Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Diet

Showing 71–73 of 73 results

  • Diet seringkali menjadi tema yang sering diperbincangkan, karena merupakan salah satu upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.1 Terlebih lagi salah satu manfaatnya dapat menurunkan berat badan, sehingga membuat diet ini menjadi kebiasaan yang populer diterapkan saat ini.2 Namun, perlu kita pahami bahwa diet sebenarnya lebih ditujukan untuk menjaga pola makan dengan baik, yaitu dengan cara […]

    Inilah 10 Buah yang Membantu Proses Diet

    Diet seringkali menjadi tema yang sering diperbincangkan, karena merupakan salah satu upaya menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.1 Terlebih lagi salah satu manfaatnya dapat menurunkan berat badan, sehingga membuat diet ini menjadi kebiasaan yang populer diterapkan saat ini.2 Namun, perlu kita pahami bahwa diet sebenarnya lebih ditujukan untuk menjaga pola makan dengan baik, yaitu dengan cara memilih asupan makanan bergizi yang tepat.

    Baca Juga: 4 Buah Mengenyangkan untuk Diet

    Makanan yang sering dimasukkan dalam menu diet sehari-hari tentunya sangat bervariasi. Buah-buahan, sayuran, dan beberapa makanan pokok lain hendaknya dikonsumsi secara seimbang dan diharapkan dapat mencapai target diet yang diinginkan. Buah-buahan merupakan menu wajib untuk diet karena banyak sekali nutrisi dan kandungan gizi dalam buah yang memberikan manfaat bagi kesehatan.1,2

    Apa itu diet buah?

    Diet buah atau yang dikenal juga dengan istilah diet fruitarian merupakan salah satu cara diet dengan mengonsumsi buah lebih dari setengah porsi menu diet harian. Pilihan diet ini ditujukan untuk detoksifikasi racun dari tubuh dan dipercaya mampu menurunkan berat badan secara berarti.

    Apa manfaat buah-buahan?

    Adapun kelebihan buah-buahan yang bermanfaat untuk diet yaitu:

    • Kandungan serat yang tinggi. Serat ini dapat menurunkan kolesterol darah dan juga dapat membantu melancarkan buang air besar. Serat juga membuat kenyang lebih lama sehingga makan menjadi lebih sedikit porsinya.3
    • Sumber gula sederhana.
    • Tinggi vitamin dan mineral.
    • Rendah kalori dan lemak.
    • Tinggi antioksidan, seperti vitamin C, flavonoid, dan antosianin. Antioksidan ini dapat mencegah penyakit seperti kanker karena melindungi tubuh dari radikal bebas dari dalam dan luar tubuh.
    • Melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan meremajakan sel-sel tubuh.

    Apa saja buah-buahan yang cocok untuk diet?

    Adapun 10 buah-buahan yang menjadi pilihan yang dapat membantu proses diet diantaranya adalah:

    1. Apel

    Apel menjadi pilihan untuk menu diet harian karena kadar seratnya yang tinggi dan kalorinya yang rendah. Apel juga mengandung vitamin dan mineral serta kandungan air yang banyak sehingga memberikan efek kenyang yang lama dan dapat membantu untuk menurunkan berat badan. Selain itu, apel membantu menyeimbangkan gula darah, memberi energi yang cukup untuk tubuh, mengurangi resiko kanker, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    1. Jeruk Bali

    Jeruk Bali atau yang dikenal juga dengan nama Grapefruit atau Pomelo mempunyai kandungan serat yang tinggi dan mengandung banyak air sehingga memberikan efek kenyang yang cepat dan membantu menurunkan berat badan. Jeruk Bali juga baik untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    1. Semangka

    Buah semangka mempunyai kadar air yang banyak sehingga memberikan efek kenyang dan dapat mencegah dehidrasi. Kalori yang terdapat pada semangka juga rendah sehingga cocok dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.

    Baca Juga: Yuk, Hitung Kalori Makanan Sehat Sahabat dengan Tepat

    1. Blueberry

    Buah ini bentuknya kecil tetapi, memiliki manfaat yang besar diantaranya adalah mengandung antioksidan yang tinggi, mencegah gangguan metabolisme, mengatasi masalah diabetes, kolesterol, hipertensi, hingga obesitas. Blueberry juga dapat melawan sel-sel lemak jahat. Kandungan seratnya tinggi sehingga menyebabkan kenyang lebih lama.

    1. Pisang

    Pisang menjadi salah satu buah favorit karena rasanya yang enak, selain manfaatnya yang juga banyak untuk kesehatan. Pisang meningkatkan laju metabolisme tubuh, membuat perut kenyang lebih lama, menambah energi, mencegah kram otot, dan membantu mengontrol tekanan darah. Pisang kaya akan potassium, dan juga vitamin B6 yang dapat meningkatkan sistem imun dan menurunkan resiko penyakit jantung. Kadar seratnya juga tinggi sehingga membantu menurunkan berat badan.

    1. Pir

    Pir mengandung serat yang tinggi dibanding buah-buahan lainnya, sehingga membuat kenyang lebih lama dan ini bermanfaat untuk penurunan berat badan. Selain itu, pir mengandung potasium yang dapat menurunkan kolesterol jahat dan menyehatkan fungsi jantung.

    1. Stroberi

    Buah ini dapat mempercepat berhasilnya program diet. Stroberi dapat mendorong produksi hormon yang berperan dalam pembakaran lemak dan meningkatkan metabolisme tubuh. Stroberi juga mengandung banyak enzim yang berperan sebagai anti radang,  membantu proses penyembuhan luka atau jaringan tubuh yang rusak.

    1. Alpukat

    Alpukat kaya akan lemak yang baik bagi tubuh. Selain lemak, alpukat juga mengandung vitamin C,K,E, serta folat dan kalium. Alpukat mengandung serat yang baik untuk pencernaan, dan meningkatkan kesehatan jantung. Selain rasanya enak, alpukat bisa disajikan dengan berbagai cara, salah satunya dengan salad sayuran yang dapat membantu penyerapan nutrien dalam sayuran tersebut.

    1. Anggur

    Anggur mempunyai efek antioksidan dan dapat melindungi tubuh dari radikal bebas, karena kaya akan senyawa polifenol. Buah ini juga mengandung vitamin K dan kaya akan serat.

    1. Pepaya

    Pepaya dapat membantu menurunkan berat badan, karena mengandung enzim yang dapat mendorong penyerapan makanan dengan cepat. Buah ini juga berperan sebagai antioksidan karena kaya akan vitamin C, karotene, dan flavonoid.

    Apa saja yang perlu diperhatikan?

    Buah-buahan seperti yang sudah dicontohkan sebelumnya dapat dikonsumsi untuk diet dan dapat divariasikan dengan menu makanan sehari-hari. Jangan sampai salah pilih karena buah-buahan tertentu mempunyai kadar gula yang tinggi. Kemudian, mengonsumsi gula dalam jumlah banyak dalam waktu singkat dapat menyebabkan kadar gula dalam darah meningkat cepat, sehingga perlu diperhatikan porsi dan jenis buah-buahannya. Selain itu, jangan lupa untuk menyeimbangkan menu diet dengan variasi jenis makanan lain, karena buah-buahan saja tidak cukup mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh kita, seperti kandungan protein, asam lemak esensial, dan asam amino yang didapatkan dari sumber makanan lain.4 Jangan lupa, ya Sobat diet juga sebaiknya diikuti dengan olahraga secara teratur, agar didapatkan pola hidup sehat yang ideal.

    Baca Juga: Inilah Waktu, Kriteria, dan Menu Makan Malam Sehat Tepat

    Sobat juga bisa beli berbagai produk makanan sehat di Prosehat juga loh. Selain itu juga tersedia catering sehat yang lagi diskon 10%. Ingat sehat ingat prosehat. Untuk info lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis Oleh : dr Nela Fitria Yeral. 20 Aug 2018

     

    Referensi

    1. Rotstein, N. 10 Fruits and Vegetables That Should Be in Your Diet. 2017. Available from: active.com/nutrition/articles/10-fruits-and-vegetables-that-should-be-in-your-diet
    2. Sass, C. Eating Fruit Can Actually Help You Lose Weight. A Nutritionist Explains. 2018. Available from: health.com/weight-loss/best-fruits-for-weight-loss
    3. Keith, S. Best Superfood for Weight Loss. 2017. Available from: health.com/health/gallery/0,,20475957,00.html#slimming-superfoods-5
    4. Reistad-Long, S. The Fruit Flush Diet. 2017. Available from: webmd.com/diet/a-z/fruit-flush-diet
    Read More
  • Perut merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang sangat menarik untuk diperhatikan. Banyak wanita mendambakan memiliki perut yang ramping dan kencang. Bahkan pada sekitar abad ke-18 di Eropa, wanita yang memiliki perut terkecil diklaim sebagai wanita tercantik pada masa itu. Bahkan dengan memiliki perut ramping dan kencang, tingkat kepercayaan diri seorang wanita akan meningkat berkali-kali […]

    Menuju Perut Idaman dengan Sit Up dan Prone Plank

    Perut merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang sangat menarik untuk diperhatikan. Banyak wanita mendambakan memiliki perut yang ramping dan kencang. Bahkan pada sekitar abad ke-18 di Eropa, wanita yang memiliki perut terkecil diklaim sebagai wanita tercantik pada masa itu. Bahkan dengan memiliki perut ramping dan kencang, tingkat kepercayaan diri seorang wanita akan meningkat berkali-kali lipat.

    Penyebab perut bertambah besar dan tak kencang lagi adalah karena penumpukan lemak viseral di dalam tubuh. Penumpukan lemak viseral ini bisa terjadi karena banyak hal, seperti kurang olahraga, makan-makanan cepat saji atau banyak mengandung lemak jenuh seperti gorengan, stres, serta mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Stres dan alkohol menyebabkan peningkatan kadar hormon kortisol, sehingga gula (hasil pecahan dari karbohidrat yang kita makan) mudah memasuki aliran darah dan menyebabkan kelebihan energi, energi yang berlebihan tersebut disimpan dalam bentuk lemak yang tertimbun di dalam tubuh terutama perut.

    Selain karena penyebab gaya hidup yang kurang baik, faktor genetik juga cukup berperan. Jika memiliki orang tua yang memiliki perut cenderung buncit, maka sangat besar kemungkinannya kita juga memiliki perut yang buncit. Khusus pada wanita, perut yang tidak kencang juga disebabkan karena faktor sehabis hamil dan melahirkan. Namun, jangan bersedih, karena dengan menjaga pola makan dan melakukan olahraga yang sesuai, permasalahan perut tersebut dapat diselesaikan.

    Untuk menuju perut idaman, hindarilah makanan yang banyak mengandung lemak jenuh seperti gorengan, santan, serta makanan cepat saji. Perbanyaklah konsumsi buah, sayur dan air putih, serta kurangi karbohidrat dan perbanyak protein. Selain itu, untuk para Moms yang baru melahirkan jangan ragu untuk memberi ASI dan menggendong buah hati kita, selain meningkatkan bounding antara ibu dan anak, kegiatan tersebut juga mampu mengikis kenaikan berat badan selama hamil kemarin, dan yang terpenting adalah olahraga.

    Olahraga adalah serangkaian gerak teratur dan terencana untuk memelihara dan meningkatkan kualitas hidup. Olahraga atau yang dapat kita persempit menjadi latihan fisik ini merupakan suatu hal yang sangat penting bagi kesehatan karena menurunkan semua risiko kematian. Salah satu latihan fisik yang dipusatkan pada bagian perut adalah sit up dan prone plank.

    Sit up adalah gerakan yang dilakukan dengan posisi badan setengah terlentang dan kaki dilipat serta tangan berada di belakang kepala, dan kemudian setengah badan diangkat sampai siku menyentuh lutut, gerakan tersebut dilakukan berulang-ulang. Saat badan diangkat dilakukan penarikan napas, dan saat badan turun dilakukan penghembusan napas. Latihan sit up termasuk latihan resistensi dimana latihan tersebut mampu mengurangi diameter sel lemak terutama di daerah perut dan di tempat penyimpanan lainnya di dalam tubuh.

    Prone plank merupakan salah satu jenis latihan yang bersifat isometrik, latihan tersebut bersifat statik kontraksi. Pada prone plank otot berkontraksi melawan tahanan tanpa disertai dengan perubahan panjang otot dan gerakan sendi. Gerakan dimulai dengan memperpanjang kaki diposisikan bersama-sama dengan siku menekuk dan tubuh bertumpu pada lengan atas. Dalam setiap latihan, gerakan tersebut dilakukan sebanyak 3 kali, dengan durasi masing-masing selama 30 detik, dan disetiap jeda antar gerakannya diberi waktu istirahat selama 15 detik. Latihan prone plank seperti ini dikatakan mampu memberikan tahanan pada otot perut dan otot bokong, sehingga akan memperkencang bagian perut dan bokong kita.

    Jangan lupa, Anda juga bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut, hubungi segera Asisten Kesehatan Maya melalui Telp / SMS / WhatsApp : 0811-18-16-800 sekarang juga!

    Sumber:

    1. Katch F.I., Clarkson, P.M., Kroll, W., McBride, T., Wilcox A. 2013. Effects of sit up exercise training on adipose cell size and adiposity. Research Quarterly for Exercise and Sport.
    2. Brad, J. S. dan Bret, M.2013. Exercise Technique: The Long-Lever Posterior-Tilt Plank. Strength and Conditioning Journal.
    3. Bener A., Obesity Index That Better Predict Metabolic Syndrome: Body Mass Index, Waist Circumference, Waist Hip Ratio, or Waist Height Ratio, Hindawi Publishing Corporation Journal of Obesity Volume 2013.
    4. Lowry R, Michael S, Demissie, Kann L, and Galuska D,Associations of Physical Activity and Sedentary Behaviors with Dietary Behaviors among US High School Students, Hindawi Publishing Corporation Journal of Obesity Volume 2015.
    5. Kelley G., Kristi S., Effects of Exercise in the Treatment of Overweight and Obese Children and Adolescents: A Systematic Review of Meta-Analyses, Hindawi Publishing Corporation Journal of Obesity Volume 2013.

     

    Read More
  • Gemuk atau tidaknya seseorang bukan dinilai dari berat badan saja, tetapi dari Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu perbandingan antara berat badan dengan tinggi badan. IMT di atas kisaran normal digolongkan sebagai overweight (berat badan lebih) atau obese (obesitas). Overweight dan obesitas bukan sekadar masalah kosmetik bagi kaum wanita yang ingin tampil cantik, tetapi juga merupakan […]

    6 Cara Sehat Menurunkan Berat Badan dalam Waktu Sebulan

    Gemuk atau tidaknya seseorang bukan dinilai dari berat badan saja, tetapi dari Indeks Massa Tubuh (IMT), yaitu perbandingan antara berat badan dengan tinggi badan. IMT di atas kisaran normal digolongkan sebagai overweight (berat badan lebih) atau obese (obesitas). Overweight dan obesitas bukan sekadar masalah kosmetik bagi kaum wanita yang ingin tampil cantik, tetapi juga merupakan salah satu masalah kesehatan terbanyak di abad ke – 21 ini yang meningkatkan risiko terjadinya diabetes melitus (kencing manis), stroke dan, penyakit jantung.

    diet sebulan, diet sehat sebulan

    Sebagian besar pasien menderita obesitas akibat hasil dari gaya hidup yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Oleh karena itu, menurunkan berat badan atau yang sering kita sebut dengan “diet”, bukan hanya diperlukan untuk menghasilkan bentuk tubuh yang indah, tetapi juga untuk menghindari diri kita menderita penyakit kronis, seperti obesitas.

    Klasifikasi IMT untuk Penduduk Asia – Pasifik

    Jenis diet apa yang paling baik?

    Saat ini terdapat banyak metode diet yang dikenal oleh masyarakat melalui media sosial, seperti diet mayo (puasa garam), diet keto (tinggi lemak), diet Atkins (rendah karbohidrat), diet Dukan (tinggi protein), dan sebagainya. Pertanyaannya, apakah semuanya efektif untuk menurunkan berat badan? Sampai saat ini sudah dilakukan banyak penelitian medis yang membandingkan variasi diet rendah lemak, diet tinggi lemak, diet rendah karbohidrat, ataupun diet tinggi protein.

    Ternyata, semua variasi tersebut berhasil menurunkan berat badan. Kesimpulannya, bukan jenis diet yang menentukan keberhasilan penurunan berat badan, melainkan adanya pembatasan asupan kalori yang kurang dari kebutuhan dalam setiap jenis diet tersebut. Mengapa? Karena, pada dasarnya setiap makanan dan minuman yang kita konsumsi memiliki kandungan energi (contoh: 100 gram apel mengandung 52 kalori). Energi ini diperlukan oleh tubuh kita untuk menjaga fungsi tubuh tetap berjalan dan melakukan aktivitas sehari – hari (contoh: berdiri selama 1 jam membutuhkan 90 kalori).

    Saat jumlah energi yang masuk ke dalam tubuh sama dengan jumlah energi yang dikeluarkan, maka berat badan seseorang akan menetap. Jika jumlah energi yang masuk lebih banyak daripada yang dikeluarkan, maka terjadi kenaikan berat badan. Begitu pula sebaliknya, saat jumlah energi yang masuk kurang daripada yang dikeluarkan, maka berat badan akan turun, dan prinsip inilah yang digunakan dalam program penurunan berat badan atau “diet.”

    Namun, baik atau tidaknya suatu jenis diet sebaiknya tidak hanya dinilai dari keefektidan dalam menurunkan berat badan, tetapi juga harus disesuaikan dengan kondisi tubuh masing – masing individu. Contohnya, seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam darah, sebaiknya menghindari jenis diet tinggi lemak. Oleh karena itu, setiap orang yang memiliki penyakit tertentu dan ingin menurunkan berat badan, sebaiknya melakukan konsultasi ke dokter terlebih dahulu untuk menentukan jenis diet yang tepat.

    Seberapa banyak saya bisa menurunkan berat badan dalam 1 bulan?

    Semakin sedikit kalori yang kita konsumsi, semakin banyak berat badan bisa turun. Namun, asupan kalori yang terlalu sedikit (kurang dari 800 kalori/hari) memiliki efek samping yang banyak, mulai dari konstipasi, kulit kering, gangguan siklus menstruasi, rambut rontok, mudah lelah, terbentuk batu empedu dan batu kandung kemih, bahkan dapat sampai mengakibatkan gangguan irama jantung.

    Oleh karena itu, kecepatan maksimal penurunan berat badan yang aman adalah 0,5 kg/minggu. Rata – rata, orang yang melakukan pembatasan asupan kalori 1200/hari dapat mencapai penurunan 2 kg/bulan, dan jika diteruskan selama 6 bulan maka minimal 10% berat badan awal akan terbuang.

    Tips & tricks

    Tentu tidak mudah untuk mengubah gaya hidup yang sudah kita lakukan bertahun – tahun. Namun, panduan yang tepat dan mudah dimengerti dapat sangat membantu kita memulai gaya hidup baru. Berikut ini beberapa tips & tricks sehat untuk memulai penurunan berat badan:

    • Tentukan Target Asupan Kalori Per Hari

    Sebagai langkah awal untuk mencapai keadaan defisit (kurang) kalori, hitunglah kebutuhan kalori kita dalam sehari, menggunakan rumus Harris-Benedict:

    • Laki – laki : 66,5 + (13,8 x (berat badan dalam kilogram)) + (5 x (tinggi badan dalam sentimeter)) – (6,8 x usia)
    • Perempuan : 65,1 + (9,6 x (berat badan dalam kilogram)) + (1,9 x (tinggi badan dalam sentimeter)) – (4,7 x usia)
    • Hasil perhitungan di atas, dikalikan dengan faktor aktivitas fisik. Jika dalam sehari aktivitas fisik yang dilakukan rendah, dikalikan dengan 1,2. Untuk aktivitas fisik sedang dikalikan 1,3 dan untuk aktivitas fisik berat dikalikan 1,4.

    Setelah mendapatkan kebutuhan kalori perhari, mulailah dengan mengurangi 500 – 1000 kalori untuk mendapatkan target asupan kalori per hari. Namun, asupan per hari tidak boleh kurang dari 1000 kalori.

    • Kurangi porsi makan

    Mengurangi porsi makan bertujuan untuk mencapai target kalori yang telah ditentukan di tahap pertama. Cara ini merupakan cara yang paling diterima dan mudah dilakukan, karena kita masih bisa mengonsumsi makanan dan minuman favorit, hanya saja porsinya dikurangi.

    • Pindahkan waktu makan jadi lebih awal

    Selama melakukan program penurunan berat badan, selain menurunkan asupan kalori, target kita adalah mengurangi “jendela waktu” untuk makan. Usahakan beri jeda waktu minimal 3 jam antara makan terakhir dan tidur malam. Asupan kalori yang kita konsumsi sesaat sebelum tidur akan diubah menjadi lemak, karena selama tidur kita hanya perlu sedikit kalori.

    Baca Juga: 11 Cara Ampuh Cegah Flu

    • Subtitusi jenis makanan

    Membatasi asupan kalori bukan langkah yang mudah. Oleh karena itu, sebaiknya terapkan prinsip subtitusi jenis makanan tinggi kalori dengan rendah kalori, agar kita tetap dapat makan 3 kali sehari disertai snack, namun tidak melebihi target kalori. Sebagai contoh, mengganti hidangan penutup pai stroberi dengan buah stroberi asli yang diberi krim, kita dapat menghemat asupan 300 – 400 kalori. Atau mengganti es krim reguler dengan es krim bebas lemak, agar kita dapat menghemat 60 kalori.

    Subtitusi makanan tinggi kalori dengan rendah kalori

     

    • Buatlah buku harian makanan

    Buku harian makanan berfungsi untuk mencatat setiap makanan dan minuman yang kita konsumsi, beserta jumlah kalorinya. Dengan demikian, kita dapat mengatur dan merencanakan jenis makanan yang kita santap dalam sehari, agar tidak melebih target kalori. Selain itu, saat kita berhasil mencapai target dalam sehari, secara psikologis hal tersebut akan memberikan semangat untuk melakukan hal yang sama keesokan harinya. Untuk mengetahui berapa kandungan kalori dalam setiap makanan, kita dapat dengan mudah mendapatkannya dengan bantuan internet atau aplikasi di handphone/tablet yang menyediakan daftar makanan beserta kandungan kalorinya.

    Baca Juga: 3 Jenis Olahraga dan Kalori yang Dibakar

    Contoh buku harian makanan

    • Tingkatkan aktivitas sehari-hari

    Kita melakukan aktivitas dengan menggunakan energi (kalori). Dengan meningkatkan aktivitas fisik, maka semakin banyak kalori yang terbuang, dengan demikian membantu kita mencapai kondisi defisit kalori untuk menurunkan berat badan. Rekomendasi yang ada menyarankan kita untuk olahraga tiga kali seminggu, masing – masing selama 30 menit. Namun jika jadwal yang padat menyulitkan hal tersebut terlaksana, berjalan selama 10 menit per hari dapat menjadi alternatif yang sangat baik.

    Baca Juga: 5 Manfaat Olahraga Bagi Kaum Milineal

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai cara membakar kalori yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan untuk mengatasi berat badan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

    Referensi

    1. Guth E. Healthy Weight Loss. The Journal of The American Medical Association. 2014;312(9):974.
    2. McKnight T. Obesity Management in Family Practice. New York: Springer; 2006.
    3. Paoli A. Ketogenic Diet for Obesity: Friend or Foe?. International Journal of Environmental Research and Public Health. 2014;11(2):2092-2107.
    4. Sacks F, Bray G, Carey V, Smith S, Ryan D, Anton S et al. Comparison of Weight-Loss Diets With Different Compositions of Fat, Protein, and Carbohydrates. The New England Journal of Medicine. 2009;360(9):859-873.
    5. The Asia-Pacific perspective: Redefining obesity and its treatment. World Health Organization; 2000.

     

    Read More

Showing 71–73 of 73 results

Chat Dokter 24 Jam