Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Makanan Sehat

Showing 181–187 of 187 results

  • Mual saat hamil atau morning sickness merupakan hal biasa yang terjadi pada trimester pertama kehamilan kemudian berkurang saat usia kandungan 12-14 minggu. Kondisi lain, yaitu Hiperemesis gravidarum juga banyak dialami oleh wanita pada trimester awal kehamilan. Baca Juga: Bumil Mual Muntah Berlebih? Waspada Hiperemesi Gravidarum! Perbedaanya, Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah yang lebih hebat, […]

    Inilah 7 Cara Mengatasi Mual Saat Hamil

    Mual saat hamil atau morning sickness merupakan hal biasa yang terjadi pada trimester pertama kehamilan kemudian berkurang saat usia kandungan 12-14 minggu. Kondisi lain, yaitu Hiperemesis gravidarum juga banyak dialami oleh wanita pada trimester awal kehamilan.

    Baca Juga: Bumil Mual Muntah Berlebih? Waspada Hiperemesi Gravidarum!

    Perbedaanya, Hiperemesis gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah yang lebih hebat, terjadi terus-menerus sampai menyebabkan tubuh kekurangan cairan, tidak nafsu makan, bahkan berat badan menjadi berkurang.Penyebab mual saat hamil diperkirakan karena peningkatan Hormon Chorion Gonadotropin (HCG) yang mulai meningkat selama kehamilan. Penyebab lain adalah adaptasi lambung pada saat perut mulai membesar, serta kondisi stres dan lemas.

    Mual dan muntah memang sering dialami oleh wanita hamil pada trimester pertama kehamilannya. Namun, tahukah Moms bahwa mual dan muntah terus-menerus selain dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas, kekurangan cairan, nafsu makan berkurang, juga dapat menyebabkan gangguan nutrisi, elektrolit, berat badan berkurang.

    Padahal si kecil di dalam kandungan membutuhkan nutrisi yang cukup terutama pada awal kehamilan untuk pertumbuhan dan perkembangan organ tubuhnya. Lalu, bagaimana cara mencukupi kebutuhan nutrisi sedangkan kondisi tubuh terus-menerus mengalami mual dan muntah saat hamil.

    Berikut beberapa tips mengatasi mual saat hamil yang dapat Moms lakukan:

    1. Mengubah Pola dan Kebiasaan Makan

    Pada pagi hari saat bangun tidur, Momsdapat memakan sepotong kue atau biskuit, roti, atau makanan kering lainnya sebelum bangun dari tempat tidur. Usahakan agar lambung sama sekali tidak kosong, sehingga mengurangi rasa mual dan muntah pada pagi hari. Siang harinya, Moms dapat makan seperti biasa, tetapi hindari makan banyak sampai terlalu kenyang, atau makan terlalu sedikit. Hal ini disebabkan pada saat kehamilan, hormonprogesteron yang dihasilkan akan memperlambat pemrosesan makanan dalam pencernaan. Anda juga sebaiknya minum air terlebih dahulu sebelum makan.Pada malam hari, hindari tidur sesaat setelah selesai makan, karena pemrosesan makanan membutuhkan waktu. Apabila setelah makan Moms langsung tidur dalam posisi berbaring, makaitu dapat memicu rasa mual.

    2. Jenis Makanan yang Disarankan

    Telah dibuktikan bahwa jenis makanan yang anda makan berpengaruh terhadap rasa mual pada saat hamil. Beberapa jenis makanan yang sebaiknya Moms hindari :

    • Makanan dengan bau yang tajam atau sejenisnya, karena akan merangsang mual.
    • Makanan yang dibiarkan sampai dingin.
    • Makanan berminyak atau gorengan.
    • Makanan berlemak.
    • Makanan pedas.

    Moms hendaknya memperbanyak konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan protein dibandingkan makanan berlemak, seperti nasi, daging, ikan, roti, pasta, biskuit, sereal, susu, cokelat, keju. Selain itu. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi jahe dapat mengurangi rasa mual pada saat hamil.Moms diperbolehkan untuk minum air jahe atau teh jahe, mencampur makanan dengan jahe, atau makan permen jahe jika dirasa memang dapat mengurangi rasa mual. Makanan lain seperti lemon, mint juga disarankan untuk mengurangi rasa mual saat hamil

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

    3. Hindari Makan Banyak dalam Satu Waktu

    Moms,untuk menghindari mual dan muntah saat hamil sebaiknya jangan makan banyak sampai terlalu kenyang atau makan terlalu sedikit. Dalam mengonsumsi makanan, tidak disarankan untuk makan banyak dalam satu waktu. Sebaiknya makan dalam porsi yang sedikit, tetapi dengan frekuensi yang sering, misalnya tiap 1-2 jam sekali. Demikian juga waktu minum, teguklah air sedikit-sedikit dan secara perlahan. Minum air yang cukup dapat mencegah terjadinya dehidrasi akibat muntah terus-menerus saat hamil.

    4. Istirahat dan Tidur Cukup

    Pada saat hamil, regulasi hormon dalam tubuh Anda akan berubah. Maka, hal tersebut dapat mengakibatkan metabolisme tubuh menjadi meningkat. Itulah mengapa pada saat hamil Moms menjadi mudah lelah dan lemas. Apabila merasa badan mulai lelah, jangan tunda lagi untuk segera beristirahat. Kelelahan merupakan salah satu faktor yang mencetuskan rasa mual saat hamil.

    5. Konsumsi Vitamin B6

    Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi vitamin B6 memiliki efek mengurangi rasa mual saat hamil. Selain itu, vitamin ini membantu tubuh menggunakan makanan untuk dijadikan energi, membawa oksigen ke seluruh tubuh, membentuk hemoglobin dan diketahui berfungsi baik bagi perkembangan otak dan sistem saraf si kecil. Anda bisa memenuhi kebutuhan vitamin B6 dari makanan seperti beras merah, gandum, ikan, daging ayam atau bebek, kacang-kacangan, dan sayuran yang berwarna hijau. Selain dari sumber makanan tersebut, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen vitamin B6 dengan dosis 25 mg sebanyak 3 kali sehari, tentunya harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

    Produk Terkait: Jual Vitamin, Multivitamin, dan Suplemen Lengkap

    6. Konsumsi Obat Anti-Muntah

    Konsumsi obat anti-muntah umumnya diresepkan dokter apabila gejala muntah dapat mengancam Anda dan bayi dalam kandungan, seperti contohnya muntah terus-menerus sampai dehidrasi, malnutrisi. Namun apabila Moms hanya mengalami mual dan muntah dan masih dapat melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa, tidak disarankan untuk mengonsumsi obat anti-muntah. Hal ini terlebih dahulu dapat Anda konsultasikan dengan dokter.

    7. Kondisi yang Perlu Diwaspadai

    Mual dan muntah saat hamil pada kondisi berat atauhiperemesis gravidarum, dapat menyebabkan kekurangan cairan/dehidrasi dan malnutrisi pada ibu. Gejala mual dan muntah saat hamil juga dapat muncul pada kondisi berbeda misalnya Infeksi Saluran Kemih (ISK). Moms, berhati-hatilah jika Anda mengalami mual dan muntah saat hamil disertai dengan kondisi berikut:

    • BAK bewarna gelap atau tidak BAK sama sekali dalam waktu lebih dari 8 jam.
    • Terus-menerus muntah dan tidak dapat mencerna makanan atau minuman sama sekali dalam waktu 24 jam.
    • Badan terasa sangat lemas, menggigil, dan tidak dapat berdiri.
    • Perut terasa sakit.
    • BAK disertai dengan rasa sakit atau keluar darah.
    • Berat badan mulai berkurang.

