Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 51–60 of 1086 results

  • Ditulis oleh : dr. Erika Gracia Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sistem kekebalan tubuh merupakan sekumpulan sel, jaringan, dan organ yang bekerja untuk melawan infeksi maupun penyakit lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh mengenali zat tertentu yang dinilai berbahaya atau asing bagi tubuh, yang dikenal juga sebagai antigen. Saat tubuh […]

    Rekomendasi Suplemen Selama Pandemi Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Erika Gracia

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Sistem kekebalan tubuh merupakan sekumpulan sel, jaringan, dan organ yang bekerja untuk melawan infeksi maupun penyakit lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh mengenali zat tertentu yang dinilai berbahaya atau asing bagi tubuh, yang dikenal juga sebagai antigen. Saat tubuh mengenali adanya antigen yang masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh akan melawannya dengan mengeluarkan antibodi untuk melawan, melumpuhkan, dan mematikan antigen tersebut. Sahabat Sehat perlu menjaga sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyakit di kemudian hari.

    Pola hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi, tidur yang cukup dan melakukan olahraga secara rutin dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, berdasarkan sejumlah penelitian diketahui bahwa penggunaan suplemen yang mengandung vitamin dan mineral dapat membantu meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh.1,2  Nah Sahabat Sehat, apa saja suplemen yang perlu dikonsumsi selama masa pandemi Covid-19 ? Mari simak penjelasan berikut.

    Rekomendasi Suplemen Selama Pandemi Covid-19

    Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa jenis suplemen yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh selama dirumah : 1,2 

    Vitamin C

    Vitamin C merupakan suplemen yang dikenal dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C menguatkan kerja sel tubuh serta membantu regulasi sel yang sudah lama. Vitamin C berperan sebagai zat antioksidan yang dapat menjaga tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas. 

    Menurut sebuah penelitian, konsumsi Vitamin C 1-2 gram per hari dapat mengurangi durasi dan keparahan penyakit infeksi saluran napas bagian atas pada 8% orang dewasa dan 14% anak-anak. Rekomendasi dosis harian Vitamin C pada pria dan wanita dewasa adalah 90 mg dan 75 mg.3,4

    Vitamin D

    Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak, serta turut berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Vitamin D dapat meningkatkan kerja monosit dan makrofag yaitu sel darah putih yang memberikan pertahanan dari penyakit. Banyak orang tanpa disadari mengalami kekurangan Vitamin D, padahal kekurangan Vitamin D dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit infeksi saluran napas bagian atas. Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi Vitamin D sebesar 1.000-4.000 IU per hari. 

    Menurut penelitian, Vitamin D turut berperan dalam proses penyembuhan dan mengurangi kejadian peradangan pada sistem pernafasan. Sahabat sehat dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis Vitamin D yang dikonsumsi agar tidak melebihi batas aman konsumsi harian.5–7 

    Zinc

    Zinc merupakan mineral yang turut berperan dalam produksi dan komunikasi antar sel kekebalan tubuh. Kekurangan Zinc dapat meningkatkan risiko infeksi dan penyakit pneumonia. Menurut sebuah penelitian,16% penyakit saluran pernafasan berkaitan dengan kekurangan Zinc dalam tubuh. 

    Konsumsi Zinc dapat menurunkan durasi penyakit infeksi saluran pernafasan. Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi Zinc dengan dosis tidak melebihi 40 mg per hari pada orang dewasa dan 4 mg pada bayi dibawah 6 bulan.8

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai rekomendasi suplemen yang dapat dikonsumsi selama masa pandemi Covid-19. Namun perlu diingat bahwa suplemen tidak dapat menggantikan obat-obatan maupun prosedur medis lain untuk mengatasi maupun mencegah suatu penyakit. 

    Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Medline Plus. Immune System and Disorders [Internet]. USA : National Library of Medicine. 2021; [cited 2021 June 24]. Available from: https://medlineplus.gov/immunesystemanddisorders.html 
    2. Kubala J. Can Supplements Fight Coronavirus (COVID-19)? 15 Immune Boosters [Internet]. USA : Healthline. 2021 [updated 2021 April 19; cited 2021 June 24]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/immune-boosting-supplements 
    3. Carr A, Maggini S. Vitamin C and Immune Function. Nutrients. 2017 Nov; 9(11): 1211.
    4. National Institutes for Health and Care Excellence. Vitamin C [Internet]. USA : National Institutes for Health and Care Excellence; [cited 2021 June 24]. Available from: https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/ 
    5. National Institutes for Health and Care Excellence. COVID-19 rapid guideline: vitamin D Guidance [Internet]. USA : National Institutes for Health and Care Excellence. Available from: https://www.nice.org.uk/guidance/ng187 
    6. Kubala J. Can Vitamin D Lower Your Risk of COVID-19? [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 Oct 12; cited 2021 June 24]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-d-coronavirus 
    7. Murez C. Vitamin D Might Help Fight COVID-19 [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 Jan 28; cited 2021 June 24]. Available from: https://www.webmd.com/lung/news/20210128/vitamin-d-might-help-fight-covid-19 
    8. Mayo Clinic. Zinc [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 Nov 17; cited 2021 June 24]. Available from: htTps://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-zinc/art-20366112 
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Melonjaknya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, membuat perintah kembali memperketat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) selama 14 hari yang terhitung sejak 22 Juni – 5 Juli 2021. Kebijakan tersebut merupakan keputusan yang diambil oleh Presiden Joko Widodo dan […]

    PPKM Mikro Kembali Berlaku 22 Juni – 5 Juli 202. Simak Aturan Lengkapnya!

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Melonjaknya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, membuat perintah kembali memperketat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) selama 14 hari yang terhitung sejak 22 Juni – 5 Juli 2021. Kebijakan tersebut merupakan keputusan yang diambil oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta sejumlah Menteri dan kepala lembaga terkait pada Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 Senin lalu.

    Setidaknya terdapat 87 Kabupaten/Kota dalam 29 provinsi memiliki tingkat keterisian tempat tidur mencapai di atas 70% berdasarkan data Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Oleh sebab itu pemerintah dengan cepat mengambil keputusan untuk memperketat beberapa aturan dalam pelaksanaan PPKM kali ini.

    Aktivitas Perkantoran

    Kegiatan perkantoran baik di kantor pemerintahan (kementerian/lembaga/daerah) maupun di kantor BUMN/BUMD/swasta di berlakukan beberapa ketentuan mengikuti Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yaitu penerapan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebesar 75% dan kerja dari kantor sebesar 25% untuk wilayah zona merah.

    Sedangkan, untuk wilayah selain zona merah akan diterapkan kebijakan 50% bekerja dari rumah dan 50% lainya bekerja dari kantor. Selain itu, Airlangga Hartarto meminta perkantoran untuk memperketat penerapan protokol kesehatan serta mengatur kerangka kerja dari rumah agar pekerja tidak melakukan kecurangan seperti melakukan mobilitas ke daerah lain. 

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Kegiatan Belajar Mengajar

    Kegiatan belajar mengajar bagi sekolah di wilayah zona merah kembali dilakukan secara daring. Sedangkan untuk wilayah diluar zona merah dapat mengikuti kebijakan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yaitu kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan yang diperketat.

    Sektor Esensial

    Dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan yang telah diperketat, kegiatan pada sektor esensial dapat beroperasi hingga 100%. Yang termasuk kedalam sektor esensial diantaranya adalah kegiatan industri, utilitas publik, pelayanan dasar, objek vital nasional, dan tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat seperti pasar, toko, swalayan, supermarket, dan sebagainya. 

    Pelayanan Restoran

    Dalam PPKM mikro kali ini restoran, kafe, warung makan, pedagang kaki lima dan lapak jajanan yang berdiri sendiri maupun yang berada di lingkungan pasar dan pusat perbelanjaan hanya diperbolehkan untuk makan di tempat dengan kapasitas maksimal 25% dari kapasitas ruangan. Sementara untuk layanan makanan dibawa pulang, pesanan akan disesuaikan dengan jam operasional dan dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

    Pusat Perbelanjaan

    Sahabat Sehat, kegiatan di pusat perbelanjaan yang berada di wilayah zona merah hanya diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dengan jumlah pengunjung maksimal 25% dari kapasitas normal.

    Tempat Konstruksi

    Berbeda halnya dengan kegiatan di lokasi proyek atau konstruksi, pemerintah tetap mengizinkan pekerja hadir 100% dengan memperketat protokol kesehatan.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Tempat Ibadah

    Selama masa PPKM ini, pemerintah menghimbau agar tempat ibadah di wilayah zona merah untuk sementara waktu tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan hingga telah dinyatakan aman. Sedangkan, untuk kegiatan Hari Raya Idul Adha akan diatur lebih lanjut oleh Menteri Agama melalui surat edaran khusus yang mengatur perihal kegiatan, termasuk penyembelihan hewan kurban.

    Tempat Wisata 

    Area publik, fasilitas umum, hingga tempat wisata di zona merah juga akan ditutup sementara oleh pemerintah. Sedangkan untuk wilayah diluar zona merah, tempat wisata dan fasilitas umum diizinkan beroperasi dengan pembatasan pengunjung 25% dari kapasitas normal dengan memperketat protokol kesehatan.

    Pertunjukan Seni, Sosial, dan Budaya

    Setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan  dan keramaian seperti, di lokasi seni, sosial, dan budaya di wilayah zona merah akan ditutup sementara hingga telah dinyatakan aman. Sedangkan wilayah di zona lainnya tetap dapat beroperasi dengan ketentuan pengunjung maksimal 25% dari kapasitas normal dengan menerapkan protokol kesehatan dan tentunya telah mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat. Aturan ini berlaku juga untuk kegiatan hajatan (kemasyarakatan), maksimal 25% dari kapasitas dan tidak diijinkan menyediakan hidangan prasmanan.

    Rapat dan Seminar Ditiadakan

    Pemerintah menghimbau untuk meniadakan kegiatan rapat dan seminar secara tatap muka di wilayah zona merah. Sementara itu, wilayah di zona lain dapat menyesuaikan pelaksanaan rapat dan seminar tatap muka dengan membatasi audiens maksimal 25% dari kapasitas ruangan. 

    Pembatasan Transportasi Umum

    Bagi Sahabat Sehat pengguna transportasi umum, selama masa PPKM Mikro tetap dapat menggunakan transportasi umum. Namun kapasitas dan jam operasional nya diperketat oleh pemerintah daerah.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Nah Sahabat Sehat, meskipun PPKM Mikro telah kembali diberlakukan sebaiknya Sahabat Sehat tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi Covid-19. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah, segera konsultasikan dengan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Farisa F. PPKM Mikro Diperkuat 22 Juni-5 Juli, Ini Aturan Pembatasannya [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 21; cited 2021 June 23]. Available from : https://nasional.kompas.com/read/2021/06/21/13184611/ppkm-mikro-diperkuat-22-juni-5-juli-ini-aturan-pembatasannya?page=all 
    2. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Berlaku Mulai 22 Juni, Inilah Ketentuan Pengetatan PPKM Mikro [Internet]. 2021 [updated 2021 June 21; cited 2021 June 23]. Available from : https://setkab.go.id/berlaku-mulai-22-juni-inilah-ketentuan-pengetatan-ppkm-mikro/ 
    3. CNN Indonesia. Aturan Lengkap PPKM Mikro yang Diperketat Hingga 5 Juli 2021 [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 June 21; cited 2021 June 23]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210621124703-20-657207/aturan-lengkap-ppkm-mikro-yang-diperketat-hingga-5-juli-2021 
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Pada kelompok lanjut usia (lansia) diketahui telah terjadi penurunan massa otot dan sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat, salah satu cara untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif di usia senja adalah dengan menjaga asupan nutrisi dan pemberian suplemen. Nah Sahabat Sehat, apa saja jenis suplemen yang dapat menunjang […]

    Ketahui Beragam Jenis Suplemen Penunjang Kesehatan Lansia

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    beli suplemen dan multivitamin liburan dengan lansia prosehat

    Pada kelompok lanjut usia (lansia) diketahui telah terjadi penurunan massa otot dan sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat, salah satu cara untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif di usia senja adalah dengan menjaga asupan nutrisi dan pemberian suplemen. Nah Sahabat Sehat, apa saja jenis suplemen yang dapat menunjang kesehatan lansia ? Mari simak penjelasan berikut !

    Pentingnya Asupan Gizi Bagi Lansia

    Diketahui lebih dari 60% populasi lansia kekurangan asupan vitamin D, vitamin E, asam folat, kalsium, dan serat. Kekurangan nutrisi pada lansia dapat meningkatkan resiko penyakit degeneratif, gangguan tulang dan sendi, penyakit jantung dan pembuluh darah, maupun gangguan gigi dan mulut.

    Produk Terkait :  Perawatan Lansia

    Memasuki usia 50 tahun keatas, direkomendasikan asupan energi per hari pada pria mencapai 2.300 kilo kalori dan 1.900 kilo kalori untuk wanita. Termasuk diantaranya kebutuhan protein sebanyak 63 gram per hari untuk pria dan 50 gram per hari untuk wanita yang berusia 50 tahun keatas.

    Jenis Suplemen Penunjang Kesehatan Lansia

    Sahabat Sehat, berikut beberapa jenis vitamin dan mineral yang disarankan dikonsumsi para lansia :

    Vitamin D dan Kalsium

    Lansia, terutama pada wanita yang sudah menopause dapat mengakibatkan tubuh kekurangan hormon estrogen untuk menjaga massa tulang sehingga tulang rentan keropos serta patah tulang. Asupan vitamin D dapat diperoleh dari ikan tuna, ikan mackerel, hati sapi, keju, merah telur. Sementara sumber kalsium dapat diperoleh dari keju, yoghurt, susu dan produk olahannya.

    Omega 3

    Omega 3 dapat membantu mencegah gangguan irama jantung, mengurangi penyumbatan di pembuluh darah, melawan proses peradangan, serta menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Disarankan asupan EPA dan DHA Omega 3 sekitar 1.000 mg per hari. Sumber omega 3 alami dapat diperoleh dari minyak biji rami, ikan salmon, kacang kenari dan edamame.

    Vitamin B12

    Vitamin B12 dapat menjaga kesehatan sel darah merah, sel DNA, dan fungsi sel saraf. Kekurangan vitamin B12 pada lansia dapat menyebabkan gangguan kognitif, misal dementia. Sumber alami vitamin B12 dapat diperoleh dari ikan, daging, unggas, telur, susu dan produk olahannya, serta kacang polong.

    Asam Folat

    Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kekurangan darah (anemia). Pada orang yang jarang mengkonsumsi buah dan sayur atau sereal tanpa fortifikasi asam folat, rentan mengalami kekurangan asam folat.

    Produk Terkait : Multivitamin

    Kalium

    Asupan kalium yang cukup dapat membantu menjaga kekuatan tulang. Kalium berperan penting dalam menjaga fungsi sel, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan resiko batu ginjal. Sahabat Sehat dapat memperoleh asupan kalium dari pisang, plum, maupun kentang.

    Magnesium

    Magnesium berperan pada proses fisiologi tubuh termasuk menjaga sistem kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan jantung dan tulang. Sumber magnesium dapat Sahabat Sehat peroleh dari buah, sayur, kacang-kacangan, maupun biji-bijian utuh.

    Serat

    Serat dapat membantu kesehatan saluran cerna manusia. Serat dapat diperoleh dari biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayur dan buah. Diketahui asupan serat turut membantu menjaga kesehatan jantung.

    Nah Sahabat Sehat,itulah mengenai beragam jenis suplemen untuk menunjang kesehatan lansia agar tetap produktif. Selain itu agar tetap menjaga kesehatan tubuh, Sahabat Sehat disarankan untuk istirahat yang cukup, minum air putih minimal 8 gelas per hari serta melakukan olahraga.

    Baca Juga : Vaksin Sinovac Untuk Lansia

    Sahabat Sehat dapat memperoleh produk kesehatan seperti suplemen maupun multivitamin di ProSehat. Jika ada keluhan terkait kondisi kesehatan selama Sahabat Sehat di rumah, segera manfaatkan Chat Dokter ProSehat untuk berkonsultasi dengan dokter secara daring. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Paturel A. Supplements to Take in Your 50s, 60s and 70s [internet]. USA : American Association of Retired Persons; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.aarp.org/health/drugs-supplements/info-2015/must-have-supplements.html
    2. Jaret P. Older Adults: 9 Nutrients You May Be Missing [internet]. USA : WebMD; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.webmd.com/healthy-aging/features/missing-nutrients#1
    3. British Nutrition Foundation. Older Adults [internet]. UK : British Nutrition Foundation; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.nutrition.org.uk/nutritionscience/life/older-adults.html?showall=1
    4. Foote J, Giuliano A, Harris R. Older Adults Need Guidance to Meet Nutritional Recommendations. J Am Coll Nutr. 2000 Oct; 19(5): 628–640.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Pemerintah kini tengah gencar menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu cara untuk menanggulangi Covid-19. Kementerian Kesehatan telah melakukan penyederhanaan alur pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk menghemat waktu selama pemberian vaksinasi, serta mengurangi potensi terjadinya kerumunan.  Kini alur vaksinasi hanya terbagi menjadi dua meja dari sebelumnya empat meja yaitu meja […]

    Cek Disini ! Alur Pelayanan Vaksinasi Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Pemerintah kini tengah gencar menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu cara untuk menanggulangi Covid-19. Kementerian Kesehatan telah melakukan penyederhanaan alur pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk menghemat waktu selama pemberian vaksinasi, serta mengurangi potensi terjadinya kerumunan. 

    Kini alur vaksinasi hanya terbagi menjadi dua meja dari sebelumnya empat meja yaitu meja 1 untuk  skrining dan pemberian vaksinasi dan meja 2 untuk pencatatan serta observasi. Lalu bagaimana tahapan alur pelayanan vaksin Covid-19 ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

    Pelayanan Vaksinasi Meja 1 

    Setelah Sahabat Sehat dari ruang tunggu, selanjutnya akan diarahkan menuju meja 1 untuk melakukan penapisan (skrining) dan pemberian vaksin Covid-19. Di meja 1 petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu, serta laju pernapasan. 

    Jika suhu tubuh mencapai diatas 37.50C maka pemberian vaksin Covid-19 akan ditunda. Sementara itu apabila tekanan darah Sahabat Sehat mencapai diatas 180/110 mmHg, maka pemberian vaksin Covid-19 dapat ditunda hingga tekanan darah terkontrol. Selanjutnya, Sahabat Sehat akan diminta menjawab beberapa pertanyaan berikut sebagai penapisan kesehatan sebelum divaksin :

    Riwayat Alergi

    Jika baru pertama kali disuntik vaksin Covid-19, Sahabat Sehat perlu menjawab apakah sebelumnya memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak dan urtikaria seluruh badan atau reaksi berat lainnya karena vaksin? Jika ya, maka vaksinasi dapat diberikan di rumah sakit.

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Jika sebelumnya Sahabat Sehat sudah pernah divaksin Covid-19 dan hendak menerima vaksin dosis kedua, maka perlu menjawab apakah Sahabat Sehat memiliki riwayat alergi berat setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya? Jika ya, maka Sahabat Sehat tidak dapat diberikan vaksin Covid-19.

    Ibu Hamil & Menyusui

    Jika Sahabat Sehat saat ini tengah mengandung, maka pemberian vaksin Covid-19 dapat ditunda hingga melahirkan. Sementara bagi ibu menyusui, kini diperbolehkan mendapat vaksin Covid-19.

    Riwayat Penyakit Autoimun

    Jika Sahabat Sehat memiliki riwayat penyakit autoimun seperti asma, lupus dan lainnya maka pemberian vaksin Covid-19 ditunda jika masih dalam kondisi akut atau belum terkontrol.

    Riwayat Pengobatan Gangguan Darah

    Jika Sahabat Sehat tengah menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, gangguan sistem imun dan menerima transfusi darah, maka vaksinasi Covid-19 akan ditunda serta Sahabat Sehat perlu memeriksakan diri ke dokter.

    Riwayat Penggunaan Obat Penekan Sistem Imun

    Jika Sahabat Sehat saat ini tengah menjalani pengobatan dengan obat penekan sistem imun (immunosuppressant), seperti kortikosteroid dan obat kemoterapi maka vaksinasi Covid-19 akan ditunda. Sahabat Sehat disarankan memeriksakan diri kembali ke dokter.

    Riwayat Penyakit Jantung

    Jika Sahabat Sehat memiliki riwayat penyakit jantung berat dan dalam keadaan sesak, maka pemberian vaksin Covid-19 akan ditunda dan Sahabat Sehat dirujuk ke rumah sakit.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Khusus Lansia

    Khusus bagi peserta vaksinasi Covid-19 yang berusia ≥ 60 tahun, petugas akan menanyakan beberapa hal yaitu:

    • Apakah Sahabat Sehat mengalami kesulitan naik 10 anak tangga?
    • Apakah Sahabat Sehat sering merasa kelelahan?
    • Apakah Sahabat Sehat memiliki paling sedikit 5 dari 11 macam penyakit yaitu darah tinggi (hipertensi), diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke dan penyakit ginjal?
    • Apakah Sahabat Sehat mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100 sampai 200 meter?
    • Apakah Sahabat Sehat mengalami penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir?

    Jika Sahabat Sehat menjawab ya pada 3 atau lebih dari pertanyaan diatas, maka vaksin Covid-19 tidak dapat diberikan. Setelah menjawab pertanyaan diatas, tenaga kesehatan yang bertugas akan menentukan apakah Sahabat Sehat memenuhi kriteria untuk menerima vaksin Covid-19 atau pemberian vaksin akan ditunda.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Pelayanan Vaksinasi Meja 2

    Di meja 2, petugas akan melakukan pencatatan serta observasi pada para peserta vaksinasi. Jika dalam kurun waktu 15-30 menit sejak divaksin, Sahabat Sehat merasa ada keluhan maka segera laporkan ke petugas kesehatan yang bertugas agar segera mendapatkan penanganan. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai alur pelayanan vaksinasi Covid-19 serta berbagai pertanyaan yang harus dijawab sebelum diberikan vaksin Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang mengalami keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat.  Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Kontan. Jadi lebih singkat, ini alur terbaru layanan vaksinasi Covid-19 [Internet]. Indonesia : Kontan. 2021 [updated 2021 May 05; cited 2021 June 22]. Available from : https://kesehatan.kontan.co.id/news/jadi-lebih-singkat-ini-alur-terbaru-layanan-vaksinasi-covid-19?page=all
    2. Panitia Bersama Sentra Vaksinasi Atma Jaya Berdaya. Kartu Kendali Pelayanan Vaksinasi Covid-19. Indonesia : Panitia Bersama Sentra Vaksinasi Atma Jaya Berdaya; 2021.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia kian memburuk, ditambah dengan masuknya varian virus baru mutasi SARS-COV 2 sebelumnya yaitu varian Delta (B.1.617.2) yang pertama kali ditemukan di India. Per tanggal 20 juni 2021, kasus pasien yang terkonfirmasi menderita Covid-19 meningkat sebanyak 13.737 […]

    Cara Menggunakan Masker Efektif Mencegah Penularan Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    memakai masker

    Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia kian memburuk, ditambah dengan masuknya varian virus baru mutasi SARS-COV 2 sebelumnya yaitu varian Delta (B.1.617.2) yang pertama kali ditemukan di India.

    Per tanggal 20 juni 2021, kasus pasien yang terkonfirmasi menderita Covid-19 meningkat sebanyak 13.737 kasus sehingga total pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia mencapai 1.989.909 kasus dengan kasus aktif mencapai 142,719 kasus. Jika dibandingkan dengan bulan Mei 2021, angka kasus meningkat tajam hingga lebih dari 50%. Sedangkan kasus meninggal akibat infeksi COVID-19 pada tanggal 20 juni 2021 sebanyak 371 orang, artinya diperkirakan setiap 1 jam di Indonesia ada 15 orang meninggal akibat Covid-19.

    Pemerintah telah menjalankan program vaksinasi sebagai upaya mencegah penularan Covid-19. Namun, vaksinasi saja tidaklah cukup untuk memutuskan rantai penularan Covid-19. Perilaku hidup bersih serta penggunaan masker menjadi salah satu tindakan yang dapat dilakukan Sahabat Sehat untuk membatasi penyebaran Covid-19.

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Cara Menggunakan Masker yang Benar

    Sahabat Sehat, menggunakan masker yang benar terbukti dapat melindungi dari infeksi Covid-19. Namun ternyata tidak semua jenis masker dapat memberikan perlindungan yang sama. Berikut ini cara menggunakan masker yang benar :

    • Pastikan masker yang digunakan menutupi hidung dan mulut, serta tidak ada celah.
    • Pilih masker dengan 3 atau 4 lapisan 
    • Gunakan masker berlapis jika diperlukan. Sahabat Sehat dapat menggunakan masker kain diatas masker bedah sehingga tidak ada celah di sekitar sisi wajah dan hidung.
    • Pilih masker dengan kawat di area pangkal hidung untuk menjaga kerapatan masker
    • Jika Sahabat Sehat menggunakan masker KN95, maka tidak perlu menggunakan masker berlapis.

    Gambar 1. Contoh Penggunaan Masker.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Efektifkah Menggunakan Masker Berlapis ?

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penggunaan dua masker memberikan perlindungan lebih dari pada hanya menggunakan satu masker saja. Para peneliti menemukan bahwa menggunakan satu masker bedah atau satu masker kain dapat memblokir 40% partikel yang masuk ke saluran pernapasan. Namun jika menggunakan masker berlapis (double), maka dapat memblokir partikel yang masuk ke saluran nafas hingga 80%.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai cara menggunakan masker yang efektif untuk mencegah penularan Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Febiani D. Waspada! Angka Kematian Anak Penderita Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia [Internet]. Indonesia : Okezone. 2021 [updated 2021 June 20; cited 2021 June 21]. Available from: https://nasional.okezone.com/read/2021/06/20/337/2428067/waspada-angka-kematian-anak-penderita-covid-19-indonesia-tertinggi-di-dunia?page=1
    2. Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Peta Sebaran COVID-19 [Internet]. Indonesia : Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional; [cited 2021 June 21].  Available from: https://covid19.go.id/peta-sebaran-covid19
    3. Brinston J, Rumore K, Berlin J. How to properly wear two masks and other mask-fitting tips following recent CDC advice [Internet]. USA : Chicago Tribune. 2021 [updated 2021 Feb 15; cited 2021 June 21]. Available from: https://www.chicagotribune.com/coronavirus/ct-viz-how-to-wear-two-masks-20210215-zhqyp7mwgrf2fbwm5fyvjsnoaq-story.html 
    4. Centers for Disease Control and Prevention. COVID-19 and Your Health [Internet]. USA :  Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 April 06; cited 2021 June 21]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/your-health/effective-masks.html

     

    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Mungkin tidak jarang sebagian orang yang hendak merencanakan pernikahan namun  tertunda akibat pandemi Covid-19. Banyak yang khawatir pernikahan justru menjadi salah satu kluster penularan Covid-19. Bagaimana tips melangsungkan pernikahan di tengah pandemi? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.  Menjalankan Gaya Hidup Sehat […]

    Intip Tips Siap Menikah di Tengah Pandemi Covid-19

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    menikah di tengah corona, persiapan menikah di tengah corona

    Mungkin tidak jarang sebagian orang yang hendak merencanakan pernikahan namun  tertunda akibat pandemi Covid-19. Banyak yang khawatir pernikahan justru menjadi salah satu kluster penularan Covid-19. Bagaimana tips melangsungkan pernikahan di tengah pandemi? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut. 

    Menjalankan Gaya Hidup Sehat

    Selama mempersiapkan pernikahan, Sahabat Sehat tentu perlu mempersiapkan tubuh agar tidak lelah dan jatuh sakit. Sebab jika daya tahan tubuh akan menurun, Sahabat Sehat akan lebih mudah terinfeksi virus termasuk Covid-19.

    Produk Terkait : Siap Nikah

    Jadi sesibuk apapun persiapan yang dilakukan, Sahabat Sehat tetap harus memprioritaskan kesehatan diri sendiri. Perbanyaklah konsumsi makanan sehat dan bergizi, minum air putih serta beristirahat yang cukup.

     Lakukan Survei Secara Daring

    Sahabat Sehat patut bersyukur hidup di era digital seperti sekarang ini. Sahabat Sehat kini dapat mencari dan memilih vendor pernikahan secara daring, serta membaca review dan rating dari pengguna lainnya. Selain itu Sahabat Sehat juga dapat berdiskusi dan rapat dengan vendor mengenai rencana pernikahan melalui telepon maupun video call guna mengurangi frekuensi tatap muka selama masa pandemi Covid-19.

    Membuat Undangan Digital

    Kini Sahabat Sehat tidak perlu membuat kartu undangan sebab undangan pernikahan dapat dikirimkan melalui pesan instan. Yang terpenting, Sahabat Sehat tidak lupa menyertakan keterangan aturan protokol kesehatan selama menghadiri pernikahan pada kartu undangan digital.

    Membatasi Jumlah Tamu Undangan

    Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, Sahabat Sehat sebaiknya membatasi jumlah tamu undangan yang hadir pada acara pernikahan. Utamakan tamu dari keluarga inti, kerabat dekat, maupun sahabat dekat saja.  

    Selain itu, Sahabat Sehat dapat menyiarkan pernikahan secara daring melalui aplikasi media sosial sehingga rekan lain dapat menyaksikan pernikahan Sahabat Sehat. Siapkan laptop, tablet,  atau telepon pintar untuk merekam dan menayangkan jalannya acara pernikahan secara langsung. 

    Baca Juga : Protokol Kesehatan Pernikahan di Tengah Pandemi

    Atur Penyajian Makanan Dengan Baik

    Semenjak pandemi Covid-19, Sahabat Sehat dapat menyiapkan alternatif makanan dengan cara menyajikan makanan per tamu. Namun apabila Sahabat Sehat ingin tetap menyajikan makanan dengan sistem prasmanan, sebaiknya petugas prasmanan menggunakan masker, sarung tangan, serta face shield untuk menghindari penularan Covid-19.

    Meskipun demikian, Sahabat Sehat juga perlu mempersiapkan pernikahan dengan melakukan pemeriksaan dan vaksinasi pranikah. Bagi Sahabat Sehat yang ingin melakukan vaksinasi pranikah maupun pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan dari Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Baca Juga : Menikah di Tengah Corona

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi: 

    1. Seputar Pernikahan. 5 Langkah Persiapan Pernikahan di Tengah Pandemi COVID-19  [Internet]. Indonesia : Seputar Pernikahan; [cited 2021 June 11]. Available from: http://www.seputarpernikahan.com/5-langkah-persiapan-pernikahan-di-tengah-pandemi-covid-19/
    2. Orori. Persiapan Pernikahan di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. Indonesia : Orori. 2020 [updated 2020 June 04; cited 2021 June 11]. Available from:: https://www.orori.com/ororeads/persiapan-pernikahan-di-tengah-pandemi-covid-19
    3. Putri M. Berencana Menikah di 2021? Pertimbangkan Dulu 5 Hal Ini [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Jan 02; cited 2021 June 11]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2021/01/02/071500920/berencana-menikah-di-2021-pertimbangkan-dulu-5-hal-ini-?page=all
    4. Prabawanti A. Tertunda Akibat Pandemi, Ini Tips Agar Anda Bisa Menyelenggarakan Pernikahan Virtual [Internet]. Indonesia : Indonesia Terhubung. 2020 [updated 2020 May 31; cited 2021 June 11]. Available from: https://indonesiaterhubung.id/artikel/337/tertunda-akibat-pandemi-ini-tips-agar-anda-bisa-menyelenggarakan-pernikahan-virtual 
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, hari ini bertepatan dengan hari yoga internasional. Selain untuk orang dewasa secara umum, ternyata ibu hamil turut dapat merasakan manfaat melakukan yoga atau disebut juga prenatal yoga. Mengutip dari The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), melakukan yoga selama masa […]

    Hari Yoga Internasional ! 5 Manfaat Penting Yoga Bagi Ibu Hamil

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Sahabat Sehat, hari ini bertepatan dengan hari yoga internasional. Selain untuk orang dewasa secara umum, ternyata ibu hamil turut dapat merasakan manfaat melakukan yoga atau disebut juga prenatal yoga.

    Mengutip dari The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), melakukan yoga selama masa kehamilan sangat direkomendasikan karena dapat memberikan berbagai manfaat bagi ibu hamil dan perkembangan janin. 

    Apa Itu Prenatal Yoga?

    Prenatal yoga adalah olahraga yoga yang dikhususkan untuk ibu hamil. Gerakan pada prenatal yoga telah disesuaikan sedemikian rupa agar ibu hamil tetap aman, nyaman, dan tidak berbahaya bagi ibu dan janin dalam kandungannya. Prenatal yoga dipercaya dapat membantu tubuh ibu menjadi lebih bugar dan lebih siap saat menghadapi persalinan. Manfaat prenatal yoga tidak hanya sebatas pada kebugaran fisik, karena yoga turut dipercaya membantu mental ibu agar lebih rileks selama masa kehamilan.

     Baca Juga : Olahraga Aman Ibu Hamil

    Manfaat Prenatal Yoga Bagi Ibu Hamil

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang hamil dan ingin mencoba melakukan prenatal yoga, penting diingat agar tidak terlalu memaksakan diri saat pertama kali melakukan prenatal yoga. Berikut adalah beberapa manfaat prenatal yoga bagi kesehatan ibu hamil, diantaranya:

     

    • Meningkatkan Kualitas Tidur

     

    Pada umumnya, wanita hamil sering mengeluh sulit tidur. Berdasarkan data dari American Pregnancy Association, diperkirakan sebanyak 78 % wanita hamil mengalami insomnia. Sulit tidur ditandai dengan kesulitan saat memulai tidur, sering terbangun di malam hari, sulit untuk tidur kembali setelah terbangun, hingga muncul rasa lelah ketika bangun dipagi hari. 

    Kurangnya jam tidur dapat berpengaruh pada kehamilan dan proses persalinan. Jika terus dibiarkan, gangguan tidur seperti ini dapat berdampak pada kehamilan. Pada ibu hamil yang mengalami gangguan tidur, sangat dianjurkan untuk melakukan prenatal yoga. 

     

    • Mengurangi Stres

     

    Masa kehamilan dapat membuat wanita menjadi lebih tegang, tertekan, bahkan stress. Dengan melakukan prenatal yoga secara teratur, Sahabat Sehat menjadi lebih tenang dan rileks selama masa kehamilan. Hal ini berdampak baik bagi kesehatan mental ibu hamil dan perkembangan janin.

    Berdasarkan American Journal of Obstetrics and Gynecology, salah satu manfaat yoga bagi ibu hamil yaitu dapat mengelola stress, kesedihan, dan ketidakstabilan mood akibat hormon tubuh yang berubah ubah.

     

    • Mengurangi Rasa Sakit di Punggung

     

    Rasa nyeri dibagian perut dan punggung Ibu hamil diakibatkan karena semakin bertambahnya berat janin, plasenta dan air ketuban. Oleh sebab itu, prenatal yoga sangat bermanfaat bagi ibu hamil karena dapat mengurangi rasa nyeri pada perut tulang punggung serta membuat tubuh menjadi lebih rileks.

     

    • Mempererat Hubungan Ibu dan Janin

     

    Saat melakukan prenatal yoga, ibu hamil akan diminta untuk berkomunikasi dengan janin didalam kandungan. Ibu akan diminta mengusap bagian perut sebelum memulai latihan yoga dan mengajak bicara janin saat melakukan gerakan bersama.

    Baca Juga : Manfaat Yoga Atasi Gangguan Otot Akibat Kerja Belajar dari Rumah

    Gerakan Prenatal Yoga Bagi Ibu Hamil

    Jika Sahabat Sehat ingin melakukan prenatal yoga untuk pertama kalinya, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu untuk memeriksa kondisi Ibu dan janin. Selain itu, lakukan yoga dibawah pengawasan instrusktur yang berpengalaman. 

    Berikut adalah beberapa gerakan prenatal yoga yang dapat Sahabat Sehat lakukan:

    • Cobbler’s atau Tailor’s Pose. Gerakan ini bermanfaat untuk membantu Sahabat Sehat membuka panggul ketika proses persalinan.
    • Pelvic Tilt atau Angry Cat. Gerakan ini membantu meredakan nyeri pada punggung.
    • Squatting. Gerakan ini berguna untuk mengistirahatkan tubuh bagian bawah.
    • Side-lying Position. Gerakan ini bermanfaat untuk mengistirahatkan seluruh tubuh.
    • Standing Warrior. Gerakan ini dapat membantu meredakan nyeri punggung dan panggul.
    • Tree Posture. Gerakan ini dapat memperkuat persendian dan meningkatkan keseimbangan bagi ibu hamil.

    Baca Juga : 7 Pose Yoga untuk Mencegah Osteoporosis

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai manfaat yoga prenatal bagi ibu hamil. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah saja, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Mayoclinic. Prenatal yoga: What you need to know – Mayo Clinic [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 Feb 03; cited 2021 June 21]. Available from :: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/prenatal-yoga/art-20047193?p=1
    2. Sweat Studios. The benefits of yoga during pregnancy [Internet]. UK : Sweat Studios. 2020 [updated 2020 June 30; cited 2021 June 21]. Available from: https://sweatstudios.co.uk/the-benefits-of-yoga-during-pregnancy/
    3. Millenia D. Beragam Manfaat Yoga untuk Ibu Hamil Serta Gerakannya yang Bisa Dilakukan Di Rumah [Internet]. Indonesia : Orami. 2021 [updated 2021 April 30; cited 2021 June 21]. Available from: https://www.orami.co.id/magazine/yoga-untuk-ibu-hamil/
    4. Pratignyo T. Yoga Ibu Hamil. Ed 1. Jakarta : Pustaka Bunda; 2014.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, saat ini varian delta virus Covid-19 (B.1617.2) yang pertama kali terdeteksi di India telah menyebar hingga lebih dari 60 negara di dunia termasuk diantaranya Indonesia. Disebutkan varian delta virus Covid-19 lebih banyak menyerang kaum dewasa muda dengan kondisi yang lebih berat. Hal ini disampaikan oleh Ketua […]

    Waspada Varian Delta Covid-19, Lebih Cepat Menular !

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    disease x, penyakit x, pandemi disease x

    Sahabat Sehat, saat ini varian delta virus Covid-19 (B.1617.2) yang pertama kali terdeteksi di India telah menyebar hingga lebih dari 60 negara di dunia termasuk diantaranya Indonesia. Disebutkan varian delta virus Covid-19 lebih banyak menyerang kaum dewasa muda dengan kondisi yang lebih berat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum IDI Daeng Muhammad Faqih pada diskusi virtual bertajuk “Covid-19 Meradang Setelah Libur Panjang” Sabtu 19 Juni 2021. Bagaimana gejala varian delta virus Covid-19 ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut !

    Tingkat Penyebaran Tinggi

    Dari beberapa penelitian, kemampuan penyebaran varian delta virus Covid-19 mencapai 43-90%. Para pakar berpendapat bahwa varian delta virus Covid-19 lebih infeksius hingga 30-100% dibandingkan varian alpha.

    Sahabat Sehat, adanya perubahan (mutasi) protein pada varian delta virus Covid-19 menyebabkan virus lebih mudah masuk ke dalam sel tubuh manusia sehingga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Menyerang Kaum Muda

    Berdasarkan sebuah penelitian di Inggris, terungkap bahwa anak dan dewasa berusia dibawah 50 tahun beresiko 2.5 kali lipat terinfeksi varian delta virus Covid-19. Di Indonesia, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah menemukan sebanyak 33 kasus varian delta virus Covid-19 dan 25 kasus diantaranya memiliki riwayat habis berpergian keluar negeri. Selain itu, varian delta virus Covid-19 juga telah terdeteksi di sejumlah daerah seperti Kudus dan Bangkalan.

    Gejala Varian Delta Virus Covid-19

    Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa gejala varian delta virus Covid-19 yang harus diwaspadai, yaitu :

    • Sakit kepala
    • Nyeri tenggorokan
    • Hidung berair
    • Demam

    Gejala lain seperti batuk dan hilangnya kemampuan penciuman, menjadi kurang menonjol pada varian delta virus Covid-19. Para peneliti mengungkapkan bahwa mungkin orang akan salah persepsi dan mengira menderita influenza sehingga tidak melakukan isolasi mandiri, akibat kemiripan gejala antara influenza dengan varian delta virus Covid-19.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Cara Mencegah Terinfeksi Covid-19

    Sahabat Sehat, meskipun program vaksinasi telah berlangsung namun Sahabat Sehat tetap perlu menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan :

    • Menggunakan masker
    • Menjaga jarak
    • Menjauhi kerumunan
    • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
    • Membatasi mobilisasi

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Selain itu, Sahabat Sehat dianjurkan mengikuti program vaksinasi yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah. Berdasarkan penelitian, pemberian dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech memberikan perlindungan hingga 79% terhadap varian delta virus Covid-19 dengan tingkat efektivitas mencapai 88% jika sudah terinfeksi varian delta virus Covid-19. 

    Sementara itu, pemberian vaksin AstraZeneca menunjukkan 92% mencegah perawatan di rumah sakit akibat varian delta virus Covid-19. Sebagai tambahan, tidak ada angka kematian pada mereka yang telah divaksin. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai varian delta virus Covid-19 yang memiliki tingkat penyebaran yang lebih tinggi. Jika Sahabat Sehat ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Mangihot J. IDI: Varian Delta Banyak Menyerang Anak Muda, Saat Ditangani Kondisinya Sudah Buruk [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 19; cited 2021 June 21]. Available from : https://www.kompas.tv/article/185159/idi-varian-delta-banyak-menyerang-anak-muda-saat-ditangani-kondisinya-sudah-buruk?page=2
    2. Smith M. The COVID-19 Delta Variant: What to Know [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 June 18; cited 2021 June 21]. Available from : https://www.webmd.com/lung/covid-19-delta-variant-what-to-know

    BBC. Headache and runny nose linked to Delta variant [Internet]. UK : BBC. 2021 [updated 2021 June 15; cited 2021 June 21]. Available from : https://www.bbc.com/news/health-57467051

    Read More
  • Ladies, dalam kegiatan sehari-hari tentunya kita tidak luput dengan beban kerja, stres, lelah, dan mood yang tiba-tiba menurun, entah itu karena masalah pekerjaan, pertemanan maupun keuangan. Namun, bagaimana mekanisme terbentuknya stres? Sebelum membahas mengenai bagaimana cara menanggulangi stres, menu makanan apa saja yang dapat menurunkan stres dan kegiatan apa saja yang dapat meningkatkan mood, ada baiknya kita mengerti apa […]

    11 Makanan Sehat Pereda Stres yang Patut Dicoba

    Ladies, dalam kegiatan sehari-hari tentunya kita tidak luput dengan beban kerja, stres, lelah, dan mood yang tiba-tiba menurun, entah itu karena masalah pekerjaan, pertemanan maupun keuangan. Namun, bagaimana mekanisme terbentuknya stres? Sebelum membahas mengenai bagaimana cara menanggulangi stres, menu makanan apa saja yang dapat menurunkan stres dan kegiatan apa saja yang dapat meningkatkan mood, ada baiknya kita mengerti apa yang dimaksud dengan stres dan bagaimana mekanisme terjadinya stres di dalam tubuh.

    Baca Juga: Lakukan Langkah Ini Jika Stres Akibat Corona

    Stres merupakan suatu keadaan atau kondisi respons seseorang ketika menghadapi suatu masalah yang cukup serius dalam hidupnya, masalah dapat berkaitan dengan berbagai penyebab, baik dari segi lingkungan atau kehilangan anggota keluarga misalnya. Stres merupakan respons tubuh yang wajar.

    sakit kepala, stress

    Mekanisme Terjadinya Stres

    Terjadinya stres terjadi dalam 3 tahapan, tahapan pertama merupakan keadaan awal atau disebut keadaan alarm (The Initial Alarm), yaitu hormon adrenalin lepas ke dalam tubuh. Pada tahap ini, seseorang akan merespons menghadapi atau melarikan diri dari masalah tersebut. Kemudian masuk ke tahap dua, yaitu tahap jangka pendek yaitu mekanisme perlawanan (The Resistance Stage) yang disiapkan tubuh untuk berusaha mengatasi masalah dan tahap selanjutnya yang merupakan tahap terakhir adalah tahap kelelahan (The Exhaustion Stage), yaitu tubuh akan merasa lelah, pada tahap ini seseorang mulai merasakan dampak dari stres dan bisa menjadi dampak jangka panjang. Apabila seseorang tidak dapat menjaga daya tahan tubuhnya, maka akan rentan mengalami penyakit.

    Seseorang yang sedang mengalami stres, dapat dilihat dari perubahan tubuhnya, misalnya:

    • Otot terasa tegang atau kelelahan terus-menerus.
    • Kehilangan fokus dan konsentrasi.
    • Nyeri kepala berulang dan terus-menerus.
    • Tekanan darah meningkat.
    • Mudah marah.
    • Mudah tersinggung atau perasaannya lebih sensitif.
    • Nafsu makan yang berkurang atau malah meningkat.

    Baca Juga : Coba 4 Makanan Sehat ini yang Dapat Mengatasi Stres Sahabat

    Stres ternyata sangat berkaitan dengan status nutrisi seseorang, beberapa penelitian mengungkapkan bahwa saat seseorang stres, akan ada kecenderungan tidak makan makanan yang bergizi, penurunan nafsu makan atau lebih memilih makanan siap saji. Berikut ini kebiasaan makanan ketika seseorang mengalami stres yang dapat memengaruhi status gizi seseorang:

    • Nafsu makan berkurang, sehingga status gizi seseorang berkurang, secara tidak langsung daya tahan tubuh juga menurun.
    • Seseorang yang stres, ada kemungkinan lebih memilih makanan yang cepat saji, makanan dalam kemasan, serta makanan yang mengandung gula tinggi.
    • Selain itu, karena terlalu sibuk atau sedang mengalami stres, seseorang cenderung melupakan jadwal makan utamanya. Hal ini menjadi pemicu konsumsi makanan ringan secara berlebihan.
    • Konsumsi kopi berlebihan. Saat stres, ada kecenderungan seseorang mencari stimulan untuk memulihkan tenaga dari kelelahan. Apabila hal ini berlangsung lama, maka akan menyebabkan ketergantungan kafein yang tentunya tidak baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, bahan campuran kopi seperti susu, gula, krimer dan perasa tambahan, tidak baik bagi tubuh karena menambah jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh.

    Baca Juga : 5 Cara Menghilangkan Stres yang Bisa Kamu Coba

    Adanya kaitan antara keadaan stres dengan asupan nutrisi yang mungkin kita konsumsi serta mempunyai dampak yang tidak baik bagi tubuh, maka kita harus mengantisipasi setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh. Berikut ini anjuran makanan yang dapat dikonsumsi untuk meredakan stres dan tentunya baik untuk kesehatan tubuh:

    1. Sayuran Hijau

    Pada tahun 2012, sejumlah penelitian menyatakan konsumsi sayuran hijau pada saat stres seperti bayam yang kaya akan asam folat dapat membantu tubuh untuk membantu menyeimbangkan hormon serotonine dan dopamine, dan hormon ini membantu mencegah terjadinya stres.

    Produk Terkait: Vegefrut Kapsul Ekstrak Sayur dan Buah

    Sebuah penelitian di Universitas Otago membuktikan bahwa seseorang yang mengonsumsi sayur dan buah secara teratur, dapat membantu seseorang lebih tenang dan mempunyai mood yang lebih stabil.

    2. Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan dipercaya mengandung tryptophan, dan asam amino yang berfungsi meningkatkan serotonin. Sehingga, seseorang yang mengonsumsi makanan yang mengandung tryptophan mempunyai mood yang lebih stabil.

    3. Makanan atau Minuman yang Difermentasi

    Suatu penelitian menyatakan bahwa kesehatan usus dimulai dari bakteri baik yang ada di dalamnya. Ketika jumlah bakteri baik jumlahnya lebih rendah dibandingkan bakteri jahat, maka akan memengaruhi neurotransmitter system otak untuk melepas hormon kortisol dan mencetuskan perasaan cemas, dan depresi. Makanan yang difermentasi contohnya minuman probiotik, yoghurt, sayuran yang difermentasi (kimchi, tape)

    Baca Juga: 5 Makanan Korea Ini Ternyata Menyehatkan

    4. Salmon

    Salmon mempunyai banyak sekali kandungan asam lemak bebas omega 3, EPA dan DHA. Omega 3 dipercaya merupakan senyawa antidepresan dan menurunkan efek cemas.

    5. Blueberries

    Anthocyanins merupakan pigmen yang terdapat pada buah berries (blueberries atau blackberries), merupakan senyawa antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan dipercaya meningkatkan produksi dopamine yang berfungsi meningkatkan pusar keseimbangan, fungsi memori serta menyeimbangkan mood.

    6. Dark Chocolate

    Selain rasanya yang enak, dark chocolate ternyata mempunyai segudang manfaat untuk mengatasi stres, karena di dalam kandungan dark chocolate mengandung senyawa anandamine yang dapat menghambat sinyal rasa nyeri dan depresi di otak.

    7. Biji-bijian

    Biji-bijian seperti biji labu, biji bunga matahari dan biji sesame mengandung magnesium, magnesium ini berfungsi mengaktifkan neurotransmitter serotonin. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, serotonin berfungsi mengatur emosi, perasaan cemas, marah, rasa nyeri dan depresi.

    8. Alpukat

    Selain rasanya yang enak, ternyata alpukat mengandung vitamin E, vitamin B dan asam folat. Sebuah penelitian menyatakan apabila seseorang mengonsumsi alpukat setelah makan siang, akan membuat perut terasa kenyang lebih lama. Hal ini akan menstabilkan gula darah yang akan membantu mood dalam keadaan stabil walaupun seseorang dalam keadaan stres.

    9. Vitamin C

    Sumber vitamin C dapat kita jumpai pada sayur dan buah-buahan seperti jeruk dan lemon. Vitamin C dapat menurunkan stres dan meningkatkan daya tahan tubuh. Mengonsumsi vitamin C dengan jumlah yang cukup dapat membantu menurunkan hormon stres (kortisol), serta membantu menurunkan tekanan darah saat dalam keadaan panik.

    Produk Terkait: Jual Layanan Suntik Vitamin C ke Rumah

    10. Oatmeal

    Oatmeal seperti sereal gandum, roti gandum dapat menurunkan kadar hormon stres dan meningkatkan serotonin yang akan menstimulasi efek tenang dan peningkatan mood.

    11. Produk Herbal

    Produk herbal seperti teh chamomilemint, teh barley serta passion blower dapat memberikan efek tenang, mencegah insomnia, gangguan perut selama stres, serta meningkatkan mood.

    Baca Juga: 7 Produk Kesehatan Indonesia yang Terkenal di Luar Negeri

    Selain memerhatikan asupan makanan, berikut ini beberapa saran untuk mengurangi stres dan memperbaiki mood:

    1. Ketika mempunyai masalah, cobalah untuk tenang terlebih dahulu dengan pikiran jernih, buang semua pikiran negatif, kemudian coba untuk menemukan solusinya.
    2. Cobalah untuk latihan meditasi, meditasi dapat membantu mengurangi pikiran negatif dan menenangkan tubuh.
    3. Istirahat yang cukup agar daya tahan tubuh tidak terganggu.
    4. Olahraga setiap pagi, selain meningkatkan daya tahan tubuh, dengan berolahraga dapat menurunkan hormon stres.
    5. Lakukan kegiatan atau hobi yang Anda sukai.
    6. Habiskan waktu bersama teman, bertukar pikiran serta rekreasi.

    Baca Juga : Orang Tua Dampingi Anak

    Nah, Ladies itulah 11 makanan sehat yang dapat menghilangkan stres. Untuk informasi lebih lanjut dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Daftar Pustaka

    1. Ritchie J. Combating Stres with a Balanced Nutritional Diet [Internet]. 1st ed. UK: Stres Management Society; 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: mhit.org/assets/combat-nutritional-stres.pdf
    2. co is available at DomainMarket.com [Internet]. Health.co is available at DomainMarket.com. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: domainmarket.com/buynow/health.co
    3. Medicine U. Eat Right, Drink Well, Stres Less: Stres-Reducing Foods, Herbal Supplements, and Teas – Explore Integrative Medicine [Internet]. Explore Integrative Medicine. 2018 [cited 21 September 2018]. Available from: exploreim.ucla.edu/nutrition/eat-right-drink-well-stres-less-stres-reducing-foods-herbal-supplements-and-teas/
    4. C. Yau, Y. and N. Potenza, M. (2018). Stres and Eating Behaviors. NCBI, [online] (2013 Sep; 38(3): 255–267.). Available at: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4214609/ [Accessed 22 Sep. 2018].
    5. Mental Health Foundation. (2018). How to manage and reduce stres. [online] Available at: mentalhealth.org.uk/publications/how-manage-and-reduce-stres [Accessed 22 Sep. 2018].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Aksi pesepakbola ternama, Christiano Ronaldo menggeser dua botol minuman bersoda saat konferensi pers Euro 2020 mengundang banyak perhatian publik. Lantas, apakah minuman bersoda memang berdampak buruk bagi para olahragawan? Sahabat Sehat, […]

    Dampak Konsumsi Minuman Bersoda Bagi Atlet, Bahaya atau Tidak?

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Aksi pesepakbola ternama, Christiano Ronaldo menggeser dua botol minuman bersoda saat konferensi pers Euro 2020 mengundang banyak perhatian publik. Lantas, apakah minuman bersoda memang berdampak buruk bagi para olahragawan?
    Sahabat Sehat, mengonsumsi minuman bersoda sesekali sebenarnya tidak akan menghancurkan karir seorang atlet. Namun, yang sangat perlu diperhatikan adalah mengonsumsi soda secara berlebihan dan menjadikannya sebuah kebiasaan. Hal ini tentu dapat berdampak pada kenaikan berat badan dan performa saat bertanding. 

    Selain itu minuman bersoda tidak memiliki kandungan vitamin maupun mineral yang dapat meningkatkan kinerja tubuh. Jika seorang atlet berniat menaikan berat badan agar lebih ideal, minuman bersoda justru dapat menambah kalori yang tidak dibutuhkan dalam diet yang sedang dijalani. Soda dan minuman berkarbonasi lainnya memiliki konsentrasi kalori lebih dari 10%, sehingga memperlambat proses pengosongan lambung dan menghambat penyerapan cairan.

    Baca Juga : Asupan yang Dilarang Dikonsumsi Seorang Atlet

    Dampak Konsumsi Minuman Bersoda Saat Berolahraga

    Minuman bersoda pada umumnya mengandung kafein dan gula yang dapat memenuhi kebutuhan energi sebelum berolahraga, tetapi dampak buruk minuman berkarbonasi lebih besar dibanding manfaatnya. Sebab, soda dan minuman berkarbonasi lainnya dapat mempengaruhi tubuh Sahabat Sehat selama dan setelah berolahraga. 

    Nah Sahabat Sehat, berikut beberapa dampak yang dapat ditimbulkan akibat konsumsi minuman bersoda bagi atlet:

    • Menurunkan Performa Penampilan

    Faktanya, konsumsi soda setelah latihan berisiko menurunkan performa penampilan saat pertandingan. Pada sebagian orang, mengonsumsi minuman bersoda dapat menyebabkan sakit perut, kembung, dan perut tidak nyaman. Apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak, soda dapat memicu produksi gas di lambung secara berlebihan. Hal ini tentu dapat merugikan Sahabat Sehat yang berprofesi sebagai atlet dan berdampak pada performa saat bertanding.

    • Menaikan Berat Badan

    Pada dasarnya, setiap orang melakukan olahraga dengan tujuan untuk menyehatkan tubuh dan menurunkan berat badan. Hal ini menjadi sia-sia jika Sahabat Sehat mengonsumsi minuman bersoda setelah berolahraga, terlebih dalam jumlah banyak karena justru menambah asupan kalori yang tidak dibutuhkan bagi tubuh. Jika Sahabat Sehat berolahraga dan membakar 300 kalori, lalu setelahnya mengonsumsi soda yang mengandung 350 kalori, maka manfaat olahraga yang Sahabat Sehat lakukan menjadi sia-sia.

    • Kadar Gula Darah Tidak Stabil

    Kadar gula darah Sahabat Sehat akan turun setelah berolahraga. Namun, dengan mengonsumsi soda setelah berolahraga justru dapat meningkatkan kadar gula darah. Sebab, minuman bersoda mengandung karbohidrat simpleks yang dapat menaikan kadar gula darah dengan cepat. Meski demikian, kadar gula darah dapat turun kembali dengan cepat. Akibatnya, Sahabat Sehat akan mudah merasa lapar dan nafsu makan berlebih.

    Baca Juga : Mitos ata Fakta Khasiat Minum Soda bagi yang Telat Menstruasi

    • Memicu Cedera Ginjal Akut

    Saat Sahabat Sehat berolahraga di lingkungan yang panas, aliran darah yang melalui ginjal akan berkurang. Mekanisme ini dilakukan tubuh guna membantu mengatur tekanan darah serta menghemat kadar cairan didalam tubuh. Jika Sahabat Sehat mengonsumsi minuman yang mengandung tinggi gula, seperti soda secara berlebihan dapat berdampak pada menurunnya aliran darah yang melalui ginjal sehingga berisiko menyebabkan gangguan fungsi ginjal.

    • Minuman Bersoda Tinggi Natrium

    Minuman bersoda mengandung natrium yang dapat mencegah terjadinya kram pada otot serta dapat menjaga keseimbangan elektrolit. Namun sayangnya natrium yang terdapat pada soda memiliki kadar yang cukup tinggi, sehingga jika dikonsumsi berlebihan justru dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh dan meningkatkan tekanan darah.

    Bolehkah Mengonsumsi Minuman Bersoda Usai Olahraga?

    Berdasarkan uraian diatas, konsumsi soda usai berolahraga memiliki dampak yang kurang baik bagi tubuh. Perlu Sahabat Sehat ketahui ketika berolahraga, tubuh kehilangan banyak cairan dan elektrolit. Sedangkan minuman bersoda hanya mengandung kadar gula yang tinggi tanpa disertai kandungan elektrolit. Maka, dapat disimpulkan bahwa mengonsumsi minuman bersoda setelah berolahraga bukanlah pilihan yang tepat. Sahabat Sehat dapat memilih air putih maupun air mineral setelah berolahraga. 

    Baca Juga : Makanan Sebelum dan Sesudah Olahraga

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai dampak konsumsi minuman soda bagi atlet. Jika Sahabat Sehat ingin berkonsultasi lebih lanjut perihal kesehatan, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:
    1. Boldt A. Are Carbonated Beverages Bad for Athletes? [Internet]. Livestrong : USA; [cited 2021 June 17]. Available from :
    https://www.livestrong.com/article/519461-are-carbonated-beverages-bad-for-athletes/
    2. Bushak L. The Effects of Carbonated Drinks on Exercising [Internet]. Livestrong : USA ; [cited 2021 June 17]. Available
    from : https://www.livestrong.com/article/517219-the-effects-of-carbonated-drinks-on-exercising/
    3. Jaringan Pemberitaan Nusantara Negeriku. Ingin Minum Soda Setelah Olahraga? Baca ini Dulu deh [Internet]. Indonesia :
    Jaringan Pemberitaan Nusantara Negeriku; [cited 2021 June 17]. Available from: https://www.jpnn.com/news/ingin-
    minum-soda-setelah-olahraga-baca-ini-dulu-deh?page=2

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja