Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 281–290 of 757 results

  • Pernahkah Sobat mengalami sakit kepala? Jika ya, Sobat tidak perlu khawatir karena 50% dari populasi di dunia yang berusia 18 – 65 tahun, mengalami sakit kepala minimal 1 kali per tahun. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk terlebih dahulu mengetahui apa saja tipe sakit kepala agar Sobat lebih paham dalam menerapkan cara tepat mengatasi […]

    5 Cara Tepat Mengatasi Sakit Kepala

    Pernahkah Sobat mengalami sakit kepala? Jika ya, Sobat tidak perlu khawatir karena 50% dari populasi di dunia yang berusia 18 – 65 tahun, mengalami sakit kepala minimal 1 kali per tahun. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk terlebih dahulu mengetahui apa saja tipe sakit kepala agar Sobat lebih paham dalam menerapkan cara tepat mengatasi sakit kepala yang akan kita kupas bersama pada artikel ini.

    Sakit kepala digolongkan menjadi 2 macam, yaitu sakit kepala primer dan sekunder. Sakit kepala primer ialah sakit kepala yang penyebabnya tidak diketahui secara pasti; sedangkan sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang disebabkan oleh penyakit lain seperti infeksi, kelainan pembuluh darah, trauma, tumor, atau gangguan psikiatri (jiwa). Lebih dari 90% pasien yang mengeluhkan sakit kepala, mengalami sakit kepala primer.

    Tiga jenis sakit kepala primer yang paling sering terjadi antara lain:

    • Tension type headache (TTH)

    TTH merupakan tipe terbanyak yang dialami oleh populasi umum yaitu sekitar 80%. Karakteristik khas dari TTH adalah sakit kepala yang bersifat tumpul, terasa seperti ada tali yang diikat kencang di sekeliling kepala, dengan tingkat keparahan sedang.

    • Migraine

    Migrain memiliki karakter sakit kepala yang lebih berat daripada TTH, dan pada 60% kasus migrain hanya terjadi pada satu sisi kepala sehingga sering dikenal dengan “sakit kepala sebelah.”

    • Cluster headache

    Tipe cluster memiliki karakter nyeri yang paling berat sampai dapat membangunkan penderita dari tidurnya. Sakit kepala yang dirasakan umumnya di belakang atau sekitar mata (satu sisi saja), selama 15 menit – 3 jam. Tipe ini lebih sering dialami oleh pria.

    Sakit kepala primer seringkali tidak diketahui penyebabnya, maka pada umumnya dokter hanya memberikan obat pereda nyeri saja, sehingga masih ada kemungkinan sakit kepala tersebut terjadi kembali.

    Tipe Sakit Kepala Primer Tersering

    Nah, saat ini Sobat telah mengenali beberapa tipe sakit kepala yang paling sering terjadi. Jika Sobat mengalami sakit kepala primer, tentu saja Sobat tidak nyaman jika harus terus–menerus mengonsumsi obat pereda nyeri. Faktor pencetus sakit kepala primer sebagian besar berasal dari lingkungan dan gaya hidup, sehingga alangkah baiknya jika Sobat menerapkan gaya hidup yang sehat daripada bergantung pada obat. Lantas, apa saja 5 cara tepat mengatasi sakit kepala?

    1. MENERAPKAN POLA MAKAN YANG BAIK

    Tak bisa dipungkiri, telat makan dan kelaparan merupakan penyebab tersering dari sakit kepala. Kaitannya masih belum dapat dipastikan, tapi ada teori yang menyatakan bahwa dalam kondisi lapar, gula darah dalam tubuh kita akan menurun (hipoglikemia) sehingga tubuh akan merangsang hormon tertentu untuk memecah cadangan energi guna meningkatkan gula darah. Proses inilah yang diduga menyebabkan otot di daerah kepala menegang dan kita merasakan sakit kepala.

    Oleh karena itu, Sobat dapat mencegah sakit kepala akibat hipoglikemia ini dengan cara menjaga kadar gula darah dalam keadaan selalu stabil, yaitu menerapkan pola makan yang baik. Pola makan baik yang dimaksud adalah memperbanyak frekuensi makan tetapi mengurangi porsinya, sehingga mencegah tubuh kita merasa lapar. Umumnya frekuensi yang disarankan adalah makan 5 kali sehari dengan porsi sedikit, tapi pola makan yang baik bagi setiap orang tidak selalu sama, sehingga sebaiknya Sobat juga menyesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing–masing dalam menentukan waktu makan. Selain itu, sebuah penelitian menyatakan bahwa konsumsi makanan ringan pada sore hari menjelang malam dapat mengurangi kejadian sakit kepala, terutama dalam keadaan stres.

    2. MEMILIH MAKANAN YANG TEPAT

    Selain pola makan, pilihan makanan juga memiliki pengaruh terhadap sakit kepala, terutama tipe migrain. Beberapa makanan yang disarankan dan yang perlu dihindari bagi penderita migrain ada di bawah ini dan hasilnya 35 dari 40 partisipan penelitian mengaku perbaikan sakit kepala dengan pilihan makanan tersebut, walaupun terdapat juga 5 dari 40 partisipan yang merasa tidak ada perbaikan.

    Makanan yang disarakan antara lain:

    -Biji-bijian (oat, nasi, quinoa, millet)

    -Buah (pir, apricot, bluberi, plum)

    -Sayuran (aparagus, brokoli, kembang kol, pak choy, bayam, selada, zucchini)

    -Lainnya: minyak zaitun, ekstrak vanilla, sirup maple

    Makanan yang perlu dihindari:

    -Biji-bijian: barley, jagung, gandum

    -Buah: golongan sitrus, pisang, dan apel

    -Sayur: tomat, paprika, terong, bawang putih, bawang bombay, ubi manis, seledri

    -Lainnya: kacang-kacangan, cokelat, gula, kopi, teh, alkohol

    3. MENERAPKAN POLA TIDUR YANG BAIK

    Perubahan pola tidur, seperti tidur lebih lama pada akhir minggu atau gangguan tidur saat stres dapat menimbulkan sakit kepala. American Academy of Sleep Medicine merekomendasikan waktu tidur minimal 7 jam per hari bagi orang dewasa untuk mencapai kesehatan yang optimal.

    4. HINDARI STRES

    Hampir seluruh tipe sakit kepala dapat dipicu oleh stres. Dalam kondisi stres, tubuh Sobat akan meningkatkan produksi hormon stres dan adrenalin yang salah satu akibatnya adalah ketegangan otot serta perubahan diameter pembuluh darah, yang merupakan mekanisme dasar penyebab sakit kepala primer.

    Telah terbukti bahwa manajemen stres yang baik dapat mengurangi keluhan sakit kepala. Luangkanlah waktu untuk berlibur, relaksasi, berolahraga, atau melakukan hobi, setiap kali Sobat selesai menjalani kegiatan yang menimbulkan stres yang tinggi. Jika Sobat menyukai dipijat, hal tersebut dapat dijadikan pelengkap dalam cara tepat mengatasi sakit kepala tipe tension, karena efektif dalam mengurangi frekuensi, durasi dan keparahan nyeri, serta meningkatkan kualitas hidup.

    5. PERTAHANKAN BERAT BADAN IDEAL

    Penelitian menyatakan bahwa berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami migrain, bahkan migrain yang dialami dapat lebih berat dibandingkan dengan seseorang dengan berat badan ideal. Sobat dapat mengetahui apakah saat ini berat badan Sobat sudah ideal atau tidak, dengan menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan rumus . Bagi penduduk Asia, IMT normal yang disarankan adalah 18,5 – 22,9 kg/m2. Jika IMT sudah mencapai 23 kg/m2 atau lebih, maka Sobat perlu menurunkan berat badan, karena selain dapat mengurangi risiko migrain, memiliki IMT normal dapat mengurangi risiko Sobat terkena penyakit terkait obesitas seperti diabetes melitus, penyakit jantung koroner, dan stroke.

    Berikut ini adalah beberapa tips bagi Sobat untuk menurunkan berat badan:

    • Jangan lewatkan waktu makan untuk menurunkan berat badan karena telah kita ketahui bahwa hal ini dapat memicu migrain. Terapkanlah pola makan yang baik seperti yang telah kita kupas bersama pada poin sebelumnya.
    • Sobat perlu ingat untuk rutin minum air putih sepanjang hari, karena selain membantu terhindar dari sakit kepala, juga membantu Sobat merasa tidak lapar selama menjalani aktivitas.
    • Akan lebih baik jika Sobat menemukan dukungan sosial selama proses penurunan berat badan. Beritahu kepada keluarga dan sahabat, sehingga mereka dapat ikut mendukung.

    Nah, bagaimana Sobat? Cobalah terapkan 5 cara tepat mengatasi sakit kepala di atas selama beberapa bulan, dan jika tidak merasa ada perbaikan, sebaiknya Sobat memeriksakan diri ke dokter untuk dievaluasi lebih lanjut.

    Jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi

    1. Bunner AE, Agarwal U, Gonzales JF, Valente F, Barnard ND. Nutrition intervention for migraine: a randomized crossover trial. The Journal of Headache and Pain. 2014;15:69.
    2. Diagnosis and management of headache in adults: a national clinical guideline. Scottish Intercolleagiate Guidelines Network. Edinburgh; 2008.
    3. Headache Disorder [Internet]. World Health Organization. 2016. [cited 8 Sept 2018]. Available from: who.int/news-room/fact-sheets/detail/headache-disorders
    4. Rizzoli P, Mullally WJ. Headache. The American Journal of Medicine. 2018;131:17-24.
    5. Turner DP, Smitherman TA, Penzien DB, Porter JAH, Martin VT, Houle TT. Nighttime snacking, stres, and migraine activity. J Clin Neuroscience. 2014;21(4):638-43.
    6. Watson NF, Badr MS, Belenky G, Bliwise DL, Buxton OM, Buysse D, et al. Recommended amount of sleep for a healthy adult: a joint consensus statement of the American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society. 2015;38(6):843-4.
    Read More
  • Perut kembung merupakan suatu masalah yang berhubungan dengan pencernaan dan membuat kita tidak nyaman. Lalu, siapa yang dapat mengalami permasalahan perut kembung? Masalah ini dapat dialami oleh siapa saja, baik mereka yang masih kanak-kanak hingga lanjut usia – bahkan bayi pun dapat mengalaminya. Wah, pastinya kita tidak mau kan buah hati menderita karena masalah pencernaan […]

    10 Tips Mengatasi Kembung pada Bayi

    Perut kembung merupakan suatu masalah yang berhubungan dengan pencernaan dan membuat kita tidak nyaman. Lalu, siapa yang dapat mengalami permasalahan perut kembung? Masalah ini dapat dialami oleh siapa saja, baik mereka yang masih kanak-kanak hingga lanjut usia – bahkan bayi pun dapat mengalaminya.

    Wah, pastinya kita tidak mau kan buah hati menderita karena masalah pencernaan yang satu ini? Lalu, bagaimana kita dapat mengetahui bayi sedang mengalami perut kembung, mengingat mereka belum dapat mengungkapkan apa yang dirasakannya dengan jelas? Kita dapat mengamati beberapa gejala atau tingkah laku bayi yang menandakan bahwa ada yang tidak beres dengan pencernaannya. Beberapa gejala perut kembung pada bayi antara lain adalah bayi yang menangis secara terus menerus dan tentu saja disertai dengan tingkahnya yang rewel.

    Bayi menangis pun dapat berarti banyak hal, untuk mengetahui apakah ada yang tidak beres dengan perutnya kita dapat mengecek bagian sekitar perut. Apabila perut bayi terasa keras, hal ini berarti bayi mengalami perut kembung. Bukan hanya itu saja, bayi juga akan cenderung menggeliat dan melengkungkan punggungnya ke belakang bahkan mengangkat kedua kakinya.

    Lalu, apa yang dapat kita lakukan untuk menangani permasalahan ini? Pastinya kita tidak ingin melihat anak menderita dalam jangka waktu yang lama karena perut kembung kan?

    Oleh karena itu, yuk disimak tips mengatasi kembung pada bayi:

    1. Bantu bayi bersendawa

    Membuat bayi bersendawa adalah cara yang tepat untuk mengeluarkan gas berlebih dari dalam tubuh bayi. Kita dapat menggendong bayi secara tegak atau di atas bahu dan mengelus punggungnya dengan lembut hingga dapat bersendawa. Cara lainnya yang dapat kita lakukan adalah dengan membaringkan buah hati selama 5 hingga 10 menit setelah menyusui dan mengelusnya pada posisi atas bayi. Udara akan lebih mudah bergerak ketika kita mengangkat kecil kembali ke atas dan pastinya memudahkan mereka untuk bersendawa.

    2. Memijat perlahan

    Memijat bayi adalah salah satu cara yang sering dilakukan untuk mengatasi perut kembung anak. Memijat yang dimaksud di sini tentu saja menggunakan teknik tersendiri, yaitu dengan mengusap perut bayi hingga perut mereka tidak lagi keras. Selain itu, kita juga dapat mengusap punggung bayi dengan posisi tengkurap hingga mereka tidak kembung lagi atau setidaknya angin dalam perut mereka berkurang.

    3. Posisi menyusui

    Tidak dapat dipungkiri jika posisi menyusui juga dapat membuat perut anak menjadi kembung sehingga carilah posisi nyaman menyusui untuk mencegah hal ini terjadi. Sebaiknya kita menyusui dengan posisi kepala bayi lebih tinggi daripada perutnya dan hal ini akan membantu susu masuk ke dasar perut dan udara naik ke atas sehingga bayi akan lebih muda bersendawa. Hal ini juga berlaku meskipun kita memberi anak susu pada botol dan kita harus memastikan jika susu sudah tercampur dengan baik. Susu yang menggumpal akan membuat anak meneguk berlebihan dan dapat berujung pada perut kembung anak.

    4. Memandikan bayi dengan air hangat

    Meskipun cara yang satu ini terlihat sepele, tapi air hangat cukuplah efektif untuk membuat anak nyaman dan pastinya menyembuhkan perut kembung anak. Menariknya lagi, cara yang satu ini juga aman untuk dilakukan baik pada bayi yang baru lahir atau sudah berusia beberapa bulan dan pastinya perlu kita lakukan secara perlahan agar bayi merasa nyaman.

    5. Membedong bayi

    Cara yang satu ini dapat dilakukan apabila bayi masih berusia kurang dari dua bulan. Membedong bayi akan membuat mereka menjadi lebih nyaman dan pastinya membantu keluarnya udara dari perut sehingga bayi tidak akan merasa kembung lagi. Selain itu, bayi yang masih berusia di bawah dua bulan masih sering kedinginan sehingga mereka rentan terhadap permasalahan perut kembung.

    6. Menggerakkan kaki bayi seperti bersepeda

    Cara yang satu ini dapat dibilang cukup efektif untuk membuang gas pada perut bayi sehingga mereka tidak akan rewel setelah melakukan gerakan yang satu ini. Selain itu, melakukan cara ini juga semakin mendekatkan hubungan ibu dengan anak karena kita perlu melakukannya secara perlahan dan pastinya mengajak mereka berkomunikasi dan tertawa sehingga bayi merasa lebih rileks. Melakukan gerakan ini akan menekan bagian perut bayi dan tentu saja mendorong gas bergerak ke atas hingga kerongkongan yang berarti gas akan keluar setelahnya.

    7. Tummy time

    Cara terakhir yang dapat kita lakukan untuk membuat bayi tidak mengalami perut kembung lagi adalah dengan melakukan tummy time, yaitu membiarkan bayi tengkurap selama beberapa saat hingga bayi tidak lagi mengalami permasalahan ini. Posisi tengkurap bayi akan membuat gas perut mendapatkan tekanan dari berat badan dan membuat gas keluar dengan bayi bersendawa ataupun buang angin. Selain itu, kita juga dapat mengajak bayi untuk berkomunikasi sehingga mempercepat proses gas terbuang dari dalam perut.

    Nah, itu tadi adalah beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah perut kembung pada bayi. Pastinya kita tidak akan panik lagi kan ketika mengetahui anak mengalami masalah perut kembung? Satu hal yang tidak boleh kita lupakan adalah untuk memberikan anak asupan makanan bergizi agar kesehatannya terjaga dan tentu saja diberikan ASI eksklusif agar perkembangannya tidak terganggu. So, yuk lebih perhatikan kesehatan anak dari sekarang!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, […]

    6 Aneka Makanan yang Tepat untuk Lengkapi Kebutuhan Gizi Anak

    Kesehatan anak merupakan hal nomor satu bagi orang tua. Anak, khususnya balita sangat rentan untuk terserang penyakit karena daya tubuhnya yang belum kuat alias belum sebagus orang dewasa. Penyakit yang bisa menyerang anak pun terdiri dari berbagai jenis, mulai dari penyakit ringan seperti flu atau batuk yang dapat sembuh dalam hitungan hari. Meskipun terdengar sepele, kita juga tidak boleh lupa jika anak juga bisa terserang penyakit yang dapat mengancam keselamatan nyawanya seperti penyakit jantung ataupun kanker.

    Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menjaga kesehatan anak, alias meminimalisir datangnya berbagai penyakit pada anak? Kabar baiknya, seiring dengan perkembangan zaman untuk menjaga anak tetap sehat bukanlah suatu perkara yang sulit karena saat ini fasilitas kesehatan yang semakin berkembang. Melakukan imunisasi pada anak sejak dini dan dilakukan secara berulang adalah cara yang tepat untuk meningkatkan daya imun anak. Menariknya lagi, kita bisa mendapatkan berbagai imunisasi dengan cuma-cuma alias diberikan gratis oleh pemerintah. Beberapa imunisasi yang bisa kita dapatkan untuk anak antara lain adalah imunisasi cacar, hepatitis, polio, ataupun campak dan virus rubella. Namun, apakah imunisasi saja sudah cukup untuk menjaga kesehatan anak?

    Tentu saja tidak! Sebagai orang terdekat anak, kita harus memperhatikan kesehatan anak tiap waktu dan salah satunya adalah dengan mengamati kebutuhan gizinya. Kebutuhan gizi anak perlu terpenuhi dengan baik supaya terhindar dari berbagai penyakit dan pastinya dampak lainnya yang tidak kita inginkan. Beberapa ciri anak kekurangan gizi adalah berat badan anak yang kurang alias tidak memenuhi standar yang ada, mengalami pembengkakan pada bagian tubuh tertentu, bahkan bisa mengalami diare selama beberapa hari. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi pada anak kan? Kabar baiknya, kita dapat memberikan berbagai jenis makanan tertentu untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dan mengubah pola makanan anak menjadi lebih sehat lagi. Nah, kira-kira apa saja ya makanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi anak?

    Yuk, kita simak penjelasannya berikut ini!

    1. Salmon

    Salmon adalah jenis makanan pertama yang aman untuk dikonsumsi anak dan pastinya memberikan banyak manfaat untuk mereka. Salmon adalah salah satu jenis ikan yang kaya akan kandungan asam lemak omega-3 dan kandungan ini lah yang berfungsi untuk meminimalisir anak terserang penyakit jantung di kemudian hari. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan ini bergungsi untuk membuat memori anak semakin bagus alias mencegah anak mudah lupa terhadap suatu hal.

    2. Yogurt

    Susu adalah suatu jenis minuman yang wajar untuk diberikan pada anak, tapi yogurt lebih memiliki manfaat terkait dengan pemenuhan kebutuhan gizi pada anak. Kok bisa? Jawabannya tentu saja karena yogurt kaya akan protein dan terpenuhinya kebutuhan protein anak inilah yang berfungsi untuk memperkuat tulang serta gigi anak. Bukan hanya itu saja, yogurt juga ampuh untuk memerangi bakteri jahat yang ada dalam usus serta memperbaiki sistem pencernaan yang pastinnya mencegah anak mengalami diare. Kita bisa memadukan yogurt dengan beberapa potongan buah supaya anak semakin senang menikmati dessert yang satu ini.

    3. Telur

    Telur adalah jenis makanan berikutnya yang memiliki banyak manfaat untuk anak bahkan membantu anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Kok bisa? Tentu saja karena telur memiiki kandungan vitamin D yang tinggi dan hal ini berarti kebutuhan kalsium anak juga akan terpenuhi dengan baik. Telur biasanya dihidangkan saat sarapan karena makanan ini juga ampuh untuk energi tambahan anak dalam menjalani harinya.

    4. Oatmeal

    Siapa yang tidak kenal dengan makanan yang satu ini? Siapa bilang jika oatmeal hanya cocok untuk orang dewasa? Makanan dengan sejuta manfaat yang satu ini bisa dikonsumsi oleh siapa saja bahkan menariknya lagi juga sangat aman untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini juga didukung oleh sebuah peneliitan yang menyatakan bahwa balita dan anak yang rutin mengonsumsi oatmeal akan lebih mampu berkonsentrasi terhadap hal-hal di sekelilingnya. Bukan hanya itu saja, tingginya kandungan serat pada oatmeal juga ampuh untuk meminimalisir datangnya berbagai masalah pencernaan pada anak.

    5. Kayu manis

    Siapa sih yang tidak kenal dengan aroma khas rempah yang satu ini? Siapa sangka jika kayu manis memiliki banyak manfaat bahkan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak? Kayu manis merupakan salah satu rempah yang mampu menyeimbangkan kadar gula dalam tubuh yang berarti membuat anak terhindar dari obesitas bahkan meminimalisir timbulnya diabetes di kemudian hari. Selain itu, kayu manis juga dapat berfungsi sebagai tambahan energi untuk anak yang berarti anak akan tetap bersemangat sepanjang ahri dan pastinya jauh dari kata lemas.

    6. Blueberry

    Jenis makanan terakhir yang cocok untuk memenuhi kebutuhan gizi anak berasal dari buah-buahan, tepatnya berasal dari blueberry. Buah yang satu ini kaya akan kandungan nutrisi dan anti-oksidan di mana kedua hal ini sangatlah efektif untuk meminimalisir datangnya berbagai penyakit berbahaya sejak dini. Memberikan blueberry pada anak secara rutin juga efektif untuk menjaga kadar kolesterol dalam batas normal serta ampuh untuk memperkuat memori anak. Mengolah blueberry pun bukan suatu hal yang sulit karena kita bisa memberikannya dalam bentuk jus ataupun berbagai dessert, contohnya saja bisa kita olah menjadi pudding, muffin, ataupun brownies.

    Itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang bisa kita berikan secara rutin pada anak untuk memenuhi kebutuhan gizinya setiap saat. Pastinya sudah tidak bingung lagi kan mengenai makanan sehat apa yang tepat untuk anak? So, tunggu apalagi untuk memulai pola hidup sehat pada anak?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sarapan adalah salah satu hal yang tidak boleh kita lupakan atau lewatkan mengingat pentingnya hal ini sama dengan makan berat di siang ataupun malam hari. Banyak penelitian juga menyatakan jika sarapan memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti meningkatkan daya konsentrasi, menghindari makan tak terkontrol alias mencegah kita mengemil sepanjang hari, menurunkan berat badan tubuh, bahkan […]

    Trik Kreatif Membuat Menu Sarapan Pagi Anak yang Sehat dan Bergizi

    Sarapan adalah salah satu hal yang tidak boleh kita lupakan atau lewatkan mengingat pentingnya hal ini sama dengan makan berat di siang ataupun malam hari. Banyak penelitian juga menyatakan jika sarapan memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti meningkatkan daya konsentrasi, menghindari makan tak terkontrol alias mencegah kita mengemil sepanjang hari, menurunkan berat badan tubuh, bahkan bisa memberi kita energi tambahan yang pastinya mencegah kita menjadi lemas.

    Sarapan merupakan suatu kebiasaan yang bisa dimulai sejak kecil bahkan sejak anak berusia dini. Seperti memulai kebiasaan baik lainnya, kita perlu membuat semenarik mungkin sehingga anak tertarik untuk memulai pola hidup yang sehat dan pastinya membuat sarapan mereka terasa menyenangkan. Nah, kira-kira apa ya trik membuat sarapan untuk anak yang bisa kita lakukan?

    Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak trik kreatif menu sarapan pagi

    1. Membuat menu kesukaannya

    Yup, cara yang satu ini bisa kita lakukan supaya si kecil tidak bermalas-malasan untuk menghabiskan sarapannya di saat pagi. Kita pun bisa mendiskusikan makanan apa yang diinginkan oleh si kecil saat sarapan dan pastinya tidak lupa untuk memberikannya asupan gizi yang seimbang, seperti terdiri dari 4 sehat 5 sempurna.

    2. Membuat menu bervariasi

    Hal ini juga penting untuk diingat sehingga anak tidak bosan untuk mengonsumsi menu yang sama tiap kali sarapan. Membuat menu bervariasi tanpa memberi tahu mereka dahulu apa yang mereka santap juga bisa membuat mereka penasaran dan bersemangat untuk berangkat ke meja makan dan segera menghabiskan sarapannya.

    3. Menyajikan smoothies

    Smoothies adalah salah satu jenis minuman yang menyegarkan dan pastinya disukai oleh anak karena rasanya yang lezat bahkan juga aman untuk dikonsumsi sebagai sarapan. Beberapa buah yang bisa kita olah menjadi smoothies saat sarapan adalah pisang ataupun stroberi. Pisang sangat cocok untuk kita konsumsi sebagai sarapan karena buah yang satu ini tinggi akan nutrisi dan pastinya membuat anak bersemangat sepanjang hari. Kita juga bisa menambakan madu ataupun susu kedelai pada smoothies stroberi kita untuk mengimbangi rasa asam yang dihasilkan oleh stroberi. Tentu saja kita bisa mengolah berbagai buah lainnya sebagai smoothies yang pastinya tidak kalah dengan pisang ataupun stroberi.

    4. Mengolah kentang

    Siapa bilang jika sarapan harus melulu makan nasi? Ketika kita membuat sarapan untuk anak, sebaiknya kita tidak memaksakan kehendak kita agar anak mau mengonsumsi makanan tertentu karena hal ini akan menyebabkan anak menjadi malas makan bahkan bisa membuat mereka membenci sarapan. Sebagai ganti nasi, kita bisa mengolah kentang yang juga kaya akan kandungan karbohidrat. Contohnya saja kita bisa mengolah kentang menjadi pom-pom kentang, yaitu kentang yang direbus kemudian dihaluskan lalu kita sematkan keju di dalamnya lalu digoreng sebelum kita sajikan di meja makan. Hidangan yang satu ini bahkan praktis untuk dibawa anak ke sekolah dan bisa dinikmati bersama teman-temannya.

    5. Menyajikan omelet

    Omelet adalah jenis makanan berikutnya yang sering dihidangkan oleh ibu sebagai sarapan karena penyajiannya yang begitu praktis dan dipastikan anak mau melahapnya hingga habis. Telur adalah salah satu bahan makanna yang disarankan untuk rutin dikonsumsi oleh anak karena berbagai manfaat yang bisa didapatkan. Kita bisa memadukan keju ataupun wortel pada omelet sehingga nilai gizi yang didapatkan anak akan semakin banyak. Menariknya lagi, kita hanya membutuhkan waktu 5 hingga 7 menit untuk menghidangkan omelet bergizi untuk sarapan anak.

    6. Menyajikan pancake

    Pancake adalah jenis makanan berikutnya yang bisa kita berikan pada anak sebagai sarapan ketika mereka bosan dengan nasi ataupun roti. Kita bisa membuat adonan pancake sendiri atau menggunakan adonan pancake instan yang sudah tersedia di supermarket terdekat yang pastinya semakin praktis untuk diolah. Kita bisa memadukan sirup maple ataupun berbagai buah potong sebagai pendamping pancake dan pastinya sarapan berfungsi sebagai sumber energi anak sepanjang hari.

    7. Mengolah roti

    Roti adalah salah satu jenis makanan yang bisa kita sajikan sebagai sarapan ketika anak mulai mengeluh mereka bosan mengonsumsi nasi. Kita bisa mengolah roti menjadi roti bakar dan dipadukan dengan berbagai selai buah-buahan sehingga anak mendapatkan nutrisi dan vitamin dari selai buah tersebut. Akan lebih baik lagi jika kita menyempatkan untuk membuat selai buah sendiri karena pastinya selai buatan kita bebas dari bahan pengawet.

    Selain itu, kita juga bisa mengolah roti dan dipadukan dengan telur ataupun daging serta potongan sayuran yang pastinya akan menjadi sarapan favorit anak. Mengolah roti juga bisa dibilang cukup praktis karena kita hanya membutuhkan waktu 10 sampai 15 menit hingga roti siap disantap anak.

    8. Membuat tumis sayuran

    Tumis sayuran adalah salah satu jenis hidangan yang sering menjadi favorit anak karena rasanya yang tidak terlalu berat dan kita bisa menumis berbagai jenis sayuran untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi anak. Contoh sayuran yang cocok untuk ditumis adalah brokoli, di mana brokoli sendiri memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kita seperti memperlancar sistem pencernaan, mencegah terjadinya peradangan, bahkan mampu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak. Kita juga bisa mengolah berbagai sayuran lainnya yang pastinya cocok untuk diolah menjadi tumis seperti jamur, sawi, kangkung, dan lain-lain.

    Itu tadi adalah beberapa trik membuat sarapan untuk anak yang bisa kita terapkan sewaktu-waktu. Pastinya sekarang sudah tidak bingung lagi kan bagaimana cara yang tepat untuk membuat anak selalu bersemangat mengonsumsi sarapannya? Yuk buat sarapan anak menyenangkan setiap saat!

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Apa yang terpikir di benak kalian mengenai tampil cantik? Tampil cantik adalah impian hampir semua wanita dan pastinya bukan rahasia lagi jika wanita rela melakukan apa saja untuk bisa tampil cantik. Melakukan perawatan di klinik kecantikan adalah salah satu cara yang biasa wanita lakukan untuk membuat mereka selalu bisa tampil cantik dan pastinya mencegah timbulnya […]

    Ingin Awet Muda Secara Alami? Batasi 7 Asupan Berikut

    Apa yang terpikir di benak kalian mengenai tampil cantik? Tampil cantik adalah impian hampir semua wanita dan pastinya bukan rahasia lagi jika wanita rela melakukan apa saja untuk bisa tampil cantik. Melakukan perawatan di klinik kecantikan adalah salah satu cara yang biasa wanita lakukan untuk membuat mereka selalu bisa tampil cantik dan pastinya mencegah timbulnya berbagai tanda penuaan sejak dini. Menariknya kita juga bisa melakukan perawatan wajah ataupun tubuh secara mandiri alias dilakukan di rumah dengan memanfaatkan berbagai bahan alami yang berarti kita juga menghemat biaya.

    Sebenarnya apa sih tanda-tanda penuaan dini itu? Penuaan pada wanita biasanya ditandai dengan mereka mengalami menopause, tapi tidak menutup kemungkinan jika berbagai tanda penuaan bisa muncul sebelum menopause. Wah yang benar nih? Berbagai tanda penuaan ini biasanya tampak jelas pada wajah, seperti timbulnya kerutan, kulit kusam, garis-garis halus, bahkan kulit yang mengering. Pastinya kita tidak ingin hal ini terjadi bukan?

    Menariknya, kita bisa tetap awet muda bukan saja hanya dengan melakukan perawatan. Kita bisa memulainya dengan memperhatikan pola makan kita – yang pastinya dengan mengonsumsi makanan sehat dan menghindari berbagai makanan yang dapat memicu penuaan dini. Wah memangnya makanan apa saja yang harus dibatasi pengonsumsiannya sehingga kita bisa tampil awet muda?

    Nah dari pada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut!

    1. Gorengan

    gorengan

    Siapa sih di antara kita yang masih suka mengonsumsi gorengan? Tahukah kalian jika gorengan dapat memicu timbulnya gejala penuaan dini? Minyak dan lemak yang terkandung pada gorengan akan teroksidasi dan mausk ke dalam tubuh kita. Minyak merupakan salah satu jenis zat yang sulit untuk didetoks untuk tubuh dan menghambat produksi kolagen serta elastin. Terhambatnya produksi kedua zat ini akan menyebabkan kulit kita mengendur dan menjadi lebih kusam.

    2. Kafein

    Mengonsumsi kopi adalah salah menu wajib untuk sebagian besar orang di luar sana. Namun tahukah kalian jika kafein dapat mempercepat proses penuaan pada tubuh kita? Sebuah penelitian menunjukkan jika mengonsumsi 2 hingga 3 cangkir minuman berkafein setiap hari dapat memicu respons adrenocortical pituitary. Kondisi ini akan meningkatkan produksi hormon kortisol dalam tubuh, di mana hormon ini lebih dikenal sebagai hormon penyebab stres. Bukan hanya menyebabkan stres, hormon kortisol juga dapat merusak kulit.

    3. Garam

    Garam adalah salah satu bumbu dapur yang tidak boleh dilupakan ketika memasak karena hal inilah yang membuat makanan kita menjadi lebih lezat. Sayangnya, terlalu banyak mengonsumsi garam tidaklah disarankan karena bisa mempercepat timbulnya berbagai gejala penuaan dini pada tubuh kita. Kok bisa? Tingginya kandungan sodium pada garam akan meningkatkan tekanan darah kita dan membuat berbagai organ dalam tubuh kita bekerja lebih keras daripada biasanya.

    4. Manis

    Mengonsumsi berbagai makanan manis adalah suatu hal yang disukai oleh sebagian besar wanita, bahkan tidak jarang wanita mengonsumsi berbagai makanan manis sebagai hidangan pencuci mulut. Sayangnya, mengonsumsi terlalu banyak makanan yang mengandung gula adalah suatu hal yang tidak disarankan karena dapat mempercepat proses penuaan dalam tubuh kita. Bukan hanya itu saja, mengonsumsi terlalu banyak gula juga dapat memicu kandungan kalori dalam tubuh yang berarti meningkatkan risiko kita mengalami obesitas.

    5. Makanan yang diawetkan

    Mengonsumsi berbagai makanan yang diawetkan bukanlah suatu hal yang disarankan apabila kita ingin tampil awet muda. Selain itu, tingginya bahan pengawet yang ada pada suatu makanan bukanlah hal yang baik dan apabila kita mengonsumsinya dalam jumlah yang banyak tentu saja dapat mempengaruhi kesehatan kita. Bahan pengawet akan memicu timbulnya garis halus dan keriput pada wajah kita serta membuat ginjal bekerja lebih keras daripada seharusnya.

    6. Alkohol

    Alkohol adalah salah satu jenis minuman yang sebaiknya dihindari apabila kita ingin tampil awet muda, mengingat alkohol juga mampu mengganggu kinerja organ kita. Konsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak dapat memicu dehidrasi bahkan mengurangi jumlah asam lemak esensial dalam tubuh. Hilangnya asam lemak ini akan memunculkan berbagai tanda penuaan seperti timbulnya garis halus, keriput, pembengkakan pada daerah tubuh tertentu, bahkan tubuh bisa kehilangan kolagen.

    7. Lemak jenuh

    Menurut penelitian, berbagai jenis makanan yang mengandung lemak jenuh dapat mempercepat timbulnya berbagai gejala penuaan sejak dini. Selain itu, tingginya kandungan lemak pada suatu makanan dapat memicu seseorang mengalami obesitas. Beberapa contoh makanan yang tinggi akan lemak jenuh adalah daging merah, susu, ataupun keju.

    Nah itu tadi adalah beberapa makanan yang sebaiknya kita batasi atau justru kita hindari dan hentikan pengonsumsiannya. Suatu hal yang mudah untuk dilakukan bukan? So, tunggu apalagi untuk tampil lebih muda dengan berbagai jenis makanan yang menyehatkan?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Sakit kepala, tentu bukan hal yang asing bagi kita semua. Mungkin hampir setiap orang di dunia ini pernah mengalami sakit kepala, paling tidak satu kali dalam hidupnya. Selain jenis sakit kepala dan penyebabnya sangat bervariasi, sakit kepala juga sangat berhubungan dengan faktor-faktor lain, seperti stres, kecemasan, pola makan dan jenis makanan tertentu, gaya hidup, aktivitas […]

    6 Tips Meredakan Sakit Kepala yang Ampuh!

    Sakit kepala, tentu bukan hal yang asing bagi kita semua. Mungkin hampir setiap orang di dunia ini pernah mengalami sakit kepala, paling tidak satu kali dalam hidupnya. Selain jenis sakit kepala dan penyebabnya sangat bervariasi, sakit kepala juga sangat berhubungan dengan faktor-faktor lain, seperti stres, kecemasan, pola makan dan jenis makanan tertentu, gaya hidup, aktivitas fisik, konsumsi obat-obatan tertentu, kondisi cuaca dan lingkungan, hingga faktor hormonal seperti menstruasi.

    Sobat mungkin juga sudah mencoba berbagai macam obat tapi masih kurang efektif. Lalu bagaimanakah cara meredakan sakit kepala yang manjur? Banyak cara-cara yang ditawarkan tapi kurang tepat dan kadang justru memperparah sakit kepala. Nah, gaya hidup yang baik dan pola asupan makanan, memegang peranan yang sangat penting dalam hal ini. Yuk Sobat, mari kita simak lebih lanjut:

    Sakit kepala merupakan salah satu keluhan yang paling sering dikeluhkan di fasilitas kesehatan. Penyebab sakit kepala sangat beragam mulai dari sakit kepala ringan yang sederhana, mengganggu rasa nyaman, hingga sakit kepala yang berbahaya dan mengancam nyawa. Sakit kepala pada umumnya dibedakan menjadi 2, yaitu sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer adalah sakit kepala tanpa penyebab yang jelas, seperti sakit kepala tipe tegang (tension-type headache—TTH), migrain, sakit kelapa tipe klaster (cluster-type headache), dan beberapa lainnya. Sedangkan sakit kepala sekunder adalah sakit kepala yang disebabkan karena penyakit/penyebab lain, seperti karena cedera pada kepala, pecahnya pembuluh darah, infeksi, tumor otak, dan lain-lain. Sakit kepala yang paling sering ditemukan adalah sakit kepala primer, yang sekaligus akan menjadi sasaran topik bacaan kali ini.

    Sakit kepala primer inilah yang memiliki kaitan erat dengan pola makan dan gaya hidup. Banyak makanan dan gaya hidup tertentu yang sudah diteliti lebih lanjut dapat mencetuskan atau memperparah sakit kepala. Berdasarkan penelitian, 12-60% orang dengan migrain akan tercetus oleh gaya hidup dan makanan tertentu.

    Pencetus Sakit Kepala

    Hal yang perlu Sobat semua ketahui terlebih dahulu untuk mengurangi dan meredakan sakit kepala ialah memahami apa yang dapat mencetuskannya. Perlu sobat ingat bahwa faktor pencetus sakit kepala masing-masing orang dapat saja berbeda, tapi secara umum terdapat beberapa hal yang dapat mencetuskan sakit kepala, baik gaya hidup, pola makan hingga beberapa jenis makanan tertentu yang sudah diteliti dapat mencetuskan sakit kepala.

    1. Hindari minuman beralkohol.

    Bagi sebagian orang mungkin minuman beralkohol tidak menyebabkan sakit kepala. Namun, bagi para penderita sakit kepala primer yang kronis, baik migrain maupun jenis sakit kepala primer lainnya, alkohol ternyata dapat mencetuskannya meski dikonsumsi dalam jumlah sedikit.

    1. Hindari makanan/minuman pencetus sakit kepala.

    Inilah topik yang paling sering dibahas dalam sakit kepala. Apa saja yang perlu dihindari? Beberapa jenis makanan atau minuman ternyata sudah terbukti dapat mencetuskan sakit kepala terutama migrain, yaitu:

    • Keju dan produk susu lainnya,
    • Coklat,
    • Kopi (kafein),
    • Buah-buahan seperti sitrus (jeruk),  pisang, dan apel,
    • Kacang-kacangan,
    • Daging merah dan daging yang telah diproses seperti sosis, ham, hotdog,
    • Gandum,
    • Minuman/makanan terlalu dingin,
    • MSG (monosodium glutamat) atau mecin,
    • Aspartame atau pemanis buatan,
    • Makanan berlemak tinggi.

    Makanan atau minuman ini diketahui mengandung banyak faktor yang dapat menyebabkan sakit kepala seperti histamin, tiramin, dan nitrat/nitrit. Tidak menutup kemungkinan Sobat mungkin memiliki jenis makanan lain yang dapat mencetuskan sakit kepala. Penelitian menunjukkan, menghindari asupan pencetus atau eliminasi diet ini dapat menurunkan durasi kekambuhan sakit kepala sebesar 29%.

    Selain itu, mengurangi asupan lemak ternyata dapat menurunkan kadar hormon estrogen, sehingga cocok bagi para wanita yang sering mengalami sakit kepala saat fase premenstruasi.

    1. Pola makan pencetus sakit kepala.

    Tidak hanya jenis makanan, ternyata pola makan yang salah juga dapat mencetuskan sakit kepala loh. Penelitian menemukan bahwa berpuasa dan terlambat makan akan menyebabkan fluktuasi kadar gula di dalam darah yang berujung mencetuskan sakit kepala primer seperti migrain ataupun jenis lainnya pada sebagian orang.

    1. Gaya hidup dan faktor lain pencetus sakit kepala.

    Gaya hidup yang salah ternyata dapat menyebabkan sakit kepala yang dialami Sobat tidak kunjung membaik. Kurang olahraga, kekurangan tidur karena sulit tidur atau kebiasaan tidur larut malam, dan kelelahan yang menyebabkan kurangnya istirahat, dapat mencetuskan sakit kepala.

    Faktor lain yang cukup berpengaruh dalam mencetuskan sakit kepala primer adalah faktor psikososial seperti stres, kecemasan, ketidakpuasan dalam pekerjaan dan masalah dalam pekerjaan lainnya, serta berbagai faktor tidak umum lainnya seperti bau-bauan yang menyengat. Kecemasan juga seringkali diikuti dengan sulit tidur. Penelitian menemukan bahwa kecemasan adalah salah satu faktor penyebab sakit kepala yang berkepanjangan.

    Tips Meredakan Sakit Kepala

    1. Minumlah air. Minum air yang cukup dapat membantu meredakan sakit kepala dalam 30 menit hingga 3 jam. Kekurangan cairan atau dehidrasi yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan sakit kepala.
    2. Berolahraga. Penelitian menemukan bahwa berolahraga secara teratur tidak hanya dapat meredakan sakit kepala primer seperti migrain, tapi juga dapat mencegah kekambuhan di kemudian hari, terutama bagi Sobat yang tidak ingin terlalu bergantung dengan obat-obatan. Olahraga juga dapat membantu meredakan stres dan membuat Sobat menjadi lebih rileks.
    3. Tidur dan istirahat cukup. Jika Sobat sering tidur larut malam, ini saatnya untuk menghilangkan kebiasaan tersebut. Tidur paling tidak 8 jam sehari dan istirahat yang cukup terbukti menurunkan frekuensi dan derajat sakit kepala.
    4. Kompres dingin. Meski terlihat sebagai metode yang sangat tradisional, tapi penelitian mencatat bahwa kompres dingin dapat secara efektif meredakan sakit kepala pada 71% pasien.
    5. Konsumsi kafein dosis rendah. Kafein memang dapat menyebabkan sakit kepala, tapi jika dikonsumsi pada dosis kecil dapat bermanfaat untuk meredakan sakit kepala. Kafein dosis rendah dapat mudah Sobat temui dengan mengonsumsi teh.
    6. Konsumsi makanan kaya magnesium. Diet tinggi magnesium dapat meredakan dan mencegah kekambuhan sakit kepala terutama migrain dan sakit kepala tipe klaster. Contoh makanan kaya magnesium adalah sayur-sayuran hijau seperti bayam, buah alpukat, dan berbagai jenis kentang.

    Jadi, cara meredakan sakit kepala bukan hanya mengonsumsi obat-obatan, tapi juga perlu memerhatikan gaya hidup, pola makan dan jenis makanan yang perlu dihindari untuk meredakan sakit kepala dengan tepat dan holistik. Jangan lupa, jika Sobat sudah mencoba semua yang disarankan di atas namun sakit kepala tidak kunjung membaik, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Atau perkaya info kesehatan lainnya dengan mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Center for Integrated Healthcare. Headache: types, tips, & treatment suggestions. USA: VA Healthcare; 2013. p. 1-4.
    2. Rizzoli P, Mullally WJ. Headache. American Journal of Medicine. 2018;131(1):17–24.
    3. Robbins M, Grosberg BM, Lipton RB. Headache. UK: John Wiley & Sons; 2013. p. 3.
    4. Saracco MG, Calabrese G, Cavallini M, Montano V, Rinaldi B, Valfrè W, Aguggia M. Relationship between primary headache and nutrition: a questionnaire about dietary habits of patients with headache. Neurological Sciences. 2014;35(1):159–161.
    5. Panconesi A. Alcohol-induced headaches: evidence for a central mechanism?. J Neurosci Rural Pract. 2016;7(2):269–275.
    6. Bunner AE, Agarwal U, Gonzales JF, Valente F, Barnard ND. Nutrition intervention for migraine: a randomized crossover trial. Journal of Headache and Pain. 2014;15(1):1–9.
    7. Gonzalez A, Hyde E, Sangwan N, Gilbert JA, Viirre E, Knight R. Migraines are correlated with higher levels of nitrate-, nitrite-, and nitric oxide-reducing oral microbes in the American Gut Project Cohort. mSystems. 2016;1(5):e00105-16.
    8. Yuan H, Silberstein SD. Headache and migraine. Headache. 2018 Jan;58(1):184-193.
    9. Buchholz, D. Heal Your Headache. New York: Workman Publishing. 2002.
    10. Haque B, Rahman KM, Hoque A, Hasan ATMH, Chowdhury RN, Khan SU, et al. Precipitating and relieving factors of migraine versus tension type headache. BMC Neurology. 2012 12:82.
    11. Boardman HF, Thomas E, Millson DS, Croft PR. Psychological, sleep, lifestyle, and comorbid associations with headache. Headache. 2005;45(6):657–669.
    12. Molarius A, Tegelberg Å, Öhrvik J. Socio-economic factors, lifestyle, and headache disorders: a population-based study in Sweden. Headache. 2008;48(10):1426–1437.
    13. Silva-Néto RP, Peres MF, Valença MM. Odorant substances that trigger headaches in migraine patients. Cephalalgia. 2014;34(1):14-21.
    14. Popkin BM, D’Anci KE, Rosenberg IH. Water, hydration, and health. Nutrition Reviews. 2010;68(8):439–458.
    15. Varkey E, Cider Å, Carlsson J, Linde M. Exercise as migraine prophylaxis: a randomized study using relaxation and topiramate as controls. Cephalalgia. 2011;31(14):1428–1438.
    16. Kelman L, Rains JC. Headache and sleep: examination of sleep patterns and complaints in a large clinical sample of migraineurs. Headache. 2005 Jul-Aug;45(7):904-10.
    17. Ucler S, Coskun O, Inan LE, Kanatli Y. Cold therapy in migraine patients: open-label, non-controlled, pilot study. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. 2006;3(4):489–493.
    18. Lipton RB, Diener HC, Robbins MS, Garas SY, Patel K. Caffeine in the management of patients with headache. Journal of Headache and Pain. 2017;18(1).
    19. Mauskop A, Varughese J. Why all migraine patients should be treated with magnesium. Journal of Neural Transmission. 2012;119(5):575–579.
    Read More
  • Tubuh yang sehat selalu menjadi idaman setiap orang karena dengan tubuh yang sehat kita bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik dan menyenangkan. Mempunyai tubuh yang sehat merupakan idaman para pria dewasa. Setiap pria dewasa ingin selalu memenui kebutuhan tubuhnya dengan makanan yang sehat dan juga bergizi. Beberapa makanan yang sehat bisa kita temui dimana saja. […]

    5 Makanan Penambah Stamina Tubuh Pria yang Perlu Dicoba

    Tubuh yang sehat selalu menjadi idaman setiap orang karena dengan tubuh yang sehat kita bisa melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik dan menyenangkan. Mempunyai tubuh yang sehat merupakan idaman para pria dewasa. Setiap pria dewasa ingin selalu memenui kebutuhan tubuhnya dengan makanan yang sehat dan juga bergizi.

    Beberapa makanan yang sehat bisa kita temui dimana saja. asupan gizi dan beberapa zat juga sangat diperluan untuk menunjang kesehatan pria dewasa. Bukan hanya dari dalam saja, stamina bisa terkuras jika kamu depresi, stres, atau penyakit yang saat ini kamu miliki.

    Beberapa cara untuk menjaga stamina pria yang sehat sebaiknya:

    • Makan makanan yang bergizi
    • Olahraga secara teratur
    • Mengonsumsi vitamin
    • Makan makanan yang mengandung zinc, amino dan folat
    • Hindari merokok
    • Hindari memakan makanan Junk Food/ siap saji

    5 Makanan Penambah Stamina Tubuh Pria Sehat:

    1. Mengonsumsi Nasi Merah (pengganti nasi putih)

    Mengapa harus mengonsumsi nasi merah? nasi merah merupakan karbohidrat kompleks yang dapat dicerna oleh tubuh untuk menghasilkan energi. Nasi merah mempunyai kandungan vitamin B kompleks dan serat yang tinggi bagi tubuh pria dewasa. Oleh karena itu, nasi merah lebih mudah dicerna dan terasa mengenyangkan lebih lama

    2. Telur Ayam kampung

    Telur ayam juga mempunyai peran penting terhadap stamina pria. Telur ayam kampung adalah sumber protein hewani yang sangat bagus untuk menambah stamina pria dewasa. Banyak pria dewasa yang mengonsumsinya karena ingin mendapatkan hasil yang diinginkan secara maksimal. Maka, tidak heran jika kita sering melihat telur ayam kampung selalu digunakan sebagai campuran jamu atau sebagai bahan susu telur madu jahe yang biasa di singkat STMJ. Rata-rata pria dewasa yang sehat mengkonsumsi minuman tersebut.

    3. Sayuran hijau

    Semua sayuran hijau mengandung zat besi yang berguna pada tubuh. Terkadang, para pria dewasa juga mengonsumsi sayuran hijau ini untuk menambah stamina mereka. Jika pria dewasa mengonsumsi sayuran hijau seperti kangkung, sawi, bayam, dan lain-lain akan menambah stamina pada pria yang sehat.

    4. Konsumsi Buah yang Mengandung Vit C

    Pria dewasa disarankan mengkonsumsi vitamin C/ buah yang mengandung vitamin C, seperti kiwi, lemon, jeruk, dan lain-lain. vitamin C dapat meningkatkan kekebalan tubuh agar terhindar dari penyakit. Vitamin C juga dapat meningkatkan stamina pada pria dewasa. Jika anda ingin mengolah buah-buahan menjadi jus, atau di buat infused water juga bisa. Anda bisa membuatnya sendiri dirumah

    Apa saja yang harus anda lakukan untuk menambah stamina?

    • Kurangi konsumsi makanan yang mengandung gula
    Sebagian pria tidak pernah menghiraukan dengan peringatan ini karena menurut mereka dengan mengonsumsi gula stamina akan bertambah. Ya, memang bertambah tapi dalam waktu yang singkat stamina itu akan terkuras habis

    • Jangan melewatkan Sarapan
    Sarapan sangat penting bagi tubuh anda karena dapat mencukupi energi yang anda miliki hingga siang hari. Anda bisa menyiapkan daftar sarapan yang memungkinkan agar stamina anda tidak terkuras pada siang hari sebelum makan siang. Anda bisa makan bubur dan buah, selai kacang, nasi merah dan telur dadar isi sayur

    • Memperbanyak air Putih


    Selain makan makanan yang mengandung zat besi seperti bayam atau makanan yang mengandung protein seperti ikan atau telur ayam kampung, anda juga di wajibkan minum air putih minimal 8 gelas per hari untuk mencegah kehilangan stamina yang anda miliki.

    Artikel diatas sudah membahas semuanya yang anda ingin ketahui. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk anda. Jangan lupa pola hidup sehat sangat penting bagi tubuh.

    instal aplikasi prosehat

    Read More
  • Hai Ladies, mempunyai berat badan ideal tentunya idaman setiap wanita di dunia. Terkadang definisi dari cantik salah satunya dengan memiliki tubuh tinggi dan berbadan langsing, baru wanita ini dapat disebut cantik. Lalu, bagaimana caranya untuk mendapatkan berat badan yang ideal? Banyak sekali wanita yang sudah diet secara ketat, tapi berat badan tidak kunjung turun juga. […]

    10 Cara Melangsingkan Badan, Ternyata Makanan ini Salah Satunya !

    Hai Ladies, mempunyai berat badan ideal tentunya idaman setiap wanita di dunia. Terkadang definisi dari cantik salah satunya dengan memiliki tubuh tinggi dan berbadan langsing, baru wanita ini dapat disebut cantik. Lalu, bagaimana caranya untuk mendapatkan berat badan yang ideal?

    Banyak sekali wanita yang sudah diet secara ketat, tapi berat badan tidak kunjung turun juga. Apakah Kamu termasuk salah satunya? Yuk, kita tinjau ulang apakah usaha yang dilakukan benar-benar maksimal atau cara dietnya salah?

    Sebelum membahas cara menurunkan berat badan, ada baiknya kita mengetahui bagaimana cara menghitung berat badan yang dikatakan ideal. Berat badan ideal didapat dari hasil perhitungan IMT (Indeks Masa Tubuh) yaitu berat badan (dalam kilogram) dibagi tinggi badan (dalam meter) dikuadratkan. Maka didapatkan hasil angka.

    Hasil angka yang didapat, dapat dilihat melalui tabel berat badan berikut:

    Tabel Indeks Masa Tubuh, Sumber: NCBI

    Karena postur tubuh orang Asia berbeda dengan orang Amerika atau Eropa, maka kita menggunakan Indeks menurut Indeks Asia Pasifik, sesuai dengan tabel di atas disebutkan berat badan ideal apabila hasil indeks masa tubuh 18,5 – 22,9 dan dikatakan berat badan berlebih bila indeks masa tubuh mencapai 23-24.9.

    Nah, berikut ini jumlah asupan makanan atau kalori yang dibutuhkan per hari bagi tubuh sesuai dengan aktivitas fisik.

    Jenis Kelamin Usia

    (Tahun)

    Aktivitas Fisik Ringan (Kalori) Aktivitas Fisik Sedang (Kalori) Aktivitas Fisik Berat (Kalori)
    Anak-anak 2-3 1000 1000-1400 1000-1400
    Wanita 4-8 1200 1400-1600 1400-1800
    9-13 1400 1600-2000 1800-2200
    14-18 1800 2000 2400
    19-30 2000 2000-2200 2400
    31-50 2000 2000 2200
    51+ 1600 1800 2000-2200
    Pria 4-8 1400 1400-1600 1600-2000
    9-13 1800 1800-2200 2000-2600
    14-18 2200 2400-2800 2800-3200
    19-30 2400 2600-2800 3000
    31-50 2200 2400-2600 2800-3000
    51+ 2000 2200-2400 2400-2800

    Tabel Asupan Kalori yang dibutuhkan per hari dibandingkan dengan aktivitas fisik

    Menurut Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI) yang dikategorikan aktivitas fisik ringan adalah membaca, menyetir dan berjalan kaki. Sementara contoh aktivitas yang tergolong aktivitas fisik sedang adalah menyapu, jalan cepat dan bersepeda, dan yang dikatakan aktivitas fisik berat yakni aerobik, mendaki dan joging.

    Inilah 10 tips yang dapat membantu Ladies menurunkan berat badan:

    1. JANGAN MELEWATKAN WAKTU SARAPAN

     

    Beberapa penelitian menyatakan bahwa melewati sarapan tidak membantu menurunkan berat badan, malah sebaliknya. Melewati jam makan pagi hanya membuat tubuh tidak fokus dalam melakukan kegiatan karena tubuh dalam kondisi kekurangan gula. Selain itu, dengan melewatkan sarapan, terkadang kita cenderung mengonsumsi makanan ringan atau snack tinggi kalori.

    Sarapan yang baik, cukup kalori serta mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh dapat dimulai dari sarapan buah-buahan, jus buah, roti gandum dengan susu bebas lemak, atau yoghurt.

    2. KONSUMSI MAKANAN TINGGI SERAT

    Ladies, sebaiknya mengganti makanan yang mengandung tinggi karbohidrat seperti nasi dengan bahan makanan yang mengandung serat seperti gandum, sayur-mayur, buah-buahan serta biji-bijian.

    Cobalah untuk mengganti nasi dengan gandum, konsumsi salad serta smoothies atau jus setiap hari.

    3. PERBANYAK AKTIVITAS FISIK

    Aktivitas fisik yang dapat dilakukan mulai dari olahraga ringan seperti jogging, jalan pagi, senam atau bersepeda. Lakukan olahraga minimal 30 menit selama 5 kali dalam seminggu. Selain membatasi makanan atau asupan tubuh, kita juga perlu membakar lemak atau kalori yang sudah masuk ke dalam tubuh dengan cara olahraga.

    Menurut jurnal medis, berikut ini adalah tabel waktu yang dibutuhkan untuk berolah raga:

    Menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh 150 menit/minggu
    Menghindari kenaikan berat badan 150-200 menit/minggu
    Menurunkan berat badan 225-420 menit/minggu
    Menjaga berat badan tetap ideal setelah berat badan turun 200-300 menit/minggu

    Tabel rekomendasi waktu untuk aktivitas fisik

    Sumber: NCBI

    4. MINUM CUKUP AIR PUTIH

    Membiasakan minum air putih dengan cukup membantu dalam mengalihkan rasa lapar, sehingga menghindari kita makan di luar jadwal makan utama.

    Menurut penelitian, meminum air putih dapat memberikan efek rasa kenyang, kebanyakan dari kita merasa bingung apakah yang kita rasakan haus ataukah lapar. Kadangkala kita langsung menyendok makanan atau makan cemilan ketika kita merasa sedikit lapar. Nah Ladies, coba untuk minum segelas air putih terlebih dahulu sebelum memutuskan ngemil atau menyendok makanan. Biasakan minum air putih minimal 2 liter atau 8 gelas per hari ya!

    Di bawah ini tabel yang menjelaskan kebutuhan air putih harian sesuai dengan berat badan per hari:

    Tabel kebutuhan asupan air putih per hari berdasar berat badan

    Sumber: P2PTM Kemenkes RI

    5. HINDARI MAKANAN JUNK FOOD

    Konsumsi makanan cepat saji, atau makanan yang diolah dengan cara digoreng dapat meningkatkan kolesterol total atau lemak total dalam darah meningkat. Terutama kolesterol jahat (LDL/ Low Density Lipoprotein) dalam darah meningkat. Apabila meningkat, maka cadangan lemak dalam tubuh meningkat, lemak-lemak tersebut biasa disimpan di perut, lengan, bokong dan paha.

    6. BATASI ASUPAN GULA

    Ladies, kebiasaan minum minuman manis ternyata dapat meningkatkan lemak tubuh. Misalnya, minuman bersoda, gula yang ditambahkan ke dalam secangkir susu juga berperan dalam meningkatkan kadar gula darah. Selain dari minuman manis, ternyata makanan ringan yang kita konsumsi pun dapat meningkatkan berat badan seperti misalnya kue, biskuit, roti dan cokelat. Batasan asupan normal gula pada orang dewasa rata sekitar 24-36 gram per hari atau setara dengan 6 sampai 9 sendok teh per harinya.

    Cobalah mulai menghindari makanan atau minuman manis, dan mengganti camilan tersebut dengan makanan yang lebih sehat misalnya buah kering, gandum atau carilah camilan rendah kalori.

    7. BUAT JADWAL MAKAN

    Bila Sobat ingin menghindari kebiasaan mengemil, buatlah jadwal makan. Misalnya antara waktu sarapan dengan makan siang, buat waktu untuk konsumsi makanan ringan seperti buah atau jus. Kemudian antara makan siang dengan makan malam, buat waktu untuk makanan ringan seperti yoghurt. Bila jadwal makan dan makanan pendamping yang teratur akan mencegah kita dari kebiasaan makan makanan ringan tinggi kalori.

    8. PILIH PORSI YANG KECIL

    Lakukan kebiasaan berhenti makan sebelum kenyang. Kita dapat memulai dengan cara yang sederhana, misalnya ambil porsi makanan dengan menggunakan piring atau mangkuk yang lebih kecil. Hal ini dapat mengurangi porsi makan kita, sebab dengan mengurangi porsi makan otomatis kalori yang masuk ke dalam tubuh ikut berkurang.

    Menurut penelitian, makan 5 kali sehari dengan porsi kecil jauh lebih sehat dibandingkan makan 3 kali sehari dengan porsi besar.

    9. UTAMAKAN KADAR PROTEIN TINGGI

    Para ahli berpendapat bahwa makanan tinggi protein seperti tahu, tempe, telur, daging, kacang-kacangan, yoghurt, makanan laut, keju atau susu dapat membantu menurunkan berat badan. Makanan tersebut mengandung protein yang dipercaya bahwa protein bisa membantu tubuh membakar cadangan lemak tubuh.

    10. TIDUR CUKUP

    Istirahat secara teratur dan terjadwal, secara tidak langsung dapat membantu mengurangi berat badan karena semakin lama beristirahat, maka dapat membuka peluang untuk kita mengonsumsi makanan ringan. Tubuh ternyata dapat memproduksi hormon yang membuat nafsu makan (Hormon ghrelin) ketika tubuh dalam kondisi kurang tidur. Selain itu, proses metabolisme tubuh dalam memecah makanan dan cadangan lemak tubuh hanya dapat dilakukan ketika kita sedang dalam kondisi tidur. Apabila kita kurang tidur, maka proses metabolisme tubuh pun terhambat sehingga berat badan tidak kunjung menurun.

    Setelah mengetahui banyak hal mengenai Indeks Masa Tubuh yang ideal, asupan kalori yang disarankan berdasarkan aktivitas fisik, serta apa saja kiat-kiat untuk mengurangi berat badan, kini saatnya kita menerapkannya di rumah ya, Ladies. Jangan lupa akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan informasi makanan sehat atau masalah kesehatan lainnya. Lebih lengkapnya Ladies dapat menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Swift D, Johannsen N, Lavie C, Earnest C, Church T. The Role of Exercise and Physical Activity in Weight Loss and Maintenance. Progress in Cardiovascular Diseases [Internet]. 2014 [cited 31 August 2018];56(4):441-447. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3925973/
    2. Lim j, Lee J, Hwang Y, Kim T, Lim S, Yoo K. COMPARISON OF WORLD HEALTH ORGANIZATION AND ASIA-PACIFIC BODY MASS INDEX CLASSIFICATIONS IN COPD PATIENT. Respirology [Internet]. 2017 [cited 31 August 2018];22:4-4. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5571887/
    3. Preview – Direktorat P2PTM [Internet]. P2ptm.kemkes.go.id. 2018 [cited 31 August 2018]. Available from: p2ptm.kemkes.go.id/preview/infografhic/berapa-banyak-air-yang-harus-kita-minum-setiap-hari
    4. Dietary Guidelines | Center for Nutrition Policy and Promotion [Internet]. Cnpp.usda.gov. 2018 [cited 31 August 2018]. Available from: cnpp.usda.gov/dietary-guidelines
    5. JaKa Nancy E M. Mediation of Weight Loss and Weight Loss Maintenance through Dietary Disinhibition and Restraint. Journal of Obesity & Weight Loss Therapy. 2015;05(02).

     

    Read More
  • Sahabat, tahukah Anda jika penyakit jantung atau dalam istilah medis disebut Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit yang dapat menimbulkan angka kematian terbanyak. Penyakit jantung koroner merupakan keadaan dimana pembuluh darah utama yang memasok darah utama ke jantung mengalami kerusakan (arterosklerosis). Kerusakan dipicu oleh berbagai hal seperti sumbatan kolesterol yang menjadi plak di dinding pembuluh […]

    6 Makanan yang Dilarang untuk Penderita Jantung

    Sahabat, tahukah Anda jika penyakit jantung atau dalam istilah medis disebut Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan penyakit yang dapat menimbulkan angka kematian terbanyak.

    Penyakit jantung koroner merupakan keadaan dimana pembuluh darah utama yang memasok darah utama ke jantung mengalami kerusakan (arterosklerosis). Kerusakan dipicu oleh berbagai hal seperti sumbatan kolesterol yang menjadi plak di dinding pembuluh darah, hal ini diakibatkan kolesterol darah yang tinggi biasanya karena banyak asupan makanan yang mengandung lemak. Selain itu, merokok, darah tinggi (hipertensi), tingginya gula darah (diabetes) juga dapat menyebabkan kerusakan elastisitas pembuluh darah.

    Analogi sumbatan pada pembuluh darah oleh kolesterol

    Gejala yang mungkin ditimbulkan akibat rusaknya elastisitas pembuluh darah yang dapat mengurangi suplai darah yang membawa oksigen ke jantung dapat menyebabkan seseorang terasa sesak. Gejala awal yang ditimbulkan hampir sama dengan gejala sakit maag yaitu mual, nyeri ulu hati, sakit kepala, kemudian gejala berkembang seiring keparahan sumbatan yaitu berupa nyeri dada yang menjalar sampai ke pundak dan lengan tangan.

    Nyeri dada atau dalam istilah awamnya merupakan angin duduk atau dalam bahasa medis disebut angina, terdiri dari dua tipe yaitu angina stabil dan tidak stabil. Angina stabil adalah jenis nyeri dada dan sesak napas yang timbul ketika jantung bekerja lebih keras yaitu saat melakukan aktivitas atau pekerjaan fisik berat. Angina stabil dapat segera diatasi dengan istirahat serta minum obat sesuai anjuran dokter. Dibandingkan angina stabil, angina tidak stabil lebih mengancam jiwa, tapi angina stabil pun tentunya tetap harus diwaspadai. Angina tidak stabil timbul pada saat pasien istirahat, dan secara tiba-tiba, hal ini merupakan kegawatdaruratan dan perlu tindakan segera karena dapat mengancam jiwa.

    Menurut data survei Sample Registration System (SRS) pada 2014 di Indonesia menunjukkan bahwa penyakit jantung koroner menjadi penyebab kematian tertinggi setelah stroke yaitu sebesar 12,9%. Menurut WHO (World Health Organization), data tahun 2014 menyatakan bahwa penyakit kardiovaskular menempati penyebab kematian tertinggi di dunia yaitu sebesar 37%, dan yang mengalami penyakit kardiovaskular adalah negara dengan penghasilan menengah sampai rendah.

    Persentase kematian akibat PJK menurut WHO dibanding penyakit tidak menular lainnya

    Seperti yang disebutkan diatas, bahwa makanan yang kita makan terutama yang mengandung tinggi lemak dapat menyebabkan penyakit jantung koroner. Maka dari itu, kita dapat menimbang-nimbang makanan apa yang baik bagi tubuh dan yang tidak baik bagi tubuh. Berikut ini makanan yang dilarang bagi pasien dengan Penyakit Jantung Koroner:

    1. MAKANAN TINGGI KARBOHIDRAT

    Makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, kue, pasta, sereal dan roti dapat meningkatkan gula darah serta meningkatkan cadangan lemak tubuh, sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas, apabila cadangan lemak meningkat maka lemak akan membentuk plak di sepanjang dinding pembuluh darah. Selain itu, gula darah yang tinggi dapat meningkatkan risiko gula darah tinggi atau disebut diabetes yang dapat menyebabkan kerusakan elastisitas pembuluh darah (arterosklerosis).

    Lalu, hindari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, sebagai gantinya Sobat dapat mengganti nasi dengan kentang, gandum dan biji-bijian. Lalu, perbanyaklah minum air putih. Minum air putih yang cukup dapat membantu mengurangi rasa lapar diluar jam makan sehingga dapat mencegah Anda untuk mengonsumsi camilan atau makanan sampingan tinggi karbohidrat seperti cokelat, kue, dan roti.

    2. MAKANAN & MINUMAN YANG MENGANDUNG TINGGI GULA

    Seperti yang dijelaskan di atas, makanan yang mengandung gula secara tidak langsung dapat memperparah risiko penyakit jantung koroner. Batasan asupan normal gula pada orang dewasa sekitar 24-36 gram per hari atau setara dengan 6 sampai 9 sendok teh per harinya. Gula didapatkan bisa dari berbagai jenis makanan seperti biskuit, makanan dalam kemasan, pemanis buatan, susu kental manis, kue, kopi dan minuman dengan perasa.

    Tingginya asupan gula setiap harinya dapat meningkatkan cadangan lemak dalam tubuh sehingga menyebabkan risiko obesitas, bila penumpukan lemak dalam pembuluh darah terjadi, maka bisa meningkatkan beban kerja jantung kemudian, dan pembuluh darah kehilangan elastisitasnya lalu dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

    Oleh karena itu, batasi asupan gula seperti mengindari minuman bersoda serta makan yang mengandung gula seperti roti, biskuit dan lain sebagainya.

    3. MAKANAN YANG MENGANDUNG TINGGI GARAM

    Seperti yang diketahui bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menyebabkan arterosklerosis akibat kerusakan elastisitas pembuluh darah. Hipertensi terutama disebabkan karena tingginya konsumsi makanan tinggi garam.

    Batas konsumsi garam per hari pada orang dewasa ialah 1500-2300 mg atau sekitar 1 sendok teh garam per harinya, dengan kata lain untuk orang yang sudah menderita tekanan darah tinggi harus mengonsumsi garam jauh dibawah dari batas asupan normal per harinya. Namun, kenyataannya rata-rata masyarakat mengonsumsi garam lebih tinggi dari batas anjuran, sumber garam tidak hanya berasal dari makanan utama saja, terkadang kita mengonsumsi garam berlebih berasal dari makanan tambahan atau snack seperti mie instan, keripik, biskuit dan lain sebagainya. Sehingga, rata-rata masyarakat mengonsumsi 3000-5000 mg sodium per hari.

    Konsumsi garam berlebih dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah terutama peningkatan tekanan darah karena sodium atau garam akan menahan (meretensi) air dalam tubuh sehingga terjadi peningkatan volume plasma darah kemudian akan meningkatkan beban kerja jantung lalu pembuluh darah kehilangan elastisitasnya.

    4. MAKANAN YANG MENGANDUNG LEMAK BERLEBIH

    Makanan tinggi lemak seperti misalnya daging berlemak, kulit ayam, jeroan (otak sapi, paru ayam), susu tinggi lemak dan makanan yang digoreng, dapat meningkatkan kolesterol total dalam darah terutama kolesterol jahat atau yang biasa dikenal dengan sebutan LDL (Low Density Lipoprotein) meningkat. Bila kolesterol dalam darah meningkat, akibatnya lemak menumpuk dan membuat plak di sepanjang pembuluh darah sehingga menyebabkan elastisitas pembuluh darah berkurang (arterosklerosis). Setelah terjadi sumbatan, maka pompa darah oleh jantung terganggu, jantung harus memompa darah lebih keras. Hal ini menyebabkan tekanan darah meningkat. Bila hal ini berlangsung secara terus- menerus, maka dapat memperparah hipertensi dan meningkatkan keparahan penyakit jantung koroner.

    5. MAKANAN CEPAT SAJI

    Makanan cepat saji masih menjadi primadona makanan zaman sekarang, karena rasanya yang gurih serta mudah didapatkan menyebabkan makanan cepat saji ini banyak diminati dari segala kalangan. Namun tahukah Anda, di balik gurihnya makanan cepat saji mengandung kalori serta kolesterol tinggi?

    Makanan cepat saji seperti ayam goreng, burger, dan kentang goreng adalah contoh makanan yang sangat tidak baik bagi kesehatan karena mengandung minyak berlebih sehingga dapat menyebabkan kolesterol total dalam darah meningkat, dan makanan cepat saji kadang mengandung bumbu penyedap dan garam dalam jumlah berlebih ditambah lagi daging pada makanan cepat saji bukanlah daging segar melainkan daging yang sudah diawetkan.

    6. MINUMAN YANG MENGANDUNG KAFEIN

    Minuman atau makanan berkafein seperti kopi, teh dan cokelat ternyata termasuk ke dalam makanan yang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, selain kandungan gula dan perasa tambahan dalam secangkir kopi, kandungan kafein yang terkandung dalam kopi, teh dan cokelat dapat meningkatkan tekanan darah. Setelah itu, kafein dalam pembuluh darah mengikat reseptor Adenosin yang mengaktivasi sistem saraf simpatis dan meningkatkan hormon kortisol. Hal ini yang menyebabkan pelebaran pembuluh darah sehingga menyebabkan tekanan darah naik, pompa jantung meningkat. Apabila mengonsumsi kopi terlalu sering dan dalam jumlah yang banyak, dapat meningkatkan risiko darah tinggi. Umumnya kandungan kafein dalam secangkir kopi adalah 60,4 – 80,1 mg, sedangkan batas konsumsi harian kopi (kafein) adalah 400 mg per hari atau setara dengan 4 cangkir kopi.

    Melihat bahaya dari penyakit jantung koroner serta penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbanyak, sudah saatnya kita mulai menjaga kalori serta asupan makanan yang dikonsumsi seperti perbanyak makanan yang mengandung serat seperti sayur dan buah, hindari makanan cepat saji dan makanan yang digoreng. Selain makanan, Sobat perlu menghindari kebiasaan merokok serta lakukan olah raga teratur dan istirahat yang cukup guna menjaga kesehatan jantung. Apabila sudah mengalami gejala seperti penyakit jantung koroner, jangan ragu untuk periksakan diri ke dokter, minum obat dan kontrol secara teratur kesehatan jantung Anda.

    Nah Sobat, jangan lupa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan kesehatan. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Sudoyo A, Setiyohadi B, Alwi I, Simadibrata M, Setiati S. Buku ajar Ilmu Penyakit Dalam. 5th ed. Jilid 3. Jakarta: Interna Publishing; 2009. Page : 367-368.
    2. Noncommunicable Diseases (NCD) in Indonesia [Internet]. Who.int. 2014 [cited 7 September 2018]. Available from: who.int/nmh/countries/idn_en.pdf
    3. Ha S. Dietary Salt Intake and Hypertension. Electrolytes & Blood Pressure [Internet]. 2014 [cited 5 September 2018];12(1):7. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4105387/
    4. Johnston C. Functional Foods as Modifiers of Cardiovascular Disease. American Journal of Lifestyle Medicine [Internet]. 2009 [cited 5 September 2018];3(1_suppl):39S-43S. Available from: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2847297/
    5. Dalen J, Devries S. Diets to Prevent Coronary Heart Disease 1957-2013: What Have We Learned?. The American Journal of Medicine [Internet]. 2014 [cited 7 September 2018];127(5):364-369. Available from: amjmed.com/article/S0002-9343(13)01111-X/fulltext

     

    Read More
  • Hidup sehat adalah hal yang diinginkan siapa saja, mulai dari yang muda hingga tua baik oleh kaum hawa maupun adam. Hidup sehat sendiri berarti kita jauh dari berbagai penyakit dan seperti yang kita tahu ketika terserang penyakit akan mengakibatkan kita tidak mampu beraktivitas dengan optimal. Bukan hanya itu saja, penyakit tertentu juga membutuhkan biaya yang […]

    Kurangi 8 Jenis Makanan Ini Jika Tak Ingin Asam Lambung Tinggi

    Hidup sehat adalah hal yang diinginkan siapa saja, mulai dari yang muda hingga tua baik oleh kaum hawa maupun adam. Hidup sehat sendiri berarti kita jauh dari berbagai penyakit dan seperti yang kita tahu ketika terserang penyakit akan mengakibatkan kita tidak mampu beraktivitas dengan optimal. Bukan hanya itu saja, penyakit tertentu juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit dalam penyembuhannya. Pastinya tidak ada yang mau terserang penyakit bukan?

    Penyakit yang dimaksud di sini pun jenisnya bermacam-macam, mulai dari penyakit ringan seperti flu hingga penyakit membahayakan yang dapat mengancam keselamatan kita seperti penyakit jantung ataupun penyakit stroke. Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas salah satu jenis penyakit yang menyerang saluran pencernaan – lebih tepatnya penyakit asam lambung.

    Penyakit asam lambung sendiri lebih dikenal dengan istilah gaestroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit yang satu ini biasanya ditandai dengan mengalami kesulitan dalam menelan makanan dan juga timbul sensasi terbakar pada bagian dada. Sebenarnya apa sih penyebab dari timbulnya penyakit asam lambung ini?

    Meskipun penyakit asam lambung tidak berbahaya, ada baiknya kita mengetahui pemicu dari penyakit ini sehingga penyakit ini tidak mudah kambuh di kemudian hari. Beberapa penyebab penyakit asam lambung antara lain adalah obesitas, kebiasaan merokok, ataupun karena penggunaaan obat-obatan tertentu. Bukan hanya itu saja, penyakit asam lambung tinggi ini juga bisa disebabkan oleh pola makan kita alias terdapat beberapa jenis makanan yang sebaiknya kita hindari agar penyakit ini tidak sering kumat. Kira-kira apa saja ya makanan yang sebaiknya kita kurangi atau hindari untuk kita penderita asam lambung tinggi?

    Dari pada semakin penasaran, yuk kita simak penjelasan berikut ini!

    1. Cokelat

    Siapa di antara kita yang pecinta cokelat? Namun, tahukah kalian jika cokelat dapat memicu asam lambung kita menjadi tinggi? Tingginya kandungan kafein, lemak, serta cocoa sayangnya dapat menyebabkan asam lambung kita menjadi tinggi dan hal yang satu ini pastinya tidak diharapkan untuk terjadi.

    2. Alkohol

    Seperti yang kita ketahui, alkohol adalah salah satu jenis minuman yang tidak disarankan untuk dikonsumsi terlalu sering karena dampaknya yang dapat membahayakan kinerja organ kita. Mengonsumsi alkohol bukanlah suatu hal yang disarankan untuk penderita asam lambung karena alkohol memiliki kandungan asam yang tinggi.

    3. Kafein

    Siapa yang suka mengonsumsi kopi? Sayangnya, kita penderita asam lambung tidaklah disarankan untuk mengonsumsi kopi atau minuman yang mengandung kafein karena kandungan yang satu ini dapat memicu kambuhnya asam lambung sewaktu-waktu. Kabar baiknya, kita masih bisa mengonsumsi setidaknya satu cangkir kopi dalam sehari karena hal ini masih dalam batas aman. Kafein bukan saja hanya dtemukan pada kopi tapi juga pada teh, sehingga ada baiknya kita mengonsumsi teh herbal agar lebih aman untuk kesehatan lambung kita.

    4. Makanan yang mengandung banyak gas

    Jenis makanan yang satu ini sebaiknya dihindari oleh penderita asam lambung karena gas yang terkandung dalam makanan akan memicu perut kembung dan pastinya menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderitanya. Beberapa makanan yang mengandung banyak gas antara lain adalah kacang-kacangan, kecambah, kubis, brokoli, serta berbagai produk olahan susu.

    5. Makanan berlemak

    Makanan berlemak bukanlah jenis makanan yang disarankan untuk terlalu sering dikonsumsi secara umum karena dapat membahayakan organ kita, terlebih lagi pada penderita asam lambung tinggi. Tingginya kandungan lemak pada suatu makanan akan memperlambat proses pencernaan yang kemudian akan membuat perut terasa mulas juga. Terdapat beberapa jenis makanan yang mengandung lemak tinggi, contohnya saja adalah keripik kentang, berbagai cookies ataupun kue yang menggunakan banyak mentega, alpukat, keju, ataupun daging beriga.

    6. Buah dengan kadar asam yang tinggi

    Buah adalah salah satu jenis makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi dengan rutin bahkan leboh baik lagi jika kita bisa mengonsumsinya tiap hari karena buah mengandung banyak vitamin yang dapat membuat tubuh kita tetap fit sepanjang hari. Namun, tahukah kalian jika terdapat beberapa buah yang tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita asam lambung? Beberapa buah-buahan yang tinggi akan kandungan asam sebaiknya tidak dikonsumsi penderita asam lambung karena dapat menyebabkan asam lambung kambuh sewaktu-waktu. Beberapa pantangan buah bagi penderita asam lambung antara lain adalah belimbing, kedondong, nanas, ataupun mangga.

    7. Makanan pedas

    Siapa di antara kita yang suka mengonsumsi makanan bercita rasa pedas? Sayangnya, penderita asam lambung dianjurkan untuk tidak mengonsumsi banyak makanan pedas karena hal ini dapat membuat iritasi pada lambung. Bila perlu tambahkan saos tomat, saos sambal, ataupun bubuk cabe pada makanan yang kita konsumsi.

    8. Minuman bersoda

    Siapa di antara kita yang masih sering mengonsumsi minuman bersoda? Apakah kalian tahu bahaya yang akan timbul karena kita mengonsumsi minuman bersoda dalam jumlah banyak? Layaknya alkohol kita tidaklah disarankan untuk mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering karena dapat mengganggu kinerja organ kita. Bukan hanya itu saja, gelombang soda juga akan menyebar ke seluruh perut dan tentu saja membuat kondisi asam lambung semakin memburuk. Minuman bersoda biasanya akan menimbulkan efek panas, mual, serta mulas yang tidak kunjung sembuh.

    Itu tadi adalah beberapa jenis makanan yang sebaiknya kita hindari agar penyakit asam lambung tinggi tidak mudah kumat. Sebaiknya kita juga memulai pola hidup yang lebih sehat seperti dengan memperbanyak mengonsumsi sayuran serta buah-buahan agar kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi dengan baik. So, tunggu apalagi untuk hidup lebih sehat daripada sebelumnya?

    instal aplikasi prosehat

    Read More
Chat Asisten ProSehat aja