Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Hamil

Showing 41–42 of 42 results

  • Jika merencanakan kehamilan, waspada hal ini untuk calon ibu! Banyak wanita yang mendambakan kehamilan, namun tanpa mereka sadari, banyak yang kurang memahami hal-hal yang berpengaruh pada kesehatan kandungannya. Karena kehamilan memang akan membawa banyak perubahan pada tubuh dan kondisi psikologis wanita, kami sertakan di bawah ini , hal penting yang harus dipertimbangkan seorang wanita masak-masak sebelum […]

    Anda Merencanakan Kehamilan? 6 Hal Ini Perlu Anda Waspadai!

    Jika merencanakan kehamilan, waspada hal ini untuk calon ibu!

    Banyak wanita yang mendambakan kehamilan, namun tanpa mereka sadari, banyak yang kurang memahami hal-hal yang berpengaruh pada kesehatan kandungannya. Karena kehamilan memang akan membawa banyak perubahan pada tubuh dan kondisi psikologis wanita, kami sertakan di bawah ini , hal penting yang harus dipertimbangkan seorang wanita masak-masak sebelum dia memutuskan untuk hamil.

    waspada hal ini untuk calon ibu

    Untuk itu jika Anda ingin hamil, sebaiknya waspada 5 hal ini untuk calon ibu hamil:

    1. Usia

    Banyak yang sering menyepelekan faktor usia. Padahal faktor usia merupakan salah satu hal yang harus diwaspadai para calon ibu hamil. Rentang usia yang perlu diperhatikan para calon ibu sebelum merencanakan kehamilan adalah antara 20 tahun untuk usia yang terlalu muda dan 35 tahun untuk usia yang sudah tua. Banyak kendala dari kehamilan di usia selain rentang usia 20-35 tahun tersebut.

    • Hamil di bawah usia 20 tahun: usia ini tergolong masih usia remaja ketika rahim dan panggul para wanita belum tumbuh sempurna. Beberapa wanita yang mengalami kehamilan di bawah usia 20 tahun akan mengalami kendala saat proses persalinan seperti kesulitan saat ingin melahirkan. Sistem reproduksi mereka pada usia tersebut juga belum siap. Belum lagi sel telur pada wanita yang belum sempurna sehingga dikhawatirkan malah akan mengganggu pertumbuhan janinnya.
    • Hamil di atas usia 35 tahun: usia ini termasuk usia produktif untuk wanita, namun usia tersebut stamina tubuh sudah menurun sehingga bisa membahayakan kesehatan si ibu dan janinnya ketika usia kehamilan semakin besar. Ditambah pula risiko penyakit lain yang sebelumnya sudah hinggap pada sang calon ibu. Beberapa risiko seperti melahirkan anak cacat dan gangguan saat persalinan seperti pendarahan bisa terjadi.

    2. Jumlah Anak

    Waspada hal ini untuk calon ibu hamil, karena jumlah anak yang Anda miliki sekarang menentukan kualitas rahim Anda. Jika anak Anda sudah 3 orang, maka masih terbilang cukup. Mengapa jumlah anak harus diperhitungkan sebagai salah satu hal yang harus diwaspadai, karena kondisi dinding rahim pada wanita yang akan terus merenggang setiap mereka melahirkan. Merenggangnya dinding rahim ini akan berakibat pada kekuatan dinding rahim yang akan menurun. Karena itu jika anak Anda sudah lebih dari 4 orang, dikhawatirkan akan terjadi gangguan terhadap kondisi rahim pada masa kehamilan Anda.

    3. Jarak Kelahiran

    Waspada hal ini untuk calon ibu hamil jauh sebelum mempersiapkan kehamilan. Pastikan beri jarak antara kehamilan sebelumnya dengan kehamilan yang saat ini sedang Anda rencanakan. Jika jarak yang diambil hanya 2 tahun saja, hal tersebut masih belum cukup untuk memulihkan kesehatan Anda. Sebaiknya beri ajrak kelahiran hingga 3 tahun lamanya karena jarak waktu tersebut dapat membuat organ tubuh Anda pulih seutuhnya. Anda pun masih bisa memberikan perhatian penuh kepada sang kakak sebelum adiknya lahir.

    4. Berat Badan

    Waspadai pula ukuran tubuh Anda, mulai dari tinggi hingga lingkar lengan Anda. Kondisi tinggi badan kurang dari 145 cm biasanya memiliki panggul yang kecil atau sempit. Dengan kondisi tubuh tersebut proses persalinan akan semakin sulit. Ibu hamil dengan tinggi badan kurang dari 145 cm harus konsultasi dengan dokter tentang rencana kehamilannya. Hal ini berbeda dengan kondisi Anda yang memiliki lingkar lengan kurang dari 23,5 cm. Jika kurang harus diwaspadai karena bisa saja Anda mengalami Kekurangan Energi Kronis. Dan juga berat badan yang tidak boleh obesitas saat merencanakan kehamilan. Perhitungkan dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diijinkan saat masa kehamilan.

    5. Riwayat kehamilan dan persalinan sebelumnya

    Jika riwayat kehamilan sebelumnya kurang baik, lebih baik konsultasikan dengan dokter kandungan Anda terkait rencana kehamilan Anda yang selanjutnya. Yang ditakutkan dari riwayat kehamilan yang buruk adalah jika kondisinya belum pulih benar dan masih meninggalkan bekas. Contoh riwayat kehamilan yang patut diwaspadai adalah:

    • Pendarahan hebat pada saat hamil atau saat persalinan
    • Saat persalinan atau saat Anda tidak hamil sering mengalami kejang-kejang
    • Anda pernah megalami demam tinggi
    • Waktu persalinan  yag lebih dari 12 jam
    • Proses melahirkan dengan metode caesar
    • Pernah mengalami janin meninggal saat lahir

    6. Gaya Hidup Buruk

    Waspada hal ini untuk calon ibu hamil karena kehamilan anda bisa berisiko tinggi karena gaya hidup sebelumnya. Gaya hidup yang buruk sebelumnya seperti perokok aktif, sering mengkonsumsi pil KB sebelum waktunya, sering minum minuman keras dan sering bergonta ganti pasangan, dan mantan pecandu narkoba patut dipantau secara ketat kehamilannya. Apalagi jika Anda masih mengidap penyakit menular dan sedang menjalani pengobatan, lebih baik menunda dahulu kehamilannya sebelum membahayakan janin dan diri Anda sendiri.

    Ibu yang pintar, sehat dan kuat akan menyadari bahwa sangat penting untuk waspada pada hal-hal yang telah disebutkan di atas, sehingga selama kehamilan tidak ada hal buruk yang terjadi. Masih memiliki banyak pertanyaan untuk perencanaan kehamilan Anda, segera tanya dokter di aplikasi Android ProSehat, gratis!

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Usia 40 Masihkan Bisa Hamil
    • TanyaDok.com: Asam Folat Dosis Tinggi Menyebabkan Masalah Pada Kehamilan
    • TanyaDok.com: Apa Saja Pengaruh Alkohol Pada Kehamilan
    • TanyaDok.com: Belum Terlambat untuk Stop Merokok Bagi Ibu Hamil
    • TanyaDok.com: Kita Mesti Waspada Diabetes Saat Kehamilan
    • TanyaDok.com: Vaksin Sebelum, Saat dan Setelah Kehamilan, Bolehkah?
    • TanyaDok.com: Siapkah Pasutri Menghadapi Kehamilan?
    • TanyaDok.com: Persiapan Mental Seorang Calon IbuTanyaDok.com:
    Read More
  • “A child’s first and best teacher is his mother.” Ungkapan di atas menegaskan bahwa apapun yang diajarkan seorang ibu pada anaknya di sepanjang hidup mereka akan membentuk kesan terdalam di hati dan kenangan mereka sehingga kehidupan mereka terwujud berdasarkan ajaran sang ibu. Pengaruhnya yang amat kuat terhadap anak-anaknya berlandaskan satu tujuan: untuk mereka menjadi generasi […]

    Life Doesn’t Come with a Manual, It Comes with a Mother

    “A child’s first and best teacher is his mother.”

    Ungkapan di atas menegaskan bahwa apapun yang diajarkan seorang ibu pada anaknya di sepanjang hidup mereka akan membentuk kesan terdalam di hati dan kenangan mereka sehingga kehidupan mereka terwujud berdasarkan ajaran sang ibu. Pengaruhnya yang amat kuat terhadap anak-anaknya berlandaskan satu tujuan: untuk mereka menjadi generasi bersinar di masa depan.

    Kemudian kriteria seperti apa yang harus dimiliki oleh seorang ibu untuk dapat mencetak generasi baik di masa depan?

    life doesn’t come with a manual. It comes with a mother.

    “Ibu pintar adalah mereka yang sehat, kuat namun tetap terlihat anggun.”

    Dibalik perjuangannya membesarkan anak-anaknya, ibu pintar akan selalu mencari cara demi mencetak anak-anak cemerlang bagi bangsa dan agamanya. Namun, yang perlu disadari juga terutama oleh para calon ibu adalah, kesehatan mereka juga mempengaruhi kualitas kehidupan anak. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan untuk wanita dan calon ibu adalah sangat penting. Karena guru pertama anak-anak adalah ibu mereka, para ibu perlu mendapatkan pendidikan bukan hanya tentang bagaimana mereka mendidik anak-anaknya, melainkan dengan mendidik dirinya sendiri, jauh dari sebelum seorang anak lahir.

    Ada banyak wanita di Indonesia yang perlu diberikan edukasi yang lebih baik tentang kesehatan, sebelum mereka melahirkan anak-anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa. Penelitian juga menunjukkan bahwa memberikan edukasi tinggi kepada wanita atau calon ibu dapat mengurangi jumlah kematian anak. Saat calon ibu tidak diberikan edukasi terutama tentang kesehatan dirinya sendiri, semakin banyak kejadian kelahiran prematur yang akan meningkatkan risiko kematian bayi. Menurut WHO, Indonesia saat ini menempati peringkat ke-5 untuk negara dengan jumlah kematian prematur terbanyak. Para peneliti sedang mencoba untuk mencari tahu mengapa dan bagaimana mencegah kelahiran prematur. Tetapi para ahli setuju bahwa wanita perlu lebih sehat sebelum hamil dan selama masa kehamilan itu sendiri agar mencetak anak-anak sehat dan cemerlang.

    Dapat dikatakan secara garis besar, langkah menjadi ibu pintar dapat dibagi menjadi:

    1. Tes kesehatan dan mempersiapkan vaksinasi yang diperlukan.
    2. Rutin periksa dan berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan.
    3. Memenuhi asupan yang baik untuk persiapan kehamilan.
    4. Selalu memperhatikan kondisi kesehatan janin, terutama keaktifan geraknya.
    5. Mulai pelajari persiapan persalinan dan menyusui.

    ProSehat dengan sangat senang akan menjembatani para ibu dan calon ibu di luar sana untuk menjadi lebih pintar lagi dalam mencetak generasi cemerlang yang akan mengharumkan nama bangsa di masa depan. Berbagai info menarik seputar pra kehamilan, masa kehamilan, hingga masa menyusui akan diberikan dengan harapan banyak ibu dan calon ibu juga berkeinginan untuk belajar bersama. 

    Because after all, life doesn’t come with a manual. It comes with a mother.

    Ikuti juga keseruan kampanye #IbuPintar di media sosial ProSehat dan dapatkan kesempatan memenangkan voucher ProSehat total Rp 1.000.000,-  tanpa minimal pembelian. Caranya:

    1. Follow Twitter & Instagram @prosehat
    2. Foto anak Anda dengan seragamnya dan jelaskan apa sarapannya di tanggal 2 Mei 2016
    3. Mention @prosehat
    4. Gunakan hashtag #IbuPintar
    5. Tweet / Post! Selamat Anda telah berhasil bergabung dalam kontes foto #IbuPintar.

    Dapatkan promo produk hamil sehat, mulai dari susu, alat kesehatan, suplemen hingga multivitamin di sini

    Read More

Showing 41–42 of 42 results

Chat Asisten ProSehat aja