Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 41–50 of 1078 results

  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Di masa pandemi Covid-19, sudah seharusnya Sahabat Sehat menjaga jarak dengan orang lain untuk meminimalisir penularan Covid-19. Namun jika Sahabat Sehat tidak sengaja berkontak dengan penderita Covid-19, apa saja yang harus dilakukan ? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut. Apa yang Harus […]

    Apa yang Harus Dilakukan Jika Berkontak Dengan Penderita Covid-19 ?

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    penderita TBC menghadapi Covid-19

    Di masa pandemi Covid-19, sudah seharusnya Sahabat Sehat menjaga jarak dengan orang lain untuk meminimalisir penularan Covid-19. Namun jika Sahabat Sehat tidak sengaja berkontak dengan penderita Covid-19, apa saja yang harus dilakukan ?

    Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

    Apa yang Harus Dilakukan ?

    Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat yang khawatir terinfeksi Covid-19 setelah tidak sengaja berkontak dengan penderita Covid-19. Pertama-tama Sahabat Sehat harus tenang lebih dahulu, lalu lakukan beberapa hal berikut :

     

    • Karantina Mandiri Selama 14 Hari

     

    Pakar penyakit menular, Kristin Englund menyarankan agar seseorang melakukan karantina selama 14 hari setelah melakukan kontak erat dengan penderita Covid-19. Jika penderita Covid-19 batuk atau bersin di dekat Sahabat Sehat, maka peluang Sahabat Sehat tertular juga semakin meningkat. Selama melakukan karantina mandiri, Sahabat Sehat dirumah saja ya !

     

    • Menjaga Jarak

     

    Selanjutnya sesuai instruksi dari pemerintah dan Kementerian Kesehatan, Sahabat Sehat harus menjaga jarak dengan orang lain setelah melakukan kontak dengan penderita Covid-19. Hal ini penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

     

    • Rajin Menjaga Kebersihan

     

    Jika Sahabat Sehat baru saja melakukan kontak dengan penderita Covid-19, Sahabat Sehat diharuskan lebih ekstra dalam menjaga kebersihan. Menjaga kebersihan juga menjadi kunci penting mencegah infeksi Covid-19.

    Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 adalah dengan mencuci tangan sesering mungkin baik dengan menggunakan cairan antiseptik berbasis alkohol maupun dengan sabun dan air mengalir.

     

    • Hindari Kontak dengan Orang Berisiko Tinggi

     

    Jika Sahabat Sehat baru berkontak dengan penderita Covid-19, maka disarankan Sahabat Sehat tidak berinteraksi dengan orang yang berisiko tinggi seperti bayi, anak, lansia, maupun penderita penyakit komorbid. 

     

    • Memakai Masker dan Desinfeksi Rumah

     

    Selanjutnya, Sahabat Sehat harus tetap menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain terutama jika baru saja melakukan interaksi dengan penderita Covid-19. Sahabat Sehat juga disarankan untuk melakukan desinfeksi pada semua permukaan benda yang ada di rumah.

     

    • Melakukan Pemeriksaan Covid-19

     

    Menurut Juru bicara pemerintah Covid-19 dr. Achmad Yurianto, jika seseorang telah melakukan kontak langsung dengan penderita Covid-19 maka harus melakukan pemeriksaan Covid-19 ke fasilitas kesehatan terdekat.

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

     

    • Penelusuran Kasus

     

    Penelusuran kasus (contact tracing) merupakan elemen yang sangat penting dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. Tenaga medis akan menanyakan beberapa hal, seperti riwayat kontak dengan siapa saja atau baru bepergian ke daerah mana saja dalam 7 hingga 14 hari ke belakang.

    Bagaimana Jika Gejala Memburuk ?

    Bagi Sahabat Sehat yang memiliki riwayat kontak erat dengan penderita Covid-19 dan saat ini mengalami perburukan gejala, misalnya terasa sesak dan sulit bernafas maka disarankan melakukan pemeriksaan ke dokter. Sahabat Sehat bisa menghubungi dokter terdekat untuk penanganan yang lebih lanjut.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai hal-hal yang harus dilakukan jika Sahabat Sehat berkontak dengan penderita Covid-19. Tetap terapkan protokol kesehatan 5M yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi. 

    Jika Sahabat Sehat ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat dan Klinik Kasih. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

     

    1. Anggraini A. Yang Harus Dilakukan Bila Pernah Kontak dengan Pasien Covid-19 [Internet]. Indonesia : Kompas. 2020 [updated 2020 May 12; cited 2021 June 25]. Available from : https://health.kompas.com/read/2020/05/12/180000468/yang-harus-dilakukan-bila-pernah-kontak-dengan-pasien-covid-19?page=all 
    2. Pamungkas P. Ini yang Wajib Dilakukan Jika Pernah Kontak dengan Orang Positif Covid-19, Salah Satunya Karantina [Internet]. Indonesia : Tribunnews Wiki. 2020 [updated 2020 Dec 06; cited 2021 June 25]. Available from : https://www.tribunnewswiki.com/2020/12/06/ini-yang-wajib-dilakukan-jika-pernah-kontak-dengan-orang-positif-covid-19-salah-satunya-karantina?page=3 
    3. Sehat Negeriku. Lakukan Tes Corona saat Bergejala dan Kontak Langsung dengan Pasien Positif [Internet]. Indonesia : Sehat Negeriku Sehatlah Bangsaku. 2021 [updated 2021 Jan 19; cited 2021 June 24]. Available from: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20200320/3033453/lakukan-tes-corona-saat-bergejala-dan-kontak-langsung-pasien-positif/ 
    4. Kumparan. Kamu Kontak Erat dengan Kasus Positif Corona? Ini yang Harus Dilakukan [Internet]. Indonesia : Kumparan. 2020 [updated 2020 Sep 30; cited 2021 June 25]. Available from : https://www.google.co.id/amp/s/m.kumparan.com/amp/kumparannews/kamu-kontak-erat-dengan-kasus-positif-corona-ini-yang-harus-dilakukan-1uIdMv0J7We 

     

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Pada 20 April lalu di India tepatnya di New Delhi, pandemi Covid-19 menempati puncaknya dengan angka kasus positif Covid-19 sebanyak 28.395 kasus. Kemudian kasus Covid-19 turun hingga 80% menjadi 6.430 kasus pada tanggal 15 mei 2021. Angka kematian yang sebelumnya tertinggi […]

    Ivermectin sebagai Obat COVID-19 ?

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    vaksin Covid-19 yang ideal

    Pada 20 April lalu di India tepatnya di New Delhi, pandemi Covid-19 menempati puncaknya dengan angka kasus positif Covid-19 sebanyak 28.395 kasus. Kemudian kasus Covid-19 turun hingga 80% menjadi 6.430 kasus pada tanggal 15 mei 2021. Angka kematian yang sebelumnya tertinggi pada tanggal 4 Mei 2021, turun sebanyak 25%.1

    Penurunan drastis kasus Covid-19 di India ini terjadi karena Negara Bagian Goa mengadopsi kebijakan pemberian obat Ivermectin bagi penderita Covid-19. Kepala Menteri Goa, dr. Pramond Sawant mengambil keputusan ini dengan mengacu pada hasil penelitian meta-analisis Dr. Pierre Kory, Dr. Tress Lawrie dan Dr. Andrew Hill. Setelahnya, kasus Covid-19 di Goa mengalami penurunan dari 3.124 sehari menjadi 1.314 pada lima hari kemudian.

    Kemudian 3 Negara bagian India lainnya turut mengikuti jejak Goa untuk menambahkan obat Ivermectin sebagai pengobatan Covid-19, yaitu negara bagian Uttar Khand, Karnataka dan Uttar Pradesh. Setelah menggunakan Ivermectin, kasus baru Covid-19 di ketiga negara bagian tersebut menurun sebanyak 75%.2

    Sama seperti kondisi di India beberapa bulan lalu, kini Indonesia juga tengah berjuang mengendalikan peningkatan kasus Covid-19 yang tiba-tiba meningkat hingga 50%. Nah Sahabat Sehat, apakah obat Ivermectin sudah mendapat izin edar dan memang terbukti efektif pada kasus Covid-19 ? Mari simak penjelasan berikut.

    Apa Kegunaan Obat Ivermectin?

    Sahabat Sehat, obat Ivermectin bukanlah termasuk dalam golongan obat antivirus. Apabila diberikan dalam dosis besar dapat berbahaya dan menyebabkan efek samping yang cukup serius.3 Dalam dunia kedokteran, Ivermectin merupakan obat yang direkomendasikan dalam penanganan infeksi parasit Onchocerciasis dan Strongyloidiasis serta infeksi lainnya yang disebabkan oleh cacing (helminthiasis). 3,4 

    Menurut World Health Organization (WHO), obat Ivermectin hanya boleh digunakan sebagai obat cacing saja dan untuk keperluan penelitian pada kasus Covid-19. Hingga kini WHO mengungkapkan Ivermectin belum dapat digunakan sebagai pengobatan spesifik Covid-19 karena minimnya data. 3,4 Sedangkan menurut FDA (Food and Drug Administration),  konsumsi obat yang belum disetujui penggunaannya dapat membahayakan tubuh sehingga FDA belum menyetujui penggunaan obat ini sebagai obat terapi Covid-19.5

    Penggunaan Ivermectin di Indonesia

    Di Indonesia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan bahwa uji klinis untuk memastikan khasiat dan keamanan penggunaan Ivermectin dalam pengobatan Covid-19 baru akan dimulai oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbngkes) Kemenkes.6

    Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkapkan bahwa data khasiat Ivermectin dalam mencegah dan menangani Covid-19 belum tersedia, oleh karena itu Ivermectin belum dapat disetujui untuk indikasi pengobatan Covid-19. Penggunaan Ivermectin diperkenankan  dengan pengawasan Dokter, mengingat obat ini termasuk obat keras yang mempunyai efek samping seperti nyeri otot sendi, ruam kulit, demam, pusing, sembelit, diare, mengantuk dan terjadi sindrom steven Johnson.6

    Izin Edar Ivermectin di Indonesia

    Hingga kini, BPOM memberikan izin edar Ivermectin tablet 12 mg hanya sebagai pengobatan untuk infeksi cacing (Strongyloidiasis dan Onchocerciasis) dengan dosis tunggal 150-200 mcg/kg berat badan dan diberikan satu tahun sekali. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai penggunaan Ivermectin dalam kasus Covid-19 yang masih harus dilakukan serangkaian uji klinis pada manusia di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan serta Kementrian Kesehatan RI dengan melibatkan beberapa Rumah Sakit yang terlibat penelitian.7

    Sahabat Sehat disarankan tetap menerapkan protokol kesehatan 5M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air bersih, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, serta membatasi mobilisasi). Jika Sahabat Sehat ada keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Rachma T. India lolos dari tsunami korona karena obat cacing ivermectin? [Internet]. Indonesia : Lokadata. 2021 [updated 2021 May 24; cited 23 June 2021]. Available from: https://lokadata.id/artikel/india-lolos-dari-tsunami-korona-karena-obat-cacing-ivermectin
    2. CNN Indonesia. India Kekeh Pakai Ivermectin Obati Covid-19 [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 May 13; cited 23 June 2021]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/internasional/20210513160300-113-642245/india-kekeh-pakai-ivermectin-obati-covid-19
    3. Dent G. Ivermectin: why a potential COVID treatment isn’t recommended for use [Internet]. Indonesia : The Conversation. 2021 [updated 2021 April 19; cited 23 June 2021]. Available from: https://theconversation.com/ivermectin-why-a-potential-covid-treatment-isnt-recommended-for-use-157904
    4. World Health Organization. WHO advises that ivermectin only be used to treat COVID-19 within clinical trials [Internet]. USA : World Health Organization. 2021 [updated 2021 March 31; cited 23 June 2021]. Available from: https://www.who.int/news-room/feature-stories/detail/who-advises-that-ivermectin-only-be-used-to-treat-covid-19-within-clinical-trials
    5. US Food and Drug Administration. Why You Should Not Use Ivermectin to Treat or Prevent COVID-19 [Internet]. USA : U.S. Food and Drug Administration. 2021 [updated 2021 May 03; cited 23 June 2021]. Available from: https://www.fda.gov/consumers/consumer-updates/why-you-should-not-use-ivermectin-treat-or-prevent-covid-19
    6. CNN Indonesia. Kemenkes Akan Mulai Uji Klinik Ivermectin untuk Obat Covid-19 [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 June 23; cited 2021 June 23]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210622191517-20-657935/kemenkes-akan-mulai-uji-klinik-ivermectin-untuk-obat-covid-19
    7. Sahara W. Bukan untuk terapi pengobatan Covid-19, izin Ivermectin dari BPOM untuk obat cacing [Internet]. Indonesia : Kontan. 2021 [updated 2021 June 23; cited 2021 June 23]. Available from: https://nasional.kontan.co.id/news/bukan-untuk-terapi-pengobatan-covid-19-izin-ivermectin-dari-bpom-untuk-obat-cacing 

     

    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Erika Gracia Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sistem kekebalan tubuh merupakan sekumpulan sel, jaringan, dan organ yang bekerja untuk melawan infeksi maupun penyakit lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh mengenali zat tertentu yang dinilai berbahaya atau asing bagi tubuh, yang dikenal juga sebagai antigen. Saat tubuh […]

    Rekomendasi Suplemen Selama Pandemi Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Erika Gracia

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Sistem kekebalan tubuh merupakan sekumpulan sel, jaringan, dan organ yang bekerja untuk melawan infeksi maupun penyakit lainnya yang masuk ke dalam tubuh. Sistem kekebalan tubuh mengenali zat tertentu yang dinilai berbahaya atau asing bagi tubuh, yang dikenal juga sebagai antigen. Saat tubuh mengenali adanya antigen yang masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh akan melawannya dengan mengeluarkan antibodi untuk melawan, melumpuhkan, dan mematikan antigen tersebut. Sahabat Sehat perlu menjaga sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyakit di kemudian hari.

    Pola hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan bernutrisi, tidur yang cukup dan melakukan olahraga secara rutin dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Selain itu, berdasarkan sejumlah penelitian diketahui bahwa penggunaan suplemen yang mengandung vitamin dan mineral dapat membantu meningkatkan kinerja sistem kekebalan tubuh.1,2  Nah Sahabat Sehat, apa saja suplemen yang perlu dikonsumsi selama masa pandemi Covid-19 ? Mari simak penjelasan berikut.

    Rekomendasi Suplemen Selama Pandemi Covid-19

    Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa jenis suplemen yang dapat dikonsumsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh selama dirumah : 1,2 

    Vitamin C

    Vitamin C merupakan suplemen yang dikenal dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C menguatkan kerja sel tubuh serta membantu regulasi sel yang sudah lama. Vitamin C berperan sebagai zat antioksidan yang dapat menjaga tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas. 

    Menurut sebuah penelitian, konsumsi Vitamin C 1-2 gram per hari dapat mengurangi durasi dan keparahan penyakit infeksi saluran napas bagian atas pada 8% orang dewasa dan 14% anak-anak. Rekomendasi dosis harian Vitamin C pada pria dan wanita dewasa adalah 90 mg dan 75 mg.3,4

    Vitamin D

    Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak, serta turut berperan dalam menjaga kekebalan tubuh. Vitamin D dapat meningkatkan kerja monosit dan makrofag yaitu sel darah putih yang memberikan pertahanan dari penyakit. Banyak orang tanpa disadari mengalami kekurangan Vitamin D, padahal kekurangan Vitamin D dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit infeksi saluran napas bagian atas. Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi Vitamin D sebesar 1.000-4.000 IU per hari. 

    Menurut penelitian, Vitamin D turut berperan dalam proses penyembuhan dan mengurangi kejadian peradangan pada sistem pernafasan. Sahabat sehat dapat berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan dosis Vitamin D yang dikonsumsi agar tidak melebihi batas aman konsumsi harian.5–7 

    Zinc

    Zinc merupakan mineral yang turut berperan dalam produksi dan komunikasi antar sel kekebalan tubuh. Kekurangan Zinc dapat meningkatkan risiko infeksi dan penyakit pneumonia. Menurut sebuah penelitian,16% penyakit saluran pernafasan berkaitan dengan kekurangan Zinc dalam tubuh. 

    Konsumsi Zinc dapat menurunkan durasi penyakit infeksi saluran pernafasan. Sahabat Sehat dapat mengkonsumsi Zinc dengan dosis tidak melebihi 40 mg per hari pada orang dewasa dan 4 mg pada bayi dibawah 6 bulan.8

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai rekomendasi suplemen yang dapat dikonsumsi selama masa pandemi Covid-19. Namun perlu diingat bahwa suplemen tidak dapat menggantikan obat-obatan maupun prosedur medis lain untuk mengatasi maupun mencegah suatu penyakit. 

    Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Medline Plus. Immune System and Disorders [Internet]. USA : National Library of Medicine. 2021; [cited 2021 June 24]. Available from: https://medlineplus.gov/immunesystemanddisorders.html 
    2. Kubala J. Can Supplements Fight Coronavirus (COVID-19)? 15 Immune Boosters [Internet]. USA : Healthline. 2021 [updated 2021 April 19; cited 2021 June 24]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/immune-boosting-supplements 
    3. Carr A, Maggini S. Vitamin C and Immune Function. Nutrients. 2017 Nov; 9(11): 1211.
    4. National Institutes for Health and Care Excellence. Vitamin C [Internet]. USA : National Institutes for Health and Care Excellence; [cited 2021 June 24]. Available from: https://ods.od.nih.gov/factsheets/VitaminC-HealthProfessional/ 
    5. National Institutes for Health and Care Excellence. COVID-19 rapid guideline: vitamin D Guidance [Internet]. USA : National Institutes for Health and Care Excellence. Available from: https://www.nice.org.uk/guidance/ng187 
    6. Kubala J. Can Vitamin D Lower Your Risk of COVID-19? [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 Oct 12; cited 2021 June 24]. Available from: https://www.healthline.com/nutrition/vitamin-d-coronavirus 
    7. Murez C. Vitamin D Might Help Fight COVID-19 [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 Jan 28; cited 2021 June 24]. Available from: https://www.webmd.com/lung/news/20210128/vitamin-d-might-help-fight-covid-19 
    8. Mayo Clinic. Zinc [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2020 [updated 2020 Nov 17; cited 2021 June 24]. Available from: htTps://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-zinc/art-20366112 
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Melonjaknya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, membuat perintah kembali memperketat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) selama 14 hari yang terhitung sejak 22 Juni – 5 Juli 2021. Kebijakan tersebut merupakan keputusan yang diambil oleh Presiden Joko Widodo dan […]

    PPKM Mikro Kembali Berlaku 22 Juni – 5 Juli 202. Simak Aturan Lengkapnya!

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Melonjaknya kasus Covid-19 dalam beberapa hari terakhir, membuat perintah kembali memperketat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) selama 14 hari yang terhitung sejak 22 Juni – 5 Juli 2021. Kebijakan tersebut merupakan keputusan yang diambil oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta sejumlah Menteri dan kepala lembaga terkait pada Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19 Senin lalu.

    Setidaknya terdapat 87 Kabupaten/Kota dalam 29 provinsi memiliki tingkat keterisian tempat tidur mencapai di atas 70% berdasarkan data Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN). Oleh sebab itu pemerintah dengan cepat mengambil keputusan untuk memperketat beberapa aturan dalam pelaksanaan PPKM kali ini.

    Aktivitas Perkantoran

    Kegiatan perkantoran baik di kantor pemerintahan (kementerian/lembaga/daerah) maupun di kantor BUMN/BUMD/swasta di berlakukan beberapa ketentuan mengikuti Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yaitu penerapan kerja dari rumah atau work from home (WFH) sebesar 75% dan kerja dari kantor sebesar 25% untuk wilayah zona merah.

    Sedangkan, untuk wilayah selain zona merah akan diterapkan kebijakan 50% bekerja dari rumah dan 50% lainya bekerja dari kantor. Selain itu, Airlangga Hartarto meminta perkantoran untuk memperketat penerapan protokol kesehatan serta mengatur kerangka kerja dari rumah agar pekerja tidak melakukan kecurangan seperti melakukan mobilitas ke daerah lain. 

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Kegiatan Belajar Mengajar

    Kegiatan belajar mengajar bagi sekolah di wilayah zona merah kembali dilakukan secara daring. Sedangkan untuk wilayah diluar zona merah dapat mengikuti kebijakan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yaitu kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas dengan protokol kesehatan yang diperketat.

    Sektor Esensial

    Dengan pengaturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan yang telah diperketat, kegiatan pada sektor esensial dapat beroperasi hingga 100%. Yang termasuk kedalam sektor esensial diantaranya adalah kegiatan industri, utilitas publik, pelayanan dasar, objek vital nasional, dan tempat untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat seperti pasar, toko, swalayan, supermarket, dan sebagainya. 

    Pelayanan Restoran

    Dalam PPKM mikro kali ini restoran, kafe, warung makan, pedagang kaki lima dan lapak jajanan yang berdiri sendiri maupun yang berada di lingkungan pasar dan pusat perbelanjaan hanya diperbolehkan untuk makan di tempat dengan kapasitas maksimal 25% dari kapasitas ruangan. Sementara untuk layanan makanan dibawa pulang, pesanan akan disesuaikan dengan jam operasional dan dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

    Pusat Perbelanjaan

    Sahabat Sehat, kegiatan di pusat perbelanjaan yang berada di wilayah zona merah hanya diizinkan beroperasi hingga pukul 20.00 WIB dengan jumlah pengunjung maksimal 25% dari kapasitas normal.

    Tempat Konstruksi

    Berbeda halnya dengan kegiatan di lokasi proyek atau konstruksi, pemerintah tetap mengizinkan pekerja hadir 100% dengan memperketat protokol kesehatan.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Tempat Ibadah

    Selama masa PPKM ini, pemerintah menghimbau agar tempat ibadah di wilayah zona merah untuk sementara waktu tidak menyelenggarakan kegiatan keagamaan hingga telah dinyatakan aman. Sedangkan, untuk kegiatan Hari Raya Idul Adha akan diatur lebih lanjut oleh Menteri Agama melalui surat edaran khusus yang mengatur perihal kegiatan, termasuk penyembelihan hewan kurban.

    Tempat Wisata 

    Area publik, fasilitas umum, hingga tempat wisata di zona merah juga akan ditutup sementara oleh pemerintah. Sedangkan untuk wilayah diluar zona merah, tempat wisata dan fasilitas umum diizinkan beroperasi dengan pembatasan pengunjung 25% dari kapasitas normal dengan memperketat protokol kesehatan.

    Pertunjukan Seni, Sosial, dan Budaya

    Setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan  dan keramaian seperti, di lokasi seni, sosial, dan budaya di wilayah zona merah akan ditutup sementara hingga telah dinyatakan aman. Sedangkan wilayah di zona lainnya tetap dapat beroperasi dengan ketentuan pengunjung maksimal 25% dari kapasitas normal dengan menerapkan protokol kesehatan dan tentunya telah mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat. Aturan ini berlaku juga untuk kegiatan hajatan (kemasyarakatan), maksimal 25% dari kapasitas dan tidak diijinkan menyediakan hidangan prasmanan.

    Rapat dan Seminar Ditiadakan

    Pemerintah menghimbau untuk meniadakan kegiatan rapat dan seminar secara tatap muka di wilayah zona merah. Sementara itu, wilayah di zona lain dapat menyesuaikan pelaksanaan rapat dan seminar tatap muka dengan membatasi audiens maksimal 25% dari kapasitas ruangan. 

    Pembatasan Transportasi Umum

    Bagi Sahabat Sehat pengguna transportasi umum, selama masa PPKM Mikro tetap dapat menggunakan transportasi umum. Namun kapasitas dan jam operasional nya diperketat oleh pemerintah daerah.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Nah Sahabat Sehat, meskipun PPKM Mikro telah kembali diberlakukan sebaiknya Sahabat Sehat tetap menerapkan protokol kesehatan dan mengikuti program vaksinasi Covid-19. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah, segera konsultasikan dengan Chat Dokter Prosehat. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Farisa F. PPKM Mikro Diperkuat 22 Juni-5 Juli, Ini Aturan Pembatasannya [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 21; cited 2021 June 23]. Available from : https://nasional.kompas.com/read/2021/06/21/13184611/ppkm-mikro-diperkuat-22-juni-5-juli-ini-aturan-pembatasannya?page=all 
    2. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Berlaku Mulai 22 Juni, Inilah Ketentuan Pengetatan PPKM Mikro [Internet]. 2021 [updated 2021 June 21; cited 2021 June 23]. Available from : https://setkab.go.id/berlaku-mulai-22-juni-inilah-ketentuan-pengetatan-ppkm-mikro/ 
    3. CNN Indonesia. Aturan Lengkap PPKM Mikro yang Diperketat Hingga 5 Juli 2021 [Internet]. Indonesia : CNN Indonesia. 2021 [updated 2021 June 21; cited 2021 June 23]. Available from : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20210621124703-20-657207/aturan-lengkap-ppkm-mikro-yang-diperketat-hingga-5-juli-2021 
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Pada kelompok lanjut usia (lansia) diketahui telah terjadi penurunan massa otot dan sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat, salah satu cara untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif di usia senja adalah dengan menjaga asupan nutrisi dan pemberian suplemen. Nah Sahabat Sehat, apa saja jenis suplemen yang dapat menunjang […]

    Ketahui Beragam Jenis Suplemen Penunjang Kesehatan Lansia

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    beli suplemen dan multivitamin liburan dengan lansia prosehat

    Pada kelompok lanjut usia (lansia) diketahui telah terjadi penurunan massa otot dan sistem kekebalan tubuh. Sahabat Sehat, salah satu cara untuk menjaga kesehatan lansia agar tetap produktif di usia senja adalah dengan menjaga asupan nutrisi dan pemberian suplemen. Nah Sahabat Sehat, apa saja jenis suplemen yang dapat menunjang kesehatan lansia ? Mari simak penjelasan berikut !

    Pentingnya Asupan Gizi Bagi Lansia

    Diketahui lebih dari 60% populasi lansia kekurangan asupan vitamin D, vitamin E, asam folat, kalsium, dan serat. Kekurangan nutrisi pada lansia dapat meningkatkan resiko penyakit degeneratif, gangguan tulang dan sendi, penyakit jantung dan pembuluh darah, maupun gangguan gigi dan mulut.

    Produk Terkait :  Perawatan Lansia

    Memasuki usia 50 tahun keatas, direkomendasikan asupan energi per hari pada pria mencapai 2.300 kilo kalori dan 1.900 kilo kalori untuk wanita. Termasuk diantaranya kebutuhan protein sebanyak 63 gram per hari untuk pria dan 50 gram per hari untuk wanita yang berusia 50 tahun keatas.

    Jenis Suplemen Penunjang Kesehatan Lansia

    Sahabat Sehat, berikut beberapa jenis vitamin dan mineral yang disarankan dikonsumsi para lansia :

    Vitamin D dan Kalsium

    Lansia, terutama pada wanita yang sudah menopause dapat mengakibatkan tubuh kekurangan hormon estrogen untuk menjaga massa tulang sehingga tulang rentan keropos serta patah tulang. Asupan vitamin D dapat diperoleh dari ikan tuna, ikan mackerel, hati sapi, keju, merah telur. Sementara sumber kalsium dapat diperoleh dari keju, yoghurt, susu dan produk olahannya.

    Omega 3

    Omega 3 dapat membantu mencegah gangguan irama jantung, mengurangi penyumbatan di pembuluh darah, melawan proses peradangan, serta menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Disarankan asupan EPA dan DHA Omega 3 sekitar 1.000 mg per hari. Sumber omega 3 alami dapat diperoleh dari minyak biji rami, ikan salmon, kacang kenari dan edamame.

    Vitamin B12

    Vitamin B12 dapat menjaga kesehatan sel darah merah, sel DNA, dan fungsi sel saraf. Kekurangan vitamin B12 pada lansia dapat menyebabkan gangguan kognitif, misal dementia. Sumber alami vitamin B12 dapat diperoleh dari ikan, daging, unggas, telur, susu dan produk olahannya, serta kacang polong.

    Asam Folat

    Kekurangan asam folat dapat menyebabkan kekurangan darah (anemia). Pada orang yang jarang mengkonsumsi buah dan sayur atau sereal tanpa fortifikasi asam folat, rentan mengalami kekurangan asam folat.

    Produk Terkait : Multivitamin

    Kalium

    Asupan kalium yang cukup dapat membantu menjaga kekuatan tulang. Kalium berperan penting dalam menjaga fungsi sel, menurunkan tekanan darah, serta menurunkan resiko batu ginjal. Sahabat Sehat dapat memperoleh asupan kalium dari pisang, plum, maupun kentang.

    Magnesium

    Magnesium berperan pada proses fisiologi tubuh termasuk menjaga sistem kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan jantung dan tulang. Sumber magnesium dapat Sahabat Sehat peroleh dari buah, sayur, kacang-kacangan, maupun biji-bijian utuh.

    Serat

    Serat dapat membantu kesehatan saluran cerna manusia. Serat dapat diperoleh dari biji-bijian utuh, kacang-kacangan, sayur dan buah. Diketahui asupan serat turut membantu menjaga kesehatan jantung.

    Nah Sahabat Sehat,itulah mengenai beragam jenis suplemen untuk menunjang kesehatan lansia agar tetap produktif. Selain itu agar tetap menjaga kesehatan tubuh, Sahabat Sehat disarankan untuk istirahat yang cukup, minum air putih minimal 8 gelas per hari serta melakukan olahraga.

    Baca Juga : Vaksin Sinovac Untuk Lansia

    Sahabat Sehat dapat memperoleh produk kesehatan seperti suplemen maupun multivitamin di ProSehat. Jika ada keluhan terkait kondisi kesehatan selama Sahabat Sehat di rumah, segera manfaatkan Chat Dokter ProSehat untuk berkonsultasi dengan dokter secara daring. Info lebih lengkap silahkan hubungi hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Paturel A. Supplements to Take in Your 50s, 60s and 70s [internet]. USA : American Association of Retired Persons; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.aarp.org/health/drugs-supplements/info-2015/must-have-supplements.html
    2. Jaret P. Older Adults: 9 Nutrients You May Be Missing [internet]. USA : WebMD; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.webmd.com/healthy-aging/features/missing-nutrients#1
    3. British Nutrition Foundation. Older Adults [internet]. UK : British Nutrition Foundation; [cited 2021 June 02]. Available from : https://www.nutrition.org.uk/nutritionscience/life/older-adults.html?showall=1
    4. Foote J, Giuliano A, Harris R. Older Adults Need Guidance to Meet Nutritional Recommendations. J Am Coll Nutr. 2000 Oct; 19(5): 628–640.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Pemerintah kini tengah gencar menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu cara untuk menanggulangi Covid-19. Kementerian Kesehatan telah melakukan penyederhanaan alur pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk menghemat waktu selama pemberian vaksinasi, serta mengurangi potensi terjadinya kerumunan.  Kini alur vaksinasi hanya terbagi menjadi dua meja dari sebelumnya empat meja yaitu meja […]

    Cek Disini ! Alur Pelayanan Vaksinasi Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Foto: Aditya Danamurti/Prosehat

    Pemerintah kini tengah gencar menyelenggarakan vaksinasi Covid-19 sebagai salah satu cara untuk menanggulangi Covid-19. Kementerian Kesehatan telah melakukan penyederhanaan alur pelayanan vaksinasi Covid-19 untuk menghemat waktu selama pemberian vaksinasi, serta mengurangi potensi terjadinya kerumunan. 

    Kini alur vaksinasi hanya terbagi menjadi dua meja dari sebelumnya empat meja yaitu meja 1 untuk  skrining dan pemberian vaksinasi dan meja 2 untuk pencatatan serta observasi. Lalu bagaimana tahapan alur pelayanan vaksin Covid-19 ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.

    Pelayanan Vaksinasi Meja 1 

    Setelah Sahabat Sehat dari ruang tunggu, selanjutnya akan diarahkan menuju meja 1 untuk melakukan penapisan (skrining) dan pemberian vaksin Covid-19. Di meja 1 petugas kesehatan akan melakukan pemeriksaan tanda-tanda vital seperti tekanan darah, denyut nadi, suhu, serta laju pernapasan. 

    Jika suhu tubuh mencapai diatas 37.50C maka pemberian vaksin Covid-19 akan ditunda. Sementara itu apabila tekanan darah Sahabat Sehat mencapai diatas 180/110 mmHg, maka pemberian vaksin Covid-19 dapat ditunda hingga tekanan darah terkontrol. Selanjutnya, Sahabat Sehat akan diminta menjawab beberapa pertanyaan berikut sebagai penapisan kesehatan sebelum divaksin :

    Riwayat Alergi

    Jika baru pertama kali disuntik vaksin Covid-19, Sahabat Sehat perlu menjawab apakah sebelumnya memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak dan urtikaria seluruh badan atau reaksi berat lainnya karena vaksin? Jika ya, maka vaksinasi dapat diberikan di rumah sakit.

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Jika sebelumnya Sahabat Sehat sudah pernah divaksin Covid-19 dan hendak menerima vaksin dosis kedua, maka perlu menjawab apakah Sahabat Sehat memiliki riwayat alergi berat setelah divaksinasi Covid-19 sebelumnya? Jika ya, maka Sahabat Sehat tidak dapat diberikan vaksin Covid-19.

    Ibu Hamil & Menyusui

    Jika Sahabat Sehat saat ini tengah mengandung, maka pemberian vaksin Covid-19 dapat ditunda hingga melahirkan. Sementara bagi ibu menyusui, kini diperbolehkan mendapat vaksin Covid-19.

    Riwayat Penyakit Autoimun

    Jika Sahabat Sehat memiliki riwayat penyakit autoimun seperti asma, lupus dan lainnya maka pemberian vaksin Covid-19 ditunda jika masih dalam kondisi akut atau belum terkontrol.

    Riwayat Pengobatan Gangguan Darah

    Jika Sahabat Sehat tengah menjalani pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, gangguan sistem imun dan menerima transfusi darah, maka vaksinasi Covid-19 akan ditunda serta Sahabat Sehat perlu memeriksakan diri ke dokter.

    Riwayat Penggunaan Obat Penekan Sistem Imun

    Jika Sahabat Sehat saat ini tengah menjalani pengobatan dengan obat penekan sistem imun (immunosuppressant), seperti kortikosteroid dan obat kemoterapi maka vaksinasi Covid-19 akan ditunda. Sahabat Sehat disarankan memeriksakan diri kembali ke dokter.

    Riwayat Penyakit Jantung

    Jika Sahabat Sehat memiliki riwayat penyakit jantung berat dan dalam keadaan sesak, maka pemberian vaksin Covid-19 akan ditunda dan Sahabat Sehat dirujuk ke rumah sakit.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Khusus Lansia

    Khusus bagi peserta vaksinasi Covid-19 yang berusia ≥ 60 tahun, petugas akan menanyakan beberapa hal yaitu:

    • Apakah Sahabat Sehat mengalami kesulitan naik 10 anak tangga?
    • Apakah Sahabat Sehat sering merasa kelelahan?
    • Apakah Sahabat Sehat memiliki paling sedikit 5 dari 11 macam penyakit yaitu darah tinggi (hipertensi), diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke dan penyakit ginjal?
    • Apakah Sahabat Sehat mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100 sampai 200 meter?
    • Apakah Sahabat Sehat mengalami penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir?

    Jika Sahabat Sehat menjawab ya pada 3 atau lebih dari pertanyaan diatas, maka vaksin Covid-19 tidak dapat diberikan. Setelah menjawab pertanyaan diatas, tenaga kesehatan yang bertugas akan menentukan apakah Sahabat Sehat memenuhi kriteria untuk menerima vaksin Covid-19 atau pemberian vaksin akan ditunda.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Pelayanan Vaksinasi Meja 2

    Di meja 2, petugas akan melakukan pencatatan serta observasi pada para peserta vaksinasi. Jika dalam kurun waktu 15-30 menit sejak divaksin, Sahabat Sehat merasa ada keluhan maka segera laporkan ke petugas kesehatan yang bertugas agar segera mendapatkan penanganan. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai alur pelayanan vaksinasi Covid-19 serta berbagai pertanyaan yang harus dijawab sebelum diberikan vaksin Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang mengalami keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat.  Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Kontan. Jadi lebih singkat, ini alur terbaru layanan vaksinasi Covid-19 [Internet]. Indonesia : Kontan. 2021 [updated 2021 May 05; cited 2021 June 22]. Available from : https://kesehatan.kontan.co.id/news/jadi-lebih-singkat-ini-alur-terbaru-layanan-vaksinasi-covid-19?page=all
    2. Panitia Bersama Sentra Vaksinasi Atma Jaya Berdaya. Kartu Kendali Pelayanan Vaksinasi Covid-19. Indonesia : Panitia Bersama Sentra Vaksinasi Atma Jaya Berdaya; 2021.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia kian memburuk, ditambah dengan masuknya varian virus baru mutasi SARS-COV 2 sebelumnya yaitu varian Delta (B.1.617.2) yang pertama kali ditemukan di India. Per tanggal 20 juni 2021, kasus pasien yang terkonfirmasi menderita Covid-19 meningkat sebanyak 13.737 […]

    Cara Menggunakan Masker Efektif Mencegah Penularan Covid-19

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    memakai masker

    Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia kian memburuk, ditambah dengan masuknya varian virus baru mutasi SARS-COV 2 sebelumnya yaitu varian Delta (B.1.617.2) yang pertama kali ditemukan di India.

    Per tanggal 20 juni 2021, kasus pasien yang terkonfirmasi menderita Covid-19 meningkat sebanyak 13.737 kasus sehingga total pasien yang terinfeksi Covid-19 di Indonesia mencapai 1.989.909 kasus dengan kasus aktif mencapai 142,719 kasus. Jika dibandingkan dengan bulan Mei 2021, angka kasus meningkat tajam hingga lebih dari 50%. Sedangkan kasus meninggal akibat infeksi COVID-19 pada tanggal 20 juni 2021 sebanyak 371 orang, artinya diperkirakan setiap 1 jam di Indonesia ada 15 orang meninggal akibat Covid-19.

    Pemerintah telah menjalankan program vaksinasi sebagai upaya mencegah penularan Covid-19. Namun, vaksinasi saja tidaklah cukup untuk memutuskan rantai penularan Covid-19. Perilaku hidup bersih serta penggunaan masker menjadi salah satu tindakan yang dapat dilakukan Sahabat Sehat untuk membatasi penyebaran Covid-19.

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Cara Menggunakan Masker yang Benar

    Sahabat Sehat, menggunakan masker yang benar terbukti dapat melindungi dari infeksi Covid-19. Namun ternyata tidak semua jenis masker dapat memberikan perlindungan yang sama. Berikut ini cara menggunakan masker yang benar :

    • Pastikan masker yang digunakan menutupi hidung dan mulut, serta tidak ada celah.
    • Pilih masker dengan 3 atau 4 lapisan 
    • Gunakan masker berlapis jika diperlukan. Sahabat Sehat dapat menggunakan masker kain diatas masker bedah sehingga tidak ada celah di sekitar sisi wajah dan hidung.
    • Pilih masker dengan kawat di area pangkal hidung untuk menjaga kerapatan masker
    • Jika Sahabat Sehat menggunakan masker KN95, maka tidak perlu menggunakan masker berlapis.

    Gambar 1. Contoh Penggunaan Masker.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Efektifkah Menggunakan Masker Berlapis ?

    Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penggunaan dua masker memberikan perlindungan lebih dari pada hanya menggunakan satu masker saja. Para peneliti menemukan bahwa menggunakan satu masker bedah atau satu masker kain dapat memblokir 40% partikel yang masuk ke saluran pernapasan. Namun jika menggunakan masker berlapis (double), maka dapat memblokir partikel yang masuk ke saluran nafas hingga 80%.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai cara menggunakan masker yang efektif untuk mencegah penularan Covid-19. Bagi Sahabat Sehat yang ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Febiani D. Waspada! Angka Kematian Anak Penderita Covid-19 Indonesia Tertinggi di Dunia [Internet]. Indonesia : Okezone. 2021 [updated 2021 June 20; cited 2021 June 21]. Available from: https://nasional.okezone.com/read/2021/06/20/337/2428067/waspada-angka-kematian-anak-penderita-covid-19-indonesia-tertinggi-di-dunia?page=1
    2. Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Peta Sebaran COVID-19 [Internet]. Indonesia : Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional; [cited 2021 June 21].  Available from: https://covid19.go.id/peta-sebaran-covid19
    3. Brinston J, Rumore K, Berlin J. How to properly wear two masks and other mask-fitting tips following recent CDC advice [Internet]. USA : Chicago Tribune. 2021 [updated 2021 Feb 15; cited 2021 June 21]. Available from: https://www.chicagotribune.com/coronavirus/ct-viz-how-to-wear-two-masks-20210215-zhqyp7mwgrf2fbwm5fyvjsnoaq-story.html 
    4. Centers for Disease Control and Prevention. COVID-19 and Your Health [Internet]. USA :  Centers for Disease Control and Prevention. 2021 [updated 2021 April 06; cited 2021 June 21]. Available from: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/your-health/effective-masks.html

     

    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Mungkin tidak jarang sebagian orang yang hendak merencanakan pernikahan namun  tertunda akibat pandemi Covid-19. Banyak yang khawatir pernikahan justru menjadi salah satu kluster penularan Covid-19. Bagaimana tips melangsungkan pernikahan di tengah pandemi? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut.  Menjalankan Gaya Hidup Sehat […]

    Intip Tips Siap Menikah di Tengah Pandemi Covid-19

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    menikah di tengah corona, persiapan menikah di tengah corona

    Mungkin tidak jarang sebagian orang yang hendak merencanakan pernikahan namun  tertunda akibat pandemi Covid-19. Banyak yang khawatir pernikahan justru menjadi salah satu kluster penularan Covid-19. Bagaimana tips melangsungkan pernikahan di tengah pandemi? Nah Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut. 

    Menjalankan Gaya Hidup Sehat

    Selama mempersiapkan pernikahan, Sahabat Sehat tentu perlu mempersiapkan tubuh agar tidak lelah dan jatuh sakit. Sebab jika daya tahan tubuh akan menurun, Sahabat Sehat akan lebih mudah terinfeksi virus termasuk Covid-19.

    Produk Terkait : Siap Nikah

    Jadi sesibuk apapun persiapan yang dilakukan, Sahabat Sehat tetap harus memprioritaskan kesehatan diri sendiri. Perbanyaklah konsumsi makanan sehat dan bergizi, minum air putih serta beristirahat yang cukup.

     Lakukan Survei Secara Daring

    Sahabat Sehat patut bersyukur hidup di era digital seperti sekarang ini. Sahabat Sehat kini dapat mencari dan memilih vendor pernikahan secara daring, serta membaca review dan rating dari pengguna lainnya. Selain itu Sahabat Sehat juga dapat berdiskusi dan rapat dengan vendor mengenai rencana pernikahan melalui telepon maupun video call guna mengurangi frekuensi tatap muka selama masa pandemi Covid-19.

    Membuat Undangan Digital

    Kini Sahabat Sehat tidak perlu membuat kartu undangan sebab undangan pernikahan dapat dikirimkan melalui pesan instan. Yang terpenting, Sahabat Sehat tidak lupa menyertakan keterangan aturan protokol kesehatan selama menghadiri pernikahan pada kartu undangan digital.

    Membatasi Jumlah Tamu Undangan

    Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19, Sahabat Sehat sebaiknya membatasi jumlah tamu undangan yang hadir pada acara pernikahan. Utamakan tamu dari keluarga inti, kerabat dekat, maupun sahabat dekat saja.  

    Selain itu, Sahabat Sehat dapat menyiarkan pernikahan secara daring melalui aplikasi media sosial sehingga rekan lain dapat menyaksikan pernikahan Sahabat Sehat. Siapkan laptop, tablet,  atau telepon pintar untuk merekam dan menayangkan jalannya acara pernikahan secara langsung. 

    Baca Juga : Protokol Kesehatan Pernikahan di Tengah Pandemi

    Atur Penyajian Makanan Dengan Baik

    Semenjak pandemi Covid-19, Sahabat Sehat dapat menyiapkan alternatif makanan dengan cara menyajikan makanan per tamu. Namun apabila Sahabat Sehat ingin tetap menyajikan makanan dengan sistem prasmanan, sebaiknya petugas prasmanan menggunakan masker, sarung tangan, serta face shield untuk menghindari penularan Covid-19.

    Meskipun demikian, Sahabat Sehat juga perlu mempersiapkan pernikahan dengan melakukan pemeriksaan dan vaksinasi pranikah. Bagi Sahabat Sehat yang ingin melakukan vaksinasi pranikah maupun pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan dari Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai beberapa keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Baca Juga : Menikah di Tengah Corona

    Informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi: 

    1. Seputar Pernikahan. 5 Langkah Persiapan Pernikahan di Tengah Pandemi COVID-19  [Internet]. Indonesia : Seputar Pernikahan; [cited 2021 June 11]. Available from: http://www.seputarpernikahan.com/5-langkah-persiapan-pernikahan-di-tengah-pandemi-covid-19/
    2. Orori. Persiapan Pernikahan di Tengah Pandemi COVID-19 [Internet]. Indonesia : Orori. 2020 [updated 2020 June 04; cited 2021 June 11]. Available from:: https://www.orori.com/ororeads/persiapan-pernikahan-di-tengah-pandemi-covid-19
    3. Putri M. Berencana Menikah di 2021? Pertimbangkan Dulu 5 Hal Ini [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 Jan 02; cited 2021 June 11]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2021/01/02/071500920/berencana-menikah-di-2021-pertimbangkan-dulu-5-hal-ini-?page=all
    4. Prabawanti A. Tertunda Akibat Pandemi, Ini Tips Agar Anda Bisa Menyelenggarakan Pernikahan Virtual [Internet]. Indonesia : Indonesia Terhubung. 2020 [updated 2020 May 31; cited 2021 June 11]. Available from: https://indonesiaterhubung.id/artikel/337/tertunda-akibat-pandemi-ini-tips-agar-anda-bisa-menyelenggarakan-pernikahan-virtual 
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, hari ini bertepatan dengan hari yoga internasional. Selain untuk orang dewasa secara umum, ternyata ibu hamil turut dapat merasakan manfaat melakukan yoga atau disebut juga prenatal yoga. Mengutip dari The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), melakukan yoga selama masa […]

    Hari Yoga Internasional ! 5 Manfaat Penting Yoga Bagi Ibu Hamil

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat

    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Sahabat Sehat, hari ini bertepatan dengan hari yoga internasional. Selain untuk orang dewasa secara umum, ternyata ibu hamil turut dapat merasakan manfaat melakukan yoga atau disebut juga prenatal yoga.

    Mengutip dari The American College of Obstetricians and Gynecologist (ACOG), melakukan yoga selama masa kehamilan sangat direkomendasikan karena dapat memberikan berbagai manfaat bagi ibu hamil dan perkembangan janin. 

    Apa Itu Prenatal Yoga?

    Prenatal yoga adalah olahraga yoga yang dikhususkan untuk ibu hamil. Gerakan pada prenatal yoga telah disesuaikan sedemikian rupa agar ibu hamil tetap aman, nyaman, dan tidak berbahaya bagi ibu dan janin dalam kandungannya. Prenatal yoga dipercaya dapat membantu tubuh ibu menjadi lebih bugar dan lebih siap saat menghadapi persalinan. Manfaat prenatal yoga tidak hanya sebatas pada kebugaran fisik, karena yoga turut dipercaya membantu mental ibu agar lebih rileks selama masa kehamilan.

     Baca Juga : Olahraga Aman Ibu Hamil

    Manfaat Prenatal Yoga Bagi Ibu Hamil

    Bagi Sahabat Sehat yang sedang hamil dan ingin mencoba melakukan prenatal yoga, penting diingat agar tidak terlalu memaksakan diri saat pertama kali melakukan prenatal yoga. Berikut adalah beberapa manfaat prenatal yoga bagi kesehatan ibu hamil, diantaranya:

     

    • Meningkatkan Kualitas Tidur

     

    Pada umumnya, wanita hamil sering mengeluh sulit tidur. Berdasarkan data dari American Pregnancy Association, diperkirakan sebanyak 78 % wanita hamil mengalami insomnia. Sulit tidur ditandai dengan kesulitan saat memulai tidur, sering terbangun di malam hari, sulit untuk tidur kembali setelah terbangun, hingga muncul rasa lelah ketika bangun dipagi hari. 

    Kurangnya jam tidur dapat berpengaruh pada kehamilan dan proses persalinan. Jika terus dibiarkan, gangguan tidur seperti ini dapat berdampak pada kehamilan. Pada ibu hamil yang mengalami gangguan tidur, sangat dianjurkan untuk melakukan prenatal yoga. 

     

    • Mengurangi Stres

     

    Masa kehamilan dapat membuat wanita menjadi lebih tegang, tertekan, bahkan stress. Dengan melakukan prenatal yoga secara teratur, Sahabat Sehat menjadi lebih tenang dan rileks selama masa kehamilan. Hal ini berdampak baik bagi kesehatan mental ibu hamil dan perkembangan janin.

    Berdasarkan American Journal of Obstetrics and Gynecology, salah satu manfaat yoga bagi ibu hamil yaitu dapat mengelola stress, kesedihan, dan ketidakstabilan mood akibat hormon tubuh yang berubah ubah.

     

    • Mengurangi Rasa Sakit di Punggung

     

    Rasa nyeri dibagian perut dan punggung Ibu hamil diakibatkan karena semakin bertambahnya berat janin, plasenta dan air ketuban. Oleh sebab itu, prenatal yoga sangat bermanfaat bagi ibu hamil karena dapat mengurangi rasa nyeri pada perut tulang punggung serta membuat tubuh menjadi lebih rileks.

     

    • Mempererat Hubungan Ibu dan Janin

     

    Saat melakukan prenatal yoga, ibu hamil akan diminta untuk berkomunikasi dengan janin didalam kandungan. Ibu akan diminta mengusap bagian perut sebelum memulai latihan yoga dan mengajak bicara janin saat melakukan gerakan bersama.

    Baca Juga : Manfaat Yoga Atasi Gangguan Otot Akibat Kerja Belajar dari Rumah

    Gerakan Prenatal Yoga Bagi Ibu Hamil

    Jika Sahabat Sehat ingin melakukan prenatal yoga untuk pertama kalinya, sebaiknya lakukan konsultasi dengan dokter kandungan terlebih dahulu untuk memeriksa kondisi Ibu dan janin. Selain itu, lakukan yoga dibawah pengawasan instrusktur yang berpengalaman. 

    Berikut adalah beberapa gerakan prenatal yoga yang dapat Sahabat Sehat lakukan:

    • Cobbler’s atau Tailor’s Pose. Gerakan ini bermanfaat untuk membantu Sahabat Sehat membuka panggul ketika proses persalinan.
    • Pelvic Tilt atau Angry Cat. Gerakan ini membantu meredakan nyeri pada punggung.
    • Squatting. Gerakan ini berguna untuk mengistirahatkan tubuh bagian bawah.
    • Side-lying Position. Gerakan ini bermanfaat untuk mengistirahatkan seluruh tubuh.
    • Standing Warrior. Gerakan ini dapat membantu meredakan nyeri punggung dan panggul.
    • Tree Posture. Gerakan ini dapat memperkuat persendian dan meningkatkan keseimbangan bagi ibu hamil.

    Baca Juga : 7 Pose Yoga untuk Mencegah Osteoporosis

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai manfaat yoga prenatal bagi ibu hamil. Jika Sahabat Sehat mengalami keluhan selama dirumah saja, segera manfaatkan layanan Chat Dokter Prosehat. Info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    1. Mayoclinic. Prenatal yoga: What you need to know – Mayo Clinic [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 Feb 03; cited 2021 June 21]. Available from :: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/prenatal-yoga/art-20047193?p=1
    2. Sweat Studios. The benefits of yoga during pregnancy [Internet]. UK : Sweat Studios. 2020 [updated 2020 June 30; cited 2021 June 21]. Available from: https://sweatstudios.co.uk/the-benefits-of-yoga-during-pregnancy/
    3. Millenia D. Beragam Manfaat Yoga untuk Ibu Hamil Serta Gerakannya yang Bisa Dilakukan Di Rumah [Internet]. Indonesia : Orami. 2021 [updated 2021 April 30; cited 2021 June 21]. Available from: https://www.orami.co.id/magazine/yoga-untuk-ibu-hamil/
    4. Pratignyo T. Yoga Ibu Hamil. Ed 1. Jakarta : Pustaka Bunda; 2014.
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sahabat Sehat, saat ini varian delta virus Covid-19 (B.1617.2) yang pertama kali terdeteksi di India telah menyebar hingga lebih dari 60 negara di dunia termasuk diantaranya Indonesia. Disebutkan varian delta virus Covid-19 lebih banyak menyerang kaum dewasa muda dengan kondisi yang lebih berat. Hal ini disampaikan oleh Ketua […]

    Waspada Varian Delta Covid-19, Lebih Cepat Menular !

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    disease x, penyakit x, pandemi disease x

    Sahabat Sehat, saat ini varian delta virus Covid-19 (B.1617.2) yang pertama kali terdeteksi di India telah menyebar hingga lebih dari 60 negara di dunia termasuk diantaranya Indonesia. Disebutkan varian delta virus Covid-19 lebih banyak menyerang kaum dewasa muda dengan kondisi yang lebih berat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum IDI Daeng Muhammad Faqih pada diskusi virtual bertajuk “Covid-19 Meradang Setelah Libur Panjang” Sabtu 19 Juni 2021. Bagaimana gejala varian delta virus Covid-19 ? Sahabat Sehat, mari simak penjelasan berikut !

    Tingkat Penyebaran Tinggi

    Dari beberapa penelitian, kemampuan penyebaran varian delta virus Covid-19 mencapai 43-90%. Para pakar berpendapat bahwa varian delta virus Covid-19 lebih infeksius hingga 30-100% dibandingkan varian alpha.

    Sahabat Sehat, adanya perubahan (mutasi) protein pada varian delta virus Covid-19 menyebabkan virus lebih mudah masuk ke dalam sel tubuh manusia sehingga mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia

    Produk Terkait : Rapidtest Covid19

    Menyerang Kaum Muda

    Berdasarkan sebuah penelitian di Inggris, terungkap bahwa anak dan dewasa berusia dibawah 50 tahun beresiko 2.5 kali lipat terinfeksi varian delta virus Covid-19. Di Indonesia, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah menemukan sebanyak 33 kasus varian delta virus Covid-19 dan 25 kasus diantaranya memiliki riwayat habis berpergian keluar negeri. Selain itu, varian delta virus Covid-19 juga telah terdeteksi di sejumlah daerah seperti Kudus dan Bangkalan.

    Gejala Varian Delta Virus Covid-19

    Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa gejala varian delta virus Covid-19 yang harus diwaspadai, yaitu :

    • Sakit kepala
    • Nyeri tenggorokan
    • Hidung berair
    • Demam

    Gejala lain seperti batuk dan hilangnya kemampuan penciuman, menjadi kurang menonjol pada varian delta virus Covid-19. Para peneliti mengungkapkan bahwa mungkin orang akan salah persepsi dan mengira menderita influenza sehingga tidak melakukan isolasi mandiri, akibat kemiripan gejala antara influenza dengan varian delta virus Covid-19.

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen in Clinic

    Cara Mencegah Terinfeksi Covid-19

    Sahabat Sehat, meskipun program vaksinasi telah berlangsung namun Sahabat Sehat tetap perlu menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan :

    • Menggunakan masker
    • Menjaga jarak
    • Menjauhi kerumunan
    • Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
    • Membatasi mobilisasi

    Produk Terkait : KASIH Pemeriksaan Swab Antigen ke Rumah

    Selain itu, Sahabat Sehat dianjurkan mengikuti program vaksinasi yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah. Berdasarkan penelitian, pemberian dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech memberikan perlindungan hingga 79% terhadap varian delta virus Covid-19 dengan tingkat efektivitas mencapai 88% jika sudah terinfeksi varian delta virus Covid-19. 

    Sementara itu, pemberian vaksin AstraZeneca menunjukkan 92% mencegah perawatan di rumah sakit akibat varian delta virus Covid-19. Sebagai tambahan, tidak ada angka kematian pada mereka yang telah divaksin. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai varian delta virus Covid-19 yang memiliki tingkat penyebaran yang lebih tinggi. Jika Sahabat Sehat ingin melakukan pemeriksaan Covid-19, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Mangihot J. IDI: Varian Delta Banyak Menyerang Anak Muda, Saat Ditangani Kondisinya Sudah Buruk [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 June 19; cited 2021 June 21]. Available from : https://www.kompas.tv/article/185159/idi-varian-delta-banyak-menyerang-anak-muda-saat-ditangani-kondisinya-sudah-buruk?page=2
    2. Smith M. The COVID-19 Delta Variant: What to Know [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 June 18; cited 2021 June 21]. Available from : https://www.webmd.com/lung/covid-19-delta-variant-what-to-know

    BBC. Headache and runny nose linked to Delta variant [Internet]. UK : BBC. 2021 [updated 2021 June 15; cited 2021 June 21]. Available from : https://www.bbc.com/news/health-57467051

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja