Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Makanan Sehat

Showing 21–30 of 199 results

  • Profesi atlet adalah profesi yang membanggakan dan memiliki tanggung jawab besar. Apalagi jika menjadi atlet nasional yang berhasil mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Meski demikian, menjadi atlet bukanlah perkara yang mudah. Selain melakukan latihan fisik tiap hari dan rutin, menjadi atlet pun juga harus memperhatikan beberapa asupan, dan asupan itu harus bernutrisi supaya dapat […]

    Jenis-jenis Asupan yang Dilarang Dikonsumsi Seorang Atlet

    Profesi atlet adalah profesi yang membanggakan dan memiliki tanggung jawab besar. Apalagi jika menjadi atlet nasional yang berhasil mengharumkan nama bangsa di tingkat internasional. Meski demikian, menjadi atlet bukanlah perkara yang mudah. Selain melakukan latihan fisik tiap hari dan rutin, menjadi atlet pun juga harus memperhatikan beberapa asupan, dan asupan itu harus bernutrisi supaya dapat menunjang performa sang atlet ketika bertanding. Ternyata mengenai asupan ini ada banyak sekali asupan yang harus dihindari seorang atlet. Beberapa asupan pun begitu populer di masyarakat. Apa saja asupan-asupan itu? Yuk, Sahabat, mari kita simak bersama-sama!

    asupan yang dilarang dikonsumsi seorang atlet

    Gorengan

    Semua orang Indonesia tentu sangat familiar dengan jenis makanan yang satu ini. Makanan ini mudah ditemukan di mana saja, dan sangat murah harganya. Rasanya sungguh nikmat ketika dimakan hangat-hangat atau dalam kondisi cuaca sedang dingin. Namun, ternyata gorengan merupakan salah satu jenis asupan yang dilarang dikonsumsi seorang atlet. Alasan gorengan dilarang dikonsumsi karena asupan tersebut mengandung lemak jenuh yang dapat meningkat dalam darah sehingga akan sulit dicerna oleh tubuh.

    Baca Juga: Alasan Orang Indonesia Gemar Konsumsi Gorengan Meski Tidak Menyehatkan

    Akibatnya, bisa membuat perut tidak nyaman, melilit, dan kram. Hal itu tentu saja akan berpengaruh pada performa sang atlet saat bertanding. Selain itu, gorengan mengandung kadar garam yang tinggi. Hal ini tentunya dapat meningkatkan risiko serangan jantung mendadak saat bertanding. Apalagi jika gorengan itu dilapisi tepung yang tentu saja hanya akan membuat tinggi kalori namun tidak ada gizi sama sekali. Akibatnya juga atlet jadi mudah cepat loyo selain berpotensi terserang berbagai penyakit

    Makanan Pedas

    Makanan dengan cita rasa pedas juga termasuk jenis makanan yang populer di Indonesia, dan hampir semua kuliner Indonesia selalu mempunyai rasa pedas. Sebab, bagi kebanyakan orang Indonesia makanan tidak memiliki rasa pedas, rasanya cukup hambar. Namun ternyata makanan ini termasuk yang dilarang dijadikan sebagai asupan atlet. Alasannya adalah makanan pedas akan membuat perut beriritasi sehingga akan menyulitkan performa pada beberapa olahraga yang membutuhkan kecepatan dan bersifat kompetitif seperti berlari sprint, sepak bola, basket, dan bulu tangkis. Selain itu, makanan pedas disebut akan melambatkan pencernaan dan menyebabkan diare, serta dapat menghilangkan cairan tubuh, yang tentu saja  sangat diperlukan atlet agar tidak mudah dehidrasi.

    Makanan dan Minuman dengan Pemanis Buatan

    Makanan dan minuman dengan pemanis buatan sangat banyak di pasaran, dan sangat digemari banyak orang. Akan tetapi makanan dan minuman jenis ini ternyata juga tidak boleh dikonsumsi oleh seorang atlet. Alasannya adalah pemanis buatan yang terkandung di dalamnya akan dapat memengaruhi tubuh dalam memproduksi insulin atau hormon penyimpanan lemak. Hal itu tentu saja akan mengakibatkan kondisi tubuh atlet menjadi tidak ideal, dan dapat memengaruhi penampilan selama bertanding.

    Makanan Berserat Tinggi

    Makanan berserat, terutama berserat tinggi, yang ternyata mempunyai manfaat yang baik untuk tubuh karena dapat melancarkan pencernaan disebut juga tidak boleh dikonsumsi atlet ketika ingin bertanding. Jika ingin mengonsumsi makanan berserat harus dijarak beberapa jam sebelum bertanding. Alasannya makanan-makanan tersebut dapat menganggu perut seperti perut menjadi kembung serta dapat menyebabkan dehidrasi karena serat yang tinggi memacu intensitas pencernaan. Hal ini tentu saja sangat mempengaruhi penampilan atlet.

    Baca Juga: Dampak Konsumsi Serat Berlebihan dan Cara Mengatasinya

    Makanan Berkarbohirat Simpleks

    Makanan berkarbohidrat simpleks seperti nasi putih, roti, dan kentang adalah makanan yang juga dilarang dikonsumsi oleh seorang atlet karena sifatnya yang cepat dicerna dan diserap tubuh. Sifatnya yang demikian dapat membuat atlet cepat kehilangan energi terutama untuk olahraga-olahraga yang mengedepankan ketahanan tubuh seperti lari maraton dan triathlon, di samping juga dapat memberikan energi dengan cepat. Beberapa gangguan kesehatan dapat dirasakan ketika kebanyakan mengonsumsi karbohidrat jenis ini seperti naiknya gula darah yang dapat menyebabkan diabetes mellitus tipe 2.  Karena itu, untuk performa dan stamina yang terbaik selama pertandingan, atlet disarankan mengonsumsi karbohidrat kompleks.

    Produk Terkait: Cek Kesehatan

    Minuman Beralkohol

    Sangat pantang bagi seorang atlet mengonsumsi minuman beralkohol bahkan sebelum bertanding. Hal ini dikarenakan alkohol memiliki dampak yang sangat buruk seperti memperlambat penyembuhan otot setelah berolahraga, mengurangi energi yang diproduksi oleh tubuh, dan merusak siklus tidur. Selain itu, alkohol akan mempengaruhi performa para atlet dengan merusak pola pikir mereka untuk mengembangkan strategi mencapai kemenangan yang digunakan saat bertanding. Itulah mengapa dalam beberapa kasus banyak atlet, terutama atlet sepak bola, didenda oleh klubnya masing-masing karena ketahuan mengonsumsi alkohol sehari sebelum bertanding.

    Baca Juga: Mau Olahraga? Eits, Sebelum Mulai Santap 6 Makanan Berikut!

    Sekian mengenai jenis asupan yang dilarang dikonsumsi para atlet. Pelarangan ini tentunya mempunyai maksud supaya performa mereka tetap oke selama bertanding dan tidak mengecewakan. Konsumsi makanan dan minuman yang telah disebutkan di atas sebenarnya boleh namun jangan sampai berlebihan. Semoga artikel ini dapat membantu Sahabat Sehat yang ingin menjadi atlet atau mencoba gaya hidup sehat.

    Produk Terkait: Jual Suplemen, Vitamin, dan Multivitamin

    Apabila Sahabat membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai asupan tepat bagi atlet dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. Pemain Indonesia Boleh Makan Sambal dan Gorengan, asalkan… Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://www.kompas.com/sports/read/2020/05/23/03400058/pemain-indonesia-boleh-makan-sambal-dan-gorengan-asalkan-?page=all
    2. Tarigan M. Sebelum Olahraga Lari, Sebaiknya Jauhi Makanan Serat dan Pedas [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://gaya.tempo.co/read/1231539/sebelum-olahraga-lari-sebaiknya-jauhi-makanan-serat-dan-pedas
    3. Tarigan M. Pelatih Timnas Larang Atlet Makan Gorengan, Ini Kata Dokter [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://gaya.tempo.co/read/1311656/pelatih-timnas-larang-atlet-makan-gorengan-ini-kata-dokter
    4. developer m. 12 Makanan yang Perlu Dihindari Atlet [Internet]. medcom.id. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://www.medcom.id/rona/kesehatan/gNQG23vk-12-makanan-yang-perlu-dihindari-atlet
    5. 5 Akibat Kebanyakan Makan Serat [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://health.detik.com/hidup-sehat-detikhealth/d-1458832/5-akibat-kebanyakan-makan-serat
    6. Kustiani R. Memahami Karbohidrat Kompleks dan Karbohidrat Sederhana [Internet]. Tempo. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://cantik.tempo.co/read/893218/memahami-karbohidrat-kompleks-dan-karbohidrat-sederhana
    7. Dampak Buruk Alkohol bagi Atlet [Internet]. Pandit Football Indonesia. 2020 [cited 2 December 2020]. Available from: https://www.panditfootball.com/sains-bola/3904/RDK/140404/dampak-buruk-alkohol-bagi-atlet
    Read More
  • Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal. Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan […]

    7 Jenis Makanan Bantu Cegah Diabetes

    Sobat, dalam kesempatan kali ini, kita akan membahas 7 jenis makanan yang dapat membantu mencegah diabetes. Diabetes merupakan suatu kelainan kronis yang perlu diobati secara efektif, karena jika dibiarkan dapat memperburuk kondisi tubuh dan menimbulkan komplikasi pada stroke, maupun penyakit ginjal.

    makanan penderita diabetes

    Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

    Apakah Sobat tahu apa yang dimaksud dengan prediabetes? Prediabetes ditandai dengan tingginya kadar gula yang paling sering disebabkan oleh resistensi insulin, yaitu kondisi dimana tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar. Kondisi ini sering menjadi pendahulu dari diabetes tipe 2. Namun, diagnosis prediabetes tidak berarti Sobat akan terkena diabetes tipe 2. Hal yang perlu Sobat lakukan adalah mencegahnya sejak dini, sehingga kadar gula darah Anda tidak lebih dari nilai prediabetes.

    Produk Terkait: Jual Alat Cek Gula Darah Freestyle Isi 50 Strip

    Ada banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko Sobat untuk prediabetes. Genetik merupakan salah satu faktor. Jika Sobat memiliki riwayat keluarga dengan diabetes, Sobat perlu waspada. Namun, faktor gaya hidup lebih berperan penting dalam perkembangan penyakit.

    Pilihan makanan menjadi sangat berarti ketika Sobat ingin mencegah diabetes. Sebenarnya tidak ada makanan yang benar-benar dilarang untuk dikonsumsi penderita diabetes, bahkan makanan yang dianggap tidak baik sekalipun bisa Sobat konsumsi, asalkan sesekali dan hanya dalam jumlah sedikit. Namun, lebih mudah tentunya untuk mengelola diabetes jika Sobat tetap berpegang pada opsi yang terbaik.

    Berikut adalah 7 jenis asupan yang dapat membantu Sobat untuk mencegah diabetes:

    1. Zat Tepung (Karbohidrat)

    Makan karbohidrat tidak langsung menyebabkan seseorang menderita prediabetes. Tubuh kita membutuhkan karbohidrat, tapi Sobat harus memilih jenis karbohidrat dengan bijak tentunya. Jumlah dan jenis karbohidrat yang dikonsumsi dalam makanan adalah yang memengaruhi gula darah. Berikut beberapa panduan makanan yang direkomendasikan seperti:

    • Biji – bijian utuh, seperti beras merah, oatmeal.
    • Kentang manis panggang.
    • Biji- bijian utuh lainnya tanpa tambahan gula.

    Sobat perlu waspada dengan indeks glikemik. Makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi akan meningkatkan gula darah lebih cepat, sehingga jenis- jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi, contohnya pada biji- bijian olahan seperti nasi putih atau tepung putih, sereal dengan sedikit biji–bijian dan mengandung banyak gula, roti putih, dan kentang goreng perlu dihindari.

    2. Sayur-sayuran

    Konsumsi sayuran sangat direkomendasikan, Sobat akan mendapatkan banyak serat dan sedikit lemak atau garam. Jenis sayuran yang direkomendasikan:

    • Sayuran segar, dimakan mentah, dikukus ringan, atau dipanggang.
    • Sayuran beku polos, sedikit dikukus.
    • Sayuran hijau seperti kangkung, bayam.
    • Sayuran kaleng yang rendah atau tanpa garam.

    Sobat dapat mengombinasikan warna sayuran agar tidak cepat bosan, seperti warna orange, merah dari wortel atau paprika merah, putih dari bawang, bahkan ungu dari terong. Pedoman dari Amerika merekomendasikan Sobat mengonsumsi sayur sebanyak 2,5 cangkir per hari.

    Namun Sobat perlu berhati–hati pada sayuran kaleng yang mengandung banyak garam, sayuran yang dimasak dengan menggunakan keju, mentega yang banyak.

    3. Buah-buahan

    Dari buah – buahan, Sobat mendapat kandungan karbohidrat, vitamin, mineral dan serat dari sumber yang segar, rendah lemak dan garam. Namun cenderung memiliki lebih banyak karbohidrat dibandingkan dengan sayuran. Pilihan buah yang dapat Sobat konsumsi:

    • Buah – buahan segar.
    • Buah kaleng tanpa tambahan gula.
    • Selai rendah gula atau bebas gula.

    Hindari konsumsi buah kaleng yang mengandung sirup gula, saus apel manis, jus buah dengan kandungan gula yang tinggi.

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    4. Protein

    Banyak sekali pilihan yang dapat Sobat konsumsi sebagai sumber protein, seperti daging sapi, ayam, ikan, makanan laut, kacang, keju, telur, kacang dan tempe tahu. Konsumsi makanan tersebut sebaiknya tetap yang mengandung rendah lemak dan utamakan sumber protein nabati. Hindari sumber protein seperti daging goreng, daging babi asap, keju biasa(bukan yang rendah lemak), unggas dengan kulit, ikan goreng, tahu goreng.

    5. Produk Susu

    Jika ingin mengonsumsi produk susu, carilah yang mengandung lemak rendah. Pilihan yang direkomendasikan seperti susu rendah lemak atau 1% susu krim, yogurt rendah lemak, keju rendah lemak.

    Produk Terkait: Jual Susu untuk Diabetasi

    6. Lemak, Minyak & Manisan

    Pilihan makanan yang satu ini biasanya sulit untuk ditolak, dan jika dikonsumsi terlalu banyak makan dapat menambah berat badan serta membuat Sobat sulit untuk mengelola diabetes. Inilahjenis makanan yang dianjurkan:

    • Sumber nabati alami seperti kacang, biji–bijian, atau alpukat (tinggi kalori, tentunya dengan porsi kecil).
    • Makanan dengan lemak omega 3 seperti salmon, tuna, atau mackerel.
    • Minyak nabati seperti minyak canola atau minyak zaitun.

    Sobat perlu menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak trans, karens kurang baik untuk kesehatan hati. Hindari juga konsumsi lemak jenuh terutama dari produk hewani, minyak kelapa dan minyak sawit. Sobat dapat menanyakan pada dokter keluarga, batas konsumsi yang diperlukan, terutama jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan diabetes.

    Produk Terkait: Cek Prediabetes

    7. Minuman

    Saat mengonsumsi minuman favorit, mungkin saja terdapat lebih banyak kandungan kalori, gula, garam atau bahkan lemak yang Sobat tidak tahu. Berikut adalah minuman yang direkomendasikan:

    • Air putih.
    • Teh tanpa pemanis (jika mau, tambahkan seiris lemon).
    • Kopi hitam, atau dengan tambahan susu rendah lemak dan pengganti gula.

    Sobat perlu menghindari minuman seperti soda, bir, teh manis, kopi dengan gula dan krim, minuman penambah energi.

    Itulah 7 jenis asupan yang dapat Sobat konsumsi untuk mencegah diabetes. Mengontrol makanan merupakan salah satu pola hidup sehat yang dianjurkan. Sobat juga dapat berolahraga secara rutin yang direkomendasikan sebanyak 5 hari seminggu dengan durasi setidaknya 30 menit. Tidak perlu olahraga yang berat dan rumit, cukup dengan berjalan, bersepeda, menari, mengikuti kelas olahraga dan aktivitas lain.

    Baca Juga: Madu Atau Gula, Amankah untuk Penderita Diabetes?

    Nah, apabila Sobat memerlukan informasi lebih dalam soal diabetes dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Jenis Makanan untuk Diet Diabetes – prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/jenis-makanan-untuk-diet-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    2. 9 Makanan Pencegah Diabetes – lifestyle.sindonews.com/read/1279059/155/9-makanan-pencegah-diabetes-1517629308, diakses pada tanggal 1-10-2018
    3. 10 Foods that can help prevent diabetes – foxnews.com/lifestyle/10-foods-that-can-help-prevent-diabetes, diakses pada tanggal 1-10-2018
    4. Best and Worst Foods for Diabetes – webmd.com/diabetes/diabetic-food-list-best-worst-foods#1, diakses pada tanggal 1-10-2018
    5. The Right Diet for Prediabetites – healthline.com/health/diabetes/prediabetes-diet#exercise, diakses pada tanggal 1-10-2018
    Read More
  • Serat merupakan elemen penting dalam pemenuhan nutrisi bagi tubuh selain protein karena berkaitan dengan mineral, termasuk kalsium, magnesium, seng, dan zat besi. Keberadaan zat gizi ini memiliki  peran dalam metabolisme tubuh meskipun tidak mudah dicerna ketika memasuki sistem pencernaan.  Serat mampu memperlancar pencernaan sehingga menyebabkan Sobat Sehat lancar buang air besar, dan tidak mengalami sembelit […]

    Dampak Konsumsi Serat Berlebihan dan Cara Mengatasinya

    Serat merupakan elemen penting dalam pemenuhan nutrisi bagi tubuh selain protein karena berkaitan dengan mineral, termasuk kalsium, magnesium, seng, dan zat besi. Keberadaan zat gizi ini memiliki  peran dalam metabolisme tubuh meskipun tidak mudah dicerna ketika memasuki sistem pencernaan.  Serat mampu memperlancar pencernaan sehingga menyebabkan Sobat Sehat lancar buang air besar, dan tidak mengalami sembelit atau kesulitan buang air besar (BAB). Selain itu, serat mampu membuat perut menjadi kenyang lebih lama sehingga cocok untuk dimasukkan sebagai salah satu menu diet yang mengutamakan tinggi serat. Diet ini dikhususkan bagi Sobat yang menderita diabetes mellitus tipe 2 dan yang bermasalah terhadap kolestrol. Manfaat lainnya adalah serat mampu memperlambat pengosongan lambung dan memperlambat penyerapan glukosa.

    konsumsi serat berlebihan

    Baca Juga: 5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat Anda

    Meski ternyata sangat bermanfaat terhadap tubuh untuk pemenuhan nutrisi, kenyataannya mengonsumsi serat terlalu banyak atau berlebihan juga sebenarnya tidak baik, lho! Idealnya, serat dikonsumsi 30 gram per hari untuk pria dewasa dan 25 gram per hari untuk wanita dewasa sedangkan untuk mereka yang berusia 50 tahun disarankan 30 gram per hari untuk pria dan 21 gram per hari untuk wanita. Pada wanita hamil dan ibu menyusui sebaiknya mengonsumsi 28 gram serat per hari. Artinya, serat yang dikonsumsi berlebihan atau lebih dari 40-70 gram per hari berdampak negatif bagi tubuh. Apa saja dampaknya? Yuk, mari simak bersama-sama!

    Dampak Konsumsi Serat Berlebihan

    Sembelit/konstipasi

    Ternyata kebanyakan mengonsumsi serat dapat menyebabkan sembelit yang selama ini dikaitkan dengan kondisi kekurangan serat. Terjadinya sembelit pada serat yang dikonsumsi secara berlebihan bahkan bisa lebih buruk daripada kurang konsumsi makanan berserat. Mengapa bisa demikian? Hal ini karena serat membuat gerakan usus lebih besar yang membantu fermentasi dan pembentukan gas di perut. Ketika Sobat ingin meningkatkan asupan serat, hendaknya dilakukan secara perlahan.

    Produk Terkait: Jual Microlax

    Mengurangi Vitamin dan Mineral

    Serat memang berperan penting dalam pemenuhan nutrisi. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan kekurangan nutrisi dalam tubuh. Hal itu karena nutrisi yang ada memengaruhi penyerapan zat besi, kalsium, tembaga, magnesium, dan vitamin yang larut dalam lemak. Selain itu, serat yang larut tersebut dapat mengurangi pencernaan protein di dalam usus kecil.

    Kembung

    Perut menjadi kembung dan bergas merupakan dampak yang paling sering dialami akibat mengonsumsi serat secara berlebihan. Adanya gas dalam perut disebabkan oleh proses mikrobiota dalam pencernaan di usus. Gas inilah yang kemudian menyebabkan sendawa, perut kembung, dan mengakibatkan ketidaknyamanan di dalam perut. Makanan kaya serat yang dapat menyebabkan hal ini ketika dikonsumsi secara berlebihan adalah jenis kacang-kacangan dan sayur-sayuran seperti kubis, kangkung, dan kecambah. Sehingga, serat hendaknya dikonsumsi dalam batas yang wajar.

    Baca Juga: Berikut 9 Trik Mengusir Perut Kembung yang Perlu Sobat Coba

    Kram Perut

    Mengalami kram di perut memang suatu hal yang menyakitkan, dan terjadinya kram ini dapat terjadi karena konsumsi serat yang berlebihan. Penyebabnya adalah gas-gas yang dilepaskan oleh pemecahan serat dalam jumlah besar. Gas tersebut kemudian menumpuk dalam usus besar lalu memberikan tekanan pada dinding usus.

    Usus Tersumbat

    Kelebihan mengonsumsi serat dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran pencernaan termasuk usus. Hal ini karena massa serat yang besar terperangkap di dalam sistem pencernaan dan cara mengunyah makanan yang tidak sempurna. Kondisi ini dinamakan dengan phytobezoar.

    Lalu apakah kelebihan serat ini bisa diatasi? Tentu saja bisa. Berikut adalah cara-cara untuk mengatasinya.

    Ketahui perbedaan serat larut dan tidak larut

    Cara mengatasi pertama yang bisa Sobat lakukan adalah mengetahui perbedaan serat larut dan tidak larut. Serat yang larut umumnya mudah larut ke dalam air dan bisa menyebabkan gas di dalam tubuh sedangkan yang tidak larut sebaliknya; hanya sedikit gas yang dihasilkan.

    Seimbangkan Konsumsi Serat

    Menyeimbangkan konsumsi serat juga berperan dalam mengatasi masalah akibat konsumsi serat yang berlebihan. Oleh karena itu, dalam setiap menu yang disajikan, cobalah untuk memasukkan serat larut dan tidak larut secara bersamaan. Misal, Sobat menyediakan oat bran yang merupakan serat larut dan wheat bran sebagai serat tidak larut dalam satu menu.

    Produk Terkait: Jual Diasweet Litebite Apple Cookies With Instant Oat

    Hindari Sayur-sayuran yang Mengandung Serat Larut

    Kembang kol, brokoli, dan kubis merupakan sayuran yang mengandung serat yang larut dan sebaiknya dihindari atau dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang mengandung serat tidak larut seperti bayam dan selada. Usahakan tidak mengonsumsi sayur dalam keadaan mentah. Sebaiknya dikukus terlebih dahulu.

    Masukkan Serat Secara Perlahan ke dalam Menu Diet

    Bagi Sobat Sehat yang baru saja memulai diet, usahakan untuk tidak memasukkan serat secara berlebihan ke dalam menu diet karena hal tersebut malah akan menyebabkan gangguan pada pencernaan seperti kembung dan sembelit. Hal ini perlu supaya tubuh dapat melakukan penyesuaian. Mulailah dengan 5 gram serat per hari selama 1-2 minggu.

    Konsumsi Serat dalam Jumlah Ideal

    Konsumsi serat yang baik secara ideal adalah 20 hingga 35 gram per hari, dan tidak disarankan lebih dari itu. Pada anak kecil yang tidak mampu mencapai jumlah yang disarankan ini, ada baiknya mereka diberikan biji utuh, buah segar, dan sayuran hijau untuk membangun toleransi serat dalam tubuh.

    Minum Air Putih Setiap Kali Makan

    Meminum air putih juga bisa menjadi salah satu cara mengatasi kelebihan serat dalam tubuh sebab air putih ternyata mampu mendorong serat melalui sistem pencernaan. Air juga dapat mencegah serat menjadi keras yang bisa menghalangi usus. Kekurangan air putih pada kenyataannya menyebabkan dehidrasi sehingga serat menumpuk dalam tubuh.

    Periksa dan Konsultasi ke Dokter Jika Sudah Mengalami Gejala Serius

    Hal terakhir yang bisa Sobat lakukan dalam mengatasi kelebihan serat dalam tubuh adalah periksakan diri ke dokter dan berkonsultasilah jika memang sudah mengalami gejala yang cukup serius. Gejala ini berupa kembung, perut bergas dan bersendawa yang tidak hilang sama sama sekali dan mengakibatkan sakit perut yang hebat, feses berdarah, pengurangan berat badan yang tidak diharapkan, dan sakit pada dada. Kemungkinan besar usus dalam tubuh mengalami masalah.

    Baca Juga: 10 Sayur dan Buah Atasi Sembelit pada Ibu Hamil

    Itulah mengenai dampak negatif mengonsumsi banyak serat dan cara mengatasinya. Serat memang penting bagi tubuh namun harus dikonsumsi secara wajar supaya tidak mengalami masalah-masalah kesehatan. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai serat dan produk-produk kesehatan yang berkaitan  silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Media K. 9 Buah yang Mengandung Serat Tinggi Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/06/07/100000868/9-buah-yang-mengandung-serat-tinggi?page=all
    2. Kelebihan Serat Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan | Lifestyle – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://lifestyle.bisnis.com/read/20180405/106/780435/kelebihan-serat-ternyata-kurang-baik-untuk-kesehatan
    3. Sendari A. 7 Efek Samping Akibat Terlalu Banyak Serat, Konsumsi dengan Wajar [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 4 November 2020]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4064342/7-efek-samping-akibat-terlalu-banyak-serat-konsumsi-dengan-wajar
    4. Dressen D. How much fiber is too much. [Internet]. 2018 [cited  8 November 2020]. Available at: https://www.medicalnewstoday.com/articles/321286
    Read More
  • Makanan dan minuman fermentasi adalah salah satu jenis makanan yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tempe, oncom, tapai, yogurt, dan belakangan yang terkenal, kimchi adalah sekian dari banyak jenis makanan fermentasi yang tersedia dan masuk ke dalam perut kita. Rasanya pun kebanyakan asam dan gurih, sehingga membuat kita tetap ingin dan ketagihan mengonsumsinya.1 Akan tetapi, apakah […]

    Makanan dan Minuman Fermentasi: Proses, Manfaat, Efek Samping

    Makanan dan minuman fermentasi adalah salah satu jenis makanan yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tempe, oncom, tapai, yogurt, dan belakangan yang terkenal, kimchi adalah sekian dari banyak jenis makanan fermentasi yang tersedia dan masuk ke dalam perut kita. Rasanya pun kebanyakan asam dan gurih, sehingga membuat kita tetap ingin dan ketagihan mengonsumsinya.1 Akan tetapi, apakah Sobat mengetahui persis apa itu makanan fermentasi? Nah, tanpa berlama-lama, yuk kita simak bersama makanan dan minuman fermentasi, mulai dari proses, manfaat, dan efek sampingnya.

    makanan dan minuman fermentasi

    Baca Juga: 5 Makanan Korea Ini Ternyata Menyehatkan

    Prosesnya Seperti Apa?

    Makanan dan minuman fermentasi telah melalui proses pengawetan yang terjadi karena adanya campur tangan organisme tertentu yang membantu mengubah makanan hingga bisa terfermentasi. Tentu saja, organisme yang dimaksud adalah bakteri yang memang dalam sejarah kehidupan manusia dapat dimanfaatkan untuk membantu pengolahan makanan selain memiliki fungsi sebagai pelindung tubuh terhadap bakteri jahat.1 Bakteri yang baik ini disebut dengan probiotik.2 Selain bakteri, juga terdapat ragi. Jenis ragi yang biasa digunakan adalah Saccharomyces cereviasae.1

    Proses fermentasi sendiri adalah proses produksi energi dalam sel pada kondisi anaerobik atau tanpa udara, sehingga tidak ada oksigen bebas yang terlibat dalam proses tersebut. Ketika fermentasi berlangsung, terjadilah proses perubahan karbohidrat, seperti pati atau gula menjadi alkohol, asam atau gas. Gula sendiri diketahui merupakan salah satu bahan paling umum yang digunakan dalam proses ini. Gula ini kemudian akan dipecah menjadi dua bentuk, yaitu alkohol dan karbon dioksida oleh ragi, salah satu mikroorganisme penting dalam proses fermentasi.1

    Baca Juga: Virus dan Bakteri, Perbedaan dan Cara Mencegah Infeksinya

    Selanjutnya, karbon dioksida akan membentuk gelembung-gelembung di permukaan makanan dan minuman yang difermentasi. Sobat bisa melihatnya ketika menyaksikan langsung pembuatan adonan untuk roti, salah satu makanan yang difermentasi. Adonan ini akan mengembang saat sudah dicampur dengan ragi dan didiamkan beberapa saat. Adonan mengembang karena ragi sudah memecah gula menjadi karbon dioksida. Proses ini kemudian dinamakan dengan glikosis, yaitu jalur metabolisme yang mengubah glukosa menjadi asam piruvat yang digunakan untuk menghasilkan energi. Proses fermentasi yang bersifat anaerobik asam piruvat akan memecah gula menjadi karbon dioksida atau zat lainnya, tergantung dengan ragi yang digunakan.1

    Apakah Makanan dan Minuman Fermentasi Mempunyai Manfaat?

    Tentu saja ada manfaatnya. Berikut ini adalah beberapa manfaat yang didapat dari mengonsumsi kuliner dari hasil fermentasi:

    Meningkatkan Kesehatan Pencernaan

    Umum diketahui bahwa kuliner fermentasi mengandung probiotik atau bakteri dan ragi yang baik dan dapat membantu memulihkan keseimbangan bakteri baik di usus, serta dapat bermanfaat untuk berbagai masalah pencernaan. Probiotik juga disebut dapat mengurangi gejala tidak nyaman pada kasus irritable bowel syndrome, yakni kumpulan gejala akibat iritasi pada saluran pencernaan. Mengonsumsi susu yang sudah difermentasi, seperti yogurt, setiap hari dapat memperbaiki gejala yang mengarah pada IBS, misalnya kembung dan perubahan frekuensi BAB. Fermentasi juga dapat mengurangi tingkat keparahan diare, kembung, gas, dan sembelit. Apabila Sobat mengalami masalah pencernaan, yuk mulai tambahkan makanan yang difermentasi supaya membantu pencernaan menjadi lebih lancar.3

    Produk Terkait: Jual Heavenly Blush Classic Greek Yoghurt

    Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Probiotik dalam kuliner yang difermentasi memiliki dampak signifikan pada tubuh karena dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko infeksi. Mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan probiotik juga dapat membantu Sobat untuk pulih lebih cepat saat saat sakit. Selain itu, fermentasi pada makanan dan minuman juga memperkaya vitamin C, zat besi, dan seng, yang bermanfaat untuk sistem kekebalan tubuh. Apalagi di masa pandemi Corona, makanan dan minuman fermentasi berperan penting untuk imunitas tubuh.3

    Memudahkan Pencernaan Makanan

    Fermentasi membantu memecah nutrisi dalam makanan dan minuman, serta membuatnya lebih mudah dicerna daripada yang tidak difermentasi. Contohnya, laktosa atau gula alami dalam susu dipecah selama fermentasi menjadi gula yang lebih sederhana, yakni glukosa dan galaktosa. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki intoleransi laktosa pada umumnya tidak akan mengalami masalah apapun saat mengonsumsi yogurt dan kefir. Selain itu, fermentasi dapat membantu memecah dan menghancurkan antinutrien, seperti fitat dan lektin yang merupakan senyawa pada biji-bijian, kacang-kacangan, dan polong-polongan yang menganggu penyerapan nutrisi. Dengan demikian, mengonsumsi kacang-kacangan yang difermentasi, seperti tempe dapat meningkatkan penyerapan nutrisi yang bermanfaat, sehingga lebih bergizi untuk tubuh.3

    Menjaga Kesehatan Jantung

    Bagi Sobat Sehat yang sedang mengalami masalah jantung, ada baiknya mengonsumsi makanan dan minuman fermentasi karena ternyata bermanfaat untuk mengurangi tekanan darah dan membantu menurunkan kolestrol total dan kolestrol jahat yang berperan dalam terjadinya penyakit jantung. Makanan dan minuman fermentasi juga mampu menurunkan berat badan dan mengurangi lemak perut melalui peran Lactobacillus rhamnosus dan Lactobacillus gasseri.4

    Menyingkirkan Racun dalam Tubuh

    Manfaat lain dari makanan dan minuman fermentasi adalah menyingkirkan racun dalam tubuh. Racun dalam tubuh berasal dari bakteri jahat atau patogen yang menyebabkan beberapa penyakit dan sering tanpa disadari ada dalam makanan yang Sobat santap. Meskipun demikian, Sobat tidak sering sakit karena adanya bakteri baik yang melawan bakteri patogen tersebut. Bakteri baik yang ada dalam makanan dan minuman yang difermentasi ini membuat produk sampingan fermentasi asam yang menurunkn pH usus, kemudian mengurangi kemungkinan bakteri jahat dapat bertahan hidup. Bakteri baik juga bersaing untuk mendapatkan pasokan makanan dan menempati lapisan usus. Selain itu, bakteri baik ini dapat mengeluarkan protein antimikroba yang bisa membunuh bakteri jahat. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa fermentasi pada makanan dan minuman yang Sobat konsumsi dapat membantu proses detoksifikasi.3

    Apakah Ada Efek Sampingnya?

    Meskipun makanan dan minuman fermentasi mempunyai manfaat baik untuk kesehatan, tak dapat dipungkiri bahwa ternyata ada juga efek samping yang ditimbulkan. Apa saja efek sampingnya? Yuk, mari simak di bawah ini!

    Menderita Kembung

    Dengan tingginya kandungan probiotik dalam kuliner yang difermentasi, tidak semua orang bisa mengonsumsinya dengan aman. Reaksi yang paling umum terjadi adalah naiknya asam lambung dan membuat perut kembung. Kondisi ini terjadi karena probiotik menghasilkan gas secara berlebihan. Perut bisa terasa sakit akibat kembung dan meningkatnya asam lambung.4

    Baca Juga: Hati-hati 8 Jenis Makanan Ini Bisa Jadi Penyebab Perut Kembung

    Migrain dan Sakit Kepala

    Efek samping berikutnya adalah migrain dan sakit kepala. Hal ini karena kuliner fermentasi mengandung histamin dan tyramin yang ternyata dapat menyebabkan sakit kepala. Dalam histamin dan tyramine tersebut ada senyawa amina yang menstimulasi sistem saraf pusat. Senyawa inilah yang bisa menurunkan atau meningkatkan aliran darah yang menimbulkan sakit kepala.4

    Intoleransi Histamin

    Histamin yang terkandung dalam kuliner fermentasi kenyataannya tidak bisa dicerna tubuh setiap orang, sehingga akan diserap ke dalam aliran darah. Kondisi demikian akhirnya malah dapat menimbulkan gejala gatal, sakit kepala, migraine, pilek, mata merah, kelelahan, gatal-gatal, diare, mual, dan muntah. Bahkan dalam kondisi yang lebih parah, bisa menimbulkan asma, tekanan darah rendah, detak jantung tidak teratur, kolaps sirkulasi, perubahan psikologis mendadak (seperti kecemasan, agresivitas, pusing, dan penurunan konsentrasi), serta gangguan tidur.4

    Menyebabkan Keracunan

    Meskipun umumnya aman dikonsumsi, kenyatannta kuliner yang difermentasi tidak bisa terhindarkan dari bakteri yang mengandung racun. Pada tahun 2012 terdapat 89 kasus Salmonella yang disebabkan oleh tempe yang tidak dipasteurisasi. Pada tahun 2013-2014 terjadi wabah E.coli yang dikaitkan oleh kimchi yang terkontaminasi. Hal ini membuktikan bahwa probiotik dalam produk konsumsi fermentasi ternyata tidak selamanya mampu mensekresikan racun, sehingga makanan dan minuman yang terfermentasi menjadi tidak aman saat dikonsumsi.4

    Menyebabkan Infeksi

    Kenyataannya, kuliner fermentasi bisa menyebabkan infeksi, terutama pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Hal ini terjadi dalam sebuah peristiwa di London, Inggris. Seorang pasien diabetes berusia 65 tahun mengalami abses hati karena mengonsumsi makanan dan minuman fermentasi. Sehingga, sangat tidak disarankan mengonsumsi makanan dan minuman fermentasi terlalu banyak, terutama pada orang yang rentan. Infeksi serius lainnya adalah pneumonia, sepsis, dan endokarditis.4

    Melawan Antibiotik

    Bukannya mendukung antibiotik, bakteri probiotik dalam kuliner fermentasi ternyata malah melawan antibiotik. Hal ini karena bakteri probiotik bisa membawa gen yang dapat melawan antibotik. Gen tersebut dapat menular ke bakteri lain memlalui transfer gen horizontal di saluran pencernaan. Gen yang dibawa paling banyak untuk melawan eritoromisin dan tetrasiklin, yang umumnya digunakan untuk mengobati infeksi pernapasan dan beberapa penyakit menular seksual. Studi menjelaskan probiotik yang dapat menyebabkan resistensi antibiotik dijual bebas pada suplemen makanan, dimana hal ini berpotensi untuk menyebabkan resistensi terhadap beberapa jenis antibiotik yang biasa digunakan untuk mengobati infeksi bakteri serius. Bakteri probiotik Lactobacillus yang terdapat pada kefir pada sebuah penelitan mampu memberikan perlawanan terhadap sejumlah antibiotik, seperti ampisilin, penisilin, dan tetrakilin yang digunakan untuk mengobati infeksi kandung kemih, pneumonia, gonore, dan meningitis. Tak hanya itu, asam laktat juga bisa menimbulkan resistensi terhadap vankomisin, obat untuk infeksi MRSA (Methicillin-Resistant Staphylococcus aureus).4

    Baca Juga: 7 Cara Menangani Flu dengan Cepat dan Mudah

    Nah, itulah hal-hal terkait makanan dan minuman fermentasi, mulai dari proses, manfaat, hingga efek samping yang dapat ditimbulkan. Oleh karena itu, supaya makanan dan minuman fermentasi benar-benar memberikan efek yang positif bagi tubuh Sobat, hendaklah dikonsumsi dengan wajar dan tidak berlebihan. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan dan minuman fermentasi, serta produk-produk kesehatan terkait lainnya, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Banyak Makanan yang Melalui Proses Fermentasi A. Banyak Makanan yang Melalui Proses Fermentasi, Ayo Ketahui Proses Fermentasi pada Makanan! [Internet]. Bobo. 2020 [cited 3 November 2020]. Available from: https://bobo.grid.id/read/082121146/banyak-makanan-yang-melalui-proses-fermentasi-ayo-ketahui-proses-fermentasi-pada-makanan?page=all
    2. Makanan Hasil Fermentasi Mengandung Bakteri Baik untuk Tubuh, lo! [Internet]. Bobo. 2020 [cited 3 November 2020]. Available from: https://bobo.grid.id/read/081651275/makanan-hasil-fermentasi-mengandung-bakteri-baik-untuk-tubuh-lo?page=all
    3. 5 Manfaat Makanan Fermentasi untuk Kesehatan [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 3 November 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/11/02/090600768/5-manfaat-makanan-fermentasi-untuk-kesehatan?page=all
    4. Sari R. 6 Bahaya Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Hasil Fermentasi [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 3 November 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/medical/rondiya-sari/6-bahaya-terlalu-banyak-konsumsi-makanan-hasil-fermentasi-c1c2-1/6
    Read More
  • Memiliki kulit wajah yang putih dan juga sehat merupakan sebuah impian dari para wanita, wajah yang putih cerah juga mencerminkan seorang wanita yang mampu untuk merawat diri dengan baik. Terkadang para wanita menghabiskan banyak uang untuk membeli sebuah produk-produk kosmetik, walau terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Keinginan untuk mempercantik tapi kenyataan malah memperjelek […]

    8 Buah-buahan untuk Bahan Masker Wajah Memudarkan Flek Hitam

    Memiliki kulit wajah yang putih dan juga sehat merupakan sebuah impian dari para wanita, wajah yang putih cerah juga mencerminkan seorang wanita yang mampu untuk merawat diri dengan baik. Terkadang para wanita menghabiskan banyak uang untuk membeli sebuah produk-produk kosmetik, walau terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Keinginan untuk mempercantik tapi kenyataan malah memperjelek wajah.

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam

    Melakukan perawatan wajah secara alami memang bisa dilakukan. Namun, masih banyak wanita yang belum mengetahui cara yang harus dilakukan untuk merawat wajah dengan cara alami. Salah satu cara alami adalah menggunakan buah-buahan untuk dijadikan masker wajah dan berikut ini adalah 8 Buah-buahan untuk Bahan Masker Wajah yang bisa memudarkan flek hitam pada wajah:

    1. Pisang

    Kandungan vitamin A, B, dan E pada pisang dapat berguna untuk anti aging. Masker yang dibuat dari pisang dapat membuat kulit wajah jadi cerah dan halus bila dilakukan secara rutin. Cukup dengan satu buah pisang saja kita dapat membuat sebuah masker untuk perawatan wajah.

    2. Mangga

    Buah Mangga juga memiliki kandungan vitamin A, C, dan E yang sangat tinggi dan adanya antioksidan yang terkandung dalam mangga sangat efektif untuk mengatasi permasalahan pada kulit wajah. Dalam pembuatan masker ini sangatlah mudah cukup dengan 1 sendok madu dan 2 sendok buah mangga yang sudah dihaluskan, kemudian aduk rata kedua bahannya dan setelah siap gunakanlah pada muka secara merata. pijat-pijat beberapa menit lalu diamkan sampai kering selama 10 sampai 15 menit. Setelah selesai bilaslah sampai bersih dan lihat hasilnya.

    3. Lemon

    Lemon menjadi buah yang sangat efektif bila digunakan sebagai masker wajah untuk menghilangkan flek hitam. Untuk membuat masker dari lemon sangatlah mudah cukup siapkan 2 sendok teh kunyi yang sudah dihaluskan dan 1 sendok jus lemon aduk rata kedua bahannya sehingga menjadi sebuah krim kental, lalu bilaskan ke seluruh bagian muka dan diamkan selama kurang lebih 10 menit lalu bilaslah sampai bersih bila sudah selesai.

    4. Stroberi

    Antioksidan tinggi yang terkandung dalam buah stroberi dapat digunakan sebagai cara untuk menjaga kulit wajah agar tetap terlihat sehat dan cerah. Cara pembuatan masker dengan buah stroberi sanganlah mudah cukup siapkan beberapa buah stroberi kemudian blender hingga halus dan setelah halus lulurkan ke semua bagian muka secara perlahan dan diamkan selama 15 menit sampai mengering dan setelah selesai bilaslah dengan menggunakan air hangat.

    Baca Juga: 10 Bahan Makanan yang Sehat untuk Perawatan Kulit Wajah

    5. Alpukat

    Buah alpukat memiliki kandungan vitamin E yang tinggi yang sangat baik digunakan untuk perawatan kulit wajah. Untuk membuat masker dari alpukat sangatlah mudah karena cukup campurkan 1 buah alpuket yang sudah dihaluskan dengan 1 buah putih telur, aduklah sampai merata dan bilaskan secara merta ke seluruh bagian wajah dan diamkan sampai 20 menit setelah selesai bersihkan dengan air hangat secara perlahan-lahan.

    6. Pepaya

    Pepaya adalah salah satu buah yang memiliki banyak kandungan vitamin C dan E dan sangat berguna bagi perawatan kulit wajah. Bahan dasar untuk membuat masker dengan buah pepaya adalah 1 buah pepaya, oatmeal, putih telur, serta madu dan voila dan satukan semua bahanya kemudian aduk secara merata sampai halus. Setelah selesai bilaskan pada muka dan seluruh bagian muka. Diamkanlah selama beberapa menit sampai kering dan setelah sudah kering baluslah hingga bersih pakai air hangat.

    7. Tomat

    Tomat adalah salah satu buah yang dapat digunakan untuk melakukan perawatan untuk kulit wajah. Untuk membuat masker dengan dengan menggunakan tomat sangatlah mudah karena cukup dengan menghaluskan 2-3 buah tomat dan balurkan ke seluruh bagian muka lalu diamkan selama beberapa menit dan bila sudah selesai bilaslah sampai bersih menggunakan air hangat.

    Baca Juga: Takut Wajah Berjerawat? Ikuti 6 Langkah Mencegah Jerawat

    8. Semangka

    Semangka adalah buah yang sangat populer dan sangat baik digunakan untuk perawatan kulit wajah. Cara membuat masker dengan semangka sangatlah mudah cukup dengan menghaluskan 5 sampai 6 gram semangka dan stelah halus balurkanlah semangka ke seluruh bagian muka kemudian pijat-pijat secara perlahan setelah itu diamkan kurang lebih 20 menit dan setelah selesai basuhlah menggunakan kain yang telah dibasahi dengan air hangat.
    Itulah 8 buah yang dapat dijadikan masker guna melakukan perawatan kulit wajah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat dijadikan referensi terbaik dalam melakukan perawatan pada kulit wajah.

    Apabila Sobat menginginkan informasi lebih lanjut soal perawatan wajah dan produk kecantikan wajah, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

    Referensi Artikel:
    merdeka.com/gaya/5-buah-alami-ini-ampuh-buat-bikin-kulit-cerah-dalam-waktu-singkat.html
    liputan6.com/fashion-beauty/read/3496161/4-jenis-masker-alami-dari-buah-buahan-ini-mampu-mencerahkan-wajah

    Read More
  • Memiliki kulit putih dan lembut adalah dambaan setiap wanita. Tak sedikit dari mereka yang mencoba berbagai produk pemutih yang beredar di pasaran. Produk pemutih mulai dari scrub, pelembap, masker, dan metode perawatan kulit lainnya di samping penggunaan produk pemutih berbahan kimia. Kita sering disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat yang merupakan salah satu solusi untuk […]

    6 Makanan Sehat Ini untuk Mencerahkan Wajah Sobat

    Memiliki kulit putih dan lembut adalah dambaan setiap wanita. Tak sedikit dari mereka yang mencoba berbagai produk pemutih yang beredar di pasaran. Produk pemutih mulai dari scrub, pelembap, masker, dan metode perawatan kulit lainnya di samping penggunaan produk pemutih berbahan kimia. Kita sering disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat yang merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan kulit putih alami. Berikut adalah tujuh makanan bernutrisi yang bisa mencerahkan kulit.

    pemutih wajah

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam

    1. Buah-buahan Berry

    keluarga berry

    Strawberry, blueberries, raspberry, dan buah lainnya yang termasuk ke dalam buah-buahan berry dapat Sobat masukkan ke dalam menu makanan sehari hari yang dapat membantu mencerahkan wajah. Menurut penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, buah-buahan berry memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang cukup tinggi yang dibutuhkan bagi kesehatana kulit. Kandungan ini lah yang dapat membantu mengangkat tumpukan sel-sel kulit yang mati dan merangsang pembentukan kolagen yang dapat mengencangkan kulit wajah. tak hanya dapat membantu mencerahkan dari dalam, namun buah-buahan ini juga dapat dijadikan masker untuk memutihkan wajah dari luar.

    2. Bit Merah

    Buah berwarna merah ini memiliki kandungan yang kaya akan vitamin dan zat besi yang membantu membersihkan wajah hingga ke pori-pori terdalam, mencerahkan kulit, sekaligus memperlancar aliran darah. Sobat bisa mengonsumsi 1 gelas jus bit merah setiap harinya untuk membantu mencerahkan wajah dari dalam. Untuk hasil yang maksimal, gunakan pula bit merah sebagai masker wajah secara rutin.

    3. Pepaya

    Tak hanya kaya mengandung vitamin C, namun pepaya juga memiliki kandungan vitamin A, vitamin E, serta antioksidan yang dapat membantu membantu mencerahkan wajah serta mengatasi bekas jerawat dan noda hitam. Pepaya juga dapat membersihkan sistem pencernaan dan memperlancar siklus menstruasi. Sobat bisa mengonsumsi buah pepaya secara langsung maupun diolah dalam bentuk jus buah.

    Produk Terkait: Multivitamin

    4. Tomat

    Tomat merupakan sumber likopen, yang mana sangat baik untuk kesehatan kulit. Kandungan ini membantu untuk mencerahkan wajah sekaligus mengatasi noda hitam. Bagi Sobat yang sedang diet, mengonsumsi tomat akan sangat baik karena dapat menurunkan berat badan sekaligus mencegah kanker.

    5. Jus Lemon

    Buah lemon memiliki kandungan yang kaya akan vitamin C yang cukup tinggi yang sangat bermanfaat mencerahkan wajah yang kusam secara alami dan cepat. Lemon juga membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus, keriput, flek hitam, serta jerawat dan komedo. Tak heran jika lemon sering diekstrak untuk dijadikan bahan dasar dalam skincare-skincare yang berfungsi untuk mencerahkan wajah. Sobat bisa mengonsumsi air lemon yang diseduh dengan air hangat dan ditambahkan sedikit madu. Konsumsi air lemon ini selagi hangat secara rutin. Namun, jika Sobat memiliki permasalahan pada lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi lemon.

    Baca Juga: Inilah 4 Khasiat Air Lemon yang Perlu Sobat Ketahui

    6. Yoghurt

    Tak hanya baik bagi usus, tetapi yoghurt ini juga sangat baik untuk mencerahkan kulit karena kandungan asam laktatnya yang berperan sebagai pemutih kulit alami. Tak heran jika banyak orang menggunakan yoghurt sebagai masker alami yang dapat membantu mencerahkan wajah dengan cepat. Namun sebenarnya, Sobat juga harus mengonsumsi yoghurt secara rutin sebagai perawatan dari dalam.

    Nah, itu tadi 6 makanan sehat yang dapat Sobat jadikan sebagai cara mencerahkan wajah. Selain itu, imbangi dengan pola makan makanan sehat sehingga Sobat bisa mendapatkan wajah yang cerah dengan cepat. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi Sobat. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut soal makanan sehat pencerah wajah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

    Sumber:
    merdeka.com/sehat/7-makanan-sehat-pencerah-kulit.html
    vemale.com/cantik/56372-10-makanan-terbaik-untuk-memutihkan-kulit-dari-dalam.html

    Read More
  • Seribu hari pertama kehidupan merupakan hal yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Sebab, fase yang terdiri dari 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada dua tahun pertama kehidupan si anak itu merupakan periode menentukan bagi perkembangan anak ke depannya. Demikian yang diungkapkan oleh dr. dr. Gahrani Chen SpOG  dalam webinar yang diselenggarakan oleh […]

    Rangkuman Webinar Prosehat X Alumni Atma Jaya Hamil (Lagi) Pandemi? Jaga Gizi dan Busui Balik Sexy 20 Oktober 2020

    Seribu hari pertama kehidupan merupakan hal yang sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Sebab, fase yang terdiri dari 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada dua tahun pertama kehidupan si anak itu merupakan periode menentukan bagi perkembangan anak ke depannya. Demikian yang diungkapkan oleh dr. dr. Gahrani Chen SpOG  dalam webinar yang diselenggarakan oleh Prosehat bekerja sama dengan Ikatan Alumni Unika Atmajaya pada Selasa, 20 Oktober 2020 pukul 19.00-20.00, dengan judul Hamil (Lagi) Pandemi? Jaga Gizi dan Busui Balik Sexy. Acara yang diselenggarakan untuk donasi kegiatan sosial berupa bentuk pemeriksaan gratis terutama pada lansia ini juga menghadirkan narasumber lainnya, yaitu dr. Cristopher Andrian, M.Gizi, Sp.GK, dan dimoderatori oleh dr. Eleonora Mitaning Christy, M.Gizi, Sp.GK.

    rangkuman webinar Prosehat X Alumni Atma Jaya

    Baca Juga: Inilah 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi

    Pemaparan dr. Gahrani kemudian juga dilengkapi oleh dr. Cristopher Adrian yang menjelaskan mengenai pentingnya pemenuhan gizi dan nutrisi pada masa kehamilan dan sesudah kehamilan. Sebab, pemenuhan ini yang akan menentukan tumbuh-kembang anak ke depannya. Karena itu, supaya tumbuh-kembang sesuai, nutrisi harus dipenuhi. Ujar dokter yang pernah bekerja di RSIA Brawijaya Antasari ini. Disebut sebagai 1.000 hari pertama karena ini fase atau periode emas dalam pertumbuhan anak, lanjut dokter yang merupakan alumni Unika Atmajaya ini.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend JR 30’s

    Selain pemaparan mengenai 1.000 hari pertama juga dipaparkan mengenai berat badan naik selama kehamilan dan menyusui, dan banyak dialami oleh ibu-ibu hamil serta menyusui. Dalam pemaparan ini, banyak ibu hamil yang berat badannya naik karena beranggapan tidak mau terjadi masalah apa-apa pada bayi yang dikandung sehingga harus memberi makan yang cukup banyak, dan melewati batas. Alhasil, ada ibu hamil yang baru hamil 2 bulan sudah naik 15 kilogram. Bahkan, berdasarkan pengalaman, dr. Gahrani juga mempunyai pasien yang berat badannya naik hingga 30 kilogram padahal baru hamil 2-3 bulan karena setiap harinya mengonsumsi makanan berkalori tinggi.

    Baca Juga: Ini Dia Penambahan Berat Badan Normal Ibu Hamil

    Dr. Gahrani, yang pernah bekerja di sejumlah rumah sakit dan telah menuliskan sejumlah karya ilmiah memaparkan mengenai indeks massa tubuh selama kehamilan. Apabila sudah ada ibu yang kelebihan berat badan, demikian dokter yang juga merupakan alumnus Unika Atma Jaya itu, menyarankan supaya naiknya hanya sampai 11 kilogram sebagai batas maksimal. Cara terbaik supaya tidak gemuk saat hamil adalah perhatikan asupan jumlah kalori  per hari, yaitu maksimal +300 kalori per hari. Kemudian mengonsumsi makanan-minuman yang bergizi dan bernutrisi, dan termasuk karbohidrat kompleks serta hindari makanan-minuman yang termasuk karbohidrat kompleks seperti roti, makanan manis, dan cookies, serta minuman bersoda. Untuk hal ini, dr. Cristopher menjelaskan supaya ibu hamil tidak gampang lapar dengan mengonsumsi makanan-makanan yang berkabohirat kompleks daripada simpleks yang akhirnya malah membuat tubuh menjadi gemuk saat hamil. Ibu hamil juga dianjurkan mengonsumsi susu yang punya banyak keuntungan, yaitu:

    Produk Terkait: Jual Susu Ibu Hamil

    • Sumber kalsium dan vitamin D
    • Menurunkan risiko dehidrasi
    • Sumber asam amino esensial
    • Sumber asam lemak esensial
    • Sudah difortifikasi dengan mikronutrien

    Setelah pemaparan webinar juga diikuti dengan sesi pertanyaan. Salah satu pertanyaan mengenai apakah penting memberikan ASI setelah kehamilan yang dijawab oleh dr. Christopher penting karena hal itu malah dapat membakar kalori supaya berat badan kembali normal setelah melahirkan. Kemudian ada pertanyaan mengenai suplemen sebelum kehamilan, menurut dr. Gahrani, jangan sembarangan dikonsumsi karena akan berpengaruh terhadap ASI, dan akhirnya mempengaruhi tumbuh-kembang anak.

    Baca Juga: Infografik Angka Kelahiran Selama Pandemi

    Untuk lebih lengkapnya mengenai webinar ini Sobat Sehat terutama yang sedang hamil dan melahirkan bisa menonton video di bawah ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut seputar kehamilan serta nutrisi dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
  • Mempunyai tinggi badan ideal merupakan dambaan setiap orang termasuk Sobat Sehat juga, kan? Ya, dengan tinggi badan yang pas ditambah juga dengan berat badan yang ideal akan membuat Sobat terlihat sempurna di mata semua orang termasuk juga lawan jenis. Dengan tinggi badan yang pas tentunya akan memudahkan Sobat melakukan banyak aktivitas, terutama yang berhubungan dengan […]

    Hal yang Memengaruhi dan Tips Mendapatkan Tinggi Badan Ideal

    Mempunyai tinggi badan ideal merupakan dambaan setiap orang termasuk Sobat Sehat juga, kan? Ya, dengan tinggi badan yang pas ditambah juga dengan berat badan yang ideal akan membuat Sobat terlihat sempurna di mata semua orang termasuk juga lawan jenis. Dengan tinggi badan yang pas tentunya akan memudahkan Sobat melakukan banyak aktivitas, terutama yang berhubungan dengan pengambilan barang yang tidak bisa dijangkau oleh orang yang bertubuh pendek. Selain itu, tinggi badan yang seperti itu juga tentu memudahkan Sobat dalam berjalan kaki dan berolahraga karena akan lebih cepat mencapai tujuan serta meraih kemenangan, sehingga tinggi badan yang tepat juga mempengaruhi Sobat dalam berkarier. Berdasarkan sebuah riset orang yang memiliki tinggi badan yang bagus mempunyai penghasilan 20 kali lebih banyak daripada yang bertubuh pendek. Untuk kesehatan, tinggi badan yang pas juga membuat tubuh terhindar dari penyakit-penyakit kardiovaskular seperti jantung.

    tinggi badan ideal, tinggi badan pas

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Orang Indonesia sendiri mempunyai tinggi badan ideal di kisaran 168 cm untuk pria dan 159 cm untuk wanita, yang tentu lebih kecil dibandingkan dengan tinggi orang-orang Eropa dan Afrika, yang bahkan bisa mencapai 2 meter lebih. Tinggi badan ini biasanya akan tumbuh hingga seseorang mencapai usia 18 tahun. Tapi Sobat Sehat harus tahu juga bahwa ada beberapa faktor yang dapat menentukan tinggi badan seseorang. Apa saja itu? 

    Hal yang Memengaruhi Tinggi Badan Ideal

    DNA

    DNA atau faktor genetik merupakan hal utama yang dapat mempengaruhi tinggi badan seseorang. Para ilmuwan telah menyepakati bahwa DNA bertanggung jawab terhadap 80% tinggi badan seseorang. Hal ini berdasarkan identifikasi yang dilakukan oleh para ilmuwan terhadap lebih dari 700 gen berbeda yang menentukan tinggi badan. Beberapa dari gen ini mempengaruhi pelat pertumbuhan (growth plate) dan yang lainnya memengaruhi produksi hormon pertumbuhan. Kisaran tinggi badan normal berbeda untuk orang dari latar belakang etnis yang berbeda, dan ini ditentukan oleh DNA masing-masing. Beberapa kondisi genetik juga dapat mempengaruhi tinggi badan orang dewasa, seperti Sindrom Down dan Sindrom Marfan.

    Hormon

    Hal kedua adalah hormon yang diproduksi tubuh untuk menginstruksikan pelat pertumbuhan atau lempeng epifisis untuk membuat tulang baru, dan termasuk di dalamnya adalah hormon pertumbuhan. Hormon ini dibuat di kelenjar pituitari dan merupakan hormon terpenting untuk pertumbuhan. Beberapa kondisi kesehatan juga dapat membatasi jumlah hormon pertumbuhan yang diproduksi tubuh, dan ini dapat memengaruhi tinggi badan. Anak-anak dengan kondisi genetik langka atau defisiensi hormon pertumbuhan bawaan akan tumbuh jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan anak-anak lain. Selain itu, hormon tiroid dan hormon seks yang sangat penting selama masa pubertas juga dapat memengaruhi pertumbuhan tinggi badan. 

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Kelamin

    Hal terakhir yang menentukan seberapa tinggi badan seseorang adalah berdasarkan jenis kelaminnya. Secara umum, pria cenderung lebih tinggi daripada wanita dan mereka juga dapat terus tumbuh lebih lama. Rata-rata pria dewasa lebih tinggi 14 cm daripada wanita dewasa. Di Amerika Serikat, rata-rata pria memiliki tinggi 175,2 cm dan rata-rata wanita memiliki tinggi 161,5 cm.

    Tapi, di luar faktor-faktor tersebut, sebenarnya ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan untuk dapat membantu Sobat Sehat dalam meninggikan badan. Yuk, mari simak beberapa tips untuk dapat menambah tinggi badan ideal berikut ini!

    Tips Menambah Tinggi Badan Ideal

    Mengonsumsi Makanan yang Bernutrisi dan Menyehatkan

    Tips pertama adalah konsumsilah makanan-makanan yang bernutrisi dan menyehatkan sebab makanan-makanan ini akan sangat berperan penting dalam menjaga pertumbuhan dan perkembangan tubuh Sobat. Pilihlah makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, protein, karbohidrat, susu, daging tanpa lemak, kacang-kacangan yang dapat menjaga nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi vitamin D sebagai nutrisi yang membantu merangsang pertumbuhan tulang dan otot. Jadi, hindarilah makanan yang tidak mengandung nutrisi sama sekali seperti makanan instan dan makanan dengan pemanis buatan.

    Produk Terkait: Jual Vegeblend Adult

    Berjalan di Luar Saat Hari Cerah

    Tips kedua adalah berjalanlah di luar rumah saat hari sedang cerah supaya Sobat bisa mendapatkan vitamin D yang cukup secara langsung dari sinar matahari. Namun, dengan catatan, tingkat ultraviolet B dari matahari tidak terlalu rendah misalnya pada saat dibawah jam 10 pagi. Tips ini tentunya mudah sobat lakukan. Selain itu, keuntungan lainnya adalah Sobat bisa membakar lemak dengan berjalan kaki. 

    Produk Terkait: Jual Now Vitamin D3

    Istirahat yang Cukup

    Jika Sobat benar-benar ingin mendapatkan tinggi badan yang ideal, beristirahatlah dengan cukup, jangan bergadang. Istirahat yang cukup dapat secara efektif membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh secara keseluruhan. Sewaktu istirahat, tubuh akan menghasilkan hormon pertumbuhan di kelenjar hipofisis. Hormon ini membantu dalam pertumbuhan otot dan tulang untuk membuat tubuh jadi lebih tinggi. Selain itu, posisi sewaktu tidur juga berperan loh. Untuk hasil yang terbaik, berbaringlah secara telentang tanpa bantal.

    Perbaiki Postur Tubuh

    Postur tubuh yang baik juga akan menghasilkan tinggi badan yang baik. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan hal ini dan justru cenderung lebih sering membungkuk, terutama ketika duduk untuk waktu yang lama. Hal seperti ini menyebabkan tulang belakang menekuk dan membuat badan menjadi lebih pendek. Karena itu, belajarlah mempertahankan postur tubuh dengan tegak dan lurus sehingga proses meninggikan badan akan lancar.

    Pertahankan Berat Badan Ideal

    Tinggi badan yang diinginkan juga harus selaras dengan berat badan yang Sobat Sehat punya. Sebab, berat badan yang berlebihan atau obesitas malah akan berdampak buruk pada pertumbuhan tinggi badan. Karena itu, pertahankanlah berat badan ideal dengan menjalani diet seimbang dan olahraga teratur. Hindari makanan yang mengandung gula berlebihan, lemak trans, dan lemak jenuh.

    Baca Juga: 10 Daftar Makanan Rendah Kalori yang Bantu Turunkan BB

    Hindari Faktor Penghambat Tinggi Badan

    Tinggi badan yang diharapkan dapat terhambat apabila Sobat dalam prosesnya mengonsumsi obat-obatan dan alkohol, mengonsumsi minuman berkafein tinggi, atau merokok sejak usia muda. Pilihlah makanan dan minuman yang bernutrisi, dan bukan yang malnutrisi. 

    Olahraga dan Latihan Tubuh

    Tips terakhir adalah olahraga dan melakukan latihan tubuh. Hal ini sangat penting untuk perkembangan kesehatan dan kesejahteraan secara umum. Jenis olahraga yang dapat membantu meninggikan badan dengan cepat antara lain basket, voli, serta renang. Selain olahraga, lakukanlah beberapa latihan khusus supaya tulang belakang dapat memanjang yang Sobat bisa lakukan di rumah atau pusat kebugaran.

    Baca Juga: 5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Generasi Milenial

    Nah, itulah faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tinggi badan dan tips agar Sobat Sehat bisa mendapatkan tinggi badan ideal. Semoga artikel ini cukup membantu dan bermanfaat. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih dalam mengenai tinggi badan yang diinginkan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 7 Tips untuk Meningkatkan Tinggi Badan, Simak Cara agar Membuat Perawakan Menjadi Lebih Tinggi – Tribunnews.com [Internet]. Tribunnews.com. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://m.tribunnews.com/kesehatan/2019/12/14/7-tips-untuk-meningkatkan-tinggi-badan-simak-cara-agar-membuat-perawakan-menjadi-lebih-tinggi?page=all
    2. Pendek vs tinggi, mana yang lebih menguntungkan? – BBC News Indonesia [Internet]. BBC News Indonesia. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://www.bbc.com/indonesia/vert_fut/2015/11/151119_vert_fut_tinggi_badan
    3. Andriani R. Tinggi Badan Mempengaruhi Karir Seseorang [Internet]. Tempo. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://cantik.tempo.co/read/842651/tinggi-badan-mempengaruhi-karir-seseorang
    4. Times I. Berapa Tinggi Badan Ideal Orang Dewasa Indonesia? Ini Kata Ahli [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/viktor-yudha/tinggi-badan-ideal-orang-dewasa/
    5. Media K. 3 Faktor yang Memengaruhi Tinggi Badan Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 14 October 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/10/12/180200568/3-faktor-yang-memengaruhi-tinggi-badan?page=all
    Read More
  • Tidak sedikit Sobat Sehat yang memilih makanan yang dibakar atau dipanggang ketika hendak mengonsumsi makanan. Apabila dibandingkan dengan makanan yang digoreng, makanan yang dibakar atau dipanggang sering dianggap “lebih aman” untuk dikonsumsi karena dikatakan mengandung kalori dan lemak lebih rendah, sehingga makanan yang diolah dengan cara seperti ini sering menjadi pilihan bagi Sobat yang sedang […]

    Apakah Makanan yang Dibakar dan Dipanggang Menyehatkan?

    Tidak sedikit Sobat Sehat yang memilih makanan yang dibakar atau dipanggang ketika hendak mengonsumsi makanan. Apabila dibandingkan dengan makanan yang digoreng, makanan yang dibakar atau dipanggang sering dianggap “lebih aman” untuk dikonsumsi karena dikatakan mengandung kalori dan lemak lebih rendah, sehingga makanan yang diolah dengan cara seperti ini sering menjadi pilihan bagi Sobat yang sedang menjalani diet atau Sobat yang sudah bosan dengan makanan yang digoreng.1

    makanan yang dibakar dan dipanggang

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Namun, benarkah demikian? Sayangnya, kenyataannya tidak seperti itu.1 Makanan yang dibakar dan dipanggang malah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, yaitu:

    Kanker

    Hal pertama yang dikaitkan dengan makanan yang dibakar atau dipanggang adalah penyakit kanker, terutama kanker di saluran pencernaan bagian atas. Kanker dapat berkembang dan tumbuh di kerongkongan hingga rongga mulut.2 Asal munculnya kanker ini adalah adanya bahan kimia, yaitu amina heterosiklik (HCA) dan aromatik polisiklik (PAH). HCA berkembang ketika asam amino, gula alami, dan senyawa lain dalam daging bereaksi pada suhu tinggi dan arang, sementara PAH terbentuk ketika jus daging dan lemak yang menetes jatuh ke panggangan. Asap yang mengepul diisi dengan PAH, kemudian melekat ke permukaan daging.1 HCA dan PAH dianggap merupakan senyawa karsinogenik yang dapat mengubah dan merusak komposisi DNA dalam gen tubuh manusia, sehingga dapat menyebabkan kanker.1

    Asam Lambung

    Bukan hanya kanker saja, makanan yang dibakar dapat menyebabkan masalah pada asam lambung. Hal ini terjadi karena makanan yang diolah dengan cara demikian sulit dicerna oleh lambung, sehingga lambung bekerja dengan beban yang sangat berat. Oleh sebab itu, hindarilah mengonsumsi banyak makanan yang dibakar atau dipanggang karena akan membuat Sobat tersiksa ketika asam lambung mulai naik.2

    Produk Terkait: Jual Obat Maag

    Menghilangkan Kandungan Gizi

    Sumber energi pada daging adalah protein. Mengolah makanan dengan cara dibakar atau dipanggang akan menyebabkan protein ikut hilang karena terbakar. Padahal, protein merupakan salah satu nutrien penting bagi tubuh dan bisa menghindarkan diri dari berbagai penyakit.2

    Baca Juga: 5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat Anda

    Mengandung Hidrokarbon

    Ketika Sobat membakar makanan yang hendak disantap, beberapa partikel berbahaya akan terbentuk secara otomatis. Pembakaran menggunakan kayu bakar atau arang dapat membentuk hidrokarbon dan partikel berbahaya lainnya yang tentu dapat membahayakan diri Sobat. Tidak hanya itu, pembakaran dan pemanggangan makanan juga menyumbang polusi udara.2

    Jadi, Apa yang Harus Sobat Lakukan Terhadap Makanan yang Dibakar dan Dipanggang?

    Ternyata, makanan yang dibakar dan dipanggang tidak lebih baik dari makanan yang digoreng. Apabila dikonsumsi secara berlebihan, makanan yang dibakar atau dipanggang malah akan menyebabkan menimbulkan penyakit tertentu. Sobat boleh mengonsumsi makanan yang dibakar atau dipanggang, namun sebaiknya hanya sesekali saja dan jangan terlalu sering. Supaya makanan yang dibakar dan dipanggang lebih menyehatkan untuk tubuh, Sobat bisa perhatikan beberapa hal berikut:1

    • Rendam daging dalam bumbu sebelum dimasak. Bumbu yang dibalurkan pada daging ini akan menjadi penghalang agar HCA dan PAH lebih sedikit.
    • Gunakan potongan yang lebih ramping dan kecil. Kandungan lemak yang lebih rendah berarti lebih sedikit lemak yang akan menetes ke api dan membentuk PAH. Potongan daging yang lebih kecil juga akan matang lebih cepat dan tidak banyak membentuk HCA dan PAH.
    • Sebelum membakar daging, panggang daging terlebih dulu di dalam oven atau microwavekarena semakin lama daging dibakar di atas api secara langsung, semakin banyak HCA dan PAH yang terbentuk.
    • Saat dibakar, bolak-baliklah daging sesering mungkin agar dapat mengurangi kemungkinan hangus yang dapat membentuk HCA.
    • Siapkan lebih banyak makanan nabati. Kurangi porsi daging dan isi piring Sobat dengan lebih banyak sayuran, buah-buahan, atau protein nabati. Makanan nabati tidak membentuk HCA dan PAH di atas panggangan.

    Baca Juga: Tips Makanan Sehat dan Praktis Sesuai Jam Makanmu

    Itulah beberapa hal mengenai kesehatan makanan yang dibakar atau dipanggang. Apabila Sobat Sehat menginginkan metode pengolahan makanan yang aman, sebenarnya jawabannya adalah mengukus. Para ahli kesehatan mengatakan bahwa mengukus adalah salah satu metode yang sangat dianjurkan. Makanan yang dikukus memiliki beberapa manfaat, yaitu:3

    • Rendah kolestrol
    • Nutrisi tetap utuh
    • Rendah kalori
    • Mengurangi penggunaan pengawet makanan
    • Menurunkan risiko kanker
    • Mencegah terjangkit penyakit

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan sehat dan berbagai produk terkait, Sobat bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Makanan yang Dibakar Lebih Sehat dan Rendah Kalori, Benarkah? [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/16/214808420/makanan-yang-dibakar-lebih-sehat-dan-rendah-kalori-benarkah?page=all
    2. Catat, Ini 5 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Dibakar [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/trending/catat-ini-5-bahaya-sering-konsumsi-makanan-dibakar.html
    3. Sari N. 7 Manfaat Konsumsi Makanan yang Dikukus bagi Kesehatan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 5 October 2020]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4144871/7-manfaat-konsumsi-makanan-yang-dikukus-bagi-kesehatan
    Read More
  • Para perantau atau pekerja kantoran yang sibuk biasanya jarang atau malah tidak pernah memasukkan buah dan sayur dalam menu sehari-hari. Selain karena kesibukannya, kebanyakan orang juga tidak menyukai buah dan sayur karena rasanya yang tidak enak alias pahit. Padahal, buah dan sayur merupakan elemen penting sebagai bagian dari cara menangkal virus Corona. Jika kebiasaan ini […]

    Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur?

    Para perantau atau pekerja kantoran yang sibuk biasanya jarang atau malah tidak pernah memasukkan buah dan sayur dalam menu sehari-hari. Selain karena kesibukannya, kebanyakan orang juga tidak menyukai buah dan sayur karena rasanya yang tidak enak alias pahit. Padahal, buah dan sayur merupakan elemen penting sebagai bagian dari cara menangkal virus Corona. Jika kebiasaan ini dibiarkan terus-menerus akan berisiko buruk bagi kesehatan. Lalu apa sajakah risikonya jika kurang atau tidak sama sekali memakan buah dan sayuran yang kaya akan nutrisi tersebut? Yuk, Sobat Sehat, silakan disimak penjelasan di bawah ini ya…

    kurang konsumsi sayur dan buah, risiko kurang konsumsi sayur dan buah

    Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Nutrisi Otak Anak

    Tidak Lancar Buang Hajat

    Risiko pertama yang kemungkinan akan dihadapi adalah menjadi tidak lancar buang hajat alias sembelit. Mengapa bisa tidak lancar? Hal itu terjadi karena buah dan sayur mengandung serat yang berfungsi mencerna makanan terutama saat di usus. Serat ini bisa merangsang gerakan usus sehingga sisa-sisa makanan yang telah dicerna akan cepat dikeluarkan oleh tubuh. Selain itu, kemampuan serat dalam menyerap air juga bisa membuat sisa makanan lebih mudah dikeluarkan oleh tubuh. Apabila serat yang mempunyai fungsi demikian tidak ada, hal tersebut akan menghambat proses pencernaan dan menyebabkan jadwal buang air besar menjadi tidak teratur.

    Rentan Terkena Dehidrasi

    Kekurangan buah dan sayuran dalam menu sehari-hari juga bisa menyebabkan dampak lain selain sembelit, yaitu rentan mengalami dehidrasi. Buah dan sayuran seringkali memiliki kandungan air yang tinggi supaya Sobat tidak terlalu kembung dan menjadi tetap terhidrasi di siang hari. Apabila tidak mendapatkan cairan dari makanan seperti buah dan sayuran, maka kebutuhan cairan mungkin tidak akan cukup untuk tubuh. Hasilnya, beberapa efek dehidrasi seperti kelelahan, kencing berwarna kuning, dan kram otot akan sangat terasa.

    Berat Badan Meningkat

    Salah satu risiko kurang konsumsi buah dan sayur yang cukup terasa efeknya adalah adanya peningkatan pada berat badan. Mengapa itu bisa terjadi? Hal itu karena sebenarnya buah dan sayur merupakan sumber pangan yang tinggi serat dan air serta rendah kalori. Artinya, dengan mengonsumsinya akan memberikan rasa kenyang yang cukup lama tanpa memberikan kalori yang berlebihan.

    Baca Juga: Panduan Menu Masakan Sehari-hari Buat Keluarga dengan Gizi Seimbang

    Mengalami Kerapuhan Tulang

    Kerapuhan tulang atau osteoporosis biasanya dialami oleh mereka yang berusia 50-60 tahun ke atas. Namun siapa sangka jika ternyata osteoporosis bisa juga dialami oleh orang-orang di usia produktif karena kurangnya mengonsumsi sayur dan buah. Penyebabnya adalah kurangnya vitamin D dan kalsium dalam tubuh sebagai pembentuk dan penguat tulang. Jika Sobat tidak mau mengalami hal yang demikian, konsumsilah buah dan sayur terutama brokoli, jeruk, apel, tomat yang bisa membantu mencegah osteoporosis.

    Produk Terkait: Jual Produk Pencegah Osteoporosis

    Meningkatkan Risiko Kanker

    Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya, dan cara terbaik untuk mencegahnya adalah dengan mengonsumsi sayur dan buah. Antioksidan yang terkandung dalam sayur dan buah seperti vitamin E, vitamin C, dan karotenoid dapat mengurangi risiko kanker dengan melindungi sel-sel sehat dari radikal bebas. Karotenoid, termasuk beta-karoten, merupakan pigmen yang dapat ditemukan dalam sayuran berdaun gelap seperti bayam dan buah berwarna oranye tua seperti ubi jalar atau wortel. Kandungan ini dapat melindungi dari kerusakan sel dan dikaitkan dengan tingkat kanker yang lebih rendah.

    Rentan Terkena Penyakit Kronis

    Buah dan sayuran sangat padat nutrisi. Mengonsumsi keduanya secara teratur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, dan Alzheimer. Menurut WHO dan FAO, kekurangan asupan sayur dan buah diperkirakan dapat menyebabkan kematian akibat kanker saluran cerna sebesar 14%, kematian akibat penyakit jantung koroner sebesar 11%, dan kematian akibat stroke sebesar 9%. Risiko diabetes juga meningkat. Karena itu, untuk mencegahnya sebaiknya Sobat Sehat mengonsumsi buah dan sayur yang juga bisa meningkatkan bakteri baik di dalam usus sehingga usus menjadi sehat, dan juga terhindar dari kanker usus besar.

    Kesehatan Jantung Terbebani

    Risiko lain yang akan Sobat hadapi karena kurang atau tidak sama sekali mengonsumsi sayuran adalah dapat membebani kesehatan jantung yang bisa berujung penyakit kardiovaskular. Buah dan sayuran mengandung nutrisi khusus yang dinamakan dengan fitokimia, yang dapat membantu mengurangi peradangan kronis di tubuh secara keseluruhan. Karena itu, perbanyak konsumsi sayur dan buah serta kurangi makanan yang tinggi natrium, makanan olahan, dan yang diberi gula tambahan yang dapat meningkatkan peradangan.

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Sariawan dan Gusi Berdarah

    Dampak negatif kekurangan sayur dan buah dalam tubuh ternyata juga bisa menyebabkan sariawan dan gusi berdarah. Keduanya muncul karena kurangnya vitamin B, vitamin C, kalsium, dan magnesium. Supaya dapat mencegahnya, perbanyaklah konsumsi sayur dan buah seperti bayam, apel, pir, dan jeruk.

    Menurunkan Penglihatan

    Ternyata jika tidak kita memasukkan buah dan sayur ke dalam menu sehari-hari juga bisa menurunkan penglihatan, lho, Sobat Sehat! Mata kita bisa menjadi rabun atau bahkan katarak, dimana hal ini sungguh berbahaya jika dibiarkan. Supaya tidak menjadi seperti itu, jadi mulailah banyak mengonsumsi sayur yang kaya vitamin A untuk kesehatan mata seperti wortel.

    Risiko Terkena Depresi

    Berdasarkan sebuah studi, mengonsumsi buah dan sayur secara teratur kenyataannya dapat mencegah diri dari terkena depresi. Hal ini dikarenakan asam pantotenik dan vitamin B6 dalam sayur mampu membuat orang merasa bahagia dan terhindar dari depresi. Apabila kekurangan nutrien-nutrien tersebut, dapat dipastikan depresi akan mudah menyergap.

    Baca Juga: Stres dan Panik Hadapi Corona Justru Turunkan Imun Tubuh

    Kulit Menjadi Tidak Segar

    Ingin kulit terlihat selalu segar? Perbanyaklah konsumsi buah dan sayur karena keduanya mengandung antioksidan dan vitamin tinggi yang baik untuk kesehatan kulit. Selain menghidrasi tubuh, buah dan sayur punya manfaat yang baik untuk menghidrasi kulit sehingga terlihat tetap segar dan tidak kering.

    Mempengaruhi Kuku dan Rambut

    Ternyata kurang konsumsi sayur dan buah juga dapat mempengaruhi kuku dan rambut. Kuku akan menjadi rapuh, begitupun rambut menjadi kusam dan kering. Hal itu karena kurangnya antioksidan, vitamin A, vitamin E, biotin, zat besi, dan nutrisi lain yang sebenarnya semua itu terkandung di dalam buah dan sayur.

    Nah, Sobat Sehat itulah risiko kurang konsumsi buah dan sayur yang dapat dialami. Jadi, jangan menganggap remeh risiko-risiko tersebut ya, karena kedepannya bisa sangat mempengaruhi kondisi kesehatan. Dari sekarang mulailah perbanyak konsumsi sayur dan buah sebagai benteng alami mencegah serangan penyakit.

    Baca Juga: Pusing Kepala Berkurang Jika Anda Sering Mengonsumsi Sayur Buah Berikut

    Apabila Sobat Sehat menginginkan informasi lebih lanjut mengenai konsumsi buah dan sayur dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Abdi H. 6 Bahaya Kurang Makan Sayur dan Buah Bagi Kesehatan yang Perlu Diperhatikan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://hot.liputan6.com/read/4047773/6-bahaya-kurang-makan-sayur-dan-buah-bagi-kesehatan-yang-perlu-diperhatikan
    2. Media K. 7 Bahaya Bagi Tubuh Jika Kurang Konsumsi Buah dan Sayur Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/09/30/103300068/7-bahaya-bagi-tubuh-jika-kurang-konsumsi-buah-dan-sayur?page=all
    3. Bobo 5. 5 Akibat Buruk Kalau Kita Tidak Suka Makan Sayur dan Buah – Bobo [Internet]. Bobo.grid.id. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://bobo.grid.id/read/08674240/5-akibat-buruk-kalau-kita-tidak-suka-makan-sayur-dan-buah
    4. [Internet]. Beritagar.id. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://beritagar.id/artikel/gaya-hidup/7-dampak-kurang-makan-buah-dan-sayur
    5. Terungkap! Ini Alasan Ilmiah Seseorang Tidak Suka Makan Sayur [Internet]. suara.com. 2020 [cited 30 September 2020]. Available from: https://www.suara.com/tekno/2019/12/06/083000/terungkap-ini-alasan-ilmiah-seseorang-tidak-suka-makan-sayur
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja