Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Makanan Sehat

Showing 1–10 of 202 results

  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Mengkonsumsi makanan untuk penderita tipes dapat mempercepat proses penyembuhan. Terutama makanan dengan kandungan serat yang rendah. Selain itu ada beberapa jenis makanan yang ternyata tidak baik untuk dikonsumsi penderita tipes. Namun sayangnya jika sudah terserang tipes, salah satu kendala yang muncul adalah nafsu makan […]

    5 Jenis Makanan untuk Penderita Tipes Agar Cepat Sembuh

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Seorang Anak sedang Mengkonsumsi Makanan untuk Penderita Tipes Agar Cepat Sembuh

    Mengkonsumsi makanan untuk penderita tipes dapat mempercepat proses penyembuhan. Terutama makanan dengan kandungan serat yang rendah. Selain itu ada beberapa jenis makanan yang ternyata tidak baik untuk dikonsumsi penderita tipes.

    Namun sayangnya jika sudah terserang tipes, salah satu kendala yang muncul adalah nafsu makan berkurang. Padahal tubuh butuh nutrisi untuk mempercepat proses penyembuhan. Bahkan ada beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi saat tipes agar bisa cepat sembuh dan dapat beraktivitas normal kembali. Sahabat Sehat, apa saja makanan yang harus dikonsumsi dan dihindari oleh penderita tipes? Mari simak penjelasan berikut.

    Apa Saja Gejala Tipes?

    Tipes atau disebut juga sebagai demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi pada sistem pencernaan. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi atau kontak langsung dengan penderita tipes. Penyakit ini masih menjadi ancaman kesehatan di negara berkembang yang memiliki sanitasi buruk, dan mudah menyerang anak-anak.

    Apakah Sahabat Sehat yakin menderita tipes? Jika Sahabat Sehat terinfeksi tipes, umumnya gejala akan muncul dalam satu hingga tiga minggu setelah bakteri S. typhi masuk ke dalam tubuh. Berikut adalah beberapa gejala yang dapat dialami saat mengalami tipes, yaitu: 

    • Kedinginan atau menggigil
    • Demam
    • Sembelit
    • Kelelahan
    • Sakit kepala
    • Pembesaran limpa dan hati
    • Diare atau konstipasi
    • Sakit tenggorokan
    • Sakit perut

    Jika mengalami gejala-gejala di atas sebaiknya periksaka ke dokter sehingga bisa mendapatkan penanganan segera. Terutama untuk memastikan Sahabat Sehat benar-benar mengalami tipes.

    Bagaimana Penanganan Tipes?

    Secara umum tipes dapat ditangani dengan pemberian obat. Meski demikian, pada beberapa kasus memerlukan perawatan lebih lanjut di fasilitas kesehatan. Karena pada dasarnya tipes dapat mengalami perburukan kondisi jika tidak segera mendapatkan penanganan, apalagi bila tidak ditangani dengan baik.

    Selama proses pemulihan dari tipes, penderita juga harus menjaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar selama proses penyembuhan guna mencegah penularan kepada orang lain.

    Agar dapat cepat sembuh, penderita sebaiknya mendapatkan makanan untuk penderita tipes berupa makanan dengan asupan gizi dan nutrisi yang mencukupi. Dengan demikian, sistem kekebalan tubuh dapat kembali bekerja normal dan tubuh bisa segera pulih.

    Jenis Makanan untuk Penderita Tipes

    Sebagian besar penderita tipes mengalami mual dan kehilangan nafsu makan, namun Sahabat Sehat tetap perlu mengkonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mempercepat proses pemulihan. Berikut adalah berbagai jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita tipes, diantaranya:

    Makanan lunak

    Penderita tipes dianjurkan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang lunak, lembut, dan berkuah, seperti bubur atau sup sebab sangat mudah untuk dicerna. Selain itu, pemberian makanan yang lunak dan lembut ini bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi tipes, seperti pendarahan dan luka pada saluran cerna.

    Makanan berkalori dan bergizi seimbang

    Makanan dengan kalori tinggi dapat mencegah penurunan berat badan secara drastis akibat tipes. Selain berkalori tinggi, pilihlah menu makanan yang bergizi seimbang. Pilih makanan berprotein tinggi untuk mempercepat proses pemulihan. Beberapa sumber protein yang dianjurkan untuk penderita tipes, yakni dada ayam, hati ayam, ikan, telur, tahu, dan tempe.

    Sahabat Sehat dapat menyajikan makanan dengan cara merebusnya, mengukus, maupun membuat sup. Hindari mengolah makanan dengan dengan cara digoreng sebab lebih sulit dicerna oleh penderita tipes.

    Makanan hambar

    Iritasi pada saluran pencernaan rentan dialami penderita tipes. Oleh karena itu, Sahabat Sehat dianjurkan menghindari makanan yang menggunakan banyak bumbu dan rempah guna menghindari iritasi pada selaput pencernaan.

    Namun yang terpenting, hindari makanan pedas bagi penderita tipes. Makanan pedas dapat membuat iritasi yang dapat menyebabkan perburukan pada penderita tipes dan menyebabkan proses penyembuhan menjadi lebih lama.

    Makanan rendah serat

    Makanan dengan kandungan serat tinggi memang baik bagi kesehatan, namun bagi penderita tipes sebaiknya menghindari makanan yang tinggi serat untuk sementara waktu. Pasalnya, makanan jenis ini sangat sulit untuk dicerna dan dapat membuat usus mengalami iritasi dan semakin meradang.

    Beberapa jenis sayur dan buah rendah serat yang dapat dikonsumsi penderita tipes, yakni jus buah (tanpa ampas), alpukat, pisang, saus apel, buah yang telah matang (tanpa kulit dan biji), kentang tanpa kulit, serta tomat tanpa kulit dan biji

    Makanan rendah serat lainnya yang dapat dikonsumsi, yakni nasi putih, pasta, kentang, roti tawar, dan sejenisnya.

    Minum air yang cukup

    Bukan hanya makanan untuk penderita tipes yang perlu diperhatikan. Konsumsi minum penderita tipes juga perlu diperhatikan. Pastikan menjaga keseimbangan elektrolit dan air dalam tubuh karena hal tersebut sangatlah penting. Khususnya dalam mempercepat pemulihan dari penyakit tipes. Sahabat Sehat tetap dianjurkan mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari. Apalagi salah satu keluhan penderita tipes yaitu diare dan gangguan pencernaan dapat mengakibatkan kekurangan cairan (dehidrasi).

    Mengalami tipes tentu sangat tidak menyenangkan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mencegah tertular tipes. Caranya bisa dengan beristirahat yang cukup, jaga kesehatan dengan konsumsi makanan bergizi, serta tidak lupa untuk melakukan vaksinasi tifoid.

    Cegah Tipes Dengan Vaksinasi Tifoid

    Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), vaksinasi tifoid dianjurkan bagi anak berusia 2 tahun keatas dan pada orang dewasa. Vaksinasi tifoid dapat diulang pemberiannya setiap 3 tahun sekali untuk mencegah infeksi demam tifoid.

    Untuk mencegah tipes, salah satu cara yang dapat Sahabat Sehat lakukan adalah dengan mengikuti vaksinasi tifoid. Jika Sahabat Sehat tertarik dan memerlukan vaksin tifoid, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Nah Sahabat Sehat, demikian rekomendasi makanan untuk penderita tipes yang dapat dikonsumsi agar membantu mempercepat proses penyembuhan.

    Referensi:

    1. Mayo Clinic. Typhoid fever – Symptoms and causes [Internet]. USA : Mayo Clinic; [cited 2021 Oct 13].
    2. Pharmeasy. Foods for Typhoid What To Eat and What To Avoid [Internet]. USA : Pharmeasy.
    3. John Hopkins Medicine. 5 Foods to Improve Your Digestion [Internet]. USA : John Hopkins; [cited 2021 Oct 13].
    4. Doctor NDTV. Typhoid Diet: Here’s What You Should Eat And Avoid If You Have Typhoid [Internet]. USA : Doctor NDTV; [cited 2021 Oct 13].
    5. LIVESTRONG.COM. 5 Best Foods to Help Support Your Immune System [Internet]. USA : Livestrong; [cited 2021 Oct 13].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Faktanya, gangguan jantung yang kerap ditemui di masyarakat adalah penyakit jantung koroner (PJK) yang menyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi vitamin dan pola makan di Indonesia belum menunjukkan pola yang baik dan benar. Berbagai Macam Vitamin untuk Kesehatan Jantung […]

    4 Jenis Vitamin yang Bermanfaat untuk Kesehatan Jantung

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Makanan yang Mengandung Vitamin untuk Kesehatan Jantung

    Sangat penting mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin untuk kesehatan jantung. Namun tetap harus diiringi pola makan yang baik. Juga diiringi dengan pola hidup sehat. Dengan demikian, semua risiko penyebab masalah jantung dapat terhindari. Ya, walaupun rutin mengkonsumsi vitamin untuk kesehatan jantung, namun jika pola makan tidak baik dapat menyebabkan penimbunan lemak yang dapat menghambat aliran darah. Hal ini dapat memicu penyakit jantung koroner

    Faktanya, gangguan jantung yang kerap ditemui di masyarakat adalah penyakit jantung koroner (PJK) yang menyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa konsumsi vitamin dan pola makan di Indonesia belum menunjukkan pola yang baik dan benar.

    Berbagai Macam Vitamin untuk Kesehatan Jantung

    Penting untuk menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga dan mengontrol asupan makanan yang masuk kedalam tubuh. Selain itu, untuk menjaga jantung agar tetap sehat perlu didukung dengan mengonsumsi nutrisi yang seimbang. Sahabat Sehat, apa saja jenis vitamin yang dapat dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung? Berikut beberapa vitamin yang baik untuk kesehatan jantung:

    Vitamin B kompleks

    Semua jenis vitamin B sebenarnya memiliki manfaat tersendiri bagi tubuh. Secara umum vitamin B berperan menjaga kesehatan sel, otot, sistem saraf, jantung, dan lainnya. Vitamin B1, B2, B6, dan B12 adalah vitamin B kompleks yang sangat dibutuhkan dalam menjaga kesehatan jantung, mencegah stroke, dan berbagai gangguan sistem peredaran darah lainnya. Sumber makanan yang kaya vitamin B, yaitu tempe, tahu, sayuran hijau, dan tahu.

    Butuh Vitamin B Kompleks? Dapatkan Vitamin B Kompleks

    Vitamin E

    Vitamin E adalah vitamin yang larut dalam lemak. Vitamin E berperan sebagai zat antioksidan dalam melawan radikal bebas, serta menjaga sirkulasi darah agar tetap lancar. Selain itu vitamin E turut berperan dalam mencegah terjadinya pembentukan gumpalan di pembuluh darah, dan menurunkan kadar kolesterol jahat. Mengkonsumsi vitamin E dalam jumlah seimbang dinilai mampu mengurangi risiko penyakit jantung hingga 40%. 

    Sumber makanan yang mengandung vitamin E, yaitu kacang-kacangan, bit, sawi hijau, asparagus, bayam, biji-bijian, merica, mangga, alpukat minyak zaitun, jagung, dan masih banyak lagi. Jumlah asupan harian vitamin E yang direkomendasikan (Recommended Dietary Allowance) bagi pria dan wanita usia 14 tahun keatas adalah 15 mg perhari (22 IU), termasuk wanita hamil. Sementara wanita menyusui membutuhkan vitamin E sedikit lebih banyak, yakni 19 mg (28 IU) per hari.

    Dapatkan Produk Vitamin E Terbaik dan Terjamin Keasliannya

    Vitamin D

    Vitamin D dapat terbentuk secara alami dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari. Meski paparan sinar matahari merupakan sumber terbaik vitamin D, Sahabat Sehat juga dapat memperoleh asupan vitamin D dari makanan seperti ikan salmon, susu, dan jus jeruk. Selain dapat menjaga kesehatan tulang dan gigi, vitamin D turut membantu menjaga kesehatan jantung.

    Temukan Vitamin D Terbaik yang Dapat Mencukupi Kebutuhan Suplemen Sahabat Sehat

    Asam Lemak Omega 3

    Selain vitamin untuk kesehatan jantung di atas, asam lemak omega 3 ternyata juga terkenal akan segudang manfaatnya untuk kesehatan jantung. Asam lemak omega 3 tergolong dalam jenis lemak tidak jenuh yang dibutuhkan tubuh dalam membangun sel otak, mencegah risiko stroke, hingga menjaga kesehatan jantung. Bagi pengidap penyakit jantung, omega 3 berperan dalam meningkatkan fungsi kinerja jantung. Omega 3 juga mampu mengurangi penumpukan plak sehingga mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah arteri yang dapat menghambat aliran darah ke jantung. 

    Tubuh tidak mampu memproduksi omega 3 sendiri, maka Sahabat Sehat dapat memenuhi asupan asam lemak omega 3 melalui makanan sehari-hari, seperti ikan salmon, mackerel, tuna, dan sarden. Menurut American Heart Association (AHA), masyarakat direkomendasikan untuk mengkonsumsi ikan kaya omega 3, minimal 2 porsi atau sekitar 200gr permingu. Selain itu asam lemak omega 3 juga dapat Sahabat Sehat peroleh dari produk nabati, seperti biji rami (flaxseed), minyak canola, dan kacang-kacangan, seperti kacang kedelai, walnut, serta tahu.

    Butuh Rekomendasi Produk yang Mengandung Omega 3? Check Di Sini

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai jenis vitamin untuk kesehatan jantung yang perlu secara rutin dikonsumsi. Jika Sahabat Sehat memerlukan produk multivitamin, segera manfaatkan layanan pesan-antar dari Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Pemerintah Kota Medan. 5 Vitamin Pendukung Jantung Sehat [Internet]. Indonesia : Pemerintah Kota Medan. 2013 [updated 2013 April 17; cited 2021 Sep 21].
    2. Harvard TH Chan. The Nutrition Source Vitamin E [Internet]. USA : Harvard TH Chan; [cited 2021 Sep 23]. 
    3. American Heart Association. Lifestyle Changes for Heart Attack Prevention [Internet]. USA : American Heart Association. 2015 [updated 2015 July 31; cited 2021 Sep 23].
    4. BBC News Indonesia. Konsumsi vitamin D amat mungkin ‘menyembuhkan penyakit jantung’ [Internet]. Indonesia : BBC News Indonesia. 2016 [updated 2016 April 05; cited 2021 Sep 23].
    5. Chaddha A, Eagle K. Omega-3 Fatty Acids and Heart Health [Internet]. December 2015. Circulation 132(22):e350-e352
    6. Oregon State University. Essential Fatty Acids [Internet]. USA : Oregon State University; pcited 2021 Sep 23].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Kesalahan cara mensterilkan botol ASI dapat membuat air susu ibu tidak layak konsumsi. Ini tentu berbahaya bagi pencernaan si kecil. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kebersihan botol susu agar mencegah infeksi pada saluran cerna Si Kecil. Membersihkan botol susu dapat dilakukan paling tidak hingga Si Kecil berusia 12 bulan, […]

    Wah, Begini Seharusnya Cara Mensterilkan Botol ASI Perah

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Cara Mensterilkan Botol ASI Agar Layak Dipakai Si Kecil

    Kesalahan cara mensterilkan botol ASI dapat membuat air susu ibu tidak layak konsumsi. Ini tentu berbahaya bagi pencernaan si kecil. Oleh sebab itu, penting untuk menjaga kebersihan botol susu agar mencegah infeksi pada saluran cerna Si Kecil. Membersihkan botol susu dapat dilakukan paling tidak hingga Si Kecil berusia 12 bulan, namun jika cara membersihkannya masih sembarangan, tentunya akan percuma.

    Lantas bagaimana cara yang tepat untuk mensterilkan botol susu Si Kecil? Mari kita simak penjelasan berikut.

    Urutan Cara Mensterilkan Botol ASI yang Baik dan Benar

    Semua hal perlu dilakukan dengan urut, baik, dan benar. Termasuk bagaimana membersihkan dan mensterilkan botol ASI sehingga layak dipakai oleh si kecil. Karena masa-masa awal pertumbuhannya, kesehatannya masih sangat rentan.

    Agar botol ASI layak dipakai, urutan mensterilkan botol ASInya adalah sebagai berikut:

    Bersihkan Tangan Terlebih Dahulu

    Cuci tangan Sahabat Sehat dengan menggunakan sabun dan air bersih mengalir, setiap sebelum dan sesudah mencuci botol susu Si Kecil serta saat hendak menyajikan susu. Hal ini penting karena sebenarnya benda paling dengan dengan si kecil tentu adalah tangan ibu itu sendiri. Jangan sampai justru tangan ibu menjadi sumber datangnya masalah kesehatan pada si kecil.

    Kesalahan umum yang biasa dilakukan oleh ibu menyusui ketika mencucui tangannya adalah dengan mengelap tangan menggunakan kain yang tidak bersih. Selain itu, kesalahan lain yang biasa dilakukan adalah memegang benda-benda lain yang kurang higienis setelah mencuci tangan. Jika ingin mensterilkan botol ASI, hal-hal ini tidak boleh dilakukan lagi ya Sahabat Sehat.

    Bersihkan Botol Si Kecil dengan Sabun

    Mensterilkan adalah memastikan tidak ada bakteri ataupun mikroorganisme pembawa penyakit di botol ASI. Namun sebelum disterilkan, botol ASI perlu dicuci terlebih dahulu. Tujuannya agar kotoran-kotoran, sisa ASI yang menempel, dan bau-bau yang masih menempel di botol ASI bisa dihilangkan.

    Ada 3 hal yang sangat penting untuk diperhatikan saat mencucui botol ASI. Pertama, pastikan untuk membersihkan botol ASI dengan sebaik mungkin. Sahabat Sehat bisa gunakan sikat khusus untuk memudahkan proses membersihkan botol susu. Kedua adalah pastikan hanya menggunakan sabun cuci yang khusus untuk membersihkan botol bayi. Ketiga dan yang paling penting, Sahabat Sehat wajib bilas botol hingga bersih, pastikan tidak ada lagi sisa-sisa sabun yang menempel pada botol susu.

    Pilih Cara Sterilisasi yang Praktis Menurut Sahabat Sehat

    Setelah botol susu dibersihkan, Sahabat Sehat dapat mensterilkan botol susu untuk menjaga higienitas. Apabila tidak disterilkan dapat meningkatkan resiko infeksi pencernaan yang ditandai dengan muntah dan diare.

    Ada beberapa pilihan bagaimana mensterilkan botol ASI. Sahabat Sehat bisa memilih cara mana saja yang paling praktis karena pada dasarnya proses sterilisasi tersebut efisien selama dilakukan dengan baik dan benar. Beberapa pilihan cara mensterilkan botol ASI tersebut antara lain adalah:

    Merebus Dengan Air Panas

    Cara mudah untuk mensterilkan botol susu Si Kecil adalah dengan merebus menggunakan air mendidih selama kurang lebih 5 menit. Setelahnya, angkat dan biarkan botol susu kering. Jika sudah tidak panas, maka botol susu dapat digunakan.

    Menggunakan Microwave

    Jika Sahabat Sehat memiliki microwave, dapat digunakan untuk mensterilkan botol susu. Masukan air setengah botol susu lalu panaskan dengan microwave selama 1-2 menit. Setelahnya, buang sisa air dalam botol susu dan keringkan sebelum digunakan.

    Menggunakan Alat Uap Listrik

    Kini tersedia alat uap listrik di pasaran, dengan berbagai kapasitas. Sahabat Sehat sebaiknya melepaskan semua bagian botol susu dan pastikan tidak ada sabun yang masih menempel pada botol susu. Ikuti instruksi penggunaan alat uap listrik, sesuai anjuran yang tertera pada alat.

    Tablet Khusus Sterilisasi

    Perkembangan zaman kian pesat, kini tersedia tablet khusus untuk mensterilkan botol susu. Tablet yang berbahan dasar chlorine, umumnya aman digunakan untuk wadah makanan dan botol bayi. Tablet tersebut dapat menghilangkan mikroba, sehingga digunakan sebagai salah satu cara mensterilkan botol susu Si Kecil. Ikuti instruksi penggunaannya, sesuai anjuran yang tertera pada kemasannya.

    Nah Sahabat Sehat, itulah cara mensterilkan botol asi perah yang benar demi kebaikan dan kesehatan Si Kecil. Jika Sahabat Sehat memerlukan alat uap listrik untuk mensterilkan botol susu Si Kecil, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat.  Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Centers for Disease Control and Prevention. How to Clean, Sanitize, and Store Infant Feeding Items [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2020 [updated 2020 Oct 26; cited 2021 Aug 06].
    2. National Health Services. Sterilising baby bottles [Internet]. UK : National Health Services. 2019 [updated 2019 Sep 24; cited 2021 Aug 06].
    3. Stephanie T. 5 Cara Sterilisasi Botol Bayi, Perlu Seberapa Sering Dilakukan? [Internet]. Indonesia : PopMama. 2021 [updated 2021 July 31; cited 2021 Aug 06].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Begitu penting vitamin dan mineral untuk pertumbuhan anak hingga mempengaruhi masa depannya. Asupan vitamin dan mineral harus seimbang. Dengan demikian fisik dan otak anak bisa sehat dan berkembang dengan baik. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja makanan yang harus dikonsumsi anak, serta […]

    Vitamin dan Mineral untuk Pertumbuhan Anak – ProSehat

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Makanan yang Mengandung Mineral untuk Pertumbuhan Anak Sekaligus Vitamin yang Diperlukan Tubuh

    Begitu penting vitamin dan mineral untuk pertumbuhan anak hingga mempengaruhi masa depannya. Asupan vitamin dan mineral harus seimbang. Dengan demikian fisik dan otak anak bisa sehat dan berkembang dengan baik.

    Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas apa saja makanan yang harus dikonsumsi anak, serta manfaat dari tiap vitamin dan mineral yang terkandung dalam makanan tersebut..

    Mengenal Empat Pilar Gizi Seimbang

    Prinsip gizi seimbang terdiri dari 4 pilar yang merupakan upaya untuk menyeimbangkan antara zat gizi yang masuk dan zat gizi yang keluar. Empat pilar gizi seimbang ini terdiri dari:

    Mengkonsumsi aneka ragam pangan

    Berikan Si Kecil proporsi makanan yang seimbang, dalam jumlah yang cukup, dan tidak berlebihan. Sahabat Sehat dapat memberikan buah, sayur, nasi, serta lauk pauk yang bervariasi.

    Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat

    Perilaku hidup bersih dan sehat yang Sahabat Sehat dapat ajarkan, misalnya rutin mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah makan, menjaga kebersihan lingkungan dan membereskan mainan setelah digunakan.

    Melakukan aktivitas fisik

    Sahabat Sehat dapat mengajak Si Kecil untuk lebih aktif di dunia nyata daripada bermain di dunia maya. Aktivitas ini bisa meliputi makan bersama, membacakannya dongeng, beribadah bersama, berolahraga sore, ataupun mengajaknya bermain dengan hewan peliharaan.

    Memantau Berat Badan secara teratur 

    Bagi Sahabat Sehat yang memiliki bayi dan balita, indikator yang digunakan adalah perkembangan berat badan sesuai dengan pertambahan umur yang umumnya dicatat dalam Kartu Menuju Sehat (KMS).

    Vitamin dan Mineral untuk Pertumbuhan Anak

    Sahabat Sehat, untuk pertumbuhan anak diperlukan berbagai jenis vitamin dan mineral. Jumlahnya harus seimbang dan mencukupi. Dengan demikian tubuh dan kecerdasan anak dapat berkembang dengan optimal.

    Vitamin yang Dibutuhkan oleh Anak

    Untuk mendapatkan vitamin bisa didapatkan dari berbagai jenis buah dan sayuran. Selain itu, cukup dengan berjemur di pagi hari tubuh bisa mendapatkan vitamin D.

    Vitamin A

    Berperan dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta menjaga kesehatan mata dan kulit. Sumber vitamin A yaitu susu dan produk olahannya, makanan yang difortifikasi, wortel, kentang, mangga, serta sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kol.

    Vitamin B

    Untuk menjaga proses metabolisme, kesehatan jantung dan sistem saraf, Sahabat Sehat dapat memberikan vitamin B untuk Si Kecil. Sumber vitamin B dapat diperoleh dari daging, ikan, telur dan ayam.

    Vitamin C

    Untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu penyerapan zat besi dalam tubuh Si Kecil, maka diperlukan vitamin C. Sahabat Sehat dapat memperoleh vitamin C dari buah jeruk, kiwi, stroberi, brokoli, dan tomat.

    Vitamin D

    Bayi dan anak-anak dianjurkan paling tidak mendapatkan asupan vitamin D sebesar 400 IU per hari. Bersama dengan kalsium, vitamin D berperan dalam membentuk tulang yang kuat. Sahabat Sehat dapat memperoleh vitamin D dari ikan salmon, ikan mackerel dan sarden, kuning telur, susu dan sereal yang terfortifikasi.

    Vitamin E

    Selanjutnya, vitamin E diperlukan Si Kecil untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat dapat memperoleh asupan vitamin E alami dari minyak bunga matahari, kacang almond, hazel, serta biji bunga matahari.

    Saat pemberikn makanan, terutama buah-buahan dan sayur, pastikan buah-buahan dan sayuran tersebut sudah dalam keadaan bersih. Konsumsi buah dan sayuran yang belum dibersihkan dapat memberikan resiko seperti gangguan pencernaan dan bahkan hepatitis.

    Lihat Juga: Penyebab Hepatitis B pada Ibu Hamil

    Mineral untuk Pertumbuhan Anak

    Selain bagi orang dewasa, mineral juga diperlukan anak untuk memastikan tubuhnya kuat, serta bisa tumbuh tinggi dan ideal. Beberapa mineral yang dibutuhkan tubuh beserta dengan sumbernya antara lain:

    Kalsium

    Kalsium penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi Si Kecil. Sumber kalsium dapat Sahabat Sehat peroleh dari susu dan produk olahannya, makanan yang difortifikasi, ikan salmon, serta sayuran hijau seperti kale.

    Zat Besi

    Untuk menunjang sel darah merah dalam membawa oksigen ke seluruh tubuh, maka dibutuhkan zat besi. Sumber makanan yang mengandung zat besi, yaitu daging, sayuran hijau (misal bayam, kale), serta kacang kedelai.

    Fosfor

    Fosfor berguna untuk pembentukan enzim dan sel. Mineral ini memiliki peran menjaga kesehatan tulang serta memaksimalkan metabolisme tubuh. Makanan yang mengandung fosfor diantaranya daging ayam, ikan, dan sapi.

    Magnesium

    Agar tekanan darah, gula darah, dan kontraksi otot anak maka anak membutuhkan asupan magnesium yang mencukupi. Dengan asupan magnesium beberapa enzim dalam tubuh anak akan lebih aktif, menjadikan sinyal pada saraf tubuh menjadi lebih lancar sehingga anak lebih cekatan, serta elektrolit dalam tubuh jadi lebih seimbang sehingga tidak mudah lelah. Magnesium terkadung dalam makanan seperti sayuran hijau, alpukat, kacang-kacangan, dan coklat hitam.

    Yodium

    Untuk menjaga hormon tiroid dalam tubuh, yodium memegang peran penting. Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan gejalan hipotiroid, kenaikan berat badan tidak terkontrol, dan munculnya gondok. Mineral ini bisa ditemukn pada makanan laut (ikan, udang, dan rumput laut), serta dari garam beryodium.

    Mangan

    Mineral untuk pertumbuhan anak selanjutnya adalah mangan. Zat ini memiliki fungsi dan peranan dalam meregenerasi sel darah merah, pembentukan tulang, dan melancarkan siklus reproduksi anak (terutama anak perempuan). Mineral ini bisa ditemukan dalam makanan sepert udang, gandum, dan beberapa jenis biji-bijian.

    Selenium

    Diperlukan untuk metabolisme hormon tiroid anak. Juga membantu mencegah kerusakan sel-sel dalam tubuh si kecil. Untuk mendapatkan selenium, anak bisa diberikan makanan seperti daging ayam, ikan, telur ikan, kacang-kacangan, jamur, dan biji-bijian.

    Kromoium

    Banyak orang tua yang mungkin belum pernah mendengar mineral kromium. Tentunya juga tidak tahu manfaat mineral ini bagi tubuh anak. Mineral ini membantu dan menjaga kadar glukosa dalam darah serta mengaktifkan hormon insulin. Hal ini tentu sangat penting untuk mengurangi resiko diabetes pada anak. Beberapa makanan yang menjadi sumber mineral kromium antara lain daging, sayuran, dan produk olahan susu. Tubuh membutuhkan hanya sekitar 25 sampai 35 mcg per hari. Jumlah yang sangat sedikit namun sangat penting karena kekurangan kromium dapat mengganggu metabolisme tubuh dalam mengolah karbohidrat, protein, dan lemak.

    Selain dari makanan, Sahabat Sehat juga dapat mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral Si Kecil dari suplemen kemasan. Namun jika Sahabat Sehat membeli suplemen pastikan untuk memperhatikan komposisi vitamin dan mineral yang tertera di kemasannya. Pastikan juga keaslian produk karena saat ini banyak sekali beredar suplemen palsu yang tidak jelas komposisinya dan berisiko justru membahayakan kesehatan anak.

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai vitamin dan mineral untuk pertumbuhan anak yang perlu kita berikan pada Si Kecil. Jika Sahabat Sehat membutuhkan multivitamin selama dirumah, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 41 Tahun 2014 Tentang Pedoman Gizi Seimbang [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; [cited 2021 July 30].
    2. Shaw G. 6 Vitamins and Minerals Your Kids Need [Internet]. USA : WebMD. 2013 [updated 2013 April 15; cited 2021 July 30].
    3. National Health Service. Vitamins for children [Internet]. UK : National Health Service. 2021 [updated 2021 April 16; cited 2021 July 30].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Pandemi Covid-19 hingga kini belum dapat dipastikan kapan mulai mereda, mengingat angka kasus harian Covid-19 yang kian meningkat. Di tengah situasi pandemi Covid-19, masyarakat dihimbau untuk menerapkan pola hidup sehat. Infeksi virus Covid-19 dapat memicu peradangan dalam tubuh penderita nya. Hal ini dapat […]

    Ini Tips Meningkatkan Nafsu Makan Bagi Penderita Covid-19

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    makanan sehat puasa

    Pandemi Covid-19 hingga kini belum dapat dipastikan kapan mulai mereda, mengingat angka kasus harian Covid-19 yang kian meningkat. Di tengah situasi pandemi Covid-19, masyarakat dihimbau untuk menerapkan pola hidup sehat.

    Infeksi virus Covid-19 dapat memicu peradangan dalam tubuh penderita nya. Hal ini dapat meningkatkan risiko terjadinya ketidakseimbangan gizi (malnutrisi) pada penderita Covid-19.

    Kebutuhan Nutrisi Penderita Covid-19

    Infeksi Covid-19 dapat menimbulkan dampak menurunnya nafsu makan, gangguan kesadaran, hingga sesak nafas. Virus Covid-19 dapat berdampak pula pada saluran cerna, serta ditambah dengan kurangnya asupan nutrisi dapat mengakibatkan diare, mual, muntah hingga gangguan penyerapan makanan. Penting untuk diingat, bahwa dalam proses pemulihan dibutuhkan asupan nutrisi yang baik agar dapat memicu respon imunitas tubuh. 

    Baca Juga : Benarkah Makanan ini Menyembuhkan Covid-19 Cek Faktanya disini

    Nutrisi Ideal Bagi Penderita Covid-19

    Berikut adalah berbagai menu makanan yang dapat dikonsumsi bagi Sahabat Sehat yang tengah menderita Covid-19 :

    • Menu Makan Pagi

    Di pagi hari, Sahabat Sehat dianjurkan mengkonsumsi suplemen multivitamin dan antioksidan. Pilih menu sarapan seperti sereal gandum dan susu almond, kacang almond, kenari, dan buah ara, atau bisa diganti dengan kurma dan plum, alpukat, dan telur. Pilih minuman seperti air kelapa, madu, dan air jeruk untuk mendapatkan berbagai multivitamin dan mineral yang baik bagi tubuh.

    • Menu Makan Siang 

    Pada siang hari, Sahabat Sehat sebaiknya memenuhi asupan nutrisi dari karbohidrat, protein, dan lemak. Pilih gandum, ubi jalar, nasi merah sebagai sumber karbohidrat. Kacang-kacangan, ikan, dan daging tanpa lemak, sebagai sumber protein. Konsumsi buah dan sayur sebagai sumber serat, vitamin, antioksidan, dan mineral seperti jeruk peras, jeruk bali, dan kiwi.

    Jika Sahabat Sehat menyukai minuman herbal, maka kunyit dan wedang jahe juga dapat dikonsumsi.

    • Menu Makan Malam

    Di Malam hari, Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi aneka sup seperti sup kaldu tulang, sup sayur, telur, ikan bakar, umbi-umbian, olahan daging, dan sayur brokoli. Konsumsi makan malam dianjurkan minimal 3-4 jam sebelum waktu tidur. 

    Bagi penderita Covid-19 yang berusia dewasa cenderung lebih mengerti pentingnya menjaga asupan gizi, meski sedang tidak nafsu makan. Namun, pada pasien anak membutuhkan usaha ekstra untuk memenuhi asupan gizi sehari-hari. 

    Baca Juga : Imun untuk Lawan Corona

    Cara Meningkatkan Nafsu Makan Bagi Penderita Covid-19

    Bagi Sahabat Sehat yang tengah menderita Covid-19 dan kini merasa kurang nafsu makan, sebaiknya coba beberapa tips berikut dirumah :

    • Konsumsi sup hangat. 

    Buat aneka sup yang kaya akan rempah-rempah. Selain itu, untuk memudahkan Sahabat Sehat menelan makanan dapat dipilih sup labu hangat, bubur kacang hijau, maupun bubur ketan merah.

    • Konsumsi aneka buah 

    Pada umumnya asupan makanan yang Sahabat Sehat konsumsi harus memiliki kalori yang berasal dari sumber makanan sehat dan alami, seperti buah dan sayur. 

    • Makan dalam porsi kecil namun sering.
    • Pilih makanan bertekstur lembut sehingga Sahabat Sehat lebih mudah dalam mengunyah dan menelan makanan.
    • Konsumsi air putih minimal 8 gelas sehari. 
    • Berkumur dengan air bersih jika Sahabat Sehat menggunakan inhaler, agar menjaga higienitas rongga mulut.
    • Menghisap permen bebas gula atau rendah gula, untuk membantu memproduksi air liur.
    • Hindari makanan tinggi gula sebab dapat menimbulkan rasa kenyang palsu dan kurang bernutrisi. Sebaliknya, konsumsi makanan yang kaya karbohidrat, protein, dan serat untuk menjaga kesehatan tubuh dan saluran cerna.

    Baca Juga : Panduan Nutrisi untuk Mencegah Virus Corona

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa tips meningkatkan nafsu makan bagi penderita Covid-19. Jika sahabat memiliki keluhan atau pertanyaan lainnya selama menjalani isolasi mandiri, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Panduan Praktis Penatalaksanaan Nutrisi COVID-19 [Internet]. Indonesia : Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. 2021 [updated 2020 April 20; cited 2021 July 13]. Available from : https://covid19.go.id/edukasi/masyarakat-umum/panduan-praktis-penatalaksanaan-nutrisi-covid-19 
    2. Masyrafina I. Nafsu Makan Hilang Saat Positif Covid-19, Harus Bagaimana? [Internet]. Indonesia : Republika Online. 2021 [updated 2021 July 01; cited 2021 July 13]. Available from: https://www.republika.co.id/berita/qvin7f414/nafsu-makan-hilang-saat-positif-covid19-harus-bagaimana 

    Dewi B. Tak Nafsu Makan Saat Positif Covid-19, Ini Saran Ahli untuk Memenuhi Nutrisi [Internet]. Indonesia : Kompas. Available from: https://www.kompas.com/sains/read/2021/07/12/200706123/tak-nafsu-makan-saat-positif-covid-19-ini-saran-ahli-untuk-memenuhi?page=all

    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, program vaksinasi Covid-19 kini tengah digencarkan sebagai upaya untuk menekan lonjakan kasus Covid-19. Seperti imunisasi lainnya, vaksin Covid-19 juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Sahabat Sehat tak perlu khawatir karena efek samping vaksin Covid-19 sejauh ini bersifat ringan-sedang.  Baca Juga : Imun […]

    Intip Tips Pola Makan Sebelum dan Sesudah Vaksinasi Covid-19

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Sahabat Sehat, program vaksinasi Covid-19 kini tengah digencarkan sebagai upaya untuk menekan lonjakan kasus Covid-19. Seperti imunisasi lainnya, vaksin Covid-19 juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Sahabat Sehat tak perlu khawatir karena efek samping vaksin Covid-19 sejauh ini bersifat ringan-sedang. 

    Baca Juga : Imun untuk Lawan Corona

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang menunggu jadwal vaksinasi Covid-19, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih pola makan baik sebelum maupun sesudah vaksinasi Covid-19. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan kemungkinan timbulnya efek samping. Nah Sahabat Sehat, bagaimana mempersiapkan pola makan sebelum dan sesudah vaksinasi Covid-19 ? Mari simak penjelasan berikut.

    Hindari Alkohol

    Konsumsi alkohol dapat menyebabkan dehidrasi sehingga beresiko memperberat efek samping setelah vaksinasi. Sahabat Sehat dianjurkan menghindari konsumsi alkohol sebelum dan setelah vaksin. Disamping itu, berdasarkan penelitian diketahui bahwa alkohol dapat menekan sistem kekebalan tubuh. 

    Konsumsi Buah dan Sayur

    Hingga kini belum ada penelitian yang cukup mengenai makanan atau suplemen tertentu yang membuat vaksin Covid-19 menjadi lebih efektif. Secara umum, mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

    Buah dan sayur dapat menjadi sumber vitamin alami untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Sahabat Sehat. Pilih sumber makanan yang dipercaya memiliki peran sebagai anti peradangan dan antioksidan, seperti minyak zaitun, kacang-kacangan seperti almond dan kenari, ikan, buah, sayur, dan rempah-rempah seperti kunyit dan jahe.

    Baca Juga : Panduan Nutrisi untuk Mencegah Virus Corona

    Minum Air Putih

    Para pakar menganjurkan minum air putih yang cukup saat sebelum dan setelah divaksin. Apabila seseorang telah mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya maka kondisi tubuh akan prima. Oleh sebab itu, sebelum dan setelah Sahabat Sehat disuntik vaksin Covid-19, sangat dianjurkan konsumsi air putih minimal 2 L per hari. 

    Hindari Telat Makan

    Sahabat Sehat, meskipun pingsan tidak termasuk kedalam kategori efek samping yang ditimbulkan oleh vaksin Covid-19. Namun saat ini telah dilaporkan beberapa kejadian pingsan setelah vaksinasi Covid-19. Umumnya hal ini dipicu oleh rasa cemas berlebih, sakit, maupun akibat kelaparan menunggu giliran vaksin.

    Untuk menghindari hal ini, Sahabat Sehat dianjurkan untuk mengatur pola makan dan hindari telat makan sehingga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil. Jika Sahabat Sehat mendapat jadwal suntik vaksin di pagi hari, sebaiknya jangan lewatkan sarapan. 

    Produk Terkait : Nutrisi

    Nah Sahabat Sehat, itulah tips pola makan baik sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19. Meski sudah divaksin, tetap terapkan protokol kesehatan 5M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi mobilisasi.

    Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan setelah vaksinasi, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Syarifah F. Rekomendasi Makanan Sebelum dan Setelah Vaksinasi COVID-19 dari Ahli Gizi [Internet]. Indonesia : Liputan 6. 2021 [updated 2021 April 10; cited 2021 July 08]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/4528571/rekomendasi-makanan-sebelum-dan-setelah-vaksinasi-covid-19-dari-ahli-gizi 
    2. Younkin L. What Should You Eat Before and After Getting the COVID Vaccine? Here’s What the Experts Say [Internet]. USA : Eating Well. 2021 [updated  2021 March 25; cited 2021 July 08]. Available from: https://www.eatingwell.com/article/7895606/what-should-you-eat-before-and-after-getting-the-covid-vaccine-heres-what-the-experts-say/ 
    3. Sass C. Here’s What You Should Eat-and What You Should Avoid-Before Getting Your COVID Vaccine [Internet]. 2021 [updated 2021 April 07; cited 2021 July 08]. Available from : https://www.health.com/condition/infectious-diseases/coronavirus/what-to-eat-before-and-after-covid-vaccine 
    4. Nabila  A. Catat Makanan yang Baiknya Dikonsumsi Sebelum-Sesudah Vaksin Corona [Internet]. Indonesia : DetikHealth. 2021 [updated 2021 Jun 26; cited 2021 July 08]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5620883/catat-makanan-yang-baiknya-dikonsumsi-sebelum-sesudah-vaksin-corona/2 
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, baru-baru ini viral masyarakat memborong susu dengan merk tertentu yang dipercaya memiliki khasiat dalam menyembuhkan Covid-19. Tak ketinggalan, bahan dasar dapur seperti bawang putih serta jahe turut diklaim mampu menyembuhkan Covid-19. Nah Sahabat Sehat, benarkah makanan tersebut dapat menyembuhkan Covid-19 ? […]

    Benarkah Makanan Ini Menyembuhkan Covid-19 ? Cek Faktanya Disini

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    masakan rumahan

    Sahabat Sehat, baru-baru ini viral masyarakat memborong susu dengan merk tertentu yang dipercaya memiliki khasiat dalam menyembuhkan Covid-19. Tak ketinggalan, bahan dasar dapur seperti bawang putih serta jahe turut diklaim mampu menyembuhkan Covid-19. Nah Sahabat Sehat, benarkah makanan tersebut dapat menyembuhkan Covid-19 ? Mari simak penjelasan berikut.

    Susu Sapi

    Susu secara umum diperlukan sebagai tambahan asupan gizi sehari-hari. Pakar gizi, Dokter Tan Shot Yen mengungkapkan bahwa informasi yang beredar di masyarakat mengenai susu dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit hanyalah mitos belaka. Ketua Satuan Tugas Covid-19 dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Profesor Zubairi Djoerban turut membantah klaim yang menyatakan susu dengan merk tertentu dapat menyembuhkan Covid-19 karena kandungan dalam susu tersebut tidak mampu membunuh virus SARS-CoV-2.

    Namun Sahabat Sehat tetap dapat memperoleh berbagai manfaat dari susu karena mengandung protein, lemak, kalsium, vitamin D, vitamin B2 dan B12, kalium, fosfor dan selenium. Sahabat Sehat dapat mencampurkan susu dengan makanan sehat lainnya seperti gandum, smoothies, maupun kopi.

    Baca Juga : Imun untuk Lawan Corona

    Suplemen Vitamin C

    Selanjutnya, masyarakat diberitakan memborong suplemen vitamin C dosis tinggi hingga 1.000 mg yang diklaim mampu menangkal Covid-19. Secara umum, Vitamin C (asam askorbat) merupakan vitamin yang larut dalam air dan berperan sebagai antioksidan sehingga memberikan efek anti peradangan dan menjaga kekebalan tubuh. 

    Kebutuhan harian vitamin C pada dewasa pria mencapai 90 mg per hari, sementara pada wanita dewasa mencapai 75 mg per hari. Sahabat Sehat sebaiknya berhati-hati dalam mengkonsumsi vitamin C dosis tinggi sebab meningkatkan resiko efek samping, seperti batu ginjal, diare, mual dan nyeri perut.

    Bawang Putih 

    Sejak merebaknya pandemi virus Covid-19, bawang putih diklaim sebagai salah satu pengobatan alami Covid-19. Faktanya, bawang putih hanya dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa konsumsi bawang putih dapat mengatasi infeksi Covid-19.

    Baca Juga : Panduan Nutrisi untuk Mencegah Virus Corona

    Jahe Merah

    Jenis bumbu dapur lainnya yang juga diburu masyarakat adalah jahe merah. Sahabat Sehat dapat mengolah jahe merah menjadi racikan minuman herbal. Faktanya, jahe merah memiliki peran sebagai antioksidan namun hingga kini belum ada penelitian lebih lanjut yang mengungkapkan peran jahe merah sebagai antivirus dalam mengatasi infeksi Covid-19. Sahabat Sehat tetap dapat mengkonsumsi jahe merah untuk meringankan gejala Covid-19, seperti mengurangi nyeri dan melegakan tenggorokan. 

    Layanan Terkait : Rapidtest Covid19

    Air Kelapa 

    Belakangan ini air kelapa ramai diburu masyarakat karena diklaim dapat menyembuhkan Covid-19. Beberapa penelitian mengungkapkan air kelapa bermanfaat untuk mengganti elektrolit dan cairan tubuh yang hilang. Namun manfaat air kelapa dalam mengatasi infeksi Covid-19 masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai jenis makanan yang diklaim dapat menyembuhkan Covid-19. Meski demikian, Sahabat Sehat dianjurkan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 5 M seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta membatasi mobilisasi.

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Fitria R. Susu Beruang dan Air Kelapa Hijau Diklaim Sebagai Obat Penyembuh COVID-19 [Internet]. Indonesia : Detikfood. 2021 [updated 2021 July 07; cited 2021 July 09]. Available from: https://food.detik.com/info-kuliner/d-5633497/susu-beruang-dan-air-kelapa-hijau-diklaim-sebagai-obat-penyembuh-covid-19/3 
    2. Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada.Mitos vs Fakta Seputar Covid-19 [Internet]. Indonesia : Universitas Gadjah Mada. 2021 [updated 2021 Mar 25; cited 2021 July 09]. Available from: https://fk.ugm.ac.id/mitos-vs-fakta-seputar-covid-19/ 
    3. Pramudiarja A. Deretan Hoax Air Kelapa: Netralkan Vaksin hingga Obati COVID-19. [Internet]. Indonesia : DetikHealth. 2021 [updated 2021 July 08; cited 2021 July 09]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5635282/deretan-hoax-air-kelapa-netralkan-vaksin-hingga-obati-covid-19 
    4. Kubala J. 5 Ways That Drinking Milk Can Improve Your Health [Internet]. USA : Healthline. 2018 [updated 2018 March 18; cited 2021 July 09]. Available from : https://www.healthline.com/nutrition/milk-benefits
    5. National Institutes of Health. Vitamin C [Internet]. USA : National Institutes of Health. 2021 [updated 2021 March 22; cited 2021 July 09]. Available from : https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-Consumer/ 
    Read More
  • Bercinta merupakan hal yang selalu di idamkan bagi setiap pasangat. Tapi, jika pasangan anda tidak bergairah sama sekali, membuat anda tidak ingin melanjutkan hubungan intim tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan agar pasangan bergairah atau anda juga bergairah. Bukan hanya terletak pada faktor-faktor tertentu, faktor makanan juga menjadi pemicu meningkatnya gairah pada pasangan anda tersebut. […]

    7 Makanan Meningkatkan Gairah Pasangan

    Bercinta merupakan hal yang selalu di idamkan bagi setiap pasangat. Tapi, jika pasangan anda tidak bergairah sama sekali, membuat anda tidak ingin melanjutkan hubungan intim tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan agar pasangan bergairah atau anda juga bergairah. Bukan hanya terletak pada faktor-faktor tertentu, faktor makanan juga menjadi pemicu meningkatnya gairah pada pasangan anda tersebut.

    Faktor yang bisa meningkatkan gairah pasangan sebelum bercinta adalah:

    • Obrolan Panas

    Obrolan panas bukan berarti anda harus menyiram obrolan tersebut dengan air panas ya. Seringlah mengobrol dengan pasangan anda topik yang panas, berhubungan dengan bercinta. Itu akan membantu anda meningkatkan gairah terhadap pasangan anda. Anda juga harus jujur dengan pasangan anda karena ikatan yang kuat bisa berpengaruh pada kepuasan itu sendiri. Topik panas mengenai bercinta bisa anda cari di beberapa website.

    • Cobalah Hal yang Baru

    Bercinta dengan gaya yang lama, akan menjadikanmu bosan dan monoton. Kamu bisa mencoba hal baru atau gaya baru dalam bercinta, karena itu juga bisa membantu kamu bergairah lagi dalam bercinta dan pastinya pasangan kamu menjadi lebih bergairah dari biasanya.

    • Olahraga Aerobik

    Olahraga tersebut bisa membantumu dalam hal meningkatkan gairah pasangan kamu dan meningkatkan libido juga pada kaum hawa. Cobalah selalu olahraga aerobik untuk meningkatkan libido atau gairah Anda.

