Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Makanan Sehat

Showing 91–100 of 200 results

  • Rambut uban seringkali terlihat keren, sebab uban seringkali menjadi tanda kebijakan. Namun, memiliki rambut uban di usia yang muda dapat menjadi masalah. Penelitian membuktikan bahwa faktor genetik berperan penting dalam memiliki rambut uban. Selain itu, stres dan nutrisi yang tidak cukup juga ikut memengaruhi. Faktor genetik tidak akan dapat diubah, tapi dapat dipengaruhi dengan menjaga […]

    6 Cara Mengatasi Uban yang Efektif

    Rambut uban seringkali terlihat keren, sebab uban seringkali menjadi tanda kebijakan. Namun, memiliki rambut uban di usia yang muda dapat menjadi masalah. Penelitian membuktikan bahwa faktor genetik berperan penting dalam memiliki rambut uban. Selain itu, stres dan nutrisi yang tidak cukup juga ikut memengaruhi. Faktor genetik tidak akan dapat diubah, tapi dapat dipengaruhi dengan menjaga gaya hidup sehat. Oleh karena itu, makan makanan sehat tidak hanya meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, namun juga membantu menjaga warna rambut agar tetap hitam selama beberapa tahun ke depan.

    Berikut ini adalah 6 makanan yang dapat mengatasi uban yang efektif:

    Buah-buahan dan sayur-sayuran

    Buah dan sayur bersifat penting bagi tubuh. Penelitan terbaru menunjukkan bahwa bukanlah kehilangan pigmen rambut yang menyebabkan rambut menjadi uban, tapi karena menumpuknya hidrogen peroksida pada folikel rambut yang mengakibatkan perubahan warna ini. Hidrogen peroksida secara alami diproduksi di dalam tubuh sebagai produk sampingan hasil metabolisme rutin tubuh. Zat ini juga dibentuk sebagai hasil paparan sinar X, perokok pasif, stres, dan polusi udara. Selain itu, kandungan hidrogen peroksida yang tinggi dapat menjadi gejala penuaan, seperti kerutan, artritis, degenerasi otak, dan penyakit jantung.

    Baca Juga: 5 Olaharaga Terbaik Untuk Kesehatan Jantung

    Bagaimana cara memerangi hidrogen peroksida? Caranya cukup mudah. Cukup mengonsumsi antioksidan yang lebih banyak. Buah dan sayur memiliki kandungan antioksidan yang membantu menurunkan proses penuaan dan menjaga rambut tetap sehat dan baik. Makanan yang seperti apa yang sebaiknya dikonsumsi? Anda tidak perlu mengonsumsi buah dan sayuran yang mahal dan eksotis. Cukup makan buah lokal musiman. Hal ini disebabkan buah seperti itu lebih segar dan cenderung lebih nikmat dan bernutrisi. Selain itu, Anda juga dapat mendukung petani lokal.

     

    Konsumsi Indian Goosebery (Amla)

    Pada obat tradisional dari India, amla dianggap sebagai salah satu herbal yang membantu awet muda. Amla dianggap sangat baik untuk mencegah rambut uban – dalam istilah Ayurvedic, gejala kelebihan pitta doscha (kelebihan panas tubuh). Amla membantu mendinginkan dan menurunkan pitta dosha. Selain itu, amla jug amengandung banyak vitamin C, antioksidan dan nutrien lain – yang membantu memperlambat kerontokan rambut dan timbulnya rambut uban, sebagai penundaan gejala penuaan.

    Konsumsi Bawang

    Mengonsumsi bawang sehari dapat membantu menghindarkan terjadinya rambut uban. Bawang kaya akan antioksidan yaitu enzim katalase, yang membantu mengembalikan warna rambut secara alami. Selain itu, fitonutrien pada bawang bersamaa dengan vitamin C, asam folat, dan tembaga akan membantu menunda rambut uban. Konsumsi bawang adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengembalikan warna rambut. Sleain itu, penggunaan jus bawang pada kulit kepala Anda dapat mengurangi pembentukan hidrogen peroksida. Nyatanya, masker rambut dengan jus bawang telah digunakan sejak lama untuk mengobati rambut uban. Bahkan, bawang dapat membantu mencegah kerontoan rambut dan membantu tumbuh kembang rambut menjadi lebih cepat, halus, dan mengkilap.

    Konsumsi Kacang almond

    Kacang almond terbukti mencegah rambut uban. Makan makanan kaya antioksidan adalah salah satu cara untuk menghindarkan hidrogen peroksida dari dalam tubuh. Selain tubuh kita mampu mengonversi hidrogen peroksida menjadi oksigen dan air. Hal ini akan dibantu dengan bantuan enzim katalase – yang dikenal sebagai antioksidan. Namun, semakin bertambahnya usia, maka tubuh akan memproduksi semakin sedikit enzim katalase. Alhasil, peroksida akan meningkat menyebabkan peningkatan rambut uban. Bahkan faktor stres dan nutrisi yang rendah akan menyebabkan kadar katalase menurun. Namun, kacang almond diketahui dapat meningkatkan enzim katalase di dalam tubuh. Oleh karena itu, kacang ini dapat mencegah rambut uban dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, kacang almond juga kaya akan vitamin E yagn baik bagi kulit.

    Bagaimana cara mengonsumsi almond? Cukup rendam almond semalaman di dalam air dan konsumsi pada pagi hari bersamaan dengan sarapan. Bahkan, Anda juga dapat mengonsumsi almond dalam keadaan kering, sebagai cemilan. Proses perendaman akan meningkatkan kandungan nutrient dan menyebabkan kacang almond lebih bersifat basa sehingga mudah dicerna.

    Gunakan Minyak kelapa

    Minyak kelapa dapat memberikan keajaiban bagi rambut – dari ketombe hingga menghaluskan, bahkan memperlebat rambut. Minyak kelapa merupakan pengobatan yang sederhana dan efektif untuk menjaga rambut. Minyak kelapa adalah salah satu bahan yang dapat mencegah rambut menjadi uban.  Hal ini disebabkan kelapa kaya akan antioksidan.

    Baca Juga: 8 Makanan Untuk Jantung Bengkak

    Konsumsi Makanan yang Mengandung Vitamin B12

    Defisiensi vitamin B12 akan mengakibatkan peningkatan jumlah rambut uban, kelelahan, napas pendek, dan kebingungan. Vitamin B12 terdapat pada makanan hewani seperti daging, ikan, telur, susu, dan produk susu lainnya. Rambut uban yang disebabkan defisiensi vitamin B12 dapat dikembalikan dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin B12. Namun, jika Anda seorang vegetarian, maka vitamin B12 dapat ditingkatkan dengan mengonsumsi suplemen.

    Oleh karena itu, segeralah mengonsumsi 6 makanan yang telah terbukti mencegah terjadinya rambut uban untuk menghindari penuaan dini.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Top 3 food to reduce and prevent grey hair. [Internet]. Available at; hairbuddha.net/tired-of-fighting-grey-hair/ (1.12.18)
    2. 8 makanan yang mencegah timbulnya uban. 2013. [Internet]. Available at: merdeka(dot)com/gaya/8-makanan-yang-mencegah-timbulnya-uban.html (1.12.18)

    Read More
  • Para wanita muda saat ini telah memberikan perhatian lebih terhadap pola makan yang diterapkannya. Hal ini diperlukan untuk menjaga berat badan ideal, serta bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh. Pola makan sehat akan menghindarkan seorang wanita dari metode penurunan berat badan yang tidak sehat. Hal terpenting adalah menjaga diet seimbang yang merupakan rahasia kesehatan dan kebugaran […]

    8 Jenis Makanan Baik untuk Kesehatan

    Para wanita muda saat ini telah memberikan perhatian lebih terhadap pola makan yang diterapkannya. Hal ini diperlukan untuk menjaga berat badan ideal, serta bermanfaat untuk menjaga kebugaran tubuh. Pola makan sehat akan menghindarkan seorang wanita dari metode penurunan berat badan yang tidak sehat. Hal terpenting adalah menjaga diet seimbang yang merupakan rahasia kesehatan dan kebugaran tubuh.

    Berikut ini adalah 8 makanan yang dianggap paling baik untuk kesehatan tubuh, yaitu:

    Kacang almond

    Kacang almond diketahui kaya akan nutrien, yang mencakup magnesium, vitamin E, zat besi, kalsium, serat, dan riboflavin. Kacang almond adalah makanan yang membantu menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh. Kacang almond termasuk salah satu cemilan yang menyehatkan jantung, bahkan almond diketahui memiliki serat yang lebih banyak dibandingkan kacang lainnya.

    Baca Juga: Efek Berat Badan Terhadap Jantung

    Oatmeal

    Oatmeal terbuat dari gandum. Konsumsi oatmeal telah meningkat sekitar 20 tahun terakhir karena manfaatnya bagi kesehatan. Penelitan membuktikan bahwa kandungan serat yang larut pada sereal membantu menurunkan kadar kolesterol. Pada tahun 1997, Food and Drug Administration (FDA) menyetujui bahwa makanan dengan kadar oat yang tinggi dapat memberikan manfaat terhadap kesehatan jantung pada labelnya apabila dikombinasikan dengan diet rendah lemak. Oat kaya akan karbohidrat kompleks dan serat larut air yang akan memperlambat pencernaan dan menstabilkan glukosa darah. Oatmeal juga kaya akan vitamin B, asam lemak omega 3, folat, dan kalium.

    Brokoli

    Brokoli kaya akan serat, kalsium, kalium, asam folat, dan fitonutrien. Fitonutrien adalah senyawa yang dapat mengurangi risiko berkembangnya penyakit jantung, diabetes, dan kanker. Brokoli mengandung vitamin C dan beta karoten yang berfungsi sebabai antioksidan. 100 gram brokoli dapat menyediakan sekitar 150% asupan harian vitamin C yang direkomendasikan, dengan dosis yang cukup besar akan memperpendek durasi gejala pilek. Bahan lain yang terdapat di brokoli adalah sulforfan yang diketahui memiliki aktivitas antikanker dan antiinflamasi. Namun, brokoli yang dimasak terlalu lama akan menghancurkan nutrien yang terkandung di dalamnya. Mengonsumsi brokoli dalam keadaan mentah atau direbus dalam jangka waktu singkat adalah cara terbaik untuk mengonsumsinya.

    Buah Apel

    Apel adalah sumber antioksidan terbaik, yang melawan radikal bebas. Radikal bebas akan merusak substansi yang dihasilkan tubuh dan mengakibatkan perubahan yang tidak diinginkan. Radikal bebas terlibat dalam proses penuaan dan beberapa penyakit. Beberapa studi pada binatang menunjukkan bahwa antioksidan yang ditemukan pada apel (polifenol) akan memperpanjang waktu hidupnya. Penelitian pada Florida State University menunjukkan bahwa apel merupakan “buah ajaib”. Wanita lansia yang mengonsumsi apel secara rutin tiap hari akan mengalami 23% penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) dan 4% peningkatan kadar kolesterol baik (HDL) setelah 6 bulan konsumsi.

    Buah Blueberry

    Blueberry kaya akan serat, antioksidan, dan fitonutrien. Tidak seperti mineral dan vitamin, fitonutrien tidak bersifat esensial dalam menjaga tubuh tetap hidup. Namun, fitonutrien akan membantu mencegah terjadinya penyakit dan membantu menjaga tubuh agar bekerja sebagaimana seharusnya. Berdasarkan studi yang dilakukan pada Harvard Medical School, para lansia yang mengonsumsi banyak blueberry (dan strawberry) akan mengalami lebih sedikit penurunan kognitif, dibandingkan dengan orang lain yang tidak mengonsumsi. Penelitian pada Texas Woman’s University membuktikan bahwa blueberry akan membantu mengatasi obesitas. Polifenol yang ditemukan pada blueberry telah terbukti dapat mengurangi perkembangan sel lemak (adipogenesis), yang menginduksi pemecahan lipid dan lemak (lipolisis). Konsumsi blueberry secara rutin akan mengurangi risiko hipertensi sekitar 10% karena kandungan senyawa bioaktif, antosianin.

    Ikan berlemak

    Contoh ikan berlemak adalah salmon, tuna, sarden, dan ikan teri. Jenis ikan ini memiliki minyak pada jaringan tubuh dan sekitar lambung. Dagingnya mengandung sekitar 30% minyak, khususnya asam lemak omega 3. Minyak pada ikan ini sangat bermanfaat bagi jantung dan sistem saraf. Minyak ikan bermanfaat bagi pasien dengan kondisi inflamasi, seperti artritis. Minyak ikan ini juga kaya akan vitamin A dan D. Selain itu, studi pada UCLA’s Johnson Comprehensive Cancer menunjukkan bahwa progresi kanker prostat dapat diperlambat saat pasien mengonsumsi diet rendah lemak dengan suplemen minyak ikan.

    Telur

    Telur adalah sumber protein lain yang dapat dengan mudah ditambahkan pada diet seimbang. Telur mengandung vitamin lain, mencakup vitamin B2, yang dikenal dengan riboflavin, dan vitamin B            12 yang sangat penting untuk energi dan sel darah merah. Telur juga merupakan sumber baik bagi asam amino esensial leusin, yang berguna bagi perkembangan sintesis protein pada otot. Kuning telur mengandung kebanyakan vitamin dan mineral. Kuning telur mengandung asam lemak dan kolesterol, namun, penelitian menunjukkan bahwa telur tidak meningkatkan risiko penyakit jantung.

    Baca Juga: Benarkah Stress Pemicu Sakit Jantung?

    Sayuran hijau

    Studi menunjukkan bahwa asupan sayuran hijau yang banyak, seperti bayam atau kubis, dapat menurunkan risiko perkembangan diabetes tipe 2. Sebagai contoh, bayam kaya akan antioksidan, khususnya saat belum dimasak, direbus, atau dimasak dengan tingkat rendah. Bayam merupakan sumber vitamin A, B6, C. E, dan K yang sangat baik, begitu juga selenium, niasin, zink, fosfor, tembaga, asam folat, kalium, kalsium, seng, betain, dan zat besi.

    8 jenis makanan di atas sangat baik untuk kesehatan dan perlu diterapkan dalam menu diet seimbang sehari-hari. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mencoba makanan tersebut dan buktikan manfaatnya bagi tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    Nordqvist C. What are the top health foods? 2017. [Internet]. Available at: medicalnewstoday.com/articles/245259.php (1.12.18).

     

    Read More
  • Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia dan berperan hampir 1/3 seluruh kematian di seluruh dunia. Diet berperan penting dalam kesehatan jantung dan dapat mempengaruhi risiko penyakit jantung. Konsumsi beberapa makanan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Berbagai jenis buah dan sayur banyak yang baik bagi jantung. Contoh makanan yang baik bagi […]

    7 Makanan Penguat Jantung yang Harus Kamu Coba

    Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia dan berperan hampir 1/3 seluruh kematian di seluruh dunia. Diet berperan penting dalam kesehatan jantung dan dapat mempengaruhi risiko penyakit jantung. Konsumsi beberapa makanan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular. Berbagai jenis buah dan sayur banyak yang baik bagi jantung. Contoh makanan yang baik bagi jantung adalah ikan, biji-bijian, sayuran, dan buah-buahan, serta segelas anggur atau sepotong cokelat hitam. Sebaiknya sederetan list makanan harian yang bernutrisi perlu banyak dijadwalkan dengan baik.

    Healthy food on a heart shape cutting board. Love of food concept with fruit, vegetables, grains and high fibre foods. Rustic wood textures

    Baca Juga: 10 Makanan Pencegah Serangan Penyakit Jantung

    Berikut ini 7 makanan penguat jantung yang harus dicoba yaitu.

    Makan ikan yang kaya akan omega 3

    Makanan ikan seperti salmon, tuna, dan sarden. Ikan berlemak ini dikenal sangat baik untuk kesehatan jantung. Sebuah studi pada 324 orang menunjukkan bahwa konsumsi salmon tiga kali seminggu selama 8 minggu dapat menurunkan tekanan darah diastolik. Studi lain menunjukkan bahwa mengkonsumsi ikan jangka  panjang dapat menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida darah, kadar gula darah puasa, dan tekanan darah sistolik. Setiap 3.5 ons (100 gram) penurunan konsumsi ikan mingguan akan terkait dengan 19% faktor risiko yang lebih tinggi, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, atau obesitas. Apabila Anda tidak mengkonsumsi makanan laut, minyak ikan dapat menjadi pilihan konsumsi asam lemak omega 3. Suplemen minyak ikan dipercaya dapat mengurangi trigliserida darah, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.

    Baca Juga: Hindari 7 Makanan Berikut Untuk Menjaga Jantung Sehat

    Segenggam kacang-kacangan yang baik untuk jantung

    Kacang-kacangan seperti almond atau walnut baik untuk membantu mengatasi lapar dan membantu meningkatkan kesehatan jantung. Almond merupakan nutrien yang sangat baik bagi tubuh, dengan kandungan berbagai vitamin dan mineral yang berperan penting bagi kesehatan jantung. Almond merupakan sumber baik bagi jantung dengan kandungan kaya monounsaturated fats dan serat, yaitu dua nutrien penting yang melawan penyakit jantung. Mengkonsumsi almond akan memiliki efek baik yang bermanfaat pada kadar kolesterol juga. Suatu studi pada 48 orang dengan kadar kolesterol tinggi menunjukkan bahwa mengkonsumsi 1.5 ons (43 gram) almond harian selama 6 minggu akan mengurangi lemak di perut dan kadar kolesterol jahat (LDL), dua faktor risiko penyakit jantung. Mengonsumsi almond juga akan membantu meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh (HDL) yang membantu mengurangi plak dan menjaga arteri tetap bersih dari plak.

    Beri yang kaya akan fitonutrien yang bernutrisi bagi jantung

    Selain itu, beri juga mengandung serat yang bersifat larut di dalam tubuh. Cobalah berbagai beri, seperti blueberry, strawberry, cranberry, atau raspberry pada sereal atau yoghurt. Selain itu, beri juga kaya akan antioksidan, yang melindungi tubuh dari stress oksidatif dan inflamasi yang berperan dalam penyakit jantung. Hasil studi menunjukkan bahwa makan banyak buah beri akan mengurangi faktor risiko penyakit jantung. Salah satu contohnya adalah sebuah studi pada 27 orang dewasa dengan sindrom metabolic menunjukkan bahwa minum minuman yang terbuat dari strawberry selama 8 minggu akan menurunkan kolesterol jahat (LDL) sekitar 11%. Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi blueberry harian akan meningkatkan fungsi sel yang berperan pada pembuluh darah, yang mengontrol tekanan darah dan pembekuan darah. Beri merupakan makanan penutup yang rendah kalori nan enak.

    Baca Juga: 6 Makanan yang Dilarang Bagi Penderita Jantung

    Cokelat hitam baik bagi kesehatan jantung

    Cokelat seperti ini paling sedikit mengandung 70% cocoa. Cokelat hitam kaya akan antioksidan seperti flavonoid, yang membantu meningkatkan kesehatan jantung. Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi cokelat akan menurunkan risiko penyakit jantung. Suatu studi menunjukkan bahwa seseorang yang mengkonsumsi cokelat paling sedikit 5 kali seminggu akan memiliki 57% risiko terkena penyakit jantung koroner lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak mengkonsumsi cokelat. Studi lain menunjukkan bahwa konsumsi cokelat paling tidak dua kali  per minggu akan terkait dengan 32% risiko timbulnya plak pada arteri yang lebih rendah.

    Buah-buahan seperti alpukat baik untuk jantung

    Alpukat merupakan sumber baik bagi jantung karena kandungannya yang kaya akan monounsaturated fats, yang berperan dalam penurunan kolesterol dan risiko penyakit jantung. Konsumsi alpukat akan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) yang dipercaya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Alpukat juga kaya akan kalium, nutrien yang berperan penting pada kesehatan jantung.

    Biji-bijian

    Jenis biji-bijian yang paling umum yaitu gandum, nasi merah, bubur gandum. Biji-bijian ini mengandung serat yang tinggi yang menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan menurunkan risiko serangan jantung. Studi lain menunjukkan bahwa mengkonsumsi biji-bijian akan menyebabkan penurunan tekanan darah yang signifikan, sehingga dapat mengurangi risiko stroke.

    Baca Juga: Penyakit Jantung pada Remaja, Penyebab hingga Pencegahan

    Bagaimana Sahabat. Yuk, mulai mengkonsumsi 7 makanan penguat jantung ini dan rasakan manfaatnya sesegera mungkin. Selain itu, jangan lupa untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat dengan olahraga teratur, makanan sehat bergizi, dan kelola stres anda.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan yang tepat untuk jantung dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka:
    1. Heart and vascular team. 15 heart-healthy foods to work into diet. 2015.[Internet]. Available at: health.clevelandclinic.org/15-heart-healthy-foods-to-work-into-your-diet/ (1.12.18)
    2. Link R. 15 incredibly heart-healthy foods. 2018. [Internet]. Available at: healthline.com/nutrition/heart-healthy-foods#section15 (1.12.18)

    Read More
  • Pernahkah Anda mendengar istilah diet GM? Asing, bukan? Diet GM atau dikenal sebagai diet General Motors adalah diet yang mewajibkan seorang individu untuk membatasi menu dan porsi makan untuk diet selama satu minggu, namun hal ini akan menghasilkan penurunan berat badan signifikan hingga mencapai 7 killogram.  Tertarik untuk mencoba? Diet GM menganjurkan individu untuk merencanakan […]

    Apa Saja Menu Diet GM Sehari-hari?

    Pernahkah Anda mendengar istilah diet GM? Asing, bukan? Diet GM atau dikenal sebagai diet General Motors adalah diet yang mewajibkan seorang individu untuk membatasi menu dan porsi makan untuk diet selama satu minggu, namun hal ini akan menghasilkan penurunan berat badan signifikan hingga mencapai 7 killogram.  Tertarik untuk mencoba?

    Diet GM menganjurkan individu untuk merencanakan asupan nutrisi makanan rendah kalori, namun kaya asupan nutrisi, dimana diet GM harus dipatuhi dalam jangka waktu 7 hari.  Umumnya, diet GM melibatkan berbagai variasi dan sayuran untuk rencana diet GM nya. Sebagai contoh, pada hari pertama, seorang individu hanya diperbolehkan mengonsumsi buah-buahan. Adapun pada hari kedua, seorang individu diperbolehkan hanya memakan sayuran. Beberapa hasil perjanjian dari diet GM.

    – Penurunan berat badan sebesar 7 kg dalam waktu seminggu
    – Membuang racun dan kotoran dari dalam tubuh
    – Memperbaiki fungsi pencernaan
    – Meningkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lebih banyak lemak

    Panduan Menjalani Diet GM

    Diet GM menganjurkan untuk mengosumsi banyak makanan yang mengandung air, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan makanan lain yang banyak mengandung air, yang dapat meningkatan pembakaran lemak dan membilas racun dari dalam tubuh.

    Baca Juga: Pengaruh Diet dan Pola Makan Penderita Kanker

    Berikut ini adalah beberapa contoh rencana makan pola diet GM.

    – Hari pertama. Anda dianjurkan untuk makan buah-buahan saja. Seluruh buah diperbolehkan, kecuali pisang
    – Hari kedua. Anda dianjurkan untuk hanya mengonsumsi sayur-sayuran, baik mentah atau masak.
    – Hari ketiga. Seorang individu masih dianjurkan untuk mengonsumsi buah dan sayuran, kecuali pisang dan kentang.
    – Hari keempat. Anda hanya dianjurkan untuk mengonsumsi buah pisang dan susu saja. Anda dapat mengonsumsi 6 buah pisang dengan ukuran besar atau 8 buah pisang berukuran kecil. Sebaiknya mengonsumsi susu rendah lemak dengan total 3 gelas.
    – Hari kelima. Anda disarankan untuk mengonsumsi 2 porsi daging tanpa lemak (daging, sapi, ikan, atau ayam dapat menjadi pilihan) sejumlah 300 gram dengan 6 buah tomat. Ingat pula untuk meningkatkan asupan air yang cukup untuk membantu memecah purin dari konsumsi daging. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi sup sayuran.
    – Hari keenam. Anda dianjurkan untuk mengonsumsi daging sejumlah 300 gram dan berbagai jenis sayuran, kecuali kentang.
    – Hari ketujuh atau terakhir. Anda sudah dapat mengonsumsi nasi, namun hanya nasi merah saja. Selain itu, Anda diperbolehkan makan buah atau sayuran mentah, bahkan dapat mengonsumsi jus.

    Selama menjalani diet, Anda dianjurkan untuk minum banyak air putih (hingga 12 – 15 gelas) setiap hari, yang berguna untuk membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

    Kekurangan Diet GM

    Meskipun banyak mengonsumsi buah dan sayur, namun diet GM ini memiliki berbagai kekurangan juga. Apabila diet ini dilakukan secara rutin dan terus-menerus, maka dapat berpotensi mengurangi asupan nutrisi penting di dalam tubuh yang tidak didapatkan dari sayur dan buah, seperti protein. Hal ini cukup penting, mengingat protein dapat membangun tubuh, yaitu untuk perbaikan dan regenerasi sel serta jaringan tubuh, mengatur hormon dan sistem imun tubuh, hingga menyuplai energi dan membentuk otot.

    Baca Juga: 7 Menu Diet Karbo untuk Mengurangi Berat Badan

    Diet seperti ini seringkali menyebabkan seorang individu cepat pusing dan timbul hasrat untuk makan lebih banyak pada hari ketiga atau keempat. Selain itu, kekurangan nutrisi dapat menyebabkan kerontokan rambut, kulit kering, kelelahan, kelemahan otot, dan anemia. Sedikit kalori yang masuk ke dalam tubuh dan tidak diimbangi dengan olahraga teratur dapat menyebabkan metabolism tubuh menjadi lebih lambat.

    Cobalah untuk menerapkan diet sehat dan rajin berolahraga. Meskipun penurunan berat badan lebih lambat, tapi akan membuat tubuh menjadi lebih sehat.Jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    Wisnubrata. Diet GM, cara cepat turunkan berat badan dalam 7 hari. 2017. [Internet]. Available at: lifestyle(dot)kompas(dot)com/read/2017/09/11/063200220/diet-gm-cara-cepat-turun-berat-badan-dalam-7-hari (1.12.18)

    Read More
  • Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula […]

    Coba 4 Makanan Sehat ini yang Dapat Mengatasi Stres Sahabat

    Merasa stres? Saat deadline pekerjaan mulai menumpuk dan seluruh tanggal di kalender telah di-book, hal terakhir yang ingin didengarkan adalah menghindarkan vending machine. Namun, apa kenyataannya? Siapa yang memiliki waktu untuk makan makanan sehat? Ketika mengatasi  stres, apa yang akan dimakan biasanya membantu melegakan ketegangan pada diri Anda.  Beberapa makanan bahkan  dapat membantu menstabilkan gula darah, bahkan respon emosional tubuh.

    Berikut ini terdapat 4 makanan sehat yang dapat mengatasi stres Anda, yaitu:

    Yogurt

    Bakteri pada lambung akan berkontribusi pada stres. Penelitian menunjukkan bahwa sinyal otak akan menuju ke lambung, yang menyebabkan stres dapat menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan; jalur komunikasi dapat melalui cara lain juga, yaitu dari lambung ke otak. Studi UCLA di tahun 2013 pada wanita sehat menunjukkan bahwa konsumsi probiotik yang terdapat pada yogurt akan mengurangi aktivitas otak pada area yang mengontrol emosi, mencakup stres dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi yogurt tanpa probiotik. Studi ini masih tergolong kecil, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi hasil ini – namun, yogurt dapat dianggap kaya akan kalsium dan protein.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat yang Perlu Kamu Coba

    Salmon

    Saat Anda sedang mengalami stres, hal ini akan menyebabkan timbulnya hormon khawatir, seperti adrenalin dan kortisol. Asam lemak omega 3 yang terdapat pada salmon memiliki aktivitas antiinflamasi yang dapat membantu melawan efek negatif dari hormon stres. Pada sebuah studi yang dibiayai oleh Natinoal Institutes of Health, Oregon State University, mahasiswa kedokteran mengonsumsi suplemen omega 3 memiliki reduksi kekhawatiran sekitar 20% dibandingkan dengan kelompok yang diberikan plasebo. Satu kali sajian 3 ons dari salmon yang dimasak dapat memiliki lebih dari 2,000 miligram omega 3, yang menggandakan asupan harian yang telah direkomendasikan American Heart Association pada orang dengan penyakit jantung.

    Cokelat hitam

    dark chocolate

    Cokelat hitam dikenal sebagai chocoholic: konsumsi cokelat hitam secara rutin akan membantu mengatur kadar stres pada seorang individu (hanya sebuah gigitan, bukan seluruh batangan cokelat). Penelitan membuktikan bahwa konsumsi cokelat dapat mengurangi kadar hormon stres, seperti kortisol. Selain itu, antioksidan di dalam cocoa akan memicu dinding pembuluh darah untuk melakukan relaksasi, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah. cokelat hitam mengandung substansialami natural yang akan menciptakan rasa euphoria yang serupa dengan perasaan seperti disayangi. Cobalah mengonsumsi cokelat dengan kandungan cocoa minimal 70%. Namun, perlu diingat bahwa cokelat merupakan makanan kaya kalori, oleh karena itu jaga porsi cokelat yang akan dikonsumsi.

    Baca Juga: 8 Makanan Membantu Menurunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

    Susu

    Susu yang difortifikasi adalah sumber terbaik dari vitamin D, nutrient yang dapat meningkatkan kebahagiaan. Studi 50 tahun oleh London’s UCL Institute of Child Health menemukan bahwa hubungan antara penurunan kadar vitamin D dan peningkatan risiko panik dan depresi di antara 5,966 pria dan wanita. Individu yang mengonsumsi kadar vitamin D yang cukup akan menurunkan risiko gangguan panik dibandingkan dengan individu yang mengonsumsi kadar vitamin D dengan sangat rendah. Makanan lain yang kaya akan vitamin D mencakup salmon, kuning telur, dan sereal yang telah difortifikasi.

    Konsumsi makanan diatas dapat membantu meredakan stres, apalagi ditambah dengan berolahraga dan diet yang sesuai. Hal ini akan mengurangi tingkat stres dalam diri individu dan memungkinkan seseorang mengalami rasa kebahagiaan yang lebih, terkait dengan peningkatan kesehatan tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Funston L. 12 superfoods for stress relief. [internet]. Available at: health.com/food/12-superfoods-for-stress-relief?slide=113019#113019 (1.12.18)

    2. Pevzner H. 7 foods for stress relief. [Internet]. Available at: eatingwell.com/article/284470/7-foods-for-stress-relief/ (1.12.18)

     

    Read More
  • Mendengar kata ‘diabetes’ merupakan salah satu penyakit yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Seperti diketahui, selain dengan minum obat dan berbagai bentuk penanganan medis lainnya, gaya hidup dan pola diet penderita diabetes juga menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan terapi. Salah satunya adalah susu rendah kalori, apakah cocok dan aman diberikan […]

    Susu Rendah Kalori Pengganti Makanan, Cocokkah untuk Penderita Diabetes?

    Mendengar kata ‘diabetes’ merupakan salah satu penyakit yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Seperti diketahui, selain dengan minum obat dan berbagai bentuk penanganan medis lainnya, gaya hidup dan pola diet penderita diabetes juga menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan keberhasilan terapi. Salah satunya adalah susu rendah kalori, apakah cocok dan aman diberikan sebagai makanan pengganti bagi penderita diabetes? Simak ulasan di bawah ini:

    susu rendah kalori pengganti makanan

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Diabetes melitus atau penyakit gula adalah kondisi terdapat kadar gula darah tinggi karena tubuh tidak dapat menghasilkan atau menggunakan hormon insulin dengan efektif. Insulin adalah hormon yang berguna dalam mengatur kadar gula darah, memastikan agar gula darah didistribusikan ke dalam sel sebagai sumber energi. Di saat fungsi ini terganggu, maka kadar gula darah akan meningkat dan terjadilah penyakit gulaini. Terdapat dua tipe diabetes, yaitu diabetes melitus tipe 1 dan 2. Apapun tipe diabetes yang dialami, tidak semua makanan dan minuman baik untuk dikonsumsi. Porsi makan para diabetesi yang dianjurkan pun tidak sama dengan orang-orang pada umumnya, yaitu:

    • Energi dari karbohidrat 45-65%,
    • Protein 15-20%,
    • Lemak 20-25%,
    • Vitamin, mineral, dan serat dalam jumlah yang cukup.

    American Diabetes Association (ADA) merekomendasikan perencanaan makan untuk dapat mencapai kadar gula yang normal dan terkontrol dengan baik tapi tetap mendapatkan nutrisi yang maksimal, yaitu:

    • Perhitungkan karbohidrat yang Anda konsumsi setiap saat makan,
    • Pertimbangkan dan kontrol porsi makanan Anda tidak berlebihan,
    • Pilih jenis makanan dengan indeks glikemik rendah yang baik untuk gula darah Anda.

    Lalu, bagaimana dengan susu, terutama susu rendah kalori, apakah cocok untuk untuk penderita diabetes?American Diabetes Association (ADA) menyatakan bahwa setiap pasien diabetes memiliki risiko osteoporosis dan patah tulang yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan orang sehat, sehingga konsumsi susu sebagai sumber kalsium dan vitamin D cukup penting agar dapat mencegah terjadinya osteoporosis dini. Selain itu, susu mengandung indeks glikemik yang rendah sehingga cocok bagi penderita diabetes. Bahkan beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi susu dapat menurunkan risiko hipertensi dan sindrom metabolik lainnya, bahkan menurunkan risiko diabetes kemudian hari bagi mereka yang belum terkena diabetes.

    Produk Terkait: Cek Diabetes

    Prinsipnya sebenarnya sama, pada kondisi diabetes maka tidak semua susubaik untuk Anda. Pastinya perlu diperhatikan kandungan gula, karbohidrat, dan lemak jenuh pada masing-masing produk susu. Setelah itu, sesuaikan dengan total asupan harian agar tidak berlebihan. Oleh karena itu, hindarilah produk susu yang diberikan pemanis tambahan, serta susu yang tinggi akan kandungan lemak jenuh. Jadi untuk para diabetesi, beberapa pilihan susu yang rendah kalori dan baik untuk pasien diabetes adalah sebagai berikut:

    1. Susu tanpa lemak
    2. Susu rendah lemak
    3. Susu kedelai terfortifikasi

    Para diabetesi perlu tahu bahwa sebagian besar susu yang mengandung pemanis rendah kalori akan mengandung sejumlah kalori dan karbohidrat dari bahan komposisi yang lain. Itu sebabnya, meskipun diberi keterangan ‘bebas gula’ atau ‘rendah gula’ tapi tidak selalu benar adanya. Penting untuk para diabetesi mencermati label kandungan nutrisi yang tertera pada masing-masing kemasan susu rendah kalori apapun yang ingin dikonsumsi. Rasa dari susu juga perlu diperhatikan. Pilihlah susu tanpa rasa karena susu dengan rasa tertentu seperti cokelat dan vanila, biasanya mengandung kadar gula atau pemanis buatan yang lebih tinggi.

    Baca Juga: Kiat Pengidap Diabetes Menghadapi Covid-19

    Nah,bila Sobat membutuhkan produk susu rendah kalori, aneka makanan-minuman kesehatan serta informasi seputar kesehatan lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Susu rendah kalori pengganti makanan diabetesi. Diupadate 16 November 2016. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/susu-rendah-kalori-pengganti-makanan-diabetesi
    2. What are the best milk options for people with diabetes? Diupdate 18 April 2016. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: healthline.com/health/diabetes/best-milk-for-diabetics
    3. What is the best milk for people with diabetes? Diupdate 28 Agustus 2018. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: medicalnewstoday.com/articles/311107.php
    4. Daily Nutrition. Milk products and type 2 diabetes. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: dairynutrition.ca/scientific-evidence/roles-on-certain-health-conditions/milk-products-and-type-2-diabetes
    5. Spero D. Is milk bad for you? Diabetes and milk. Diupdate 20 Juni 2017. Diakses 2 Oktober 2018. Available at: diabetesselfmanagement.com/blog/is-milk-bad-for-you-diabetes-and-milk/
    Read More
  • Beberapa anak ada yang rentan terkena alergi. Alergi yang paling sering adalah terhadap bahan makanan tertentu. Misalnya, alergi terhadap kacang, susu yang mengandung laktosa, makanan yang berprotein tinggi misalnya makanan laut (udang, ikan, kepiting, cumi-cumi dan makanan laut lainnya), dsb. Sebagai orang tua, hendaknya kita bijak dalam mengawasi menu makanan apa saja yang baik untuk […]

    Panduan Menu Harian untuk Anak Alergi

    Beberapa anak ada yang rentan terkena alergi. Alergi yang paling sering adalah terhadap bahan makanan tertentu. Misalnya, alergi terhadap kacang, susu yang mengandung laktosa, makanan yang berprotein tinggi misalnya makanan laut (udang, ikan, kepiting, cumi-cumi dan makanan laut lainnya), dsb. Sebagai orang tua, hendaknya kita bijak dalam mengawasi menu makanan apa saja yang baik untuk anak agar anak terhindar dari alergi makanan.

    Baca Juga: Tips Liburan Dengan Si Alergi Makanan

    Alergi makanan adalah suatu kumpulan gejala yang mengenai banyak organ dan sistem tubuh yang ditimbulkan oleh alergi terhadap bahan makanan tertentu. Pada tahun pertama kehidupan, sekitar 6% anak usia kurang dari 3 tahun akan rentan menderita alergi makanan (terutama terhadap protein susu). Mulai usia 5-6 tahun, alergi makanan akan lambat laun menghilang, kecuali alergi terhadap kacang dan makanan laut.

    Di Amerika, angka kejadian alergi makanan pada bayi sekitar 6% pada usia 1-3 tahun dengan 2-3% bayi dan balita menderita alergi susu sapi, sementara 1,5% alergi telur dan 0,6% alergi kacang.

    Menurut data World Allergy Organization (WAO) dalam buku “The WAO White Book on Allergy” pada tahun 2013 menunjukkan bahwa angka kejadian alergi makanan pada anak cenderung meningkat yaitu mencapai 10-4-% dari total jumlah populasi dunia. Sebuah penelitian di UGM Yogyakarta membuktikan bahwa sebagian besar alergi pada anak berasal dari makanan yang dikonsumsi seperti : udang (12,63%), kepiting (11,52%), tomat (4,38%), putih telur (3,5%) serta susu sapi (3,46%). Sedangkan di AS , alergi makanan tertinggi disebabkan oleh kacang (25,2%), susu (21,1%), dan kerang (17,2%).

    Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko alergi pada anak yakni riwayat alergi pada keluarga, kelahiran caesar, makanan tertentu atau sesuatu yang terhirup, seperti polusi yang termasuk polusi udara dan asap rokok.

    Baca Juga: 9 Makanan yang Harus Dihindari Ketika Gatal Alergi

    Gejala alergi makanan sangat bervariasi dan mencangkup berbagai organ, misalnya:

    • Pada kulit akan menimbulkan gatal, kemerahan dan bentol-bentol (urtikaria), kulit kering dan pecah-pecah.
    • Pada saluran napas akan menimbulkan sesak napas, pembengkakan lidah dan tenggorokan (angioedema).
    • Pada mata, mata merah dan berair (konjungtivitis).
    • Pada saluran cerna akan menimbulkan diare, nyeri perut.
    • Gejala syok anafilatik seperti peningkatan detak jantung (berdebar), napas cepat, sulit bernapas, pucat, penurunan tekanan darah yang drastis, pingsan sampai meninggal pada kasus alergi yang berat.

    Pemilihan menu makanan bagi anak adalah hal yang perlu diperhatikan terutama bila anak menderita hipersensitivitas terhadap bahan makanan tertentu. Pertama-tama, kita harus mengetahui bahan makanan apa yang menyebabkan terjadinya alergi pada anak, kemudian ibu baru membuat menu harian secara teliti tanpa menggunakan bahan masakan yang menyebabkan alergi. Berikut ini menu makanan yang perlu diperhatikan bagi penderita alergi makanan:

    1. Upayakan agar anak mendapatkan ASI (Air Susu Ibu) eksklusif minimal sampai 2 tahun, karena menurut jumlah penelitian, ASI mengandung sejumlah immunoglobulin atau daya tahan tubuh yang mampu menghindarkan anak dari berbagai penyakit dan alergi.
    2. Susu sapi mengandung sejumlah nutrisi, kalsium, vitamin D yang sangat diperlukan untuk tumbuh kembang anak. Namun, apabila anak menderita alergi terhadap susu sapi maka segala produk susu sapi harus dihindari termasuk keju dan mayones. Selain produk di atas, Moms perlu hati-hati dengan bahan olahan yang mengandung susu sapi seperti roti, kue, biskuit dan es krim. Sebagai alternatif, Anda dapat mengganti produk susu sapi dengan susu almond, susu kacang kedelai. Kacang almond dan kedelai juga mengandung nutrisi serta protein bagi tumbuh kembang anak.
    1. Apabila anak alergi terhadap makanan laut seperti kepiting, ikan laut, udang, cumi, kerang, maka hindari makanan yang berbahan dasar makanan laut, ganti dengan ayam, sapi atau tahu tempe sebagai produk yang mengandung protein. Anak yang alergi terhdap ikan akan rentan kekurangan omega-3 yang hanya didapat dari ikan laut, untuk itu Moms dapat menggantinya dengan suplemen omega 3, sayuran hijau, serta minyak kanola sebagai tambahan dalam menyajikan makanan agar si kecil tidak kekurangan omega 3 yang terbukti baik bagi perkembangan otak si kecil.
    1. Apabila anak alergi terhadap kacang maka hindari konsumsi kacang tanah, selai kacang dan bumbu kacang.
    2. Apabila anak alergi terhadap telur, maka harus hindari makan yang berbahan dasar telur, seperti omelete, kue, dan roti yang juga mengandung telur. Untuk mencari bahan pengganti telur memang kenyataannya sulit, agar anak terhindar dari kekurangan protein maka Moms dapat menyajikan makanan lain berbahan dasar kacang kedelai (tahu dan tempe), kacang almond, daging sapi dan kacang hijau sebagai asupan protein anak.
    3. Apabila anak alergi terhadap gandum, maka hindari makanan yang mengandung gandum seperti roti, biskuit oat, pilihlah tepung dengan tepung bebas gandum dan dapat diganti dengan tepung beras.
    4. Hindari makanan yang mengandung bahan pengawet atau makanan dalam kemasan, usahakan untuk anak dengan hipersensitif terhadap makanan mendapatkan makanan yang segar.
    5. Perbanyak sayur dan buah-buahan, karena sayur dan buah-buahan mampu meningkatkan antioksidan yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak.

    Pengobatan anak dengan alergi makanan sebenarnya tidak ada, obat-obatan hanya diberikan untuk meredakan gejala agar anak merasa nyaman dan tidak rewel. Menanggulangi anak dengan alergi makanan hanya dengan tindakan pencegahan menghindari makanan yang menyebabkan alergi. Moms perlu selektif dan hati-hati dalam memilih menu buat si kecil.

    Produk Terkait: Jual Obat Herbal Pencegah Alergi

    Apabila anak mengalami alergi segera setelah mengonsumsi makanan, alergi yang dialami cukup parah sampai timbul sesak napas atau timbul gejala syok anafilatik, dianjurkan untuk segera membawa anak ke Dokter untuk dilakukan pemeriksaan serta pengobatan yang tepat dan cepat. Karena pengobatan yang cepat akan meningkatkan peluang anak untuk sembuh dari reaksi alergi yang timbul.

    Baca Juga: 7 Makanan Pemicu Alergi yang Perlu Dihindari

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai alergi dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

     

    Daftar Pustaka

    1. Tanukusumah M, Kurniati N, C N. Prevalensi Alergi Makanan pada Anak Usia Kurang dari 3 Tahun di Jakarta Berbasis Survei dalam Jaringan / Online. Sari Pediatri. 2016;16(5):365.
    2.  Plus G. Menu Planning for the Food Allergy Cook [Internet]. Kidswithfoodallergies.org. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: kidswithfoodallergies.org/page/menu-planning-for-the-food-allergy-cook.aspx
    3. Fiocchi A, Fierro V. Food Allergy | World Allergy Organization [Internet]. Worldallergy.org. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: worldallergy.org/education-and-programs/education/allergic-disease-resource-center/professionals/food-allergy
    4. Pawankar R, Canonica G, Holgate S, Lockey R. World Allergy Organization (WAO) white book on allergy. 1st ed. United Kingdom: WAO; 2011.
    5. Milliken C. Five myths about food allergies, debunked [Internet]. News.northwestern.edu. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from:  news.northwestern.edu/stories/2018/april/five-myths-about-food-allergies-debunked/
    Read More
  • Apakah Sobat pernah mengonsumsi minuman soda nol kalori? Jika belum, mungkin Sobat sering melihatnya di deretan kulkas atau etalase minuman yang dijajakan di supermarket. Yup, embel-embel “nol kalori” tampaknya mendukung program diet. Namun, benarkah “zero calori” ini aman dikonsumsi? Baca  Juga: 10 Daftar Makanan Rendah Kalori yang Turunkan BB Sebanyak 1 dari 5 orang di […]

    Minuman Soda Nol Kalori, Tetap Bikin Gemuk Loh!

    Apakah Sobat pernah mengonsumsi minuman soda nol kalori? Jika belum, mungkin Sobat sering melihatnya di deretan kulkas atau etalase minuman yang dijajakan di supermarket. Yup, embel-embel “nol kalori” tampaknya mendukung program diet. Namun, benarkah “zero calori” ini aman dikonsumsi?

    Baca  Juga: 10 Daftar Makanan Rendah Kalori yang Turunkan BB

    Sebanyak 1 dari 5 orang di Amerika memiliki kebiasaan mengonsumsi soda setiap hari, tapi dalam beberapa tahun terakhir banyak penelitian yang menyatakan bahwa mengonsumsi soda terlalu berisiko bagi kesehatan, karena soda mengandung banyak kandungan gula yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi tubuh seperti  peningkatan berat badan sampai obesitas, diabetes, gangguan jantung, serta masalah kesehatan lainnya. Soda juga bisa menyebabkan gangguan pada saraf seperti demensia dan stroke pada seseorang yang sering mengonsumsi soda. Oleh karena itu, diciptakanlah soda dengan nol kalori, tapi apakah memang benar soda nol kalori memang lebih baik dan tidak berdampak bagi kesehatan?

    Walaupun tidak mengandung kalori, tapi diet soda tetap manis karena mengandung pemanis buatan seperti aspartam, xilitol, poliol, manitol, sorbitol dan laktitol. Apabila dikonsumsi dalam jumlah tepat, dan tidak berlebih, diet soda terbukti dapat membantu mengurangi asupan kalori yang masuk, tapi apabila dikonsumsi hampir setiap hari tentunya tidak baik bagi kesehatan.

    Seorang peneliti bernama Matthew Pase, PhD dan rekan-rekannya dari Universitas di Boston mengumpulkan data kesehatan selama 10 tahun, informasi dari 3000 orang dewasa di Amerika, hampir 45 yang mengalami stroke, dan dari 1500 orang dewasa di Amerika, sekitar 60 orang terkena demensia. Para peneliti mulai mengumpulkan data, aktivitas fisik, usia dan menghubungkannya dengan kebiasaan minum soda diet dan soda yang mengandung gula. Diperoleh kesimpulan bahwa orang dewasa yang mengonsumsi soda nol kalori cenderung mengonsumsi kalori lebih banyak dari makanan lainnya. Hal ini disebabkan pemanis buatan yang terkandung dalam soda nol kalori dapat mengubah bakteri normal di usus, yang dapat menstimulasi rasa lapar sehingga mendorong seseorang untuk mengonsumsi makanan lebih banyak (overeating).

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat

    Pada tahun 2012, Ludwig meneliti 224 pasien kelebihan berat badan, dibagi menjadi dua kelompok. Grup satu mengonsumsi soda yang mengandung gula dan yang lainnya mengonsumsi soda nol kalori. Setelah satu tahun, kelompok yang mengonsumsi soda nol kalori menunjukkan peningkatan berat badan dibandingkan dengan yang mengonsumsi soda yang mengandung gula. Kemudian, penelitian dilanjutkan sampai 2 tahun kemudian, dan hasilnya menunjukkan kesimpulan yang sama.

    Berikut ini beberapa penelitian yang menunjukkan efek negatif dari mengonsumsi gula nol kalori:

    • Pada tahun 2014, sebuah studi menunjukkan orang yang obesitas dan mengonsumsi soda nol kalori, makan 90-200 kalori lebih banyak dibandingkan dengan orang yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula biasa.
    • Pada tahun 2014, sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh British Journal of Nutrition, menyatakan bahwa sekelompok orang yang mengonsumsi soda nol kalori berisiko untuk menderita Diabetes tipe II sebanyak 13% lebih banyak dibandingkan dengan kelompok orang yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula biasa.
    • Pada tahun 2015, BMJ mempublikasikan bahwa kelompok orang yang mengonsumsi gula nol kalori hampir setiap hari, meningkatkan risiko diabetes sebanyak 8%.
    • Pada tahun 2012, sebuah studi menyatakan bahwa sekelompok orang yang mengonsumsi soda nol kalori pada usia 69 tahun akan mempunyai kemungkinan sebanyak 43% menderita penyakit jantung, stroke atau kelainan pembuluh darah.
    • Peneliti dari Israel meneliti dari 381 orang dewasa tanpa adanya riwayat diabetes, kemudian mengonsumsi soda nol kalori, akan mempunyai faktor risiko diabetes tipe 2 lebih besar, termasuk peningkatan berat badan, peningkatan lemak perut dan tingginya gula dalam darah

    Menurut Christopher Gardner, PhD seorang Direktur Nutrition Studies at the Stanford Prevention Research Center, hubungan antara mengonsumsi soda nol kalori dengan peningkatan berat badan dapat disebabkan karena pemanis buatan yang terkandung dalam soda nol kalori dapat menyebabkan tubuh mengonsumsi kalori lebih banyak dibandingkan biasanya. Salah satu penyebabnya karena faktor psikologis, ketika memilih makanan rendah kalori atau nol kalori, maka otak akan memberikan penghargaan pada diri dan menghadiahkan diri sendiri dengan mengonsumsi minuman atau makanan berkalori lainnya (sehingga mengonsumsi makanan lebih banyak dari yang tidak mengonsumsi makanan rendah kalori atau nol kalori). Oleh karena itu, asupan kalori pada seseorang yang mengonsumsi soda nol kalori akan lebih banyak dibandingkan dengan yang mengonsumsi soda dengan kandungan gula.

    Menurut Gardner, soda nol kalori atau makanan dengan kalori rendah, sangat baik bagi kesehatan, dan dapat membantu mengurangi berat badan selama mengonsumsinya dalam jumlah tepat dan tanpa disertai asupan kalori berlebih dari makanan lainnya.

    Dibandingkan mengonsumsi minuman bersoda nol kalori, untuk membantu mengurangi berat badan, sebaiknya Sobat mengonsumsi minuman atau makanan yang lebih sehat seperti:

    1. Air Putih

    Mengonsumsi air putih minimal 8 gelas per hari sangat baik bagi kesehatan, selain karena nol kalori, membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Dengan mengonsumsi air putih secara cukup, meminimalkan kita untuk mengonsumsi makanan ringan.

    1. Jus buah-buahan

    Dibandingkan mengonsumsi soda, lebih baik mengonsumsi jus buah buahan, selain buah mengandung vitamin, antioksidan, air dan serat yang baik bagi tubuh. Serat yang terkandung dalam buah-buahan akan memberikan efek kenyang yang lebih lama.

    Produk Terkait: Vegefrut Kapsul Ekstrak Buah dan Sayur

    1. Teh hijau

    Teh hijau (green tea) dapat membantu mengurangi berat badan karena teh hijau membantu pembakaran kalori lebih cepat.

    Baca Juga: Minuman Selain Kopi yang Membantu Meningkatkan Konsentrasi

    Kini, Sobat tentunya sudah lebih paham mengenai minuman soda nol kalori dan dampaknya bagi kesehatan tubuh. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai makanan rendah kalori dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Gallagher J. Are diet drinks a no-go? [Internet]. BBC News. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: bbc.com/news/health-34924036
    2. MacMillen M. Is Drinking Diet Soda a Health Risk? [Internet]. WebMD. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: webmd.com/diet/news/20170505/diet-soda-health-risks
    3. Low-Calorie Sweeteners [Internet]. The Nutrition Source. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: hsph.harvard.edu/nutritionsource/healthy-drinks/artificial-sweeteners/
    4. Miller P, Perez V. Low-calorie sweeteners and body weight and composition: a meta-analysis of randomized controlled trials and prospective cohort studies. The American Journal of Clinical Nutrition [Internet]. 2014 [cited 2 October 2018];100(3):765-777. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4135487/
    5. Do diet drinks really make you fatter? [Internet]. nhs.uk. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: nhs.uk/news/food-and-diet/do-diet-drinks-really-make-you-fatter/
    Read More
  • Bagi para penyandang diabetes melitus, semua makanan dan minuman yang manis dipukul rata tidak diperbolehkan. Artinya, semua yang bebas gula aman untuk dikonsumsi, begitulah kira-kira. Tapi tentu saja para penyandang diabetes tetap ingin bisa mengonsumsi sesuatu yang manistapi tetap relatif aman untuknya, maka hadirlah berbagai macam inovasi gula rendah kalori khusus untuk diabetes dan lain-lain, […]

    Madu atau Gula, Amankah untuk Penderita Diabetes?

    Bagi para penyandang diabetes melitus, semua makanan dan minuman yang manis dipukul rata tidak diperbolehkan. Artinya, semua yang bebas gula aman untuk dikonsumsi, begitulah kira-kira. Tapi tentu saja para penyandang diabetes tetap ingin bisa mengonsumsi sesuatu yang manistapi tetap relatif aman untuknya, maka hadirlah berbagai macam inovasi gula rendah kalori khusus untuk diabetes dan lain-lain, lalu salah satunya adalah madu.

    Nah, madu atau gula yang cocok untuk penderita diabetes? Yuk,Sobat mari pahami dengan baik dan temukan alasannya.

    Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang paling sering ditemukan pada era modern saat ini, dengan jumlah penyandang diabetes lebih dari 285 juta jiwa pada tahun 2010, dan diperkirakan akan terus meningkat hingga kira-kira 438 juta penyandang diabetes tahun 2030.Diabetes melitus adalah kadar gula di dalam darah tinggi yang disebabkan karena kegagalan fungsi hormon insulin akibat gaya hidup dan pola makan yang tidak baik seperti konsumsi gula atau makanan/minuman manis yang berlebihan. Kemudian muncul ide madu untuk pengganti gula sebagai pemanis. Tapi tahukah Sobat, ternyata madu baik dikonsumsi untuk para penyandang diabetes, bahkan penelitian terbaru saat ini menyatakan bahwa madu memiliki efek antidiabetes.

    Kalori dan Indeks Glikemik

    Apa bedanya madu dan gula biasa? Jika dibandingkan, satu sendok gula pasir mengandung 46 kalori, sedangkan satu sendok madu mengandung 64 kalori. Wah, madu ternyata mengandung lebih tinggi kalori. Namun jangan sedih dulu, satu sendok gula jika dibandingkan dengan satu sendok madu menghasilkan tingkat kemanisan yang berbeda. Madu tentu lebih manis dan lebih pekat. Kurang lebih untuk mendapatkan rasa manis yang setara dengan satu sendok gula, hanya dibutuhkan setengah atau sepertiga sendok madu, sehingga mengurangi jumlah kalori dan baik untuk penyandang diabetes.

    Indeks glikemik menggambarkan kemampuan suatu zat dalam meningkatkan kadar gula darah dan kadar insulin. Semakin tinggi indeks glikemik suatu zat, maka semakin cepat dan besar kenaikan gula darah yang disebabkan zat tersebut. Kabar baiknya, madu memiliki indeks glikemik yang rendah dibandingkan dengan gula, artinya madu diserap masuk ke dalamperedaran darah secara perlahan sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah yang hebat dan tentu sangat baik untuk penyandang diabetes.

    Kandungan dan Manfaat

    Gula mengandung 100% karbohidrat, yang tersusun dari 50% glukosa dan 50% fruktosa. Fruktosa adalah jenis gula yang hanya dapat dipecah oleh organ hati. Konsumsi gula yang berlebihan terbukti dapat menyebabkan beberapa kondisi yang tidak diinginkan seperti peningkatan berat badan yang dapat berujung menjadi obesitas, perlemakan hati, dan peningkatan trigliserida.

    Madu juga terdiri dari gula, tapi hanya 30% glukosa dan 40% fruktosa. Tapi tidak hanya itu, madu mengandung berbagai elemen lain yang baik untuk kesehatan, seperti protein, berbagai vitamin yaitu vitamin B2 atau riboflavin, vitamin B5 atau pantothenic acid, vitamin B3 atau niasin, vitamin B9 atau asam folat, vitamin B6, vitamin C, dan mineral baik seperti fosfor, potasium atau kalium, zat besi, magnesium, kalsium, dan zinc. Tidak hanya itu, di dalam madu juga terkandung berbagai jenis antioksidan seperti pinobanksin, chrysin, dan pinocembrin. Penelitian terbaru bahkan menyatakan bahwa konsumsi madu ternyata dapat menurunkan gula darah dan berperan sebagai antidiabetes.

    Kesimpulannya, madu aman dikonsumsi penderita diabetes. Jika Sobat membutuhkan produk madu, gula rendah kalori atau artikel kesehatan menarik lainnya, yuk akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Madu vs. Gula pasir: mana yang baik untuk diabetes? Diupdate 24 November 2015. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: prosehat.com/artikel/artikelkesehatan/madu-vs-gula-pasir-mana-yang-baik-untuk-diabetes
    2. Bobiş O, Dezmirean DS, Moise AR. Honey and Diabetes: The Importance of Natural Simple Sugars in Diet for Preventing and Treating Different Type of Diabetes. Oxidative Medicine and Cellular Longevity. 2018;2018:4757893.
    3. Honey vs. Granulated sugar: which sweetener’s better for diabetes? Diupdate 31 Oktober 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: healthline.com/health/diabetes/sweeteners-honey-vs-granulated-sugar#1
    4. Can people with type 2 diabetes eat honey? Diupdate 28 Mei 2017. Diakses 17 Oktober 2018. Available at: medicalnewstoday.com/articles/317662.php
    5. Erejuwa OO, Sulaiman SA, Wahab MSA. Honey – A Novel Antidiabetic Agent. International Journal of Biological Sciences. 2012;8(6):913-934.
    Read More
  • Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan […]

    Konsumsi Buah dan Sayur, Benarkah Dapat Menstabilkan Berat Badan?

    Menurut Dietary Guidelines for Americans pada tahun 2010, menyatakan bahwa mengonsumsi buah dan sayur-mayur dapat menurunkan risiko berbagai penyakit kronis serta membantu menjaga menstabilkan berat badan. Sebelum membahas lebih lanjut mengenai hubungan antara menjaga berat badan agar tetap ideal dengan mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada baiknya kita membahas mengenai apakah yang dimaksud dengan berat badan ideal terlebih dahulu.

    Baca Juga: Apa Saja Risiko Kurang Konsumsi Buah dan Sayur?

    Berikut ini cara menghitung berat badan ideal, berat badan ideal didapat dari hasil perhitungan IMT (Indeks Masa Tubuh) yaitu berat badan (dalam kilogram) dibagi tinggi badan (dalam meter) dikuadratkan. Maka didapatkan hasil angka.

    Hasil angka yang didapat, dapat dilihat melalui tabel berat badan berikut:

    Postur tubuh orang Asia berbeda dari orang Amerika atau Eropa, sehingga kita menggunakan indeks menurut Asia Pasifik, sesuai dengan tabel di atas dikatakan berat badan ideal apabila hasil indeks masa tubuh 18,5 – 22,9 dan dikatakan berat badan berlebih bila indeks masa tubuh mencapai 23-24.9.

    Sebagian besar orang yang sedang berusaha untuk mengurangi berat badan, rata-rata mereka hanya fokus dengan membatasi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh serta meningkatkan aktivitas fisik seperti olahraga, tapi mereka lupa ternyata asupan sayur dan buah sangatlah penting memengaruhi kesuksesan diet. Sejumlah penelitian di Eropa menyatakan bahwa konsumsi sayur dan buah memengaruhi penurunan berat badan, selain itu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat

    Berat badan akan berkurang ketika asupan makanan lebih sedikit dari pada energi yang dikeluarkan. Australian Dietary Guidelines (ADG) tahun 2013 menyatakan bahwa konsumsi sayuran berhubungan dengan berkurangnya risiko kenaikan berat badan, dan Dietary Guideline of American tahun 2010 menemukan bahwa hubungan konsumsi sayur dan buah dalam menstabilkan berat badan memberi dampak jangka panjang untuk mengurangi risiko berbagai penyakit kronis.

    Sebuah studi Universitas Alabama di Birmingham dan dipublish pada The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa sayur dan buah-buahan dapat mengurangi berat badan, karena mengandung mikronutriens, antioksidan, serat yang baik bagi pencernaan, mengurangi rasa lapar karena memberikan efek kenyang lebih lama. Selain itu, sayur dan buah-buahan juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes dan kanker.

    Dari berbagai studi di atas yang menghubungkan antara konsumsi sayur dan buah yang membantu menstabilkan berat badan, dapat kita simpulkan:

    • Seseorang harus mengonsumsi makanan dengan kalori yang lebih kecil dibandingkan dengan energi yang dikeluarkan untuk menurunkan berat badan.
    • Seseorang tidak dapat membatasi makanan bila hanya diukur dengan asupan kalori yang masuk, karena biasanya masyarakat tidak mengetahui berapa jumlah kalori pada setiap makanan yang masuk. Hal yang paling berpengaruh dalam membatasi asupan makanan yaitu saat seseorang sudah merasa kenyang. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayur dan buah akan merasa kenyang lebih lama dibandingkan yang tidak, sehingga asupan makanan dapat dibatasi bila perut dalam keadaan kenyang.
    • Sayur dan buah-buahan mengandung serat serta air yang mengandung rendah kalori.

    Kadang kala kita sering bingung untuk memilih buah apa dan sayuran apa yang baik untuk mengurangi berat badan dan lebih cenderung menghindari buah-buahan seperti pisang, jagung dan alpukat karena dianggap mengandung kalori lebih banyak dibandingkan dengan anggur. Sebagai contoh, Anda harus mengonsumsi apel ukuran kecil agar sama dengan kalori satu buah pisang, atau harus mengonsumsi 6 porsi bayam lebih banyak yang dicampur dengan jagung untuk mendapat kalori yang sama. Sedangkan alpukat, mempunyai kandungan lemak lebih banyak dibandingkan sayuran, tapi lemak yang terkandung dalam alpukat merupakan lemak baik yang bermanfaat bagi kesehatan jantung serta banyak mengandung vitamin E yang baik bagi tubuh, sehingga Anda tidak perlu menghindari asupan alpukat ketika mengonsumsi buah-buahan. Walaupun ada beberapa sayur atau buah yang mengandung tinggi kalori, Sobat tidak perlu menghindarinya karena setiap sayur dan buah-buahan mengandung vitamin, serta mikronutrien yang dibutuhkan tubuh. Bila dibandingkan dengan anggur yang mengandung kalori paling rendah, tidak ada penelitian yang mendukung bahwa anggur dapat membakar kalori dan menurunkan berat badan secara signifikan.

    Sejumlah penelitian menyatakan, dalam satu hari wajib mengonsumsi sayur dan buah minimal 80 gram, nah 80 gram dapat dianalogikan:

    • 1 apel, pisang, jeruk dan buah-buahan dengan ukuran yang sama
    • 2 plum, kiwi
    • ½ alpukat
    • 1 potong besar melon atau nanas
    • 3 sendok makan sayur, kacang-kacangan
    • 1 sendok makan raisins
    • 3 buah aprikot kering
    • 1 gelas anggur, chery dan berry
    • 1 mangkuk salad
    • 1 gelas kecil (150 ml) jus segar

    Selain dari mengonsumsi sayur dan buah-buahan, ada beberapa faktor yang dapat membantu menjaga berat badan agar tetap stabil, yaitu :

    1. Perbanyak aktivitas fisik

    Aktivitas fisik yang dapat dilakukan mulai dari olahraga ringan seperti jogging, jalan pagi, senam atau bersepeda. Lakukan olah raga selama minimal 30 menit selama 5 kali dalam seminggu. Selain membatasi makanan atau asupan tubuh, kita juga perlu membakar lemak atau kalori yang sudah masuk dalam tubuh dengan cara olahraga.

    Menurut jurnal medis, berikut ini adalah tabel waktu yang dibutuhkan untuk berolah raga:

    Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh 150 menit/minggu
    Menghindari kenaikan berat badan 150-200 menit/minggu
    Menurunkan berat badan 225-420 menit/minggu
    Menjaga berat badan tetap ideal setelah berat badan turun 200-300 menit/minggu

    Tabel rekomendasi waktu untuk aktivitas fisik

    1. Perbanyak konsumsi air putih

    Membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Kadangkala kita langsung menyendok makanan atau makan camilan ketika kita merasa sedikit lapar. Cobalah untuk minum segelas air putih terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk ngemil atau menyendok makanan. Biasakan minum air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per harinya ya.

    Berikut ini tabel yang menjelaskan kebutuhan air putih harian sesuai dengan berat badan per hari:

    Tabel kebutuhan asupan air putih per hari berdasar berat badan

    1. Istirahat yang cukup

    Istirahat secara teratur dan terjadwal, secara tidak langsung dapat membantu mengurangi berat badan karena semakin kita lama untuk beristirahat, maka dapat membuka peluang untuk kita mengonsumsi makanan ringan. Tubuh ternyata dapat memproduksi hormon yang membuat Anda nafsu makan (Hormon ghrelin) ketika tubuh dalam kondisi kurang tidur. Selain itu, proses metabolisme tubuh dalam memecah makanan dan cadangan lemak tubuh hanya dapat dilakukan ketika kita sedang dalam kondisi tidur, apabila kita kurang tidur maka proses metabolisme tubuh pun terhambat sehingga berat badan kita tidak kunjung menurun.

    Baca Juga: 10 Daftar Makanan Rendah Kalori yang Mampu Turunkan BB

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai  sayur dan buah beserta produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Link R. Does Fruit Help You Lose Weight? [Internet]. Healthline. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/fruit-and-weight-loss
    2. Kellow J. Fruit and Vegetables in a Weight Loss Diet [Internet]. Weightlossresources.co.uk. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: weightlossresources.co.uk/food/fruit-veg-lose-weight.htm
    3. Vegetables and Fruits [Internet]. The Nutrition Source. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: hsph.harvard.edu/nutritionsource/what-should-you-eat/vegetables-and-fruits/
    4. Bertoia M, Mukamal K, Cahill L, Hou T, Ludwig D, Mozaffarian D et al. Correction: Changes in Intake of Fruits and Vegetables and Weight Change in United States Men and Women Followed for Up to 24 Years: Analysis from Three Prospective Cohort Studies. PLOS Medicine [Internet]. 2016 [cited 3 October 1986];13(1):e1001956. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4578962/
    5. [Internet]. Cdc.gov. 2018 [cited 2 October 2018]. Available from: cdc.gov/nccdphp/dnpa/nutrition/pdf/rtp_practitioner_10_07.pdf
    6. Whigham L, Valentine A, Johnson L, Zhang Z, Atkinson R, Tanumihardjo S. Increased vegetable and fruit consumption during weight loss effort correlates with increased weight and fat loss. Nutrition & Diabetes [Internet]. 2012 [cited 3 October 2018];2(10):e48-e48. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3488810/
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja