Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 71–80 of 836 results

  • Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan […]

    Bagaimana Membesarkan Anak di Tengah Pandemi? Ini 9 Tipsnya!

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan suatu tantangan tersendiri bagi orang tua ketika virus Corona sudah mewabah secara global. Para orang tua berupaya sebisa mungkin melakukan beberapa tindakan pencegahan supaya anak-anak mereka tidak tertular virus tersebut karena penyebarannya yang sangat mudah melalui udara. Hal ini tidak jarang membuat para orang tua stres. Virus Corona menyebabkan anak-anak harus terus selalu berada di rumah dalam jangka waktu yang tidak dapat ditentukan. Para orang tua yang ingin anaknya mempunyai interaksi sosial dengan bermain dan bersekolah sudah pasti khawatir anak-anak mereka akan mengalami gangguan kesehatan mental.

    mengasuh anak di tengah pandemi

    Baca Juga: 3 Tips Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak Selama Pandemi

    Kekhawatiran tersebut tentu saja wajar, namun tidak boleh dikhawatirkan secara berlebihan. Dalam kondisi seperti ini para orang tua harus memainkan peran yang tepat dalam membesarkan anak supaya mereka menjadi tangguh, dan Sobat sebagai orang tua juga mempunyai mental yang sama sehingga sama-sama kuat. Tips-tips di bawah ini bisa Sobat jadikan sebagai referensi dalam mengasuh dan membesarkan anak selama virus Corona masih merebak. Apa saja tipsnya? Yuk, tanpa berlama-lama, mari simak!

    Tips Membesarkan Anak di Tengah Pandemi

    1. Pastikan Dahulu Kebahagiaan Diri Sendiri

    Stres yang dirasakan orang tua ketika mengasuh anak selama masa pandemi Corona ini disebabkan karena kebanyakan dari mereka seringkali terlalu fokus merawat anak sehingga kerap melupakan diri sendiri. Apabila orang tua stres, tentu saja anak juga akan menjadi stres. Oleh karenanya, pastikan Sobat sebagai orang tua untuk membahagiakan diri sendiri dahulu karena jika Sobat bahagia, anak juga akan menjadi bahagia dan ceria dengan melakukan aktivitas positif saat memulai hari.

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    2. Usahakan Tetap Tenang dan Jangan Menyebarkan Hal-hal Negatif

    Tips selanjutnya yang bisa Sobat lakukan adalah Sobat sebagai orang tua harus tetap tenang dan tidak panik, dan jangan menyebarkan hal-hal yang negatif dari informasi yang Sobat baca di media sosial kepada anak. Apabila Sobat berperilaku seperti itu, hal tersebut akan sangat mempengaruhi kondisi anak. Karena itu, usahakan Sobat tetap tenang, tidak cemas, dan panik serta usahakan memilah-milah berita yang diterima. Pilih dengan hati-hati apa yang ingin ditonton, didengar, dan dibaca. Apabila memicu kepanikan, berhentilah membaca informasi tersebut.

    3. Berdiskusilah

    Pandemi merupakan momen yang tepat bagi Sobat untuk bisa berkumpul dan berdiskusi lebih intens bersama anak karena kondisi yang mengharuskan untuk tetap di rumah. Cobalah berdiskusi dengan mengenai situasi yang sedang terjadi, misalnya tentang perkembangan virus Corona, lalu tanyakan pendapat kepada mereka hal-hal apa yang perlu dilakukan. Anak akan memberikan jawaban yang bisa Sobat jadikan sebagai masukan. Hal ini tentu membantu dalam mengurangi perasaan cemas. Jangan lupa untuk meyakinkan anak bahwa semua bisa melewati pandemi secara bersama-sama.

    4. Ajak Anak untuk Mandiri

    Pandemi juga bisa menjadi momen yang tepat bagi Sobat untuk mengajak anak menjadi mandiri dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Apabila sebelum pandemi, Sobat seringkali membantu anak dalam menyelesaikan permasalahan yang mungkin cukup sepele, sekarang saatnya bagi Sobat untuk mengajarkan mereka agar dapat menyelesaikan masalahnya sendiri. Hal ini bertujuan agar mereka bisa menjadi anak yang tangguh dan mandiri dalam menghadapi masalahnya sendiri. Selain itu, anak menjadi percaya diri dan bisa belajar bangkit dari kegagalan. Terus dorong mereka melakukan hal tersebut supaya mereka punya cara sendiri dalam menyelesaikan masalah. Jangan lupa juga untuk memberikan contohnya, ya.

    5. Berikan Dukungan

    Supaya anak semakin tangguh secara emosional, percaya diri, dan mudah beradaptasi, cobalah beri mereka dukungan dan semangat dalam setiap permasalahan yang mereka hadapi supaya anak nyaman ketika diberikan kendali. Sehingga anak dapat mengenali perasaan mereka sendiri dan tidak melarikan diri.

    6. Lakukan Aktivitas yang Disenangi

    Membesarkan anak di tengah pandemi merupakan momen yang tepat untuk bisa melakukan aktivitas yang disenangi secara bersama-sama. Apalagi jika aktivitas itu adalah yang tertunda karena kesibukan sebelum pandemi. Melakukannya bersama anak-anak akan membuat mereka tetap bahagia dan ceria. Bagi Sobat, aktivitas seperti ini juga akan membantu meminimalkan stres dan kecemasan yang ada.

    7. Tetap Melakukan Aktivitas Rutin

    Dengan adanya penyebaran virus Corona bukan berarti aktivitas rutin anak menjadi dihilangkan, sebab bagaimana pun hal tersebut tetap dibutuhkan oleh anak-anak. Namun yang membedakan adalah selama masa pandemi ini, aktivitas rutin mereka harus dibatasi dengan hanya di rumah saja. Oleh karena itu, cobalah ciptakan beberapa rutinitas baru supaya mereka tidak menjadi bosan untuk selalu berada di rumah.

    8. Sosialisasi Secara Virtual

    Hanya karena adanya physical distancing sebagai salah satu syarat pemutusan penyebaran virus Corona, bukan berarti sosialisasi menjadi terhenti. Karena bagaimana pun sosialisasi dengan teman sebayanya juga merupakan faktor penting untuk mendukung tumbuh-kembang anak. Namun yang berbeda, dalam masa pandemi seperti saat ini, sosialisasi yang dapat dilakukan adalah secara virtual, seperti melalui chat, telepon, dan conference call. Jadi, Sobat bisa saja mengajak anak untuk conference call dengan teman-temannya di akhir pekan supaya anak tetap bisa mengobrol dan saling bertukar cerita.

    9. Jangan Menyalahkan Keadaan

    Tips terakhir yang bisa Sobat lakukan dalam mengasuh anak saat pandemi ini adalah jangan menyalahkan keadaan karena hal yang demikian tidak akan membantu sama sekali. Yang terpenting adalah secara bersama-sama kuat dan tangguh dalam menghadapi pandemi. Sobat bisa mengajak anak untuk bersyukur atas hal-hal baik yang terjadi. Rasa syukur membantu orang merasakan emosi yang lebih positif, menikmati pengalaman yang baik, meningkatkan kesehatan mereka, menghadapi kesulitan dan membangun hubungan yang kuat. Ingatlah, semua akan baik-baik saja, dan pada akhirnya hidup akan kembali normal.

    Baca Juga: Perbedaan Peran Ayah dan Ibu Bagi Anak

    Itulah tips yang bisa Sobat lakukan sebagai pegangan dalam membesarkan anak di tengah pandemi. Intinya, Sobat harus tetap yakin, tenang, dan tidak panik, sebab jika Sobat panik dan cemas maka anak akan mengikuti tingkah laku Sobat sebagai panutan. Apabila Sobat mengingkan cara tepat mengasuh anak selama pandemi, silakan konsultasikan kepada para ahlinya. Jangan lupa untuk memberikan produk-produk kesehatan yang tepat supaya anak tetap tumbuh sehat. Jika Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Ketahui 8 Tips Mengasuh Anak di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. Parenting.orami.co.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://parenting.orami.co.id/magazine/tips-mengasuh-anak-di-tengah-pandemi/
    2. Cara Mengasuh Anak Saat Pandemi COVID-19 Menurut Psikolog – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://tirto.id/cara-mengasuh-anak-saat-pandemi-covid-19-menurut-psikolog-fdGz
    3. Wulan A. Tips Mendidik Anak agar Tangguh di Tengah Pandemi [Internet]. fimela.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.fimela.com/parenting/read/4257877/tips-mendidik-anak-agar-tangguh-di-tengah-pandemi
    4. Media K. Efek Pandemi Covid-19, Orang Tua di AS Stres Pikirkan Anaknya, Kenapa? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 12 August 2020]. Available from: https://www.kompas.com/global/read/2020/07/17/211241770/efek-pandemi-covid-19-orang-tua-di-as-stres-pikirkan-anaknya-kenapa?page=all
    Read More
  • Batuk kronis pada lansia adalah batuk yang terjadi selama lebih dari dua bulan atau delapan minggu. Sebenarnya, batuk kronis tidak hanya terjadi pada lansia, namun juga pada orang dewasa muda atau anak-anak. Namun, data Copenhagen General Population Study tahun 2017 menunjukkan bahwa penderita batuk kronis terbanyak adalah lansia berusia 60 tahun ke atas.1 Batuk dapat […]

    Batuk Kronis pada Lansia, dari Gejala Hingga Pencegahan

    Batuk kronis pada lansia adalah batuk yang terjadi selama lebih dari dua bulan atau delapan minggu. Sebenarnya, batuk kronis tidak hanya terjadi pada lansia, namun juga pada orang dewasa muda atau anak-anak. Namun, data Copenhagen General Population Study tahun 2017 menunjukkan bahwa penderita batuk kronis terbanyak adalah lansia berusia 60 tahun ke atas.1

    batuk kronis pada orang tua

    Batuk dapat menimbulkan rasa tidak nyaman berkepanjangan bagi pasien dan pengaruh besar datang ke kehidupan mereka.2 Selain itu, batuk kronis sendiri bisa jadi merupakan salah satu tanda adanya gangguan kesehatan dan sebuah gejala penyakit lain yang lebih serius jika berlangsung secara terus-menerus.3 Apabila Sobat memiliki batuk yang berkepanjangan, Sobat disarankan untuk segera memeriksakan ke dokter.

    Baca Juga: Inilah Gejala Corona dari Hari ke Hari

    Apa Saja Penyebabnya?

    Penyebab batuk kronis pada seseorang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut:1

    • Riwayat merokok
    • Infeksi seperti TBC, pneumonia, atau batuk rejan
    • Riwayat asma
    • Penyakit refluks asam lambung
    • Radang saluran pernapasan atau bronkitis
    • Efek samping obat untuk hipertensi 

    Selain itu, batuk kronis dapat juga merupakan gejala dari penyakit-penyakit di bawah ini, yaitu:1

    • Bronkitis
    • Bronkiektasis
    • Cystic fibrosis
    • Sarkodiosis
    • Penyakit paru interstisial
    • Kanker paru-paru
    • Gagal jantung

    Apa Saja Gejala yang Dapat Menyertai Batuk Kronis?

    Berikut adalah gejala yang dapat menyertai keluhan batuk kronis:3

    • Hidung berair atau tersumbat
    • Menumpuknya ingus di belakang tenggorokan
    • Sakit tenggorokan
    • Suara serak
    • Desah dan nafas pendek
    • Mulas atau rasa asam di mulut
    • Batuk berdarah

    Jenis-jenis batuk kronis

    Batuk kronis ternyata juga mempunyai jenis. Jenisnya adalah sebagai berikut:

    • Batuk kering

    Jenis batuk ini tidak menghasilkan lendir namun dapat mengiritasi paru-paru dan tenggorokan. Batuk ini juga bisa menandakan adanya infeksi virus atau masalah sinus.3

    • Batuk basah

    Jenis batuk ini menghasilkan lendir atau dahak. Warna dahak juga bisa mengindikasikan adanya infeksi bakteri atau cairan di paru-paru.3

    • Batuk akibat stress

    Jenis batuk ini disebabkan oleh terangsangnya refleks batuk di saluran napas saat tubuh dan pikiran sedang mengalami stres. Jenis batuk ini biasanya tidak menghasilkan lendir dan tidak berhubungan dengan infeksi.3

    • Batuk rejan

    Jenis batuk ini biasanya terjadi pada anak-anak dan disebabkan oleh infeksi virus. Batuk ini juga bisa menghasilkan suara yang keras karena adanya pembekakkan pada batang tenggorokan dan juga bersifat sangat menular.3

    Bagaimana Diagnosis dan Terapi Batuk Kronis?

    Pertama kali yang harus dilakukan Sobat jika mempunyai orang tua yang sudah lansia dengan batuk kronis adalah membawanya ke dokter untuk didiagnosis awal. Pada lansia, penyebab batuk kronis yang mudah hilang adalah penyakit gastroesophageal reflux, yaitu batuk yang terjadi di kerongkongan karena refluks asam lambung dari perut, yang menyebabkan iritasi mukosa saluran pernapasan dan terluka oleh efek asam lambung.2 

    Untuk diagnosis, doker akan menanyakan gejala yang dialami dan melakukan pemeriksaan fisik. Barulah kemudian dokter melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan seperti:

    • Uji pencitraan yaitu melalui foto rontgen dada dan CT scan untu melihat kondisi paru-paru
    • Tes fungsi paru, yaitu untuk mengukur kapasitas paru-paru
    • Tes dahak, untuk memeriksa kemungkinan infeksi bakteri
    • Tes asam lambung, yaitu untuk mengukur kadar asam lambung di kerongkongan
    • Endoskopi untuk melihat kondisi saluran pernapasan atau kerongkongan dan lambung
    • Biopsi atau pengambilan sampel jaringan dari saluran pernapasan untuk diteliti di laboratorium

    Adakah Metode Pengobatannya?

    Ada, berdasarkan penyebabnya, yaitu:3

    • Batuk yang disebabkan oleh asma dapat diobati dengan steroid inhalasi untuk mengurangi peradangan di saluran pernapasan.
    • Batuk yang disebabkan oleh alergi dapat diobati dengan menghindari hal-hal yang menyebabkan alergi dan mengonsumsi antihistamin untuk meredam reaksi alergi.
    • Batuk yang disebabkan oleh infeksi bakteri dapat diobati dengan antibiotik.
    • Batuk yang disebabkan oleh GERD dapat diobati dengan antasida untuk menetralkan asam lambung dan obat untuk mengurangi asam lambung.

    Selain dengan obat modern, batuk kronis pada lansia juga bisa diredakan dengan obat-obatan alami sebagai berikut:

    Obat Alami Pereda Batuk Kronis

    Jeruk Nipis 

    Kandungan alami di dalamnya berkhasiat meredakan batuk, sehingga saluran pernapasan kembali lega. Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu campurkan 3 sdm air perasan jeruk nipis, 3 sdm madu, dan 3 sdm air hangat ke dalam wadah. Kemudian konsumsi 2-4 sendok teh dua kali dalam sehari agar hasilnya lebih maksimal.4

    Daun Andong

    Daun andong dikatakan mampu membantu meredakan batuk kronik yang disertai gejala batuk berdarah. Untuk membuatnya, cukup dengan merebus 5 helai daun ke dalam air mendidih kurang lebih 15 menit. Setelah itu, diamkan sampai kondisinya dingin, dan minum ramuan kurang lebih 100 ml sekali sehari sampai batuk mereda.4

    Jahe dan Kencur

    Jahe dan kencur bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk pada lansia. Caranya adalah rebus jahe dan kencur terlebih dahulu ke dalam segelas air, lalu tunggu sampai volume air mencapai setengah gelas. Kemudian, saring rebusan air ke dalam gelas lalu tambahkan perasan air jeruk nipis dan madu. Minum ramuan ini sekali sehari secara teratur sampai batuk hilang.4

    Baca Juga: Tanaman Obat Tradisional Alternatif Pencegah Corona

    Belimbing Wuluh

    Bunga belimbing wuluh bisa dimanfaatkan untuk meredakan batuk. Cara membuatnya adalah rebus segenggam bunga belimbing wuluh ke dalam secangkir air, lalu rebus hingga mendidih, kemudian saring airnya, dan diamkan sampai hangat. Konsumsi setiap hari dan teratur hingga batuk mereda. Jangan lupa tambahkan perasan air jeruk nipis dan madu agar lebih nikmat.4

    Daun kemangi

    Ambil segenggam daun kemangi, lalu cuci bersih, dan rebus dalam air sampai mendidih. Saring airnya dan konsumsi sekali dalam sehari. Manfaatnya akan terasa selama beberapa kali pemakaian dan obat herbal ini dikatakan tidak menyebabkan efek samping.4

    Daun Sirih

    Rebus daun sirih ke dalam air dan tunggu sampai mendidih. Setelah itu, saring airnya dan diamkan sampai hangat. Agar rasanya lebih nikmat, bisa tambahkan madu secukupnya. Disarankan untuk dikonsumsi cukup sehari sekali.4

    Daun Asam Muda

    Berkhasiat menghilangkan gatal di tenggorokan supaya batuk kering mereda. Cara membuat ramuan ini adalah dengan merebus daun asam muda, daun saga manis, dan bubuk kayu manis ke dalam air hingga mendidih. Saring airnya, lalu biarkan sampai hangat. Air rebusan dapat dikonsumsi sekali sehari secara teratur.4

    Apa Saja Langkah-langkah untuk Pencegahan?

    Pada lansia, batuk kronis dapat dicegah dengan beberapa upaya berikut:2

    Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    • Membersihkan tenggorokan, gigi, mulut setiap hari dengan menyikat gigi setelah makan, sebelum tidur, dan setelah bangun tidur
    • Jangan merokok sama sekali karena merokok merupakan penyebab umum penyakit pernapasan
    • Dianjurkan untuk tidak minum air dingin atau es
    • Hindari makan berlebihan, dan jangan berbaring minimal 3 jam setelah makan apabila menderita refluks asam lambung atau GERD
    • Gunakan obat-obatan untuk asma sesuai anjuran dokter
    • Konsumsi pereda batuk sesuai anjuran dokter
    • Konsultasikan kembali dengan dokter mengenai obat antihipertensi yang dikonsumsi, khususnya manfaat dan risiko dari obat ACE inhibitor, karena obat ini dapat menimbulkan efek samping batuk
    • Mengonsumsi madu secara rutin
    • Menjauhi polusi/iritan
    • Perbanyak istirahat

    Itulah hal-hal yang penting diketahui mengenai batuk kronis pada lansia, mulai dari penyebab hingga pencegahannya. Apabila batuk ini tidak ditangani atau dibiarkan saja, mungkin terdapat penyakit tertentu yang mendasarinya, seperti penyakit kanker paru, pneumonia, dan tuberkulosis. Terlebih lagi, lansia merupakan individu yang rentan, sehingga batuk kronis pada lansia harus lebih diperhatikan dan diberikan pengobatan yang tepat.

    Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam mengenai batuk dan pilek silakan tonton video Youtube di bawah ini

    dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat. Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut dan produk-produk kesehatan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi 

    1. Çolak Y, Nordestgaard B, Laursen L, Afzal S, Lange P, Dahl M. Risk Factors for Chronic Cough Among 14,669 Individuals From the General Population. 2020
    2. Penyebab batuk berkepanjangan pada lansia – KabarSumsel.ID [Internet]. KabarSumsel.ID. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: http://kabarsumsel.id/01-2019/5084/penyebab-batuk-berkepanjangan-pada-lansia.html
    3. Batuk Kronis: Gejala, Jenis, dan Cara Mengatasinya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/03/20/080000468/batuk-kronis–gejala-jenis-dan-cara-mengatasinya?page=all
    4. Jenis Obat Batuk Alami Untuk Orangtua [Internet]. Berita Kesehatan Lansia/Manula Lanjut Usia. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://www.golansia.com/jenis-obat-batuk-alami-untuk-orangtua-632/
    5. Mediatama G. Waspadai 5 penyakit ini jika batuk berkepanjangan [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 10 August 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/waspadai-5-penyakit-ini-jika-batuk-berkepanjangan

     

    Read More
  • Batuk dan pilek sudah menjadi kata-kata yang begitu akrab di telinga. Apabila mengalaminya, tentu saja Sobat merasa tidak nyaman, apalagi jika batuk dan pilek terjadi berulang kali. Sobat mungkin bertanya-tanya mengapa Sobat bisa menjadi langganan untuk penyakit umum yang satu ini. Batuk dan pilek sering kali merupakan gejala flu. Flu itu sendiri dapat disebabkan oleh […]

    Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Batuk dan pilek sudah menjadi kata-kata yang begitu akrab di telinga. Apabila mengalaminya, tentu saja Sobat merasa tidak nyaman, apalagi jika batuk dan pilek terjadi berulang kali. Sobat mungkin bertanya-tanya mengapa Sobat bisa menjadi langganan untuk penyakit umum yang satu ini. Batuk dan pilek sering kali merupakan gejala flu. Flu itu sendiri dapat disebabkan oleh berbagai virus, salah satunya virus influenza. Selain itu, faktor-faktor tertentu juga bisa memicu seseorang terkena flu. Orang dewasa bisa tertular 2-3 hari sebelum munculnya gejala. Artinya, seseorang dapat menularkan virus influenza bahkan sebelum ia tahu bahwa ia terinfeksi. Selain orang dewasa, penyakit ini juga menyerang anak-anak, terutama bayi.1

    gejala batuk pilek

    Namun, sebelum mengetahui cara mengatasinya, ada baiknya Sobat mengetahui terlebih dahulu mengenai penyebab batuk dan pilek.

    Penyebab Flu dengan Gejala Batuk Pilek

    Flu kebanyakan disebabkan oleh human rhinovirus atau HRV. Selain HRV, penyakit ini juga bisa disebabkan oleh coronavirus, adenovirus, human parainfluenza virus (HPIV), dan respiratory syncytial virus atau RSV. Virus ini masuk ke tubuh melalui hidung, mulut, atau bahkan mata. Virus bahkan bisa masuk ke dalam tubuh ketika Sobat tanpa sengaja menghirup percikan liur penderita melalui bersin atau batuk. Selain itu, virus bisa masuk ketika seseorang menyentuh permukaan benda yang telah terkontaminasi percikan liur yang mengandung virus, kemudian menyentuh hidung, mulut, atau mata sendiri dengan tangan.

    Selain disebabkan oleh virus, flu juga dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor dan kondisi di bawah ini, yaitu:

    • Berada di tempat publik seperti pasar, sekolah, dan kantor
    • Sistem kekebalan tubuh yang rendah
    • Punya riwayat penyakit kronis
    • Usia anak-anak yang masih rentan penyakit
    • Sering merokok
    • Terpapar udara dingin

    Gejala Flu

    Lalu seperti apakah gejala flu?1

    • Demam
    • Batuk
    • Nyeri otot
    • Sakit kepala
    • Kelelahan
    • Bersin-bersin
    • Hidung tersumbat
    • Suara serak
    • Tenggorokan gatal
    • Mata berair
    • Berkurangnya daya penciuman dan pengecapan
    • Merasa ada tekanan pada wajah dan telinga
    • Nyeri telinga
    • Hilang nafsu makan 

    Cara Tepat Mencegah Batuk dan Pilek Datang Kembali

    Untuk bisa mencegah batuk dan pilek, Sobat Sehat bisa melakukan beberapa cara di bawah ini. Apa saja caranya? Yuk, mari simak!

    1. Cuci tangan secara teratur

    Cara pertama yang bisa Sobat lakukan untuk bisa mencegah batuk dan pilek adalah mulailah mencuci tangan secara teratur dengan memakai sabun selama 20 detik pada air yang mengalir sesuai dengan protokol kesehatan. Cucilah dengan menyentuh area wajah, yaitu mata, hidung, dan mulut. Selain itu, sebisa mungkin hindari kontak dengan penderita, dan terapkan etika yang baik dalam batuk dan bersin.

    2. Hindari merokok dan mengonsumsi alkohol2

    Cara kedua yang bisa dilakukan untuk mencegah batuk dan pilek datang lagi adalah Sobat sebaiknya mulai mengurangi atau tidak sama sekali merokok, baik aktif maupun pasif. Merokok bisa meperburuk gejala batuk dan pilek karena rokok sendiri mengandung zat kimia yang menempel di tenggorokan, sehingga terjadi batuk untuk membersihkan zat kimia tersebut. Selain merokok, mengonsumsi alkohol juga dapat meningkatkan batuk dan pilek karena kandungan dalam alkohol yang dapat menurunkan daya tahan tubuh, dan tubuh menganggap alkohol sebagai racun. Karena itu, mulailah menghindari dengan mengurangi atau tidak sama sekali mengonsumsi keduanya.

    3. Konsumsi Makanan Bergizi2

    Konsumsi makanan bergizi dan seimbang bisa mencegah batuk dan pilek. Perbanyaklah konsumsi buah dan sayur serta makanan tinggi protein. Biasakan untuk mengonsumsi karbohidrat yang beragam, alias tidak bergantung pada nasi saja sebagai makanan pokok. Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi dan banyak gula. 

    4. Berolahraga Secara Teratur3

    Olahraga secara teratur juga dianjurkan karena olahraga akan meningkatkan daya imunitas tubuh Sobat secara alami. Mulailah dengan berolahraga ringan seperti jalan kaki, jogging, lari, dan bersepeda setiap hari selama 30 menit. Karena sedang pandemi corona, jangan lupa memakai masker ya! 

    5. Cek Kesehatan Secara Rutin

    Cek kesehatan secara rutin juga perlu dilakukan sebagai salah satu cara mencegah batuk dan pilek datang kembali. Yang perlu dicek rutin adalah tekanan darah, berat badan, kolestrol total, lingkar perut, dan kadar gula darah. Sobat bisa melakukan pemeriksaan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, klinik, atau bisa juga di rumah dengan mengikuti layanan cek kesehatan di rumah dari Prosehat.

    6. Hindari Kerumunan2

    Kerumunan dan keramaian merupakan salah satu situasi yang dapat menyebabkan munculnya batuk dan pilek, sebaiknya Sobat menghindari kerumunan supaya tidak terjangkit infeksi lagi dan memutuskan rantai penularan penyakit. Usahakan untuk tetap di rumah saja, terutama di masa pandemi Corona sekarang ini. 

    7. Perbanyak Minum2 

    Batuk dan pilek biasanya menyebabkan lendir atau ingus berlebihan menumpuk di bagian belakang tenggorokan atau postnasal drip. Dengan memperbanyak minum, tubuh Sobat akan terhidrasi dengan baik dan selaput lendir akan tetap lembap. Selain itu, lendir postnasal drip akan menipis. Minuman yang disarakan adalah teh hangat yang dicampur madu. Cara ini cocok untuk Sobat yang ingin meredakan gejala batuk dan pilek dengan cepat.

    8. Mandi atau Berendam Air Hangat2

    Cara yang satu ini juga sangat sederhana, yaitu mandi atau berendam air hangat. Sebab, batuk dan pilek akan semakin terasa saat udara kering. Mandi dan berendam air hangat bisa Sobat lakukan untuk mengurangi gejala. Selain berendam air hangat, Sobat juga bisa menggunakan alternatif lain, yaitu dengan humidifier atau pelembap ruangan.

    9. Tidur yang Cukup2

    Cara terakhir supaya batuk dan pilek tidak datang kembali adalah tidur dengan cukup di waktu malam supaya dapat memberikan kesegaran dan mood yang bagus, serta bisa memberikan respons yang baik dalam beraktivitas. Karena itu, usahakan jangan bergadang agar tubuh Sobat tetap fit.

    Itulah 9 cara yang bisa Sobat lakukan supaya tidak menjadi langganan batuk dan pilek. Cara ini cukup mudah karena umumnya tidak memerlukan obat sama sekali. Namun, supaya Sobat ingin terlindungi dari virus influenza, Sobat bisa melakukan vaksinasi influenza, dan dapat memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat yang tentunya mempunyai beberapa kelebihan seperti:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat ingin mengetahui secara lengkap dan dalam mengenai batuk dan pilek silakan tonton video Youtube di bawah ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Sendari A. Penyebab Flu dan Batuk, Serta Gejalanya yang Beda dengan Pilek Biasa [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: http://liputan6.com/read/4054285/penyebab-flu-dan-batuk-serta-gejalanya-yang-beda-dengan-pilek-biasa
    2. Gak Perlu Obat, Ini 7 Cara Mudah Mengobati Batuk & Pilek dalam Semalam [Internet]. IDN Times. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: https://www.idntimes.com/health/fitness/viktor-yudha/cara-mengobati-batuk-dan-pilek-dalam-semalam-tanpa-obat/7
    3. Rutin Olahraga 30 Menit Sehari Hasilnya Lebih Maksimal [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 5 August 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2013/09/21/0959235/Rutin.Olahraga.30.Menit.Seh
    Read More
  • Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. […]

    Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Influenza, atau yang biasa dikenal dengan flu, merupakan penyakit yang sering ditemukan di masyarakat. Penyebab flu adalah infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, yaitu hidung dan tenggorokan. Setiap harinya, banyak orang yang terkena flu, namun banyak juga yang mengabaikannya dan tidak menganggap penyakit ini serius. Flu kerap dilihat sebagai salah satu penyakit yang ringan. Padahal, terkadang flu dapat menjadi penyakit yang sangat serius dan berakibat fatal, bahkan hingga menyebabkan kematian. Oleh karena itu, dianjurkan untuk melakukan vaksinasi flu untuk mencegah dan mengurangi keparahan penyakit ini.1, 2

    vaksinasi flu, vaksinasi influenza

    Apa Itu Vaksin Flu?

    Vaksin flu atau vaksin influenza adalah salah vaksin yang diberikan untuk mencegah influenza. Penyakit ini sangat mudah menyebar melalui percikan air liur, udara, dan/atau kontak langsung dengan barang atau permukaan yang terkontaminasi virus. Selain gejala penyakit saluran pernapasan seperti batuk kering dan pilek, gejala yang ditimbulkan bisa berupa sakit kepala, nyeri otot, dan lemas. Gejala batuk sebagai tanda mula penyakit ini bisa bertahan hingga dua minggu.3

    Mengapa Vaksin Ini Penting?

    World Health Organization (WHO) mencatat angka kejadian influenza berat mencapai 5 juta kasus pertahun dengan angka kematian mencapai 650.000 kasus di seluruh dunia.4 Komplikasi flu biasanya terjadi pada individu berisiko tinggi, seperti usia lanjut, wanita hamil, anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun, tenaga medis, dan penderita penyakit tertentu, seperti HIV/AIDS, penyakit jantung, dan penyakit paru kronis atau asma.1 Adapun komplikasi yang mungkin terjadi antara lain adalah peradangan paru atau pneumonia, gangguan sistem saraf pusat, serta gangguan jantung, seperti miokarditis dan serangan jantung. Selain itu, flu dapat memperparah kondisi penyakit kronis yang sudah diderita, misalnya asma, diabetes, dan gagal jantung kongestif.3

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Dengan demikian, vaksin influenza menjadi sangat penting sebagai sebuah langkah pencegahan dan pemberian kekebalan, khususnya untuk seseorang yang menderita penyakit kronis. Terlebih lagi, saat ini sedang terjadi pandemi virus corona baru (coronavirus disease-2019 atau COVID-19). Flu dan COVID-19 memang kerap menunjukkan gejala yang serupa, namun sebenarnya tidak sama dan penanganan kedua penyakit tersebut juga berbeda. Vaksinasi flu tidak melindungi seseorang dari infeksi virus corona dan Sobat Sehat yang sudah divaksinasi flu tidak lantas bebas begitu saja dari virus corona. Akan tetapi, pemberian vaksinasi flu pada masa kini tetap penting agar Sobat tetap dalam kondisi sehat dan terhindar dari influenza.5

    Adakah Komponen Kandungan Vaksin dan Apa Saja?

    Berdasarkan komponen yang dikandungnya, vaksin influenza dibagi menjadi dua jenis, yaitu vaksin trivalen dan vaksin kuadrivalen. Seperti dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention atau CDC), vaksin flu trivalen dapat melindungi diri dari tiga tipe virus influenza yang paling umum, yakni virus influenza A (H1N1), virus influenza A (H3N2), dan satu jenis virus influenza B. Sedangkan vaksin flu quadrivalen digunakan untuk melindungi tubuh dari dua virus influenza A (H1N1), influenza A (H3N2) dan dua jenis virus influenza B.3

    Seperti Apakah Jenis Vaksinnya?

    Vaksin influenza terdiri dari vaksin influenza tidak aktif (inactived influenza vaccine atau IIV) yang mengandung virus mati, vaksin influenza hidup yang dilemahkan (live attenuated influenza vaccine atau LAIV), dan vaksin influenza rekombinan (recombinant influenza vaccine atau RIV). Vaksin jenis pertama adalah adalah vaksin yang mengandung virus mati. Vaksin ini diberikan melalui suntikan di paha atau otot deltoid. Jenis vaksin yang mengandung virus yang sudah dilemahkan dan tersedia dalam bentuk vaksin semprotan hidung. Vaksin ini diberikan untuk individu berusia 2-49 tahun dengan dosis dan jadwal yang disesuaikan.3

    Ada banyak jenis vaksin yang dapat dipilih, Sobat Sehat dapat bertanya kepada dokter untuk menentukan jenis vaksin yang tepat.3

    Siapa Saja yang Berhak Mendapatkan Vaksin?

    Pada umumnya, semua orang yang berusia di atas 6 bulan direkomendasikan untuk mendapatkan vaksin influenza.3 Selain itu, vaksin influenza diberikan kepada individu berisiko tinggi, seperti:2

    • Pasien berusia di atas 65 tahun
    • Pasien dengan penyakit kronis, seperti seperti penyakit jantung, paru-paru, ginjal, penyakit metabolik, anemia berat, dan pasien dengan sistem imun lemah
    • Para pekerja medis
    • Anak usia 6 bulan hingga 5 tahun

    Siapa Saja yang Tidak Diberikan Vaksin?3

    • Bayi di bawah usia 6 bulan
    • Orang dengan penyakit atau alergi terhadap kandungan pasien yang apabila diberikan vaksin akan membahayakan
    • Orang yang sedang dalam kondisi tidak sehat dan harus menunggu sampai kondisi pulih harus berkonsultasi dulu kepada dokter

    Bagaimanakah Pemberian Vaksin yang Tepat?

    Berdasarkan rekomendasi dari Komite Penasihat Praktik Imunisasi (Advisory Committee on Immunization Practices atau ACIP), vaksin flu mulai diberikan pada individu yang berusia 6 bulan ke atas. Vaksin harus diberikan sebelum musim flu berkembang karena dibutuhkan waktu hingga 2 minggu agar antibodi dapat berkembang di dalam tubuh. Di Indonesia, umumnya musim flu muncul saat terjadinya pancaroba, yaitu pergantian dari musim kering ke musim hujan.1

    Vaksin flu juga merupakan vaksin tahunan. Artinya, vaksin harus diberikan setiap tahun ketika menjelang musim flu datang. Hal ini terjadi karena respons imun tubuh dari vaksinasi sebelumnya menurun dari waktu ke waktu, sehingga vaksin tahunan diperlukan untuk perlindungan optimal. Selain itu, virus flu memiliki kemampuan untuk berubah setiap waktu, sehingga vaksin perlu ditinjau sesuai perubahan tersebut.1

    Seperti Apakah Cara Pemberiannya?

    Vaksin diberikan dengan penyuntikan, utamanya di otot deltoid lengan kanan. Sebelum disuntik, lengan dibersihkan terlebih dahulu dengan kapas beralkohol untuk memastikan bakteri tidak masuk ke titik suntikan. Setelah dibersihkan, barulah jarum disuntikan.6

    Bagaimanakah dengan Efektivitasnya?

    Efektivitas vaksin influenza ini dapat bervariasi dari tahun ke tahun. Perlindungan yang diberikan oleh vaksin flu tergantung pada usia dan status atau riwayat kesehatan orang yang mendapatkan vaksin, serta kesesuaian atau kecocokan antara virus flu yang beredar di lingkungan dan vaksin.1

    Manfaat Apa Saja yang Didapatkan?

    Vaksin influenza memberikan beberapa manfaat, yaitu mencegah penyakit flu, mengurangi risiko rawat inap karena flu, membantu mencegah kondisi serius terkait penyakit kronis, membantu melindungi wanita selama dan setelah kehamilan, mengurangi keparahan penyakit apabila terinfeksi, serta melindungi orang-orang di sekitar.1

    Adakah Efek Sampingnya?

    Efek samping vaksinasi influenza meliputi:3

    • Rasa sakit, kemerahan, dan bengkak di area yang disuntik
    • Nyeri kepala
    • Demam
    • Mual
    • Nyeri otot
    • Lelah
    • Pingsan

    Pada penggunaan vaksinasi flu jenis semprot, dapat timbul efek samping seperti pilek, nyeri kepala, nyeri tenggorokan, dan batuk. Apabila setelah vaksinasi Sobat mengalami gejala seperti yang disebutkan, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.3

    Di Manakah Mendapatkannya?

    Untuk bisa mendapatkan vaksin influenza, Sobat bisa datang ke rumah sakit atau klinik yang menyediakan layanan vaksinasi ini. Namun, harap dicatat bahwa tidak semua fasilitas kesehatan memberikan layanan vaksin ini, sehingga Sobat harus menghubungi fasilitas kesehatan terlebih dahulu.

    Berapa Harganya?

    Harga vaksin flu cukup bervariasi tergantung tempat Sobat mendapatkannya. Di Indonesia, harga vaksin berkisar dari Rp 200.000,00 hingga Rp 500.000,00.

    Bagaimana Caranya Supaya Terhindar dari Flu?

    Apabila Sobat adalah orang yang ingin selalu sehat dan bugar tanpa terkena penyakit flu, selain divaksinasi, Sobat bisa melakukan berbagai upaya di bawah ini:7

    • Hidup bersih dan sehat, seperti makan dengan teratur, tidur teratur, dan berolahraga
    • Menjaga sistem kekebalan tubuh
    • Berhenti merokok
    • Memakai masker untuk mencegah penularan flu
    • Rajin mencuci tangan
    • Tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor

    Itulah hal-hal mengenai vaksin flu yang Sobat perlu ketahui. Sobat pun bisa memanfaatkan layanan vaksinasi flu ke rumah dari Prosehat yang mempunyai beberapa kelebihan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Nah, bagi Sobat yang memerlukan info lebih lanjut mengenai layanan vaksinasi ke rumah silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi

    1. Vaksin Influenza, Mencegah dan Mengurangi Keparahan Flu [Internet]. cnnindonesia.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20190708143012-255-410160/vaksin-influenza-mencegah-dan-mengurangi-keparahan-flu
    2. Perlukah Vaksin Influensa? [Internet]. Konimex.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.konimex.com/post/healthy-lifestyle/keluarga-sehat/perlukah-vaksin-influensa
    3. Centers for Disease Control and Prevention. Influenza (Flu) [Internet]. cdc.gov. 2020 [cited 6 August 2020]. Available from: https://www.cdc.gov/flu/about/index.html
    4. World Health Organization. WHO launches new global influenza strategy [Internet]. who.int. 2019 [cited 6 August 2020]. Available from:https://www.who.int/news-room/detail/11-03-2019-who-launches-new-global-influenza-strategy
    5. Vaksin Flu, Bisakah Tangkal Virus Corona? [Internet]. kompas.com. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/19/093350720/vaksin-flu-bisakah-tangkal-virus-corona?page=all
    6. Cara Memberikan Vaksin Flu [Internet]. wikiHow. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://id.wikihow.com/Memberikan-Vaksin-Flu
    7. 5 Cara Mencegah Serangan Flu [Internet]. 2020 [cited 29 July 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20191104133204-255-445427/5-cara-mencegah-serangan-flu
    Read More
  • Menyusui dan kanker payudara apakah saling berkaitan? Bagaimana hubungannya? Berikut kami berikan ulasan singkat mengenai hubungan antara menyusui dengan kanker payudara. Kanker payudara menjadi perhatian khusus bagi seorang wanita. Tentu semua wanita tidak ingin menderita penyakit yang mengerikan ini. Risiko seorang wanita terkena payudara ternyata akan lebih tinggi apabila tidak mendapatkan air susu ibu. Di […]

    Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara

    Menyusui dan kanker payudara apakah saling berkaitan? Bagaimana hubungannya? Berikut kami berikan ulasan singkat mengenai hubungan antara menyusui dengan kanker payudara. Kanker payudara menjadi perhatian khusus bagi seorang wanita. Tentu semua wanita tidak ingin menderita penyakit yang mengerikan ini. Risiko seorang wanita terkena payudara ternyata akan lebih tinggi apabila tidak mendapatkan air susu ibu. Di sinilah kaitannya menyusui dengan kanker payudara.

    bunda menyusui, kanker payudara

     

    Produk Terkait: Vaksinasi HPV Lengkap

    Menurut studi dari Nurse’s Health yang berlangsung sekisar tahun 1997 s.d 2005 lalu, wanita yang keluarga dekatnya menderita kanker payudara (ibu atau saudara perempuan) apabila menyusui, risikonya akan berkurang hingga lebih dari 50%. Jadi, menyusui selain mencegah sang bayi mengalami kanker payudara, juga bermanfaat pada si ibu yang menyusui untuk menurunkan resiko terkenanya kanker payudara.

    Menurut peneliti, bila seorang wanita tidak menyusui, jaringan pada payudaranya akan kembali seperti sebelum hamil. Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada payudara. Peradangan ini sangatlah progresif dan erat kaitannya dengan kanker payudara., erat kaitannya dengan kanker payudara.

    Baca Juga: Cara Pemeriksaan Dini Kanker Payudara

    Selain menurunkan risiko kanker payudara, wanita yang menyusui bayinya lebih dari 12 bulan juga dapat mengurangi resiko lainnya seperti penyakit jantung sebesar 10%. Untuk itu, selain bermanfaat bagi sang bayi, menyusui juga memiliki banyak manfaat pada ibunya.

    Pada dasarnya, kanker payudara dapat terjadi karena mutasi gen yang abnormal. Seseorang dapat terkena kanker tersebut karena adanya beberapa faktor-faktor yang memicu mutasi gen. Faktor-faktor tersebut antara lain, genetik, pola hidup, kurangnya olahraga, riwayat keluarga, dan faktor tidak menyusui.

    Namun, apakah boleh apabila penderita kanker payudara menyusui buah hatinya? Sebenarnya hal ini boleh saja dilakukan, namun diperlukan pertimbangan-pertimbangan besar dan konsultasikan ke dokter spesialis.

    Baca Juga: 10 Mitos dan Fakta Kanker Payudara

    Apabila ibu menyusui mengkonsumsi obat-obatan, perlu berkonsultasi dahulu kepada dokter sebelum memberikan ASI kepada sang bayi. Hal ini karena beberapa obat yang dikonsumsi ibu bisa dikeluarkan juga bersama dengan ASI. Sebab, obat-obatan yang dikonsumsi akan mengalir dalam darah yang kemudian bisa saja terlarut dalam ASI. Sehingga ASI yang di berikan kepada bayinya juga akan memberikan efek obat.

    Lain halnya apabila pemberi ASI hanya melakukan terapi radiasi. Terapi radiasi seperti lumpektomi bersifat tidak ekstensif, sehingga tidak begitu berpengaruh terhadap kemampuan untuk menyusui.

    Demikian artikel mengenai “Hubungan Antara Menyusui dan Kanker Payudara“. Memberikan ASI kepada bayi memberikan banyak manfaat, salah satunya yaitu mengurangi risiko kanker payudara. Mari memberikan ASI ekslusif pada anak-anak kita untuk mendapatkan manfaatnya. Nantikan artikel lain kami untuk mendapatkan informasi kesehatan tubuh yang bermanfaat lainnya.

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai pemberian ASI yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Diulas oleh: dr. Anindi Putri Harjanti

     

     

     

    Read More
  • Mitos! Menyusui menyebabkan osteoporosis itu salah, dan cuma mitos! Faktanya tubuh wanita memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyusui buah hatinya lho. Saat ibu hamil dan menyusui, 3 sampai 5 persen massa tulang Ibu akan diserap untuk kebutuhan buah hati. Tapi, tidak perlu takut, nantinya kepadatan tulang Ibu akan kembali seperti semula. Produksi estrogen yang Ibu […]

    Benarkah Menyusui Menyebabkan Osteoporosis?

    Mitos! Menyusui menyebabkan osteoporosis itu salah, dan cuma mitos! Faktanya tubuh wanita memang sudah dirancang sedemikian rupa untuk menyusui buah hatinya lho. Saat ibu hamil dan menyusui, 3 sampai 5 persen massa tulang Ibu akan diserap untuk kebutuhan buah hati. Tapi, tidak perlu takut, nantinya kepadatan tulang Ibu akan kembali seperti semula. Produksi estrogen yang Ibu hasilkan akan melindungi kepadatan tulang Ibu. Justru ibu yang tidak menyusui memiliki risiko osteoporosis hingga 4 kali lipat, lho.

    Apa yang perlu diperhatikan ibu menyusui?

    Yang penting untuk Ibu pehatikan selama masa hamil dan menyusui adalah mencukupi kebutuhan kalsium. Ibu hamil dan menyusui direkomendasikan untuk mendapatkan asupan kalsium sekitar 1000 milligram setiap harinya. Ibu bisa memenuhi asupan kalsium dengan mengonsumsi sayur-sayuran hijau seperti brokoli dan bayam, juga kacang-kacangan, ikan (tentunya), tahu, susu, maupun keju yang adalah sumber kalsium terbaik. Selain itu, Ibu juga bisa mendapatkan tambahan kalsium dari suplemen yang diresepkan atau dianjurkan oleh dokter.

    Selain itu, Ibu juga bisa menjalankan gaya hidup sehat dengan istirahat yang cukup, terhindar dari asap rokok, dan melakukan olahraga ringan seperti berjalan, yoga, senam, pilates, dan masih banyak lagi. Nah, Ibu jangan lagi takut untuk menyusui karena menyusui tidak menyebabkan osteoporosis dan ASI adalah yang terbaik untuk bayi Ibu. Jadi sekali lagi ditekankan bahwa mitos menyusui menyebabkan osteoporosis adalah tidak benar!

    Jadi, menyusui itu penting, dan ternyata tidak menyebabkan osteoporosis. Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap nutrisi menyusui yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ASI, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Read More
  • Menyusui bayi adalah tugas ibu sebagai fitrah seorang ibu. Namun, tahukah Sobat  bila ayah memiliki peran tersendiri pada ibu menyusui? Penelitian menunjukkan bahwa ternyata sang ayah memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan proses menyusui si ibu.  Bagaimana ayah dapat menunjang proses menyusui sehingga dapat berlangsung dengan baik? Yuk, mari kita pahami lebih lanjut. Pentingnya […]

    Pentingnya Peranan Ayah pada Ibu Menyusui

    Menyusui bayi adalah tugas ibu sebagai fitrah seorang ibu. Namun, tahukah Sobat  bila ayah memiliki peran tersendiri pada ibu menyusui? Penelitian menunjukkan bahwa ternyata sang ayah memiliki peranan yang sangat penting dalam keberhasilan proses menyusui si ibu.  Bagaimana ayah dapat menunjang proses menyusui sehingga dapat berlangsung dengan baik? Yuk, mari kita pahami lebih lanjut.

    Pentingnya menyusui

    Menyusui adalah hal yang sangat penting untuk kesehatan bayi maupun kesehatan Ibu. Badan organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) menganjurkan pemberian Air Susu Ibu (ASI)  diberikan secara eksklusif minimal 6 bulan pertama kehidupan bayi atau yang disebut sebagai ASI eksklusif. ASI mengandung banyak sekali manfaat untuk bayi, mulai dari kandungan nutrisi yang lengkap, kandungan antibodi dan sel-sel imun yang diperlukan untuk menunjang daya tahan tubuh bayi yang masih belum sempurna, serta segudang nutrisi penting lainnya. ASI penting untuk membantu bayi  tumbuh dan berkembang secara optimal. Perlu diingat, semua manfaat ASI ini tidak dapat digantikan dengan susu lain semahal apapun.

    Meski demikian, pada kenyataannya masih banyak bayi yang tidak mendapatkan ASI secara optimal. Menyusui secara terus-menerus dan konsisten dipengaruhi oleh banyak sekali faktor berupa faktor sosial, psikologis, emosional, dan lingkungan. Agar Ibu dapat konsisten untuk menyusui diperlukan dedikasi dan komitmen. Namun, kita juga tidak boleh lupa, seringkali Ibu menghadapi banyak rintangan dalam memberikan ASI kepada bayinya, mulai dari urusan dalam rumah tangga yang sangat banyak, pekerjaan yang tidak dapat ditinggalkan, masalah di dalam keluarga, persoalan adat istiadat, hingga kondisi psikologis ibu, dan berbagai macam masalah lainnya. Semua hal tersebut dapat memengaruhi Ibu untuk menyusui baik secara langsung ataupun tidak langsung.

    Lalu, Bagaimana Peranan Ayah dalam Menyusui?

    Nah, ternyata Ibu sangat membutuhkan dukungan (support) Ayah agar dapat melalui setiap tantangan  dalam menyusui bayinya. Jika bertanya pada Ibu, dukungan siapakah yang paling penting? Ayah adalah nama  yang pertama kali muncul, bukan petugas kesehatan, bukan anggota keluarga lain, bukan teman-teman. Jadi, Ayah harus turut ikut berperan aktif ya!

    Ayah  adalah kepala  keluarga yang berperan penting sebagai penentu sang Ibu ketika ingin menyusui bayinya kelak atau tidak, dan hal ini biasanya sudah mulai didiskusikan dan ditentukan sejak Ibu masih mengandung. Ayah yang bersikap positif dan mendukung Ibu dalam menyusui tentu akan meningkatkan semangat Ibu untuk menyusui dan keberhasilan menyusui di kemudian hari. Namun, kalau sang Ayah sudah bersikap negatif  dan kurang/tidak mendukung Ibu untuk menyusui sejak awal, maka hal tersebut akan mempengaruhi psikologis Ibu secara tidak langsung dan semangat untuk menyusui bayinya nanti.

    Bukan hanya ibu yang harus mengetahui bahwa menyusui itu penting untuk bayinya, ayah pun harus memiliki pengetahuan, pandangan dan pengertian yang sama. Dengan demikian, Ayah dapat memberikan dukungan lebih baik bagi ibu. Apa saja bentuk dukungan yang dapat si ayah berikan? Dukungan yang dapat diberikan sangatlah bervariasi, seperti ikut membantu mengurusi urusan rumah tangga dan pekerjaan ibu, memberi dukungan emosional dan turut aktif memberi saran bagi ibu, mendampingi Ibu dan memberi rasa nyaman dalam menyusui bayinya terutama pada saat pertama kali menyusui, ikut membantu mengurus si kecil seperti memandikan atau mengganti popok, hingga memberi dukungan penuh dalam keuangan keluarga, dan berbagai bentuk dukungan lain yang dapat diberikan.

    Semakin kuat dan besar dukungan ayah bagi ibu, maka ibu dapat menyusui semakin optimal, durasi menyusui pun lebih lama, konsisten serta kontinu. Penelitian pun menunjukkan, dukungan ayah yang baik tidak hanya memiliki pengaruh positif  pada ibu, sang bayi pun ternyata akan lebih sehat, pertumbuhan dan perkembangannya akan lebih baik dan optimal.

    Kesimpulan

    Wah, peranan ayah ternyata sangat diperlukan  untuk mendukung sang Ibu. Ternyata ayah tidak boleh hanya diam saja dan bersikap pasif, atau bahkan tidak mendukung. Oleh karena itu, setelah membaca tulisan ini, setiap ayah diharapkan dapat mengetahui betapa pentingnya menyusui dan dapat ikut turut serta berperan aktif mendukung sang ibu secara penuh dalam menyusui bayinya.

    Itulah mengenai pentingnya peranan ayah pada ibu menyusui.  Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai nutrisi menyusui dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan yang berkaitan dengan ibu menyusui, silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

     

     

    Referensi

    1. Datta, J., Graham, B., &Wellings, K. The role of fathers in breastfeeding: decision-making and support. British Journal of Midwifery. 2012;20(3);159–67.
    2. Tohotoa, J., Maycock, B., Hauck, Y. L., Howat, P., Burns, S., &Binns, C. W. Dads make a difference: an exploratory study of paternal support for breastfeeding in Perth, Western Australia. International Breastfeeding Journal. 2009;4;1–9.
    3. Brown A. Father’s experience of supporting breastfeeding: challenges for breastfeeding promotion and education. Maternal Child and Nutrition. 2014; 10: 510-526.
    4. Abu-Abbas MW, Kasssab M, Shelash K. Fathers and breastfeeding process: determining their role and attitudes.2016; 12 (18)
    5. Rempel, L. A., &Rempel, J. K. The breastfeeding team: The role of involved fathers in the breastfeeding family. Journal of Human Lactation. 2011;27(2);115–21.
    6. Mithani, Y., Premani, Z. S.,Kurji, Z., & Rashid, S. Exploring Fathers’ Role in Breastfeeding Practices in the Urban and Semiurban Settings of Karachi, Pakistan. The Journal of Perinatal Education. 2015;24(4);249–60.
    Read More
  • Ibu masih menyusui ASI, dan akan terbang perdana dengan si buah hati? Lengkapi 8 checklist untuk Sobat yang masih menyusui bayi dengan ASI ketika naik pesawat sebagai petunjuk sebelum terbang dengan si buah hati. Penting juga untuk mengetahui prosedur yang diterapkan setiap maskapai penerbangan terkait dengan peraturan membawa bayi naik pesawat. Berikut 8 checklist wajib […]

    8 Checklist Ibu Menyusui dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    Ibu masih menyusui ASI, dan akan terbang perdana dengan si buah hati? Lengkapi 8 checklist untuk Sobat yang masih menyusui bayi dengan ASI ketika naik pesawat sebagai petunjuk sebelum terbang dengan si buah hati. Penting juga untuk mengetahui prosedur yang diterapkan setiap maskapai penerbangan terkait dengan peraturan membawa bayi naik pesawat. Berikut 8 checklist wajib yang harus diperhatikan:

    Checklist Ibu Menyusui dengan Bayinya Saat Naik Pesawat

    1.Double-check jadwal penerbangan: pastikan Sobat mengetahui jadwal keberangkatan dan waktu kedatangan tidak berubah. Jika ada perubahan jadwal, bayi akan terlunta-lunta di bandara. Walaupun akhirnya harus menunggu pesawat yang delay, jangan lupa menggunakan pakaian santai yang memungkinkan Ibu menyusui bayi dengan mudah di nursing room.

    2. Pastikan beberapa hal ini saat booking tiket: Pastikan waktu terbang, kursi tambahan, seat, dan pesan tempat duduk di depan (bulkhead seat) sudah Anda perhitungkan sebelumnya. Bulkhead seat memiliki ruang lebih untuk kaki Anda dan letaknya lebih jauh dari mesin pesawat yang bising. Bayi Anda dapat tidur dengan nyaman selama dalam perjalanan. Anda juga dapat menyusui dengan lebih mudah dan aman tanpa harus malu.

    3. Pastikan maskapai penerbangan membolehkan bayi terbang: ketentuan setiap maskapai berbeda-beda. Jadi pastikan maskapai penerbangan Anda membolehkan si kecil terbang. Beberapa maskapai mengizinkan bayi minimum usia 2 hari, dan ada pula yang minimum usia 14 hari aman untuk melakukan perjalanan di udara. Maskapai penerbangan juga akan meminta surat keterangan medis dari dokter yang menyatakan bahwa bayi Sobat cukup sehat untuk terbang. Sementara usia terbaik bayi untuk naik pesawat adalah minimal 3 bulan karena daya tahan tubuhnya sudah lebih kuat dalam menghadapi perubahan suhu udara.

    4. Perhatikan kondisi kesehatan bayi: Sebaiknya 2 minggu sebelum perjalanan, perhatikan kondisi buah hati Anda. Apabila dalam rentang waktu 2 minggu ia mengidap flu atau batuk, konsultasikan ke dokter Anda mengenai hal tersebut. Jangan lalai dalam point ini karena jika bayi Anda flu berat, gendang telinganya bisa pecah ketika di udara akibat perbedaan tekanan udara yang ia alami!

    Baca juga: 7 Tips Bantu Balita Tetap Tenang Saat Terbang

    5. Cek kelengkapan dokumen bayi: Banyak maskapai menerapkan peraturan bahwa bayi harus duduk di pangkuan penumpang dewasa. Setiap 1 penumpang dewasa hanya dibolehkan membawa 1 bayi. Walaupun tidak memiliki tempat duduk sendiri, bayi tetap membutuhkan tiket, bukti usia seperti akte lahir, dan tentunya paspor ketika terbang ke luar negeri. Pastikan dokumen miliknya sudah lengkap.

    6. Jangan lupa perlengkapan dan kebutuhan bayi: double checklist perlengkapan dan kebutuhan si buah hati ini yang harus berada di dalam kabin bersama Anda. Pastikan tas yang membawa kebutuhan ini tidak terlalu besar.

    • Susu formula hangat 2-3 botol untuk dikonsumsi selama terbang
    • Makanan bayi (biskuit atau cereal)
    • Gelas dengan sippy cup untuk membantu bayi Anda makan
    • Stok popok
    • Pakaian ganti untuk Anda dan bayi Anda
    • Tisu basah
    • Selimut hangat
    • Pakaian hangat
    • P3k anak atau first-aid kit
    • Mainan kesukaannya
    • Bib
    • Toiletries

    klik di sini beli p3k keluarga

    Beli di sini: Paket P3K Liburan Keluarga

    7. Perhatikan waktu tidur Ibu dan bayi: pertimbangkan estimasi perjalanan yang kemungkinan akan menghabiskan jam tidur siangnya selama di dalam pesawat. Dengan begitu bayi Sobat tidak akan gelisah dan rewel. Ibu juga perlu beristirahat. Jadi pastikan Sobat tidak terbang hanya berdua dengan bayi Anda. Setidaknya suami harus menemani untuk gantian menggendong bayi Anda.

    8. Berikan ASI dan sumbat telinganya pada saat take off dan landing: Beberapa menit sebelum takeoff dan landing, pastikan si kecil diberikan ASI agar perhatiannya teralihkan, jika Anda tidak dapat membuatnya terlelap secara alami. Sumbat telinganya dengan kapas untuk mengurangi tekanan udara pada saat di ketinggian.

    Dengan 8 checklist untuk Ibu yang masih menyusui di atas semoga liburan bersama bayi dengan pesawat terbang lebih terjamin dalam hal kenyamanan dan keselamatan bayi Anda. 

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai pemberian ASI yang tepat dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan tentang ASI, silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Have a nice vacation!

    klik di sini ebook p3k keluarga

    Free Download E-book P3K Keluarga: Tips dan Checklist Jaga Daya Tahan Tubuh Saat Liburan

    Referensi:

    Read More
  • Menyusui merupakan hal yang menyenangkan bagi seorang ibu. Menyusui juga mempengaruhi tumbuh kembang pada bayi. ASI mengandung banyak sekali manfaat untuk seorang anak. Sehingga, ibu juga membutuhkan banyak asupan nutrisi dan gizi yang baik untuk tubuh hingga kurang lebih 500 kalori. Saat menyusui hindari menurunkan berat badan karena kurangnya asupan nutrisi dan gizi akan berdampak […]

    Cepat Lapar Karena Menyusui Bayi? Seringlah Asup 3 Makanan Ini

    Menyusui merupakan hal yang menyenangkan bagi seorang ibu. Menyusui juga mempengaruhi tumbuh kembang pada bayi. ASI mengandung banyak sekali manfaat untuk seorang anak. Sehingga, ibu juga membutuhkan banyak asupan nutrisi dan gizi yang baik untuk tubuh hingga kurang lebih 500 kalori. Saat menyusui hindari menurunkan berat badan karena kurangnya asupan nutrisi dan gizi akan berdampak pada anak anda. Anak Sobat membutuhkan nutrisi untuk perkembangan otak dan tubuhnya.

    Jenis makanan apa saja yang wajib dikonsumsi? Makanan untuk Ibu menyusui sangat berbeda dari kebanyakan orang. Ibu menyusui sangat membutuhkan banyak nutrisi dalam makanan yang ia makan.

    Makanan Apa Saja yang Harus Dikonsumsi oleh Ibu Menyusui?

    1. Air Putih

    Ibu menyusui harus tercukupi kebutuhan cairan tubuhnya. Sobat direkomendasikan untuk selalu minum air putih secara teratur. Meski anda tidak haus, Sobat wajib minum air putih dahulu. Memang, minum air putih tidak berpengaruh pada ASI untu bayi, tapi perlu anda ketahui bahwa mencukupi cairan yang masuk ke tubuh sangat penting apalagi bagi anda yang menyusui karena pada saat and meyusui akan melepaskan atau mengeuarkan hormon oksitosin yang membuat anda merasa haus.

    2. Makanan Mengandung Vitamin dan Mineral

    Ibu menyusui harus memenuhi asupan gizi, vitamin dan mineral yang lebih dari biasanya. Sehingga, untuk mencukupi kebutuhan bayi dan ibu tentunya, maka Sobat harus menyeimbangkan makanan yang sehat serta alami. Biasanya, sumber energi pada makanan yang mengandung bahan alami bertahan sangat lama dari pada makanan lainnya yang berbau sintesis. Sobat juga disarankan untuk minum vitamin prenatal yang berguna bagi bayi.

    3. Makanan Mengandung Kalori Tinggi

    Sobat sangat disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi. Pada umumnya ibu menyusui butuh 500 kalori lebih dari pada wanita yang tidak menyusui. Jika Sobat merasa lapar tetap makan, tetapi juga perlu diperhitungkan makanan yang harus dikonsumsi. Tidak semua ibu menyusui membutukan kalori yang sama, semua itu karena faktor kondisi dan berbagai macam yang dilakukan ibu tersebut. Bahkan tidak menutup kemungkinan banyaknya aktivitas dan metabolisme tubuh juga dapat berpengaruh terhadap kalori tersebut

    Makanan Apa Saja Yang Baik Untuk Ibu Menyusui?

    Makanan yang baik untuk ibu menyusui tentunya makanan yang mengandung banyak gizi, nutrisi, vitamin dan mineral. Makanan sehat yang anda makan, tentu saja mengandung banyak nutrisi, tapi makanan yang mengandung paling banyak nutrisi adalah

    • Beras Merah/Gandum

    Beras dan gandum mengandung banyak karbohidrat yang baik untuk tubuh dan harus dipenuhi. Anda juga harus memakan makanan yang mengandung karbohidrat seperti nasi dan roti. Sobat harus tahu, gandum utuh mempunyai beberaapa manfaat yang baik bagi bayi dan ibu menyusui karena mengandung asam folat.

    • Telur dan Ikan

    Telur dan ikan sama-sama mengandung protein yang tinggi. Anda harus mencukupi kebutuhan protein dengan mengonsumsi telur, daging dan ikan karena telur mengandung vitamin D untuk proses pembentukan tulang bayi. Anda disarankan untuk memilih telur yang mengandung DHA, karena dalam kandungan tersebut terdapat asam lemak esensial yang tinggi. DHA juga sangat baik untuk perkembangan syaraf pada bayi.

    • Sayuran dan Buah

    Buah dan sayur juga mempunyai peran penting dalam perkembangan anak dan ibu menyusui karena sayuran dan buah mengandung mikronutrisi. Sayuran dan buah juga meengandung vitamin A, vitamin C, zat besi, Kalsium dan Antioksidan. Beberapa buah juga kaya akan vitamin, mineral dan energi. Konsumsilah buah dan sayur yang mengandung serat, karena bisa memperlancar pencernaan buat anda. Konsumsilah sayuran hijau dan buah yang tidak mengandung pestisida mulai dari sekarang.

    • Susu Rendah Lemak

    Susu memang mempunyai peran penting untuk ibu menyusui. Susu mengandung vit D, vitamin B, dan protein yang baik untuk tubuh dan pertunbuhan pada bayi. Susu yang disarankan adalah produk susu yang rendah lemak seperti yogurt, keju, susu atau produk lainnya karena memiliki salah satu sumber kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang anak.

    • Wortel

    Wortel juga sangat baik untuk perkembangan anak karena wortel mengandung vitamin A. Anda juga bisa mengonsumsinya.

    • Kacang-Kacangan

    Kacang- kacangan juga kaya akan zat besi yang baik untuk tulang.

    Pantangan Makanan untuk Ibu Menyusui

    Pantangan untuk ibu menyusui makan makanan/ minuman yang tidak baik untuk kesehatan si kecil dan tumbuh kembang si kecil. Lalu makanan/ minuman apa saja yang tidak diperbolehkan unttuk ibu hamil?
    • Minuman yang mengandung alkohol sangat tidk baik untuk ibu menyusui dan untuk perkembangan anak
    • Minuman yang mengandung kafein juga tidak direkomendasikan untuk ibu menyusui, karena akan berpengaruh pada bayi
    • Ikan yang mengandung merkuri. Ikan yang mengandung merkuri biasanya adalah ikan yang hidup di laut.

    Mulai dari sekarang makanlah, makanan yang sehat untuk tubuh dan perkembangan bayi anda karena semua itu sangat berpengaruh pada perkembangan otak dan tubuhnya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Sobat Sehat.

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap makanan yang tepat untuk menyusui supaya tidak cepat laiar  dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan untuk mengenai hal tersebut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Read More
  • Memberikan ASI secara ekslusif adalah salah satu hal penting yang tidak boleh dilupakan karena ASI akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak. ASI adalah asupan paling steril untuk bayi khususnya bagi yang masih berusia beberapa bulan saja, dan juga berfungsi untuk meningkatkan daya tahan anak sehingga kebal terhadap berbagai jenis penyakit. Salah satu manfaat utama ASI […]

    10 Makanan Ibu Menyusui Supaya Bayi Cerdas dan Sehat

    Memberikan ASI secara ekslusif adalah salah satu hal penting yang tidak boleh dilupakan karena ASI akan mendorong pertumbuhan dan perkembangan anak. ASI adalah asupan paling steril untuk bayi khususnya bagi yang masih berusia beberapa bulan saja, dan juga berfungsi untuk meningkatkan daya tahan anak sehingga kebal terhadap berbagai jenis penyakit. Salah satu manfaat utama ASI yang tidak boleh kita lupakan adalah untuk mempererat hubungan bayi dan ibunya, dan pastinya hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kondisi psikologis bayi.

    makanan wanita setelah melahirkan

    Menurut beberapa ahli, ASI sebaiknya diberikan hingga bayi berusia 2 tahun dan kita mulai bisa memberikan makanan pendamping sejak bayi berusia 6 bulan. Tentu saja makananan yang diberikan harus makanan yang halus dan mudah diolah sehingga tidak mengganggu sistem pencernaan bayi. Ibu tentu saja harus menjaga pola makannya selama menyusui karena asupan makanan ibu juga akan berpengaruh terhadap kesehatan anak. Selain mengonsumsi berbagai makanan sehat, terdapat beberapa jenis makanan yang dapat memicu kecerdasan anak lho! Wah yang benar nih? Daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut ini!

    Makanan Ibu Menyusui Supaya Bayi Cerdas dan Sehat

    1. Telur

    Bukan rahasia lagi pastinya jika telur adalah salah satu jenis makanan menyehatkan dan memiliki banyak manfaat untuk bayi. Tingginya kandungan kolin pada telur berfungsi untuk meningkatkan daya ingat bayi alias dapat membuat mereka memiliki daya memori yang lebih baik daripada anak seusianya. Selain itu, tingginya kandungan DHA pada telur berperan membantu proses perkembangan saraf pada bayi terutama pada saraf otak yang berarti meningkatkan kecerdasan otak anak. Sebagian orang juga percaya jika ibu sudah rutin mengonsumsi telur sejak hamil, mereka akan memiliki anak yang cerdas nantinya.

    2. Ikan

    Ikan adalah jenis makanan berikutnya yang disarankan untuk dikonsumsi selama ibu menyusui. Tingginya kandungan DHA pada ikan sangatlah efektif untuk meningkatkan kecerdasan bayi. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan asam folat, mineral, lemak, serta protein juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi sehari-hari. Beberapa jenis ikan dan makanan laut yang aman untuk dikonsumsi selama kita menyusui adalah salmon, tuna, udang, kerang, dan lain-lain.

    3. Kacang-kacangan

    Berbagai jenis kacang-kacangan juga efektif untuk meningkatkan kecerdasan anak bahkan membuat mereka semakin mudah untuk berkonsentrasi saat beraktivitas. Rahasia ini ada pada kandungan kacang-kacangan yang tinggi akan zat besi, di mana ketika anak kekurangan zat besi akan berdampak pada sistem neutransmiter bayi. Ketika fungsi ini terganggu maka akan menyebabkan anak sulit untuk berkonsentrasi bahkan daya ingat mereka juga tidak terlalu bagus.

    4. Daging sapi

    Daging merupakan jenis makanan yang kaya akan kandungan zat besi dan protein yang pastinya juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu sehari-hari. Tercukupinya kebutuhan nutrisi ibu juga berarti memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi anak dan kedua hal inilah yang mendukung pertumbuhan tubuh dan perkembangan kecerdasan bayi.

    5. Alpukat

    Alpukat adalah salah satu jenis buah yang disarankan untuk dikonsumsi ibu semenjak menyusui karena berbagai manfaat yang bisa didapatkan. Tingginya kandungan omega-3 pada alpukat berfungsi untuk meningkatkan kecerdasan bayi. Bukan hanya itu saja, alpukat juga mampu meningkatkan kualitas ASI untuk menjaga kesehatan kulit bayi dan meminimalisir terjadinya peradangan sewaktu-waktu.

    6. Produk olahan susu

    Bukan hanya bayi yang membutuhkan susu, tapi ibu juga perlu asupan susu yang pastinya memiliki pengaruh positif terhadap kondisi bayi. Tingginya kalium pada usus akan mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak bayi, dan pastinya juga mendukung perkembangan tulang anak. berbagai produk olahan susu yang dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui adalah keju, yogurt, dan susu.

    7. Blueberi

    Blueberi adalah jenis buah berikutnya yang aman dan dianjurkan untuk dikonsumsi ibu menyusui. Tingginya kandungan flavonoid pada blueberri berfungsi untuk meningkatkan daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan berpikir bayi secara keseluruhan. Selain itu, mengonsumsi blueberry secara rutin juga menurunkan risiko anak mengalami gangguan mental di kemudian hari. Kita bisa mengonsumsi blueberi sebagai buah atau mencampurkannya dengan oatmeal untuk mengoptimalkan manfaat yang kita dapatkan.

    8. Pepaya

    Pepaya adalah buah yang tidak boleh kita lupakan dan sebaiknya rutin kita konsumsi sejak melahirkan. Pepaya adalah buah yang kaya akan kandungan vitamin A serta serat dan hal ini berfungsi untuk menjaga sistem pencernaan ibu dan bayi dan pastinya menjaga mata tetap sehat. Bukan hanya itu saja, mengonsumsi pepaya dapat mendukung perkembangan otak bayi serta menangkal radikal bebas.

    9. Roti gandum

    Roti gandum adalah jenis makanan berikutnya yang bisa membuat bayi cerdas dan kita bisa mengonsumsi roti gandum sebagai pengganti nasi. Tingginya kandungan asam folat pada roti gandum inilah yang berfungsi untuk meningkatkan kecerdasam bayi. Selain roti gandum, kita juga bisa mengonsumsi berbagai jenis makanan lainnya yang tinggi akan kandungan asam folat seperti asparagus, kacang merah, brokoli, sereal, ataupun berbagai sayuran hijau.

    10. Buah zaitun

    Jenis makanan terakhir yang bisa kita konsumsi untuk membuat bayi semakin cerdas adalah buah zaitun. Mengonsumsi buah zaitun secara rutin akan mengurangi risiko kerusakan otak kering pada anak dan kandungan lemak tak jenuh yang tinggi di dalamnya akan meningkatkan asupan oksigen ke otak anak.

    Nah, itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya kita konsumsi selama menyusui agar perkembangan otak anak tidak mengalami hambatan dan pastinya membuat anak semakin cerdas ketika mereka tumbuh dewasa. Makanan tersebut terdengar lezat dan mudah untuk didapatkan bukan? Jadi, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat dari sebelumnya dan memiliki anak cerdas?

    Apabila Sobat ingin mengetahui lebih dalam dan lengkap mengenai nutrisi tepat untuk ibu menyusui setelah melahirkan dan memerlukan informasi kesehatan lainnya maupun membutuhkan produk-produk kesehatan untuk hal tersebut, silakan hubungi asisten kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

     

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja