Telp / WhatsApp : 0811-1816-800

Archive for Category: Kesehatan Umum

Showing 241–250 of 756 results

  • Bayi Moms sudah berusia 8 bulan? Saatnya ia dikenalkan dengan camilan berupa finger food alias makanan yang bisa dipegang sendiri. Kira-kira, camilan atau finger food seperti apa yang cocok dan baik untuknya? Yuk, simak trik memberikan finger food untuk bayi 8 bulan berikut: Sesuai istilahnya, finger food merupakan makanan yang mudah dimakan oleh bayi dan […]

    Trik Memberikan Finger Food untuk Bayi 8 Bulan

    Bayi Moms sudah berusia 8 bulan? Saatnya ia dikenalkan dengan camilan berupa finger food alias makanan yang bisa dipegang sendiri. Kira-kira, camilan atau finger food seperti apa yang cocok dan baik untuknya? Yuk, simak trik memberikan finger food untuk bayi 8 bulan berikut:

    Sesuai istilahnya, finger food merupakan makanan yang mudah dimakan oleh bayi dan diperuntukkan pada bayi yang sudah diperkenalkan dengan MPASI. Artinya makanan tersebut mudah digigit, mudah dikunyah, mudah diambil dengan jari dan mudah dipegang. Tahap makan finger food ini sangat penting bagi si kecil.

    Selain menyenangkan, ini adalah langkah awal bayi untuk belajar makan sendiri dan melatih kemandiriannya. Tahap ini juga membantu bayi untuk mengembangkan keterampilan motorik halusnya. Mula-mula, bayi Moms mungkin akan meremas finger food dengan tangannya lalu membawanya ke mulut. Pelan-pelan dan sabar saja, Moms. Lama-lama nanti dia akan tahu, kok, bagaimana menggunakan ibu jari dan telunjuknya untuk mengambil makanan dengan baik.

    Perhatikan Segi Keamanan

    Ketika memilih finger food untuk bayi, mulailah dengan potongan kecil makanan lunak yang mudah hancur/lumer ketika dikunyah dengan gusinya, misalnya potongan buah pisang, roti tawar, biskuit bayi. Maklum, gigi bayi belum banyak tumbuh. Nanti, ketika ia sudah mulai nyaman dengan makanan yang diberikan, Moms bisa memberikan ia pilihan lain yang lebih banyak.

    Namun, pada tahap awal, hindari memberi bayi potongan finger food yang besar, lengket dan tidak mudah lumer dalam mulut bayi. Panduan Pemberian Makanan Bayi dari Departemen Kesehatan Australia menegaskan bahwa makanan dengan risiko tinggi tersedak seperti kacang utuh, anggur utuh, biji-bijian, wortel mentah, popcorn, seledri dan potongan apel harus dihindari selama 3 tahun pertama karena ukuran atau konsistensi makanan tersebut meningkatkan risiko tersedak. Dianjurkan juga agar orangtua selalu mengawasi bayi maupun batita saat mereka makan untuk mencegah tersedak.

    Selain itu, tahan diri pula untuk tidak memberikan camilan atau makanan ringan yang biasanya dikonsumsi oleh Moms. Banyak camilan dewasa memiliki rasa yang sangat manis atau sangat asin, misalnya kue-kue manis atau keripik yang memiliki jumlah kandungan natrium yang besar. Ingat, bayi Moms membutuhkan makanan kaya nutrisi, bukan kalori kosong.

    Rekomendasi Finger Food untuk Bayi 8 Bulan

    Berikut adalah beberapa finger food terbaik untuk bayi 8 bulan Anda, termasuk untuk bayi yang belum mempunyai gigi sama sekali.

    1. Puffs Sereal. Sereal kering berbentuk O ini adalah makanan ringan yang populer untuk bayi yang belajar menjepit makanan dengan jarinya. Terbuat dari gandum utuh yang kaya nutrisi dan mudah lumer ketika bercampur dengan ludah di mulut bayi.
    2. Roti tawar dan biskuit bayi. Potongan-potongan kecil roti tawar lunak (tanpa kulit pinggiran) maupun biskuit bayi sangat bagus dijadikan sebagai camilan untuk bayi sebab mudah hancur ketika dikunyah. Saat bayi bertambah besar (usia 9 hingga 12 bulan), Moms bisa mencoba memberikan potongan yang sedikit lebih besar atau menyajikan roti dengan lapisan pisang atau alpukat tumbuk, atau selai kacang.
    3. Buah lunak. Buah yang sangat matang akan lembut secara alami, sehingga bagus dijadikan finger food. Pisang matang, peach, semangka, raspberry, blueberry dan melon yang dipotong kecil-kecil adalah alternatif pilihan yang baik.
    4. Buah yang mengandung asam lemak omega-3 yang tinggi ini dapat membantu meningkatkan perkembangan otak bayi. Seperti layaknya puff sereal, alpukat matang kerap dijadikan sebagai camilan atau finger food pertama untuk bayi. Sangat aman untuk diberikan pada bayi, bahkan yang giginya belum tumbuh sekalipun.  Memang sih, saat si kecil makan alpukat, biasanya tangan dan mulut, bahkan meja ataupun lantai, akan belepotan dan berantakan. Namun, itu momen yang berharga, kok, Moms, dan sangat bagus untuk diabadikan lewat kamera foto.
    5. Tahu adalah sumber protein nabati yang luar biasa dan finger food yang sempurna untuk bayi. Pilih tahu yang keras, yang masih cukup lunak, dibandingkan dengan tahu yang super lunak atau tahu sutra, yang kemungkinan akan hancur di tangan bayi dan membuatnya frustrasi.
    6. Sayuran yang dimasak. Agar tetap mendapatkan nutrisi dari sayuran, kukus atau rebuslah sayur hingga lembut, dan, tentu saja, potong kecil-kecil. Cobalah sayuran seperti ubi manis, wortel, brokoli, kembang kol, atau bit (pilihlah bit kuning agar tidak terlalu berantakan) untuk diberikan kepada bayi 8 bulan. Pastikan Moms mencuci bersih semua sayuran sebelum mengolahnya. Saat bayi bertambah besar dan giginya sudah lebih banyak tumbuh, Moms dapat memberikan potongan wortel kukus atau irisan kentang manis yang dikupas.
    7. Jika bayi tidak menunjukkan tanda-tanda alergi susu, maka sangat aman untuk memperkenalkan keju setelah bayi mulai mengenal MPASI. Namun, pilihlah keju yang telah dipasteurisasi, yang lembut tetapi tidak terlalu lengket atau bau, seperti keju cheddar. Potong keju tersebut kecil-kecil.
    8. Kue Muffin Buatan Sendiri. Muffin yang dibeli di toko biasanya bertabur gula. Namun, banyak kok resep muffin yang sehat. Moms bisa membuat sendiri, gunakan tepung gandum utuh, tambahkan saus apel sebagai pengganti gula dan lengkapi dengan bahan-bahan sehat seperti pisang tumbuk. Panggang dalam loyang muffin mini. Lalu pecahkan menjadi potongan-potongan kecil untuk bayi.

    Demikianlah beberapa trik memberikan finger food untuk bayi 8 bulan. Nanti, saat bayi Moms sudah berusia 9 bulan ke atas, kontrol atau penguasaan jari-jarinya akan lebih berkembang. Inilah saat yang tepat untuk mendorong bayi belajar lebih sering makan sendiri, baik makanan utama maupun camilan. Penting untuk dicatat bahwa saat ia makan finger food, jangan pernah membiarkan bayi sendirian. Selalu awasi dan usahakan mereka duduk tenang saat makan, tidak sambil berdiri, merangkak atau bergerak ke sana kemari sebab hal ini bisa meningkatkan risiko tersedak.

    Nah, Moms, siap memberikan finger food untuk si kecil? Sekarang Moms tak perlu repot, untuk mencari informasi atau panduan tentang makanan sehat bayi lainnya, Moms bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800. Ditunggu, ya!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. 13 Best Finger Foods for Baby [Internet]. Thebump.com. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: thebump.com/a/finger-foods-for-baby
    2. Foods S, Basics S. Finger foods for your baby | BabyCenter [Internet]. BabyCenter. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: babycenter.com/finger-foods
    3. The Importance of Finger Food – One Handed Cooks [Internet]. One Handed Cooks. 2018 [cited 28 September 2018]. Available from: onehandedcooks.com.au/the-importance-of-finger-food/
    Read More
  • Salah satu nasihat yang sering kita dengaruntukmenjagakesehatanjantungadalahpola makan yang harus sangat terjaga. Telah banyak penelitian yang menunjukkan hubungan yang erat antara kesehatan jantung dengan nutrisi makanan dan pola diet. Namun di balik itu,  kita tetap bisa menyajikan makanan enak dalam menu keseharian. Pola makan yang sehat adalah pola makan yang tetap menyertakan banyak jenis makanan […]

    6 Tips Bisa Makan Enak, Tapi Jantung Tetap Sehat

    Salah satu nasihat yang sering kita dengaruntukmenjagakesehatanjantungadalahpola makan yang harus sangat terjaga. Telah banyak penelitian yang menunjukkan hubungan yang erat antara kesehatan jantung dengan nutrisi makanan dan pola diet.

    Namun di balik itu,  kita tetap bisa menyajikan makanan enak dalam menu keseharian. Pola makan yang sehat adalah pola makan yang tetap menyertakan banyak jenis makanan dan menjaga keseimbangannya. Sobat penasaran bagaimana menerapkan pola makan yang sehat untuk jantung? Yuk, disimak!

