Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 1–10 of 1126 results

  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Mengkonsumsi makanan untuk penderita tipes dapat mempercepat proses penyembuhan. Terutama makanan dengan kandungan serat yang rendah. Selain itu ada beberapa jenis makanan yang ternyata tidak baik untuk dikonsumsi penderita tipes. Namun sayangnya jika sudah terserang tipes, salah satu kendala yang muncul adalah nafsu makan […]

    5 Jenis Makanan untuk Penderita Tipes Agar Cepat Sembuh

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Seorang Anak sedang Mengkonsumsi Makanan untuk Penderita Tipes Agar Cepat Sembuh

    Mengkonsumsi makanan untuk penderita tipes dapat mempercepat proses penyembuhan. Terutama makanan dengan kandungan serat yang rendah. Selain itu ada beberapa jenis makanan yang ternyata tidak baik untuk dikonsumsi penderita tipes.

    Namun sayangnya jika sudah terserang tipes, salah satu kendala yang muncul adalah nafsu makan berkurang. Padahal tubuh butuh nutrisi untuk mempercepat proses penyembuhan. Bahkan ada beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi saat tipes agar bisa cepat sembuh dan dapat beraktivitas normal kembali. Sahabat Sehat, apa saja makanan yang harus dikonsumsi dan dihindari oleh penderita tipes? Mari simak penjelasan berikut.

    Apa Saja Gejala Tipes?

    Tipes atau disebut juga sebagai demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi pada sistem pencernaan. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi atau kontak langsung dengan penderita tipes. Penyakit ini masih menjadi ancaman kesehatan di negara berkembang yang memiliki sanitasi buruk, dan mudah menyerang anak-anak.

    Apakah Sahabat Sehat yakin menderita tipes? Jika Sahabat Sehat terinfeksi tipes, umumnya gejala akan muncul dalam satu hingga tiga minggu setelah bakteri S. typhi masuk ke dalam tubuh. Berikut adalah beberapa gejala yang dapat dialami saat mengalami tipes, yaitu: 

    • Kedinginan atau menggigil
    • Demam
    • Sembelit
    • Kelelahan
    • Sakit kepala
    • Pembesaran limpa dan hati
    • Diare atau konstipasi
    • Sakit tenggorokan
    • Sakit perut

    Jika mengalami gejala-gejala di atas sebaiknya periksaka ke dokter sehingga bisa mendapatkan penanganan segera. Terutama untuk memastikan Sahabat Sehat benar-benar mengalami tipes.

    Bagaimana Penanganan Tipes?

    Secara umum tipes dapat ditangani dengan pemberian obat. Meski demikian, pada beberapa kasus memerlukan perawatan lebih lanjut di fasilitas kesehatan. Karena pada dasarnya tipes dapat mengalami perburukan kondisi jika tidak segera mendapatkan penanganan, apalagi bila tidak ditangani dengan baik.

    Selama proses pemulihan dari tipes, penderita juga harus menjaga kebersihan makanan dan minuman yang dikonsumsi, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekitar selama proses penyembuhan guna mencegah penularan kepada orang lain.

    Agar dapat cepat sembuh, penderita sebaiknya mendapatkan makanan untuk penderita tipes berupa makanan dengan asupan gizi dan nutrisi yang mencukupi. Dengan demikian, sistem kekebalan tubuh dapat kembali bekerja normal dan tubuh bisa segera pulih.

    Jenis Makanan untuk Penderita Tipes

    Sebagian besar penderita tipes mengalami mual dan kehilangan nafsu makan, namun Sahabat Sehat tetap perlu mengkonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mempercepat proses pemulihan. Berikut adalah berbagai jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi penderita tipes, diantaranya:

    Makanan lunak

    Penderita tipes dianjurkan mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang lunak, lembut, dan berkuah, seperti bubur atau sup sebab sangat mudah untuk dicerna. Selain itu, pemberian makanan yang lunak dan lembut ini bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi tipes, seperti pendarahan dan luka pada saluran cerna.

    Makanan berkalori dan bergizi seimbang

    Makanan dengan kalori tinggi dapat mencegah penurunan berat badan secara drastis akibat tipes. Selain berkalori tinggi, pilihlah menu makanan yang bergizi seimbang. Pilih makanan berprotein tinggi untuk mempercepat proses pemulihan. Beberapa sumber protein yang dianjurkan untuk penderita tipes, yakni dada ayam, hati ayam, ikan, telur, tahu, dan tempe.

    Sahabat Sehat dapat menyajikan makanan dengan cara merebusnya, mengukus, maupun membuat sup. Hindari mengolah makanan dengan dengan cara digoreng sebab lebih sulit dicerna oleh penderita tipes.

    Makanan hambar

    Iritasi pada saluran pencernaan rentan dialami penderita tipes. Oleh karena itu, Sahabat Sehat dianjurkan menghindari makanan yang menggunakan banyak bumbu dan rempah guna menghindari iritasi pada selaput pencernaan.

    Namun yang terpenting, hindari makanan pedas bagi penderita tipes. Makanan pedas dapat membuat iritasi yang dapat menyebabkan perburukan pada penderita tipes dan menyebabkan proses penyembuhan menjadi lebih lama.

    Makanan rendah serat

    Makanan dengan kandungan serat tinggi memang baik bagi kesehatan, namun bagi penderita tipes sebaiknya menghindari makanan yang tinggi serat untuk sementara waktu. Pasalnya, makanan jenis ini sangat sulit untuk dicerna dan dapat membuat usus mengalami iritasi dan semakin meradang.

    Beberapa jenis sayur dan buah rendah serat yang dapat dikonsumsi penderita tipes, yakni jus buah (tanpa ampas), alpukat, pisang, saus apel, buah yang telah matang (tanpa kulit dan biji), kentang tanpa kulit, serta tomat tanpa kulit dan biji

    Makanan rendah serat lainnya yang dapat dikonsumsi, yakni nasi putih, pasta, kentang, roti tawar, dan sejenisnya.

    Minum air yang cukup

    Bukan hanya makanan untuk penderita tipes yang perlu diperhatikan. Konsumsi minum penderita tipes juga perlu diperhatikan. Pastikan menjaga keseimbangan elektrolit dan air dalam tubuh karena hal tersebut sangatlah penting. Khususnya dalam mempercepat pemulihan dari penyakit tipes. Sahabat Sehat tetap dianjurkan mengkonsumsi air putih minimal 8 gelas sehari. Apalagi salah satu keluhan penderita tipes yaitu diare dan gangguan pencernaan dapat mengakibatkan kekurangan cairan (dehidrasi).

    Mengalami tipes tentu sangat tidak menyenangkan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mencegah tertular tipes. Caranya bisa dengan beristirahat yang cukup, jaga kesehatan dengan konsumsi makanan bergizi, serta tidak lupa untuk melakukan vaksinasi tifoid.

    Cegah Tipes Dengan Vaksinasi Tifoid

    Berdasarkan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), vaksinasi tifoid dianjurkan bagi anak berusia 2 tahun keatas dan pada orang dewasa. Vaksinasi tifoid dapat diulang pemberiannya setiap 3 tahun sekali untuk mencegah infeksi demam tifoid.

    Untuk mencegah tipes, salah satu cara yang dapat Sahabat Sehat lakukan adalah dengan mengikuti vaksinasi tifoid. Jika Sahabat Sehat tertarik dan memerlukan vaksin tifoid, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Nah Sahabat Sehat, demikian rekomendasi makanan untuk penderita tipes yang dapat dikonsumsi agar membantu mempercepat proses penyembuhan.

    Referensi:

    1. Mayo Clinic. Typhoid fever – Symptoms and causes [Internet]. USA : Mayo Clinic; [cited 2021 Oct 13].
    2. Pharmeasy. Foods for Typhoid What To Eat and What To Avoid [Internet]. USA : Pharmeasy.
    3. John Hopkins Medicine. 5 Foods to Improve Your Digestion [Internet]. USA : John Hopkins; [cited 2021 Oct 13].
    4. Doctor NDTV. Typhoid Diet: Here’s What You Should Eat And Avoid If You Have Typhoid [Internet]. USA : Doctor NDTV; [cited 2021 Oct 13].
    5. LIVESTRONG.COM. 5 Best Foods to Help Support Your Immune System [Internet]. USA : Livestrong; [cited 2021 Oct 13].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica C Sebenarnya cara menghilangkan jerawat punggung lebih mudah daripada jerawat di wajah. Karena jerawat punggung bisa hilang secara alami. Asalkan Sahabat Sehat mau merubah gaya hidup yang menyebabkan munculnya jerawat ini. Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang terjadi ektika folikel rambut (tempat […]

    Cara Cepat dan Alami untuk Menghilangkan Jerawat Punggung

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Perawatan Punggung oleh Dermatologis Sebagai Cara Menghilangkan Jerawat Punggung Paling Efektif

    Sebenarnya cara menghilangkan jerawat punggung lebih mudah daripada jerawat di wajah. Karena jerawat punggung bisa hilang secara alami. Asalkan Sahabat Sehat mau merubah gaya hidup yang menyebabkan munculnya jerawat ini.

    Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang terjadi ektika folikel rambut (tempat tumbuhnya rambut) tersumbat oleh minyak dan juga sel kulit mati. Kemudian, sumbatan tersebut terjadi peradangan akibat kuman penyebab jerawat.

    Jerawat ditandai dengan munculnya bintik-bintik di beberapa area tubuh dan wajah seperti leher, punggung dan dada. Biasanya jerawat banyak dialami pada rentang usia 10-13 tahun dan pada remaja laki-laki yang memiliki kulit berminyak sehingga cenderung mengalami jerawat.

    Penyebab Munculnya Jerawat di Punggung

    Jerawat atau yang disebut acne tidak hanya timbul pada area wajah saja, akan tetapi pada seluruh area tubuh termasuk juga di area punggung. Selain di area tubuh seperti punggung, jerawat juga dapat terjadi pada area tubuh lain seperti dada dan ketiak.

    Mengapa muncul jerawat?

    Tubuh memproduksi minyak yang disebut dengan sebum. Sebum tersebut diproduksi oleh kelenjar minyak yang berhubungan dengan folikel rambut. Minyak berfungsi untuk melembabkan kulit pada seluruh tubuh. Sedangkan jerawat terjadi ketika produksi minyak berlebih dan terjadi penumpukan sel kulit mati terjadi maka akan menyumbat pori-pori dan terjadi infeksi bakteri sehingga terjadilah peradangan yang disebut dengan jerawat atau acne.

    Pada umumnya terlihat di wajah. Namun karena beberapa sebab, jerawat juga muncul di punggung. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya jerawat punggung:

    Faktor Genetik dari Orang Tua

    Beberapa kasus jerawat biasanya disebabkan karena adanya faktor keturunan dari keluarga terutama orang tua. Maka dari itu, orang tua yang memiliki riwayat jerawat maka anaknya pun akan berisiko ikut memiliki banyak jerawat di punggung.

    Konsumsi Obat-Obatan Tertentu

    Beberapa efek samping dari obat-obatan seperti anti depresan dapat menimbulkan jerawat. Oleh sebab itu, jika tiba-tiba muncul jerawat di punggung setelah mengkonsumsi suatu jenis obat, maka kemungkinan besar obat-obatan tersebut merangsang jerawat di punggung.

    Perubahan Hormon

    Perubahan hormon misalnya pada saat pubertas pada remaja, menstruasi, kehamilan, pre menopause berpotensi untuk menimbulkan jerawat. Tidak hanya di wajah, namun bisa juga di leher, punggung, atau area tubuh lainnya.

    Keringat

    Kondisi tubuh yang berkeringat seperti sering menggunakan pakaian yang tidak menyerap keringat dan pakaian terlalu ketat dapat menyebabkan jerawat pada tubuh. Jika dibiarkan, kondisi bisa semakin parah yang ditandai dengan semakin banyak dan besarnya jerawat di punggung..

    Stress dan Perasaan Tertentu

    Stress tidak secara langsung dapat menyebabkan jerawat. Namun, stress menyebabkan ketidakseimbangan hormonal yang berpengaruh terhadap timbulnya jerawat. Selain itu, perasaan rindu ataupun jatuh cinta dapat menyebabkan perubahan hormon yang dapat merangsang munculnya jerawat di berbagai area tubuh, termasuk di punggung.

    Cara Menghilangkan Jerawat Punggung Secara Alami

    Jerawat punggung mungkin bisa tertutupi dengan menggunakan baju atau pakaian yang menutup punggung. Namun jika dibiarkan, jerawat punggung dapat semakin banyak dan menyebar ke area tubuh lainnya. Bahkan jerawat dapat membesar dan membuat tidak nyaman.

    Sebagian besar kasus jerawat pada tubuh terutama punggung akan jauh berkurang bahkan hilang secara alami setelah melakukan beberapa perubahan gaya hidup, seperti:

    Segera mandi setelah berolahraga atau berkeringat

    Jangan biarkan keringat terlalu lama menempel pada kulit setelah berolahraga karena dapat menjadi salah satu penyebab jerawat pada punggung. Segera mandi setelah berolahraga dan langsung ganti pakaian yang basah.

    Exfoliate (mengelupaskan sel kulit mati)

    Gunakan sabun yang mengandung scrub halus untuk melepaskan sel kulit mati. Atau gunakan bahan salicylic acid untuk mengurangi sel kulit mati dan minyak berlebih pada kulit area punggung.

    Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat

    Kebiasaan berolahraga dengan menggunakan pakaian olahraga yang ketat dapat menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya jerawat punggung. Gunakan pakaian yang sedikit longgar dan menyerap keringat dapat mengurangi resiko terjadinya jerawat punggung.

    Gunakan tea tree oil

    Cara menghilangkan jerawat punggung selanjutnya adalah dengan menggunakan lotion, pembersih atau krim tubuh yang mengandung tea tree oil. Tea tree oil dipercaya dapat mengurangi infeksi bakteri pada area punggung yang berjerawat.

    Hindari rambut menempel pada punggung

    Rambut yang terlalu panjang terlalu kotor dan berminyak apabila terkena pada area punggung sehingga dapat menyebabkan jerawat punggung. Oleh karena itu, keramas secara teratur dan ikat rambut agar tidak menyentuh punggung terutama saat melakukan aktivitas yang berkeringat.

    Hati-hati menggunakan tabir surya

    Menjaga tubuh dari sinar matahari sangat penting, terutama apabila area punggung terekspos sinar matahari. Namun, tabir surya yang terlalu lengket dapat menyumbat pori dan meningkatkan produksi minyak sehingga dapat menyebabkan jerawat punggung.

    Makan makanan yang sehat

    Penelitian mengatakan bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi menyebabkan gula darah akan meningkat cepat sehingga dapat menyebabkan jerawat akan semakin parah. Hindari makanan dengan kandungan gula tinggi seperti roti, pasta, nasi dan kentang. Dan makan makanan sehat seperti sayur, buah, protein dan makanan yang mengandung biji-bijian dan gandum.

    Obat-obatan dan Bantuan Dermatologist

    Bagi sebagaian besar orang, cara menghilangkan jerawat punggung membutuhkan bantuan dokter. Terutama jika sudah melakukan beberapa tips di atas namun belum terlihat perubahannya maka lakukan konsultasi ke Dokter Spesialis Kulit atau Dermatologist untuk diberikan beberapa krim dan juga obat-obatan minum untuk mengurangi peradangan pada area punggung.

    Itulah beberapa cara menghilangkan jerawat punggung yang bisa Sahabat Sehat coba. Jika membutuhkan bantuan untuk mengatasi jerawat, silahkan konsultasikan dengan Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa. Asisten Kesehatan Maya akan menghubungkan dengan team medis yang sesuai dengan kebutuhan dan keluhan kesehatan yang Sahabat Sehat alami.

    Referensi

    • Higuera V, Ross Radusky M. Back Acne (‘Bacne’) 101: Types, Prevention, and Treatment | Everyday Health [Internet]. EverydayHealth.com. 2020 [cited 2 October 2021].
    • Leiva C. 10 things you’re doing that are giving you body acne, according to dermatologists [Internet]. Insider. 2021 [cited 2 October 2021].
    • Taylor, M.D S, Goldman R. Back Acne: How to Treat It [Internet]. Healthline. 2019 [cited 2 October 2021].
    • Olsson R. Chest or Back: How to Get Rid of Body Acne | Banner Health [Internet]. Bannerhealth.com. 2021 [cited 2 October 2021].
    • Cobb, DNP C, Barrell A. Back acne: How to get rid of it and how to prevent it [Internet]. Medicalnewstoday.com. 2017 [cited 2 October 2021].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Sebenarnya ada cara cukur bulu kemaluan supaya tidak gatal sehabis mencukur. Karena rasa gatal ini terjadi karena kesalahan cara cukur. Terutama kesalahan dalam penggunaan alat cukur yang tidak bersih. Kesalahan tidak boleh terjadi saat mencukur bulu kemaluan. Area kemaluan adalah area yang cukup sensitif. […]

    5 Cara Paling Aman Cukur Bulu Kemaluan Supaya Tidak Gatal

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Panduan Cara Cukur Bulu Kemaluan Supaya Tidak Gatal Setelah Dicukur

    Sebenarnya ada cara cukur bulu kemaluan supaya tidak gatal sehabis mencukur. Karena rasa gatal ini terjadi karena kesalahan cara cukur. Terutama kesalahan dalam penggunaan alat cukur yang tidak bersih.

    Kesalahan tidak boleh terjadi saat mencukur bulu kemaluan. Area kemaluan adalah area yang cukup sensitif. Oleh sebab itu, kegiatan mencukur bulu kemaluan harus dilakukan dengan hati-hati, dan pastikan menggunakan peralatan yang steril.

    Cara Cukur Bulu Kemaluan Supaya Tidak Gatal

    Saat memasuki usia pubertas kadar hormon androgen dalam tubuh akan meningkat sehingga mengakibatkan pertumbuhan rambut di beberapa bagian tubuh, termasuk bulu kemaluan dan ketiak. Sebagian dari Sahabat Sehat mungkin pernah merasa terganggu dengan bulu kemaluan yang tumbuh dengan lebat. Mencukur bulu kemaluan kerap menjadi pilihan sejumlah orang.

    Keluhan paling umum saat maupun setelah mencukur bulu kemaluan adalah munculnya rasa gatal. Rasa gatal ini sebenarnya bisa dicegah maupun diatasi dengan cara:

    Pilih Alat Cukur yang Tepat dan Steril

    Ada dua alat cukur yang dapat Sahabat Sehat temukan di pasaran, yakni alat cukur elektrik dan alat cukur sekali pakai atau manual. Agar dapat menjangkau lipatan atau lekukan di area kelamin, sebaiknya pilihlah alat cukur manual yang memiliki desain lebih fleksibel. Selain itu, alat cukur manual ini juga lebih mudah untuk digerakkan sehingga meminimalisir cedera pada area intim.

    Pastikan untuk selalu menggunakan pisau cukur yang steril dan hindari penggunaan alat cukur bersama dengan orang lain. Hal ini untuk mencegah berbagai penyakit yang kerap menular melalui penggunaan peralatan eperti handuk dan alat cukur.

    Basuh Kemaluan Dengan Air Sebelum Mencukur

    Mandi atau berendam dengan air hangat sebelum mencukur bulu kemaluan dapat melembabkan dan melembutkan kulit, sehingga akan mempermudah bulu kemaluan untuk dicukur. Jika tak sempat, Sahabat Sehat dapat membasuh area kemaluan dengan air hangat sebelum mencukur bulu kemaluan.

    Jika dirasa diperlukan, ada baiknya juga sebelum dibasuh untuk mencuci dengan sabun terlebih dahulu. Hal ini untuk memastikan tidak ada bakteri di sekitar area kemaluan yang berpotensi menginfeksi ketika terjadi luka akibat kesalahan cukur.

    Oleskan Krim Cukur

    Selain membasuh dengan air hangat, Sahabat Sehat juga dapat mengoleskan krim khusus untuk mencukur (shaving cream) pada bulu kemaluan dan biarkan beberapa menit hingga meresap. Sebaiknya pilihlah krim cukur atau gel yang mengandung moisturizer agar terhindar dari rasa gatal, kulit kering, iritasi, atau jerawat setelah mencukur.

    Walaupun sudah menggunakan krim cukur, pastikan untuk tetap berhati-hati saat mencukur.

    Gunakan Teknik yang Tepat

    Agar lebih mudah sebaiknya gunting terlebih dahulu bulu kemaluan yang panjang sebelum mencukurnya. Setelah terlihat cukup pendek, tarik kulit area kemaluan dan cukur bulu searah dengan arah pertumbuhannya secara perlahan (dari atas ke bawah). Hindari mencukur bulu kemaluan dengan arah yang berlawanan.

    Hindari menggunakan pinset untuk menarik bulu kemaluan karena berpotensi dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

    Lakukan Perawatan Setelah Mencukur

    Untuk mencegah terjadinya iritasi setelah mencukur, Sahabat Sehat dianjurkan membersihkan area kemaluan dengan membasuh kemaluan menggunakan air hangat dan keringkan dengan cara menepuk perlahan menggunakan handuk bersih. Hindari menggosok maupun menggaruk kemaluan.

    Selanjutnya, Sahabat Sehat dapat mengoleskan baby oil atau lotion dengan kandungan aloe vera pada area kemaluan. Hindari menggunakan krim atau lotion yang mengandung pewangi dan alkohol karena dapat memicu iritasi dan menimbulkan rasa perih pada kulit.

    Jika Tetap Muncul Rasa Gatal Setelah Cukur Bulu Kemaluan

    Walaupun sudah melakukan semua cara cukur bulu kemaluan supaya tidak gatal di atas, namun kemungkinan terasa gatal masih mungkin terjadi. Oleh sebab itu, beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan rasa gatal tersebut antara lain:

    1. Berendam pada air hangat
    2. Kompres dengan air dingin
    3. Oleskan dengan losion yang tidak mengandung bahan membuat gatal
    4. Keringkan dengan handuk kering atau hair dryer
    5. Oleskan dengan cuka apel

    Perhatian: Jika rasa gatal tidak hilang meski sudah beberapa lama, ada baiknya untuk segera berkonsultasi pada dokter agar bisa segera mendapatkan penanganan.

    Meski menghilangkan bulu kemaluan dengan dicukur merupakan hal yang mudah dan aman. Berikut adalah beberapa cara lain yang dapat Sahabat Sehat coba untuk menghilangkan bulu kemaluan, yaitu dengan krim penghilang bulu (depilatori), waxing, laser dan IPL (Intense Pulse Light), maupun elektrolisis (dengan alat panas untuk menghancurkan akar rambut).

    Nah Sahabat Sehat, itulah tips dan cara cukur bulu kemaluan supaya tidak gatal. Untuk menjaga kebersihan kemaluan, sebaiknya lakukan beberapa tips berikut :

    • Rutin membasuh kemaluan dengan air bersih, dari arah depan ke belakang
    • Ganti pakaian dalam jika terasa lembab
    • Hindari menggaruk kemaluan
    • Hindari berganti pasangan seksual
    • Hindari menahan buang air kecil
    • Pilih pakaian dalam yang menyerap keringat

    Jika Sahabat Sehat memerlukan produk pembersih kemaluan, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. American Academy of Dermatology. 7 ways to remove unwanted hair [Internet]. USA : American Academy of Dermatology. 2021 [updated 2021 Sep 13; cited 2021 Oct 04].
    2. Center for Young Women’s Health. How safe is it to shave pubic hair? [Internet]. USA : Center for Young Women’s Health. 2020 [updated 2020 June 02; cited 2021 Oct 04].
    3. Center for Young Women’s Health. Removing Pubic Hair [Internet]. USA : Center for Young Women’s Health. 2021 [updated 2021 May 23; cited 2021 Oct 04].
    4. Medical News Today. Best ways to remove pubic hair: Safely and at home [Internet]. USA : Medical News Today. 2020 [updated 2020 May 04; cited 2021 Oct 04].
    5. Healthline. Best Way to Remove Pubic Hair at Home with Minimal Pain [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 2019 March 15; cited 2021 Oct 04].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Sebelum beranjak ke kasur, cobalah beberapa gerakan yoga agar cepat tidur dan mengatasi insomnia. Kualitas tidur juga akan lebih baik. Dengan demikian, tubuh akan jauh lebih segar ketika bangun di pagi hari. Sulit tidur atau disebut juga insomnia merupakan gangguan tidur yang menyebabkan seseorang merasa […]

    5 Gerakan Yoga bagi Penderita Insomnia agar Cepat Tidur

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica

    Rekomendasi Gerakan Yoga Agar Cepat Tidur yang Terbukti Ampuh

    Sebelum beranjak ke kasur, cobalah beberapa gerakan yoga agar cepat tidur dan mengatasi insomnia. Kualitas tidur juga akan lebih baik. Dengan demikian, tubuh akan jauh lebih segar ketika bangun di pagi hari.

    Sulit tidur atau disebut juga insomnia merupakan gangguan tidur yang menyebabkan seseorang merasa kurang nyaman ketika menjalani aktivitas keesokan harinya. Kuantitas dan kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan fisik dan mental. 

    4 Gerakan Yoga yang Dapat Membuat Cepat Tidur

    Jika kondisi sulit tidur dibiarkan terus menerus dapat mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh di masa depan. Banyak cara yang dapat Sahabat Sehat lakukan untuk mengatasi gangguan tidur, salah satunya adalah dengan melakukan yoga. Yoga diketahui dapat melatih sistem pernapasan dan peregangan tubuh sehingga membuat tubuh lebih rileks.

    Berikut ini beberapa gerakan yoga yang direkomendasikan untuk mengatasi insomnia:

    Posisi Functional Squat

    Melakukan Gerakan Yoga Functional Squat

    Posisikan tubuh berdiri tegak, melebarkan kedua kaki dengan memberinya jarak sejajar dengan pinggul, regangkan lengan hingga sejajar dengan bahu. Kemudian jongkoklah secara perlahan sambil mempertahankan posisi sebelumnya dan tahan beban berat tubuh di tumit. 

    Jika terlalu sulit melakukan posisi jongkok tanpa mengangkat tumit karena merasa ingin terjatuh, dapat melakukannya dengan berpegangan kepada sesuatu yang aman dan kokoh. Misalnya berpegangan dengan pinggir tempat tidur. 

    Fokuskan pikiran dan tubuh untuk relaksasi punggung bagian bawah setiap kali menghembuskan nafas. Jika terasa tidak nyaman atau nyeri pada lutut, pergelangan kaki, atau tulang kering, cobalah untuk memperlebar jarak antara kedua kaki.

    Posisi Warrior One

    Gerakan Yoga Warrior One

    Posisikan tubuh berdiri tegak, geser kaki kanan ke arah belakang dan tumpukan berat badan pada tumit. Posisikan jari mengarah keluar,  lalu tekuk lutut kaki kiri hingga membentuk sudut 90 derajat. Lutut tegak lurus diatas tumit kiri dan tahan posisi kaki kanan agar tetap dalam keadaan lurus.

    Jika merasa sulit untuk menyeimbangkan tubuh, Sahabat Sehat dapat berpegangan pada tempat tidur atau dinding. Jangan menumpukan tangan pada pinggul, lalu meluruskan tangan ke atas kepala. Renggangkan tubuh sisi kanan sambil menarik napas. Pertahankan posisi tersebut hingga beberapa detik dan hembuskan napas, ulangi gerakan pada sisi lainnya.

    Posisi Supine Bent-Knee Twist

    Supine Twist Knee

    Gerakan yoga agar cepat tidur berikutnya adalah posisi supine bent-knee twist. Baringkan tubuh dengan posisi kaki terlentang dengan lengan berada di samping tubuh. Angkat dan arah kan lutut kiri ke dada sambil menarik nafas. Hembuskan nafas secara perlahan sambil memindahkan lutut kiri secara lembut ke sisi kanan tubuh. Ambil nafas yang panjang dan dalam sebanyak dua kali. Ulangi hal yang sama pada sisi lainnya.

    Melatih Pola Pernapasan

    Melatih Pernapasan dalam Yoga

    Baringkan tubuh dan letakan sebuah bantal di atas kepala dan satu bantal lagi dibawah lutut. Pejamkan mata dan ambil nafas panjang secara perlahan melalui hidung. Tarik napas sambil merasakan rongga dada mengembang hingga ke bagian tulang rusuk paling bawah. Buang napas perlahan sambil menghitung mundur dari 20 hingga 1 dan rasakan sensasi rongga dada kembali ke ukuran semula. 

    Cobalah untuk mengencangkan otot perut untuk memastikan apakah masih tersisa udara yang dapat dikeluarkan. Beri jeda sejenak sebelum mulai menarik napas kembali, dan ulangi sebanyak 30-40 kali nafas sambil mencoba memperdalam pernapasan secara bertahap.

    Sahabat Sehat, itulah  4 gerakan yoga agar cepat tidur yang dapat dicoba untuk membantu mengatasi masalah insomnia yang sedang diderita. Untuk memaksimalkan gerakan-gerakan yoga yang sudah dilakukan, konsumsi suplemen dapat memaksimalkan kualitas tidur Sahabat Sehat.

    Daftar suplemen yang direkomendasikan untuk mengatasi masalah gangguan tidur

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Dana S. Sleep better with six minutes of bedtime yoga [Internet]. USA : CNN; [cited 2021 Sep 14].
    2. Wijaya H. 4 Gerakan Yoga Supaya Tidur Lebih Nyenyak [Internet]. Indonesia : Uzone. 2021 [updated 2021 Sep 17; cited 2021 Sep 14].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica C Setiap orang memiliki OCD, namun gangguan obsessive compulsive disorder dapat menyebabkan rasa cemas, tertekan, dan bahkan ketakutan. Beberapa OCD yang tergolong normal misalnya selalu ingin buang air kecil ketika sudah berpakaian rapi, atau perasaan lupa apakah kompor di rumah sudah dimatikan. Gangguan OCD menyebabkan otak terjebak […]

    Fakta Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD) dan Penanganannya

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica C

    Penderita Gangguan Obsesif Kompulsif yang Merasa Harus Merapikan Paper Clip Sesuai Warna

    Penderita Gangguan Obsesif Kompulsif yang Merasa Harus Merapikan Paper Clip Sesuai Warna

    Setiap orang memiliki OCD, namun gangguan obsessive compulsive disorder dapat menyebabkan rasa cemas, tertekan, dan bahkan ketakutan. Beberapa OCD yang tergolong normal misalnya selalu ingin buang air kecil ketika sudah berpakaian rapi, atau perasaan lupa apakah kompor di rumah sudah dimatikan.

    Gangguan OCD menyebabkan otak terjebak dalam pemikiran atau dorongan untuk melakukan hal tertentu. Misalnya, pikiran yang mendorong Sahabat Sehat berulang kali mencuci tangan dengan menggosoknya terlalu kuat sampai terluka karena takut masih menyisakan kuman.

    Meski penderita OCD tidak memperoleh kesenangan apapun setelah melakukan tindakan berulang tersebut, tapi setidaknya setelah melakukannya mereka dapat terbebas dari perasaan cemas dan tekanan yang muncul dari pikirannya sendiri. 

    Epidemiologi Gangguan Obsesif Kompulsif

    Penderita gangguan OCD rata-rata diagnosis saat berusia 19 tahun. Menurut statistik, 2-3% orang mengalami OCD.  Pria dan wanita dewasa memiliki perbandingan yang sama tetapi pada usia remaja, lelaki lebih mudah menderita gangguan obsesif kompulsif dibandingkan perempuan.

    Berdasarkan data kesehatan dari World Health Center menyebutkan, bahwa gangguan OCD lebih banyak terjadi di negara maju dibanding negara berkembang. 

    Contoh Perilaku Gangguan Obsesif Kompulsif (OCD)

    Bagi penderita gangguan OCD, pikiran obsesif dan kompulsif yang sering muncul biasanya akan mengganggu kehidupan sehari-hari. Obsessive compulsive disorder (OCD) adalah gangguan kecemasan mental yang menghasilkan pikiran atau gambaran berulang mengenai banyak hal yang berbeda. Mulai dari ketakutan terhadap kuman, kotoran, penyusup, atau kejadian yang bahkan belum terjadi, tindak kekerasan, tindakan seksual, hingga obsesi berlebih terhadap kebersihan atau kerapihan.

    Pikiran obsesif umum yang dimiliki gangguan ini ialah:

    • Takut terkontaminasi kotoran atau kuman
    • Takut kehilangan kendali atas diri sendiri dan takut merugikan atau menyakiti diri sendiri dan orang lain
    • Terbesit pikiran atau gambar yang mengganggu secara seksual eksplisit atau berisi kekerasan
    • Memiliki fokus berlebih terhadap ide-ide agama atau moral
    • Takut kehilangan kesempatan memiliki barang yang mungkin dibutuhkan
    • Sebuah keharusan bahwa segala sesuatu harus selaras, rapi, bersih atau teratur

    Sedangkan perilaku kompulsif umum yang dimiliki gangguan ini, yakni:

    • Tindakan ganda dengan melakukan pemeriksaan berulang pada hal-hal, seperti peralatan, kunci dan saklar
    • Memastikan keadaan orang tersayang, orang terdekat, atau lingkungan sekitar telah aman
    • Mengucapkan kata-kata tertentu berulang-ulang untuk mengurangi kecemasan
    • Menghitung, mengetuk atau melakukan hal tidak biasa secara berulang untuk mengurangi kecemasan
    • Menghabiskan banyak waktu dengan mencuci atau membersihkan sesuatu secara berulang
    • Berdoa secara berlebihan hingga melakukan ritual tertentu karena dipicu oleh ketakutan
    • Mengumpulkan dan menimbun barang bekas atau ‘sampah’ seperti wadah makanan kosong atau koran bekas

    Terdapat perbedaan gejala OCD yang dialami oleh orang dewasa dan anak-anak. Misalnya, kemungkinan anak-anak tidak menyadari adanya alasan tertentu terhadap perilaku atau pikiran yang muncul, sementara orang dewasa akan lebih waspada.

    Penanganan Gangguan Obsesif Kompulsif

    Penanganan bertujuan agar penderita gangguan obsesif kompulsif dapat mengurangi gejala OCD yang berlebihan terlebih dahulu. Perawatan yang dapat dilakukan berupa terapi perilaku kognitif dan pemberian obat-obatan dari dokter.

    Sahabat Sehat dianjurkan melakukan kontrol secara berkala ke dokter agar dapat dipantau kondisi kesehatannya. Terdapat beberapa gangguan kesehatan mental lainnya yang mungkin muncul bersamaan dengan gangguan obsesif kompulsif, meliputi:

    • Gangguan kecemasan
    • Gangguan bipolar
    • Gangguan depresi 
    • Gangguan makan
    • Attention-Deficit/Hyperactive Disorder (AD/HD)
    • Gangguan spektrum autism (ASD)
    • Gangguan Tic / Sindrom Tourette (TS)

    Salah satu metode yang bisa digunakan untuk membantu mengurangi gejala OCD adalah dengan membuat tubuh lebih rileks. Caranya bisa dengan menggunakan aroma therapi sehingga pikiran bisa menjadi lebih tenang dan nyaman.

    Aroma Diffuser adalah alat yang bisa Sahabat Sehat gunakan untuk mengubah minyak esensial menjadi uap wangi atau aromaterapi dan menyebarkannya di udara, sehingga lebih mudah dihirup. Dengan demikian, aroma dari minyak esensial dapat membuat pikiran lebih rileks dan mengurangi gejala gangguan obsesif kompulsif yang bisa bisa datang secara berlebihan.


    Dapatkan Beurer Aroma Diffuser Humidifier LA 30 Sekarang Juga

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa fakta penting mengenai gangguan obsesif kompulsif (OCD). Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Beyond OCD. Facts about Obsessive Compulsive Disorder [Internet]. USA : Beyond OCD; [cited 2021 Sep 15].
    2. DoSomething. 11 Facts About Obsessive Compulsive Disorders (OCD) [Internet]. USA : DoSomething; [cited 2021 Sep 15].
    3. Kch.ha.org.hk. 2021. [online]
    4. RS GRHASIA. Obsessive-Compulsive Disorder, OCD [Internet]. 2013 [updated 2013 Nov 23; cited 2021 Sep 15].
    5. Smith M, Robinson L, Segal J. Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) [Internet]. USA : Help Guide. 2021 [updated 2021 July; cited 2021 Sep 15].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Badan yang mudah lelah saat perjalanan jauh biasanya disebabkan oleh kondisi tubuh yang kurang fit. Namun bisa juga karena ada penyakit. Ya, gejala mudah lelah mungkin saja disebabkan adanya penyakit di tubuh sehingga tubuh akan terus merasa lelah. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui apa penyebab badan […]

    10 Tips Mencegah Badan Mudah Lelah saat Perjalanan Jauh

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Tertidur Akibat Badan Mudah Lelah saat Perjalanan Jauh

    Badan yang mudah lelah saat perjalanan jauh biasanya disebabkan oleh kondisi tubuh yang kurang fit. Namun bisa juga karena ada penyakit. Ya, gejala mudah lelah mungkin saja disebabkan adanya penyakit di tubuh sehingga tubuh akan terus merasa lelah.

    Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui apa penyebab badan selalu merasa kurang bertenaga dan mudah lelah. Selain itu juga penting untuk tahu bagaimana cara meningkatkan kembali stamina tubuh.

    Bahaya Lelah Saat Di Perjalanan

    Apakah Sahabat Sehat termasuk sering berkendara ? Mungkin salah satu kendala yang kerap dihadapi sehari-hari adalah kemacetan, terutama bagi Sahabat Sehat yang tinggal di kota besar. Mengemudi atau tidak, berada di jalan yang macet dalam waktu lama dapat mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh sehingga menyebabkan rasa kantuk hingga stress. 

    Kelelahan bahkan mengantuk saat di perjalanan cukup berbahaya sebab dapat mengurangi kewaspadaan saat berkendara, mengurangi waktu respons dan mempengaruhi kemampuan dalam menentukan pilihan. 

    Nah Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi lelah saat berada di perjalanan ? Mari simak penjelasan berikut.

    Kenali Tanda Tubuh Merasa Lelah

    Banyak orang yang merasa “masih sanggup” sehingga terus memaksakan diri. Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa sinyal dari tubuh yang menandakan tubuh mulai lelah dan artinya Sahabat Sehat memang butuh istirahat untuk memulihkan stamina:

    Sering Menguap

    Jika Sahabat Sehat sering menguap, hal ini menunjukan bahwa tubuh membutuhkan oksigen. Selain itu, keluhan juga dapat diikuti dengan kedipan mata yang semakin intens. Kondisi ini dapat menyebabkan pandangan kurang awas dan kurang konsentrasi saat berkendara.

    Lupa Arah Jalan

    Jika Sahabat Sehat mulai lupa arah jalan, hal ini juga dapat menunjukan bahwa Sahabat Sehat sudah lelah di perjalanan. Ada baiknya bertukar posisi mengemudi bila ada rekan yang menemani di perjalanan.

    Mengabaikan Rambu Lalu Lintas

    Banyak sekali rambu di jalan raya dengan fungsi yang beragam. Seperti penunjuk arah, maupun lampu lalu lintas. Jika Sahabat Sehat sudah mulai tidak memperhatikan rambu lalu lintas, hal ini menunjukkan tubuh bahwa tubuh mulai lelah dan konsentrasi menurun sehingga dianjurkan untuk beristirahat sejenak.

    Mudah Emosi

    Salah satu tanda bahwa tubuh mulai lelah, biasanya Sahabat Sehat menjadi mulai emosi dan tidak sabar. Tidak jarang menjadi kesal dengan pengguna jalan lainnya. Jika Sahabat Sehat mengalami hal ini, ada baiknya menepi dan beristirahat sejenak.

    Tips Agar Tidak Mudah Lelah Selama Di Perjalanan

    Mengemudi atau tidak, sangat penting untuk menjaga kondisi fisik selama di perjalanan. Berikut adalah berbagai tips yang Sahabat Sehat dapat lakukan untuk mencegah kelelahan selama di perjalanan:

    1. Istirahat Sebelum Melakukan Perjalanan, setidaknya sudah tidur 7-8 jam
    2. Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan yang dapat menyebabkan gangguan tidr
    3. Jika terbiasa tidur siang, hindari berkendara di jam tidur siang
    4. Jika berkendara dalam waktu lama, berhenti secara berkala untuk istirahat dan meregangkan otot
    5. Minta ditemani seseorang yang bisa diajak ngobrol sehingga mengurangi ngantuk dan lelah
    6. Nyalakan radio dan buka jendela untuk mengurangi kantuk
    7. Bijak dalam konsumsi minuman berkafein, karena ketika efek kafein hilang maka kantuk akan muncul lagi
    8. Makan secukupnya dengan gizi seimbang sebelum melakukan perjalanan jauh
    9. Berolahraga secara teratur untuk meningkatkan stamina tubuh
    10. Lakukan pemeriksaan tubuh kepada dokter untuk mencari tahu apa penyebab badan mudah lelah

    Penyakit Penybab Mudah Lelah saat Perjalanan Jauh

    Lelah di perjalanan jauh adalah hal yang biasa. Namun jika tiap perjalanan badan langsung merasa lelah dan tidak bertenaga, ada kemungkinan beberapa risiko penyakit berikut ini:

    1. Anemia
    2. Gagal jantung
    3. Sindrom kelelahan kronis
    4. Sleep apnea
    5. Penyakit tiroid
    6. Diabetes
    7. Gangguan mental
    8. Demam kelenjar
    9. Sindrom kaki gelisah
    10. Penyakit celiac
    11. Malnutrisi
    12. Kanker
    13. HIV/Aids
    14. dan Lupus

    Nah Sahabat Sehat, itulah berbagai tips mengatasi tubuh mudah lelah saat perjalanan jauh. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh, selain dengan konsumsi buah dan sayur maka lengkapi asupan gizi dengan mengkonsumsi multivitamin. 

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan multivitamin serta produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Suni E. Drowsy Driving [Internet]. USA : Sleep Foundation 2021 [updated 2021 June 24; cited 2021 Sep 14].
    2. Centers for Disease Control and Prevention. Drowsy Driving [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2017 [updated 2017 March 21; cited 2021 Sep 14].
    3. Santoso S. Tanda-Tanda Tubuh Lelah Berkendara yang Perlu Kita Cermati [Internet]. Indonesia : Liputan 6. 2019 [updated 2019 June 03; cited 2021 Sep 16].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Mungkin nafsu makan bertambah karena makanan terlihat lezat. Namun jika terus lapar dan ingin makan, mungkin ini gejala suatu penyakit. Jika tidak segera diatasi dan dibiarkan, masalah bisa semakin besar dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Oleh sebab itu, jangan menganggap remeh gejala […]

    6 Penyakit yang Menyebabkan Gejala Nafsu Makan Bertambah

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Merasa Bersalah Akibat Nafsu Makan Bertambah

    Mungkin nafsu makan bertambah karena makanan terlihat lezat. Namun jika terus lapar dan ingin makan, mungkin ini gejala suatu penyakit. Jika tidak segera diatasi dan dibiarkan, masalah bisa semakin besar dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

    Oleh sebab itu, jangan menganggap remeh gejala bertambahnya nafsu makan tanpa terkendali. Karena risiko bukan hanya kenaikan berat badan. Risiko kesehatan seperti gangguan metabolisme, jantung, stroke, hingga kematian bisa saja terjadi.

    Penyakit Penyebab Nafsu Makan Bertambah

    Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih akurat. Namun biasanya nafsu makan bertambah secara drastis disebabkan oleh:

    Gangguan Hormon Tiroid

    Hipertiroidisme, yaitu kondisi akibat terlalu banyaknya hormon tiroid dalam tubuh dapat mempercepat proses metabolisme tubuh yang mengakibatkan berat badan turun dan denyut jantung tidak beraturan. Selain itu Sahabat Sehat juga dapat merasa mudah lapar, meningkatnya produksi keringat, dan gemetar.

    Hipoglikemia

    Hipoglikemia adalah istilah untuk menggambarkan rendahnya kadar gula darah di dalam tubuh. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, tetapi umumnya kerap dialami oleh penderita diabetes. Selain itu hipoglikemia juga dapat terjadi karena kebiasaan melewatkan waktu makan, konsumsi alkohol berlebihan, atau aktivitas olahraga yang tidak biasanya. Berikut beberapa gejala yang dialami penderita hipoglikemia:

    • Berkeringat
    • Cemas dan mudah tersinggung
    • Terus merasa lapar
    • Sulit berkonsentrasi
    • Pandangan kabur
    • Gemetar
    • Gelisah
    • Suasana hati berubah-ubah

    Diabetes

    Kencing manis atau disebut juga Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang disebabkan oleh tingginya kadar gula darah dalam tubuh. Gejala diabetes cukup bervariasi, namun keluhan klasik yang kerap ditemui pada penderita diabetes yaitu mudah lapar sehingga nafsu makan bertambah, mudah haus, dan sering buang air kecil. Berikut adalah beberapa gejala lain yang dapat dialami penderita diabetes :

    • Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas
    • Kelelahan
    • Penglihatan kabur
    • Luka yang lambat sembuh
    • Kesemutan
    • Disfungsi ereksi
    • Mudah mengalami infeksi, seperti infeksi gusi atau infeksi vagina

    Kehamilan

    Kehamilan bukanlah penyakit. Namun gejala nafsu makan bertambah bisa jadi karena Sahabat Sehat sedang hamil. Meskipun meningkatnya nafsu makan bukanlah gejala kehamilan yang paling utama, namun nafsu makan yang meningkat juga kerap dialami oleh ibu hamil.

    Selain merasa nafsu makan bertambah, ibu hamil juga biasanya akan merasa mual, muntah, dan nyeri pada payudara. Biasanya rasa lapar dan meningkatnya nafsu makan terjadi di awal trimester kedua usia kehamilan. Sedangkan pada trimester pertama, ibu hamil justru akan mengalami penurunan nafsu makan atau bahkan kehilangan nafsu makannya sama sekali. 

    Sindrom Premenstruasi

    Meningkatnya nafsu makan serta mengidam makanan tertentu merupakan hal yang umum terjadi pada wanita yang sedang mengalami sindrom premenstruasi. Sahabat Sehat mungkin cenderung menginginkan makanan yang berlemak, berkarbohidrat tinggi, hingga manis.

    Adapun penyebab sindrom premenstruasi biasanya diakibatkan perubahan hormon esterogen dan progesteron dalam tubuh sebelum terjadinya menstruasi, sehingga membuat nafsu makan meningkat.

    Depresi

    Walaupun depresi identik dengan perasaan sedih yang mendalam sehingga membuat penderitanya kesulitan atau bahkan kehilangan gairah hidupnya, namun penderita depresi juga dapat mengalami peningkatan nafsu makan pada saat-saat tertentu.

    Orang yang sedang depresi dan berusaha mengalihkan rasa depresinya pada hal lain biasanya akan cenderung cepat merasa lapar dan ingin terus makan. Oleh sebab itu, tidak heran bahwa orang depresi akan cenderung terlihat sangat kurus akibat tidak nafsu makan, atau mengalami kegemukan akibat nafsu makan yang meningkat dan tidak terkendali.

    Jika Nafsu Makan Semakin Bertambah

    Apabila nafsu makan semakin meningkat tanpa sebab yang jelas disertai keluhan lain misal gatal, kesemutan, mudah berkeringat, dan lainnya maka sebaiknya konsultasikan ke dokter agar dilakukan pemeriksaan lanjutan.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai kondisi yang menyebabkan nafsu makan meningkat. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 jam Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik https://www.prosehat.com/wa.

    Referensi: 

    1. Murrell D. Graves’ disease: Symptoms, treatment, and causes [Internet]. USA : Medical News Today. 2019 [updated 2019 April 05; cited 2021 Sep 09].
    2. Health Service Executive. Hypoglycaemia [Internet]. Ireland : Health Service Executive. 2020 [updated 2020 Nov 20; cited 2021 Sep 09].
    3. Mayo Clinic. Diabetes – Symptoms and causes [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 Oct 30; cited 2021 Sep 09].
    4. Wisnubrata. 7 Penyebab Nafsu Makan Meningkat yang Mungkin Kamu Alami [Internet]. 2019 [updated 2019 Sep 14; cited 2021 Sep 09]. Indonesia : Kompas.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Menghindari faktor penyebab jerawat menjadi cara mengatasi jerawat yang paling baik. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan hal ini. Ketika wajah sudah berjerawat dan semakin parah, barulah sibuk mencari cara terbaik menghilangkan jerawat di wajah. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui […]

    Cara Mengatasi Jerawat Membandel Agar Wajah Kembali Mulus

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Menggunakan Krim Sebagai Cara Mengatasi Jerawat yang Efektif

    Menghindari faktor penyebab jerawat menjadi cara mengatasi jerawat yang paling baik. Sayangnya, banyak orang yang mengabaikan hal ini. Ketika wajah sudah berjerawat dan semakin parah, barulah sibuk mencari cara terbaik menghilangkan jerawat di wajah.

    Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui apa yang menyebabkan munculnya jerawat, sehingga kita semua bisa menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan munculnya jerawat di wajah. Selain itu, sangat penting untuk tahu apa yang harus dilakukan jika muncul jerawat di wajah.

    Penyebab Munculnya Jerawat di Wajah

    Siapa yang tidak pernah mengalami jerawat diwajah selama hidupnya? Pastinya hampir semua orang pernah mengalaminya, bahkan jerawat diketahui dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang. Pada tahun 2018, penelitian perhimpunan Dokter Spesialis Kulit di Inggris menemukan 20% dari 2.299 orang yang berjerawat mengaku mengalami stress hingga merasa ingin mengakhiri hidupnya karena jerawat yang tidak kunjung membaik.

    Jerawat merupakan permasalahan kulit yang terjadi akibat sumbatan minyak, sel kulit mati serta debu dan kotoran pada folikel rambut. Jerawat ditandai dengan munculnya bintik kemerahan yang terasa nyeri, maupun berupa komedo. Lokasi tersering munculnya jerawat yaitu wajah, leher, dada sampai ke punggung.

    Namun ada beberapa hal yang menjadi faktor yang meningkatkan risiko timbulnya jerawat. Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai kondisi yang meningkatkan risiko timbulnya jerawat:

    Perubahan Hormon
    Misalnya masa pubertas, menstruasi, kehamilan, menyusui, dan menopause. Jadi ketika masa-masa tersebut mengalami jerawat, jangan panik. Pastikan untuk tetap menjaga kebersihan kulit, dan jangan memencet jerawat yang dapat meninggalkan bekas luka.

    Efek Samping Obat-Obatan
    Mengkonsumsi beberapa jenis obat-obatan juga dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat. Beberapa obat yang mengandung hormon seperti pil KB, suntik KB, steroid, serta Lithium dapat memicu timbulnya jerawat. Cara mengatasi jerawat akibat efek samping obat hanya bisa aman dan efektif dengan menghentikan penggunaan obat-obatan tersebut.

    Penggunaan Kosmetik
    Beberapa jenis kosmetik cocok digunakan oleh seseorang. Namun kosmetik tersebut tidak cocok digunakan oleh orang lain dan dapat menyebabkan timbulnya jerawat di wajah. Oleh sebab itu, sangat penting untuk memperhatikan kandungan setiap kosmetik dan pastikan untuk tahu apakah kulit wajah memiliki sensitifitas tertentu pada kandungan kosmetik tersebut.

    Kondisi Psikologis
    Gangguan psikologi seperti stress dan kecemasan berlebih dapat mengubah horman di tubuh, Adanya perubahan hormon ini bisa memicu timbulnya jerawat di kulit badan, wajah, leher, ataupun area-area lainnya.

    Asupan Makanan
    Mengkonsumsi makanan yang terlalu tinggi karbohidrat dapat memicu jerawat. Misalnya konsumsi keripik, roti, dan nasi uduk. Selain itu, makanan seperti gorengan dan cokelat juga dapat memicu timbulnya jerawat.

    Faktor Keturunan
    Jika orang tua memiliki kecenderungan kulit berjerawat, kemungkinan besar anaknya juga memiliki masalah kulit wajah berjerawat. Namun masalah ini bisa diatasi seiring perkembangan teknologi saat ini. Misalnya dengan melakukan terapi hormon.

    Jenis Jerawat

    Beda jenis jerawat beda juga cara mengatasi jerawat yang diperlukan. Ada jerawat yang terlihat kemerahan, namun ada jerawat yang menghitam. Ada juga jerawat yang sangat menonjol, namun ada juga jerawat yang tidak menonjol. Untuk lebih jelasnya silahkan cek fakta mengenai berbagai jenis jerawat berikut ini:

    Komedo Blackhead

    Komedo merupakan cikal bakal jerawat yang lebih besar dan meradang. Komedo merupakan sumbatan di pori atau folikel rambut yang timbul ke permukaan kulit dan bukan disebabkan karena infeksi. 3-5 Komedo blackhead terlihat berupa titik kehitaman di permukaan kulit.

    Komedo Whitehead

    Komedo whitehead merupakan folikel rambut yang tersumbat dan tertutup oleh lapisan tipis kulit, sehingga terlihat sebagai bintik putih.

    Papula

    Papula merupakan jerawat yang menonjol, kemerahan dan terasa nyeri saat disentuh. Komedo yang tidak diatasi akan berkembang menjadi papula. Jika jerawat papula tidak ditangani maka akan terbentuk pustula.

    Pustula

    Jerawat pustula berisi cairan berwarna putih atau kekuningan. Apabila pecah, kemungkinan besar akan menyebabkan luka (scar) atau yang dikenal dengan sebutan bopeng.

    Nodul dan Kista

    Kategori ini merupakan jenis jerawat yang berat dan terletak di lapisan dalam kulit. Ditandai dengan benjolan meradang dan dipenuhi nanah, terasa nyeri dan membutuhkan tindakan medis segera.

    Cara Mengatasi Jerawat Secara Medis

    Penanganan jerawat dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan dan jenis jerawat yang dialami. Penanganan dimulai dari obat oles (misalnya produk vitamin A, asam salisilat, antibiotik) hingga pemberian obat minum. Beberapa penanganan lanjutan yang mungkin diperlukan misalnya:

    Injeksi Kortikosteroid 

    Suntikan obat yang mengandung kortikosteroid bertujuan untuk menghilangkan jerawat dalam jangka waktu yang cepat dan mengurangi rasa nyeri.

    Chemical Peeling

    Pemberian cairan peeling bertujuan untuk mengelupaskan kulit yang berjerawat sehingga tumbuh lapisan kulit baru dengan tujuan untuk mencegah penyumbatan oleh sel kulit mati.

    Ekstraksi Komedo

    Prosedur ekstraksi komedo bertujuan untuk mengeluarkan sumbatan komedo dan mencegah peradangan komedo menjadi jerawat.

    Terapi Sinar

    Terapi sinar bertujuan untuk membunuh bakteri penyebab jerawat (p.acnes) dan mengurangi produksi minyak pada wajah.

    Cara Mencegah Munculnya Jerawat Membandel

    Sahabat Sehat, untuk mencegah timbulnya jerawat dianjurkan melakukan beberapa langkah mudah yang bisa dan wajib dilakukan berikut ini:

    • Cuci muka minimal 2 kali sehari, terutama setelah aktivitas di luar rumah
    • Hindari kosmetik berbahan dasar minyak
    • Cek kandungan tiap kosmetik dan pastikan bahannya cocok dengan kulit
    • Jangan memencet komedo karena dapat merangsang dan memperparah jerawat
    • Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor
    • Kelola stress dengan baik agar homor kortisol dan adrenalin tidak meningkat

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa hal penting dan wajib diketahui mengenai cara mengatasi jerawat serta tips mencegah jerawat. Sebaiknya pilih produk kulit yang sesuai dengan kondisi kulit Sahabat Sehat. Jika Sahabat Sehat membutuhkan produk kulit khusus kulit berjerawat, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat.

    Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Smith L. Dealing with depression and anxiety caused by acne [Internet]. USA : Patient Info. 2018 [updated 2018 June 19; cited 2021 September 03].
    2. Burke D. Acne: Causes, Risk Factors, and Treatment [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 July 01; cited 2021 September 03].
    3. Brazier Y. Acne: Causes, treatment, and tips [Internet]. USA : Medical News Today. 2017  [updated 2017 Nov 27; cited 2021 September 03].
    4. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. Kenali Jenis Jerawat yang Biasa Timbul Pada Remaja [Internet]. Indonesia : Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. 2018 [updated 2018 September 06; cited 2021 September 03].
    5. Gardner S. Acne Visual Dictionary [Internet]. USA : WebMD. 2020 [updated 2020 Aug 04; cited 2021 September 03]. 
    6. Mayo Clinic. Acne – Diagnosis and treatment [Internet]. Indonesia : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 September 12; cited 2021 September 03].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebenarnya cara mencegah flu dan batuk itu mudah. Cukup dengan menjaga daya tahan tubuh. Namun sayangnya, banyak orang yang masih abai. Padahal menjaga daya tahan tubub sangat penting, terutama karena saat ini musim sedang tidak menentu, dan virus Covid-19 masih mengancam kita semua. Sahabat Sehat, Influenza dan Covid-19 […]

    5 Cara Mencegah Flu dan Batuk yang Terbukti Secara Medis

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Menggunakan Masker saat Rapat Menjadi Cara Mencegah Flu dan Batuk dari Mereka yang Sedang Menderita Influenza

    Sebenarnya cara mencegah flu dan batuk itu mudah. Cukup dengan menjaga daya tahan tubuh. Namun sayangnya, banyak orang yang masih abai. Padahal menjaga daya tahan tubub sangat penting, terutama karena saat ini musim sedang tidak menentu, dan virus Covid-19 masih mengancam kita semua.

    Sahabat Sehat, Influenza dan Covid-19 mempunyai gejala yang hampir mirip yaitu pilek, bersin, hidung tersumbat, serta demam. Jika Sahabat Sehat menderita flu atau influenza, dikhawatirkan mengalami penurunan sistem daya tahan tubuh sehingga rentan terinfeksi penyakit lain termasuk Covid-19. Kondisi ketika influenza dan Covid-19 menyerang tubuh secara bersamaan, disebut juga twindemic. Kondisi ini sangat berisiko sebab dapat membuat gejala Covid menjadi lebih berat dan berbahaya.

    Lantas bagaimana cara mencegah gejala flu seperti pilek, batuk, dan demam di masa pandemi ini?

    Cara Mencegah Flu dan Batuk di Masa Pandemi Covid

    Untuk mencegah flu dan batuk di masa pandemi adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh. Juga menjauhi hal-hal yang berisiko menyebabkan infeksi flu. Berikut adalah berbagai cara yang sudah terbukti ampuh secara medis dalam mencegah risiko terjangkit flu dan batuk di masa pandemi Covid:

    Beristirahat yang Cukup

    Seseorang yang terlalu lelah dan memaksakan diri untuk melakukan berbagai aktivitas akan lebih mudah jatuh sakit karena daya tahan tubuhnya semakin menurun. Oleh sebab itu, beristirahat diperlukan secara teratur. Selain itu, apabila Sahabat Sehat merasa kurang enak badan, sebaiknya beristirahatlah sejenak di rumah untuk mengembalikan daya tahan tubuh. Jangan memaksakan diri karena dapat memperberat keadaan.

    Minum yang Cukup

    Minum air putih ataupun cairan lain seperti jus, teh, air kelapa, dan lainnya dapat membantu menjaga hidrasi tubuh. Asupan cairan yang cukup dapat menjaga kelembaban hidung, mulut dan tenggorokan. Selain itu, kecukupan air dalam tubuh dapat meningkatkan daya tahan tubuh sehingga tidak mudah terserang flu dan gejalanya seperti batuk, pilek, dan demam.

    Minum Teh Herbal Hangat

    Beberapa jenis tanaman herbal berperan sebagai antivirus dan antibakteri. Sahabat Sehat dianjurkan mengkonsumsi teh hijau hangat, kunyit, maupun jahe yang turut dapat membantu melegakan pernapasan serta membantu membentuk daya tahan tubuh.

    Menggunakan Minyak Esensial

    Beberapa jenis minyak esensial diketahui berperan dalam melawan infeksi virus dan bakteri. Selain itu minyak esensial turut dapat membantu melegakan pernapasan dan membantu merangsang daya tahan tubuh. Penggunaannya bisa dengan mencuci tangan menggunakan minyak esensial atau mengoleskannya di bawh hidung. Jenis minyak esensial lainnya yang dapat digunakan, yaitu minyak kayu manis, minyak kayu putih, minyak geranium, minyak peppermint, minyak jeruk lemon, dan oregano. 

    Menggunakan Alat Humidifier

    Virus influenza dapat bertahan lebih lama pada ruangan yang lembab. Sahabat Sehat dapat menggunakan alat humidifier untuk menjaga kelembaban ruangan sehingga mengurangi jumlah virus influenza dalam ruangan. Selain membantu mengurangi jumlah virus influenza dalam ruangan, alat ini juga membantu mengurangi tingkat virus, dan bakteri jahat lainnya yang ada dalam sebuah ruangan.

    Terapkan Pola Hidup Sehat

    Istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang seperti buah dan sayur, minum air putih yang cukup, serta mengelola stress dengan baik dapat membantu Sahabat Sehat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan berbagai macam penyakit. Selain itu, pola hidup menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan menjadi cara mencegah flu dan batuk yang ditularkan dari manusia ke manusia.

    Melakukan Vaksinasi Influenza

    Influenza dan batuk yang disebabkan oleh flu dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi influenza. Vaksin ini amat cocok digunakan pada kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang, dan pada anak-anak sekolah yang harus melakukan sekolah tatap muka.

    Secara umum pemberian vaksin influenza mulai dapat diberikan pada usia 6 bulan keatas. Pada anak berusia kurang dari 8 tahun, pemberian vaksin influenza pertama kali diberikan sebanyak 2 dosis dengan jarak minimal 4-6 minggu. Sementara jika Si Kecil berusia diatas 8 tahun, maka dosis pertama cukup diberikan 1 dosis saja. Pemberian vaksin influenza baik pada dewasa dan anak dapat dilakukan setahun sekali.

    Bagi Sahabat Sehat yang berminat melakukan vaksinasi influenza, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan vaksinasi ke rumah. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Itulah beberapa cara mencegah flu dan batuk yang bisa Sahabat Sehat terapkan. Mari kita bersama-sama menerapkan pola hidup sehat sehingga kita turut menjaga kesehatan tubuh kita sendiri dan ikut menjaga kesehatan orang-orang di sekitar kita.

    Referensi:

    1. Iftikhar N. 10 Natural Remedies for Flu Symptoms [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 2018 April 10; cited 2021 Aug 28].
    2. Centers for Disease Control and Prevention. Healthy Habits to Help Prevent Flu [Internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 June 24; cited 2021 Aug 28].
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja