Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Langsing

Showing 21–24 of 24 results

  • Tubuh yang sehat merupakan dambaan setiap orang, termasuk di dalamnya tubuh dengan berat badan ideal. Tak bisa dipungkiri, berat badan berlebih memiliki risiko penyakit tersendiri. Namun, cara-cara yang dilakukan Sahabat untuk menurunkan berat badan harus merupakan cara yang terbukti efektif dan aman. Jangan sampai program diet Sahabat malah memberi dampak buruk pada tubuh. Baca Juga: […]

    5 Cara Diet Alami yang Kekinian, Patut Dicoba Nih!

    Tubuh yang sehat merupakan dambaan setiap orang, termasuk di dalamnya tubuh dengan berat badan ideal. Tak bisa dipungkiri, berat badan berlebih memiliki risiko penyakit tersendiri. Namun, cara-cara yang dilakukan Sahabat untuk menurunkan berat badan harus merupakan cara yang terbukti efektif dan aman. Jangan sampai program diet Sahabat malah memberi dampak buruk pada tubuh.

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Berikut ini dibahas 5 cara diet alami yang terbukti secara ilmiah dan patut dicoba loh!

    1. Hindari Makanan yang Diproses Instan

    Konsumsi makanan terproses semakin lama semakin meningkat. Padahal, makanan yang diproses mengandung lebih banyak lemak, lemak tersaturasi, gula, natrium (garam), dan lebih padat energi dibandingkan makanan-makanan yang alami. Hal ini berarti untuk volume yang sama atau untuk mencapai rasa kenyang yang sama, makanan terproses mengandung lebih banyak kalori dibandingkan makanan alami. Terlebih lagi, makanan terproses biasanya minim nutrisi, misalnya protein dan mineral.

    Produk Terkait: Mi Instan Sehat

    Jadi, Sahabat hanya mendapat banyak energi tetapi kebutuhan gizi tubuh tidak terpenuhi. Makanan terproses juga relatif lebih adiktif dan terasosiasi dengan adiksi makanan. Contoh makanan yang termasuk makanan terproses adalah roti putih, permen, cokelat, es krim, minuman bersoda, jus buah yang dimaniskan, keju, margarin, camilan kentang (potato chips), biskuit, dan sereal. Makanan terproses tidak hanya terkait dengan obesitas, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit-penyakit tidak menular lainnya, seperti diabetes dan penyakit jantung.

    2. Minum Lebih Banyak Air

    Air diduga mencetuskan stimulus pada persarafan simpatik, yang meningkatkan metabolisme tubuh. Minum air putih sebanyak 500 ml ditemukan meningkatkan metabolisme tubuh sebesar 30%. Peningkatan metabolisme tubuh berarti terdapat peningkatan pembakaran kalori. Suatu penelitian menemukan bahwa peningkatan konsumsi air sebanyak 1.500 ml per hari (penambahan konsumsi air 500 ml setengah jam sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam) di luar konsumsi air harian normal seseorang dapat menurunkan berat badan hampir 1,5 kg setelah delapan minggu.

    Sebaliknya, dehidrasi, bahkan dalam derajat yang ringan, memperlambat metabolisme sehingga memperlambat proses penurunan berat badan. Selain itu, peningkatan konsumsi air dapat menurunkan berat badan lewat sifatnya yang menurunkan nafsu makan. Tips minum lebih banyak air ini mungkin salah satu dari 5 cara diet alami yang paling mudah untuk Sahabat terapkan.

    3. Hindari Minuman Manis

    Sesuai yang telah disebutkan sebelumnya, produk terproses, termasuk minuman, mengandung lebih banyak gula dan kalori dibandingkan produk alami. Faktanya, minuman manis, atau yang lebih sering disebut dengan sugar-sweetened beverages (SSB) dalam tulisan ilmiah, disebut merupakan sumber terbesar gula tambahan dan kalori dalam gaya diet Amerika. Ditambah lagi, karena bentuknya yang cair, SSB diduga kurang menimbulkan rasa kenyang bahkan bila dibandingkan dengan makanan manis yang juga dianggap tidak sehat.

    Baca Juga: 10 Obat Diabetes Herbal yang Layak Dicoba

    Konsumsi SSB terkait dengan penambahan berat badan dalam jangka panjang, obesitas, dan peningkatan risiko diabetes mellitus tipe 2 baik pada dewasa maupun anak-anak. Bila Sahabat mengganti satu porsi minuman manis Sahabat dengan satu porsi air putih sehari, tanpa usaha lain pun pertambahan berat badan Sahabat otomatis akan lebih rendah 0,49 kg dalam kurun waktu empat tahun. Hindari SSB seperti jus buah siap beli yang biasanya sudah dimaniskan, minuman bersoda, teh manis siap minum, dan lain-lain.

    4. Diet Intermiten

    Diet yang ‘tradisional‘ biasanya menggunakan strategi daily calorie restriction, di mana konsumsi kalori dikurangi setiap hari. Baru-baru ini terdapat diet yang disebut intermittent fasting (IF). Prinsip diet IF adalah mengadakan suatu periode tanpa asupan kalori atau setidaknya dengan pembatasan kalori. Periode ini bervariasi, dapat berupa beberapa jam (16-48 jam), selang-seling satu hari penuh, atau bahkan lebih dari dua hari.

    Penelitian berkualitas yang membahas IF masih jarang. Namun, penurunan berat badan yang dicapai lewat metode IF telah terbukti, meski ditemukan hasilnya tidak berbeda dengan metode diet tradisional. Diduga bahwa IF memiliki faktor psikologis dalam efek penurunan berat badannya, dimana pembatasan jam makan menurunkan kemungkinan mengemil malam hari yang dapat berakibat makan berlebihan.

    Hasil penelitian mengenai efek IF pada kesehatan masih saling mengontradiksi, misalnya tentang apakah IF menurunkan risiko penyakit jantung atau malah meningkatkannya, sehingga saat ini belum dapat ditarik kesimpulan. Namun, untuk saat ini metode IF dapat dicoba oleh Sahabat, setidaknya untuk jangka pendek. Metode ini mungkin paling efektif bagi Sahabat yang senang dengan batasan yang jelas dan konkrit dalam berdiet, dalam hal ini pembatasan waktu.

    5. Konsumsi Lebih Banyak Makanan Tinggi Protein

    Diet dengan peningkatan konsumsi protein saat ini semakin populer. Konsumsi protein yang lebih tinggi diduga mengubah sekresi beberapa hormon dan metabolisme tubuh sedemikian rupa sehingga mempercepat penurunan berat badan. Diet tinggi protein meningkatkan rasa kenyang, mengurangi rasa lapar, menurunkan rasa ingin makan, dan menurunkan porsi makan berikutnya.

    Perlu diingat bahwa konsumsi protein dalam jumlah besar dapat membebani ginjal. Orang-orang dengan penyakit ginjal tidak boleh menggunakan diet ini. Konsumsi protein yang biasanya direkomendasikan adalah sebesar 0,8-1,2 gram protein per kilogram berat badan per hari. Diet yang terklasifikasi sebagai diet tinggi protein dan aman untuk orang-orang dengan ginjal yang sehat adalah 1,2-1,5 gram protein per kilogram berat badan per hari. Contoh makanan yang dapat Sahabat konsumsi sebagai sumber protein adalah telur, daging, ikan, susu, dan kacang-kacangan.

    Baca Juga: 5 Resep untuk Penuhi Kebutuhan Protein dan Serat

    Apapun cara diet Sahabat, pastikan bahwa tujuan penurunan berat badanmu adalah bagian dari tujuan yang lebih besar: agar Sahabat semakin sehat! Pola pikir tersebut dapat membuat Anda tidak sembarangan berdiet dan hasilnya pun lebih tahan lama. Mari coba kelima cara diet alamidi atas!

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut soal diet dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Vij VA, Joshi AS. Effect of ‘Water Induced Thermogenesis’ on Body Weight, Body Mass Index and Body Composition of Overweight Subjects. J Clin Diagn Res JCDR. September 2013;7(9):1894–6.
    2. Dubnov-Raz G, Constantini NW, Yariv H, Nice S, Shapira N. Influence of water drinking on resting energy expenditure in overweight children. Int J Obes. Oktober 2011;35(10):1295–300.
    3. Cuenca-Sánchez M, Navas-Carrillo D, Orenes-Piñero E. Controversies Surrounding High-Protein Diet Intake: Satiating Effect and Kidney and Bone Health. Adv Nutr. 1 Mei 2015;6(3):260–6.
    4. Pesta DH, Samuel VT. A high-protein diet for reducing body fat: mechanisms and possible caveats. Nutr Metab. 19 November 2014;11(1):53.
    5. Westerterp-Plantenga MS, Lemmens SG, Westerterp KR. Dietary protein – its role in satiety, energetics, weight loss and health. Br J Nutr. Agustus 2012;108(S2):S105–12.
    6. Juul F, Hemmingsson E. Trends in consumption of ultra-processed foods and obesity in Sweden between 1960 and 2010. Public Health Nutr. Desember 2015;18(17):3096–107.
    7. Moubarac J-C, Martins APB, Claro RM, Levy RB, Cannon G, Monteiro CA. Consumption of ultra-processed foods and likely impact on human health. Evidence from Canada. Public Health Nutr. Desember 2013;16(12):2240–8.
    8. Popkin BM, Adair LS, Ng SW. Global nutrition transition and the pandemic of obesity in developing countries. Nutr Rev. 1 Januari 2012;70(1):3–21.
    9. Hu FB. Resolved: there is sufficient scientific evidence that decreasing sugar-sweetened beverage consumption will reduce the prevalence of obesity and obesity-related diseases. Obes Rev. 1 Agustus 2013;14(8):606–19.
    10. Mattes RD, Campbell WW. Effects of food form and timing of ingestion on appetite and energy intake in lean young adults and in young adults with obesity. J Am Diet Assoc. Maret 2009;109(3):430–7.
    11. Changes in water and beverage intake and long-term weight changes: results from three prospective cohort studies | International Journal of Obesity [Internet]. [dikutip 19 Agustus 2018]. Tersedia pada: nature.com/articles/ijo2012225
    12. Trepanowski JF, Kroeger CM, Barnosky A, Klempel MC, Bhutani S, Hoddy KK, dkk. Effect of Alternate-Day Fasting on Weight Loss, Weight Maintenance, and Cardioprotection Among Metabolically Healthy Obese Adults: A Randomized Clinical Trial. JAMA Intern Med. 1 Juli 2017;177(7):930–8.
    13. Varady KA. Intermittent versus daily calorie restriction: which diet regimen is more effective for weight loss? Obes Rev. 1 Juli 2011;12(7):e593–601.

    Read More
  • Siapa sih wanita yang tak mau punya badan langsing? Rasanya, semua mengidamkannya. Tapi, kenyataan kadang tak semanis harapan. Setelah menikah dan memiliki anak, banyak wanita mengeluhkan kenaikan berat badan yang tak bisa kembali seperti semula, seperti saat masih lajang dulu. Apakah Sahabat termasuk salah satunya? Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan […]

    7 Menu Diet Karbo yang Sehat dan Tepat untuk Mengurangi Berat Badan

    Siapa sih wanita yang tak mau punya badan langsing? Rasanya, semua mengidamkannya. Tapi, kenyataan kadang tak semanis harapan. Setelah menikah dan memiliki anak, banyak wanita mengeluhkan kenaikan berat badan yang tak bisa kembali seperti semula, seperti saat masih lajang dulu. Apakah Sahabat termasuk salah satunya?

    Baca Juga: Diet Sehat dan Seimbang untuk Menurunkan Berat Badan

    Nah, untuk menurunkan berat badan, banyak wanita akhirnya melakukan diet. Diet karbohidrat (diet karbo), merupakan salah satu yang populer. Seperti apa sih diet karbo yang benar? Seperti apa contoh menu diet karbo yang sehat dan tepat untuk mengurangi berat badan? Nah, Sahabat ProSehat, simak yuk ulasannya!

    Walau disebut diet karbo, bukan berarti Anda tidak mengonsumsi karbohidrat sama sekali, loh! Jangan salah. Lebih tepatnya adalah diet rendah karbohidrat, yakni membatasi dan menyeleksi asupan karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh.

    Lakukan Diet Karbo dengan Benar

    Bagaimanapun, karbohidrat adalah sumber energi terpenting bagi tubuh agar kita bisa melakukan aktivitas harian dengan lancar. Selama ini, karbohidrat secara sepihak sering dituding sebagai penyebab terbesar terkait masalah kenaikan berat badan. Padahal, nih, makanan siap saji (junk food) maupun makanan dengan kadar gula tinggi adalah salah satu pemicu kegemukan.

    Baca Juga: Inilah Waktu, Kriteria, dan Menu Makan Malam Sehat Tepat

    Namun, memang benar, dengan membatasi jumlah asupan karbohidrat ke dalam tubuh, kita bisa menurunkan berat badan secara efektif. Apalagi, berdasarkan penelitian, diet karbo yang dilakukan secara benar dan tepat dapat memperkecil risiko penyakit jantung.

    Tapi, selama ini, banyak pelaku diet karbo yang salah paham. Mereka menghindari makan karbohidrat agar berat badan cepat turun. Ujung-ujungnya, banyak yang merasa lemas, tidak bertenaga, napas dan keringat mengeluarkan bau yang tak sedap, sakit kepala, serta mudah mengantuk. Sebenarnya, itu adalah tanda-tanda tubuh kekurangan karbohidrat.

    Jadi, walau melakukan diet karbo, jangan hilangkan karbohidrat dari menu harian Sobat! Lagi pula, sumber karbohidrat bukan hanya nasi saja, banyak makanan lain yang juga mengandung karbohidrat, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan.

    Intinya, tak semua makanan yang mengandung karbohidrat adalah musuh pelaku diet. Jadi, untuk melakukan diet karbo yang benar, bukan menghilangkan karbohidrat dari menu, tapi memasukkan karbohidrat baik yang rendah kalori dan tinggi serat. Misalnya, kacang-kacangan.

    Makanan golongan ini kaya nutrisi lengkap yang bagus untuk tubuh kita seperti jenis serat yang dibutuhkan oleh jantung, karbohidrat kompleks, antioksidan, protein, vitamin dan juga mineral. Studi juga mencatat, orang yang rutin mengonsumsi kacang-kacangan memiliki berat badan relatif lebih rendah daripada mereka yang menghindari kacang-kacangan loh!

    Panduan Diet Karbo

    Sebelum kita membahas menu diet karbo yang sehat dan tepat untuk mengurangi berat badan, ada baiknya kita pahami dulu hal satu ini. Bahwa, pilihan menu makanan yang Sobat buat, tergantung pada beberapa hal. Misalnya, seberapa sehat tubuh Sobat, seberapa banyak Sobat berolahraga (melakukan aktivitas fisik) dan seberapa besar berat badan yang ingin disingkirkan dari tubuh Anda.

    Sebagai panduan dalam membuat menu, ini ada 2 rumus dasar bagi Anda yang ingin melakukan diet rendah karbohidrat, yaitu:

    1. Jenis Makanan yang Diperbolehkan

    Bahan makanan yang bisa dimakan antara lain: daging (daging ayam tanpa kulit, daging sapi, domba) ikan (ikan air tawar maupun laut), telur (sebaiknya pilih telur Omega 3), sayur (bayam, brokoli, wortel, kembang kol, dan sebagainya), kacang-kacangan (almond, kenari, biji bunga), biji-bijian non gluten, buah-buahan yang mengandung banyak serat (misalnya pisang, buah berry, pir), susu tinggi lemak dan olahannya seperti keju dan mentega (namun batasi konsumsi per hari), minyak sehat (minyak kelapa, zaitun, almond, minyak ikan), serta makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti oatmeal, buckwheat (soba), dan umbi-umbian.

    2. Makanan yang Dihindari

    Sebaiknya, ketika melakukan diet karbo, hindari 6 kelompok bahan makanan ini, yaitu:

    – Gula Tinggi
    Singkirkan makanan dan minuman yang mengandung kadar gula tinggi dari menu harian Anda. It’s a big NO, NO! Misalnya, minuman ringan bersoda, jus buah (pakai gula), sirup, permen, puding, es krim, yogurt rasa buah, atau aneka kue manis.

    – Biji-bijian Olahan (regined grains), seperti gandum, beras (nasi), roti, sereal dan pasta.

    – Lemak Trans (lemak tak jenuh)
    Biasanya makanan yang mengandung lemak trans lezat dan gurih, tetapi buruk bagi kesehatan apalagi kalau kita sedang diet. Umumnya bisa ditemui pada makanan cepat saji, gorengan, makanan kemasan, dan lain sebagainya.

    Baca Juga: 8 Makanan Rendah Lemak untuk Diet yang Enak dan Mengenyangkan

    – Produk Rendah Lemak
    Jangan terjebak! Banyak produk makanan atau minuman seperti susu, teh, sereal, atau biskuit yang meng-klaim rendah lemak dan bagus untuk diet, tapi sebenarnya menambah kandungan gula di dalamnya.

    – Makanan Olahan
    Apapun jenis makanan hasil olahan pabrik, sebaiknya jangan dimakan dulu kalau sedang diet karbo. Ini termasuk makanan beku, camilan (snack) gurih yang kaya garam, dan sebagainya.

    – Sayuran Bertepung
    Tahukah Sahabat, ternyata ada jenis sayur yang mengandung tepung. Sayuran ini mempunyai indeks glikemik yang lebih tinggi sehingga dapat menaikkan kadar gula darah jika dikonsumsi terlalu sering. Menurut penelitian yang pernah dilakukan di Harvard’s T.H. Chan School of Public Health, sayuran bertepung justru bisa meningkatkan berat badan. Dalam diet karbo, sayuran bertepung seperti kentang, jagung, dan kacang polong sebaiknya jauhkan dalam daftar!

    Menu Diet Karbo Dalam Seminggu

    Nah, sekarang Sahabat sudah tahu kan bahan makanan yang dianjurkan dan dipantangkan dalam melakukan diet karbo? Berikut ini 7 menu diet karbo yang sehat dan tepat untuk mengurangi berat badan. Contoh ini adalah menu sederhana dalam seminggu, yang mengandung kurang dari 50 gram karbohidrat per hari. (Catatan: sayur sebaiknya direbus/kukus, dan makanan diolah (tumis/goreng) dengan minyak kelapa/zaitun). Namun, bagi Sobat yang aktif dan tidak terlalu ingin menurunkan berat badan dalam jumlah banyak, Sobat dapat makan sedikit lebih banyak dari porsi karbohidrat yang dianjurkan.

    1. Menu Senin
    Sarapan: Omelet telur (goreng dengan minyak kelapa atau mentega), dan sayur rebus/kukus
    Makan siang: Grass-fed yogurt (yoghurt yang dihasilkan dari sapi yang diberi pakan rumput), blueberry dan segenggam kacang almond
    Makan malam: Burger keju (tanpa roti) disajikan dengan sayuran dan saus salsa

    2. Menu Selasa
    Sarapan: Bacon dan telur
    Makan siang: Burger dan sayuran dari satu hari sebelumnya
    Makan malam: Ikan salmon dan sayuran

    3. Menu Rabu
    Sarapan: Telur (goreng dengan minyak kelapa atau mentega), dan sayur rebus/kukus
    Makan siang: Salad udang yang ditumis dengan minyak zaitun
    Makan malam: Ayam panggang dengan sayur rebus/kukus

    Baca Juga: 6 Cara Sehat Menurunkan Berat Badan dalam Waktu Sebulan

    4. Menu Kamis
    Sarapan: Omelet telur (goreng dengan minyak kelapa atau mentega), dan sayur rebus/kukus Makan siang: Minuman smoothie dengan santan, buah beri, almond dan bubuk protein
    Makan malam: Steak dan sayuran rebus/kus atau sup sayur

    5. Menu Jumat
    Sarapan: Bacon dan telur (boleh ganti dengan oatmeal)
    Makan siang: Salad ayam yang diberi minyak zaitun
    Makan malam: Daging sapi/domba dan sayuran rebus/kukus

    6. Menu Sabtu
    Sarapan: Telur rebus dan sayuran
    Makan siang: Grass-fed yogurt dengan buah beri, kelapa serut, dan segenggam kacang kenari
    Makan malam: Bakso kuah dilengkapi dengan sayuran

    7. Menu Minggu
    Sarapan: Bacon dan telur rebus
    Makan siang: Smoothie bersantan, buah beri dan bubuk protein cokelat
    Makan malam: Ayam panggang (pilih yang sayap) dan bayam segar/mentah

    Banyak Minum Air Putih

    Perlu diingat, agar diet karbo yang Sobat lakukan sukses, perbanyak minum air putih. Disiplinlah dalam mengatur pola makan yang sehat sesuai porsi (jangan berlebih), lengkapi dengan olahraga (tak perlu berat, misalnya jalan kaki, naik turun tangga, dan sebagainya), jangan begadang dan pastikan Sobat cukup tidur. Hal yang paling penting adalah tetap semangat dan tidak mudah putus asa! Jika Sobat telaten melakukan cara-cara di atas, berat badan dipastikan akan turun dan semoga bisa mencapai berat yang Sobat inginkan.

    Nah, itulah 7 menu diet karbo yang sehat dan tepat untuk mengurangi berat badan. Info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. A Low-Carb Diet Meal Plan and Menu That Can Save Your Life [Internet]. Healthline. 2018 [cited 15 August 2018]. Available from: healthline.com/nutrition/low-carb-diet-meal-plan-and-menu
    2. Media K. 8 Jenis Karbohidrat Sehat dan Aman bagi Berat Badan – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2018 [cited 15 August 2018]. Available from: lifestyle.kompas.com/read/2015/07/27/174500423/8.Jenis.Karbohidrat.Sehat.dan.Aman.bagi.Berat.Badan
    3. Setyanti C. Sayuran Paling ‘Berbahaya’ untuk Manusia Menurut Penelitian [Internet]. gaya hidup. 2018 [cited 15 August 2018]. Available from: cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170904142013-262-239303/sayuran-paling-berbahaya-untuk-manusia-menurut-penelitian
    4. Wajib Makan, 5 Karbohidrat yang Justru Bisa Menurunkan Berat Badan! [Internet]. vemale.com. 2018 [cited 15 August 2018]. Available from: vemale.com/kesehatan/111352-wajib-makan-5-karbohidrat-yang-justru-bisa-menurunkan-berat-badan.html

    Read More
  • Sehat dan langsing adalah idaman wanita. Kalau badan kamu ramping, selain penampilan lebih cantik, gerakan pun jadi lebih gesit. Tak hanya itu, kepercayaan diri kamu jadi meningkat bukan? Tak heran demi memiliki tubuh langsing, banyak perempuan rela melaparkan diri dengan melakukan diet sangat ketat, melakukan perawatan pelangsingan tubuh di klinik kecantikan, hingga membayar instruktur olahraga […]

    Inilah 10 Tips Langsing Alami, Mudah Kok!

    Sehat dan langsing adalah idaman wanita. Kalau badan kamu ramping, selain penampilan lebih cantik, gerakan pun jadi lebih gesit. Tak hanya itu, kepercayaan diri kamu jadi meningkat bukan? Tak heran demi memiliki tubuh langsing, banyak perempuan rela melaparkan diri dengan melakukan diet sangat ketat, melakukan perawatan pelangsingan tubuh di klinik kecantikan, hingga membayar instruktur olahraga pribadi. Padahal, ada cara alami untuk menurunkan berat badan. Penasaran? Kamu bisa coba 10 tips langsing alami berikut ini, mudah kok!

    Baca Juga: 8 Siasat Tubuh Tetap Langsing Saat Travelling

    1. Minum Air Putih dan Teh Hijau

    Selalu memulai hari dengan minum 1-2 gelar air putih, sesaat setelah kamu bangun di pagi hari. Menurut penelitian, minum air putih di pagi hari membantu meningkatkan metabolisme dan mengeluarkan racun dari tubuh kamu. Air putih tidak memiliki kalori, jadi cocok sekali digunakan untuk membantu mengendalikan rasa lapar dan mencegah kamu dari makan kalori yang tidak perlu. Saat merasa perut kamu lapar, jangan langsung makan berat. Coba dulu dengan minum air putih segelas. Terkadang, orang salah mengartikan sinyal tubuh. Bisa jadi sebenarnya kamu bukan lapar, melainkan haus.

    Selain air putih, kamu bisa meminum cairan sehat yang lain, yakni teh hijau. Teh hijau sudah terbukti mengandung antioksidan dan berbagai zat yang bermanfaat bagi kesehatan. Teh hijau dapat meningkatkan pembakaran lemak dan membantu menurunkan berat badan jika dikonsumsi secara rutin.

    Produk Terkait: Jual Teh Hijau Kepala Djenggot 60 Gram Isi 25

    The University of Maryland Medical Center merekomendasikan minum teh hijau sebanyak 2 hingga 3 cangkir per hari, di mana setiap cangkir mengandung sekitar 200 miligram katekin.

    Senyawa katekin yang paling umum terdapat dalam teh hijau adalah EGCG (epigallocatechin gallate) yang berfungsi meningkatkan metabolisme. Namun, jangan gunakan air mendidih untuk menyeduh teh hijau sebab air yang terlalu panas bisa merusak katekin.

    Perlu diingat juga, teh hijau bisa menghambat proses penyerapan zat besi dari makanan yang kamu makan. Oleh sebab itu, jangan minum teh hijau bersamaan dengan makan. Minumlah selang 1-2 jam setelah kamu makan.

    2. Berjalan Setelah Makan

    Mulai sekarang, cobalah lakukan kebiasaan berjalan yang dilakukan tak lama setelah makan. Cukup 10 menit berjalan, cara ini dapat membantu membakar beberapa kalori dengan cepat, meningkatkan sirkulasi darah dan memperlancar sistem pencernaan tubuh.

    Tahukah kamu, berjalan selama 5 menit yang dilakukan setelah makan memperbaiki kadar gula dalam darah lebih banyak dibandingkan berjalan selama 45 menit di pagi hari.

    Jadi, tunggu apalagi. Jangan bermalas-malas dengan duduk di sofa atau malah tiduran setelah makan. Beranjaklah dan mulai berjalan-jalan sekitar 10-15 menit.

    Baca Juga: Ingin Aman Berjalan Kaki Tanpa Alas? Simak 4 Tips Berikut!

    3. Makan Berbagai Buah

    Mengonsumsi berbagai jenis buah dapat membantu kamu menurunkan berat badan. Buah kaya akan serat, mengandung gula alami dan membuat perut terasa kenyang lebih lama.

    Dr. Gargi Sharma, Konsultan Diet dari New Delhi, India, menyarankan agar mengusahakan makan lima (5) porsi buah setiap hari dan memilih warna yang berbeda.

    Ada buah-buahan tertentu yang lebih tinggi serat dan pektin. Keduanya berfungsi sebagai pembakar lemak alami yang dapat membantu meningkatkan metabolisme dan membantu menurunkan berat badan. Selain itu, buah-buahan sarat dengan dengan vitamin, mineral, dan antioksidan serta rendah lemak dan kalori. Contoh buah yang bisa membantu menurunkan berat badan kamu adalah semangka, jambu biji, pir, jeruk, bluberi, stroberi, dan peach.

    4. Konsumsi Sayuran Hijau

    Sayuran hijau kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh, mengandung mineral, kaya serat, vitamin dan kalsium. Makan sayuran bisa membuat perut kenyang lebih lama. Cobalah untuk memasukkan sayuran hijau ke dalam menu makanan kamu. Sayuran hijau yang tinggi serat seperti bayam, seledri, selada, kubis, pare, mentimun, dan brokoli bisa membantu menurunkan berat badan.

    Produk Terkait: Jual Vegefrut Kapsul Ekstrak Sayur dan Buah

    Masukkan menu makanan yang  terdiri dari sayuran hijau. Kamu bisa merebus, kukus atau memakannya mentah dalam bentuk salad. Cobalah buat menu makanan sendiri dengan campuran berbagai jenis sayuran hijau setiap minggu. Tambahkan juga banyak makanan berprotein tetapi rendah lemak, seperti kacang, biji-bijian, dan sayuran. Jika kamu ingin membuat salad yang terdiri dari campuran sayuran hijau, jangan gunakan dressing seperti mayones atau krim, tetapi gantilah dengan minyak zaitun, lada dan cuka balsamic.

    5. Makan di Rumah

    Sesibuk apapun kamu, cobalah untuk makan di rumah. Sebagian besar restoran atau tempat makan menyajikan makanan yang mengandung banyak lemak dan kalori. Tentu ini tak baik dan bisa merusak kesehatan jika dikonsumsi secara teratur. Selain itu, kamu akan lebih mudah tergoda untuk mencoba berbagai jenis makanan jika makan di restoran atau tempat makan. Berbeda dengan di rumah, pilihan makanan yang tersaji terbatas. Dan, kamu punya kontrol yang lebih besar terhadap makanan apa yang masuk ke dalam tubuh sehingga bisa menyiapkan sesuatu yang sehat. Mulailah batasi acara makan di luar rumah setiap minggu, dan rasakan perbedaannya.

    6. Mengangkat Benda Berat

    Coba lakukan latihan angkat beban, bisa menggunakan barbel. Jika kamu tidak punya barbel di rumah, ambil dua ember yang sudah kamu isi dengan batu. Lakukan latihan angkat beban ini setiap dua minggu. Latihan mengangkat beban dapat meningkatkan hormon pertumbuhan dan menurunkan berat badan lebih cepat.

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    7. Kurangi Garam

    Makanan yang gurih memang enak, ya? Namun, jika kamu suka mengemil keripik kentang atau makanan olahan lain yang kaya akan sodium, hanya akan membuat membuat berat badanmu melonjak.

    Makanan semacam itu menambahkan sejumlah besar garam sebagai pengawet. Garam mengandung natrium. Nah, makanan natrium tinggi menyebabkan retensi air dalam tubuh yang dapat membuat perut kembung. Selain itu, garam bersifat adiktif. Ini membuat kamu tidak puas hanya dengan makan sebungkus keripik kentang saja, dan ingin membuka bungkusan selanjutnya. Padahal, tahukah kamu, 1 bungkus keripik kentang (potato chip) ukuran kecil mengandung hampir 500 kalori. Dan untuk membakar kalori ini, butuh waktu 45 menit berolahraga.

    Jadi, kurangi makan camilan yang kaya garam. Sobat harus disiplin untuk tidak memakannya, kamu telah menghindari kelebihan kalori dan tanpa sadar berat badan kamu perlahan-lahan akan turun.

    8. Lari

    Ya, lari! Olahraga ini sangat membantu kamu untuk membakar kalori, mengurangi stres, dan menekan hormon nafsu makan. Jika kamu terbiasa berjalan, cobalah sedikit berlari-lari kecil di sela interval jalan kamu. Berlari (jogging) membantu tubuh untuk membakar lebih banyak kalori lebih cepat daripada berjalan dalam waktu yang sama. Tak hanya itu saja. Penelitian menyebutkan bahwa seseorang terus membakar lebih banyak kalori selama dua jam setelah ia berhenti berlari. Wah, hebat, kan. Masukkan agenda lari dalam olahraga kamu. Olahraga ini sangat mudah, gratis dan menyehatkan.

    9. Lakukan Push-up atau Squats

    Push up dan squats merupakan salah satu latihan yang paling efektif untuk membakar kalori. Dengan hanya melakukan latihan push-up atau squats selama 15 menit, tubuh akan mengeluarkan banyak sekali keringat. Hasilnya terlihat seolah-olah kamu baru saja berolahraga di gym. Jurnal American College of Sports Medicine’s Health & Fitness mengemukakan bahwa latihan bodyweight seperti push up dan squats adalah salah satu latihan yang paling efektif untuk membakar kalori dan lemak berlebih. Sangat direkomendasikan dalam proses menurunkan berat badan.

    Jika kamu melakukan latihan ini dengan cara dan porsi yang  tepat, tubuhmu akan membakar lebih banyak lemak. Tak hanya itu, setelah 72 jam melakukan gerakan latihan ini, metabolisme tubuh juga akan membaik. Cukup lakukan gerakan push-up dasar, yakni letakkan dua telapak tangan di lantai dengan bertumpu pada kedua kaki. Lakukan push up sebisa kamu selama 30 detik, tapi sebaiknya lebih dari 15 kali. Begitu pula dengan squats. Lakukan gerakan jongkok – berdiri ini berulang sebanyak 15 – 20 kali dalam 30 detik. Sudut yang tercipta di lutut saat jongkok setidaknya mendekati 90 derajat, dan usahakan punggung tetap lurus dan kokoh saat melakukan latihan ini.

    10. Menari

    Kamu suka mendengarkan musik? Mulailah menari diiringi irama musik yang menarik. Menggabungkan latihan/olahraga dengan rutinitas menari akan mempercepat proses penurunan berat badan kamu. Kalau kamu malas menari sendirian, ajaklah teman-teman untuk menari bersama. Bila perlu, kamu juga bisa mengikuti kelas tari. Selain bisa menurunkan berat badan, kamu juga bisa mengembangkan bakat tari kamu. Bonusnya, kamu kenalan dengan lebih banyak teman baru.

    Baca Juga: 5 Cara Langsing dengan Menu Berikut Ini

    Nah, Sahabat, demikianlah 10 tips langsing alami yang bisa kamu coba. Mudah, bukan? Namun, jangan lupakan istirahat atau tidur cukup, ya. Terkadang wanita terlalu fokus menurunkan berat badan sehingga tidak memerhatikan keletihan tubuh. Tubuh memerlukan istirahat untuk perbaikan otot dan butuh waktu untuk pulih kembali. Terlalu banyak berlatih bisa membuat kamu lesu atau depresi. Jadi, luangkan waktu untuk beristirahat. Ingat, olahraga ringan yang dilakukan secara teratur lebih baik daripada memaksakan diri untuk berolahraga setiap hari.

    Untuk informasi lebih lanjut perihal cara menurunkan berat badan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, Sahabat bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa/.

     

    Referensi:

    1. Best Ways to Use Green Tea for Weight Loss [Internet]. Teami Blends. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: teamiblends.com/best_ways_to_use_green_tea_for_weight_loss
    2. Articles H, Loss W. How to Become Slim in 3 to 10 Days [Internet]. Practo.com. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: practo.com/healthfeed/how-to-become-slim-in-3-to-10-days-3420/post
    3. 7 Simple Ways to Get Slim Naturally | Lose Weight Fast | Lose Weight Fast Naturally | Best Natural Diet [Internet]. Teluguone.com. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: teluguone.com/vanitha/content/lose-weight-fast-74-14496.html
    4. Food T, Loss W, Weight T, Food N, Videos R, Home H et al. These 7 Fruits Can Help You Lose Weight [Internet]. NDTV Food. 2018 [cited 28 August 2018]. Available from: food.ndtv.com/weight-loss/these-7-fruits-can-help-you-lose-weight-1340094
    Read More
  • Sobat gemar berolahraga? Jika ya, tentu selain menyenangkan, berolahraga juga memberi manfaat yang baik untuk kesehatan. Saat ini kita sudah mengenal banyak sekali macam-macam olahraga. Kita pun bebas memilih olahraga mana yang kita sukai dan cocok untuk diri kita sendiri, mulai dari olahraga yang ringan dan sederhana, hingga yang cukup sulit dan menantang. Masing-masing olahraga […]

    3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    Sobat gemar berolahraga? Jika ya, tentu selain menyenangkan, berolahraga juga memberi manfaat yang baik untuk kesehatan. Saat ini kita sudah mengenal banyak sekali macam-macam olahraga. Kita pun bebas memilih olahraga mana yang kita sukai dan cocok untuk diri kita sendiri, mulai dari olahraga yang ringan dan sederhana, hingga yang cukup sulit dan menantang.

    Masing-masing olahraga sebenarnya punya tujuan yang berbeda-beda loh, ada yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran dan membakar lemak, ada pula yang bertujuan membentuk dan meningkatkan ketahanan otot, dan ada pula yang bertujuan meningkatkan elastisitas tubuh, otot, dan sendi. Untuk itu, kali ini kita akan membahas jenis-jenis olahraga yang ada sesuai dengan kategori yang tepat, sehingga kita dapat memilih jenis olahraga yang tepat untuk dilakukan sesuai dengan tujuan yang Sobat harapkan.

    Olahraga adalah aktivitas yang mengerahkan tenaga dan bertujuan untuk latihan tubuh, rekreasi, maupun kebugaran. Jenis-jenis olahraga dapat dikelompokkan menjadi tiga kategori secara umum, yaitu:

    1. Olahraga aerobik (aerobic exercise),
    2. Olahraga ketahanan (resistance exercise), dan
    3. Olahraga fleksibilitas (flexibility exercise).

    Aerobic exercise

    Atau sering dikenal sebagai ‘cardio’, merupakan olahraga yang meningkatkan kerja jantung untuk memompa darah dan oksigen menuju otot-otot yang sedang bekerja. Olahraga jenis ini akan meningkatkan denyut jantung dan frekuensi pernapasan kita supaya olahraga dapat tetap berlangsung. Contoh jenis olahraga yang termasuk dalam kategori aerobik adalah berjalan kaki, jogging, lari, renang, bersepeda, menari, berbagai gerakan pada kelas aerobik, dan olahraga dalam tim seperti sepak bola, basket, voli, dan lain-lain.

    Olahraga aerobik sangat baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, menurunkan dan menjaga berat badan ideal, menurunkan depresi dan meningkatkan mood positif, meningkatkan kemampuan kerja otak, dan bahkan dapat mencegah berbagai macam kanker. Aerobik sangat dianjurkan bagi mereka yang mengalami obesitas dan diabetes. Penelitian menunjukkan olahraga aerobik adalah olahraga yang paling efektif untuk menurunkan berat badan pada kondisi obesitas.

    Resistance exercise

    Berbeda dari aerobik, olahraga ini berfokus pada kontraksi otot dengan tujuan meningkatkan kekuatan otot, massa otot, dan ketahanan otot. Sebenarnya olahraga ini memicu robekan mikro pada sel otot. Sel otot kemudian akan beregenerasi sehingga bertambah besar dan kuat. Manfaat dari olahraga jenis ini adalah untuk meningkatkan kekuatan otot dan membentuk otot, mengingat seiring dengan bertambahnya usia sel-sel otot pun semakin berkurang. Tetapi dengan olahraga ketahanan ternyata proses tersebut akan melambat atau bahkan sebaliknya. Manfaat lain berupa meningkatkan kekuatan tulang, mencegah osteoporosis, menurunkan risiko jatuh pada usia tua, dan menjaga berat badan tetap ideal. Contoh jenis olahraga ketahanan tidak lain adalah semua aktivitas yang berhubungan dengan angkat beban, seperti latihan otot dengan barbel/dumbell, ataupun menggunakan tubuh kita sebagai beban untuk melatih otot tertentu (bodyweight exercise), seperti push-up, pull-up, sit-up, squat, dan sebagainya.

    Flexibility exercise

    Merupakan kumpulan olahraga ‘stretching’ atau peregangan otot. Tujuan olahraga ini adalah untuk meningkatkan kelenturan otot dan range of motion (ROM) sendi. Olahraga ini juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya cedera otot dan mengurangi asam laktat yang menyebabkan nyeri otot, sehingga dianjurkan untuk dilakukan sebelum dan setelah melakukan olahraga jenis lainnya. Dan jangan salah sangka, olahraga fleksibilitas jika dilakukan dengan teratur ternyata juga dapat meningkatkan kekuatan otot dan performa dalam berolahraga. Contoh dari olahraga fleksibilitas adalah semua gerakan yang berhubungan dengan stretching, termasuk olahraga yoga dan tai-chi.

    Masing-masing dari ketiga jenis olahraga ini dapat membakar kalori yang berbeda-beda. Mari kita lihat contoh-contoh dari masing-masing jenis olahraga dan perkiraan kalori yang dibakar pada tabel di bawah ini:

     

    Tabel 1. Contoh beberapa aktivitas olahraga aerobik dan perkiraan kalori yang dibakar dalam 30 menit.2,6,7

    Contoh Aktivitas Olahraga Kalori yang Dibakar dalam 30 menit*
    Aerobic exercise

    Berjalan kaki

    Berlari (8 km/jam)

    Bersepeda santai

    Bersepeda (19 km/jam)

    Berenang

    Sepak bola

    Menari

    Basket

    88-110 kalori240 kalori

    61 kalori

    240 kalori

    180 kalori

    240-270 kalori

    90-180 kalori

    240 kalori

    Resistance exercise

    Latihan angkat beban

    Bodyweight exercise (push up, pull up, dan lain)

    90-180 kalori135 kalori
    Flexibility exercise

    Stretching dan yoga

    120 kalori

    *perkiraan kalori yang dibakar pada individu dengan berat badan ± 60 kg. Berat badan lebih dari ini dapat membakar lebih dari yang diperkirakan, dan begitu pula sebaliknya.

    Ternyata mengetahui jenis-jenis olahraga ini cukup menarik bukan? Masing-masing memiliki tujuan dan manfaat yang berbeda-beda. Menggabungkan ketiganya dalam program olahraga Anda pun tidak masalah, asal tetap berfokus pada jenis olahraga yang Sobat lebih inginkan manfaatnya. Pilihlah jenis olahraga yang tepat sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap olahraga yang tepat untuk membakar kalori dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Madden CC, Putukian M, McCarty EC, Young CC. Netter’s sports medicine. 2nd ed. Philadelphia: Elsevier; 2018. p. 117-40.
    2. MedicineNet. Weil R, Stöppler MC. Aerobic exercise. Diakses 29 Juli 2018. Available at: medicinenet.com
    3. Chaudhary S, Kang MK, Sandhu JS. The effects of aerobic versus resistance training on cardiovascular fitness in obese sedentary females. Asian Journal of Sports Medicine. 2010;1(4);177–184.
    4. EmedicineHealth. Weil R. Stöppler MC. Resistance training. Diakses 29 Juli 2018. Available at: emedicinehealth.com
    5. LiveScience. Rettner R. Flexibility exercise: everything you need to know. Updated 8 Juli 2016. Diakses 29 Juli 2018. Available at: livescience.com
    6. Harvard Health Publising. Calories burned in 30 minutes for people of three different weight. Updated 17 Maret 2017. Diakses 29 Juli 2018. Available at: health.harvard.edu
    7. Bean A. The complete guide to sports nutrition. London: A & C Black Publishers; 2009. p. 161.
    Read More

Showing 21–24 of 24 results

Chat Dokter 24 Jam