    1. JANGAN MELEWATKAN WAKTU MAKAN

    Terkadang kita melewatkan waktu sarapan dan menggabungnya dengan makan siang menjadi “brunch” atau justru melewatkan waktu makan malam dengan harapan agar tubuh tidak cepat gemuk. Sesungguhnya ini pola yang keliru. Ketika sobat melewatkan jam makan, tubuh akan mengirim sinyal ke otak agar “meminta” makanan lebih pada jam makan berikutnya. Pola makan yang teratur dapat dibagi menjadi 3 kali dalam sehari, atau 5-6 kali dengan porsi yang lebih sedikit. Mulai sekarang harus makan dengan pola yang teratur ya, Sobat.

    1. MAKAN LEMAK YANG DIANJURKAN

    Sobat harus tahu ada berbagai jenis lemak. Lemak yang tidak dianjurkan dalam menjaga kesehatan jantung ialah kelompok lemak jenuh dan lemak trans.  Menu lemak sehat yang terdiri dari lemak monounsaturated dan polyunsaturateddapatSobat temukan dalam minyak zaitun, kanola, dan minyak yang terkandung dalam kacang-kacangan dan biji-bijian. Sobat juga bisa mengonsumsi ikan yang kaya asam lemak omega-3 seperti sarden, salmon, dan tuna. Asam lemak omega-3 akan menurunkan kadar trigliserida, melawan pembentukan sumbatan pembuluh darah, menurunkan tekanan darah serta risiko kelainan irama jantung.

    Lemak jenuh adalah lemak yang akan memadat pada suhu kamar. Lemak jenuh dari produk nabati seperti minyak kelapa, margarin, minyak kelapa sawit. Lemak jenuh yang berasal dari hewan meliputi menu olahan susu seperti krim, susu, keju, mentega, lalu menu daging dan lemak. Lemak jenuh dari makanan kemasan seperti makanan ringan, biskuit, kue, dan lainnya. Hindari menu yang mengandung minyak sayur terhidrogenasi untuk menghindari lemak trans. Untuk produk seperti susu, keju dan yoghurt pilihlah jenis yang rendah lemak. Pembatasan lemak jenuh dalam satu harinya yaitu 5-6% dari kebutuhan kalori total.

    1. PILIH SUMBER PROTEIN YANG TEPAT

    Batasi konsumsi makanan berprotein yang sudah melewati banyak pengolahan dan pengawetan seperti hot dog, sosis, nugget ayam. Kita disarankan untuk mengonsumsi sumber protein yang belum terlalu banyak diolah, apalagi dengan cara yang kurang sehat, karena selain berisiko mengurangi manfaat nutrisinya, dapat meningkatkan kandungan lemak di dalamnya.

    Kandungan protein bisa Sobat dapatkan dalam kacang-kacangan, ayam, ikan, daging, dan lainnya. Protein pada kacang-kacangandapatdiolahdari menu kedelai, almond, walnut, dan sebagainya. Cara pengolahan pada menu ikan dan daging juga menentukan sehat atau tidaknya. Misalnya, ayam yang diolah dengan direbus atau dikukus saja dan tanpa kulit tentu memiliki kandungan lemak jauh lebih rendah dibanding ayam yang melalui pengolahan berminyak. Jika Sobat hendak memilih menu daging, maka pilihlah daging dengan kandungan lemak yang rendah seperti sirloin dibanding potongan daging yang lain.

    American Heart Association menyarankan kita untuk mengonsumsi dua porsi 3,5 ons ikan setiap minggunya. Sehingga ikan sangat baik untuk selalu mengisi menu protein kita sehari-hari. Dengan mencoba berbagai resep, tentunya menu ikan tidak akan membosankan.

    1. KURANGI GARAM, BERKREASILAH DENGAN RASA BARU

    Makanan yang enak biasanya identik dengan garam. Garam bersifat menarik cairan ke dalam sirkulasi darah dan meningkatkan beban jantung serta tekanan darah, sehingga konsumsi berlebihan akan menjadi tidak baik untuk jantung. Sobat bisa menghindari penggunaan garamuntukkesehatanjantungdengan mencoba beralih ke bumbu herbal dan rempah. Kamu bisa mencoba berbagai kreasi rasa baru agar menu makanan selalu menarik dan enak di lidah. Contohnya, Sobat bisa berkreasi dengan bumbu seperti rosemary, bawang dan daun sage untuk menu ayam.  Lalu daun dill dan tarragon untuk menu ikan, dan masih banyak rempah dan herba lain yang bisa kamu coba.Untuk menjaga tekanan darah, sebaiknya Sobat membatasi konsumsi garam, tidak lebih dari 2,3 gram per hari, atau hingga 1-1,5 gram saja.

    1. KONSUMSI LEBIH BANYAK SAYUR, BUAH, GANDUM UTUH

    Serat yang terkandung dalam menu makanan akan membantu menurukan kolesterol LDL. LDL yang tinggi tidak baik bagi kesehatan jantung karena akan membantu pembentukan sumbatan pembuluh darah.Kita disarankan untuk mengonsumsi 5 cangkir buah-buahan dan sayur, serta 1 ons gandum utuh setiap harinya.Selain menyertakannya dalam setiap waktu makan, kamu juga bisa membuat kreasi menu dari sayur dan buah, seperti menu salad dan jus. Mengisi waktu camilan dengan jus tentu jauh lebih baik daripada mengonsumsi minuman tinggi gula yang seringkali terlihat “kekinian”.

    1. OLAHRAGA RUTIN

    American Heart Association merekomendasikan agar kita melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang selama 150 menit atau 75 menit untuk intensitas berat, atau kombinasi keduanya setiap minggu. Jika Sobat kesulitan untuk meluangkan waktu, cobalah bagi menjadi sesi singkat selama 10 menit dalam beberapa hari selama seminggu. Tubuh yang aktif akan memperbaiki aliran darah, memperkuat otot jantung, mengendalikan gula darah, meningkatkan kolesterol HDL yang baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    Itulah 6tips menu makanan enak sambil menjaga kesehatan jantung. Yuk Sobat, dicoba mulai hari ini!Jika kamu butuh produk-produk kesehatan lain, bisa dipesan dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Berciano S, Ordovás JM. Nutrition and cardiovascular health. Rev Esp Cardiol (Engl Ed). 2014 Sep;67(9):738-47.
    2. 2.Eilat-Adar S, Sinai T, Yosefy C, Henkin Y. Nutritional Recommendations for Cardiovascular Disease Prevention. Nutrients. 2013 Sep; 5(9): 3646–3683.
    3. American Heart Association. The American Heart Association’s Diet and Lifestyle Recommendations. 2015. [https://www.heart.org/en/healthy-living/healthy-eating/eat-smart/nutrition-basics/aha-diet-and-lifestyle-recommendations]
    4. National Heart, Lung, and Blood Institute. Heart-Healthy Lifestyle Changes. [https://www.nhlbi.nih.gov/health-topics/heart-healthy-lifestyle-changes]
    5. Steinbaum, Suzanne R. Delicious Foods That Are Heart-Healty.  2017. [https://www.webmd.com/cholesterol-management/guide/heart-healthy-diet
    Read More
  • Apakah Sobat termasuk penggemar cokelat? Yup, cokelat merupakan salah satu makanan yang disukai berbagai kalangan tanpa memandang umur dan status sosial. Cokelat digemari karena teksturnya, aromanya yang menggugah selera, dan rasanya yang unik yaitu kombinasi antara rasa manis dan pahit. Selama ini, cokelat banyak dikenal karena efek buruknya terhadap kesehatan, seperti meningkatkan berat badan, memicu […]

    Benarkah Cokelat Tak Selamanya Berdampak Buruk?

    Apakah Sobat termasuk penggemar cokelat? Yup, cokelat merupakan salah satu makanan yang disukai berbagai kalangan tanpa memandang umur dan status sosial. Cokelat digemari karena teksturnya, aromanya yang menggugah selera, dan rasanya yang unik yaitu kombinasi antara rasa manis dan pahit. Selama ini, cokelat banyak dikenal karena efek buruknya terhadap kesehatan, seperti meningkatkan berat badan, memicu terjadinya migrain, dan menyebabkan jerawat. Namun, apakah Ladies tahu bahwa cokelat juga memiliki banyak manfaat lain?

    Cokelat berasal dari biji tanaman Thebroma cacao. Biji kakao mengalami proses fermentasi, pengeringan, pemanggangan, dan penghalusan untuk menghasilkan produk alami yang disebut kokoa. Kemudian kokoa dicampur dengan gula, lemak, dan susu untuk menjadi cokelat. Cokelat kelompok zat flavonoid yang terdiri dari flavonol, epicathecin, catechin, dan procyanidin yang berhubungan dengan efek antioksidan dan penting bagi kesehatan. Selain itu, cokelat juga mengandung berbagai theobromine dan mineral seperti potasium, fosfor, magnesium, dan zink.

    Cokelat dibagi menjadi berbagai jenis, salah satunya adalah dark chocolate dan milk chocolate. Kandungan protein pada susu akan mengurangi kapasitas antioksidan pada cokelat. Oleh karena itu, dark chocolate dikatakan lebih baik untuk kesehatan karena jumlah susu yang dikandungnya sangat sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali.

    Manfaat cokelat bagi kesehatan ternyata sangat banyak. Pertama, bagi jantung dan pembuluh darah, konsumsi dark chocolate dapat menurunkan kadar kolesterol dan tekanan sehingga berperan dalam menurunkan insidensi penyakit jantung. Flavonoid yang terdapat pada cokelat menghasilkan zat antioksidan berupa nitrit oksida yang memiliki efek melebarkan pembuluh darah, memperbaiki fungsi sel dinding pembuluh darah, serta menghambat pembekuan sel darah. Selain itu, dark chocolate akan menghambat oksidasi  kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), sehingga mencegah penumpukan lemak pada pembuluh darah. Magnesium yang terdapat pada coklelat juga berperan dalam menangani gangguan irama jantung dan tekanan darah rendah (hipotensi).

    Efek antioksidan pada cokelat juga akan menyebabkan pelebaran pembuluh darah di otak dan memperlancar aliran darah ke otak. Hal ini diperkirakan berkaitan dengan penurunan kejadian stroke serta penundaan awal terjadinya demensia dan penyakit Alzheimer pada individu yang berisiko. Flavanoid akan terakumulasi di otak dan memengaruhi fungsi kognitif dan ingatan. Selain itu, cokelat juga memberikan efek neuroproteksi yang melindungi sel saraf dari kerusakan dan peradangan.

    Mengonsumsi cokelat juga dapat meredakan gejala depresi, loh, Ladies. Kandungan asam amino triptofan pada cokelat bisa meningkatkan hormon serotonin dimana kadar hormon ini ditemukan rendah pada orang dengan depresi. Cokelat juga mengandung phenylethylamine (PEA) yang merangsang otak untuk memproduksi hormon endorfin dan selalu waspada sehingga dapat memperbaiki mood seseorang. Antioksidan yang dikandung pada dark chocolate dapat membantu untuk melawan radikal bebas. Radikal bebas berperan dalam proses penuaan dan dapat menyebabkan kanker sehingga dengan mengonsumsi dark chocolate, gejala penuaan dapat dihambat dan tubuh terlindungi dari berbagai jenis kanker. Sebuah penelitian menunjukkan efek procyanidin pada cokelat dapat menghambat pembelahan sel yang terjadi pada pasien kanker payudara sehingga melindungi pasien dari kanker payudara.

    Selain hal-hal di atas, ternyata cokelat memiliki beberapa manfaat lagi, nih, Ladies. Pada beberapa pelembap kulit, digunakan cocoa butter sebagai bahannya karena cokelat juga dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat radiasi sinar UV. Theobromine pada dark chocolate terbukti dapat mengeraskan enamel pada gigi dan menurunkan risiko gigi berlubang pada orang dengan kebersihan gigi yang baik. Theobromine juga dapat menekan aktivitas saraf yang berperan pada terjadinya batuk, sehingga dapat menekan dan menyembuhkan batuk. Nah, ternyata manfaat cokelat untuk kesehatan banyak juga kan, Ladies? Jadi, jangan takut lagi untuk mengonsumsi cokelat. Namun, kamu juga tetap harus mengonsumsi nutrisi lain secara seimbang, olahraga teratur, dan tidak mengkonsumsi cokelat secara berlebihan, ya!

    Jika kamu membutuhkan produk kesehatan lain, termasuk ingin lebih banyak membaca artikel kesehatan, coba deh akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. Balboa-Castillo T, López-García E, León-Muñoz LM, Pérez-Tasigchana RF, Banegas JR, Rodríguez-Artalejo F, dkk. Chocolate and health-related quality of life: A prospective study [Internet]. [ditkutip 2 Oktober 2018]. Tersedia pada: ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25901348
    2. Sokolov AN, Pavlova MA, Klosterhalfen S, Enck P. Chocolate and the brain: Neurobiological impact of cocoa flavanols on cognition and behavior. Neurosci Biobehav Rev. 2013;37(10):2445–53.
    3. Yeh MC, Platkin C, Estrella P, Mac-Shane C, Allinger D, Elbaum R, dkk. Chocolate consumption and health beliefs and its relation to BMI in college students. J Obes Weight Loss. 2016;2(1).
    4. McShea A, Ramiro-Puig E, Munro SB, Casadesus G, Castell M, Smith MA. Clinical benefit and preservation of flavonols on dark chocolate manufacturing. Nutr Res. 2008;66(11):630–41.
    5. Katz DL, Doughty K, Ali A. Cocoa and chocolate in human health and disease. Antioxid Redox Signal. 2011;15(10):2779–811.
    6. Hannum SM, Erdman JW. Emerging health benefits from cocoa and chocolate. J Med Food. 2000;3(2):73–5.
    7. Haritha K, Kalyani L, Rao AL. Review Article: Health benefits of dark chocolate. Journal of Advanced Drug Delivery. 2014;1(4):184–195.
    8. McShea A, Leissle K, Smith MA. The essence of chocolate: A rich, dark, and well-kept secret. Nutrition. 2009;25(11-12):1104–5.
    9. Senturk T, Gunay S. The mysterious light of dark chocolate. Arch Turk Soc Cardiol. 2015;43(2):199–207.
    Read More
  • Saat memberikan makanan pendamping ASI pada bayi, pernahkah Moms bertanya-tanya, apakah MPASI si kecil sudah memenuhi asupan gizi seimbang? Ya, pada usia 6 bulan, bayi Moms mulai membutuhkan lebih banyak kalori, dan lebih banyak nutrisi. Sebenarnya, kandungan nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh bayi 6 bulan? Yuk, Moms, simak ulasan berikut! Kebutuhan Kalori Bayi 6-24 […]

    Pastikan MPASI Si Kecil Mengandung Nutrisi Penting Ini!

    Saat memberikan makanan pendamping ASI pada bayi, pernahkah Moms bertanya-tanya, apakah MPASI si kecil sudah memenuhi asupan gizi seimbang? Ya, pada usia 6 bulan, bayi Moms mulai membutuhkan lebih banyak kalori, dan lebih banyak nutrisi. Sebenarnya, kandungan nutrisi apa saja yang dibutuhkan oleh bayi 6 bulan? Yuk, Moms, simak ulasan berikut!

    Kebutuhan Kalori Bayi 6-24 Bulan

    Ketika berusia 0-6 bulan, sumber kalori utama bayi adalah ASI. Kemudian, kalori dari ASI mulai berkurang karena ia sudah mulai mendapatkan MPASI. Menginjak 24 bulan atau setahun, sumber kalori utama bayi adalah makanan.

    International Lactation Consultant Association (ILCA) merekomendasikan kebutuhan kalori untuk bayi menyusui per hari adalah sebagai berikut:

    • Usia 6-8 bulan, bayi butuh 682 kalori, terdiri dari ASI (486 kalori) dari MPASI (196 kalori)
    • Usia 9-11 bulan,bayi butuh 830 kalori, terdiri dari AS( (375 kalori) dan MPASI (455 kalori)
    • Usia 12-24 bulan, bayi butuh 1.092 kalori, terdiri dari ASI (313 kalori) dan MPASI (779 kalori)

    Pada usia 6 bulan, ada beberapa nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi Moms agar ia bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik, antara lain zat besi, vitamin A, kalsium dan vitamin D. Jadikan hal ini patokan saat Moms hendak membuat menu MPASI untuk si kecil.

    Zat Besi untuk Perkembangan Otak

    Tubuh memerlukan zat besi untuk memproduksi hemoglobin, yang membawa oksigen melalui darah ke seluruh sel tubuh. Jika tubuh kekurangan zat besi, maka akan menyebabkan anemia. Hal ini berarti, oksigen tidak diangkut dengan baik ke organ dan otot tubuh. Pada periode satu tahun pertama kehidupan bayi, zat besi sangat berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan sistem saraf pusat.

    Jika bayi tidak cukup mendapatkan asupan zat besi, mereka akan menunjukkan tanda-tanda seperti:

    • Mengalami peningkatan berat badan yang lambat.
    • Kulit pucat.
    • Tidak nafsu makan/menyusu.
    • Sering rewel dan gelisah.
    • Tak hanya itu, bayi dengan defisiensi zat besi akan tampak kurang aktif secara fisik dan perkembangan kemampuannya lebih lambat dibandingkan bayi yang cukup mendapat asupan zat besi.

    Makanan Kaya Zat besi

    Bayi dilahirkan dengan simpanan zat besi dalam tubuhnya, yang diambil dari tubuh ibu sejak mereka dalam kandungan. Namun, cadangan zat besi pada tubuh bayi umumnya menurun setelah ia menginjak usia 6 bulan. Itu sebabnya, Moms perlu mengenalkan makanan tambahan yang kaya zat besi pada tahap pemberian MPASI. Bayi berusia 6-12 bulan setidaknya membutuhkan 11 mg zat besi.

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan agar bayi usia 6 bulan diberikan makanan yang lumat atau halus, seperti bubur saring dan puree (makanan yang ditumbuk/dihaluskan). Teksturnya tidak terlalu cair atau encer. Tandanya bisa dilihat dari makanan yang tidak tumpah bila sendok dimiringkan.

    Nah, banyak sekali bahan makanan kaya zat besi yang bisa Moms olah untuk dijadikan MPASI. Pertama, zat besi heme (yang terikat dengan protein) dan lebih mudah diserap oleh tubuh, berasal dari hewan. Kedua, zat besi non heme (tidak terikat pada protein) yang berasal dari nabati.

    Berikut ini contoh daftar makanan yang bisa Moms tambahkan dalam asupan MPASI si kecil:

    • Zat Besi Heme: hati ayam, hati sapi, ikan sarden, daging sapi, daging ayam
    • Zat Besi Non Heme: labu, tahu, kentang, bayam, brokoli, kacang hijau, kacang polong

    Agar tubuh lebih mudah menyerap zat besi, kombinasikan makanan sumber zat besi tersebut dengan makanan kaya vitamin C seperti jeruk, jambu merah atau tomat.

    Vitamin A untuk Kesehatan Mata

    Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata dan mencegah bayi dari kebutaan. Baik pula untuk pertumbuhan sel dan jaringan di dalam tubuh (khususnya rambut, kuku dan kulit) maupun pertumbuhan tulang. Tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin A sendiri. Oleh karena itu, Moms harus memberi asupan vitamin A melalui makanan pada si kecil, atau suplemen tambahan seperti tetes vitamin A.

    Banyak sekali bahan makanan kaya akan vitamin A yang bisa Moms tambahkan ke dalam menu MPASI si kecil. Daftar berikut ialah sumber vitamin A yang baik, yaitu: sayuran seperti wortel, ubi jalar, labu, bayam, kale, brokoli, kacang polong;  bijian-bijian seperti gandum; dan buah-buahan seperti aprikot, melon, mangga dan persik.

    Vitamin D untuk Pertumbuhan Tulang

    Nutrisi penting lain yang dibutuhkan bayi Moms adalah vitamin D yang diperlukan untuk pertumbuhan dan membangun tulang yang kuat, membantu penyerapan kalsium dan menjaga kekebalan tubuh. American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan semua bayi yang minum ASI maupun susu formula (yang mengasup kurang dari 32 ons susu formula per hari), harus mendapatkan suplemen vitamin D dalam beberapa hari setelah lahir.

    Di Amerika Serikat, AAP merekomendasikan bahwa semua anak (mulai dari usia bayi hingga remaja) menerima 400 IU (10 mcg) vitamin D per hari. Paparan sinar matahari adalah sumber vitamin D terbaik. Indonesia adalah negara tropis sehingga seharusnya bayi tidak kesulitan untuk menerima sinar matahari pagi yang bermanfaat untuk merangsang pembentukan vitamin D bagi tubuh.  Moms bisa menjemur bayi pagi hari antara pukul 07.00 – 08.00 saat matahari tidak bersinar terik. Tak perlu lama-lama, cukup 15 menit.

    Selain itu, Moms bisa memasukkan bahan makanan yang mengandung vitamin D ke dalam menu MPASI si kecil, seperti minyak ikan, oatmeal, salmon, tuna, jus jeruk, keju impor yang difortifikasi, mackerel, dan margarin.

    Nah, demikianlah pentingnya beberapa nutrisi seperti zat besi, vitamin A dan D yang dibutuhkan bayi pada 6 bulan di tahap MPASI. Informasi lain perihal makanan sehat atau masalah kesehatan lain, Moms bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. International Lactation Consultant Association. (2013). Core Curriculum for Lactation Consultant 3rd Edition. Burlington, MA: Jones & Bartlett Learning, p.340.
    2. Who.int. (2018). WHO | What is the recommended food for children in their very early years?. [online] Available at: who.int/features/qa/57/en/ [Accessed 9 Oct. 2018].
    3. Nutrition, F., Toddlers, H. and Staff, B. (2018). Vitamin D in your child’s diet | BabyCenter. [online] BabyCenter. Available at: babycenter.com/0_vitamin-d-in-your-childs-diet_10324696.bc [Accessed 9 Oct. 2018].
    4. PubMed Central (PMC). (2018). Iron needs of babies and children. [online] Available at: ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2528681/ [Accessed 9 Oct. 2018].
    Read More
  • Ketika buah hati Moms jatuh sakit, tentu kecemasan melanda Anda ya. Tentu tak akan ada satupun ibu yang tidak khawatir. Berbagai cara tentu dilakukan seorang ibu agar si kecil kesayangannya tetap sehat dan bugar. Seperti kita ketahui, vaksin merupakan salah satu hal terpenting untuk kesehatan si buah hati. Pemberian vaksin akan membuat anak terlindung dari […]

    Apa Beda Vaksin yang Bikin Anak Demam dan Tidak?

    Ketika buah hati Moms jatuh sakit, tentu kecemasan melanda Anda ya. Tentu tak akan ada satupun ibu yang tidak khawatir. Berbagai cara tentu dilakukan seorang ibu agar si kecil kesayangannya tetap sehat dan bugar. Seperti kita ketahui, vaksin merupakan salah satu hal terpenting untuk kesehatan si buah hati. Pemberian vaksin akan membuat anak terlindung dari kemungkinan terpaparnya penyakit.

    Pada bayi yang baru lahir, sistem imun di dalam tubuhnya belum terbentuk sempurna, bahkan selama beberapa bulan kehidupannya, seorang bayi masih menggunakan imun atau kekebalan tubuh yang didapat dari ibunya. Pastinya kasihan sekali Moms, bayi yang masih begitu mungil dengan segala keterbatasan sistem organ tubuh yang belum matang, harus berperang melawan penyakit. Itulah gunanya dilakukan vaksinasi. Oleh karena itu, vaksinasi sangat penting bagi bayi, jangan melewatkan jadwal vaksinasi buah hati ya Moms. Jadwal imunisasi di Indonesia direkomendasikan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Meskipun vaksin terbukti efektif, tak sedikit para ibu mengeluhkan tentang si kecil yang menjadi demam atau rewel setelah vaksin. Hal ini membuat Moms khawatir dan bingung untuk menanganinya atau mungkin menjadi ragu untuk membawa si kecil untuk imunisasi. Mari kita bahas tentang kejadian demam setelah imunisasi dan apa beda vaksin yang bikin anak demam dan tidak.

    Demam merupakan salah satu bentuk Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), yaitureaksi yang dapat terjadi setelah dilakukannya imunisasi. Tapi tenang saja Moms, tidak semua vaksin memberikan respons demam, hanya beberapa vaksin saja yang sering memberikan respons tubuh berupa demam. Contoh vaksin yang umumnya memberikan respons demam adalah campak dan difteri-pertusis-tetanus (DPT). Sebanyak 42,9% anak yang divaksinasi DPT mengalami demam ringan dan sekitar 2,2% anak mengalami demam berat. Kemudian, tercatat 5-15% kasus demam dijumpai pada anak yang divaksinasi campak. Demam ringan ini biasanya mulai dijumpai pada hari kelima sampai keenam sesudah imunisasi dan demam ini dapat terus berlangsung selama 5 hari. Namun, Momstak perlu khawatir, mengingatsetiap respons imun manusia berbeda-beda, maka tidak semua anak yang diimunisasi campak dan DPT akan mengalami respons tubuh berupa demam. Ada anak yang setelah diimunisasi campak atau DPT akan baik-baik saja, tidak ada demam sama sekali.

    Hal yang sering menjadi pertanyaan banyak orang adalah apa beda antara vaksin yang bikin anak demam dan tidak? Salah satu alasan utama pembedanya adalah komponen vaksin tersebut. Vaksin dapat terbuat dari kuman yang sudah mati, atau kuman yang hanya dilemahkan, ada yang seluruh bagian utuh, atau sebagian, dan ada juga yang berupa toksin (zat racun) dari mikroorganisme tersebut. Reaksi yang ditimbulkan setelah imunisasi sering kali lebih hebat bila imunisasi berisi kuman hidup yang dilemahkan yang terbuat dari seluruh komponen antigen kuman. Hal ini terjadi karena reaksi pertahanan tubuh akan lebih kuat melawan kuman yang utuh dibandingkan hanya sebagian kecil dari komponen kuman. Reaksi tubuh terhadap antigen kuman dari vaksin inilah yang merupakan proses pembentukan kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut.

    Salah satu contoh, saat ini terdapat dua jenis vaksin Difteri Pertusis Tetanus (DPT), atau sering dituliskan sebagai DPT dan DPaT. Lantas apa bedanya? Vaksin DPT terbuat dari seluruh komponen antigen kuman Pertusis, sedangkan vaksin DPaT hanya mengandung bagian antigen kuman Pertusis tertentu yang diperlukan untuk kekebalan tubuh. Perbedaan jenis antigen inilah yang menyebabkan DPT lebih sering menimbulkan efek samping seperti demam dan ruam setelah penyuntikan, dibandingkan dengan DPaT. Atas dasar tersebut, beberapa Moms memilih untuk vaksin DPaT dibandingkan dengan DPT. Dari segi efektivitas sendiri, DPaT terbukti juga efektif dalam memberikan perlindungan optimal bagi si kecil dari kuman difteri-pertusis-tetanus. Untuk menjaga keefektifan vaksin, perlu dilakukan pengulangan imunisasi DPT pada jadwal yang telah ditentukan.

    Setelah mengetahui perbedaan vaksin yang membuat anak demam dan tidak, sudahkah Moms tahu bagaimana cara menangani anak yang demam pasca dilakukan vaksinasi? Pastinya setiap ibu akan merasa panik saat menghadapi anak yang demam pasca vaksinasi, tidak tahu apakah hal ini normal, tidak tahu kapan anak yang demam harus dibawa ke rumah sakit dan tidak tahu apa yang dapat dilakukan saat di rumah.

    Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyarankan pemberian parasetamol (penurun panas) pada anak, 30 menit sebelum akan dilakukan imunisasi DPT/DT. Hal ini tidak hanya untuk mengurangi demam tetapi juga mengurangi nyeri pasca vaksinasi. Setelah itu, obat penurun panas dapat dilanjutkan setiap 3-4 jam sekali apabila masih terjadi demam dan maksimal sebanyak 6 kali dalam 24 jam. Hal lainnya yang dapat dilakukan ialah memberikan minum atau ASI lebih banyak kepada anak, memakaikan anak pakaian yang tipis dan memberikan kompres hangat agar demam turun. Apabila anak tetap demam, segera bawa anak ke dokter. Moms tidak perlu takut, obat penurun demam tidak memengaruhi potensi vaksin.

    Parasetamol sebagai Pencegahan dan Pengobatan Demam Pasca Vaksinasi

    Nah, bagi Moms yang ingin melakukan vaksin pada si kecil, kini tak perlu repot. Ada layanan vaksin ke rumah loh! Silakan cek lewat www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat untuk mendapatkan segala informasi yang berkaitan dengan vaksinasi maupun kesehatan. Info lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat.

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka

    1. Baratawidjaja KG, Rengganis I. Imunologi Dasar. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2009;8: 557.
    2. Fuleihan, R. Imunologi. Dalam: Endaryanto A, Sumadiono, editor. Nelson Ilmu Kesehatan Anak Esensial. Edisi VI. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2011:311-4.
    3. Hadinegoro SRS. Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Sari Pediatri. 2000; 2(1):2-10.
    4. Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Imunisasi. 2013.
    5. Penjelasan Kepada Orangtua Mengenai Imunisasi [Internet]. IDAI. 2018 [cited 31 August 2018]. Available from: idai.or.id/artikel/klinik/imunisasi/penjelasan-kepada-orangtua-mengenai-imunisasi.
    6. Ranuh IGNG, Suyitno H, Hadinegoro SRS, Kartasasmita CB, Ismoedijanto, Soedjatmiko. Pedoman Imunisasi di Indonesia.Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2014;5:404.
    Read More
  • Sahabat pasti pernah merasakan mual, bukan? Mual adalah suatu kondisi yang tidak nyaman dan terasa menekan di area perut, biasanya disertai dorongan ingin muntah. Namun, mual tidak melulu disertai dengan muntah. Banyak hal yang bisa memicu mual antara lain virus penyakit, kondisi pencernaan yang tidak sehat, kehamilan, efek kemoterapi, mabuk perjalanan, atau bahkan bau yang […]

    7 Asupan untuk Mengusir Mual

    Sahabat pasti pernah merasakan mual, bukan? Mual adalah suatu kondisi yang tidak nyaman dan terasa menekan di area perut, biasanya disertai dorongan ingin muntah. Namun, mual tidak melulu disertai dengan muntah.

    Banyak hal yang bisa memicu mual antara lain virus penyakit, kondisi pencernaan yang tidak sehat, kehamilan, efek kemoterapi, mabuk perjalanan, atau bahkan bau yang tidak menyenangkan pun bisa memicu perasaan mual. Sering kali, tidak jelas mengapa mual menyerang. Apa pun alasannya, biasanya kita akan mencoba segala cara agar mual hilang. Nah, Sahabat, atasi sering mual dengan asupan ini, yuk!

    1. Jahe

    Jahe punya sejarah panjang dalam mengobati mual, sakit perut, dan diare. Selama lebih dari 2000 tahun, tanaman rempah ini telah digunakan di Cina untuk mengobati berbagai masalah pencernaan dan nyeri perut. Komponen aktif dalam jahe yakni senyawa gingerol bekerja langsung memengaruhi sistem saraf pusat dan pencernaan.
    Menurut Lauren Richter, Asisten Profesor  Pengobatan Keluarga dan Masyarakat dari Pusat Pengobatan Integratif Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, Baltimore – Amerika Serikat, jahe sangat baik digunakan sebagai pengobatan alami untuk mual, terutama dalam kehamilan. “Jahe aman untuk dikonsumsi ibu hamil dan bisa meredakan gejala mual selama kehamilan,” katanya.

    Tak hanya itu, jahe juga efektif digunakan sebagai pengobatan untuk mengatasi mual pasca-operasi dan kemoterapi. Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Februari 2012 di Integrative Cancer Therapies menemukan bahwa dari  100 wanita dengan kanker payudara stadium lanjut yang mengonsumsi jahe setelah kemoterapi, mengalami rasa mual yang lebih rendah kekuatannya dibandingkan pasien lain yang tidak mengonsumsinya.

    Nah, kalau kamu sedang mual, coba deh konsumsi jahe.  Makan sepotong kecil jahe segar atau permen jahe. Kamu juga bisa mengolah jahe menjadi minuman, misalnya air rebusan jahe, wedang jahe, teh jahe, dan sebagainya.

    2. Peppermint

    Selain jahe, obat tradisional lain yang manjur mengobati mual adalah peppermint. Baik daun maupun minyaknya sangat membantu dalam menangani gangguan pencernaan dan sindrom iritasi usus. Sebuah penelitian kecil yang diterbitkan pada Februari 2014 di Journal of PeriAnesthesia Nursing menunjukkan bahwa aroma minyak peppermint dapat meredakan mual.  Aromaterapi menggunakan minyak peppermint memicu efek lega dan menenangkan sehingga bisa mengurangi perasaan mual yang kamu alami. Selain itu, kamu bisa minum teh peppermint. Jangan khawatir, peppermint merupakan obat herbal yang aman.

    Penderita kanker yang mengalami efek mual pasca-operasi pun bisa mengonsumsinya dan terbukti mampu mengurangi rasa mual, demikian disinyalir oleh American Cancer Society.

    Walau teh peppermint relatif aman untuk pencernaan, tapi bagi Sobat yang menderita penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) sebaiknya tidak mengonsumsi teh dari daun peppermint. Sebab, bagi beberapa orang yang pencernaannya sensitif atau bermasalah, justru teh peppermint bisa memicu naiknya asam lambung.

    3. Apel

    Makanan yang mengandung serat tinggi bisa membantu membersihkan bahan kimia dalam tubuh yang menyebabkan mual, demikian disebutkan oleh Erin Palinski-Wade, RD, CDE, penulis buku Belly Fat for Dummies. Namun, jangan berlebihan. Terlalu banyak mengonsumsi makanan kaya serat, terkadang justru malah memicu mual. Jadi, makan secukupnya, sekitar 1-2 buah apel saja. “Apel gala utuh atau sayuran mentah yang renyah, adalah pilihan yang paling baik,” katanya.

    4. Air Putih

    Jika mual disertai muntah yang banyak maka mungkin saja terjadi dehidrasi. Mual juga merupakan gejala dehidrasi, tapi minum terlalu banyak dapat memperburuk mual karena membuat membuat perut semakin merasa tidak nyaman. Oleh karena itu, jika Sobat merasa mual, teguk cairan sedikit demi sedikit. Jangan langsung dalam jumlah banyak. Sobat bisa minum air putih hangat atau air dengan irisan buah segar.

    5. Pisang

    Buah satu ini sangat bagus dikonsumsi jika Sobat sering mual yang disertai muntah dan dehidrasi. Makanlah pisang sebagai camilan. Buah kuning ini kaya kalium sehingga bisa mengembalikan kalium yang sering tergerus habis akibat diare dan muntah.

    6. Kacang-kacangan

    Kurangnya protein dalam tubuh bisa memperburuk mual yang kamu rasakan. Oleh karena itu, cobalah untuk mengonsumsi makanan kaya protein seperti kacang-kacangan, termasuk selai kacang (jika Sobat tidak alergi). Kacang-kacangan bermanfaat mengembalikan energi tubuh yang terkuras karena mual dan muntah. Beberapa kacang yang bisa dipilih, antara lain: kacang merah, kacang polong, hazelnut, walnut, kacang tanah atau kacang mede.

    7. Crackers

    Makanan tinggi pati dan hambar seperti seperti crackers dan roti panggang membantu menyerap asam lambung dan menenangkan perut yang mual. Makanlah crackers perlahan-lahan tiap kali Sobat merasa mual. Bagi Anda yang sedang hamil, crackers juga baik dikonsumsi, terutama untuk mengurangi gejala morning sickness. Sebelum bumil bangun pagi, gigitlah beberapa potong crackers untuk membantu meredakan mual yang dirasakan di pagi hari.

    Nah, itulah beberapa asupan yang dapat Sobat coba bila sering dilanda mual. Memang, nggak enak banget rasanya kalau mual. Rasanya ingin segera diusir jauh-jauh, deh!

    Selain asupan di atas, kamu mungkin juga akan memerlukan obat jika mual yang dirasa sangat parah. Ada banyak obat-obatan antimual yang dijual bebas untuk mengatasi mual dan muntah, misalnya: Emetrol, Nauzene, Dramamine, Pepto-Bismol atau Gravol.

    Namun, jika berencana hamil, jangan mengonsumsi obat-obatan bebas tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya.

    Nah, Sobat, semoga mual yang sering kamu rasakan, bisa teratasi, ya! Jangan lupa mengonsumsi makanan yang dapat meredakan mual. Lalu, sobat dapat mencari informasi mengatasi mual atau masalah kesehatan lainnya dengan cara mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga.

    Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. How to Get Rid of Nausea: 16 Ways [Internet]. Healthline. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: healthline.com/health/how-to-get-rid-of-nausea#cbd-oil
    2. Cold F, Health E, Disease H, Management P, Conditions S, Problems S et al. How to Treat Nausea and Vomiting [Internet]. WebMD. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: webmd.com/digestive-disorders/understanding-nausea-vomiting-treatment
    3. Madeline R. Vann M. 4 Natural Remedies for Nausea [Internet]. EverydayHealth.com. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: everydayhealth.com/digestive-health/natural-remedies-for-nausea/
    4. 9 Foods That Help Relieve Nausea [Internet]. EverydayHealth.com. 2018 [cited 10 September 2018]. Available from: everydayhealth.com/digestive-health/diet/foods-that-help-relieve-nausea/#02
    Read More
  • Tahukah Sobat kalau apa yang kita makan itu menentukan bagaimana keadaan tubuh kita? Rupanya makanan sehat tak hanya untuk kesehatan badan tapi juga untuk menjaga kesehatan otak. Nutrisi yang terkandung dalam beberapa jenis makanan tertentu diketahui dapat memberikan efek positif pada otak kita, seperti mencegah penurunan fungsi kognitif otak (fungsi mengingat, berpikir, konsenstrasi), mencegah penyakit […]

    6 Kunci Rahasia Menciptakan Otak Sehat

    Tahukah Sobat kalau apa yang kita makan itu menentukan bagaimana keadaan tubuh kita? Rupanya makanan sehat tak hanya untuk kesehatan badan tapi juga untuk menjaga kesehatan otak. Nutrisi yang terkandung dalam beberapa jenis makanan tertentu diketahui dapat memberikan efek positif pada otak kita, seperti mencegah penurunan fungsi kognitif otak (fungsi mengingat, berpikir, konsenstrasi), mencegah penyakit pikun akibat alzheimer, dan lainnya. Nah, jika Sobatsibuk dengan aktivitas sehari-hari dan sering berhadapan dengan stres, yuk intip disini bagaimana memilih asupan untuk kesehatan otak kita.

    1. Kurangi Makanan Tinggi Lemak Jenuh

    source: healthfreedoms

    Tahukah Sobat sekalian kalau mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh seperti daging merah, mentega dan produk olahan susu lainnya berhubungan dengan perkembangan penyakit degeneratif seperti penyakit pikun akibat Alzheimer? Oleh karena itu, dianjurkan untuk membatasi konsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, tapi bukan tidak boleh sama sekali ya.

    1. Konsumsi Makanan yang Mengandung Omega 3

    Omega 3 merupakan asam lemak tidak jenuh yang sangat bermanfaat dalam menjaga fungsi kognitif seseorang dan juga memperlambat perkembangan penuaan otak. Berbeda dengan nutrisi lainnya, asam lemak omega 3 tidak secara alami dihasilkan oleh tubuh.Oleh karena itu,Sobat harus memastikan sudah cukup mengonsumsi omega 3 sehari-harinya. Sumber omega 3 terbaik tentu saja yang berasal dari alami. Ikan terutama ikan laut dikenal sebagai sumber omega 3 yang utama. Beberapa ikan yang banyak mengandung omega 3 dapat berupa ikan sarden, tuna dan salmon. Sumber makanan lainnya yang kaya akan omega 3 adalah kacang-kacangan yaitu kacang almond, kacang mete, pistachios dan walnut.

    1. Perbanyak Asupan Buah & Sayuran

    Banyakmengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran sehari-harinya, ternyata tidak hanya bermanfaat untuh tubuh, tapi bermanfaat untuk kesehatan otak sebab kandungan vitamin dan mineral yang kaya terkandung di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran. Sebaiknya buah dan sayuran yang dikonsumsi beragam, agar tubuh kita mendapatkan variasi vitamin dan mineral. Sebut saja vitamin B, vitamin C, vitamin E, karoten, zinc, asam folat, dan zat besi, dapat membantu mencegah penurunan fungsi otak akibat penuaan. Beberapa contoh makanan atau minuman yang dapat kamu konsumsi adalah asparagus, alpukat, bayam, blueberry, kacang kedelai dan sebagainya.

    1. Kopi

    Apakah Sobat merupakan penggemar setia kopi yang selalu meminum kopi setiap pagi harinya? Berapa banyak kopi yang dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari? Apakah bila belum meminum kopi rasanya sangat berbeda dan tidak bersemangat bekerja?

    Bagi kalian para penggemar setia kopi, tentunya akan senang setelah mengetahui kabar bahwa ternyata kopi dapat menjaga kesehatan otak. Terdapat dua komponen dalam kopi yang dapat membantu kinerja otak, yaitu kafein dan antioksidan.

    Kopi bermanfaat dalam meningkatkan kesiagaan, meningkatkan kondisi mood karena merangsang pelepasan serotonin, serta dapat meningkatkan konsentrasi. Namun jangan lupa Sobat, konsumsi kopi tetap harus dibatasi mengingat kopi yang berlebihan dapat berdampak pada kesehatan jantung kita. Sebaiknya satu harihanya mengonsumsi satu cangkir kopi saja. Segala sesuatu yang berlebihan tentunya juga tak akan baik untuk kesehatan bukan?

    1. Pentingnya Makanan yang Mengandung Vitamin E

    Vitamin E selama ini kerap dihubungkan dengan fungsi memori, penglihatan dan perkembangan bahasa. Vitamin E juga merupakan antioksidan yang melindungi diri dari radikal bebas. Sobat mulai sekarang dapat mencoba perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan vitamin E. Berikut adalah contoh makanan yang mengandung vitamin E, yaitu bayam, asparagus, brokoli, labu, kacang-kacangan, hazelnut dan kacang almond.

    1. Dark Chocolate & Teh Hijau

    Flavonoid merupakan salah satu bentuk antioksidan kuat yang banyak ditemukan pada cokelat, teh hijau, gingko biloba dan buah lainnya. Flavonoid dapat membantu meningkatkan fungsi kognitif dari pasien yang sudah tua. Tapi ingat, jangan berlebihan juga ya Sobat.

    Nah, sekarang kamu sudah tahu asupan apa saja yang baik untuk kesehatan otak. Yuk, mulai terapkan 6 kunci rahasia menciptakan otak sehat seperti uraian di atas. Bila Sobat membutuhkan produk kesehatan maupun informasi penting seputar kesehatan lain, coba akses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 untuk keterangan lanjut. Salam sehat!

    instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Dyall SC. Long-chain omega-3 fatty acids and the brain: a review of the independent and shared effects of EPA, DPA and DHA. Front Aging Neurosci. 2015;7:52/
    2. Gomez-Pinilla F. Brain Foods: The Effects of Nutrients on Brain Function. Nat Rev Neurosci. 2008; 9(7): 568–78.
    3. Grassi D, Ferri C, Desideri G. Brain Protection and Cognitive Function: Cocoa Flavonoids as Nutraceuticals.Curr Pharm Des. 2016;22(2):145-51.
    4. Scarmeas N, Anastasiou CA, Yannakoulia M. Nutrition and Prevention of Cognitive Impairment. Lancet Neurol. 2018. Pii:S1474-4422(18)30338-7.
    5. Schuster J, Mitchell ES. More than just caffeine: psychopharmacology of methylxanthine interactions with plant-derived phytochemicals. ProgNeuropsychopharmacolBiol Psychiatry. 2018 Sep 10. pii: S0278-5846(18)30172-6.
    Read More
  • Bagi Moms yang suka masak, rasanya senang ya, kalau makanan Moms disukai suami dan anak. Rasanya bahagia berkali lipat. Sebaliknya, dunia terasa runtuh kala melihat suami atau anak membuka tudung saji, melihatnya dengan raut wajah bosan lalu menghela napas. Wah, semua energi yang telah ditumpahkan untuk memasak, terasa berkuras berkali lipat. Lelah lahir batin, he…he… […]

    5 Trik Kreatif Menghias Makanan yang Bikin Ngiler

    Bagi Moms yang suka masak, rasanya senang ya, kalau makanan Moms disukai suami dan anak. Rasanya bahagia berkali lipat. Sebaliknya, dunia terasa runtuh kala melihat suami atau anak membuka tudung saji, melihatnya dengan raut wajah bosan lalu menghela napas. Wah, semua energi yang telah ditumpahkan untuk memasak, terasa berkuras berkali lipat. Lelah lahir batin, he…he…

    Jika keluarga Anda bosan dengan menu sehari-hari, yuk, coba trik kreatif menghias makanan berikut!

    Selain rasa, aroma dan efek visual memainkan peran penting untuk menggugah selera makan. Hidangan yang paling lezat pun bisa membosankan bila tidak memiliki aroma yang sedap dan tampilan yang menarik. Tak heran, kalau kita makan di restoran, dekorasi makanannya yang cantik membuat makanan itu terasa enak, walaupun belum kita cicipi.

    Nah, bagi Moms yang suka berkreasi di dapur, jangan hanya fokus pada rasa makanan yang lezat saja. Berikut tips dan trik kreatif menghias makanan yang bisa dicoba:

    1. Pilih Piring yang Tepat

    Memilih piring, mangkuk atau wadah makanan yang tepat adalah kunci menyajikan makanan yang menarik. Anggaplah diri Moms seorang pelukis, dan piring adalah kanvas, dan makanan adalah medium Anda. Tuangkan segala kreasi Moms di sana. Piring berwarna putih sangat populer untuk menciptakan kontras tinggi dan latar belakang yang netral untuk kreasi makanan yang berwarna-warni.

    Dalam sebuah studi mengenai food plating atau tata penyajian makanan, peralatan makan berperan dalam memengaruhi persepsi orang terhadap makanan. Baik itu ukuran, warna atau komposisi peletakan makanan. Bahkan warna piring bisa mengubah indra perasa seseorang saat mencicipi makanan. Hasil penelitian menyebutkan, strawberry mousse di piring bulat putih terasa lebih enak daripada yang berada di piring persegi hitam.

    Selain warna, perhatikan pula komposisi makanan. Jangan terlalu baku untuk selalu meletakkan makanan utama di tengah piring. Coba atur letaknya di sisi kiri atau kanan piring dengan komposisi 1 banding 3, misalnya, dan manfaatkan ruang kosong lainnya untuk mendekorasi makanan.

    2. Potong Buah dan Sayuran Menjadi Bentuk yang Lucu

    Ketika hendak memotong bahan makanan, maksimalkan fungsi pisau atau gunting. Gunakan pisau secara efektif, bukan hanya memotong saja, namun untuk tujuan estetika. Moms bisa memotong sayuran atau buah-buahan menjadi bentuk-bentuk yang lucu dan digunakan sebagai garnish (hiasan) makanan. Misalnya, bila biasanya Moms memotong tomat atau wortel dengan bentuk standar bulat atau petak sebagai penghias nasi goreng, maka buatlah bentuk lain misalnya sekuntum bunga yang sedang mekar. Atau Moms bisa mengiris tipis-tipis, lalu disusun menjadi berbagai bentuk.

    Moms dapat menjadikan cabai menarik dengan membentuknya menjadi bunga. Carilah cabai yang gemuk, potong menjadi 2 bagian. Bagian yang bersatu dengan tangkai dipotong-potong kecil memanjang seperti bentuk bunga, buang bijinya.

    Memotong buah atau sayuran untuk dijadikan hiasan memang terasa sebagai ‘PR’ alias pekerjaan rumah pada awalnya. Tapi, garnish (hiasan untuk makanan) berfungsi untuk membuat makanan yang Moms sajikan menjadi berlipat cantiknya.

    Berkreasilah sesuai daya imajinasi Anda. Moms bisa membuat berbagai bentuk bunga, karakter binatang atau kartun, mobil-mobilan, dan sebagainya.

    Moms juga bisa membuat kreasi bento untuk bekal makanan si kecil. Bentuk nasi dan lauk-pauknya menjadi potongan-potongan yang lucu dan menarik.

    3. Warna Cerah, Selalu Menarik

    Misalnya Moms memutuskan untuk membuat garnish dari sayuran atau buah, selalu gunakan sayuran atau buah segar dan berwarna cerah untuk menghias piring Anda. Selalu ingat untuk mencuci bersih sayur atau buah sebelum Moms desain. Meskipun pada beberapa kasus, hiasan sayur atau buah tersebut tidak dimakan dan hanya sebagai daya tarik, tapi jika kotor, hal itu bisa mencemari makanan utama.

    Misalnya, kulit tomat yang diiris tipis panjang lalu dibentuk menjadi bunga mawar. Ini biasanya hanya sebagai penghias, tidak dimakan, maka pastikan garnish tersebut dalam keadaan bersih saat Moms menyajikannya. Meskipun begitu, akan lebih baik jika Moms menyajikan garnish yang juga bisa dimakan, bukan hanya sebagai penghias saja.

    Sayur dan buah yang bisa Moms jadikan garnish antara lain: tomat, brokoli, seledri, selada, wortel, jeruk, stroberi, ceri, anggur, dan sebagainya. Namun, tentu saja, sesuaikan hiasan sayur atau buah dengan menu utama Anda.

    Tak semua sayur atau buah cocok dikombinasikan untuk setiap menu. Misalnya, Moms ingin menyajikan menu ikan gurami, maka tomat, selada, wortel atau jeruk adalah pilihan hiasan yang baik. Namun, jika Moms mengkreasikannya dengan buah ceri, misalnya, tampak ganjil dan kurang sesuai dengan rasa makanan utama, meskipun warnanya cerah. Namun, akan sangat sesuai ketika Moms menjadikannya hiasan untuk kue. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan dan kecocokan.

    4. Atur Peletakan Garnish

    Tempatkan garnish atau hiasan di tempat yang membuat mata kita langsung terfokus padanya. Jangan hanya menumpuk garnish di salah satu sudut piring saja. Moms bisa menyebarkannya di piring untuk menambah warna makanan. Hindari pemilihan garnish yang tidak menggugah selera, seperti bumbu mentah atau apapun yang memiliki aroma yang tajam dan kuat sehingga menghilangkan aroma makanan utama.

    Selain itu, hindari penggunaan garnish yang dapat berubah warna saat terkena udara (seperti apel) atau layu selama jangka waktu tertentu, kecuali Moms langsung menyajikan makanan tersebut untuk disantap.

    Perhatikan pula komposisi garnish dan makanan utama. Jangan sampai piring terlihat kacau karena hiasan jauh lebih banyak daripada makanan utama.

    5. Tambahkan Saus Lezat

    Menu utama sudah tersedia dan dihias, Moms bisa melengkapinya dengan menambahkan saus yang lezat. Jangan hanya menuang saus sembarangan di piring, tapi tuangkan saus dengan cara yang menarik di tempat yang pas.

    Misalnya, Moms bisa meletakkan saus di titik-titik tertentu di piring, atau menuangkannya tipis memanjang dengan berbagai bentuk, lingkaran, oval, dan sebagainya. Tampilan saus yang tak biasanya akan menggugah selera orang untuk segera mencicipinya.

    Demikianlah beberapa trik untuk menghias makanan yang bisa Moms coba. Jangan bosan untuk berkreasi sesuai imajinasi Moms. Dengan tampilan makanan yang menarik, yakin deh, si kecil akan lebih tertarik untuk mencicipi makanan yang Moms sajikan. Meskipun menu yang Moms hidangkan tak berbeda jauh, misalnya nasi goreng, sup, ayam goreng, dan sebagainya, tapi cara penyajian yang berbeda dan menarik akan membuat menu masakan di rumah terasa seperti hotel bintang lima. Selamat berkreasi tanpa batas!

    Nah, untuk informasi tambahan seputar makanan sehat, kini tak perlu repot. Anda bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat sekarang juga! Info lebih lanjut bisa menghubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800.

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. A Basic Guide to Food Presentation [Internet]. WebstaurantStore. 2018 [cited 24 September 2018]. Available from: webstaurantstore.com/article/200/basic-guide-to-food-presentation.html
    2. Simple Food Decorating Tips for the Kitchen Newbie | [Internet]. Psychologydegree.com. 2018 [cited 24 September 2018]. Available from: psychologydegree.com/simple-food-decorating-tips-for-the-kitchen-newbie
    3. Stewart P, Goss E. Plate shape and colour interact to influence taste and quality judgments. Flavour. 2013;2(1):27.
    Read More
  • Sobat sangat menyukai makanan pedas, tapi memiliki sakit maag? Apakah benar-benar tidak boleh bagi seorang penderita maag untuk mengonsumsi makanan pedas? Bagaimana caranya supaya bisa makan pedas tanpa sakit maag? Simak ulasan berikut: Rasa pedas termasuk salah satu rasa yang dapat meningkatkan nafsu makan. Saat ini banyak sekali rumah makan yang berlomba-lomba menyajikan makanan pedas […]

    5 Trik Tetap Makan Pedas, Tanpa Sakit Maag

    Sobat sangat menyukai makanan pedas, tapi memiliki sakit maag? Apakah benar-benar tidak boleh bagi seorang penderita maag untuk mengonsumsi makanan pedas? Bagaimana caranya supaya bisa makan pedas tanpa sakit maag? Simak ulasan berikut:

    Rasa pedas termasuk salah satu rasa yang dapat meningkatkan nafsu makan. Saat ini banyak sekali rumah makan yang berlomba-lomba menyajikan makanan pedas dengan berbagai tingkat kepedasannya. Tetapi tahukah Sobat bahwa mengonsumsi makanan pedas dapat membahayakan kesehatan terutama lambung Sobat?

    Gastritis atau yang lebih dikenal dengan penyakit maag merupakan suatu keadaan dimana terjadinya peradangan pada lapisan dalam lambung. Selanjutnya peradangan ini dapat berpotensi terbentuknya luka pada lambung. Sakit maag merupakan penyakit yang sering ditemukan pada kalangan masyarakat. Sakit maag dapat dipicuolehbeberapa hal, yaitu stres, merokok, konsumsi kopi, makanan asam dan pedas, pola makan yang salah yaitu tidak makan dengan teratur, penggunaan obat-obat penahan sakit serta dapat pula disebabkan infeksi bakteriHelicobacter pylori.

    Ada beberapa tips yang dapat Sobat lakukan untuk tetap dapat makan pedas tanpa sakit maag:

    1. Ketahui Dahulu Apa Sebab Sakit Maag Sobat

    Penyebab sakit maagterdiri dari beberapa faktor dan saling berhubungan satu sama lain. Makanan pedas hanyalah salah satu dari sekian faktor yang dapat menyebabkan atau bahkan pencetus timbulnya sakit maag. Penyebab utama sakit maagSobat harus diketahui, seperti pada sakit maag akibat infeksi Helicobacter pylori, maka diperlukan antibiotik untuk membunuh kuman tersebut. Namun untuk hal ini, sebaiknya Sobat berkonsultasi dengan Dokter, kemudian usahakan radang lambung Sobat mereda terlebih dahulu.

    1. Kenali Seberapa Parah Sakit MaagSobat

    Pada beberapa pasien maag, radang lambung dapat terjadi dengan hebat hingga menimbulkan luka pada permukaan lambung atau dikenal dengan ulkus lambung. Pada kondisi tersebut, seseorang dapat mengeluhkan muntah darah maupun buang air besar berdarah. Pada kondisi ini, dianjurkan tidak mengonsumsi makanan pedas agar tidak memperparah luka lambung.

    1. Tidak Makan Pedas Secara Berlebihan

    Capsaicin(zat yang terkandung dalam cabai) mungkin tidak secara langsung meningkatkan produksi asam lambung, tapi dapat merangsang saraf-saraf sensorik secara langsung pada lambung, sehingga dapat merangsang terjadinya nyeri. Perlu diingat bahwa toleransi  atau sensitivitas seseorang terhadap capsaicin sering kali berbeda, sebagai contoh ada orang yang hanya makan sedikit pedas sudah merasakan nyeri pada lambung, sebaliknya ada yang sangat kuat terhadap pedas. Oleh karena itu, kenalilah kondisi tubuh Sobat secara pribadi dan janganlah konsumsi makanan pedas secara berlebihan.

    1. Jangan Biarkan Perut Kosong

    Pola makan yang dianjurkan untuk para penderita sakit maag yakni makan teratur dan sering tetapi dalam porsi kecil. Makan teratur seperti hingga lima kali sehari, dapat mencegah lambung menjadi kosong sehingga makanan yang ada dapat menetralisir dari asam lambung yang ada. Bagi para penderita maag, tidak disarankan makan secara berlebihan dalam satu kali porsi makan, hal ini dapat menyebabkan rasa begah dan mual yang tentu sangat mengganggu.

    1. Kurangi Makanan Pedas yang Berlemak

    Makanan berlemak dapat membuat pengosongan isi lambung jadi melambat. Hal ini tentu bisa menyebabkan rasa begah pada penderita sakit maag. Konsumsi makanan pedas berlemak secara berlebihan tentu tidak dianjurkan.

    Nah, sekarang Sobat sudah tahu tipsuntuk tetap makan pedas tanpa menimbulkan sakit maag.Jangan lupaya, penyakitmaagtidak melulu hanya disebabkan oleh makanan pedas saja.Anjuran makan yang rutin pada penderita maag tetap harus dijalankan, seperti makan sering dengan porsi kecil dan kurangi makanan berlemak.

    Oleh karena itu, apabila kalian merasakan gejala maag, konsultasikan dengan dokter. Jika membutuhkan produk kesehatan terkait maag maupun informasi kesehatan lain, dapat diakses dari www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Silakan hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS /WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga. Salam sehat!instal aplikasi prosehat

    Daftar Pustaka:

    1. Gastritis. Dalam: Setiati S, et al, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1768-71.
    2. Imatake K, Matsui T, Moriyama M. The effect and mechanism of action of capsaicin on gastric acid output. J Gastroenterol. 2009;44(5):396-404.
    3. Santyanarayana MN. Capsaicin and Gastric Ulcers. Crit Rev Food Sci Nutr. 2006;46(4):275-328.
    4. Sipponen P, Maaroos HI. Chronic Gastritis. Scand J Gasroenterol. 2015;50(6):657-667.
    5. Tarigan P. Tukak Gaster. In: Setiati S, et al, editors. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Jilid I. Edisi VI. Interna Publishing. 2016:1781-1791.
    Read More
  • Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari. Bagi Sobat yang ingin sarapan tapi mengeluh tak punya […]

    5 Resep Menu Sarapan Lezat dan Bergizi

    Sarapan kerap diabaikan. Jika tak lapar, banyak orang memilih untuk tidak sarapan. Padahal, selama bertahun-tahun, para ahli gizi mengatakan bahwa sarapan yang sehat adalah awal yang penting untuk memulai hari. Sarapan bergizi dan seimbang memberikan tubuh energi dan mencegah kita untuk makan berlebihan selama sisa hari.

    Bagi Sobat yang ingin sarapan tapi mengeluh tak punya banyak waktu untuk menyiapkannya, jangan khawatir. Berikut ini ada 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi, praktis dan sehat. Simak, yuk!

    1. Omelet dengan Tomat Goreng

    Telur kaya akan protein. Konsumsi protein saat sarapan membuat Sobat kenyang lebih lama. Protein juga bermanfaat untuk mempertahankan massa otot dan melancarkan metabolisme tubuh. Orang dewasa membutuhkan setidaknya 20-30 gram protein di pagi hari.  Omelet adalah menu yang kaya protein. Menu sehat ini dapat tersaji tak kurang dari 10 menit di meja makan kamu. Berikut resepnya untuk 2 porsi.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt minyak
    • 3 buah tomat, dibelah dua
    • 4 butir telur
    • 1 sdm daun peterseli cincang
    • 1 sdm daun kemangi cincang
    • Lada hitam bubuk dan garam secukupnya

    Cara membuat:

    • Panaskan minyak dalam wajan anti lengket. Masukkan potongan tomat lalu tumis hingga tomat melunak dan berubah warna, angkat.
    • Aduk telur, masukkan  lada hitam dan garam secukupnya. Panaskan di atas wajan dan aduk perlahan dengan sendok kayu. Taburkan daun peterseli dan kemangi. Berhenti mengaduk setelah telur hampir matang dan menjadi omelet. Angkat.
    • Potong omelet menjadi 4 bagian. Sajikan dengan tomat.
    1. Smoothie Stroberi dan Alpukat

    Cobalah green smoothie ini sebagai menu sarapan. Smoothie hijau ini terbuat dari sayuran bayam yang dikombinasikan dengan buah yang kaya gizi untuk memenuhi asupan kalsium, vitamin C, folat dan serat.

    Menurut laporan SFGate, rata-rata individu yang aktif perlu mengonsumsi hingga tiga cangkir sayuran setiap hari, serta dua cangkir buah. Nah, green smoothies umumnya sudah mencakup banyak sayuran dan buah. Ini tak hanya bermanfaat bagi kesehatan, namun juga bisa meningkatkan memori dan konsentrasi saat Sobat bekerja. Berikut resep smoothie yang bisa kamu coba:

    Bahan-bahan:

    • 160 gr stroberi matang, kupas
    • 160 gr bayam muda (baby spinach)
    • 1 buah alpukat kecil, belah dua dan ambil dagingnya
    • 150 ml yoghurt
    • 2 sdt air perasan jeruk

    Cara membuat:

    • Masukkan semua bahan ke dalam blender dan blender sampai benar-benar halus. Tuang ke dalam gelas dan minum langsung.
    1. Buah dan Keju

    Ini adalah menu sarapan yang simpel dan bergizi. Menyiapkannya juga sangat mudah. Siapkan buah favorit kamu, misalnya apel. Potong-potong kecil dan sajikan bersama keju cheddar dan kacang walnut. Sarapan praktis ini akan memenuhi kebutuhan tubuh akan kalori, vitamin, zat besi, kalsium, dan serat yang akan membuat kamu tetap fit dalam menjalani rutinitas harian.

    1. Salad Sayur dengan Daging Asap dan Telur

    Menu salad sebagai sarapan? Kenapa tidak? Mulailah hari kamu dengan resep sarapan sehat ini. Semangkuk sayuran hijau, misalnya kale muda (baby kale), sudah mencukupi setengah dari kebutuhan asupan sayur per hari.

    Kale, adalah tumbuhan yang masih memiliki ‘hubungan saudara’ dengan kubis, brokoli dan kailan. Kale kaya akan serat dan asam lemak Omega-3. Kandungan kalsium dan proteinnya bahkan lebih tinggi dari bayam. Bagi kamu yang sedang dalam program penurunan berat badan, menu sarapan ini pas untukmu karena kale memiliki kadar kalori yang rendah.

    Bahan-bahan:

    • 1 sdt bawang putih cincang
    • Sedikit garam
    • 1 sdt minyak zaitun extra virgin
    • 2 sendok teh cuka anggur merah
    • Sedikit cabe bubuk
    • 3 cangkir sayur kale muda
    • 1 lembar daging asap, potong-potong dan tumis
    • 1 telur, goreng menjadi telur ceplok

    Cara membuat:

    • Tumbuk bawang putih dan garam dengan ulekan. Letakkan ke dalam mangkuk. Masukkan minyak zaitun, cuka, lada, dan sayur kale segar. Aduk rata.
    • Sajikan bersama daging asap dan telur ceplok.
    1. Granola yang Gurih

    Granola sangat bermanfaat bagi kesehatan, merupakan sajian snack (makanan ringan) kering dari biji oat. Biasanya pada proses pemanggangan, biji oat pipih ini juga dicampurkan dengan beberapa jenis biji-bijian, kacang-kacangan cincang, aneka buah kering dan jenis beras-berasan.

    Granola sangat baik untuk dijadikan menu sarapan. Granola mampu menurunkan kolesterol, meningkatkan kesehatan jantung, mengatur sistem pencernaan, dan menurunkan tekanan darah. Granola sangat tepat diasup saat pagi hari. Asupan granola membantu meningkatkan energi, mencegah anemia dan meningkatkan aktivitas di otak. Sangat cocok bagi kamu yang bekerja di kantor dan perlu untuk fokus.

    Menu sarapan ini sangat nikmat dan mengandung protein, serat, vitamin dan mineral.  Jika tidak memiliki granola kemasan di rumah, Moms bisa membuat sendiri seperti resep berikut ini.

    Bahan-bahan:

    • 1 cangkir oatmeal
    • 1 cangkir irisan almond
    • 2 cangkir sereal jagung
    • 1 cangkir kismis
    • 5 butir kurma cincang halus
    • 2 sdm gula aren (palm sugar)
    • 100 ml yoghurt

    Cara Membuat:

    • Rebus yoghurt, kurma, dan gula aren hingga mendidih/meletup-letup, sisihkan.
    • Campurkan granola (oatmeal, sereal jagung dan almond) dalam wadah.Tuangkan yoghurt sedikit, aduk rata. Taburkan kismis, aduk rata. Masukkan dalam loyang dan panggang di oven selama 5 menit.
    • Keluarkan loyang, aduk campuran granola, panggang lagi selama 5 menit.
    • Granola siap disajikan. Tuang yoghurt kental di mangkuk, taburkan granola dan tuangkan yoghurt lagi.
    • Simpan granola dalam wadah kedap udara dan sajikan sewaktu-waktu. Granola akan tahan selama 2 minggu.

    Nah, demikianlah 7 resep menu sarapan lezat dan bergizi yang bisa Anda coba di rumah. Untuk informasi lain seputar produk makanan sehat atau informasi kesehatan lain, Sobat bisa mengakses www.prosehat.com atau install aplikasi ProSehat. Penasaran? Hubungi Asisten Kesehatan Maya melalui Telp/SMS/WhatsApp: 0811-18-16-800 sekarang juga!

    instal aplikasi prosehat

    Referensi:

    1. tomatoes H, Buenfeld S. Herb omelette with fried tomatoes [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/herb-omelette-fried-tomatoes
    2.  Cold F, Health E, Disease H, Disease L, Management P, Conditions S et al. The Benefits of Eating Breakfast [Internet]. WebMD. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: webmd.com/diet/features/many-benefits-breakfast#1
    3. How Breakfast Green Smoothies Will Improve Your Life? [Internet]. HuffPost. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: huffingtonpost.com/adonia-dennis/8-ways-green-smoothies-fo_b_12892426.html
    4. Healthy breakfast [Internet]. BBC Good Food. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: bbcgoodfood.com/recipes/collection/healthy-breakfast
    5. Egg B, Kitchen E. Baby Kale Breakfast Salad with Bacon & Egg Recipe [Internet]. EatingWell. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: eatingwell.com/recipe/251409/baby-kale-breakfast-salad-with-bacon-egg/
    6. Kale, Si Ratu Sayuran Yang Kaya Manfaat [Internet]. Womantalk.com | Perempuan Berbagi Inspirasi. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: womantalk.com/food/articles/kale-si-ratu-sayuran-yang-kaya-manfaat-xozXp
    7. 9 Surprising Benefits of Granola | Organic Facts [Internet]. Organic Facts. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: organicfacts.net/health-benefits/other/granola.html
    8. Octavialni N. Resep Homemade granola and yoghurt oleh Nadia Octavialni [Internet]. Cookpad. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: cookpad.com/id/resep/1444060-homemade-granola-and-yoghurt
    9. realsimple.com [Internet]. Real Simple. 2018 [cited 25 September 2018]. Available from: realsimple.com/food-recipes/recipe-collections-favorites/healthy-meals/breakfast-to-go?slide=120918#120918
    Read More
Chat Asisten ProSehat aja