Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Lawan Diabetes

Showing 11–20 of 47 results

  • Si Kecil Menderita Diabetes – Sedih rasanya saat mengetahui si kecil menderita diabetes lalu menyalahkan diri sendiri karena hal ini. Yang perlu Sahabat lakukan adalah tenang dan berpikiran terbuka agar si kecil tetap sehat walaupun terdiagnosa diabetes. Namun apakah itu diabetes melitus? Merupakan sindroma metabolik yang kronik atau menahun yang ditandai dengan adanya hiperglikemia (kadar […]

    Saat Hadapi Si Kecil Menderita Diabetes

    Si Kecil Menderita Diabetes – Sedih rasanya saat mengetahui si kecil menderita diabetes lalu menyalahkan diri sendiri karena hal ini. Yang perlu Sahabat lakukan adalah tenang dan berpikiran terbuka agar si kecil tetap sehat walaupun terdiagnosa diabetes. Namun apakah itu diabetes melitus? Merupakan sindroma metabolik yang kronik atau menahun yang ditandai dengan adanya hiperglikemia (kadar glukosa yang berlebihan dalam darah) menahun.

    Diabetes sendiri dibagi menjadi dua, untuk diabetes melitus tipe 1 adanya penyebab defisiensi sekresi insulin dikarenaan rusaknya sel beta pankreas sehingga produksi insulin berkurang bahkan terhenti. Namun untuk diabetes melitus tipe 2 adanya resistensi insulin yang diproduksi dalam jumlah yang normal atau meningkat namun tidak dapat berfungsi secara optimal di dalam tubuh.

    Angka kejadian diabetes di USA pada usia 5 tahun, terdapat 1 dari 1500 anak dan pada usia 18 tahun sekitar 1 dari 350 anak. Diabetes dapat terjadi pada usia berapapun termasuk anak-anak, karena tidak ada batasan usia dan bayi yang baru lahir dapat beresiko menderita diabetes. Pada usia 5-7 tahun menjadi puncak kejadian diabetes dan dapat terjadi pada awal pubertas anak.

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Manakah yang terbanyak beresiko diabetes? Untuk angka kejadian, anak laki-laki maupun perempuan hasilnya relatif sama namun pada saat puncak pubertas, perempuan lebih dulu terjadi dibandingkan anak laki-laki karena berkaitan dengan hormon estrogen. Finlandia menjadi negara tertinggi dengan anak-anak penderita diabetes diikuti dengan negara-negara lainnya.

    Lalu apa saja gelaja yang dapat dialami anak saat menderita diabetes melitus?  

    1.       Sering Buang Air Kecil

    Hal ini hampir sama dengan orang dewasa, diagnosis yang terjadi dikarenakan infeksi saluran kemih atau terlalu banyak minum selain itu kadang terjadi enuresis (mengompol) namun sebelumnya tidak pernah mengompol lagi.

    1.       Berat Badan yang Terus Turun

    Sahabat melihat akhir-akhir ini si kecil terlihat kurus padahal Sahabat telah memberikan asupan yang seimbang dan bergizi. Namun ternyata asupan nutrisi yang masuk kurang atau adanya kelainan organik lain dan sering dianggap sebagai gejala penderita tuberkulosis pada anak.

    1.       Sesak Nafas & Tampak Sakit

    Kemungkinan hal tersebut dikarenakan adanya bronkopneumonia atau radang pada perut.

    1.       Nyeri Perut

    Si kesil sering merasakan nyeri dibagian perut, namun hal tersebut seringkali didiagnosis sebagai peritonitis atau appendistis (Usus Buntu)

    1.       Penurunan Kesadaran

    Penurunan kesadaran sering dikaitan dengan diagnosis lainnya seperti malaria otak, radang otak ataupun cedera kepala.

    Lalu apa yang harus sahabat lakukan sebagai orang tua yang memiliki anak penderita diabetes melitus? Selalu memantau gula darah, mengatur nutrisi yang tepat serta melakukan aktivitas fisik untuk mengatasi hal tersebut. Untuk penggunaan obat ataupun insulin, perlu Sahabat diskusikan terlebih dahulu pada dokter. Selain itu beri edukasi yang tepat mengenai diabetes yang dialami olehnya karena dukungan serta perhatian dari kita dapat memberikan peranan dalam kehidupannya.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    Untuk mendapatkan produk kesehatan yang aman dan berkualitas, bisa Sahabat dapatkan di ProSehat. Sahabat  juga dapat bertanya pada Maya sebagai asisten kesehatan dari ProSehat, selain produk kesehatan, Sahabat bisa mendapatkan layanan vaksinasi yang terpercaya. Hubungi segera melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau kunjungi www.prosehat.com.

    Sumber :

    TanyaDok. 4 November 2011. “Ketika Si Kecil Terkena Kencing Manis https://www.tanyadok.com/anak/ketika-si-kecil-terkena-kencing-manis

     

    Read More
  • Menderita Diabetes Saat Hamil – Rasa bahagia saat dipercaya tuhan untuk mengandung buah cinta Sahabat dan pasangan, Namun kebahagian tersebut tidak berlangsung lama, setelah dokter mengatakan Sahabat menderita diabetes. Diabetes pada kehamilan dapat mengakibatkan hal yang dapat mematikan janin. Terlebih lagi jika di usia kehamilan muda dapat menyebabkan keguguran. Menurut dr. Fernandi Moegni, SpOG yang […]

    Waspada! Menderita Diabetes Saat Kehamilan

    Menderita Diabetes Saat Hamil – Rasa bahagia saat dipercaya tuhan untuk mengandung buah cinta Sahabat dan pasangan, Namun kebahagian tersebut tidak berlangsung lama, setelah dokter mengatakan Sahabat menderita diabetes. Diabetes pada kehamilan dapat mengakibatkan hal yang dapat mematikan janin.

    Terlebih lagi jika di usia kehamilan muda dapat menyebabkan keguguran. Menurut dr. Fernandi Moegni, SpOG yang dilansir melalui TanyaDok.com mengatakan “Nutrisi yang diterima janin akan menurun sehingga pertumbuhannya menjadi terhambat.”

    Baca Juga: Si Penghambat Rumah Tangga

    Namun apabila janin dalam kandungan dapat dipertahankan hingga usia kehamilan yang matang. Maka saat dilahirkan, berat badan bayi dapat mencapai 4 kilogram.Sehingga keinginan untuk lahir normal harus Sahabat tunda demi kebaikan. Diabetes mellitus pada kehamilan sering dikenal dengan Diabetes Mellitus Gestasional (DMG). Diabetes mellitus gestasional ini adalah adanya intoleransi glukosa yang terjadi atau diketahui pertama kali pada saat hamil.

    Gejala ini hampir sama dengan gejala diabetes pada umumnya seperti, Selalu merasa haus, sering buang air kecil dan sering merasa lapar. Hal yang membedakannya hal ini terjadi pada saat penderita hamil. Umumnya diabetes dibagi menjadi dua tipe, Diabetes Mellitus (DM) Tipe 1 dan Diabetes Mellitus (DM) Tipe 2. Begitupun untuk diabetes mellitus pada kehamilan kedua dapat dibagi menjadi 2 macam:

    1.       Diabetes yang sudah diketahui

    Untuk Sahabat yang menderita diabetes sebelum hamil memang sudah mengetahui sebelumnya, maka dikatakan sebagai Diabetes Melitus Pragestasional dan termasuk dalam Diabetes Mellitus tipe 1 (Insulin Depedent Diabetes Mellitus/ IDDM).

    1.       Menderita Diabetes Saat Hamil

    Bagi Sahabat yang tidak mengidap diabetes mellitus namun baru mengidap pada saat kehamilan dikatakan Pregnancy-Induced Diabetes Mellitus yaitu diabetes mellitus sesungguhnya, sesuai dengan definisi lama WHO 1980.

    Setelah kehamilan Sahabat berakhir, maka lakukanlah tes toleransi glukosa oral (TTGO) untuk membedakan kedua jenis tersebut. Gula darah kehamilan yang normal lebih rendah secara bermakna. Hal ini dipengaruhi oleh:

    1.       Pengambilan glukosa sirkulasi plasenta meningkat
    2.       Produksi glukosa dari hati menurun
    3.       Produksi alanin menurun
    4.       Aktifitas eksresi ginjal meningkat
    5.       Efek-efek hormone gestasional
    6.       Adanya perubahan metabolisme lemak dan asam amino
    7.       Faktor lainnya :
    • Memiliki riwayat keluarga yang menderita diabetes mellitus
    • Wanita berumur lebih dari 35 tahun
    • Wanita obesitas
    • Memiliki riwayat melahirkan (anak berukuran besar, lahir mati atau bayi yang dilahirkan cacat)

    Sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan (screening) pada pertemuan antenatal pertama. Walaupun Sahabat dinyatakan negatif, dianjurkan untuk melakukan tes ulang pada usia kehamilan 26-28 minggu. Karena pada usia kehamilan tersebut lebih efektif dan akan keluar hasil positif tertinggi gula darah Sahabat.

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Untuk menghindari hal itu, sahabat perlu melaksanakan diet sehat, aktifitas sehat serta kontrol gula darah dan konsultasikan kepada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Sahabat mencari produk kesehatan yang aman dan berkualitas? Di ProSehat sahabat bisa mendapatkannya, selain itu sahabat akan dibantu Maya asisten kesehatan dari ProSehat. Hubungi Maya sekarang melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 atau klik https://www.prosehat.com/.

    Sumber:

    Yo, Yenni. “Waspada Diabetes Mellitus Pada Ibu Hamil”. Diakses pada 19 Januari 2018
    Haurissa, Andreas E. “Liputan: Diabetes Saat Kehamilan? Kita Mesti Waspada”. Diakses pada 19 Januari 2018

     

    Read More
  • Fakta Melawan Diabetes – Punya kerabat atau keluarga Sahabat yang menderita diabetes? Bagi sebagian penderita pernah merasakan hati terkoyak saat di vonis menderita diabetes dan menganggap diabetes menjadi akhir segalanya. Karena penyakit satu ini akan terus menghantui dan sangat sulit untuk disembuhkan, diabetes sendiri dibagi menjadi dua tipe. Diabetes tipe 1, diabetes tipe ini pankreas […]

    8 Fakta Melawan Diabetes

    Fakta Melawan Diabetes – Punya kerabat atau keluarga Sahabat yang menderita diabetes? Bagi sebagian penderita pernah merasakan hati terkoyak saat di vonis menderita diabetes dan menganggap diabetes menjadi akhir segalanya. Karena penyakit satu ini akan terus menghantui dan sangat sulit untuk disembuhkan, diabetes sendiri dibagi menjadi dua tipe.

    Diabetes tipe 1, diabetes tipe ini pankreas tidak dapat memproduksi insulin dengan baik, sehingga memerlukan suntikan insulin tambahan setiap harinya. Sedangkan Diabetes tipe 2, karena tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif akibat kurangnya melakukan aktivitas fisik dan memiliki berat badan berlebih dan diabetes tipe 2 ini mencapai 90%.

    Maka dari itu perlu Sahabat ketahui 8 fakta melawan diabetes, berikut ulasannya yang dilansir dari TanyaDok.com:

    1. Penderita Diabetes Tak Lagi Mengenal Usia

    Menurut data pada tahun 2014, 9% penduduk di dunia yang berusia 18 tahun keatas menderita diabetes dan paling tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Dengan gaya hidup saat ini seperti mengkonsumsi makanan cepat saji, mengkonsumsi gula berlebih  serta memiliki berat badan berlebih menjadi salah satu pencetus diabetes. Bila dibiarkan maka penderita diabetes di dunia akan semakin muda maka hindari hal tersebut.

    Baca Juga: Persahabatan Gagal Ginjal dan Penyakit Jantung

    1. Diabetes Penyebab Terjadinya Gagal Ginjal

    Kencing manis (diabetes) menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ginjal. Hal ini tidak langsing terjadi, butuh waktu 5-10 tahun gagal ginjal dapat terjadi bila Sahabat tidak melakukan pengobatan secara teratur dan tidak hanya gagal ginjal saja namun dapat terjadi komplikasi lainnya. Jadi dijaga ya Sahabat.

    1. Ibu Penyakit

    Apa ibu penyakit? Dan apa kaitannya dengan diabetes? Diabetes menjadi hal yang ditakutkan karena dapat menimbulkan komplikasi yang sangat banyak mulai dari mata, ginjal gangguan jantung hingga saraf.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    1. Meningkatkan Risiko Jantung dan Stroke

    Diabetes menjadi pencetus meningkatnya risiko terkena serangan jantung dan stroke sebanyak 2 kali lipat dibandingkan pasien non diabetes. Karena pada saat menderita diabetes, maka pembuluh darah akan lebih luas dan lebih banyak dibandingnya orang nornal dan sangat berpengaruh jika gula darahnya tidak terkontrol dengan baik.

    Saat terjadi serangan jantung, maka komplikasi yang ditimbulkan lebih berat karena kemampuan untuk penyelamatan pembuluh darah secara alami akan terganggu. Selain itu sadaf perasa akan tumpul dan mungkin lebih jarang merasakan nyeri dada yang khas dan sangat sulit dideteksi secara dini pada pasien diabetes.

    1. Diabetes Dapat Membuat Buta

    Bila komplikasi diabetes terus terjadi, maka risiko kebutaan semakin besar. Hal ini dinamakan Retinopati diabetes yang dapat menyebabkan 5.000 orang mengalami kebutaan setiap tahunnya dan menjadi penyebab kebutaan nomor 4 di Inggris. Selain katarak, pembuluh darah diretina mata dapat rusak lalu semakin lama pengelihatan semakin berkurang.

    Baca Juga: Saat si Kecil Menderita Diabetes

    1. Diabetes Dapat Dicegah

    Walaupun beberapa hal terlihat menaklukan, namun Sahabat dapat mencegahnya dengan cara pertahankan berat badan secara seimbang berdasarkan BMI, Selalu aktif berolahraga minimal 30 menit sehari, mengurangi asupan yang tinggi garam, gula dan lemak jenuh, konsumsi buah setiap harinya dan berhenti merokok.

    1. Rutin Jalani Pengobatan

    Sahabat telah didiagnosa menderita diabetes namun jangan sampai lalai untuk mengontrol kesehatan terutama gula darah. Lakukan secara rutin pengobatan sesuai anjuran dokter, dokter akan memutuskan yang dapat menstabilkan gula darah apakah obat oral atau dengan insulin. Serta mengatur pola makan juga menjadi hal yang penting untuk kesehatan Sahabat.

    Produk Terkait: Produk Herbal Diabetes

    1. Hindari Komplikasi Diabetes

    Setelah mengetahui komplikasi yang terjadi akibat diabetes, maka Sahabat perlu menjaga tekanan darah, melakukan perawatan kaki untuk menghindari luka, menjaga kadar kolesterol darah normal serta skrining secara rutin untuk melihat fungsi ginjal dan kesehatan mata  dengan baik.

    Baca Juga: Apakah Enjakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?

    Maka dari itu perlu untuk menjaga dan melawan diabetes untuk Sahabat ataupun orang terkasih. Untuk mendapatkan berbagai produk kesehatan yang aman dan berkualitas, dapatkan di ProSehat.  Selain itu tersedia vaksinasi yang bisa Sahabat tanya langsung ke Maya akan membantu Sahabat sebagai asisten kesehatan di ProSehat melalui Telp/ SMS / WA 0811-18-16-800.

    Referensi :

    TanyaDok. 18 April 2016. “Infografik Tentang Fakta Seputar Diabetes”.

    https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/infografik-tentang-fakta-seputar-diabetes

    TanyaDok. 19 Maret 2016. “Gagal Ginjal”. https://www.tanyadok.com/penyakit/gagal-ginjal/penyebab/

    TanyaDok. 29 Oktober 2008. “Anda Penderita Kencing Manis? Waspada Kebutaan Mendadak!”.

    https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/anda-penderita-kencing-manis-waspada-kebutaan-mendadak

     

    Read More
  • Si Penghambat Rumah Tangga – Bagi sebagian orang, penghambat rumah tangga adalah hadirnya orang ketiga. Hal tersebut memang benar, namun diabetes juga bisa menjadi penghambatnya. Bagi penderita diabetes bisa mengalami disfungsi seksual dan memiliki anggapan negatif. Namun sebelum menilainya, Sahabat perlu mengetahui apa itu disfungsi seksual. Disfungsi seksual merupakan suatu gangguan seseorang atau pasangan pada […]

    Si Penghambat Rumah Tangga Anda

    Si Penghambat Rumah Tangga – Bagi sebagian orang, penghambat rumah tangga adalah hadirnya orang ketiga. Hal tersebut memang benar, namun diabetes juga bisa menjadi penghambatnya. Bagi penderita diabetes bisa mengalami disfungsi seksual dan memiliki anggapan negatif. Namun sebelum menilainya, Sahabat perlu mengetahui apa itu disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual merupakan suatu gangguan seseorang atau pasangan pada saat melakukan aktivitas seksual dalam berbentuk hasrat, rangsangan maupun orgasme. Kencing manis sebagai pencetus terjadinya disfungsi seksual yang secaratidak langsung akibat komplikasi dan hal ini dapat dialami pria maupun wanita.

    Mengapa demikian? Disfungsi seksual yang dialami penderita diabetes karena terjadi kerusakan serat-serat syaraf dan pembuluh darah kecil di sekitar organ genitalia, sehingga terjadi penurunan fungsi dan gangguan organ-organ reproduksi. Namun tidak semua penderita kencing masin akan mengalami disfungsi seksual.

    Disfungsi seksual beresiko tinggi jika telah berusia lebih dari 40 tahun, aktif merokok, kadar gula, tekanan darah serta kolesterol yang tidak terkontrol. Selain itu berat badan yang berlebih (overweight) dapat mempengaruhi disfungsi seksual lebih dini.Namun apa saja yang akan dialami disfungsi seksual antara pria dan wanita, apakah sama?

    • Disfungsi seksual pria pada penderita kencing manis
    • Disfungsi Ereksi, ketidakmampuan untuk memulai atau mempertahankan keadaaan penis ereksi pada saat hubungan seksual.
    • Retrograde Ejaculation, keadaan dimana semen masuk kedalam kantung kemih saat ejakulasi keluar dari penis.
    • Penurunan libido dan hasrat seksual
    • Disfungsi seksual wanita pada penderita kencing manis
    • Kekeringan pada daerah kewanitaan, hal ini akan menyebabkan rasa nyeri pada saat berhubungan seksual akibat kurangnya pelumas alami yang diproduksi oleh organ kewanitaan. Rasa nyeri tersebut menjadi timbulnya rasa takut dan enggan melakukan hubungan seksual bersama pasangan.
    • Penurunan libido dan hasrat seksual

    Baca Juga: Fakta Melawan Diabetes

    Untuk mencegah Sahabat dari disfungsi seksual maka perlu diperhatikan beberapa tips dan solusi untuk Anda.

    1)      Konsultasikan masalah seksual yang Sahabat hadapi pada dokter ahli.

    Hal ini mungkin tabu bagi Sahabat, namun untuk mengatasi disfungsi seksual secara cepat yaitu dengan menghilangkan rasa malu, rendah diri dan pemikiran yang tabu malah akan memperburuk kondisi kewanitaan Sahabat. Penggunaan pelumas, obat hormon untuk wanita dan pria, pengobatan infeksi genital dan saluran kemih akan membantu mengatasi masalah disfungsi seksual yang dialami.

    2)      Selalu Cek Kesehatan Tekanan Darah, Gula Darah serta Kolesterol

    Ketiga hal ini perlu Sahabat jaga hingga mencapai batas normal untuk mengurangi resiko komplikasi diabetes. Dengan mengkonsumsi makanan rendah garam, gula, makanan tidak berlemak dan yang pasti mengurangi konsumsi makanan cepat saji. Konsumsi obat-obatan anti hipertensi, diabetes dan kolesterol harus sesuai anjuran dokter ya.

    3)      Hindari Konsumsi obat perangsang dan penguat tanpa resep

    Coba saja ini atau itu, Sahabat sering sekali mendapatkan masukan dari lingkungan sekitar mengenai cara atau obat yang dapat mengatasi masalah kesehatan Sahabat termasuk masalah hubungan seksual. Walau banyak obat perangsang dan penguat yang beredar namun keasliannya serta belum terjamin terlebih lagi Sahabat membeli tanpa resep dokter. Hindari hal tersebut ya.

    Baca Juga: Diabetes Saat Hamil

    Namun untuk sahabat yang mencari obat yang aman dan berkualitas, tentunya di ProSehat produk kesehatan telah terverifikasi dengan baik. ProSehat aplikasi kesehatan siap membantu sahabat yang mencari berbagai produk kesehatan terutama untuk diabetes. Tunggu apa lagi? Pesan sekarang juga.

    Read More
  • Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Anda perhatikan Diet 3J: Jenis, Jumlah, dan Jam makan. Diet Tepat untuk Diabetes Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. […]

    Menu Diet Diabetes: Perhatikan 3J (Jenis, Jumlah, dan Jam)!

    Banyak yang mengira bahwa menu diet diabetes membuat penyandang diabetes semakin menderita. Anggapan ini salah besar. Kuncinya adalah Anda perhatikan Diet 3J: Jenis, Jumlah, dan Jam makan.

    Diet Tepat untuk Diabetes

    Secara umum diet penyandang diabetes atau diabetesi sama saja dengan orang normal lainnya, hanya saja Anda perlu perhatikan hal-hal khusus yang akan dibahas disini. Bukan salah Anda bila mengalami kesulitan atur diet tepat sebagai diabetesi, memang seringkali hal sederhana https://www.prosehat.com/produk/susu/tropicana-slim-susu-non-fat-fitosterol-original/berikut ini dibuat rumit. Sebelumnya telah dibahas menu harian untuk diabetesi dan untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan tanpa harus kelaparan, di sini. Secara umum diet tepat untuk diabetesi adalah:

    • Rendah kalori
    • Tinggi karbohidrat kompleks yang banyak terkandung dalam sayuran, buah, dan sereal dari gandum
    • Rendah lemak jenuh yang biasanya ada dalam keju, mentega, dan daging berlemak.
    • Tinggi akan lemak tak jenuh seperti minyak zaitun.

    3J: Jenis, Jumlah, dan Jam

    Anda sebagai diabetesi tidak memiliki pantangan apapun dan diperbolehkan makan makanan seperti layaknya orang normal lho. Jadi keluarga tidak diwajibkan memasak makanan khusus untuk diabetesi. Kita bisa siasati setiap kali makan dengan memperhatikan jenis, jumlah dan jam konsumsinya.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolesterol

    Jenis

    Untuk jenis makanan di menu diet diabetes, kita perlu selalu pertimbangkan:

    • makanan dengan kandungan gizi yang seimbang
    • makanan dengan kandungan banyak serat, rendah gula untuk makanan pokok

    Sebagai contoh menu karbohidrat yang disarankan untuk Anda adalah konsumsi nasi merah atau roti gandum, kedua pilihan ini lebih baik dibandingkan dengan nasi putih dan roti tawar biasa.

    Sedangkan untuk makanan manis, tidak ada yang merekomendasikan jika kita sebagai diabetesi tidak boleh mengkonsumsi makanan yang manis sama sekali. Anda tetap boleh mengkonsumsi makanan manis dengan jumlah yang dikurangi dan beralih dari penggunaan gula biasa ke pemanis buatan rendah kalori berbahan dasar alami, seperti Stevia yang dibahas di artikel ini.

    Jumlah

    Jumlah menu diet diabetes yang dikonsumsi harus disesuaikan dengan jenis makanannya. Untuk lebih mudahnya lagi, coba Anda imajinasikan piring kosong kesayangan yang sering digunakan, kemudian lakukan hal ini:

    • Anda bagi piring menjadi dua bagian besar (½ & ½)
    • ½ bagian piring tersebut isi dengan berbagai macam sayuran seperti bayam, wortel atau kacang-kacangan.
    • Lalu sisa ½ bagian piring lain dibagi lagi menjadi dua, jadi tinggal ¼ bagian.
    • Kemudian Anda isi salah satu dari ¼ bagian piring dengan tepung gandum, kentang, jagung atau nasi.
    • Lanjutkan ¼ piring sisanya diisi dengan daging atau pengganti daging lainnya.
    • Lakukanlah ini pada tiap porsi makanan Anda tiap harinya.

    Ikuti tips plating diet diabetes dengan gambar berikut ini:

    https://www.prosehat.com/produk/makanan-minuman/tropicana-slim-high-fiber-high-calcium-milk-chocolate/

    https://www.prosehat.com/produk/alat-kesehatan/accu-check-active-strip/

    Jam

    Sedangkan untuk jam makan bagi diet diabatisi yang dianjurkan, setiap harinya Anda sebaiknya makan sampai 5x sehari! Banyak? Tentu saja kita atur porsinya

    1. Sarapan,
    2. Cemilan pagi,
    3. Makan siang,
    4. Cemilan sore, dan
    5. Makan malam.

    Menu diet diabetes tidak harus membuat penyandang diabetes semakin menderita! It’s all about porsi dan pengaturan jam makan yang membantu Anda mempertahankan kadar gula darah yang terkontrol. Hal ini untuk menghindari terjadinya komplikasi, sedangkan bagi yang belum menyandang diabetes sangat baik untuk mencegah supaya jangan sampai terkena diabetes.

    Banyak dari kita memiliki anggapan salah terkait penyandang diabetes yang harus melaksanakan diet ketat sampai melewatkan sarapan dan makan malam. Hal ini menyesatkan dan bisa berujung hipoglikemia (kenali lebih lanjut bahayanya hipoglikemia di sini), yakni kondisi yang berbahaya saat badan dan otak kekurangan gula darah. Kunci untuk tubuh ideal dan kadar gula darah terkontrol dapat dengan mudah dilakukan, yaitu dengan memperhatikan menu harian Anda dari jenis, jumlah dan jam makan. Sehingga metabolisme tubuh tetap berjalan dengan baik. Anda bisa memilih pengganti makanan seperti susu untuk diabetes yang bisa menjadi pendamping dari menu diet diabetes.

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan informasi lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Referensi:

    • TanyaDok.com
    • How a ‘Diabetes Diet’ Protects Your Health by Kathleen Doheny (2009)
    Read More
  • Diabetes atau kencing manis adalah penyakit jangka panjang yang untungnya mudah dideteksi,  sebab memiliki gejala-gejala yang mudah dilihat. Meskipun kebanyakan diabetes dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun, kalangan anak muda juga bisa mengalami penyakit yang satu ini. Untuk itu kita sepatutnya waspada terhadap penyakit diaetes. Salah satu peningkatan kewaspadaan sebuah penyakit adalah dengan mengenal gejala-gejalanya. […]

    5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Diabetes atau kencing manis adalah penyakit jangka panjang yang untungnya mudah dideteksi,  sebab memiliki gejala-gejala yang mudah dilihat. Meskipun kebanyakan diabetes dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun, kalangan anak muda juga bisa mengalami penyakit yang satu ini. Untuk itu kita sepatutnya waspada terhadap penyakit diaetes. Salah satu peningkatan kewaspadaan sebuah penyakit adalah dengan mengenal gejala-gejalanya. Untuk itu kami memberikan informasi 5 tanda gejala yang akan dialami oleh penderita diabetes. Yuk, simak ulasan berikut ini!

    Gambar Gejala Diabetes

    Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    1. Merasa mudah lelah dan sangat Haus

    Para penderita diabetes akan mengalami kesulitan dalam mengolah gula (glukosa) menjadi energi. Karnanya tubuh menjadi tidak mendapatkan energi dan berujung pada mudah lelah. Karna terganggunya metabolisme dalam tubuh tersebut, selain mudah lelah akan menimbulkan rasa haus yang berlebihan.1

    1. Lambatnya proses pemulihan Luka

    Pada penderita diabetes terjadi gangguan terkait saraf dan pembuluh darah , hal tersebut menyebabkan gangguan sirkulasi yang menyebabkan proses regenerasi sel-sel terutama pada bagian tepi terganggu fungsinya , sehingga tidak optimal dalam regenerasi (pemulihan)

    Gejala ini dapat dilihat ketika kulit terkena luka. Saat terkena luka, maka kulit sulit sekali sembuh, bahkan tak jarang pula yang terjadi pembusukan dan infeksi pada luka tersebut.1

    Baca Juga: Luka Lama yang Sulit Menyembuh

    1. Penglihatan kabur

    Tingginya gula darah dalam tubuh akan berpengaruh  pula pada pengelihatan. Kerusakan pada pembuluh darah dan saraf mata menyebabkan gangguan organ-organ penting di mata , bisa memberikan gejala seperti mata menjadi kering dan penurunan saraf mata (retinopati) sehingga pandangan menjadi buram bahkan kabur. 1

    Banyak pula yang mempengaruhi kaburnya pandangan anda, apabila gula darah anda tidak terkontrol penderita diabetes bisa saja mengalami kebutaan. Untuk itu pastikan apa yang terjadi pada pengelihatan anda agar terhindar dari penyakit-penyakit lain yang mengerikan.

    1. Sering buang air kecil

    Apabila anda belakangan ini sering buang air kecil, maka anda patut untuk mencurigainya. Tanda diabetes yang terlihat jelas adalah seringnya frekuensi buang air kecil, terlebih lagi pada malam hari. Apabila anda buang air kecil lebih dari 5 kali dalam semalam anda harus benar-benar mencurigainya.

    1. Nafsu makan meningkat

    Yang terakhir adalah meningkatnya nafsu makan. Tubuh selalu merasa kurangnya energi. Hal tersebut terjadi karena penderita diabetes mengalami kesulitan mengubah glukosa menjadi energi. Maka dari itu rasa lapar akan muncul apabila metabolisme tersebut tidak berjalan lancar. Biasanya penderita diabetes akan lebih menggemari makanan manis saat kondisi diatas. Meskipun banyak makan, berat badan yang berkurang secara drastis juga merupakan gejala diabetes. Buruknya metabolisme dalam tubuh dapat menurunkan berat badan juga.

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Demikian artikel mengenai “5 Tanda dan Gejala Diabetes atau Kencing Manis“. Waspadai gejala-gejala diatas, terutama bagi anda yang saat ini telah memasuki usia dewasa.  Untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Type 2 diabetes – Symptoms – NHS Choices [Internet]. Nhs.uk. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.nhs.uk/Conditions/Diabetes-type2/Pages/Symptoms.aspx
    Read More
  • Diabetes merupakan penyakit yang cukup membahayakan. Diabetes juga meningkatkan resiko komplikasi ke penyakit berbahaya lain. Komplikasi dari penyakit diabetes antara lain Stoke, Masalah Jantung, Masalah Ginjal, Masalah Saraf, hingga Kebutaan. Namun perlu anda ketahui pula bahwa diabetes juga memiliki dampak pada masalah mulut. Setiap tahunnya penderita diabetes meningkat di Indonesia. Diabetes sendiri mempengaruhi beberapa aspek […]

    Penyakit Mulut Akibat Diabetes

    Diabetes merupakan penyakit yang cukup membahayakan. Diabetes juga meningkatkan resiko komplikasi ke penyakit berbahaya lain. Komplikasi dari penyakit diabetes antara lain Stoke, Masalah Jantung, Masalah Ginjal, Masalah Saraf, hingga Kebutaan. Namun perlu anda ketahui pula bahwa diabetes juga memiliki dampak pada masalah mulut.

    Setiap tahunnya penderita diabetes meningkat di Indonesia. Diabetes sendiri mempengaruhi beberapa aspek kesehatan lainnya, misalnya saja kesehatan mulut. Bagaimana bisa penyakit mulut merupakan akibat dari diabetes? Simak ulasannya dibawah ini.

    1. Mulut Kering

    Mulut kering bisa terjadi pada diabetesi karena kurangnya produksi air liur. Bahkan dalam beberapa kasus ada pula yang terjadi sindroma mulut terbakar / Burning Mouth Syndrome (BMS). Keadaan ini terjadi dengan gejala rasa haus, lidah kering dan panas seperti terbakar.1

    Keadaan ini dapat diatasi dengan memperbanyak konsumsi air mineral, terutama yang tidak mengandung gula. Pengguaan obat kumur yang mengandung flouride juga terbukti mengurangi rasa sakit.

    1. Karies

    Dampak lain karena kekurangan produksi air liur yakni meningkatnya bakteri dan jamur. Tumbuhnya banyak jamur di rongga mulut dapat menyebabkan infeksi jamur (Candidiasis) dan akhirnya akan menyebabkan Karies (gigi lebih mudah berlubang).1

    1. Odontalgia

    Odontalgia adalah rasa sakit pada gigi tanpa adanya luang gigi. Hal ini terjadi karena pengecilan saraf yang berfungsi menerima dan menghantarkan rangsangan.2

    bau-mulut

    1. Bau Mulut

    Bau mulut pada kasus ini disebut juga dengan Ketoasidosis. Bau mulut ini terjadi karena keracunan ketin yang disebabkan oleh penggunaan lemak berlebihan. Penyakit Ketoasidosis juga dapat dideteksi melalui darah dan urin.3

    1. Penyakit Gusi

    Keadaan gusi pada penderita diabetes terlihat pucat dan mudah berdarah. Hal ini juga diperparah karena pendarahan yang sukar berhenti karena pembuluh darah yang mengecil dan menurunkan kemampuan pembekuan darah.1,3

    Demikian artikel mengenai “Penyakit Mulut Akibat Diabetes“. Untuk itu, para diabetesi sangat dianjurkan agar selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber :

    1. Scully, C. 2010. Medical Problems in Dentistry. Ed. Ke-6. United Kingdom: Elsevier. Hlm. 138-45.
    2. Jones, I. dan Harold, J. 1990. Oral Manifestation of Systemic Disease. Ed. Ke-2. Philadelphia:

    W.B.Saunders. Hlm. 608-12. Wray, D. Dan Lowe, G.D.O. 1999. Textbook of General and Oral Medicine. Ed. Ke-1. Edinburgh: Churchill Livingstone. Hlm. 268-9.

    Read More
  • Terkadang para dabetesi memiliki angan-angan untuk merasakan makan makanan manis. Namun apa daya apabila penderita diabetes tidak dapat mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak. Namun, ada pula jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Meskipun demikian, penggunaan pemanis buatan yang berlebihan juga tidaklah baik bagi kesehatan. Berikut kami berikan informasi 4 jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. […]

    4 Jenis Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes

    Terkadang para dabetesi memiliki angan-angan untuk merasakan makan makanan manis. Namun apa daya apabila penderita diabetes tidak dapat mengkonsumsi gula dalam jumlah banyak. Namun, ada pula jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Meskipun demikian, penggunaan pemanis buatan yang berlebihan juga tidaklah baik bagi kesehatan. Berikut kami berikan informasi 4 jenis pemanis buatan untuk penderita diabetes. Yuk, simak ulasannya dibawah ini!

    1. Sakarin

    Sakarin merupakan pemanis tanpa kalori yang tiga ratus kali lebih manis daripada gula biasa. Bahan ini telah digunakan sebagai pemanis tanpa kalori pada makanan dan minuman selama lebih dari seratus tahun. Sakarin harus dihindari oleh penggunannya apabila sedang hamil dan menyusui.

    Baca Juga: 4 Fakta dan Mitos Seputar Diabetes

    1. Aspartam

    Aspartam merupakan pemanis buatan yang tersusun dari dua macam asam amino (asam aspartat dan fenilalanin). Aspartam dapat berkurang kemanisannya jika berada pada suhu tinggi. Jika terdapat fenilketonuria, sebaiknya menghindari pemanis buatan yang satu ini.

    1. Acesulfame Potassium

    Pemanis buatan ini berhasil ditemukan pada tahun 1967 di Jerman. Bahan ini juga dapat anda gunakan untuk memasak.

    Produk Terkait: Herbal Diabetes Lengkap dan Terjangkau

    1. Sukralosa

    Sukralosa merupakan pemanis yang sekitar enam ratus kali lebih manis dari sukrosa (gula biasa), dua kali manisnya sakarin, dan tiga kali manisnya aspartam. Pemanis ini stabil pada suhu panas dan juga pada berbagai kondisi pH yang berbeda. Makanan yang sudah diproses biasanya mengandung pemanis ini.

    Pemanis buatan yang dituliskan diatas telah diguanakan secara umum. American Diabetes Association juga merekomendasikan para diabetesi menggunakannya, namun dengan jumlah yang sesuai.

    Baca Juga: Apakah Ejakulasi Adalah Tanda Diabetes?

    Demikian artikel mengenai “4 Jenis Pemanis Buatan untuk Penderita Diabetes“. Diabetes juga bisa ngerasain manis lho!. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber :

    1. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. Artificial Sweeteners and Diabetes [Internet]. WebMD. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.webmd.com/diabetes/artificial-sweeteners-diabetes-patients#1
    Read More
  • Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat kadar glukosa dalam darah berlebih secara terus menerus. Pada keadaan tersebut terjadi kekurangan jumlah hormon insulin atau menurunnya fungsi yang bertugas dalam mengatur gula darah. Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa? Dalam beberapa kasus, ternyata diabetes juga menjadi penyebab disfungsi ereksi dan beberapa penyakit lain. […]

    Apakah Ejakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?

    Diabetes adalah penyakit yang terjadi akibat kadar glukosa dalam darah berlebih secara terus menerus. Pada keadaan tersebut terjadi kekurangan jumlah hormon insulin atau menurunnya fungsi yang bertugas dalam mengatur gula darah.

    Baca Juga: Susu untuk Pengidap Diabetes yang Tepat Seperti Apa?

    Dalam beberapa kasus, ternyata diabetes juga menjadi penyebab disfungsi ereksi dan beberapa penyakit lain. Namun benarkah pula jika diabetes juga mengakibatkatkan ejakulasi dini? Apakah ejakulasi dini juga salah satu tanda dari diabetesi? Berikut kami berikan penjabarannya.

    disfungsi-ereksi-faktor-resiko-dan-cara-pengobatannya

    Apakah Diabetes Mengakibatkan Komplikasi Masalah Seks?

    Diabetes memang terbukti mengakibatkan komplikasi masalah seks. Masalah dengan seks terjadi karena pengaruh gangguan saraf dan pembuluh darah.  Hal tersebut akan mengakibatkan disfungsi seksual pada seorang pria. Selain pria, wanita penderita diabetes juga merasa tidak nyaman bahkan ada yang timbul gangguan nyeri saat melakukan hubungan intim. Hal tersebut ditemukan bahwa liang vagina menjadi kering , terganggu terkait system lubrikasi akibat gangguan saraf dan pembuluh darah akibat diabetes.

    Sekitar 25% wanita yang mengidap diabetes memiliki masalah seksual seperti kehilangan libido. Namun, sekitar 50% pria diabetesi memiliki masalah seksual. Angka ini cukup mengagetkan karena merupakan 2 kali lebih basar dari prosentase angka yang di diderita wanita.

    Baca Juga: Sakit Gula Bikin Jantungan

    Bagi pria, keluhan yang sering terjadi adalah kesulitan mendapatkan dan mempertahankan ereksi. Hal tersebut juga dijadikan tanda awal dari penyakit diabetes.

    Berlawanan dengan kepercayaan yang beredar, pria yang kehilangan kemampuannya dalam ereksi masih dapat mengalami orgasme dan berejakulasi. Jadi, lebih tepatnya, salah satu tanda diabetes adalah disfungsi ereksi bukan ejakulasi dini. Namun, ejakulasi dini juga memiliki hubungan dengan diabetes, tetapi tidak dapat di claim sebagai tanda dari diabetes.

    Pada pria, dalam jangka panjang dibetes menyebabkan kerusakan pada sistem saraf yang juga bekerja aktif pada proses terjadinya ereksi. Sebanyak 1/3 pria dabetesi mengalami disfungsi ereksi. Bahkan beberapa pria baru mengetahui bahwa ia sedang mengidap penyakit diabetes saat melakukan pengobatan disfungsi ereksinya. Setelah pengobatan yang dilakukan dan menjalani gaya hidup sehat, maka kemampuan ereksinya dan masalah seksual yang dialami akan segera pulih.

    Baca Juga: Madu atau Gula, Amankah untuk Penderita Diabetes?

    Demikian artikel mengenai “Apakah Ejakulasi Dini Salah Satu Tanda Diabetes?“. Jawabannya adalah bukan, yang menjadi tanda diabetes adalah disfungsi ereksi. Meskipun demikian ejakulasi Dini juga erat kaitannya dengan penyakit diabetes. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Sumber / Daftar Pustaka :

    1. Erectile dysfunction and diabetes: Take control today – Mayo Clinic [Internet]. Mayoclinic.org. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/erectile-dysfunction/in-depth/erectile-dysfunction/art-20043927?pg=1
    Read More
  • Menjadi penderita diabetes memanglah harus berhati-hati dalam segala hal. Namun, ternyata adapula alat atau barang yang membantu para diabetesi agar lebih berhati-hati. Apa saja alat-alat tersebut? Simak ulasannya berikut ini. Glucose Meter Glucose Meter adalah perangkat yang dioperasikan untuk menguji kadar gula darah anda. Dengan menggunakan Glucose Meter, anda selalu waspada akan naiknya kadar gula darah […]

    11 Barang Wajib Bagi Penderita Diabetes

    Menjadi penderita diabetes memanglah harus berhati-hati dalam segala hal. Namun, ternyata adapula alat atau barang yang membantu para diabetesi agar lebih berhati-hati. Apa saja alat-alat tersebut? Simak ulasannya berikut ini.

    1. Glucose Meter

    Glucose Meter adalah perangkat yang dioperasikan untuk menguji kadar gula darah anda. Dengan menggunakan Glucose Meter, anda selalu waspada akan naiknya kadar gula darah anda.

    1. Test Strip

    Test Strip masih berkaitan dengan Glucose Meter. Alat ini diperlukan untuk pengecekan kadar gula darah.

    1. Lancets

    Lancets adalah jarum yang digunakan untuk pengambilan sampel darah. Sampel darah nanti digunakan dalam pengecekan kandungan glukosa dalam tubuh.

    1. Wadah Lancets

    Wadah ini anda gunakan untuk menjaga kesterilan sampel darah. Pastikan wadah yang dipilih bersih dan kokoh.

    1. Insulin

    Insulin merupakan obat yang banyak diresepkan oleh dokter. Penggunaan insulin harus sesuai dengan saran dokter ahli.

    1. Obat Pribadi

    Menjadi penderita diabetes juga berarti memiliki obat pribadi. Pastikan anda membawa obat pribadi kemanapun anda pergi.

    1. Glucose Tabs

    Glucose Tabs digunakan untuk mengatasi hypoglycemia (glukosa darah sangat rendah).

    1. Kartu Rumah Sakit

    Pastikan anda membawa kartu rumah sakit favorit anda kemanapun anda pergi. Menyimpan kartu rumah sakit pada dompet anda adalah hal yang sederhana dilakukan.

    1. P3K Diabetes

    Penderita diabetes harus memiliki kotak P3Knya sendiri. Wadah P3K ini dapat anda bawa saat anda berpergian jauh.

    1. List Makanan Sehat

    Menjadi diabetes memerlukan list tersendiri untuk dikonsumsi. Meskipun merepotkan, list makanan sehat ini sebaiknya anda miliki pula. Anda juga bisa menjadwalkan makanan apa saja yang ingin anda makan dalam waktu 1 minggu kedepan.

    1. Kartu Member Pusat Kebugaran

    Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal penting bagi semua orang. Apalagi bagi kita yang mengalami penyakit diabetes. Pusat Kebugaran Member menjadi penting karena kita bisa mengatur jadwal olahraga kita.

    Demikian artikel mengenai “11 Barang yang Perlu Anda Punya Sebagai Diabetesi“. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya, dan untuk mendapatkan daily tips sehat, konsultasi dokter gratis di smartphone anda, silahkan download aplikasi kesehatan ProSehat di Playstore dan AppStore .

    Sumber / Daftar Pustaka:

    1. Newly Diagnosed? Here’s What You Need to Buy. [Internet]. Diabetic Connect. 2016 [cited 22 October 2016]. Available from: http://www.diabeticconnect.com/diabetes-information-articles/general/2216-newly-diagnosed-here-s-what-you-need-to-buy?adbsc=social_20160808_949791&adbid=10153578600331829&adbpl=fb&adbpr=342524526828
    Read More

Showing 11–20 of 47 results

Chat Asisten ProSehat aja