    Pada kondisi mual dan muntah disertai dengan kondisi di atas, kemungkinan Anda mengalami tanda dehidrasi atau infeksi saluran kemih. Sebaiknya segeralah berkonsultasi ke dokter.

    Nah, Moms itulah sederet tips untuk mengatasi mual saat hamil. Nutrisi yang seimbang, melakukan aktivitas yang positif, serta istirahat cukup dapat membantu mengurangi gejala mual saat hamil.

    Baca Juga: 10 Makanan yang Sebaiknya Dihindari Ibu Hamil

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai mual saat kehamilan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Hyperemesis Gravidarum: Causes, Symptoms, and Diagnosis [Internet]. Healthline. 2018 [cited 18 August 2018]. Available from: healthline.com/health/hyperemesis-gravidarum#morning-sickness-vs-hg
    2. Nausea During Pregnancy: Causes, Management & Concerns [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/nausea-during-pregnancy/
    3. Quinla JD, Hill DA. Nausea and vomiting of pregnancy. Am Fam Physician [Internet]. 2003;68(1):121–8. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/sites/entrez?Db=pubmed&Cmd=Retrieve&list_uids=12887118&dopt=abstractplus%5Cnpapers3://publication/uuid/6A9F1640-6EF9-4C41-BE9E-45AAE209B5E0
    4. Morning Sickness Relief: Treatment & Supplements [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/morning-sickness-relief/
    5. Pregnancy, Vomiting Treatment [Internet]. WebMD. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: webmd.com/first-aid/pregnancy-vomiting-treatment
    6. Nausea During Pregnancy: Causes, Management & Concerns [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/nausea-during-pregnancy/
    7. Pass the sick bag: Eating your way through Hyperemesis Gravidarum – Diet in Pregnancy [Internet]. Diet in Pregnancy. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: dietinpregnancy.co.uk/pregnancy/hyperemesis-gravidarum/
    8. Natural Sources of Vitamin B6 During Pregnancy – American Pregnancy Association [Internet]. American Pregnancy Association. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: americanpregnancy.org/pregnancy-health/natural-sources-of-vitamin-b6-during-pregnancy/
    9. Unisom and B-6: Treating Morning Sickness [Internet]. Healthline. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: healthline.com/health/pregnancy/unisom-and-b6#1
    10. Vomiting and morning sickness in pregnancy [Internet]. nhs.uk. 2018 [cited 19 August 2018]. Available from: nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/morning-sickness-nausea/
    11. Maltepe C, Koren G. The management of nausea and vomiting of pregnancy and hyperemesis gravidarum- A 2013 update. J Popul Ther Clin Pharmacol [Internet]. 2013;20(69):e184–92. Available from: jptcp.com/jptcp_symp_e184_e192_koren-r194667 ovidsp.ovid.com/ovidweb.cgi?T=JS&CSC=Y&NEWS=N&PAGE=fulltext&D=emed11&AN=2013458026
    Read More
  • Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan tekanan darah tinggi, adalah kondisi peningkatan tekanan darah di dalam tubuh kita. Rata-rata tekanan darah normal pada manusia yaitu 120/80 mmHg. Peningkatan tekanan darah dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, yang akan mencetuskan berbagai jenis penyakit, penyakit jantung, ginjal, dan stroke. Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya […]

    8 Makanan untuk Menurunkan Darah Tinggi

    Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan tekanan darah tinggi, adalah kondisi peningkatan tekanan darah di dalam tubuh kita. Rata-rata tekanan darah normal pada manusia yaitu 120/80 mmHg. Peningkatan tekanan darah dalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah, yang akan mencetuskan berbagai jenis penyakit, penyakit jantung, ginjal, dan stroke.

    Baca Juga: Perlu Makan Apa Supaya Tekanan Darah Jadi Normal?

    Selain obat-obatan,pola hidup sehat merupakan salah satu cara untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Tahukah Anda yang termasuk pola hidup sehat antara lain meningkatkan aktivitas seperti berolahraga, mengurangi konsumsi rokok, dan mengonsumsi makanan yang sehat. Beberapa makanan telah diketahui mampu menurunkan tekanan darah tinggi.Oleh karena itu, sekarang kita akan membahas 8 makanan untuk menurunkan darah tinggi berikut:

    1. Sayur-sayuran Hijau

    Sayur-sayuran hijau kaya akan nitrat. Nitrat adalah suatu senyawa yang ditemukan di tanah, yang akan diserap oleh tumbuh-tumbuhan untuk pertumbuhannya. Nitrat akan diubah menjadi nitrit oksida, yang fungsinya merelaksasi pembuluh darah sehingga menyebabkan penurunan tekanan darah. Berdasarkan penelitian, konsumsi satu hingga dua porsi sayur-sayuran hijau setiap harinya dapat menurunkan tekanan darah.

    Produk Terkait: Vegefrut Kapsul Ekstrak Sayur dan Buah

    Beberapa sayuran hijau yang kaya akan nitrat antara lain:

    • Sawi
    • Kubis
    • Selada
    • Bayam
    • Seledri
    • Kol
    • Brokoli

    2. Buah Bit

    Berdasarkan penelitian yang dirilis pada jurnal ilmiah American Heart Association, seseorang yang mengonsumsi jus buah bit mengalami penurunan tekanan darah dalam 24 jam. Penelitian ini memberikan pilihan terapi natural baru dalam menurunkan risiko komplikasi darah tinggi. Sama seperti sayur-sayuran hijau, buah bit mengandung suatu unsur nitrat yang dapat menurunkan tekanan darah. Konsumsi jus buah bit sebanyak 250 mL setiap hari selama 4 minggu mampu menurunkan tekanan darah.

    3. Buah Semangka

    Buah semangka mengandung suatu asam amino yang dinamakan sitrulin. Sitrulin membantu tubuh memproduksi nitrit oksida, yang dapat merelaksasi pembuluh darah dan meningkatkan fleksibiltas arteri. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan tekanan darah.

    Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur yang Baik untuk Nutrisi Otak Anak

    Dari suatu penelitian, konsumsi semangka selama 6 minggu menurunkan tekanan darah arteri brakialis, suatu arteri utama pada lengan. Konsumsi rutin buah semangka juga diketahui mampu menurunkan tekanan darah pada penderita kekakuan pembuluh darah. Peneliti juga menemukan bahwa konsumsi larutan buah semangka dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh dan menurunkan berat badan sebanyak 30%.

    4. Buah Beri

    Buah beri seperti blueberry dan stroberi mengandung antioksidan berupa antosianin, suatu jenis flavonoid. Selain buah beri, flavonoid juga tersedia pada berbagai jenis buah-buahan dan sayur-mayur lainnya. Beberapa jenis flavonoid dapat meningkatkan nitrit oksida melalui modulasi aktivitas sejumlah hormon dalam tubuh.
    Penelitian menemukan bahwa asupan antosianin yang lebih tinggi berhubungan dengan penurunan risiko hipertensi. Manfaatnya lebih terlihat pada mereka dengan usia kurang dari 60 tahun.

    Antosianin terdapat pada sejumlah buah-buahan yang sering dikonsumsi, seperti blueberry, cranberry, dan stroberi. Beberapa jenis jus buah juga mengandung kadar antosianin yang sangat tinggi, seperti jus blueberry, jus anggur, atau jus jeruk.

    5. Buah Kiwi

    Makanan lain yang dapat menurunkan darah tinggi adalah buah kiwi. Berdasarkan penelitian, konsumsi kiwi setiap hari selama 8 minggu dapat menurunkan tekanan darah, baik sistol maupun diastol yang lebih baik dibandingkan dengan konsumsi apel dengan durasi yang sama.

    Buah kiwi memiliki kandungan nutrisi yang sehat seperti serat, kalium, vitamin C, dan antioksidan lain seperti lutein. Buah kiwi juga memiliki fungsi perlindungan jantung (cardioprotective). Konsumsi buah kiwi tiga buah setiap hari menurunkan tekanan darah, meningkatkan kemampuan antioksidan dan gen dalam mengatasi stres seluler dan perbaikan DNA.

    Produk Terkait: Nutracare Vitamin C 500

    Buah kiwi juga mampu menghambat aktivitas suatu enzim yang terlibat dalam peningkatan tekanan darah, yaitu enzim pengubah angiotensin (angiotensin-converting enzyme/ACE). Buah kiwi juga terlibat dalam peningkatan asupan kalium dan pelebaran pembuluh darah yang diperantarai nitrit oksida.

    6. Cokelat Hitam

    Folifenol khususnya flavanol yang terkandung dalam produk cokelat, telah ditunjukkan meningkatkan produksi nitrit oksida dalam tubuh. Nitrit oksida akan memicu pelebaran pembuluh darah dan penurunan tekanan darah. Cokelat hitam dan produk cokelat yang mengandung flavanol telah dibuktikan mampu menurunkan darah tinggi.

    7. Yoghurt dan Makanan Fermentasi

    American Heart Association telah melaporkan bahwa yoghurt mampu menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Makanan fermentasi kaya akan probiotik, suatu bakteri baik yang berperan penting dalam menjaga kesehatan saluran cerna. Berdasarkan penelitian, konsumsi probiotik memiliki dampak pada penurunan tekanan darah.
    Seseorang yang mengonsumsi lima atau lebih porsi yoghurt tiap minggu, memiliki risiko lebih rendah menderita tekanan darah tinggi.

    Produk Terkait: Heavenly Blush Classic Greek Yoghurt

    Selain yoghurt, beberapa jenis makanan fermentasi lain yang dapat digunakan yaitu:

    • Kimchi
    • Kombucha
    • Miso
    • Tempe
    • Apple Cider Vinegar

    8. Bawang Putih

    Bawang putih merupakan antibiotik dan antijamur alami. Bahan aktif utamanya allisin, berhubungan dengan sejumlah manfaat pada kesehatan. Beberapa peneliti menunjukkan bahwa bawang putih meningkatkan produksi nitrit oksida dalam tubuh, yang membentuk relaksasi otot polos dan pelebaran pembuluh darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada penderita darah tinggi.

    Baca Juga: Alami Tekanan Darah Rendah? Siapkan 6 Jenis Makanan Ini di Rumah

    Demikian beberapa jenis makanan yang dapat dikonsumsi untuk menurunkan darah tinggi. Namun, meski sudah menerapkan gaya hidup yang lebih baik dengan mengonsumsi makanan yang sehat, tapi harus dipahami bahwa beberapa kondisi penyakit darah tinggi memerlukan pengobatan. Selalu periksa kesehatan Sobat secara rutin dan berkonsultasi ke dokter bila mengalami masalah kesehatan.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai hipertensi dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Lloyd-Robert B. Nitrates found in green veg and beetroot help tackle high blood pressure. Available at: qmul.ac.uk/media/news/items/smd/95990.html. 2013.
    2. Kapil et. al. Inorganic Nitrate Supplementation Lowers Blood Pressure in Humans. Hypertension. 2010 Aug;56(2):274-81.
    3. Figueroa et. al. Watermelon extract supplementation reduces ankle blood pressure and carotid augmentation index in obese adults with prehypertension or hypertension. American Journa of Hypertension. 2012;25(6):640-643.
    4. Cassidy A, et. al. Habitual intake of flavonoid subclasses and incident hypertension in adults. The American Journal of Clinical Nutrition. 2011;93(2):338-347.
    5. Svendsen M, et. al. The effect of kiwifruit consumption on blood pressure in subjects with moderately elevated blood pressure: A randomized, controlled study. Blood Pressure. 2014:1-7
    6. Ried K, et. al. Does chocolate reduce blood pressure? A meta-analysis. BMC Medicine. 2010;8(39).
    7. Frank B, et. al. Yogurt may protect women from developing high blood pressureAmerican Heart Association Meeting Report Abstract P169. Available at: newsroom.heart.org/news/yogurt-may-protect-women-from-developing-high-blood-pressure. 2016.
    8. Tabassum N, Ahmad F. Role of natural herbs in the treatment of hypertension. Pharmacognosy Reviews. 2011;5(9):30-40.

    Read More
  • Olahraga rutin bukanlah hal yang mudah dilakukan, terutama untuk para pria dan wanita karier yang memiliki sedikit waktu. Namun, olahraga tetap merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga tubuh kita tetap ideal, kuat, dan terhindar dari berbagai penyakit (obesitas, penyakit jantung, diabetes melitus, stroke, dan sebagainya). Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori […]

    14 Makanan Setelah Olahraga untuk Diet yang Bisa Sobat Terapkan

    Olahraga rutin bukanlah hal yang mudah dilakukan, terutama untuk para pria dan wanita karier yang memiliki sedikit waktu. Namun, olahraga tetap merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga tubuh kita tetap ideal, kuat, dan terhindar dari berbagai penyakit (obesitas, penyakit jantung, diabetes melitus, stroke, dan sebagainya).

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    Oleh karena itu, saat tersedia sedikit waktu di tengah kesibukan, manfaatkan waktu tersebut untuk olahraga dan usahakan olahraga tersebut efektif dalam membakar lemak dan menggantinya dengan otot. Hal ini dapat dicapai dengan konsumsi makanan yang tepat setelah olahraga sebagai diet sehat. Yuk, kita cari tahu makanan apa saja yang dimaksud.

    Mengapa makanan setelah olahraga penting dalam melakukan diet?

    makanan sehat puasa

    Nah, sebelum membahas jenis makanan yang tepat, kita perlu tahu terlebih dahulu apa yang terjadi dalam tubuh kita setelah berolahraga. Saat berolahraga, baik aerobik maupun anaerobik, tubuh kita memerlukan energi. Sumber energi utama di awal olahraga adalah karbohidrat dalam bentuk glukosa yang beredar dalam darah. Setelah glukosa habis, maka tubuh akan memecah glikogen (cadangan energi berupa simpanan glukosa di dalam hati dan otot) menjadi glukosa untuk menjadi sumber energi.

    Baca Juga: 5 Makanan Sehat Bagi Kamu yang Suka Nge-Gym

    Pada olahraga aerobik yang dilakukan dalam waktu yang lama (> 60 – 90 menit), seperti jogging, berenang, hiking, menari, atau tinju, pemecahan glikogen saja tidak cukup untuk tetap memenuhi kebutuhan energi. Sehingga protein dan lemakpun dipecah dan diubah menjadi glukosa untuk tetap menyediakan energi yang cukup. Metabolisme yang sangat kompleks tersebut dalam prosesnya akan menghasilkan panas dalam tubuh, yang dikeluarkan melalui keringat supaya suhu tubuh tidak terlalu tinggi. Keringat yang dikeluarkan terdiri dari air dan elektrolit (contoh: garam). Dengan proses tersebut, tubuh kita dapat bertahan melakukan olahraga dalam waktu yang lama.

    Perbedaan olahraga aerobik dan anerobik

    Setelah mengetahui cara tubuh kita mengatur ketersediaan energi, kita tahu bahwa setelah olahraga, tubuh kita berada dalam keadaan kehilangan sebagian cadangan energi serta banyak air dan elektrolit (dehidrasi). Disinilah peran makanan dalam meningkatkan efektivitas olahraga yang telah kita lakukan, agar nutrisi yang kita makan segeradigunakan dalam pembentukan otot, bukan lemak.

    Kapan waktu terbaik untuk makan setelah berolahraga?

    Beberapa tahun terakhir, sangat banyak penelitian yang dilakukan di bidang ini.Waktu makan terbaik setelah berolahraga dinamakan sebagai “anabolic window”, yaitu jendela waktu dimana tubuh dengan cepat sedang membangun kembali glikogen dan protein otot yang sudah terpecah. Jendela waktu tersebut adalah 1 – 3 jam segera setelah olahraga, lewat dari itu maka proses metabolisme tubuh akan berkurang sebanyak 50%.

     Apa saja yang sebaiknya dikonsumsi setelah berolahraga?

    Berikut ini adalah 14 makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi setelah olahraga dalam upaya diet sehat, mari kita bahas masing – masing berdasarkan jenis nutrisinya.

    • Karbohidrat

    Rekomendasi yang ada menyarankan konsumsi karbohidrat sebanyak 1,1 – 1,5 gram/kilogram berat badan dalam 30 menit setelah olahraga, untuk stimulasi pembentukan ulang glikogen otot yang sudah terpecah. Selain itu, konsumsi karbohidrat setelah olahraga juga membantu meningkatkan pembentukan protein. Karbohidrat yang disarankan adalah yang memiliki indeks glikemik tinggi (mudah dicerna dan diserap tubuh), seperti glukosa dan sukrosa, sedangkan fruktosa harus dihindari. Berikut ini beberapa contoh karbohidrat yang disarankan:

    1. Oatmeal (34 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)
    2. Kentang (37 gram karbohidrat per 1 buah ukuran sedang)
    3. Ubi manis (24 gram karbohidrat per 1 buah ukuran sedang)
    4. Nasi (53 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)
    5. Pasta (43 gram karbohidrat per 1 mangkuk kecil)

    • Protein

    Protein sangat berkontribusi untuk memampukan tubuh kita berolahraga lebih lama. Sehingga setelah olahraga kita perlu mengonsumsi protein untuk mempersiapkan tubuh kita melakukan olahraga berikutnya. Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa bagi kita yang rutin berolahraga dengan intensitas berat, khususnya para atlet, jika tidak diimbangi dengan makanan yang tepat, dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh.

    Untuk mencegahnya, konsumsilah protein karena protein sangat berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Jumlah protein yang disarankan untuk kita konsumsi setelah olahraga rata – rata sebanyak 1 gram/kilogram berat badan. Semakin tinggi intensitas olahraga yang dilakukan, semakin besar pula keperluan protein (dapat mencapai 1,4 – 2 gram/kilogram berat badan bagi para atlet). Usahakan untuk konsumsi kombinasi protein dan karbohidrat dengan perbandingan (1:3), misalnya 40 gram protein dan 120 gram karbohidrat. Berikut ini beberapa contoh protein yang disarankan:

    1. Susu (8 gram protein per 250 mL)
    2. Telur (13 gram protein per 100 gram)
    3. Daging ayam (31 gram protein per 100 gram)
    4. Daging merah (25 – 40 gram protein per 100 gram)
    5. Keju (14 gram protein per 4 ons)
    • Lemak

    Lemak dapat memperlambat penyerapan makanan, tetapi tidak akan mengurangi manfaatnya. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makan makanan berlemak setelah olahraga, tapi jika sulit untuk dilakukan, pembentukan ulang glikogen tetap akan berlangsung. Beberapa contoh lemak yang aman untuk dikonsumsi setelah olahraga:

    1. Alpukat
    2. Kacang – kacangan
    • Vitamin

    Olahraga yang terlalu berat atau dilakukan tanpa instruksi yang benar, terkadang dapat menimbulkan cedera atau nyeri otot. Tingkatkan konsumsi antioksidan seperti vitamin C dan E yang cukup mudah ditemukan dalam buah dan sayur:

    1. Buah sitrus (jeruk, lemon)
    2. Sayuran (tomat, brokoli, bayam, selada, timun, tauge, paprika merah)
    • Air

    Meskipun tidak termasuk ke dalam kategori makanan, konsumsi air tidak boleh dilupakan setelah olahraga. Setelah olahraga tubuh kita berada dalam kondisi dehidrasi, sehingga kita harus sepenuhnya mengganti kekurangan air dan garam yang keluar lewat keringat. Air putih, meskipun tidak mengandung garam, tetap disarankan untuk kita minum setelah olahraga, sejumlah hingga 1,5 L untuk setiap kilogram berat badan yang hilang.

    Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Mampu Membantu Meningkatkan Konsentrasi

    Garam dapat kita dapatkan melalui makanan yang kita makan setelah olahraga, sesuai rekomendasi untuk diet sehat. Padaolahraga intensitas berat setara para atlet, selama olahraga disarankan untuk mengonsumsi minuman dengan kandungan elektrolit dan glukosa (sport drink) setiap 15 – 20 menit untuk menjaga ketersediaan energi tetap cukup.

    Nutrisi Makanan Penting Usai Berolahraga

    Nah, tidak sulit kan untuk memanfaatkan waktu yang ada untuk olahraga yang efektif? Dengan mengikuti rekomendasi dari para peneliti di bidang nutrisi olahraga, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang tepat setelah olahraga agar tercapai tujuan diet yang sehat. Meskipun sulit menemukan banyak waktu untuk olahraga, gunakanlah waktu yang sedikit tersebut untuk melakukan olahraga secara efektif, karena kualitas lebih penting daripada kuantitas. Selamat berolahraga!

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut dan produk-produk kesehatan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Aoi W, Naito Y, Yoshikawa T. Exercise and functional foods. Nutrition Journal. 2006;5(15):1-8. DOI:1186/1475-2891-5-15
    2. Kerksick C, Harvey T, Stout J, Campbell B, Wilborn C, Kreider R, et al. International society of sports nutrition position stand: nutrient timing. Journal of the International Society of Sports Nutrition. 2008;5(17):1-12.
    3. Kreider RB, Campbell B. Protein for exercise and recovery. The Physician and Sports Medicine. 2009;2(37):13-21.
    4. Poole C, Wilborn C, Taylor L, Kerksick C. The role of post-exercise nutrient administration on muscle protein synthesis and glycogen synthesis. Journal of Sports Science and Medicine. 2010;9:354-363.
    5. Sawka MN, Burke LM, Eichner ER, Maughan RJ, Montain SJ, Stachenfeld NS. Exercise and fluid replacement. Med Sci Sports Exerc. 2007;39(2):377-390.
    6. Semeco A. Post-workout nutrition: what to eat after workout [Internet]. Healthline. 2016 [cited 18 August 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/eat-after-workout#section7

     

    Read More
  • Diet seringkali menjadi tema yang sering diperbincangkan, karena merupakan salah satu upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.1 Terlebih lagi salah satu manfaatnya dapat menurunkan berat badan, sehingga membuat diet ini menjadi kebiasaan yang populer diterapkan saat ini.2 Namun, perlu kita pahami bahwa diet sebenarnya lebih ditujukan untuk menjaga pola makan dengan baik, yaitu dengan cara […]

    Inilah 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Diet seringkali menjadi tema yang sering diperbincangkan, karena merupakan salah satu upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.1 Terlebih lagi salah satu manfaatnya dapat menurunkan berat badan, sehingga membuat diet ini menjadi kebiasaan yang populer diterapkan saat ini.2 Namun, perlu kita pahami bahwa diet sebenarnya lebih ditujukan untuk menjaga pola makan dengan baik, yaitu dengan cara memilih asupan makanan bergizi yang tepat.

    Baca Juga: 4 Buah Mengenyangkan untuk Diet

    Makanan yang sering dimasukkan dalam menu diet sehari-hari tentunya sangat bervariasi. Buah-buahan, sayuran, dan beberapa makanan pokok lain hendaknya dikonsumsi secara seimbang dan diharapkan dapat mencapai target diet yang diinginkan. Buah-buahan merupakan menu wajib untuk diet karena banyak sekali nutrisi dan kandungan gizi dalam buah yang memberikan manfaat bagi kesehatan.1,2

    Apa itu diet buah?

    Diet buah atau yang dikenal juga dengan istilah diet fruitarian merupakan salah satu cara diet dengan mengonsumsi buah lebih dari setengah porsi menu diet harian. Pilihan diet ini ditujukan untuk detoksifikasi racun dari tubuh dan dipercaya mampu menurunkan berat badan secara berarti.

    Apa manfaat buah-buahan?

    Adapun kelebihan buah-buahan yang bermanfaat untuk diet yaitu:

    • Kandungan serat yang tinggi. Serat ini dapat menurunkan kolesterol darah dan juga dapat membantu melancarkan buang air besar. Serat juga membuat kenyang lebih lama sehingga makan menjadi lebih sedikit porsinya.3
    • Sumber gula sederhana.
    • Tinggi vitamin dan mineral.
    • Rendah kalori dan lemak.
    • Tinggi antioksidan, seperti vitamin C, flavonoid, dan antosianin. Antioksidan ini dapat mencegah penyakit seperti kanker karena melindungi tubuh dari radikal bebas dari dalam dan luar tubuh.
    • Melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan meremajakan sel-sel tubuh.

    Apa saja buah-buahan yang cocok untuk diet?

    Adapun 10 buah-buahan yang menjadi pilihan yang dapat membantu proses diet diantaranya adalah:

    1. Apel

    Apel menjadi pilihan untuk menu diet harian karena kadar seratnya yang tinggi dan kalorinya yang rendah. Apel juga mengandung vitamin dan mineral serta kandungan air yang banyak sehingga memberikan efek kenyang yang lama dan dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Selain itu, apel membantu menyeimbangkan gula darah, memberi energi yang cukup untuk tubuh, mengurangi resiko kanker, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    1. Jeruk Bali

    Jeruk Bali atau yang dikenal juga dengan nama Grapefruit atau Pomelo mempunyai kandungan serat yang tinggi dan mengandung banyak air sehingga memberikan efek kenyang yang cepat dan membantu menurunkan berat badan. Jeruk Bali juga baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    1. Semangka

    Buah semangka mempunyai kadar air yang banyak sehingga memberikan efek kenyang dan dapat mencegah dehidrasi. Kalori yang terdapat pada semangka juga rendah sehingga cocok dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat

    1. Blueberry

    Buah ini bentuknya kecil tetapi, memiliki manfaat yang besar diantaranya adalah mengandung antioksidan yang tinggi, mencegah gangguan metabolisme, mengatasi masalah diabetes, kolesterol, hipertensi, hingga obesitas. Blueberry juga dapat melawan sel-sel lemak jahat. Kandungan seratnya tinggi sehingga menyebabkan kenyang lebih lama.

    1. Pisang

    Pisang menjadi salah satu buah favorit karena rasanya yang enak, selain manfaatnya yang juga banyak untuk kesehatan. Pisang meningkatkan laju metabolisme tubuh, membuat perut kenyang lebih lama, menambah energi, mencegah kram otot, dan membantu mengontrol tekanan darah. Pisang kaya akan potassium, dan juga vitamin B6 yang dapat meningkatkan sistem imun dan menurunkan resiko penyakit jantung. Kadar seratnya juga tinggi sehingga membantu menurunkan berat badan.

    1. Pir

    Pir mengandung serat yang tinggi dibanding buah-buahan lainnya, sehingga membuat kenyang lebih lama dan ini bermanfaat untuk penurunan berat badan. Selain itu, pir mengandung potasium yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan menyehatkan fungsi jantung.

    1. Stroberi

    Buah ini dapat mempercepat berhasilnya program diet. Stroberi dapat mendorong produksi hormon yang berperan dalam pembakaran lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh. Stroberi juga mengandung banyak enzim yang berperan sebagai anti radang,  membantu proses penyembuhan luka atau jaringan tubuh yang rusak.

    1. Alpukat

    Alpukat kaya akan lemak yang baik bagi tubuh. Selain lemak, alpukat juga mengandung vitamin C,K,E, serta folat dan kalium. Alpukat mengandung serat yang baik untuk pencernaan, dan meningkatkan kesehatan jantung. Selain rasanya enak, alpukat bisa disajikan dengan berbagai cara, salah satunya dengan salad sayuran yang dapat membantu penyerapan nutrien dalam sayuran tersebut.

    1. Anggur

    Anggur mempunyai efek antioksidan dan dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, karena kaya akan senyawa polifenol. Buah ini juga mengandung vitamin K dan kaya akan serat.

    1. Pepaya

    Pepaya dapat membantu menurunkan berat badan, karena mengandung enzim yang dapat mendorong penyerapan makanan dengan cepat. Buah ini juga berperan sebagai antioksidan karena kaya akan vitamin C, karotene, dan flavonoid.

    Apa saja yang perlu diperhatikan?

    Buah-buahan seperti yang sudah dicontohkan sebelumnya dapat dikonsumsi untuk diet dan dapat divariasikan dengan menu makanan sehari-hari. Jangan sampai salah pilih karena buah-buahan tertentu mempunyai kadar gula yang tinggi. Kemudian, mengonsumsi gula dalam jumlah banyak dalam waktu singkat dapat menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat cepat, sehingga perlu diperhatikan porsi dan jenis buah-buahannya. Selain itu, jangan lupa untuk menyeimbangkan menu diet dengan variasi jenis makanan lain, karena buah-buahan saja tidak cukup mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh kita, seperti kandungan protein, asam lemak esensial, dan asam amino yang didapatkan dari sumber makanan lain.4 Jangan lupa, ya Sobat diet juga sebaiknya diikuti dengan olahraga secara teratur, agar didapatkan pola hidup sehat yang ideal.

    Baca Juga: Inilah Waktu, Kriteria, dan Menu Makan Malam Sehat Tepat

    Sobat juga bisa beli berbagai produk makanan sehat di Prosehat juga loh. Selain itu juga tersedia catering sehat yang lagi diskon 10%. Ingat sehat ingat prosehat. Untuk info lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis Oleh : dr Nela Fitria Yeral. 20 Aug 2018

     

    Referensi

    1. Rotstein, N. 10 Fruits and Vegetables That Should Be in Your Diet. 2017. Available from: active.com/nutrition/articles/10-fruits-and-vegetables-that-should-be-in-your-diet
    2. Sass, C. Eating Fruit Can Actually Help You Lose Weight. A Nutritionist Explains. 2018. Available from: health.com/weight-loss/best-fruits-for-weight-loss
    3. Keith, S. Best Superfood for Weight Loss. 2017. Available from: health.com/health/gallery/0,,20475957,00.html#slimming-superfoods-5
    4. Reistad-Long, S. The Fruit Flush Diet. 2017. Available from: webmd.com/diet/a-z/fruit-flush-diet
    Read More
  • Bila Sahabat punya waktu yang banyak, rasanya membuat kue menjadi kegiatan yang pas sebagai selingan. Selain waktu luang jadi bermanfaat, kegiatan ini juga bisa menjadi ladang bisnis Sahabat. Ingin bisnis kue sahabat tampak berbeda? Cobalah membuat kue sehat yang cocok untuk Anda. Berikut 3 resep sehat cocok untuk Anda dan keluarga 1. Pumpkin Chocolate Chip […]

    Mau Kue yang sehat? Berikut 3 Resep Sehat Cocok untuk Anda

    Bila Sahabat punya waktu yang banyak, rasanya membuat kue menjadi kegiatan yang pas sebagai selingan. Selain waktu luang jadi bermanfaat, kegiatan ini juga bisa menjadi ladang bisnis Sahabat. Ingin bisnis kue sahabat tampak berbeda? Cobalah membuat kue sehat yang cocok untuk Anda. Berikut 3 resep sehat cocok untuk Anda dan keluarga

    1. Pumpkin Chocolate Chip Cookies

    Ingin merasakan kue yang tidak biasa? Kue satu ini menggunakan bahan dasar labu kuning dengan gandum hangat, kayu manis dan taburan chocolate chip yang terasa lembut, kenyal dan manis. Labu kuning memiliki kandungan kalium dan antioksidan yang dapat memberikan efek positif pada tekanan darah dan membantu mencegah kerusakan degeneratif pada mata.

    Lama Pembuatan : 10 Menit
    Kalori : 35 kkal/ Biji
    Menghasilkan : 16-21 Kue

    Bahan :

    ¾ Cangkir Quick Oats (60 gram)
    ½ Cangkir  tepung gandum (70 gram)
    ¼ Cankir gula pilihan (50 gram)
    3 Sdm Chocolate Chip
    ¼ Sdt Kayu Manis
    ¼ Sdt garam
    ¼ Sdt Baking Soda
    ¼ Labu kuning hancurkan hingga halus
    1-2 Sdm susu pilihan disesuaikan kebutuhan
    1 ½ Sdm minyak zaitun
    ½ sdt ekstrak vanilla murni

    Cara Membuat:

    Panaskan oven Anda hingga 1000C, campurkan semua bahan kering dalam mangkuk besar pisahkan dengan bahan basah. Jika semua bahan kering tercampur merata, masukkan 1 ½ sdm minyak zaitun kedalam adonan aduk merata. Tambahkan sedikit susu jika diperlukan.

    Bentuk bola dan letakkan diatas baki kue dan pipihkan. Jangan lupa letakkan kertas kue diatas baki tersebut agar tidak menempel. Panggang 10 menit, lalu angkat dan diamkan 10 menit mengikuti suhu ruangan. Selama menunggu, Anda dapat mengulangi tahap memanggang hingga adonan habis.

    2. Homemade Peanut Butter Oreos

    Bosan dengan rasa oreo yang itu-itu saja? Yuk, sekarang coba membuat oreo dengan selai kacang dan bahan-bahan sehat lainnya.Langsung dicoba, ya!

    Lama Pembuatan : 60 Menit
    Kalori : 70 kkal/ Biji

    Bahan Kue:

    ¾ Spelt flour dan tepung gandum (120 gram)
    ¼ cangkir cocoa (30 gram)
    ¼ cangkir gula kelapa (78 gram)
    ¼ sdt garam
    ¼ sdt baking soda
    1 sdt ekstrak vanilla murni
    ¼ cangkir minyak sayur atau minyak kelapa (44 gram)
    3 sendok makan susu pilihan (45 gram)
    2 sdm sirup maple murni (30 gram)

    Bahan Isi:

    ½ cangkir selai kacang (110 gram)
    ½ cangkir mentega (110 gram)
    ¼ sdt ekstrak vanilla murni dan sedikit garam
    ¼ cangkir gula bubuk

    Cara Membuat:

    Campurkan 5 bahan pertama dan aduk rata. Siapkan mangkuk terpisah untuk menggbungkan semua bahan cair untuk cookies seperti minyak sayur, susu dan sirup maple. Setelah bahan-bahan cair merata, masukkan kedalam bahan-bahan kering, uleni hingga membentuk adonan. Diamkan selama 30 menit sebelum dipanggang.

    Selama menunggu panaskan oven hingga mencapai 1000C. Adonan yang sudah didiamkan sebelumnya diratakan hingga tipis menggunakan alat penggiling. Adonan yang sudah tipis dipotong bulat-bulat menggunakan tutup botol atau cetakan khusus. Taruh adonan tersebut di atas nampan kue dan panggang selama 11-14 menit. Diamkan selama 10 menit sebelum diangkat dari baki.

    Setelah kue sedikit mengeras, saatnya memberi isian dengan selai kacang yang telah diolah bersama mentega, ekstrak vanilla dan gula bubuk dengan food processor atau menggunakan tangan. Taruh isian diatas diantara dua kue, pastikan isian tidak melebihi lebar kue tersebut.

    3. Snowball Cookies

    Snowball Cookies hampir sama dengan kue putri salju yang disediakan saat lebaran. Bola salju ini akan lumer di mulut Anda. Kue ini dapat disajikan bersama teh atau kopi disaat berkumpul dengan keluarga.

    Lama Pembuatan : 30 Menit
    Kalori : 60 kkal/ Biji

    Bahan:

    2 Cangkir tepung terigu
    ½ Cangkir kenari cincang halus
    1 Cangkir Mentega
    ½ Cangkir bubuk gula

    Cara Membuat:

    Panaskan oven hingga mencapai 1600C, sambil menunggu campurkan mentega yang diolesi dengan gula bubuk dan kocok dalam mangkuk sedang. Anda juga bisa menggunakan mixer untuk mencampurnya. Aduk dengan tepung dan kacang kenari dalam mangkuk terpisah. Jika sudah merata, campurkan semua bahan secara bersama dan membentuk adonan.

    Bentuk menjadi bola dan letakkanlah di atas loyang. Panggang selama 20-25 menit hingga warna kecoklatan. Diamkan kurang lebih selama 10 menit dan aduk dengan bubuk gula yang tersisa. Jadilah Snowball Cookies siap dikonsumsi.

    Itulah 3 Resep Sehat Cocok untuk Anda coba dirumah bersama keluarga. Berbagai produk makanan sehat bisa Anda dapatkan melalui website atau Aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    Sumber:

    1. Katie. “27 Secretly Healthy Holiday Cookies – Under 100 Calories Each”. chocolatecoveredkatie.com. Diakses pada 15 Agustus 2018
    2. Ware, Megan. “What are the health benefits of pumpkins?”. medicalnewstoday.com. Diakses pada 15 Agustus 2018

     

    Read More
  • Korea Selatan menjadi salah satu negara yang berkembang sangat pesat. Mulai dari musik, pakaian tradisional hingga makanannya. Makanannya tampak menggoda, halal, dan tentunya menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Apa saja menu makanan Korea yang menyehatkan? Berikut 5 menu makanan Korea : Samgyetang Samgyetang atau sup ayam ginseng ini merupakan sup tradisional Korea yang […]

    Ternyata 5 Menu Makanan Korea Ini  Menyehatkan

    Korea Selatan menjadi salah satu negara yang berkembang sangat pesat. Mulai dari musik, pakaian tradisional hingga makanannya. Makanannya tampak menggoda, halal, dan tentunya menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Apa saja menu makanan Korea yang menyehatkan? Berikut 5 menu makanan Korea :

    1. Samgyetang

    Samgyetang atau sup ayam ginseng ini merupakan sup tradisional Korea yang menggunakan daging ayam sebagai bahan utamanya. Daging ayam ini masak dengan bawang putih, daun bawang, jujube Korea (kurma Korea), ginseng Korea, serta rempah-rempah lainnya yang dimasukkan ke dalam daging ayam.

    Produk Terkait: Nature’s Health Korean Ginseng

    Kandungan dari ginseng memiliki manfaat meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi kelelahan hingga merangsang sistem kekebalan tubuh. Uniknya, warga Korea mengonsumsi makanan ini dimusim panas.

    Orang Korea percaya dengan istilah ‘melawan api haruslah dengan api’. Jadi, bila udara panas mereka akan mengonsumsi makanan panas. Begitupun sebaliknya, saat udara dingin harus mengonsumsi makanan dingin. Akan tetapi, jangan khawatir, Anda tetap bisa mengonsumsi makanan ini di saat musim dingin.

    1. Miyeok-Guk

    Makanan Korea yang sehat selanjutnya yaitu Miyeok-Guk (sup rumput laut). Makanan ini biasanya dihidangkan saat ulang tahun. Tradisi ini dimulai karena kebiasaan ibu hamil mengonsumsi Miyeok-Guk beberapa bulan menjelang kelahiran. Makanan ini dipercaya memiliki gizi yang dibutuhkan untuk ibu dan janin.

    Rumput laut ternyata memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan kesuburan, meningkatkan fungsi tiroid, mengatasi penyakit kulit hingga membantu mengatur hormon. Tidak heran bila  Miyeok-Guk menjadi makanan yang istimewa di Korea Selatan.

    1. Kimchi

    Bila anda makan di restoran Korea, rasanya tidak lengkap tanpa kehadiran Kimchi. Kimchi adalah salah satu makanan tertua di Korea. Walaupun Kimchi jarang disukai orang-orang terutama di Indonesia, akan tetapi makanan satu ini memiliki banyak manfaat, seperti menurunkan kadar kolesterol, membuat kulit tampak bercahaya, meningkatkan imunitas tubuh hingga membantu menurunkan berat badan.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolestrol

    Tidak heran banyak wanita Korea memiliki tubuh langsing dan kulit yang cerah. Kimchi sangat baik jika dikonsumsi karena serat yang tinggi dan rendah kalori.

    1. Musaengchae

    Musaengchae hampir sama seperti Kimchi. Hanya saja, Musaengchae menggunakan bahan dasar lobak putih yang pedas dan di diamkan hingga berfermentasi. Lobak memiliki manfaat yang banyak, seperti tinggi serat, dapat mengontrol tekanan darah, meningkatkan imunitas, dan lain-lain.

    Selain itu Musaengchae tidak mengandung kolesterol dan rendah lemak jenuh, sehingga baik untuk kesehatan jantung. Musaengchae mengandung serat yang tinggi, sehingga makanan ini juga cocok untuk Anda yang ingin menjalankan diet sehat.

    1. Kongnamul Muchim

    Makanan satu ini menggunakan bahan dasar kecambah atau tauge. Kecambah ini diolah dengan bawang putih, bubuk cabai dan minyak wijen. Makanan ini biasa disajikan sebagai menu tambahan atau side dish makanan Korea. Kecambah memiliki banyak manfaat seperti membantu pencernaan, meningkatkan sirkulasi darah dan membantu menurunkan berat badan.

    Baca Juga: Makanan Sehat, Pencernaan Lancar

    Itulah 5 menu makanan Korea yang ternyata sehat dan cocok dikonsumsi bersama keluarga. Jangan lupa untuk mengganti makanan Sobat dengan yang sehatInformasi selanjutnya silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Sumber:

    1. Everdeen, Katniss. “Tak Hanya Lezat, Makanan Asal Korea Ini Ternyata Punya Manfaat Baik untuk Kesehatan Tubuh”. journal.sociolla.com.    Diakses 16 Agustus 2018
    2. ProSehat. “10 Rekomendasi Makanan Halal Di Korea Selatan Untuk Muslim Traveler”. https://www.prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/10-rekomendasi-makanan-halal-di-korea-selatan-untuk-muslim-traveler. Diakses 16 Agustus 2018
    3. Rahmawati, Andi A D. “Ini Alasan Warga Korea Menyantap Samgyetang Saat Musim Panas”. food.detik.com. Diakses 16 Agustus 2018
    4. Candra Asep. “7 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan”. lifestyle.kompas.com.  Diakses 16 Agustus 2018
    5. Olivia, Firda. “Bikin Miyeok-guk yuk, sup ultah khas Korea yang wajib kamu coba”. brilio.net Diakses 16 Agustus 2018
    6. Vemale. “Makan Rumput Laut Dan Kenali 6 Manfaat Pentingnya”. vemale.com. Diakses 16 Agustus 2018
    7. Wulan, Annissa. “9 Manfaat Mengejutkan dari Mengonsumsi Kimchi”. liputan6.com. Diakses 16 Agustus 2018
    8. Destriyana. “Khasiat menakjubkan dari lobak, salah satunya anti-kanker”. merdeka.com. Diakses 16 Agustus 2018
    9. Nandy, Priyadarshini. “10 Health Benefits of Radish: The Power Source of Potassium, Vitamin C and Fiber”. food.ndtv.com. Diakses 16 Agustus 2018

     

    Read More
  • Sobat pasti bersemangat dalam mempersiapkan segala kebutuhan menyambut hari yang fitri. Salah satunya adalah menyiapkan kue kering yang di sajikan untuk menyambut tamu di hari lebaran. Tapi ingat, Sobat, banyaknya kue kering di rumah belum tentu sehat, loh. Resep kue kering sering menggunakan bahan-bahan yang mengandung lemak tinggi serta gula yang banyak. Bagaimana cara membuat […]

    Tips dan Resep Buat Kue Kering yang Sehat

    Sobat pasti bersemangat dalam mempersiapkan segala kebutuhan menyambut hari yang fitri. Salah satunya adalah menyiapkan kue kering yang di sajikan untuk menyambut tamu di hari lebaran. Tapi ingat, Sobat, banyaknya kue kering di rumah belum tentu sehat, loh. Resep kue kering sering menggunakan bahan-bahan yang mengandung lemak tinggi serta gula yang banyak. Bagaimana cara membuat kue kering yang sehat untuk lebaran? Intip tips nya di bawah ini

    1. Gunakan Mentega Saat Membuat Kue

    butter

    Butter menjadi bahan yang sangat dibutuhkan saat membuat sebuah kue kering atau basah. Namun, butter memiliki lemak jenuh yang tinggi dibandingkan mentega atau margarine karena butter terbuat dari lemak hewan, sedangkan margarin terbuat dari lemak nabati yang dicampurkan dengan pengemulsi yang menghasilkan krim setengah padat.

    Baca Juga: Menu Sehat Penderita Diabetes

    Mentega memiliki sedikit lemak tak jenuh sehingga baik untuk kesehatan. Cara membedakan mentega dengan butter adalah mentega memiliki warna kuning terang dan tidak mudah meleleh pada suhu ruangan, serta rasa yang lebih asin dibandingkan butter. Sedangkan butter warnanya lebih pucat dan aroma nya seperti susu. Butter tidak dapat disimpan di luar ruangan terlalu lama karena mudah berubah rasa dan baunya.

    2. Tepung Gandum

    tepung gandum

    Tips selanjutnya yaitu campurkan sebagian atau ganti tepung yang Sahabat gunakan menggunakan tepung gandum atau oat. Gunakan tepung gandum atau oat yang dapat membuat kandungan kue kering Sahabat kaya akan serat hingga empat kali lipat di bandingkan tepung terigu biasa atau tepung serbaguna lainnya.

    Produk Terkait: Javara Gluten Free

    3. Penggunaan Garam

    Tahukah sahabat, sebagian kue yang dipanggang banyak mengandung sodium yang cukup tinggi. Penggunaan garam pada kue harus di batasi, gunakan ½ sendok teh garam (https://www.prosehat.com/produk/makanan-dan-minuman/javara-amed-bali-sea-salt-100gr) untuk 1 adonan kue. Sedangkan untuk Sahabat yang sedang diet garam, gunakan ¼ sendok teh garam untuk 1 adonan kue.

    Produk Terkait: Javara Garam Bawang Putih

    4. Coklat Hitam

    Saat Sahabat ingin membuat kue coklat, gunakanlah coklat hitam, bukan coklat yang telah di campurkan dengan susu. Hal ini disebabkan karena coklat hitam mengandung setidaknya 70 persen kakao, kaya akan antioksidan dan mengandung lebih sedikit kalori.

    Baca Juga: Makanan Pelancar Asi

    Setelah Sahabat mengetahui Tips membuat kue kering yang sehat. Yuk, sekarang kita buat kue kering sehatnya. Berikut resep yang bisa Sahabat coba di rumah.

    1. Kue Kering Kacang Tanah

    Bahan:

    Cara Membuatnya:

    • Haluskan kacang tanah terlebih dahulu dengan cara diblender atau ditumbuk
    • Campurkan semua bahan ke dalam wadah dan campur hingga merata kecuali kuning telur dan mentega
    • Simpan adonan yang sudah tercampur rata kedalam lemari pendingin selama 1 jam dan tutup wadah tersebut dengan kain atau plastik.
    • Setelah 1 jam penyimpanan, keluarkan adonan dari lemari pendingin. Diamkan sebentar sampai adonan menyesuaikan suhu ruangan.
    • Oleskan mentega pada oven
    • Tuang dan bentung adonan kue di loyang
    • Campurkan putih telur dengan mentega di mangkuk
    • Oleskan campuran putih telur dan mentega pada bagian atas adonan yang telah dibentuk di atas loyang
    • Masukkan loyang ke dalam oven. Pangganglahdengan suhu 175 derajat celcius selama 25 menit atau hingga matang atau berubah warna coklat keemasan
    • Kue kering kacang Sahabat siap disajika

    2. Banana Oatmeal Cookies

    Bahan:

    • Mentega 100 gr
    • Garam ¼ gr
    • Kuning Telur 2 butir
    • Pisang Ambon 275 gram / 3 buah
    • Havermut 50 gr, diblender
    • Tepung Gandum 150 gr
    • Susu Bubuk 20 gr
    • Cornflake 50 gr
    • Baking Powder ½ sdt
    • Coklat keping 50 gr
    • Mentega 50 gr

    Cara membuatnya:

    • Kocok margarin, garam, kuning telur kocok hingga rata. Masukkan pisang ambon yang sudah dihancurkan dan kocok lebih rata.
    • Tambahkan 50 gram havermut yang diblender, 20 gram susu bubuk dan 50 gram cornflake yang dihancur kasar lalu aduk rata. Tambahkan 150 gr tepung gandum dan baking powder dan aduk hingga rata.
    • Setelah semua adonan tercampur merata, sendokkan adonan ke atas loyang yang sudah diole tipis margarin. Sisipkan cokelat keping kecil disetiap adonan.
    • Masukkan cetakkan tersebut kedalam oven dengan api bawah bersuhu 130 derajat celcius selama 55 menit hingga matang.
    • Banana Oatmeal Cookies siap disajikan.

    Produk Terkait: Soyjoy Banana

    Bagaimana Sahabat? Mudahkan membuat kue kering yang sehat sebagai sajian kue lebaran. Susah mendapatkan produk makanan sehat untuk Sahabat dan keluarga? Akses www.prosehat.com atau install apikasi ProSehat untuk dapatkan produk makanan sehat. Selain makanan sehat, tersedia vaksinasi kesehatan ke rumah hanya di ProSehat. Info lebih lanjut mengenai makanan sehat hubungi segera Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    Kreasi Pondan. “5 Tips Membuat Kue Kering yang Sehat”.
    Resep Koki. “Apa bedanya ? margarin vs mentega (butter)”.
    Taya, Bethari. “4 Resep cara membuat kue kering sendiri di rumah yang mudah dan praktis”.
    Dina. “Resep Banana Oatmeal Cookies ini Cocok Jadi Alternatif Kue Kering Sehat Anda”.

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja