Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 81–90 of 836 results

  • List biaya imunisasi anak di Jakarta merupakan hal yang ingin sekali diketahui para orang tua yang berada di Jakarta dan sekitarnya untuk mengimunisasi anak-anak mereka terutama di tengah pandemi Corona. Tentu banyak orang tua yang bertanya-tanya apakah biaya imunisasi anak ini tetap atau berubah selama pandemi? Hal ini perlu diketahui mengingat virus Corona semenjak datang […]

    Inilah List Biaya Imunisasi Anak di Jakarta Selama Corona

    List biaya imunisasi anak di Jakarta merupakan hal yang ingin sekali diketahui para orang tua yang berada di Jakarta dan sekitarnya untuk mengimunisasi anak-anak mereka terutama di tengah pandemi Corona. Tentu banyak orang tua yang bertanya-tanya apakah biaya imunisasi anak ini tetap atau berubah selama pandemi? Hal ini perlu diketahui mengingat virus Corona semenjak datang ke Indonesia pada awal Maret sudah membuat banyak orang terjangkit dan terdampak secara ekonomi sehingga banyak yang menjadi pengangguran.

    Hal tersebut juga akan berdampak bagi orang tua yang masih mempunyai anak yang harus mendapatkan imunisasi dasar lengkap supaya tumbuh-kembang anak tidak terganggu oleh penyakit-penyakit menular seperti Corona sehingga di saat dewasa mereka tidak mengalami kelumpuhan total hanya karena tidak diimunisasi. Apalagi anak-anak yang lengkap imunisasinya di masa kecil akan menjadi modal yang bagus menuju Indonesia Emas 2045 seperti yang sudah dicanangkan pemerintah. Sebab, pada 100 tahun kemerdekaan Indonesia itu, Indonesia akan mengalami kelebihan demografi penduduk dari usia muda terutama yang lahir pada 2020.

    IDAI sebagai badan tertinggi penyelenggara imunisasi anak di Indonesia juga telah menyatakan bahwa imunisasi anak tetap harus dilakukan di masa pandemi, dan tidak boleh ditunda. Karena  jika ditunda atau terlewat akan mempengaruhi kekebalan tubuh anak. Hal ini juga berdasarkan Permenkes Nomor 12 Tahun 2017. Meski begitu, IDAI memberikan kelonggaran untuk daerah yang rawan Corona imunisasi bisa ditunda 2 minggu atau sebulan. Namun, jika di daerah rawan itu imunisasi darurat bisa dilakukan, harus segera dilakukan supaya kekebalan tubuh anak tetap ada dan terpenuhi.

    Baca Juga: Seperti Apa Imunisasi Anak di Masa Pandemi Covid-19?

    Untuk tempat pelaksanaannya, sesuai dengan Petunjuk Teknis Pelayanan Imunisasi Pada Masa Pandemic Covid-19 dari Kementerian Kesehatan bisa dilakukan di tempat-tempat berikut:

    Fasilitas-fasilitas Kesehatan

    Fasilitas-fasilitas kesehatan seperti posyandu, puskesmas, dan rumah sakit tetap melaksanakan imunisasi dasar lengkap untuk anak-anak namun dengan berbagai protokol kesehatan seperti melakukan physical distancing 1-2 meter, melakukannya di ruangan yang cukup besar dan mempunyai sirkulasi udara yang bagus untuk mencegah terjadinya penularan Corona secara airborne, dan petugas medis memakai APD lengkap.

    Selain itu, ruangan dipastikan harus steril sebelum dan sesudah dengan disemprotkan cairan desinfektan. Tak lupa, setiap orang yang mau mengimunisasi anaknya harus memakai masker dan mencuci tangan. Untuk jam kunjungan pun diusahakan tidak sampai membuat orang tua yang mengimunisasi anaknya lama menunggu supaya tidak tertular virus. Karena itu, diharapkan orang tua untuk mengatur jadwal imunisasi anak sebelumnya dengan mengatur janji bertemu dokter kemudian membuat catatan jadwal kunjungan berikutnya sehingga memudahkan orang tua.

    Di Tempat Pribadi Dokter

    Fasilitas-fasilitas kesehatan merupakan fasilitas publik yang sudah pasti ramai pengunjung, dan hal tersebut tentu akan membuat orang tua menjadi risih dan khawatir akan keselamatan mereka dan anak-anaknya dapat tertular virus Corona meskipun sudah ada penerapan protokol-protokol kesehatan. Untuk hal ini, orang tua yang khawatir bisa menggantinya dengan mengimunisasi di tempat pribadi dokter yang bersangkutan sehingga akan menjadi lebih aman karena hanya ada interaksi 2-3 orang dalam satu ruangan. Imunisasi di tempat pribadi dokter ini juga tidak harus memakai antrean karena berdasarkan perjanjian, dan bisa dilakukan tanpa harus menunggu seperti di fasilitas-fasilitas kesehatan.

    Rumah Orang Tua yang Anaknya Diimunisasi

    Tempat terakhir yang disarankan untuk imunisasi anak di tengah pandemi adalah rumah orang tua si anak yang akan diimunisasi. Rumah sangat dianjurkan karena sifat virus Corona yang mudah menyebar secara massif.  Apalagi pemerintah tetap meminta sebagian besar warga untuk tetap di rumah apabila tidak mempunyai kepentingan selama masa PSBB Transisi di Jakarta. Untuk itu, para orang tua bisa memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari dinas kesehatan setempat atau klinik dan rumah sakit negeri atau swasta.

    Baca Juga: Cara Imunisasi Tetap Aman Selama Covid-19

    List Daftar Biaya Imunisasi Anak di Jakarta Selama Corona

    Di bawah ini adalah daftar biaya imunisasi anak di Jakarta selama pandemic Corona atau pada tahun 2020 ini. Berikut adalah daftarnya:

    Imunisasi Hepatitis B

    Hepatitis B merupakan salah satu imunisasi dasar lengkap yang wajib diberikan kepada anak sebagai perlindungan terhadap penyakit hepatitis B yang merupakan salah satu penyakit menular. Vaksin ini diberikan saat anak baru pertama kali lahir hingga 4 bulan. Untuk harganya berkisar dari angka Rp 90.000 hingga Rp 120.000

    Imunisasi Polio

    Selain hepatitis B, vaksin yang juga diberikan pada anak adalah polio yang berfungsi melindungi anak dari serangan penyakit polio yang bisa menyebabkan kelumpuhan pada anak sehingga mempengaruhi tumbuh-kembang anak. Vaksin ini diberikan pada saat anak baru lahir hingga 4 bulan. Harganya sendiri mulai dari Rp 85.000 hingga Rp 300.000.

    Imunusasi BCG

    Imunisasi BCG adalah imunisasi yang diberikan untuk melindungi tubuh dari kuman penyakit tuberculosis, yaitu penyakit yang bisa menyerang saluran pernapasan, tulang, otot, kelenjar getah bening, kulit, otak, saluran cerna hingga ginjal. Imunisasi hanya dilakukan sekali, yakni pada saat bayi berusia 2-3 bulan melalui suntikan. Untuk harganya mulai dari Rp 250.000 hingga Rp 375.000.

    Imunisasi DPT

    Imunisasi DPT adalah vaksin kombinasi yang diberikan untuk mencegah tiga penyakit, yakni difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus. Difteri – infeksi bakteri yang dapat menyebabkan hambatan jalur napas di tenggorokan dan mengakibatkan gangguan saluran pernapasan. Harga untuk imunisasi ini dimulai dari Rp 135.000 hingga Rp 300.000.

    Imunisasi Campak

    Imunisasi campak adalah imunisasi yang diberikan untuk mencegah serangan penyakit campak kepada anak-anak. Penyakit ini dapat menyebabkan pneumonia, diare, dan radang otak (ensefatitis). Imunisasi diberikan sebanyak 3 kali, yakni pada anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun. Namun, apabila anak sudah diberikan vaksin MR/MMR di usia 15 bulan, pemberian imunisasi campak di usia 18 bulan sudah tidak perlu karena vaksin MR/MRR sudah mengandung vaksin campak. Untuk harga, kisarannya adalah dimulai dari Rp 130.000 hingga Rp 155.000.

    Selain daftar harga imunisasi dasar lengkap untuk anak di atas, berikut adalah juga daftar harga untuk imunisasi tambahan.

    Daftar List Imunisasi Tambahan

    • Hib dimulai dari harga Rp 215.000 hingga Rp 219.000
    • PCV dimulai dari harga 400.000 hingga Rp 800.000
    • Rotavirus dimulai dari harga Rp 280.000 hingga Rp 400.000
    • Influenza dimulai dari harga Rp 165.000 hingga Rp 290.000
    • MMR dimulai dari harga Rp 165.000 hingga Rp 475.000
    • Tifoid dimulai dari harga Rp 150.000 hingga Rp 400.000
    • Hepatitis A dimulai dari harga Rp 350.000 hingga Rp 550.000
    • Varisela (cacar air) dimulai dari harga Rp 450.000 hingga Rp 630.000

    Imunisasi-imunisasi tambahan tersebut mulai dari tifoid hingga varisela pemberiannya dimulai dari umur 1-2 tahun hingga 18 tahun, yang berarti imunisasi-imunisasi tersebut juga berlaku untuk orang dewasa.

    Baca Juga: Jadwal Imunisasi Anak dan Bayi Terbaru dan Lengkap 2020

    Itulah daftar harga imunisasi anak di Jakarta yang tersedia di klinik atau rumah sakit selama Corona. Harga yang ada di atas bisa berbeda-beda tergantung fasilitas kesehatannya. Selain di fasilitas-fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, dan posyandu, Sobat Sehat juga bisa memanfaatkan layananan vaksinasi ke rumah dari Prosehat. Layanan ini mempunyai kelebihan sebagai berikut:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Untuk daftar harganya Sobat Sehat bisa melihatnya sebagai berikut:

    • Imunisasi hepatitis B sekali suntik adalah Rp 390.000
    • Imunisasi DPT adalah Rp 480.000
    • Imunisasi polio adalah Rp 440.000
    • Imunisasi BCG adalah Rp 680.000
    • Imunisasi campak adalah Rp 490.000

    Selain imunisasi dasar lengkap yang bisa dilakukan di rumah, Prosehat juga menyediakan imunisasi tambahan yang juga bisa dilakukan di rumah sehingga aman dan nyaman buat Sobat Sehat dalam mengimunisasi anak di masa pandemik Corona. Itulah mengenai list biaya imunisasi anak di Jakarta di masa pandemi Corona yang harus tetap sesuai jadwal dan memperhatikan banyak protokol kesehatan dari pemerintah. Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi anak ke rumah silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Berapa Biaya Imunisasi Anak 2020 dari Balita hingga Remaja? [Internet]. Lifepal Media. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://lifepal.co.id/media/biaya-imunisasi-anak/
    2. Yunita N. Daftar Imunisasi Wajib untuk Bayi dan Anak, Jangan Sampai Lupa! [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4826873/daftar-imunisasi-wajib-untuk-bayi-dan-anak-jangan-sampai-lupa
    3. Antisipasi Virus Corona, Vaksinasi di Rumah Saja! | Parentstory Blog [Internet]. Parentstory.com. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://www.parentstory.com/blog/harus-di-rumah-saja-vaksinasi-tetap-bisa-dilakukan
    4. Indonesia: Petunjuk teknis pelayanan imunisasi pada masa pandemi Covid-19 [Internet]. TechNet-21. 2020 [cited 3 August 2020]. Available from: https://www.technet-21.org/fr/library/main/6512-indonesia–petunjuk-teknis-pelayanan-imunisasi-pada-masa-pandemi-covid-19
    Read More
  • Sobat Sehat, saat ini sedang menyusui si kecil? Ya, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Anak Sobat sangat beruntung bila bisa mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Lebih beruntung lagi jika pemberian ASI bertahan hingga 2 tahun. Saat menyusui, Sobat perlu mengasup makanan bernutrisi. Sebab, makanan yang Sobat asup akan menentukan kualitas ASI dan secara […]

    7 Asupan untuk Meningkatkan Nutrisi Ibu Menyusui

    Sobat Sehat, saat ini sedang menyusui si kecil? Ya, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Anak Sobat sangat beruntung bila bisa mendapatkan ASI eksklusif selama 6 bulan. Lebih beruntung lagi jika pemberian ASI bertahan hingga 2 tahun.

    bunda menyusui

    Saat menyusui, Sobat perlu mengasup makanan bernutrisi. Sebab, makanan yang Sobat asup akan menentukan kualitas ASI dan secara langsung akan memengaruhi daya tahan tubuh bayi serta kesehatannya. Sebagian dokter menyarankan untuk menambah asupan ibu menyusui sebanyak 500 kalori per hari. Namun, jangan fokus hanya pada jumlah kalorinya!. Sobat juga perlu memahami kandungan nutrisi atau gizinya. Itu lebih baik! Asupan yang seperti apa? Yuk, tingkatkan kebutuhan nutrisi ibu menyusui dengan asupan berikut:

    Asupan untuk Meningkatkan Nutrisi Ibu Menyusui

    1. Salmon

    Salmon sangat kaya akan DHA (Asam dokosaheksaenoat) yang merupakan asam lemak tak jenuh rantai panjang golongan omega-3. DHA sangat penting untuk perkembangan sistem saraf bayi.

    Memang, semua ASI mengandung DHA. Namun, kadar DHA pada ASI ditemukan lebih tinggi pada ibu yang mengonsumsi makanan kaya DHA daripada yang tidak mengonsumsi. Tak hanya itu, DHA juga bagus untuk menstabilkan suasana hati Anda. Studi menunjukkan, hal ini mungkin berperan dalam mencegah depresi postpartum.

    Meski begitu, FDA (Food and Drug Administration) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat merekomendasikan bahwa wanita menyusui setidaknya boleh makan 12 ons salmon, atau setara dengan dua porsi utama, per minggu. Alasannya adalah untuk membatasi jumlah merkuri pada bayi baru lahir Anda, walaupun sebenarnya tingkat merkuri dalam salmon dianggap rendah bila dibandingkan ikan mackerel atau todak.

    2. Sayuran Hijau (Daun Katuk, Bayam dan Brokoli)

    Sayuran hijau seperti daun katuk, bayam dan brokoli kaya akan vitamin A yang baik untuk Moms maupun bayi. Tak cukup di situ, sayuran hijau adalah sumber kalsium non-susu yang baik dan mengandung vitamin C serta zat besi, mengandung antioksidan tinggi, rendah kalori dan baik untuk kesehatan jantung.

    Daun katuk (Sauropus androgynus), adalah yang paling sering direkomendasikan sebagai makanan sehat bagi ibu menyusui. Bagaimana tidak, daun katuk memiliki sejumlah kandungan yang memperlancar dan meningkatkan ASI, seperti efedrin, vitamin A, B, C, K dan pro vitamin A (betakaroten), Mangaan, Kalsium, serat, Fosfor, dan zat besi serta berfungsi sebagai antioksidan.

    Dalam Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan tahun 2004 yang dilaporkan oleh Sa’roni dan kolega, tercatat bahwa ekstrak daun katuk bisa meningkatkan kuantitas produksi ASI hingga 50,7 persen. Wah!

    Dalam mengonsumsi daun katuk, Sobat bisa mengolahnya dengan berbagai cara. Misalnya membuat tumis katuk, sayur sup, atau bisa pula dengan cara membuat jus daun katuk. Namun perlu diingat, saat Anda merebus daun katuk, jangan terlalu lama sebab akan menghilangkan kandungan gizinya.

    3. Lemak Sehat

    Tak semua lemak jahat. Lemak baik seperti lemak mono dan polyunsaturated, justru bermanfaat bagi tubuh. Sumber dari “lemak sehat” ini bisa ditemukan antara lain pada minyak kanola, minyak zaitun, dan ikan berlemak (seperti salmon) serta alpukat, zaitun, kacang, dan biji-bijian.

    Batasi lemak jenuh dan hindari lemak trans karena dapat meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah. Saat Moms berbelanja di supermarket, cermatlah membaca kemasannya. Biasanya, lemak jenuh dan lemak trans tercantum pada label nutrisi produk. Lemak jenuh antara lain terdapat pada daging tinggi lemak, susu, minyak tropis (seperti minyak kelapa sawit), mentega, dan lemak daging.

    Selain buruk untuk diet, terlalu banyak lemak tidak sehat ini dapat mengubah komposisi lemak dari ASI, yang tidak baik untuk kesehatan bayi Anda. Meskipun kita tidak tahu efek jangka panjang dari lemak yang tidak sehat ini pada kesehatan jantung bayi, tapi pada orang dewasa, lemak jahat ini secara negatif memengaruhi kesehatan jantung dengan meningkatkan LDL (kolesterol jahat), menurunkan HDL (kolesterol baik), dan meningkatkan tanda-tanda peradangan.

    4. Produk Susu Rendah Lemak

    Mengonsumsi susu dan produk olahannya selama menyusui, bermanfaat untuk meningkatkan asupan kalsium yang Moms butuhkan. Baik itu yoghurt, susu, atau keju. Selain mengandung protein dan vitamin B, produk susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik. Ini sangat dibutuhkan pada masa menyusui, sebab kalsium dalam ASI berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tulang bayi. Jadi, cobalah memasukkan setidaknya tiga cangkir susu setiap hari dalam diet harian Anda.

    5. Sereal Gandum Utuh

    Masa menyusui adalah salah satu masa paling berat yang dialami oleh para ibu pasca-melahirkan. Begadang semalaman dan sering terbangun di pagi hari, adalah makanan sehari-hari.

    Nah, setelah menghabiskan satu malam dengan sedikit tidur – bahkan kadang tanpa tidur – Moms perlu meningkatkan energi Anda di pagi hari. Salah satu makanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah dengan sarapan sehat sereal gandum utuh.

    Saat ini, banyak kandungan sereal yang diperkaya dengan vitamin dan nutrisi penting untuk membantu Moms memenuhi kebutuhan harian Anda. Siapkan sarapan sehat berupa sereal hangat. Tambahkan buah seperti blueberry dan susu skim ke dalam oatmeal Anda sehingga terasa semakin lezat dan bergizi.

    6. Air Putih

    Ibu menyusui berisiko mengalami dehidrasi. Pastikan Sobat tetap terhidrasi dengan baik untuk menjaga tingkat energi dan produksi susu. Sobat bisa memenuhi kebutuhan cairan dengan minum banyak air putih, serta juga bisa menggantinya sebagian dengan jus buah dan susu.

    Tapi, sebaiknya batasi minuman berkafein seperti kopi atau teh. Sebab, kafein yang Anda minum, ketika memasuki aliran darah ibu menyusui, kurang dari satu persennya akan masuk ke dalam ASI. Jumlah kafein yang masuk ke dalam ASI tersebut akan terakumulasi beberapa jam setelah dikonsumsi. Bila ASI yang mengandung kafein diminum bayi, ia akan menjadi lebih rewel, gelisah dan tidur tak nyenyak yang merupakan efek negatif dari kafein tadi.

    7. Kacang-kacangan dan Biji-Bijian

    Kacang-kacangan dan biji-bijian adalah makanan yang baik bagi kesehatan ibu menyusui dan bayi. Kedua jenis makanan ini mengandung serat, protein, vitamin B, E, dan mineral yang bermanfaat bagi tumbuh kembang bayi.

    Demikianlah beberapa asupan yang dapat meningkatkan kebutuhan nutrisi ibu menyusui. Konsumsilah makanan terbaik demi buah hati Anda. Untuk informasi kesehatan lain serta produk-produk kesehatan yang berhubungan dengan nutrisi ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Referensi:

    1. 7 foods to increase breast milk production [Internet]. Today’s Parent. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: todaysparent.com/baby/breastfeeding/7-foods-to-boost-your-breastmilk/
    2. Basics B. Diet for a healthy breastfeeding mom | BabyCenter [Internet]. BabyCenter. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: babycenter.com/0_diet-for-a-healthy-breastfeeding-mom_3565.bc
    3. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. 12 Foods for New Moms [Internet]. WebMD. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: webmd.com/parenting/baby/breast-feeding-diet#1
    4. Healthy Food for mothers during breastfeeding period [Internet]. Parental Baby Care. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: parentalbabycare.com/healthy-food-for-mothers
    5. Media, K. (2018). Makanan Ibu Menyusui Harus Banyak Nutrisi Bukan Kalori – Kompas.com. [online] KOMPAS.com. Available at: lifestyle.kompas.com/read/2014/01/21/1502522/Makanan.Ibu.Menyusui.Harus.Banyak.Nutrisi.Bukan.Kalori [Accessed 17 Sep. 2018].
    6. 10 Foods to Avoid While Breastfeeding [Internet]. Mom365.com. 2018 [cited 17 September 2018]. Available from: mom365.com/baby/breastfeeding/10-foods-to-avoid-while-breastfeeding

    Read More
  • ASI merupakan asupan utama anak selama 6 bulan awal dan perannya sangat penting untuk kehidupan anak. Ketika anak kurang bahkan tidak mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya, maka bukan suatu hal yang baru jika anak menjadi rentan terhadap penyakit alias anak akan sering sakit-sakitan. Lho kok bisa? Memang apa hubungan antara kesehatan anak dengan ASI ekslusif? […]

    6 Makanan untuk Ibu Menyusui Agar ASI Lancar

    ASI merupakan asupan utama anak selama 6 bulan awal dan perannya sangat penting untuk kehidupan anak. Ketika anak kurang bahkan tidak mendapatkan ASI eksklusif dari ibunya, maka bukan suatu hal yang baru jika anak menjadi rentan terhadap penyakit alias anak akan sering sakit-sakitan. Lho kok bisa? Memang apa hubungan antara kesehatan anak dengan ASI ekslusif?

    Tentu saja banyak! ASI memiliki banyak manfaat untuk anak, bahkan salah satunya adalah meningkatkan imun tubuh anak dan berarti meminimaliir datangnya berbagai penyakit pada anak. Pastinya tidak ada orang tua yang mau melihat anaknya menderita karena suatu penyakit bukan? Lalu, bagaimana dengan manfaat ASI lainnya.

    apakah menyusui menyebabkan osteoporosis prosehat

    Tulang bayi menjadi lebih kuat adalah manfaat dari ASI eksklusif berikutnya dan hal ini berarti kita tidak usah terlalu khawatir mengenai anak akan mengalami cidera saat bayi. Hal ini juga didukung oleh sebuah penelitian yang menyatakan bahwa bayi yang mendapatkan ASI eksklusif setidaknya selama tiga bulan awal maka tulang leher dan tulang belakangnya akan lebih kuat daripada mereka yang tidak mendapatkan asupan ASI sama sekali.

    Satu lagi manfaat dari ASI yang tidak boleh kita lupakan adalah untuk memperkuat hubungan anak dan ibu. Memberikan ASI kepada anak sangatlah efektif untuk mendekatkan anak kepada kita karena anak akan berada pada pelukan kita dan tentu saja merasakan kehangatan serta kasih sayang. Namun, sayangnya, tidak semua ibu dapat menghasilkan ASI yang melimpah tiap harinya. Kasus yang satu ini bukanlah suatu hal yang baru mengingat kondisi antara satu ibu dengan ibu lainnya berbeda-beda, begitu pula produksi ASI-nya. Namun, saat ini kita tidak usah cemas mengenai bagaimana cara yang tepat untuk memperlancar produksi ASI. Kok bisa? Memang apa yang sebaiknya kita lakukan untuk memperlancar produksi ASI?

    Jawabannya adalah dengan membenahi pola makan kita menjadi lebih sehat lagi – mengingat di sekitar kita terdapat banyak makanan yang berfungsi untuk memperlancar produksi ASI kita. Wah yang benar nih? Kira-kira makanan apa saja ya yang ampuh untuk memperlancar produksi ASI? Daripada semakin penasaran, yuk kita simak makanan untuk ibu menyusui agar ASI lancar

    Makanan untuk Ibu Menyusui Agar ASI Lancar

    1. Semangka

    Semangka adalah jenis buah pertama yang disarankan untuk dikonsumsi untuk ibu menyusui dan pastinya sangatlah efektif untuk memperlancar produksi ASI ibu. Kok bisa? Tentu saja rahasianya ada pada kandungan semangka, di mana buah yang satu ini kaya akan kandungan vitamin A dan C, mineral kalium, asam folat, tapi rendah akan kandungan lemak jenuh nutrium dan kolesterol. Selain itu, semangka juga kaya akan kandungan air yang juga membantu ibu untuk memenuhi kebutuhan cairan dalam sehari – di mana setidaknya kita membutuhkan 2 liter air atau 8 gelas air putih tiap harinya.

    2. Jambu air

    Makanan berikutnya yang berfungsi memperlancar produksi ASI masih berasal dari keluarga buah, tepatnya dari jambu air. Buah yang satu ini juga kaya akan kandungan vitamin A dan C, kalsium, zat besi, serta fosfor yang pastinya sangat aman dan dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui. Tingginya kandungan vitamin A sangatlah efektif untuk memperlancar produksi ASI bahkan bisa meningkatkan sistem imun anak yang berarti meminimalisir anak terserang penyakit.

    3. Wortel

    Wortel adalah jenis makanan berikutnya yang efektif untuk memperlancar produksi ASI ibu. Wortel merupakan salah satu sayuran yang pastinya sudah tidak asing lagi di telinga kita mengingat banyaknya manfaat yang bisa kita dapatkan dari sayuran bewarna oranye ini. Tingginya kandungan enzim phytoestrogen sangatlah efektif untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu dan membuat si kecil mendapatkan ASI yang cukup dalam sehari. Untuk mendapatkan manfaat yang satu ini, kita hanya perlu rutin mengonsumsi jus wortel sebanyak dua kali dalam sehari yaitu lebih tepatnya pada siang dan sore hari.

    4. Oatmeals

    Siapa sih yang suka mengonsumsi oatmeals? Namun siapa sangka jika oatmeals juga ampuh untuk meningkatkan produksi ASI pada ibu? Oatmeals adalah salah satu jenis makanan yang tinggi akan kandungan serat, zat besi, serta kalsium di mana berbagai zat ini memicu produksi ASI pada ibu. Menariknya lagi, kita juga bisa memadukan dengan berbagai buah-buahan sehingga kebutuhan gizi kita juga akan terpenuhi melalui makanan yang satu ini.

    5. Pisang

    Pisang adalah jenis buah berikutnya yang efektif untuk memperlancar produksi ASI pada ibu. Tingginya kandungan kalsium pada pisang cukup untuk menggantikan mineral yang hilang saat ibu menyusui. Memang berapa banyak sih kandungan mineral pada pisang? Sebuah penelitian menyatakan jika setidaknya pada 100 gram pisang terkandung 100 mg kalsium dan hal ini terbukti jika pisang efektif untuk memenuhi kebutuhan mineral pada ibu.

    6. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan adalah jenis makanan berikutnya yang efektif untuk memperlancar produksi ASI pada ibu. Kok bisa? Tentu saja jawabannya karena tingginya kandungan zat besi, mineral, serta protein pada kacang-kacangan dan hal inilah yang berfungsi untuk meningkatkan produksi ASI dan pastinya tidak akan membuat anak kehausan karena kekurangan ASI. Beberapa kacang-kacangan yang dianjurkan untuk dikonsumsi untuk meningkatkan produksi ASI ibu antara lain adalah kacang merah, kacang hitam, kacang almond, kacang mete, dan lain-lain.

    Nah, itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang bisa kita konsumsi untuk memperlancar produksi ASI kita. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan memikirkan solusi apa yang tepat untuk permasalahan ini? Selain mengonsumsi berbagai jenis makanan yang memicu produksi ASI, kita juga harus menghindari stress dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup sehingga tidak mengganggu produksi ASI. So, tunggu apalagi untuk memulai hidup lebih sehat untuk diri kita dan si bayi?

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap makanan sehat  yang tepat  untuk ASI dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Read More
  • Vaksin hepatitis B diberikan untuk mencegah munculnya penyakit hepatitis B. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang dapat menyebabkan peradangan hati yang apabila tidak ditangani bisa membahayakan nyawa. Bahkan, virus ini 100 kali lebih ganas daripada HIV/AIDS. Tidak salah jika hepatitis B termasuk penyakit kronis.1 WHO memperkirakan lebih dari 680.000 orang meninggal […]

    Yang Perlu Sobat Sehat Ketahui Tentang Vaksin Hepatitis B

    Vaksin hepatitis B diberikan untuk mencegah munculnya penyakit hepatitis B. Penyakit ini merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia yang dapat menyebabkan peradangan hati yang apabila tidak ditangani bisa membahayakan nyawa. Bahkan, virus ini 100 kali lebih ganas daripada HIV/AIDS. Tidak salah jika hepatitis B termasuk penyakit kronis.1

    vaksinasi hepatitis b, imunisasi hepatitis b

    WHO memperkirakan lebih dari 680.000 orang meninggal dunia setiap tahunnya akibat komplikasi penyakit ini. Di Indonesia, penderita penyakit ini diperkirakan mencapai 28 juta orang, setengah di antaranya berpotensi menjadi kronis, dan 10 % dari risiko kronis tersebut akan mengalami sirosis atau bahkan kanker hati.1 Hepatitis B merupakan satu dari lima jenis infeksi hepatitis. Infeksi virus pada hati lainnya yang menyebabkan hepatitis adalah A, C, D, dan E.2

    Baca Juga: 5 Penyakit Hepatitis yang Patut Diwaspadai!

    Apa Penyebab Hepatitis B?

    Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yang menyebar melalui darah atau cairan tubuh dari penderita yang terinfeksi. Virus ini tidak menyebar melalui makanan atau kontak biasa.1 Selain itu, hepatitis B dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

    Kontak seksual

    Seseorang dapat terinfeksi penyakit hepatitis B jika melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi.1

    Berbagi jarum suntik

    Hepatitis B dapat ditularkan melalui jarum suntik yang telah terkontaminasi dengan darah yang terinfeksi virus hepatitis B. Tidak hanya itu, praktik tradisional yang melibatkan darah, seperti tusuk jarum atau akupunktur, dan menggunakan peralatan tato yang tidak disterilkan dengan tepat, serta pembuatan tato kosmetik juga dapat menyebabkan penyakit ini. 1

    Dari ibu ke anak

    Ibu hamil yang terinfeksi virus hepatitis B dapat menularkan virus ke bayi saat melahirkan. Biasanya hal ini terjadi di negara yang sedang berkembang, seperti Indonesia.1

    Transfusi darah

    Transfusi darah juga menjadi penyebab, terutama di negara-negara yangh tidak memeriksa secara menyeluruh apakah darah yang ditranfusi tercemar virus hepatitis B atau tidak.1

    Seperti Apa Gejalanya?

    Baca Juga: 10 Ciri Terkena Hepatitis B yang Perlu Kamu Ketahui

    Gejala timbulnya hepatitis B biasanya adalah sebagai berikut:1

    • Sering sakit perut
    • Urine berwarna gelap
    • Demam
    • Nyeri sendi
    • Kehilangan selera makan
    • Sering mual dan muntah
    • Lesu dan sering mengalami kelelahan
    • Kulit dan bagian putih mata tampak menguning

    Bagaimanakah Cara Mengobatinya?

    Belum ada pengobatan spesifik untuk hepatitis B akut. Pengobatan bertujuan untuk mengurangi gejala, memberikan kenyamanan kepada pasien, keseimbangan nutrisi, dan pemberian cairan untuk menggantikan kehilangan cairan karena muntah atau diare. Sedangkan pada hepatitis B yang sudah kronik, beberapa agen antivirus dapat diberikan untuk mencegah berkembangnya sirosis hati. Tidak banyak pasien hepatitis B kronik (10-40%) yang membutuhkan pengobatan. Namun, pada mayoritas pasien, antivirus ini tidak menyembuhkan infeksi hepatitis B, melainkan hanya menekan replikasi virus agar tidak berkembang. Oleh karena itu, strategi terbaik adalah dengan pencegahan. Vaksinasi hepatitis B adalah cara utama pencegahan hepatitis B.3

    Kapan Sebaiknya Vaksin Diberikan dan Berapa Dosisnya?

    Pemberian vaksin hepatitis B sebaiknya sebanyak 3 kali untuk dapat memberikan perlindungan yang optimal.4 Untuk bayi yang baru dilahirkan, vaksin diberikan kurang dari 12 jam setelah dilahirkan, selanjutnya secara berturut-turut pada usia 2, 3, dan 4 bulan. Pada dewasa, dapat diberikan sebanyak tiga kali, yaitu pemberian pertama, diikuti sebulan setelahnya, dan terakhir pada bulan keenam.5 Dosis yang perlu diberikan adalah 0,5 ml. Orang dewasa, terutama yang berisiko tinggi terserang hepatitis B, mendapatkan vaksin dengan dosis 1 ml.6

    Siapa Sajakah yang Berhak Mendapatkan Vaksin?

    Petugas medis5

    Petugas medis berhak mendapatkan vaksin hepatitis B karena kerap berhubungan langsung dengan pasien, peralatan medis, serta darah penderita infeksi hepatitis B. Hal yang demikian dapat membuat petugas medis berisiko tertular infeksi penyakit ini.

    Individu yang satu atap dengan penderita5

    Apabila ada anggota keluarga yang menderita hepatitis B, sebaiknya anggota keluarga lain segera menjalani vaksinasi yang dapat melindungi seluruh anggota keluarga dari penularan penyakit.

    Orang yang kerap berganti pasangan seksual5

    Bagi Sobat yang punya kebiasaan bergonta-ganti pasangan, disarankan juga harus diberikan vaksin karena kebiasaan ini menimbulkan risiko tinggi tertular. Supaya Sobat tidak mengalaminya, sebaiknya mulailah menghentikan kebiasaan bergonta-ganti pasangan seksual.

    Bayi yang baru lahir2

    Karena hepatitis B adalah penyakit yang sangat mudah ditularkan dari ibu yang terkena infeksi, pemberian vaksin menjadi sangat penting dalam waktu kurang dari 24 jam setelah persalinan. Hal ini untuk mencegah virus masuk ke tubuh bayi.

    Pengguna narkoba dengan jarum suntik5

    Tak hanya melalui hubungan seksual, hepatitis B juga dapat ditularkan melalui suntika narkoba terutama suntikan narkoba bekas. Karena itu, jika Sobat mengalami hal tersebut, segara upayakan dengan vaksinasi untuk pencegahan.

    Selain kelompok-kelompok di atas, juga terdapat beberapa orang yang perlu mendapatkan vaksinasi, yaitu:

    • Pengidap penyakit hati atau ginjal kronis
    • Penderita diabetes
    • Staf rumah sakit jiwa
    • Penderita HIV/AIDS
    • Para wisatawan yang berkunjung ke wilayah rawan hepatitis B
    • Korban kekerasan atau pelecehan seksual
    • Lelaki yang melakukan hubungan seksual dengan lelaki lain

    Bagaimana Cara Pemberiannya?

    Vaksin ini diberikan dengan cara disuntik secara intramuskular atau suntikan ke dalam otot tubuh dalam satu suntikan. Lokasi penyuntikan yang disarankan adalah otot deltoid untuk orang dewasa atau di paha bagian anterolateral untuk bayi yang baru lahir (neonatus) dan bayi.7

    Perlukah Persiapan?

    Tentu saja ada persiapan yang diperlukan bagi yang ingin mendapatkan vaksinasi hepatitis B ini, seperti Sobat Sehat harus segar bugar. Jika Sobat merasa kurang sehat dan sedang membutuhkan pemulihan, maka dianjurkan tidak melakukan vaksinasi.7 Selain itu, apabila Sobat adalah orang yang mengalami alergi berat terhadap hepatitis B, juga sangat tidak dianjurkan.

    Vaksinasi hepatitis B memang tidak diperkenankan diberikan pada penderita hepatitis B kronis. Sehingga, sebelum divaksin, Sobat harus diperiksa terlebih dahulu HBsAg dan anti-HBs. Bila HBsAg dinyatakan positif, kemungkinan orang tersebut telah menderita hepatitis B akut atau kronis, sehingga didiskualifikasi dari pemberian vaksin. Namun, apabila HBsAg dan anti-HBs menunjukkan hasil negatif, vaksin dapat diberikan.7

    Apa Saja Manfaat yang Didapat?

    Selain mencegah tubuh terserang virus hepatitis B, manfaat yang didapatkan dari vaksinasi hepatitis B ini adalah membuat seseorang terhindar dari penyakit kronis yang disebabkan oleh virus ini, seperti kanker hati dan sirosis.7

    Baca Juga: Fungsi dan Manfaat Vaksin Hepatitis B

    Seberapa Efektifkah?

    Semenjak ditemukan pada 1982, vaksin hepatitis B dinyatakan 95% efektif. Tak hanya mencegah infeksi hepatitis saja, tetapi juga komplikasi kronis yang mengikutinya. Jangka waktu perlindungan dilaporkan bisa mencapai 20 tahun, atau bahkan seumur hidup.5

    Adakah Efek Sampingnya?

    Tentu saja ada. Bagi Sobat Sehat yang sudah divaksinasi akan mendapatkan efek samping sebagai berikut:2,7

    • Demam
    • Gatal-gatal
    • Mual
    • Muncul ruam di kulit
    • Bengkak di area bekas suntikan
    • Sensasi terbakar pada kulit
    • Sakit kepala
    • Tubuh mudah lelah

    Di Manakah Cara Mendapatkannya?

    Untuk mendapatkan vaksinasi hepatitis B, Sobat bisa mendapatkannya secara gratis di posyandu jika ditujukan untuk anak Sobat. Vaksin hepatitis B adalah salah satu imunisasi dasar lengkap untuk anak-anak bersama dengan BCG, polio, campak, DPT-HB. Selain di posyandu, fasilitas kesehatan yang menyediakan vaksin secara gratis adalah puskesmas. Vaksin ini juga bisa didapatkan di rumah sakit, terutama untuk orang dewasa, namun dengan biaya sendiri.

    Berapa Biayanya?

    Biaya untuk vaksinasi mulai dari Rp 420.000,00 hingga Rp 1.180.000,00 untuk orang dewasa dengan dosis 1 kali hingga 3 kali suntik, sedangkan untuk anak mulai dari Rp 390.000,00 hingga Rp 2.090.000,00 untuk dosis dari 1 hingga 3 kali suntik.

    Itulah beberapa hal yang perlu Sobat Sehat ketahui tentang vaksin hepatitis sebagai salah salah satu vaksinasi penting untuk membuat tubuh kebal dari serangan virus hepatitis B yang dapat menyebabkan penyakit kronis hingga kematian. Sobat pun bisa memanfaatkan layanan vaksinasi hepatitis B ke rumah dari Prosehat dengan beberapa kelebihan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan memiliki izin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Setiawan H. Penyakit Hepatitis B Penyebab, Gejala Serta Makanan yang Harus Dihindari [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3920432/penyakit-hepatitis-b-penyebab-gejala-serta-makanan-yang-harus-dihindari
    2. Wahyu, A. Vaksin Hepatitis, Ini Aturan dan Efek Sampingnya [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/vaksin-hepatitis-ini-aturan-dan-efek-sampingnya/
    3. World Health Organization. Hepatitis B [Internet], who.int. 2020 [cited 31 July 2020]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hepatitis-b
    4. Vaksin Hepatitis B Harus Diberikan Tiga Kali [Internet]. beritasatu.com. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://www.beritasatu.com/kesehatan/266006-vaksin-hepatitis-b-harus-diberikan-tiga-kali
    5. Efektivitas Vaksin Hepatitis B [Internet]. JawaPos.com. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://www.jawapos.com/kesehatan/health-issues/11/11/2017/efektivitas-vaksin-hepatitis-b/
    6. Badan POM RI. Vaksin Hepatitis B [Internet]. Pionas.pom.go.id. 2015 [cited 31 July 2020]. Available from: http://pionas.pom.go.id/ioni/bab-14-produk-imunologis-dan-vaksin/144-vaksin-dan-antisera/vaksin-hepatitis-b
    7. Cegah Hepatitis B dengan Vaksin [Internet]. beritasatu.com. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://www.beritasatu.com/kesehatan/73275-cegah-hepatitis-b-dengan-vaksin
    Read More
  • Penyebaran COVID-19 di perkantoran menjadi klaster baru penyebaran virus asal Wuhan tersebut di Indonesia, terutama di Jakarta.1 COVID-19 di tempat kerja meningkat saat Indonesia sudah melaksanakan fase New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru sejak 4 Juni 2020 lalu. AKB yang di Jakarta disebut sebagai PSBB Transisi ini malah menjadi fase yang justru kembali meningkatkan kasus COVID-19 […]

    Mengapa Terjadi COVID-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi?

    Penyebaran COVID-19 di perkantoran menjadi klaster baru penyebaran virus asal Wuhan tersebut di Indonesia, terutama di Jakarta.1 COVID-19 di tempat kerja meningkat saat Indonesia sudah melaksanakan fase New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru sejak 4 Juni 2020 lalu. AKB yang di Jakarta disebut sebagai PSBB Transisi ini malah menjadi fase yang justru kembali meningkatkan kasus COVID-19 sebanyak 10 kali lipat jika dibandingkan pada masa pemberlakuan PSBB dari Maret hingga Mei. Pemerintah sendiri menyatakan bahwa penyumbang terbaru kasus COVID-19 di Jakarta adalah dari perkantoran.2

    corona di perkantoran, corona di tempat kerja

    Total, terdapat 459 kasus COVID-19 yang terjadi di tempat kerja sampai dengan 29 Juli 2020. Kasus dengan jumlah tersebut tersebar di 90 klaster perkantoran, mulai dari kantor pemerintah hingga swasta. Dari 90 klaster, kebanyakan kasus malah terjadi di kantor-kantor pemerintah. Tercatat, terdapat 139 kasus di kementrian. Bahkan, Pemerintah Daerah DKI sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas kehidupan di Jakarta, juga tidak bisa terhindar dari kasus COVID-19. Sebanyak 141 kasus terdapat di lingkungan pemerintah provinsi.2

    Berikut ini adalah rincian klaster penyebaran COVID-19 di tempat kerja sampai 29 Juli 2020.2

    • Kementerian: 20 klaster, 139 kasus
    • Badan/lembaga: 10 klaster, 25 kasus
    • Kantor di lingkungan Pemda DKI: 34 klaster, 141 kasus
    • Kepolisian: 1 klaster, 4 kasus
    • BUMN: 8 klaster, 35 kasus
    • Swasta: 14 klaster, 92 kasus

    Meroketnya kembali kasus COVID-19 di Jakarta tentu saja mengkhawatirkan semua orang karena keadaan tersebut berpotensi mengembalikan keadaan seperti di awal datangnya virus asal Wuhan tersebut sehingga wacana akan melaksanakan kembali PSSB mengemuka sebagai salah satu cara menghentikan penyebaran virus secara massif.

    Lalu, mengapa bisa muncul penyebaran COVID-19 di tempat kerja? Apa saja penyebabnya? Yuk, Sobat Sehat, mari simak penjelasan di bawah ini supaya Sobat Sehat bisa tetap beraktivitas, namun tetap waspada.

    Baca Juga: Siapkan Diri Kembali Bekerja Setelah PSBB

    Penyebab Terjadinya COVID-19 di Perkantoran

    Tidak Mematuhi Protokol Kesehatan

    Ketika PSBB Transisi akan diberlakukan di Jakarta, Satgas COVID-19 meminta semua pihak yang hendak beraktivitas kembali untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang sudah dianjurkan dan disepakati. Protokol itu antara lain memakai masker, mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir selama 20 detik atau dengan hand sanitizer jika tidak air, dan melakukan physical distancing 1-2 meter di ruang kerja.3

    Melepas Masker

    Memakai masker sudah menjadi anjuran wajib bagi para pekerja yang ingin bekerja pada saat PSBB Transisi. Akan tetapi, masih banyak yang meremehkan penggunaan masker ini saat berada di lingkungan kantor, terutama ketika sedang makan di kantin kantor lalu makan saling berhadap-hadapan, dan tidak menyadari air liur yang keluar dari mulut saat bicara sebagai salah satu penyebab penyebaran virus Corona.4

    Ruangan Tidak Dibatasi

    Pedoman untuk tetap bekerja di masa New Normal sesuai anjuran WHO adalah kapasitas ruangan kerja harus dibatasi jumlahnya, supaya tidak terjadi penularan dengan menerapkan physical distancing. Apabila dalam ruangan tersebut biasa diisi 10 orang, harus dibatasi hingga 3 atau 5 orang. Namun, kenyataan yang terjadi adalah banyak perkantoran tidak menerapkan hal tersebut sehingga terjadilah penularan virus. Selain kapasitas ruangan yang harus dibatasi, banyak rapat yang tidak sesuai protokol, yaitu berlangsung melebihi setengah jam yang berpotensi memunculkan penderita baru.5

    Sirkulasi Udara Tertutup

    Penyebab terjadinya penyebaran COVID-19 di perkantoran lainnya adalah sirkulasi udara yang dibiarkan tertutup karena banyak perkantoran yang mengandalkan AC sebagai sirkulasi. Padahal, sirkulasi udara yang tertutup merupakan salah satu media penyebaran virus Corona secara airborne atau lintas udara.4

    Lupa Membersihkan Diri

    Penyebab terakhir mengapa penyebaran COVID-19 di tempat kerja meningkat adalah karena para pekerja lupa membersihkan diri ketika akan dan sudah pulang bekerja. Banyak yang lupa mencuci tangan dan ketika kembali ke rumah tidak melepas baju yang digunakan ke tempat cucian serta tidak membersihkan semua peralatan yang sudah digunakan.4

    Itulah beberapa penyebab umum terjadinya penyebaran COVID-19 di tempat kerja. Meski begitu, menurut Kepala Dinas Provinsi DKI Jakarta, Widiastuti, penularan Covid-19 bukan hanya terjadi di dalam kantor, namun juga bisa terjadi luar kantor atau permukiman.3 Supaya Sobat Sehat tetap dapat beraktivitas dengan aman dan sehat, dan terhindar dari virus Corona, berikut ini adalah cara-caranya:

    Cara Menghindari COVID-19 di Perkantoran

    Tetap Melaksanakan Protokol Kesehatan

    Protokol kesehatan untuk COVID-19 bagaimana pun tetap harus dilaksanakan supaya Sobat tidak tertular. Karena itu, Sobat diharapkan tetap rajin mencuci tangan, memakai masker, dan melakukan physical distancing. Sebelum memasuki kantor dan meninggalkan kantor, hendaklah mencuci tangan. Tak lupa untuk selalu dicek suhu tubuh saat akan memasuki tempat kerja.4

    Membawa Makanan dan Minuman Sendiri

    COVID-19 terjadi di tempat kerja juga karena adanya penumpukan para pekerja di kantin kantor. Penumpukan ini tentu saja menjadi salah satu media penyebaran virus, apalagi jika dalam penumpukan tidak ada penerapan physical distancing sama sekali. Cara terbaik untuk menghindarinya adalah Sobat membawa saja bekal makanan dan minuman dari rumah. Dengan begitu, Sobat tidak perlu antre saat di kantin.2

    Rapat Tidak Terlalu Lama

    Rapat di kantor pada satu ruangan juga menyebabkan virus Corona dapat menular cepat di perkantoran. Karena itu, disarankan tidak mengadakan rapat terlalu lama dan maksimal adalah 30 menit seperti yang direkomendasikan WHO.5

    Kapasitas Tidak Lebih dari 50%

    Supaya kantor tidak menjadi klaster penyebaran virus Corona, sebaiknya kapasitas yang dianjurkan adalah tidak melebihi 50%. Karena itu, diusahakan supaya kantor dapat mengatur jadwal masuk kerja bagi karyawannya.4

    Buat Sirkulasi Udara Terbuka

    Jika selama ini mengandalkan AC untuk sirkulasi udara dan tertutup, ada baiknya perkantoran mulai membuka jendela dan menyalakan kipas angin sebagai pengganti AC. Sirkulasi udara yang terbuka ini akan meminimalkan penyebaran virus Corona melalui udara.4

    Melaksanakan Shift

    Shift kerja bagi karyawan merupakan salah satu cara yang efektif untuk mencegah penyebaran virus. Shift bisa dilakukan dengan mengatur kedatangan karyawan supaya mereka tidak datang secara bersamaan. Waktu pertama shift adalah pukul 08.00 dan kedua adalah pukul 10.00 sesuai jam masuk kantor, dan dilakukan dengan jeda kedatangan 1,5 sampai 2 jam.1

    Work from Home

    Work from home atau WFH juga merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan dalam mencegah penyebaran virus. WFH ini merupakan cara yang paling dianjurkan dan aman dilakukan sebab tidak ada perjumpaan fisik sama sekali. Karena itu, bagi perkantoran yang bisa melakukan WFH, lakukan!

    Rapid Test dan PCR Swab Rutin

    Cara terakhir yang bisa digunakan untuk menghindari COVID-19 di perkantoran adalah perlunya rapid test dan PCR swab secara rutin. Melalui dua metode ini, kantor bisa mengetahui para pegawainya yang positif atau negatif COVID-19. Untuk metode ini, kantor bisa memfasilitasi sendiri atau bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dalam pengadaan alat. Selain itu, kantor bisa bekerja sama dengan Prosehat yang juga mempunyai layanan rapid test  dan PCR swab.

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan PCR swab dan rapid test Prosehat ke rumah, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Media K. Pemerintah Sebut Perkantoran Jadi Klaster Baru Penyumbang Kasus Covid-19 Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://nasional.kompas.com/read/2020/07/27/20462231/pemerintah-sebut-perkantoran-jadi-klaster-baru-penyumbang-kasus-covid-19?page=all
    2. Azizah K. 90 Perkantoran di DKI Jakarta Jadi Klaster Corona, Ini Rinciannya [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-5112281/90-perkantoran-di-dki-jakarta-jadi-klaster-corona-ini-rinciannya
    3. Pemprov DKI Ungkap Alasan Perkantoran jadi Klaster Corona [Internet]. nasional. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200723234851-20-528383/pemprov-dki-ungkap-alasan-perkantoran-jadi-klaster-corona
    4. Mediatama G. Banyak kasus baru corona dari perkantoran, ini panduan aman selama di kantor [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/banyak-kasus-baru-corona-dari-perkantoran-ini-panduan-aman-selama-di-kantor?page=all
    5. Mediatama G. Ini cara mencegah penyebaran virus corona saat rapat di kantor [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 30 July 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/ini-cara-mencegah-penyebaran-virus-corona-saat-rapat-di-kantor
    Read More
  • Tanaman obat tradisional menjadi hal yang banyak diperbincangkan di dunia kesehatan di Indonesia ketika virus Corona mulai melanda Indonesia sejak awal Maret 2020. Beberapa ahli dan pakar menyarankan beberapa tanaman obat sebagai salah satu cara alternatif untuk membendung penularan virus yang berasal dari Wuhan tersebut.1 Beberapa tanaman yang mengemuka adalah empon-empon atau rimpang, yaitu sebutan […]

    Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Tanaman obat tradisional menjadi hal yang banyak diperbincangkan di dunia kesehatan di Indonesia ketika virus Corona mulai melanda Indonesia sejak awal Maret 2020. Beberapa ahli dan pakar menyarankan beberapa tanaman obat sebagai salah satu cara alternatif untuk membendung penularan virus yang berasal dari Wuhan tersebut.1 Beberapa tanaman yang mengemuka adalah empon-empon atau rimpang, yaitu sebutan untuk kelompok tanaman obat yang dibuat menjadi jamu, yang terdiri dari jahe merah, kunyit, dan temulawak.2

    tanaman tradisional, tanaman herbal, tanaman obat

    Oleh banyak kalangan, tanaman-tanaman obat tersebut dipercaya dapat melindungi diri dari serangan virus Corona, bahkan diklaim bisa menyembuhkan orang yang terkena virus mematikan tersebut, namun sampai sekarang belum ada kesimpulan medis bahwa tanaman tradisional tersebut bisa terbukti menyembuhkan COVID-19.1

    Mengenai tanaman obat ini, Kemenkes sebagai representasi pemerintah di bidang kesehatan, dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease (COVID-19), melampirkan tentang pemanfaatan obat tradisional untuk pemeliharaan kesehatan, pencegahan penyakit, dan perawatan kesehatan yang tertera pada lampiran nomor 15.2

    Pada lampiran itu, Kemenkes memberikan beberapa contoh tanaman obat, mulai dari empon-empon hingga biji-bijian, kemudian khasiat obat-obat tersebut beserta ramuan-ramuan yang bisa dibuat dari tanaman tersebut.2 Berikut adalah contoh tanaman obat yang ada pada lampiran Kemenkes tersebut seperti dikutip oleh Prosehat.

    Apa Saja Tanaman Obat Tradisional untuk Melawan Corona?2

    • Rimpang/empon-empon. Tanaman pada kelompok ini adalah jahe merah, jahe, temulawak, kunyit, kencur, dan lengkuas.
    • Umbi-umbian. Tanaman yang termasuk kelompok ini adalah bawang putih.
    • Kulit kayu. Termasuk dalam kelompok ini adalah kayu manis.
    • Batang. Termasuk dalam kelompok ini adalah sereh.
    • Buah. Termasuk dalam kelompok ini adalah jambu biji, lemon, jeruk nipis.
    • Herba. Termasuk dalam kelompok ini adalah meniran.
    • Biji-bijian. Termasuk dalam kelompok ini adalah jinten hitam.

    Apa Saja Khasiatnya?

    Selain beberapa contoh tanaman obat tradisional yang bisa dijadikan sebagai alternatif untuk melawan virus Corona, di bawah ini adalah beberapa khasiat lain yang didapatkan, yaitu:

    Untuk meningkatkan daya tahan tubuh

    Khasiat pertama dari tanaman obat adalah dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit dan tetap sehat selama beraktivitas. Karena khasiat yang demikian, tidak salah jika tanaman obat dapat dijadikan sebagai alternatif melindungi diri dari Corona. Beberapa tanaman obat yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh adalah meniran, kencur, dan mengkudu.2

    Pencegah dan penurun darah tinggi

    Selain mampu meningkatkan daya tahan tubuh, tanaman obat ternyata juga dapat membantu mencegah dan menurunkan darah tinggi akibat kolesterol dan stres yang terjadi selama masa pandemi. Tanaman-tanaman obat yang dapat melakukan hal tersebut adalah seledri dan kumis kucing.2

    Pencegah dan penurun diabetes

    Tanaman obat seperti kayu manis, mengkudu, dan pare, dapat membantu mencegah dan mengontrol diabetes.2

    Mengurangi keluhan batuk

    Salah satu gejala Corona adalah batuk kering. Apabila Sobat Sehat merasa memiliki gejala tersebut, Sobat bisa meminum minuman yang terbuat dari tanaman obat seperti kencur, lagundi, saga. Jahe merah, lemon, dan daun mint.2

    Baca Juga: 8 Home Remedy Mudah Obat Batuk Anak

    Mengurangi nyeri tenggorokan

    Nyeri di tenggorokan juga merupakan indikasi sebagai salah satu gejala Corona. Karena itu, untuk mengurangi nyeri tenggorokkan, Sobat Sehat bisa meminum minuman yang mengandung jahe, kencur, jeruk nipis, adas, dan pala.2

    Meningkatkan produksi ASI

    Khasiat terakhir yang didapatkan dari tanaman obat tradisional adalah mampu meningkatkan produksi ASI. Tanaman-tanaman yang memiliki efek demikian adalah katuk, pegagan, kelor, dan torbangun.2

    Baca Juga: 7 Asupan untuk Meningkatkan Nutrisi Ibu Menyusui

    Bagaimana Cara Membuatnya?

    Kemenkes juga memberikan panduan cara membuat ramuan dari tanaman obat yang sudah disebutkan sebelumnya. Terdapat tujuh ramuan yang disarankan sebagai cara alternatif mencegah diri dari penyakit Corona, yaitu:

    Ramuan Jahe Merah

    Ramuan pertama ini terdiri dari jahe merah 2 ruas ibu jari, jeruk nipis 1 buah, kayu manis 3 jari, gula merah secukupnya, dan air 3 cangkir. Untuk membuat ramuan ini, Sobat harus mencuci bersih semua bahan terlebih dahulu. Selain dicuci bersih, jahe merah juga digeprek. Kemudian rebus air hingga mengeluarkan banyak uap. Selanjutnya, kecilkan api dan rebus bahan-bahan yang sudah disiapkan bersama gula merah selama 15 menit, dan setelahnya saring dalam keadaan dingin. Minumlah 1 kali sehari sebanyak 1 setengah cangkir.2 

    Ramuan Kunyit dan Lengkuas

    Bahan ramuan ini terdiri dari: kunyit 1 ruas ibu jari, lengkuas 1 ruas ibu jari, jeruk nipis 1 buah, air 3 cangkir, dan gula merah secukupnya. Pertama-tama, Sobat harus mencuci bersih semua bahan. Untuk kunyit dan lengkuas, selain dicuci, juga digeprek. Kemudian, air direbus hingga mendidih, setelah itu kecilkan api dan masukkan semua bahan, tunggu kira-kira hingga setengahnya dan matikan. Selanjutnya, saring dalam keadaan dingin. Ramuan ini sebaiknya diminum 2 kali sehari sebanyak 1 setengah cangkir.2

    Ramuan Pegagan

    Cara membuat ramuan pegagan ini cukup sederhana. Sobat hanya memerlukan bahan-bahan, seperti pegagan 10 lembar, jahe merah 1 ruas ibu jari, temulawak 1 iris, gula aren secukupnya, dan air sebanyak 1,5 gelas. Setelah itu, cuci bersih pegagan. Kemudian, rebus air sampai mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api lalu masukkan jahe merah dan temulawak. Selanjutnya, masukkan pegagan. Tunggulah sampai air tersisa kira-kira setengahnya dan matikan. Ramuan pegagan ini disarankan untuk diminum 2 kali sehari 1 gelas.2

    Ramuan Beras Kencur

    Untuk membuat ramuan ini, bahan-bahan yang diperlukan adalah kencur dengan jumlah 500 gram yang sudah dikupas, beras 100 gram, daun pandan 3 lembar, gula aren secukupnya, dan air sejumlah 2300 ml. Cara membuatnya adalah sangria beras hingga kekuningan, lalu haluskan beras, kencur, dan gula aren. Masukkan ke dalam air hingga mendidih kemudian tambahkan pandan, kemudian disaring. Cara meminumnya adalah 2 kali sehari.2

    Ramuan Daun Kelor

    Untuk membuat ramuan daun kelor, Sobat hanya membutuhkan daun kelor sebanyak 2 genggam dan air sebanyak 2 cangkir. Cara membuatnya adalah rebuslah air sampai mendidih, kemudian masukkan daun kelor, lalu matikan api dan saringlah sesudah dingin. Cara meminumnya dibedakan berdasarkan usia, yaitu untuk dewasa 2 kali sehari 1 cangkir dan anak-anak 2 kali sehari setengah cangkir.2

    Ramuan Jeruk Lemon

    Cara membuat ramuan lemon ini cukup mudah. Pertama-tama, siapkan dahulu jeruk lemon sebanyak 1 buah dan madu sebanyak dua sendok makan. Kemudian, cuci bersih jeruk lemon, lalu peras dan campurkan dengan 2 sendok makan madu. Aduklah sampai tercampur. Minumlah ramuan ini 2 kali sehari secukupnya.2

    Ramuan Bawang Putih

    Ramuan terakhir adalah dari bawang putih. Bahan-bahannya meliputi bawang putih sebanyak 2 butir, air hangat 1 gelas, dan madu secukupnya. Bawang putih dicuci bersih dan dimemarkan sampai halus, kemudian dicampurkan ke dalam air hangat. Jangan lupa tambahkan madu, lalu aduklah hingga larut. Ramuan ini sebaiknya diminum 2 kali sehari secukupnya.2

    Adakah Hal-hal yang Harus Diperhatikan?

    Dalam membuat minuman dari tanaman obat tradisional, tentunya Sobat harus memperhatikan beberapa hal tertentu agar minuman berbentuk jamu tersebut benar-benar berkhasiat dan bisa membantu untuk melindungi diri Sobat dari virus Corona. Hal-hal tersebut adalah:2

    • Pilih jenis tanaman yang tepat sesuai resep
    • Cermati komposisi bahan saat akan meramu 
    • Ikuti takaran sesuai petunjuk, tidak ditambah atau dikurangi
    • Rebuslah dengan api kecil kurang lebih 15 menit
    • Jangan menggunakan alat rebusan dengan bahan-bahan dari alumunium, timah, dan tembaga
    • Penggunaan ramuan pada ibu hamil dan menyusui harus hati-hati

    Itulah berbagai tanaman obat tradisional yang bisa Sobat manfaatkan untuk memelihara kesehatan dan mencegah penularan virus Corona.2 Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai cara menghindari virus Corona secara tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya, serta membutuhkan produk-produk kesehatansilakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Apakah Jamu, Tanaman Herbal dan Merokok Bisa Membantu Memerangi Virus Corona? [Internet]. Tempo. 2020 [cited 28 July 2020]. Available from: https://www.tempo.co/abc/5422/apakah-jamu-tanaman-herbal-dan-merokok-bisa-membantu-memerangi-virus-corona
    2. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor Hk.01.07/Menkes/413/2020 Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia; 2020.
    3. Adhi IS. 6 Jenis Tanaman Herbal untuk Cegah Infeksi Virus Corona Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 28 July 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/04/18/115800268/6-jenis-tanaman-herbal-untuk-cegah-infeksi-virus-corona?page=all
    Read More
  • Bersepeda merupakan salah satu aktivitas fisik yang dianjurkan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh terhadap segala penyakit, termasuk virus Corona yang sudah mengglobal. Aktivitas fisik ini menjadi salah satu tren yang belakangan ada seiring dengan diberlakukannya New Normal atau Adaptasi Kebisaan Baru oleh pemerintah sejak awal Juni lalu. Tidaklah mengherankan, […]

    Tren Bersepeda di Masa Pandemi, Apa Saja Tipsnya?

    Bersepeda merupakan salah satu aktivitas fisik yang dianjurkan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh terhadap segala penyakit, termasuk virus Corona yang sudah mengglobal. Aktivitas fisik ini menjadi salah satu tren yang belakangan ada seiring dengan diberlakukannya New Normal atau Adaptasi Kebisaan Baru oleh pemerintah sejak awal Juni lalu. Tidaklah mengherankan, jika di jalan-jalan kini banyak sekali orang bersepeda, baik anak-anak dan orang tua, dan menjadi terlihat banyak pada akhir pekan.

    tren bersepeda, bersepeda di masa corona, bersepeda di masa pandemi, sepeda sehat

    Kebiasaan bersepeda di masa New Normal ini memang tidak lepas juga dari kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menginginkan pengurangan penggunaan kendaraan umum, dan diganti dengan bersepeda. Disinyalir kendaraan umum merupakan salah satu tempat paling rawan untuk penyebaran virus Corona. Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga mewajibkan perkantoran dan pusat perbelanjaan menyediakan parkir khusus sepeda.

    Baca Juga: Sudah Tahukah Sobat, Apa itu ‘The New Normal’?

    Aturan tersebut juga berlaku di terminal, pelabuhan, bandara, serta stasiun kereta api, dan semua ada dalam Surat Keputusan Dinas Perhubungan Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta Nomor 105 Tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi untuk Pencegahan Covid-19 Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. Kebijakan Pemprov DKI ini juga didasari bahwa Jakarta merupakan episentrum penyebaran Corona di Indonesia sehingga harus selalu dikendalikan penyebarannya.

    Mengenai bersepeda ini, tentu saja ada manfaatnya. Apa saja itu? Yuk, tanpa berlama-lama, mari disimak, Sobat Sehat!

    Manfaat Bersepeda

    Menstabilkan Diabetes

    Manfaat pertama yang didapatkan dari bersepeda adalah Sobat Sehat bisa menstabilkan diabetes atau gula darah dalam tubuh. Perlu Sobat ketahui, penyakit ini termasuk penyakit yang berbahaya dan mematikan. Tidak hanya orang dewasa aja, anak-anak muda pun rentan terkena penyakit karena gaya hidup malas-malasan seperti banyak menonton tv atau rebahan, memakan makanan cepat saji, dan malas bergerak. Karena itu, dengan bersepeda selama 30 menit setiap harinya akan mengurangi risiko tersebut.

    Mencegah Darah Tinggi

    Ternyata bersepeda juga bisa mencegah terjadinya darah tinggi yang juga dapat menyebabkan kematian. Dengan bersepeda, jantung yang merupakan salah satu organ tubuh yang terserang darah tinggi bisa dikontrol detaknya kemudian lemak dalam tubuh yang juga penyebab darah tinggi dapat dilunturkan.

    Mencegah Penyakit Jantung

    Selain sangat baik mencegah hipertensi atau darah tinggi, bersepeda juga bermanfaat mencegah risiko penyakit jantung sebagai salah satu penyakit mematikan. Dengan bersepeda minimal 20 menit setiap harinya akan membantu Sobat dalam mengontrol detak jantung, mencegah risiko mudah lelah, dan mencegah obesitas.

    Baca Juga: 5 Olahraga Terbaik untuk Kesehatan Jantung

    Mengurangi Risiko Depresi

    Merebaknya virus Corona ternyata menyebabkan depresi pada sebagian besar orang terutama yang kehilangan pekerjaan dan kecemasan akan Corona yang bisa dengan cepat menularkan siapa saja. Untuk mengatasinya, ternyata bisa diatasi dengan bersepeda. Tak hanya itu, bersepeda juga akan meningkatkan kualitas kebahagiaan dan kenyamanan hati.

    Meningkatkan Kemampuan Otak

    Bersepeda juga dapat meningkatkan kemampuan otak apabila dilakukan berulang kali sehingga Sobat pun dapat terhindar dari demensia di kemudian hari. Sebuah studi tahun 2013 menyimpulkan bahwa selama bersepeda aliran darah pada otak meningkat dari 28% hingga 70% di area tertentu. Tidak hanya itu, bersepeda juga membuat beberapa area aliran darah tetap naik hingga 40% bahkan setelah melakukan aktivitas tersebut, dan untuk hasil yang maksimal harus dilakukan selama 45-60 menit dan melakukannya 4 kali seminggu.

    Meningkatkan Kemampuan Seksual

    Bersepeda ternyata bisa meningkatkan kemampuan seks karena bersepeda itu sendiri ternyata dapat melatih dan membangun kelompok otot yang biasa digunakan dalam berhubungan seksual. Apabila otot-otot itu ternyata mempunyai kemampuan yang bagus, hal tersebut akan berdampak positif dalam berhubungan seksual sehingga bisa menghasilkan hubungan seksual yang berkualitas, dan bahkan bisa memperpanjang umur.

    Mengatasi Insomnia

    Apabila Sobat Sehat mengalami gangguan imsonia, cobalah bersepeda sebagai cara untuk mengatasinya selama 20-30 menit setiap 2 hari sekali sehingga nantinya Sobat dapat tidur lebih cepat. Untuk hasil yang maksimal juga, Sobat bisa bersepeda di pagi hari ketika matahari belum terlalu terik. Hal ini dapat membantu kembali menormalkan jam biologus dan menyingkirkan hormon kortisol yang dapat menyebabkan imsomnia.

    Menurunkan Risiko Kanker

    Manfaat terakhir dari bersepeda adalah dapat mengurangi risiko kanker. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa orang yang memiliki tubuh bugar bahkan di usia tua ternyata dapat berisiko lebih rendah terkena kanker paru dan kanker kolokteral. Studi lain juga menunjukkan bahwa bersepeda secara teratur dapat mengurangi risiko kanker usus dan payudara.

    Keunggulan Bersepeda Daripada Olahraga Lain

    Efek Samping Rendah

    Keunggulan pertama dari bersepeda  yang pertama adalah lebih sedikit ketegangan risiko cedera daripada bentuk-bentuk aktivitas fisik lainnya

    Latihan Otot yang Baik

    Bersepada juga dapat membuat semua kelompok otot utama bergerak saat mengayuh pedal

    Mudah Dilakukan

    Kenyataannya bersepeda itu mudah dilakukan karena tidak memerlukan keterampilan fisik tingkat tinggi

    Bagus untuk Kekuatan dan Stamina

    Stamina, kekuatan, dan kebugaran aerobik Sobat Sehat dapat meningkat hanya dengan bersepeda sehingga olahraga ini sangat dianjurkan

    Hemat Waktu

    Keunggulan terakhir bersepeda adalah dapat menghemat waktu apabila dijadikan sebagai transportasi untuk kehidupan sehari-hari menggantikan motor atau mobil yang tidak bisa terhindar dari kemacetan. Sedangkan dengan bersepeda Sobat cukup memilih  jalur lain atau khusus bersepeda yang sudah pasti bebas dari kemacetan. Jika sepeda Sobat adalah sepeda lipat tentu saja bisa diangkut ke dalam kereta.

    Waktu Terbaik untuk Bersepeda

    Waktu terbaik untuk bersepeda adalah dilakukan pada pagi dan siang hari karena dapat mengeluarkan banyak keringat untuk membantu membakar lemak terutama bagi Sobat yang sedang ingin menurunkan berat badan, serta dapat menormalkan jam biologis dan bisa mencegah insomnia. 

    Tips Bersepeda di Tengah Pandemi

    Lalu seperti apakah bersepeda yang baik dan aman di tengah pandemi. Berikut adalah tips-tipsnya:

    Harus Memakai Masker

    Karena bersepeda adalah salah satu aktivitas fisik di luar ruangan atau outdoor yang tentu saja area tersebut akan bersingunggan dengan orang banyak yang berpotensi memunculkan penularan virus Corona, masker harus tetap dikenakan sebagai salah satu pencegahan dan bagian dari protokol kesehatan di masa New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru. Apabila Sobat merasa tidak nyaman menggunakan masker, jangan dilepaskan tetapi turunkan saja intensitas bersepeda Sobat. Karena itu, supaya aman bersepedalah dengan intensitas yang ringan.

    Melakukan Physical Distancing

    Physical Distancing dalam berolahraga juga diperlukan supaya virus tidak banyak menyebar. Jika dalam keadaan tidak berolahraga, physical yang dilakukan adalah 1 meter, dalam bersepeda jaraknya adalah 6 meter hingga 20 meter jika mengayuh dengan kecepatan 30 kilometer per jam. Karena itu, dilarang berkerumun atau berkumpul.

    Tidak Berjajar

    Tak sedikit terjadi peristiwa kecelakaan yang melibatkan sepeda akhir-akhir ini. Karena itu, para pesepeda harus lebih peduli soal keselamatan. Salah satu cara paling mudah adalah tidak jalan berjajar saat bersama-sama.

    Perhatikan Durasi

    Durasi bersepeda di masa pandemi yang dianjurkan adalah 3-5 kali seminggu dengan durasi 30-45 menit. Hal ini mengacu pada FITT Principal, yaitu frequency, intensity, time, dan type. 

    Baca Juga: Persiapan Stamina dalam Bersepeda

    Bawa Makanan dan Minuman Sendiri

    Menjaga asupan cairan saat bersepeda sudah menjadi keharusan. Akan tetapi karena masih dalam masa pandemi, sebaiknya Sobat membawa membawa makanan dan minuman  dari rumah, dan tidak membeli dari warung. Tujuannya supaya meminimalkan penularan virus.

    Mematuhi Aturan Lalu Lintas

    Tips terakhir adalah Sobat ketika bersepeda harus mematuhi aturan lalu lintas yang ada terutama ketika bersepeda di jalan raya. Karena itu, bersepedalah di jalur sepeda yang telah disediakan, dan jangan melawan arah yang bisa membahayakan keselamatan jiwa.

    Baca Juga: Penanganan Kecelakaan Ketika Bersepeda

    Itulah mengenai tren bersepeda di masa pandemi mulai dari manfaat hingga tipsnya yang bisa Sobat lakukan untuk menjaga imunitas tubuh supaya terhindar dari penyakit Corona. Apabila Sobat ingin mengetahui secara lenkap dan dalam manfaat bersepeda silakan menonton langsung video di bawah ini,  dan jangan lupa subcribe Youtube Prosehat.

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatansilakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Bersepeda Menjadi Tren Positif di Tengah Pandemi Covid-19 [Internet]. iNews.ID. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://www.inews.id/lifestyle/seleb/bersepeda-menjadi-tren-positif-di-tengah-pandemi-covid-19
    2. Pasha A. 8 Manfaat Bersepeda Bagi Wanita dan Pria Setiap Hari, Bikin Sehat Fisik Serta Mental [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/lifestyle/read/3916003/8-manfaat-bersepeda-bagi-wanita-dan-pria-setiap-hari-bikin-sehat-fisik-serta-mental
    3. Media K. Tren Bersepeda di Tengah Pandemi Corona, Berikut Hal-hal yang Harus Diperhatikan Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/06/21/061700965/tren-bersepeda-di-tengah-pandemi-corona-berikut-hal-hal-yang-harus?page=all
    4. developer m. Bersepeda Aman Di Masa Pandemi, Ini Tips dan Triknya [Internet]. Mediaindonesia.com. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://mediaindonesia.com/read/detail/325604-bersepeda-aman-di-masa-pandemi-ini-tips-dan-triknya
    5. Media K. Sayang Dilewatkan, Ini 5 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/06/04/120000168/sayang-dilewatkan-ini-5-manfaat-bersepeda-untuk-kesehatan?page=all
    6. 6. KAPAN WAKTU YANG IDEAL UNTUK BERSEPEDA? – Polygon Bikes [Internet]. Polygon Bikes. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://www.polygonbikes.com/id/kapan-waktu-yang-ideal-untuk-bersepeda/#:~:text=Rata%20rata%20olahraga%20pada%20umumnya,atau%2030%20menit%20dalam%20sehari.
    7. Simak Tips Bersepeda Aman di Masa Pandemi Corona: Jaga Jarak dan Jangan Sejajar [Internet]. kumparan. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/simak-tips-bersepeda-aman-di-masa-pandemi-corona-jaga-jarak-dan-jangan-sejajar-1tiC1HgD3YL/full
    Read More
  • Virus Corona yang sedang melanda dunia dalam setengah tahun terakhir tidak pelak membuat semua orang harus tetap di dalam rumah demi mencegah penyebaran di dalam virus. Akibatnya, banyak yang terkena sindrom mager alias malas gerak dan memilih rebahan karena berkurangnya aktivitas sehari-hari yang dilakukan seperti keluar rumah, baik dengan berjalan, bersepeda, atau naik kendaraan, untuk […]

    Awas, Risiko Gangguan Kesehatan Bagi Pecinta Mager (Males Gerak)

    Virus Corona yang sedang melanda dunia dalam setengah tahun terakhir tidak pelak membuat semua orang harus tetap di dalam rumah demi mencegah penyebaran di dalam virus. Akibatnya, banyak yang terkena sindrom mager alias malas gerak dan memilih rebahan karena berkurangnya aktivitas sehari-hari yang dilakukan seperti keluar rumah, baik dengan berjalan, bersepeda, atau naik kendaraan, untuk bekerja, berkumpul bareng dengan teman-teman, dan berolahraga.

    gangguan kesehatan, risiko malas gerak, risiko mager

    Ketika semua ada di dalam rumah, mager menjadi sebuah proritas dengan rebahan sembari menonton televisi, browsing internet, mendengarkan musik-musik online secara gratis atau yang sudah diunduh, dan disimpan di dalam laptop atau komputer. Hal tersebut tampak terlihat nyaman mengingat sudah tidak ada aktivitas fisik yang dilakukan sebelum datangnya Corona. Namun, ternyata hal tersebut malah menimbulkan banyak dampak negatif alih-alih dijadikan sebagai tameng untuk melindungi diri dari serangan virus. Apa saja dampak negatifnya, yuk mari simak, Sobat Sehat!

    Dampak Negatif Akibat Mager

    Terkena Obesitas

    Dampak negatif pertama akibat mager yang akan dirasakan Sobat Sehat adalah obesitas atau kegemukan. Hal itu karena kurangnya bergerak namun kebiasaan mengemil tetap jalan yang berakibat metabolism tubuh melambat sehingga tidak seimbang antara pemasukan kalori dan pengeluaran kalori yang diperlukan. Sudah dipastikan jika Sobat seperti ini terus akan mudah mengalami kegemukan yang bisa menyebabkan banyak penyakit berbahaya.

    Baca Juga: Hati-hati Obesitas Pada Anak!

    Mengundang Banyak Penyakit Berbahaya

    Seperti sudah disinggung sebelumnya bahwa obesitas akibat mager merupakan awal mula munculnya penyakit-penyakit berbahaya seperti tekanan darah tinggi, diabetes, jantung, hingga stroke. Karena itu, supaya Sobat terhindar, sebaiknya janganlah mager, dan cobalah untuk berolahraga dan bergerak sebanyak mungkin.

    Mengalami Osteoporosis

    Umumnya osteoporosis atau tulang keropos dialami oleh mereka yang sudah tua dan lanjut usia. Akan tetapi, dalam konteks Sobat mager, hal tersebut tidak berlaku. Itu artinya, apabila Sobat mager, kemungkinan besar Sobat akan terkena osteoporosis padahal Sobat masih berusia muda dan dalam masa-masa produktif. Osteoporosis yang Sobat alami itu karena otot-otot di sekitar tulang menjadi lemah yang berakibat keropos.

    Rentan Stres

    Dampak negatif lain yang akan Sobat rasakan jika mager terus-menerus adalah Sobat bakal mudah terkena stres. Stres bisa muncul karena hormon endorfin yang dapat membuat dirimu merasa bahagia tidak akan muncul apalagi saat di masa pandemi Corona seperti yang menjadi lebih mudah karena banyak situasi tidak menguntungkan. Selain stres, Sobat akan mengalami gangguan mental lainnya seperti depresi yang efeknya sungguh berbahaya.

    Mudah Merasa Lelah

    Sobat akan menjadi orang yang mudah lelah akibat mager yang Sobat lakukan. Penyebabnya adalah Sobat sudah merasa lelah terlebih dahulu untuk melakukan suatu aktivitas padahal aktivitas tersebut mudah dilakukan. Dari perasaan mudah lelah tersebut akhirnya akan berujung pada Sobat yang tidak semangat dalam menjalani kehidupan, dan hal ini sungguh berbahaya.

    Itulah 5 dampak negatif akibat mager yang sedang Sobat alami karena virus Corona yang mengharuskan untuk tetap di rumah. Selain 5 dampak yang tidak baik untuk kesehatan, mager juga bisa berakibat Sobat jadi sulit dalam mencapai kesuksesan, menjadi orang yang antisosial, tidak disiplin, dan pesimistis.

    Tips Supaya Tidak Mager

    Agar Sobat tidak mengalami situasi mager yang berlebihan sehingga berdampak negatif untuk kesehatan tubuh, sebaiknya Sobat mulai menjalani tips-tips berikut supaya tetap sehat selama pandemi. Berikut adalah tipsnya seperti yang diutarakan oleh dr. Anastasia Gita berdasarkan rekomendasi dari WHO.

    Latihan Olahraga Online

    Jika sebelum datangnya pandemi, Sobat terbiasa berolahraga di luar ruangan atau outdoor sebagai salah satu aktivitas fisik yang biasa dilakukan, kali ini Sobat harus berolahraga di dalam ruangan atau indoor untuk menyesuaikan dengan situasi. Apabila Sobat adalah orang yang gemar berlari bisa melakukannya dengan treadmill, dan apabila Sobat adalah orang yang gemar bersepeda, bisa melakukannya dengan sepeda statis. Selain itu, Sobat bisa melakukan olahraga lain seperti loncat tali, push up, squat jump, dan yoga. Untuk gerakan-gerakannya pun bisa dilihat melalui Youtube.

    Mendengarkan Musik Sambil Nge-Dance

    Apabila Sobat adalah orang yang gemar mendengarkan musik, sebaiknya ketika terjadi pandemi, jangan terus-menerus dilakukan dengan rebahan yang menyebabkan Sobat menjadi mager. Sobat harus mendengarkan musik sembari bergerak atau nge-dance supaya tetap aktif, dan kalori juga tetap terbakar. Karena itu, jenis musik yang didengarkan adalah musik-musik yang berirama kencang dan penuh semangat serta membuat Sobat aktif bergerak seperti musik-musik K-Pop.

    Baca Juga: Musik Asik, Kerja Terusik?

    Bermain Video Game

    Video game yang selama ini dianggap sebagai racun oleh banyak kalangan karena membuat anak-anak muda menjadi malas bergerak ternyata bisa menjadi tips supaya tetap aktif selama pandemi. Namun, disarankan untuk bermain video game yang menstimulasi kerja otak atau bermain video game yang mengandalkan virtual reality sehingga membuat Sobat tetap aktif bergerak.

    Semua aktivitas di atas berdasarkan rekomendasi dari WHO sebaiknya dilakukan 30 menit setiap hari untuk orang dewasa dan 1 jam per hari untuk anak-anak. Apabila Sobat Sehat melakukan WFH, hal yang perlu Sobat lakukan supaya WFH tetap sehat adalah perhatikan posisi tubuh, rileks sembari berdiri atau berjalan selama 20 menit. Itulah mengenai dampak mager dan tips mengatasinya di masa pandemi. Karena dampaknya sangat negatif, Sobat jangan kebanyakan mager dan harus tetap bergerak supaya tetap sehat.

    Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam dampak mager silakan tonton video di bawah ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Selain itu, bagi Sobat yang memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Times I, Prima B. 5 Dampak Negatif Akibat Kamu Suka Mager, Jangan Jadi Kebiasaan! [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 27 July 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/life/inspiration/berkat-prima/akibat-mager-c1c2/5
    2. Widiyarti Y. Jangan Mager, Dampaknya Buruk buat Kesehatan Fisik dan Mental [Internet]. Tempo. 2020 [cited 27 July 2020]. Available from: https://cantik.tempo.co/read/1071826/jangan-mager-dampaknya-buruk-buat-kesehatan-fisik-dan-mental
    3. Awas Jangan Kebanyakan Mager, Ini Efek Buruknya [Internet]. GenPI.co. 2020 [cited 27 July 2020]. Available from: https://www.genpi.co/gaya-hidup/36572/awas-jangan-kebanyakan-mager-ini-efek-buruknya
    Read More
  • Sobat Sehat tentu sudah tidak asing dengan yang namanya asam urat, yaitu penyakit yang terjadi akibat peradangan yang terjadi pada persendian. Penyakit ini biasanya menyerang sendiri kaki dan tangan. Penyakit muncul karena zat uric acid yang sangat banyak di dalam darah. Penyebab lainnya adalah juga karena mengonsumsi makanan. Apabila Sobat adalah salah satu penderita asam […]

    3 Makanan Penyebab Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

    Sobat Sehat tentu sudah tidak asing dengan yang namanya asam urat, yaitu penyakit yang terjadi akibat peradangan yang terjadi pada persendian. Penyakit ini biasanya menyerang sendiri kaki dan tangan. Penyakit muncul karena zat uric acid yang sangat banyak di dalam darah. Penyebab lainnya adalah juga karena mengonsumsi makanan.

    makanan asam urat, penyebab asam urat

    Apabila Sobat adalah salah satu penderita asam urat, sebaiknya hindari tiga makanan yang disinyalir dapat meyebabkan penyakit yang bisa menyerang siapa saja. Berikut adalah tiga makanan penyebab asam urat seperti dilansir dari Herstory. Apa saja makanannya, dan apakah termasuk makanan favorit Sobat? Yuk, mari disimak!

    1. Daging

    Makanan pertama yang dapat menyebabkan asam urat adalah daging, terutama daging sapi, kambing, bebek, dan burung puyuh. Menurut salah satu penelitian, mengonsumsi 100 gram daging masak mampu meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Selain itu, daging-daging olahan seperti sosis, naget, dan kornet, juga harus dihindari karena memiliki lemak jenuh dan natrium tinggi yang mampu meningkatkan kadar asam urat. Karena itu, apabila Sobat Sehat masih ingin mengonsumsi daging namun terkendala asam urat, sebaiknya konsumsi saja daging ayam yang bebas dari asam urat.

    Baca Juga: 7 Makanan Ini Memicu Kolestrol

    2. Seafood

    Atau makanan laut atau boga bahari ternyata juga dapat menyebabkan asam urat terutama pada lobster, ikan sarden, kerang, kepiting, serta udang sehingga harus dihindari. Apabila Sobat masih ingin mengonsumsi makanan laut yang aman dan bebas dari asam urat adalah ikan salmon. Supaya asam urat stabil usahakan juga mengonsumsi sayuran seperti brokolii sewaktu menyantap hidangan laut serta berikan perasan air lemon.

    3. Makanan Berlemak Tinggi

    Makanan terakhir penyebab asam urat yang mesti Sobat hindari adalah makanan berlemak tinggi sebab makanan ini mampu meningkatkan kadar asam urat pada tubuh. Selain itu, makanan berlemak tinggi juga dapat menghasilkan insulin dalam tubuh. Apabila berlebihan, dapat menganggu kesehatan ginjal dan asam urat bisa mengristal.

    Itulah 3 makanan penyebab asam urat yang Sobat mesti hindari supaya asam urat tidak kambuh dan naik kembali. Apabila  Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai cara menghindari asam urat yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan untuk mengatasi asam uratsilakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Penderita Asam Urat Merapat! 3 Makanan Ini Patut Dihindari Ya! [Internet]. HerStory. 2020 [cited 27 July 2020]. Available from: https://herstory.co.id/read5331/penderita-asam-urat-merapat-3-makanan-ini-patut-dihindari-ya
    Read More
  • Diet merupakan salah satu cara untuk membatasi asupan makanan dengan teratur. ke dalam tubuh supaya bisa menjaga kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, diet bertujuan mencapai berat badan yang terkontrol dan diinginkan. Mengenai diet, tentu saja banyak wanita yang melakukannya supaya mereka mendapatkan berat badan yang ideal serta tubuh terlihat ramping dan enak dilihat. Baca Juga: […]

    Inilah 4 Buah Mengenyangkan untuk Diet

    Diet merupakan salah satu cara untuk membatasi asupan makanan dengan teratur. ke dalam tubuh supaya bisa menjaga kesehatan secara keseluruhan. Selain itu, diet bertujuan mencapai berat badan yang terkontrol dan diinginkan. Mengenai diet, tentu saja banyak wanita yang melakukannya supaya mereka mendapatkan berat badan yang ideal serta tubuh terlihat ramping dan enak dilihat.

    Baca Juga: Tubuh Ideal dengan 13 Jenis Makanan Berikut Ini

    Diet ini juga merupakan salah satu cara bagi wanita selain melakukan operasi, penyedotan lemak, dan melakukan diet yang ketat. Namun ada diet yang boleh dibilang sangat praktis dan aman untuk dilakukan bagi para wanita, yaitu diet sehat dengan memakan buah-buahan. Diet buah-buahan ini menurut pakar nutrisi sangat dianjurkan karena dapat menjaga rasa kenyang sehingga Sobat tidak mudah lapar.

    Di bawah ini adalah buah-buahan yang disarankan untuk dimakan saat diet seperti dilansir dari Herstory, yaitu:

    1. Apel

    Buah pertama adalah Apel yang merupakan buah yang berserat tinggi dan rendah kalori sehingga sangat tepat dan bagus untuk menjadi menu diet. Supaya diet Sobat berhasil, makanlah apel dengan kulitnya.

    2. Jeruk

    Jeruk juga dapat dijadikan sebagai menu diet karena mempunyai jumlah kandungan serat sebanyak 3,14 gram jika dimakan secara utuh, dan bukan dijadikan sebagai jus. Selain itu, jeruk mengandung vitamin C yang mempunyai manfaat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu tubuh membuat kolagen, dan membantu penyerapan zat besi.

    3. Alpukat

    Buah ketiga yang bagus sebagai menu diet adalah alpukat yang memiliki kandungan lemak nabati yang baik sehingga membuat Sobat tetap kenyang, dengan jumlah serat 4,55 gram atau 16 persen dari kebutuhan serat harian.

    4. Pisang

    Buah terakhir yang bisa Sobat jadikan sebagai menu diet adalah pisang yang mengandung karbohidrat berbentuk serat petkin dan pati resisten. Keduanya dapat membantu mengatur kestabilan gula darah. Selain itu, pati mampu memperlambat pencernaan supaya perut tetap kenyang.

    Itulah 4 macam buah yang sangat bagus sebagai menu diet untuk membantu Sobat Sehat mencapai berat badan ideal dan tetap kenyang dalam diet. Apabila  Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai nutrisi diet yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatansilakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Anti Gagal Diet Pokoknya! Sederet Buah yang Bikin Perut Kenyang dan Tak Mudah Lapar, Mau Coba? [Internet]. HerStory. 2020 [cited 24 July 2020]. Available from: https://herstory.co.id/read5370/anti-gagal-diet-pokoknya-sederet-buah-yang-bikin-perut-kenyang-dan-tak-mudah-lapar-mau-coba
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja