Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 31–40 of 868 results

  • Berikut ini adalah infografik jangan malas gerak atau mager yang dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan, dan di masa pandemi Corona sangat mungkin terjadi karena kebijakan berkegiatan dari rumah. Karena itu, yuk, kita beraktivitas fisik, Sobat Sehat! Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas fisik dari rumah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan […]

    Infografik Jangan Malas Gerak (Mager)

    Berikut ini adalah infografik jangan malas gerak atau mager yang dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan, dan di masa pandemi Corona sangat mungkin terjadi karena kebijakan berkegiatan dari rumah. Karena itu, yuk, kita beraktivitas fisik, Sobat Sehat!

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai aktivitas fisik dari rumah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Read More
  • Isolasi mandiri sering dilakukan penderita Covid-19 yang berlangsung dari Maret 2020. Hal ini bertujuan agar penderita cepat sembuh dan tidak menularkan penyakit ke lingkungan sekitarnya. Isolasi mandiri dapat dilakukan di rumah atau di fasilitas pemerintah selama 10-14 hari sesuai dengan masa inkubasi atau penyebaran virus di dalam tubuh. Virus corona biasanya menunjukkan gejala-gejala dalam 1 – 14 hari. […]

    Isolasi Mandiri Covid-19 di Fasilitas Pemerintah dan Pengajuannya

    Isolasi mandiri sering dilakukan penderita Covid-19 yang berlangsung dari Maret 2020. Hal ini bertujuan agar penderita cepat sembuh dan tidak menularkan penyakit ke lingkungan sekitarnya. Isolasi mandiri dapat dilakukan di rumah atau di fasilitas pemerintah selama 10-14 hari sesuai dengan masa inkubasi atau penyebaran virus di dalam tubuh. Virus corona biasanya menunjukkan gejala-gejala dalam 1 – 14 hari. Oleh karena itu, orang yang dicurigai harus diisolasi selama 14 hari, baik di rumah sakit, rumah atau lokasi lain dan dipantau gejala-gejala yang muncul seperti demam, batuk atau sesak napas. Di Jakarta, isolasi mandiri di fasilitas milik pemerintah sesuai dengan Keputusan Gubernur Nomor 980 Tahun 2020 tentang Prosedur Pengelolaan Isolasi Terkendali dalam Rangka Penanganan Covid-19.

    isolasi mandiri covid-19

    Baca Juga: BNPB Bekerja Sama dengan Prosehat untuk Dukung Isolasi Mandiri Covid-19

    Salah satu fasilitas pemerintah yang menjadi rujukan untuk isolasi mandiri adalah Wisma Atlet Kemayoran yang sejak pandemi melanda dialihkan menjadi tempat darurat untuk penanganan penderita Covid-19. Fasilitas di Jakarta Pusat ini memiliki 2.000 tempat tidur untuk isolasi pasien dan merupakan hasil sinergi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan pemerintah pusat. Selain Wisma Atlet Kemayoran, Pemprov DKI juga menyediakan tiga fasilitas pemerintah lainnya, yaitu:

    • Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam (Jakarta Islamic Centre) di Jakarta Utara
    • Graha Wisata TMII di Jakarta Timur
    • Graha Wisata Ragunan di Kompleks GOR Ragunan Jaya, Jakarta Selatan

    Jakarta Islamic Centre  berlokasi di Kramat Tunggak dan diperkirakan mampu menampung 111 sampai 120 orang dari 56 kamar yang disediakan. Namun, menurut Kepala Sub Divisi Pengkajian JIC, fasilitas ini hanya untuk warga yang berdomisili di Jakarta Utara saja.  Tempat isolasi mandiri lainnya, yaitu Graha Wisata TMII, menyiapkan  48 kamar untuk menampung penderita Covid-19. Daya tampung Graha Wisata ke depannya diharapkan dapat mencapai 102 pasien. Terakhir, Graha Wisata Ragunan memiliki 83 kamar dan mampu menampung hingga 298 orang. Fasilitas ini di masa awal pandemi pernah menampung para tenaga kesehatan yang menangani Covid-19.

    Baca Juga: 7 Cara Melakukan Self Isolation yang Tepat Saat Wabah Corona

    Selain Pemprov DKI, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga sudah menunjuk dua hotel sebagai fasilitas isolasi tambahan, yaitu Ibis Style di Mangga Dua, Jakarta Utara yang mampu menampung 212 pasien. Hotel lainnya adalah U Stay Hotel di Mangga Besar, Jakarta Barat yang mampu menampung 140 pasien.

    Apa saja persyaratannya untuk dapat isolasi diri secara gratis di fasilitas-fasilitas milik  pemerintah tersebut?

    Ada beberapa kelompok yang dapat dirujuk ke fasilitas isolasi mandiri yang ditunjuk oleh pemerintah. Kelompok itu antara lain adalah:

    • Individu/masyarakat yang terkonfimasi Covid-19 tanpa gejala maupun bergejala ringan dan harus mendapat surat rujukan dari puskesmas, rumah sakit, atau dokter untuk menjalankan isolasi mandiri selama 10 hari. Di dalam surat tersebut terdapat keterangan “Tidak Mampu Isolasi Mandiri di Rumah”. Selain surat rujukan jugadiharapkan membawa hasil  tes PCR yang dinyatakan positif
    • Menandatangani lembar kesediaan untuk menjalani isolasi diri di lokasi isolasi mandiri
    • Mematuhi prosedur dan peraturan yang berlaku
    • Bagi yang hendak isolasi mandiri di fasilitas milik pemerintah tidak memiliki kapasitas isolasi pribadi sesuai dengan protokol kesehatan
    • Jika sanggup menjalankan isolasi mandiri di fasilitas milik pemerintah, petugas kesehatan akan meminta konfirmasi kepada individu yang bersangkutan untuk kemudian dijemput, dan dirujuk ke fasilitas yang sudah ditetapkan.

    Pada saat pengajuan rujukan ke fasilitas pemerintah perlu diingat bahwa pasien yang diterima adalah pasien tanpa gejala dan komorbid sedangkan yang bergejala ringan hingga sedang dialihkan ke RS atau tempat lain yang ditunjuk oleh pemerintah.

    Bagaimana bila penderita ingin isolasi mandiri saja di rumah?

    Apabila individu tidak bersedia isolasi mandiri di fasilitas milik pemerintah dan ingin di rumah, maka petugas kesehatan akan berkoordinasi dengan Gugus Tugas setempat dan menilai kelayakan fasilitas isolasi mandiri di rumah. Jika ternyata tidak layak, petugas kesehatan bersama dengan gugus tugas setempat, lurah, camat, Satpol PP, kepolisian, dan TNI akan dilakukan penjemputan terhadap pasien. Warga yang diperbolehkan isolasi mandiri di rumah harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan  dipantau secara berkala oleh petugas kesehatan beserta aparat yang terkait.

    Produk Terkait: Rapidtest-PCR Swab Covid-19 di Rumah

    Seperti apa standar untuk isolasi mandiri di rumah?

    Adapun standar minimal kriteria fasilitas lainnya berupa rumah atau fasilitas pribadi untuk lokasi isolasi terkendali sebagai berikut:

    • Persetujuan dari pemilik rumah / fasilitas / penanggung jawab bangunan
    • Rekomendasi dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 RT/RW setempat dan ditetapkan oleh lurah setempat selaku Ketua Gugus Tugas Kelurahan
    • Tidak ada penolakan dari warga setempat
    • Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Wilayah dapat menjamin pelaksanaan isolasi mandiri sesuai protokol kesehatan
    • Hanya dihuni oleh orang terkonfirmasi COVID-19 tanpa gejala atau bergejala ringan
    • Lokasi ruang isolasi terpisah dengan penghuni lainnya
    • Tersedia kamar mandi dalam
    • Cairan dari mulut / hidung atau air kumur, air seni, dan tinja orang yang isolasi mandiri langsung dibuang di wastafel atau lubang air limbah toilet dan dialirkan ke septic tank
    • Peralatan makan, minum, dan peralatan pribadi lainnya yang digunakan oleh orang yang isolasi mandiri harus dicuci sabun / deterjen dan air limbah yang berasal dari cucian dibuang ke saluran pembuangan air limbah
    • Tidak dalam permukiman yang padat dan terdapat jarak lebih dari 2 meter dari rumah lainnya
    • Kamar tidak menggunakan karpet / permadani
    • Sirkulasi udara berjalan dengan baik dan nyaman
    • Ketersediaan air bersih mengalir yang memadai
    • Adanya jejaring kerja sama dengan Satuan Gugus Tugas (pemangku wilayah, TNI, Polri, dan puskesmas setempat
    • Terdapat akses kendaraan roda empat
    • Bangunan dan lokasi aman dari ancaman bahaya lainnya, seperti banjir, kebakaran, maupun tanah longsor.

    Baca Juga: 5 Cara Tingkatkan Imun untuk Lawan Corona

    Nah, itulah Sobat Sehat mengenai isolasi mandiri di fasilitas pemerintah dan persyaratan-persyaratannya. Supaya Sobat Sehat tidak terpapar Covid-19 lakukanlah 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan serta menjalankan pola bersih hidup sehat. Jangan lupa juga untuk melakukan rapid test dan PCR swab di Prosehat. Info selengkapnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Catat! Ini Prosedur Pengajuan Isolasi Mandiri di Fasilitas Pemerintah | Kabar24 – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 22 October 2020]. Available from: https://kabar24.bisnis.com/read/20200923/243/1295399/catat-ini-prosedur-pengajuan-isolasi-mandiri-di-fasilitas-pemerintah
    2. Media K. Ingin Isolasi Mandiri Gratis di Fasilitas Pemerintah? Ini Syaratnya [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 22 October 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/10/02/07514351/ingin-isolasi-mandiri-gratis-di-fasilitas-pemerintah-ini-syaratnya
    3. Ini Alasan Kenapa Isolasi Covid-19 Harus 14 Hari [Internet]. suara.com. 2020 [cited 22 October 2020]. Available from: https://www.suara.com/health/2020/08/28/082125/ini-alasan-kenapa-isolasi-covid-19-harus-14-hari
    4. 48 Kamar Graha Wisata TMII Disiapkan untuk Isolasi OTG COVID-19 [Internet]. Situs Resmi Kota Administrasi Jakarta Timur. 2020 [cited 22 October 2020]. Available from: https://timur.jakarta.go.id/v19/news/Pemerintahan/7438/48-kamar-graha-wisata-tmii-disiapkan-untuk-isolasi-otg-covid-19
    5. Media K. Jadi Tempat Isolasi, Wisma Jakarta Islamic Centre Khusus Pasien OTG Warga Jakut Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 22 October 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/30/20380911/jadi-tempat-isolasi-wisma-jakarta-islamic-centre-khusus-pasien-otg-warga?page=all
    6. Graha Wisata Ragunan Siap Dipakai untuk Isolasi Covid-19 |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 22 October 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qhjyyl366/graha-wisata-ragunan-siap-dipakai-untuk-isolasi-covid19
    7. Pemprov DKI Jakarta Tetapkan Prosedur Isolasi Terkendali Dal… | Portal Resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta [Internet]. Jakarta.go.id. 2020 [cited 22 October 2020]. Available from: https://jakarta.go.id/artikel/konten/6940/pemprov-dki-jakarta-tetapkan-prosedur-isolasi-terkendali-dalam-penanganan-covid-19.
    8. Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Tanya Jawab Covid. [Internet]. Available from: https://covid19.go.id/tanya-jawab?search=Mengapa%20orang%20yang%20dicurigai%20(suspek)%20tertular%20virus%20corona%20harus%20diisolasi%20setidaknya%2014%20hari?
    Read More
  • Jerawat seringkali merupakan masalah pada kulit wajah yang sangat sensitif. Jerawat juga dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri pada semua wanita. Banyak cara yang sering dilakukan kaum hawa untuk menyingkirkan jerawat. Mulai dari memakai pencuci muka yang mahal, perawatan dokter, atau memakai krim tertentu yang justru bisa membahayakan wajah. Baca Juga: Tips Menghilangkan Jerawat dan […]

    Takut Wajah Berjerawat? Ikuti 6 Langkah Mencegah Jerawat

    Jerawat seringkali merupakan masalah pada kulit wajah yang sangat sensitif. Jerawat juga dapat menimbulkan rasa kurang percaya diri pada semua wanita. Banyak cara yang sering dilakukan kaum hawa untuk menyingkirkan jerawat. Mulai dari memakai pencuci muka yang mahal, perawatan dokter, atau memakai krim tertentu yang justru bisa membahayakan wajah.

    Baca Juga: Tips Menghilangkan Jerawat dan Cara Mencegahnya

    Ada juga beberapa dari kaum hawa pergi ke salon dan klinik kecantikan hanya untuk perawatan wajah, sehingga tidak akan ada jerawat yang muncul di wajah mereka. Namun, beberapa dari kaum hawa ada yang tidak ingin tersentuh dari bahan kimia. Tahukah Sobat bahwa makanan dan ketidakseimbangan hormon merupakan salah satu pemicu munculnya jerawat di wajah.

    Beberapa hal yang bisa Sobat lakukan agar terbebas dari jerawat yang sering muncul di wajah Sobat, simak ulasannya berikut ini

    1. Membiasakan membersihkan make up pada wajah

    Wajah yang kurang bersih, biasanya dapat menimbulkan jerawat. Terkadang kalian lupa bahwa make up yang terlalu lama dipakai dan tidak cocok di kulit kalian dapat menimbulkan masalah pada wajah Sobat berupa jerawat. Sobat bisa membersihkannya dengan make up remover, milk cleanser dan sejenisnya.

    Produk Terkait: Emina Creamy Milk Cleansing Lotion

    2. Memegang wajah dan menekan jerawat

    Hindari memegang wajah dengan tangan kotor, hal ini akan mengakibatkan jerawat karena wajah Sobat rentan oleh bakteri dan kuman penyebab jerawat. Terkadang jika kita mengetahui jerawat akan muncul di wajah, sebagian kaum hawa akan menekan jerawat dan di pencet-pencet, hal itu juga memicu penyumbatan pada pori-pori dan membuat jerawat semakin meradang.

    3. Olahraga

    Olahraga dilakukan bukan hanya untuk tubuh yang sehat atau menurunkan berat badan, olahraga juga bermanfaat untuk kulit wajah Sobat menjadi lebih sehat. Olahraga akan memperlancar peredaran darah dan berpengaruh pada kulit wajah Sobat serta membuat kulit wajah semakin cantik dan bebas dari jerawat

    4. Hindari makanan Junk Food

    Banyak sekali kaum hawa yang tidak pernah memperhatikan pola makan dengan mengonsumsi makanan junk food atau makanan yang tidak menyehatkan tubuh. Hal tersebut merupakan salah satu pemicu jerawat yang muncul di wajah.

    Baca Juga: 10 Bahan Makanan yang Sehat untuk Perawatan Kulit Wajah

    Sobat harus mengurangi berbagai makanan yang menjadi pemicu jerawat di antaranya berupa:

    • susu yang berlebihan,
    • makanan cepat saji seperti mie instan
    • pizza
    • minuman yang bersoda dan beralkohol

    5. Konsumsi Makanan Sehat

    Jerawat bisa muncul dikarenakan makanan yang tidak menyehatkan atau mengandung zat tertentu. Mengonsumsi makanan sehat juga penting bagi tubuh dan wajah. Beberapa buah juga dapat membantumu mencegah jerawat.

    Beberapa contoh sayur atau buah yang dapat menghilangkan jerawat:

    • Makanan sehat yang mengandung vitamin A
    • Mengandung Vitamin C dan E
    • Mengandung Omega 3
    • Mengandung selenium dan zinc

    Jangan lupa untuk mengonsumsi air putih minimal 5-8 gelas pada wanita perhari.

    6. Masker Alami

    Jika kalian tidak ingin merogoh kantong yang mahal, Sobat bisa membat masker secara alami sendiri di rumah. Masker yang bisa mencegah jerawat serta membuat kulit tampak lebih cerah, lembut dan bersih dari jerawat yang mengganggu.

    Baca Juga: Kulit Wajah Kusam? Yuk, Cegah dengan Masker Alami dari Buah

    Beberapa bahan yang akan kita bahas dibawah ini bisa Sobat pergunakan untuk membuat masker alami.

    • Masker madu dan alpukat
    • Masker lemon
    • Masker dari soda kue dan air
    • Masker madu dan yoghurt
    • Masker jeruk nipis
    • Masker kunyit dan pisang

    Ingin wajah bebeas dari jerawat membandel? Yuukk lakukan langkah diatas untuk mencegah wajah berjerawat. Lebih baik mencegah dari pada mengobati, dan jangan lupa hidup sehat dengan pola makan yang sehat serta olahraga agar badan dan kulitmu sehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai penanganan wajah berjerawat dan produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

     

    Read More
  • Memiliki kulit wajah yang putih dan juga sehat merupakan sebuah impian dari para wanita, wajah yang putih cerah juga mencerminkan seorang wanita yang mampu untuk merawat diri dengan baik. Terkadang para wanita menghabiskan banyak uang untuk membeli sebuah produk-produk kosmetik, walau terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Keinginan untuk mempercantik tapi kenyataan malah memperjelek […]

    8 Buah-buahan untuk Bahan Masker Wajah Memudarkan Flek Hitam

    Memiliki kulit wajah yang putih dan juga sehat merupakan sebuah impian dari para wanita, wajah yang putih cerah juga mencerminkan seorang wanita yang mampu untuk merawat diri dengan baik. Terkadang para wanita menghabiskan banyak uang untuk membeli sebuah produk-produk kosmetik, walau terkadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diinginkan. Keinginan untuk mempercantik tapi kenyataan malah memperjelek wajah.

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam

    Melakukan perawatan wajah secara alami memang bisa dilakukan. Namun, masih banyak wanita yang belum mengetahui cara yang harus dilakukan untuk merawat wajah dengan cara alami. Salah satu cara alami adalah menggunakan buah-buahan untuk dijadikan masker wajah dan berikut ini adalah 8 Buah-buahan untuk Bahan Masker Wajah yang bisa memudarkan flek hitam pada wajah:

    1. Pisang

    Kandungan vitamin A, B, dan E pada pisang dapat berguna untuk anti aging. Masker yang dibuat dari pisang dapat membuat kulit wajah jadi cerah dan halus bila dilakukan secara rutin. Cukup dengan satu buah pisang saja kita dapat membuat sebuah masker untuk perawatan wajah.

    2. Mangga

    Buah Mangga juga memiliki kandungan vitamin A, C, dan E yang sangat tinggi dan adanya antioksidan yang terkandung dalam mangga sangat efektif untuk mengatasi permasalahan pada kulit wajah. Dalam pembuatan masker ini sangatlah mudah cukup dengan 1 sendok madu dan 2 sendok buah mangga yang sudah dihaluskan, kemudian aduk rata kedua bahannya dan setelah siap gunakanlah pada muka secara merata. pijat-pijat beberapa menit lalu diamkan sampai kering selama 10 sampai 15 menit. Setelah selesai bilaslah sampai bersih dan lihat hasilnya.

    3. Lemon

    Lemon menjadi buah yang sangat efektif bila digunakan sebagai masker wajah untuk menghilangkan flek hitam. Untuk membuat masker dari lemon sangatlah mudah cukup siapkan 2 sendok teh kunyi yang sudah dihaluskan dan 1 sendok jus lemon aduk rata kedua bahannya sehingga menjadi sebuah krim kental, lalu bilaskan ke seluruh bagian muka dan diamkan selama kurang lebih 10 menit lalu bilaslah sampai bersih bila sudah selesai.

    4. Stroberi

    Antioksidan tinggi yang terkandung dalam buah stroberi dapat digunakan sebagai cara untuk menjaga kulit wajah agar tetap terlihat sehat dan cerah. Cara pembuatan masker dengan buah stroberi sanganlah mudah cukup siapkan beberapa buah stroberi kemudian blender hingga halus dan setelah halus lulurkan ke semua bagian muka secara perlahan dan diamkan selama 15 menit sampai mengering dan setelah selesai bilaslah dengan menggunakan air hangat.

    Baca Juga: 10 Bahan Makanan yang Sehat untuk Perawatan Kulit Wajah

    5. Alpukat

    Buah alpukat memiliki kandungan vitamin E yang tinggi yang sangat baik digunakan untuk perawatan kulit wajah. Untuk membuat masker dari alpukat sangatlah mudah karena cukup campurkan 1 buah alpuket yang sudah dihaluskan dengan 1 buah putih telur, aduklah sampai merata dan bilaskan secara merta ke seluruh bagian wajah dan diamkan sampai 20 menit setelah selesai bersihkan dengan air hangat secara perlahan-lahan.

    6. Pepaya

    Pepaya adalah salah satu buah yang memiliki banyak kandungan vitamin C dan E dan sangat berguna bagi perawatan kulit wajah. Bahan dasar untuk membuat masker dengan buah pepaya adalah 1 buah pepaya, oatmeal, putih telur, serta madu dan voila dan satukan semua bahanya kemudian aduk secara merata sampai halus. Setelah selesai bilaskan pada muka dan seluruh bagian muka. Diamkanlah selama beberapa menit sampai kering dan setelah sudah kering baluslah hingga bersih pakai air hangat.

    7. Tomat

    Tomat adalah salah satu buah yang dapat digunakan untuk melakukan perawatan untuk kulit wajah. Untuk membuat masker dengan dengan menggunakan tomat sangatlah mudah karena cukup dengan menghaluskan 2-3 buah tomat dan balurkan ke seluruh bagian muka lalu diamkan selama beberapa menit dan bila sudah selesai bilaslah sampai bersih menggunakan air hangat.

    Baca Juga: Takut Wajah Berjerawat? Ikuti 6 Langkah Mencegah Jerawat

    8. Semangka

    Semangka adalah buah yang sangat populer dan sangat baik digunakan untuk perawatan kulit wajah. Cara membuat masker dengan semangka sangatlah mudah cukup dengan menghaluskan 5 sampai 6 gram semangka dan stelah halus balurkanlah semangka ke seluruh bagian muka kemudian pijat-pijat secara perlahan setelah itu diamkan kurang lebih 20 menit dan setelah selesai basuhlah menggunakan kain yang telah dibasahi dengan air hangat.
    Itulah 8 buah yang dapat dijadikan masker guna melakukan perawatan kulit wajah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat dijadikan referensi terbaik dalam melakukan perawatan pada kulit wajah.

    Apabila Sobat menginginkan informasi lebih lanjut soal perawatan wajah dan produk kecantikan wajah, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

    Referensi Artikel:
    merdeka.com/gaya/5-buah-alami-ini-ampuh-buat-bikin-kulit-cerah-dalam-waktu-singkat.html
    liputan6.com/fashion-beauty/read/3496161/4-jenis-masker-alami-dari-buah-buahan-ini-mampu-mencerahkan-wajah

    Read More
  • Memiliki kulit putih dan lembut adalah dambaan setiap wanita. Tak sedikit dari mereka yang mencoba berbagai produk pemutih yang beredar di pasaran. Produk pemutih mulai dari scrub, pelembap, masker, dan metode perawatan kulit lainnya di samping penggunaan produk pemutih berbahan kimia. Kita sering disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat yang merupakan salah satu solusi untuk […]

    6 Makanan Sehat Ini untuk Mencerahkan Wajah Sobat

    Memiliki kulit putih dan lembut adalah dambaan setiap wanita. Tak sedikit dari mereka yang mencoba berbagai produk pemutih yang beredar di pasaran. Produk pemutih mulai dari scrub, pelembap, masker, dan metode perawatan kulit lainnya di samping penggunaan produk pemutih berbahan kimia. Kita sering disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat yang merupakan salah satu solusi untuk mendapatkan kulit putih alami. Berikut adalah tujuh makanan bernutrisi yang bisa mencerahkan kulit.

    pemutih wajah

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam

    1. Buah-buahan Berry

    keluarga berry

    Strawberry, blueberries, raspberry, dan buah lainnya yang termasuk ke dalam buah-buahan berry dapat Sobat masukkan ke dalam menu makanan sehari hari yang dapat membantu mencerahkan wajah. Menurut penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, buah-buahan berry memiliki kandungan antioksidan dan vitamin C yang cukup tinggi yang dibutuhkan bagi kesehatana kulit. Kandungan ini lah yang dapat membantu mengangkat tumpukan sel-sel kulit yang mati dan merangsang pembentukan kolagen yang dapat mengencangkan kulit wajah. tak hanya dapat membantu mencerahkan dari dalam, namun buah-buahan ini juga dapat dijadikan masker untuk memutihkan wajah dari luar.

    2. Bit Merah

    Buah berwarna merah ini memiliki kandungan yang kaya akan vitamin dan zat besi yang membantu membersihkan wajah hingga ke pori-pori terdalam, mencerahkan kulit, sekaligus memperlancar aliran darah. Sobat bisa mengonsumsi 1 gelas jus bit merah setiap harinya untuk membantu mencerahkan wajah dari dalam. Untuk hasil yang maksimal, gunakan pula bit merah sebagai masker wajah secara rutin.

    3. Pepaya

    Tak hanya kaya mengandung vitamin C, namun pepaya juga memiliki kandungan vitamin A, vitamin E, serta antioksidan yang dapat membantu membantu mencerahkan wajah serta mengatasi bekas jerawat dan noda hitam. Pepaya juga dapat membersihkan sistem pencernaan dan memperlancar siklus menstruasi. Sobat bisa mengonsumsi buah pepaya secara langsung maupun diolah dalam bentuk jus buah.

    Produk Terkait: Multivitamin

    4. Tomat

    Tomat merupakan sumber likopen, yang mana sangat baik untuk kesehatan kulit. Kandungan ini membantu untuk mencerahkan wajah sekaligus mengatasi noda hitam. Bagi Sobat yang sedang diet, mengonsumsi tomat akan sangat baik karena dapat menurunkan berat badan sekaligus mencegah kanker.

    5. Jus Lemon

    Buah lemon memiliki kandungan yang kaya akan vitamin C yang cukup tinggi yang sangat bermanfaat mencerahkan wajah yang kusam secara alami dan cepat. Lemon juga membantu mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti garis-garis halus, keriput, flek hitam, serta jerawat dan komedo. Tak heran jika lemon sering diekstrak untuk dijadikan bahan dasar dalam skincare-skincare yang berfungsi untuk mencerahkan wajah. Sobat bisa mengonsumsi air lemon yang diseduh dengan air hangat dan ditambahkan sedikit madu. Konsumsi air lemon ini selagi hangat secara rutin. Namun, jika Sobat memiliki permasalahan pada lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi lemon.

    Baca Juga: Inilah 4 Khasiat Air Lemon yang Perlu Sobat Ketahui

    6. Yoghurt

    Tak hanya baik bagi usus, tetapi yoghurt ini juga sangat baik untuk mencerahkan kulit karena kandungan asam laktatnya yang berperan sebagai pemutih kulit alami. Tak heran jika banyak orang menggunakan yoghurt sebagai masker alami yang dapat membantu mencerahkan wajah dengan cepat. Namun sebenarnya, Sobat juga harus mengonsumsi yoghurt secara rutin sebagai perawatan dari dalam.

    Nah, itu tadi 6 makanan sehat yang dapat Sobat jadikan sebagai cara mencerahkan wajah. Selain itu, imbangi dengan pola makan makanan sehat sehingga Sobat bisa mendapatkan wajah yang cerah dengan cepat. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi Sobat. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut soal makanan sehat pencerah wajah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Jangan lupa untuk menyaksikan Webinar Prosehat tanggal 4 November 2020 bertemakan kecantikan, dengan salah satu narasumber dr. Sonia Wibisono. Untuk pendaftaran bisa dilakukan di: https://s.id/CantikWanitaIndonesia.

     

    Sumber:
    merdeka.com/sehat/7-makanan-sehat-pencerah-kulit.html
    vemale.com/cantik/56372-10-makanan-terbaik-untuk-memutihkan-kulit-dari-dalam.html

    Read More
  • Liburan panjang akhir pekan atau long weekend di Indonesia kembali lagi, yaitu pada 28 Oktober-30 Oktober 2020. Libur itu sendiri merupakan hari libur nasional, yaitu Maulid Nabi SAW yang jatuh pada hari Kamis, 29 Oktober 2020, dan oleh pemerintah dijadikan sebagai cuti bersama. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan lonjakan orang-orang yang akan bepergian di […]

    Liburan Panjang Akhir Pekan Bulan Oktober? Yuk, Di Rumah Aja!

    Liburan panjang akhir pekan atau long weekend di Indonesia kembali lagi, yaitu pada 28 Oktober-30 Oktober 2020. Libur itu sendiri merupakan hari libur nasional, yaitu Maulid Nabi SAW yang jatuh pada hari Kamis, 29 Oktober 2020, dan oleh pemerintah dijadikan sebagai cuti bersama. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan lonjakan orang-orang yang akan bepergian di saat pandemi  Corona masih jauh dari kata selesai atau berakhir. Perlu diketahui, hingga Selasa, 27 Oktober 2020, jumlah penderita Corona di Indonesia berjumlah 396.454, dengan perincian sembuh sebanyak 322.248 dan meninggal sebanyak 13.512 orang. Dikhawatirkan dengan jumlah yang masih terus menaik setiap harinya, long weekend di bulan Oktober ini malah akan menambah kembali jumlah penderita virus asal Wuhan tersebut. Tentu saja hal ini malah akan semakin menambah beban dan pekerjaan semua elemen yang terkait termasuk para tenaga kesehatan. Apalagi, vaksin Covid-19 yang direncanakan pada bulan November kemungkinan besar juga akan molor dari jadwal.

    liburan panjang akhir pekan, liburan long weekend

    Baca Juga: Rangkuman Webinar Prosehat Traveling Sehat dan Aman di Era Covid-19

    Dilansir dari akun Instagram @pandemictalks, tercatat dua kali long weekend di masa pandemi Corona terjadi lonjakan kasus. Pada long weekend Idul Fitri 22-25 Mei 2020, tercatat ada 41% kenaikan kasus harian sedangkan pada long weekend Tujuh Belasan atau Hari Kemerdekaan 16-22 Agustus 2020 tercatat ada 21% kenaikan kasus harian. Untuk wilayah Jakarta sendiri yang masih merupakan episentrum penyebaran virus, dua kali long weekend menghasilkan jumlah penderita hingga mencapai 1.114 kasus. Rincian jumlah kenaikannya adalah sebagai berikut:

    Kenaikan jumlah kasus harian dan kumulatif mingguan hingga 93% sejak libur hari Raya Idul Fitri. Kenaikan angka tersebut terjadi pada rentang waktu 10-14 hari. Empat pekan di bulan Juni 2020 menjadi momen penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 dengan angka harian mencapai 1.000. Pada pekan pertama, rata-rata kasus mencapai 674 namun saat pekan kedua melonjak hampir dua kali lipat menjadi 1.013 kasus. Lantas pada pekan ketiga mencapai 1.088 kasus, dan pekan keempat mencapai 1.159 kasus, dan angka tersebut menjadi rekor baru pasca-libur Lebaran. Ketika long weekend Hari Kemerdekaan tiba, angka kenaikan  tidak terjadi secara langsung namun ada pertambahan drastis saat memasuki bulan September. Pekan pertama September tercatat sudah 3.500 kasus lalu berlanjut di bulan kedua  dengan angka rata-rata 4.000 kasus. Selanjutnya pada pekan ketiga September angka kenaikan nyaris menyentuh 5.000 kasus sehingga benar-benar mengkhawatirkan. Karena itulah, di Jakarta diberlakukan kembali PSBB seperti di awal pandemi.

    Menyikapi jumlah penderita Corona yang bakal menaik setelah long weekend Oktober ini, Ketua Satgas Covid-19, Doni Monardo, akan meminta pemerintah pusat dan daerah untuk berkoordinasi mengenai protokol kesehatan. Juru bicara Satgas Covid-19, Profesor Wiku Adisasmito juga mengingatkan masyarakat supaya tidak berkerumun selama libur panjang dan selalu melaksanakan 3M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak yang selama ini dianjurkan. Ia juga meminta pengelola tempat wisata harus memfasilitas penerapan protokol kesehatan seperti membatasi tingkat okupansi atau kapasitas terisi maksimal 50% dari total kapasitas. Pengelola tempat wisata juga harus menyediakan sarana mencuci tangan di banyak titik, merenggangkan jarak antar pengunjung, dan mengawasi pengunjung agar memakai masker di tempat umum sehingga panen kasus dan pecah rekor Covid-19 tidak terjadi lagi.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Selain Doni dan Profesor Wiku, Mendagri Tito Karnavian juga meminta masyarakat liburan di rumah saja atau sebaiknya melakukan tes PCR terlebih dahulu jika ingin berlibur supaya tidak tertular dan penyebaran bisa diminimalkan.

    Produk Terkait: Layanan PCR-Rapid Test di Rumah atau Kantor

    Jika melihat gambaran di atas, untuk Sobat Sehat sebaiknya pikir-pikir dahulu jika memang ingin liburan di akhir pekan yang panjang karena cuti bersama dari pemerintah ini. Mengapa? Berikut ini adalah beberapa alasannya seperti dilansir dari @pandemictalks.

    Risiko Penularan Virus yang Tinggi

    Mengapa? Sobat ketika ke luar rumah tentunya akan berada di tempat yang ramai dan tertutup. Pada tempat yang seperti potensi tertular virus sangat besar sekali karena ventilasi tempat yang buruk, durasi keberadaan di tempat tersebut dalam waktu yang lama, dan berada di keramaian pada jarak yang berdekatan.

    Bertemu orang, saudara, atau teman yang tidak diketahui riwayat perjalanannya

    Hal ini sangat mungkin sekali jika Sobat memaksakan tetap keluar rumah saat long weekend demi menikmati liburan. Orang-orang yang Sobat temui itu tentu tidak diketahui riwayat perjalanannya, dan apakah ketika melakukan perjalanan itu dia sudah menerapkan protokol kesehatan? Tentu hal ini yang harus menjadi perhatian. Sebab, kemungkinan besar dia adalah OTG. Yang perlu juga diperhatikan meskipun Sobat sudah melakukan rapid test dan PCR, hal itu nyatanya tidak menjamin akan kebal, dan rasa bahagia yang timbul sebagai akibat efek liburan tidak menjamin imunitas tubuh kuat dan kebal juga.

    Baca Juga: Cara Mendapatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Tanpa ke Bioskop

    Semakin tinggi mobilitas, semakin virus menyebar

    Hal ini tidak salah jika berkaca pada libur-libur akhir pekan panjang sebelumnya. Liburan pada masa seperti ini memang akan membuat mobilitas manusia menjadi tinggi. Karena itu, salah satu caranya adalah menghentikan mobilitas hingga 80%. Hal itu tentu akan diperparah dengan banyaknya kerumunan di sejumlah titik seperti di jalan, tempat pemberhentian, rumah makan, penginapan, dan termasuk juga tempat wisata yang menjadi episentrum.

    Munculnya kluster liburan dan kluster keluarga

    Tidak pelak libur long weekend tentunya juga akan menciptakan  kluster liburan dan kluster keluarga. Hal ini tentu cukup membahayakan karena kluster yang tercipta tanpa diketahui akan menjadi penyebar virus bagi orang-orang di sekitar sehingga menambah kembali jumlah kenaikan. Foto-foto di media sosial mengenai liburan akan semakin menambah masyarakat berlibur di tengah pandemi karena kebanyakan dari mereka belum begitu yakin mengenai pandemi; nyata atau tidak. Foto-foto juga akan menciptakan ilusi bahwa pandemi sudah kelar, dan akhirnya pandemi benar-benar jauh dari kata selesai.

    Lalu apa yang harus dilakukan saat long weekend tiba?

    Yang perlu Sobat lakukan adalah sebagai berikut:

    • Liburan di rumah saja
    • Rencanakan kegiatan yang positif dan kreatif di rumah dengan keluarga
    • Yakinkan dan jelaskan bahwa liburan di rumah merupakan langkah yang bijak demi keluarga dan keselamatan sosial bersama
    • Jika ada ajakan silaturahmi secara fisik, tolaklah dengan sopan, dan ganti saja dengan cara digital

    Baca Juga: 7 Cara Melakukan Self-Isolation yang Tepat Saat Wabah Corona

    Itulah Sobat pentingnya untuk tetap di rumah saja selama libur long weekend bulan Oktober. Supaya Sobat tidak terkena virus selalu melaksanakan 3 M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak serta menjalankan perilaku hidup bersih sehat. Nah, supaya liburan Sobat Sehat di rumah makin seru jangan lupa juga manfaatkan kesempatan berbelanja produk-produk kesehatan di Prosehat dengan promo-promo yang menarik tentunya. Sobat bisa juga memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah, serta juga dapat melakukan rapid test dan PCR swab juga di rumah supaya Sobat tetap aman dan sehat serta terhindar dari penularan Covid-19. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. VIVA P. Long Weekend Oktober, Jangan Sampai Kasus COVID-19 Pecah Rekor Lagi [Internet]. Viva.co.id. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://www.viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/1313729-long-weekend-oktober-jangan-sampai-kasus-covid-19-pecah-rekor-lagi
    2. Satgas: Jangan Ada Panen Kasus Covid-19 Usai <em>Long Weekend</em> |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qfd2s8354/satgas-jangan-ada-panen-kasus-covid19-usai-emlong-weekendem
    3. Dua Kali <em>Long Weekend</em> Hasilkan Seribuan Kasus Covid di DKI |Republika Online [Internet]. Republika Online. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://republika.co.id/berita/qfwl9v409/dua-kali-emlong-weekendem-hasilkan-seribuan-kasus-covid-di-dki
    4. [Internet]. 2020 [cited 27 October 2020]. Available from: https://www.instagram.com/p/CGyVbhAgR78/
    Read More
  • Perlukah memakai sunscreen ketika sedang WFH saat pandemi ini? Tentu saja banyak Sobat Sehat yang pasti bertanya-tanya. Jawabannya tentu saja perlu. Banyak alasan yang mengharuskan Sobat untuk tetap memakai sunscreen walaupun sedang di rumah saja. Apa sajakah alasan-alasan itu? Yuk, mari simak! Baca Juga: 8 Tips Meningkatkan Semangat Work From Home Selama Bulan Ramadan Alasan […]

    Perlunya Memakai Sunscreen di Rumah dan Cara Memilihnya

    Perlukah memakai sunscreen ketika sedang WFH saat pandemi ini? Tentu saja banyak Sobat Sehat yang pasti bertanya-tanya. Jawabannya tentu saja perlu. Banyak alasan yang mengharuskan Sobat untuk tetap memakai sunscreen walaupun sedang di rumah saja. Apa sajakah alasan-alasan itu? Yuk, mari simak!

    memakai sunscreen di rumah

    Baca Juga: 8 Tips Meningkatkan Semangat Work From Home Selama Bulan Ramadan

    Alasan Memakai Sunscreen di Rumah

    Mencegah Kanker Kulit

    Meskipun Sobat sedang berada di dalam rumah, dan keluar hanya untuk keperluan tertentu, tetap saja sunscreen harus dipakai. Perlu Sobat ketahui ada dua jenis paparan sinar matahari yang merusak kulit, yaitu UV A jarak panjang dan UV B jarak pendek. Kebanyakan jendela mampu menyaring sinar UV sehingga Sobat tidak akan terbakar sinar matahari saat duduk di samping jendela. Akan  tetapi, sinar UV A ini mampu menembus melalui jendela, dan sinar UV A diketahui lebih berbahaya karena dapat menurunkan tingkat kolagen secara drastis dan berisiko menyebabkan kanker kulit.

    Mencegah Kulit Rusak

    Pada masa WFH, Sobat akan menghabiskan waktu lebih banyak di depan perangkat elektronik seperti komputer atau laptop. Perangkat elektronik tentunya akan mengeluarkan sinar biru yang dapat menghasilkan radikal bebas yang merusak kulit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sinar biru dapat menyebabkan hiperpigmentasi, keriput, menghasilkam radikal bebas, molekul tidak stabil yang dapat membunuh kolagen dan merusak kulit. Selain itu, studi membuktikan bahwa terlalu banyak sinar biru dapat memengaruhi tidur dengan menekan sekresi melatonin yang merupakan hormon penyebab kantuk.Karena itu, penting sekali untuk memakai sunscreen walaupun berada di rumah saja.

    Mencegah Penuaan Dini

    Paparan sinar ultraviolet ternyata juga bisa menyebabkan penuaan dini, hiperpigmentasi, dan lingkar hitam yang muncul di bagian wajah meskipun Sobat di rumah saja. Efek sinar ultraviolet tergantung pada beberapa lama Sobat terkena paparan, dan jika serius bisa mengakibatkan kanker kulit. Gunakan sunscreen yang mengandung SPF 30 untuk mencegah paparan langsung maupun tidak langsung.

    Produk Terkait: Parasol Sunscreen Lotion SPF 30

    Cara Memilih Sunscreen di Rumah yang Tepat

    Setelah Sobat Sehat mengetahui pentingnya pemakaian sunscreen di rumah kini saatnya Sobat mengetahui cara memilih sunscreen yang tepat untuk di rumah selama WFH. Apa saja itu? Yuk, mari simak!

    Pilih Kadar SPF-nya

    Kadar SPF merupakan faktor paling penting dalam memilih sunscreen atau tabir surya. SPF ini mengukur berapa banyak UVB yang bisa difilter oleh sunscreen. Pilih minimal yang kadar SPF-nya 30 karena mampu menyaring 97% sinar UVB. Biasanya make-up atau pelembap hanya mengandung 15-25 SPF. Itu berarti cahaya yang disaring hanya sekitar 90%. Pakailah sunscreen pada semua area yang terkena paparan sinar matahari, baik di luar maupun di dalam ruangan. Untuk UVA pakailah sunscreen dengan 4 bintang.

    Ketahui Kapasitas untuk Menangkal UVA dan UVB

    Biasanya SPF untuk menangkal UVB memiliki skala 2-100 sedangkan rating bintang digunakan untuk mengukur kemampuan filter UVA, dengan rating dari 1-5 bintang yang artinya semakin tinggi semakin baik. Hal ini menunjukkan bahwa sunscreen UVA bekerja 1/3 dari sunscreen UVB. Mengenai tanda ada juga botol yang memakai simbol lingkaran dengan tulisan UVA pada kemasanya. Supaya tidak bingung carilah label ‘’broad spectrum” atau “UVA” dan “UVB”. Keduanya menunjukkan kemampuan sunscreen menyaring sinar UVA dan UVB. UVA diketahui dapat menyebabkan penuaan diri, keriput, dan bercak hitam sedangkan UV membuat kulit terbakar.

    Baca Juga: 7 Cara Merawat Kulit dari Dalam

    Perhatikan Masa Kedaluwarsa

    Mengetahui dan memperhatikan masa kedaluwarsa juga penting untuk memilih sunscreen yang tepat ketika di rumah saja karena semakin baru sebuah tabir Suraya semakin efisien dan optimal perlindungannya. Ketika akan membeli cobalah teliti terlebih dahulu. Pilih tanggal produksi yang paling baru karena kandungan pelindung di  dalam sunscreen cepat rusak. Hindarilah produk yang mendekati tanggal kedaluwarsa meski diskonnya menggiurkan. Masa kedaluwarsa tabir surya itu biasanya dihitung dari 2-3 tahun sesudah masa produksi. Apabila yang sudah kedaluwarsa dipaksakan untuk dipakai, Sobat nantinya akan merasa gatal-gatal.

    Jangan Terkecoh Merek

    Banyak dari Sobat Sehat yang sudah pasti akan melihat terlebih dahulu merek ketika akan membeli produk termasuk juga sunscreen. Sebenarnya ini tidak bisa menjadi patokan asalkan Sobat memakainya dengan benar. Percuma saja jika Sobat membeli sunscreen dengan merek ternama namun pemakaiannya tidak optimal. Efek yang diinginkan pun tidak ada sama sekali.

    Gunakan dengan Baik

    Supaya hasilnya bagus gunakanlah sunscreen dengan jumlah yang cukup. Panduannya adalah sebagai berikut:

    • Untuk orang dewasa pakai sunscreen sebanyak 2 sendok teh untuk wajah, lengan, dan leher. Jika sedang berenang pakailah sebanyak 2 sendok makan untuk keseluruhan badan
    • Pakailah sunscreen sebanyak dua kali ketika hendak keluar ruangan saat matahari terik. Durasi terbaik adalah 30 menit sebelum pergi dan saat mau ke luar ruangan. Jangan lupa oleskan di leher, telinga, dan juga kulit kepala apabila ternyata Sobat mempunyai kepala botak. Pakailah topi untuk melindungi kepala.
    • Pakailah ulang sunscreen saat berada di luar ruangan dalam waktu yang lama semisal ketika berenang begitu keluar dari air, atau pakailah sunscreen tiap dua jam sekali jika Sobat mempunyai profesi yang kebanyakan bekerja di luar kantor.

    Perhatikan Jenis Kulit

    Yang terakhir adalah perhatikan jenis kulit. Jenis kulit ini sangat penting dan akan memengaruhi pemakaian sunscreen. Kalau Sobat memiliki jenis kulit wajah berjerawat atau berminyak pakailah sunscreen yang memilki label non-comedogenic atau berbahan dasar air (water-based). Untuk kulit kering biasanya membutuhkan pelembap saat memakai sunscreen atau sunscreen yang mengandung hyaluronic acid atau ceramides. Sedangkan pada kulit sensitif membutuhkan sunscreen mineral maupun sunscreen yang mengandung zinc oxide dan titanium dioxide.

    Baca Juga: Takut Wajah Berjerawat? Ikuti 6 Langkah Mencegah Jerawat

    Nah, itulah alasan mengenai pentingnya memakai sunscreen di rumah selama WFH beserta cara memilihnya. Untuk lebih dalam mengenai sunscreen silakan sobat tonton video berikut ini, dan jangan lupa subscribe Youtube Prosehat.

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai sunscreen dan pelembap kulit dan wajah lainnya serta produk-produk kesehatan yang berkaitan silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. 3 Alasan Wajib Pakai Sunscreen Meski di Rumah Aja [Internet]. Solopos.com. 2020 [cited 21 October 2020]. Available from: https://www.solopos.com/3-alasan-wajib-pakai-sunscreen-meski-di-rumah-aja-1064599
    2. Indonesia C. Perlukah Mengaplikasikan Sunscreen Selama WFH dalam Ruangan? [Internet]. Cosmopolitan Indonesia. 2020 [cited 21 October 2020]. Available from: https://www.cosmopolitan.co.id/article/read/4/2020/19559/perlukah-mengaplikasikan-sunscreen-selama-wfh-dalam-ruangan
    3. 7 Cara Memilih Sunscreen untuk Pemakaian di Badan dan Wajah [Internet]. Rukita. 2020 [cited 21 October 2020]. Available from: https://www.rukita.co/stories/memilih-sunscreen/
    Read More
  • Virus dan bakteri adalah kata-kata yang sering terdengar di telinga kita terutama jika berhubungan dengan dunia kesehatan. Namun, apakah Sobat Sehat sudah mengetahui bahwa keduanya ternyata serupa tapi tak sama. Sebagian orang menganggap keduanya sama karena keduanya adalah mikroba yang kerap menimbulkan berbagai penyakit. Tak hanya penyakit, baik virus maupun bakteri juga bisa menyebabkan infeksi […]

    Virus dan Bakteri, Perbedaan dan Cara Mencegah Infeksinya

    Virus dan bakteri adalah kata-kata yang sering terdengar di telinga kita terutama jika berhubungan dengan dunia kesehatan. Namun, apakah Sobat Sehat sudah mengetahui bahwa keduanya ternyata serupa tapi tak sama. Sebagian orang menganggap keduanya sama karena keduanya adalah mikroba yang kerap menimbulkan berbagai penyakit. Tak hanya penyakit, baik virus maupun bakteri juga bisa menyebabkan infeksi yang berujung pada komplikasi serius di dalam tubuh manusia dan bersifat menular. Mereka juga bisa hidup di dalam atau di permukaan tubuh manusia, serta memiliki berbagai bentuk dan struktur.

    virus dan bakteri

    Baca Juga: 5 Cara Tingkatkan Imun untuk Lawan Corona

    Contoh terkini yang familiar dibicarakan sekarang ini adalah Covid-19 salah satu jenis virus Corona, yaitu virus SARS CoV-2. Masyarakat pun mengetahui namun tetap saja kerap menyamakan dengan bakteri. Karena itulah, supaya tidak tercampur aduk dan salah kaprah mengenai keduanya, yuk Sobat Sehat, marik simak perbedaan mengenai virus dan bakteri.

    Perbedaan virus dan bakteri

    Ukuran dan bentuk

    Ukuran adalah perbedaan dasar pertama bagi keduanya. Jika dilihat dari ukurannya, virus merupakan mikroorganisme yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan bakteri. Selain ukuran, keduanya juga memiliki wujud yang berbeda. Bakteri berbentuk batang sel tunggal yang memiliki DNA. Struktur pembentuknya pun sangat sederhana karena tidak memiliki inti dan kerangka sel, dan dapat dilihat melalui mikroskop cahaya.  Bakteri biasanya bereproduksi dengan cara membelah diri di berbagai macam lingkungan serta tidak harus menginvasi sel hidup yang sehat. Untuk virus, ia tidak ada membran sel, dan biasanya mengandung asam nukleat yang genetiknya bisa RNA, bisa juga DNA. Karena tidak memiliki membran sel inilah virus membutuhkan sel untuk bertahan hidup dan mereplikasi dirinya sendiri sehingga ia akan menyerang sel hidup yang sehat untuk dijadikan sebagai rumah atau inang yang selanjutnya digunakan untuk bertahan hidup dengan memperbanyak diri. Virus sendiri hanya bisa dilihat melalui mikroskop elektron.

    Penyakit yang Ditimbulkan

    Karena tugasnya adalah merusak sel-sel hidup yang sehat, virus dapat menyebabkan penyakit yang tidak bisa disembuhkan dan mematikan, dan hanya bisa dicegah melalui vaksinasi. Contoh dari penyakit-penyakit yang ditimbulkan oleh virus adalah HIV, Ebola, HPV, Influenza, kanker, dan terakhir Corona. Sebagian dari penyakit-penyakit tersebut sudah ada vaksinnya namun untuk Corona atau Covid-19 belum ada dan masih dalam pengembangan. Hal ini tentu saja berbeda pada bakteri yang memang tidak mempunyai kemampuan mutasi sebagus virus. Bakteri pun dikelompokkan ke dalam dua jenis, yaitu bakteri pembawa penyakit dan bakteri pemberi manfaat. Dalam beberapa kasus, ada penyakit-penyakit yang disebabkan oleh bakteri berakibat fatal, namun melalui penanganan medis yang tepat penyakit yang disebabkan oleh bakteri bisa disembuhkan. Contoh penyakit-penyakit ini adalah: Tuberkulosis, Meningitis, Sepsis dan Leptospirosis.

    Baca Juga: 10 Penyakit Karena Banjir yang Perlu Diwaspadai

    Status

    Apakah virus dan bakteri merupakan makhluk hidup? Hingga saat ini peneliti masih terus mencari jawaban mengenai virus; apakah makhluk hidup atau bukan? Sifat virus yang seperti zombie dan menyerang sel sehat untuk dijadikan sebagai inang membuat para peneliti masih meragukan status hidup virus, dan akhirnya disimpulkan bahwa virus bukan merupakan makhluk hidup. Hal ini tentu saja berbeda halnya dengan bakteri yang sudah bisa dimasukkan sebagai makhluk hidup yang tidak perlu membutukan inang untuk berkembang biak.

    Manfaat Keduanya

    Untuk urusan manfaat, baik virus maupun bakteri jelas mempunyain perbedaan. Virus sendiri karena sifatnya yang lihai dalam bermutasi serta susah ditaklukkan akhirnya dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai antivirus. Antivirus ini berupa virus yang sudah dilemahkan untuk digunakan melawan virus itu sendiri. Dapat disimpulkan bahwa antivirus hanya untuk mencegah penyebaran virus supaya semakin tidak massif. Perbedaan yang cukup jauh terlihat pada bakteri yang malah oleh manusia bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari seperti pada pengolahan makanan. Perlu diketahui makanan seperti keju, acar, dan tempe memanfaatkan bakteri. Selain di sektor pangan, bakteri juga dimanfatkan pada sektor pengolahan limbah hingga medis dan sains.

    Pengobatan

    Pengobatan pada keduanya juga berbeda. Virus bisa diobati dengan memanfaatkan virus yang sudah dilemahkan untuk melawan virus jahat, dan tentu saja melalui antivirus berbentuk vaksinasi. Antivirus ini dirancang untuk melawan dengan mengganggu kemampuan regenerasi virus dan melemahkan serangan virus terhadap sel-sel sehat. Sementara itu, bakteri bisa diobati dengan antibiotik yang bekerja dengan mengganggu salah satu fungsi vital sel bakteri. Meskipun demikian berhati-hatilah dalam menggunakan antibiotik sebab bakteri bisa resisten terhadap obat tersebut. Untuk infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri bisa dicegah dengan menggunakan vaksin.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi ke Rumah

    Bagaimana Cara Mencegahnya?

    Pepatah mengatakan: pencegahan lebih baik daripada mengobati. Karena itulah, virus dan bakteri pun sebenarnya bisa dicegah tanpa harus dilakukan tindakan pengobatan yang belum tentu memberikan hasil yang maksimal.

    Rutin Mencuci Tangan

    Cara pertama untuk mencegah keduanya adalah rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan cairan pembersih tangan yang setidaknya mengandung 60% alkohol. Berdasarkan sebuah penelitian pada 2018 mencuci tangan yang benar mengurangi jumlah bakteri dan virus dengan cara membunuh dan menghilangkannya dari kulit. Lalu bagaimana jika tidak ada alkohol? Sobat Sehat tentunya bisa menggunakan beberapa bahan berikut sebagai alternatif, yaitu:

    Produk Terkait: Jual Hand Sanitizer

    Cuka

    Cuka bisa menjadi alternatif pembersih mikroba alami, dan terbuat dari asam asetat yang memiliki daya pembersih. Asam asetat juga dapat membunuh mikroba. Keasaman yang tinggi membuat cuka bisa membunuh bakteri di permukaan benda.

    Lemon

    Lemon mengandung asam sitrat yang dapat bekerja sama seperti sabun. Buah ini dapat digunakan untuk membersihkan permukaan yang tidak berpori dan memurnikan logam yang teroksidsi seperti panci dan wajah tembaga. Studi juga menunjukkan bahwa lemon dapat mengurangi bakteri pada permukaan yang keras meskipun kurang efektif jika dibandingkan dengan cuka.

    Minyak esensial

    Selain berkhasiat sebagai obat penyembuh, minyak esensial ternyata dapat juga melawan bakteri dengan membunuhnya pada benda mati. Kemungkinan minyak esensial berpotensi dijadikan sebagai antibiotik di masa yang akan datang.

    Produk Terkait: Jual Owellness Calming Diffuser Oil 10 ml

    Uap Air

    Uap air yang tercipta dari air dan panas dapat menjadi desinfektan alami. Saat air dipanaskan secara alami lebih dari 90 derajat Celcius, maka dapat membunuh bakteri dan virus pada permukaan yang keras dan lunak. Butuh waktu hingga 20 detik untuk membuat virus dan bakteri mati saat terpapar uap air.

    Hindari Menyentuh wajah dan Tutuplah Mulut Saat Batuk dan Bersin

    Selain mencuci tangan, hindarilah menyentuh wajah karena virus dan bakteri bisa memasuki tubuh melalui selaput lendir di wajah. Selain itu, tutuplah mulut saat batuk dan bersin karena tetesan cairan yang keluar saat saat batuk dan bersin bisa menyebarkan bakteri dan virus. Jika kita sedang sakit, sebaiknya tetap berada di rumah dan menjauh dari orang lain untuk menghindari penyebaran virus dan bakteri.

    Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Nah, itulah Sobat Sehat perbedaan virus dan bakteri dan cara mencegahnya. Pengobatan yang bisa dilakukan tentu saja melalui vaksinasi, dan Sobat bisa memanfaatkan layanan vaksinasi ke rumah dari Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Ketahui 6. 6 Perbedaan Virus dengan Bakteri yang Wajib Kamu Ketahui [Internet]. Blog Hotel Bobobox Indonesia. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://www.bobobox.co.id/blog/perbedaan-virus-bakteri/
    2. Mengenal Perbedaan Antara Virus dan Bakteri – Tirto.ID [Internet]. tirto.id. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://tirto.id/mengenal-perbedaan-antara-virus-dan-bakteri-eH4m
    3. Penting! Ini 7 Perbedaan Virus dan Bakteri Sesuai Penjelasan Peneliti [Internet]. 99 Berita Properti. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://www.99.co/blog/indonesia/perbedaan-virus-dan-bakteri/
    4. Media K. Terlihat Sama, Apa Beda Virus dan Bakteri? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/03/15/103500868/terlihat-sama-apa-beda-virus-dan-bakteri-?page=all
    5. 5 Antibakteri Alami yang Dapat Membunuh Kuman dan Virus [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 20 October 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20200302190718-255-479895/5-antibakteri-alami-yang-dapat-membunuh-kuman-dan-virus
    Read More
  • Awal tahun 2018, menjadi tahun yang memprihatinkan bagi masyarakat Amerika. Pasalnya, tahun ini musim flu mewabah dengan ganas dan menjadi tahun yang paling buruk selama empat tahun terakhir. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan, dalam akhir 2017 yang lalu terdapat 36 negara bagian yang dilanda flu yang semakin meluas penyebaranya dan hampir 2.500 […]

    Musim Flu Telah Datang, Cegah Sekarang Dengan Vaksinasi Flu

    Awal tahun 2018, menjadi tahun yang memprihatinkan bagi masyarakat Amerika. Pasalnya, tahun ini musim flu mewabah dengan ganas dan menjadi tahun yang paling buruk selama empat tahun terakhir. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) melaporkan, dalam akhir 2017 yang lalu terdapat 36 negara bagian yang dilanda flu yang semakin meluas penyebaranya dan hampir 2.500 orang dirawat di rumah sakit karena gejala flu. Sebanyak 13 anak meninggal dunia akibat virus di musim flu pada laporan tersebut.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Selanjutnya, CDC mengatakan bahwa di seluruh Amerika, sekitar 5% pasien berobat dengan gejala mirip flu. Rumah sakit di California cukup kewalahan akibat musim flu  hingga beberapa apotek kehabisan obat flu. Pada harian Los Angeles Times yang dilansir dari VOA, pejabat-pejabat kesehatan di California mengatakan sebanyak 27 orang dengan usia kurang dari 65 tahun meninggal dunia akibat flu yang sama pada tahun sebelumnya.

    Sebuah konsultan, Challenger, Gray & Christmas, INC mengestimasikan bahwa flu bisa membuat para pekerjanya kehilangan produktivitas dan merugi hingga US$ 9,4 Juta atau Rp 119 miliar. Faktor tersebut dilihat dari jumlah orang dewasa yang sakit di musim flu sebelumnya dan juga rasio jumlah pekerja dengan jumlah penduduk sebanyak 60,1%, rata-rata gaji perjam serta 4 hari cuti untuk tiap pekerja hingga pulih.

    CDC merekomendasikan untuk mengurangi penyebaran flu serta menurunkan potensi kerugian, maka para pekerja yang menderita flu dilarang untuk pergi ke kantor walaupun hanya baru merasakan gejala flu seperti demam, batuk, radang tenggorokan, tubuh sakit, hidung tersumbat atau meler, sakit kepala, dan lemas,. Banyak orang yang mengeluh hidung mampet, tetapi tetap pergi kerja. Sebaiknya, orang-orang yang sakit tetap berada di rumah dan menghindari kontak dengan orang lain. Lalu, tidak lupa untuk istirahat setidaknya 24 jam setelah demam turun.

    CDC dan pejabat kesehatan menyarankan masyarakat untuk melakukan vaksinasi flu. Antibodi yang dibuat digunakan untuk merespons vaksin dari virus flu. Vaksin ini juga bisa memberikan perlindungan untuk diri Anda dari berberapa virus penyebab flu.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Agar tidak terjadi wabah flu di Indonesia,  lakukan 6 langkah mudah yang ampuh mencegah virus flu. Berikut 8 langkahnya:

    1. Cuci Tangan Anda menggunakan sabun atau pembersih tangan.

    Mencuci tangan dengan sabun penting dilakukan di setiap aktivitas Anda karena penularan bakteri dan virus dapat terjadi dimanapun. Pastikan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum makan ataupun sesudah makan.

    2. Beristirahat Dengan Cukup

    Istirahat cukup selama 7-8 jam sehari dapat menghindarkan Anda dari penyakit Flu dan berbagai penyakit lainnya. Tidur juga dapat memberikan manfaat dalam memperbaiki sel dan perubahan hormon di  tubuh, sehingga dapat memperbaiki sistem imun di tubuh kita.

    Baca Juga:

    10 Jenis Vaksinasi Ibu Hamil

    5 Persiapan Sebelum Menikah

    5 Gejala Kanker Serviks

    3. Melakukan Aktivitas Fisik

    Aktivitas fisik dapat dilakukan bagi anda yang sering terkena flu. Cobalah memilih aktivitas fisik yang ringan seperti berlari ataupun berjalan kaki kurang lebih 30 menit setiap hari yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Anda sehingga terhindar dari penyakit.

    4. Jangan Terlalu Stress

    Stres yang tinggi dapat membuat sistem kekebaan tubuh menurun dan orang mudah terserang berbagai penyakit seperti flu. Mulai dari sekarang, lakukanlah hal yang dapat membuat tubuh menjadi rileks seperti olahraga yoga atau kegiatan lain yang dapat meningkatkan pikiran positif kita sehingga stres pun hilang.

    Baca Juga: Berikut Ini 4 Tips untuk Mengatasi Stres

    5. Memperbanyak Minum Air Putih

    Sesibuk apapun Anda, pastikan untuk memperbanyak minum air putih yang cukup. Air putih dapat memberikan banyak manfaat seperti menghindari kita dari dehidrasi, menjaga kelembaban organ dan kulit, mengurangi tingkat stress serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh Minumlah air putih minimal 8 gelas per harinya.

    6. Melakukan Vaksinasi Flu

    Vaksinasi flu menjadi hal yang terbaik dalam menjaga diri sendiri serta orang-orang disekitar tetap sehat dan terlindungi dari flu. Vaksinasi flu dapat diberikan untuk orang dewasa serta anak-anak diatas usia 6 bulan dan dapat diulang setiap tahunnya.

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Mari cegah bersama-sama musim flu dengan melalukan vaksinasi flu untuk melindungi Anda dan keluarga. Dapatkan layanan vaksinasi di rumah bersama Prosehat. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Sumber:

    1. Kompas.com. “Amerika, Musim Flu Terburuk”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    2. VOA. “Musim Flu Parah Landa Amerika”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    3. CnnIndonesia. Ratnasari, Elise Dwi. “Wabah Flu, AS Larang Pekerja yang Sakit Pergi ke Kantor”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    4. Tanyadok. Suci, Hygiena Kumala. “Aduh… Flu Nih!!!”. Diakses pada 8 Maret 2018
    5. TanyaDok. “8 Jurun Ampuh Cegah Flu”. Diakses pada 8 Maret 2018
    6. Tanyadok. Visnu, Jodi. “Perlunya Suasana Bebas Stress dalam Keluarga”. Diakses pada 8 Maret 2018
    7. Tanyadok. Kumala, Vinka. “Air VS Minuman Lain”. Diakses pada 8 Maret 2018
    Read More
  • Kapan sih terakhir kali kalian terserang flu? Seberapa parah penyakit flu menyerang tubuh? Flu adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang masyarakat mengingat virus yang satu ini sangat mudah ditularkan antara satu orang ke orang lainnya. Flu dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-kana hingga lanjut usia dan perlu diketahui bahwa flu paling rentan […]

    Seberapa Efektifkah Vaksin Flu untuk Mencegah Penyakit Flu?

    Kapan sih terakhir kali kalian terserang flu? Seberapa parah penyakit flu menyerang tubuh? Flu adalah salah satu jenis penyakit yang sering menyerang masyarakat mengingat virus yang satu ini sangat mudah ditularkan antara satu orang ke orang lainnya. Flu dapat menyerang siapa saja mulai dari anak-kana hingga lanjut usia dan perlu diketahui bahwa flu paling rentan menyerang orang dengan daya tahan tubuh yang tidak terlalu bagus.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Anak-anak merupakan salah satu kelompok yang sering mengalami flu mengingat daya tahan tubuh anak belum sebagus yang dimiliki orang yang lebih tua daripada mereka. Penyakit flu pastinya juga memiiki gejala tertentu seperti layaknya gejala penyakit lainnya dan lebih baik penanganan cepat diberikan sebelum penyakit ini bertambah parah. Beberapa gejala flu yang harus kita ketahui antara lain adalah timbulnya demam tinggi, bersin yang tidak berhenti-henti, sakit tenggorokan, ataupun penurunan nafsu makan. Beberapa gejala ini biasanya timbul dalam jangka waktu 24 hingga 48 jam setelah kita terinfeksi virus flu dan gejala ini dapat timbul hingga jangka waktu 6 minggu.

    Penyakit flu biasanya timbul pada musim tertentu, contohnya saja pada negara beriklim dingin penyakit ini biasanya muncul pada bulan Desember hingga Februari. Lalu, bagaimana dengan kita yang beriklim tropis? Pada negara beriklim tropis, penyakit flu bisa terjadi pada siapa pun dan kapan pun, sehingga kita perlu mengantisipasi hal ini. Salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah datangnya flu adalah dengan melakukan vaksin flu. Lalu, siapa saja yang bisa menerima vaksin flu? Seberapa efektif, sih vaksin yang satu ini untuk anak? Nah, daripada semakin penasaran, yuk mending kita simak penjelasan yang satu ini!

    Penerima Vaksin Influenza

    Vaksin flu disarankan pemberiannya pada anak sejak dini setelah berusia 6 bulan, di mana vaksin ini bekerja dengan cara membentuk antibodi pada tubuh anak sehingga virus penyebab flu akan kalah – alias anak akan menjadi kebal dengan virus flu nantinya. Vaksin ini tentu saja membutuhkan waktu agar dapat berfungsi dengan efektif pada tubuh anak, sekitar dua minggu hingga anak bisa menjadi kebal terhadap virusnya.

    Baca Juga: Pilek Bisakah Dicegah dengan Vaksin Influenza?

    Lalu, siapa yang sebaiknya mendapatkan vaksinasi flu ini?

    Seperti yang telah dibahas sebelumnya, virus flu sangat sering menyerang mereka yang daya tahan tubuhnya rendah sehingga disarankan untuk dilakukan pada mereka yang masih balita (anak berusia 6 bulan hingga 5 tahun) ataupun sudah memasuki usia lanjut usia (di atas 65 tahun). Bukan hanya itu saja, wanita hamil juga mereka yang memiliki penyakit kronis juga disarankan untuk melakukan vaksin ini.

    Produk Terkait: Layanan Vaksinasi Flu ke Rumah

    Tidak lupa pekerja medis juga bisa disarankan untuk melakukan vaksin ini mengingat mereka bekerja di lingkungan yang penuh dengan orang sakit. Vaksinasi flu disarankan untuk dilakukan satu kali setiap tahun dan hal ini sangatlah efektif untuk mencegah datangnya penyakit flu pada kita dan anak di kemudian hari.

    Baca Juga: Checklist Persiapan Kegiatan Agar Travelling Sukses

    Nah, itu tadi adalah info sekilas mengenai vaksinasi flu. Pastinya sudah tidak ragu lagi untuk melakukan vaksinasi flu pada anak bukan? Vaksinasi flu sangatlah dianjurkan mengingat hal ini dapat meminimalkan datangnya penyakit datang pada anak alias menjaga tubuh anak tetap fit sepanjang waktu.

    Sobat juga bisa melakukan vaksinasi flu di Prosehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah. Layanan ini mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja