Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800

Archive for Category: Makanan Sehat

Showing 61–70 of 170 results

  • Apakah Sobat pernah mengonsumsi minuman soda nol kalori? Jika belum, mungkin Anda sering melihatnya di deretan kulkas atau etalase minuman yang dijajakan di supermarket. Yup, embel-embel “nol kalori” tampaknya mendukung program diet. Namun, benarkah “zero calori” ini aman dikonsumsi? Sebanyak 1 dari 5 orang di Amerika memiliki kebiasaan mengonsumsi soda setiap hari, tapi dalam beberapa […]

    Minuman Soda Nol Kalori, Tetap Bikin Gemuk Loh!

    Apakah Sobat pernah mengonsumsi minuman soda nol kalori? Jika belum, mungkin Anda sering melihatnya di deretan kulkas atau etalase minuman yang dijajakan di supermarket. Yup, embel-embel “nol kalori” tampaknya mendukung program diet. Namun, benarkah “zero calori” ini aman dikonsumsi?

    Sebanyak 1 dari 5 orang di Amerika memiliki kebiasaan mengonsumsi soda setiap hari, tapi dalam beberapa tahun terakhir banyak penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi soda terlalu berisiko bagi kesehatan, karena soda mengandung banyak kandungan gula yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi tubuh seperti  peningkatan berat badan sampai obesitas, diabetes, gangguan jantung, serta masalah kesehatan lainnya. Soda juga bisa menyebabkan gangguan pada saraf seperti demensia dan stroke pada seseorang yang sering mengonsumsi soda. Oleh karena itu, diciptakanlah soda dengan nol kalori, tapi apakah memang benar soda nol kalori memang lebih baik dan tidak berdampak bagi kesehatan?

    Walaupun tidak mengandung kalori, tapi diet soda tetap manis karena mengandung pemanis buatan seperti aspartam, xilitol, poliol, manitol, sorbitol dan laktitol. Apabila dikonsumsi dalam jumlah tepat, dan tidak berlebih, diet soda terbukti dapat membantu mengurangi asupan kalori yang masuk, tapi apabila dikonsumsi hampir setiap hari tentunya tidak baik bagi kesehatan.

    Seorang peneliti bernama Matthew Pase, PhD dan rekan-rekannya dari Universitas di Boston mengumpulkan data kesehatan selama 10 tahun, informasi dari 3000 orang dewasa di Amerika, hampir 45 yang mengalami stroke, dan dari 1500 orang dewasa di Amerika, sekitar 60 orang terkena demensia. Para peneliti mulai mengumpulkan data, aktivitas fisik, usia dan menghubungkannya dengan kebiasaan minum soda diet dan soda yang mengandung gula. Diperoleh kesimpulan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi soda nol kalori cenderung mengonsumsi kalori lebih banyak dari makanan lainnya. Hal ini disebabkan pemanis buatan yang terkandung dalam soda nol kalori dapat mengubah bakteri normal di usus, yang dapat menstimulasi rasa lapar sehingga mendorong seseorang untuk mengonsumsi makanan lebih banyak (overeating).

    Pada tahun 2012, Ludwig meneliti 224 pasien kelebihan berat badan, dibagi menjadi dua kelompok. Grup satu mengonsumsi soda yang mengandung gula dan yang lainnya mengonsumsi soda nol kalori. Setelah satu tahun, kelompok yang mengonsumsi soda nol kalori menunjukkan peningkatan berat badan dibandingkan dengan yang mengonsumsi soda yang mengandung gula. Kemudian, penelitian dilanjutkan sampai 2 tahun kemudian, dan hasilnya menunjukkan kesimpulan yang sama.

    Berikut ini beberapa penelitian yang menunjukkan efek negatif dari mengonsumsi gula nol kalori:

    • Pada tahun 2014, sebuah studi menunjukkan orang yang obesitas dan mengonsumsi soda nol kalori, makan 90-200 kalori lebih banyak dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula biasa.
    • Pada tahun 2014, sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh British Journal of Nutrition, menyatakan bahwa sekelompok orang yang mengonsumsi soda nol kalori berisiko untuk menderita Diabetes tipe II sebanyak 13% lebih banyak dibandingkan dengan kelompok orang yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula biasa.
    • Pada tahun 2015, BMJ mempublikasikan bahwa kelompok orang yang mengonsumsi gula nol kalori hampir setiap hari, meningkatkan risiko diabetes sebanyak 8%.
    • Pada tahun 2012, sebuah studi menyatakan bahwa sekelompok orang yang mengonsumsi soda nol kalori pada usia 69 tahun akan mempunyai kemungkinan sebanyak 43% menderita penyakit jantung, stroke atau kelainan pembuluh darah.
    • Peneliti dari Israel meneliti dari 381 orang dewasa tanpa adanya riwayat diabetes, kemudian mengonsumsi soda nol kalori, akan mempunyai faktor risiko diabetes tipe 2 lebih besar, termasuk peningkatan berat badan, peningkatan lemak perut dan tingginya gula dalam darah

    Menurut Christopher Gardner, PhD seorang Direktur Nutrition Studies at the Stanford Prevention Research Center, hubungan antara mengonsumsi soda nol kalori dengan peningkatan berat badan dapat disebabkan karena pemanis buatan yang terkandung dalam soda nol kalori dapat menyebabkan tubuh mengonsumsi kalori lebih banyak dibandingkan biasanya. Salah satu penyebabnya karena faktor psikologis, ketika memilih makanan rendah kalori atau nol kalori, maka otak akan memberikan penghargaan pada diri dan menghadiahkan diri sendiri dengan mengonsumsi minuman atau makanan berkalori lainnya (sehingga mengonsumsi makanan lebih banyak dari yang tidak mengonsumsi makanan rendah kalori atau nol kalori). Oleh karena itu, asupan kalori pada seseorang yang mengonsumsi soda nol kalori akan lebih banyak dibandingkan dengan yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula.

    Menurut Gardner, soda nol kalori atau makanan dengan kalori rendah, sangat baik bagi kesehatan, dan dapat membantu mengurangi berat badan selama mengonsumsinya dalam jumlah tepat dan tanpa disertai asupan kalori berlebih dari makanan lainnya.

    Dibandingkan mengonsumsi minuman bersoda nol kalori, untuk membantu mengurangi berat badan, sebaiknya Sobat mengonsumsi minuman atau makanan yang lebih sehat seperti:

    1. Air Putih

    Mengonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari sangat baik bagi kesehatan, selain karena nol kalori, membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Dengan mengonsumsi air putih secara cukup, meminimalkan kita untuk mengonsumsi makanan ringan.

    1. Jus buah-buahan

    Dibandingkan mengonsumsi soda, lebih baik mengonsumsi jus buah buahan, selain buah mengandung vitamin, antioksidan, air dan serat yang baik bagi tubuh. Serat yang terkandung dalam buah-buahan akan memberikan efek kenyang yang lebih lama.

    1. Teh hijau

    Teh hijau (green tea) dapat membantu mengurangi berat badan karena teh hijau membantu pembakaran kalori lebih cepat.

    Kini, Sobat tentunya sudah lebih paham mengenai minuman soda nol kalori dan dampaknya bagi kesehatan tubuh. Jika Anda membutuhkan aneka produk makanan sehat maupun informasi kesehatan lain, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Gallagher J. Are diet drinks a no-go? [Internet]. BBC News. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: bbc.com/news/health-34924036
    2. MacMillen M. Is Drinking Diet Soda a Health Risk? [Internet]. WebMD. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: webmd.com/diet/news/20170505/diet-soda-health-risks
    3. Low-Calorie Sweeteners [Internet]. The Nutrition Source. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-drinks/artificial-sweeteners/
    4. Miller P, Perez V. Low-calorie sweeteners and body weight and composition: a meta-analysis of randomized controlled trials and prospective cohort studies. The American Journal of Clinical Nutrition [Internet]. 2014 [cited 2 October 2018];100(3):765-777. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4135487/
    5. Do diet drinks really make you fatter? [Internet]. nhs.uk. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: nhs.uk/news/food-and-diet/do-diet-drinks-really-make-you-fatter/
    Read More
  • Bagi para penyandang diabetes melitus, semua makanan dan minuman yang manis dipukul rata tidak diperbolehkan. Artinya, semua yang bebas gula aman untuk dikonsumsi, begitulah kira-kira. Tapi tentu saja para penyandang diabetes tetap ingin bisa mengonsumsi sesuatu yang manistapi tetap relatif aman untuknya, maka hadirlah berbagai macam inovasi gula rendah kalori khusus untuk diabetes dan lain-lain, […]

    Madu atau Gula, Amankah untuk Penderita Diabetes?

    Bagi para penyandang diabetes melitus, semua makanan dan minuman yang manis dipukul rata tidak diperbolehkan. Artinya, semua yang bebas gula aman untuk dikonsumsi, begitulah kira-kira. Tapi tentu saja para penyandang diabetes tetap ingin bisa mengonsumsi sesuatu yang manistapi tetap relatif aman untuknya, maka hadirlah berbagai macam inovasi gula rendah kalori khusus untuk diabetes dan lain-lain, lalu salah satunya adalah madu.

    Nah, madu atau gula yang cocok untuk penderita diabetes? Yuk,Sobat mari pahami dengan baik dan temukan alasannya.

    Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang paling sering ditemukan pada era modern saat ini, dengan jumlah penyandang diabetes lebih dari 285 juta jiwa pada tahun 2010, dan diperkirakan akan terus meningkat hingga kira-kira 438 juta penyandang diabetes tahun 2030.Diabetes melitus adalah kadar gula di dalam darah tinggi yang disebabkan karena kegagalan fungsi hormon insulin akibat gaya hidup dan pola makan yang tidak baik seperti konsumsi gula atau makanan/minuman manis yang berlebihan. Kemudian muncul ide madu untuk pengganti gula sebagai pemanis. Tapi tahukah Sobat, ternyata madu baik dikonsumsi untuk para penyandang diabetes, bahkan penelitian terbaru saat ini menyatakan bahwa madu memiliki efek antidiabetes.

    Kalori dan Indeks Glikemik

    Apa bedanya madu dan gula biasa? Jika dibandingkan, satu sendok gula pasir mengandung 46 kalori, sedangkan satu sendok madu mengandung 64 kalori. Wah, madu ternyata mengandung lebih tinggi kalori. Namun jangan sedih dulu, satu sendok gula jika dibandingkan dengan satu sendok madu menghasilkan tingkat kemanisan yang berbeda. Madu tentu lebih manis dan lebih pekat. Kurang lebih untuk mendapatkan rasa manis yang setara dengan satu sendok gula, hanya dibutuhkan setengah atau sepertiga sendok madu, sehingga mengurangi jumlah kalori dan baik untuk penyandang diabetes.

    Indeks glikemik menggambarkan kemampuan suatu zat dalam meningkatkan kadar gula darah dan kadar insulin. Semakin tinggi indeks glikemik suatu zat, maka semakin cepat dan besar kenaikan gula darah yang disebabkan zat tersebut. Kabar baiknya, madu memiliki indeks glikemik yang rendah dibandingkan dengan gula, artinya madu diserap masuk ke dalamperedaran darah secara perlahan sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang hebat dan tentu sangat baik untuk penyandang diabetes.

    Kandungan dan Manfaat

    Gula mengandung 100% karbohidrat, yang tersusun dari 50% glukosa dan 50% fruktosa. Fruktosa adalah jenis gula yang hanya dapat dipecah oleh organ hati. Konsumsi gula yang berlebihan terbukti dapat menyebabkan beberapa kondisi yang tidak diinginkan seperti peningkatan berat badan yang dapat berujung menjadi obesitas, perlemakan hati, dan peningkatan trigliserida.

    Madu juga terdiri dari gula, tapi hanya 30% glukosa dan 40% fruktosa. Tapi tidak hanya itu, madu mengandung berbagai elemen lain yang baik untuk kesehatan, seperti protein, berbagai vitamin yaitu vitamin B2 atau riboflavin, vitamin B5 atau pantothenic acid, vitamin B3 atau niasin, vitamin B9 atau asam folat, vitamin B6, vitamin C, dan mineral baik seperti fosfor, potasium atau kalium, zat besi, magnesium, kalsium, dan zinc. Tidak hanya itu, di dalam madu juga terkandung berbagai jenis antioksidan seperti pinobanksin, chrysin, dan pinocembrin. Penelitian terbaru bahkan menyatakan bahwa konsumsi madu ternyata dapat menurunkan gula darah dan berperan sebagai antidiabetes.

    Kesimpulannya, madu aman dikonsumsi penderita diabetes. Jika Sobat membutuhkan produk madu, gula rendah kalori atau artikel kesehatan menarik lainnya, yuk akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Madu vs. Gula pasir: mana yang baik untuk diabetes? Diupdate 24 November 2015. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/madu-vs-gula-pasir-mana-yang-baik-untuk-diabetes
    2. Bobiş O, Dezmirean DS, Moise AR. Honey and Diabetes: The Importance of Natural Simple Sugars in Diet for Preventing and Treating Different Type of Diabetes. Oxidative Medicine and Cellular Longevity. 2018;2018:4757893.
    3. Honey vs. Granulated sugar: which sweetener’s better for diabetes? Diupdate 31 Oktober 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: healthline.com/health/diabetes/sweeteners-honey-vs-granulated-sugar#1
    4. Can people with type 2 diabetes eat honey? Diupdate 28 Mei 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: medicalnewstoday.com/articles/317662.php
    5. Erejuwa OO, Sulaiman SA, Wahab MSA. Honey – A Novel Antidiabetic Agent. International Journal of Biological Sciences. 2012;8(6):913-934.
    Read More
  • Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan […]

    Konsumsi Buah dan Sayur, Benarkah Dapat Menstabilkan Berat Badan?

    Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan ideal terlebih dahulu.

    Berikut ini cara menghitung berat badan ideal, berat badan ideal didapat dari hasil perhitungan IMT (Indeks Masa Tubuh) yaitu berat badan (dalam kilogram) dibagi tinggi badan (dalam meter) dikuadratkan. Maka didapatkan hasil angka.

    Hasil angka yang didapat, dapat dilihat melalui tabel berat badan berikut:

    Postur tubuh orang Asia berbeda dengan orang Amerika atau Eropa, sehingga kita menggunakan indeks menurut Asia Pasifik, sesuai dengan tabel di atas dikatakan berat badan ideal apabila hasil indeks masa tubuh 18,5 – 22,9 dan dikatakan berat badan berlebih bila indeks masa tubuh mencapai 23-24.9.

    Sebagian besar orang yang sedang berusaha untuk mengurangi berat badan, rata-rata mereka hanya fokus dengan membatasi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh serta meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga, tapi mereka lupa ternyata asupan sayur dan buah sangatlah penting memengaruhi kesuksesan diet. Sejumlah penelitian di Eropa menyatakan bahwa konsumsi sayur dan buah memengaruhi penurunan berat badan, selain itu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

    Berat badan akan berkurang ketika asupan makanan lebih sedikit dari pada energi yang dikeluarkan. Australian Dietary Guidelines (ADG) tahun 2013 menyatakan bahwa konsumsi sayuran berhubungan dengan berkurangnya risiko kenaikan berat badan, dan Dietary Guideline of American tahun 2010 menemukan bahwa hubungan konsumsi sayur dan buah dalam menstabilkan berat badan memberi dampak jangka panjang untuk mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

    Sebuah studi Universitas Alabama di Birmingham dan dipublish pada The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa sayur dan buah-buahan dapat mengurangi berat badan, karena mengandung mikronutriens, antioksidan, serat yang baik bagi pencernaan, mengurangi rasa lapar karena memberikan efek kenyang lebih lama. Selain itu, sayur dan buah-buahan juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes dan kanker.

    Dari berbagai studi di atas yang menghubungkan antara konsumsi sayur dan buah yang membantu menstabilkan berat badan, dapat kita simpulkan:

    • Seseorang harus mengonsumsi makanan dengan kalori yang lebih kecil dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan untuk menurunkan berat badan.
    • Seseorang tidak dapat membatasi makanan bila hanya diukur dengan asupan kalori yang masuk, karena biasanya masyarakat tidak mengetahui berapa jumlah kalori pada setiap makanan yang masuk. Hal yang paling berpengaruh dalam membatasi asupan makanan yaitu saat seseorang sudah merasa kenyang. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayur dan buah akan merasa kenyang lebih lama dibandingkan yang tidak, sehingga asupan makanan dapat dibatasi bila perut dalam keadaan kenyang.
    • Sayur dan buah-buahan mengandung serat serta air yang mengandung rendah kalori.

    Kadang kala kita sering bingung untuk memilih buah apa dan sayuran apa yang baik untuk mengurangi berat badan dan lebih cenderung menghindari buah-buahan seperti pisang, jagung dan alpukat karena dianggap mengandung kalori lebih banyak dibandingkan dengan anggur. Sebagai contoh, Anda harus mengonsumsi apel ukuran kecil agar sama dengan kalori satu buah pisang, atau harus mengonsumsi 6 porsi bayam lebih banyak yang dicampur dengan jagung untuk mendapat kalori yang sama. Sedangkan alpukat, mempunyai kandungan lemak lebih banyak dibandingkan sayuran, tapi lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan lemak baik yang bermanfaat bagi kesehatan jantung serta banyak mengandung vitamin E yang baik bagi tubuh, sehingga Anda tidak perlu menghindari asupan alpukat ketika mengonsumsi buah-buahan. Walaupun ada beberapa sayur atau buah yang mengandung tinggi kalori, Sobat tidak perlu menghindarinya karena setiap sayur dan buah-buahan mengandung vitamin, serta mikronutrien yang dibutuhkan tubuh. Bila dibandingkan dengan anggur yang mengandung kalori paling rendah, tidak ada penelitian yang mendukung bahwa anggur dapat membakar kalori dan menurunkan berat badan secara signifikan.

    Sejumlah penelitian menyatakan, dalam satu hari wajib mengonsumsi sayur dan buah minimal 80 gram, nah 80 gram dapat dianalogikan:

    • 1 apel, pisang, jeruk dan buah-buahan dengan ukuran yang sama
    • 2 plum, kiwi
    • ½ alpukat
    • 1 potong besar melon atau nanas
    • 3 sendok makan sayur, kacang-kacangan
    • 1 sendok makan raisins
    • 3 buah aprikot kering
    • 1 gelas anggur, chery dan berry
    • 1 mangkuk salad
    • 1 gelas kecil (150 ml) jus segar

    Selain dari mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada beberapa faktor yang dapat membantu menjaga berat badan agar tetap stabil, yaitu :

    1. Perbanyak aktivitas fisik

    Aktivitas fisik yang dapat dilakukan mulai dari olahraga ringan seperti jogging, jalan pagi, senam atau bersepeda. Lakukan olah raga selama minimal 30 menit selama 5 kali dalam seminggu. Selain membatasi makanan atau asupan tubuh, kita juga perlu membakar lemak atau kalori yang sudah masuk dalam tubuh dengan cara olahraga.

    Menurut jurnal medis, berikut ini adalah tabel waktu yang dibutuhkan untuk berolah raga:

    Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh 150 menit/minggu
    Menghindari kenaikan berat badan 150-200 menit/minggu
    Menurunkan berat badan 225-420 menit/minggu
    Menjaga berat badan tetap ideal setelah berat badan turun 200-300 menit/minggu

    Tabel rekomendasi waktu untuk aktivitas fisik

    1. Perbanyak konsumsi air putih

    Membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Kadangkala kita langsung menyendok makanan atau makan camilan ketika kita merasa sedikit lapar. Cobalah untuk minum segelas air putih terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk ngemil atau menyendok makanan. Biasakan minum air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per harinya ya.

    Berikut ini tabel yang menjelaskan kebutuhan air putih harian sesuai dengan berat badan per hari:

    Tabel kebutuhan asupan air putih per hari berdasar berat badan

    1. Istirahat yang cukup

    Istirahat secara teratur dan terjadwal, secara tidak langsung dapat membantu mengurangi berat badan karena semakin kita lama untuk beristirahat, maka dapat membuka peluang untuk kita mengonsumsi makanan ringan. Tubuh ternyata dapat memproduksi hormon yang membuat Anda nafsu makan (Hormon ghrelin) ketika tubuh dalam kondisi kurang tidur. Selain itu, proses metabolisme tubuh dalam memecah makanan dan cadangan lemak tubuh hanya dapat dilakukan ketika kita sedang dalam kondisi tidur, apabila kita kurang tidur maka proses metabolisme tubuh pun terhambat sehingga berat badan kita tidak kunjung menurun.

    Nah Sobat, setelah mengetahui kaitan buah dan sayur dengan berat badan ideal, kamu juga bisa membeli aneka makanan sehat dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Link R. Does Fruit Help You Lose Weight? [Internet]. Healthline. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/fruit-and-weight-loss
    2. Kellow J. Fruit and Vegetables in a Weight Loss Diet [Internet]. Weightlossresources.co.uk. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: weightlossresources.co.uk/food/fruit-veg-lose-weight.htm
    3. Vegetables and Fruits [Internet]. The Nutrition Source. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/vegetables-and-fruits/
    4. Bertoia M, Mukamal K, Cahill L, Hou T, Ludwig D, Mozaffarian D et al. Correction: Changes in Intake of Fruits and Vegetables and Weight Change in United States Men and Women Followed for Up to 24 Years: Analysis from Three Prospective Cohort Studies. PLOS Medicine [Internet]. 2016 [cited 3 October 1986];13(1):e1001956. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4578962/
    5. [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: cdc.gov/nccdphp/dnpa/nutrition/pdf/rtp_practitioner_10_07.pdf
    6. Whigham L, Valentine A, Johnson L, Zhang Z, Atkinson R, Tanumihardjo S. Increased vegetable and fruit consumption during weight loss effort correlates with increased weight and fat loss. Nutrition & Diabetes [Internet]. 2012 [cited 3 October 2018];2(10):e48-e48. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3488810/
    Read More
  • Diare merupakan penyakit yang paling sering ditemui diseluruh dunia, termasuk pada ibu hamil. Berbagai  faktor dapat menyebabkan usus pada bumil mengalami ketidakmampuan untuk menyerap air yang terkandung dalam bakalfeses atau kotoran. Hal tersebut menyebabkan feses keluar dalam bentuk yang encer dan lebih dari 3 kali dalam sehari atau diare. Pada saat diare, tidak hanya air […]

    Perhatikan Makanan Ini Saat Bumil Diare

    Diare merupakan penyakit yang paling sering ditemui diseluruh dunia, termasuk pada ibu hamil. Berbagai  faktor dapat menyebabkan usus pada bumil mengalami ketidakmampuan untuk menyerap air yang terkandung dalam bakalfeses atau kotoran. Hal tersebut menyebabkan feses keluar dalam bentuk yang encer dan lebih dari 3 kali dalam sehari atau diare.

    Pada saat diare, tidak hanya air yang keluar berlebihan tetapi juga mineral yang sangat diperlukan oleh bumil dan janinnya. Oleh karena itu, bumil harus lebih memerhatikan makanan yang dikonsumsi pada saat diare, agar kebutuhan air dan mineralnya tetap terpenuhi.

    Ketidakmampuan usus untuk menyerap air pada kondisi diare tersebut dapat disebabkan proses infeksi maupun proses non-infeksi. Infeksi merupakan penyebab utama diare pada kehamilan. Bakteri, parasit, maupun virus seperti E.coli, Salmonella, Balantidium coli, Entamoeba, Rotavirus, dan Adenovirusdapat menyebabkan diare yang disebabkan oleh proses infeksi. Sekitar 80% kejadian diare disebabkan oleh infeksi Rotavirus.

    Pola makan, obat-obatan, pengaruh hormonal, serta stres pada saat hamil juga dapat menjadi penyebab diare. Pada saat hamil, bumil cendrung mengonsumsi makanan pedas, asam, atau tidak higienis karena mengidam. Pola makan yang tidak baik seperti ini dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya diare pada ibu hamil. Selain itu, biasanya ibu hamil juga mengeluhkan mengalami sembelit sehingga memerlukan obat pencahar. Penggunaan obat pencahar dapat mengganggu ketidak seimbangan pada dinding usus, sehingga usus kehilangan kemampuan menyerap airnya. Perubahan hormon pada saat hamil juga memengaruhi sistem pencernaan sehingga dapat menimbulkan diare. Faktor stres juga dapat memicu terjadinya diare pada ibu hamil.

    Diare pada ibu hamil umumya bersifat ringan, tapi jangan disepelekan karena diare yang terjadi terus-menerus dapat menyebabkan kelemahan, dehidrasi, hingga kekurangan nutrisi yang dapat memengaruhi kondisi ibu dan janinnya. Pada saat diare, jumlah cairan dalam tubuh akan berkurang, termasuk cairan yang ada didalam pembuluh darah. Apabila cairan didalam pembuluh darah berkurang, maka pasokan aliran darah ke janin juga akan berkurang. Hal ini dapat menyebabkan janin kekurangan cairan, oksigen, dan makanan, yang pada akhirnya menyebabkan gangguan pertumbuhan pada janin hingga kematian. Oleh karena itu bumil yang diare harus memerhatikan makanan yang diasupnya.

    Pada saat bumil mengalami diare, kurangilah makanan yang dapat memperparah diare seperti beberapa makanan berikut:

    1. Makanan pedas dan asam

    Makanan pedas dan asam dapat menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan, sehingga mampu memperparah diare.

    1. Susu

    Jika diare disebabkan alergi terhadap laktosa (salah satu kandungan dalam susu), berarti susu harus dihindari, tapi beberapa penelitian terbaru mengatakan apabila diare tidak disebabkan karena alergi laktosa, susu dapat terus dilanjutkan.

    1. Makanan yang digoreng

    Selain itu, hindari juga mengonsumsi makanan yang digoreng, karena kandungan minyak dalam makanan yang digoreng cukup tinggi dan membuat saluran pencernaan menjadi lebih berat.

    1. Makanan yang mengandung pemanis buatan dan cokelat

    Terakhir,yang harus hindari saat diare adalah makanan yang mengandung pemanis buatan dan cokelat, karena kedua makanan ini bisa membuat diare makin parah.

    Sebaliknya, ada beberapa makanan yang justru dianjurkan untuk ibu hamil, antara lain:

    1. Minum air putih yang cukup

    Hal terpenting yang harus dilakukan bumil pada saat diare yaitu mengganti cairan yang keluar dengan banyak minum air putih. Pemberian oralit atau minuman pengganti elektrolit juga dapat diberikan saat bumil mengalami diare.

    1. Makan sup kaldu ayam

    Sup kaldu ayam mengandung protein yang cukup tinggi. Protein tersebut sangat diperlukan untuk nutrisi dan membantu melawan sumber infeksi seperti bakteri, virus, atau parasit yang menyebabkan diare.

    1. Makan kentang

    Kentang juga bisa dijadikan alternatif pengganti nasi untuk bumil yang mengalami diare. Kentang mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diterima oleh saluran pencernaan. Selain itu, karbohidrat sederhana yang terdapat pada kentang juga baik dalam melawan efek diare. Kentang dapat dikonsumsi dengan cara direbus, dibuat sup, atau disajikan dalam bentuk mashed potato yang tidak banyak mengandung bumbu tambahan.

    1. Minum air jahe

    Jahe sering digunakan untuk mengobati diare, termasuk diare pada ibu hamil. Jahe mengandung gingerol dan senyawa lain yang sangat bermanfaat untuk mengurangi diare. Jahe dapat disajikan dengan cara merebus air dan jahe yang sudah dipotong kecil-kecil, lalu air rebusan tersebut disaring dan diminum saat masih hangat.

    1. Minum madu

    Madu sangat baik dikonsumsi ketika diare, karena madu sudah terkenal mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi.

    1. Makan sup wortel

    Diare yang terjadi pada ibu hamil maupun orang yang tidak hamil, dapat disembuhkan dengan wortel. Dalam sebuah penelitian, telah terbukti bahwa bagian dari serat wortel mengandung efek antidiare alami. Selain itu, nutrisi yang terdapat dalam wortel juga sangat baik untuk ibu dan janinnya.

    Selain harus memerhatikan makanan yang dihindari dan dikonsumsi saat diare, bumil juga harus memeriksakan dirinya kedokter untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. Jangan membiasakan membeli obat tanpa resep dokter termasuk obat diare, terutama saat  hamil.

    Nah, bumil yang membutuhkan aneka produk kesehatan maupun ‘haus’ akan artikel-artikel kesehatan lainnya, yuk akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Simadibrata M. Diarepadakehamilan. Penyakit-penyakitpadakehamilan: peranseoranginternis. Jakarta:PusatPenerbitanDepartemenIlmuPenyakitDalam FKUI; 2013.
    2. Firmansyah MA. Penata laksanaan gangguan saluran cerna dalam kehamilan. Medicinus 2014.
    3. Barr W, Smith A. Acute diarrhea in adults. American Family Physician 2014.
    4. Gill CJ, Lau J, Gorbach SL, Hamer DH. Diagnostic accuracy of stool assays for inflammatory bacterial gastroenteritis in developed and resource-poor countries. ClinInfect Dis. 2013.
    5. Abbassi GM, Greer LG, Cunningham FG. Pregnancy and laboratory studies: a referencetable for clinicians. ObstetGynecol 20
    6. Pazhayattil GS, Rastegar A, Brewster UC. Approach to the diagnosis and treatmentof hyponatremia in pregnancy. Am J Kidney Dis 2015.
    Read More
  • Anda sering sakit kepala sebelah yang tak kunjung reda? Sakit kepala sebelah sering disebut sebagai migrain dalam istilah medis. Sakit kepala sebelah berupa nyeri hebat yang sering muncul yang dapat mengganggu aktivitas kita sehari-hari atau saat kita ingin beristirahat. Belum lagi bila nyeri kepala sebelah tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Penyebab sakit kepala […]

    Sakit Kepala Sebelah Tak Kunjung Reda? Coba Kurangi Makanan Ini!

    Anda sering sakit kepala sebelah yang tak kunjung reda? Sakit kepala sebelah sering disebut sebagai migrain dalam istilah medis. Sakit kepala sebelah berupa nyeri hebat yang sering muncul yang dapat mengganggu aktivitas kita sehari-hari atau saat kita ingin beristirahat. Belum lagi bila nyeri kepala sebelah tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

    Penyebab sakit kepala sebelah secara pasti belum diketahui, faktor keturunan atau genetik seperti memiliki riwayat keluarga dengan sakit kepala sebelah dapat menjadi suatu faktor risiko terjadinya sakit kepala sebelah pada seseorang. Sakit kepala sebelah terjadi akibat adanya kejadian penyempitan pembuluh darah otak (vasokonstriksi) yang kemudian diikuti dengan pelebaran pembuluh darah itu sendiri (vasodilatasi).

    Teori lain yakni adanya gangguan pada keseimbangan zat kimia (neurotransmitter) di otak. Beberapa faktor telah ditemukan dapat menjadi pencetus sakit kepala sebelah, seperti stres, kurang tidur, merokok, atau perubahan hormon dalam tubuh (seperti yang umum pada wanita yaitu saat menstruasi). Nah, yang tidak kalah penting adalah pola makan dan juga jenis makanan yang kita makan.

    Penelitian menunjukkan bahwa telat makan atau berpuasa dapat memicu terjadinya sakit kepala sebelah. Hal ini disebabkan karena terganggunya suplai glukosake otak sehingga terjadi ketidak seimbangan antara sistem penghantaran saraf yang pada akhirnya berujung pada gangguan pembuluh darah di otak dan timbulsakit kepala sebelah. Oleh karena itu, bagi Moms yang sibuk beraktivitas, ingat untuk selalu siapkan snack ya agar perut tidak kosong. Para penderita sakit kepala sebelah dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi sedikit tapi sering.

    Beberapa jenis makanan ditemukan dapat mencetuskan sakit kepala sebelah, hal ini terkait dengan mekanisme terjadinya sakit kepala sebelah yang telah dijelaskan diatas, sehingga sebaiknya dihindari oleh Moms yang sering menderita sakit kepala sebelah. Berikut ini adalah beberapa makanan yang sebaiknya Moms hindari untuk mencegah tercetusnya sakit kepala sebelah:

    1. Cokelat
    2. Minumanberalkohol (anggurmerahdanbir). Serangan sakit kepala sebelah dapat muncul dalam beberapa menit hingga hari setelah konsumsi alkohol.
    3. Buah-buahan seperti pepaya, alpukat, plum dan pisang yang terlalu matang
    4. Roti dan gandum seperti pizza, roti dan biskuit yang mengandung keju, cokelat dan kacang.
    5. Makanan dengan tambahan Monosodium glutamate (MSG)
      Hindari konsumsi makanan yang banyak mengandung MSG seperti makanan kaleng, snack yang siap untuk dimakan, mie instan, dan sebagainya. Batasi juga penggunaan garam di rumah.
    1. Keju, mengandung zat bernama tiramin yang dapat mencetuskan serangan sakit kepala sebelah.
    2. Daging yang diproses (seperti daging kalengan, sarden, sosis), karena mengandung zat nitrit dan juga tiramin
    3. Kafein, ternyata kafein dapat menjadi pencetus maupun untuk mengobatisakit kepala sebelah. Jadi, jangan heran jika Namun yang dimaksud ialah caffeine withdrawal, setelah seseorang yang biasanya mengonsumsi kafein dalam jumlah yang banyak dan sering lalu menghentikannya secara langsung. Meskipun seorang penderita sakit kepala sebelah masih diperbolehkan mengonsumsi kafein sebanyak 200 mg per hari (2 cangkir), namun TheNational Headache Foundation menyarankan bila seseorang sudah sering sakit kepala sebelah, sebaiknya menghindari kafein.
    4. Pemanisbuatan (aspartame/sakarin)
    5. Kacang-kacanganan seperti fava, kacangpolon

    Tidak semua makanan dan minuman dari daftar di atas dapat mencetuskan terjadinya sakit kepala sebelah pada semua orang, karena bagaimanapun juga efek makanan tersebut bisa berbeda pada setiap orang. Moms disarankan untuk selalu membuat catatan harian makanan, dengan hal ini Moms dapat mengetahui makanan apa saja yang dapat mencetuskan sakit kepala sebelah. Jika Anda sudah tahu dan mencatat makanan apa saja yang dapat mencetuskan sakit kepala sebelah, cobalah untuk tidak megonsumsi makanan tersebut selama satu bulan, lalu dipantau apakah dengan tidak mengonsumsi makanan yang dapat menjadi pencetus sakit kepala sebelah tersebut, terjadi perbaikan atau tidak.

    Tetapi ada hal yang harus selalu diingat, yaitu ada beberapa makanan yang dapat secara langsung mencetuskan timbulnya sakit kepala sebelah, tapi beberapa makanan lainnya dapat juga mencetuskan sakit kepala sebelah setelah 24 jam dikonsumsi. Jangan terlalu ketat membatasi makanan, terdapat risiko apabila Moms menjauhi makanan yang sebenarnya bukan pencetus dari sakit kepala sebelah, yaitu kurangnya nutrisi yang sangat penting bagi tubuh.

    Berikut ini adalah serangkaian tips untuk memiliki pola hidup yang sehat terbebas dari sakit kepala sebelah:

    1. Jangan pernah melewatkan waktu makan. Selalu sediakan snack di dalam tas Anda.
    2. Makan sebanyak lima kali sehari dengan porsi yang kecil.
    3. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak yang baik untuk menjaga perut tetap kenyang dan jangan biarkan perut kosong.
    4. Jangan memakan atau meminum sesuatu yang Anda sudah ketahui merupakan pencetus dari sakit kepala sebelah. Terdapat beberapa makanan yang umumnya sering mencetuskan sakit kepala sebelah pada kebanyakan orang, seperti alkohol, keju, kafein dan cokelat.
    5. Lebih baik meminum air putih saja setiap harinya dan hindari minum-minuman manis dan bersoda.
    6. Menghindari makan makanan yang banyak mengandung MSG seperti makanan olahan, makanan kaleng dan makanan cepat saji lainnya

    Nah, itulah sederet rangkaian makanan yang perlu Anda hindari agar sakit kepala sebelah menjauh. Jika Anda masih membutuhkan informasi kesehatan termasuk produk kesehatan, bisa ditemukan lewat www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Angel T. What Foods can You Eat to Prevent Migraines? Healthline. 2016. [cited 19 September 2018]. Available from: healthline.com/health/migraine/what-to-eat-when-you-have-a-migraine#1.
    2. Dalkara T, Kilic K. How Does Fasting Trigger Migraine? A Hypothesis. Curr Pain Headcahe.2017;17:368.
    3. Does Caffeine Trigger or Treat Headaches. National Headache Foundation. [cited 19 September 2018]. Available from: headaches.org/2009/07/24/does-caffeine-trigger-or-treat-headaches/.
    4. Migraine Triggers. American Council for Headache Education. [cited 19 September 2018]. Available from: static1.squarespace.com/static/530d1c5be4b0e5f490d6eaef/t/53334ce1 e4b05b79d04b113c/1395870945113/triggers.pdf
    5. Alpay K, Ertas M, Orhan EK, Ustay DK, Lieners C, Baykan B. Diet Restriction in Migraine, Based on IgG Against Foods: A Clinical Double-Blind, Randomised, Cross-over Trial. Cephalgia. 2010;30(7):829-34.
    6. Halker R, Ailani J, Dougherty C, Slavin M. Migraine and Diet. American Migraine Foundation. 2016. [cited 19 September 2018]. Available from: americanmigrainefoundation.org/understanding-migraine/migraine-and-diet/.
    Read More
  • Setiap pasangan suami istri tentunya mendambakan dikaruniai buah hati. Kehadiran anak selalu menjadi kado terindah bagi pasangan suami istri. Berbagai cara dilakukan supaya dapat memiliki keturunan yang dapat menambah kebahagiaan dalam keluarga tersebut. Namun, tak sedikit yang mengalami masalah untuk memiliki anak. Tidak mendapat keturunan, atau suatu kondisi yang disebut infertil adalah ketika seorang pasangan […]

    5 Makanan Peningkat Kesuburan agar Cepat Hamil

    Setiap pasangan suami istri tentunya mendambakan dikaruniai buah hati. Kehadiran anak selalu menjadi kado terindah bagi pasangan suami istri. Berbagai cara dilakukan supaya dapat memiliki keturunan yang dapat menambah kebahagiaan dalam keluarga tersebut. Namun, tak sedikit yang mengalami masalah untuk memiliki anak. Tidak mendapat keturunan, atau suatu kondisi yang disebut infertil adalah ketika seorang pasangan suami istri tidak kunjung dikaruniai seorang anak selama 1 tahun setelah melakukan hubungan seksual yang teratur.

    Namun, apabila seorang wanita sudah berusia di atas 35 tahun, keadaan infertil dapat dikatakan ketika belum mendapat anak selama 6 bulan dengan hubungan seksual yang teratur. Penyebab paling banyak dari terjadinya ketidaksuburan dalam keluarga adalah dari faktor wanita sebanyak 35%, namun pria juga dapat menjadi penyebab dari infertilitas ini. Sekitar 6% dari wanita usia 15-44 tahun mengalami kejadian infertilitas, 9% pria usia 25 sampai 44 tahun yang sudah berkeluarga mengalami keadaan tidak subur pada dirinya.

    Berbagai cara pasti dilakukan untuk bisa mendapatkan keturunan, selain dari faktor genetik, tentunya Sobat bertanya-tanya adakah makanan peningkat kesuburan supaya cepat hamil?

    Perlu diketahui, penyebab tersering dari terjadinya ketidaksuburan pada wanita yakni gangguan fungsi dari organ-organ yang berperan pada awal mula pembuahan hingga terjadinya kehamilan, yaitu indung telur, saluran telur, dan rahim. Setiap bulannya, setiap wanita normalnya mengeluarkan sel telur untuk dibuahi. Namun, apabila adanya penyakit yang menyerang dari indung telur, maka produksi telur pun akan terganggu. Penyakit yang paling sering menyerang indung telur ini adalah penyakit sindrom ovarium polikistik, dimana pada penyakit ini adanya produksi hormon yang tidak seimbang, yaitu adanya peningkatan kadar hormon testosteron pada tubuh wanita dan munculnya banyak kista (kantong berisi cairan) pada indung telur.

    Hal ini menyebabkan indung telur tidak dapat menghasilkan telur secara normal, sehingga pembuahan pun sulit terjadi. Pada saluran telur, penyebab ketidaksuburan terjadi akibat adanya riwayat infeksi yang menyerang dari saluran telur tersebut, sehingga pembuahan pada saluran telur tidak berjalan dengan normal. Dari rahim sendiri, penyebab kegagalan pembentukan calon bayi seringkali disebabkan karena penyakit endometriosis, dimana adanya jaringan dari lapisan dalam dinding rahim tidak bertumbuh sesuai pada tempatnya, sehingga mempersulit penempelan dari hasil pembuahan. Berbeda dengan wanita, penyebab tersering pada pria yang menyebabkan ketidaksuburan adalah kuantitas dan kualitas sperma yang tidak sesuai pada umumnya.

    Nah, setelah mengetahui penyebab tersering dari ketidaksuburan yang terjadi, pastinya Sobat ingin tahu faktor apa saja yang dapat meningkatkan kesuburan bukan?  Selain dari faktor genetik, ternyata faktor nutrisi juga berperan penting. Yuk, simak 5 makanan peningkat kesuburan berikut:

    1. Gandum Utuh

    Belakangan ini mungkin Anda sering mendengar makanan yang disebut whole Grains. Ya, gandum utuh acapkali dikonsumsi sebagai sarapan pagi. Kandungan dari gandum utuh ini ternyata meliputi kandungan serat yang tinggi, zat antioksidan, vitamin, mineral, lignans, dan senyawa phenolic yang memiliki fungsi masing-masing. Terjadinya ketidaksuburan pada wanita seringkali juga diakibatkan karena kandungan zat pro-oksidan (berperan dalam menimbulkan reaksi peradangan) yang lebih tinggi dibandingkan zat antioksidan yang dimiliki. Sehingga, kandungan zat antioksidan pada gandum utuh dapat menyeimbangkan kandungan prooksidan yang ada.

    Selain itu, adanya kandungan lignan pada gandum utuh ini meningkatkan hormon fitoestrogen (senyawa mirip estrogen yang berasal dari tumbuh-tumbuhan) yang berperan dalam pertumbuhan dinding rahim, sehingga dapat memberikan tempat yang baik untuk penempelan bakal janin. Manfaat terakhir dari gandum utuh yang dapat dikategorikan sebagai makanan peningkat kesuburan ialah peran gandum utuh dalam metabolisme glukosa dan insulin. Kadar hormon insulin yang tinggi pada tubuh membuat pertumbuhan dinding rahim tidak berjalan sempurna, sehingga berdampak negatif pada proses pembuahan dan penempelan bakal janin.

    2. Omega-3

    Ikan menjadi pilihan makanan utama yang memiliki kandungan omega-3 yang tinggi. Selain ikan, makanan laut lainnya juga memiliki kandungan omega-3, namun setiap wanita dibatasi untuk konsumsi makanan laut sebanyak 2 kali per minggu, agar mengurangi efek merkuri yang terdapat pada makanan laut tersebut. Omega-3 sendiri berperan dalam transport oksigen untuk memberikan nutrisi yang baik ke setiap organ tubuh, kemudian efek anti peradangan dari omega-3 ini juga dibutuhkan oleh tubuh, termasuk didalamnya dinding rahim. Selain manfaatnya pada dinding rahim, omega-3 ternyata memiliki peran besar terhadap kualitas sel telur yang dihasilkan dan hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian.

    3. Buah & Sayur

    Pastinya manfaat dari buah dan sayur sudah tidak diragukan lagi pada tubuh kita. Kandungan antioksidan dan vitamin yang tinggi pada buah dan sayur memberikan banyak manfaat baik bagi tubuh, termasuk siklus reproduksi wanita. Kaya akan antioksidan dan vitamin membuat kualitas sel telur yang dihasilkan meningkat, memperkuat dinding rahim, dan membuat regulasi hormon reproduksi berjalan teratur. Sebagai makanan peningkat kesuburan , tentunya buah dan sayur harus rutin dikonsumsi.

    4. Minyak Zaitun

    Minyak zaitun dapat menjadi bahan pelengkap untuk setiap masakan yang disantap. Minyak zaitun memiliki kandungan lemak baik yang sangat tinggi dan hal ini berperan dalam metabolisme lemak tubuh. Penggunaan minyak zaitun dalam masakan sehari-hari justru terbukti dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), serta kadar trigliserida. Selain itu, minyak zaitun juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Minyak zaitun sangat berperan dalam mencegah terjadinya obesitas, dimana obesitas juga menjadi faktor terkuat terhadap terjadinya ketidaksuburan pada wanita. Pada obesitas, keseimbangan hormon seks akan terganggu dan menyebabkan produksi sel telur juga menjadi tidak teratur. Selain itu, keadaan obesitas juga membuat regulasi hormon insulin dalam tubuh terganggu yang juga memberikan efek prooksidan pada organ seks wanita.

    5. Susu

    Susu dan produk susu lainnya, seperti keju dan mentega, terutama yang mengandung susu murni dipercaya dapat meningkatkan kesuburan pada wanita. Penelitian telah menyatakan pada wanita yang rutin mengonsumsi susu murni, didapatkan angka kesuburan yang lebih tinggi dibanding yang tidak konsumsi susu murni. Melalui ini, susu murni dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan makanan peningkat kesuburan.

    Nah Sobat, itulah 5 jenis makanan peningkat kesuburan yang dapat dijadikan asupan rutin hari-harinya. Bagi Anda yang membutuhkan produk kesehatan, seperti susu, vitamin, suplemen, termasuk ingin menambah wawasan kesehatan lainnya, bisa diperoleh dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Gaskins JA, Chiu YH, Williams PL, Keller MG, Toth TL, Hauser R, et al. Maternal whole grain intake and outcomes of in vitro fertilization. Fertil Steril. 2016 June; 105 (6) : 1503-10.
    2. Infertility [Internet]. Centers for Disease Control and Prevention. April 2018 [cited 15 September 2018]. Available from : cdc.gov/reproductivehealth/infertility/index.htm
    3. Infertility Definitions and Terminology [Internet]. World Health Organization. 2018. [cited 15 September 2018]. Available from : who.int/reproductivehealth/topics/infertility/definitions/en/
    4. Nehra D, Le HD, Fallon EM, Carlson SJ, Woods D, White YA, et al. Prolonging the female reproductive lifespan and improving egg quality with dietary omega-3 fatty acids. Aging Cell. 2012 December ; 11(6): 1046-54.
    5. Coletta JM, Bell SJ, Roman AS. Omega-3 fatty acids and pregnancy. Revirws in Obstetrics & Gynecology. 2010 ; 3(4): 163-71.
    6. Gaskins JA, Chavarro. Diet and fertility : A Review. American Journal of Obstetrics and Gynecology. 2017 August: 2-16.
    7. Dag ZO, Dilbaz B. Impact of obesity on infertility in women. J Turk Ger Gynecol Assoc.2015; 16:111-7.
    8. Berrougui H, Ikhlef S, Khalil A. Extra virgin olive oil polyphenols promote cholesterol efflux and improve HDL functionality. Evid Based Complement Alternat Med. 2015: 1-9.
    9. Afeiche MC, Chiu YH, Gaskins AJ, Williams PL, Souter I, Wright DL, et al. Dairy intake in relation to in vitro fertilization outcomes among women from a fertility clinic. Hum Reprod. 2016 Mar;31(3):563-71.
    Read More
  • “Jangan banyak makan yang asin-asin, nanti darah tinggi loh!”, mungkin Moms sering mendengar kalimat serupa terlontar dari orang-orang sekitar. Darah tinggi atau dalam bahasa medis dikenal sebagai hipertensi memang patut diwaspadai. Tak sedikit bahaya komplikasi yang terjadi akibat hipertensi. Lalu bagaimana mencegah hal ini terjadi? Sebelum bicara tetang pencegahan, ada baiknya kita pahami seluk-beluk hipertensi […]

    Perlu Makan Apa supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    “Jangan banyak makan yang asin-asin, nanti darah tinggi loh!”, mungkin Moms sering mendengar kalimat serupa terlontar dari orang-orang sekitar. Darah tinggi atau dalam bahasa medis dikenal sebagai hipertensi memang patut diwaspadai. Tak sedikit bahaya komplikasi yang terjadi akibat hipertensi. Lalu bagaimana mencegah hal ini terjadi? Sebelum bicara tetang pencegahan, ada baiknya kita pahami seluk-beluk hipertensi terlebih dulu.

    Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan tekanan darah terhadap dinding pembuluh darah arteri. Tekanan darah dapat meningkat dan menurun dalam keseharian kita, tapi jika tekanan darah tetap tinggi, itulah yang dimaksud dengan tekanan darah tinggi. Seiring waktu, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang mengarah ke penyakit jantung, ginjal, stroke, dan masalah lainnya. Hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena tidak menunjukkan gejala dan dapat luput dari perhatian sehingga tidak diobati selama bertahun–tahun.

    Jika tekanan darah Moms berada pada tingkat 140/90 atau lebih tinggi lagi, maka disebut tekanan darah tinggi. Sekitar 2 per 3 orang dengan usia lebih 65 tahun memiliki tekanan darah tinggi. Jika tekanan darah antara 120/80 dan 139/89, maka disebut prehipertensi yang berarti Moms sekarang belum memiliki tekanan darah tinggi, tapi sangat mungkin kemudian hari berkembang menjadi tekanan darah tinggi, kecuali jika Moms mencegahnya sejak dini.

    Banyak faktor risiko yang memicu tekanan darah tinggi dan tidak dapat dikendalikan, seperti usia, riwayat keluarga, jenis kelamin, dan ras. Namun, ada juga faktor risiko yang dapat Anda kendalikan seperti olahraga dan diet. Kelebihan berat badan juga merupakan salah satu faktor risiko, sehingga menurunkan berat badan juga dapat membantu.

    Moms dapat menurunkan tekanan darah dengan mengonsumsi makanan yang rendah lemak jenuh, dan lebih mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan susu rendah lemak. Konsumsi juga makanan–makanan yang mengandung kalium, kalsium dan magnesium, serta protein dan serat. Kurangi asupan makanan yang mengandung garam tinggi. Moms dapat mengurangi konsumsi garam dengan cara mengukur kadar garam per hari kurang dari satu sendok, baca kandungan garam pada label makanan yang hendak Moms makan, hindari makanan kaleng, dan fast food. Hindari alkohol, karena alkohol juga dapat meningkatkan tekanan darah.

    Berikut beberapa makanan yang bisa dicoba untuk membantu menurunkan tekanan darah:

    1. SAYURAN HIJAU

    Kandungan kalium dapat membantu ginjal menyingkirkan banyak sodium melalui urin dan akhirnya menurunkan tekanan darah. Sayur–sayuran hijau yang mengandung tinggi kalium adalah kubis, lobak hijau, sawi, bayam, dan selada. Sayuran kaleng sering mengandung sodium, sehingga Moms dianjurkan mengonsumsi sayuran segar.

    1. BUAH- BUAHAN BERRY

    Buah berry, terutama blueberry mengandung senyawa alami yang disebut flavonoid. Menurut suatu penelitian, flavonoid dapat mencegah hipertensi dan membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

    1. UBI MERAH

    Ubi merah mengandung nitrat oksida yang dapat membantu membuka pembuluh darah dan dapat menurunkan tekanan darah. Moms bisa menambahkan menu ini dalam menu utama, dan merupakan sumber karbohidrat yang baik

    1. SUSU RENDAH LEMAK DAN YOGURT

    Susu merupakan sumber kalsium yang sangat baik, kalsium merupakan kandungan yang penting untuk menurunkan tekanan darah. Moms bisa memilih yoghurt jika tidak menyukai susu. Menurut suatu penelitian, mengonsumsi 5 porsi yoghurt dalam seminggu dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi sebanyak 20%. Menu ini juga dapat digabungkan dengan buah–buahan, granola dan oatmeal lainnya sehingga menambah kesehatan jantung. Saat Moms membeli yoghurt, pastikan untuk memeriksa kadar gula. Semakin rendah gula per porsi, semakin baik.

    1. OATMEAL

    Makanan ini mengandung serat tinggi, rendah lemak, dan rendah sodium sehingga baik dikonsumsi untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Moms bisa menggunakan menu ini sebagai menu makanan pagi, yang tentunya dapat digabungkan dengan bahan lainnya seperti susu, buah–buahan dan lainnya.

    1. PISANG

    Pisang mengandung kalium yang baik. Makanan ini pun dapat digunakan sebagai menu utama, maupun sebagai camilan, sehingga mudah dikonsumsi di manapun.

    1. IKAN DENGAN OMEGA 3 TINGGI

    Ikan merupakan sumber protein tanpa lemak yang baik untuk tubuh. Ikan berlemak seperti salmon dan sarden mengandung lemak omega 3 sangat tinggi, yang berfungsi untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan, dan menurunkan trigliserida. Salmon juga mengandung vitamin D, yang juga baik untuk menurunkan tekanan darah.

    1. BIJI – BIJIAN

    Biji – bijian seperti biji bunga matahari, labu merupakan jenis makanan yang mengandung kalium, magnesium dan lainnya yang berguna untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

    1. BAWANG PUTIH & REMPAH – REMPAH

    Bawang putih dapat membantu mengurangi hipertensi dengan meningkatkan jumlah nitrat oksida dalam tubuh. Menambahkan rempah–rempah beraroma dalam makanan dapat membantu mengurangi asupan garam. Contoh rempah–rempah yang baik untuk digunakan yaitu kayu manis, basil.

    1. COKELAT HITAM

    Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi cokelat hitam sebanyak 100 gram per hari dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Cokelat hitam mengandung 60% padatan kakao dan mengandung gula yang lebih rendah dibandingkan cokelat biasa.

    1. MINYAK ZAITUN

    Minyak zaitun adalah contoh makanan yang mengandung lemak yang sehat untuk tubuh. Minyak ini mengandung polifenol, yaitu senyawa yang dapat membantu menurunkan tekanan darah.

    1. BUAH DELIMA

    Buah delima adalah buah yang baik untuk tubuh dan bisa dikonsumsi langsung atau dibuat jus. Sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi buah delima sekali sehari selama 4 minggu dapat menurunkan tekanan darah.

    Apa itu diet DASH?

    DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) adalah menu diet yang mengandung banyak buah–buahan, sayuran biji–bijian, ikan, unggas, kacang–kacangan, dan susu rendah lemak. Jenis makanan ini merupakan makanan yang mengandung kalium, magnesium, kalsium, serat dan protein.

    Diet DASH dapat menurunkan tekanan darah karena memiliki lebih sedikit kandungan garam dan gula dibandingkan diet lainnya, dan diet ini mengurangi asupan terhadap minuman manis, lemak, daging merah, dan daging olahan.

    Jika Moms ingin mengikuti diet DASH, Moms dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi agar dapat menghitung banyak kalori yang dibutuhkan per hari dan merencanakan makanan sesuai yang Moms sukai sehingga dapat dicapai berat badan yang ideal.

    Nah, Moms, itulah makanan–makanan yang dapat Moms konsumsi agar tekanan darah menjadi normal. Diet makanan yang sehat dan olahraga teratur sangat direkomendasikan untuk mengurangi tekanan darah tinggi. Namun, jika tekanan darah Moms tetap tinggi, itu berarti Moms perlu mengonsumsi obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Banyak obat yang dapat menurunkan tekanan darah, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengkonsumsi obat. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati.

    Jika Anda masih membutuhkan informasi kesehatan terkait darah tinggi, aneka produk dan suplemen kesehatan, atau bahkan alat cek tekanan darah, bisa diperoleh dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. 13 Foods That Are Good for High Bood Pressure – healthline.com/health/foods-good-for-high-blood-pressure#takeaway, diakses pada tanggal 20-9-2018.
    2. Your Guide to Lowering Blood Pressure – nhlbi.nih.gov/files/docs/public/heart/hbp_low.pdf, diunduh pada tanggal 20-9-2018.
    3. Your Guide to Lowering your Blood Pressure With DASH – nhlbi.nih.gov/files/docs/public/heart/dash_brief.pdf, diunduh pada tanggal 20-9-2018.
    4. High Blood Pressure Diet – webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/high-blood-pressure-diet#1, diakses pada tanggal 20-9-2018.
    5. 10 Ways to control high blood pressure without medication – mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-pressure/in-depth/high-blood-pressure/art-20046974, diakses pada tanggal 20-9-2018.
    Read More
  • Apakah Sobat merasa bahwa asupan yang Sobat konsumsi selama ini merupakan makanan yang sudah sesuai dengan nilai kecukupan gizi? Bagaimana cara mengetahui kalau makanan yang selama ini kita makan sudah memenuhi kecukupan gizi atau belum? Pernahkan Sobat mendengar istilah piramida makanan? Piramida makanan atau Pedoman Gizi Seimbang merupakan suatu metode yang digunakan untuk memudahkan kita […]

    Hidup Lebih Sehat dengan Piramida Makanan

    Apakah Sobat merasa bahwa asupan yang Sobat konsumsi selama ini merupakan makanan yang sudah sesuai dengan nilai kecukupan gizi? Bagaimana cara mengetahui kalau makanan yang selama ini kita makan sudah memenuhi kecukupan gizi atau belum? Pernahkan Sobat mendengar istilah piramida makanan?

    Piramida makanan atau Pedoman Gizi Seimbang merupakan suatu metode yang digunakan untuk memudahkan kita mengetahui bagaimana komposisi makanan yang seimbang. Gizi yang seimbang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan serta turut berperan dalam kecerdasan anak.

    Terdapat 10 pesan gizi seimbang yang berlaku untuk masyarakat umum yaitu:

    1. Syukuri dan nikmati aneka ragam makanan.
    2. Banyak makan sayuran dan cukup buah-buahan.
    3. Biasakan mengonsumsi lauk-pauk yang mengandung protein tinggi.
    4. Biasakan mengonsumsi aneka ragam makanan pokok.
    5. Batasi konsumsi pangan manis, asin dan berlemak.
    6. Biasakan sarapan.
    7. Usahakan minum air putih yang cukup dan aman.
    8. Biasakan membaca label pada kemasan pangan.
    9. Cuci tangan pakai sabun dan air bersih mengalir.
    10. Melakukan kegiatan atau aktivitas fisik yang cukup dan mempertahankan berat badan normal.

    Hidup lebih sehat dengan piramida makanan dapat diwujudkan dengan mudah setelah memahami isi dari piramida makanan/Piramida Gizi Seimbang. Piramida Gizi Seimbang terdiri dari:

    1. Makanan Pokok

    Makanan pokok adalah pangan yang mengandung karbohidrat. Contoh makanan pokok ialah beras, jagung, singkong, ubi, talas, terigu, sagu dan produk olahannya. Konsumsi makanan pokok dianjurkan sekitar 3-4 porsi setiap harinya. Karbohidrat merupakan sumber energi utama yang menunjang aktivitas fisik tapi bukan berarti Anda hanya mengonsumsi karbohidrat saja tanpa didukung lemak dan protein. Sobat dapat mengonsumsi nasi sebanyak 100 gram per porsi atau singkong dan ubi dengan ukuran sedang sebagai sumber karbohidrat.

    2. Sayur dan Buah

    Seperti diketahui, sayuran dan buah-buahan adalah sumber vitamin, mineral dan serat. WHO menganjurkan agar konsumsi sayuran dan buah-buahan sejumlah 400 gram per orang/per hari, yang terdiri dari 250 gram sayur dan 150 gram buah.

    Bagi orang Indonesia, dianjurkan konsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 gram per orang/per hari untuk balita dan anak usia sekolah, serta 400-600 gram per orang/ per hari bagi remaja dan orang dewasa. Sekitar dua-pertiga dari jumlah tersebut adalah porsi sayur.

    Sobat dapat memilih buah apel atau jeruk, dan dikonsumsi sebanyak dua kali sehari untuk memenuhi kebutuhan buah tersebut. Konsumsilah sayuran dengan berbagai variasi warna sebanyak 100 gram (1 cangkir) dalam tiap porsi makanan Anda.

    3. Protein

    Protein terdiri dari protein hewani dan nabati. Protein hewani terdapat pada daging sapi, ayam, bebek, ikan, kambing, susu dan lain-lain. Protein nabati diperoleh dari kacang kedelai, tahu, tempe, kacang hijau, kacang tanah, dan lain-lain. Dianjurkan untuk mengonsumsi protein hewani sebanyak 2-4 porsi (setara dengan 70- 140 gram daging sapi  atau 80-160 gram daging ayam), sedangkan protein nabati sebanyak 2-4 porsi sehari (setara dengan 100-200 gram tempe).

    4. Garam, gula dan minyak

    Peraturan Menteri Kesehatan nomor 30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak serta Pesan Kesehatan untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji menyebutkan bahwa risiko hipertensi, stroke, diabetes dan serangan jantung meningkat apabila konsumsi gula lebih dari 50 gram (4 sendok makan), natrium lebih dari 2000 mg (1 sendok teh) dan lemak atau minyak total lebih dari 67 g (5 sendok makan) per hari per orang. Oleh karena itu, konsumsi garam dianjurkan kurang dari 1 sendok teh, gula kurang dari 4 sendok makan dan lemak atau minyak kurang dari 1 sendok teh dalam sehari.

    5. Air putih

    Sekitar dua pertiga tubuh kita adalah air. Air sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang banyak untuk hidup sehat, dan perlu diingat, tubuh tidak bisa memproduksi air untuk memenuhi kebutuhan ini, oleh karena itu asupan air dari luar sangat penting yaitu 8 gelas setiap harinya.

    Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, sebanyak 93,5% penduduk usia >10 tahun mengonsumsi sayuran dan buah-buahan di bawah standar yang dianjurkan, padahal konsumsi sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu bagian penting dalam mewujudkan gizi seimbang. Nah, sekarang Sobat sudah mengetahui bagaimana cara menyusun makanan yang seimbang gizinya. Yuk, biasakan hidup lebih sehat dengan piramida makanan.

    Nah, jika Sobat memerlukan aneka produk kesehatan maupun artikel terkait kesehatan lain, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Pedoman Gizi Seimbang 2014. Kementerian Kesehatan RI. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2.
    2. Pedoman Gizi Seimbang. Kementerian Kesehatan RI 2014. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: gizi.depkes.go.id/download/Pedoman%20Gizi/PGS%20Ok.pdf.
    3. Hari Gizi Nasional 2017: Ayo Makan Sayur dan Buah Setiap Hari. Kementerian Kesehatan RI. [cited 2 Oktober 2018]. Available from: depkes.go.id/article/view/17012600002/hari-gizi-nasional-2017-ayo-makan-sayur-dan-buah-setiap-hari.html.
    4. WHO-UNICEF. Modul Pelatihan Konseling Pemberian ASI, Makanan Bayi dan Anak. WHO-UNICEF, 2012.
    5. Kementerian Kesehatan RI, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbang) Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2012, Laporan Nasional. Balitbang, Jakarta 2013.
    Read More
  • Sobat pernah merasakan ‘derita’ pusing sebelah alias migren? Duh, pasti sangat menggangu sekali ya. Tahukah Sobat, migren berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu hemi dan cranium. Hemi berarti setengah dan cranium berarti kepala, jadi secara harfiah dapat disimpulkan bahwa migren merupakan nyeri kepala yang umumnya bersifat sebelah atau unilateral. Migren biasanya berlangsung […]

    7 Makanan untuk Mencegah dan Mengatasi Migren

    Sobat pernah merasakan ‘derita’ pusing sebelah alias migren? Duh, pasti sangat menggangu sekali ya. Tahukah Sobat, migren berasal dari bahasa Yunani, terdiri dari dua kata yaitu hemi dan cranium. Hemi berarti setengah dan cranium berarti kepala, jadi secara harfiah dapat disimpulkan bahwa migren merupakan nyeri kepala yang umumnya bersifat sebelah atau unilateral. Migren biasanya berlangsung selama 4 – 72 jam, dengan karakteristik nyeri yang berdenyut. Saat terjadi migren semua pekerjaan yang tengah kita kerjakan dapat terbengkalai, tapi jangan khawatir ada 7 makanan yang dapat mengatasi migren.

    Migren merupakan salah satu jenis sakit kepala yang banyak dikeluhkan masyarakat. Lebih dari 28 juta orang didunia menderita migren, dan 70% diantaranya adalah wanita. Migren dapat terjadi pada semua usia tetapi biasanya muncul pada usia 10 – 40 tahun, dan angka kejadiannya terus menurun seiring dengan bertambahnya usia. Risiko terjadinya migren semakin tinggi pada orang yang memiliki riwayat keluarga dengan migren.

    Penyebab terjadinya migren belum diketahui dengan pasti, tapididuga migren terjadi karena adanya vasokonstriksi di otak (kondisi dimana pembuluh darah mengalami penyempitan) sehingga otak kekurangan asupan nutrisi dan oksigen, lalu pada akhirnya mulai menstimulasi saraf-saraf nyeri disekitarnya. Meski penyebabnya belum begitu jelas, tapiada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya migren antara lain: riwayat migren dalam keluarga, perubahan hormon estrogen dan progesteron pada wanita, stres, faktor fisik, pola tidur, rangsangan cahaya atau bau, alkohol, rokok dan berbagai jenis makanan.

    Pada wanita, migren terjadi karena peningkatan hormon estrogen dalam siklus menstruasi. Peningkatan kadar estrogen ini menyebabkan saraf-saraf nyeri disekitar kepala ikut tersensitisasi sehingga menyebabkan terjadinya nyeri berdenyut pada sebagian kepala atau yang sering disebut dengan migren. Perubahan emosi karena fluktuasi hormonal juga menjadi salah satu penyebab migren. Emosi atau ketegangan akan memberikan respons vasokonstriksi pada pembuluh darah kepala, hal inilah yang menyebabkan terjadi migren.

    Dikatakan sebelumnya makanan pun memiliki andil dalam terjadinya migren, ada beberapa makanan yang dapat mencetuskan migren,tapi adapula 7 makanan yang dapat mengatasi migren. Makanan yang mengandung tyramine, phenylethylamine, histamine, dan caffeine dapat menyebabkan migren.

    Keju adalah salah satu makanan yang mengandung tyramine, tyramine dapat mengahambat metabolisme di otak dan akhirnya menyebabkan migren.

    Cokelat mengandung phenylethylamine, phenylethylamine dapat menyebabkan sakit kepala dengan mengeluarkan norepinephrine, suatu hormon yang dapat menyebakan penyempitanpembuluh darah (vasokonstriksi).

    Caffein yang terkandung pada kopi, teh, dan berbagai jenis minuman bersoda dapat menyebabkan penyempitanpada pembuluh darah, yang akhirnya menyebabkan migren.

    Wine dan bir mengandung histamine yang dapat mencetuskan terjadinya sakit kepala. Selain berbagai zat yang telah diungkapkan diatas, makanan berlemak dan yang mengandung MSG (Monosodium Glutamate)dengan kadar tinggi juga dapat menyebabkan migren.

    Sementara air, magnesium, vitamin B2, asam lemak omega 3, dan triptofan adalah nutrisi-nutrisi yang harus dipenuhi untuk mencegah dan mengatasi migren. Tubuh membutuhkan air minimal 2 liter per hari agar tidak mengalami dehidrasi. Selain itu, air juga memiliki peranan penting untuk membersihkan racun yang terdapat didalam tubuh. Jika asupan air kurang, maka racun-racun didalam tubuh akan sulit dikeluarkan, akibatnya migren akan lebih mudah untuk menyerang. Magnesium diperlukan untuk mencegah terjadinya penyumbatan didalam pembuluh darah, yang dapat menyebabkan aliran darah ke otak menjadi tidak lancar.

    Seperti kita ketahui bahwa migren disebabkan karena kurangnya aliran darah ke otak, sehingga magnesium menjadi mineral yang cukup penting untuk mencegah migren. Salah satu akibat yang disebabkan oleh migren adalah kelelahan fisik, vitamin B2 atau riboflavin dikenal sebagai vitamin penghasil energi sehingga dapat mengurangi kelelahan yang ditimbulkan akibat migren. Selain itu, vitamin B2 juga memiliki efek pereda nyeri, sehingga sangat berguna untuk mengatasi migren. Asam lemak omega 3 merupakan jenis asam lemak yang menguntungkan bagi tubuh, dimana asam lemak omega 3 ini sangat baik untuk nutrisi otak. Zat yang terakhir dibutuhkan untuk mencegah dan mengatasi migren adalah triptofan. Triptofan diperlukan untuk melepaskan hormon serotonin, hormon serotonin dapat membantu penderita migren merasa lebih baik.

    Berikut adalah 7 makanan yang mengandung zat untuk mencegah dan mengatasi migren:

    1. KACANG ALMOND

    Kacang almond adalah suatu kacang terbaik yang dapat berguna untuk mengatasi migren. Kacang almond mengandung omega 3, magnesium, dan triptofan yang cukup tinggi, dimana zat-zat tersebut berguna untuk mengatasi migren.

    1. PISANG

    Pisang adalah salah satu buah yang tinggi kadar potasium dan magnesiumnya. Konsumsilah minimal 1 buah pisang setiap hari untuk mencegah migren.

    1. WORTEL

    Selain tinggi kandungan beta karotennya, wortel juga memiliki kandungan magnesium yang cukup tinggi.Konsumsilah segelas jus wortel atau semangkuk sup wortel untuk mengatasi migren.

    1. BAYAM

    Bayam adalah salah satu sayuran hijau yang banyak memiliki khasiat, selain mumpuni dalam meningkatkan hemoglobin pada penderita anemia, ternyata bayam juga dapat mengatasi migren karena mengandung magnesium dan vitamin B2.

    1. BROKOLI

    Brokoli juga merupakansalah satu sayuran hijau yang ampuh untuk mengatasi migren, brokoli mengandung vitamin B2 yang baik untuk penderita migren.

    1. TUNA

    Tuna adalah salah satu ikan laut yang memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi. Mengonsumsi tuna mampu mengurangi rasa sakit akibat migren.

    1. SALMON

    Sama halnya dengan tuna, salmon juga memiliki kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi, sehingga berkhasiat untuk penderita migren.

    Itulah 7 makanan yang dianjurkan dikonsumsi jika Sobat sering mengalami migren. Nah, bila Sobat memerlukan informasi kesehatan lainnya, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Keterangan lebih detail silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga! Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Mac Gregor, A. 2014. Memahami Migren dan Sakit Kepala Lain. Alih bahasa oleh Kartono Mohamad. Jakarta: Gaya Favorit Press
    2. Headache Classification Subcommitee of the International Headache Society. The International Headache Classification Disorder: 2nd Edition. Cephalgia 2014
    3. Suharjanti, Isti. Strategi Pengobatan Akut Migrain. Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga. 2013
    4. Liporace, Joyce, “Neurology, United Kingdom: Elsevier Mosby, 2006.
    5. Hashizume M. Psychosomatic approach for chronic migraine. Rinsho Shinkeigaku. 2013
    6. Rapoport AM. Acute and prophylactic treatments for migraine: present and future. Neurol Sci 2014
    Read More
  • Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan? Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat […]

    Makan Mi Instan dengan Nasi? Hati-hati 3 Risiko Masalah Kesehatan

    Makan mi instan dengan nasi bukan hal baru tentunya untuk Sobat semua. Selain nikmat dan mengenyangkan, pas banget untuk kantong anak-anak kosan saat akhir bulan. Kedua jenis karbohidrat ini sering jadi favorit, sampai-sampai tidak rela untuk makan salah satunya saja. Tapi, apakah pola makan seperti ini baik untuk kesehatan?

    Tidak diragukan lagi jawabannya adalah sangat tidak baik untuk kesehatan! Pernah dengar istilah carb meet carb? Nah, makan mi instan dengan nasi adalah salah satu contoh terbaiknya. Mi instan mengandung kadar karbohidrat tinggi, begitu pula dengan nasi yang merupakan salah satu sumber karbohidrat yang besar. Bila dihitung kalorinya, sekali mengonsumsi mi instan dengan nasi sudah memberikan kalori lebih dari 700 kkal per porsinya. Belum ditambah kalori dari camilan dan minuman yang dikonsumsi setelahnya. Padahal kebutuhan kalori harian rata-rata tubuh kita kurang dari 2000 kkal. Artinya, sekali makan saja sudah memberikan kalori yang sangat besar, bagaimana bila dikonsumsi rutin 3 kali sehari? Ingat, segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Berikut beberapa risiko dan dampak yang bisa terjadi:

    1. KEGEMUKAN/OBESITAS

    Salah satu dampak dari kombinasi maut double karbohidrat ini adalah kegemukan atau obesitas. Kalori yang berlebihan ini akan disimpan dalam bentuk lemak di dalam tubuh kita.Ditambah lagi, mi instan tidak mudah untuk dicerna dan beberapa bukti menunjukkan butuh waktu 3 hari untuk dapat mencerna satu bungkusmi instan dengan sempurna. Itu sebabnya, banyaknya kalori dari karbohidrat yang masuk ini tidak sesuai dengan yang keluar. Tertumpuklah semua kalori ini menjadi lemak di seluruh tubuh kita dan lingkar perut semakin lama semakin membesar. Selain itu, asupan yang tinggi karbohidrat akan membuat rasa lapar lebih cepat pada jam makan berikutnya. Obesitas pada akhirnya menjadi faktor risiko untuk penyakit metabolik lainnya seperti diabetes melitus, hipertensi, penyakit jantung koroner, dan lain-lain.

    1. DIABETES

    Mengapa bisa diabetes padahal saat makanmi instan dengan nasi toh tidak terasamanis?Eits, Jangan salah!mi instan dan nasi adalah karbohidrat, sama seperti gula yang juga termasuk karbohidrat. Oleh karena itu,mi instan dan nasi juga mampu meningkatkan gula darah. Asupan karbohidrat yang tinggi terus-menerus akan membuat sel-sel tubuh kita menjadi kurang peka dengan hormon insulin yang berguna untuk mengantarkan gula darah ke dalam sel dan merusak fungsi pankreas. Akhirnya, gula darah pun menjadi tinggi di dalam darah dan terjadilah diabetes melitus.

    Diabetes melitus pun akhirnya menjadi risiko untuk terjadinya berbagai penyakit lain kemudian hari seperti jantung koroner, kerusakan ginjal, gangguan pembuluh darah, gangguan pada mata, dan sebagainya.

    1. DARAH TINGGI

    Hipertensi terkait dengan asupan garam atau natrium. Coba Sobat cek kandungan natrium dalam satu bungkusmi instan, kira-kira setiap mi instan mengandung lebih dari 1000 miligram atau 1 gram natrium loh, sedangkan asupan sehari yang dianjurkan tidak melebihi 3 gram untuk menghindari hipertensi. Belum lagi ditambah dari beberapa jenis makanan lain yang ikut bersama dimakan bersama mi instan. Asupan tinggi natrium terus- menerus dan berlebihan akan menyebabkan hipertensi kelak dan hipertensi menjadi faktor risiko untuk penyakit mematikan lainnya seperti serangan jantung koroner dan stroke.

    Jadi, bagaimana Sobat? Masih mau makan mi instan dengan nasi? Begitu banyak risiko yang tidak baik untuk kesehatan, sehingga pilih salah satu saja agar tidak berlebihan mengonsumsi karbohidrat. Selain itu, bagi Anda pecinta mi, kini sudah banyak loh varian mi cepat saji yang lebih sehat. Sobat bisa mendapatkannya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Kebiasaan buruk orang indonesia: makan mi instant dengan nasi! Diupdate 1 November 2015. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/kebiasaan-buruk-orang-indonesia-makan-mi-instant-dengan-nasi
    2. Benarkah makan mi instan dicampur nasi berbahaya? Diupdate 12 September 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: lifestyle.kompas.com/read/2017/09/12/135742820/benarkah-makan-mi-instan-dicampur-nasi-berbahaya
    3. Never again eating rice together with instant noodles, the consequences can be very dangerous! Diupdate Februari 2018. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: steemit.com/health/@ericlongways/never-again-eating-rice-together-with-instant-noodles-the-consequences-can-be-very-dangerous
    4. Chandler-Laney PC, Morrison SA, Goree LLT, et al. Return of hunger following a relatively high carbohydrate breakfast is associated with earlier recorded glucose peak and nadir. Appetite. 2014;80:236-241.
    5. Huh IS, Kim H, Jo HK, et al. Instant noodle consumption is associated with cardio metabolic risk factors among college students in Seoul. Nutrition Research and Practice. 2017;11(3):232-239.
    Read More
WhatsApp Asisten Maya saja