sesorang?Penyebab mual dapat karena jenis makanan yang kita konsumsi, contohnya saja kita alergi terhadap beberapa jenis makanan atau saat kita makan secara berlebihan. Bukan hanya itu saja, penyebab mual juga dapat karena beberapa penyakit seperti migrain, vertigo, asam lambung naik, ataupun tukak lambung. Mual dapat menjadi kabar gembira untuk ibu muda karena mual dapat menjadi salah satu tanda kehamilan.

    Lalu, apa yang dapat kita lakukan untuk mengatasi mual yang timbul secara terus menerus? Apakah ada obat yang ampuh untuk mengatasi permasalahan yang satu ini? Kabar baiknya, terdapat beberapa bahan alami yang dapat kita gunakan untuk mengatasi mual tanpa mengonsumsi obat yang pastinya aman untuk dilakukan. Kira-kira apa saja ya bahan alami yang ampuh untuk mengatasi mual?

    Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak cara meredakan perut mual

    1. Mengonsumsi teh chamomile

    Teh chamomile adalah salah satu teh herbal yang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat karena berbagai manfaat yang dapat kita dapatkan dari teh yang satu ini dan salah satunya adalah untuk meredakan rasa mual yang tidak kunjung hilang. Bubuk bunga chamomile sangatlah efektif untuk mengatasi berbagai permalasalahan pencernaan seperti memperlancar pembuangan gas, menenangkan perut, dan pastinya merelaksasi otot pada perut sehingga kita merasa lebih nyaman dengan kondisi perut kita dalam hitungan menit.

    2. Mengonsumsi atau menghirup lemon

    Lemon adalah bahan alami berikutnya yang efektif untuk mengatasi rasa mual yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Mengolah lemon untuk mendapatkan manfaat yang satu ini pun sangat mudah karena yang perlu kita lakukan adalah dengan merendam satu potongan lemon dengan air hangat lalu kita konsumsi beberapa kali hingga rasa mual hilang. Bukan hanya diolah menjadi minuman saja, kulit lemon juga efektif untuk meredakan rasa mual. Kita pun hanya cukup mengusap-usap kulit lemon pada benda di sekitar atau kulit kita hingga rasa mual hilang.

    3. Mengonsumsi jahe

    Siapa sih yang tidak kenal dengan jahe? Jahe adalah salah satu bumbu dapur yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita dan salah satunya adalah untuk meredakan mual. Bila ingin mengurangi rasa mual, konsumsilah 4 hingga 6 cangkir rebusan jahe tiap harinya. Hal ini cukup berbeda untuk ibu hamil, di mana sebaiknya mereka sebaiknya hanya mengonsumsi 1 hingga 2 cangkir rebusan jahe tiap harinya dan dapat kita lakukan sampai rasa mual hilang.

    4. Mengonsumsi air

    Mengonsumsi lebih banyak air adalah cara berikutnya yang dapat kita lakukan untuk mengatasi mual mengingat ketika kita muntah biasanya cairan dalam tubuh kita akan keluar dan apabila terjadi terus menerus maka dapat menyebabkan kita mengalami dehidrasi. Air yang dimaksud di sini bukan saja air putih, tapi juga dapat berasal dari berbagai makanan seperti sup, kaldu bening, minuman dingin, jeli, dan lain-lain. Namun, tidak disarankan untuk mengonsumai air secara berlebihan dalam satu waktu karena dapat memicu terjadinya peregangan pada perut dan pastinya tidak meredakan rasa mual.

    5. Serai

    Serai adalah bahan alami berikutnya yang cukup ampuh untuk meredakan rasa mual terutama bagi ibu hamil dan pastinya sayang untuk dilewatkan. Cara yang perlu kita lakukan pun sangat mudah yaitu dengan menyeduh satu batang serai yang sudah dimemarkan sebelumnya. Kita hanya perlu mengonsumsi seduhan serai ini seperti layaknya mengonsumsi teh dan dapat kita konsumsi secara rutin hingga rasa mual berkurang.

    6. Daun pandan

    Daun pandan adalah salah satu bumbu dapur yang sudah tidak asing lagi untuk digunakan sebagai bahan tambahan pada suatu hidangan dan pastinya membuat hidangan tersebut menjadi lebih wangi. Campur satu daun pandan dengan satu daun jeruk yang akan kita seduh bersamaan dengan gula jawa ataupun madu. Cita rasa yang lezat dari ramuan yang satu ini pastinya akan membuat ketagihan dan efektif untuk menyingkirkan rasa mual dalam keseharian kita.

    7. Peppermint

    Peppermint adalah bahan alami terakhir yang dapat kita gunakan untuk mengurangi rasa mual. Peppermint di sini dapat dalam bentuk aroma terapi ataupun teh, di mana sebuah penelitian menunjukkan bahwa peppermint terbukti efektif untuk menangani kasus mual sebanyak 57 persen dan bahan alami yang satu ini juga aman untuk digunakan oleh ibu hamil ataupun pasca melahirkan. Mengonsumsi teh peppermint juga mampu untuk menghilangkan rasa mual dan pastinya aman untuk dikonsumsi secara rutin.

    Itu tadi adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi rasa mual yang dapat timbul sewaktu-waktu. Pastinya sudah tidak bingung kan untuk menangani permasalahan yang satu ini? Selain dengan memanfaatkan berbagai bahan alami tersebut, kita juga dapat mengubah asupan makanan kita menjadi lebih sehat seperti mengurangi atau berhenti mengonsumsi makanan berlemak di mana kandungan kolesterol yang tinggi dapat memicu timbulnya rasa mual. So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sahabat sehat, walupun kita sudah melakukan diet seimbang dan menerapkan pola hidup sehat, tentunya anda pernah mengalami masalah pada sistem pencernaan anda, terutama pada lambung. Masalah yang ditimbulkan lambung bermacam-macam seperti perut kembung, rasa nyeri dan panas, kemudian dapat menjadi mual hingga muntah. Jika sahabat sering merasakan gejala seperti bersendawa setelah makan atau merasakan makanan […]

    Punya Penyakit Asam Lambung, Hindari 8 Makanan Ini

    Sahabat sehat, walupun kita sudah melakukan diet seimbang dan menerapkan pola hidup sehat, tentunya anda pernah mengalami masalah pada sistem pencernaan anda, terutama pada lambung. Masalah yang ditimbulkan lambung bermacam-macam seperti perut kembung, rasa nyeri dan panas, kemudian dapat menjadi mual hingga muntah.

    Jika sahabat sering merasakan gejala seperti bersendawa setelah makan atau merasakan makanan yang dimakan rasanya naik ke atas lagi seperti mau muntah, mungkin sahabat punya masalah dengan lambung. Orang-orang biasanya menyebutnya dengan sakit maag. Tapi mungkin saja bisa lebih serius dari itu.

    Masalah pada lambung janganlah dianggap sepele. Walaupun pada tingkat rendah tidak membahayakan, tapi apabila dibiarkan bisa menjadi berbahaya. Salah satu penyakit lambung yang cukup membahayakan dan tidak boleh dibiarkan adalah penyakit asam lambung atau yang biasa disebut GERD dalam dunia kedokteran.

    GERD adalah kependekan dari Gastro-oesophageal reflux disease atau refluks asam lambung. Refluks asam lambung merupakan kondisi dimana asam lambung yang berguna untuk mencerna makanan, memiliki kadar lebih tinggi sekaligus memiliki tekanan tinggi sehingga naik ke saluran esophageal sphincter, yaitu saluran yang memisahkan kerongkongan dengan lambung.

    Sensasi yang ditimbulkan ketika anda mengalami GERD adalah rasa nyeri pada ulu hati dan rasa panas sepanjang tenggorokkan seperti terbakar. Hal ini tentu tidak dapat dibiarkan karena asam yang naik dapat merusak sel dan rongga kerongkongan serta pencernaan sahabat.

    Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan GERD seperti obesitas, merokok, diabetes, dan lain sebagainya. Pada tingkatan parah anda mungkin harus diopname di rumah sakit sampai tingkat asam lambung kembali normal. Prosedur untuk mengembalikan asam lambung ke tingkat normal tidaklah menyenangkan, seperti makanan yang terbatas, minum obat-obatan dan vitamin, sampai melakukan endoskopi.

    Tentunya kita tidak ingin itu terjadi pada kita bukan sahabat sehat. Nah, cara mengatasi dan menghindari gejala asam lambung yang muncul adalah dengan menjaga pola makan dan gaya hidup kita. Kenapa? Asam lambung erat kaitannya dengan makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

    Nah, jika sahabat ingin menghindari terkena penyakit asam lambung dan jika lambung para sahabat termasuk sensitif dan mungkin mudah sekali terserang penyakit asam lambung, ada baiknya sahabat mengindari 8 makanan ini:

    1. Kafein

    Bagi para pekerja dan pebisnis, kopi sudah menjadi bagian hidup kita sehari-hari. Rasanya kurang lengkap kalau sehari tidak mengonsumsi kopi. Kandungan kafein pada kopi pun membuat kita terjaga selama bekerja, sehingga menghindari kopi memang cukup mustahil. Padahal kopi dan produk berkafein lainnya terbukti dapat meningkatkan asam lambung. Jika kita sangat membutuhkan kafein, batasilah konsumsinya seminimal mungkin, atau dapat menggantinya dengan teh hijau.

    2. Sambal

    Kita sebagai orang indonesia rasanya suka merasa ada yang kurang jika tidak makan sambal. Padahal sahabat pasti semua tahu kalau rasa pedas dari sambal dapat membuat lambung kita panas dan bahkan dapat mengiritasi saluran esofagus. Hindarilah makanan pedas sebisa mungkin, jika susah cobalah untuk mengurangi rasa pedasnya.

    3. Coklat

    Buat sahabat pecinta coklat, mungkin ini adalah kabar buruk. Alasannya adalah coklat memiliki asam alami, dan coklat dengan tingkat cocoa dan lemak yang tinggi juga mengandung kafein dan zat theobromine yang dapat memicu refluks asam lambung. Zat dalam coklat juga bertanggung jawab dalam pelemasan otot sfingter dimana otot tersebut tidak dapat menahan asam lambung yang naik ke kerongkongan.

    4. Alkohol

    Alkohol disini bukan hanya minuman saja, tapi juga makanan yang mengandung alkohol seperti durian, tape, dan manisan buah karena memiliki kadar gas tinggi. Bukan saja minum alkohol terkadang merilekskan pikiran dan juga otot-otot badan, termasuk otot esophageal sphincter sehingga mudah sekali menaikkan asam lambung. Makanya banyak orang muntah ketika mabuk, ya inilah salah satu penyebabnya.

    5. Buah-buahan Citrus

    Nah, buat para sahabat yang sedang menjalani diet sehat tapi memiliki masalah pada lambung, hindarilah mengonsumsi buah-buahan yang rasanya asam seperti jeruk, lemon, dan lain sebagainya. Jika tetap ingin mengonsumsinya, usahan perut harus terisi dulu, jangan makan buah-buahan asam ini ketika perut sedang kosong.

    6. Makanan dengan Kadar Gas Tinggi

    Banyak makanan sehat seperti sayur dan buah yang mengandung kadar gas yang tinggi. Kadar gas tinggi tentunya memicu asam lambung naik. Makanan seperti brokoli, kol, kubis sebaiknya dibatasi konsumsinya.

    7. Protein Tinggi Lemak

    Makanan ini perlu dihindari karena dapat membuat perut buncit. Konsumsi lemak yang berlebihan juga dapat memperlambat proses pencernaan sehingga akan mudah terjadi tekanan dalam lambung yang dapat membuat asam lambung naik. Hindari juga makanan yang mengandung banyak minyak seperti gorengan karena juga mengandung lemak yang tinggi.

    8. Produk Susu

    Bukan hanya susu, tapi produk turunan lainnya seperti keju dan mentega harus dihindari karena mengandung lemak yang tinggi. Seperti yang kita tahu, lemak yang tinggi tidak bagus untuk pencernaan. Tenang saja, sahabat tetap dapat mengonsumsi makanan ini, tetapi tidak sebagai makanan utama melainkan dijadikan bahan campuran makanan lain.

    Banyak ya pantangannya? Tenang saja, sahabat tidak perlu kecil hati atau pun secara total menghindari daftar makanan di atas.

    Ingat saja, lebih baik mencegah dibanding mengobati kan. Ketika keadaan pencernaan sudah memburuk, sahabat tidak akan bisa sama sekali mengonsumsi makanan di atas. Kuncinya adalah dengan mengonsumsi secara tidak berlebihan dan ingat untuk selalu makan teratur.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sakit kepala merupakan hal yang sudah biasa dilalui oleh semua orang. Mulai dari anak anak hingga lansia. Sakit kepala dapat terjadi di semua kalangan, tetapi jenis sakit kepala tidak semuanya sama. Ada yang sakit kepala sebelah/ migrain, sakit kepala seperti diikat (tension headache), atau sakit kepala yang cukup parah yang merupakan gejala dari beberapa penyakit […]

    5 Herbal Sakit Kepala yang Sehat dan Aman

    Sakit kepala merupakan hal yang sudah biasa dilalui oleh semua orang. Mulai dari anak anak hingga lansia. Sakit kepala dapat terjadi di semua kalangan, tetapi jenis sakit kepala tidak semuanya sama. Ada yang sakit kepala sebelah/ migrain, sakit kepala seperti diikat (tension headache), atau sakit kepala yang cukup parah yang merupakan gejala dari beberapa penyakit seperti tumor di kepala atau penyakit lainnya. Banyak orang jika terkena sakit kepala akan membeli obat di apotik, di toko, atau warung terdekat.

    Banyak sekali merek- merek yang beredar di warung maupun apotik. Tapi apakah anda tahu bahwa itu akan membuat anda ketergantungan terhadap obat yang beredar di pasaran. Terkadang, sakit kepala sedikit langsung diminumi obat sakit kepala yang dosisinya sendiri pun anda belum bisa memperkirakan. Bisa-bisa bukannya sembuh, loh, penyakit lain dapat timbul juga. Beberapa penjelasan ini akan menjelaskan tentang obat herbal sakit kepala yang sehat, aman, dan alami.

    Herbal Sakit Kepala yang Alami Adalah:

    1. Zaitun (Olive Oil)

    Minyak zaitun sangat berguna untuk meringkan sakit kepala. Banyak sekali manfaat minyak zaitun di dunia kesehatan. Anda bisa menggunakan minyak zaitun untuk memijat punggung dan leher agar tidak terjadi penyumbatan pembuluh darah yang bisa menyebabkan sakit kepala. Waktu yang dibutuhkan untuk memijat sekitar 20-30 menit. Bisa juga ditambah dengan minyak lavender untuk menambah keharuman.

    2. Teh Herbal

    Teh herbal biasanya digunakan untuk mengatasi sakit kepala. Teh herbal yang disajikan hangat bisa dijadikan aromaterapi untuk merilekskan otot kepala dan tengkuk. Anda bisa meminum teh herbal dua kali sehari. Teh herbal bisa mengendurkan otot kepala akibat stres, depresi, dan lain-lain. Seduhlah teh herbal dan cium harum baunya setelah itu, minumlah sedikit demi sedikit.

    3. Jahe

    Semua orang tidak asing lagi dengan yang dinamakan jahe. Jahe dapat mengobati beberapa jenis penyakit. Jahe juga dapat digunakan sebagai obat sakit kepala ringan. Kita bisa menggunakan jahe untuk mengobati sakit kepala dengan cara membuat sari jahe atau biasa dikenal dengan wedang jahe. Proses pembuatan wedang jahe pun mudah. Ada yang jahenya dibakar dulu atau di sangria, bahkan hanya di geprak dan di campur dengan air panas, sari jahe sudah bisa keluar. Aroma jahe yang khas dan wedang nya yang menghangatkan,bisa meredakan sakit kepala tersebut. Anda bisa juga menambahkan serai dan gula batu.

    4. Buah Alpukat dan Daun Alpukat

    Siapa yang tidak mengenal alpukat? Buah yang satu ini ternyata bermanfaat untuk mengobati sakit pada kepala. Bukan hanya buahnya saja, daun alpukat juga bermanfaat dalam mengobati sakit kepala. Bagaimana cara mengobati sakit kepala dengan daun alpukat? Simak ulasannya berikut

    • Cuci bersih 10 lembar daun alpukat yang akan digunakan
    • Rebus daun dengan tiga gelas air
    • Rebus hingga air hanya separo gelas saja.
    • Saring airnya, kemudian minumlah selagi hangat.

    5. Daun Jeruk Nipis

    Daun jeruk nipis bukan hanya digunakan untuk memasak saja, daun jeruk nipis ternyata juga bisa digunakan untuk meredakan sakit kepala. Cara menggunakan daun jeruk nipis untuk meredakan sakit kepala:

    • Cuci bersih 10 lembar daun jeruk nipis, usahakan sampai benar-benar bersih
    • Tumbuk halus daun jeruk nipis itu
    • Taruhlah tumbukan daun jeruk nipis tadi pada sebuah mangkuk atau tempat lainnya.
    • Beri sedikit air dan campurkan, setelah itu taruh di bahu, pelipis dan kening. Aroma daun jeruk nipis itu akan meregangkan otot kepala anda.

    Beberapa obat herbal yang sehat dan alami untuk meringankan sakit kepala. Konsumsilah makanan yang sehat dan atur pola makan serta istirahat yang cukup. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. Terima kasih.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Radang Paru atau Pneumoniaan adalah sebuah penyakit berbahaya yang ditandai dengan infeksi pada paru-paru. Radang Paru biasanya terjadi karena adanya bakteri atau virus yang masuk dan menyerang kantung udara pada bagian paru-paru. Jika kantung udara terisi dengan sebuah cairan yang sudah terinfeksi akan menyebabkan persediaan oksigen berkurang. Radang paru merupakan sebuah penyakit yang sangat serius […]

    Bagaimana Mengenali dan Mencegah Sakit Radang Paru

    Radang Paru atau Pneumoniaan adalah sebuah penyakit berbahaya yang ditandai dengan infeksi pada paru-paru. Radang Paru biasanya terjadi karena adanya bakteri atau virus yang masuk dan menyerang kantung udara pada bagian paru-paru. Jika kantung udara terisi dengan sebuah cairan yang sudah terinfeksi akan menyebabkan persediaan oksigen berkurang.

    Radang paru merupakan sebuah penyakit yang sangat serius apalagi bila menyerang seorang bayi atau anak kecil yang memiliki sistem imun yang belum terlalu kuat. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dan dapat menyerang semua usia. Namun, bila penyakit ini menyerang seseorang yang masih muda atau sudah sangat tua tentu akan membuat sebuah kondisi yang sangatlah buruk bagi kesehatan.

    Apakah penyebab utama timbulnya Radang Paru?

    Penyebab utama timbulnya penyakit radang paru-paru adalah terjadinya infeksi bakteri dan bakteri yang umumnya menyerang radang paru adalah Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae
    Bagaimana cara mengenali Radang Paru-Paru?

    Diagnosis penyakit Radang Paru dapat dilakukan dengan melakukan berbagai wawancara medis, pemeriksaan fisik oleh dokter dan pemerikasan penunjang lainnya, beberapa pemeriksaan yang biasanya dilakukan diantaranya pemeriksaan darah secara lengkap, rontgen bagian dada, cek dahak hingga cek kultur dahak. Gejala yang sering timbul umumnya adalah batuk yang disertai dengan dahak. Pada umumnya lendir yang keluar dalam mulut biasanya berwarna kuning atau hijau dan ada juga yang mengeluarkan dahak dengan disertai darah. Selain dahak orang yang teridentifikasi punya penyakit radang paru sering mengalami demam dalam waktu yang lama dan sering merasa lemas serta sesak napas.

    Apa saja langkah pencegahan yang harus dilakukan?

    Salah satu cara untuk mencegah penyakit Radang Paru adalah dengan melakukan vaksinasi yang biasanya menggunakan media suntik. Semua kalangan dianjurkan untuk mendapatkan vaksin mulai dari anak-anak sampai dengan orang dewasa. Vaksin bukan berarti alat penyembuh penyakit radang paru dan bukan juga alat penjamin seseorang agar tidak terkena radang paru. Namun, peran vaksin disini dapat memberikan kekebalan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit radang paru. Vaksin hanyalah sebatas alat pencegah saja bukan penyembuh.

    Pencegahan

    Cara pencegahan lainnya adalah dengan menjauhkan anak-anak dari orang yang memiliki penyakit radang paru-paru. Anak memiliki sistem imun yang belum terlalu kuat jadi sangat mudah untuk tertular suatu penyakit. Sebaiknya jauhkan anak dan orang tua yang terkena radang paru gunakanlah masker dan menutup mulut saat batuk agar tidak akan tertular kepada anak-anak. Adanya sirkulasi yang baik di rumah akan dapat mencegah adanya virus yang dapat menyerang radang paru. Sebaiknya pada pagi hari ada sinar matahari yang masuk ke dalam rumah karena bila keadaan pengap virus akan tumbuh dan bertahan hidup di suatu ruangan yang lembap tanpa sirkulasi udara.

    Segeralah datang ke dokter dan sebutkan semua keluhan yang terjadi dengan otomatis dokter juga akan memberikan saran-saran terbaiknya dan memberikan terapi yang akan menyembuhkan radang paru yang sudah mulai masuk dalam tubuh. Kemudian, perbanyak istirahat untuk membuat penyakit segera hilang.
    Itulah ulasan mengenai cara mengenali dan mencegah penyakit radang paru. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat dijadikan referensi untuk mencari informasi mengenai cara pencegahan penyakit radang paru-paru.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Semua orang pasti pernah merasakan pencernaannya terganggu, termasuk saat harus berhadapan dengan diare. Hal ini seringkali menyebabkan aktifitas kita juga jadi terganggu karena harus bolak-balik ke kamar mandi. Belum lagi bila diarenya disertai dengan gejala lain seperti demam, mual muntah serta kekurangan cairan (dehidrasi). Apalagi bila Sobat ternyata harus rawat inap karena penyakit semakin parah. […]

    Gastoenteritis, Penjelasan, Penyebab dan Pencegahannya

    Semua orang pasti pernah merasakan pencernaannya terganggu, termasuk saat harus berhadapan dengan diare. Hal ini seringkali menyebabkan aktifitas kita juga jadi terganggu karena harus bolak-balik ke kamar mandi. Belum lagi bila diarenya disertai dengan gejala lain seperti demam, mual muntah serta kekurangan cairan (dehidrasi). Apalagi bila Sobat ternyata harus rawat inap karena penyakit semakin parah. Sobat pasti tidak ingin seperti itu bukan?Nah, sebelum kejadian, yuk kita kupas tuntas mengenai diare dan pencegahan yang bisa kita lakukan.

    Diare atau yang sering disebut dengan gastroenteritis merupakan gangguan yang terjadi pada pencernaan yang disebabkan oleh virus, bakteri, parasit atau racun yang menyebabkan feses menjadi lebih cair. Penyebab gastroenteritis yang paling sering adalah Rotavirus dan Nanovirus, Shigella, E. colli, Salmonella, dan Campylobacter. Penyakit ini bila tidak ditangani secepatnya dapat menyebabkan kita kekurangan cairan loh dan berakibat fatal pada tubuh. Kemudian, anak-anak juga lebih rentan terkena penyakit ini karena sistem pencernaan mereka yang belum berkembang dengan baik.

    Gastroenteritis

    Bila Sobat terkena penyakit ini, biasanya gejala yang sering dialami antara lain feses cair dan terkadang disertai darah, demam, mual muntah, penurunan nafsu makan, nyeri dan kram perut, dan sakit kepala. Sobat dapat mengalami kekurangan cairan akibat muntah dan mencret yang terjadi bersamaan. Waspadalah bila tanda-tanda kekurangan cairan seperti kulit dan mulut kering, kepala terasa ringan, dan sangat haus dirasakan oleh Sobat.

    Bagaimana Sobat dapat terkena gastroenteritis? Sobat dapat terkena penyakit ini melalui kontak langsung dengan penderita yang mengantarkan virus penyebab penyakit, makanan atau minuman yang telah terkontaminasi agen penyebab penyakit, atau melalui tangan yang tidak dicuci sehabis buang air atau setelah mengganti popok bayi. Sobat harus berhati-hati, ya!

    Nah, bila Sobat tidak ingin terkena gastroenteritis, ada beberapa hal yang dapat mencegahnya, seperti:

    1. Mencuci tangan

    Cucilah tangan Sobat setelah buang air, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, dan setelah mengganti popok bayi. Tangan menjadi media yang berkontribusi menyebabkan diare. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mencuci tangan. Cuci tangannya jangan lupa pakai sabun, ya Sobat.

    2. Menjaga kebersihan makanan

    Bagi Sobat yang sering mengonsumsi makanan pinggir jalan harus berhati-hati karena seringkali makanan tersebut sudah terkontaminasi oleh bakteri penyebab gastroenteritis. Lebih baik membawa bekal dari rumah yang sudah terjaga kebersihannya dibandingkan dengan jajan di pinggir jalan.

    3. Hati-hati saat bepergian

    Liburan menjadi sangat menyenangkan bila tidak diusik oleh penyakit gastroenteritis. Oleh karena itu, selama Sobat liburan atau bepergian jauh pastikan untuk menjaga kebersihan makanan dan minuman seperti minum dari botol kemasan, hindari penggunaan es batu dalam minuman, gunakan air di botol bila ingin menggosok gigi, hindari makanan mentah termasuk salad, daging mentah/setengah matang dan ikan mentah.

    4. Segera vaksinasi anak untuk mencegah gastroenteritis

    Pada anak, berikan vaksin rotavirus monovalen 2 kali saat berusia 6-14 minggu dengan jarak 4 minggu dengan dosis kedua. Bila menggunakan vaksin rotavirus pentavalen, maka diberikan 3 dosis dengan jarak 4-10 minggu dari dosis kedua.

    Nah, sudah tahu kan caranya agar tidak terkena gastroenteritis? Bila Sobat ingin tetap sehat, jagalah kondisi badan dan asupan makanan sehari-hari. Gastroenteritis dapat terjadi pada siapa saja dan dimana saja. Salam Sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Serangan jantung atau dalam bahasa medis dikenal sebagai sindrom koroner akut ialah masalah kesehatan yang sangat serius baik bagi pria maupun wanita. Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. WHO memperkirakan sekitar 3,8 juta pria dan 3,4 juta wanita meninggal setiap tahunnya karena penyakit jantung yang fatal dan paling banyak disebabkan karena […]

    Serangan Jantung pada Wanita dan Pria, Sejauh Mana Perbedaannya?

    Serangan jantung atau dalam bahasa medis dikenal sebagai sindrom koroner akut ialah masalah kesehatan yang sangat serius baik bagi pria maupun wanita. Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak di dunia. WHO memperkirakan sekitar 3,8 juta pria dan 3,4 juta wanita meninggal setiap tahunnya karena penyakit jantung yang fatal dan paling banyak disebabkan karena serangan jantung. Di Inggris, 1 dari 3 pria dan 1 dari 4 wanita meninggal karena serangan jantung dan sekitar 188.000 orang mengalami serangan jantung setiap tahunnya. Baik di negara maju, maupun negara berkembang, serangan jantung masih menjadi momok yang menakutkan.

    Tentu Sobat sekalian sudah sering mendengar berbagai informasi terkait serangan jantung dan gejala yang ditimbulkan. Meskipun benar gejala serangan jantung pada umumnya adalah nyeri pada dada kiri, namun apakah gejala serangan jantung pada wanita dan pria sepenuhnya sama? Hal ini penting untuk diketahui karena gejala serangan jantung perlu disadari dengan cepat agar tidak terlambat mendapatkan penanganan dan intervensi medis, apalagi kita semua tahu bahwa jantung merupakan organ yang sangat vital. Nah untuk dapat memahaminya, yuk Sobat baca lebih lanjut.

    Sindrom koroner akut merupakan kumpulan gejala dan spektrum penyakit yang umumnya disebabkan karena adanya plak aterosklerosis yang menyumbat pembuluh darah koroner jantung. Kondisi ini akan menyebabkan gejala berupa:

    • Rasa tidak nyaman atau nyeri di dada kiri seperti tertekan beban berat yang menjalar ke daerah leher, bahu, lengan, dagu, atau punggung.
    • Gejala lain yang dapat menyertai: sesak nafas, mual dan muntah, berkeringat dingin, berdebar-debar, dan sinkop.

    Gejala-gejala tersebut biasanya tidak membaik dengan istirahat. Selain itu, terdapat beberapa faktor risiko yang telah diketahui dapat menyebabkan serangan jantung seperti:

    • Hipertensi,
      Diabetes melitus,
    • Dislipidemia atau kadar lemak darah yang tinggi,
    • Merokok,
    • Riwayat serangan jantung pada keluarga atau faktor genetik,
    • Obesitas,
    • Konsumsi alkohol, dan
    • Depresi.

    Setiap gejala yang dicurigai mengarah kepada serangan jantung perlu dipastikan dengan pemeriksaan penunjang seperti rekam jantung dan pemeriksaan enzim jantung. Serangan jantung jika tidak tertangani dengan segera dapat menyebabkan berbagai komplikasi seperti kerusakan katup dan struktur jantung lainnya, kegagalan pompa jantung, gangguan irama jantung, hingga kematian.

    Penanganan yang cepat harus dilakukan agar dapat mencegah terjadinya komplikasi yang tidak diharapkan. Namun agar bisa mendapatkan penangan yang optimal dan maksimal, tentu tidak boleh sampai terlambat menyadari gejala dari serangan jantung itu sendiri. Permasalahannya tidak sesederhana itu loh ternyata! Banyak yang tidak menyadari bahwa gejala yang sedang dialami adalah gejala serangan jantung yang tidak khas sehingga terlambat mengunjungi fasilitas kesehatan dan terlambat mendapatkan penanganan. Sobat semua perlu ingat bahwa gejala dari serangan jantung tidak selalu sama seperti gejala yang dicantumkan di atas. Banyak sekali faktor yang menyebabkan gejala serangan jantung menjadi tidak spesifik, seperti usia, adanya penyakit penyerta lainnya seperti diabetes melitus, dan bahkan jenis kelamin. Mungkin cukup mengagetkan namun hal tersebut terbukti benar bahwa jenis kelamin menjadi salah satu faktor penting.

    Ternyata penelitian melihat adanya beberapa perbedaan serangan jantung pada wanita dan pria. Data menunjukkan bahwa serangan jantung ialah penyebab kematian pada wanita yang paling tinggi, lebih tinggi dibandingkan kanker payudara, kanker serviks, ataupun berbagai jenis kanker lainnya yang biasanya lebih ditakuti oleh wanita. Wanita cenderung lebih lama untuk mengunjungi fasilitas kesehatan terkait keluhan serangan jantung yang dialaminya, sehingga sering terlambat mendapatkan penanganan yang maksimal.

    Gejala serangan jantung pada wanita seringkali menunjukkan gejala yang tidak khas. Banyak dari wanita yang mengalami serangan jantung tanpa mengeluhkan adanya nyeri dada sama sekali, namun keluhan yang muncul berupa nyeri punggung, nyeri ulu hati, gangguan pencernaan, mual dan muntah, dan terasa lemas pada seluruh tubuh, meskipun masih ada sebagian kecil yang mengalami nyeri dada yang khas.

    Hal ini sangat berbeda dengan pria, di mana gejala nyeri dada kiri yang disertai keringat dingin hebat adalah yang paling sering dikeluhkan. Pria sangat jarang mengeluhkan nyeri ulu hati dan mual muntah sebagai gejala dari serangan jantung. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa tingkat kematian akibat serangan jantung pada wanita juga lebih tinggi dibandingkan pria akibat keluhan pada wanita yang kurang spesifik dan semakin tua usia wanita mengalami serangan jantung.

    Mungkin banyak yang bertanya-tanya mengapa hal ini dapat terjadi. Wanita pada awalnya cukup ‘terlindungi‘ dari serangan jantung oleh hormon estrogen yang dimilikinya. Namun saat menopause terjadi, maka produksi estrogen seorang wanita menurun drastis yang dapat menyebabkan kegemukan atau obesitas dan peningkatan tekanan darah. Hal ini menyebabkan risiko serangan jantung pada wanita menjadi sama besar dengan pria saat memasuki periode menopause. Selain itu, rata-rata usia wanita yang mengalami serangan jantung lebih tua dibandingkan pria dan seringkali disertai dengan penyakit penyerta lain seperti diabetes melitus, kadar lemak darah tinggi, dan depresi. Hal inilah yang menyebabkan keluhan serangan jantung yang dialami oleh wanita seringkali tidak spesifik dibandingkan dengan pria.

    Serangan jantung pada wanita dan pria ternyata cukup berbeda bukan? Mulai dari gejala yang cenderung lebih tidak khas pada wanita dan berbagai faktor penyebab yang mendasarinya, sehingga hal ini pun perlu menjadi perhatian bagi setiap kita untuk lebih sadar akan kemungkinan gejala serangan jantung yang seringkali tidak khas. Setelah mengetahui mengenai hal ini, Sobat jangan lupa untuk ikut memberikan edukasi bagi orang tua ataupun saudara dan sahabat agar setiap kita semua lebih berhati-hati dan sadar akan kemungkinan gejala serangan jantung. Sobat bisa mencari informasi kesehatan lainnya dengan cara mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Ralston SH, Penman ID, Strachan MWJ, Hobson RP. Davidson’s principles and practice of medicine. 23rd ed. China: Elsevier; 2018. p. 484-6.
    2. Morrow DA. Myocardial infactions: a companion to Braunwald’s heart disease. China: Elsevier; 2017. p. 11.
    3. Patel H, Rosengren A, Ekman I. Symptoms in acute coronary syndromes: does sex make a difference? American Heart Journal. 2004;148(1):27–33.
    4. Ferri FF. Ferri’s clinical advisor. Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 31-2.
    5. Devon HA, Ryan CJ, Ochs AL, Shapiro M. Symptoms across the continuum of acute coronary syndromes: differences between women and men. American Journal of Critical Care. 2008;17:14-25.
    6. Arslanian-Engoren C, Patel A, Fang J, Armstrong D, Kline-Rogers E, Cuvernoy CS, et al. Symptoms of men and women presenting with acute coronary syndromes. Am J Cardiol. 2006;98:1177–1181.
    7. Canto JG, Rogers WJ, Goldberg RJ, Peterson ED, Wenger NK, Vaccarino V, et al. Association of age and sex with myocardial infarction symptom presentation and in-hospital mortality. JAMA. 2012;307(8):813-822.
    8. Maas AHEM, Appelman YEA. Gender differences in coronary heart disease. Neth Heart J 2010;18:598-603.

    Read More
  • Mayoritas orang mungkin pernah mengalami maag. Banyak penyebab yang mendasari seseorang terjangkit maag. Tetapi, kemungkinan besar adalah telat makan sesuai jadwal biasanya. Sehingga asam lambung meningkat dan mengakibatkan nyeri pada lambung. Dalam keadaan ini, tentu kamu tidak diperbolehkan untuk sembarang mengonsumsi makanan atau minuman. Namun, kamu dapat bersenang hati sebab beberapa jenis makanan dan minuman […]

    6 Daftar Makanan dan Minuman Meredakan Maag

    Mayoritas orang mungkin pernah mengalami maag. Banyak penyebab yang mendasari seseorang terjangkit maag. Tetapi, kemungkinan besar adalah telat makan sesuai jadwal biasanya. Sehingga asam lambung meningkat dan mengakibatkan nyeri pada lambung. Dalam keadaan ini, tentu kamu tidak diperbolehkan untuk sembarang mengonsumsi makanan atau minuman. Namun, kamu dapat bersenang hati sebab beberapa jenis makanan dan minuman mampu diandalkan sebagai pereda maagmu jika sedang kambuh.

    Apa saja makanan dan minuman yang bisa meredakan maag? Berikut daftarnya:

    1. Lidah Buaya

    Lidah buaya memiliki sifat antioksidan yang mampu meredakan rasa nyeri di lambung. Kamu bisa menngkreasikannya untuk meredakan maag saat kambuh. Lidah buaya bisa diolah menjadi jus dengan campuran madu, atau jika kamu suka, silakan memakannya langsung dengan memastikan bahwa lidah buaya sudah tercuci bersih terlebih dahulu.

    2. Teh herbal

    Nyeri pada lambung saat maag tentunya diakibatkan karena kadar asam lambungmu sedang meningkat. Kamu bisa mengonsumsi teh herbaluntukmeredakannya. Tidak semua teh herbal dapat kamu konsumsi. Pilih teh herbal yang tidak mengandung kafein dan daun peppermint. Sebab kafein serta pappermint justru akan meningkatkan kadar asam pada lambung. Cara menyajikannya pun juga tidaklah sulit. Kamu tinggal menyeduh satu sendok teh herbal di dalam satu cangkir yang telah terisi air hangat. Minum saat itu juga agar meredakan maag dengan segera.

    3. Kentang rebus

    Selain memenuhi kebutuhan karbohidratmu agar tubuh tetap kenyang, ternyata kentang yang direbus juga dapat digunakan untuk meredakan maag saat kambuh. Sebab kentang rebus mengandung alkali yang mampu menetralisir asam lambungmu yang sedang meningkat. Kamu bisa mencobanya sebagai alternatif pereda maag dengan mengonsumsinya langsung tanpa harus ditambahkan apapun.

    4. Air Kelapa

    Minuman selanjutnya yang bisa kamu andalkan saat mengalami maag yaitu air kelapa. Air kelapa mengandung kalium yang berfungsi untuk menetralisir asam lambung yang meningkat dengan menyeimbangkan pH tubuh kembali normal sehingga maag yang kamu alami segera reda. Kamu bisa mengonsumsi air kelapa dari satu kelapa utuh tanpa harus menambahkan apapun.

    5. Jus rendah sitrus

    Kamu boleh mengonsumsi jus buah atau sayur sebagai pereda maag asalkan bahan yang kamu pilih tidak mengandung asam. Misalnya wortel, mentimun, atau bayam. Selain itu kamu juga bisa memilih buah bit, semangka, atau pir. Apapun buah dan sayurnya, jangan sampai bahan makanan tersebut mengandung asam berlebih yang menyebabkan nyeri lambung semakin parah.

    6. Air putih

    Air putih selalu menjadi pilihan terbaik dalam menyembuhkan beragam jenis penyakit dan tidak terkecuali penyakit maag. Air putih dapat menyeimbangkan pH di dalam tubuh dan menetralisir kandungan asam pada lambung. Meski demikian, biasanya air putih di beberapa kota memiliki pH yang juga berbahaya bagi tubuh. Sehingga disarankan untuk berhati-hati dalam memilih air putih yang akan dikonsumsi.

    Ketika maag kambuh, tentunya rasa nyeri pada lambung akan membuatmu sulit melakukan banyak aktivitas. Olehkarena itu, diperlukan langkah-langkah yang mampu menetralisir dan meredakan maag tersebut. Salah satu cara yang bisa kamu lakukan yaitu memerhatikan asupan makanan dan minuman yang masuk ke dalam lambung. Kamu perlu tahu beberapa makanan dan minuman dapat digunakan untuk menurunkan kadar asam lambungmu seperti teh herbal, kentang, dan beberapa jus buah atau sayur. Namun, juga ada beberapa makanan dan minuman yang perlu kamu hindari pula seperti kopi, buah dengan kandungan sitrus yang tinggi, dan alkhohol.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:
    idntimes.com/food/dining-guide/yoshi/6-makanan-redakan-sakit-maag-1/full
    lifestyle.kompas.com/read/2018/05/03/102521320/berbagai-minuman-yang-bisa-mengurangi-gejala-asam-lambung

    Read More
  • Saat ini berita tentang serangan jantung yang menyerang kaum muda semakin sering kita dengar. Memang serangan jantung tak pandang usia, penyakit jantung merupakan penyakit yang mematikan. Penyakit ini menduduki peringkat pertama terbanyak, yaitu 15 dari 1000 orang mengidap penyakit jantung di Indonesia. Penyebab jantung yang terbanyak akibat dari penyempitan pembuluh darah jantung. Kelompok usia yang […]

    Mengapa Anak Muda Zaman Now Mudah Terkena Penyakit Jantung?

    Saat ini berita tentang serangan jantung yang menyerang kaum muda semakin sering kita dengar. Memang serangan jantung tak pandang usia, penyakit jantung merupakan penyakit yang mematikan. Penyakit ini menduduki peringkat pertama terbanyak, yaitu 15 dari 1000 orang mengidap penyakit jantung di Indonesia. Penyebab jantung yang terbanyak akibat dari penyempitan pembuluh darah jantung. Kelompok usia yang sering terkena penyakit jantung rata-rata usia lanjut, walau begitu, dapat juga menyerang usia muda.

    Angka kematian akibat jantung sangat tinggi, berdasar data dari WHO, ada 17,5 juta dari 56,5 juta orang yang mengalami sakit jantung meninggal. Mengetahui hal tersebut, mungkin Sobat menjadi takut karena anak muda dapat terkena penyakit jantung, namun Sobat jangan takut dulu karena penyakit jantung ada prosesnya dan dapat dikendalikan.

    Penyakit jantung tidak secara mendadak terjadi, segala sesuatu pasti ada prosesnya. Misal pada penyakit jantung akibat penyempitan pembuluh jantung. Dari penelitian-penelitian yang ada, penyempitan terjadi secara bertahap sejak usia muda hingga usia lanjut. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya penyempitan pembuluh darah jantung yaitu diabetes, hipertensi, kebiasaan merokok, kegemukan, jarang aktivitas fisik, pola makan yang tidak sehat, stres, dan minum minuman beralkohol. Dengan mengendalikan kebiasaan hidup sehat, Sobat dapat terhindar dari penyakit jantung.

    Untuk mempermudah mengingat cara mencegah penyakit jantung Sobat cukup ingat “CERDIK”. Berikut ini beberapa tips untuk mencegah anak muda zaman now terkena penyakit jantung:

    C: Cek kesehatan rutin

    Cek kesehatan secara rutin meliputi konseling ke dokter, pemeriksaan fisik termasuk pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium, meliputi lemak darah dan gula darah.

    E: Enyahkan asap rokok

    Merokok meningkatkan terkena penyakit jantung 2-4 kali dari yang tidak merokok dan setelah berhenti merokok selama 1 tahun, dapat menurunkan secara drastis terkena penyakit jantung.

    R: Rajin aktivitas fisik

    Kolesterol dalam darah yang tinggi meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Dengan aktivitas fisik yang berkala dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL kolesterol), begitu juga dengan kolesterol total. dan meningkatkan kolesterol yang baik (HDL kolesterol) dalam darah.

    D: Diet seimbang

    Menjaga pola makan yang seimbang penting untuk hidup sehat, termasuk mencegah penyakit jantung. Berdasarkan Survei Konsumsi Makanan Indonesia menyatakan bahwa secara garis besar penduduk Indonesia mengonsumsi lemak, gula, dan garam melebihi dari kebutuhan sehari-hari. Batas konsumsi lemak, gula, dan garam per hari yang dianjurkan: lemak sebanyak 67 gram atau setara dengan 5 sendok makan minyak sayur, gula sebanyak 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan, dan garam sebanyak 1 sendok teh.

    I: Istirahat cukup

    Kurang tidur berhubungan dengan kejadian hipertensi, yang merupakan salah satu penyebab dari penyakit jantung. Durasi tidur yang dianjurkan yaitu 8-10 jam untuk remaja dan 7-9 jam untuk dewasa.

    K: Kelola stres

    Stres masih belum diketahui secara pasti bagaimana caranya membuat seseorang terkena penyakit jantung, tetapi beberapa penelitian menyatakan ada hubungan stres dengan penyakit jantung. Stres juga dapat memicu terjadinya hipertensi, mati mendadak, dan gangguan pola kebiasaan seperti pola tidur, pola makan, dan aktivitas fisik, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung.

    Dengan menjalani tips-tips di atas, anak muda zaman now diharapkan bisa mengikuti langkah tersebut. Bukankah lebih baik mencegah dari pada mengobati? Selain itu, jika Sobat ingin mencari tahu informasi seputar kesehatan lain, akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    Daftar Pustaka

    1. Nhlbi.nih.gov. (2018). What Are the Risk Factors for Heart Disease?, HHS, NIH, NHLBI. [online] Available at: nhlbi.nih.gov/health/educational/hearttruth/lower-risk/risk-factors.htm [Accessed 17 Sep. 2018].
    2. Depkes.go.id. (2018). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. [online] Available at: depkes.go.id/article/view/17073100005/penyakit-jantung-penyebab-kematian-tertinggi-kemenkes-ingatkan-cerdik-.html [Accessed 17 Sep. 2018].
    3. Smoking and Tobacco Use. (2018). CDC – Fact Sheet – Health Effects of Cigarette Smoking – Smoking & Tobacco Use. [online] Available at: cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/health_effects/effects_cig_smoking/index.htm [Accessed 17 Sep. 2018].
    4. Nagai, M., Hoshide, S. and Kario, K. (2009). Sleep Duration as a Risk Factor for Cardiovascular Disease- a Review of the Recent Literature. Current Cardiology Reviews, 999(999), pp.1-8.
    5. Paruthi, S., Brooks, L., D’Ambrosio, C., Hall, W., Kotagal, S., Lloyd, R., Malow, B., Maski, K., Nichols, C., Quan, S., RoParuthi, S., Brooks, L., D’Ambrosio, C., Hall, W., Kotagal, S., Lloyd, R., Malow, B., Maski, K., Nichols, C., Quan, S., Rosen, C., Troester, M. and Wise, M. (2016). Recommended Amount of Sleep for Pediatric Populations: A Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine. Journal of Clinical Sleep Medicine, 12(06), pp.785-786.sen, C., Troester, M. and Wise, M. (2016). Recommended Amount of Sleep for Pediatric Populations: A Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine. Journal of Clinical Sleep Medicine, 12(06), pp.785-786.
    6. Watson, N., Badr, M., Belenky, G., Bliwise, D., Buxton, O., Buysse, D., Dinges, D., Gangwisch, J., Grandner, M., Kushida, C., Malhotra, R., Martin, J., Patel, S., Quan, S. and Tasali, E. (2015). Joint Consensus Statement of the American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society on the Recommended Amount of Sleep for a Healthy Adult: Methodology and Discussion. Journal of Clinical Sleep Medicine.
    7. Esch, T, B Stefano G & Fricchione G, Benson H. (2002). Stress in cardiovascular disease. Medical science monitor : international medical journal of experimental and clinical research. 8. RA93-RA101.
    8. Depkes.go.id. (2018). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. [online] Available at: depkes.go.id/article/view/17103100004/healthy-starting-from-my-food-plate.html.

    Read More
  • Seringkali orang tua tidak sadar kebiasaan kecil yang salah bisa menyebabkan masalah atau penyakit yang nantinya akan berdampak pada kondisi anak. Bukan tanpa sebab, ada beberapa penyakit atau kejadian yang berawal dari masalah serupa juga salah satunya adalah paru-paru basah. Siapa yang sangka bahwa hujan-hujanan atau tinggal di kondisi yang lembab atau gelap dan basah […]

    Pneumonia : Pembunuh Balita Utama di Dunia

    Seringkali orang tua tidak sadar kebiasaan kecil yang salah bisa menyebabkan masalah atau penyakit yang nantinya akan berdampak pada kondisi anak. Bukan tanpa sebab, ada beberapa penyakit atau kejadian yang berawal dari masalah serupa juga salah satunya adalah paru-paru basah. Siapa yang sangka bahwa hujan-hujanan atau tinggal di kondisi yang lembab atau gelap dan basah bisa mendatangkan penyakit.

    Penyakit yang biasanya menyerang paru ini disebut sebagai Pneumonia. Faktanya penyakit ini telah membunuh ratusan balita yang ada di dunia begitupun yang ada di Indonesia. Tentu hal ini tidak dapat dianggap sepele saja, untuk itu dalam artikel ini akan kita bahas secara gamblang mengenai pneumonia sebagai pembunuh balita utama di dunia.

    Apa itu pneumonia/paru-paru basah ?

    Pneumonia merupakan penyakit yang disebabkan infeksi pada satu atau kedua paru-paru anak. Jika kondisinya sehat oksigen akan masuk ketika bernafas dan bergerak melalui tabung pernafasan. Setelah itu oksigen masuk ke dalam darah melalui kantung udara di paru (alveoli).

    Jika anak terkena pneumonia, paru-paru tidak dapat melakukan pekerjaan seperti biasa, dimana ada cairan atau lendir yang menghalangi alveoli. Hal inilah yang menyebabkan oksigen sulit untuk masuk penuh ke dalam paru-paru. Tempat yang seharusnya dilewati darah akan sulit masuk akibat cairan atau lendir yang tidak mudah dibersihkan.

    Gejala pneumonia pada anak

    Setelah mengetahui apa itu penyakit pneumonia, selanjutnya adalah gejala yang dapat Sobat kenali khususnya pada anak. Semakin cepat maka akan semakin baik, karena gejala ini bisa menunjukan bahaya pada kondisi sistem pernafasan anak. Apa saja ?

    • Batuk berdahak dan cukup parah, tetapi jenis dahaknya berbeda yakni hijau dan terkadang bercampur dengan darah.
    • Demam yang cukup tinggi dan terjadi secara berkala
    • Sesak nafas, dimana ritme napas terjadi lebih cepat dan juga pendek
    • Nyeri pada dada yang ditambah dengan batuk sehingga semakin buruk pada anak. Tidak jarang karena kondisi ini menyebabkan berat badan anak turun dan anak merasa stress atau kelelahan. Pada balita seringkali disertai dengan menangis dan juga sakit pada
    • Detak jantung kencang dan parah.
    • Merasa lelah dan lemah disertai mual serta muntah
    • Mengi atau napas berbunyi.

    Tindakan medis terhadap pneumonia

    Lantas bagaimana jika anak menunjukan gejala bahwa anak mengalami pneumonia ? tentu ada beberapa tindakan yang bisa anda ambil. Jangan menyepelekan terutama jika gejala utama muncul seperti dahak hijau dan juga berdarah.

    • Konsultasikan ke dokter anak secara langsung, biasanya dokter akan memeriksa terlebih dahulu dan dianjurkan untuk melakukan rangkaian tes.
    • Dokter akan memastikan menggunakan X-Ray untuk melihat foto dada anak, gambaran pneumonia adalah spot berawan putih di paru-paru pada hasil foto.
    • Dokter akan menganalisa dari hasil tes karena pneumonia bisa terjadi karena berbagai faktor. Menentukan solusi yang tepat dan penanganan yang tepat harus sesuai dengan penyebabnya.
    • Pengobatan biasanya dilakukan dengan antibiotik, obat, serta menyemprotkan larutan air asin (saline) di bagian hidung anak juga dapat membantu mengencerkan lendirnya. Sehingga anak bisa bernafas dengan baik.

    Cara Mencegah Pneumonia pada Anak

    Mencegah lebih baik dibandingkan mengobati, rasanya kata-kata ini sudah banyak didengar oleh orang tua sekarang ini karena pneumonia dan penyakit sistem pernafasan seringkali menyerang anak-anak termasuk di Indonesia. Penyakit ini dapat menular lewat percikan ludah ketika penderita bersin maupun batuk yang dahaknya bisa mengandung bakteri. Termasuk saat anda mencuci atau menyentuh sapu tangan penderita. Selain dapat menular lewat udara, makan dan minum milik penderita juga harus dipisah karena bisa menularkan.

    Agara terhindar dari penyakit ini berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:

    • Gizi yang cukup

    Ketika anak sedang dalam masa pertumbuhan, akan ada masanya dimana mereka sering tidak nafsu makan karena energi yang mereka gunakan lebih tinggi dan mobilitas mereka tinggi. Selain itu, anak juga rentan terkena penyakit karena sistem imun anak mudah sekali turun hanya karena makanan atau istirahat. Bayi dapat diberikan ASI yang maksimal di enam bulan pertama, yang artinya ibu juga yang memberikan ASI harus tahu seberapa banyak dan apa saja nutrisi yang mereka konsumsi. Cukupi kebutuhan nutrisi anak dengan memberikannya buah, sayuran, dan makanan bergizi lainnya.

    Cara selanjutnya adalah dengan imunisasi yang biasa disebut HiB atau Haemophilus influenzae tipe B. Dimana vaksin ini banyak diberikan pada anak untuk menghindari masalah lain seperti meningitis ataupun masalah lainnya. Imunisasi menjadi cara yang ampuh untuk mencegah Pneumonia yang bisa menyerang anak. Selain itu anak biasanya diberikan imunisasi lain yaitu vaksinasi Pneumokokus (PCV). Nah, anda bisa menerima vaksin yang sama dengan rekomendasi dokter dan juga konsultasi sebelumnya kepada dokter anak.

    • Kesehatan lingkungan

    Cara terakhir adalah menjaga kesehatan lingkungan, dimana saat makan dan juga kebersihan lingkungan anda harus mencuci dan membersihkan lingkungan tempat tinggal atau tempat tidur Sobat. Selain itu jauhkan dari asap rokok dan polusi udara yang memungkinkan anak terpapar atau bahkan menghisapnya.

    Jangan biarkan pneumonia menyebabkan kondisi yang lebih serius, dimana anda harus bisa menajga kebersihan. Khususnya kondisi untuk tidur yang lembab dan basah bisa menimbulkan pneumonia berat pada anak.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja