Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 21–30 of 1124 results

  • Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D Sebenarnya banyak manfaat sunat dewasa yang sudah diakui secara medis. Namun sayang, masih ada saja perdebatan mengenai manfaat sunat. Sunat atau dalam bahasa medis disebut sirkumsisi, merupakan proses pelepasan atau pemotongan kulit yang menyelubungi ujung penis. Sunat biasanya dilakukan pada masa kanak-kanak […]

    7 Manfaat Sunat Dewasa Menurut Pandangan Ahli Kesehatan

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia Dewi
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia D

    Manfaat Sunat Dewasa Bagi Kesehatan

    Sebenarnya banyak manfaat sunat dewasa yang sudah diakui secara medis. Namun sayang, masih ada saja perdebatan mengenai manfaat sunat. Sunat atau dalam bahasa medis disebut sirkumsisi, merupakan proses pelepasan atau pemotongan kulit yang menyelubungi ujung penis. Sunat biasanya dilakukan pada masa kanak-kanak sebab lebih mudah dilakukan. Tetapi jika ingin sunat di usia dewasa juga tidak menjadi masalah.

    Sahabat Sehat tidak perlu takut jika ingin disunat saat dewasa. Karena pada umumnya sunat saat dewasa tidak mengganggu kesuburan dan tidak mempengaruhi hubungan seksual. Apabila sunat dilakukan saat dewasa maka risiko juga bertambah. Risiko tersebut misalnya durasi proses penyembuhan luka sunat yang bisa berlangsung jauh lebih lama. Namun dibalik risiko tersebut, ada beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan bersunat.

    Manfaat Sunat Dewasa Bagi Pria

    Sunat pada dewasa membutuhkan prosedur pembiusan, baik bius lokal, bius separuh badan, maupun bius total. Setelahnya, penis akan dijepit dengan alat penjepit khusus dan kulit ujung penis akan dipotong. Pada area tersebut akan diolesi salep dan dibungkus dengan menggunakan kain kasa.

    Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa manfaat sunat secara medis yang dilakukan pada saat dewasa :

    Menjaga kebersihan area kemaluan

    Ujung kepala penis yang telah disunat akan lebih sering terkena air saat mandi. Hal ini membuat area tersebut menjadi lebih bersih dan terhindar dari penumpukan smegma.

    Mengurangi risiko penyakit menular seksual

    Sunat dapat mengurangi risiko penyakit kelamin seperti infeksi Human Papillomavirus (HPV), herpes dan sifilis. Hal ini dapat terjadi karena ujung kepala yang disunat akan lebih mudah dibersihkan.

    Menghindari resiko fimosis

    Beberapa pria kerap kesulitan menarik bagian kulup karena memiliki lubang yang kecil sementara kepala penis semakin membesar (fimosis). Jika kulup penis sering ditarik, dapat menimbulkan pembengkakan pada kepala penis (balanitis). Dengan di sunat, Sahabat Sehat dapat menghindari resiko terjadinya fimosis.

    Menghindari resiko paraphimosis

    Paraphimosis merupakan kondisi ketika kulup penis tidak dapat ditarik kembali pada posisi semula, sehingga tersangkut di belakang kepala penis dan menghambat aliran darah penis. Paraphimosis merupakan kondisi darurat medis sebab apabila tidak segera ditangani dapat menyebabkan kematian jaringan penis.

    Mengurangi risiko infeksi kandung kemih

    Jika Sahabat Sehat telah disunat, sisa urin yang mungkin tertinggal di ujung penis akan lebih mudah dibersihkan. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko infeksi kandung kemih.

    Menurunkan resiko kanker prostat

    Menurut penelitian, mereka yang telah disunat memiliki kemungkinan terkena kanker prostat lebih kecil daripada yang tidak disunat. Walaupun demikian, hal ini tetap harus didukung dengan pola hidup yang sehat.

    Meningkatkan kepuasan seksual pasangan

    Dengan di sunat, ujung kepala penis lebih sensitif terhadap rangsangan seksual di area kemaluan sehingga pria dapat merasakan kepuasan seksual yang lebih baik.

    Perawatan Luka Pasca Sunat

    Walaupun manfaat sunat dewasa sangat banyak bagi kesehatan, namun ada risiko dalam melakukan sunat. Oleh sebab itu, prosedur sunat harus dilakukan secara ketat. Pastikan sunat dilakukan oleh profesional, menggunakan peralatan yang higienis, serta segera mendapatkan perawatan luka pasca sunat.

    Pasca menjalani prosedur sunat, penis dapat terlihat kemerahan, memar, bengkak, serta nyeri. Secara umum proses pemulihan dapat berlangsung dalam kurun waktu sekitar 1-3 minggu. Agar Sahabat Sehat cepat pulih, lakukan beberapa tips berikut :

    • Hindari melakukan aktivitas berat dan olahraga berat seperti berlari, bersepeda, serta latihan beban
    • Hindari celana ketat dan pilih celana yang longgar serta berbahan menyerap keringat.
    • Minum obat sesuai anjuran dokter 
    • Bersihkan penis setelah kain kasa dilepas, dengan kain atau handuk hangat. Jika luka tampak kering, penis dapat dibilas dengan sabun yang lembut.
    • Hindari hubungan seksual atau masturbasi hingga luka tampak kering.2,3

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa hal mengenai manfaat sunat dewasa dari sisi kesehatan. Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. RSUP Dr.Sardjito. Manfaat Sunat Bagi Kesehatan [Internet]. Indonesia : RSUP Dr.Sardjito; [cited 17 August 2021].
    2. RSUP Dr.Soeradji. Manfaat Sunat (Sirkumsisi) Untuk Kesehatan [Internet]. Indonesia : RSUP Dr.Soeradji; [cited 17 August 2021].
    3. Sondang E, Trisna A. Prosedur Sunat Dewasa dan Manfaatnya bagi Kenikmatan Seks Pria [Internet]. Indonesia : theAsianparents; [cited 17 August 2021].
    4. Holland K. Adult Circumcision: Procedure, Care, Recovery, Results, and More [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 19 May 03; cited 2021 Aug 17].
    5. Villines Z. Adult circumcision: Recovery, procedure, and benefits [Internet]. USA : Medical News Today. 2020 [updated 2020 Sep 30; cited 2021 Aug 17].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebagai cara mencegah penyakit kelamin maka diperlukan perilaku seks yang aman. Juga tentunya ditunjang dengan pola hidup yang sehat. Ya, jangan sampai Sahabat Sehat tertular penyakit menular seksual atau dalam istilah awam adalah penyakit kelamin. Berbagai penyakit menular seksual diketahui dapat berdampak pada kondisi tubuh, dan jika ibu […]

    Agar Tidak Tertular, Ini 8 Cara Mencegah Penyakit Kelamin

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Cara Mencegah Penyakit Kelamin Menular Menurut Para Ahli

    Sebagai cara mencegah penyakit kelamin maka diperlukan perilaku seks yang aman. Juga tentunya ditunjang dengan pola hidup yang sehat. Ya, jangan sampai Sahabat Sehat tertular penyakit menular seksual atau dalam istilah awam adalah penyakit kelamin.

    Berbagai penyakit menular seksual diketahui dapat berdampak pada kondisi tubuh, dan jika ibu hamil terinfeksi penyakit menular seksual dikhawatirkan dapat mempengaruhi kondisi janin. Sahabat Sehat, bagaimana perilaku seks yang aman untuk mencegah penyakit menular seksual? Mari simak penjelasan berikut.

    Cara Mencegah Penyakit Kelamin Menurut Para Ahli

    Penyakit kelamin diketahui sudah sejak dahulu dikenal dalam peradaban manusia. Namun penyebab munculnya penyakit kelamin baru diketahui dengan jelas di era modern ini. Setelah mengetahui apa yang menjadi penyebab munculnya penyakit-penyakit kelamin ini, para ahli dapat menentukan solusi agar tidak tertular penyakit ini.

    Berikut ini adalah 7 cara paling efektif menurut para ahli untuk mencegah penularan penyakit kelamin:

    Pendidikan Seksual Sejak Dini

    Kini Sahabat Sehat perlu memberikan pengenalan seputar seksual sejak dini, yang dapat mulai diajarkan pada remaja. Beri pemahaman kepada anak mengenai area genital tubuh, cara menjaga kebersihan area genital, serta dampak hubungan seks bebas. Dengan mengajarkan pendidikan seks sejak dini, dapat dihindari perilaku seks bebas dan kehamilan di luar nikah.

    Hindari Berganti Pasangan Seksual

    Sahabat Sehat dianjurkan memiliki pasangan seksual yang tetap, dan hindari berganti-ganti pasangan seksual sebab beresiko tertular penyakit menular seksual dari pasangan seksual lainnya.

    Jaga Kebersihan Kemaluan

    Bersihkan kemaluan dengan air bersih baik sebelum dan sesudah berhubungan seksual, serta ganti pakaian dalam apabila terasa lembab. Dengan menjaga higienitas kemaluan, Sahabat Sehat dapat menghindari infeksi kuman dan parasit di kemaluan.

    Menggunakan Alat Kontrasepsi

    Alat kontrasepsi seperti kondom, mampu membantu mencegah penularan infeksi menular seksual serta mencegah kehamilan. Gunakan kondom berbahan dasar lateks, dan sekali pakai.

    Gunakan Pakaian Dalam & Alat Mandi Pribadi

    Untuk menjaga higienitas pada area kemaluan, Sahabat Sehat dianjurkan menggunakan pakaian dalam serta alat mandi pribadi. Demikian pula apabila Sahabat Sehat berada di tempat umum, misalnya sauna dan pusat kebugaran. 

    Hindari Obat Terlarang dan Alkohol

    Kebanyakan pengguna obat-obatan terlarang serta minuman beralkohol, turut terjebak dalam aktivitas hubungan seks bebas. Sahabat Sehat dianjurkan menghindari konsumsi obat terlarang dan alkohol, serta mengalihkan dengan melakukan berbagai aktivitas lain yang lebih bermanfaat misalnya berolahraga, mendekatkan diri secara agama, maupun melakukan hobi yang disukai.

    Jaga Imun Tubuh

    Beberapa jenis penyakit kelamin disebabkan oleh virus, bakteri, maupun jamur yang dapat dilawan oleh sistem kekebalan tubuh selama imun tubuh dalam keadaan baik.  Oleh sebab itu, sangat penting menjaga imun tubuh dengan istirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi, serta berolahraga secara teratur.

    Namun perlu diingat, sebaik apapun kondisi tubuh, risiko terjangkit penyakit kelamin tetaplah tinggi jika tidak didukung pola hidup sehat dan perilaku seks aman.

    Melakukan Vaksinasi

    Langkah yang tidak kalah penting selanjutnya adalah dengan mengikuti vaksinasi. Kini telah tersedia vaksin HPV untuk mencegah kanker serviks, kanker anus, maupun kutil kelamin. Selain itu, vaksinasi Hepatitis B dapat mencegah infeksi virus Hepatitis B yang salah satu cara penularannya adalah melalui hubungan seksual.

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa cara mencegah penyakit kelamin atau infeksi menular seksual. Jika Sahabat Sehat berminat melakukan vaksinasi HPV dan Hepatitis B, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat.  

    Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. Orang Tua Jangan Lengah, Lakukan Ini Untuk Cegah IMS Pada Remaja [Internet]. Indonesia : Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia. 2019 [updated 2019 Sep 04; cited 2021 Aug 19].
    2. Arquilla E. STI Prevention for Sexual Health [Internet]. USA : Healthline. 2020 [updated 2020 Nov 04; cited 2021 AUg 19].
    3. Johnson T. Understanding Sexually Transmitted Disease Prevention [Internet]. USA : WebMD. 2021 [updated 2021 April 19; cited 2021 Aug 19].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebagian besar orang menganggap masalah lansia susah makan akibat nafsu makan menurun merupakan hal wajar. Padahal tidaklah demikian! Masalah susah makan ini sebenarnya bisa saja merupakan peringatan dini dari adanya masalah kesehatan yang serius. Jika Sahabat Sehat tengah merawat lansia di rumah, sebaiknya […]

    5 Masalah Kesehatan yang Menyebabkan Lansia Susah Makan

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Penyebab Lansia Susah Makan Serta Cara untuk Mengatasinya

    Sebagian besar orang menganggap masalah lansia susah makan akibat nafsu makan menurun merupakan hal wajar. Padahal tidaklah demikian! Masalah susah makan ini sebenarnya bisa saja merupakan peringatan dini dari adanya masalah kesehatan yang serius.

    Jika Sahabat Sehat tengah merawat lansia di rumah, sebaiknya jangan menyepelekan hal ini sebab menurunnya nafsu makan dapat menyebabkan lansia kekurangan gizi dan mempengaruhi kondisi kesehatannya. Sahabat Sehat, apa saja penyebab nafsu makan lansia menurun serta bagaimana cara mengatasinya ? Mari simak penjelasan berikut.

    Faktor Utama Penyebab Lansia Susah Makan

    Terdapat berbagai penyebab hilangnya nafsu makan pada lansia. Selain diakibatkan oleh proses penuaan, penurunan nafsu makan juga dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut :

    Masalah Gigi

    Gigi yang mulai tanggal, maupun penggunaan gigi palsu yang tidak pas dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat makan sehingga menurunkan selera makan.

    Kondisi Psikologis

    Munculnya perasaan kesepian, cemas, kesedihan dapat berdampak pada penurunan nafsu makan. Masalah ini terjadi terutama pada mereka yang ditinggalkan oleh orang-orang yang sebelumnya dekat dengan mereka.

    Efek Samping Obat

    Kehilangan nafsu makan dan munculnya rasa mual merupakan efek samping yang paling umum terjadi akibat mengkonsumsi obat, misalnya obat pereda nyeri, kemoterapi, dan obat antidepresan. 

    Menderita Penyakit Kronis

    Berbagai penyakit kronis seperti dementia, penyakit Alzheimer, gangguan fungsi ginjal, maupun kanker dapat berdampak pada menurunnya nafsu makan. Oleh sebab itu, lansia yang tiba-tiba kehilangan nafsu makan perlu mendapatkan pemeriksaan kesehatan karena gejala tidak nafsu makan bisa menjadi tanda adanya penyakit kronis.

    Faktor Hormon dan Kemampuan Indera Perasa

    Seiring waktu, hormon dan enzim di dalam tubuh menjadi tidak lagi sama seperti masa muda. Rangsangan merasa lapar dan ingin makan bisa menghilang di masa tua. Apalagi jika ditambah dengan menurunnya kemampuan penciuman, serta indera pengecapan akan menurunkan nafsu makan secara drastis

    Namun bagaimanapun juga mengkonsumsi makanan sehat harus tetap dilakukan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk meminta mereka yang tidak nafsu makan agar tetap mengkonsumsi makanan-makanan sehat.

    Tips Meningkatkan Nafsu Makan Lansia

    Agar kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi, berikut ini beberapa cara yang dapat Sahabat Sehat lakukan untuk meningkatkan nafsu makan lansia:

    Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

    Sahabat Sehat dapat mengajak lansia untuk makan bersama dengan anggota keluarga lainnya agar lansia merasa dicintai, sehingga dapat meningkatkan nafsu makannya.

    Buat jadwal makan tetap

    Berikan makanan sesuai jadwal setiap harinya, serta beri cemilan sehat seperti potongan buah segar disela-sela makan utama. Dengan makan sesuai jadwal, rasa lapar akan muncul sesuai jam makan seharusnya. 

    Bantu lansia saat makan

    Temani lansia saat makan dan tawarkan bantuan jika mengalami kesulitan. Selain memudahkan lansia saat makan, hal ini turut menurunkan resiko lansia tersedak makanan atau minuman saat makan.

    Perhatikan kesehatan gigi dan mulut

    Merawat kesehatan gigi dan mulut pada lansia sangatlah penting sebab lansia rentan mengalami kesulitan makan, terlebih saat mengalami sariawan, sakit gigi, gigi goyang dan sebagainya. Memeriksakan ke dokter gigi secara rutin juga dapat dilakukan guna melakukan perawatan gigi. 

    Perhatikan obat yang dikonsumsi

    Jika lansia memiliki riwayat penyakit tertentu, sebaiknya perhatikan obat apa saja yang perlu dikonsumsi Konsultasikan dengan dokter mengenai cara penggunaan dan efek sampingnya. Jika lansia mengalami penurunan nafsu makan setelah konsumsi obat, sebaiknya konsultasikan kembali dengan dokter.

    Beri multivitamin dan susu

    Selanjutnya, Sahabat Sehat dapat memberikan tambahan multivitamin untuk melengkapi kebutuhan nutrisi pada lansia. Bagi lansia yang sulit makan, berikan susu sebagai salah satu cara tetap memenuhi asupan gizi harian.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai penyebab dan cara mengatasi nafsu makan lansia yang menurun. Jika Sahabat Sehat berminat pada produk multivitamin dan suplemen, segera manfaatkan layanan pesan-antar Prosehat. Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Geriatri. Tips Mengatasi Susah Makan pada Lansia [Internet]. Indonesia : Geriatri. 2018 [updated 2018 Dec 02; cited 2021 Aug 18].
    2. Yaneff J. Loss of Appetite in Elderly: Symptoms, Causes, and Natural Treatment [Internet]. 2017 [updated 2017 April 28; cited 2021 Aug 18]. USA : Doctors Health Press.
    3. Anderson S.. What are Medical Reasons for Loss of Appetite in the Elderly? [Internet]. USA : Healthfully. 2017 [updated 2017 July 18; cited 2021 Aug 18].
    4. Kalbe Nutritionals. Lansia Susah Makan? Ini Tipsnya Agar Gizinya Tetap Terpenuhi [Internet]. Indonesia : Kalbe Nutritionals. 2020 [updated 2020 June 05; cited 2021 Aug 18].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebenarnya Sahabat Sehat bisa mencegah kanker serviks sejak dini dengan melakukan 2 hal. Vaksinasi HPV serta pola hidup yang sehat. Sayangnya, tingkat kewaspadaan terhadap risiko kanker serviks tergolong rendah. Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang sering diderita para wanita, selain kanker payudara. Kanker serviks disebabkan karena […]

    7 Cara Terbaik Untuk Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Panduan Cara Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

    Sebenarnya Sahabat Sehat bisa mencegah kanker serviks sejak dini dengan melakukan 2 hal. Vaksinasi HPV serta pola hidup yang sehat. Sayangnya, tingkat kewaspadaan terhadap risiko kanker serviks tergolong rendah.

    Kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker yang sering diderita para wanita, selain kanker payudara. Kanker serviks disebabkan karena pertumbuhan sel abnormal dan ganas pada sel di leher rahim, yaitu merupakan bagian dalam organ reproduksi wanita yang menghubungkan bagian bawah rahim dengan vagina. 

    Sahabat Sehat, bagaimana cara mencegah kanker serviks ? Mari simak penjelasan berikut 

    Faktor Risiko Kanker Serviks

    Diketahui infeksi virus Human Papillomavirus (HPV), merupakan salah satu faktor penyebab dari kanker serviks.  Sahabat Sehat, berikut adalah berbagai kondisi yang meningkatkan risiko kejadian kanker serviks yaitu :

    • Berganti pasangan seksual
    • Hubungan seks di usia dini
    • Sistem kekebalan tubuh yang rendah, misal pada penderita HIV/Aids
    • Sedang mengkonsumsi obat penekan sistem imun
    • Transplantasi organ
    • Merokok
    • Efek samping obat

    Berdasarkan beberapa penelitian diketahui bahwa jika ibu hamil mengkonsumsi obat Diethylstilbestrol (DES), janin beresiko menderita kanker serviks jenis clear cell adenocarcinoma di kemudian hari.

    Gejala Kanker Serviks

    Pada stadium dini, kanker serviks bisa saja tidak menimbulkan gejala. Pada stadium lanjut, kanker serviks ditandai dengan :

    • Perdarahan vagina setelah berhubungan intim
    • Perdarahan diluar masa haid
    • Perdarahan vagina setelah menopause.
    • Keputihan yang lembab, dapat disertai darah, dan berbau tidak sedap
    • Nyeri panggul
    • Nyeri saat berhubungan seksual
    • Darah haid lebih banyak dan lebih lama dibandingkan biasanya

    Tips Mencegah Kanker Serviks Sejak Dini

    Kanker serviks bisa dicegah dengan melakukan pola hidup sehat. Untuk mencegah kanker serviks, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan beberapa hal berikut :

    • Hindari berganti-ganti pasangan seksual
    • Konsumsi buah dan sayur
    • Beristirahat yang cukup agar daya tahan tubuh tetap optimal
    • Berolahraga secara rutin
    • Hindari merokok
    • Melakukan pemeriksaan pap smear secara berkala.
    • Mengikuti vaksinasi HPV

    Pemeriksaan pap smear dapat mendeteksi kondisi serviks pra-kanker, sehingga dapat segera mendapatkan penanganan. Pemeriksaan pap smear dapat mulai dilakukan sejak berusia 21 tahun, atau disarankan bagi wanita yang sudah aktif berhubungan seksual.

    Pentingnya Vaksin HPV

    Di Indonesia tersedia 2 jenis vaksin HPV, yaitu vaksin bivalen yang mengandung 2 tipe virus HPV (tipe 16 dan 18) untuk mencegah kanker leher rahim, serta vaksin tetravalen yang mengandung 4 tipe virus HPV (6,11,16, dan 18) untuk mencegah kanker leher rahim serta kutil kelamin.

    Pemberian vaksin HPV diberikan mulai pada usia 10-13 tahun sebanyak 2 dosis. Pada anak berusia 16-18 tahun atau remaja akhir, diberikan vaksin HPV sebanyak 3 dosis.

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai mencegah kanker serviks sejak dini yang perlu segera diterapkan. Jika Sahabat Sehat berminat mengikuti vaksinasi HPV, segera manfaatkan layanan vaksinasi Prosehat yang memiliki beberapa keunggulan:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Mayo Clinic. Cervical Cancer [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 June 17; cited 2021 Aug 18].
    2. Cancer Net. Cervical Cancer: Screening and Prevention [Internet]. USA : Cancer Net. 2020 [updated 2020 Nov; cited 2021 Aug 18].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Ada beberapa cara efektif menghilangkan papiloma di kulit. Namun yang terpenting adalah bagaimana agar papiloma tidak muncul kembali. Ya, banyak orang yang sudah berhasil menghilangkan papiloma atau kutil di kulitnya, namun selang beberapa waktu kemudian kutil-kutil baru bermunculan. Seiring waktu masyarakat semakin paham dan peduli dengan kondisi kesehatan […]

    Penyebab Serta Cara Aman Menghilangkan Papiloma di Kulit

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Sangat Penting untuk Memilih Cara Menghilangkan Papiloma di Kulit Leher dengan Aman

    Ada beberapa cara efektif menghilangkan papiloma di kulit. Namun yang terpenting adalah bagaimana agar papiloma tidak muncul kembali. Ya, banyak orang yang sudah berhasil menghilangkan papiloma atau kutil di kulitnya, namun selang beberapa waktu kemudian kutil-kutil baru bermunculan.

    Seiring waktu masyarakat semakin paham dan peduli dengan kondisi kesehatan tubuh, termasuk pada area kulit. Salah satu hal yang kerap kali menjadi pertanyaan di masyarakat, adalah mengenai benjolan kecil di permukaan kulit. Mungkin saja benjolan pada kulit tersebut disebabkan karena papiloma. Sahabat Sehat, apa itu papiloma dan bagaimana cara mengatasinya? Mari simak penjelasan berikut

    Penyebab Muncul Papiloma di Kulit

    Papiloma atau sering kali disebut juga kutil, warts, dan veruka, disebabkan akibat infeksi virus Human Papiloma yang merusak jaringan kulit sehingga menimbulkan benjolan kecil pada kulit. Papiloma dapat ditemukan pada beberapa area tubuh, seperti kulit, kemaluan, payudara, maupun mata. Faktor resiko terjadinya papiloma, yaitu :

    • Kontak dengan kulit penderita papiloma, misal menggunakan alat pribadi secara bersamaan
    • Permukaan kulit terluka
    • Riwayat berganti pasangan seksual
    • Faktor usia.

    Penting untuk diingat bahwa resiko terinfeksi virus Human Papiloma lebih tinggi pada seseorang yang berganti-ganti pasangan seksual. Papiloma pada kulit dan kemaluan juga sering kali dialami pada remaja maupun dewasa muda.

    Gejala Papiloma Pada Kulit

    Papiloma pada kulit ditandai dengan benjolan yang tidak nyeri, teraba kasar, berukuran kecil dan tampak berwarna kecoklatan ataupun sewarna dengan kulit sekitarnya. Jika papiloma terjadi di area vagina mungkin dapat disertai rasa nyeri, gatal, dan berdarah.

    Beda lokasi papiloma, akan terasa beda juga dampaknya. Misalnya papiloma pada telapak kaki akan menyebabkan rasa tidak nyaman saat menapak. Sementara papiloma di wajah pada beberapa orang mungkin tidak berasa gatal ataupun menyakitkan, namun adanya papiloma di wajah tentunya membuat rasa percaya diri menjadi menurun dan cenderung malu bertemu orang.

    Papiloma di kulit dapat menyebar. Oleh sebab itu, diperlukan penanganan agar papiloma tidak menyebar ke area lain tubuh, jika tidak menyebar kepada orang lain. Lantas bagaimana cara menghilangkan papiloma di kulit?

    Cara Menghilangkan Papiloma di Kulit dengan Aman

    Kunci utama penanganan papiloma di kulit adalah menjaga kebersihan sehingga Sahabat Sehat tidak menularkan ataupun tertular penyakit ini. Untuk mengatasi papiloma, Sahabat Sehat dianjurkan berkonsultasi lebih dahulu ke dokter dan tetap menerapkan beberapa hal berikut :

    • Menjaga kebersihan kulit dan mandi secara teratur
    • Menggunakan alat mandi dan pakaian pribadi
    • Hindari menggaruk papiloma yang sudah ada di permukaan kulit
    • Tidak berganti pasangan seksual
    • Menggunakan alas kaki (sepatu, sandal) pribadi, termasuk saat di tempat umum misal saat di sauna dan pusat kebugaran
    • Mengikuti vaksinasi HPV

    Selain dengan tips diatas, untuk menghilangkan Papiloma sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter. Beberapa penanganan lanjutan yang mungkin dianjurkan dokter, yaitu :

    Pemberian obat lokal

    Obat yang mengandung asam salisilat umumnya mampu meluruhkan papiloma pada kulit sebab asam salisilat dapat mengangkat permukan kulit secara bertahap. Namun penggunaan obat ini perlu dikonsultasikan dengan dokter, sebab memiliki resiko timbulnya iritasi pada kulit.

    Krioterapi

    Disebut juga dengan terapi pembekuan. Papiloma disemprot dengan cairan nitrogen sehingga jaringan kutil beku dan mati. Setelah kutil membeku, kutil akan melepuh dan akan mengelupas dengan sendirinya dalam waktu kira-kira satu minggu. Keunggulan dari proses krioterapi ini adalah dapat merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari virus penyebab timbulnya kutil (virus HPV).

    Kuret

    Proses kuret akan menggunakan pisau bedah. Dengan pisau bedah, papiloma akan dikerok atau dikikis sampai habis. Proses kuret sangat efektif dan cepat dalam menghilangkan kutil, sayangnya proses ini dapat menimbulkan nyeri beberapa waktu, dan ada potensi meninggalkan bekas luka.

    Sinar Laser

    Proses pengikisan kutil juga bisa dilakukan dengan sinar laser. Caranya dengan membakar jaringan kutil dengan sinar laser hingga jaringan kutil mati lalu terlepas dengan sendirinya. Sayangnya proses ini juga dapat menimbulkan nyeri setelah proses penyinaran, serta dapat menimbulkan bekas luka atau jaringan parut.

    Kauterisasi (electrosurgery)

    Merupakan metode dan cara menghilangkan papiloma di kulit yang hampir sama dengan penggunaan sinar laser. Namun bedanya kutil akan dibakar menggunakan aliran listrik yang disalurkan melalui ujung jarum alat kauter. Proses ini juga dapat menimbulkan efek luka bakar pada kulit. Oleh sebab itu, lakukan proses kauterisasi pada ahlinya.

    Prosedur operasi

    Dapat dilakukan prosedur operasi apabila ukuran papiloma cukup besar. Silahkan konsultasikan kepada dokter jika merasa perlu melakukan prosedur operasi untuk menghilangkan kutil di kulit.

    Pentingnya Vaksinasi HPV

    Vaksin HPV diketahui berperan untuk mencegah kanker serviks, namun ternyata vaksinasi HPV turut bermanfaat dalam mencegah timbulnya papiloma. Dengan menerima vaksinasi HPV, Sahabat Sehat dapat mencegah berbagai penyakit seperti kanker serviks, kanker anus, kanker penis, kanker vulva vagina, kanker tenggorokan, dan papiloma (kutil). Di Indonesia, pemberian vaksin HPV diberikan mulai pada usia 10-13 tahun keatas sebanyak 2 dosis. Pada anak berusia 16-18 tahun atau remaja akhir, diberikan vaksin HPV sebanyak 3 dosis. 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai berbagai cara cara menghilangkan papiloma di kulit yang bisa Sahabat Sehat pilih. Pastikan setelah menghilangkan papiloma tersebut segera mengambil vaksin HPV untuk mencegah risiko-risiko dari virus HPV lainnya. Jika Sahabat Sehat berminat melakukan vaksinasi HPV, segera manfaatkan layanan Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Afifah M. 5 Cara Menghilangkan Papiloma [Internet]. Indonesia : Kompas. 2021 [updated 2021 March 05; cited 2021 Aug 16].
    2. Mayo Clinic. HPV Infection [Internet]. USA : Mayo Clinic. 2021 [updated 2021 May 15; cited 2021 Aug 16].
    Read More
  • Seiring bertambahnya usia, terjadi perubahan dalam tubuh. Salah satunya adalah menurunnya produksi, metabolisme, dan kinerja hormon tiroid. Menurut penelitian, angka kejadian gangguan tiroid lebih tinggi pada orang yang berusia 65 tahun keatas namun seringkali tidak terdiagnosis akibat gejala yang tidak khas pada lansia. Gejala gangguan tiroid pada lansia menyerupai gejala penuaan normal, penyakit jantung, gangguan […]

    Hipertiroid dan Hipotiroid: Gangguan Tiroid Pada Lansia

    Pemeriksaan Gangguan Tiroid Pada Lansia di Ruang Observasi

    Seiring bertambahnya usia, terjadi perubahan dalam tubuh. Salah satunya adalah menurunnya produksi, metabolisme, dan kinerja hormon tiroid. Menurut penelitian, angka kejadian gangguan tiroid lebih tinggi pada orang yang berusia 65 tahun keatas namun seringkali tidak terdiagnosis akibat gejala yang tidak khas pada lansia.

    Gejala gangguan tiroid pada lansia menyerupai gejala penuaan normal, penyakit jantung, gangguan syaraf, maupun penyakit umum lainnya yang kerap dijumpai pada lansia. Meski tidak dapat dipungkiri bahwa gangguan tiroid dapat menyebabkan berbagai komplikasi, diagnosis dini dan tatalaksana yang tepat memegang peranan penting untuk mencegah perburukan penyakit.

    Jenis Gangguan Tiroid Pada Lansia

    Gangguan tiroid bisa menyerang siapa saja, mulai dari bayi hingga lansia. Pada lansia, gangguan tiroid dapat berupa peningkatan hormon tiroid (hipertiroid), maupun rendahnya hormon tiroid (hipotiroid). 

    Hipertiroid Pada Lansia

    Angka kejadian hipertiroid pada lansia berusia 60 tahun keatas, mencapai 0,7-2%. Tingginya hormon tiroid menyebabkan proses metabolisme dalam tubuh meningkat. Penyebab tersering gangguan hipertiroid pada lansia adalah akibat Penyakit Graves dan Goiter Multinodular. Gejala yang umum dialami penderita hipertiroid adalah :

    • Berat badan menurun tanpa sebab yang jelas
    • Berdebar
    • Sering berkeringat
    • Cemas
    • Tremor
    • Lemah
    • Menurunnya nafsu makan.

    Namun, pada lansia gejala khas hipertiroid diatas belum tentu ditemukan. Mungkin saja lansia yang menderita hipertiroid hanya merasakan dada berdebar, rasa tidak nyaman di dada saat menaiki tangga, atau timbul gangguan depresi. 

    Untuk mengatasi gangguan hipertiroid dapat diberikan obat antitiroid dan radioaktif iodin. Prosedur operasi jarang dilakukan pada penderita gangguan hipertiroid lansia karena memiliki risiko yang tinggi. Gejala hipertiroid seperti dada berdebar diatasi dengan menggunakan obat golongan beta blocker.

    Selama menjalani terapi, kondisi tubuh lansia akan dipantau dengan baik sebab seringkali muncul penyakit lain yang bersamaan dengan gangguan tiroid seperti gangguan jantung dan pembuluh darah.2 Pemeriksaan serum fT4 umumnya dilakukan kembali dalam 4-6 minggu sejak terapi anti tiroid dimulai.

    Hipotiroid Pada Lansia

    Gangguan hipotiroid lebih sering ditemukan pada pasien lansia. Sebuah penelitian mengevaluasi lebih dari 25.000 individu di Colorado mengungkapkan bahwa 10% orang pria dan 16% orang wanita berusia 65-74 tahun, serta 16% orang pria dan 21% orang wanita yang berusia 75 tahun ke atas memiliki kadar Thyroid Stimulating Hormone (TSH) yang meningkat diatas batas normal yang menunjukan rendahnya hormon tiroid di dalam tubuh.  

    Gejala hipotiroid pada lansia sangat tidak spesifik, dengan tingkat keparahan yang tergantung dari derajat hipotiroid. Gejala hipotiroid secara umum, yaitu :

    • Kulit kering
    • Rambut menipis
    • Konstipasi
    • Kenaikan berat badan
    • Mudah lelah
    • Perubahan mood.

    Pada usia muda, gejala mungkin dapat terlihat dengan jelas. Namun pada lansia mungkin hanya mengalami sebagian gejala saja, sehingga penderita kurang menyadari bahwa tengah menderita gangguan hipotiroid.

    Penanganan pada gangguan hipotiroid adalah dengan pemberian obat tiroksin sintetis, yaitu levothyroxine. Peningkatan dosis obat dilakukan secara bertahap agar tidak membebani kerja jantung dan sistem saraf pusat. Pemeriksaan kadar Thyroid Stimulating Hormone (TSH) dilakukan secara berkala dan diharapkan mencapai kadar 4-6 mIU/L.

    Itulah beberapa hal penting mengenai gangguan Tiroid pada lansia yang perlu kita perhatikan dengan baik. Untuk menegakan diagnosis gangguan tiroid pada lansia tidak mudah, sebab gejala seringkali tersamarkan dengan penyakit lain. Berbagai pemeriksaan seperti pemeriksaan fisik, pemeriksaan hormon tiroid, ultrasound, CT-Scan, maupun biopsi mungkin disarankan dokter sesuai dengan kondisi klinis pasien.5 Dengan melakukan deteksi dini dan skrining berkala, gangguan tiroid pada lansia dapat diatasi dengan baik.

    Referensi :

    1. Mitrou P, Raptis S, Dimitriadis G. Thyroid disease in older people. Maturitas. 2011 Sep;70(1):5–9.
    2. British Thyroid Foundation. Older patients and thyroid disease [Internet]. UK : British Thyroid Foundation; [cited 2021 Aug 10].
    3. Samuels M. Hyperthyroidism in Aging [Internet]. USA : NCBI Bookshelf. 2018 [updated 2018 March 21; cited 2021 Aug 10].
    4. American Thyroid Association. Older Patients and Thyroid Disease [Internet]. USA : American Thyroid Association; [cited 2021 Aug 10].
    5. Endocrinology Advisor. Age-Related Changes in Thyroid Function [Internet]. USA : Endocrinology Advisor; [cited 2021 Aug 10].

    ID-NONT-00055  Aug 2021

    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Kunci sukses olahraga untuk perut buncit adalah ketekunan. Selain itu, pilih jenis olahraga yang terbukti efektif mengecilkan perut. Ya, ada banyak jenis olahraga dan efeknya tentu berbeda-beda pada tubuh. Ada yang memperbesar lengan, ada yang meningkatkan stamina, dan ada yang membuat perut buncit […]

    Jenis Olahraga untuk Perut Buncit Agar Rata Dalam Sebulan

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Rekomendasi Olahraga untuk Perut Buncit Agar Kembali Rata

    Kunci sukses olahraga untuk perut buncit adalah ketekunan. Selain itu, pilih jenis olahraga yang terbukti efektif mengecilkan perut. Ya, ada banyak jenis olahraga dan efeknya tentu berbeda-beda pada tubuh. Ada yang memperbesar lengan, ada yang meningkatkan stamina, dan ada yang membuat perut buncit kembali rata.

    Beberapa orang memiliki perut yang terlihat buncit, hal ini tentu dapat berdampak pada rasa percaya diri. Selain itu, perut yang buncit dapat menunjukan adanya masalah kesehatan lain pada tubuh seperti diabetes, stroke, jantung dan hipertensi. 

    Perut yang buncit disebabkan karena penumpukan lemak di area perut akibat jumlah asupan kalori yang melebihi jumlah kalori yang dibakar tubuh. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan berolahraga. Sahabat Sehat, olahraga apa saja yang secara efektif dapat membantu atasi perut buncit ? Mari simak penjelasan berikut.

    6 Jenis Olahraga untuk Perut Buncit yang Terbukti Efektif

    Pada orang normal, ukuran lingkar perut dan pinggang tidak melebihi angka 90 cm untuk pria dan 80 cm untuk wanita. Namun jika ukuran lingkar perut Sahabat Sehat melebihi rentang  tersebut, sebaiknya mulailah berolahraga.

    Ya, lingkar perut yang terlalu besar akibat perut membuncit tentunya dapat mengganggu aktivitas, menurunkan rasa percaya diri, dan membuat banyak pakaian menjadi tidak muat. Jika dibiarkan, masalah kesehatan seperti diabetes, stroke, obesitas, dan masalah kesehatan lainnya dapat terjadi. Oleh sebab itu, untuk mengecilkan perut bunci disarankan untuk mengambil beberapa jenis olahraga seperti berikut:

    Jogging

    Jogging atau lari santai adalah salah satu olahraga sederhana yang mudah dilakukan. Cukup dengan melakukan lari santai selama 20-30 menit, sebanyak minimal 3-4 kali secara rutin dalam seminggu mampu mengatasi perut buncit.

    Senam Aerobik 

    Latihan senam aerobik (cardio) maupun senam zumba dinilai efektif untuk membakar lemak dalam tubuh. Lakukan senam selama kurang lebih 3 jam selama seminggu, serta lakukan gerakan pemanasan dan pendinginan baik sebelum dan sesudah berolahraga.

    Berenang

    Rekomendasi olahraga lainnya yang dapat membantu Sahabat Sehat mengatasi perut buncit adalah berenang. Selain itu berenang juga dapat memelihara kekuatan otot dan tulang, meningkatkan kualitas tidur, hingga menjaga kesehatan jantung.

    Sahabat Sehat dianjurkan berenang setidaknya 20-30 menit selama 3 kali seminggu. Namun, jangan lupa untuk melakukan pemanasan sebelum berenang minimal selama 10 menit.

    Yoga dan Pilates

    Ada banyak pilihan gerakan yoga dan pilates untuk mengecilkan perut yang dapat Sahabat Sehat coba. Selain dapat membakar lemak perut, olahraga ini juga terbukti dapat meningkatkan kesehatan tubuh, menambah energi, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi stress.

    Gerakan Crunches

    Gerakan crunches mengolah otot pada area tengah perut (otot rektus abdominis). Posisikan tubuh terlentang dan angkat kepala hingga 30 derajat ke arah depan lalu buanglah nafas secara perlahan. Tarik nafas dan turun kan kepala ke posisi awal, ulangi gerakan ini beberapa kali.

    Gerakan Bicycle Crunches

    Gerakan bicycle crunches dapat membantu mengatasi perut buncit. Posisikan tubuh berbaring terlentang diatas matras, letakan tangan di kedua sisi kepala dan angkat kepala hingga 45 derajat. Hembuskan nafas dan putar kepala ke arah kanan sambil mengangkat lutut kanan ke arah dada. Sentuhkan lutut kanan dengan siku kiri dan ulang kembali ke arah yang berlawanan. Lakukan gerakan ini minimal 2-3 set (1 set = 10 repetisi).

    Gerakan Sit Up

    Gerakan sit-up sebenarnya mirip dengan crunches. Bedanya, pada gerakan sit-up Sahabat Sehat perlu mengangkat kepala hingga menyentuh lutut. Latihan ini merupakan cara paling efektif untuk mengatasi perut buncit.

    Gerakan Plank

    Gerakan plank bekerja pada otot perut, punggung, lengan, baju, dan paha yang bermanfaat untuk memperkuat otot perut, memperbaiki postur, dan mengurangi sakit punggung. Letakkan telapak tangan sejajar dengan dada dan telapak tangan harus menghadap bawah matras. Kemudian luruskan posisi tangan Sahabat Sehat dengan menopang berat tubuh bagian atas. Tahan posisi ini selama 10-20 detik (atau lebih), dan ulangi gerakan beberapa kali.

    Kunci Sukses Olahraga untuk Perut Buncit

    Walaupun melakukan semua jenis olahraga di atas, namun tidak otomatis perut buncit akan mengecil dengan cepat. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mendukung olahraga yang sedang dijalankan.

    Nah, beberapa kegiatan pendukung olahraga yang perlu dilakkan oleh Sahabat Sehat agar program mengecilkan perut buncit bisa berjalan efektif antara lain adalah:

    • Konsumsi makanan bergizi seimbang
    • Atur pola makan, kapan harus makan dan berapa banyak porsinya
    • Hindari minuman beralkohol, dan hindari merokok
    • Kendalikan stress dengan baik
    • Beristirahat yang cukup namun juga tidak bermalas-malasan
    • Lakukan olahraga secara rutin dan berkala
    • Konsultasikan dengan dokter jika Sahabat Sehat memiliki riwayat kesehatan jantung
    • Cari tahu berapa lama harus berolahraga setiap harinya dan konsekuen melakukannya setiap hari

    Itulah beberapa olahraga untuk perut buncit serta apa yang harus dilakukan agar olahraga tersebut bisa efektif mengecilkan perut dalam 1 bulan. Pastikan untuk melakukan olahraga secukupnya agar menghindari cidera yang mungkin terjadi saat olahraga. Selain itu, pastikan untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga serta pendinginan setelah berolahraga.

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Singh S. How Women Can Get Six Pack Abs – Beginner’s Workout And Diet [Internet]. India : Style Craze. 2021 [updated 2021 Aug 06; cited 2021 Aug 20].
    2. Timmons J. The Best Ab Exercises for Women: 5 Moves for a Flat Tummy [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 2019 Oct 07; cited 2021 Aug 19].
    3. Arnarson A. 20 Effective Tips to Lose Belly Fat (Backed by Science) [Internet].2020 [updated 2020 Feb 24; cited 2021 Aug 19].
    4. Sinrich J. 10 Best Cardio Workouts for Weight Loss [Internet]. USA : Men’s Journal; [cited 2021 Aug 19].
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Sebenarnya banyak cara mengatasi rasa malas yang ada dalam diri kita. Namun kita harus tahu lebih dulu apa penyebab rasa malas ini. Karena beda penyebab tentu beda juga solusi terbaik yang harus Sahabat Sehat pilih. Di masa kini, sudahkah Sahabat Sehat terbebas dari […]

    Masih Dijajah Rasa Malas? Ini 7 Cara Mengatasi Rasa Malas

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Konsumsi Kopi Belum Menjadi Cara Mengatasi Rasa Malas yang Paling Baik

    Konsumsi Kopi Belum Menjadi Cara Mengatasi Rasa Malas yang Paling Baik

    Sebenarnya banyak cara mengatasi rasa malas yang ada dalam diri kita. Namun kita harus tahu lebih dulu apa penyebab rasa malas ini. Karena beda penyebab tentu beda juga solusi terbaik yang harus Sahabat Sehat pilih.

    Di masa kini, sudahkah Sahabat Sehat terbebas dari rasa malas? Mungkin banyak diantara Sahabat Sehat akhir-akhir ini merasa lebih malas daripada sebelumnya. Terlebih dengan munculnya pandemi Covid-19, segala sesuatu dilakukan di rumah saja sehingga sebagian orang lebih banyak menghabiskan waktu bersantai. Sahabat Sehat, bagaimana cara mengatasi rasa malas? Mari simak penjelasan berikut.

    Cara Mengatasi Rasa Malas untuk Beraktivitas

    Banyak kerugian yang didapatkan jika Sahabat Sehat menderita rasa malas. Entah itu rasa malas untuk belajar, beribadah, bekerja, ataupun untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Selain dapat membuat tidak produktif, rasa malas juga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Oleh sebab itu, rasa malas harus dilawan dan dikalahkan. Sama seperti dahulu pejuang mengalahkan penjajah, kitapun harus berjuang melawan jajahan rasa malas.

    Untuk mengatasi rasa malas cara terbaik adalah dengan:

    Cari Tahu Penyebab Munculnya Rasa Malas

    Rasa malas memang sangat sulit dihindari, sebaiknya Sahabat Sehat mencari tahu terlebih dahulu apa yang menyebabkan datangnya rasa malas tersebut. Introspeksi diri dapat membantu Sahabat Sehat menemukan faktor yang menimbulkan rasa malas ini. Dengan menemukan penyebab rasa malas, Sahabat Sehat dapat memilih solusi terbaik untuk dilakukan.

    Ada beberapa hal yang menjadi faktor penyebab munculnya rasa malas, yaitu:

    Kelelahan

    Rasa lelah karena aktivitas-aktivitas selama ini bisa menjadi penyebab rasa malas. Biasannya hal ini akan ditandai dengan rasa mengantuk saat hendak melakukan sesuatu, juga rasa tidak memiliki energi untuk mengeluarkan tenaga. Adapun cara mengatasi rasa malas karena rasa lelah dapat diatasi dengan beristirahat sejenak.

    Kurang Nutrisi

    Kekurangan nutrisi seperti gizi dan vitamin juga menyebabkan tubuh mudah lelah sehingga merasa malas untuk melakukan sesuatu. Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga tubuh tetap fit.

    Terlalu Terbiasa Diam / Kurang Gerak

    Sering melakukan aktivitas yang diam di satu tempat juga dapat menyebabkan rasa malas untuk melakukan aktivitas lain. Misal terlalu banyak bermain dengan gadget, atau terlalu lama di depan komputer. Selain itu, terbiasa tidur terlalu lama juga menyebabkan rasa malas.

    Kurang Tidur

    Jika Sahabat Sehat kurang tidur, maka ada kemungkinan merasa lelah dan malas melakukan sesuatu. Oleh sebab itu, sangat penting untuk tidur yang cukup dan tidur dengan kualitas tidur yang baik (tidak sering terbangun di tengah malam).

    Gangguan Emosional

    Adanya stress, kurang motivasi, ataupun kurangnya kemampuan untuk fokus melakukan pekerjaan menjadi faktor penyebab seseorang memilih menghindar dari suatu pekerjaan dan menjadi menunda-nunda pekerjaan. Jika masalah emosional yang menjadi penyebab rasa malas maka cara mengatasi rasa malas yang harus Sahabat Sehat segera lakukan adalah menjernihkan pikiran sehingga dan memotivasi diri dengan lebih keras.

    Ada Penyakit di Tubuh

    Rasa malas juga bisa disebabkan oleh adanya penyakit di tubuh. Penyakit ini menyebabkan tubuh selalu merasa lemas, malas, mudah mengantuk, dan sulit berkonsentrasi ketika hendak melakukan sesuatu. Jika rasa malas sulit dihilangkan dan memiliki gejala tubuh selalu terasa lemas maka sebaiknya segera lakukan pengecekan ke dokter untuk menemukan apa yang menjadi penyebab rasa malas ini.

    Mulai Motivasi Diri

    Setelah Sahabat Sehat menemukan apa yang menjadi penyebab rasa malas selama ini, saatnya untuk memotivasi diri untuk segera mengatasi faktor penyebab tersebut. Beberapa langkah untuk memudahkan Sahabat Sehat memotivasi diri agar tidak malas lagi antara lain:

    Buat Jadwal Prioritas

    Membuat tujuan yang kurang realistis dan melakukan terlalu banyak tugas dapat membuat Sahabat Sehat kelelahan dan muncul rasa malas. Untuk mengatasinya, buatlah jadwal prioritas dan lakukan sesuai urutan jadwal. Selain akan mempercepat Sahabat Sehat sampai ke tujuan, hal ini tentunya tak akan membuat Sahabat Sehat merasa terbebani.

    Berpikir Positif

    Pikiran negatif hanya akan membuat Sahabat Sehat semakin terpuruk. Rasa malas juga dapat membuat Sahabat Sehat merasa bersalah dan menjadi pesimis. Dengan membiasakan diri berpikir positif, dapat meningkatkan semangat dalam diri Sahabat Sehat.

    Ubah Pekerjaan yang Membosankan Jadi Menyenangkan

    Secara umum, orang-orang akan menghindari pekerjaan yang mereka anggap bosan. Misalnya, pekerjaan rumah seperti membersihkan kamar atau mencuci piring sangat tidak menyenangkan. Tetapi Sahabat Sehat dapat membuatnya lebih menyenangkan, misalnya sambil mendengarkan musik atau dengan menggunakan alat pelacak kebugaran di ponsel dan jam tangan agar Sahabat Sehat dapat melihat berapa banyak kalori yang telah dibakar selama melakukan pekerjaan tersebut. 

    Menghadiahi Diri Sendiri

    Setelah Sahabat Sehat berhasil menyelesaikan setumpuk pekerjaan, tentunya akan merasa puas pada diri sendiri. Pada beberapa kesempatan, Sahabat Sehat dianjurkan memberi penghargaan lebih untuk diri sendiri agar tetap meningkatkan stamina. Sebagai contoh, makanlah hidangan kesukaan Sahabat Sehat setelah seharian membersihkan rumah. 

    Jauhkan Gangguan yang Tidak Diperlukan

    Jika Sahabat Sehat tengah mengerjakan suatu pekerjaan yang penting, sebaiknya singkirkan berbagai penghalang seperti televisi, ponsel, dan lainnya agar Sahabat Sehat dapat fokus mengerjakan tugas. 

    Buat Tubuh Agar Lebih Fit

    Jika tubuh sehat dan bugar maka Sahabat Sehat akan merasa tersiksa jika hanya diam saja. Secara otomatis, Sahabat Sehat akan menjadi lebih rajin jika memiliki tubuh yang fit. Maka dari itu, dapat dikatakan bahwa solusi mengatasi rasa malas adalah dengan membuat tubuh jadi lebih fit dan bugar.

    Tubuh yang fit dan bugar bisa Sahabat Sehat dapatkan dengan cara:

    Istirahat yang Cukup

    Tidur yang cukup, beristirahat sejenak setelah beraktivitas melelahkan, dan sempatkan waktu luang untuk berelaksasi perlu dilakukan. Namun batasi waktu istirahat dan patuhi waktu tersebut agar jangan sampai waktu istirahat justru menjadi alasan untuk bermalas-malasan.

    Berolahraga

    Berolahraga dapat meningkatkan stamina sehingga ketika akan beraktivitas tubuh memiliki tenaga, dan lebih berkonsentrasi, dan tidak mudah mengantuk. Olahraga tidak harus menyiksa, Sahabat Sehat bisa mencoba berolahraga ringan dan menyenangkan seperti bersepeda, berjalan-jalan di waktu sore hari, atau berenang. Batasi waktu berolahraga agar olahraga tidak menjadi alasan menunda-nunda pekerjaan, belajar, ataupun ibadah yang seharusnya Sahabat Sehat lakukan.

    Mengkonsumsi Makanan Bernutrisi Seimbang

    Rasa malas karena tubuh yang tidak fit dapat diatasi dengan mengkonsumsi makanan-makanan penambah energi tubuh. Konsumsi makanan cukup serat, mengandung protein, dan rendah gula serta rendah karbohidrat dapat membantu Sahabat Sehat lebih fit dan tidak mudah mengantuk.

    Menghindari Hal-Hal yang Berdampak Buruk pada Tubuh

    Banyak hal yang berdampak buruk pada tubuh. Misalnya tidur terlalu larut karena asyik bermain game, mengkonsumsi rokok dan alkohol, serta berolahraga terlalu keras hingga tubuh mengalami cidera. Hal-hal tersebut dapat menyebabkan tubuh tidak fit dan menjadi sumber penyebab rasa malas. Oleh sebab itu, hentikan segera rasa malas dengan menghindari hal-hal tersebut.

    Nah Sahabat Sehat, itulah cara mengatasi rasa malas yang perlu dilakukan agar kemerdekaan yang telah kita dapatkan tidak menjadi sia-sia. Jika Sahabat Sehat mengalami masalah selama di rumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Morin A. 7 Ways Productive People Stay Focused [Internet]. USA : Psychology Today.
    2. Longhurst A. How to Stop Being Lazy: 17 Healthy and Practical Strategies [Internet]. USA : Healthline. 2019 [updated 2019 April 02; cited 2021 Aug 16].
    3. Annisa T. 12 Cara menghilangkan rasa malas dengan sehat dan praktis untuk dilakukan [Internet]. Indonesia : Ekrut.com. 2021 [updated 2021 June 15; cited 2021 Aug 16].
    4. Maulanski. Sering Malas? Ini 13 Cara Menghilangkannya [Internet]. Indonesia : Psikologi Hore.
    Read More
  • Ditulis oleh : Redaksi Prosehat Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Walaupun sudah jadi bangsa merdeka, masih ada penyakit mematikan di Indonesia yang masih menjajah kesehatan serta harus kita perangi. Ya, selain pandemi Covid-19 yang belum juga kunjung reda dalam satu tahun belakangan ini, masih terdapat berbagai penyakit mematikan lainnya yang harus dihadapi masyarakat. […]

    9 Penyakit Mematikan di Indonesia yang Harus Kita Perangi

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Penyakit Mematikan di Indonesia yang Membutuhkan Penanganan Serius dari Berbagai Pihak

    Walaupun sudah jadi bangsa merdeka, masih ada penyakit mematikan di Indonesia yang masih menjajah kesehatan serta harus kita perangi. Ya, selain pandemi Covid-19 yang belum juga kunjung reda dalam satu tahun belakangan ini, masih terdapat berbagai penyakit mematikan lainnya yang harus dihadapi masyarakat.

    Beberapa penyakit masih menjadi penyakit endemik di beberapa wilayah di Indonesia. Beberapa penyakit mematikan adalah penyakit yang menjadi masalah global yang harus dihadapi banyak bangsa dan negara. Untuk menumbuhkan semangat juang melawan penyakit-penyakit tersebut, yuk cek apa saja penyakit mematikan yang masih banyak ditemukan di Indonesia.

    Selain Covid, Ini Penyakit Global yang Mematikan di Indonesia

    Berikut adalah beberapa penyakit yang masih menjadi menjadi penyebab meningkatnya angka kematian di Indonesia berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 dan berbagai sumber lainnya, yaitu :

    Hipertensi

    Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum mengetahui bahwa hipertensi adalah salah satu penyumbang angka kematian terbesar di Indonesia. Data menunjukan bahwa angka kejadian penyakit hipertensi yang awalnya hanya 25,8% pada tahun 2013 meningkat menjadi 34,1% pada tahun 2018. Penyakit hipertensi menimbulkan kematian sekitar 8 juta orang per tahun.

    Hipertensi sering kali disebut the silent killer karena membuat penderitanya tidak menyadari bahwa tengah menderita hipertensi. Kebanyakan penderita baru menyadari setelah mengalami komplikasi, sehingga hal inilah yang menyebabkan hipertensi menjadi ancaman kematian tertinggi di Indonesia.

    Diabetes Melitus

    Selanjutnya, penyakit diabetes melitus atau disebut juga kencing manis. Angka kejadian penyakit kencing manis meningkat dari 6,9% menjadi 8,5% per tahun 2018, sehingga menyebabkan berkurangnya harapan hidup hingga 5 – 10 tahun.

    Untuk mencegah dan mengontrol penyakit diabetes, Sahabat Sehat dianjurkan menerapkan pola hidup sehat dengan beristirahat yang cukup, mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, serta melakukan aktivitas fisik. Diabetes melitus dapat menimbulkan berbagai komplikasi apabila tidak terkontrol dengan baik, misalnya gangguan pada mata, ginjal, jantung, saraf, kulit, hingga saluran pernapasan.

    Stroke 

    Stroke menjadi salah satu penyakit yang menyumbang angka kematian terbanyak di Indonesia. Pada tahun 2018, angka kejadian penyakit stroke meningkat dari 7% menjadi 10,9%. Meskipun penyakit stroke seringkali dialami pada kelompok usia 45 – 74 tahun, faktanya stroke juga dapat menyerang  kelompok usia 15 – 24 tahun.

    Penyakit ini disebabkan karena pembuluh darah di otak tersumbat atau pecah sehingga memutus pasokan darah dan oksigen ke otak. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kemampuan motorik, kognitif, serta beresiko menyebabkan kematian.

    Gagal Ginjal Kronis

    Diketahui bahwa angka kejadian penyakit gagal ginjal kronis pada tahun 2013 sebesar 2%, kemudian meningkat menjadi 3,8% di tahun 2018. Selain akibat pola hidup yang tidak sehat, penyakit gagal ginjal kronis juga dapat disebabkan akibat komplikasi penyakit diabetes melitus, obesitas dan tekanan darah tinggi.

    Untuk menghindari penyakit ginjal, saat ini banyak bergaung gerakan minum air putih serta menghindari minuman-minnuman mengandung pemanis buatan maupun alkohol. Mari kita dukung bersama.

    Kanker

    Penyakit mematikan di Indonesia selanjutnya adalah kanker, yang kini turut menjadi penyumbang angka kematian di Indonesia. Angka kejadian kanker meningkat dari 1,4% pada tahun 2013 menjadi 1,8% pada tahun 2018. 

    Penyakit kanker disebabkan karena sel di dalam tubuh mengalami mutasi atau abnormalitas, sehingga perkembangannya menjadi tidak terkendali. Beberapa jenis kanker yang paling banyak menyebabkan kematian ialah kanker otak, kanker darah, (leukemia), kanker paru, kanker usus besar, dan kanker payudara.

    Diare

    Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Diare berkaitan dengan 31% kematian yang terjadi pada anak berusia 1 hingga 12 bulan, dan turut menyumbang 25% kematian pada anak. Beberapa faktor resiko yang menyebabkan diare, yaitu sistem sanitasi yang buruk dan kondisi air yang kurang layak minum. 

    Penyakit Mematikan di Indonesia yang Termasuk Endemik

    Secara wilayah, Indonesia memiliki beberapa penyakit endemik dan tergolong mematikan. Penyakit tersebut menjadi perhatian serius pemerintah, dokter, dan banyak pihal lainnya.

    Adapun beberapa penyakit yang termasuk endemik di Indonesia antara lain adalah:

    DBD

    Penyakit mematikan di Indonesia yang satu ini disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypty. Penyakit DBD menjadi endemi setiap musim penghujan. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja dengan gejala nyeri pada belakang mata, nyeri sendi dan otot, kelelahan, mual, muntah, ruam kulit, dan berbagai gejala lainnya. Kasus DBD di Indonesia sangat tinggi, oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga diri dari gigitan nyamuk.

    Malaria

    Lagi-lagi penyakit akibat gigitan nyamuk. Malaria adalah penyakit mematikan yang endemik di Indonesia. Penyakit ini menular melalui gigital nyamuk Anopheles betina yang mengandum plasmodium malaria. Gejala malaria meliputi menggigil, sakit kepala, mual, dan muntah. Penyakit ini juga tergolong penyakit mematikan, apalagi jika tidak mendapatkan pertolongan yang tepat pada waktu yang tepat.

    Kusta

    Penyakit kusta disebabkan oleh infeksi Mycobacterium leprae. Penyakit ini sangat berbahaya dan mengerikan karena menyebabkan kecacatan bentuk tubuh bahkan kematian. Daerah yang menjadi endemis kusta berdasarkan laporan per tahun 2021 antara lain adalah Jawa Timur dan Papua. Walaupun hanya 2 daerah yang memiliki kusta tinggi di Indonesia, nyatanya secara global Indonesia adalah salah satu dari tiga negara dengan penyakit kusta tertinggi (peringkat 1 adalah India, dan peringkat 2 adalah Brazil).

    Tuberkulosis

    TBC atau tuberkolosis disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dan menyerang paru-paru, kelenjar getah bening, dan tulang. Indonesia merupakan daerah endemik tertinggi untuk penyakit tuberkulosis bersama dengan  India, China, Philipina, dan Pakistan. Untuk mencegah dampak terburuk dari TBC, vaksinasi BCG adalah solusi terbaik.

    Leptospirosis

    Penyakit leptospirosis bukanlah penyakit sepele. Banyak potensi komplikasi yang terjadi karena infeksi leptospirosis. Mulai dari gangguan paru, gagal ginjal, perdarahan parah, hingga kematian. Penyakit akibat bakteri Leptospira interrogans ini disebarkan melalui urine hewan. Penyakit ini biasa menyerang pekerja di bidang peternakan dan pemotongan hewan. Selain itu, orang yang tinggal di daerah yang kumuh berpotensi menderita leptospirosis dari urine tikus.

    Nah Sahabat Sehat, itulah beberapa penyakit yang masih “menjajah” kesehatan masyarakat di Indonesia. Mari mulai menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta menerapkan protokol kesehatan yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, menjauhi kerumunan, menjaga jarak, dan membatasi mobilisasi, dan menjaga imunitas tubuh sehingga bisa terhindar dari daftar penyakit mematikan di Indonesia ini.

    Jika Sahabat Sehat memiliki keluhan selama dirumah, segera manfaatkan layanan Chat Dokter 24 Jam Prosehat. Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Siloam Hospitals. Waspada! 5 Jenis Penyakit Penyebab Kematian Tertinggi di Indonesia [Internet]. Indonesia : Siloam Hospitals. 2020 [updated 2020 Jan 02; cited 2021 Aug 17].
    2. Badan Litbangkes Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) [Internet]. Indonesia : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; [cited 2021 Aug 17]
    3. Mustinda L. Ini Urutan Penyakit Mematikan Versi WHO [Internet]. Indonesia : DetikHealth. 2020 [updated 2020 Dec 03; cited 2021 Aug 17].
    Read More
  • Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi Penyebab timbulnya kutil adalah virus HPV. Virus ini sangat berbahaya, terutama bagi perempuan karena dapat menyebabkan kanker serviks. Pada umumnya kutil mengganggu estetika atau penampilan seseorang, terutama jika tumbuh pada area tubuh yang mudah terlihat seperti leher maupun tangan. Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui cara mengobati kutil […]

    Penyebab Timbulnya Kutil Serta Obat dan Cara Mencegahnya

    Ditulis oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

    Bercermin Serta Bingung Apa Penyebab Timbulnya Kutil di Area Leher

    Penyebab timbulnya kutil adalah virus HPV. Virus ini sangat berbahaya, terutama bagi perempuan karena dapat menyebabkan kanker serviks. Pada umumnya kutil mengganggu estetika atau penampilan seseorang, terutama jika tumbuh pada area tubuh yang mudah terlihat seperti leher maupun tangan.

    Oleh sebab itu, sangat penting untuk mengetahui cara mengobati kutil ini. Juga sebaiknya tahu bagaimana cara mencegah diri dari terinfeksi virus ini. Dengan demikian, risiko terkena kutil ataupun kanker serviks dapat dihindari.

    Virus Penyebab Timbulnya Kutil

    Kutil disebabkan oleh virus Human Papilloma (HPV) yang masuk ke dalam tubuh dan menimbulkan pertumbuhan jaringan kulit secara berlebihan. Pada umumnya benjolan kutil termasuk jinak. Kutil dapat ditemukan pada berbagai area tubuh, misal tangan dan kaki, wajah, telapak kaki, maupun jari.

    Ada beberapa jenis virus HPV. Masing-masing jenis virus menyebabkan penyakit yang berbeda-beda. Untuk kutil di leher, kelamin, ataupun area lain di sekitar tubuh biasanya disebabkan oleh virus Human Papilloma tipe 6 dan 11.

    Virus ini biasanya timbul akibat tertular dari penderita kutil lainnya. Misalnya melalui hubungan seksual. Walaupun sudah terpapar virus HPV, kutil mungkin akan terbentuk beberapa tahun kemudian.

    Penularan Kutil

    Virus Human Papilloma (HPV) yang menyebabkan kutil, dapat ditularkan dari penderita kutil ke orang sehat lainnya melalui berbagai cara berikut, yaitu :

    • Kontak langsung dengan penderita kutil
    • Menyentuh benda yang terkontaminasi virus, misal handuk, alat mandi, lantai, dsb
    • Hubungan seksual
    • Menggunakan alat cukur bersama penderita kutil

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, virus HPV di dalam tubuh dapat tertidur di dalam tubuh hingga beberapa tahun dan akan membentuk kutil setelah sekian tahun. Oleh sebab itu, bagi yang merasa pernah melakukan kontak dengan penderita kutil untuk melakukan pengobatan dan pencegahan sebelum kutil tersebut mencul di badan Sahabat Sehat.

    Cara Mencegah Virus HPV Si Penyebab Kutil

    Untuk mencegah timbulnya kutil, Sahabat Sehat dianjurkan melakukan berbagai hal berikut :

    • Hindari mencukur rambut di area kulit sekitar kutil
    • Gunakan alat mandi, alat cukur, serta pakaian pribadi
    • Hindari menggigit kuku atau jaringan kulit sekitar kuku
    • Hindari menyentuh kutil orang lain
    • Gunakan sandal atau sepatu saat berada di tempat umum, kolam renang maupun pemandian umum atau sauna.
    • Hindari berganti pasangan seksual
    • Ganti kaus kaki secara rutin dan pastikan telapak kaki kering
    • Mengikuti vaksinasi HPV

    Bagi yang pernah melakukan kontak dengan penderita kutil, sangat penting untuk segera melakukan vaksinasi HPV. Selain mencegah timbulnya kutil dikemudian hari, juga menurunkan risiko terkena kanker serviks yang dapat menyebabkan kematian.

    Vaksin HPV diketahui berperan untuk mencegah kanker serviks, namun ternyata vaksinasi HPV turut berperan dalam mencegah timbulnya kutil. Diketahui bahwa virus Human Papilloma tipe 16 dan 18 merupakan penyebab kanker serviks, Virus Human Papilloma tipe 6 dan 11 merupakan penyebab kutil dan kutil kelamin. Sementara Virus Human Papilloma tipe  31, 33, 45, 52, and 58 merupakan penyebab kanker pada serviks, anus, vulva vagina, penis, dan tenggorokan. Dengan menerima vaksinasi HPV, Sahabat Sehat dapat mencegah berbagai penyakit tersebut.

    Kapan Waktu Pemberian Vaksin HPV ?

    Secara umum vaksin HPV direkomendasikan bagi anak perempuan dan laki-laki mulai dari usia 11 atau 12 tahun untuk mencegah virus penyebab timbulnya kutil yang dapat menginfeksi melalui kontak tanpa sadar dengan penderita kutil. Pada dasarnya vaksin HPV diberikan sebelum melakukan kontak seksual atau pada orang yang hendak menikah.

    Di Indonesia, pemberian vaksin HPV diberikan mulai pada usia 10-13 tahun sebanyak 2 dosis. Pada anak berusia 16-18 tahun atau remaja akhir, diberikan vaksin HPV sebanyak 3 dosis. Berdasarkan penelitian, pemberian vaksin HPV sebanyak 2 dosis pada usia 10-13 tahun terbukti dapat membentuk kadar antibodi yang tidak lebih rendah dibandingkan dengan pemberian 3 dosis vaksin HPV pada usia 16-18 tahun.

    Obat untuk Mengobati Kutil yang Timbul di Badan

    Proses penyembuhan kutil bisa dilakukan dengan menggunakan salep ataupun plester yang mengandung asam salisilat. Obat dan plester ini bisa dibeli di apotek tanpa harus menggunakan resep dokter.

    Bagaimana jika kutil tetap tidak hilang, dan malah menyebar ke bagian tubuh lainnya?

    Jika hal tersebut terjadi maka perlu untuk menemui dokter agar dapat diberikan pemeriksaan lanjutan dan mendapatkan penanganan yang sesuai. Adapun penanganan yang akan dilakukan dokter antara lain adalah:

    Krioterapi

    Disebut juga dengan terapi pembekuan. Kutil disemprot dengan cairan nitrogen sehingga jaringan kutil beku dan mati. Setelah kutil membeku, kutil akan melepuh dan akan mengelupas dengan sendirinya dalam waktu kira-kira satu minggu. Keunggulan dari proses krioterapi ini adalah dapat merangsang dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari virus penyebab timbulnya kutil (virus HPV).

    Kuret

    Proses kuret akan menggunakan pisau bedah. Dengan pisau bedah, kutil akan dikerok atau dikikis sampai habis. Proses kuret sangat efektif dan cepat dalam menghilangkan kutil, sayangnya proses ini dapat menimbulkan nyeri beberapa waktu, dan ada potensi meninggalkan bekas luka.

    Sinar Laser

    Proses pengikisan kutil juga bisa dilakukan dengan sinar laser. Caranya dengan membakar jaringan kutil dengan sinar laser hingga jaringan kutil mati lalu terlepas dengan sendirinya. Sayangnya proses ini juga dapat menimbulkan nyeri setelah proses penyinaran, serta dapat menimbulkan bekas luka atau jaringan parut.

    Kauterisasi (electrosurgery)

    Merupakan metode yang sama dengan penggunaan sinar laser. Namun bedanya kutil akan dibakar menggunakan aliran listrik yang disalurkan melalui ujung jarum alat kauter. Proses ini juga dapat menimbulkan efek luka bakar pada kulit. Oleh sebab itu, lakukan proses kauterisasi pada ahlinya.

    Penting: Timbulnya tonjolan mirip daging di area tubuh belum tentu merupakan kutil. Oleh sebab itu, jika penggunaan obat kutil dan plester tidak bisa menyembuhkan kutil, sangat penting untuk segera melakukan konsultasi ke dokter. Dokter akan memeriksa apakah tonjolan daging tersebut adalah kutil, atau justru skin tag atau tumor jinak yang tumbuh di atas kulit.

    Nah Sahabat Sehat, itulah detail mengenai penyebab timbulnya kutil beserta pencegahan dan pengobatannya. Jika Sahabat Sehat berminat melakukan vaksinasi HPV, segera manfaatkan layanan Prosehat. Layanan Prosehat mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Informasi lebih lengkap silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi :

    1. Cleveland Clinic. Warts [Internet]. USA : Cleveland Clinic. 2020 [updated 2020 April 26; cited 2021 Aug 12].
    2. National Health Service Inform. Warts and verrucas [Internet]. UK : National Health Service. 2020 [updated 2020 Nov 20; cited 2021 Aug 12].
    3. Centers for Disease Control and Prevention. HPV Vaccine Information For Young Women [internet]. USA : Centers for Disease Control and Prevention; 2016 [cited 24 May 2021].
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja