Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 21–30 of 1399 results

  • Pap smear merupakan pemeriksaan yang rutin dilakukan perempuan, terutama bagi yang sudah menikah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini atau skrining kanker serviks yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Kanker serviks adalah penyebab kematian kedua terbanyak di Indonesia karena kanker setelah kanker payudara. Tidak seperti penyakit biasa yang memberikan gejala di awal sakit, orang yang […]

    Kapan Waktu yang Tepat bagi Perempuan untuk Pap Smear?

    Pap smear merupakan pemeriksaan yang rutin dilakukan perempuan, terutama bagi yang sudah menikah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini atau skrining kanker serviks yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV).

    Kapan Waktu yang Tepat bagi Perempuan untuk Pap Smear

    Kapan Waktu yang Tepat untuk Pap Smear?

    Kanker serviks adalah penyebab kematian kedua terbanyak di Indonesia karena kanker setelah kanker payudara. Tidak seperti penyakit biasa yang memberikan gejala di awal sakit, orang yang menderita kanker serviks baru akan menunjukkan gejalanya ketika sudah masuk ke stadium lanjut.

    Jadi, untuk mewaspadainya, perempuan perlu rutin memeriksakan diri, yaitu dengan melakukan Pap smear. Kapan waktu yang tepat untuk Pap smear? Yuk simak penjelasannya.

    Frekuensi Pap Smear

    Pap smear atau yang disebut juga dengan Pap test adalah prosedur skrining terhadap kemungkinan kanker serviks. Keberadaan sel kanker atau pra-kanker pada serviks atau leher rahim wanita dapat diketahui melalui pemeriksaan ini.

    Skrining kanker serviks sudah mulai dapat dilakukan pada usia 21 tahun, bila sudah aktif secara seksual dengan frekuensi sebagai berikut:

    • Wanita berusia 21-29 tahun harus melakukan tes Pap smear setiap 3 tahun sekali. Jika tes Pap smear menunjukkan hasil abnormal, dapat dilakukan pemeriksaan HPV DNA.
    • Dimulai usia 30 tahun, semua wanita direkomendasikan untuk mendapatkan pemeriksaan Pap smear yang dikombinasi dengan pemeriksaan HPV DNA setiap 5 tahun sekali, pemeriksaan ini dapat dilakukan sampai usia 65 tahun.

    Cegah Kanker Serviks sejak dini: Harga Vaksinasi HPV ke Rumah

    Indikasi Pemeriksaan Pap-Smear

    Menurut Yayasan Kanker Indonesia, wanita yang telah aktif secara seksual wajib melakukan pemeriksaan Pap smear secara berkala. Tanda seorang wanita memerlukan pemeriksaan Pap smear antara lain:

    • Mengalami keputihan yang berwarna kekuningan dan kehijauan yang terasa gatal
    • Terjadi pendarahan seusai berhubungan seksual
    • Terjadi perdarahan diluar jadwal menstruasi
    • Terlambat menstruasi namun tidak ada tanda-tanda kehamilan
    • Nyeri ketika berhubungan seksual.

    Selain itu, pemeriksaan pap smear juga ditujukan kepada:

    • Wanita yang memiliki riwayat seksual pada saat remaja
    • Saat akan diperiksa mempunyai riwayat hubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda
    • Memiliki riwayat menderita penyakit menular seksual sebelumnya
    • Keluarga mempunyai riwayat kanker leher rahim atau kanker serviks
    • Adanya infeksi human papillomavirus (HPV)
    • Wanita sebagai perokok aktif maupun pasif.
    • Riwayat infeksi kuman, jamur atau virus sebelumnya pada organ reproduksi
    • Sistem imun yang lemah, misalnya pada pasien dengan riwayat transplantasi organ, sedang menjalani pengobatan kanker atau kemoterapi dan penggunaan obat kortikosteroid jangka panjang
    • Pasien dengan riwayat HIV.

    Baca Juga: Tahapan dan Cara Membaca Hasil Tes Pemeriksaan Pap Smear

    Manfaat Pap Smear

    Berikut ini manfaat melakukan pemeriksaan pap smear secara berkala :

    • Melakukan tes pap smear meyakinkan seseorang terbebas dari kanker serviks bila hasilnya negatif
    • Test pap smear secara teratur membantu untuk mendeteksi secara dini apabila ditemukan keganasan, shingga dapat segera dilakukan penanganan
    • Test pap smear mampu mendeteksi kanker servik lebih awal sebelum memiliki gejala
    • Test pap smear mampu mendeteksi kanker serviks lebih awal sebelum kanker menyebar ke organ lain
    • Semakin cepat kanker serviks dideteksi maka akan semakin peluang untuk sembuh dan semakin tinggi harapan hidup.

    Waktu yang Tepat Untuk Melakukan Pap-Smear

    Agar pap-smear menunjukkan hasil yang optimal, sebaiknya pap-smear dilakukan pada kondisi berikut ini :

    • Pasien sedang tidak dalam siklus menstruasi 
    • Tidak melakukan hubungan intim setidaknya selama 24 jam sebelum pemeriksaan pap-smear dilakukan
    • Tidak menggunakan pembersih kewanitaan, douche, obat yang dimasukkan kedalam vagina atau krim kontrasepsi yang dioleskan ke dalam vagina setidaknya dalam waktu 24 jam sebelum pemeriksaan pap-smear dilakukan
    • Tidak sedang dalam pengobatan untuk mengatasi keputihan akibat infeksi vagina atau serviks.

    Baca Juga: Apa Bedanya HPV Bivalen dan Tetravalen?

    Sahabat Sehat, itulah mengenai kapan harus Pap Smear. Lantas kapan waktu yang tepat untuk pap smear? Segera Jadwalkan pemeriksaan Anda segera dan sempurnakan pemeriksaan dengan vaksinasi HPV sebagai perlindungan terbaik dari kanker serviks. Dapatkan harga terbaik pemeriksaan Pap smear dan vaksin HPV di Prosehat.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, pemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia D
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Budiman Syahputra, SpOG. MKes, d., n.d. Manfaat dan Cara Kerja Pemeriksaan Pap Smear – Primaya Hospital.
    2. Kesehatan, D., 2016. PEMERIKSAAN PAP SMEAR PENTING BAGI WANITA | Dinas Kesehatan Kab. Pakpak Bharat.
    3. Mayoclinic.org. n.d. Pap smear – Mayo Clinic.
    4. Lee, S., 2021. Benefits and limitations of screening for cervical cancer
    5. Fatmawati, Sp.OG, d., 2021. Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Papsmear Rutin.
    6. Acog.org. 2021. Cervical Cancer Screening.
    Read More
  • Lebaran sudah menjadi momen rutin untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman setiap satu tahun sekali setelah sebulan berpuasa Ramadhan, tidak terkecuali bagi asisten rumah tangga (ART) dan driver/ sopir pribadi. Mengingat tahun lalu kasus Covid-19 tinggi setelah libur Lebaran dan arus balik mudik lebaran, maka tahun ini pun Sahabat Sehat tetap harus […]

    Waspada Covid-19: Tips Menerima ART dan Driver Kembali dari Mudik

    Lebaran sudah menjadi momen rutin untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman setiap satu tahun sekali setelah sebulan berpuasa Ramadhan, tidak terkecuali bagi asisten rumah tangga (ART) dan driver/ sopir pribadi.

    Mengingat tahun lalu kasus Covid-19 tinggi setelah libur Lebaran dan arus balik mudik lebaran, maka tahun ini pun Sahabat Sehat tetap harus berhati-hati akan kemungkinan lonjakan kasus Covid-19.

    Waspada Covid-19 Tips Menerima ART dan Driver Kembali dari Mudik

    Waspada Covid-19: Tips Menerima ART dan Driver Kembali dari Arus Balik Mudik

    Selain memeriksakan kesehatan diri Anda terlebih dahulu melalui medical check up dan pemeriksaan Covid-19 pasca Idul Fitri, asisten rumah tangga dan sopir yang siap kembali untuk bekerja setelah mudik Lebaran juga perlu diperiksakan kesehatannya.

    Karantina Mandiri Sebelum Bekerja

    Tidak perlu diragukan lagi, begitu ART mengabarkan bahwa mereka akan kembali dari mudik Lebaran pasti membuat hati senang. Namun jangan terburu-buru, ada baiknya laksanakan karantina mandiri terlebih dahulu.

    Mengapa karantina penting? Karena virus Corona memiliki masa inkubasi hingga kurang lebih 10 hari sejak terpapar sebelum gejalanya muncul.

    Selama karantina, amati apakah ada gejala-gejala yang mengarah ke infeksi Covid-19, seperti:

    • Demam atau meriang, tidak enak badan
    • Batuk, pilek, nyeri tenggorokan, nyeri kepala atau pusing.
    • Badan pegal-pegal dan “masuk angin”
    • Hilang pembauan atau pengecapan
    • Gangguan pencernaan.

    Pemeriksaan covid saat ini sangat mudah karena bisa melakukan swab di klinik tanpa antri dengan reservasi terlebih dahulu. Cek: Booking Layanan Swab Antigen dan PCR

    Pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala: Cek Lab dari ProSehat

    Tes Swab Antigen atau PCR

    Walaupun ART dan sopir tidak mempunyai gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas, ada baiknya ia tetap melakukan pemeriksaan swab antigen atau PCR.

    ART dan sopir disarankan melakukan tes PCR di antara hari ketiga sampai kelima setelah kembali dari kampung halaman. Bila hasilnya negatif, maka mereka bisa langsung bekerja. Namun bila hasilnya positif maka karantina tetap dilanjutkan selama 10 hari sampai bebas gejala.

    Apabila ART dan sopir melakukan pemeriksaan swab antigen, maka lakukanlah pada hari kedua atau ketiga setelah kembali dari kampung halaman. Apabila hasilnya negatif, maka lanjutkan karantina sampai hari kelima untuk mengulang swab antigen atau PCR. Jika setelah karantina hasilnya masih tetap negatif, maka karantina selesai dilakukan.

    Namun, bila hasilnya positif maka karantina perlu dilanjutkan hingga bebas gejala atau sampai 10 hari.

    Selama isolasi mandiri, sarankan ART untuk tetap menggunakan masker dan melakukan protokol kesehatan ketat dan menjaga jarak dengan orang yang rentan.

    Baca Juga: 6 Alasan Pentingnya Rapid Swab Antigen yang Perlu Sahabat Ketahui

    Tips penting lainnya

    Ada beberapa hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk menyambut kedatangan ART dan sopir untuk meminimalkan penyebaran Covid-19, antara lain:

    • Menyediakan baju bersih
    • Desinfeksi semua bawaan ART dari kampung
    • Sediakan kamar serta kamar mandi khusus selama isolasi mandiri
    • Stok masker bersih
    • Sediakan peralatan makan yang berbeda selama isolasi mandiri.

    Baca Juga: Takut Hidung Dicolok? Tenang Sekarang Sudah Ada PCR Kumur

    Nah Sahabat Sehat, itulah tips menerima ART dan sopir pribadi yang kembali dari arus balik mudik lebaran dan kampung halaman pada masa pandemi Covid-19. Demi menjaga kesehatan di dalam rumah, pemeriksaan Covid-19 penting untuk dilakukan, terutama setelah Hari Raya dimana orang-orang berkumpul dalam waktu yang panjang.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, tes Covid-19, vaksinasi, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam. Dapatkan harga terbaik Tes Covid-19 di Prosehat.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L


    Referensi

    1. Sondang, E., 2022. Waspada Penularan Covid-19 Pascamudik dari ART Anda! | theAsianparent Indonesia.
    2. Asmaays, A., 2022. Ini Syarat Mudik Lebaran 2022 Pakai Mobil Pribadi | Ekonomi – Bisnis.com.
    3. Felisiani, T., 2021. Trend Baru Covid-19, Ada Klaster ART di Tangsel, Begini Nasib Mereka – Tribunnews.com
    4. Parenting.co.id. 2022. ART Kembali dari Mudik, Boleh Langsung Bekerja?.

     

    Read More
  • Sahabat Sehat, salah satu imunisasi wajib untuk Si Kecil adalah imunisasi Bacillus Calmette-Guerin (BCG). Pemberian imunisasi BCG dinilai paling efektif ketika bayi baru lahir atau paling lambat sebelum berusia 3 bulan, yang bertujuan untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC). Imunisasi akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi sel penghasil antibodi sehingga melindungi tubuh dari infeksi bakteri […]

    Terlambat Imunisasi BCG? Ini yang Harus Dilakukan!

    Sahabat Sehat, salah satu imunisasi wajib untuk Si Kecil adalah imunisasi Bacillus Calmette-Guerin (BCG). Pemberian imunisasi BCG dinilai paling efektif ketika bayi baru lahir atau paling lambat sebelum berusia 3 bulan, yang bertujuan untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TBC). Imunisasi akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi sel penghasil antibodi sehingga melindungi tubuh dari infeksi bakteri TBC. Namun, Bagaimana jika Anda tak sengaja melewatkan jadwal atau terlambat imunisasi BCG pada Si Kecil? Apakah berbahaya? Simak dulu penjelasan di sini. 

    Terlambat Imunisasi BCG Ini yang Harus Dilakukan!

    Terlambat Imunisasi BCG? Ini yang Harus Dilakukan!

    Pentingnya Imunisasi BCG untuk Si Kecil

    Bakteri tuberkulosis dapat menyerang paru-paru, tulang, ginjal, hingga selaput otak (meningen). Imunisasi BCG penting diberikan untuk Si Kecil sebab bakteri tuberkulosis mudah menular melalui cipratan air liur (droplet), yang tersebar saat penderita TBC bersin atau batuk. Semua anak berusia 6 tahun atau lebih yang akan diberi imunisasi BCG harus melakukan pemeriksaan Tuberkulin lebih dulu untuk mengetahui hipersensitivitasnya terhadap tuberkuloprotein. 

    Dapatkan : Layanan Paket Imunisasi Bayi Combo 6 ke Rumah

    Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Imunisasi BCG

    Lokasi penyuntikan imunisasi BCG adalah pada bagian lengan atas. Meski termasuk dalam jenis imunisasi wajib, ada beberapa kondisi yang dapat menyebabkan pemberian imunisasi  BCG ditunda yaitu: 

    • Demam
    • Infeksi kulit
    • Gangguan pada kekebalan tubuh
    • Sedang mengalami efek samping dari obat-obatan, misalnya obat penekan sistem imun
    • Memiliki riwayat alergi atau reaksi anafilaktik terhadap komposisi imunisasi BCG
    • Riwayat menderita tuberkulosis atau tinggal serumah dengan penderita tuberkulosis yang tidak menjalani pengobatan. 

    Imunisasi BCG merupakan langkah penting dalam mencegah dan melindungi kesehatan Si Kecil dari penyakit tuberkulosis.

    Baca Juga: Orangtua Harus Tahu, Begini Cara Kejar Imunisasi Anak

    Bagaimana Jika Si kecil Terlambat Imunisasi BCG? 

    Sahabat Sehat tidak perlu khawatir apabila Si Kecil telat mendapatkan imunisasi BCG sebab, Si Kecil tetap dapat menerima imunisasi dengan beberapa ketentuan.

    Jika Si Kecil berusia diatas 3 bulan, harus melakukan tes tuberkulin (Tes Mantoux) terlebih dahulu sebelum mendapatkan vaksin BCG. Jika muncul benjolan merah pada area penyuntikan, hal ini menunjukan bahwa kulit bereaksi terhadap antigen yang artinya Si Kecil sudah pernah terpapar kuman tuberkulosis sebelumnya.

    Tetapi jika hasil tes menunjukan negatif, maka Si Kecil dapat diberikan imunisasi BCG.

    Tips Agar Si Kecil Tidak Terlambat Diberi Imunisasi

    Rutinitas sehari-hari sering kali membuat orang tua sibuk hingga terkadang lupa jadwal imunisasi Si Kecil. Berikut adalah beberapa tips sederhana yang dapat dilakukan agar Sahabat Sehat tidak melewatkan jadwal imunisasi Si Kecil :

    • Catat jadwal imunisasi

    Dengan mencatat jadwal imunisasi, Sahabat Sehat lebih mudah mengetahui imunisasi apa saja yang sudah Si Kecil dapatkan. Catat jadwal tersebut di kalender ponsel maupun di buku agenda harian 

    • Baca buku kesehatan ibu dan anak

    Pasti Sahabat Sehat memiliki buku kesehatan yang biasa didapatkan dari rumah sakit. Jika iya, jangan malas membaca buku tersebut sebab didalamnya berisi informasi penting mengenai imunisasi (jadwal imunisasi, cara pemberian, hingga penanganan efek samping pasca imunisasi), serta tips membuat makanan pendamping ASI. 

    • Koordinasi dengan fasilitas kesehatan yang dikunjungi

    Beberapa fasilitas kesehatan memberi kemudahan, seperti mengingatkan jadwal kunjungan imunisasi selanjutnya. Maka buatlah janji untuk kunjungan berikutnya agar nama Si kecil masuk ke dalam daftar kunjungan, dengan begitu pihak klinik atau fasilitas kesehatan akan mengirimkan  pesan singkat untuk mengingatkan Sahabat Sehat satu atau dua hari sebelum jadwal imunisasi.

    Baca Juga: Imunisasi Lengkap: Sehatkan Keluarga, Lewati Masa Pandemi 

    Nah Sahabat Sehat, itulah mengenai tentang imunisasi BCG terlewat. Meski Si kecil telat di imunisasi, sebaiknya tetap lengkapi jadwal imunisasi yang ada. Lebih baik terlambat daripada tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. 

    Di masa pandemi, tidak jarang para orang tua menunda imunisasi sebab enggan membawa Si Kecil ke posyandu maupun rumah sakit. Jika Sahabat Sehat memerlukan imunisasi anak, segera manfaatkan layanan imunisasi ke rumah dari Prosehat. Informasi lebih lanjut hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh : Redaksi Prosehat
    Ditinjau oleh : dr. Monica Cynthia Dewi

     

    Referensi

    1. BPOM. VAKSIN BCG [Internet]. Indonesia : BPOM. 2021.
    2. Idai.or.id. 2021. IDAI | Jadwal Imunisasi IDAI 2020.
    3. nhs.uk. 2021. BCG vaccine for tuberculosis (TB) overview.
    4. En.wikipedia.org. 2021. BCG vaccine – Wikipedia.
    5. GOV.UK. 2021. TB, BCG and your baby.
    6. nhs.uk. 2021. BCG vaccine for tuberculosis (TB) overview.
    Read More
  • Lebaran merupakan hari raya yang spesial bagi umat Islam seluruh dunia setelah berpuasa satu bulan full saat Ramadhan. Salah satu momen yang dinanti adalah berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman sambil menikmati hidangan khas Lebaran yang berlimpah. Makanan lebaran identik dengan makanan tinggi karbohidrat dan berlemak, seperti ketupat sayur, opor ayam, gulai dan rendang […]

    Ini Khasiat Minyak Ikan untuk Jaga Kolesterol Saat Lebaran

    Lebaran merupakan hari raya yang spesial bagi umat Islam seluruh dunia setelah berpuasa satu bulan full saat Ramadhan. Salah satu momen yang dinanti adalah berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman sambil menikmati hidangan khas Lebaran yang berlimpah.

    Ini Khasiat Minyak Ikan untuk Jaga Kolesterol Saat Lebaran

    Ini Khasiat Minyak Ikan untuk Jaga Kolesterol Saat Lebaran

    Makanan lebaran identik dengan makanan tinggi karbohidrat dan berlemak, seperti ketupat sayur, opor ayam, gulai dan rendang daging, olahan daging kambing, dan kue-kuean. Dan biasanya, sayur-sayuran agak sulit ditemui sebagai penyeimbang nutrisi.

    Bagi Anda yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, Anda harus lebih waspada dalam memilih makanan dan menakar porsinya. Sama juga bagi Anda yang sehat, jangan sampai selesai Idul Fitri malah jadi berkolesterol tinggi!

    Memilih makanan dengan bijak

    Ke rumah siapapun Anda berkunjung saat Lebaran, kemungkinan besar Anda akan disuguhkan jenis makanan yang sama. Mungkin Anda pun segan untuk menolaknya dengan maksud menghormati tuan rumah.

    Agar kerja pencernaan Anda tidak overload dan tidak menambah banyak cadangan lemak yang disimpan dalam tubuh, takarlah porsi makan Anda. Cukup ambil beberapa potong ketupat, satu macam daging-dagingan ukuran kecil atau sedang, dan lebihkan porsi sayurnya. Minumnya? Utamakan air putih dan kurangi minuman yang manis-manis.

    Dengan porsi yang lebih kecil dari biasa Anda makan, Anda bisa menambah frekuensi makan agar kebutuhan energi harian Anda tetap terpenuhi dengan gizi yang baik.

    Pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala: Cek Lab dari ProSehat

    Kue kering juga berkolesterol tinggi?

    Kue khas lebaran seperti nastar, putri salju, dan kastengel juga dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh bila dikonsumsi secara berlebihan.

    Menurut ahli gizi dr. Titi Sekarindah, MS, SpGK, kalori yang terkandung dalam satu kue kering bisa sampai 50 kalori. Maka disarankan untuk mengonsumsi kue kering cukup 3 sampai 4 saja.

    Sedangkan, jika Anda memiliki riwayat kolesterol tinggi, maksimal 1 atau 2 kue kering saja sudah cukup.

    Baca Juga: Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda

    Minyak Ikan menjaga kadar kolesterol

    Selain menakar porsi makan dan memilih makanan yang baik, minyak ikan bisa menjadi cara tambahan dalam menjaga kadar kolesterol Anda selama Lebaran dan setelahnya.

    Asupan ini bisa didapatkan dari ikan dengan kandungan omega-3 atau suplemen minyak ikan. Omega-3 sudah lama terbukti efektif dalam mengontrol kadar kolesterol secara keseluruhan dalam tubuh.

    Medical check up setelah Lebaran

    Ya, sebelum memulai aktivitas kembali seperti biasa, sebaiknya Anda melakukan medical check up terlebih dahulu untuk memastikan Anda dalam kondisi fit untuk kerja.

    Jenis medical check up yang bisa Anda lakukan setelah balik mudik, antara lain:

    • Darah rutin
    • Profil kolesterol (kolesterol total, HDL, LDL, trigliserida)
    • Gula darah (puasa atau sewaktu)
    • Asam urat.

    Pemeriksaan profil kolesterol dan gula darah puasa sebaiknya didahului dengan puasa selama 10 jam, namun Anda masih diperbolehkan minum air putih. Hal ini untuk mengetahui kadar kolesterol dan gula darah dasar Anda tanpa ada pengaruh dari asupan makanan.

    Baca Juga: Kolesterol Penyebab Stroke Dan Serangan Jantung

    Nah Sahabat Sehat, itulah kiat menjaga kolesterol agar tidak meningkat drastis saat momen Lebaran. Terlalu banyak lemak jahat dapat menyebabkan kolesterol menumpuk di pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Jadwalkan medical check up Anda setelah Lebaran bersama Prosehat dan konsultasikan hasilnya dengan dokter dan saran omega 3 yang terbaik untuk Anda.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Nurul L
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Jelang Lebaran, Ini Tips dari Ahli untuk Jaga Kolesterol Tetap Aman. [Internet]. Detik.com. 2022.
    2. Pratama SA. Ini Batasan Makan Kue Kering Lebaran Agar Badan Tidak Melar. [Internet]. 2015.
    Read More
  • Selain diberikan untuk anak-anak sebagai salah satu vaksinasi wajib, vaksinasi MMR (Mumps, Measles dan Rubella) juga dapat diberikan bagi orang calon mahasiswa. Pemberian vaksinasi MMR bagi orang dewasa dapat dibilang sangat penting terutama bagi yang sangat berisiko tertular ketiga penyakit tersebut, yaitu campak, gondongan, dan campak Jerman. Mumps, Measles dan Rubella merupakan penyakit yang disebabkan […]

    Ketahui Pentingnya Vaksinasi MMR Bagi Mahasiswa

    Selain diberikan untuk anak-anak sebagai salah satu vaksinasi wajib, vaksinasi MMR (Mumps, Measles dan Rubella) juga dapat diberikan bagi orang calon mahasiswa. Pemberian vaksinasi MMR bagi orang dewasa dapat dibilang sangat penting terutama bagi yang sangat berisiko tertular ketiga penyakit tersebut, yaitu campak, gondongan, dan campak Jerman.

    Ketahui Pentingnya Vaksinasi MMR Bagi Mahasiswa

    Ketahui Pentingnya Vaksinasi MMR Bagi Mahasiswa

    Mumps, Measles dan Rubella merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus. Ketiganya dapat menjadi masalah yang serius apabila tidak dicegah, terutama pada anak-anak dan ibu hamil dengan tingkat daya tahan tubuh yang rendah.

    Mahasiswa yang Perlu Vaksin MMR

    Sebenarnya, semua mahasiswa yang akan kuliah di dalam negeri dan luar negeri disarankan untuk mendapatkan vaksinasi MMR karena penyakit ini masih umum bermunculan.

    Namun, bagi mahasiswa yang berada di lingkungan dengan risiko tinggi penularan, vaksin ini menjadi lebih utama, yaitu mahasiswa fakultas kesehatan seperti kedokteran dan keperawatan. Selain itu juga bagi mahasiswa yang akan berinteraksi banyak dengan anak-anak atau berada di lingkungan dengan jumlah kasus yang tinggi.

    Ketiga penyakit ini termasuk kedalam penyakit akibat infeksi virus yang mudah sekali menyebar melalui udara. Orang yang sedang terinfeksi dapat menularkannya saat bersin, berbicara, tertawa, dan batuk.

    Dapatkan: Vaksinasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) di ProSehat

    Lengkapi Syarat Vaksin Sebelum Studi ke Luar Negeri: Paket Vaksinasi Studi

    Komplikasi dari Campak, Gondongan, dan Campak Jerman

    Pemberian vaksinasi MMR sangat diperlukan karena mengingat komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan, seperti :

    • Campak dapat menimbulkan komplikasi seperti infeksi telinga, radang paru dan radang otak
    • Gondongan dapat menyebabkan komplikasi lain seperti radang selaput otak, gangguan pendengaran permanen dan radang buah zakar yang dapat menimbulkan kemandulan bagi pria.
    • Komplikasi penyakit rubella cukup serius karena dapat menyebabkan cacat lahir pada janin atau disebut dengan sindrom rubella kongenital.

    Baca Juga: Boosting Sistem Imun dengan Vaksinasi Sebelum Kuliah di Luar Negeri

    Dosis Vaksinasi MMR

    Orang dewasa yang belum pernah atau tidak diketahui adanya riwayat vaksinasi sebelumnya saat masa kanak-kanak, tetap dianjurkan untuk melakukan vaksinasi MMR setidaknya 1 dosis vaksin MMR.

    Sementara itu, seseorang yang beresiko terkena campak atau gondongan perlu mendapatkan 2 dosis vaksin MMR dengan jarak 4 minggu.

    Bagi wanita yang berencana hamil juga sangat dianjurkan untuk menjalani vaksinasi MMR, minimal 1 bulan sebelum hamil, karena infeksi rubella pada ibu hamil beresiko mengakibatkan cacat pada janin dan bahkan keguguran.

    Baca Juga: Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Sahabat Sehat, itulah pentingnya vaksinasi MMR bagi kamu yang akan kuliah di dalam dan luar negeri. Persiapkan kesehatanmu dengan baik sebagai upaya melindungi diri dari penyakit-penyakit menular yang dapat dicegah dengan vaksinasi.

    Segera konsultasikan dengan dokter Prosehat melalui Chat Dokter 24 Jam bila Anda belum mendapatkan vaksinasi MMR. Dokter akan menyarankan jadwal vaksinasi yang terbaik dan Anda dapat melakukan vaksinasi di klinik atau rumah. Dapatkan juga harga vaksin MMR yang terjangkau dari ProSehat!

    Jangan lupa untuk mengajak saudara dan kerabat perempuan Anda agar sama-sama terlindungi dari virus HPV.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia D
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Buffum Taylor, R. and Robinson, MD, J., 2020. Adult MMR Vaccine: Advantages, Side Effects, Guidelines.
    2. Cdc.gov. n.d. Measles, Mumps, and Rubella (MMR) Vaccination | CDC.
    3. Cdc.gov. n.d. MMR or MMRV Vaccine: Discussing Options with Parents | CDC
    4. Drugs.com. 2022. MMR Vaccine for Adults.
    Read More
  • Libur Lebaran adalah momen yang sangat menyenangkan, apalagi bisa menghabiskan waktu dengan keluarga dan orang-orang terdekat sambil menikmati makanan khas Idul Fitri. Namun kini sudah saatnya untuk bersiap-siap kembali beraktivitas seperti biasa. Setelah lama beristirahat, bertemu dengan banyak orang, dan menempuh perjalanan jauh, biasanya tubuh menjadi kelelahan dan tidak fit untuk mulai beraktivitas. Jangan sampai […]

    Jangan K.O. Setelah Lebaran, Cek Kesehatan Dulu Sebelum Beraktivitas

    Libur Lebaran adalah momen yang sangat menyenangkan, apalagi bisa menghabiskan waktu dengan keluarga dan orang-orang terdekat sambil menikmati makanan khas Idul Fitri. Namun kini sudah saatnya untuk bersiap-siap kembali beraktivitas seperti biasa.

    Jangan K.O. Setelah Lebaran, Cek Kesehatan Dulu Sebelum Beraktivitas

    Jangan K.O. Setelah Lebaran, Cek Kesehatan Dulu Sebelum Beraktivitas

    Setelah lama beristirahat, bertemu dengan banyak orang, dan menempuh perjalanan jauh, biasanya tubuh menjadi kelelahan dan tidak fit untuk mulai beraktivitas. Jangan sampai Anda K.O. setelah Lebaran karena kesehatan ngedrop. Maka sebaiknya Anda memeriksakan kesehatan dulu sebelum beraktivitas. Apa saja yang perlu diperiksakan? Yuk simak ulasannya.

    Medical check up rutin

    Puasa Ramadhan adalah masa yang baik untuk mengontrol asupan makan, terutama bagi penderita diabetes melitus, darah tinggi, dan penyakit kronis lainnya.

    Pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala: Cek Lab dari ProSehat

    Namun saat Lebaran tiba, biasanya tubuh dikagetkan dengan makanan yang tinggi kalori, gula, kolesterol dan garam serta frekuensi makan yang tidak teratur.

    Maka, periksakanlah hal-hal di bawah ini:

    Gula darah

    Disarankan untuk memeriksakan gula darah puasa agar Anda dapat mengetahui kadar gula darah dasar tubuh dalam keadaan tidak dipengaruhi oleh asupan makanan. Gula darah puasa didahului dengan berpuasa selama 8-10 jam sebelum pemeriksaan.

    Kadar gula darah puasa yang baik adalah 70-100 mg/dL, sedangkan kadar gula darah sewaktu normal adalah kurang dari 200 mg/dL.

    Kolesterol

    Sebaiknya periksakan profil kolesterol lengkap, yaitu kolesterol total, HDL (kolesterol “baik”), LDL (kolesterol “jahat” yang meningkatkan risiko penyumbatan pembuluh darah bila kadarnya tinggi), dan trigliserida.

    Pemeriksaan profil kolesterol didahului dengan berpuasa selama 10-12 jam. Namun, Anda dibolehkan untuk minum air putih saja selama berpuasa.

    Kadar kolesterol total yang normal adalah 125-200 mg/dL, HDL normal 40 mg/dL atau lebih tinggi, LDL normal kurang dari 100 mg/dL, dan trigliserida kurang dari 150 mg/dL.

    Asam urat

    Makanan seperti jeroan, tahu, tempe, dan daging merah merupakan contoh makanan tinggi purin penyebab asam urat.

    Kadar asam urat yang normal untuk perempuan adalah 2,5-7,5 mg/dL, sedangkan laki-laki 4,0-8,5 mg/dL.

    Tekanan darah

    Dalam keadaan sehat ataupun sakit, tekanan darah harus rutin diperiksa sebagai salah satu upaya deteksi dini. Makanan tinggi garam, gurih serta olahan dan saus instan perlu ditakar asupannya karena mengandung kadar natrium tinggi yang dapat memengaruhi kerja ginjal. Ginjal adalah salah satu organ tubuh yang mengatur tekanan darah.

    Pemeriksaan fisik

    Pemeriksaan fisik menyeluruh oleh dokter dapat memberikan gambaran umum terkait kesehatan Anda yang mungkin tidak tampak di pemeriksaan laboratorium.

    Jantung

    Bagi Anda yang memiliki riwayat sakit jantung, periksakan kesehatan jantung Anda. Misalnya dengan pemeriksaan rekam jantung atau elektrokardiogram (EKG).

    Baca Juga: Hati-hati Kolesterol Tinggi dan Mengganggu Lebaran Anda

    Swab Antigen atau PCR

    Lebaran merupakan ajang pertemuan keluarga dan kerabat yang datang dari berbagai daerah. Makan bersama sambil bercengkrama adalah hal yang lumrah dilakukan saat silaturahmi. Sehingga, risiko penularan Covid-19 pun meningkat.

    Untuk itu, penting bagi Anda untuk melakukan tes swab antigen atau PCR sebelum kembali beraktivitas. Pemeriksaan ini tidak hanya menguntungkan Anda dan keluarga, tapi juga rekan kerja saat kembali ke kantor.

    Walaupun tidak mempunyai gejala-gejala yang mengarah ke Covid-19, ada baiknya Anda tetap melakukan pemeriksaan. Idealnya, tes swab antigen dilakukan pada hari kedua atau tiga setelah kembali pulang. Sedangkan untuk tes swab PCR sebaiknya dilakukan di hari ketiga atau lima.

    Apabila hasilnya negatif, maka lanjutkan karantina sampai hari kelima sebelum mengulang tes swab antigen atau PCR. Jika setelah karantina hasilnya masih tetap negatif, maka karantina bisa selesai dilakukan. Apabila hasilnya positif maka karantina tetap dilanjutkan selama 10 hari sampai bebas gejala.

    Baca Juga: Sakit di Perjalanan Mudik dan Lebaran? Chat Dokter Prosehat Aja!

    Sahabat Sehat, cara paling baik untuk menghindari berbagai risiko penyakit yang dapat dialami setelah lebaran adalah dengan melakukan pemeriksaan dini atau medical check up rutin yang disertai dengan pemeriksaan Covid-19. Kembalilah bekerja setelah Anda mendapatkan istirahat yang cukup dan tubuh dalam kondisi fit.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi ke rumah, pemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Direktorat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI. n.d. Kembali ke Rutinitas Setelah Libur Panjang.
    2. Hopkinsmedicine.org. 2022. After You Return.
    3. KOMPAS.com. 2014. Pentingnya “Check Up” Setelah Lebaran Halaman all – Kompas.com.
    4. Parenting.co.id. 2022. ART Kembali dari Mudik, Boleh Langsung Bekerja?
    Read More
  • Kanker serviks merupakan jenis kanker pada wanita yang menyebabkan kematian kedua terbanyak setelah kanker payudara. Sayangnya, gejala kanker serviks tidak muncul pada awal-awal infeksi, melainkan gejala baru dirasakan setelah memasuki stadium lanjut dimana harapan hidup penderita sudah menurun jauh. Banyak sekali komplikasi yang ditimbulkan dari kanker serviks, mulai terhadap organ kewanitaan sampai organ lainnya. Sebelum […]

    Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks

    Kanker serviks merupakan jenis kanker pada wanita yang menyebabkan kematian kedua terbanyak setelah kanker payudara. Sayangnya, gejala kanker serviks tidak muncul pada awal-awal infeksi, melainkan gejala baru dirasakan setelah memasuki stadium lanjut dimana harapan hidup penderita sudah menurun jauh.

    Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks

    Waspadai Berbagai Risiko Komplikasi Akibat Kanker Serviks

    Banyak sekali komplikasi yang ditimbulkan dari kanker serviks, mulai terhadap organ kewanitaan sampai organ lainnya. Sebelum mengetahui komplikasi yang timbul akibat kanker serviks, ada baiknya kita memahami dulu apa itu kanker serviks dan gejala yang dialaminya.

    Kanker Serviks

    Kanker serviks adalah kanker atau keganasan yang tumbuh pada sel-sel rahim. Kanker ini berkembang secara perlahan-lahan dan menunjukkan gejalanya apabila sudah memasuki stadium lanjut.

    Serviks merupakan organ kewanitaan di sepertiga bawah rahim (uterus), berbentuk silindris dan menonjol serta berhubungan dengan vagina.

    Hampir 95% kanker serviks pada wanita disebabkan oleh human papillomavirus. Ada dua golongan HPV, yaitu HPV resiko tinggi atau HPV onkogenik (yang menjadi penyebab kanker), seperti HPV tipe 16, 18, dan 31, 33, 45, 52, 58. Sedangkan HPV yang resiko rendah atau non-onkogenik yaitu tipe 6, 11, 32 dan sebagainya.

    Cegah Kanker Serviks sebelum terlambat, Cek: Harga Vaksinasi HPV ke Rumah

    Gejala Kanker Serviks

    Pada stadium awal, sebagian besar pasien tidak mengalami gejala apapun sampai akhirnya berkembang ke tahap stadium lanjut yang baru menimbulkan gejala. Gejala yang mungkin timbul berupa :

    • Perdarahan vagina
    • Keputihan
    • Nyeri panggul
    • Nyeri saat berhubungan intim.

    Kanker serviks kemungkinan akan bermetastasis atau menyebar ke organ tubuh lainnya seperti panggul, kelenjar getah bening, dan paru-paru pada stadium lanjut. Gejala kanker serviks pada stadium lanjut dapat berupa:

    • Nyeri pada kaki
    • Berat badan berkurang secara drastis
    • Kelelahan
    • Nyeri pada punggung bawah
    • Keluarnya urin dan tinja dari vagina
    • Keluarnya darah bercampur dengan urin
    • Kesulitan untuk buang air kecil
    • Tulang rapuh hingga mudah patah (apabila penyebaran kanker mencapai tulang).

    Baca Juga: Mengapa Vaksinasi HPV Juga Diperlukan Untuk Si Gadis?

    Komplikasi

    Wajib untuk Diwaspadai, Inilah Beberapa risiko komplikasi akibat kanker serviks yang bisa terjadi adalah seperti berikut:

    Menopause dini

    Menopause dini biasanya disebabkan akibat komplikasi dari pengobatan radioterapi yang dapat merusak ovarium, sehingga banyak wanita mengalami menopause dini.

    Penyempitan vagina

    Radioterapi seringkali dapat menyebabkan vagina menjadi lebih sempit. Hal ini dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan seksual.

    Limfedema

    Yaitu pembengkakan tungkai akibat penyumbatan pada pembuluh darah getah bening oleh sel kanker.

    Dampak emosional

    Bagi penderita kanker serviks, banyak sekali yang mengalami dampak emosional seperti rasa sedih yang berlebihan akibat didiagnosis kanker serviks yang berujung pada depresi.

    Komplikasi lainnya :

    • Nyeri hebat akibat kanker yang menyebar ke tulang, otot dan saraf.
    • Kejang jika sel kanker bermetastasis ke otak.
    • Penumpukan urin di ginjal (hidronefrosis) yang dapat memicu gagal ginjal.
    • Perdarahan akibat kanker menyebar ke vagina dan kandung kemih dan rektum.

    Vaksin HPV Melindungi dari Kanker Serviks

    Kabar baiknya, kanker serviks dapat dicegah dengan vaksinasi HPV. Vaksin ini dapat diberikan pada wanita mulai dari usia 9 tahun dan memang lebih efektif jika wanita tersebut belum pernah melakukan hubungan seksual.

    Pada wanita yang sudah pernah berhubungan seksual juga tetap bisa mendapatkan vaksinasi HPV. Dokter akan menyarankan untuk pemeriksaan Pap smear terlebih dahulu sebagai salah satu cara memastikan tidak adanya perubahan sel di leher rahim yang dicurigai sebagai sel kanker.

    Untuk mendapatkan perlindungan yang efektif, Anda memerlukan 3 dosis vaksin HPV dengan interval waktu 2 bulan dan 4 bulan.

    Baca Juga: Apa Bedanya HPV Bivalen dan Tetravalen?

    Segera jadwalkan vaksinasi HPV bersama Prosehat melalui WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa dan dapatkan harga promo vaksinasi HPV terbaik. Jika Anda ingin berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk mendapatkan saran terbaik, hubungi Chat Dokter 24 Jam.

    Jangan lupa untuk mengajak saudara dan kerabat perempuan Anda agar sama-sama terlindungi dari virus HPV.

    Ditulis oleh: dr. Jesica Chintia D
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. Kanker.kemkes.go.id. 2021. PPKServiks.
    2. Kata Data. 2021. Ini Jenis Kanker yang Paling Banyak Diderita Penduduk Indonesia
    3. Direktorat P2PTM. 2016. Kenali Gejala Kanker Serviks Sejak Dini – Direktorat P2PTM.
    4. Cancer.org. 2020. Cervical Cancer Symptoms | Signs of Cervical Cancer.
    5. Medanta.org. 2021. 6 Signs and Symptoms of Cervical Cancer in Women.
    6. Markman, MD, M., 2021. What are the Symptoms and Signs of Cervical Cancer?.
    7. HSE.ie. 2022. Cervical cancer – complications
    Read More
  • Campak atau yang disebut dengan measles merupakan salah satu penyakit sangat menular yang biasanya menyerang anak-anak yang ditandai dengan ruam kemerahan namun tidak berisi cairan seperti ruam kemerahan yang terjadi pada cacar air. Campak merupakan infeksi menular saluran napas yang disebabkan oleh virus. Anak yang belum mendapatkan imunisasi lebih beresiko tertular penyakit ini. Resiko Penyakit […]

    Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Campak atau yang disebut dengan measles merupakan salah satu penyakit sangat menular yang biasanya menyerang anak-anak yang ditandai dengan ruam kemerahan namun tidak berisi cairan seperti ruam kemerahan yang terjadi pada cacar air. Campak merupakan infeksi menular saluran napas yang disebabkan oleh virus. Anak yang belum mendapatkan imunisasi lebih beresiko tertular penyakit ini.

    Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Kenali Perbedaan Imunisasi MR dan MMR

    Resiko Penyakit Campak

    Sahabat Sehat, berikut adalah beberapa kelompok anak yang beresiko tinggi tertular campak yaitu:

    1. Anak yang belum divaksin campak.
    2. Ibu hamil yang tidak divaksinasi.

    Campak masih kerap terjadi di beberapa negara berkembang terutama pada beberapa negara bagian Afrika dan Asia. Sebagian besar (lebih dari 95%) kematian akibat komplikasi campak terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah dan infrastruktur kesehatan yang lemah.

    Dapatkan: Vaksinasi Measles, Mumps dan Rubella (MMR) di ProSehat

    Bagaimana Penularan Campak ?

    Campak merupakan salah satu penyakit paling menular di dunia. Campak menyebar melalui batuk dan bersin, kontak pribadi atau kontak langsung dengan sekresi atau cairan hidung dan tenggorokan dari pasien yang terinfeksi.

    Virus tetap aktif dan dapat ditemukan di udara atau permukaan benda hingga mencapai 2 jam. Virus dapat ditularkan oleh penderita campak sejak 4 hari sebelum munculnya ruam kemerahan pada kulit hingga 4 hari setelah ruam kemerahan mereda.

    Bagaimana Cara Mencegah Campak ?

    Penyakit campak dapat dicegah dengan cara melakukan vaksinasi MR (Measles dan Rubella), yang diberikan pada saat anak berusia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD atau usia 6 tahun.

    Selain itu juga dapat diberikan vaksin gabungan MMR (Measles, Mumps, dan Rubella) yakni vaksin gabungan untuk campak, gondongan dan campak jerman. Vaksin MMR dapat diberikan sebanyak 2 kali pada anak berusia 12 bulan dan 5 tahun.

    Baca Juga: Yuk Bongkar Mitos: Boleh Tidak Ya Anak Mandi Saat Campak?

    Apa Perbedaan Imunisasi MR dan MMR ?

    Saat berusia kurang dari 1 tahun, terdapat berbagai jenis imunisasi dasar yang harus diberikan, salah satunya adalah vaksin measles (campak) dan rubella (campak jerman) atau vaksin MR.

    Perbedaan dari kedua vaksin tersebut hanyalah cakupan penyakit yang dicegah. Vaksin MR hanya bertujuan mencegah terjangkitnya penyakit campak dan rubella, sedangkan vaksin MMR dapat mengatasi kedua masalah kesehatan tersebut ditambah dengan mencegah penyakit gondongan.

    Komplikasi Gondongan, Campak, dan Rubella

    Pemberian vaksinasi MMR maupun vaksin MR sangat diperlukan karena dapat mencegah Si Kecil menderita campak, gondongan dan cacar jerman (rubella) serta komplikasi nya. Berikut adalah beberapa komplikasinya: 

    • Campak

    Campak dapat menimbulkan komplikasi seperti infeksi telinga, radang paru dan radang otak

    • Gondongan

    Gondongan dapat menyebabkan komplikasi seperti radang selaput otak, gangguan pendengaran permanen dan radang buah zakar yang dapat menimbulkan kemandulan bagi pria.

    • Rubella

    Komplikasi penyakit rubella cukup serius karena dapat menyebabkan cacat lahir pada janin atau disebut dengan sindrom rubella kongenital.

    Baca Juga: Seberapa Pentingkah Imunisasi MR Dilakukan?

    Nah Sahabat Sehat, itulah perbedaan imunisasi MR dan MMR. Bagi Sahabat Sehat yang membutuhkan layanan Konsultasi Dokter 24 Jam dan produk imunisasi, gunakan fasilitas Prosehat untuk mendapatkan layanan baik di klinik maupun di rumah. Ayo berikan perlindungan terbaik bagi si Kecil.

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Ditulis oleh : dr. Jesica Chintia
    Ditinjau oleh
    : dr. Monica C

     

    Referensi

    1. Ikatan Dokter Anak Indonesia. Daftar Pertanyaan Seputar Imunisasi Campak/Measles dan Rubella (MR). Indonesia : Ikatan Dokter Anak Indonesia.
    2. Universitas Andalas. Pendahuluan. Indonesia : Universitas Andalas.
    3. World Health Organization. Measles. USA : World Health Organization.
    4. RSUD Kota Bogor. Campak atau Measles.
    5. Centers for Disease Control and Prevention. MMR or MMRV Vaccine: Discussing Options with Parents.
    Read More
  • Dalam waktu beberapa bulan, tahun ajaran baru akan dimulai. Bagi kamu yang akan kuliah di UK (United Kingdom), biasanya perkuliahan dimulai di bulan September (fall intake). Menetap dalam jangka waktu singkat ataupun lama membutuhkan persiapan yang bagus. Baik dari segi finansial, mental, juga kesehatan. Sebagai mahasiswa baru di universitas baru dan warga baru di negara […]

    Persiapkan Diri dengan Booster Vaksin Sebelum Kuliah di UK

    Dalam waktu beberapa bulan, tahun ajaran baru akan dimulai. Bagi kamu yang akan kuliah di UK (United Kingdom), biasanya perkuliahan dimulai di bulan September (fall intake). Menetap dalam jangka waktu singkat ataupun lama membutuhkan persiapan yang bagus. Baik dari segi finansial, mental, juga kesehatan.

    Persiapkan Diri dengan Booster Vaksin Sebelum Kuliah di UK

    Persiapkan Diri dengan Booster Vaksin Sebelum Kuliah di UK

    Sebagai mahasiswa baru di universitas baru dan warga baru di negara baru, sebaiknya kamu booster vaksin dulu agar kamu terlindungi dari berbagai penyakit menular yang sebenarnya bisa dicegah. Selain itu, vaksin juga mengurangi risiko komplikasi bila kamu terinfeksi. Apalagi calon mahasiswa yang berencana untuk tinggal di asrama, risiko penularan menjadi lebih tinggi.

    Mumpung masih ada beberapa bulan, waktunya pas sekali untuk melengkapi vaksin-vaksin yang kamu perlukan.

    Jadi, apa saja jenis vaksin yang perlu diberikan sebelum keberangkatan? Yuk simak rekomendasinya di bawah ini.

    Pastikan imunisasi dasar sudah lengkap

    Setiap negara memiliki pola penyakit yang unik dan biasanya masih terdapat penyakit yang endemik (terjadi lokal) karena keberagaman pendatang dari segala penjuru dunia.

    Untuk kamu yang akan menjadi mahasiswa di universitas di United Kingdom (UK), pastikan imunisasi dasarmu sudah lengkap. Imunisasi dasar contohnya BCG, DPT (DPaT), campak (atau MR), Hepatitis B, dan Polio.

    Coba tanyakan ke orang tua tentang kelengkapan status imunisasimu saat kecil. Negara yang dituju dan universitas akan meminta bukti vaksinasinya.

    Dapatkan: Paket Vaksinasi Hepatitis A dan Hepatitis B ke Rumah

    Lengkapi Syarat Vaksin Sebelum Studi ke Luar Negeri: Paket Vaksinasi Studi

    Vaksin Rekomendasi

    Setelah imunisasi dasar sudah lengkap, saatnya kamu booster beberapa vaksinasi dan mendapatkan jenis vaksinasi baru. Rekomendasinya sebagai berikut:

    Tdap

    Kalau imunisasi dasarmu sudah lengkap, pasti sudah pernah divaksin jenis ini. Kali ini, kebutuhannya adalah sebagai booster agar kekebalan tubuh terhadap penyakit tetanus, difteri, dan pertusis (batuk rejan) terbarui dengan jumlah antibodi yang banyak.

    Influenza

    Virus influenza perlu diperbarui setiap satu tahun sekali karena virus ini kerap bermutasi. Vaksin influenza tidak hanya melindungi tubuh dari sakit flu, tapi juga bisa mencegah meningitis (peradangan selaput otak).

    MMR

    MMR adalah singkatan dari measles (campak), mumps (gondongan), rubella (cacar Jerman). Penyakit ini masih umum ditemukan di UK hingga saat ini, dan cara pemerintah setempat mengendalikannya dan menjaga keamanan kesehatan masyarakatnya adalah dengan vaksinasi MMR. Jadi, booster vaksin MMR diperlukan.

    Hepatitis A

    Hepatitis A ditularkan terutama melalui makanan dan air yang terkontaminasi, bisa dari bahan makanan/ minumannya yang terkontaminasi, atau bisa juga dari penyajian yang tidak memerhatikan higienitas tangan dan lingkungan.

    Hepatitis B

    Sama seperti vaksin MMR, vaksin hepatitis B digunakan sebagai booster. Virus hepatitis B bisa ditularkan melalui hubungan seksual dan melalui luka terbuka.

    Varicella

    Virus varicella (cacar air) tidak hanya menginfeksi anak kecil, tapi juga orang dewasa. Bagi calon mahasiswa yang belum pernah terinfeksi cacar air saat kecil, sebaiknya kamu lakukan vaksinasi varicella. Dengan memiliki antibodi terhadap virus varicella, kamu menurunkan risiko penularan cacar air dan herpes zoster yang disebabkan oleh virus yang sama.

    Baca Juga: Vaksin, Menjadi Syarat Mutlak Sebelum Kuliah di Luar Negeri

    HPV

    Selama ini vaksin HPV dikenal sebagai pencegah kanker serviks (leher rahim). Lebih dari itu, vaksin ini juga menurunkan risiko penularan penyakit kulit dan kelamin seperti kutil kelamin, serta jenis kanker yang lain seperti kanker tenggorokan, anus, penis, dan vagina. Karena manfaatnya luas, vaksin ini juga diberikan untuk laki-laki.

    Meningitis

    Vaksin yang identik dengan vaksin umroh atau haji ini sebenarnya juga diperlukan untuk kunjungan ke beberapa negara, termasuk UK. Salah satunya karena berkumpulnya orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Virus meningokokus menyebabkan peradangan pada selaput otak dan dapat berakibat fatal. Virus ini memiliki 5 strain, yaitu A, C, W, Y, dan B. Pastikan kamu mendapatkan perlindungan terhadap penyakit menular ini.

    Covid-19

    Sebagian negara meminta minimal dua dosis Covid-19, sedangkan sebagian lainnya mensyaratkan hingga dosis booster. Untuk negara-negara di UK, jenis vaksin Covid-19 yang diterima adalah Moderna, Astrazeneca, dan Pfizer. Hubungi imigrasi negara yang dituju untuk mengetahui apakah ada penambahan jenis vaksin yang diterima, misalnya Janssen, atau lainnya.

    Kapan harus mulai divaksin?

    Untuk memastikan kamu sudah terlindungi sebelum keberangkatan, luangkan minimal 8-12 minggu untuk melengkapi vaksin-vaksin ini. Untuk vaksin yang memerlukan dosis multipel seperti HPV, perlindungan baru efektif setelah vaksinasi lengkap.

    Baca Juga: Vaksin Wajib dan Rekomendasi untuk Kuliah di Luar Negeri

    Sahabat Sehat, itulah jenis-jenis vaksin rekomendasi yang sebaiknya kamu lengkapi. Konsultasikan dengan dokter untuk penjadwalan dan pilihan vaksinasi yang terbaik.

    Jika Sahabat Sehat membutuhkan layanan konsultasi dokter, layanan vaksinasi, pemeriksaan laboratorium, multivitamin, dan produk kesehatan lainnya, segera manfaatkan layanan Prosehat yang turut menyediakan layanan Chat Dokter 24 Jam

    Informasi lebih lanjut, silahkan hubungi WA Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Ditulis oleh: dr. Nurul L
    Ditinjau oleh: dr. Nurul L

     

    Referensi

    1. United Kingdom | Fit For Travel. [Internet]. 2022.
    2. United Kingdom, including England, Scotland, Wales, and Northern Ireland | Travelers View. [Internet]. CDC. 2021.
    Read More
  • Menjelang akhir bulan Ramadhan, setiap harinya ratusan ribu masyarakat Indonesia mulai bergerak menuju kampung halamannya. Ya, Hari Raya Idul Fitri 1443 H hanya tinggal beberapa hari lagi. Perjalanan yang jauh dan kondisi jalan yang padat bisa menimbulkan berbagai keluhan kesehatan selama di perjalanan dan di tempat tujuan. Makanya, penting sekali bagi Sahabat Sehat untuk memeriksakan […]

    Sakit di Perjalanan Mudik dan Lebaran? Chat Dokter Prosehat Aja!

    Menjelang akhir bulan Ramadhan, setiap harinya ratusan ribu masyarakat Indonesia mulai bergerak menuju kampung halamannya. Ya, Hari Raya Idul Fitri 1443 H hanya tinggal beberapa hari lagi.

    chat dokter 24 jam

    Perjalanan yang jauh dan kondisi jalan yang padat bisa menimbulkan berbagai keluhan kesehatan selama di perjalanan dan di tempat tujuan. Makanya, penting sekali bagi Sahabat Sehat untuk memeriksakan diri sebelum mudik lebaran agar Anda dapat menikmati berkumpul bersama saudara dan kerabat di hari yang suci dengan aman dan nyaman.

    Namun, bagaimana jika Anda merasa sakit saat di perjalanan atau di kampung halaman? Segera berkonsultasi dengan dokter melalui layanan Chat Dokter 24 Jam dari Prosehat.

    chat dokter 24 jam dari prosehat

    Layanan Kesehatan 24 Jam di Prosehat

    Dimanapun Anda berada, dokter di Prosehat siap melayani Anda melalui layanan Chat Dokter 24 Jam.

    Melalui fasilitas ini, Sahabat Sehat bisa melakukan konsultasi online dengan dokter yang siap melayani 24 jam selama Anda di perjalanan dan kampung halaman selama masa Lebaran. Dokter pun akan memberikan saran yang terbaik bagi Anda.

    Kebutuhan Obat-obatan Terpenuhi

    Setelah berkonsultasi dengan dokter, obat-obatan yang diresepkan oleh dokter dapat ditebus di apotek terdekat. Bila tidak memungkinkan, Prosehat juga bisa mengirimkan obat-obatan ke lokasi Anda.

    Tidak hanya itu, apoteker akan menjelaskan aturan minum obat-obatannya agar obat bekerja efektif dan Anda pun mendapatkan hasil pengobatan yang diharapkan.

    Chat Dokter Prosehat Juga Bisa dari Website

    Selain chat dokter di WhatsApp melalui link Chat Dokter 24 Jam, Sahabat sehat juga bisa berkonsultasi di website Prosehat dengan mengikuti langkah ini:

     

    • Buka website prosehat.com.
    • Klik “Chat Dokter 24 Jam” di sebelah kanan bawah layar Anda.

    layanan vaksinasi dan cek kesehatan dari prosehat

    • Ikuti panduan di chat

    panduan chat dokter gratis 24 jam dari prosehat

    • Konsultasi langsung dengan dokter.

    Mudah bukan? Semoga layanan ini bermanfaat ya untuk Sahabat Sehat yang sedang di perjalanan mudik, liburan Idul Fitri, dan juga saat nanti kembali dari kampung halaman.

     

    Ditulis oleh: dr. Nurul L

    Read More
Chat Dokter 24 Jam