Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 291–300 of 1030 results

  • Pilek. Siapa sih di antara kita yang sering mengalami penyakit ini? Kapan sih terakhir kalian terserang pilek? Pilek merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang kita sewaktu-waktu bahkan sudah dikenal sebagai penyakit yang tidak berbahaya dan dapat sembuh tanpa resep dokter – bahkan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, apakah benar pilek tidak berbahaya seperti yang […]

    Cara Mencegah Pilek pada Anak

    Pilek. Siapa sih di antara kita yang sering mengalami penyakit ini? Kapan sih terakhir kalian terserang pilek? Pilek merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang kita sewaktu-waktu bahkan sudah dikenal sebagai penyakit yang tidak berbahaya dan dapat sembuh tanpa resep dokter – bahkan bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, apakah benar pilek tidak berbahaya seperti yang kita pikir selama ini? Siapa sebenarnya yang rentan untuk terserang pilek?

    mencegah pilek pada anak

    Baca Juga: 5 Cara Mengatasi Gejala Pilek dan Flu pada Si Kecil

    Pada penderita pilek, masa inkubasi virus biasanya berlangsung selama 2 hingga 3 hari dan gejala penyakit ini justru muncul setelah masa inkubasi selesai. Pliek merupakan penyakit yang bisa menyerang siapa saja tanpa pandang bulu, alias bisa menyerang dari mereka yang masih balita hingga yang sudah berusia paruh baya bahkan berusia lanjut. Lalu siapa yang paling rentan terserang virus pilek?

    Seperti berbagai penyakit lainnya, tentu saja penyakit pilek sangat mudah untuk menyerang mereka yang berdaya tahan tubuh lemah. Balita cenderung lebih menderita ketika terserang pilek karena daya tahan tubuh mereka lemah dan penyakit pilek ini cenderung lebih lama daripada golongan usia lainnya, yaitu dengan rentang waktu 10 hingga 14 hari. Hal ini cukup berbeda ketika anak sudah menginjak usia lebih besar, di mana penyakit pilek ini hanya berlangsung dalam kurun waktu 7 hingga 10 hari.

    Kok bisa? Tentu saja jawabannya karena daya tahan tubuh kita yang semakin kuat dari hari ke hari. Anak-anak diperkirakan bisa mengalami penyakit ini sebanyak 8 hingga 12 kali dalam setahun sedangkan orang dewasa hanya 2 hingga 4 kali. Perbedaan yang cukup mencolok bukan?

    Baca Juga: Langganan Batuk dan Pilek? Ini 9 Cara Tepat Mencegahnya

    Pilek cenderung muncul hanya dalam bulan-bulan tertentu, lebih tepatnya ketika dalam masa pergantian antara musim kemarau ke musim penghujan – lebih tepatnya terjadi antara bulan Oktober hingga Februari. Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir terserang virus pilek ini? Apa yang menandakan kita atau anak sedang terserang virus pilek? Nah, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai gejala pilek serta upaya mencegah terjangkit virus pilek yang pastinya praktis untuk dilakukan. Daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan yang satu ini!

    Gejala Pilek Anak

    Meskipun pilek bukan suatu penyakit berbahaya yang dapat mengancam keselamatan jiwa seseorang, tentu saja kita sebaiknya segera menanganinya ketika muncul beberapa gejala pilek agar penyakit ini tidak bertambah parah dari waktu ke waktu. Berikut adalah beberapa gejala pilek awal yang mudah dikenali pada anak:

    1. Anak mengalami kelelahan yang berlebih atau lebih cepat lelah daripada sebelumnya meskipun melakukan aktivitas yang sama. Kelelahan ini juga disertai dengan terjadinya gangguan pada sistem pernafasan anak seperti tidak berhenti bersin ataupun batuk kering.
    2. Anak mengalami demam. Demam yang dialami oleh anak pun tidak biasa, alias anak tiba-tiba mengalami demam bahkan bisa berlangsung selama beberapa hari. Demam yang dimaksud di sini pun tidak main-main alias bisa mencapai 38,3 derajat celcius dan apabila tidak segera ditangani tentu saja dapat menyebabkan kejang. Parahnya lagi, anak yang mengalami pilek dan berusia di atas 6 bulan suhunya dapat mencapai hingga 39,3 derajat ataupun lebih.
    3. Nafsu makan anak menurun. Hal ini tentu saja disebabkan kondisi tubuh anak yang tidak enak bahkan untuk menelan saja terasa sakit yang membuat anak enggan untuk makan, meskipun hanya mengemil atau biasanya nafsu makan anak besar. Bukan saja hanya nafsu makan menurun, anak juga bisa mengalami muntah ataupun diare ketika penanganan pilek terlambat.
    4. Anak mengalami gangguan pernafasan. Meskipun kita sudah tahu jika virus pilek menyerang saluran pernafasan, gejalanya akan terlihat sebagai gejala awal pilek di mana nafas anak akan menjadi pendek-pendek atau justru nafas anak menjadi sangat cepat dan tidak terkendali. Timbulnya gejala yang satu ini biasanya juga disertai dengan anak mengeluhkan timbulnya rasa nyeri pada bagian telinga.

    Cara Mencegah Pilek Pada Anak

    Nah, bagaimana? Pastinya sekarang sudah paham, kan mengenai apa saja gejala pilek anak yang harus kita waspadai dan segera kita lakukan penanganan agar penyakit ini tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. Lalu apakah ada yang bisa kita lakukan untuk mencegah datangnya virus ini ke anak? Tentu saja ada! Wah apa saja ya kira-kira cara mencegah pilek pada anak yang mudah untuk dilakukan? Nah daripada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasannya yang satu ini!

    1. Mencuci tangan

    Meskipun kelihatannya hal ini sepele, mencuci tangan merupakan hal yang efektif untuk dilakukan untuk mencegah anak terjangkit virus pilek. Tentu saja mencuci tangan yang dimaksud di sini pun bukan sembarangan alias kita perlu melakukan teknik cuci tangan yang tepat agar kuman dan bakteri dapat mati. Teknk cuci tangan yang dimaksud di sini pun mudah dilakukan , yaitu mencuci kedua tangan dengan sabun setidaknya selama 15 detik kemudian dibilas dengan air hingga bersih.

    Baca Juga: Anak Sering Flu? Ini Salah Satu Solusinya

    2. Menjauhkan anak dari orang sakit

    Cara ini juga mudah untuk dilakukan sekaligus efektif untuk meminimalisir anak terserang penyakit. Seperti yang kita tahu pula, daya tahan tubuh anak belum sebagus orang dewasa sehingga sebaiknya kita menjauhkan anak dari orang lain yang sedang mengalami penyakit tertentu; setidaknya 6 meter agar kesehatan anak tetap terjaga. Hal ini juga bisa kita terapkan di rumah, di mana ketika ada anggota keluarga lainnya yang sakit sebaiknya anak tidak berada di satu ruangan dengan mereka.

    3. Vaksinasi Flu

    Seperti layaknya penyakit berbahaya lainnya, kita juga bisa memberikan vaksin flu pada anak sehingga daya tahan tubuh anak semakin kuat dan pastinya anak semakin kebal terhadap virus flu ataupun pilek. Vaksin flu bisa kita berikan sejak anak menginjak usia 6 bulan dan bisa kita berikan secara berkala alias setiap tahun yang berfungsi sebagai penguat (booster). Vaksin pilek bisa diberikan dalam dua bentuk, yaitu suntikan ataupun semprotan di mana vaksin ini diberikan dengan cara disemprotkan ke dalam lubang hidung atau biasa kita kenal dengan “flu mist”. Flu mist sendiri bisa diberikan pada anak yang sudah berusia 2 tahun dan juga bisa diberikan pada kita yang sudah tidak muda lagi – lebih tepatnya vaksin ini tetap bisa bekerja dengan efektif untuk mereka yang sudah menginjak usia 49 tahun.

    Baca Juga: Pentingnya Vaksin Flu untuk Penderita Penyakit Kronis

    Nah, itu tadi adalah sekilas informasi mengenai pilek –lebih tepatnya bagaimana pilek menyerang anak dan gejala apa yang biasanya muncul. Mengetahui bagaimana cara mencegah anak terserang virus pilek juga merupakan hal penting supaya anak selalu dalam kondisi fit dan pastinya bisa riang gembira sepanjang hari. Bukan suatu hal yang sulit untuk dilakukan bukan untuk mencegah anak terserang pilek?

    Buat sobat yang ingin melakukan vaksinasi tapi tak sempat maka bisa mencoba salah satu layanan imunisasi flu datang ke rumah dari prosehat. Layanan ini mempunyai beberapa keunggulan:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Referensi:

    • https://www.tanyadok.com/artikel-kesehatan/8-jurus-ampuh-cegah-flu
    Read More
  • Kita pasti merasa sedih bila si kecil terserang penyakit pilek dan flu. Ayah dan Bunda mungkin panik saat menghadapinya. Kita akan mendapati si kecil mengalami penurunan nafsu makan dan terlihat lemas karena pilek dan flu yang dideritanya. Hal ini membuat Ayah dan Bunda berpikir, apa yang harus dilakukan untuk mengobati si Kecil. Baca Juga: Anak […]

    5 Cara Mengatasi Gejala Pilek dan Flu Si Kecil

    Kita pasti merasa sedih bila si kecil terserang penyakit pilek dan flu. Ayah dan Bunda mungkin panik saat menghadapinya. Kita akan mendapati si kecil mengalami penurunan nafsu makan dan terlihat lemas karena pilek dan flu yang dideritanya. Hal ini membuat Ayah dan Bunda berpikir, apa yang harus dilakukan untuk mengobati si Kecil.

    Baca Juga: Anak Sering Flu? Ini Salah Satu Solusinya

    Pemberian obat memang menjadi salah satu solusi untuk mengatasi penyakit pilek dan flu pada si Kecil. Meskipun  demi kebaikan Si Kecil, pemberian obat flu dan pilek tidak boleh sembarangan terlebih lagi jika obat yang diberikan merupakan obat yang dijual di pasaran. Pemberian obat yang tidak sesuai dengan resep dokter bukannya menyembuhkan, tapi bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya. Pemberian obat tanpa resep dokter pada bayi dibawah dua tahun dapat memberikan efek samping yang serius.

    Sebelum kita lanjut ke 5 cara mengatasi gejala pilek dan flu Si Kecil, yuk, kita pahami terlebih dahulu flu itu apa sih sebenarnya?Flu merupakan salah satu virus yang menyerang saluran pernapasan atas atau penyakitnya sering disebut ISPA. Gejalanya sering kita alami sehari-hari, seperti bersin, batuk, pilek hingga demam. Selain itu, penyakit lain yang dapat menyerang saluran pernafasan atas adalah Common Cold, rinitis, rinofaringitis atau nasofaringitis, dsb.

    Menurut para ahli, ISPA dapat disebabkan oleh lebih dari 100 jenis virus yang biasa menginfeksi saluran napas. Bahkan, jenis virus ini dapat mencapai 200 jenis dan virus flu lah merupakan salah satu penyebab nya,meskipun bukan yang tersering. Penyebab flu yang paling sering adalah Rhinovirus. ISPA menjadi penyakit infeksi virus yang sangat mudah menular yang dapat menggangu kenyamanan dan mengurangi tingkat produktivitas. Lalu bagaimana cara mengatasi atau meringankannya? Berikut 5 cara mengatasi gejala pilek dan flu si kecil.

    1. Pilih Ruangan yang Tepat Untuk Si Kecil

    Bagi Si Kecil dengan gejala pilek dan flu, cobalah tempatkan di ruang non-AC. Hal ini berguna mengurangi hidungnya yang tersumbat,  tetapi jika si kecil lebih nyaman dalam ruangan AC cobalah lengkapi dengan alat pelembab udara atau uap air panas. Anda juga bisa menggunakaan wangi aromaterapi untuk memberikan  ketenangan. Selain itu biasakanlah untuk membuka jendela rumah yang berguna sebagai pintu masuk udara dan cahaya, agar sirkulasi udara di ruangan si kecil tidak mudah apek dan berbau.

    2. Tepuk Perlahan Punggung Si Kecil

    Jika pernapasan si kecil tersumbat, Anda dapat menepuk secara perlahan pada punggungnya. Menepuk punggung dapat membantu meringankan pernapasannya menjadi lebih lega. Selain itu, menepuk punggung akan membuat si kecil bersendawa karena keluarnya gas yang berlebih di dalam perut.

    3. Memberi Minuman Hangat Untuk Si Kecil

    Saat batuk pilek, tenggorokan akan terasa tidak enak dan kadang menjadi terbatuk-batuk. Air hangat dapat menjadi solusi untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada bayi Anda. Berikan si kecil air hangat yang dapat membantu meredakan hidung tersumbat.

    4. Mengonsumsi Makanan Hangat

    Selain diberikan minuman hangat, makanan hangat juga dapat membantu meringkan rasa pilek dan flunya. Manfaat dari mengkonsumsi makanan atau minuman hangat dapat meningkatkan aliran lendir pada rongga hidung saat seseorang mengalami batuk dan pilek. Pada studi yang berjudul “The effects of a hot drink on nasal airflow and symptoms of common cold and flu”menyebutkan, minuman atau makanan hangat terbukti bermanfaat memberikan rasa lega dan mengurangi keluhan akibat batuk pilek yang muncul (hidung tersumbat, batuk, gatal sekitar tenggorokan, demam, lelah dan bersin).

    Baca Juga: Jenis Buah dan Sayur untuk Meningkatkan Nutrisi Otak Anak

    5. Sedot Cairan Hidung Pada Bayi

    Bila cairan hidung si kecil sudah sangat mengganggunya, maka anda bisa menggunakan alat penyedot namun cara ini harus pastikan alatnya steril dan pastikan ketika menyedot tidak terlalu keras karena nanti justru akan membahayakan si kecil. Apabila cairan hidung si kecil
    mengeras, maka gunakanlah kapas yang dibasahi dengan air hangat agar dapat menghilang.

    Agar pilek dan flu si kecil tidak berulang, beri perlindungan tambahan untuk si kecil dengan vaksinasi flu. Vaksinasi flu dapat diberikan mulai dari bayi berusia 6 bulan ke atas dan dewasa. Vaksin ini hendaknya diulang pemberiannya setiap tahun untuk perlindungan yang maksimal.

    Baca Juga: Seberapa Penting Vaksin Influenza?

    Untuk Vaksinasi flu ini Sobat bisa mendapatkannya di ProSehat yang mempunyai layanan vaksinasi ke rumah yang siap melayani Sobat dan buah hati. Layanan ini mempunyai keunggulan, yaitu:

    • Produk dijamin asli
    • Ditangani oleh dokter yang profesional dan berizin resmi
    • Ada tanya jawab dengan Asisten Kesehatan Maya
    • Proses pembayaran yang mudah dan dapat dicicil
    • Jadwal vaksinasi yang fleksibel
    • Dokter akan mengunjungi lokasi sesuai perjanjian

    Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Sumber:

    1. IDAI. “Benarkah Minum Es Dapat Menyebabkan Flu?”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    2. IDAI. “Flu, Istilah yang Rancu”. Diakses Pada 8 Maret 2018
    3. Tanyadok. Susanto, Agnes. “Bosan Sakit Flu? Vaksin Flu Sekarang!”. Diakses pada 8 Maret 2018
    4. Kompas. “Makanan hangat Redakan Batuk dan Pilek”. Diakses pada 8 Maret 2018
    5. IDAI. “Jadwal Imunisasi 2017”. Diakses pada 8 Maret 2018
    6. Tanyadok. Tios, Aisa. “Influenza: Cegah dengan Vaksin!”. Diakses pada 8 maret 2018
    Read More
  • Belakangan ini tersiar kabar bahwa tes-tes Corona seperti rapid test dan PCR swab tidak lagi diperlukan dalam melakukan perjalanan, baik melalui darat, laut, dan udara. Dua metode tes ini memang sering dijadikan sebagai syarat supaya orang-orang yang melakukan perjalanan tersebut tidak menulari atau tertular virus penyebab Covid-19. Hal ini sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 […]

    Masih Perlukah Tes Corona dalam Perjalanan?

    Belakangan ini tersiar kabar bahwa tes-tes Corona seperti rapid test dan PCR swab tidak lagi diperlukan dalam melakukan perjalanan, baik melalui darat, laut, dan udara. Dua metode tes ini memang sering dijadikan sebagai syarat supaya orang-orang yang melakukan perjalanan tersebut tidak menulari atau tertular virus penyebab Covid-19. Hal ini sudah tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan Pengendalian Covid-19 yang dirilis pada Juli 2020 lalu.

    perlukah tes corona

     

    Baca Juga: Inilah 7 Perbedaan PCR Swab dan Rapid Test Corona

    Peraturan Kementerian Kesehatan itu melengkapi dua peraturan yang sudah ada sebelumnya, yaitu SE Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease (Covid-19) dan SE Menkes Nomor HK.02.01/MENKES/382/2020 tentang Prosedur Pengawasan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri di Bandar Udara dan Pelabuhan dalam Rangka Penerapan Kehidupan Masyarakat Produktif dan Aman terhadap Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

    Meski begitu, syarat untuk melakukan dua tes Corona itu kenyataannya dinilai tidak efektif oleh beberapa pihak. Alvin Lie, misalnya. Anggota Ombudsman yang juga pengamat penerbangan nasional ini menilai bahwa rapid test itu sebenarnya tidak perlu. Yang diperlukan adalah protokol kesehatan seperti memakai masker, pemeriksaan suhu tubuh, dan menjaga jarak. Baginya, hal tersebut sudah cukup. Penggunaan surat keterangan bebas Corona menurutnya tidak serta-merta memastikan seseorang tidak terkena Corona.

    Baca Juga: 8 Istilah Baru Penderita Covid-19, Mulai dari Suspek hingga Kematian

    Hal serupa diungkapkan epidemiolog Pandu Riono yang menyatakan bahwa tes-tes Corona yang ada dengan surat keterangan malah akan dijadikan ajang komersialisasi. Lalu bagaimana dari pihak pemerintah sendiri dalam hal ini Satgas Covid-19?

    Anggota Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia, Dr. Erlina Burhan, mengungkapkan hal yang sama. Dokter spesialis paru ini menyatakan setuju mengenai penghapusan tes-tes Corona sebagai syarat perjalanan, dengan alasan kurang efektif dan terlambat dalam mendiagnosis hasil karena hasil yang bisa berubah-ubah. Alasan lainnya adalah karena dari segi ekonomis pemeriksaan ini cukup mahal, terutama tes PCR swab.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Meski begitu rencana ini sedang digodok oleh pemerintah dan sedang dibicarakan detail pelaksanaannya, begitu kata Profesor Wiku Adisasmito, juru bicara Satgas Covid-19. Di saat adanya rencana tersebut muncullah narasi di media sosial yang menyatakan bahwa rapid test telah dicabut sebagaimana yang dibagi oleh akun bernama Adens di grup Facebook Grup Info Kejadian Kota Kendari. Unggahan tersebut tentu saja mendapatkan banyak perhatian yang berisi kekhawatiran jika tes-tes Corona seperti rapid test dan PCR Swab dicabut, mengingat potensi penyebaran virus Corona di Indonesia masih tinggi, dan sudah menembus angka 287.008 hingga Rabu, 30 September.

    Menanggapi unggahan tersebut, Kemenkes melalui akun Twitternya menyatakan bahwa rapid test masih diberlakukan dalam bepergian. Hal tersebut juga ditegaskan oleh Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Ahmad Yurianto. Ia menyatakan bahwa rapid test tetap dilakukan untuk situasi tertentu seperti pada kondisi kapasitas pemeriksaan rapid test-PCR terbatas pada suatu populasi spesifik dan situasi khusus. Situasi khusus yang dimaksud adalah untuk pelaku perjalanan termasuk pekerja migran yang datang terutama di wilayah Pos Lintas Batas Darat Negara (PLBDN) serta pada pelacakan kontak di lokasi tertentu seperti lapas, panti jompo, panti rehabilitasi, asrama, pondok pesantren, dan pada kelompok-kelompok rentan.

    Produk Terkait: Rapid Test Covid-19

    Para penumpang juga harus tetap membawa surat keterangan bebas Corona yang berlaku selama 14 hari. Meski begitu, masyarakat diimbau tetap mematuhi protokol pencegahan dan pengendalian Covid-19 sesuai perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, health alert card atau HAC juga masih wajib diisi oleh para pelaku perjalanan sesuai dengan Pasal 36 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantiaan Kesehatan. Pengisian HAC dapat dilakukan secara manual atau elektronik. Tes Corona masih diberlakukan dalam perjalanan, menurut Yuri, karena moda transportasi umum adalah tempat berkumpulnya banyak orang sehingga berpotensi memunculkan kluster penularan Covid-19, dan tentu saja memerlukan kewaspadaan dini untuk langkah antisipasi.

    Produk Terkait: Layanan PCR Swab ke Rumah/Kantor

    Jadi, Apakah Tes Corona Masih Diperlukan dalam Perjalanan?

    Melihat masih begitu massifnya kasus Corona di Indonesia yang dari hari ke hari jumlah penderitanya terus meningkat, hal tersebut tentu saja masih diperlukan supaya penyebaran virus dapat terkendali. Agar tidak terjadi penyelewengan tentunya dibutuhkan regulasi dan tindakan khusus sehingga tidak memberatkan dan merugikan. Namun, protokol-protokol kesehatan bagaimanapun harus tetap dijalankan karena tes Corona bukanlah untuk diagnosis tetapi sebagai salah satu langkah pencegahan. Untuk rapid test dan PCR swab ini, Sobat bisa memanfaatkan layanan ke rumah atau kantor dari Prosehat.

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat PCR Swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta

    Apabila Sobat memerlukan layanan PCR swab dan juga rapid test, untuk lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Media K. [KLARIFIKASI] Rapid Test Perjalanan Tidak Dicabut Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/10/142000065/-klarifikasi-rapid-test-perjalanan-tidak-dicabut?page=all
    2. Choirul M. Pakar Setuju Swab & Rapid Test di Pesawat Dihapus, Tapi… [Internet]. news. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://www.cnbcindonesia.com/news/20200811090953-4-178847/pakar-setuju-swab-rapid-test-di-pesawat-dihapus-tapi
    3. Sidik F. Syarat Rapid Test untuk Perjalanan Dinilai Tak Relevan Lagi, Ini Alasannya [Internet]. detiknews. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5085753/syarat-rapid-test-untuk-perjalanan-dinilai-tak-relevan-lagi-ini-alasannya/2
    4. Inikah Penyebab Kemenkes Cabut Aturan Rapid Test untuk Perjalanan? | Kabar24 – Bisnis.com [Internet]. Bisnis.com. 2020 [cited 29 September 2020]. Available from: https://kabar24.bisnis.com/read/20200908/15/1288581/inikah-penyebab-kemenkes-cabut-aturan-rapid-test-untuk-perjalanan
    Read More
  • Sobat Sehat mungkin sering mengalami kesemutan di tangan dan kaki, bahkan hingga ke seluruh tubuh. Keluhan kesemutan dapat berupa mati rasa, merinding, geli, seperti ditusuk sebuah jarum, bahkan terkadang membuat Sobat Sehat sulit sekali berdiri dan terasa berat saat melangkah dan ingin terjatuh. Keluhan-keluhan ini tentunya akan membuat Sobat tidak nyaman, terlebih saat beraktivitas.1 Baca […]

    Sering Kesemutan di Tangan dan Kaki, Pertanda Penyakit Apa?

    Sobat Sehat mungkin sering mengalami kesemutan di tangan dan kaki, bahkan hingga ke seluruh tubuh. Keluhan kesemutan dapat berupa mati rasa, merinding, geli, seperti ditusuk sebuah jarum, bahkan terkadang membuat Sobat Sehat sulit sekali berdiri dan terasa berat saat melangkah dan ingin terjatuh. Keluhan-keluhan ini tentunya akan membuat Sobat tidak nyaman, terlebih saat beraktivitas.1

    kesemutan di tangan dan kaki, kesemutan di tangan, kesemutan di kaki, kebas

    Baca Juga: Awas, Risiko Gangguan Kesehatan bagi Pecinta Mager

    Karena sering mengalami kesemutan, atau dalam bahasa medisnya disebut dengan paresthesia, Sobat mungkin ingin mencari tahu penyebabnya.1 Kesemutan dapat disebabkan sindrom terowongan karpal, thoracic outlet syndrome, atau duduk dengan posisi kaki bersilang dalam jangka waktu lama.2 Namun, kesemutan yang sering datang terus-menerus bisa jadi merupakan tanda penyakit serius dan kronis yang tidak disadari.1 Penyakit-penyakit apa sajakah yang bisa menjadi penanda dari seringnya mengalami kesemutan? Yuk, tanpa berlama-lama, mari kita simak penjelasan di bawah ini.

    Penyakit-penyakit dari Pertanda Sering Kesemutan di Tangan dan Kaki

    Diabetes

    Ternyata salah satu penyakit dari pertanda seringnya mengalami kesemutan pada anggota tubuh adalah diabetes. Diabetasi atau penderita diabetes biasanya sering mengalami kesemutan di bagian tubuh tertentu. Kesemutan dimulai dari kedua telapak kaki, kemudian naik ke seluruh kaki, menjalar ke lengan, sampai ke kedua telapak tangan. Kesemutan tersebut disebabkan komplikasi penyakit diabetes yang merusak saraf.1

    Stroke

    Selain diabetes, gejala stroke bisa juga berupa kesemutan. Penderita stroke biasanya menderita kesemutan hanya pada salah satu sisi tubuh saja, dengan disertai adanya gangguan saraf lain, seperti tubuh lumpuh sebelah, pandangan kabur, kehilangan keseimbangan, dan kebingungan. Salah satu faktor risiko terjadinya stroke adalah tidak terkendalinya kolestrol tinggi pada tubuh sehingga mengakibatkan sumbatan di pembuluh darah ke otak.3

    Gagal Ginjal

    Ketika diabetes tidak bisa dikendalikan, salah satu komplikasi yang mungkin terjadi adalah gagal ginjal, yaitu suatu kondisi ketika ginjal sudah tidak lagi mampu menyaring darah. Kesemutan yang dialami oleh para penderita penyakit ini biasanya ditandai dengan berkurangnya kadar urine saat buang air kecil, mudah lelah, mual, otot berkedut, kram, dan mengalami kelemahan otot.3

    Baca Juga: Apa Bedanya Ginjal Akut dan Kronis?

    Avitaminosis

    Kesemutan pada tangan dan kaki yang terus-menerus bisa juga merupakan pertanda bahwa tubuh Sobat kemungkinan mengalami avitaminosis atau kekurangan vitamin. Kesemutan dapat disebabkan karena kurangnya vitamin B dan vitamin B-12 yang diasup ke dalam tubuh. Hal tersebut dapat disebabkan oleh pola makan yang buruk. Tidak hanya kesemutan, gejala lain dari kekurangan vitamin dapat berupa mudah mengalami kelelahan, sesak napas, pusing, dan kedinginan di tangan. Avitaminosis ini tentunya akan membuat tubuh rentan terhadap serangan penyakit, termasuk COVID-19.4

    Infeksi Virus dan Bakteri

    Kesemutan pada anggota tubuh juga pertanda adanya gejala penyakit infeksi virus, bakteri, parasit, atau jamur. Sejumlah infeksi dapat menyebabkan radang pada saraf sehingga menimbulkan kesemutan pada kaki dan tangan, seperti lyme disease, herpes, hepatitis B dan C, kusta, bahkan HIV/AIDS.1

    Keracunan

    Keracunan bahan kimia atau racun tertentu juga dapat menyebabkan kesemutan pada seluruh anggota tubuh, sehingga tubuh menjadi mati rasa, lemas, dan kesulitan berjalan. Zat beracun, seperti arsenik, merkuri, talium, dan insektisida organik, dapat masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara, seperti tertelan atau pun masuk melalui kulit. Untuk menghindari kesemutan akibat keracunan, jauhkan diri Sobat dari racun yang kemungkinan besar terkandung dalam makanan dan minuman yang komposisinya tidak jelas.4

    Neuropati Alkoholik

    Ternyata kesemutan yang sering datang juga menjadi pertanda penyakit neuropati alkoholik yang diakibatkan oleh kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan. Peminum alkohol berat biasanya cenderung kekurangan vitamin karena pola makan yang buruk. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan neuropati atau gangguan saraf perifer.1

    Produk Terkait: Neurobion Forte 5000

    Cedera Saraf

    Cedera saraf akibat saraf terjepit sangat mungkin sekali menjadi penyebab kesemutan yang terus-menerus. Cedera ini sangat menganggu fungsi motorik dan sensorik. Apabila saraf terjepit adalah saraf yang berada di punggung, kesemutan mungkin saja dirasakan di kaki. Bila terjadi cedera saraf, Sobat dapat beristirahat dan menjalani terapi fisik.4

    Produk Terkait: Layanan Fisioterapi ke Rumah

    Autoimun

    Penyakit pertanda sering kesemutan lainnya adalah autoimun, yaitu suatu penyakit yang dapat menimbulkan peradangan kronis. Beberapa penyakit autoimun yang dapat menimbulkan gejala sering kesemutan adalah sindrom Guillain-Barre, Lupus, dan rheumatoid arthritis.1

    COVID-19

    Sepertinya agak mengejutkan jika ternyata gejala dari COVID-19 mungkin berupa kesemutan. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa selain mengalami batuk persisten dan demam tinggi, penderita COVID-19 juga dapat mengalami gejala yang memengaruhi fungsi saraf dan otak, seperti kesemutan. Tentu saja hal ini membuat kita harus semakin waspada.5

    Bagaimana Cara Menghentikan Kesemutan yang Datang Terus-Menerus

    Sobat Sehat, itulah penyakit-penyakit pertanda dari seringnya kesemutan di tangan dan kaki. Beberapa di antaranya adalah penyakit-penyakit kronis dan mematikan. Lalu bagaimana caranya menghentikan penyakit yang menganggu aktivitas ini? Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:6, 7

    • Mengonsumsi obat-obatan seperti Gabapentin dan Pregabalin (harus dengan resep dokter)
    • Melakukan suntikan steroid (atas indikasi dokter)
    • Menjentikkan jari jika kesemutan ada pada tangan
    • Memijat kaki jika terjadi pada kaki
    • Mengompres air hangat
    • Memperbanyak konsumsi alpukat
    • Mengonsumsi kayu manis
    • Menambah vitamin B
    • Menambah asupan magnesium
    • Menghentikan merokok dan alkohol
    • Membiasakan diri berolahraga

    Baca Juga:8 Makanan Pereda Stres yang Bisa Kamu Coba

    Nah, Sobat Sehat mulailah sedari dini menjaga kesehatan dengan baik supaya tidak gampang mengalami kesemutan. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kesemutan dan produk-produk kesehatan yang berkaitan untuk menangkalnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Media K. Kaki dan Tangan Sering Kesemutan Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa? Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 23 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/09/22/103500268/kaki-dan-tangan-sering-kesemutan-bisa-jadi-gejala-penyakit-apa-?page=all
    2. Media K. 10 Penyebab Tangan Kesemutan Saat Bangun Tidur Selain Tertindih Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 23 September 2020]. Available from: https://health.kompas.com/read/2020/09/11/060000868/10-penyebab-tangan-kesemutan-saat-bangun-tidur-selain-tertindih?page=all
    3. Sari N. 5 Penyakit yang Ditandai dengan Kesemutan, Waspadai [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 23 September 2020]. Available from: https://hot.liputan6.co m/read/4059670/5-penyakit-yang-ditandai-dengan-kesemutan-waspadai
    4. Fadhilah A. 7 Penyebab Sering Kesemutan, Tanda Terkena Penyakit [Internet]. POPMAMA.com. 2020 [cited 23 September 2020]. Available from: https://www.popmama.com/life/health/ainun/penyebab-sering-kesemutan/7
    5. Lagi K. Lagi, Gejala Baru Virus Corona, Kaki dan Tangan Sering Kesemutan – Semua Halaman – Grid Health [Internet]. Health.grid.id. 2020 [cited 23 September 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/352211661/lagi-gejala-baru-virus-corona-kaki-dan-tangan-sering-kesemutan?page=all
    6. Berita I, Redaksi I, Bandung K, Bandung K, Kita P, Aing P et al. Ketahui Penyebab Kesemutan dan 9 Cara Alami Mengatasinya! – Bandung Kita [Internet]. Bandung Kita. 2020 [cited 23 September 2020]. Available from: https://bandungkita.id/2019/10/25/ketahui-penyebab-kesemutan-dan-9-cara-alami-mengatasinya/
    7. 11 Cara Mengatasi Kesemutan Seluruh Badan Ampuh | Tak Perlu Obat! [Internet]. 99 Berita Properti. 2020 [cited 23 September 2020]. Available from: https://www.99.co/blog/indonesia/cara-mengatasi-kesemutan/
    Read More
  • Kesehatan gigi yang buruk dapat menyebabkan gigi rusak, bolong, dan terlihat menguning.1 Salah satu penyakit yang bisa muncul akibat tidak menjaga kesehatan gigi adalah penyakit gusi atau periodontitis, yang menimbulkan infeksi gusi, yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi.2 Selain menimbulkan nyeri, periodontitis juga dapat menyebabkan keluarnya nanah di antara gigi dan gusi, bahkan gigi tanggal.1 Baca Juga: […]

    Penyakit-penyakit Kronis Akibat Kesehatan Gigi yang Buruk

    Kesehatan gigi yang buruk dapat menyebabkan gigi rusak, bolong, dan terlihat menguning.1 Salah satu penyakit yang bisa muncul akibat tidak menjaga kesehatan gigi adalah penyakit gusi atau periodontitis, yang menimbulkan infeksi gusi, yang merusak jaringan lunak dan tulang penyangga gigi.2 Selain menimbulkan nyeri, periodontitis juga dapat menyebabkan keluarnya nanah di antara gigi dan gusi, bahkan gigi tanggal.1

    kesehatan gigi yang buruk, kesehatan gigi yang tidak baik

    Baca Juga: Perilaku Merusak Gigi yang Sering Dilakukan dan Dianggap Sepele

    Kebiasaan tidak menjaga kebersihan gigi, seperti malas menyikat gigi menyebabkan penumpukan plak pada gigi, sehingga terjadi infeksi dan mengakibatkan gingivitis atau gusi meradang. Gingivitis ditandai dengan gusi kemerahan dan membengkak. Apabila Sobat mengalami keluhan ini, Sobat harus segera ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jika diabaikan, infeksi yang bermula di gusi ini bisa menyebabkan kuman masuk ke pembuluh darah dan terbawa aliran darah. Kemudian, kuman tersebut dapat berlabuh di organ lainnya.3 Oleh karena itu, kesehatan gigi yang buruk juga bisa menimbulkan beberapa penyakit kronis secara tidak langsung.4 Apa saja penyakit-penyakit kronis itu? Yuk, Sobat Sehat, kita simak bersama-sama di bawah ini.

    Penyakit Jantung

    Siapa sangka jika kesehatan gigi yang buruk ternyata dapat mengakibatkan salah satu penyakit kronis paling berbahaya di dunia, yaitu penyakit jantung. Infeksi kronis pada gusi dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan jantung dengan mempengaruhi aliran darah.2 Penyakit gusi menyebabkan peradangan pembuluh darah dan saat disertai penumpukan lemak dalam darah, akan membantu terbentuknya plak yang menumpuk di arteri.2, 4 Selain itu, kuman dari mulut ini bisa melaju dalam aliran darah dan hinggap di jantung, lalu menginfeksi katup jantung.1

    Diabetes

    Diabetes atau kencing manis ternyata juga berhubungan dengan buruknya perawatan gigi. Diabetes dapat menyebabkan kelainan di pembuluh darah. Selain itu, pada pasien diabetes biasanya ditemukan kadar kimiawi inflamasi (misalnya, interleukin) yang lebih tinggi, sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit gusi. Kadar gula yang tinggi menciptakan lingkungan yang ideal untuk infeksi.4

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes atau Kencing Manis

    Stroke

    Stroke yang juga dikenal sebagai salah satu penyakit mematikan ternyata juga berhubungan dengan kesehatan gigi yang buruk. Dalam suatu penelitian, dilaporkan bakteri cnm-positif yang ditemukan di dalam air liur dapat masuk ke pembuluh darah, melewati pembatas darah dan otak, kemudian menyebabkan perdarahan.5

    Penyakit Ginjal

    Kesehatan gigi dan mulut sangat penting bagi penderita penyakit ginjal. Soalnya, saat menderita penyakit kronis seperti penyakit ginjal, sistem kekebalan tubuh cenderung lebih lemah. Bakteri yang dibiarkan di mulut karena jarang menyikat gigi, bahkan hingga ada gigi yang berlubang, dapat menyerang tubuh dengan sistem imun yang lemah dan menyebabkan infeksi serius.1 Penyakit ginjal juga dihubungkan dengan penyakit gusi. Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang tidak bergigi memiliki kemungkinan menderita penyakit ginjal kronis lebih besar dibandingkan orang dewasa yang giginya masih cukup lengkap.6

    Pneumonia

    Buruknya kesehatan gigi dan mulut, juga dapat menyebabkan penyakit lain bermunculan, salah satunya pneumonia. Pada pneumonia, terjadi infeksi paru, sehingga kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Kesehatan mulut yang buruk ternyata memberi ruang untuk bakteri yang berperan dalam risiko berkembangnya pneumonia.2

    Penyakit Paru Kronis

    Mungkin tidak ada yang menyangka jika buruknya kesehatan gigi juga dapat memperberat gangguan pernapasan pada seseorang yang memiliki riwayat penyakit paru kronis, seperti emfisema. Penyebabnya adalah bakteri dari mulut yang menyerang saluran pernapasan.2

    Alzheimer

    Bakteri pada mulut yang timbul akibat buruknya kesehatan gigi juga bisa menyebabkan alzheimer. Berdasarkan penelitian, salah satu bakteri penyebab infeksi gusi, yaitu Porphyromonas gingivalis (Pg) ditemukan pada jaringan otak pasien alzheimer, sehingga bakteri mulut ini diduga dapat menjadi akar penyakit alzheimer. Alzheimer sendiri merupakan kondisi seseorang mengalami penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, berbicara, dan perubahan perilaku yang disebabkan oleh gangguan otak. Bahkan, jika mengidap alzheimer dengan kondisi berat, penderitanya dapat mengalami halusinasi dan delusi.2 Penyakit gusi juga dikaitkan dengan penurunan kognitif dan perkembangan demensia yang lebih cepat.4

    Osteoporosis

    Penyakit kronis lain akibat malas menjaga kebersihan dan merawat gigi adalah osteoporosis. Penelitian baru dari National Institute of Health Osteoporosis and related Bone Diseases National Resource Center menyatakan penyakit gusi dan osteoporosis dapat menyebabkan kerusakan tulang. Selan itu, terdapat hubungan antara inflamasi dan kesehatan tulang.4

    Baca Juga: 10 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Cegah Osteoporosis

    Itulah berbagai penyakit kronis yang dapat dipicu oleh kesehatan gigi yang buruk. Semuanya berawal dari bakteri atau kuman dari mulut yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.4 Oleh karena itu, Sobat Sehat harus menjaga kebersihan gigi dengan rajin menyikat gigi dua kali sehari dan memeriksa gigi secara rutin minimal 6 bulan sekali. Semoga dengan mengetahui hubungan antara kesehatan gigi yang buruk dan penyakit kronis ini menyadarkan kita bahwa kesehatan gigi tidak boleh diabaikan. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut atau ingin mengetahui produk-produk kesehatan yang berkaitan, silahkan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi

    1. Malas Sikat Gigi Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Kronis, Benarkah? [Internet]. kumparan.com. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparansains/malas-sikat-gigi-bisa-tingkatkan-risiko-penyakit-kronis-benarkah-1rn9vQePPPd/full
    2. Ini 3 Penyakit Serius Akibat Tidak Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi [Internet]. listerine.co.id. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://www.listerine.co.id/ini-3-penyakit-serius-akibat-tidak-menjaga-kesehatan-gigi-dan-gusi
    3. Penyakit Kronis Bisa Berawal dari Kuman Gigi [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2013/05/04/13542032/penyakit.kronis.bisa.berawal.
    4. Jangan Remehkan K. Jangan Remehkan, Kesehatan Mulut Berhubungan dengan Penyakit Kronis [Internet]. Nationalgeographic.grid.id. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://nationalgeographic.grid.id/read/13307582/jangan-remehkan-kesehatan-mulut-berhubungan-dengan-penyakit-kronis
    5. Jangan Anggap Sepele, Radang Gusi Bisa Picu Berbagai Penyakit [Internet]. Health.grid.id. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://health.grid.id/read/351849618/jangan-anggap-sepele-radang-gusi-bisa-picu-berbagai-penyakit-kronis?page=all
    6. Selamatkan Ginjal dengan Gigi yang Sehat [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/230007/selamatkan-ginjal-dengan-gigi-yang-sehat
    Read More
  • Banyak perilaku merusak gigi yang tanpa disadari dilakukan oleh banyak orang sehingga berdampak buruk pada kesehatan gigi yang berakibat gigi berlubang dan rusak.1 Gigi berlubang perlu ditambal, padahal, menambal gigi membutuhkan biaya yang cukup mahal. Gigi berlubang yang dibiarkan dapat menyebabkan gigi terbelah, kerusakan syaraf gigi, kematian gigi yang bisa mengakibatkan proses pembusukan, serta infeksi yang […]

    Perilaku Merusak Gigi yang Sering Dilakukan dan Dianggap Sepele

    Banyak perilaku merusak gigi yang tanpa disadari dilakukan oleh banyak orang sehingga berdampak buruk pada kesehatan gigi yang berakibat gigi berlubang dan rusak.1 Gigi berlubang perlu ditambal, padahal, menambal gigi membutuhkan biaya yang cukup mahal. Gigi berlubang yang dibiarkan dapat menyebabkan gigi terbelah, kerusakan syaraf gigi, kematian gigi yang bisa mengakibatkan proses pembusukan, serta infeksi yang menyebabkan pembengkakan pada rahang dan kelenjar disertai demam.2

    perilaku merusak gigi, kebiasaan merusak gigi

    Baca Juga: Penyakit Gigi dan Gusi yang Sering Terjadi dan Penanganannya

    Kerusakan gigi bisa dihindari dengan cara mencegah perilaku yang dapat merusak gigi, seperti menyikat gigi dengan benar atau memeriksakan diri ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali.1 Lalu perilaku apa sajakah yang sebenarnya dapat merusak gigi? Yuk, Sobat Sehat, mari kita simak penjelasannya di bawah ini!

    Tidak pernah flossing

    Flossing adalah salah satu cara membersihkan gigi dengan benang untuk mengangkat bakteri yang berada di antara gigi akibat sisa makanan yang terselip. Selain menyikat gigi selama dua kali sehari, flossing juga merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga kebersihan gigi. Flossing setidaknya membantu membersihkan gigi ketika menyikat gigi tidak maksimal. Tidak pernah flossing dapat membuat bakteri berkembang biak sehingga gigi menjadi berlubang.1

    Jarang mengganti sikat gigi

    Ketika Sobat mempunyai sikat gigi, sikat gigi tentu haruslah diganti setiap 3 bulan. Sikat gigi yang tidak diganti lama-kelamaan akan berbulu dan tidak lagi efektif digunakan untuk menyikat gigi. Apabila sudah terlalu lama digunakan, sikat gigi dapat membahayakan dan bisa menyebabkan infeksi.1 Selain itu, sikat gigi yang bulunya sudah menjadi keras rentan mengikis enamel gigi dan dapat melukai gusi.3

    Baca Juga: Bagaimana Cara Merawat dan Menyimpan Sikat Gigi yang Benar

    Menyikat gigi terlalu keras

    Banyak yang mengatakan jika menyikat gigi keras-keras dapat mengangkat bakteri dan noda yang menempel di gigi. Namun, ternyata hal itu tidaklah benar. Menyikat gigi terlalu keras justru akan melukai gusi dan enamel, sehingga membuat gusi menipis dan gigi menjadi sensitif.1

    Produk Terkait: Jual Sikat Gigi Formula

    Menyikat gigi setelah memakan makanan asam

    Sangat dianjurkan untuk menyikat gigi setelah sarapan supaya bau mulut hilang. Namun, yang perlu diperhatikan adalah apakah menu sarapan yang disantap mengandung asam atau tidak. Apabila Sobat sebelumnya menyantap makanan yang mengandung asam, seperti jeruk atau buah-buahan lain, sebaiknya tunggulah satu jam terlebih dahulu sebelum menyikat gigi. Sebab, jika langsung menyikat gigi, kandungan asam dalam makanan tersebut dapat membuat enamel gigi lunak akan terkikis.3

    Mengunyah es batu

    Perilaku merusak gigi lainnya lainnya yang paling sering dilakukan dan kerap dianggap sepele adalah mengunyah es batu. Memang mengunyah es batu memberikan sensasi ketika meminum minuman dingin. Namun, tanpa disadari, hal ini malah berisiko merusak lapisan email gigi akibat temperatur yang dingin serta tekstur yang keras. Es batu yang dikunyah dalam mulut akan memunculkan perbedaan suhu yang begitu ekstrem. Selain itu, gigi mengalami tumbukan yang keras sehingga menyebabkan retak kecil pada lapisan terluarnya.4

    Menambahkan terlalu banyak cuka

    Apakah Sobat Sehat ada yang gemar memakan bakso? Apakah Sobat Sehat sering menyantapnya dengan cuka sampai melewati batas supaya mendapatkan sensasi makan yang lebih enak? Kalau iya, mulai sekarang, sebaiknya dihentikan saja kebiasaan ini karena rupanya asam akibat cuka dapat menyebabkan pengikisan lapisan email pada gigi. Kondisi yang demikian juga bisa mengakibatkan gigi sensitif karena lapisan di bawahnya mengalami kontak lansung dengan makanan atau minuman. Untuk menghindarinya, jangan terlalu banyak menuangkan cuka dan selingi dengan meminum air mineral untuk membantu membersihkan gigi dari kuah makanan yang asam.4

    Menyantap makanan panas dilanjutkan minum es

    Ketika Sobat merasakan kepanasan saat menyantap makanan, tentu Sobat akan segera mencari minuman dingin dengan es batu supaya rasa panas tersebut dapat diredakan. Namun, kebiasaan tersebut kenyataannya malah akan menyebabkan keretakan kecil pada email gigi akibat perubahan suhu yang ekstrem. Selain itu, sebaiknya juga jangan lansung melahap makanan yang masih panas karena akan menyebabkan hal yang sama. Selain pada gigi, menyantap makanan panas juga berisiko pada lambung. Karena itu, biarkan suhu makanan turun terlebih dahulu sebelum mulai disantap.4

    Makan terlalu banyak gula

    Memang mengasyikkan mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula karena rasanya yang manis dan membuat ketagihan. Akan tetapi, hal tersebut malah akan menyebabkan gigi dan gusi rusak. Gula yang tinggi dapat memicu bakteri yang memproduksi asam, yang jika terlalu lama berada dalam mulut akan membuat masalah pada enamel gigi yang berdampak serius pada kesehatan gigi dan mulut.1

    Baca Juga: Apa Itu Impacted Wisdom Teeth? Berikut Penjelasannya

    Merokok

    Kebiasaan merokok adalah salah satu perilaku merusak gigi yang sering dilakukan, namun dianggap sepele. Padahal, seperti yang sudah diketahui sebelumnya, selain membuat gigi terlihat kuning dan kecoklatan, rokok dapat menyebabkan kanker mulut.1

    Mengonsumsi minuman berwarna

    Minuman berwarna, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda, memang sungguh menggoda dari tampilan dan rasa, sehingga tidak salah jika Sobat Sehat menggemarinya. Namun, sebaiknya jika Sobat menginginkan gigi selalu terlihat putih dan sehat, Sobat perlu menghindari minuman-minuman tersebut. Terus-terusan mengonsumsi minuman bersoda dapat membuat gigi menguning yang akhirnya bisa menghilangkan rasa percaya diri.3

    Membuka bungkus makanan atau minuman dengan gigi

    Hal terakhir yang kerap dilakukan sehingga dapat merusak gigi secara tidak langsung adalah kebiasaan membuka bungkus makanan atau minuman dengan gigi. Banyak orang melakukannya agar praktis. Namun ternyata, beberapa hasil studi menunjukkan bahwa membuka bungkus makanan atau minuman dengan gigi dapat menyebabkan tekanan kuat pada gigi, terutama gigi bagian depan. Hal ini pun bisa mengakibatkan keretakan halus pada permukaan gigi. Karena itu, hindarilah membuka bungkus dengan gigi dan gunakanlah gunting atau jari saat membuka kemasan makanan atau minuman.4

    Baca Juga: Obat Sakit Gigi

    Itulah beberapa perilaku merusak gigi yang paling sering dilakukan dan kerap dianggap sepele oleh banyak orang. Sobat Sehat sudah seharusnya menghindari hal-hal tersebut jika ingin gigi Sobat Sehat tetap sehat. Jangan lupa untuk menyikat gigi secara teratur dan rajin memeriksakan gigi tiap 6 bulan sekali. Apabila Sobat memerlukan informasi lebih lanjut mengenai kebiasaan yang merusak gigi dan produk-produk kesehatan untuk mencegahnya, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Susita S. Delapan Hal yang Bisa Merusak Gigi [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170608111430-255-220274/delapan-hal-yang-bisa-merusak-gigi
    2. Media K. Bahaya Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Ditambal Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://lifestyle.kompas.com/read/2019/03/18/133800820/bahaya-membiarkan-gigi-berlubang-tanpa-ditambal?page=all
    3. Septiani A. 5 Kebiasaan Buruk yang Bisa Merusak Gigi Kamu [Internet]. detikHealth. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4521963/5-kebiasaan-buruk-yang-bisa-merusak-gigi-kamu
    4. Gigi 4. 4 Kebiasaan Makan yang Bisa Merusak Gigi | Listerine® Indonesia [Internet]. Produk-Produk LISTERINE® Antiseptic Mouthwash, Rinse & Oral Care. 2020 [cited 22 September 2020]. Available from: https://www.listerine.co.id/artikel/4-kebiasaan-makan-yang-bisa-merusak-gigi
    Read More
  • Sobat sehat sedang mencari tempat PCR swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta? Tidak perlu khawatir karena di kedua provinsi itu banyak sekali fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit, laboratorium, hingga klinik. Tidak hanya tes swab, tetapi juga ada rapid test terutama bagi Sobat yang belum pernah melakukan tes tersebut. Perlu diketahui, untuk skala nasional jumlah […]

    List dan Biaya Tempat PCR Swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta

    Sobat sehat sedang mencari tempat PCR swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta? Tidak perlu khawatir karena di kedua provinsi itu banyak sekali fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit, laboratorium, hingga klinik. Tidak hanya tes swab, tetapi juga ada rapid test terutama bagi Sobat yang belum pernah melakukan tes tersebut. Perlu diketahui, untuk skala nasional jumlah penderita Corona atau Covid-19, Provinsi Jawa Tengah menduduki urutan ketiga setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur, dengan jumlah 21.626 kasus hingga tulisan ini dibuat. Perinciannya adalah 15.373 sembuh dan 1.389 meninggal. Sementara itu, provinsi tetangga, DIY Yogyakarta mencatat 2.519 kasus, dengan perincian 1.743 sembuh dan 65 meninggal.

    tempat pcr swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta, Lokasi pcr swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jawa Barat, Termasuk Bandung Raya

    Karena Jawa Tengah merupakan provinsi dengan nomor tiga tertinggi di Indonesia, Sobat Sehat hendaknya segera melakukan tes-tes Corona seperti swab dan rapid. Yogyakarta bisa Sobat jadikan sebagai rujukan alternatif. Berikut ini adalah list dan biaya rumah sakit, laboratorium, dan klinik di kedua provinsi tersebut, terutama di Semarang dan sekitarnya atau Kedungsepur yang merupakan megapolitan keempat  terbesar di Indonesia setelah Jabodetabek, Gerbangkertasusila, dan Bandung Raya.

    Untuk layanan PCR swab, juga rapid test lebih lanjut, Sobat silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Rumah Sakit di Jawa Tengah

    Semarang dan sekitarnya

    Semarang yang merupakan bagian dari wilayah Kedungsepur atau Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi mempunyai banyak rumah sakit yang kompeten untuk bisa dijadikan sebagai tempat PCR swab serta rapid test. Berikut rumah-rumah sakitnya.

    Rumah Sakit Columbia Asia

    Rumah sakit pertama untuk Semarang yang melayani tes swab adalah Rumah Sakit Columbia Asia yang terletak di Jalan Siliwangi Nomor 143, Kalibanteng Kulon, Semarang Barat, Semarang. Rumah sakit yang merupakan bagian dari grup Columbia Asia ini letaknya juga cukup strategis, yaitu 500 meter dari Bandara Internasional Ahmad Yani. Biaya layanan tes swab di rumah sakit ini adalah dimulai dari harga Rp 3,2 juta. Selain swab, RS Columbia Asia juga menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 595.000. Untuk info lebih lengkap silakan kontak 0247629999.

    Produk Terkait: Rapid Test Covid-19

    Rumah Sakit Hermina Pandanaran

    Rumah sakit berikutnya di Semarang yang melayani tes swab adalah Rumah Sakit Hermina Pandanaran yang merupakan bagian dari Hermina Hospital Group. Terletak di Jalan Pandanaran Kel Nomor 24, Pekunden, Semarang Tengah, Semarang, rumah sakit ini memiliki layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1.900.000, dengan hasil keluar 3 hari kerja. Informasi selengkapnya silakan kontak 0248442525.

    Rumah Sakit Hermina Banyumanik

    Selain di Pandanaran, cabang Rumah Sakit Hermina di Semarang juga berada di Banyumanik, yaitu Rumah Sakit Hermina Banyumanik. Letaknya di Jalan Jenderal Polisi Anton Sujarwo, Srondol Wetan, Banyumanik, Semarang. Rumah sakit ini mempunyai layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 1.900.000, dengan hasil keluar 4 hari kerja. Untuk info lengkap silakan kontak 02476488989.

    Rumah Sakit KMT Wongsonegoro

    Selain rumah sakit swasta, Semarang juga mempunyai rumah sakit pemerintah yang dikelola oleh Pemerintah Kota Semarang, yaitu Rumah Sakit KMT Wongsonegoro. Rumah sakit ini merupakan salah satu rumah sakit rujukan penanganan Corona untuk Jawa Tengah. Lokasinya berada di Jalan Fatmawati Nomor 1, Mangunharjo, Tembalang, Semarang. Untuk layanan tes swab dimulai dari harga 2.350.000. Tak hanya tes swab, rumah sakit ini juga mempunyai layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 500.000. Informasi selengkapnya silakan kontak 0246711500.

    Rumah Sakit Undip (RNSD)

    Rumah sakit pemerintah lainnya di Semarang yang juga punya layanan tes swab adalah RS Undip atau Rumah Sakit Nasional Diponegoro yang dimiliki oleh Universitas Diponegoro, salah satu universitas terkemuka di Jawa Tengah dan Indonesia. Untuk biaya dari Rumah sakit yang beralamat di Jalan Profesor Dr. Soedarto, SH, Tembalang, Semarang adalah gratis. Info selengkapnya silakan kontak 02476928020.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jawa Timur, Termasuk Megapolitan Surabaya

    Rumah Sakit Dr. Kariadi

    Selain RS KMT Wongsonegoro dan RNSD, rumah sakit pemerintah lainnya di Semarang adalah Rumah Sakit Dr. Kariadi. Rumah sakit yang namanya diambil dari salah seorang dokter yang dibunuh Jepang pasca Proklamasi Kemerdekaan ini mempunyai layanan tes Corona, baik PCR swab maupun rapid test. Untuk info lebih lengkap mengenai rumah sakit yang beralamat di Jalan Dr. Sutomo Nomor 16, Randusari, Semarang tersebut, silakan kontak 0248413476.

    Rumah Sakit St. Elisabeth

    Rumah Sakit St. Elisabeth adalah salah satu rumah sakit swasta di Semarang yang juga melayani tes Corona, yaitu rapid test. Harganya dimulai dari Rp 400.000 hingga Rp 800.000. Untuk informasi lebih lengkap rumah sakit yang beralamat di Jalan Kawi Raya Nomor 1, Tegalsari, Candisari, Semarang, ini silakan kontak 0248310035.

    Rumah Sakit Telogorejo

    Rumah sakit di Semarang lainnya yang juga cuma mempunyai layanan rapid test adalah Rumah Sakit Telogorejo yang terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan, Pekunden, Semarang Timur, Semarang. Harga Rapid test di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 399.000 hingga Rp 850.000. Informasi lebih lengkap silakan kontak 02486466000.

    Rumah Sakit Salatiga

    Salatiga yang merupakan salah satu wilayah penyangga Semarang dalam Kedungsepur juga mempunyai rumah sakit yang Sobat Sehat bisa jadikan sebagai rujukan, yaitu RS Salatiga. Rumah sakit ini termasuk RSUD, dan terletak di Jalan Osamaliki, Sidorejo Lor, Sidorejo, Salatiga. Biaya tes swab di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2.415.000 hingga Rp 4.750.000. Selain tes swab, RSUD Salatiga juga mempunyai layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 150.000. Informasi lebih lengkap silakan kontak 0298324074.

    Surakarta

    Surakarta atau yang lebih populer dengan nama Solo merupakan kota terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Semarang. Kota yang juga merupakan pusat budaya Jawa ini juga mempunyai beberapa rumah sakit yang bisa Sobat jadikan rujukan. Berikut adalah beberapa rumah sakit tersebut.

    Rumah Sakit Dr. Moewardi

    Rumah sakit pertama di Surakarta yang bisa Sobat Sehat jadikan rujukan adalah Rumah Sakit Dr. Moewardi. Rumah sakit ini merupakan salah satu rumah sakit rujukan nasional untuk Provinsi Jawa Tengah. Beralamat di Jalan Kolonel Sutarto Nomor 132, Jebres, Surakarta, rumah sakit ini menyediakan layanan tes swab mulai dari Rp 1,6 juta. Tak hanya PCR swab, rumah sakit ini juga menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 275.000 hingga Rp 400.000. Untuk info selengkapnya silakan kontak 021634634.

    Produk Terkait: Layanan PCR Swab ke Rumah/Kantor

    Rumah Sakit Hermina Solo

    Hermina Hospital Group  juga mempunyai cabang di Solo berupa Rumah Sakit Hermina Solo yang berlokasi di Jalan Kolonel Sutarto Nomor 16, Jebres, Surakarta. Tes swab di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 1.500.000, dengan hasil 3-5 hari kerja. Info lebih lanjut silakan hubungi 0271538989.

    Rumah Sakit UNS

    Salah satu universitas terkemuka di Solo, yaitu UNS, juga mempunyai rumah sakit untuk bisa melakukan tes swab. Rumah sakit ini termasuk rujukan pemerintah untuk Provinsi Jawa Tengah. Beralamat di Jalan Ahmad Yani Nomor 200, Dusun II, Makamhaji, Kertasura, Sukoharjo, harga tes swab di rumah sakit ini dimulai dari Rp 1.800.000. Info lebih lengkap silakan kontak 02716775000.

    Rumah Sakit Kasih Ibu

    Rumah Sakit Kasih Ibu adalah salah satu rumah sakit swasta di Solo yang menyediakan salah satu layanan tes corona, yaitu rapid test. Harganya dimulai dari Rp 450.000 hingga Rp 735.000. Untuk info lebih lengkap mengenai rumah sakit yang beralamat di Jalan Slamet Riyadi Nomor 404, Laweyan, Surakarta, ini silakan kontak 0271714422.

    Rumah Sakit Dr.Oen Kandang Sapi

    Rumah Sakit terakhir di Solo yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Rumah Sakit Dr. Oen Kandang Sapi yang terletak di Jalan Brigadir Jenderal Katamso Nomor 55, Surakarta. Rumah sakit yang berada di bawah naungan Yayasan Kesehatan Panti Kosala ini memiliki layanan tes swab dan rapid test. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi WA 081553300333.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Kalsel dan Kaltim, List dan Biayanya 

    Klaten

    Rumah Sakit Bagas Waras

    Rumah Sakit Bagas Waras adalah rumah sakit daerah di Klaten yang menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari Rp 371.000 hingga Rp 531.600. Untuk info lebih lengkap mengenai rumah sakit yang beralamat di Jalan Ir. Soekarno Km 2, Buntalan, Klaten, ini silakan hubungi 02723359666.

    Rumah Sakit Dr. RM Soedjarwadi

    Selain Rumah Sakit Bagas Waras, di Klaten terdapat juga rumah sakit lainnya untuk tes Corona, yaitu Rumah Sakit Dr. RM Soedjarwadi. Rumah sakit ini terletak di Jalan Ki Pandanaran KM 02, Klaten, Biaya untuk tes Corona, baik PCR swab maupun rapid test, adalah gratis atau ditanggung pemerintah. Info lebih lengkap silakan hubungi 0272321435.

    Purwokerto

    Rumah Sakit Prof.Dr. Margono Soekarjo

    Purwokerto yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Banyumas, dan merupakan jalan utama menuju Kawasan Dieng, juga mempunyai  rumah sakit untuk tes Corona, yaitu Rumah Sakit Prof.Dr. Margono Soekarjo. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Dr. Gumbreng Nomor 1, Kebontebu, Berkoh, Purwokerto Selatan, Banyumas, dan merupakan RSUD yang juga dijadikan sebagai rujukan nasional penanganan Covid-19 di Jawa Tengah. Biaya tes Corona, baik tes swab maupun rapid test gratis. Informasi selengkapnya silakan kontak 0281632708.

    Rumah Sakit Hermina Purwokerto

    Selain di Semarang dan Surakarta, Hermina Hospital Group juga mempunyai cabang di Purwokerto, yaitu Rumah Sakit Hermina Purwokerto. Rumah sakit ini beralamat di Jalan Yos Sudarso RT 03/RW 01, Karanglewas Lor, Purwokerto Barat, Banyumas. Untuk layanan tes swab pada rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 1.500.000, dengan hasil keluar 4-5 hari kerja. Info lebih lengkap silakan hubungi 02817772525.

    Kudus

    Rumah Sakit Dr. Loekmonohadi

    Untuk wilayah Kudus yang terkenal sebagai kota penghasil kretek, juga terdapat rumah sakit yang bisa Sobat jadikan sebagai rujukan untuk tes Corona, yaitu Rumah Sakit Dr. Loekmonohadi. Rumah sakit ini adalah RSUD, dan berlamat di Jalan Dr. Loekmono Hadi Nomor 19, Cobowo, Ploso, Jati, Kudus. Adapun biaya tes Corona seperti PCR Swab di rumah sakit ini gratis. Untuk info lebih lanjut silakan kontak 02914440001.

    Jepara

    Rumah Sakit Kelet

    Jepara yang merupakan kota asal Raden Ajeng Kartini juga mempunyai rumah sakit rujukan untuk tes Corona, baik tes swab maupun rapid test. Rumah sakit ini sendiri beralamat di Jalan Raya Kelet Km 33 Jepara. Untuk biaya tes sejauh informasi yang didapatkan adalah gratis. Informasil lebih lengkap silakan hubungi 0291579002.

    Tegal

    Rumah Sakit Dr.Soeselo

    Untuk wilayah Tegal, Sobat Sehat bisa melakukan salah satu tes Corona, yaitu rapid test di rumah sakit Dr. Soeselo. Rumah sakit yang termasuk RSUD ini menawarkan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 325.000. Untuk info lebih lanjut mengenai rumah sakit yang beralamat di Jalan Dr. Soetomo Nomor 63, Slawi Kulon, Tegal, ini, silakan kontak WA 085743800009.

    Cilacap

    Rumah Sakit Pertamina

    Cilacap yang merupakan salah satu wilayah pelabuhan di sebelah selatan Jawa Tengah, juga mempunyai rumah sakit untuk tes swab, yaitu Rumah Sakit Pertamina Cilacap yang terletak di Jalan Setiabudi Nomor 1, Sabukjanur, Tegalkamulyan, Cilacap Selatan. Harga tes swab di rumah sakit ini dimulai dari harga Rp 2,500.000. Info lebih lengkap silakan kontak 028259973.

    Rumah Sakit di Yogyakarta

    Untuk Provinsi DIY Yogyakarta terdapat beberapa rumah sakit yang bisa dijadikan rujukan oleh Sobat Sehat yang tinggal dan sedang di sana untuk keperluan pekerjaan atau liburan. Rumah-rumah sakit itu adalah sebagai berikut.

    Rumah Sakit Dr. Sardjito

    Rumah sakit di Yogyakarta yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Rumah Sakit Dr. Sardjito yang terletak di Jalan Kesehatan Nomor 1, Senolowo, Sinduadi, Sleman, Yogyakarta. Rumah sakit ini termasuk rujukan nasional penanganan Covid1-19 di Yogyakarta. Harga tes swab di rumah sakit milik pemerintah ini dimulai dari harga Rp 2.082.000. Tak hanya swab, RS Sardjito juga menyediakan layanan rapid test yang dimulai dari harga Rp 150.000. Info lebih lengkap silakan hubungi 0274631190.

    Baca Juga: Tempat PCR Swab di Jabodetabek, List dan Biayanya

    Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI

    Rumah sakit kedua di Yogyakarta yang menyediakan layanan tes swab adalah Rumah Sakit Islam Yogyakarta PDHI atau RSIY PDHI. Beralamat di Jalan Solo Km 12,5 Kalasan, Sleman, rumah sakit ini menawarkan layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 2.250.000. Untuk info lebih lengkap silakan hubungi WA 085280002010.

    Rumah Sakit Bethesda

    Beralamat di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 70, Gondokusuman , Yogyakarta, Rumah Sakit Bethesda juga mempunyai layanan tes swab yang dimulai dari harga Rp 2.000.000 hingga Rp 2.300.000, dengan hasil keluar 5 hari kerja. Untuk info selengkapnya silakan hubungi 0274586688.

    Rumah Sakit Akademik UGM

    Rumah sakit terakhir di Yogykarta yang bisa dijadikan sebagai rujukan penanganan Corona adalah Rumah Sakit Akademik UGM atau RSA UGM yang merupakan bagian dari Universitas Gadjah Mada. Rumah sakit ini terletak di kawasan Kampus UGM di Bulaksumur, Yogyakarta. Untuk info mengenai harga tes swab dan info selengkapnya silakan kontak 02744530404.

    Laboratorium dan Klinik

    Selain rumah sakit, juga terdapat laboratorium yang bisa dijadikan sebagai rujukan untuk tes pcr di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Tercatat banyak laboratorium untuk PCR swab di kedua provinsi ini, baik yang dimiliki oleh pemerintah dan swasta. Laboratorium-laboratorium itu adalah sebagai berikut:

    Laboratorium Kimia Farma

    Laboratorium Kimia Farma merupakan salah satu laboratorium yang dipercaya pemerintah untuk menangani Corona. Laboratorium yang merupakan salah satu tempat PCR swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta (salah satunya di Semarang beralamat di Jalan Dr. Soetomo Nomor 3, Barusari dan di Yogyakarta di Kaliurang) ini mempunyai layanan PCR swab yang dimulai dari Rp 2.250.000. Untuk informasi lebih lengkap dan pemesanan silakan klik tautan berikut.

    Laboratorium Prodia

    Sebagai salah satu laboratorium klinik terkenal Prodia juga mempunyai cabang di Jawa Tengah terutama di wilayah Kedungsepur atau Semarang dan sekitarnya beserta Yogyakarta. Di Jawa Tengah sendiri Prodia berada di kota-kota besar selain Semarang, yaitu Surakarta, Tegal, dan Jepara. Sedangkan di Yogyakarta berada di kawasan Bintaran. Laboratorium juga klinik dengan jaringan terbesar di Indonesia ini mematok harga PCR swab dimulai dari harga Rp 2,5 juta, dan rapid test yang dimulai dari Rp 150.000 Tes swab, ini harus melewati beberapa prosedur seperti membuat janji terlebih dahulu dan mengirimkan KTP dan nomor telepon di 0318421010. Hasil swab akan keluar dalam kurun waktu 3-4 hari.

    Laboratorium Parahita

    Beralamat di Jalan Singosari Raya Nomor 66, Pleburan, Semarang, Laboratorium Parahita juga menyediakan layanan penanganan virus Corona seperti tes swab dan rapid. Selain di Semarang, Parahita juga ada di Surakarta. Untuk rapid test dipatok mulai dari harga Rp 250.000, sedangkan untuk PCR, silakan hubungi 0315020552 untuk info lebih lanjut.

    Laboratorium Pramita

    Laboratorium lainnya yang ada di Jawa Tengah dan Yogyakarta adalah Pramita. Di Jawa Tengah, laboratorium ini berada di Tegal tepatnya di Jalan Gajah Mada Nomor 88, Mintaragen, Tegal Timur. Sedangkan di Yogyakarta, salah satunya berada di Jalan Teuku Cik Ditiro Nomor 17, Terban, Gondokusuman. Klinik inimemiliki layanan pcr dan rapid test. Untuk rapid test dimulai dari harga Rp 300.000. Info lebih lanjut silakan hubungi WA 088803057700.

    Baca Juga: List dan Biaya Tempat PCR Swab di Riau dan Sulawesi Barat

    Prosehat

    Selain di rumah sakit, laboratorium, dan klinik, tempat PCR Swab di Jawa Tengah dan Yogyakarta yang bisa Sobat jadikan rujukan adalah Prosehat yang menyediakan layanan PCR di tempat dan ke rumah. Layanan ini tentu saja mempermudah Sobat yang bisa saja tidak mempunyai waktu sama sekali atau merasa kemahalan jika melakukan tes swab di rumah sakit. Untuk layanan dari Prosehat ini Sobat akan mendapat banyak keuntungan, yaitu bisa konsultasi secara online dengan dokter melalui WA, konfirmasi jadwal, dan dokter datang tepat waktu.

    Apabila Sobat memerlukan layanan PCR swab, juga rapid test lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi:

    1. Nusantara S. Ketahui Biaya Tes Swab dan Rapid Rumah Sakit | Kesehatan [Internet]. Kontenpedia.com. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: http://www.kontenpedia.com/detail/news/481709/kesehatan/ketahui-biaya-tes-swab-dan-rapid-rumah-sakit
    2. Agency A. RS Diponegoro Semarang sediakan “drive thru” tes “swab” COVID-19 – ANTARA Jateng [Internet]. Antara Jateng. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://jateng.antaranews.com/berita/305720/rs-diponegoro-semarang-sediakan-drive-thru-tes-swab-covid-19
    3. Media K. Ini 7 Rumah Sakit di Jateng untuk Tes Corona, Ganjar: Tak Ada Biaya Halaman all – Kompas.com [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://regional.kompas.com/read/2020/03/16/09300031/ini-7-rumah-sakit-di-jateng-untuk-tes-corona-ganjar-tak-ada-biaya?page=all
    4. RSUD dr Soeselo Slawi Tegal Buka Layanan Rapid Test [Internet]. Urgen.id. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://urgen.id/rsud-dr-soeselo-slawi-tegal-buka-layanan-rapid-test/
    5. BIAYA RAPID & SWAB TEST – RSUD Kota Salatiga [Internet]. RSUD Kota Salatiga. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: http://rsud.salatiga.go.id/biaya-rapid-swab-test-rsud-kota-salatiga/
    6. RSUD Kudus Bantah Pasang Tarif Tes Corona – SUARA BARU | Portal Berita Masa Kini [Internet]. SUARA BARU | Portal Berita Masa Kini. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://suarabaru.id/2020/06/10/rsud-kudus-bantah-pasang-tarif-tes-corona/
    7. KINI RUMAH SAKIT Dr. OEN KANDANG SAPI SOLO MELAYANI RAPID TEST DAN SWAB TEST (PCR) [Internet]. Droenska.com. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://www.droenska.com/7-news/1235-kini-rumah-sakit-dr-oen-kandang-sapi-solo-melayani-rapid-test-dan-swab-test-pcr
    8. Laboratorium PCR di RS Pertamina Cilacap Siap Tes Swab Secara Mandiri – Berita Banyumas Cilacap Purbalingga Banjarnegara [Internet]. Berita Banyumas Cilacap Purbalingga Banjarnegara. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://serayunews.com/berita/laboratorium-pcr-di-rs-pertamina-cilacap-siap-tes-swab-secara-mandiri/
    9. Mediatama G. Harga mulai Rp 1,7 juta, ini biaya rapid test dan swab test di Indonesia [Internet]. PT. Kontan Grahanusa Mediatama. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://kesehatan.kontan.co.id/news/harga-mulai-rp-17-juta-ini-biaya-rapid-test-dan-swab-test-di-indonesia-1?page=all
    10. [Internet]. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://rsiypdhi.com/2020/06/19/test-pcr-swab-jogja/
    11. Swab-PCR Covid-19 RS Bethesda Yogyakarta [Internet]. Bethesda.or.id. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://www.bethesda.or.id/read/94/swab-pcr-covid-rs-bethesda-yogyakarta.html
    12. Wajib Dicatat B. Wajib Dicatat, Berikut Biaya dan Tata Cara Rapid Tes dan Swab Mandiri di Rumah Sakit – Semua Halaman – HIts [Internet]. Hits.grid.id. 2020 [cited 28 September 2020]. Available from: https://hits.grid.id/read/482185159/wajib-dicatat-berikut-biaya-dan-tata-cara-rapid-tes-dan-swab-mandiri-di-rumah-sakit?page=all
    Read More
  • Sudah seminggu PSBB ketat kembali lagi dilaksanakan di Jakarta, menyusul naiknya angka penderita COVID-19 dan keterbatasan fasilitas layanan kesehatan untuk merawat pasien.1 Namun, selama seminggu pelaksanaan ini, apakah benar PSBB ketat yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan ini berjalan sesuai dengan arahan dan protokol kesehatan berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020? Baca Juga: PSBB Ketat di Jakarta, […]

    Rangkuman Seminggu PSBB Ketat di DKI Jakarta

    Sudah seminggu PSBB ketat kembali lagi dilaksanakan di Jakarta, menyusul naiknya angka penderita COVID-19 dan keterbatasan fasilitas layanan kesehatan untuk merawat pasien.1 Namun, selama seminggu pelaksanaan ini, apakah benar PSBB ketat yang dicanangkan Gubernur Anies Baswedan ini berjalan sesuai dengan arahan dan protokol kesehatan berdasarkan Pergub Nomor 88 Tahun 2020?

    psbb ketat di dki jakarta, psbb ketat di jakarra, seminggu psbb ketat di dki jakarta

    Baca Juga: PSBB Ketat di Jakarta, Poin-poin yang Perlu Sobat Ketahui

    Berdasarkan hasil yang didapatkan Prosehat dari berbagai sumber, PSBB yang dilaksanakan secara ketat di Jakarta untuk mengurangi jumlah penderita COVID-19 selama PSBB Transisi belum benar-benar berjalan ketat. Sebab, ternyata masih banyak orang berkumpul dan berkerumun di suatu titik. Hal itu yang terlihat pada kerumunan warga di pasar ikan hias Jatinegara atau Pasar Mester. Tampak tidak dilakukannya protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, meskipun kebanyakan sudah memakai masker.2 Namun, masih banyak orang yang menggunakan masker yang tidak direkomendasikan, seperti masker scuba dan buff.

    Selain kerumunan, banyak juga pelanggaran yang dilakukan warga DKI saat PSBB. Tercatat dari tanggal 14 September sampai tanggal 17 September 2020, sebanyak 13.000 warga DKI dihukum menyapu jalanan karena melanggar aturan-aturan dalam PSBB. Selain dikenai sanksi sosial, seperti menyapu jalan, beberapa warga DKI lebih memilih membayar denda administratif. Pelanggaran lain yang banyak dilakukan adalah tidak memakai masker, meskipun sendirian di dalam mobil.3

    Seminggu setelah pelaksanaan PSBB ketat di DKI Jakarta juga memperlihatkan bahwa tidak semua fasilitas publik di Ibu Kota ditutup. Hal itu yang terlihat pada kawasan Gelora Bung Karno atau GBK, yang tetap membuka area ring sekitar stadion, walau hanya dibuka untuk lari dan jogging, dan tidak untuk bersepeda.4 Pada Minggu, 20 September, kawasan sekitar GBK seperti Jalan Jenderal Sudirman, masih juga dipadati warga untuk berolahraga yang kebanyakan bersepeda. Padahal, dalam instruksi gubernur dinyatakan bahwa berolahraga sebaiknya dilakukan di area sekitar rumah saja.6

    Lalu bagaimana dengan bidang-bidang lainnya?

    Untuk perkantoran, Pemprov DKI menyatakan telah menutup sementara 23 kantor hingga hari keempat pelaksanaan PSBB. Penyebab penutupan itu selain melanggar protokol kesehatan, ada 14 perusahaan yang ditutup karena salah satu karyawannya terpapar COVID-19. Perincian perkantoran yang ditutup adalah 6 berada di Jakarta Barat, 3 di Jakarta Selatan dan Utara, 1 di Jakarta Timur dan Pusat. Untuk peribadatan, sesuai aturan, tempat beribadah harus ditutup jika tempat ibadah itu merupakan tempat ibadah raya atau besar yang terletak di tepian jalan raya dan jamaahnya bisa dari mana saja. Beberapa masjid besar, seperti Istiqlal dan Al Azhar terlihat ditutup, begitu juga dengan Masjid Fatahillah di Balai Kota DKI. Untuk tempat ibadah umat non-muslim, seperti Gereja Katedral, masih mengadakan misa online.5

    Baca Juga: Mengapa Terjadi Covid-19 di Perkantoran Saat PSBB Transisi?

    Karena PSBB di Jakarta kembali seperti pada awal pandemi, tempat-tempat wisata di Ibu Kota yang dikelola Pemprov DKI juga ditutup, seperti Taman Impian Jaya Ancol dan Monas. Hal ini  tentu saja membuat banyak warga Ibu Kota mengalihkan rekreasi ke wilayah-wilayah penyangga, seperti Depok, Bogor, dan Bekasi. Apalagi Pemprov juga meniadakan SIKM keluar-masuk Jakarta. Pengalihan ini yang membuat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melarang secara lisan warga Jakarta agar tidak ke Jawa Barat. Pelarangan itu juga terlihat pada tindakan aparat yang menjaga ketat pintu masuk wilayah Puncak. Tidak semua diperbolehkan masuk dan diminta kembali ke Jakarta.8

    Namun, apakah pelarangan serta penindakan pelanggaran ini membuahkan efek yang begitu bagus untuk menekan tingkat penderita COVID-19 di Jakarta?

    Sampai dengan tanggal 23 September, jumlah penderita virus asal Wuhan tersebut mencapai 65.687 kasus, dengan perincian 51.494 meninggal dan 1.628 sembuh. Jumlah ini juga selaras dengan positivity rate penderita COVID-19 di Jakarta yang angkanya mencapai 13,2%, dan melebihi standar WHO, yaitu 5%. Seminggu pelaksanaan PSBB di Jakarta belum menuai hasil yang menggembirakan, sehingga hal ini masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.7

    Nah, karena gambaran yang demikian mengenai PSBB di DKI Jakarta yang ternyata belum memberikan efek yang menggembirakan akibat masih kurangnya kesadaran masyarakat mengenai protokol kesehatan dan abai pada aturan yang sudah ditetapkan, untuk bisa membantu pemerintah mengurangi jumlah penderita virus, Sobat Sehat hendaknya tetap menjalankan protokol-protokol kesehatan, seperti 3 M, mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak ketika berada di keramaian.

    Baca Juga: Jangan Sepelekan Masker dan Tips Nyaman Memakainya

    Selain itu, tetap di rumah saja dan jangan keluar rumah apabila tidak ada hal-hal yang mendesak. Apabila Sobat ingin melakukan tes COVID-19, seperti rapid test dan PCR swab, bisa dilakukan di rumah saja dengan menghubungi Prosehat. Untuk info lebih lanjut silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

     

    Referensi:

    1. Ikhsanudin A. Seminggu DKI Jakarta PSBB Ketat, Pakar: Belum Ada Perubahan [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5181183/seminggu-dki-jakarta-psbb-ketat-pakar-belum-ada-perubahan
    2. Sancaya R. Potret Warga Berkerumun di Pasar Ikan Hias Jatinegara saat PSBB [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/foto-news/d-5180700/potret-warga-berkerumun-di-pasar-ikan-hias-jatinegara-saat-psbb
    3. 13 Ribu Orang di Jakarta Dihukum Menyapu Jalan karena Langgar PSBB [Internet]. kumparan. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://kumparan.com/kumparannews/13-ribu-orang-di-jakarta-dihukum-menyapu-jalan-karena-langgar-psbb-1uDuFlC9PHq/full
    4. Media K. Tetap Buka Saat PSBB Total DKI Jakarta, Kawasan GBK Sepi Pengunjung [Internet]. KOMPAS.com. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://megapolitan.kompas.com/read/2020/09/20/13320101/tetap-buka-saat-psbb-total-dki-jakarta-kawasan-gbk-sepi-pengunjung
    5. Azahra T. PSBB Ketat Jakarta, Aktivitas Olahraga Masih Ramai di Kawasan Sudirman [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5180339/psbb-ketat-jakarta-aktivitas-olahraga-masih-ramai-di-kawasan-sudirman
    6. Nafian M. Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Tak Gelar Salat Jumat Selama PSBB [Internet]. detiknews. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://news.detik.com/berita/d-5178115/masjid-fatahillah-balai-kota-dki-tak-gelar-salat-jumat-selama-psbb
    7. PSBB, Ridwan Kamil Larang Warga Jakarta Bepergian ke Jawa Barat [Internet]. KOMPAS.tv. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://www.kompas.tv/article/109410/psbb-ridwan-kamil-larang-warga-jakarta-bepergian-ke-jawa-barat
    8. Silaban M. Update Corona Jakarta: Pasien Positif Covid-19 Bertambah 1.079 Orang [Internet]. Tempo. 2020 [cited 21 September 2020]. Available from: https://metro.tempo.co/read/1388311/update-corona-jakarta-pasien-positif-covid-19-bertambah-1-079-orang
    Read More
  • Infografik Perbedaan Tes Corona dari Rapid Test Hingga Swab Test (PCR)

    Di bawah ini adalah infografik perbedaan tes Corona, yaitu rapid test, PCR rapid test, tes serologi, dan swab test (PCR). Meliputi jenis sampel yang akan digunakan, metode deteksi, kapan hasil tes keluar, waktu terbaik untuk tes, dan tingkat sensitivitas. Semua penting untuk Sobat Sehat ketahui.

     

     

    Apabila Sobat memerlukan layanan PCR swab, juga rapid test lebih lanjut, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa

    Read More
  • Berhubungan intim yang kerap menjadi puncak asmara lelaki dan perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, kerap gagal akibat beberapa faktor, salah satunya adalah faktor makanan penurun gairah seksual. Menurunnya gairah saat akan berhubungan seksual tentu saja akan membuat mood yang bagus seketika berubah menjadi tidak baik sehingga tidak ada lagi kelanjutan untuk berhubungan dengan pasangan. Akibatnya, […]

    11 Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    Berhubungan intim yang kerap menjadi puncak asmara lelaki dan perempuan, terutama yang sudah berumah tangga, kerap gagal akibat beberapa faktor, salah satunya adalah faktor makanan penurun gairah seksual. Menurunnya gairah saat akan berhubungan seksual tentu saja akan membuat mood yang bagus seketika berubah menjadi tidak baik sehingga tidak ada lagi kelanjutan untuk berhubungan dengan pasangan. Akibatnya, hubungan dalam berumah tangga bisa menjadi tidak harmonis dan renggang.

    makanan penurun gairah seksual, makanan penghancur gairah seksual

    Baca Juga: Kehidupan Seks Tetap Membara Setelah Menikah dan Punya Anak

    Karena itu, supaya gairah seksual terus ada dan membara sehingga pasangan tidak merasa dikecewakan, sebaiknya Sobat Sehat harus menghindari dan tidak mengonsumsi lagi makanan-makanan yang dapat membunuh hasrat seksual. Sebenarnya makanan-makanan apa saja yang harus dihindari? Yuk, daripada berlama-lama, mari kita simak di bawah ini!

    Makanan Penurun Gairah Seksual yang Harus Dihindari

    1. Keju

    Keju memang merupakan salah satu makanan yang menggoda dan melezatkan, apalagi jika berupa keju yang meleleh. Sayangnya, makanan yang satu ini malah dapat membuat hormon, baik estrogen dan testosteron, menjadi berantakan. Gangguan pada hormon dapat menyebabkan berkurangnya gairah seksual.1

    2. Daun mint

    Salah satu cara berhubungan seksual yang baik adalah dengan memastikan napas harus dalam keadaan segar dan tidak bau sehingga dapat meningkatkan gairah seksual. Untuk hal ini, banyak orang yang beranggapan jika daun mint bisa dijadikan andalan saat akan berciuman. Sayangnya, kandungan mentol di dalamnya malah dapat menurunkan hormon testosteron. Untuk menyegarkan bau mulut, carilah alternatif lain, seperti makanan beraroma buah-buahan. Hal ini dapat membuat mulut tetap segar, namun libido tetap terjaga.1 

    3. Gorengan

    Gorengan yang merupakan makanan populer karena harganya murah meriah ternyata juga dapat mengganggu gairah seksual Sobat, lho! Hal ini disebabkan gorengan mengandung banyak lemak jenuh yang tinggi, yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri, aliran darah yang buruk, penambahan berat badan, serta disfungsi ereksi. Konsumsi gorengan yang terlalu banyak dapat mempengaruhi libido. Selain itu, dampak buruk gorengan pada kesehatan dapat berupa diabetes dan hipertensi.1

    Baca Juga: 5 Tanda Gejala Diabetes Atau Kencing Manis

    4. Gula

    Gula memang sangat manis dan sedap ketika dikonsumsi. Akan tetapi, jika dikonsumsi secara berlebihan, kadar gula yang tinggi dalam darah dapat menyebabkan pankreas harus bekerja keras untuk memproduksi lebih banyak insulin dan akhirnya menimbulkan penyakit diabetes. Penyakit diabetes dapat menyebabkan gangguan seksual, seperti difsungsi ereksi.2  

    5. Alkohol

    Makanan dan minuman penurun gairah seksual lainnya yang harus Sobat ketahui adalah alkohol. Meminum alkohol sering dikaitkan dengan hal-hal yang romantis, namun ternyata tidak sebanding dengan kemampuan seks setelahnya. Alkohol ternyata dapat menurunkan tingkat testosteron dan membatasi fungsi seksual.2

    6. Garam

    Sayur tanpa garam adalah peribahasa yang sering Sobat dengar untuk menggambarkan bahwa makanan yang terlihat enak dan lezat akan terasa hambar jika tidak ada garam di dalamnya. Karena itu, menjadi keharusan bahwa garam harus selalu dimasukkan sebagai salah satu penyedap makanan. Tetapi, konsumsi garam jangan terlalu berlebihan dan harus sesuai dengan kebutuhan. Sebab, selain dapat menyebabkan penyakit seperti hipertensi, konsumsi garam berlebih juga dapat menurunkan gairah seksual.2

    Produk Terkait: Garam Himalaya

    7. Makanan kaleng

    Makanan jenis ini memang sangat, praktis terutama bagi Sobat Sehat yang tidak sempat atau sedang malas memasak. Namun, harus diingat bahwa kebanyakan makanan kalengan mengandung garam yang tinggi dan kalium yang rendah sehingga dapat memicu penurunan aliran darah, termasuk ke daerah intim, sehingga dapat memengaruhi gairah seksual.3

    8. Kedelai

    Kedelai adalah salah satu makanan yang harus dihindari jika Sobat menginginkan gairah seksual terus meningkat dan stabil. Karena itu, disarankan tidak mengonsumsi makanan berbahan dasar kedelai, terutama saat diet. Beberapa penelitian menyatakan konsumsi kedelai dapat menurunkan hormon testosteron dan jumlah sperma.2

    9. Popcorn dari microwave

    Sepertinya memang mengasyikkan jika menonton film ditemani oleh popcorn sebagai camilan. Sayangnya, mengonsumsi popcorn secara berlebihan malah dapat memicu beberapa masalah kesehatan dan juga dapat menurunkan gairah seksual. Tak hanya gairah seksual yang turun, efek jangka panjang dari mengonsumsi makanan ini bisa menimbulkan masalah prostat.1

    10. Soda diet

    Soda memang merupakan minuman yang berefek buruk bagi kesehatan, apalagi jika disematkan label diet. Hal tersebut tidak langsung menjamin akan menjadi minuman yang menyehatkan karena tetap saja dalam soda diet terkandung aspartame yang dapat langsung memengaruhi tingkat serotonin, hormon vital yang mempengaruhi libido.1

    Baca Juga: 7 Makanan Meningkatkan Gairah Pasangan

    11. Akar Manis

    Akar manis atau yang bernama licorice merupakan herba alami yang dapat meredakan batuk. Sayangnya, akar manis mempunyai kandungan asam yang dapat menurunkan hormon testosteron dan menghilangkan libido.1

    Itulah 11 makanan penurun gairah seksual yang harus dihindari Sobat Sehat jika ingin hubungan seksual dengan pasangan terus naik dan bergairah, serta dapat membuat hubungan rumah tangga menjadi harmonis dan langgeng. Selain menghindari konsumsi makanan-makanan di atas, upayakan juga untuk berolahraga teratur dan tetap berpikir positif. Apabila Sobat memerlukan informasi mengenai hubungan seksual yang terus bergairah dan produk-produk kesehatan yang berkaitan, silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya 08111816800 atau klik http://www.prosehat.com/wa.

    Referensi

    1. Sepuluh Makanan Pembunuh Gairah Seks [Internet]. gaya hidup. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160908132915-262-157005/sepuluh-makanan-pembunuh-gairah-seks
    2. Prasasti G. Biar Libido Tidak Loyo, Hindari Konsumsi 6 Makanan Ini Berlebihan [Internet]. liputan6.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.liputan6.com/health/read/3974892/biar-libido-tidak-loyo-hindari-konsumsi-6-makanan-ini-berlebihan
    3. 10 Makanan yang membunuh gairah seksual | merdeka.com [Internet]. merdeka.com. 2020 [cited 17 September 2020]. Available from: https://www.merdeka.com/sehat/10-makanan-yang-membunuh-gairah-seksual.html
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja