Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Imunisasi

Showing 41–50 of 130 results

  • Tahun ini, Kementerian Kesehatan secara resmi melakukan penambahan jumlah imunisasi rutin wajib di Indonesia. Jika sebelumnya, imunisasi rutin memiliki 11 vaksin, kini bertambah menjadi 14 vaksin.  Imunisasi merupakan salah satu program pemerintah dalam mempermudah masyarakat untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dengan memberi subsidi vaksin. Artinya, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan vaksin […]

    Mengenal 3 Jenis Baru Vaksin Wajib Untuk Anak – Anak

    Tahun ini, Kementerian Kesehatan secara resmi melakukan penambahan jumlah imunisasi rutin wajib di Indonesia. Jika sebelumnya, imunisasi rutin memiliki 11 vaksin, kini bertambah menjadi 14 vaksin. 

    Imunisasi merupakan salah satu program pemerintah dalam mempermudah masyarakat untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik dengan memberi subsidi vaksin. Artinya, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mendapatkan vaksin tersebut, termasuk vaksin Human Papilloma Virus (HPV).

    Mengenal Tiga Jenis Baru Vaksin Wajib Untuk Anak-anak

    Mengenal 3 Jenis Baru Vaksin Wajib Untuk Anak-anak

    11 Jenis Vaksin yang sudah Digunakan dalam Program Imunisasi

    Berikut 11 jenis vaksin yang sudah lebih dulu digunakan dalam program imunisasi, antara lain:

    Imunisasi dasar lengkap untuk bayi usia 0 – 11 bulan.

    • 1 Bulan : BCG Polio 1 untuk mencegah penularan tuberculosis dan polio
    • 2 Bulan : DPT-HB-Hib 1 Polio 2, mencegah polio, difteri, batuk rejan, retanus,  hepatitis B, meningitis, & pneumonia
    • 3 Bulan : DPT-HB-Hib 2 Polio 3
    • 4 Bulan : DPT-HB-Hib 3 Polio 4
    • 9 Bulan : Campak, mencegah campak

    Imunisasi lanjutan bayi usia 18-24 bulan

    • Imunisasi DPT-HB-Hib 1 dosis, untuk mencegah penyakit difteri, pertussis, tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis
    • Imunisasi campak rubella 1 dosis
    • Imunisasi lanjutan pada anak sekolah dasar melalui program tahunan Bulan Imunisasi Nasional
    • Imunisasi campak rubella dan DT pada anak kelas 1
    • Imunisasi tetanus difteri td pada anak kelas 2 dan kelas 5

    Adapun penambahan 3 jenis vaksin baru vaksin yang dimasukkan ke dalam imunisasi rutin

    • Vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV)
    • Vaksin Rotavirus
    • Vaksin Human Papilloma Virus (HPV).

    imunisasi anak di rumah, imunisasi anak hemat, imunisasi anak murah, imunisasi si kecil

    Vaksin Pneumococcal Conjugate Vaccine (PCV)

    Imunisasi PCV adalah cara tepat dalam mencegah penyakit pneumonia karena imunisasi ini dapat melindungi Si Kecil dari bakteri Streptococcus pneumoniae.

    Bakteri pneumokokus dapat menyebabkan beberapa penyakit, seperti radang paru-paru (pneumonia), infeksi darah (bakteremia), dan radang selaput otak (meningitis). Setidaknya pada 2015, ada sekitar 14 persen dari 147 anak balita di Indonesia yang meninggal akibat bakteri pneumokokus. 

    Imunisasi PCV lengkap harus diberikan secara berkala pada bayi di usia 2, 4, 6, dan 12 – 15 bulan. Dengan melakukan imunisasi secara lengkap, diharapkan Si Kecil dapat terhindar dari bahaya penyakit pneumonia ini. 

    Vaksin Rotavirus

    Vaksin rotavirus bekerja untuk melindungi Si Kecil dari diare akibat infeksi rotavirus. Vaksin ini bisa menjadi berbahaya karena berisiko tinggi menyebabkan bayi dan anak mengalami dehidrasi.

    Vaksin rotavirus terbagi menjadi dua jenis, yakni :

    • Vaksin rotavirus monovalen 

    diberikan sebanyak dua kali di usia 6-14 minggu dan dosis kedua dalam 4 minggu setelah dosis pertama. 

    • Vaksin rotavirus pentavalent

    diberikan sebanyak 3 kali. Dosis pertama diberikan saat bayi berusia 2 bulan atau sekitar 6-10 minggu, sedangkan dosis kedua dan ketiga harus diberikan dengan jarak 4-10 minggu setelah vaksin sebelumnya. Batas maksimal dosis ketiga adalah saat bayi mencapai usia 32 minggu. 

    Baca Juga: Yuk Moms, Cek Lagi Jadwal Imunisasi Balita Anda

    Vaksin Human Papilloma Virus (HPV)

    Vaksin selanjutnya yang masuk ke dalam daftar imunisasi rutin adalah Vaksin Human Papilloma Virus (HPV). Vaksin HPV adalah jenis vaksin yang berguna untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus (HPV)

    Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, vaksin HPV disarankan untuk diberikan pada anak-anak yang memasuki masa remaja, baik untuk perempuan maupun laki-laki. 

    Pada anak berusia 9-14 tahun, vaksin HPV diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak pemberian 6-12 bulan antar vaksin.

    Sementara pada usia di atas 15 tahun dan orang dewasa, vaksin HPV perlu diberikan sebanyak 3 kali. Dosis kedua diberikan setelah 1-2 bulan dosis pertama, lalu dosis ketiga diberikan 6 bulan setelah dosis pertama.

    Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan imunisasi merupakan cara yang paling tepat dan murah untuk mencegah kematian ibu dan anak. Pasalnya, vaksinasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang lebih murah dan lebih efektif daripada intervensi ketika seseorang sudah masuk perawatan di rumah sakit.

    Itulah sebabnya Moms, melengkapi vaksinasi anak sangat direkomendasikan karena sudah terbukti mampu menurunkan risiko penularan suatu penyakit. Tak hanya itu, melakukan vaksinasi juga dapat menurunkan risiko sakit berat dan komplikasi serta bisa lebih hemat (cost effective) dibanding mengeluarkan biaya rawat inap atau pengobatan jika terinfeksi.

    Baca Juga: Cegah Diare Anak Akibat Rotavirus dengan Vaksinasi

    Ayo jadwalkan vaksinasi Anda dan keluarga bersama Prosehat. Layanan ini dapat dilakukan di klinik mitra ProSehat di Grand Wisata Bekasi dan Palmerah Jakarta Barat atau di rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Anda.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Kemenkes – Sehat Negeriku. Kemenkes Tambah 3 Jenis Vaksin Imunisasi Rutin, Salah Satunya HPV.
    2. IDAI. Sekilas Vaksin Pneumokokus.
    3. WHO. Pneumococcus.
    4. IDAI. Sekilas tentang vaksin HPV.
    5. Kidshealth.org. Your Child’s Immunizations: Human Papillomavirus (HPV) Vaccine (for Parents).
    6. NHS. Rotavirus vaccine overview.
    Read More
  • Beberapa bulan belakangan ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai. Pemerintah pun mengumumkan bahwa Indonesia akan memasuki fase transisi dari pandemi menjadi endemi Covid-19 dengan berbagai pertimbangan. Walau demikian, bukan berarti virus corona sudah menghilang ya! Melandainya kasus Covid-19 memberi kesempatan bagi Anda dan keluarga untuk berlibur ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Sama juga […]

    Vaksin Flu: Perlindungan Ekstra Bagi Anak dan Dewasa Saat Liburan

    Beberapa bulan belakangan ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai. Pemerintah pun mengumumkan bahwa Indonesia akan memasuki fase transisi dari pandemi menjadi endemi Covid-19 dengan berbagai pertimbangan. Walau demikian, bukan berarti virus corona sudah menghilang ya!

    Vaksin Flu Perlindungan Ekstra Bagi Anak dan Dewasa Saat Liburan

    Vaksin Flu: Perlindungan Ekstra Bagi Anak dan Dewasa Saat Liburan

    Melandainya kasus Covid-19 memberi kesempatan bagi Anda dan keluarga untuk berlibur ke luar kota, bahkan ke luar negeri. Sama juga halnya bagi pelancong dari luar negeri yang berwisata ke Indonesia.

    Anda tetap perlu waspada saat mengunjungi keramaian. Apalagi kalau si Kecil belum divaksinasi Covid-19, atau jika Anda bepergian dengan orang lanjut usia (lansia), atau bersama orang yang memiliki penyakit penyerta (komorbid).

    Bagaimana caranya? Salah satunya adalah dengan melakukan vaksinasi flu (influenza) sebelum bepergian.

    Mengapa Vaksin Flu Penting?

    Vaksin Flu melindungi diri dari infeksi virus influenza. Selain menyebabkan gejala seperti flu (demam, nyeri otot, pilek, batuk, dll), virus ini dapat menyebabkan sakit berat jika daya tahan tubuh Anda tidak bagus saat terinfeksi.

    Contoh komplikasinya seperti paru-paru basah (pneumonia), infeksi telinga, dan memperburuk kondisi gagal jantung, asma, dan diabetes bila Anda memilikinya.

    Yang lebih mengkhawatirkan, virus ini terus bermutasi layaknya sifat virus pada umumnya. Oleh sebab itu, para ahli menyarankan untuk meng-update vaksin flu setiap satu tahun sekali.

    vaksin ke rumah, layanan ke rumah, vaksinasi di rumah aja

    Bagaimana Vaksin Flu Melindungi Terhadap Covid-19?

    Sebuah penelitian terhadap 27.000 partisipan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa angka kematian lebih rendah pada mereka yang terinfeksi Covid-19 dan sudah divaksin influenza. Selain itu juga menunjukkan rendahnya kebutuhan perawatan intensif dan penggunaan bantuan alat nafas pada pasien Covid-19 yang telah divaksinasi influenza.

    Maka, vaksin flu adalah perlindungan ekstra yang bisa Anda berikan untuk diri sendiri, anak, dan keluarga terhadap risiko penularan berbagai penyakit menular.

    Baca Juga: Vaksin Influenza Trivalen atau Quadrivalen? Kenali Perbedaannya!

    Pelindung Bagi Balita

    Sekitar satu setengah tahun yang lalu vaksin Covid-19 berhasil diciptakan dan diedarkan untuk digunakan oleh seluruh masyarakat berusia 6 tahun ke atas secara bertahap.

    Tetapi, hingga kini belum ada lampu hijau untuk penggunaan vaksin Covid-19 pada anak-anak berusia di bawah lima tahun. Sedangkan, virus ini ada dimana-mana dan anak-anak sudah memulai interaksi dengan lingkungan seperti sedia kala.

    American Academy of Pediatrics merekomendasikan agar semua anak sehat berusia 6 bulan ke atas divaksinasi influenza sebagai perlindungan terbaik terhadap flu, terutama dengan COVID-19, virus dan penyakit pernapasan lainnya yang beredar.

    Dosis Vaksin Flu

    Pada anak berusia kurang dari 8 tahun, pemberian vaksin influenza pertama kali diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak minimal 4-6 minggu.

    Sementara jika Si Kecil berusia diatas 8 tahun, maka dosis pertama cukup diberikan 1 dosis saja seperti dewasa, termasuk ibu hamil.

    Baca Juga: Manfaat Vaksin Influenza untuk Anak dan Efek Sampingnya

    Nah Sahabat Sehat, itulah pentingnya vaksin flu bagi anak dan dewasa. Tidak hanya melindungi terhadap flu, tapi juga berbagai macam penyakit menular lainnya.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Monica C
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi 

    1. CDC. Influenza Prevention: Information for Travelers.
    2. CDC. Before You Travel.
    3. Conlon A, et al. Impact of the influenza vaccine on COVID-19 infection rates and severity.
    4. The Importance of Flu Vaccines as the COVID Pandemic Continues.
    Read More
  • Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, atau KIPI, adalah respon tubuh atau gejala yang terjadi setelah melakukan vaksinasi. KIPI dapat beragam gejalanya, seperti demam. Tapi KIPI tidak harus selalu terjadi pada setiap anak yang diimunisasi. Setiap kali imunisasi memiliki kemungkinan terjadinya KIPI, termasuk setelah imunisasi DPT yang merupakan salah satu imunisasi wajib bagi setiap anak. Dosis primer […]

    Berapa Lama Bayi Demam Setelah Imunisasi DPT? Begini Cara Mengatasinya

    Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi, atau KIPI, adalah respon tubuh atau gejala yang terjadi setelah melakukan vaksinasi. KIPI dapat beragam gejalanya, seperti demam. Tapi KIPI tidak harus selalu terjadi pada setiap anak yang diimunisasi.

    Berapa Lama Bayi Demam Setelah Imunisasi DPT Begini Cara Mengatasinya

    Berapa Lama Bayi Demam Setelah Imunisasi DPT? Begini Cara Mengatasinya

    Setiap kali imunisasi memiliki kemungkinan terjadinya KIPI, termasuk setelah imunisasi DPT yang merupakan salah satu imunisasi wajib bagi setiap anak. Dosis primer vaksin ini diberikan sebanyak tiga kali di bulan kedua, ketiga, dan keempat bayi. Setelah itu kembali diberikan sebagai booster di usia 18 bulan, 5-7 tahun, dan 10-18 tahun (dalam bentuk Tdap).

    Manfaat Imunisasi DPT

    Imunisasi DPT memiliki manfaat dalam melindungi anak dari bahaya penyakit berikut ini:

    • Difteri

    Merupakan penyakit infeksi serius yang menyerang tenggorokan dan saluran pernapasan dan dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

    • Tetanus

    Merupakan penyakit yang menyerang sistem saraf yang disebabkan karena infeksi bakteri yang timbul pada luka yang kotor.

    • Pertusis

    Merupakan penyakit yang menyerang sistem pernapasan yang gejalanya tampak seperti flu namun ditandai dengan batuk berat dan kesulitan bernapas. Gejala berat dan serius akan tampak apabila anak dibawah usia 1 tahun mengalaminya.

    Dapatkan: Layanan Paket Imunisasi Bayi 4 Bulan ke Rumah

    Demam Pasca Imunisasi DPT

    Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) memang bisa menyebabkan ketidak nyamanan pada anak. Beberapa efek samping yang seringkali terjadi pada imunisasi DPT adalah demam.

    Efek samping demam pasca imunisasi merupakan hal yang normal dan akan hilang dalam 1-2 hari, walaupun dalam beberapa kasus bisa berlangsung lebih lama. Namun kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan.

    Demam merupakan respon sistem imun tubuh saat bereaksi dengan vaksin untuk membentuk pertahanan. Caranya dengan meningkatkan aliran darah sehingga sistem imun dapat segera masuk sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan suhu tubuh untuk membunuh virus dari vaksin yang disuntikkan.

    Efek samping lainnya setelah imunisasi DPT antara lain nyeri, bengkak dan kemerahan di lengan yang disuntikkan selama 24-48 jam pertama (pada 51% anak yang diimunisasi DPT), mengantuk ringan (pada 32% anak), rewel (53% anak) dan penurunan nafsu makan (21% anak) dalam 24-48 jam pertama setelah penyuntikan.

    Baca Juga: Bagaimana Mengatasi Efek Samping Vaksin DPT atau Sering Disebut KIPI

    Cara Mengatasi Demam Pasca Imunisasi DPT

    Berikut ini beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi anak demam pasca imunisasi DPT:

    • Kompres bekas suntikan dengan air dingin.
    • Berikan minum lebih banyak (ASI, air putih, susu formula atau air buah). Cairan yang masuk ke dalam tubuh dapat menurunkan demam pada anak, sedangkan ASI mampu menurunkan demam karena kandungan senyawa anti peradangan di dalamnya.
    • Pakaikan anak pakaian yang tipis atau nyaman.
    • Berikan obat penurun demam jika suhu melebihi 38 derajat celcius.

    Moms, jadi wajar bagi anak jika mengalami demam setelah imunisasi DPT. Umumnya reaksi ini hanya berlangsung sampai dengan 48 jam setelah imunisasi. Ikuti langkah di atas untuk mengatasi demam dan reaksi KIPI lainnya agar anak tetap merasa nyaman dan Moms tidak khawatir. Namun, jika gejala memberat atau Moms khawatir, bawalah anak ke dokter untuk diperiksakan.

    Baca Juga: Imunisasi yang Diperlukan Anak di Tahun Pertamanya

    Bagi Moms yang ingin imunisasi Si Kecil, ayo jadwalkan bersama Prosehat. Layanan imunisasi adalah salah satu layanan unggulan Prosehat yang dapat dilakukan di rumah dan juga di klinik Prosehat di Grand Wisata Bekasi Satu dan Palmerah Jakarta Barat. Moms juga bisa konsultasi dengan dokter Prosehat kapan saja Moms perlu.

    Jika Moms membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     
    Referensi

    1. Pearl Ben-Joseph, MD E. Your Child’s Immunizations: Diphtheria, Tetanus & Pertussis Vaccine (DTaP).
    2.  Pediatri S. Jadwal Imunisasi Rekomendasi IDAI.
    3. Esthernita Dewanto, Sp.A(K), D., Anak demam pasca imunisasi jangan panik, lakukan empat langkah ini.
    4. Seattle Children’s Hospital. Immunization Reactions.
    5. Tenafly Pediatrics. Immunization Reactions.
    Read More
  • Pada dua tahun pertama anak, banyak imunisasi yang terjadwal bersamaan. Misalnya di bulan kedua, bayi akan menerima vaksin DPT, Polio, Hib, PCV, dan rotavirus. Mungkin Moms bertanya-tanya apakah hal ini aman untuk dilakukan. Apakah akan ada efek dari pemberian beberapa jenis vaksin dalam waktu yang sama? Kombinasi Vaksin Diuji Terlebih Dahulu Data ilmiah menunjukkan bahwa […]

    Apa Efek Imunisasi PCV dan Rotavirus Bersamaan Pada Anak?

    Pada dua tahun pertama anak, banyak imunisasi yang terjadwal bersamaan. Misalnya di bulan kedua, bayi akan menerima vaksin DPT, Polio, Hib, PCV, dan rotavirus. Mungkin Moms bertanya-tanya apakah hal ini aman untuk dilakukan. Apakah akan ada efek dari pemberian beberapa jenis vaksin dalam waktu yang sama?

    Apa Efek Imunisasi PCV dan Rotavirus Bersamaan Pada Anak

    Apa Efek Imunisasi PCV dan Rotavirus Bersamaan Pada Anak?

    Kombinasi Vaksin Diuji Terlebih Dahulu

    Data ilmiah menunjukkan bahwa mendapatkan beberapa vaksin sekaligus tidak menyebabkan masalah kesehatan kronis. Sejumlah penelitian telah dilakukan untuk melihat efek pemberian berbagai kombinasi vaksin.

    Vaksin yang diberikan izin artinya sudah diuji bersama dengan vaksin yang direkomendasikan untuk anak usia tertentu. Contohnya adalah imunisasi PCV dan rotavirus yang diberikan bersamaan di usia 2, 4, dan 6 bulan.

    Berdasarkan informasi ini, organisasi kesehatan anak merekomendasikan untuk mendapatkan semua vaksin rutin anak tepat waktu. CDC juga menjelaskan bahwa vaksinasi rotavirus tidak mengganggu respon antibodi terhadap vaksinasi lain jika diberikan bersamaan, termasuk pemberian vaksin PCV.7

    Dapatkan: Paket Imunisasi Pneumonia (PCV-13) + Rotavirus ke Rumah

    Manfaat Imunisasi PCV

    Imunisasi PCV dilakukan dengan tujuan mengurangi risiko terinfeksi bakteri Streptococcus pneumoniae, yaitu bakteri penyebab pneumonia (paru-paru basah), septikemia dan meningitis (radang selaput otak).

    Vaksin PCV diberikan kepada anak-anak berusia 2 bulan hingga 5 tahun. Vaksin PCV dapat mencegah infeksi hingga 23 jenis bakteri Streptococcus pneumonia.1 Berikut ini adalah jenis-jenis vaksinnya:

    • Pneumococcal Conjugate Vaccine 13 (PCV 13)

    Melindungi tubuh dari 13 jenis bakteri penyebab pneumonia. Vaksin ini diberikan untuk bayi, anak-anak dan juga dewasa.

    • Pneumococcal Polysaccharide Vaccine 23 (PPSV 23)

    Vaksin tipe ini melindungi tubuh dari 23 jenis bakteri penyebab pneumonia. Vaksin PPSV 23 diberikan untuk lansia, dewasa dan anak berusia lebih dari 2 tahun. Selain itu, vaksin ini dapat diberikan untuk mereka yang memiliki kebiasaan merokok.

    Vaksin PCV pada anak-anak, diberikan pada usia dibawah 1 tahun, dengan dosis 3 kali yaitu pada usia 2, 4 dan 6 bulan.

    Baca Juga: 8 Alasan Anak Perlu Disuntik Vaksin PCV

    Manfaat Imunisasi Rotavirus

    Rotavirus merupakan penyebab diare paling banyak menginfeksi bayi dan anak-anak di seluruh dunia. Diare juga merupakan penyakit yang tingkat kematiannya tinggi. Karena itu, Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan vaksinasi rotavirus dalam program imunisasi nasional di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang dimana sanitasi air dan kebersihan lingkungannya rendah seperti Indonesia.

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merekomendasikan pemberian imunisasi anak rotavirus mulai usia 2 bulan. Terdapat dua macam vaksin rotavirus di Indonesia, yakni:

    • Vaksin Rotateq: diberikan sebanyak 3 dosis. Dosis pertama ketika anak berusia 6-14 minggu, dosis kedua berjarak 4-8 minggu setelah dosis pertama dan dosis ketiga paling lama saat anak berusia 8 bulan.
    • Vaksin Rotarix: diberikan sebanyak 2 dosis, dosis pertama untuk anak berusia 10 minggu, dosis kedua ketika usia anak 14 minggu dan maksimal berusia 6 bulan.

    Vaksin Rotavirus diberikan secara oral dengan diteteskan ke mulut si kecil. Oleh karena itu, ada resiko dimuntahkan kembali. Sehingga, dianjurkan untuk memberikan vaksin secara perlahan karena tidak dianjurkan untuk mengulang pemberian vaksin jika dimuntahkan.

    Baca Juga: Imunisasi Rotavirus Mencegah Kematian Bayi Karena Diare

    Prosehat menyediakan layanan vaksinasi PCV dan rotavirus yang bisa dilakukan di klinik Prosehat Grand Wisata Bekasi Satu dan Palmerah Jakarta Barat, maupun di rumah. Layanan vaksinasi di Prosehat adalah pilihan terbaik bagi Sahabat Sehat karena aman, nyaman, dan mudah penjadwalan dan pelaksanaannya.

    Harga layanan vaksinasi rotavirus di klinik mulai dari Rp. 450.000 dan layanan vaksinasi rotavirus di rumah mulai dari Rp. 700.000. sedangkan untuk vaksinasi combo PCV-13 dan Rotavirus di Rumah mulai dari Rp. 1.600.000.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat. 

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Budi Santoso, D. and Kaswandani, Sp.A(K), D., 2017. Sekilas Vaksin Pneumokokus. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
    2. Adiputra, d., 2021. Rumah Sakit dengan Pelayanan Berkualitas – Siloam Hospitals.
    3. Garcia, d., 2021. Vaksinasi Pneumonia dan Jenisnya. Rumah Sakit Terbaik Berstandarisasi Internasional | Ciputra Hospital.
    4. Centers for Disease Control and Prevention. n.d. Prevent pneumonia.
    5. Soetandio SpA, M.Si.Med, d., n.d. Vaksin Rotavirus, Apa Manfaatnya dan Kapan Diberikan – Primaya Hospital.
    6. Prabandini Sasongko, d., 2018. Imunisasi Rotavirus.
    7. Center of Disease Control and Prevention. 2022. Vaccines and Preventable Diseases; Rotavirus Vaccine.
    Read More
  • Bagi Moms yang anaknya masih balita, yuk kita perhatikan kembali jadwal imunisasinya agar dapat mempersiapkannya dengan lebih baik. Tidak hanya dari segi jadwal, tapi juga dana. Moms, usia berapa sekarang Si Kecil? Apakah sudah dilengkapi imunisasinya bulan ini? Imunisasi penting untuk diberikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk melindungi Si Kecil […]

    Yuk Moms, Cek Lagi Jadwal Imunisasi Balita Anda

    Bagi Moms yang anaknya masih balita, yuk kita perhatikan kembali jadwal imunisasinya agar dapat mempersiapkannya dengan lebih baik. Tidak hanya dari segi jadwal, tapi juga dana.

    Moms, usia berapa sekarang Si Kecil? Apakah sudah dilengkapi imunisasinya bulan ini? Imunisasi penting untuk diberikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk melindungi Si Kecil dari berbagai penyakit menular dengan cara pembentukan kekebalan tubuh.

    Yuk Moms, Cek Lagi Jadwal Imunisasi Balita Anda

    Moms, usia berapa sekarang Si Kecil? Apakah sudah dilengkapi imunisasinya bulan ini? Imunisasi penting untuk diberikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Hal ini bertujuan untuk melindungi Si Kecil dari berbagai penyakit menular dengan cara pembentukan kekebalan tubuh.

    Yuk Moms, simak informasinya di bawah ini.

    Jadwal Imunisasi Balita Terbaru

    Kementerian Kesehatan RI dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) telah merekomendasikan tahapan imunisasi dasar yang dapat diberikan kepada anak. 

    Berikut ini adalah 7 imunisasi dasar yang wajib bagi anak, yaitu:

    • Hepatitis B diberikan pada balita untuk melindunginya dari penyakit radang hati. 
    • OPV atau oral polio vaccine melindungi anak dalam jangka panjang dari penularan infeksi virus polio.
    • BCG melindungi dari penyakit tuberkulosis atau TBC/ TB. 
    • DPT adalah imunisasi yang diberikan untuk mencegah tiga macam penyakit, yaitu difteri, pertusis dan tetanus. 
    • HiB melindungi tubuh dari infeksi bakteri haemophilus influenzae tipe B (HiB).
    • MR/ MMR (measles, mumps, rubella) adalah vaksin untuk mencegah penyakit campak, gondongan, dan rubella (campak Jerman). 
    • HPV adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirus (HPV) penyebab kanker serviks dan jenis kanker lainnya, serta beberapa infeksi menular seksual.

    Baca Juga: Guru dan Pengasuh Daycare Perlu Vaksin Flu Sebelum Sekolah Tatap Muka

    Dan 7 imunisasi yang direkomendasikan bagi anak:

    • PCV melindungi dari kuman penyebab pneumonia (paru-paru basah) dan meningitis.
    • Rotavirus efektif mencegah diare dapat yang berdampak fatal.
    • Influenza memberikan kekebalan terhadap virus flu yang rentan diderita oleh anak.
    • Japanese encephalitis (JE) melindungi dari virus penyebab radang otak.
    • Varisela diberikan pada anak agar ia terlindungi dari cacar air.
    • Hepatitis A melindungi dari virus yang menyebabkan peradangan hati.
    • Tifoid melindungi dari bakteri Salmonella typhi penyebab sakit tipes.

    Jadwal Imunisasi Nasional

    Jadwal imunisasi anak dapat Moms lihat di Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) yang biasanya diberikan oleh pihak fasilitas kesehatan untuk ibu hamil. 

    Jadwalnya adalah sebagai berikut:

    • Saat lahir : Hepatitis B (HB)
    • Usia 1 bulan : BCG, OPV
    • Usia 2 bulan : HB, OPV, DTP, HiB, PCV, Rotavirus
    • Usia 3 bulan : HB, OPV, DTP, HiB
    • Usia 4 bulan : HB, OPV, DTP, HiB, PCV, Roativurs
    • Usia 6 bulan : PCV, Rotavirus, Influenza
    • Usia 9 bulan : MR, JE
    • Usia 12 bulan : PCV booster, Varisela, Hepatitis A
    • Usia 18 bulan : HB booster, OPV booster, DTP booster, HiB booster, Influenza booster, MR/ MMR
    • Usia 24 bulan : Tifoid, JE booster jika berada di daerah endemis
    • Usia 5 tahun : DTP booster, MR/ MMR booster, Tifoid booster
    • Usia 9 tahun : HPV

    Moms, itulah jadwal lengkap imunisasi anak yang telah dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Pastikan Moms memberikan imunisasi sesuai jadwal. Tapi, kalau ada imunisasi yang terlewat, jangan segan untuk tetap melanjutkan atas rekomendasi jadwal dari dokter. Hal ini penting sekali agar efek perlindungan dari imunisasi dapat tercapai setelah dosis lengkap.

    Bagi Moms yang terbatas waktu atau ruang geraknya, Prosehat hadir dengan layanan imunisasi ke rumah. Dengan adanya layanan ini diharapkan semua anak mendapatkan imunisasi lengkap sepanjang masa kecilnya tanpa terkecuali.

    Baca Juga: Apa Manfaat Imunisasi Influenza dan Efek Sampingnya Bagi Anak

    Kisaran harga layanan imunisasi anak ke rumah oleh Prosehat adalah sebagai berikut:

    Layanan Imunisasi ke Rumah
    Imunisasi Hepatitis B Rp 480.000
    Imunisasi Flu 4 Strain Anak (usia 6 bulan ke atas) Rp 550.000
    Imunisasi Combo 5 (DPT – Hib – Hepatitis B)  Rp 550.000
    Imunisasi Campak Rp 570.000
    Imunisasi Rotavirus  Rp 700.000
    Imunisasi BCG  Rp 720.000
    Imunisasi Hepatitis A (untuk Anak)  Rp 770.000
    Imunisasi Polio (Suntik) Rp 800.000
    Imunisasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR)  Rp 900.000
    Paket Imunisasi Flu 4 Strain Anak *2 kali suntik Rp 990.000
    Paket Imunisasi Balita 3 tahun (Hepatitis A + Flu 4 Strain) Rp 1.050.000
    Paket Imunisasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) + Flu 4 Strain  Rp 1.100.000
    Paket Imunisasi Combo 5 (DPT, Hib, Polio)  Rp 1.200.000
    Imunisasi Pneumonia (PCV-13) Anak  Rp 1.200.000
    Paket Imunisasi Bayi 9 Bulan – MR + Flu 4 Strain Rp 1.200.000
    Paket Imunisasi Combo 6 (DPTa, Hep B, IPV, Hib)  Rp 1.250.000
    Paket Imunisasi Hepatitis B (untuk Anak) (3 kali suntik) Rp 1.360.000
    Paket Imunisasi Pneumonia (PCV-13) + Flu 4 Strain Rp 1.400.000
    Paket Imunisasi Hepatitis A (untuk Anak) (2 kali suntik) Rp 1.440.000
    Paket Imunisasi Pneumonia (PCV-13) + Rotavirus Rp 1.600.000
    Paket Imunisasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) + Pneumonia (PCV-13) Rp 1.750.000
    Paket Imunisasi Rotavirus ke Rumah (3 kali suntik) Rp 2.000.000

    Dapatkan: Paket Imunisasi Balita 18 Bulan ke Rumah

    Moms, segera jadwalkan imunisasi Si Kecil bersama Prosehat. Jika Moms memerlukan konsultasi dokter untuk mengejar imunisasi yang tertinggal, Moms bisa chat terlebih dahulu dengan dokter Prosehat.

    Jika Moms membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.  

    Apabila Moms memerlukan informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Sehat Negeriku. 2022. Imunisasi Kejar, Lengkapi Imunisasi Dasar Anak yang Tertunda.
    2. covid19.go.id. 2022. Bulan Imunisasi Anak Nasional Digelar.
    3. ProSehat. 2022. ProSehat sedia Imunisasi Anak – • ProSehat.
    4. Media, K., 2022. Jadwal Imunisasi Dasar Anak yang Wajib Diketahui Orangtua Halaman all – Kompas.com.
    Read More
  • Moms, pernahkah Si Kecil mengalami diare saat bayi? Pasti sedih rasanya ketika melihat anak sakit, apalagi bila terlihat lemas tidak seperti biasanya. Buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan tekstur cair atau encer disebut diare. Bila tidak ditangani dengan baik, anak dapat mengalami kekurangan cairan berlebihan atau dehidrasi yang dapat berakibat fatal. Rotavirus […]

    Imunisasi Rotavirus Mencegah Kematian Bayi Karena Diare

    Moms, pernahkah Si Kecil mengalami diare saat bayi? Pasti sedih rasanya ketika melihat anak sakit, apalagi bila terlihat lemas tidak seperti biasanya. Buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan tekstur cair atau encer disebut diare. Bila tidak ditangani dengan baik, anak dapat mengalami kekurangan cairan berlebihan atau dehidrasi yang dapat berakibat fatal.

    Rotavirus adalah jenis virus yang menyebabkan peradangan pada saluran pencernaan. Infeksi rotavirus menjadi salah satu penyebab diare yang paling sering terjadi pada bayi dan anak-anak, terutama di negara-negara dengan sanitasi yang kurang baik.

    Imunisasi Rotavirus Mencegah Kematian Bayi Karena Diare

    Imunisasi Rotavirus Mencegah Kematian Bayi Karena Diare

    Diare merupakan penyebab tertinggi kematian pada anak balita secara global yang mencapai sekitar 525.000 kematian setiap tahunnya. Di Indonesia diare merupakan penyakit endemis dan juga merupakan penyakit potensial KLB (Kejadian Luar Biasa) yang sering disertai dengan kematian.

    Kabar baiknya, risiko terinfeksi diare akibat rotavirus ini dapat diminimalkan dengan memberikan vaksin rotavirus pada anak sejak usia dini.

    Rotavirus Banyak di Tempat Ramai

    Penularan rotavirus cepat menyebar di tempat-tempat ramai yang banyak dikunjungi anak, seperti tempat penitipan anak, taman bermain, dan sekolah. Penyebaran virus ini dapat terjadi oleh para pekerja apabila mereka tidak mencuci tangan dengan benar setelah beraktivitas, terutama setelah menggunakan toilet. 

    Virus rotavirus dapat bertahan hingga 10 hari setelah gejala mereda. Selama 10 hari tersebut, virus bisa saja menyebar dengan mudah pada anak-anak saat terjadi kontak melalui tangan atau mulut. 

    Dapatkan: Paket Imunisasi Rotavirus ke Rumah 

    Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat

    Pada awalnya, virus ini terdapat pada feses orang yang telah terinfeksi. Orang yang terinfeksi namun belum menunjukkan gejala tetap bisa menularkannya ke orang lain dan lingkungan sekitarnya.

    Untuk mencegah infeksi, orang dewasa dan anak harus selalu menjaga kebersihan diri. Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setelah dari kamar mandi atau sebelum makan harus dibiasakan sejak dini.

    Vaksin Rotavirus Efektif Cegah Diare Akut

    Mengingat fatalnya dampak dari diare, langkah pencegahan yang lebih lanjut perlu diambil. Diare yang disebabkan oleh rotavirus dapat dicegah dengan memberikan vaksin rotavirus sebagaimana direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Vaksin ini efektif  melindungi 85-96% dari diare yang disebabkan oleh rotavirus.

    Dosis primer rotavirus dapat diberikan pertama kali pada anak di usia 2 bulan, dan diberikan kembali di usia 4 dan 6 bulan. Vaksin ini boleh diberikan bersamaan dengan vaksin-vaksin yang lain seperti Hepatitis B, polio, DTP, HiB, dan PCV.

    Ada dua jenis vaksin rotavirus yang beredar di Indonesia, yakni:

    • Rotateq

    Jenis imunisasi rotavirus ini termasuk dalam vaksin rotavirus pentavalent, sehingga anak perlu mendapatkannya sebanyak 3 kali. 

    Berikut jadwal imunisasi rotavirus pentavalent yang direkomendasikan IDAI tahun 2020:

    • Bayi usia 2 bulan
    • Bayi usia 4 bulan
    • Bayi usia 6 bulan

    Pemberian vaksin ini diberi jeda 4-10 minggu dan harus selesai saat anak memasuki usia 32 minggu atau 8 bulan.

    • Rotarix

    Imunisasi berikutnya adalah Rotarix monovalent, dengan pemberian sebanyak dua kali. Pertama saat anak berusia 10 minggu dan kedua saat anak berusia 14 minggu. Pemberian vaksin Rotarix ini maksimal saat anak usia 6 bulan. 

    Baca Juga: Hati-Hati Diare Rotavirus Menyerang Anak Anda !

    Harga Vaksin Rotavirus

    Berdasarkan dua jenis vaksin rotavirus yang telah dijelaskan di atas, harga setiap jenis vaksin juga memiliki perbedaan, yakni berkisar dari Rp 280 ribu hingga Rp 500 ribuan, tergantung pada ketersediaan vaksin dan klinik atau rumah sakit yang menyediakan. 

    Berikut adalah kisaran biaya layanan vaksinasi ke rumah bersama Prosehat:

    Imunisasi Rotavirus ke Rumah (1 kali suntik) Rp 700.000
    Paket Imunisasi Rotavirus ke Rumah (3 kali suntik) Rp 2.000.000

     

    Sedangkan, biaya layanan vaksinasi rotavirus di klinik mitra Prosehat, yakni:

    Imunisasi Rotavirus di Klinik Kasih Palmerah Rp 450.000
    Imunisasi Rotavirus di Klinik Kasih Bekasi Satu Rp 450.000

    Baca Juga: Cegah Diare Anak Akibat Rotavirus dengan Vaksinasi

    Moms juga bisa memilih paket imunisasi bagi anak 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan sehingga Moms tidak perlu berulang kali menjadwalkan vaksinasinya.

    Paket Imunisasi Bayi 2 Bulan ke Rumah – Combo 6 (DTPa-IPV-Hib-Hep B) + BCG + Pneumonia (PCV-13) + Rotavirus Rp. 3.300.000
    Paket Imunisasi Bayi 4 Bulan ke Rumah – Combo 6 (DTPa-IPV-Hib-Hep B) + Pneumonia (PCV-13) + Rotavirus Rp. 2.500.000
    Paket Imunisasi Bayi 6 Bulan ke Rumah – Pneumonia (PCV13) + Rotavirus + Flu 4 Strain Rp. 2.200.000

    Baca Juga: Imunisasi yang Diperlukan Anak di Tahun Pertamanya

    Nah Moms, ayo segera lindungi anak dari virus rotavirus yang rentan menginfeksi bayi dan anak. Layanan ini dapat dilakukan di klinik mitra Prosehat atau di rumah untuk agar Moms dan Si Kecil tidak perlu repot untuk keluar rumah dan antri. 

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.  

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. who.int. 2022. vaccines/rotavirus.
    2. who.int. 2022. diseases/rotavirus.
    3. cdc.gov. 2022. vaccines/rotavirus.
    4. Idai.or.id. 2022. IDAI | Masalah Saluran Cerna Anak: Penyebab dan Mengatasinya.
    5. nhs.uk. 2022. Rotavirus vaccine overview.
    Read More
  • Moms, setiap penyakit memiliki komplikasi yang berbeda-beda apabila tidak dicegah. Komplikasi tersebut dapat merupakan sesuatu yang ringan, namun juga bisa berat bahkan mengancam nyawa. Penyakit campak adalah salah satu penyakit yang memiliki komplikasi berat, terutama pada anak-anak dengan kondisi tertentu. World Health Organization (WHO) dan UNICEF mencatat terdapat peningkatan angka infeksi campak di dunia dalam […]

    Cegah Komplikasi Sakit Campak Pada Anak dengan Vaksinasi

    Moms, setiap penyakit memiliki komplikasi yang berbeda-beda apabila tidak dicegah. Komplikasi tersebut dapat merupakan sesuatu yang ringan, namun juga bisa berat bahkan mengancam nyawa. Penyakit campak adalah salah satu penyakit yang memiliki komplikasi berat, terutama pada anak-anak dengan kondisi tertentu.

    Cegah Komplikasi Sakit Campak Pada Anak dengan Vaksinasi

    Cegah Komplikasi Sakit Campak Pada Anak dengan Vaksinasi

    World Health Organization (WHO) dan UNICEF mencatat terdapat peningkatan angka infeksi campak di dunia dalam 2 bulan pertama tahun 2022 sebesar 79% dibandingkan tahun kemarin.1

    Dengan sifatnya yang mudah menular, maka Moms harus waspada terhadap penyakit ini, terutama bila terdapat keluarga yang termasuk dalam populasi berisiko. Seperti apa komplikasi dari campak? Populasi apa yang dinilai berisiko bila terkena campak? Mari kita bahas dalam artikel berikut.

    Campak menular melalui udara

    Campak merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus campak yang termasuk dalam Paramyxoviridae family.2 Virus ini termasuk jenis virus RNA yang mudah untuk menular. Proses penularan terjadi melalui udara atau disebut dengan airborne.

    Seseorang yang berada dalam jarak dekat orang terinfeksi campak, ada kemungkinan 90% orang tersebut dapat tertular apabila sistem imunnya tidak memiliki kekebalan terhadap virus campak.

    Virus campak dapat bertahan di udara selama 2-5 jam.3 Tanda dan gejala yang dapat dijumpai adalah demam, batuk, pilek, mata merah, bercak-bercak putih dalam mulut, dan bercak-bercak merah pada wajah dan tubuh.

    Seseorang sudah dapat menularkan virus campak 4 hari sebelum bercak merah timbul hingga 4 hari setelah bercak merahnya menghilang.

    Dapatkan: Paket Imunisasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) + Flu ke Rumah

    Komplikasi Campak dari Ringan Hingga Berat

    Virus campak dapat menyebabkan beberapa komplikasi untuk anak-anak, dari yang ringan hingga berat dampaknya. Beberapa komplikasi ringan yang dapat terjadi adalah infeksi telinga dan diare. Komplikasi berat yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:

    Pneumonia

    Virus campak dapat menyebabkan infeksi pada paru sehingga terjadi pneumonia atau paru-paru basah. Kondisi ini dapat mengancam jiwa bila tidak ditangani karena mengganggu pertukaran oksigen, yang menyebabkan kebutuhan oksigen tubuh tidak terpenuhi. Perawatan yang diperlukan bila mengalami pneumonia yang berat dapat memerlukan penggunaan mesin ventilator (alat bantu napas).

    Baca Juga: Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Ensefalitis

    Radang pada jaringan otak dapat terjadi pada infeksi campak meskipun jarang. Kondisi yang dinamakan ensefalitis ini dapat menyebabkan penurunan kesadaran hingga kejang pada anak.

    Kebutaan

    Infeksi virus campak pada anak yang kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kebutaan. Radang pada mata akibat virus ini dapat menyebabkan komplikasi ini.

    Komplikasi yang disebutkan diatas dapat dialami oleh anak-anak, terutama mereka yang masuk dalam kategori populasi berisiko. Anak-anak yang berusia dibawah 5 tahun atau mereka yang memiliki kondisi imun tubuh lemah seperti autoimun merupakan kelompok berisiko.

    Obat antivirus spesifik untuk campak tidak ada, namun tatalaksana yang diberikan bersifat suportif yaitu untuk meringankan gejala dan mencegah komplikasi. Salah satu cara untuk mencegah terinfeksi virus campak adalah dengan melakukan vaksinasi MR atau MMR (Measles, Mumps, Rubella).2,3 Vaksin ini sudah dapat diberikan pada anak yang berusia 9 bulan.

    Jika Moms ingin memberikan imunisasi campak pada buah hati, bisa dilakukan lewat ProSehat loh. Harga imunisasi campak bervariasi untuk layanan ke klinik langsung dan ke rumah, mulai dari Rp. 550.000.

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Bagi Moms yang berdomisili di luar Jakarta, terutama Bekasi dan sekitarnya, jangan khawatir karena ProSehat memiliki cabang Klinik Kasih Bekasi Satu, berlokasi di Grand Wisata, Jalan Western Boulevard, Ruko Lamonte Blok ER-3 No. 3.  

    Jika Moms membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.  

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Measles cases are spiking globally. Unicef.org. 2022.
    2. Kondamudi N, Waymack J. Measles. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    3. Measles (Rubeola). cdc.gov. 2022. 
    4. Measles. nhs.uk. 2022.
    5. PERTANYAAN SEPUTAR IMUNISASI MR. idai.or.id. 2022.
    Read More
  • Campak dan rubela (campak Jerman) merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak. Kedua penyakit tersebut sekilas terlihat sangat mirip dengan timbulnya bercak merah pada tubuh anak yang terinfeksi. Namun tahukah Sahabat Sehat bahwa kedua penyakit tersebut disebabkan oleh dua tipe virus yang berbeda? Kedua penyakit tersebut tidak semirip yang mungkin Sahabat Sehat pikirkan. Lalu apa […]

    Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Campak dan rubela (campak Jerman) merupakan penyakit yang sering dijumpai pada anak-anak. Kedua penyakit tersebut sekilas terlihat sangat mirip dengan timbulnya bercak merah pada tubuh anak yang terinfeksi. Namun tahukah Sahabat Sehat bahwa kedua penyakit tersebut disebabkan oleh dua tipe virus yang berbeda?

    Kedua penyakit tersebut tidak semirip yang mungkin Sahabat Sehat pikirkan. Lalu apa sajakah perbedaan campak dan rubella? Apakah yang satu lebih berbahaya dari yang lain? Mari kita bahas perbedaan kedua penyakit tersebut dalam artikel.

    Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Yuk, Cari Tahu Perbedaan Campak dan Rubella

    Campak Menular Melalui Udara

    Campak, atau nama lainnya yaitu rubeola (measles) merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dengan famili Paramyxoviridae dan genus Morbillivirus. Ini merupakan sebuah penyakit yang sangat mudah ditularkan melalui udara, terutama pada mereka yang belum pernah terinfeksi ataupun belum pernah divaksinasi.

    Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2018, dijumpai kurang lebih 140.000 kasus kematian pada anak usia dibawah 5 tahun karena campak. Tujuan kedepannya tentu adalah untuk meningkatkan angka vaksinasi terhadap campak, karena penyakit yang sangat menular ini dapat dicegah.

    Tanda dan gejala yang sering dijumpai pada penyakit campak adalah batuk, pilek, mata merah, dan demam tinggi. Tanda yang unik pada campak dapat  berupa bercak putih dalam rongga mulut yang timbul pada hari ke 2-3, dan bercak merah pada sekujur tubuh pada hari ke 3-5. Bercak merah ini pertama timbul pada kepala, dekat garis rambut kemudian turun dan menyebar keseluruh tubuh.

    Dapatkan:  Layanan Vaksinasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) di ProSehat

    Karakteristik Bercak Merah Campak

    Pada bagian bercak merah, kulit dapat timbul sedikit. Bercak merah juga dapat bergabung dengan bercak merah lainnya menjadi lebih besar.

    Sebagian besar penderita campak akan sembuh tanpa adanya komplikasi. Namun tetap terdapat risiko terjadinya komplikasi, khususnya pada kelompok berisiko seperti anak usia dibawah 5 tahun dan gangguan pada sistem imun. Beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh penyakit campak dapat berupa infeksi telinga, kebutaan, radang jaringan otak, paru-paru basah, hingga kematian.

    Rubela Menyebabkan Pembesaran Kelenjar Getah Bening

    Berbeda dengan campak, rubela atau juga disebut dengan campak jerman merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh virus RNA dengan famili Matonaviridae dan genus Rubivirus.4 Virus ini memiliki karakteristik sama, yaitu sangat mudah menular melalui udara dan terutama pada anak yang belum pernah terinfeksi sebelumnya dan belum divaksinasi. Meskipun sudah sangat jarang dijumpai, namun virus ini masih terdapat pada beberapa negara.

    Infeksi Rubela dapat menimbulkan beberapa gejala yang mirip seperti campak yaitu batuk, pilek, dan mata merah. Demam yang dialami saat terinfeksi virus ini secara umum tidak tinggi, berbeda dengan demam pada campak. Selain itu sering dijumpai pembesaran kelenjar getah bening pada daerah belakang leher, belakang telinga, dan daerah bawah rahang.

    Baca Juga: Bahayakah Jika Anak Tidak Menerima Vaksinasi Campak?

    Karakteristik Bercak Merah Rubela

    Untuk bercak merah yang timbul saat infeksi rubela dimulai pada daerah kepala dan kemudian berlanjut turun menyebar ke seluruh tubuh. Namun bercak tersebut lebih cepat menghilang, yaitu sekitar 1-3 hari.

    Komplikasi yang dapat terjadi pada infeksi rubela juga berbahaya, berupa radang pada otot dan lapisan jantung, radang pada sendi, radang pada hati, kebutaan, dan keguguran atau kematian janin pada ibu hamil.

    Satu Vaksinasi untuk Mencegah Campak dan Rubela

    Kabar baiknya, untuk kedua virus tersebut sudah ada vaksinnya di Indonesia, yaitu vaksin campak dan rubela (MR) atau dengan tambahan mumps (MMR). Vaksin kombinasi ini pertama kali diberikan pada anak berusia 9 bulan.

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Bagi Moms yang ingin melakukan imunisasi untuk si kecil, kini tak perlu khawatir karena Prosehat memberi kemudahan dengan layanan imunisasi ke rumah. Kisaran harga imunisasi Measles, Mumps and Rubella (MMR) ke rumah sekitar Rp. 900.000 sedangkan untuk harga imunisasi campak ke rumah sekitar Rp. 570.000. 

    Jika Moms membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.  

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jonathan Christopher
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Kondamudi N, Waymack J. Measles. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    2. Measles (Rubeola). cdc.gov. 2022.
    3. Measles. Who.int. 2022.
    4. Leonor M, Mendez M. Rubella. Ncbi.nlm.nih.gov. 2022.
    5. Rubella. Who.int. 2022.
    6. Rubella. cdc.gov. 2022. 
    7. PERTANYAAN SEPUTAR IMUNISASI MR. idai.or.id. 2022. 
    Read More
  • Penyakit flu atau influenza seringkali terjadi karena penularannya yang mudah. Anak-anak sangat rentan terinfeksi virus flu, khususnya balita. Sekolah dan tempat penitipan anak (daycare) merupakan salah satu lokasi yang kerap menjadi sumber penyebaran flu. Sebab, interaksi antar siswa dan guru/ pengasuh sangat intens dan rutin. Selain itu, pinjam meminjam barang dan mainan juga lazim terjadi di […]

    Apa Manfaat Imunisasi Influenza dan Efek Sampingnya Bagi Anak

    Penyakit flu atau influenza seringkali terjadi karena penularannya yang mudah. Anak-anak sangat rentan terinfeksi virus flu, khususnya balita. Sekolah dan tempat penitipan anak (daycare) merupakan salah satu lokasi yang kerap menjadi sumber penyebaran flu. Sebab, interaksi antar siswa dan guru/ pengasuh sangat intens dan rutin.

    Selain itu, pinjam meminjam barang dan mainan juga lazim terjadi di ruangan. Virus flu yang menempel pada benda yang disentuh oleh anak yang sedang flu berpotensi menularkan anak lain yang juga menyentuhnya. Maka dari itu, anak-anak dianjurkan untuk mendapatkan vaksinasi flu.

    Apa Manfaat Imunisasi Influenza dan Efek Sampingnya Bagi Anak

    Apa Manfaat Imunisasi Influenza dan Efek Sampingnya Bagi Anak

    Komplikasi Flu

    Influenza merupakan penyakit yang serius dibandingkan dengan common cold. Sebagian besar anak di seluruh dunia terkena flu saat perubahan cuaca (seasonal flu), dan sebagian besar anak perlu dirawat di rumah sakit.

    Berikut ini komplikasi yang mungkin terjadi akibat flu:

    • Pneumonia (paru-paru basah/ peradangan paru)
    • Dehidrasi
    • Perburukan asma atau penyakit jantung bawaan
    • Gangguan otak (ensefalopati)
    • Sinusitis
    • Kematian.

    Dapatkan: Paket Imunisasi Balita 5 tahun dari ProSehat

    Manfaat Imunisasi Influenza

    Flu adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus influenza dan menginfeksi saluran pernafasan, seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Virus ini dapat menyebabkan sakit ringan hingga berat, dan pada kasus tertentu menyebabkan kematian.
    Kebanyakan orang yang terkena flu akan sembuh dalam beberapa hari hingga kurang dari dua minggu. Tetapi sebagian lainnya akan mengalami komplikasi seperti paru-paru basah (pneumonia). Vaksinasi influenza memberikan daya tahan tubuh untuk melawan virus influenza jika suatu hari terpapar. Sehingga, orang yang terinfeksi memiliki risiko rendah untuk mengalami sakit berat atau komplikasi.
    Vaksin influenza dilakukan rutin setiap satu tahun sekali karena sifat virusnya yang selalu bermutasi. Setelah vaksinasi, tubuh akan membangun antibodi terhadap virus influenza setelah 10-14 hari. Sesuai rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksinasi influenza dapat diberikan pada anak mulai usia 6 bulan dan booster 1 tahun sekali mulai usia 18 bulan.

    Baca Juga: Bingung Ada Berapa Jenis Vaksin Influenza? Ini Jawabannya

    Efek Samping Vaksin Influenza

    Efek samping dari vaksinasi flu umumnya tidak berat, berikut ini efek samping yang sering terjadi :

    1. Kemerahan, bengkak dan nyeri pada lengan yang disuntik
    2. Nyeri kepala
    3. Demam ringan
    4. Mual dan muntah
    5. Nyeri pada otot atau pegal-pegal.

    Baca Juga: Guru dan Pengasuh Daycare Perlu Vaksin Flu Sebelum Sekolah Tatap Muka

    Apabila Sahabat Sehat memerlukan vaksinasi influenza untuk diri sendiri, anak, maupun keluarga dan kerabat, Sahabat Sehat bisa menghubungi Prosehat yang menyediakan berbagai paket vaksin influenza mulai dari harga Rp. 550.000. Selain itu, Prosehat juga menyediakan layanan vaksinasi ke Rumah untuk kenyamanan dan kemudahan Anda dan keluarga.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat.  

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Halim, d., n.d. Manfaat Vaksin Influenza di Masa Pandemi COVID-19. Ciputra Medical Center. 
    2. P. Hutahaean, Sp.A, MSi.Med, d., n.d. Manfaat Vaksin Influenza untuk Anak dan Efek Sampingnya – Primaya Hospital.
    3. Centers of Disease Control and Prevention. 2021. Flu & Young Children.
    4. Centers of Disease Control and Prevention. 2019. Vaccine for Flu (Influenza).
    5. Tosh, M.D., P., 2022. Why your kid probably needs a flu shot. Mayo Clinic.
    Read More
  • Setelah berumur satu bulan, imunisasi yang perlu didapatkan di Si Kecil adalah vaksin BCG. Jenis vaksin ini berguna untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TB) yang banyak tersebar di Indonesia. Penyakit yang menyerang paru-paru, kelenjar, tulang, usus, otak, dan organ lainnya ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian. Kabar baiknya, penyakit tuberkulosis ada vaksinnya sehingga […]

    Kisaran Harga Imunisasi BCG Wilayah Jabodetabek

    Setelah berumur satu bulan, imunisasi yang perlu didapatkan di Si Kecil adalah vaksin BCG. Jenis vaksin ini berguna untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TB) yang banyak tersebar di Indonesia. Penyakit yang menyerang paru-paru, kelenjar, tulang, usus, otak, dan organ lainnya ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecacatan hingga kematian.

    Kisaran Harga Imunisasi BCG Wilayah Jabodetabek

    Kisaran Harga Imunisasi BCG Wilayah Jabodetabek

    Kabar baiknya, penyakit tuberkulosis ada vaksinnya sehingga anak dapat terlindungi sepanjang hidupnya dengan hanya satu kali suntik.

    Imunisasi BCG dapat dilakukan di semua jenis fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah maupun swasta. Pastikan si Kecil mendapatkan vaksin BCG yang berkualitas dengan harga yang terjangkau dari fasilitas kesehatan yang terpercaya.

    Daftar Harga Paket Layanan Vaksinasi BCG di Prosehat

    Imunisasi anak adalah salah satu layanan unggulan di Prosehat. Layanan ini ditujukan bagi Sahabat Sehat yang anaknya belum diimunisasi ataupun terlewat jadwal imunisasinya. Gunakan kemudahan dan kenyamanan vaksinasi combo untuk cakupan imunisasi yang lebih lengkap.

    Layanan imunisasi dari Prosehat dapat dilakukan di klinik-klinik mitra Prosehat di Jabodetabek dan pulau Jawa. Atau, jika Moms dan si Kecil ingin kenyamanan ekstra, Moms bisa pesan layanan imunisasi ke rumah.

    Layanan Vaksinasi dari ProSehat: Imunisasi BCG Ke Rumah

     Berikut kisaran harga paket layanan vaksinasi BCG di Prosehat:

    1 Imunisasi BCG 1 kali suntik di Klinik Kasih Bekasi Satu Rp. 450.000 
    2 Imunisasi BCG 1 kali suntik di Klinik Kasih Palmerah Rp. 450.000
    3 Imunisasi BCG 1 kali suntik di Klinik Raisha Yogyakarta  Rp. 300.000
    4 Imunisasi BCG 1 kali suntik di Klinik Ammyn Sukabumi  Rp. 55.000
    5 Imunisasi BCG 1 kali suntik di Klinik Bona Mitra Keluarga Bandung  Rp. 275.000
    6 Imunisasi BCG 1 kali suntik ke Rumah Rp. 720.000
    7 Paket Imunisasi Bayi 2 Bulan ke Rumah – Combo 6 (DTPa-IPV-Hib-Hep B) + BCG + Pneumonia (PCV-13) + Rotavirus Rp.3.300.000

    Mengapa harus vaksinasi di Prosehat?

    • Bebas tanya jawab dengan Maya seputar vaksinasi
    • Produk vaksin dijamin asli
    • Proses pembayaran mudah
    • Jadwal imunisasi yang fleksibel
    • Ditangani langsung oleh tenaga kesehatan profesional
    • Kenyamanan imunisasi di rumah

    Tak hanya itu, Anda juga bisa mendapatkan diskon serta promo menarik lainnya di Prosehat.

    Baca Juga: Suntik BCG Berbekas di Kulit Bayi, Amankah?

    Kisaran Harga Vaksinasi BCG di Jabodetabek

    Beberapa klinik dan rumah sakit swasta di sekitar Jabodetabek juga menawarkan layanan vaksinasi dengan harga yang bervariasi, tergantung pada lokasi dan jenis fasilitas kesehatannya.

    Berikut beberapa kisaran harga vaksinasi BCG di beberapa fasilitas kesehatan swasta di Jabodetabek:

    1 Klinik RHC Mampang Mulai dari Rp. 299.000
    2 Klinik Holicare Bintaro Mulai dari Rp. 400.000
    3 Klinik Holicare BSD Mulai dari Rp. 400.000
    4 RSIA Bunda Sejahtera Rp. 286.000 ‐ Rp. 1.100.000
    5 Rumah Sakit Umum Zahirah mulai dari Rp. 119.000
    6 Mayapada Hospital Jakarta Selatan mulai dari Rp. 350.000
    7 RS Harapan Sehati mulai dari Rp. 176.611

    Dianjurkan agar Sahabat Sehat mempersiapkan dana lebih sebagai antisipasi adanya biaya tambahan yang tidak terduga, yakni sekitar 20-30% dari harga vaksin yang diperkirakan.

    Hal yang perlu diperhatikan sebelum Imunisasi BCG

    Sebelum si Kecil diimunisasi, berikan ia cukup ASI/ susu agar ia nyaman, pakaikan pakaian yang longgar agar memudahkan dokter saat menyuntik, dan pastikan ia dalam keadaan sehat.
    Walaupun tergolong imunisasi wajib, ada beberapa kondisi yang membuat pemberian imunisasi BCG harus ditunda, yakni:

    Baca Juga: Inilah Alasan Tidak Munculnya Benjolan Setelah Imunisasi BCG

    Nah Sahabat Sehat, itulah kisaran biaya vaksin BCG di Prosehat dan di fasilitas kesehatan sekitar Jabodetabek. Segera hubungi Prosehat untuk layanan vaksinasi BCG di klinik maupun di rumah. Infokan juga ke keluarga dan kerabat Anda agar mereka mengetahui mudahnya layanan vaksinasi bersama Prosehat!

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, imunisasi anak, layanan medical check uplayanan fisioterapipemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. ProSehat. 2022. Paket Layanan Imunisasi Anak, Bayi & Balita Bersama Prosehat.
    2. ProSehat. 2022. Mencari bcg • ProSehat.
    3. idxchannel.com. 2022. Simak Estimasi Biaya Vaksin Bayi 0-3 tahun.
    Read More
Chat Asisten Maya
di Prosehat.com