Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Hamil

Showing 31–40 of 42 results

  • Bagaimana dengan asupan gizi ibu hamil di trimester pertama? Apakah ada yang harus diubah? Mengingat sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ibu, tentunya sangatlah penting untuk menjaga kesehatan Anda. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kualitas asupan gizi karena akan menjadi makanan janin di dalam perut Anda. Untuk itu sangatlah penting dalam menjaga makanan Anda, […]

    Asupan Gizi Ibu Hamil Trimester Pertama

    Bagaimana dengan asupan gizi ibu hamil di trimester pertama? Apakah ada yang harus diubah?

    Mengingat sebentar lagi Anda akan menjadi seorang ibu, tentunya sangatlah penting untuk menjaga kesehatan Anda. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kualitas asupan gizi karena akan menjadi makanan janin di dalam perut Anda. Untuk itu sangatlah penting dalam menjaga makanan Anda, terutama di masa-masa krusial, seperti awal kehamilan Anda. Asupan harian Anda pun harus meliputi beberapa sumber nutrisi berikut ini:

    Sayur dan buah-buahan

    Sumber makanan yang satu ini sangat penting dalam memenuhi kebutuhan asupan gizi ibu hamil setiap harinya. Anda bisa membeli sayur dan buah dalam keadaan segar atau beku. Buat variasi dari kedua sumber makanan ini dan setidaknya konsumsi 5 porsi setiap hari.

     

    Karbohidrat kompleks

    Cari karbohidrat kompleks sebagai asupan energi utama karena jenis ini mengandung lebih banyak serat dan dicerna lebih lama sehingga tidak langsung terbuang. Asupan gizi ibu hamil yang satu ini meliputi roti whole-grain, pasta, nasi merah dan umbi-umbian seperti kentang. Makanlah dengan seimbang dan tidak berlebihan.

    Sumber makanan kaya protein

    Sumber makanan yang satu ini meliputi ikan, daging, telur dan kacang-kacangan. Konsumsi setidaknya 2 porsi ikan setiap minggunya.

    Dairy

    Sumber makanan ini meliputi susu, keju dan yogurt yang juga kaya akan kalsium.Asupan gizi ibu hamil yang satu ini menyediakan kebutuhan kalsium untuk pertumbuhan janin dan juga membuat tulang Anda jauh lebih kuat. Untuk mendapatkan asupan kalsium yang cukup, konsumsi susu, yogurt dan keju hingga 3 porsi setiap harinya. Jika Anda alergi produk sapi pilih produk yang bebas laktosa. 1 sajian susu atau yogurt dengan sedikit keju seperti mozzarella atau cheddar, asupan gizi ibu hamil dapat terpenuhi dengan baik tanpa khawatir diabetes gestasional.

     

    Apakah saya harus makan lebih banyak dari biasanya ketika mengandung?

    Ketika hamil, tubuh Anda menjadi lebih efisien dalam mengolah setiap asupan gizi yang masuk dan mengubahnya menjadi energi yang dibutuhkan oleh Anda serta tumbuh kembang janin Anda. Untuk itu Anda tidak perlu ekstra kalori mulai dari bulan pertama hingga bulan keenam masa kehamilan Anda. Melewati masa 6 bulan kehamilan, barulah Anda diwajibkan untuk menambah 200 kalori (sekitar 3 buah telur dengan berat 150 gram) per hari selama 3 bulan kedepnnya. Dengan begitu calon bayi dan kandungan Anda akan tetap sehat dengan asupan gizi ibu hamil yang tepat konsumsi.

    Adakah makanan yang tidak boleh dimakan di masa kehamilan?

    1. Makanan mentah seperti sashimi, telur setengah matang, salad, karedok, hingga lalapan karena ditakutkan makanan ini mengandung banyak bakteri yang dapat mengganggu kesehatan janin dan diri Anda.
    2. Hati ayam atau sapi dimana di dalamnya mengandung banyak retinol yang dapat mengganggu kesehatan janin
    3. Kopi dan teh perlu untuk dikurangi konsumsinya sehingga hanya 200 mg per hari atau sama dengan 2 gelas kopi instan atau 1 gelas kopi giling atau 2 gelas teh.

     

    home-apps-mom

     

    Sahabat Sehat ingin mendapatkan artikel kesehatan langsung di smartphone Anda? Install Aplikasi ProSehat di Appstore atau Playstore dan dapatkan artikel eksklusif serta HEMAT 50% dengan memasukkan kode promo ‘KADOBUATIBU’ di Dompet ProSehat Sahabat Sehat.

    playstore-300x89

    appstore-1-300x89

     

    Referensi:

    http://www.parents.com/pregnancy/week-by-week/5/your-first-trimester-diet/

    http://www.babycentre.co.uk/a3561/diet-for-a-healthy-pregnancy

    http://www.babycentre.co.uk/a1051123/your-essential-pregnancy-to-do-list-first-trimester

    http://www.babycenter.in/a551107/eating-well-0-8-weeks

    Read More
  • Halo ibu! Bagaimana kabar Anda setelah akhirnya sang buah hati lahir? Semoga ibu selalu sehat dan Anda pun tidak melupakan kesehatan buah hati ya. Dan sebaiknya, walaupun Anda bekerja atau sibuk dengan urusan lainnya, Anda tetap memberikan ASI sebagai asupan gizi terbaik bayi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengerti cara memerah ASI dan menyimpannya. Ingin […]

    Tips Memerah ASI dan Menyimpannya dengan Baik

    Halo ibu! Bagaimana kabar Anda setelah akhirnya sang buah hati lahir? Semoga ibu selalu sehat dan Anda pun tidak melupakan kesehatan buah hati ya. Dan sebaiknya, walaupun Anda bekerja atau sibuk dengan urusan lainnya, Anda tetap memberikan ASI sebagai asupan gizi terbaik bayi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengerti cara memerah ASI dan menyimpannya. Ingin tahu bagaimana cara memerah ASI yang baik dan benar, serta cara menyimpannya? Simak yang berikut ini:

    memerah asi

    Memerah ASI dapat menggunakan cara manual (menggunakan tangan) ataupun mekanis (menggunakan pompa air susu yang dijual di pasaran). Sebelum mulai memerah ASI, cucilah kedua tangan Anda dan pastikan peralatan (pompa, cangkir bermulut lebar untuk menampung ASI sementara, botol kaca untuk menyimpan ASI) telah dalam keadaan steril.

    Baca Juga: 7 Asupan untuk Meningkatkan Nutrisi Ibu Menyusui

    Manual:

    1. Kompreslah kedua payudara dengan air hangat (+15 menit)
    2. Pijatlah payudara secara ringan ke arah bawah dan lakukan gerakan melingkar ke arah puting susu
    3. Tempatkan tangan di tepi areola (area sekitar puting susu yang berwarna lebih gelap)salah satu payudara, posisi ibu jari berlawanan dengan jari telunjuk
    4. Tekan tangan ke arah dada, tekan ibu jari dan telunjuk secara lembut dan bersamaan pada tepi areola. Ulangi secara teratur dan putarlah jari secara perlahan di sekeliling payudara agar tekanan mengenai seluruh saluran air susu dan seluruh ASI bisa dikeluarkan
    5. Letakkan cangkir bermulut lebar di bawah payudara yang diperah untuk menampung air susu yang menetes
    6. Teruskan dengan memerah payudara yang sebelahnya. Jika diperlukan, setelah memerah payudara kedua, dapat kembali ke payudara pertama lagi. Hal ini dapat dilakukan bila payudara masih terasa berat dan penuh dengan air susu. Pijatlah payudara di antara waktu-waktu pemerahan
    7. Jangan meremas payudara atau menggosok dan menekan puting dengan kasar agar tidak melukai jaringan payudara
    8. Biasanya diperlukan waktu sekitar 30 menit untuk memerah kedua payudara, dan mungkin dibutuhkan waktu yang lebih lama bila Anda belum terbiasa. Oleh karena itu, bersabarlah dan tidak usah frustrasi bila air susu tidak mengalir deras
    9. Mengalirnya air susu dipengaruhi oleh hormon oksitosin yang dapat muncul bila ibu merasa rileks. Melihat benda-benda yang mengingatkan ibu pada bayinya atau menelpon rumah untuk mendengarkan suara bayi dapat membantu ibu lebih rileks dan mempermudah keluarnya air susu

    Menggunakan Pompa:

    Perhatikanlah instruksi penggunaan yang terlampir saat membeli pompa air susu. Bersihkanlah pompa sebelum dan sesudah penggunaan, atau disterilkan sesuai instruksi penggunaan.

    1. Basahilah bagian dalam cup tabung yang ditempelkan pada payudara dengan air hangat. Tekan pompa, tempelkan cup tersebut ke payudara dengan benar, kemudian lepaskan tekanan pada pompa agar payudara menempel dengan erat
    2. Tekan pompa dengan tangan sampai air susu mengalir. Saat aliran telah berubah menjadi tetesan, lepaskan cup dengan hati-hati, dan bersihkan payudara dengan kain kering
    3. Pindahkan pompa ke payudara sebelahnya dan lakukan prosedur yang sama. Anda dapat melakukannya berulang-ulang secara bergantian pada kedua payudara

    Setelah selesai memerah ASI, bersihkanlah payudara dengan lap bersih sebelum kembali berpakaian. Pindahkanlah ASI perah dari wadah sementara ke dalam botol kaca atau botol khusus ASI dan tutuplah dengan rapat.

    Untuk cara penyimpanan ASI, sebelumnya pastikan kedua tangan Anda dalam keadaan steril. Cucilah tangan dengan sabun dan simpan ASI perah dalam freezer. Jangan lupa untuk mengingat beberapa hal ini sebelum menyimpan ASI ke dalam freezer:

    Baca Juga: 8 Checklist Ibu Menyusi dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    • Berikanlah label pada botol bertuliskan tanggal dan jam ASI diperah, agar ASI dapat digunakan sebelum kandungannya rusak.
    • ASI yang baru saja diperah, atau sering disebut ASI perah (ASIP) segar, dapat bertahan sekitar 6-8 jam dalam suhu ruangan (19 – 25oC).
    • Bila ASI masih berupa kolostrum, yaitu ASI kental berwarna kekuningan yang keluar pada hari-hari pertama setelah persalinan, dapat bertahan dalam suhu ruang hingga 12 jam.
    • Dalam cooler box (4-15oC) yang dijaga tetap tertutup, ASIP bisa bertahan 24 jam. Bila ASIP segar disimpan dalam kulkas bersuhu 0-4o C, ASIP dapat bertahan selama 5-8 hari.
    • ASIP yang disimpan dalam freezer akan bertahan lebih lama; freezer pada kulkas 1 pintu memberikan waktu simpan hingga 2 minggu, sedangkan dalam freezer kulkas 2 pintu, ASIP bisa bertahan hingga 6 bulan.
    • Simpanlah botol ASIP pada kulkas bagian dalam paling belakang, yang suhunya paling dingin. Jangan menyimpan ASIP di bagian pintu kulkas, karena suhunya kurang stabil.
    • Wadah yang digunakan untuk menyimpan ASIP sebaiknya yang terbuat dari kaca, agar lemak dari ASI tidak mudah tertinggal menempel pada dinding wadah.
    • Isilah botol-botol itu dengan ASI sejumlah yang akan habis dalam satu kali minum oleh bayi, sebab ASIP yang telah dihangatkan, tidak boleh dibekukan kembali.
    • ASI tidak boleh direbus.
    • Untuk menghangatkannya, isilah sebuah mangkok dengan air panas, dan letakkan botol kaca berisi ASIP di dalamnya.
    • ASIP beku juga dapat disimpan dalam kulkas biasa dulu selama 24 jam agar mencair, sebelum dihangatkan dan diberikan pada bayi menggunakan sendok.
    • Gunakanlah ASIP dimulai dari botol yang tanggal pemerahannya lebih awal.

    Demikianlah cara memerah dan menyimpan ASI, cukup sederhana bukan? Berjauhan dengan bayi dan memiliki segudang aktivitas tidak lagi menjadi penghalang untuk memberikan ASI. Mari segera praktekkan! Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai dan produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Memompa dan Menyimpan ASI
    • TanyaDok.com: Pompa ASI Solusi Wanita Menyusui yang Bekerja
    • TanyaDok.com: Cara Menyimpan ASI Perah dengan Tepat
    Read More
  • Menjadi seorang ibu memang anugerah bagi setiap wanita di dunia. Dan sebagai calon ibu yang pintar, sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tubuhnya jauh sebelum mereka merencanakan kehamilan. Mengingat kehamilan adalah suatu keadaan yang istimewa bagi seorang wanita, banyak hal yang perlu Anda lakukan untuk mempersiapkan kehamilan. Salah satunya adalah dengan sering mengkonsumsi makanan dengan kandungan […]

    6 Gizi Penting untuk Calon Ibu Hamil

    Menjadi seorang ibu memang anugerah bagi setiap wanita di dunia. Dan sebagai calon ibu yang pintar, sangatlah penting untuk menjaga kesehatan tubuhnya jauh sebelum mereka merencanakan kehamilan. Mengingat kehamilan adalah suatu keadaan yang istimewa bagi seorang wanita, banyak hal yang perlu Anda lakukan untuk mempersiapkan kehamilan. Salah satunya adalah dengan sering mengkonsumsi makanan dengan kandungan gizi penting untuk calon ibu hamil berikut ini.

    gizi penting untuk calon ibu hamil

    Wanita yang sedang merencanakan kehamilan sebaiknya menjalankan pola makan sehat untuk menjaga kesuburannya. Pola makan yang dimaksud adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung komponen lengkap mikronutrien yang dibutuhkan, yaitu asam lemak esensial seperti alpukat, vitamin E, dan vitamin C, seng, zat besi, DHA dan asam folat.

    1. Asam Folat

    Asam folat adalah salah satu bentuk vitamin B yang esensial, tidak dapat diproduksi tubuh sehingga harus didapatkan dari makanan sehari hari. Wanita yang sedang merencanakan kehamilan memerlukan 400 mikrogram asam folat per hari untuk membantu perkembangan tulang belakang dan otak janin secara optimal. Untuk memastikan bahwa kebutuhan asam folat tercukupi dapat dengan mengkonsumsi supplemen asam folat 400 mikrogram per tablet setiap hari atau dengan bahan makanan yang mengandung asam folat seperti bayam, brokoli, roti, jeruk, sayuran hijau, kacang-kacangan dan biji bijian.

    2. Mineral Mangan

    Para calon ibu yang sebelumnya minum pil kontrasepsi, sebaiknya memperbanyak asupan makanan yang mengandung mineral mangan  yang terdapat dalam bahan makanan oat, roti dan kacang polong.

    3. Zat Besi

    Makanan yang kaya akan zat besi antara lain daging sapi, ikan, telur, sayuran berdaun hijau dan buah-buahan.

    4. Vitamin B6

    Asupan vitamin B 6 yang terdapat di dalam sayuran hijau, sereal dan  padi-padian. Makanan tersebut dapat membantu menguraikan hormon estrogen yang jika jumlahnya berlebihan di dalam tubuh yang dapat mengganggu pola ovulasi normal.

    5. Kalsium

    Asupan gizi penting untuk calon ibu hamil yang ini memang sangat penting mengingat kalsium merupakan mineral yang digunakan untuk pembentukan tulang dan gigi bayi. Jika Anda sedang hamil dan tidak mengkonsumsi banyak mineral kalsium ini, maka untuk pembentukan tulang dan gigi si janin akan diambil dari tulang Anda untuk memenuhi kebutuhan kalsium si calon bayi. Bila kadar kalsium ibu semakin banyak diserap janin akan meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis pada ibu. Sumber kalsium terbaik bisa didapatkan dari susu, yogurt, keju, ikan sarden atau salmon dan beberapa sayuran hijau seperti kale dan bok choi.

    6. Protein

    Gizi penting untuk calon ibu hamil ini juga diperlukan jauh sebelum Anda merencanakan kehamilan. Sumber protein terbaik bisa didapatkan dari daging, ikan, daging unggas, tahu, biji, kacang polong kering, dan telur. Jangan sampai lupa untuk mengkonsumsi bahan makanan sumber protein, karena protein itu merupakan gizi pembangun yang akan membentuk organ-organ penting calon janin seperti otak dan hati mereka.

    Itulah 6 gizi penting untuk calon ibu hamil di atas perlu dikonsumsi dari sebelum merencanakan kehamilan dan juga sepanjang masa kehamilan demi mencetak anak dengan kualitas kesehatan terbaik.

    Mencari suplemen untuk perencanaan kehamilan ataupun selama kehamilan Anda? Dapatkan dengan mudah melalui aplikasi ProSehat (link) ini. Saat ini sudah dilengkapi dengan fitur tanya jawab dokter!

    Read More
  • Bagaimana cara cepat kurus setelah melahirkan? Apakah akan berpengaruh dengan kualitas ASI saya? Pertanyaan bagus. Sebelumnya sangat penting untuk diketahui bahwa saat kehamilan, seorang wanita akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 12,5 kg – 20 kg. Kenaikan berat badan tertinggi akan terjadi setelah 20 minggu kehamilan. Pada saat kehamilan ini, ibu hamil akan menambah konsumsi […]

    5 Cara Cepat Kurus Setelah Melahirkan

    Bagaimana cara cepat kurus setelah melahirkan? Apakah akan berpengaruh dengan kualitas ASI saya?

    Pertanyaan bagus. Sebelumnya sangat penting untuk diketahui bahwa saat kehamilan, seorang wanita akan mengalami peningkatan berat badan sekitar 12,5 kg – 20 kg. Kenaikan berat badan tertinggi akan terjadi setelah 20 minggu kehamilan. Pada saat kehamilan ini, ibu hamil akan menambah konsumsi makanannnya untuk memenuhi kebutuhan anak dan, yang terpenting, juga sebagai persiapan setelah anak lahir.

    cara cepat kurus

    Baca Juga: Infografik Angka Kelahiran Selama Pandemi

    Kita tentu ingat, bahwa setelah melahirkan, akan ada masa menyusui dan saat menyusui, produksi susu pun memerlukan zat yang baik dan cukup. Zat-zat tersebut sebenarnya dibentuk dan disimpan saat masa kehamilan dan akan dikeluarkan saat menyusui. Maka apabila zat tersebut dibuang dengan cara melangsingkan tubuh secara cepat pasca-kelahiran, akan menimbulkan risiko berkurangnya produksi ASI akibat diet yang berlebihan.

    Pemberian ASI eksklusif adalah hal yang paling baik bagi bayi anda. Bila produksi ASI berkurang drastis akibat diet berlebihan ibu, maka kebutuhan minum anak memerlukan suplementasi dari susu formula. Padahal kita sudah sadar betul efek negatif yang bisa ditimbulkan konsumsi susu formula pada bayi,mungkin efek ini tidak langsung muncul, bisa saja baru muncul ketika bayi anda menginjak usia balita.

    Produk Terkait: Jual Produk ASI

    Selain itu diet berlebihan paska melahirkan akan menimbulkan kerugian langsung bagi tubuh ibu. Tubuh masih memerlukan pemulihan dari proses kehamilan dan persalinan. Pemulihan ini memerlukan energi yang tinggi, beserta nutrisi yang lengkap dari makanan.

    Kemudian kapan waktu yang tepat untuk melangsingkan badan pasca melahirkan?

    Sebenarnya berat badan Anda akan menurun secara alami ketika Anda menyusui sang buah hati. Dengan menyusui maka Anda akan membongkar lemak yang disimpan selama kehamilan, karena proses menyusui sendiri memerlukan energi yang besar. Sehingga Anda juga harus menambah makanan yang cukup agar memenuhi kebutuhan harian setelah melahirkan untuk menyusui, yaitu sekitar 1800 hingga 2000 kalori. Bila Anda tidak menyusui, maka Anda boleh mulai melakukan pengaturan pola makan atau diet. Anda tidak boleh menurunkan berat badan lebih dari 1 kg per 2 minggu Hal ini disebabkan masa pasca-kehamilan adalah masa pemulihan, jadi zat-zat tertentu masih diperlukan dalam jumlah banyak.

    Namun,bila Anda masih khawatir tidak akan mendapatkan berat tubuh normal pasca melahirkan, mungkin 5 cara cepat kurus dengan cara aman dan sehat ini bisa Anda lakukan:

    1. Lakukan Olahraga Ringan

    Sebelum Anda memutuskan untuk berolahraga untuk membantu menguruskan badan, Anda harus berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda. Mengapa? Karena bila Anda memiliki kelainan saat kelahiran atau kondisi lain yang tidak memungkinkan, Anda tidak boleh berolahraga dahulu. Bila dokter memutuskan Anda boleh berolahraga, mulailah dengan yang ringan. Jangan langsung melakukan olahraga berat! Prinsipnya olahraga membuat Anda semakin nyaman dan sehat, bukan semakin memperburuk keadaan Anda. Olahraga low-impact yang bisa Anda coba adalah berjalan santai di treadmill, berenang, dan bersepeda. Contohnya wanita yang tidak ada komplikasi selama hamil dan melahirkan secara normal boleh mulai olahraga (sit-up) 40 hari pasca melahirkan. Wanita yang melahirkan dengan cara operasi caesar baru bisa melakukan olahraga setelah 3 bulan paska bersalin, dan ini sebaiknya dimulai dengan yang ringan.

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Jumlah Kalori yang Dibakar

    2. Atur Pola Makan

    Selagi menyusui, sangat penting bagi Anda untuk menjaga kualitas makanan yang dikonsumsi. Lebih baik beralih ke makanan yang diproses dengan baik, sehingga kandungan gizinya terjaga. Pilihan salad dengan sayuran dan buah segar serta organik dapat menjadi salah satu cara cepat kurus setelah melahirkan. Jangan sampai tidak makan karbohidrat sama sekali karena Anda juga harus mendapatkan energi yang cukup untuk setiap harinya. Pilihan sumber karbohidrat yang lebih sehat dan bisa mengenyangkan dalam waktu lama adalah beras merah, pasta wholewheat, ubi merah, ubi ungu, mie dari barley, dst.

    Produk Terkait: Jual Makanan-Minuman Sehat

    3. Jangan Lewatkan Sarapan

    Sarapan adalah waktu yang penting untuk Anda mengisi energi Anda. Pastikan bahwa Anda sarapan dengan makanan yang kaya akan serat dan sedikit karbohidrat, seperti roti atau pasta. Jangan lupa juga sumber protein dalam menu anda, bisa daging merah, unggas, ikan, kerang, dan kacang-kacangan. Pastikan Anda juga mengonsumsi 5 porsi buah dan sayur setiap harinya.

    4. Hidrasi yang Baik

    Dengan minum air mineral 8 liter atau lebih setiap harinya, anda akan membantu ibu tetap segar, teurtama selama menyusui. Berhenti minum minuman kemasan dengan kandungan gula yang tidak terkontrol jumlahnya. Pastikan Anda hanya minum air mineral dan jus tanpa gula sebagai salah satu bentuk detox bagi tubuh Anda.

    5. Slow Down

    Mengunyah makanan dengan baik dan sesuai prosedur yang dianjurkan, yaitu sekitar 30 kali akan membantu tubuh Anda memproses makanan dengan lebih baik. Dengan begitu tubuh juga akan terasa lebih cepat kenyang.

    Baca Juga: 4 Jenis Makanan Agar Rasa Kenyang Lebih Lama

    Dengan 5 cara cepat kurus di atas, diharapkan Anda tidak terlalu fokus pada bagaimana mengembalikan bentuk tubuh ideal dengan cepat, tetapi juga mempertimbangkan efek yang akan diberikan kepada si kecil yang masih membutuhkan ASI.

    Itulah cara-cara mengenai cepat kurus setelah melahirkan. Apabila Sobat Sehat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai langsing setelah melahirkan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Kurus Ekstra Cepat Selepas Melahirkan
    • NLM.nih.gov: Patient Instructions
    • WebMD.com: 8 Tips for Losing Weight After Pregnancy
    Read More
  • Ingin tahu cara menghilangkan stretch marks? Simak beberapa tips di sini: Stretch marks merupakan bentuk jaringan parut kulit yang dihubungkan dengan perubahan kehamilan, obesitas, pubertas, dan peningkatan berat badan jangka pendek akibat binaraga dan kegiatan fisik lainnya. Stretch marks terbentuk ketika dermis, lapisan tengah kulit yang mempertahankan bentuk dan elastisitas direntangkan lebih dari kemampuannya. Fiber […]

    8 Tips Ini Bantu Hilangkan Stretch Marks Tanpa Operasi!

    Ingin tahu cara menghilangkan stretch marks? Simak beberapa tips di sini:

    8 Tips Ini Bantu Hilangkan Stretch Marks Tanpa Operasi!

    Stretch marks merupakan bentuk jaringan parut kulit yang dihubungkan dengan perubahan kehamilan, obesitas, pubertas, dan peningkatan berat badan jangka pendek akibat binaraga dan kegiatan fisik lainnya. Stretch marks terbentuk ketika dermis, lapisan tengah kulit yang mempertahankan bentuk dan elastisitas direntangkan lebih dari kemampuannya. Fiber atau serat ikat di kulit pun akhirnya pecah hingga mengganggu produksi kolagen dan menimbulkan jaringan parut atau stretch marks yang dapat diobati hanya melalui penghapusan stretch mark.

    Bagi wanita karir maupun ibu yang bekerja dan mengurus rumah tangga, tentunya kehadiran stretch marks menghancurkan kepercayaan diri, apalagi jika mereka muncul di tempat yang sulit ditutupi, seperti betis. Ya, salah satu masalah kulit yang diderita oleh hampir seluruh wanita di dunia ini memang tidak berpengaruh pada kondisi kesehatan. Tapi yang menjadi fokus utama dari wanita setelah keluarganya adalah penampilan yang juga menjadi peningkat kepercayaan diri mereka, terutama bagi para wanita karir di era millenia ini. Kemudian sebenarnya apa sih penyebab dari stretch mark? Bermacam-macam ya penyebabnya, mulai dari pertambahan usia, berkurangnya elastisitas kulit, kulit merenggang akibat pelonjakan berat badan, masalah genetik dan kondisi kulit yang sudah ada sebelumnya, seperti bekas luka.

    Sedangkan untuk proses pembentukan stretch mark itu terjadi melalui beberapa tahap, antara lain:

    1. Pembentukan stretch mark ditandai dengan warna kulit yang lebih pucat. Kondisi kulit seperti ini menimbulkan rasa gatal. Kulit di area stretch mark juga akan menipis. Pada saat seperti itu tidak dianjurkan untuk menggaruk bagian kulit yang gatal.
    2. Setelah itu stretch mark akan mulai terlihat dalam bentuk memanjang dan melebar secara perlahan namun pasti.
    3. Ketika kulit menjadi berkerut dan tidak teratur dalam bentuk dan panjangnya, say goodbye to flawless skin!

    Tapi tidak perlu panik. Masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan stretch mark tanpa harus menjalani operasi. Berikut 8 tips menghilangkan stretch mark secara alami:

    1. Kopi

    Cukup gunakan biji kopi yang dihaluskan dan telah dicampur dengan air hangat hingga membentuk pasta. Oleskan pasta ini secara rutin pada bagian dengan stretch marks. Kopi sudah terbukti akan dengan mudah menghilangkan stretch marks.

    2. Sari Buah Lemon

    Peras buah lemon dan usapkan secara merata pada guratan stretch marks sesudah mandi.

    3. Putih Telur

    Telur yang kaya protein bisa menghilangkan stretch marks dengan cara memisahkan putih telur dengan kuningnya. Kocok hingga berbuih, kemudian usapkan ke area stretch marks. Diamkan sebentar, kemudian bilas dengan air dingin. Setelah itu gunakan produk dengan khasiat menghilangkan guratan mengganggu tersebut.

    4. Produk dengan Kandungan Minyak Alami

    Produk dengan kandungan sebanyak ini memang sedikit pricey, tapi tidak semahal biaya operasi. Kandungan alami dengan kombinasi vitamin A, E, minyak kamomil, purcellin oil, dan minyak lavender dapat membantu menghilangkan stretch marks. Penggunaan secara teratur selama 8 minggu pertama (2x penggunaan setelah mandi) dapat mengembalikan kondisi kulit tersebut. Ingin tahu buktinya? Kim Kardashian merupakan salah satu contoh selebriti yang tergila-gila dengan produk olahan kombinasi minyak alami dan vitamin A dan E, terutama setelah melahirkan North West.

    5. Lidah Buaya

    Tanaman ini sudah terbukti dapat mengatasi banyak jenis masalah kulit, termasuk stretch marks! Usapkan secara langsung pada area yang bermasalah kemudian diamkan beberapa menit dan bilas dengan air hangat.

    6. Gula Pasir

    Siapa yang menyangka ya! Tapi gula pasir terbukti efektif menghilangkan stretch marks secara perlahan, namun pasti. Cukup gunakan gula pasir (tekstur kasar), minyak zaitun atau produk lotion dengan khasiat alamai dan tetesan buah lemon. Campur dan gunakan secara merata pada area stretch marks dan lihat perubahannya dalam sebulan. Penggunaan yang disiplin menentukan hasil yang baik.

    7. Bubuk Coklat

    Coklat terbukti memiliki kandungan kolagen yang tinggi. Tentunya dapat menjadi jawaban dari permasalahan stretch marks, ya. Saat ini banyak industri rumahan yang memfokuskan produksi penggunaan masker coklat siap pakai. Ekstrak dari biji coklat pun dapat dengan mudah digunakan.

    8. Konsumsi Air Mineral

    Minum air putih yang cukup setiap harinya (sekitar 8 L/hari) dapat mengembalikan kelembaban dan keelastisan kulit dengan mudah.

    Itu tadi 8 tips menghilangkan stretch marks dengan mudah! Tidak perlu menjalani operasi untuk terlihat cantik. Dan jika banyak wanita meributkan waktu yang terbatas sehingga tidak dapat mencoba salah satu dari tips di atas, sebaiknya gunakan produk kemasan jadi yang praktis untuk dibawa dan mudah digunakan.

    Read More
  • Setiap Bunda pasti mendambakan produksi ASI lancar. Sayangnya, tak sedikit Bunda yang mengeluh ASI-nya tidak lancar. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satu yang paling banyak mempengaruhi adalah stres dan kurangnya asupan gizi selama menyusui. Anjuran beberapa makanan, seperti edamame, pepaya dan wortel bisa Bunda konsumsi untuk melancarkan pasokan ASI dalam tubuh. Namun, Bunda […]

    6 Makanan Pelancar ASI Untuk Bunda

    Setiap Bunda pasti mendambakan produksi ASI lancar. Sayangnya, tak sedikit Bunda yang mengeluh ASI-nya tidak lancar. Banyak faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satu yang paling banyak mempengaruhi adalah stres dan kurangnya asupan gizi selama menyusui.

    Anjuran beberapa makanan, seperti edamame, pepaya dan wortel bisa Bunda konsumsi untuk melancarkan pasokan ASI dalam tubuh. Namun, Bunda sebaiknya tidak hanya mengonsumsi satu jenis makanan saja, tetapi konsumsi-lah berbagai makanan pelancar ASI untuk mendapatkan kebutuhan nutrisi secara lengkap. Padu-padankan konsumsi makanan berikut agar produksi ASI semakin lancar.

     1. Edamame

    prosehat edamame lancarkan asi

    Edamame tergolong kacang-kacangan yang tinggi protein dan mengandung vitamin serta mineral yang cukup untuk produksi ASI. Kandungan vitamin A, C dan B serta kalsium juga membantu tubuh untuk menjaga kesehatan Bunda saat menyusui, sehingga tidak mudah sakit. Supaya ASI lancar, konsumsi edamame sebagai camilan dengan cara direbus. Yum!

    Baca Juga: 9 Tips Asi Lancar Setelah Melahirkan

    2. Pepaya

    prosehat pepaya lancarkan ASI

    Stres dan lemas saat menyusui? Bisa jadi Bunda kekurangan asupan kalium. Kalium bermanfaat untuk menstabilkan mood sehingga Bunda tidak mudah stres. Ternyata kalium bisa didapatkan pada buah pepaya. Bunda dapat mengolahnya menjadi jus atau smoothies.

    Baca Juga: 8 Check List Ibu Menyusui Saat Naik Pesawat

    3. Labu Siam

    prosehat labu siam lancarkan asi

    Kandungan lengkap pada buah mungil ini mampu meningkatkan produksi ASI. Labu Siam mengandung vitamin C, B kompleks dan beberapa mineral, seperti fosfor, seng dan tembaga. Tidak hanya bergizi, makanan ini juga mudah dicerna di dalam tubuh. Olah labu siam dengan direbus dan dijadikan lalapan untuk menemani makan siang Bunda.

    Baca Juga: Hubungan Menyusui dengan Kanker Payudara

    4. Asparagus

    prosehat asparagus lancarkan asi

    Kandungan fitoestrogen pada sayuran ini berfungsi untuk meningkatkan produsi ASI. Selain itu, makanan ini juga bisa memperbaiki mood. Bagi Ibu yang stres, asparagus bisa menjadi solusi sebagai makanan selingan. Sup asparagus bisa menjadi pilihan Bunda ditemani dengan susu hangat saat sore.

    Baca Juga: 5 Cara Cepat Kurus Setelah Melahirkan dengan Aman

    5. Wortel

    prosehat wortel lancarkan ASI

    Buah berwarna orange ini sudah pasti Bunda kenal. Wortel mengandung vitamin A yang cukup tinggi, terutama beta karoten.  Sejak jaman dahulu, wortel terkenal mampu meningkatkan produksi ASI. Jus atau tumis wortel bisa menjadi pilihan Bunda saat mengolahnya.

    Baca Juga: Tips Memerah dan Menyimpan Asi

    6. Keju

    prosehat keju lancarkan asi

    Makanan yang digemari hampir semua kalangan ini mampu meningkatkan produksi ASI. Kandungan protein dan lemak serta beberapa vitamin dan mineral mampu melancarkan ASI Bunda. Sajikan keju dengan berbagai olahan makanan, seperti salad buah, roti panggang atau olahan pasta lainnya.

    Produk Terkait: Imunisasi Anak Lengkap

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Back to nature merupakan konsep dari gentle birth. Hal ini terinspirasi dari proses persalinan yang dilakukan oleh para wanita dari suku pedalaman di Indonesia. Mereka sudah dan masih melakukan gentle birth ini, di pinggir sungai dan hanya ditemani oleh suami. (sumber: National Geographic) Apa Itu Gentle Birth? Gentle birth adalah metode melahirkan yang tenang dan […]

    Serba Serbi Gentle Birth

    Back to nature merupakan konsep dari gentle birth. Hal ini terinspirasi dari proses persalinan yang dilakukan oleh para wanita dari suku pedalaman di Indonesia. Mereka sudah dan masih melakukan gentle birth ini, di pinggir sungai dan hanya ditemani oleh suami. (sumber: National Geographic)

    Apa Itu Gentle Birth?

    Gentle birth adalah metode melahirkan yang tenang dan nyaman di mana sang ibu dapat melahirkan di mana saja, tidak harus di rumah sakit. Konsep gentle birth ini diawali dengan melakukan senam hamil yang tepat, yoga dan teknik self-hypnosis atau hipnotis diri jauh sebelum waktu kelahiran agar sang ibu siap secara mental dan fisik dalam melahirkan. Pendampingan tenaga medis seperti dokter kandungan atau bidan sebaiknya tetap dilakukan terutama bagi ibu yang baru pertama kali melakukan persalinan.

    gentle birth

    Proses persalinan dengan metode gentle birth tidak akan diramaikan oleh suara teriakan sang ibu yang kesakitan, namun hanya suara erangan 1 atau 2 kali, terciptalah proses kelahiran yang sakral dan suci, di mana sang ibu menyaksikan dan melakukan sendiri proses kelahiran buah hatinya. How magical is that!

    Siapa Saja yang Boleh Melakukan Gentle Birth?

    Para wanita yang sudah mempersiapkan rohani dan jasmani dari sebelum hamil, saat masa kehamilan dan beberapa saat menjelang kelahiran. Apa saja yang harus dipersiapkan dari segi rohani dan jasmani? Percaya bahwa kearifan alam adalah yang terbaik. Percaya dengan alam dan kekuatan yang akan menemani proses persalinan Anda. Self-hypnosis juga dapat membentuk kepercayaan bahwa melahirkan itu sebuah hal yang indah dan magis sehingga sang ibu tidak akan mengalami rasa nyeri atau sakit dalam prosesnya. Sementara untuk persiapan jasmani, dari awal masa kehamilan sang ibu sudah rajin berolahraga yang nantinya dapat membuat tubuhnya bugar saat akan menjalani persalinan dan sebaiknya dimulai dari trimester pertama dengan rajin olahraga low-impact seperti yoga dan berjalan kaki.

    Sedangkan untuk hal-hal terkait medis yang perlu diperhatikan oleh ibu dan keluarga adalah:

    • Kehamilan tidak berada pada rentang usia hamil berisiko tinggi (umur ibu <19 tahun atau di atas 35 tahun)
    • Bukan kehamilan kembar
    • Tidak ditemukannya masalah kesehatan ibu selama 30 minggu kehamilan
    • Posisi janin, plasenta, dan tali pusat normal ketika cek USG terakhir (misalnya di minggu ke-30)
    • Janin sehat, tunggal, cukup bulan, dan tidak memiliki kelainan
    • Tidak adanya gejala ketuban pecah dini
    • Tidak adanya riwayat komplikasi pada persalinan sebelumnya

    2 Jenis Metode Gentle Birth yang Umum di Indonesia

    1. Water Birth

    Water birth atau teknik melahirkan di dalam air adalah teknik melahirkan di mana sang ibu menjalani proses kelahiran di dalam bak atau bathtub mandi berisi air hangat. Teori di balik melahirkan di dalam air adalah bahwa bayi telah berada di dalam kantung ketuban selama 9 bulan. Melahirkan di lingkungan yang sama atau serupa dapat mempernyaman bayi dan mengurangi stres bagi ibu. Walaupun teknik ini dapat mengurangi stres saat kelahiran dan dipercaya juga dapat mengurangi komplikasi.

    Beberapa keuntungan bagi ibu jika melahirkan di dalam air adalah sebagai berikut:

    • Lingkungan air dapat membuat nyaman,  menenangkan, dan santai. Nampaknya air dapat meningkatkan energi sang ibu pada saat stadium akhir persalinan.
    • Air dapat mengurangi atau memperingan tekanan pada area perut. Daya apung dapat mengurangi berat tubuh sang ibu, sehingga memungkinkan pergerakan dan pengaturan posisi yang lebih bebas dan leluasa. Daya apung menghemat tenaga ibu karena tidak terbeban oleh gravitasi. Daya apung itu sendiri juga dapat membuat kontraksi rahim lebih efisien dan sirkulasi darah yang lebih baik, sehingga oksigenasi otot rahim menjadi lebih baik, mengurangi nyeri untuk ibu, dan memberi lebih banyak oksigen untuk bayi.
    • Berendam di dalam air seringkali dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh rasa cemas.
    • Berendam di dalam air dapat menstimulasi sensor saraf sentuh dan temperatur, serta meningkatkan ambang batas nyeri (yang disebut juga Gate Theory of Pain), sehingga mengurangi keperluan pembiusan.
    • Air tampaknya dapat menurunkan produksi hormon stres, sehingga tubuh ibu dapat lebih memproduksi endorfin, yang bersifat anti nyeri. Air dapat menyebabkan miss V menjadi lebih elastis dan rileks, sehingga mengurangi angka kejadian dan keparahan robekan, demikian pula untuk kebutuhan episiotomy (pengguntingan untuk pelebaran jalan lahir) dan jahitan.

    Setelah sang ibu dapat rileks secara mental, maka ia dapat mengkonsentrasikan usahanya ke dalam proses persalinan. Air memberikan rasa privasi, yang mengurangi rasa malu, kecemasan, dan ketakutan. Di sisi lain, keuntungan bagi bayi adalah lingkungan yang serupa dengan kantung ketuban, dan mengurangi stres bayi dengan memberikan rasa aman.

    2. Hypnobirthing

    Hypnobirthing adalah suatu bentuk terapi alternatif holistik yang membantu sang ibu untuk rileks, tenang, dan tetap dalam keadaan sadar sepenuhnya. Hypnobirthing adalah salah satu cabang dari Hypnosis. Hypnosis telah diakui oleh WHO sebagai terapi alternatif di luar Ilmu Kedokteran Barat yang sah. Hypnobirthing dilakukan oleh ibu dan pasangannya dalam keadaan relaksasi mendalam. Setelah masuk dalam keadaan relaksasi mendalam, dilakukanlah suatu penanaman sugesti ke otak mengenai hal-hal positif saat proses persalinan, misalnya bahwa proses persalinan itu tidak menyakitkan.

    Pada praktiknya, sang ibu diajarkan untuk memasukkan kata-kata positif ke dalam dirinya. Sang suami juga diharapkan ikut menanamkan kata-kata positif kepada istrinya. Pada awalnya ibu akan dibantu oleh terapis dalam prosesnya, selanjutnya ibu tersebut bisa melakukannya sendiri atau dengan bersama suami di rumah. Hypnobirthing dapat juga dilakukan dengan alat bantu CD (Compact Disc) rekaman suara sugesti. Kelas hypnobirthing biasanya dilakukan dalam tiga kali pertemuan, sekali seminggu dalam waktu satu setengah jam. Seorang ibu dapat mulai mengikuti kelas ini pada usia kehamilan sedini mungkin, tetapi tidak menutup kemungkinan kelas ini diikuti oleh ibu yang usia kehamilannya telah diatas enam bulan.

    Keuntungan hypnobirthing:

    • Kondisi tenang selama kehamilan akan direkam oleh janin dan membentuk kepribadian serta kecerdasan sejak di dalam rahim
    • Mengurangi rasa mual, muntah, dan pusing
    • Menciptakan keadaan yang seimbang sehingga pertumbuhan fisik dan psikis bayi lebih sehat
    • Memperlancar jalannya proses persalinan dan meminimalkan rasa sakit
    • Meningkatkan produksi ASI
    • Dapat lebih mengontrol emosi dan perasaan
    • Mencegah kelelahan yang berlebih saat proses persalinan

    Dengan melihat penjelasan diatas dapat dinilai bahwa gentle birth atau teknik melahirkan yang dapat menjadi alternatif selain melahirkan di rumah sakit ataupun teknik caesar. Manakah yang menjadi pilihan Anda?

    Referensi:

    • TanyaDok: Nyamannya Melahirkan dalam Air
    • TanyaDok: Melahirkan Kini Tak Sakit Lagi dengan Hypnobirthing
    • TanyaDok: Terapi Musik untuk Mengurangi Rasa Sakit Saat Persalinan
    • AyahBunda: Metode Persalinan Gentle Birth
    • BellyBelly: Water Birth; Everything You Need to Know
    • NationalGeographic: Metode Gentle Birth untuk Proses Kelahiran yang Suci dan Damai
    • TanyaDok: Teknik Melahirkan di Dalam Air Amankah?
    • TanyaDok: Melahirkan Kini Tak Sakit Lagi dengan Hypnobirthing
    Read More
  • Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk memonitor kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Kenapa pemeriksaan ini penting? Kapan dan apa saja yang harus diperiksa? Baca Juga: 4 Hal Penting Terkait Melahirkan Saat Pandemi Menurut IDAI Pemeriksaan ini adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dari awal kehamilan hingga proses […]

    4 Hal Penting dari Pemeriksaan Kehamilan (Antenatal Care)

    Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care (ANC) sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk memonitor kesehatan ibu dan janin dalam kandungan. Kenapa pemeriksaan ini penting? Kapan dan apa saja yang harus diperiksa?

    Baca Juga: 4 Hal Penting Terkait Melahirkan Saat Pandemi Menurut IDAI

    Pemeriksaan ini adalah serangkaian pemeriksaan yang dilakukan secara berkala dari awal kehamilan hingga proses persalinan untuk memonitor kesehatan ibu dan janin agar tercapai  kehamilan yang optimal. Sementara untuk pemeriksaan antenatal merupakan pemeriksaan rutin menjelang persalinan dan salah satu satu program yang terencana berupa observasi, edukasi, dan penanganan medis pada ibu hamil.

    pemeriksaan kehamilan

    Proses kehamilan dan persalinan yang aman dan memuaskan merupakan tujuan dari pemeriksaan antenatal ini. Belum lagi tujuan lainnya yang tidak kalah penting, yaitu menurunkan angka kematian ibu melahirkan, menurunkan angka kematian bayi dan mendeteksi dini gangguan agar dapat diatasi dengan cepat. Berikut ini 4 hal penting dari antenatal care:

    1. Pemeriksaan Kehamilan Pertama

    Pemeriksaan ini dilakukan ketika usia kehamilan Anda antara 0-3 bulan. Pada usia kehamilan muda ini banyak para ibu yang tidak menyadari kehamilannya. Dan untuk pemeriksaan pertama ini diwajibkan dilakukan sebelum usia kehamilan < 12 minggu. Pemeriksaan ini cukup dilakukan sekali dan mungkin berlangsung 30-40 menit. Berikut ini hal-hal yang diperiksa pada pemeriksaan pertama:

    • Riwayat Kesehatan: Anda akan diajukan beberapa pertanyaan untuk mengetahui kelainan genetik, kondisi kesehatan, riwayat kehamilan sebelumnya dan keadaan mental/psikososial Anda.
    • Penentuan Usia Kehamilan: Pada langkah ini akan dilakukan USG transvaginal atau transabdominal untuk memastikan adanya janin dalam kandungan atau dengan menanyakan HPHT (hari pertama haid terakhir) Anda.
    • Pemeriksaan Fisik Secara Umum: Pemeriksaan seperti tekanan darah, berat badan dan pemeriksaan fisik lainnya dilakukan pada step ini.
    • Pemeriksaan Dalam: Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan vagina dan leher rahim Anda.
    • Pemeriksaan Laboratorium: Hal ini dilakukan untuk mengetahui kadar hemoglobin darah, urinalisis (pemeriksaan urin), golongan darah serta rhesus, TORCH dan tes hepatitis.

    Baca Juga: Inilah 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi

    Bila terdapat kelainan atau komplikasi dalam pemeriksaan fisik dan laboratorium maka sebaiknya dirujuk ke dokter spesialis kandungan. Bila tidak terdapat kelainan maka pemeriksaan tetap dapat dilakukan di bidan atau puskesmas.

    2. Pemeriksaan Kehamilan Kedua

    Pemeriksaan yang kedua ini dilakukan saat usia kehamilan antara 4-6 bulan. Normalnya kunjungan kehamilan dilakukan sebelum usia kehamilan mencapai 26 minggu. Pemeriksaan ini hanya berlangsung kurang lebih 20 menit saja. Pemeriksaan yang akan dilakukan meliputi:

    • Anamnesa: Anda akan ditanyakan mengenai kondisi selama kehamilan, keluhan-keluhan yang muncul dan tanda-tanda pergerakan janin.
    • Pemeriksaan Fisik: Pemeriksaan ini berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri (puncak rahim), detak denyut janin dan pemeriksaan fisik menyeluruh serta pemeriksaan dalam bila pada kunjungan pertama tidak dilakukan.
    • Pemeriksaan Laboratorium: Pemeriksaan yang meliputi urinalisis, cek protein dalam urin bila tekanan darah tinggi, gula darah dan hemoglobin terutama bila kunjungan pertama anda dinyatakan anemia. Anda juga bisa melakukan serangkaian pemeriksaan lainnya yang berguna dalam mendeteksi dini kelainan dalam janin misalnya alpha feto protein (AFP), Chorion Villius Sample (CVS), dan amniosintesis.
    • Pemeriksaan Ultrasonografi: Pemeriksaan USG ini berguna untuk mendeteksi kelainan bawaan janin, jumlah janin, pergerakan jantung janin, lokasi plasenta (ari-ari) dan lain-lain.

    3. Pemeriksaan Kehamilan Ketiga

    Pemeriksaan ketiga ini dilakukan saat usia kehamilan mencapai 32 minggu. Pemeriksaan ini mungkin memakan waktu 20 menit dengan komposisi pemeriksaan hampir sama dengan pemeriksaan kedua yaitu:

    • Anamnesa: Anda akan ditanyakan mengenai kondisi selama kehamilan, keluhan-keluhan yang muncul dan tanda-tanda pergerakan janin.
    • Pemeriksaan Fisik: berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri (puncak rahim), detak denyut janin, pemeriksaan Leopold (pemeriksaan kandungan melalui perut) dan pemeriksaan fisik menyeluruh.
    • Pemeriksaan laboratorium: Urinalisis, cek protein dalam urin bila tekanan darah tinggi, gula darah dan hemoglobin.

    Baca Juga: Ini Dia Penambah Berat Badan Normal Ibu Hamil

    4. Pemeriksaan Kehamilan Keempat

    Pemeriksaan ini merupakan pemeriksaan terakhir dan dilakukan pada usia kehamilan antara 32-36 minggu. Pada pemeriksaan ini akan dilakukan pemeriksaan:

    • Anamnesa: Anda akan ditanyakan mengenai kondisi selama kehamilan, keluhan-keluhan yang muncul, pergerakan janin, dan tanda kontraksi rahim.
    • Pemeriksaan Fisik: berupa pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi fundus uteri (puncak rahim), detak denyut janin, pemeriksaan Leopold (menentukan letak janin dalam kandungan),  dan pemeriksaan fisik menyeluruh.
    • Pemeriksaan Laboratorium: uinalisis, cek protein dalam urin bila tekanan darah tinggi, gula darah dan hemoglobin terutama bila kunjungan pertama anda dinyatakan anemia. Saat pemeriksaan keempat inilah anda akan mulai mendiskusikan pilihan persalinan yang aman sesuai dengan kondisi kehamilan.

     

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kehamilan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Perlukah Pemeriksaan Rutin Menjelang Persalinan
    • TanyaDok.com: Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan
    Read More
  • Hidup di negara dengan angka penyakit infeksi yang tinggi tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi penduduk Indonesia, khususnya wanita yang sedang hamil. Untuk itu pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan mutlak dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Banyak yang melupakan hal ini. Padahal banyak sekali manfaat dari melakukan pemeriksaan sebelum pernikahan dan melakukan vaksinasi ibu hamil atau […]

    11 Jenis Vaksinasi Wajib Bagi Ibu Hamil yang Harus Diketahui

    Hidup di negara dengan angka penyakit infeksi yang tinggi tentunya merupakan sebuah tantangan tersendiri bagi penduduk Indonesia, khususnya wanita yang sedang hamil. Untuk itu pemeriksaan kesehatan sebelum pernikahan mutlak dilakukan oleh pasangan yang akan menikah. Banyak yang melupakan hal ini. Padahal banyak sekali manfaat dari melakukan pemeriksaan sebelum pernikahan dan melakukan vaksinasi ibu hamil atau pra kehamilan.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

    am_140820_pregnant_influenza_vaccine_800x600

    Salah satu manfaatnya adalah penyakit dan kelainan yang dimiliki oleh pasangan yang akan menikah dapat terdeteksi sehingga penyakit menular yang diidap oleh salah satunya dapat dengan segera ditangani. Sebab dalam pernikahan, seks tak bisa dilepaskan dari risiko tertularnya penyakit menular. Agar hasil lebih optimal, pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan satu tahun sebelum pernikahan. Pemeriksaan kesehatan yang mendekati hari pernikahan hanya bisa dipilih oleh pasangan yang rajin melakukan pemeriksaan kesehatan setiap tahun.

    Dengan adanya penyakit HIV/AIDS, pernikahan tidak hanya berisiko batal, namun juga bisa mengancam kondisi jiwa pasangan dan anak yang akan dilahirkan. Untuk itu ibu yang pintar perlu melakukan beberapa tes kesehatan pranikah dan kehamilan yang meliputi:

    1. Tes kesehatan umum seperti USG, X-ray, tes laboratorium, dan sebagainya.
    2. Tes penyakit hubungan seksual (PHS).
    3. Tes persiapan kehamilan (TORCH dan lain-lain)
    4. Tes kesuburan
    5. Tes genetika

    Jika tes pra nikah dan kehamilan berhasil dilalui, jangan sampai melewatkan vaksinasi. Dengan melakukan vaksinasi ibu hamil, tubuh Anda akan kebal terhadap serangan penyakit. Tujuan dari imunisasi atau  memasukkan virus yang dilemahkan itu sendiri adalah agar terbentuk antibodi terhadap virus tersebut.

    Baca Juga: Sobat Ingin Menikah? Yuk, Tes Check-Up Kesehatan Pranikah

    Kemudian vaksin apa saja yang aman diberikan pada saat sebelum hamil dan saat hamil? Faktanya, tidak semua vaksin rutin dan aman diberikan pada ibu hamil. Hanya vaksin-vaksin yang tidak mengandung kuman hidup saja yang aman diberikan untuk ibu hamil. Vaksin hidup hanya boleh diberikan bila keuntungan yang diperoleh melebihi kerugian yang terjadi akibat pemberian vaksin.

    Berikut adalah pilihan vaksin yang menjadi pertimbangan para calon ibu hamil:

    1. Vaksin Hepatitis A

    • Sebelum Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Saat Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Setelah Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    2. Vaksin Hepatitis B

    • Sebelum Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Saat Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Setelah Hamil: Ya, jika ada resiko
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    3. Vaksin HPV

    • Sebelum Hamil: Ya, usia 9-26 tahun
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, usia 9-26 tahun
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    4. Vaksin Influenza (Inaktif)

    • Sebelum Hamil: Ya
    • Saat Hamil: Ya
    • Setelah Hamil: Ya
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    5. Vaksin Influenza (Aktif)

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Tipe Vaksin: Hidup

    6. Vaksin MMR

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, berikan segera setelah kelahiran jika rentan
    • Tipe Vaksin: Hidup

    7. Vaksin Meningitis / Meningococcus

    • Sebelum Hamil: Jika ada indikasi
    • Saat Hamil: Jika ada indikasi
    • Setelah Hamil: Jika ada indikasi
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    8. Vaksin Pneumonia / Pneumococcus / IPD

    • Sebelum Hamil: Jika ada indikasi
    • Saat Hamil: Jika ada indikasi
    • Setelah Hamil: Jika ada indikasi
    • Tipe Vaksin: Inaktif

    9. Vaksin DT

    • Sebelum Hamil: Ya, DPT lebih dipilih
    • Saat Hamil: Ya, DPT lebih dipilih jika usia kehamilan lebih dari 20 minggu
    • Setelah Hamil: Ya, DPT lebih dipilih
    • Tipe Vaksin: Toksoid

    10. Vaksin DPT

    • Sebelum Hamil: Ya
    • Saat Hamil: Ya
    • Setelah Hamil: Ya
    • Tipe Vaksin: Toksoid

    11. Vaksin Varicella

    • Sebelum Hamil: Ya, hindari konsepsi (hamil) selama 4 minggu
    • Saat Hamil: Tidak dianjurkan
    • Setelah Hamil: Ya, berikan segera setelah kelahiran jika rentan
    • Tipe Vaksin: Hidup

    Keterangan:

    • HPV: human papilloma virus,
    • MMR: mumps, measles, rubella,
    • DT: difteri, tetanus,
    • DPT: difteri, tetanus, pertusis

    Risiko terinfeksinya janin oleh vaksin hidup membuat vaksin hidup tidak direkomendasikan pada saat kehamilan. Dengan demikian hendaknya vaksin hidup diberikan sebelum hamil atau setelah melahirkan. MMR dan varicella merupakan vaksin-vaksin hidup yang direkomendasikan karena penyakit-penyakit yang dicegah dengan vaksin ini (rubella dan varicella) dapat menyebabkan gangguan kehamilan dan kelainan pada janin. Mencegah lebih baik daripada mengobati. Pemberian vaksin merupakan hal penting dipertimbangkan sehubungan dengan kehamilan. Oleh karena pemberian vaksin yang cukup rumit pada saat kehamilan, maka setiap wanita yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan konsultasi pada dokter kebidanan dan kandungan untuk pemberian vaksin ini.

    Baca Juga: 4 Hal Penting Terkait Melahirkan Saat Pandemi Menurut IDAI

    Sudah  banyak ibu hamil yang mempersiapkan kehamilan dan melakukan vaksinasi saat hamilnya melalui layanan vaksinasi Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    • TanyaDok.com: Vaksin Sebelum, Saat dan Setelah Kehamilan, Bolehkah?
    • TanyaDok.com: Perlukah Imunisasi Sebelum Menikah dan Saat Hamil
    • Merck. (2007). Merck Vaccine Patient Assistance Program. Retrieved December 19, 2007
    • Department of Vaccine and Biology. Report of a meeting on preventing CRS: Immunization strategies, surveillance needs. WHO. Geneva, 2000 (12-14 Jan)
    • Clark AL, Gall SA. Clinical uses of intravenous immunoglobulin in pregnancy. AmJ Obstet Gynecol 1997
    Read More
  • Sudah memasuki bulan ke-8 dari kehamilan, sebaiknya 10 perlengkapan melahirkan ini mulai Anda masukkan ke dalam tas yang siap dibawa saat masa persalinan. Mengapa harus dari bulan ke-8? Karena biasanya waktu persalinan terjadi tidak sesuai perhitungan HPL (hari perkiraan lahir) dari dokter dan bisa terjadi kapan saja mendekati bulan ke-9. Oleh karena itu, sebaiknya seluruh […]

    10 Checklist Perlengkapan Melahirkan yang Wajib Dibawa

    Sudah memasuki bulan ke-8 dari kehamilan, sebaiknya 10 perlengkapan melahirkan ini mulai Anda masukkan ke dalam tas yang siap dibawa saat masa persalinan. Mengapa harus dari bulan ke-8? Karena biasanya waktu persalinan terjadi tidak sesuai perhitungan HPL (hari perkiraan lahir) dari dokter dan bisa terjadi kapan saja mendekati bulan ke-9. Oleh karena itu, sebaiknya seluruh perlengkapan melahirkan yang penting sudah dipersiapkan dan mudah dibawa.

    Baca Juga: Inilah 7 Tips Aman Hamil di Masa Pandemi

    Apa saja perlengkapan melahirkan yang wajib dibawa? Checklist berikut yang dibuat oleh seorang ibu yang sudah berpengalaman melahirkan hingga 4 kali!

    perlengkapan melahirkan

    Perlengkapan melahirkan yang wajib dibawa untuk 3 hari (minimal) menginap di Rumah Sakit:

    1. Baju Ganti, Selop dan Kaos Kaki

    Biasanya Rumah Sakit di Indonesia menyediakan baju ganti, selop dan kaos kaki untuk digunakan selama Anda merasa harus berjalan dan menunggu kontraksi. Namun terkadang beberapa wanita memilih untuk menggunakan miliknya sendiri. Pilih baju ganti seperti kimono atau daster yang mudah dipakai dan dilepaskan.

    2. Pembalut Bersalin

    Perlengkapan melahirkan yang satu ini penting untuk dibawa. Pembalut bersalin ini berfungsi untuk menjaga kebersihan akibat darah yang masih keluar paska melahirkan. Baik normal maupun caesar, mulai hari pertama hingga selama masa nifas akan keluar darah seperti menstruasi dari vagina,walaupun jumlahnya berangsur berkurang namun ibu pasti akan merasa lebih nyaman dan bersih bila menggunakan pembalut bersalin yang akan menjaga area kewanitaan tetap kering.  Siapkan sekitar 3-4 pak untuk berjaga-jaga.

    3. Celana Dalam Ganti

    Perlengkapan melahirkan yang satu ini sebaiknya dibawa dalam jumlah lebih banyak untuk berjaga-jaga bila darah nifas masih merembes walaupun sudah menggunakan pembalut bersalin. Jika memungkinkan, bawa beberapa buah dengan ukuran besar agar tidak melukai bekas jahitan caesar Anda (jika Anda melahirkan dengan metode caesar).

    Baca Juga: Ini Dia Penambahan Berat Badan Normal Ibu Hamil

    4. Gurita atau Korset

    Siapa sih yang ingin perutnya melar setelah melahirkan? Banyak Rumah Sakit di Indonesia juga menyarankan untuk membawa perlengkapan melahirkan ini karena otot perut Anda masih bisa dibentuk kembali hingga 2 bulan setelah proses persalinan. Jadi persiapkan Gurita atau Korset untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal pasca melahirkan.

    5. Dokumen administrasi

    Dokumen administrasi dibutuhkan untuk proses di rumah sakit maupun registrasi akta kelahiran anak. Dokumen tersebut meliputi:

    • Fotokopi KTP suami dan istri
    • Fotokopi Kartu Keluarga
    • Fotokopi Akta Nikah
    • Fotokopi Akta Kelahiran Suami dan Istri

    6. Bra Menyusui

    Jika Anda ingin menyangga payudara namun tetap ingin membuat nyaman si kecil yang baru lahir saat menyusui, perlengkapan melahirkan yang satu ini juga wajib dibawa.

    7. Pompa ASI

    Perlengkapan melahirkan yang ini berguna sebagai pemeras ASI jika si kecil yang baru lahir belum dapat menyusui secara langsung. Banyak produk yang menjualnya dalam versi manual dan elektrik. Pompa ASI ini pastinya akan berguna hingga 6 bulan ke depan untuk menjaga masa ekslusif ASI sang buah hati.

    8. Perlengkapan Bayi

    Nah, perlengkapan si kecil yang baru lahir meliputi:

    – selimut

    – popok kain atau popok sekali pakai

    – kain bedong

    – minyak telon

    – pakaian bayi beserta sarung tangan dan kaki

    Jika si kecil belum memungkinkan untuk menyusui langsung, jangan lupa botol susu untuk menyimpan ASI ibu yang diperas dengan alat pemeras ASI. Selama di rumah sakit bayi anda akan menggunakan baju dan popok rumah sakit. Perlengkapan bayi anda ini baru akan dipakai ketika bayi anda pulang dari rumah sakit

    9. Benda-benda yang Akan Membuat Anda Relaks

    Benda-benda tersebut meliputi bantal milik Anda sendiri, foto keluarga Anda, mini speaker untuk memutar musik, digital camera untuk merekam proses persalinan Anda, buku fiksi, apapun yang akan membuat Anda tenang dan nyaman. Benda-benda ini tentunya akan membuat Anda merasa berada di rumah sendiri selama masa sebelum dan setelah persalinan.

    10. Pakaian untuk Pulang

    Pilih baju yang tetap terlihat bergaya namun tidak melupakan kenyataan bahwa Anda baru saja melahirkan. Baju yang longgar bisa menjadi pilihan.

    Baca Juga: 10 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

    10 perlengkapan diatas bila disiapkan dengan baik jauh hari sebelum mendekati persalinan akan mengurangi stres di hari H, dan untuk mencegah adanya barang yang tertinggal sebaiknya anda menyiapkanya dalam kondisi yang lebih tenang. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut tentang kehamilan dan produk-produk kesehatan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    • Babycenter: Packing for the Hospital or Birth Center
    • TheBump: Checklist Packing a Hospital Bag
    • Fitpregnancy: 10 Essential Items, Hospital Bag
    • Parents: Hospital Packing List
    Read More

Showing 31–40 of 42 results

Chat Asisten ProSehat aja