    • Asupan Makanan

    Asupan makanan juga sangat berpengaruh dalam hal ini. Banyaklah mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan gairah satu sama lain. Carilah makanan yang mengandung afrodisak yang membantu meningkatkan libido seperti alpukat, stroberi, dsb.

    Jika ingin bercinta dan meningkatkan gairah ada pasangan anda, anda wajib coba mengonsumsi makanan ini. Makanan Apa Saja Yang Dapat Meningkatkan Gairah Pasangan?

    Makanan ternyata juga mempengaruhi gairah pasangan/ libido seks pasangan. Selama ini yang kita ketahui hanya obat- obatan yang digunakan untuk meningkatkan gairah pasangan atau libido seks pasangan anda. Ternyata faktor makanan juga mempengaruhi hal tersebut. Beberapa jenis makanan dan minumna juga sangat mempengaruhi untuk meningkatkan gairah pasangan anda. Karena vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh sangat berpengaruh terhadap hal tersebut.

    Makanan apa saja yang bisa meningkatkan gairah pasangan ? berikut ulasannya

    1. Pomegrande

    Pomegrande biasa disebut dengan sebutan buah delima. Buah delima merupakan buah yang sangat mengandung antioksidan yang tinggi. Buah delima juga mengandung polifenol yang berguna untuk penyakit stroke, jantung, dan tekanan darah. Bukan hanya itu saja, buah delima juga bisa meningkatkan gairah seks anda maupun pasangan karena mengandung mikronutrient, buah delima juga mengandung flavon yang berguna untuk kesehatan ereksi

    2. Alpukat

    Alpukat merupakan buah yang mengandung banyak khasiat. Sebenarnya buah alpukat diambil dari kata aztec yang mempunyai arti testis. Sejak dulu buah alpukat memang sangat baik dikonsumsi para pria karena kandungan potasium yang tinggi dapat meningkatkan libido pda pria dan dipercaya meningkatkan libido/ gairah seks anda. Buat anda yang ingin meningkatkan gairah, anda bisa mencobanya sekarang

    3. Tiram / Kerang

    Buat kamu yang menyukai dunia seafood atau sering dan suka mengonsumsi seafood, anda pasti sering makan tiram/ kerang. Seafood ini bisa meningkatkan gairah pada pasangan anda karena tiram mengandung seng dan mineral yang bisa meningkatkan gairah anda. Mineral dalam tiram tersebut juga menghasilkan testoteron yang berguna pada tubuh anda dalam meningkatkan energi yang berupa mensintesis hormon teroid.

    4. Bayam

    Bayam adalah sayuran yang sangat penting dalam sirkulasi aliran darah pada alat vital. Bayam mengandung magnesium dan mineral yang tinggi, berguna untuk menurunkan peradangan dalam pembuluh darah yang berguna untuk aliran darah. Bayam setara dengan viagra yang bisa meningkatkan gairah dan bisa membantu memberikan rasa bahagia. Bayam sangat baik dikonsumsi oleh pria berumur yang ingin meningkatkan stamina atau gairah pasangan, anda bisa makan bayam setiap hari jika ingin meningkatkan gairah pasangan.

    5. Wortel

    Wortel merupakan makanan yang kaya Vitamin A. Wortel sangat berguna untuk mata, tapi kita perlu tau bahwa wortel juga bisa meningkatkan gairah pada pasangan anda. Wortel mempunyai peran penting dalam produksi sperma. Sekitar 6,5 persen hingga 8 persen orang yang mengonsumsi wortel lebih baik produksi spermanya dari pada yang tidak mengonsumsi.

    6. Stroberi

    Buah ini sangat familiar bagi anda, bukan? Stroberi dipercaya untuk meningkatkan girah seks pada pasangan anda. Stroberi mengandung vitamin C yang tinggi yang berguna untuk meningkatkan sperma. Bukan hanya itu saja, buah stroberi juga di percaya bisa mempengaruhi libido anda. Anda dapat memakan buah ini dan dicelupkan pada coklat. Anda harus mencobanya jika anda mau.

    7. Udang/ Lobster

    Bagi anda penggemar seafood pasti tidak asing lagi dengan namanya udang/lobster. Udang sangat mempunyai peran penting untuk meningkatkan gairah pada pasangan. Makanan laut berupa udang atau lobster ini memiliki kandungan protein yang tinggi dan rendah lemak. Kandungan fosfor dalam udang/ lobster ini sangat berguna bagi pria dan wanita dalam meningkatkan gairah. Kandungan asam lemak esensial dalam udang juga mempunyai peran penting dalam meningkatkan sensitivitas organ seksual. Bagi anda yang doyan makan seafood, konsumsilah dalam jumlah sewajarnya.

    Itu adalah jenis makanan yang bisa meningkatkan gairah pasangan anda, jangan lupa anda juga harus menjaga pola makan yang sehat serta berolahraga secara rutin, dan hindari makanan junk food atau makanan siap saji. Semoga artikel ini sangat membantu anda, terima kasih.

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Pada kelompok lanjut usia (lansia) diketahui telah terjadi penurunan massa otot dan sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat, salah satu cara untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif di usia senja adalah dengan menjaga asupan nutrisi dan pemberian suplemen. Nah Sahabat Sehat, apa saja jenis suplemen yang dapat menunjang […]

    Ketahui Beragam Jenis Suplemen Penunjang Kesehatan Lansia

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    beli suplemen dan multivitamin liburan dengan lansia prosehat

    Pada kelompok lanjut usia (lansia) diketahui telah terjadi penurunan massa otot dan sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat, salah satu cara untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif di usia senja adalah dengan menjaga asupan nutrisi dan pemberian suplemen. Nah Sahabat Sehat, apa saja jenis suplemen yang dapat menunjang kesehatan lansia ? Mari simak penjelasan berikut !

    Pentingnya Asupan Gizi Bagi Lansia

    Diketahui lebih dari 60% populasi lansia kekurangan asupan vitamin D, vitamin E, asam folat, kalsium, dan serat. Kekurangan nutrisi pada lansia dapat meningkatkan resiko penyakit degeneratif, gangguan tulang dan sendi, penyakit jantung dan pembuluh darah, maupun gangguan gigi dan mulut.

    Produk Terkait :  Perawatan Lansia

    Memasuki usia 50 tahun keatas, direkomendasikan asupan energi per hari pada pria mencapai 2.300 kilo kalori dan 1.900 kilo kalori untuk wanita. Termasuk diantaranya kebutuhan protein sebanyak 63 gram per hari untuk pria dan 50 gram per hari untuk wanita yang berusia 50 tahun keatas.

    Jenis Suplemen Penunjang Kesehatan Lansia

    Sahabat Sehat, berikut beberapa jenis vitamin dan mineral yang disarankan dikonsumsi para lansia :

    Vitamin D dan Kalsium

    Lansia, terutama pada wanita yang sudah menopause dapat mengakibatkan tubuh kekurangan hormon estrogen untuk menjaga massa tulang sehingga tulang rentan keropos serta patah tulang. Asupan vitamin D dapat diperoleh dari ikan tuna, ikan mackerel, hati sapi, keju, merah telur. Sementara sumber kalsium dapat diperoleh dari keju, yoghurt, susu dan produk olahannya.

    Omega 3

    Omega 3 dapat membantu mencegah gangguan irama jantung, mengurangi penyumbatan di pembuluh darah, melawan proses peradangan, serta menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Disarankan asupan EPA dan DHA Omega 3 sekitar 1.000 mg per hari. Sumber omega 3 alami dapat diperoleh dari minyak biji rami, ikan salmon, kacang kenari dan edamame.

    Vitamin B12

    Vitamin B12 dapat menjaga kesehatan sel darah merah, sel DNA, dan fungsi sel saraf. Kekurangan vitamin B12 pada lansia dapat menyebabkan gangguan kognitif, misal dementia. Sumber alami vitamin B12 dapat diperoleh dari ikan, daging, unggas, telur, susu dan produk olahannya, serta kacang polong.

    Asam Folat

    Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kekurangan darah (anemia). Pada orang yang jarang mengkonsumsi buah dan sayur atau sereal tanpa fortifikasi asam folat, rentan mengalami kekurangan asam folat.

    Produk Terkait : Multivitamin

    Kalium

    Asupan kalium yang cukup dapat membantu menjaga kekuatan tulang. Kalium berperan penting dalam menjaga fungsi sel, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan resiko batu ginjal. Sahabat Sehat dapat memperoleh asupan kalium dari pisang, plum, maupun kentang.

    Magnesium

    Magnesium berperan pada proses fisiologi tubuh termasuk menjaga sistem kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan jantung dan tulang. Sumber magnesium dapat Sahabat Sehat peroleh dari buah, sayur, kacang-kacangan, maupun biji-bijian utuh.

    Serat

    Serat dapat membantu kesehatan saluran cerna manusia. Serat dapat diperoleh dari biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayur dan buah. Diketahui asupan serat turut membantu menjaga kesehatan jantung. 

    Nah Sahabat Sehat,itulah mengenai beragam jenis suplemen untuk menunjang kesehatan lansia agar tetap produktif. Selain itu agar tetap menjaga kesehatan tubuh, Sahabat Sehat disarankan untuk istirahat yang cukup, minum air putih minimal 8 gelas per hari serta melakukan olahraga.

    Baca Juga : Vaksin Sinovac Untuk Lansia

    Sahabat Sehat dapat memperoleh produk kesehatan seperti suplemen maupun multivitamin di ProSehat. Jika ada keluhan terkait kondisi kesehatan selama Sahabat Sehat di rumah, segera manfaatkan Chat Dokter ProSehat untuk berkonsultasi dengan dokter secara daring. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Paturel A. Supplements to Take in Your 50s, 60s and 70s [internet]. USA : American Association of Retired Persons; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.aarp.org/health/drugs-supplements/info-2015/must-have-supplements.html
    2. Jaret P. Older Adults: 9 Nutrients You May Be Missing [internet]. USA : WebMD; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.webmd.com/healthy-aging/features/missing-nutrients#1
    3. British Nutrition Foundation. Older Adults [internet]. UK : British Nutrition Foundation; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.nutrition.org.uk/nutritionscience/life/older-adults.html?showall=1
    4. Foote J, Giuliano A, Harris R. Older Adults Need Guidance to Meet Nutritional Recommendations. J Am Coll Nutr. 2000 Oct; 19(5): 628–640.
    Read More
  • Sahabat Sehat, momen berbuka puasa adalah salah satu hal yang dinantikan saat bulan Ramadan. Selama masa pandemi Covid-19, Sahabat Sehat disarankan untuk tetap memilih menu makanan yang sehat dan bergizi seimbang untuk tetap menjaga sistem kekebalan tubuh. Baca Juga: 8 Manfaat Positif Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental yang Perlu Kamu Ketahui Nah, apa saja […]

    Catat ! Ini Menu Sehat Berbuka Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

    Sahabat Sehat, momen berbuka puasa adalah salah satu hal yang dinantikan saat bulan Ramadan. Selama masa pandemi Covid-19, Sahabat Sehat disarankan untuk tetap memilih menu makanan yang sehat dan bergizi seimbang untuk tetap menjaga sistem kekebalan tubuh.

    menu sehat berbuka puasa di tengah pandemi

    Baca Juga: 8 Manfaat Positif Berpuasa Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental yang Perlu Kamu Ketahui

    Nah, apa saja menu sehat yang dapat dikonsumsi untuk berbuka puasa? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut ini !

    Pilih Makanan Bergizi Seimbang

    Saat berpuasa, Sahabat Sehat membutuhkan energi agar dapat melakukan berbagai aktivitas. Agar tubuh tidak lesu, Sahabat Sehat harus memilih makanan dengan komposisi gizi yang seimbang seperti mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan mineral.

    Ahli gizi dari RSU PKU Muhammadiyah Bantul, dr. Ika Rubaidah mengungkap bahwa karbohidrat yang terbaik adalah karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan roti gandum.

    Hal lain yang perlu diperhatikan adalah konsumsi buah dan sayur untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan serat bagi tubuh. Menu makanan bergizi seimbang tersebut sebaiknya Sahabat Sehat terapkan ketika sahur dan berbuka puasa.

    Konsumsi Makanan Segar

    Agar tubuh kembali bertenaga setelah berpuasa, Sahabat Sehat sebaiknya pilih makanan yang segar seperti pisang, jambu biji, pepaya, bayam, sawi, kacang panjang, pare, dan lainnya.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend

    Hindari makanan atau minuman yang diawetkan, sebab makanan segar lebih kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan bagi tubuh.

    Hindari Gorengan & Santan

    Saat berbuka puasa, banyak Sahabat Sehat yang langsung menyantap gorengan karena aroma, tekstur, dan rasanya yang menggoda.

    Namun ternyata kebiasaan ini kurang baik bagi tubuh sebab makanan gorengan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain makanan gorengan, yang perlu Sahabat Sehat hindari juga adalah makanan bersantan.

    Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan

    Ada baiknya Sahabat Sehat mulai mengurangi asupan makanan gorengan dan bersantan dan sebagai gantinya Sahabat Sehat dapat memilih sayur, buah, maupun kurma yang lebih bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

    Batasi Asupan Gula dan Garam

    Saat menyajikan makanan untuk berbuka puasa, Sahabat Sehat perlu memperhatikan takaran  gula dan garam. Asupan gula dibatasi maksimal 4 sendok makan per hari sebab konsumsi gula yang berlebihan berisiko menyebabkan penyakit degeneratif seperti kencing manis.

    Sedangkan untuk asupan garam dibatasi sekitar 1 sendok teh garam per hari. Asupan garam yang berlebihan meningkatkan risiko penyakit hipertensi.

    Produk Terkait: Jual Garam Himalaya

    Sahabat Sehat juga sebaiknya membatasi konsumsi makanan cepat saji dan minuman berpengawet karena mengandung garam dan gula yang tinggi.

    Makan Secukupnya

    Supaya tubuh tetap sehat saat berbuka puasa, sebaiknya Sahabat Sehat memastikan porsi makan secukupnya dan tidak berlebihan.

    Makan secara berlebihan, dapat berimbas pada kenaikan berat badan dan meningkatkan risiko timbulnya penyakit metabolik. Sementara itu jika asupan makanan kurang, dapat meningkatkan resiko kekurangan gizi sehingga sistem kekebalan tubuh menurun dan mudah terinfeksi penyakit.

    Sahabat Sehat, jangan lupa konsumsi air putih yang cukup untuk mencegah kekurangan cairan tubuh saat berpuasa. Minum air putih 2 gelas saat berbuka puasa, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.

    Hindari Makan dan Minum di Luar Rumah

    Supaya Sahabat Sehat dapat menjalani puasa di tengah masa pandemi Covid-19 dengan baik, sebaiknya hindari makan dan minum di luar rumah. Sahabat Sehat dapat mengolah makanan dan minuman buatan sendiri, sehingga lebih terjamin kualitas dan kebersihan makanan yang dikonsumsi.

    Baca Juga: Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Nah Sahabat Sehat, itulah tips menu makanan sehat untuk berbuka puasa di tengah masa pandemi Covid-19 yang dapat Sahabat Sehat lakukan sehingga tetap melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

    Ingin konsumsi makanan sehat yang berkualitas untuk menu buka puasa? Info lebih lengkap silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Cara Memilih Makanan Sehat saat Puasa Ramadhan di Masa Pandemi – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2021 [cited 26 April 2021]. Available from: https://tirto.id/cara-memilih-makanan-sehat-saat-puasa-ramadhan-di-masa-pandemi-gdd8
    2. Tepat Memilih Menu Buka dan Sahur Saat Ramadan Jaga Tubuh Tetap Sehat di Masa Pandemi [Internet]. liputan6.com. 2021 [cited 26 April 2021]. Available from: https://www.liputan6.com/ramadan/read/4529276/tepat-memilih-menu-buka-dan-sahur-saat-ramadan-jaga-tubuh-tetap-sehat-di-masa-pandemi#
    3. Media K. Tips Pilih Menu Buka Puasa dan Sahur dari Dokter Gizi Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2021 [cited 26 April 2021]. Available from: https://www.kompas.com/food/read/2021/04/12/141943575/tips-pilih-menu-buka-puasa-dan-sahur-dari-dokter-gizi?page=all

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja